You Tell News

Dalam Rangka Hari Pers Nasional Babinsa Koramil 16 Peudawa Ikut Kegiatan Donor Darah

YUTELNEWS.com | Aceh Timur – Serda Tri Hartono, Babinsa Koramil 16 Peudawa, dan satu anggota lainnya menunjukkan kepedulian terhadap sesama dengan turut serta pada kegiatan donor darah, dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional, bertempat di kantor Dekranasda, Kecamatan Idi Kota, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (20-02-2024).

“Aksi pengabdian ini menjadi contoh nyata dari keterlibatan aparatur teritorial, khususnya Koramil 16/Peudawa, dalam mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan di masyarakat”

Dalam upaya mendukung ketersediaan stok darah dan sebagai bentuk partisipasi pada peringatan Hari Pers Nasional, dilaksanakan kegiatan donor darah di wilayah ini. Masyarakat, termasuk Insan Pers dan warga sekitar, turut ambil bagian pada aksi kemanusiaan ini untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sersama.

Kegiatan donor darah ini diadakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah sebagai upaya kemanusiaan. Selain itu, ingin memastikan ketersediaan stok darah yang memadai untuk mendukung kebutuhan medis dan mendemonstrasikan solidaritas dalam menyambut Hari Pers Nasional.

Nurmatika Amd Kep, petugas kesehatan, turut menjelaskan manfaat donor darah melalui proses screening. Dirinya menjelasannya informasi mengenai peningkatan kesehatan pribadi, pemantauan kondisi kesehatan, serta kontribusi positif terhadap penerima darah. Dengan demikian, diharapkan peserta dapat lebih memahami dampak positif dari partisipasi mereka dalam kegiatan donor darah. Jelasnya,.

Lanjutnya, semoga darah yang didonorkan dapat memberikan manfaat besar bagi yang membutuhkannya. Partisipasi dalam kegiatan donor darah merupakan kontribusi berharga untuk mendukung kesehatan dan keselamatan sesama. Terima kasih atas kepedulian dan partisipasi Anda dalam aksi kemanusiaan ini,” Ucap Nurmatika Amd. Keb.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Inovasi Udang Vaname Bioflok, Babinsa Menyokong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

YUTELNEWS.com | Aceh Timur – Babinsa Koramil 04/Plk Kodim 0104/Aceh Timur, Serma Chandra menyambangi sekaligus melihat langsung proses budidaya udang vaname dengan sistem Bioflok di Desa Seunobok Pidie Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (20/02/2024).

Dalam kegiatannya tersebut, Serma Chandra sangat mengapresiasi atas budidaya udang dengan menggunakan sistem bioflok sehingga dapat memanfaatkan tempat yang tidak cukup luas dan bisa di tempatkan di pekarangan rumah.

Mengingat budidaya udang tersebut tidak mesti dilakukan dengan metode tambak, bisa juga dilakukan dengan sistem bioflok sehingga dapat menghemat lahan atau tempat yang ada.

“Dan hari ini kita anjangsana ke lokasi budidaya udang Vaname milik Bapak Munzir dan sekaligus melihat langsung proses budidaya serta perawatannya”, ungkap Babinsa.

Ia juga berpesan, dalam perawatan udang sistem bioflok agar kualitas air selalu dikontrol? khususnya oksigen terlarut, memainkan peran kunci dalam kesuksesan budidaya udang vaname dengan sistem bioflok.

“Kita berharap Budidaya udang dengan sistem Bioflok dapat menjadi kontributor positif untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat di sektor perikanan, Semoga upaya ini tidak hanya meningkatkan produksi udang tetapi juga memberikan dampak positif bagi penghidupan lokal,” pungkas Serma Chandra.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Serda Suherman Mustafa Membantu Petani Cabut Bibit Padi Menuju Sukses Tanam

YUTELNEWS.com | Aceh Timur – Selasa (20/02/2024).Babinsa Koramil 05/Idr Kodim 0104/Aceh Timur, Serda Suherman Mustafa membantu pencabutan bibit padi milik Ibu Zubaidah di luas lahan 8 rante, Desa Gureb Blang, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (20/02/24).

Dalam aksinya turun ke sawah Serda Suherman Mustafa untuk membantu para petani langkah positif dalam mendukung ketahanan pangan dan mempercepat masa tanam.

“Dengan turun langsung kelapangan kami berharap dapat meringankan pekerjaan Ibu Zubaidah, di harapkan proses persiapan lahan dan penanaman bibit padi dapat berjalan lebih efisien,” jelas Serda Suherman Mustafa.

Danramil 05/Idr Kapten Inf Noverlan mengatakan, Pendampingan yang dilakukan oleh Para Babinsa langkah yang signifikan dalam mendukung Swasembada pangan dan mencapai target produksi padi. Mencerminkan komitmen TNI dalam berperan aktif untuk meningkatkan ketahanan pangan dan hasil pertanian.

“Himbauan kepada para petani untuk mengupayakan percepatan masa persiapan tanam padi. Kolaborasi antara petani dan pihak terkait merupakan kunci kesuksesan dalam meningkatkan produktivitas pertanian,” pungkas Kapten Inf Noverlan.

