You Tell News

Charly Van Houten Siap Dampingi Kang H Dadang Supriatna di Pilkada Kabupaten Bandung.

YUTELNEWS.com/

Pentolan Setia Band, Charly Van Houten menyatakan tertarik untuk mendampingi Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna atau Kang DS di Pilkada Kabupaten Bandung 27 November 2024 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Charly Van Houten saat dirinya bersilaturahmi dengan Bupati Dadang Supriatna bersama sejumlah Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung di Rumah Dinas Bupati Bandung, Kompleks Pemkab Bandung, Sabtu (25/05/2024) sore.

Pada pertemuan yang berlangsung santai tersebut, mantan vokalis band ST 12 ini menyebut dengan berbagai keberhasilannya selama 3 tahun memimpin Kabupaten Bandung, Kang DS wajib kembali melanjutkan kepemimpinannya di periode kedua.

“Insya Allah Kang DS pasti jadi Bupati kembali di periode kedua. Dan insya Allah saya siap mendampingi Kang DS di Pilkada Kabupaten Bandung. Bandung Bedas lanjutkan,” kata Charly sambil tersenyum semringah.

Charly yang mengenakan sweater putih dan memakai iket di kepalanya tampak akrab dan berbincang santai dengan Bupati Dadang Supriatna yang juga mengenakan iket khas Sunda. Keduanya tampak begitu serasi.

Disuguhi kopi khas Kabupaten Bandung, Kang DS dan Charly duduk saling berhadapan. Mereka juga ditemani Ketua Desk Pilkada PKB Imbar Usman dan Bendahara DPC PKB Kabupaten Bandung Hadiat.

Sementara itu, Bupati HM Dadang Supriatna mengaku gembira dapat bersilaturahmi dengan Charly Van Houten. Merrnurutnya, Charly Van Houten merupakan salah satu penyanyi favoritnya.

“Saya selalu terbuka bersilaturahmi dengan siapa pun, termasuk dengan Charly Van Houten. Kita ngobrol santai aja, sambil ngobrol Pilkada juga. Ke depannya seperti apa, nanti kita komunikasi lagi,” kata Kang DS.

Kang DS yang juga menjabat Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung mengaku memang memiliki chemistry dan kedekatan secara pribadi dengan Charly. Terlebih Kang DS juga cukup sering bertemu dengan Charly dan mengaku berteman baik.

Sebelumnya, Kang DS pun menyatakan telah bertemu dan menjalin komunikasi dengan sejumlah artis seperti Irfan Hakim, Denny Cagur hingga artis laga Afdhal Yusman, pemeran film kolosal Angling Dharma. Dadang Supriatna juga sempat bertemu dengan mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada.

(Yans.)

Hera Iskandar Anggota Dewan DPRD kabupaten Sukabumi membuka sekolah bolavoli (JHI)

YUTELNEWS.com| Sukabumi, jaringan Hera Iskandar ( JHI) membuka sekolah bola Voli dan sekaligus Launching SBV JHI di Goor Gedung serbaguna Bunda Ratu jl.balekambang kecamatan Nagrak , kabupaten Sukabumi,Sabtu ( 25-05-2024)

Anggota Dewan DPRD kabupaten Sukabumi Hera Iskandar dan Ketua JHI Agus Sopian memimpin dan Membuka langsung Sekolah JHI Bola Voli ( JHI) jaringan Hera Iskandar di Goor Gedung Bunda Ratu jl.balekambang kecamatan Nagrak , kabupaten Sukabumi.

Anggota DPRD kabupaten Sukabumi Hera Iskandar dan ketua JHi Agus Sopyan memaparkan di buka nya  Sekolah bola poli ini jelas  memberikan ilmu tentang bola Voli ,ketika bola voli di kabupaten Sukabumi ini  bisa lebih berprestasi ,lebih dari pada itu kita ingin anak – anak SD,SMP,dan SMA untuk mengkoordinir kenakalan Remaja minimal mereka dari pagi sampai siang tidak main hal – hal yang Tidak jelas,” pungkasnya.

Hera Iskandar juga memaparkan tentang sekolah bola voli JHI ini di kecamatan Nagrak baru ada 200 orang  yang ikut pelatihan dan saya akan buka lagi khususnya di kabupaten Sukabumi sekolah bola voli JHI ( Jaringan Hera Iskandar) kedepannya kabupaten Sukabumi ini sebagai juara di provinsi Jawa barat ,” pungkasnya.

Reporter : mirna

Wartawan Luak 50 Bagikan 1 Truk Bantuan Untuk Korban Bencana Banjir Bandang dan Galodo

YUTELNEWS.com | Puluhan wartawan yang bertugas di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota tergabung dalam wadah Balai Wartawan Luak 50, mendatangi lokasi bencana alam galodo atau banjir bandang lahar dingin Gunung Marapi sepanjang Sabtu (25/5).

Kunjungan insan pers dari media cetak, media online dan media tv itu, bukan untuk meliput bencana ataupun hanya sekedar datang-datang saja untuk berselfi ria. Melainkan untuk membagikan bantuan untuk bencana alam yang melanda dua pekan lalu itu.

Bantuan yang disalurkan tersebut jumlahnya pun tak main-main. Bahkan mencapai 1 truk penuh. Pengurus Balai Wartawan Luak 50 Aking Romi serta Ketua PWI Payakumbuh/50 Kota Aspon Dedi mengatakan, bantuan yang disalurkan tersebut merupakan donasi dari relasi rekan-rekan media di Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota yang dihimpun selama 1 pekan lalu.

Bantuan itu, terdiri dari kebutuhan pokok bagi korban bencana seperti beras, air mineral, mue instan, pempers, pakaian, susu, obat-obatan serta uang tunai.

