You Tell News

Kado Akhir Tahun 2024, Bupati Kang DS Bagikan Secara Gratis 8.305 Lembar Ijazah yang Tertahan di Sekolah.

Kab.Bandung – Yutelnews com|| Bupati Bandung HM Dadang Supriatna hingga kini sudah membagikan 8.305 ijazah secara gratis milik para alumni sekolah yang ijazahnya masih tertahan di sekolah mereka. 

Menurutnya, pembagian ijazah ini sebagai kado akhir tahun 2024 dari dirinya untuk masyarakat Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung menargetkan semua ijazah yang tertahan di sekolah itu dapat dibereskan tahun 2025. Total jumlah diperkirakan mencapai puluhan ribu ijazah baik alumni SMP/SMA/SMK.

“Per hari ini sudah 8.305 lembar ijazah sudah diberikan dari tiga penyerahan secara simbolis. Tanpa menggunakan dana APBD,” kata bupati kepada wartawan seusai penyerahan ijazah di SMK Karya Pembangunan Baleendah, Selasa (31/12/2024).

Di Yayasan Pembina Pendidikan Karya Pembangunan (YPPKP) Bandung sendiri ada 4.505 lembar ijazah yang dibagikan secara gratis dari sekolah yang berada di bawah YPPKP sebanyak 22 sekolah, baik SMP maupun SMA/SMK.

Sebelumnya di gelombang pertama di Dapil 5 Kecamatan Majalaya,Solokanjeruk, Ibun dan Paseh sudah dibagikan 2.700 lembar ijazah. Kemudian gelombang kedua Kecamatan Rancaekek 500 lembar ijazah dan Kecamatan Kertasari 600 ijazah.

“Saya berharap tahun 2025 soal ijazah yang tertahan di sekolah ini bisa selesai berapa pun jumlahnya. Diperkirakan ijazah yang tertahan ini mencapai puluhan ribu totalnya,” tandas Bupati Dadang Supriatna.

Bupati punmemberikan motivasi kepada para alumni sekolah dan mendoakan mereka bisa sukses dan menjadi pemimpin di masa depan.

“Jangan berputus asa. Teruslah semangat untuk berjuang. Saya sendiri sangat merasakan perjalanan hidup yang begitu getir dan pahit. Nggak nyangka saya dari seorang tukang bata bisa jadi bupati,” ungkapnya.

Bupati Bedas pun mengucapkan terima kasih kepada  Yayasan Pembina Pendidikan Karya Pembangunan (YPPKP) Kabupaten Bandung yang telah bersedia bekerjasama dalam program pembebasan ijazah yang tertahan ini. Termasuk kepada Forum Silaturahmi Pendiri dan Pengelola Sekolah Swasta Kabupaten Bandung yang memediasi kegiatan.

“Saya juga berharap melalui program kegiatan penyerahnh ijazah ini, ke depan tidak ada lagi ijazah alumsni sekolah yang tertahan atau tdak diberikan. Insya Allah saya selaku bupati akan selalu hadir menyelesaikan persoalan-persoalan pendidkan,” ungkap bupati yang akrab disapa Kang DS ini.

Sementara itu Ketua YPPKP Kabupaten Bandung Atty Rosmiati pun menghaturkan terima kasih kepada Bupati Bandung yang sudah memberkan win-win solution masalah ijazah yang tertahan bahkan sampai berpuluh-puluh tahun tidak terselesaikan.

“Tapi dengan adanya kebijakan dari Pak Bupati Bandung, kami sepakat untuk memberikan ijazah itu secara gratis. Artinya, masyarakat yang memang menitipkan ijazahnya di kami itu akan kami berikan kepada mereka tanpa dipungut biaya apapun,” kata Atty.

Bagaimana pun, kata Atty, sekolah swasta memerlukan pula dukungan dan partisipasi dari masyarakat untuk operasionalnya, termasuk pembangunan gedung sekolah. Tanpa parstisipasi masyarakat, kata Atty, sekolah pun akan sulit untuk maju berkembang.

“Hak masyarakat atau siswa sudah kami berikan. Hanya saja tInggal kewajiban mereka yang masih kami nantikan. Dari 22 sekolah di bawah YPPKP, tunggakan alumni itu mencapai Rp2,8 miliar dari sekitar 8 ribuan ijazah,” ungkap Atty.(*)


Yans.

Kepala BP Batam Resmikan Flyover Pengurai Kemacetan di Kawasan Sei Ladi

YUTELNEWS.com | Kepala BP Batam, Muhammad Rudi meresmikan Flyover Laksamana Ladi sebagai upaya mengurai kemacetan arus kendaraan yang kerap terjadi dari depan Pura Agung – UIB, Selasa (31/12/2024). Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kepala BP Batam Muhammad Rudi dan pemotongan pita bersama Pimpinan BP Batam, Forkopimda Batam dan Adhi Karya.

Muhammad Rudi menekankan, pentingnya pembangunan infrastruktur untuk memperlancar mobilisasi masyarakat dan barang. Dengan demikian investasi di Kota Batam akan terus meningkat, karena adanya rasa aman dan nyaman yang dirasakan oleh investor. Sehingga muara dari itu semua, akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Kota Batam kedepannya.

“Ini yang diharapkan masyarakat dan pengusaha kepada kita, sebagai pemerintah. Jalan tidak boleh ada masalah sampai proses berangkat barang pun tidak boleh ada kendala,” ujarnya.

Ditandai dengan peletakan batu pertama pada 4 Maret 2024, Flyover Laksamana Ladi dibangun dengan anggaran sebesar Rp 132 Milliar. Panjang struktur Flyover Laksamana Ladi ini, lebih kurang 120 meter dengan lebar 10,5 meter. Flyover ini, didesain 1 jalur dengan 3 lajur dari arah Sekupang menuju Batam Center.

Proyek Multiyears Contract (MYC) ini dibagi menjadi dua tahap. Untuk tahap pertama, meliputi pembangunan Ruas 1 (Flyover Laksamana Ladi) yang akan mengakomodir rute Sekupang-Batam Center; Pengembangan jalan, jalur pedestrian, dan jalur sepeda pada Ruas 2 dari kawasan Pura Agung sampai dengan kawasan SMK Kartini; Pelebaran Ruas 3 menuju kawasan Baloi; dan pengembangan Ruas 4 yang merupakan jalan alternatif baru untuk rute Baloi-Batam Center melalui SPBU Sei Ladi.