(SYR)

Ketua SMSI Syafri Berserta Pengurus Hadiri Rakernas SMSI, Momentum HPN di Jakarta

YUTELNEWS.com | Jakarta, Yutelnews.com – Ketua dan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Luak Limopuluah (Payakumbuh/Limapuluh Kota) menghadiri langsung Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang digelar di Hall Candi Bentar 6, Putri Duyung, Ancol, Senin (19/2/2024) malam.

Acara Rakernas ini yang bertajuk “SMSI Portal NKRI, Mengembangkan Media Untuk Bangsa” tersebut, dilakukan pembahasan tentang AD-ART organisasi, serta program kerja SMSI kedepan.

Dalam Agenda Rakernas SMSI ini menjadi rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-78 di Ancol, Jakarta pada 16 hingga 20 Februari 2024.

Peringatan HPN tahun ini menjadi salah satu hari bersejarah bagi SMSI karena Rakernas SMSI ada dalam rangkaian agenda HPN. Delegasi SMSI tiap daerah menyampaikan pandangan umum dihadapan ratusan pengurus SMSI se tanah air yang menjadi peserta rakernas.

Ketua SMSI Luak Limopuluah Syafri Ario mengatakan Rakernas ini penting untuk diikuti oleh pengurus SMSI, karena yang dibahas di dalamnya menyangkut berbagai hal penting terkait keberlangsungan organisasi ini kedepan, bagaimana bisa tetap solid dan kuat dari tingkat daerah hingga ke pusat.

Ia mengatakan,“Kegiatan dalam Rakernas ini, berbagai pendapat ditampung, dan dibahas untuk bagaimana terus eksisnya SMSI di setiap lini, di daerah ada program kerja, di pusatpun juga ada. Makanya kami dari SMSI Luak Limopuluah dan SMSI Sumbar ikut pada malam ini mengikuti rakernas secara langsung,” terangnya didampingi pengurus Fajar Malem Sitepu dan Widyat B. Artha yang ikut hadir pada acara Rakernas.

Selanjutnya ketua Umum SMSI Firdaus mengatakan, saat ini cukup banyak media siber di Indonesia. Oleh karena itu dengan adanya SMSI bisa membantu juga Dewan Pers dalam melakukan verifikasi administrasi dan faktual media siber guna memerangi berita hoax, “ujarnya.

Firdaus mengucapkan, “Sebagai organisasi yang menjadi naungan bagi kalangan media, tentu tantangan kedepan tidaklah ringan dan mudah, oleh karena itu Rakernas yang digelar dalam momentum HPN ini diharapkan menghasilkan berbagai pemikiran untuk kemajuan industri media siber,” pungkasnya.

Selanjutnya Ketua SMSI Provinsi Sumbar Zulnadi, SH yang hadir dalam Rakernas memberikan apresiasi kepada SMSI Kab/Kota di Sumbar yang bisa hadir di forum Rakernas, seperti SMSI Luak Limopuluah.

Ketua SMSI Sumbar Zulnadi juga menyebutkan,“Dalam Rakernas SMSI tahun 2024 ini cukup banyak delegasi daerah di Sumbar yang hadir, sehingga dapat ikut mewarnai Rakernas dan berkontribusi dalam pemikiran untuk kemajuan SMSI ke depan,” ucap Zulnadi yang didampingi Bendahara Syafruddin All.

( MD )

Diduga Lakukan Rugikan Negara dan Pengusaha, LSM LIRA Adukan Menteri KLHK ke Ombudsman

YUTELNEWS.com | Batam – LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) mengadukan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Siti Nurbaya ke Ombudsman RI karena diduga melakukan Abuse of Power (penyalahgunaan wewenang) yang merugikan negara dan pengusaha melalui Dirjen Gakkum KLHK.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media dari LBH LSM LIRA di Jakarta, LSM LIRA telah melaporkan dugaan Abuse of Power Menteri KLHK, Siti Nurbaya sejak bulan November 2023, namun baru diproses bulan Pebruari 2024, setelah data dipelajari Ombusman dan dinyatakan memenuhi persyaratan untuk diproses lebih lanjut.

Presiden LSM LIRA, HM. Jusuf Rizal,SH yang juga Ketua LBH LSM LIRA secara terpisah menyatakan jika pelaporan Menteri KLHK, Siti Nurbaya ke Ombudsman terkait kasus penyegelan MT.Tutuk yang membawa 5.500 ton Fuel Oil (Bahan Bakar Minyak) milik PT. Jaticatur Niaga Trans dari Malaysia, Ship To Ship di Pelabuhan Batam, Kepri dengan tujuan China.

Lebih lanjut menurut Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak itu, MT.Tutuk telah Beroperasi sejak Pebruari 2021-Pebruari 2022 serta telah memberikan Komtribusi bagi negara sedikitnya Rp.11,4 M dalam penganggutan Fuel Oil sesuai ketentuan dan persyaratan yang berlaku.

Pada tanggal 24 Maret 2022, Penyidik Gakkum KLHK, Sunardi atas perintah Direktur Pidana Gakkum KLHK, Yazid Nurhuda mendatangi kapal MT.Tutuk. Melihat Fuel Oil berwarna hitam mengklaim itu adalah Blanded Oil (Limbah Beracun B3) serta melakukan penyegelan secara illegal.