“Bantuan langsung kami salurkan ke posko-posko bencana termasuk uang tunai yang dibagikan langsung ke warga setempat,” kata Aspon Dedi.

Hal yang sama juga dikatakan anggota Balai Wartawan Luak 50 lainnya seperti Widyat B Arta, Fegi, Yudi Tayuak, Debbi, Arief Wisha, Benpi, Robby serta Bambang. Parahnya bencana lahar dingin Gunung Merapi hingga menewaskan puluhan orang, membuat insan pers di Payakumbuh jadi tergugah untuk ikut membantu meringankan beban korban bencana tersebut.

“Kami lakukan penggalangan dana selama 1 pekan, kami dirikan posko bantuan, para relasi kami hubungi termasuk perantau. Alhamdulillah banyak yang ikut berpartisipasi menyalurkan bantuan mereka melalui Balai Wartawan Luak 50. Mudah-mudahan bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban korban bencana,” ujar Anton Cino, Nasrul Kenong, Arul, Rahmad Sitepu, Bayu, Juned dan anggota Balai Wartawan lainnya.

Bantuan 1 truk tersebut diangkut menggunakan mobil Dalmas Polres Payakumbuh untuk dibagikan ke Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam.

( MAHWEL )

Ikatan Keluarga Rohil Di Batam Tabur Beras Kunyit Sambut 282 Calon Jemaah Haji

YUTELNEWS.com | ROHIL – Tepat Pukul 14.55 Wib sore waktu Batam, calon jemaah haji dari Kabupaten Rokan Hilir tiba di pelabuhan Sekupang, Batam Kepulauan Riau. Suasana penuh haru dan gembira terasa ketika masyarakat Rokan Hilir yang berdomisili di Kota Batam berkumpul untuk menyambut kedatangan mereka.

Mereka menabur beras kunyit sebagai tanda keberkahan dan mengiringi dengan tabuhan kompang, menciptakan suasana yang meriah dan penuh rasa syukur.

Para jemaah haji yang menggunakan jaket kuning dan tanda pengenal, berjalan berbaris dengan rapi menuju aula pelabuhan. Wajah mereka memancarkan kelelahan sekaligus kebahagiaan setelah menempuh perjalanan panjang dari Kota Dumai ke Batam.

Di antara kerumunan, beberapa jemaah melambaikan tangan ke arah sanak saudara dan sahabat yang menanti kedatangan mereka dengan penuh antusias.

Bupati Rokan Hilir, yang hadir untuk menyambut kedatangan jemaah haji, dan berkesempatan ikut menebar beras kunyit ke calon Jemaah Haji .

Jumlah jemaah Haji Kabupaten Rokan Hilir tahun ini sebanyak 282 jemaah telah sampai di Kota Batam dan akan terus berjalan langsung ke asrama haji,” kata Bupati usai menerima kedatangan jemaah haji di Kota Batam, Sabtu (25/05/2024).

“Nanti Pukul 03.00 Subuh WIB, mereka akan dilepaskan dari asrama haji lalu langsung ke bandara.” tambahnya lagi.

Bupati berharap seluruh jemaah haji menjaga kesehatan dan kekuatan karena ibadah ini memerlukan kondisi fisik yang prima.

Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Rokan Hilir (IKROHIL) Kota Batam, Hendrijon, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah haji Rokan Hilir di Batam yang dijuluki negeri Bandar Dunia Madani.

“Mudah-mudahan kembali dan berangkat kembali dalam keadaan sehat,” kata Hendrijon.

Setelah sambutan selesai, para jemaah diarahkan menuju bus yang akan membawa mereka ke asrama haji. Suasana di pelabuhan masih dipenuhi dengan canda tawa, pelukan hangat, dan doa yang dipanjatkan untuk keselamatan para jemaah.

Kerabat dan teman-teman yang menjemput di Pelabuhan Sekupang mendampingi para jemaah untuk melanjutkan perjalanan mereka.

Di asrama haji, para jemaah disambut dengan fasilitas yang telah disiapkan untuk kenyamanan mereka. Mereka diberikan waktu untuk beristirahat dan mempersiapkan diri sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.

Bupati dan Ketua IKROHIL memastikan bahwa semua kebutuhan jemaah terpenuhi dan mereka mendapatkan pelayanan yang terbaik.

Dalam penyambutan para calon Jemaah Haji di Kota Batam, Bupati dan Istri juga didampingi Wakil Bupati Rokan Hilir, Sulaiman Azhar dan Sekda Fauzi Erizal serta tokoh masyarakat Rohil di kota Batam.

Kabiro Panca Sitepu.

Diduga Adanya Praktek Nepotisme, DKPP Diminta Periksa KIP Aceh Singkil

YUTELNEWS.com | ACEH SINGKIL – Terkait maraknya pemberitaan di media sosial facebook dan media online, hal tersebut disampaikan Alexander akrab disapa Alex warga Desa Lipat Kajang Bawah Kecamatan Simpang Kanan/Mantan Sekda DPD LSM LIRAINDONESIA Aceh Singkil, Dewan Kehormatan Panitia Pemilihan(DKPP) diminta periksa(makjulkan) Komisioner Pemilihan Umum(KIP) Aceh Singkil, hari sabtu(25/5-2024).

“Diduga adanya nepotisme terkait perekrutan PPK dan PPS di KIP Aceh Singkil, bahwasannya KIP melakukan perekrutan cara enggak bagus.