Sementara pembangunan tahap kedua, meliputi pelebaran jalan dari kawasan SMK Kartini sampai dengan Rumah Sakit Awal Bros Batam dan pembangunan jalan baru untuk menuju Sekupang dari Flyover Laluan Madani menuju Flyover Laksamana Ladi. Pelaksanaan tahap kedua ini, akan diselenggarakan pada Tahun Anggaran 2025.

“Kalau itu sudah terwujud, maka jalan Jembatan Sei Ladi yang lama ini akan kita evaluasi penggunaannya. Karena jembatannya sudah cukup lama, kita tidak menginginkan terjadi sesuatu yang mengganggu kenyamanan dan keselamatan warga Kota Batam,” tuturnya.

Ia menambahkan, pengembangan infrastruktur ini akan terus digesa demi meningkatkan konektivitas kawasan industri. Saat ini, jalan utama Pelabuhan Batu Ampar – Bandara Hang Nadim hingga KEK Nongsa telah selesai dibangun. Untuk tahun 2025 ini, akan dilanjutkan dengan pembangunan jalan utama dari Simpang Kepri Mal sampai Bundaran Sagulung.

“Saya yakin dengan infrastruktur yang semakin baik, pergerakan orang dan barang di Kota Batam akan semakin lancar, daya saing dan pertumbuhan ekonomi juga akan mengalami peningkatan,” tutupnya. (*)

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam

 

Longsor di Sungai Badeng, Kades Bubuk Himbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Longsor terjadi di tepian Sungai Badeng, Dusun Warengan, Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, pada Senin dini hari (30/12/2024) pukul 01.00 WIB.

Peristiwa ini mengakibatkan tanah sepanjang sekitar 30 meter ambrol ke dalam sungai. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Kepala Desa Bubuk, H. Panhari, mengonfirmasi kejadian tersebut saat ditemui oleh wartawan pada Selasa (31/12/2024). “Benar, longsor terjadi di tepian Sungai Badeng. Tanah sepanjang kurang lebih 30 meter ambrol sekitar pukul 1 dini hari. Saat kejadian, ada seseorang yang berada di sungai. Alhamdulillah, orang tersebut hanya terpental terkena arus air, dan tidak ada cedera serius,” ujarnya.

Warga Desa Bubuk langsung berinisiatif melakukan gotong royong untuk membersihkan aliran sungai yang terganggu akibat longsor. Kerja bakti ini diadakan untuk mencegah banjir yang bisa terjadi apabila aliran air terus tersumbat oleh material tanah dan pohon.

H. Panhari juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem yang tengah melanda wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.

“Saat ini, curah hujan cukup tinggi dan cuaca sulit diprediksi. Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di sekitar sungai atau daerah rawan longsor,” tambahnya.

Selain itu, pihak pemerintah desa juga sedang berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi jangka panjang guna mencegah kejadian serupa di masa depan. Langkah-langkah seperti penguatan tebing sungai dan penanaman pohon penahan erosi menjadi salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan.

Pantauan di lokasi, sebagian warga tetap berjaga-jaga apabila terjadi longsor susulan. Masyarakat berharap agar pihak pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan penanganan lebih lanjut demi mengantisipasi bahaya yang lebih besar.

Kondisi cuaca ekstrem saat ini memang menjadi tantangan besar bagi masyarakat, terutama mereka yang tinggal di wilayah rawan bencana. Kepedulian dan kerja sama antara warga dan pemerintah menjadi kunci untuk menghadapi tantangan ini bersama-sama.

(Tim Red )

Pastikan Keamanan Objek Vital Nasional, PLN Batam dan Polda Kepri Jalin Sinergi

YUTELNEWS.com |  Dalam rangka mewujudkan pengamanan instalasi dan aset ketenagalistrikan serta penegakan hukum, PLN Batam bekerjasama dengan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Pengamanan dan Pengawalan Serta Penegakan Hukum di Lingkungan PLN Batam, Rabu pagi (18/10/2023).

Bertempat di Hotel AP Premier Batam, Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra bersama Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Riau, Irjen Pol Drs. Tabana Bangun, M.Si.

Adanya MoU ini bertujuan sebagai pedoman dan untuk meningkatkan komunikasi, koordinasi, pengawasan dan sinergitas antara PLN Batam dengan Polda Kepri dalam rangka penyelenggaraan pengamanan instalasi dan aset ketenagalistrikan serta penegakan hukum di lingkungan wilayah kerja PLN Batam yang berstatus objek vital nasional.

Dalam sambutanya, Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra memberikan apresiasi dan berterimakasih kepada Kapolda Kepulauan Riau beserta Jajaran Polda Kepri. Dimana kesukses PLN Batam sebagai pelaksana dalam pelayanan kelistrikan baik kegiatan operasional maupun pembangunan daripada sistem kelistrikan Batam-Bintan, benar-benar dapat terjamin berkat pengamanan dan pendampingan yang dilakukan oleh Polda Kepri.

“Nota kesepahaman ini sebagai dasar hukum bagi PLN Batam agar bersinergi dengan Polda Kepri untuk dapat melaksanakan pengamanan terhadap instalasi dan aset ketenagalistrikan serta penegakan hukum di lingkungan kerja PLN Batam. Sejalan dengan kebijakan PT PLN (Persero) yang selalu rutin menjalin sinergi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri),” jelas Irwansyah.

Irwansyah juga menambahkan sudah banyak keberhasilan kerjasama dan sinergi antara PT PLN Batam dengan Polda Kepri. Diantaranya pengamanan dan pendampingan untuk tindakan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PLN Batam.

“Begitu juga pendampingan dan pengawasan pembangunan Jaringan Transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV yang menghubungkan Gardu Induk Batu Besar ke Gardu Induk Nongsa. Sehingga keandalan serta keberlangsungan pasokan dan keandalan kelistrikan Batam-Bintan semakin meningkat. Sekali lagi terima kasih kepada Polda Kepri,” tutup Irwansyah.