Merasa penyegelan melanggar ketentuan dan analisa laboratorium PT. Sucofindo menyebutkan muatan Fuel Oil tersebut bukan limbah B3, PT. Jaticatur Niaga Trans, anggota Hiplindo (Himpunan Pengusaha Lira Indonesia) melakukan Pra Peradilan dan menang, tanggal 27 April 2022.

Dalam Amar keputusan Pengadilan Negeri Batam menyatakan Dirjen Gakkum KLHK salah dalam melakukan penyegelan serta meminta untuk membuka segel dan mengembalikan muatan 5.500 ton Fuel Oil kepada PT. Jaticatur Niaga Trans. Namun Gakkum KLHK tidak melaksanakan keputusan pengadilan negeri Batam.

“Yang terjadi justru lewat kekuasannya, Gakkum KLHK menyegel kembali objek yang sama tanpa dasar. Kemudian menerbitkan SPDP (Surat Perintah Pendidikan Dimulai) hingga dua Kali, tanpa dasar. Tapi atas dugaan bahwa Fuel Oil adalah limbah B3 dengan mengabaikan analisa laboratorium PT. Sucofindo),” tegas Jusuf Rizal

Kasus itu terus berlanjut hingga kini, yang tidak hanya membuat negara kehilangan pemasukan setiap tahun Rp. 11,4 Milyar, tapi juga perusahaan PT. Jaticatur Niaga Trans mengalami kerugian setiap hari US 10.000. Belum lagi kehilangan oportunity maupun kepercayaan dari mitra usaha.

LSM LIRA sudah melaporkan dugaan Abuse Of Power Dirjen Gakkum KLHK ke Menteri HLHK, Siti Nurbaya, namun hingga kini respon atas laporan dugaan Abuse Of Power bawahannya tidak ada. Karena diduga ada maladministrasi dan Abuse of Power yang diback up Menteri, maka LSM LIRA melaporkan kasusnya ke Ombudsman.

“Surat dari Civil Society Organization (SCO) seharusnya dibalas oleh Menteri KLHK, Siti Nurbaya, karena ini juga menyangkut keterbukaan informasi publik. Bukan melindungi jajarannya yang melanggar aturan. Karena tidak ada respon positif itu, menurut LSM LIRA, itu sama dengan ikut dalam paktek Abuse of Power. Untuk itulah LSM LIRA melaporkan ke Ombudsman,” tegas Jusuf Rizal yang juga Ketua Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019 itu.

Dalam surat LSM LIRA ke Ombudsman disebutkan semestinya Menteri KLHK, Siti Nurbaya memerintahkan Dirjen Gakkum KLHK untuk melaksanakan keputusan pengadilan membuka segel dan menyerahkan Fuel Oil 5.500 ton ke PT. Jaticatur Niaga Trans, serta menghentikan penyidikan jika tidak terbukti melanggar Pasal 106 UU 32 Tahun 2009 tentang lingkungan hidup. Bukan malah mencari-cari kesalahan hingga kasusnya satu tahun 11 bulan digantung tidak memiliki keadilan dan kepastian hukum dalam berinvestasi.

(LIRA)

Aktif Peduli Lingkungan Babinsa dan Masyarakat Kompak Melaksanakan Kerja Bhakti Bersama

YUTELNEWS.com |  Banyuwangi, Purwoharjo – Membantu Masyarakat Peduli Lingkungan Melalui Kerja Bhakti membersihkan Jalan raya desa Karetan Purwoharjo.

Dengan Kegiatan Babinsa begitu kompak melaksanakan saling membantu dalam meratakan bahu jalan raya desa Karetan.

Dalam hal ini peran Babinsa sangat penting dalam hubungan bersama masyarakat, ini merupakan bukti TNI kompak dengan masyarakat.

Danramil memberikan apresiasi terhadap masyarakat yang selalu berkoordinasi dengan aparat terkait.

Harapannya babinsa dan masyarakat sebagai mitra karib yang baik agar selalu kompak melaksanakan kegiatan tersebut.

(Slamet/imam)

“Belantik Demokrasi”

YUTELNEWS.com | Banyuwangi-Tak asing kita mendengar istilah belantik. Belantik merupakan nama sebuah profesi yang biasanya disandang bagi makelar hewan ternak seperti kambing, sapi. Namun kali ini penulis sedikit mengulas belantik di dalam demokrasi apakah ada?.

Baru – baru ini tanggal 14 Februari 2024 masyarakat Indonesia telah melaksanakan pesta demokrasi yaitu dengan pemilihan Presiden dan wakil Presiden, Calon Legislatif ( Caleg ) untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Provinsi, Daerah, dan DPR RI. Menurut hemat dan hasil pengamatan penulis, tidak sedikit Caleg yang kecewa dengan hasil suara sementara yang ia peroleh.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan suara Caleg tersebut tidak sesuai dengan espektasinya, penulis menduga salah satu faktor tersebut kemungkinan adanya paham ” Belantik Demokrasi ” yang sengaja dilakukan oleh oknum masyarakat baik itu yang mengaku dan menyodorkan diri sebagai tim sukses maupun pemilih yang hanya mengambil souvenirnya saja saat kampanye maupun saat mendekati pencoblosan dilakukan.