Coba di cek orang orang yang lolos, lalu cari siapa mereka dan bagaimana kedekatannya dengan orang KIP arltau salah satu anggota DPRK Aceh Singkil yang ada di Komisi 1. pasti dapat diuraikan istilah hubungan mereka, kita udah lakukan itu dan bisa kita buktikan. “katanya Alex.

Lanjut Alex menambahkan, sangat menyesalkan perbuatan para oknum Komisioner tersebut yang hanya mementingkan diri mereka dan golongan orang orang terdekat.

“Kalau ini dibiarkan pemilihan Bupati pada bulan November 2024 yang akan dilaksanakan, besar kemungkinan terjadi kecurangan.

Karena pihak penyelenggara mulai dari atas sampai bawah, bisa bermain seperti sutradara sebuah film dimana naskah skenarionya sudah ada tertulis.

Harapan Alex juga meminta pihak DKPP segera mungkin melakukan penyelidikan, atas pemberitaan di media ini yang disampaikan Alex.

Jalaludin Barat/RS

Plt Jam Pidum Kejagung Eben Ezer Simanjuntak Hadiri Haul Akbar Syekh Yusuf Al Makassari Attamu Taung

YUTELNEWS.com | Sulsel, – Pelaksanan Haul Akbar Syekh Yusuf Al – Makassari Attamu Taung yang dilaksanakan pada sabtu (25/05) di Lingkungan Makam Syekh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati Al-Makassari Al-Bantani di Jalan Syech Yusuf – Lakiung Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa kegiatan tersebut diselnggarakan oleh IKB PPSP Ujung Pandang

Dalam keterangan Persnya Kasi Penerangan Hukum Kejati Sul-sel Soetarmi menjelaskan bahwa, Plt Jam Pidum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak yang juga mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawsi Selatan (inisiator Haul Akbar Syech Yusuf tahun 2024) adapun yang hadir dalam kegiatan Haul Akbar Syekh Yusuf AL-Makassari Attamu Taung tahun 2024 ini.

Disela kegiatan berlangsung Ptl Jam Pidum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyampaikan sambutannya bahwa Syekh Yusuf Abul Mahasin Taj Al Khalwati Al Makassari Al Bantani digelar Pendukungnya sebagai Tuanta Salamaka ri Gowa (Tuan Guru Penyelamat kita dari Gowa), ujarnya

Lanjut, Apa yang telah dilakukan oleh Syekh Yusuf sehingga dikenal, beliau dianggap sebagai bapak di kumpulan masyarakat Islam di Afrika Selatan yang berjuang “mewujudkan persatuan dan kesatuan untuk menentang penindasan dan faham adanya perbedaan kulit dan etnis”. Syekh Yusuf lebih dahulu memperjuangkan “Persatuan dan Kesatuan” menentang penindasan serta menunjukkan pada dunia “Cinta dan Kasih tanpa mengenal perbedaan”, jelasnya

Hal ini pula yang menginspirasi perjuangan Nelson Mandela (Mantan Prsiden Afrika Selatan) bahwa “warna kulit tidaklah membedakan manusia dimata Tuhan” sehingga Nelson Mandela menyebut Syekh Yusuf sebagai “Salah Seorang Putra Terbaik Afrika”, katanya.

Kita bangga beliau bukan hanya Ulama Besar, tapi juga Tokoh Anti Apartheid sehingga beliau di Afrika Selatan (pengasingan) mampu menyandang National Hero oleh Pemerintah Afrika Selatan.

Leonard Eben Ezer Simanjuntak melanjutkan kisahnya bahwa Syekh Yusuf dalam perjalanan hidupnya senantiasa mengorbankan semangat “jihad bagi rakyat Banten” dan menjalin Kerjasama dengan pasukan Makassar dan Bugis yang datang ke Banten, memimpin pasukan untuk melakukan perlawanan perang grilya melawan Belanda. Selama bliau gerilya tetap menyebarkan Islam begitu pula saat beliau ditangkap dan dibuang/diasingkan, beliau tetap mensiarkan agama islam dan memiliki pengikut (di Srilangka), ungkapnya.

Konsistensi dan kegigihan beliau apapun akibat/resikonya terhadap dirinya harus kita contoh/teladani, “Semangat Jihad untuk menentang penindasan”. Pada saat ini kita harus berani berkorban dan dengan semangat kolaborasi serta bersinergi untuk terus membangun Sulawesi Selatan dan Indonesia yang lebih baik. Suatu tekad dan kegigihan menentang penjajah, apa yang dilakukannya karena Syekh Yusuf selalu “Bicara Dengan Hati” yang mengingatkan saya kepada Abuya Munfasir dari Banten Ketika saya bertugas sebagai Kajati Banten yang berpesan kepada kami “Bicaralah Dengan Hati”. Diakhir sambutannya Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyampaikan Haul ini maknanya adalah “Silaturahim” dan “Membangun Silaturahim” dapat memanjangkan dan meluaskan rezeki kita semua yang hadir dan terutama hari ini Haul Akbar kedua Syekh Yusuf Al Makassari semakin banyak yang hadir dan semakin besar rasa kebanggaan kita akan masyarakat Sulawesi Selatan yang pernah memiliki beliau, bahkan Indonesia dan Dunia. Harapan saya Haul Akbar tahun depan akan semakin menggaung dan tidak hanya dihadiri di Wilayah Selatan Maupun Indonesia namun dihadiri dari Negara-negara lainnya. Ucapan terima kasih kepada semua yang hadir, Prof Harris Arthur Hedar selaku Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar PPSP IKIP Ujung Pandang serta Panitia Penyelenggara (PPSP IKIP Ujung Pandang, Kejaksaan (Kejati,Kejari Gowa, Kejari Makassar), Penjaga Kubur Dg.Sigollo, Pembawa dan tidak lupa keluarga besar keturunan beliau Syekh Yusuf Al Makassari, dan terutama masyarakat sekitar makam yang telah bersedia dan Ikhlas mendukung Haul Akbar ini, harapnya.