MoU ini akan berlaku selama lima tahun kedepan. Selain penandatanganan MoU dengan PLN Batam, terdapat pula penandatanganan MoU antara Polda Kepri dengan lembaga lainnya, seperti PT. GBKEK Bintan, PT. Citra Shipyard Batam dan PT. Indomarco Cabang Batam.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Tabana Bangun, M.Si., mengatakan Polda Kepri menyambut baik dan mengucapkan terimakasih atas dilaksanakannya penandatanganan nota kesepahaman ini, sehingga akan tercipta komunikasi, kebersamaan, kolaborasi dan sinergi untuk kepentingan yang sama. Dengan begitu setiap kegiatan dapat dilaksanakan secara pararel, konsisten sehingga dapat menghasilkan capaian kinerja yang lebih produktif, solutif dan inovatif.

“Kegiatan penandatanganan MoU ini adalah komitmen Kami untuk mengamankan objek vital nasional dan objek tertentu, yang merupakan aset berharga bagi negara dan masyarakat. Kita menyadari bahwa kerjasama antara Polda Kepri dan objek vital yang ada di Wilayah Kepri memerlukan pengamanan dan pengawasan yang kuat untuk memastikan investasi berjalan lancar dan aman,” ungkap Tabana.

Tabana menambahkan dengan dilaksanakannya kerjasama bidang pengamanan akan menciptakan suasana yang aman dan nyaman yang memiliki banyak manfaat.

“Jika Batam dan Kepri aman, maka dapat mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi, sehingga menciptakan lapangan pekerjaan. Dengan pekerjaan yang layak, kualitas hidup masyarakat akan meningkat, kriminalitas akan berkurang, masyarakat akan lebih tenang, lebih fokus dan produktif. Semoga dengan penandatangan seluruh kerjasama ini, kinerja kita antar instansi akan semakin baik dalam rangka pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa dan negara,” pungkas Tabana./ Red

 

Ini Yang Disampaikan Kejati Sulsel Pada Refleksi Akhir Tahun Capaian Kinerja Kejaksaan Tinggi Sulsel Beserta Jajaran Tahun 2024. 

Yutelnews.com – Makassar
Sepanjang tahun 2024, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan telah melaksanakan tugas dan kewenangannya sebagai salah satu Aparat Penegak Hukum dengan beragam kinerja di berbagai bidang. Mulai dari Bidang Pembinaan, Bidang Intelijen, Bidang Tindak Pidana Umum, Bidang Tindak Pidana Khusus, Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Bidang Pidana Militer dan Bidang Pengawasan.


Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi menyampaikan beberapa hal terkait refleksi akhir tahun 2024 kinerja Kejaksaan Tinggi serta jajaran Kejaksaan Negeri dan Cabang Kejaksaan Negeri se-Sulawesi Selatan, sebagai bentuk akuntabilitas dan keterbukaan Kejaksaan kepada seluruh masyarakat Sulawesi Selatan.


Bidang Pembinaan


Pada tahun 2024, wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebesar Rp.330.399.709.000 meliputi belanja pegawai, belanja barang, dan belanja modal. Rinciannya Kejati Sulsel sebesar Rp. 88.682.295.000 dan Kejari/Cabjari sebesar Rp.241.717.414.000,” kata Soetarmi.

Sampai dengan posisi 24 Desember 2024, optimalisasi penyerapan anggaran atas DIPA untuk seluruh wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan telah terealisasi sebesar Rp.311.445.822.503 (persentase 93,80%), dengan perincian Kejati Sulsel sebesar Rp.82.666.515.500 (persentase 92,94%), dan Kajari/Cabjari sebesar Rp.228.779.307.003 (persentase 94,65%).

Untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan beserta Kejaksaan Negeri dan Cabang Kejaksaan Negeri se-Sulawesi Selatan telah berhasil mengoptimalisasi PNBP. PNPB sesuai target tahun 2024 sebesar Rp15.167.337.000.


Sulsel  sebanyak 86 perkara dan Cabjari se-Sulsel sebanyak 7 perkara).

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi mengatakan total kerugian negara perkara tindak pidana korupsi di seluruh wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan yang ditangani sepanjang tahun 2024 sebesar Rp. 91.264.102.116.

“Rinciannya, kerugian negara di tahap penyidikan Kejati sebesar Rp. 29.172.082.492, penyidikan di Kejaksaan Negeri sebesar Rp. 61.581.571.807,  dan penyidikan di Cabang Kejaksaan Negeri sebesar Rp. 510.447.817,” kata Soetarmi.

Dari kerugian negara sebesar Rp. 91.264.102.116, upaya jajaran Pidsus di wilayah Kejati Sulsel berhasil melakukan penyelamatan kerugian keuangan negara dari pelaku tindak pidana korupsi tersebut sebesar Rp. 19.257.248.795,. Rinciannya Kejati Sulsel sebesar Rp. 5.016.882.560, penyidik pada Kejaksaan Negeri sebesar Rp. 13.881.508.417, dan penyidik pada Cabang Kejaksaan Negeri sebesar Rp. 358.857.818.


Rp. 565.741.527.720.

Untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen, khususnya di Sulawesi Selatan, Kajati Sulsel Agus Salim menggagas hadirnya Satuan Tugas Percepatan Investasi di wilayah Sulsel. Satgas ini menjadi one stop solution dari segala macam hambatan dan persoalan dari masalah investasi di Sulsel. Melibatkan 3 instasi yaitu Kejati Sulsel, Pemprov Sulsel dan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulsel. 


Bidang Pengawasan


Bidang pengawasan telah melakukan beberapa kegiatan, mulai dari inspeksi umum, inspeksi khusus, inpeksi kasus, pemantauan hingga klarifikasi. Untuk Inspeksi Umum sebanyak 32 kegiatan, Inspeksi Khusus sebanyak 32 kegiatan, Inspeksi Kasus sebanyak 3 kegiatan,Pemantauan sebanyak 32 kegiatan dan Klarifikasi sebanyak 6 kegiatan.

Bidang Pengawasan juga telah memberikan beberapa hukuman disiplin atas pelanggaran yang dilakukan pegawai kejaksaan. Untuk hukuman disiplin sebanyak 4 orang terdiri dari 2 orang tata usaha dan 2 orang jaksa,” kata Soetarmi.

Soetarmi menyebut hukuman yang diberikan terbagi 3 jenis hukuman. Pertama, hukuman ringan sebanyak 1 orang jaksa, kedua hukuman sedang sebanyak 2 orang (1 orang tata usaha dan 1 orang jaksa, dan berat sebanyak 1 orang tata usaha.