Ada beberapa teori yang bisa digunakan sebagai refrensi pemecahan suara pemilih atau terjadinya split-ticket voting yaitu pertama, teori keseimbangan yang diperkenalkan oleh Morris P. Fiorina (lihat Fiorina 2003; 1992). Kedua, teori konflik harapan dari Gary Jacobson (lihat Jacobson, 1991). Ketiga, teori kepemilikan isu dari John Petrocick (lihat Zubida, 2006; Bloom, 2001). Keempat, teori check and balance. Dan kelima, teori pemasaran politik.

Semua teori di atas melihat pemecahan suara (split) adalah bagian dari strategi pemilih dengan tujuan tertentu. Misalnya untuk moderasi atau keseimbangan ideologi (Fiorina), untuk memuaskan kebutuhan pemilih yang beragam (Jacobson), cara pemilihan yang berbeda (Petrocik), menciptakan kontrol di pemerintahan (check and balances) atau karena memenuhi ekspektasi pesan kampanye (pemasaran politik).

Caleg menjadi korban manisnya para ” Belantik Demokrasi ” dengan memberikan janji atau iming – iming suara yang banyak namun pada kenyataanya hasil berbanding terbalik. Jangan berharap kesetiaan dari ” Belantik Demokrasi “. Mereka tidak mempedulikan darimana partainya, hanya kepada uang terbanyaklah mereka menambahkan, menyandarkan hati dan kesetiaannya.

Jadi terlalu naif jika hanya para Caleg yang disalahkan saat jadi namun tidak tepat janji. Para ” Belantik Demokrasi ” juga menciderai marwah demokrasi itu sendiri. Para belantik memberikan pemahaman dan arahan yang tidak tepat kepada masyarakat yang benar – benar menghargai dan menginginkan demokrasi itu berjalan dengan baik dan benar.

(FOKAPDA)

 

Veri Kurniawan S.ST.,S.H

 

PPP Dapil 1 Riau Terancam Tak Dapat Kursi

YUTELNEWS.com | Merilis hitungan sementara website pemilu 2024 KPU go.id, Versi: 19 Feb 2024 22:00:00. Progress: 4992 dari 11153 TPS (44.76%). Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) tampak semakin sulit memperoleh 1 kursi DPR-RI dari Dapil Riau I. Sementara peluang Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) semakin kuat.

Hingga sudah hampir mendekati separuh hitungan TPS yang masuk, terlihat hitungan suara yang diperoleh partai berlambang Ka’bah dengan petahana Dr. H. Syamsurizal S.E., M.M. perolehan Partai Persatuan Pembangunan baru memperoleh Suara Sah Partai sebanyak 2.772 dan Jumlah Suara Sah Partai Politik dan Calon 24.514 suara, Petahana Dr. H. Syamsurizal S.E., M.M, sendiri baru memperoleh 13.724 suara.

Sedangkan Partai Kebangkitan Bangsa, yang sebelumnya tidak memperoleh kursi DPR-RI dari Dapil Riau I, terus menguatkan peluang untuk mendapatkan Kursi di Dapil Riau I dan bertambah menjadi Jumlah Suara Sah Partai Politik 7.816 dan Jumlah Suara Sah Partai Politik dan Calon 59.811.

Pelantun lagu Zapin Melayu Iyeth Bustami, tampak tetap memimpin perolehan suara di Partai PKB, dengan perolehan suara sementara Sri Barat, nama panggilan akrab artis Dangdut Indonesia asal Bengkalis ini menjadi 23.276 suara, yang bila dilihat memiliki selisih jauh dari rekan Se- Partainya.

Kabiro Panca Sitepu

Wartawan Luak Limopuluah ” Tantang ” Wahyudi Thamrin Ikuti Konstetasi Pilwako Payakumbuh 2024 – 2029

YUTELNEWS.com | Jakarta – Wartawan Luak Limopuluah pantas acungkan jempol atas kemunculan Wahyudi Thamrin, SH, MH, sosok Aktivis, Pengusaha muda sukses menampakan karirnya di Ibu Kota Jakarta, bertandang ke markas Jurnalis yang hadiri Hari Pers Nasional ( HPN ke 78 tahun 2024 ) tukar pikiran menatap masa depan khususnya Kota Payakumbuh serta Kabupaten Limapuluh Kota.

Wahyudi Thamrin, sosok lelaki muda berbadan tegap kelahiran Payakumbuh, 13 Februari 1977, sepertinya dikenal luas semua kalangan karena aktif pada berbagai organisasi dan dunia usaha.

Sejak usia remaja, sosok muda berlatar belakang pendidikan Sarjana Hukum Universitas Bung Hatta dan Magister Hukum Universitas Andalas Padang ini, sudah terbilang sangat mapan serta tidak asing bagi warga baik Payakumbuh dan Limapuluh Kota, selain masih muda, ganteng, dan visioner, ditantang wartawan agar berkenan maju pada konstetasi kepimpinan tertinggi ( Pilkada 2024 ) mendatang.

Setidaknya, Edwar Hafri Bendang, Rahmat Sitepu, Medy, Nasrul yang juga beberapa wartawan Luak Lima puluah lain disela-sela kopi darat, Minggu (18/02) malam bersama puluhan wartawan Luak Limopuluah saat mengikuti Hari Pers Nasional (HPN) ke 78 tahun 2024 di Jakarta, apresiasi kepedulian serta kebersamaan dari sosok pria yang memiliki kemampuan organisasi yang cukup mumpuni itu, sepakat menangkap sinyal, putra yang dididik sang ayah, Thamrin Basyar yang merupakan sesepuh Koperasi Sumatera Barat itu, layak didorong ikuti kontestasi kepemimpinan Kota Payakumbuh 2024- 2029 mendatang, sepakat para jurnalis Luak Limopuluah.