Diakhir acara, Leonard Eben Ezer Simanjuntak memberikan Al qur’an kepada beberapa peserta haul, anak panti asuhan dan disabilitas tuna Netra berupa 1.000 (seribu) Al qur’an ukuran kecil dan 150 al qur’an ukuran besar, tutupnya.

(Ibnu Raja Abu Algifari Algowawy)

Polres Pasuruan Berhasil Amankan Ratusan Botol Miras Saat Gelar Operasi Cipta Kondisi

YUTELNEWS.com | PASURUAN – Anggota Satresnarkoba yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan Iptu Agus Yulianto, S.H., M.H. melaksanakan Operasi Miras guna cipta kondisi di wilayah hukum Polres Pasuruan, Jumat (24/05/2024) pukul 22.40 WIB s.d Sabtu (25/05/2024) pukul 00.45 WIB.

Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. melalui Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan mengatakan bahwa Operasi Cipta Kondisi dengan sasaran Miras kali ini awalnya berasal dari pengembangan informasi dari masyarakat bahwa di Dusun Sumbersuko ada warga yang tiap malam menjual botol minuman keras beralkohol dengan bebas kepada masyarakat, selanjutnya anggota Polres mendatangi lokasi tersebut akhirnya berhasil ditemukan penjual miras di rumah seorang pria berinisial “IB” warga Dusun Sumbersuko, Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

“Dari hasil Operasi Miras, telah didapati barang bukti berupa 460 (empat ratus enam puluh) botol arak jenis Gedang Glutuk dan 24 (dua puluh empat) botol arak jenis Ciu dengan total keseluruhan 484 (empat ratus delapan puluh empat) botol,” ungkap Kasatreskoba.

Dari keterangan pelaku, miras jenis arak gedang glutuk tersebut didapat dari Solo Jawa Tengah. Dan atas perbuatannya pelaku terjerat pasal 17 Perda Kabupaten Pasuruan No.10 tahun 2009, tentang Pengawasan, Pengendalian, dan Penertiban terhadap peredaran dan penjualan minuman beralkohol di kabupaten Pasuruan.

(Kik)

Babinsa Bantu Petani Siapkan Lahan Tanam Padi

YUTELNEWS.com | Pasuruan – Babinsa Kelurahan Kejayan, Serma Saiful Laili, melaksanakan pendampingan dalam penyiapan lahan tanam padi di wilayah Kelurahan Kejayan, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan (Hanpangan) di wilayah tersebut. Dengan luas lahan mencapai 1.550 hektar, program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung kesejahteraan petani setempat. Sabtu (25/5/24).

Proses persiapan lahan ini berlangsung di Lingkungan Sidomulyo, RT/RW 02/02, dengan pemilik lahan adalah Bapak M. Syafi’i, 53 tahun. Lahan sawah tersebut merupakan milik pribadi Bapak Syafi’i yang telah lama menjadi petani di daerah itu. Babinsa Serma Saiful Laili turun langsung ke lapangan untuk memberikan arahan teknis dan motivasi kepada para petani, guna memastikan proses persiapan lahan berjalan dengan lancar dan efektif.

“Kami dari TNI, khususnya Babinsa, siap mendampingi dan membantu para petani dalam setiap tahap persiapan dan penanaman padi. Hal ini penting untuk memastikan bahwa hasil panen nanti bisa optimal dan mendukung kebutuhan pangan masyarakat,” ujar Serma Saiful Laili.

Pendampingan oleh Babinsa ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional. Dengan adanya bantuan dari TNI, diharapkan para petani dapat lebih semangat dan termotivasi dalam mengelola lahan pertanian mereka, sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal dan berkelanjutan bagi kesejahteraan mereka serta masyarakat luas.

(Kik)

4.260 Bunda Literasi Wakafkan Buku dan Pecahkan Rekor MURI, Emma Dety: Berharap Gerakan Literasi Semakin Maju

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung – Kabupaten Bandung kembali pecahkan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) sebagai kabupaten dengan memiliki Bunda Literasi terbanyak se-Indonesia yaitu 4.620 Bunda Literasi.

Selain menghadirkan 4.620 Bunda Literasi se-Kabupaten Bandung, masing-masing Bunda Literasi memberikan wakaf buku 1 eksemplar, sehingga terkumpul sebanyak 4.620 eksemplar.

Pecahkan rekor MURI ini merupakan sejarah pertama kali ditorehkan Kabupaten Bandung pada kegiatan Festival Literasi Bedas 2024. Kegiatan yang merupakan rangkan Festival ANTV Rame ini dilangsungkan di Lapangan Upakarti Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Sabtu (25/05/2024).

Kegiatan tersebut digagas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) bersama Bunda Literasi Kabupaten Bandung.

Piagam penghargaan rekor MURI itu langsung diterima Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna didampingi Bunda Literasi Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Permanawati.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung H. Cakra Amiyana, Kepala Dispusip Kabupaten Bandung H. Teguh Purwayadi dan sejumlah pihak lainnya turut menyaksikan penyerahan piagam rekor MURI tersebut.

Bunda Literasi Emma Dety mengungkapkan bahwa penghargaan rekor MURI ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat maupun pemerintah Kabupaten Bandung.

“Tetapi juga diharapkan menjadi titik tonggak kebangkitan gerakan literasi di daerah tersebut,” kata Emma Dety.

Emma Dety mengucapkan terima kasih kepada seluruh hadirin dan para donatur yang telah mendukung acara yang diikuti ribuan Bunda Literasi se-Kabupaten Bandung Festival Literasi tersebut.