“Adapun jenis perbuatan yang dilakukan yaitu Indisipliner 2 orang (1 orang tata usaha dan 1 jaksa) dan perbuatan tercela sebanyak 2 orang ((1 orang tata usaha dan 1 jaksa)


Bidang Pidana Militer


Selama tahun 2024, bidang Pidmil Kejati Sulsel yang memiliki wilayah kerja meliputi Sulsel, Sultra dan Sulbar telah melakukan 134 kegiatan koordinasi teknis. Koordinasi teknis ini terkait penanganan perkara, terdiri dari koordinasi penindakan 59 kegiatan, penuntutan 40 kegiatan dan koordinasi eksekusi, Upaya hukum dan ekseminasi 35 kegiatan.

Selain koordinasi teknis, Pidmil Kejati Sulsel juga melakukan koordinasi non teknis melalui kegiatan sosialisasi sebanyak 32 kegiatan dan lain-lain sebanyak 49 kegiatan. Serta pelaksanaan kegiatan FGD, Talk Show dan lain-lain sebanyak 3 kegiatan.


Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada segenap jajarannya yang telah bekerja baik, professional dan berintegritas. Keberhasilan yang dicapai tidak lepas dari dukungan masyarakat dan insan pers.


“Jangan merasa puas atas capaian hari ini, terus meningkatkan kinerja sebab masih banyak tantangan yang akan dihadapi.  Mari bekerja keras dan semangat yang tinggi, saya yakin kita bisa mencapai semua target yang telah ditetapkan dengan inovasi terbaik,” tutup Agus Salim.

(Ibnu Hef Abu Akgifari)

Hujan Lebat Disertai Petir, Lampu PLN Batam Tetap Menyala

YUTELNEWS.com | Batam – Hujan deras mengguyur Wilayah Bengkong dan Sekitarnya, namun lampu PLN tetap Menyala. Selasa, 31/12/2024.

Menyambut Tahun baru 01 Januari 2025, hujan deras di wilayah bengkong dan sekitarnya membuat pepohonan mengkhawatirkan akan berjatuhan menimpa rumah bahkan mengganggu pengguna jalan. Namun demikian, Lampu PLN Batam tetap menyala.

Hujan lebat dimulai pada pukul 15.00 wib sore hari selama kurang lebih satu jam, lampu tidak padam sekalipun adanya petir.

Sejumlah konsumen atau masyarakat Kota Batam terhadap PLN merasa puas.

Salah satu konsumen yang bernama Bu Ani yang ada di wilayah Bengkong mengatakan bahwa Komitmen PLN Batam untuk kepuasan Konsumen tetap terjamin.

“Saya merasa puas dengan kinerja PLN Batam, lampu tetap menyala sekalipun hujan lebat disertai dengan Petir. Beda di kampung saya, sebentar hujan, lampu langsung padam. Pokoknya PLN Batam Is The Best,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Yusman Ketua DPW KEPRI Team LIBAS mengatakan bahwa memang komitmen PLN untuk Kualitas Lampu PLN tetap terjaga.

“Kita patut apresiasi Kinerja PLN di Kota Batam. Lampu tetap menyala sekalipun Hujan Petir. Kepuasan Konsumen dan warga kota Batam sangat meningkat,” katanya.

(Tim)

Video Hujan Petir 

https://youtu.be/y21D4y8DhnA?si=RzLaeGp1h92GTSrn

 

Camat Dayeuhkolot Drs Asep Suryadi M.K.P, Himbau Warga Hindari Euforia Berlebihan Sambut Jelang Tahun Baru 2025.

Bandung,Dayeuhkolot –Yutelnews com|| Camat Dayeuhkolot, Drs. Asep Suryadi, M.K.P., mengimbau masyarakat di wilayahnya agar menyambut Tahun Baru 2025 dengan bijak dan menghindari euforia yang berlebihan.

Ia menganjurkan warga untuk memanfaatkan momen pergantian tahun dengan melakukan kegiatan yang positif, bersyukur atas apa yang telah dicapai selama ini, serta berdoa agar tahun mendatang menjadi lebih baik.

“Kita lebih baik melakukan hal-hal yang bermanfaat, bersyukur atas segala nikmat yang telah diterima, dan berdoa bersama agar ke depannya menjadi lebih baik,” ujarnya saat ditemui di kantor kecamatan, Senin (30/12/2024).

Camat Asep juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama saat bepergian atau mudik.

Ia menyarankan warga untuk melapor kepada pengurus RT/RW jika akan meninggalkan rumah dalam waktu lama agar dapat terpantau. dan pastikan rumah dalam keadaan aman sebelum bepergian, seperti mengunci pintu dengan baik, memastikan kompor dalam keadaan mati, dan memeriksa hal lainnya. Hal ini penting untuk menjaga keamanan” ucapnya.

Lebih lanjut, camat Asep juga, meminta kepada para Ketua RT dan RW untuk mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan selama libur tahun baru. “RT dan RW juga harus mendata warga yang bepergian atau mudik, sehingga rumah-rumah kosong dapat terpantau dengan baik,” ujarnya.

Dan menegaskan bahwa menjaga keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Oleh karena itu, ia mengimbau warga untuk berkoordinasi dengan aparat setempat, termasuk Bhabinkatibmas dan Babinsa, guna memastikan situasi tetap kondusif,aman.

Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah dan masyarakat harus saling bekerja sama untuk menciptakan suasana yang aman ,kondusip dan nyaman,” pungkasnya.

Dengan pendekatan yang penuh kewaspadaan dan kebersamaan ini, Camat Dayeuhkolot Asep Suryadi berharap masyarakat Dayeuhkolot dapat menyambut Tahun Baru 2025 dengan damai, tertib, dan penuh kebahagiaan.


Yans.

Ketua Lembaga Pengawas Aset Negara KGS-AI Resmi Melaporkan Kepala Desa Ko’olotano Di Kejaksaaan Nias Selatan

NIAS SELATAN, YUTELNEWS.COM —Ketua Dewan Pimpinan Sumatera Utara Lembaga Badan Pengawas Aset Negara KGS-AI resmi telah melaporkan kepala Desa Ko’olotano di Kejaksaan Negeri Kabupaten Nias Selatan, terkait Anggaran Dugaan Korupsi Dana Desa (DKDD) dari tahun 2019/2024, Selasa (31/12/2024).