Setidaknya harapan Edwar Bendang dan Bayu Denura, nyeletuk, persyaratan memimpin Kota kecil yang berpenduduk 140 ribu, seyogya membutuhkan sosok pemimpin muda yang visioner yang dimiliki Wahyudi Thamrin dengan pengalaman sederet organisasi yang digelutinya.

Sebut saja Ketua AMPI Sumatera Barat dan di tahun 2022 Wasekjen DPP AMPI serta sejumlah peran lainnya di organisasi yang berhaluan politik seperti aktif sebagai Badan Saksi Nasional DPP Golkar.

Kemudian pada organisasi profesi seperti Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Wahyudi Thamrin pernah menjabat Ketua Kadin, Kabupaten Limapuluh Kota. Menjadi motor bergeraknya organisasi yang berkaitan dengan dunia usaha dan industri bersama sejumlah pegiat dan pelaku usaha. Bahkan, juga menjadi leader sebagai Ketua Asosiasi Usaha Mikro Menengah Kecil (Akumindo) Sumatera Barat.

Berkecimpung dalam dunia usaha dan organisasi, membuat kemampuan berpikir kritis dan tanggap dalam memberikan solusi dalam setiap persoalan yang terjadi. Sehingga Wahyudi menjadi sosok tempat berkonsultasi bagi anak muda yang mulai dan belajar aktif berorganisasi. Pendapat, ide dan saran yang diberikan Wahyudi, biasanya menjadi acuan untuk mengambil tindakan dalam organisasi, usaha dan bidang lainnya.

Menurut Edwar Bendang, jika sosok muda Wahyudi, pernah dan sukses menjadi motor bergeraknya organisasi yang berkaitan dengan dunia usaha dan industri bersama sejumlah pegiat dan pelaku usaha. Pun mudah membaur, berbagi ilmu dan peduli. Kemampuannya menganalisis persoalan yang terjadi, menjadikannya seorang pemikir yang kritis. Karena itu kita menilai Wahyudi patut diapungkan untuk memimpin kota Payakumbuh lima tahun ke depan.

“Tapi, kami tantang pula, kira-kira beliau (Wahyudi Thamrin) mampu nggak untuk merubah dan menata Payakumbuh ke depan, sebagai seorang yang cinta terhadap kota Payakumbuh. Karena penampilan seorang tokoh karismatik yang dimiliki anak muda ini. Sepertinya akan menjadi langkah besar untuk kepemimpinan kota Payakumbuh ke depan yang visioner,” kata Edwar.

Lanjut Edwar, selain itu kami juga pernah mendengar Wahyudi menjadi sosok tempat berkonsultasi bagi anak muda yang mulai dan belajar aktif berorganisasi.
Dikesempatan lain seperti saat ini, tetap menyempatkan diri untuk besilaturahmi bersama kawan-kawan wartawan Luak Limopuluah (Kota Payakumbuh dan Kab. Limapuluh Kota-red).

Wahyudi Thamrin dengan santai menjawab berbagai puluhan pertanyaan dari wartawan, semua kawan- kawan wartawan memiliki kelebihan serta stile masing-masing, kemampuan untuk saling peduli, berbagi ilmu dan pengalaman perlu kita jaga sebagai bentuk silaturahmi.

Terkait tantangan yang diberikan untuk merubah tatanan kota Payakumbuh ke depan. Wahyudi Thamrin mengaku siap sesuai visi misi yang akan ditargetkannya untuk menata kota Payakumbuh ke depan.

( MWD)

Ingin di Kenal Banyak Orang dan Angkat Derajat Orang Tua

YUTELNEWS.com | Ingin di Kenal Banyak Orang dan Angkat Derajat Orang Tua, Inilah Sosok Ranaya Penyanyi Mungil Dengan Segudang Prestasi.

Banyaknya ajang pencarian bakat atau berbagai lomba menyanyi yang diadakan pihak Event Organizer (EO) dikota Semarang menarik perhatian para anak dibawah umur khususnya para pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Seperti halnya Ranaya Qauliya Putri siswi tingkat Sekolah Dasar, SDN Dadapsari Kecamatan Semarang Utara yang baru berusia 11 Tahun ini banyak mengikuti berbagai lomba menyanyi ataupun mengisi acara di panggung yang diadakan event lokal maupun nasional.

Ia juga banyak menjuarai lomba di berbagai wilayah Kota Semarang dan sekitarnya sampai dengan ibukota Jakarta untuk event nasional.

Naya biasa ia disapa, kami sempat berbincang saat usai mengikuti lomba menyanyi disalah satu shourum terbesar yamaha di jalan Pemuda Semarang yang diselenggarakan oleh Gema Nusantara, salah satu komunitas yang bergerak di bidang seni dan budaya Kota Semarang.

Saat ditanya dari usia berapa sudah menekuni hobi bernyanyi, naya dengan tersipu malu menjawab.

“Dari Naya masih duduk dibangku TK sekitar umur 6 Tahun” ungkapnya.