“Terima kasih atas kehadiran dan dukungan anda semua, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Emma Dety mengungkapkan bahwa pelaksanaan Festival Literasi Bedas 2024 juga mencakup berbagai kegiatan penting, termasuk penyerahan simbolis motor baca bagi 16 kecamatan di Kabupaten Bandung.

Kemudian penyerahan simbolis wakaf buku oleh Bunda Literasi RW kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, serta dari Kepala Dispusipda Jabar kepada Pemerintah Kabupaten Bandung. Selain itu penyerahan hadiah atas berbagai perlombaan yang telah dilaksanakan selama bulan Ramadan dalam kegiatan Bedas Literasi Ramadhan (BERLIAN). Yaitu, lomba Duta Baca Anak, Lomba Duta Baca Remaja, Lomba Duta Baca Dewasa, Lomba Bertutur, Lomba Kolase, Lomba Menulis Surat untuk Bupati, Lomba Menulis Puisi, Lomba Menulis Memoar, Lomba Cerdas Cermat Bunda Literasi RW, dan Lomba Review Buku iBandungKab.

Dengan diraihnya rekor MURI ini, imbuhnya, diharapkan gerakan literasi di Kabupaten Bandung akan semakin maju dan berkontribusi dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM).

“Pembentukan Bunda Literasi ini adalah upaya meningkatkan literasi di berbagai lapisan masyarakat, sebagai pondasi utama pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas,” katanya.

Dikatakannya, program Bunda Literasi dimulai dengan penetapan SK, pengukuhan, sosialisasi, dan pelatihan kepada para perempuan di berbagai tingkatan wilayah, mulai dari RW hingga kecamatan.

Emma Dety menuturkan, mereka dilatih untuk menjadi agen perubahan di komunitasnya masing-masing, mengorganisir kegiatan literasi, dan menyelenggarakan berbagai kegiatan edukatif lainnya.

“Kami berharap hasil dari pembentukan Bunda Literasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan aktivitas literasi di masyarakat, sehingga anak-anak dapat terbebas dari pengaruh gadget dengan semakin banyaknya kegiatan literasi di berbagai tingkatan wilayah,” tutupnya.

Disebutkan, dasar hukum penyelenggaraan kegiatan ini diantaranya adalah Undang-Undang No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta peraturan lainnya yang mendukung pelaksanaan kegiatan literasi di Kabupaten Bandung.

Yans

4.260 Bunda Literasi Wakafkan Buku dan Pecahkan Rekor MURI, Emma Dety: Berharap Gerakan Literasi Semakin Maju

YUTELNEWS.com | Kab, Bandung – Kabupaten Bandung kembali pecahkan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) sebagai kabupaten dengan memiliki Bunda Literasi terbanyak se-Indonesia yaitu 4.620 Bunda Literasi.

Selain menghadirkan 4.620 Bunda Literasi se-Kabupaten Bandung, masing-masing Bunda Literasi memberikan wakaf buku 1 eksemplar, sehingga terkumpul sebanyak 4.620 eksemplar.

Pecahkan rekor MURI ini merupakan sejarah pertama kali ditorehkan Kabupaten Bandung pada kegiatan Festival Literasi Bedas 2024. Kegiatan yang merupakan rangkan Festival ANTV Rame ini dilangsungkan di Lapangan Upakarti Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Sabtu (25/05/2024).

Kegiatan tersebut digagas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) bersama Bunda Literasi Kabupaten Bandung.

Piagam penghargaan rekor MURI itu langsung diterima Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna didampingi Bunda Literasi Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Permanawati.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung H. Cakra Amiyana, Kepala Dispusip Kabupaten Bandung H. Teguh Purwayadi dan sejumlah pihak lainnya turut menyaksikan penyerahan piagam rekor MURI tersebut.

Bunda Literasi Emma Dety mengungkapkan bahwa penghargaan rekor MURI ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat maupun pemerintah Kabupaten Bandung.

“Tetapi juga diharapkan menjadi titik tonggak kebangkitan gerakan literasi di daerah tersebut,” kata Emma Dety.

Emma Dety mengucapkan terima kasih kepada seluruh hadirin dan para donatur yang telah mendukung acara yang diikuti ribuan Bunda Literasi se-Kabupaten Bandung Festival Literasi tersebut.

“Terima kasih atas kehadiran dan dukungan anda semua, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Emma Dety mengungkapkan bahwa pelaksanaan Festival Literasi Bedas 2024 juga mencakup berbagai kegiatan penting, termasuk penyerahan simbolis motor baca bagi 16 kecamatan di Kabupaten Bandung.

Kemudian penyerahan simbolis wakaf buku oleh Bunda Literasi RW kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, serta dari Kepala Dispusipda Jabar kepada Pemerintah Kabupaten Bandung. Selain itu penyerahan hadiah atas berbagai perlombaan yang telah dilaksanakan selama bulan Ramadan dalam kegiatan Bedas Literasi Ramadhan (BERLIAN). Yaitu, lomba Duta Baca Anak, Lomba Duta Baca Remaja, Lomba Duta Baca Dewasa, Lomba Bertutur, Lomba Kolase, Lomba Menulis Surat untuk Bupati, Lomba Menulis Puisi, Lomba Menulis Memoar, Lomba Cerdas Cermat Bunda Literasi RW, dan Lomba Review Buku i Bandung Kab.

Dengan diraihnya rekor MURI ini, imbuhnya, diharapkan gerakan literasi di Kabupaten Bandung akan semakin maju dan berkontribusi dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM).