Adapun Melaporkan Kepala Desa Dimaksud berdasarkan hasil penelitian investigasi dilapangan yang berupa pekerjaan fisik dan fisik yang sangat diragukan pembangunan balai Desa yang menelan anggaran biaya Dana Desa kurang lebih Rp500.000.000,- (lima ratus juta rupiah), yang berukuran kurang lebih atau di perkirakan dengan ukuran 10×18 meter, namun pekerjaan fisik tersebut belum selesai.

Selain itu menurut informasi dari mantan Sekdes Desa Ko’olotano Kecamatan Lolomatua Kabupaten Nias Selatan mengatakan kepada awak media bahwa, didalam APBdes adanya tertuang ketahanan pangan, Aset Desa, BLT, PKK, dan lainnya diduga telah terjadi pemalsuan tanda terima surat berupa SPJ seperti pembelanjaan di Toko atau UU yang diduga oknum kades membuat stempel toko atau UD dalam hal pembuatan keabsahan SPJ

Ketika awak media konfirmasi kepada Ketua DPD Sumut KGS-AI Agustinus Zebua bersama Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat yang ada pada saat melakukan investigasi di Desa Ko’olotano Kecamatan Lolomatua mengakui telah melaporkan di Kejaksaan Negeri Nias Selatan adanya dugaan Korupsi Dana Desa (KDD) Kami dari Lembaga sesuai yang diamanatkan

Berdasarkan UU No.68 Tahun 1999 Peran Serta Masyarakat dalam Pengawasan Penyelenggaraan Negara dan UU No.31 Tahun 1999 di ubah Peraturan No. 1 Tahun 2020 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” tegas Agustinus Zebua.

Tentu sesuai hasil investigasi dilapangan kita melaporkan kepada kejaksaan Negeri Nias Selatan serta instansi lainnya tembusan surat untuk melakukan pemeriksaan terhadap pemerintah Desa yang dimaksud.

Oleh karena itu kita sangat mengharapkan kepada kepala kejaksaan negeri Nias Selatan maupun Kejaksaan tinggi Sumatera Utara melalui tim penyidik untuk penanganan dan proses secara hukum dan keseriusan sebagai ATENSI terkait surat laporan kami yang di maksud, agar menjadi efek jerat bagi pengelola Dana Desa ke depan,”harap Agustinus Zebua.

(Deni Zega)

FiberStar Dukung Pemulihan Bencana Sukabumi dengan Akses Internet Starlink & Bantuan Sosial

SUKABUMI – Yutelnews.com, FiberStar menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana longsor dan banjir di Sukabumi dengan memberikan akses internet berupa pemasangan teknologi Starlink di posko bencana. Langkah itu bertujuan untuk mempermudah komunikasi dan mendukung operasional para relawan serta masyarakat setempat.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, pada 20 Desember 2024 kemarin, FiberStar juga memberikan dukungan
tambahan berupa bantuan logistik berupa beras, pakaian dalam wanita dan pria, pampers bayi, pembalut, makanan instan, makanan ringan, minyak, obat-obatan dan vitamin yang disalurkan melalui Camat Cikembar, Sukabumi Bapak Anna Rudiananugraha.

“Kami juga menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kami di Cikembar, Sukabumi. Kami memahami betapa pentingnya akses komunikasi, terutama dalam situasi darurat seperti ini. Melalui bantuan yang kami hadirkan dan bantuan finansial serta logistik yang telah disalurkan. Kami berharap dapat meringankan beban masyarakat dan mendukung mereka melewati masa sulit ini,” ungkap Sapto Jati Handoyo, selaku Government Account Director FiberStar melalui keterangannya, Kamis (26/12).Dikatakan Sapto, musibah yang terjadi di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat, pada 9 Desember 2024 lalu telah memutus jaringan komunikasi di sejumlah wilayah membuat koordinasi menjadi tantangan besar.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukabumi. Sekitar 120 jiwa mengungsi meninggalkan rumahnya atau sebanyak 42 kepala keluarga, 44 unit rumah, 1 masjid dan 1 mushala yang rusak akibat bencana pergerakan tanah di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar.

“Dengan memasang Starlink di lokasi-lokasi strategis seperti Posko pengungsian di SDN 2 Tegalpanjang, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Sukabumi. FiberStar memastikan bahwa, masyarakat dapat tetap terhubung dengan keluarga dan mendapatkan informasi penting secara real-time. Masyarakat dan tim relawan kini dapat memanfaatkan layanan internet ini untuk berkomunikasi, mengakses informasi cuaca terkini dan mempercepat proses distribusi bantuan. Inisiatif ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial FiberStar untuk mendukung penanganan bencana di Indonesia,” tutupnya..


Reporter : Mirna

Mencuat Isu Sengketa Tanah di Desa Sugihmanik Grobogan, LSM PEKAT IB Jateng Tuntut Bupati Bertanggung Jawab !!

Grobogan.Yutelnews.com
Isu sengketa tanah 3 tahun yang lalu yang menimpa kedua perusahaan antara PT. Azam Anugerah Abadi (AAA) dan PT. Azam Laksana Intan Buana (ALIB) kini mencuat lagi kepermukaan publik, pasalnya
obyek yang diperebutkan yakni lahan eks HGB No 1 Sugihmanik seluas 82,6 hektar yang terletak di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Grobogan, Jawa Tengah tersebut bukan berbicara jumlah nominal harga yang tidak sedikit.

Tim tergelitik untuk menggali informasi lebih dalam terkait isu yang mencuat beberapa pekan ini, akhirnya kami menyambangi lokasi dimana lahan yang pernah diperebutkan antara kedua perusahaan tersebut pada, Jum’at (27/12/24).

Dilokasi lahan yang diduga masih belum jelas kepemilikannya tersebut kami bertemu dengan Direktur PT. Azam Laksana Intan Buana (ALIB), Didik Prawoto, dan kuasa hukumnya, Gesang Arif Wicaksono, mengungkapkan keyakinannya bahwa sengketa hukum telah selesai.

Dasarnya klaim sah kepemilikan tanah ialah setelah memenangkan lewat jalur hukum lahan seluas 82.6 hektar tersebut dari putusan inkrah di Pengadilan Negeri Grobogan.

Dan saat ini PT. Azam Laksana Intan Buana (ALIB) memulai proyek pembangunan talut di lokasi yang disangkakan hasil sengketa tanah dengan PT. Azam Anugerah Abadi (AAA) beberapa tahun lalu.

