Kang DS, Akan Tebar Langsung 5,2 Juta Bibit Pohon Melalui Pesawat, Karena Lokasi Terjal, Ajak Warga Cintai LingkunganAtasi Hutan Gundul

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Upaya pemerintah Kabupaten Bandung dalam menangani Hutan yang gundul bukan hanya kehilangan pepohonannya, tetapi juga kehilangan suara kehidupan.

Dari kegelisahan itulah Bupati Bandung Dadang Supriatna melangkah melakukan ikhtiar pemulihan dengan menyiapkan 5,2 juta bibit biji-bijian untuk menghidupkan kembali hutan-hutan yang meranggas di Kabupaten Bandung.

Bagi Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS, hutan adalah penyangga kehidupan, tempat air bermula, tanah bertahan, dan manusia bergantung. Ketika hutan rusak, ancaman banjir dan longsor menjadi nyata. Karena itu, upaya penghijauan ini bukan sekadar program, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga keseimbangan alam dan keselamatan masyarakat.

Yang membuat langkah ini bernilai lebih, jutaan bibit tersebut lahir dari partisipasi para pelajar tingkat SD hingga SMP. Dari ruang-ruang kelas, tumbuh kesadaran bahwa menjaga alam adalah tugas bersama. Di tangan anak-anak itu, benih kecil disemai dengan harapan besar, bahwa masa depan harus diwariskan dalam keadaan lebih hijau, Ujarnya pada Jumat 26 Desember 2025.

Karena medan hutan yang terjal dan sulit dijangkau, penyebaran bibit akan dilakukan melalui jalur udara menggunakan pesawat. Cara ini dipilih agar kawasan yang selama ini sunyi dari sentuhan manusia tetap memiliki kesempatan untuk kembali bernapas. Dari langit, benih-benih harapan akan jatuh ke bumi, menunggu waktu untuk tumbuh, Jelasnya.

“Ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi menanam kesadaran,” Tagas Kang DS.

Hutan yang kita jaga hari ini adalah penyangga kehidupan esok hari. Kalau alam kita rawat dengan sungguh-sungguh, maka alam pun akan menjaga kita dan anak cucu kita di masa depan, tuturnya.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan bahwa pelestarian hutan bukan sekadar wacana, melainkan perjalanan panjang yang dimulai dari kepedulian, dijaga dengan konsistensi, dan diwariskan sebagai amanah kehidupan. Dari udara, harapan ditebar, untuk hutan yang kembali hijau, dan masa depan yang lebih lestari, pungkas Kang DS.***

 

 

Yans.

Usut Tuntas Pihak PTPN dan Petani Berdasi Pangalengan, Jangan Biarkan Lingkungan Pangalengan Hancur

Bandung — YUTELNEWS com|| Lemahnya tindakan yang dilakukan pihak Kepolisian terhadap para Petani Berdasi, yang bertindak sebagai Donatur dan pemodal di Kawasan PTPN Pangalengan ini memicu pihak Mabes Polri sebaiknya turun langsung dalam menyikapi kasus yang terjadi.

” Meski sempat viral di berbagai media sosial dan media cetak, elektronik dan online ” Para Bos bos masih bebas berkeliaran tanpa ada tindakan yang nyata baik dari Kepolisian Polresta Bandung maupun Polda Jabar.

“Warga meminta kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bisa turun langsung ke Pangalengan Kabupaten Bandung “.

Kasus alih fungsi lahan perkebunan teh menjadi area pertanian di wilayah Pangalengan terus menuai sorotan publik.

Pasalnya meski aparat penegak hukum telah menetapkan enam tersangka, tapi perkara tersebut dinilai belum sepenuhnya menyentuh aktor utama, termasuk pihak yang diduga membiayai dan mengoordinasikan perusakan kebun teh dalam skala luas.

Seiring terjadinya alih fungsi lahan tersebut, dampak sosial dan lingkungan mulai dirasakan langsung oleh para pekerja kebun dan masyarakat sekitar.

Salah seorang pemetik teh, Elis (45 thn) warga kp. Tirtasari Desa Margamulya Kecamatan Pangalengan mengaku sangat sedih atas rusaknya kebun teh yang selama ini menjadi sumber penghidupan ribuan warga.