Dan Naya juga bercerita saat itu gurunya menunjuk salah seorang murid untuk menyanyikan sebuah lagu di depan kelas dan didengarkan oleh guru dan teman teman sekelasnya.

“Awalnya guru itu menunjuk saya untuk maju ke depan kelas dan menyuruh bernyanyi dihadapan teman teman” paparnya.

Dan ia pun masih ingat lagu yang dibawain pertama kali saat itu berjudul Andai Aku Besar Nanti.

Ditanya lebih lanjut mengenai ada dorongan orang tua atau keinginan sendiri saat memutuskan untuk menekuni hobi bernyanyi tersebut, Naya langsung tegas menjawab keinginan sendiri saat masih kecil.

“Keinginan aku sendiri, mama dan papa tidak memaksakan kok” jawabnya.

Untuk motivasi sendiri Naya menjawab dengan lugas saat ditanya mengenai kenapa pengen menjadi penyanyi.

“Ingin mengangkat derajat orang tua dan bisa dikenal banyak orang” jelasnya.

Tak ketinggalan pula saat naya ditanya tentang sang idola, ia pun langsung bersemangat menjawabnya.

“Idola saya Sherina dan Lyodra” tandasnya sambil tersenyum.

Untuk menilik lebih jauh lagi tentang pengalaman manggung si gadis imut yang mempunyai nama lengkap Ranaya Qauliya Putri, buah hati dari pasangan Agung Budiyono dan Ratih Gulita Raka Siwi ini juga pernah mengisi acara di Wisata Kampoeng Mlayu kelurahan Dadapsari Kecamatan Semarang Utara yang saat itu dihadiri oleh Walikota Semarang DR. Ir Hj. Hevearita Gunaryati Rahayu M.Sos.

Menjadi kebanggaan tersendiri bagi gadis belia yang berusia 11 tahun ini bisa tampil didepan orang nomer satu di Kota Semarang itu dan membawakan lagu Sang Dewi dari Lyodra (Juara Indonesian Idol 2019/2020).

Namun dalam hal ini kedua orang tua naya selalu berpesan, meskipun nanti beranjak dewasa dan sudah menjadi penyanyi profesional jangan pernah sombong dan harus tetap rendah hati serta ramah kepada semua orang.

“Pesan Ayah dan Ibu, kelak jika saya sudah besar nanti jika sudah menjadi penyanyi profesional harus tetap rendah hati dan tidak boleh sombong” pungkasnya.

Pewarta : Sakti

Banyaknya ajang pencarian bakat atau berbagai lomba menyanyi yang diadakan pihak Event Organizer (EO) di kota Semarang menarik perhatian para anak dibawah umur khususnya para pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Seperti halnya Ranaya Qauliya Putri siswi tingkat Sekolah Dasar, SDN Dadapsari Kecamatan Semarang Utara yang baru berusia 11 Tahun ini banyak mengikuti berbagai lomba menyanyi ataupun mengisi acara di panggung yang diadakan event lokal maupun nasional.

Ia juga banyak menjuarai lomba di berbagai wilayah Kota Semarang dan sekitarnya sampai dengan ibukota Jakarta untuk event nasional.

Naya biasa ia disapa, kami sempat berbincang saat usai mengikuti lomba menyanyi disalah satu shourum terbesar yamaha di jalan Pemuda Semarang yang diselenggarakan oleh Gema Nusantara, salah satu komunitas yang bergerak di bidang seni dan budaya Kota Semarang.

Saat ditanya dari usia berapa sudah menekuni hobi bernyanyi, naya dengan tersipu malu menjawab

“Dari Naya masih duduk dibangku TK sekitar umur 6 Tahun” ungkapnya.

Dan Naya juga bercerita saat itu gurunya menunjuk salah seorang murid untuk menyanyikan sebuah lagu di depan kelas dan didengarkan oleh guru dan teman teman sekelasnya.

“Awalnya guru itu menunjuk saya untuk maju ke depan kelas dan menyuruh bernyanyi dihadapan teman teman” paparnya.

Dan ia pun masih ingat lagu yang dibawain pertama kali saat itu berjudul Andai Aku Besar Nanti.

Ditanya lebih lanjut mengenai ada dorongan orang tua atau keinginan sendiri saat memutuskan untuk menekuni hobi bernyanyi tersebut, Naya langsung tegas menjawab keinginan sendiri saat masih kecil.

“Keinginan aku sendiri, mama dan papa tidak memaksakan kok” jawabnya.

Untuk motivasi sendiri Naya menjawab dengan lugas saat ditanya mengenai kenapa pengen menjadi penyanyi.

“Ingin mengangkat derajat orang tua dan bisa dikenal banyak orang” jelasnya.

Tak ketinggalan pula saat naya ditanya tentang sang idola, ia pun langsung bersemangat menjawabnya.

“Idola saya Sherina dan Lyodra” tandasnya sambil tersenyum.

Untuk menilik lebih jauh lagi tentang pengalaman manggung si gadis imut yang mempunyai nama lengkap Ranaya Qauliya Putri, buah hati dari pasangan Agung Budiyono dan Ratih Gulita Raka Siwi ini juga pernah mengisi acara di Wisata Kampoeng Mlayoe kelurahan Dadapsari Kecamatan Semarang Utara yang saat itu dihadiri oleh Walikota Semarang DR. Ir Hj. Hevearita Gunaryati Rahayu M.Sos.