Hasil wawancara kami dengan Didik Prawoto selaku Dirut PT. Azam Laksana Intan Abadi (ALIB) di lokasi proyek, Jumat (27/12/2024) Didik Prawoto menegaskan bahwa pihaknya memiliki dasar hukum kuat atas lahan tersebut.

“Sertifikat dan risalah lelang kami ada. Direktur PT. Azam Anugerah Abadi (AAA) telah dihukum 2,6 tahun penjara dan dinyatakan sebagai mafia tanah. Kompensasi kepada 316 petani penggarap juga telah selesai,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan talut ini sesuai dengan Perda No. 12 Tahun 2021, yang menjadikan tanah di Sugihmanik sebagai kawasan industri.

Meski demikian, ia mengakui masih ada beberapa perizinan yang belum selesai, termasuk izin Pertek SPPN dan pengolahan lahan.

Setelah memenangkan putusan inkrah di Pengadilan Negeri Grobogan, PT. Azam Laksana Intan Buana (ALIB) memulai proyek pembangunan talut di lokasi sengketa tanah dan masih berjalan sampe saat ini.

Gesang Arif Wicaksono selaku kuasa hukum PT. Azam Laksana Intan Abadi (ALIB) menjelaskan bahwa laporan terhadap Direktur PT Azam
Anugerah Abadi (AAA), Dwi Bagus Yosianto, terkait penggunaan akta palsu telah diproses hukum dan divonis oleh hakim 2.6 tahun.

“Pengadilan Negeri Purwodadi telah memvonisnya 2 tahun 6 bulan penjara, dan ia dinyatakan sebagai mafia tanah oleh Menteri ATR/BPN ,” saat konferensi pers di Polda Jawa Tengah

Dalam upaya menyajikan pemberitaan yang berimbang, tim media mengunjungi Lapas Kedungpane untuk menemui Dwi Bagus Yosianto biasa dipanggil Bang Yosi, tersangka dalam kasus sengketa tanah yang melibatkan PT. Azam Anugerah Abadi (AAA) dan PT. Azam
Laksana Intan Buana (ALIB)
Dalam keterangannya, Dwi Bagus Yosianto (Yosi) menjelaskan bahwa PT. Anugerah Abadi (AAA) Itelah mengelola tanah yang menjadi objek sengketa sejak tahun 2008.

Sementara itu, PT. ALIB baru muncul pada tahun 2004 setelah memenangkan lelang, namun hingga saat ini belum pernah benar-benar menguasai tanah tersebut.

“Justru PT. ALIB yang melakukan penyerobotan dan tindakan melawan hukum pada tahun 2024 hingga sekarang,” tegasnya.

Dwi juga menyoroti adanya ketidakadilan dan dugaan kriminalisasi hukum yang tidak berimbang dalam penyelesaian sengketa tanah ini.

Ia menuntut agar dilakukan audit administratif untuk membuktikan legalitas dan kesehatan finansial PT ALIB.

“Saya berharap ada audit administrasi yang menyeluruh untuk memastikan apakah PT ALIB benar-benar perusahaan yang sehat dan memiliki aset tanah tersebut,” ungkap Dwi.

Ia juga sempat mengungkapkan kekecewaan terhadap para pemangku wilayah daerah, dalam hal ini Bupati dan pimpinan aparat penegak hukum Grobogan yang terkesan memihak PT. Azam Laksana Intan Buana (ALIB) agar kepemilikan tanah seluas 82,6 hektar di daerah Desa Sugihmanik tersebut bisa jatuh ketangannya.

” Sangat kecewa dengan Bupati, Kapolres, Mahkamah Agung yang seharusnya bersikap netral kenapa ikut campur dengan permasalahan ini, dan menjadi bagian dari peralihan lahan dari kepemilikan saya jatuh ketangan mereka ” Pungkasnya.

Proyek pembangunan talut ini mendapat sorotan dari LSM PEKAT Jawa Tengah dan LSM FORKOMMAS RI.

Mereka menyoroti dampak lingkungan akibat pengalihan aliran Sungai Ngrenggong dan keberadaan proyek di tengah permukiman warga.

Joko Budi Santoso, Ketua LSM PEKAT Jawa Tengah, menyatakan proyek ini meresahkan masyarakat, terutama saat musim hujan.

“Pembangunan ini ilegal karena tidak melibatkan masyarakat dan belum memenuhi perizinan, termasuk RTRWP sesuai Pasal 20 UU Penataan Ruang,” ujarnya.

Ketua FORKOMMAS RI, Immanuel Adhi, mendesak agar proyek dihentikan sementara hingga semua izin diperoleh.

“Perusahaan harus transparan dan menunjukkan dokumen sah kepada warga yang keberatan. Pemerintah harus bersikap tegas, tidak tebang pilih,” tegasnya.

Protes warga juga semakin meluas, dengan pengumpulan tanda tangan untuk menolak proyek tersebut.

Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah adil dalam menyelesaikan permasalahan ini agar tidak berla-larut.

Reporter : Sakti. L

*Klarifikasi tentang adanya berita pungli di salahsatu Dinas lingkungan hidup (DLH) UPT 3 dan 4 yang beredar di wilayah Bogor, Ternyata itu berita tidak benar*

BOGOR – YUTELNEWS.COM Telah dijumpai awak media pemerintahan Kabupaten Bogor Dinas lingkungan hidup UPT pengelolaan sampah wilayah 3, Tepatnya di Jl.Panaragan kidul No. 04, Rt 002 Rw 005 panaragan kec. Bogor tengah. Bogor, senin, 30/12/2024.

Diki selaku staf outsorsing (OS), saat dijumpai awak media menjelaskan tentang isu atau rumor dengan adanya berita
Pungli Sopir Armada Sampah UPT III & IV.
“Terkait masalah pungli, mencangkup 2 wilayah yaitu ciampea dan ciawi. “Saat di pinta keterangan oleh pihak media
Diki pun membantah kabar tersebut, karna menurut beliau itu bukanlah katagori PUNGLI,” ujar Diki.

Karena sopir armada tidak ada yang mengerti tentang bagaimana setor ke KASDA.
Terkait waktu dan pelayanan saat menjalankan waktu kerja sopir, agar pelayanan pengangkutan sampah tidak terganggu makanya para supir menunjuk dari salah satu perwakilan dari sopir armada tersebut.
“Dan ke esokan harinya barulah di setorkan ke BANK BJB, dengan tanda buki setoran berupa surat tanda setor (STS),” sambungnya.