“Pembentukan Bunda Literasi ini adalah upaya meningkatkan literasi di berbagai lapisan masyarakat, sebagai pondasi utama pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas,” katanya.

Dikatakannya, program Bunda Literasi dimulai dengan penetapan SK, pengukuhan, sosialisasi, dan pelatihan kepada para perempuan di berbagai tingkatan wilayah, mulai dari RW hingga kecamatan.

Emma Dety menuturkan, mereka dilatih untuk menjadi agen perubahan di komunitasnya masing-masing, mengorganisir kegiatan literasi, dan menyelenggarakan berbagai kegiatan edukatif lainnya.

“Kami berharap hasil dari pembentukan Bunda Literasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan aktivitas literasi di masyarakat, sehingga anak-anak dapat terbebas dari pengaruh gadget dengan semakin banyaknya kegiatan literasi di berbagai tingkatan wilayah,” tutupnya.

Disebutkan, dasar hukum penyelenggaraan kegiatan ini diantaranya adalah Undang-Undang No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta peraturan lainnya yang mendukung pelaksanaan kegiatan literasi di Kabupaten Bandung.

Yans

Peredaran Minuman Beralkohol Tanpa Izin Berhasil Di Ungkap Oleh Polsek Pandaan

YUTELNEWS.com | PASURUAN – Unit Reskrim Polsek Pandaan yang dipimpin oleh Kapolsek Pandaan Kompol Bambang Sucahyono, S.H. berhasil mengungkap kasus penjualan Minuman Beralkohol tanpa izin di kios Rokok di Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jum’at (24/05/2024), pukul 21.45 WIB.

Polsek Pandaan berhasil mengamankan 1 (satu) orang pelaku yang merupakan penjual minuman beralkohol tersebut, dia adalah seorang pria berinisial RH(65) warga Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Pandaan menjelaskan terkait kronologi kejadian bahwa berawal dari adanya informasi dari masyarakat terkait adanya seseorang yang menjual bebas minuman keras beralkohol tanpa izin di wilayah Kecamatan Pandaan tepatnya di kios rokok pinggir Jalan Raya. Selanjutnya Kapolsek Pandaan bersama anggota unit Reskrim Polsek Pandaan melakukan penyelidikan dan selanjutnya mendatangi kios rokok tersebut serta menggeledah dan ternyata ditemukan minuman beralkohol berbagai merk sejumlah 27 (dua puluh tujuh) botol.

“Dari hasil penyitaan barang bukti Minuman Beralkohol tersebut, berikut rincian merk yang dijual oleh pelaku, 9 (sembilan) botol Anggur Merah, 10 (sepuluh) botol kecil Arak Bali, 6 (enam) botol kecil Arak jowo, 1 (satu) botol Whisky, dan 1 (satu) botol Vodka,” terang Kompol Bambang.

“Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 17 Perda Kabupaten Pasuruan No. 10 tahun 2009, tentang Pengawasan, Pengendalian dan Penertiban terhadap Peredaran dan Penjualan minuman beralkohol di Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya.

(Kik)

Polsek Purwodadi Berhasil Ungkap Peredaran Minuman Beralkohol Tanpa Izin

YUTELNEWS.com | PASURUAN – Unit Reskrim Polsek Purwodadi yang dipimpin oleh Kapolsek Purwodadi AKP Pujianto, S.Sos. berhasil mengungkap kasus penjualan Minuman Beralkohol tanpa izin di sebuah rumah di Dusun Banjiran, Desa Lebakrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jum’at (24/05/2024).

Dalam hal ini, Polsek Purwodadi berhasil mengamankan 1 (satu) orang pelaku yang merupakan penjual minuman beralkohol tersebut, dia adalah seorang pria berinisial IS(29) warga Dusun Banjiran, Desa Banjiran Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Purwodadi menjelaskan terkait kronologi kejadian bahwa berawal dari adanya informasi dari masyarakat terkait adanya seseorang yang menjual minuman keras beralkohol di wilayah Kecamatan Purwodadi. Selanjutnya Kapolsek Purwodadi bersama anggota unit Reskrim Polsek Purwodadi melakukan penyelidikan ke lokasi dan kemudian mendatangi rumah pelaku serta melakukan penggeledahan ternyata benar ditemukan beberapa botol minuman beralkohol merk “Bintang” dengan jumlah 9 (sembilan) botol kecil dan minuman beralkohol jenis arak sejumlah 10 (sepuluh) botol.

“Menurut keterangan dari pelaku, minuman beralkohol tersebut dijual hanya di wilayah kampungnya saja, selanjutnya pelaku dan barang bukti tersebut diamankan ke Polsek Purwodadi untuk pengembangan penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Kapolsek.

“Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 17 Perda Kabupaten Pasuruan No. 10 tahun 2009, tentang Pengawasan, Pengendalian dan Penertiban terhadap Peredaran dan Penjualan minuman beralkohol di Kabupaten Pasuruan,” jelasnya.

(Kik)

Zulkifli dan Riani Merasakan Bahagia, Menjadi Saksi Pernikahan Beliau, Anggota DPR-RI dan Wakil Bupati Limapuluh Kota

YUTELNEWS.com | Payakumbuh Sekira pukul 14.00 (25/5) bertempat di One Sky Cafe Koto Nan Ampek Kota Payakumbuh , Zulkifli dan Riani Melangsungkan Akad Nikah.

Prosesi Akad Nikah berlangsung khidmat dihadapan Kadi, Wali dan Para Saksi serta penggiring kedua Mempelai.

Kebahagian Zulkifli dan Riani bertukuk-tukuk disaat yang menjadi Saksi-saksi Nikahnya adalah 2 Orang Pejabat Negeri ini sekaligus Pengurus teras Partai Nasdem Pusat (DPP) dan Daerah (DPW Sumbar).