Menjadi kebanggaan tersendiri bagi gadis belia yang berusia 11 tahun ini bisa tampil didepan orang nomer satu di Kota Semarang itu dan membawakan lagu Sang Dewi dari Lyodra (Juara Indonesian Idol 2019/2020).

Namun dalam hal ini kedua orang tua naya selalu berpesan, meskipun nanti beranjak dewasa dan sudah menjadi penyanyi profesional jangan pernah sombong dan harus tetap rendah hati serta ramah kepada semua orang.

“Pesan Ayah dan Ibu, kelak jika saya sudah besar nanti jika sudah menjadi penyanyi profesional harus tetap rendah hati dan tidak boleh sombong” pungkasnya.

Pewarta : Sakti

Terlihat di Vidio Maen kuda-kudaan, Wali Nagari kembali Coreng Wajah Limapuluh Kota

YUTELNEWS.com | Setelah Wali Nagari Guguak VIII Koto bikin gaduh dengan tersebarnya Poto perselingkuhannya dengan seorang Wanita muda yang belum (tentu) muhrim.

Kali ini, (Diduga) Wali Nagari Talang Maur (SyH) membuat “gompo” Luak nan Bungsu, setelah Video syurnya dengan seorang Wanita (tua) tersebar luas, diduga juga bukan muhrimnya.

Video berdurasi ±4 menit tersebut sengaja direkam disebuah ruangan.

Belum diketahui kapan Video syur tersebut dibuat dan entah bagaimana bisa video tersebut tersebar luas, hingga awak media ini mendapatkannya secara Anonim, Senin 19/2.

Saat ditelusuri otentifikasi video tersebut, maka dugaan semakin kuat setelah media ini mendapatkan 3 buah dokumen.

Dokumen 1, Surat Pengunduran Wali Nagari Talang Maur tertanggal 19 Februari 2024,

Tujuan surat : Bupati Limapuluh Kota

Tembusan. : -Inspektorat Limapuluh Kota,

-DPMD/N Limapuluh Kota,

-Camat Mungka,

-Bamus Talang Maur.

Dokumen 2, Surat Pemberhentian Wali Nagari oleh Bamus Nagari Talang Maur, dengan Berita Acara Nomor : 2/BA/TM/2024, tanggal 19/2. Tembusan surat : Bupati dan Camat.

Dokumen 3, Berita Acara Musyawarah Masyarakat tertanggal 19/2 menghasilkan 5 kesepakatan,

1. Memberhentikan Wali Nagari,

2. Benahi Perangkat Nagari dan Bamus Nagari yang terindikasi terlibat,

3. Berikan Sangsi Adat berupa,

– Nikahkan yang bersangkutan,

– Dibuang sepanjang adat.

4. Tetap menjaga Marwah Nagari Talang Maur dengan tidak menyebarkan Video ke Medsos ataupun yang lainnya,

5. Meminta Pihak Kepolisian dan Pemerintah Atasan untuk mengawal kasus ini.

Wali Nagari Talang Maur merupakan bagian dari hasil Pilwanag serentak Kabupaten Limapuluh Kota yang digelar 22 April 2022 yang lalu.

(MW)

Rapat Koordinasi Pengumpulan Data Kabupaten/Kota Peduli Ham Tahun 2024

YUTELNEWS.com | Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Kepulauan Nias bersama dengan Biro Hukum Setda Provinsi Sumatera Utara gelar Rapat Koordinasi tentang Pengumpulan Data Kabupaten/Kota Peduli (KKP) HAM, bertempat di Aula Gido Lantai III Kantor Bupati Nias.Senin, 19 Februari 2024.

Kepala Biro Bantuan Hukum Setda Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh MR. Yan Putra Jalo Situmorang melaporkan bahwa sebelumnya sudah di laksanakan Rapat Koordinasi di Kantor Gubernur Sumatera Utara terkait KKP HAM. Sehingga hari ini, merupakan Rapat Koordinasi yang kedua yang dilaksanakan di Kabupaten Nias.

Penilaian KKP HAM bertujuan untuk memotivasi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota untuk meningkatkan Tanggung jawab, Sinergitas serta Memberikan Penilaian terhadap Struktur, Proses dan Hasil Capaian Kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam melaksanakan Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan dan Pemajuan HAM” Ungkapnya.

Terkait Penilaian Data KKP HAM TAHUN 2023 yang dilaksanakan pada tahun 2024, ia menghimbau agar seluruh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Kepulauan Nias dapat mengumpulkan data serta melengkapi data dukung sesuai dengan indikator-indikator yang telah ditentukan.

Mengawali sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Samson P. Zai, S H., MH., mengucapkan selamat datang kepada Perwakilan Biro Hukum Setda Provinsi Sumatera Utara dan Seluruh Peserta dari Kabupaten/Kota se-Kepulauan Nias.

Ia mengatakan, Penilaian Capaian Pemenuhan HAM diuraikan ke dalam 10 kriteria, yakni: Hak Atas Bantuan Hukum, Informasi, Turut Serta dalam Pemerintahan, Keberagaman dan Pluralisme, Kependudukan, Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan, Lingkungan Yang Baik, Perempuan dan Anak.