Sony selaku supir armada pun berhasil kami pintai keterangannya,” menurut saya berita terkait pungli, ituh jauh dari kenyataan yang sebenarnya.
Karena saya sendiri selaku wakil dari para supir armada yang menyetorkan uang tersebut langsung ke pihak Kas daerah (KASDA).
“Dan saya sendiri mempunyai bukti kwetansi nya,” ungkapnya.

Iyus, sebagai sopir armada menambahkan keterangan,” karna ini tidak ada keterpaksaan dari manapun, kami datang sukarela ke koprasi bersama supir sebanyak 29 orang supir, ke salahsatu koprasi yang bertempatan di Jasingga, jadi ini tidak ada keterkaitan nya sama pungli,” tandasnya.

Doni Romdoni, S.E. memaparkan kepada Badan media, Dan membantah tentang adanya berita mengenai pemberitaan diluar sana.
Dan tanggapan saya isi berita yang sudah terbit, itu berbeda dan itu bukanlah pungli,
dan itupun yang menerimanya bukan saya, dan untuk kebenarannya bisa di koroscek saja kebenarannya apakah uang tersebut muaranya kesaya atau ke siapa. Kalau muaranya ke saya itu baru namanya pungli,” pungkasnya.

Reporter : Soerya Setiawan

Kapolres Sukabumi Raih Penghargaan Radar Sukabumi Award dari Program Sehat Amanah Beriman

YUTELNEWS.com | Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. H. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., menerima penghargaan Sukabumi Award 2024 dari Radar Sukabumi atas keberhasilannya menjalankan Program Sehat Amanah Beriman. Penghargaan ini diberikan dalam acara yang digelar pada Senin (30/12/2024) di Anugrah Hotel Sukabumi, Jalan Raya Surya Kencana, Kota Sukabumi.

Acara yang berlangsung meriah ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Anjar Ari Wibowo, serta sejumlah pejabat DPR RI, DPRD Jawa Barat, dan pimpinan daerah.

Dalam sambutannya, Kapolres Sukabumi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan tersebut.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh anggota Polres Sukabumi dalam menjalankan Program Sehat Amanah Beriman. Kami berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan pendekatan yang humanis dan berintegritas,” ujar AKBP Dr. Samian.

Program Sehat Amanah Beriman yang diluncurkan sejak AKBP Dr. Samian menjabat sebagai Kapolres Sukabumi pada 15 Agustus 2024 telah membuahkan banyak pencapaian. Salah satu keberhasilan besar yang dicatat adalah pengungkapan kasus peredaran narkotika jenis sabu seberat 1,677 kg menjelang pergantian tahun baru 2025. Kasus ini melibatkan dua tersangka yang berhasil diamankan beserta barang buktinya.

“Pengungkapan kasus ini merupakan wujud nyata dari upaya kami melindungi generasi muda dari bahaya narkoba. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari narkotika,” tambah Kapolres.

Selain Kapolres Sukabumi, penghargaan Sukabumi Award 2024 juga diberikan kepada berbagai tokoh inspiratif, instansi, dan perusahaan yang dinilai berkontribusi signifikan dalam pembangunan daerah. Acara ini sekaligus menjadi momen perayaan HUT ke-16 Radar Sukabumi.

Dengan penghargaan ini, Polres Sukabumi semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mewujudkan Sukabumi yang aman, sehat, dan beriman.

Reporter : Mirna

Lapas Kelas 2B Tanjung Pati di Payakumbuh Tercoreng Karena Dugaan Praktek Pemerasan Oleh Oknum Petugas Lapas/Sipir

YUTELNEWS.com – Seorang tahanan titipan bernama Walpajri Siski biasa dipanggil Ayi (28) tahun, diduga menjadi korban pemerasan oleh oknum petugas Lapas/sipir Lembaga Pemasyarakatan Lapas Kelas 2B Tanjung pati di Kota Payakumbuh.

Ketua Umum LSM Generasi Indonesia Bersih (GIB), Tedy Sutendi, SH.MH mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari orang tua korban sewaktu anaknya menjadi tahanan titipan.hal ini terjadi sewaktu Walpajri Siski berada di kamar kecil (trapsel) diperas oleh oknum penjaga Lapas/sipir berinisial DEP.

“Ada ancaman kepada korban bahwa kalau tidak memberikan uang, dia tidak bisa menjamin keamanannya setelah keluar dari kamar kecil (trapsel) tersebut oleh napi yang sudah lebih lama berada di Lapas,” kata Tedi Sutendi saat dijumpai awak media, Senin (30/12/2024).

Modus punglinya, kata Tedy Sutendi, SH.MH, oknum penjaga Lapas/sipir mengancam menakut-nakuti Walpajri Siski jika keluar dari trapsel akan terjadi kekerasan terhadapnya.
Pertama meminta uang sebesar 5 juta rupiah agar keamanannya bisa dijamin. Lantaran takut, Walpajri Siski tidak bisa berbuat banyak dan mengupayakan untuk memenuhi kehendak oknum tersebut.

Akhirnya ia menelpon dan meminta uang kepada orang tuanya dan menghubungi dengan menggunakan telepon genggam (HP) milik oknum penjaga Lapas/sipir 08137896xxx berinisial DEP yang diduga menjadi pelaku pemerasan.

Lantaran takut akhirnya orang tua dari Walpajri Siski langsung pergi mengusahakan untuk mendapatkan uang dengan cara meminjam kepada warga setempat supaya anaknya terjamin keselamatannya setelah keluar trapsel dari para tindak kekerasan yang akan dilakukan oleh para napi yang sudah lama di lapas tersebut.

“Jadi total uang sebesar 5 juta rupiah yang diminta dengan alasan untuk keamanan di kamar, uang tersebut dikirim melalui rekening BRI link Irnawilis diberikan nomor rekening 550601015998536 atas nama Yusmarni,”kata Tedy Sutendi, SH.MH sebagai Ketum LSM GIB.

Pihaknya hari ini sudah beberapa kali menghubungi nomor kontak DEP sebagai penjaga Lapas/sipir tersebut untuk diminta keterangan namun nomornya tidak aktif.