Bagaimana tidak menukuk kebahagian, disaat Penikahannya Zulkifli (TA Willy Aditya) dan Riani, yang menjadi Saksi Nikah adalah Anggota DPR-RI dan Wakil Bupati Limapuluh Kota.

Yaa, Willy Aditya Anggota DPR-RI (DPP Nasdem) jauh-jauh datang dari Jakarta untuk menjadi saksi Nikah kedua mempelai yang sedang berbahagia.

Demikian Juga Wakil Bupati Limapuluh Kota, Rizki Kurniawan Nakasri (Waka DPW Nasdem Sumbar) juga turut membubuhkan tanda tangan sebagai Saksi Pernikahan Zulkifli dan Riani.

“Selamat Berbahagia untuk Zulkifli dan Rania, Semoga Menjadi Keluarga Sakinah, Mawaddah dan Warohmah” timpal mereka bersahutan.

Pasca Akad Nikah, Dijadwalkan hingga Sore hari Para Tamu undangan yang hadir disuguhi Kuliner dan Hiburan khas OneSky Cafe.

( MAHWEL )

Copot (Amyasun), Dari jabatannya” selaku Korwil dinas pendidikan Arosbaya. dan mutasikan Kepala sekolah SDN 1 lajing Arosbaya

YUTELNEWS.com | BANGKALAN – Dengan adanya beredar berita terkait adanya “Study Tour” di lembaga sekolah tingkat dasar di UPTD SD Negeri Lajing 1 Arosbaya, yang berlokasi di Jalan Raya Lajing, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan Rabu 25- Mei-2024. Program tersebut akan menjadi polemik dikalangan para Aktivis yang mana baru-baru ini terjadi Lakalantas di Jawa Barat sampai memakan korban meninggal dunia.

Dikutip dari Berita Media TVRJ Bangkalan, Dengan adanya temuan di UPTD SDN-Lajing 1 Arosbaya, Bangkalan. tentang adanya kegiatan Study Tour, yang bukan jadwal hari libur, akan tetapi diliburkan oleh pihak sekolah, seolah mementingkan kegiatan Tour dari pada Belajar dan Mengajar bagi siswa yang lain yang tidak ikut kegiatan tour tersebut.

Abd, Kadir selaku Kabiro Bangkalan dari Media TVRJ, membenarkan setalah adanya temuan tersebut, sempat di adakan pertemuan dengan pihak Kepala Sekolah SDN-Lajing 1 Arosbaya, pada hari Rabu, 22-Mei-2024 pukul 11:30 siang, dan sempat Klarifikasi dengan adanya berita itu, di tempat Cafe, yang berada di Bangkalan, bahwa adanya Tour tersebut kenapa tidak memakai jadwal hari Minggu saja, dibandingkan hari Selasa, tanggal 21-Mei-2024 di saat ada kegiatan Belajar Mengajar.

“Padahal yang mengikuti Study Tour tersebut, kan kelas VI, Sehingga dampak bagi siswa kelas 1 dan kelas V yang mana anak didik serta ikut libur, Dan tidak bisa mengikuti pelajaran dikelas dikarenakan semua guru Ikut melaksanakan kegiatan Tour Tersebut,” Ungkap Abd Kadir kepada pihak Kepala Sekolah SDN 1 Lajing Arosbaya.

Dengan adanya Konfirmasi dari pihak Kepala Sekolah, dan Kordinator Wilayah (Korwil) bidang pendidikan Kecamatan Arosbaya. Sama sekali tidak merasa bersalah, dan meminta maaf dengan adanya kegiatan yang memakai jadwal hari tersebut, hingga sampai berita tersebut ditayangkan.

Bahkan kepala sekolah, yang didampingi Amyasun, (Korwil) dinas pendidikan Arosbaya memberikan uang kepada wartawan, dengan tegas wartawan menolaknya, dalam hal ini tidak patut di tiru dan dijadikan contoh karna semua
tidak bisa di ukur dengan uang,

Melihat kejadian seperti ini dinas pendidikan kabupaten Bangkalan, harus bisa memberikan tindakan tegas, dengan mencopot jabatannya Amyasun. sebagai (Korwil) dinas pendidikan, dan memutasi kepala sekolah SDN 1 Lajing, karena lebih mementingkan Study tour dari pada melaksanakan kegiatan belajar mengajar kepada anak didiknya.

“Dan meminta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, juga Instansi terkait Dewan Pendidikan Kabupaten Bangkalan bahkan DPRD Kabupaten Bangkalan Komisi D, agar bisa bertindak tegas kepada Amyasun, selaku korwil dinas pendidikan arosbaya, dan kepada pihak Kepala Sekolah di SDN 1 Lajing Arosbaya.”

Agar bisa menjadi contoh bagi Kepala Sekolah lembaga yang lain, dan juga kepada Korwil se-Kabupaten Bangkalan yang berani merubah peraturan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Tegas Kadir sapaan akrabnya yang dikenal macan suramadu”

Ia menambahkan, Bahwa sanya Study Tour Tak Harus Dilakukan di Luar Daerah

Menurutnya, apabila kembali ke tujuan belajar mengajar, maka study tour tak harus dilakukan di luar daerah. Terdapat empat syarat apakah study tour memang perlu diselenggarakan di luar daerah.

Pertama, jika sumber belajar yang diperlukan tidak ada di daerah murid-murid sendiri.

Kedua, jika ada potensi lokal yang dapat menjadi sumber belajar di daerah sudah semuanya dieksplorasi selama proses pembelajaran.