“Saya berharap, Pengumpulan Data terkait Pemenuhan KKP HAM dapat terverifikasi dan memperoleh Predikat yang baik melalui dukungan dan pendampingan dari Biro Hukum Setda Provinsi Sumatera Utara” Harap Sekda Kabupaten Nias.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Bapak MR. Yan Putra Jalo Situmorang, Asisten Sekda Kabupaten Nias, Kepala OPD se-Kepulauan Nias, Kepala Bagian Hukum se-Kepulauan Nias dan Seluruh Hadirin.

(Kom/Y,Z)

Pangdam IM Hadiri Peresmian Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara Secara Virtual

YUTELNEWS.com | Banda Aceh – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda, Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P, M.I.P, menghadiri peresmian Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman secara virtual, Senin (19/2/2024).

Peresmian RSPPN dilakukan oleh Presiden Joko Widodo yang didampingi oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Pangdam Iskandar Muda menyaksikan peresmian RSPPN dari Rumah Sakit TK II Kesdam IM di Banda Aceh, bersama para pejabat Kodam IM. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa RSPPN merupakan rumah sakit rujukan yang dapat memberikan pelayanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas bagi Prajurit TNI dan keluarganya serta semua lapisan masyarakat.

Sementara itu, Pangdam Iskandar Muda mengucapkan terima kasih dan rasa bangga terhadap perhatian dan dukungan pemerintah kepada kesehatan prajurit TNI AD dan masyarakat. Pangdam IM juga mengatakan bahwa Kodam IM memiliki satu rumah sakit yang ikut diresmikan, yaitu Rumah Sakit Tingkat II Kesdam Iskandar Muda di Banda Aceh.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kodam IM untuk mengelola rumah sakit ini. Kami akan berusaha memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi prajurit TNI, keluarga, dan masyarakat Aceh” menurut Pangdam IM.

Selain RSPPN, Presiden Jokowi juga meresmikan 25 rumah sakit TNI yang terdiri dari 11 rumah sakit angkatan darat, 7 rumah sakit angkatan laut, dan 7 rumah sakit angkatan udara.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam IM, Kapoksahli Pangdam IM, para PJU Kodam IM, Para Kabalakdam IM, serta tenaga kesehatan di jajaran Kesdam IM.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Kapolsek Bangko Kompol Ihut Pimpin Pengamanan Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2024

YUTELNEWS.com | Puluhan personel dari Polsek Bangko, Polres Rokan Hilir disiagakan dalam melakukan pengamanan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu 2024 di gedung Astaka MTQ, Baru enam, Minggu (18/02/2024).

“Kita menurunkan personel gabungan dari Polsek Bangko dengan Pol Air. Personil terbagi dua shift. Kita bagi sesuai panel yang dilaksanakan oleh KPU, ” kata Kapolsek Bangko, Kompol. Ihut Manjalo Tua, SH.,M.H di gedung Astaka MTQ, Minggu (18/02/2024).

Dijelaskan Ihut, pihaknya bersama dengan TNI melakukan pengaman kotak suara dimulai dari pendistribusian ke TPS kemudian ke PPS hingga sampai ke PPK.

”Pengamanan kotak suara di PPK selalu kita lakukan, pengamanan 1×24 jam. Harapan kita tentunya proses pleno rekapitulasi ini berjalan lancar, kalaupun ada permasalahan kita selesaikan, cari solusi sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku sesuai di undang-undang KPU. Kalau kita polisi netral dan siap melaksanakan pengamanan dan menjaga keamanan, ” Pungkasnya.

(Kabiro Panca Sitepu)

Miris, Anak Tiri Di Aniaya  oleh Seorang  Ayah 

YUTELNEWS.com | Kubu Raya Kalbar | Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Kubu Raya menangkap pria berinisial RH (30) yang diduga keras melakukan penganiayaan terhadap seorang anak dibawah umur.

Kasat Reskrim Polres Kubu Raya IPTU Surya Boy Michael Sihaloho saat di konfirmasi melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade membenarkan kejadian tersebut, RH yang merupakan ayah tiri korban ditangkap pada Selasa (12/2/24) pada Pukul 13.30 WIb di rumahnya di di Jalan Parit Banjar Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya.

“Korban kekerasan fisik terhadap anak berusia 7 tahun ini berinisial SR. SR ini merupakan anak tiri dari Pelaku dan tinggal di satu atap,”kata Ade. Senin (19/2/24).

Ade mengungkapkan, perbuatan yang dilakukan RH ini dipicu karena kesal terhadap korban saat mengayun adeknya berbenturan kepala dengan SR dikarenakan tidak sengaja, sehingga RH melakukan penganiayaan atau kekerasan dengan cara mencubit kedua belah paha korban hingga meninggalkan bekas memar.

“Diketahui terbenturnya kepala SR dan adiknya tersebut karena tidak sengaja, namun perbuatan RH ini membuat ibu korban yang melainkan istri pelaku tidak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kubu Raya pada Selasa (12/2/24) pagi,”ujar Ade.

“Saat ini RH sudah ditetapkan selaku Tersangka dalam Kasus Tindak Pidana Melakukan Kekerasan Terhadap Anak Dibawah Umur,”tegas Ade.

Sumber : Polres Kubu Raya Aiptu Ade Jono/ IMO

(Red)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.