Kata Tedy Sutendi, SH.MH, pihaknya tidak dapat bertemu dengan Kepala Lapas, ia hanya ditemui oleh orang tua korban untuk dimintai keterangan. “Saya harap KANWIL KUMHAM dapat memproses dan menindak lanjuti kasus yang mencoreng lembaga ini, termasuk pihak kepolisian untuk dapat memprosesnya sesuai dengan hukum yang berlaku,”ungkap Tedy. Saya akan menindak lanjuti dugaan kasus ini dan akan menjamin perlindungan korban pemerasan yang merupakan tahanan titipan dari Kejaksaan Negeri Tanjung Pati karena belum sidang,” kata Ketum LSM GIB tersebut.

Sementara itu Ketua GIB Kabupaten Lima Puluh Kota Khairul Apit sangat menyayangkan kejadian dugaan pemerasan yang menimpa warga jorong Talawi Muaro Paiti Kapur IX tersebut. Seharusnya sipir itu tugas dan tanggunjawabnya membina, mengawasi aktifitas/rutinitas, pemeriksaan, inspeksi keamanan, mencegah barang selundupan, menanggapi keadaan darurat, menjaga ketertiban/ fasilitas, Melaporkan serta mendokumentasikan insiden dan perilaku narapidana. Tapi yang terjadi malah sebaliknya menciptakan ketidaknyaman korban yang statusnya baru sebagai titipan kasus narkoba. Nanti saya akan berkoordinasi dengan Ketum GIB menyikapi kasus dan persoalan ini tukuknya.

Lebih lanjut pembina LSM GIB H. Muhammad Ridha Ilahi, S.Pt mendukung penuh sikap berani Ketum GIB untuk menindaklanjuti dugaan kasus pemerasan yang terjadi. Disinilah letak eksistensi GIB yang mampu hadir melindungi masyarakat dari perbuatan pemerasan yang jelas merupakan perbuatan melawan hukum oleh oknum penegak hukum itu sendiri.
Tekad GIB jelas melawan penindasan, berperan tegakkan kebenaran dan keadilan. GIB harus ikut berperan serta dan mewarnai penegakkan supremasi hukum.

Sampai saat ini, pihak yang berkepentingan di Lapas kelas 2A yang telah dihubungi beberapa kali belum bisa dimintai keterangan perihal dugaan pemerasaan yang dilakukan oknum penjaga lapas tersebut.

( YORI ).

Capaian Tahun 2024, BP Batam Sukses Genjot Nilai Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

YUTELNEWS.com – Peran Batam sebagai lokomotif perekonomian Provinsi Kepulauan Riau masih cukup dominan

Sepanjang tahun 2024, kemajuan Batam sebagai salah satu destinasi investasi unggulan mampu menggenjot nilai investasi yang memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Capaian positif ini tentu tak dapat dilepaskan dari peran strategis BP Batam yang berkaitan erat dengan ekosistem investasi di Batam.

Beragam program BP Batam yang memprioritaskan pengembangan Kawasan Strategis dan pembangunan infrastruktur dasar menjadi dua faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Hal ini terbukti dengan kembali meningkatnya nilai investasi asing dan dalam negeri pada Triwulan III Tahun 2024.

Berdasarkan catatan BP Batam, nilai realisasi investasi tumbuh positif dengan capaian Rp 6,931 triliun dengan rincian Penanaman Modal Asing (PMA) pada Triwulan III Tahun 2024 mencapai Rp 4,510 triliun. Sedangkan nilai realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 2,421 triliun.

Jumlah ini mengalami kenaikan signifikan dari total realisasi Triwulan III tahun 2023 lalu yang hanya mencapai Rp 4,869 triliun.

“Kami bersyukur investasi masih bisa tumbuh positif berkat dukungan dari seluruh komponen daerah dan masyarakat Batam. Capaian ini mesti kita pertahankan agar ekonomi Batam terus maju,” ujar Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Senin (30/12/2024).

Rudi mengatakan, investasi memiliki peran vital dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam yang sejak tiga tahun terakhir berhasil meningkat drastis.

Oleh sebab itu, lanjut Rudi, BP Batam akan terus berupaya untuk membenahi seluruh infrastruktur pendukung investasi.

“Proyek strategis pengembangan Batam akan terus dilakukan agar kota tercinta ini bisa tumbuh menjadi pusat industry dan perdagangan yang penting di Indonesia,” pungkasnya. (DN-Red)

Kurangnya Pengawasan Dari Dinas Terkait,Proyek Pembangunan Jalan Hotmik Di Desa Warnajati,Diduga Dikerjakan Asal Jadi

Sukabumi, – Yutelnews.com, Pembangunan sarana prasarana Jalan lingkungan merupakan hal penting guna untuk menunjang kehidupan keseharian warga masyarakat sekitar.

Keterbukaan dan interkoneksitas antara warga Desa Warnajati Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, sehingga dapat menumbuhkan perekonomian warga Desa Warnajati.Namun sangat di sayangkan dalam hal pengerjaan diduga dikerjakan asal jadi (Asjad) dan jauh dari Spek.

“Diduga adanya pembiaran baik dari dinas maupun konsultan terkait pembangunan jalan yang menggunakan Aspal/Hotmik,diduga pihak rekanan kontraktor,diberikan peluang untuk mencuri volume ketebalan Aspal/Hotmik.

Dari hasil Pantauan awak Media terlihat dengan jelas pembangunan pengaspalan jalan dengan menggunakan hotmik yang mana dikerjakan oleh CV.PAHRACONS,sesuai hasil temuan yang ada dilapangan,beberapa hari dikerjakan aspal sudah berlubang, Senin , (30/12/2024).

Pihak kontraktor diduga ada indikasi kenakalan dari oknum Rekanan kontrakan/pemborong yang bersangkutan.Sehingga dalam pengerjaannya melenceng dari apa yang telah dituangkan oleh Dinas PERKIM,dalam ketebalan Aspal/Hotmik,sangat tipis diduga dibawah Rata-rata penggunaan hotmik.

“Salah seorang warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan,proyek pengaspalan jalan ini semestinya dikerjakan dengan baik karena ini dibangun untuk dipergunakan oleh masyarakat.

Rusaknya jalan yang baru selesai dibangun tersebut diduga akibat pihak pelaksana proyek dalam pengerjaanya tidak sesuai dengan spesifikasi tehnik,”kata warga setempat ke pada awak media.

Menurutnya,buruknya kualitas pekerjaan proyek tersebut diduga karena lemahnya pengawasan dari Dinas PERKIM Kab Sukabumi,”cetusnya.


Reporter : Mirna

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.