Ketiga, jika manajemen sekolah sudah berhitung dan siap menanggung risiko apabila dilakukan di luar daerah.

Ke empat, jika ada pihak ketiga yang dapat mengadakan study tour sesuai arah pembelajaran dan dengan layanan berkualitas.

“Jika sekolah berbenah dan sudah mampu menjalankan empat syarat tersebut, sekolah sudah layak untuk menyelenggarakan study tour hingga ke luar daerah,” Tutupnya.

(Tim samhaji/ RD)

Dugaan Penambangan Ilegal Pasir Silika di Tuban: Menggerogoti Negara, Menodai Lingkungan, dan Memperdaya Hukum

YUTELNEWS.com | Tuban, Jawa Timur – Penambangan ilegal pasir silika di wilayah Tuban desa cokrowati kecamatan tambakboyo, desa belikanget kecamatan tambakboyo, desa sukolilo kecamatan bancar semakin merajalela, diduga kuat melibatkan pemain besar seperti, Bos tambang (Santoso) dan para pengusaha tambang lainnya. Aktivitas ilegal ini berlangsung tanpa adanya izin resmi dari pemerintah, melanggar peraturan yang seharusnya ditegakkan dengan ketat. Dugaan bahwa Aparat Penegak Hukum (APH) wilayah Tuban dan Polda Jawa Timur tidak bertindak tegas, bahkan menutup mata terhadap kegiatan ilegal ini, semakin memperkuat keresahan masyarakat dan pemerhati lingkungan.

Keterlibatan Pemain Besar dan Kurangnya Pengawasan, Penambangan pasir silika tanpa izin resmi tidak hanya menggerogoti potensi penerimaan negara, tetapi juga menyebabkan kerusakan lingkungan yang parah. Lembaga Pemantau Penegakan Hukum Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah(LP2KP) dan Lembaga Gabungan Advokasi Rakyat,Lembaga Pemantau Pengawas dan Investigasi (LP21) Aparatur Negara Republik Indinesia (GADAPAKSI) menyebut bahwa kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas penambangan ilegal ini sangat signifikan. Kerusakan hutan dan lahan, pencemaran tanah, air, dan udara, serta ancaman bencana seperti longsor, erosi, dan penurunan tanah adalah dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat Tuban.

Menurut Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta diperbarui dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020, setiap kegiatan penambangan harus memiliki izin resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Pasal 158 UU 3 Tahun 2020 menyatakan bahwa setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin dapat dikenakan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar. Namun, regulasi yang ada tampaknya belum mampu membendung laju penambangan ilegal yang terus terjadi.

Tuntutan Keterlibatan Aktif Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum*

Kumpulan Penghimpun Organ Rakyat Indonesia (KPORI) bersama tim media dan berbagai lembaga advokasi telah mengajukan koordinasi dengan Presiden RI dan Kapolri untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas penambangan ilegal di Tuban. KPORI mendesak Kapolri untuk menggerakkan Subdit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jawa Timur, Tipidter Mabes Polri, serta Kadiv Propam Mabes Polri untuk mengawasi dan menindak anggota yang terlibat dalam kegiatan penambangan ilegal ini.

Selain itu, pengajuan Wilayah Penambangan Rakyat (WPR) oleh Gubernur kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) harus dilakukan dengan mempertimbangkan rekomendasi yang sesuai dengan tata ruang, daya dukung lingkungan, dan daya tampung kegiatan. Evaluasi oleh Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga harus lebih ketat untuk memastikan bahwa setiap kegiatan penambangan tidak merusak lingkungan dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dampak Kerusakan Lingkungan dan Sosial, Kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh penambangan ilegal pasir silika sangat merugikan. Pencemaran lingkungan, baik tanah, air, maupun udara, semakin memperburuk kualitas hidup masyarakat sekitar. Kerusakan hutan dan lahan menurunkan kemampuan alam dalam menyerap air, sehingga meningkatkan risiko bencana alam seperti longsor dan erosi. Akibatnya, masyarakat yang tinggal di sekitar area penambangan harus menghadapi ancaman bencana yang dapat terjadi kapan saja.

Kerusakan lingkungan ini juga berdampak pada keberlanjutan ekosistem dan keanekaragaman hayati. Flora dan fauna yang hidup di sekitar area penambangan kehilangan habitatnya, sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem. Dampak sosial juga tidak bisa diabaikan, dimana aktivitas penambangan ilegal ini seringkali menimbulkan konflik antara masyarakat, penambang, dan pemerintah daerah.

Seruan untuk Tindakan Nyata Situasi ini menuntut tindakan nyata dan tegas dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta aparat penegak hukum. Presiden RI, Kapolri, Menteri ESDM, Gubernur Jawa Timur, dan seluruh instansi terkait harus bersinergi untuk menghentikan aktivitas penambangan ilegal yang merusak lingkungan dan merugikan negara. Pengawasan yang lebih ketat, penegakan hukum yang tegas, serta sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan harus menjadi prioritas utama.

Kita semua berharap bahwa tindakan tegas dari pemerintah dan penegak hukum dapat mengakhiri penambangan ilegal pasir silika di Tuban. Kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga advokasi sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan bahwa kegiatan penambangan dilakukan secara legal dan bertanggung jawab.

Penambangan ilegal pasir silika di Tuban adalah masalah serius yang membutuhkan perhatian dan tindakan segera dari semua pihak terkait. Dengan penegakan hukum yang tegas dan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan aktivitas penambangan ilegal dapat dihentikan dan lingkungan dapat dilestarikan demi kesejahteraan generasi mendatang. Hanya dengan upaya bersama kita bisa menjaga keindahan dan keberlanjutan alam Indonesia.

(Kik)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.