“Saya merasa sedih dengan adanya pengalihan lahan perkebunan teh dijadikan lahan pertanian. Dampaknya sangat luas bagi karyawan dan masyarakat,” katanya pada Kamis (25/12/2025)

Elis menjelaskan, setelah terjadinya perusakan kebun teh, wilayah Kampung Lakbong sempat dilanda banjir.

“Setelah kebun dirusak, pernah terjadi banjir di Kampung Lakbong. Dulu tidak pernah seperti itu,” ucapnya.

Ia berharap agar lahan yang telah rusak dapat dipulihkan kembali. “Harapan saya kebun ini dikembalikan lagi menjadi kebun teh,” imbuhnya.

Menurut Elis, luas lahan kebun teh yang dialihfungsikan mencapai lebih dari 150 hektare. Ia juga mengungkap adanya dugaan keterlibatan pihak internal.

“Ada oknum pengurus perkebunan yang bermain dengan para perusak tanah kebun tersebut,” tukasnya.

Pernyataan senada disampaikan oleh Nanang, karyawan kebun teh di Afdelling Cinyiruan, Sektor Tirtasari, yang telah bekerja lebih dari 35 tahun.

Ia mengaku sangat terpukul melihat kebun teh yang selama ini menjadi tumpuan hidup keluarganya kini rusak.

“Saya sedih sekali. Dari kebun teh ini saya bisa makan dan menyekolahkan anak,” jelas Nanang.

Ia menuturkan bahwa bekerja di perkebunan teh telah menjadi bagian dari sejarah keluarganya lintas generasi.

“Dari buyut, kakek, nenek, semuanya bekerja di kebun teh ini,” katanya.

Lebih jauh, Nanang mengungkap fakta penting terkait pelaku perusakan.

“Yang merusak lahan teh itu bukan karyawan kebun, tetapi masyarakat sekitar yang diperintah oleh oknum pengusaha,” ucapnya.

Menurutnya, para pekerja kebun justru menjadi pihak yang paling dirugikan akibat alih fungsi lahan tersebut.

Sejalan dengan itu, Dayat, karyawan kebun lainnya, berharap agar penegakan hukum tidak berhenti pada pelaku lapangan semata.

“Saya berharap oknum perkebunan dan pengusaha yang memodali alih fungsi lahan teh ini diproses sesuai hukum yang berlaku sampai ke akar-akarnya,” imbuhnya.

Selain itu, dari kalangan generasi muda, Eva, seorang Gen Z yang orang tuanya bekerja di perkebunan teh, juga mengungkapkan kesedihannya.

“Saya bisa sekolah sampai tamat karena hasil kerja orang tua di kebun teh ini. Jadi sangat sedih melihat kebun teh dirusak,” tuturnya.

Kendati demikian, hingga kini masyarakat menilai proses hukum masih belum sepenuhnya transparan.. Dengan tuntutan publik yang semakin menguat, para pekerja kebun dan warga sekitar berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas.

Dugaan keterlibatan oknum pengusaha, termasuk pihak-pihak yang diduga membiayai dan membekingi perusakan kebun teh tersebut.

Selain itu, mereka juga mendesak agar dilakukan pemulihan fungsi lahan untuk mencegah kerusakan ling

 

 

Yans.

Rombongan Bupati Bandung Kang DS dan Ketua DPRD Hj Reni,Tiba di Geraja Katolik Santo Martinus Sulaiman

Kab.Bandung -YUTELNEWS com||  Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung melakukan monitoring kesiapan pengamanan dan kelancaran pelaksanaan ibadah menjelang perayaan Natal 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di gereja di wilayah lapangan udara Sulaiman Margahayu pada Rabu (24/12/2025).

Monitoring dilakukan bersama Kapolresta Bandung,serta Ketua DPRD Kabupaten Bandung para OPD sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah Natal.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan tentunya ini menjelang natal yang rutin dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten Bandung yang mana dari hari Senin sudah gelar pasukan dan mereka mengajak melaksanakan Nataru, tentunya malam ini malam natal yang mungkin setiap tempat tempat ibadah gereja sedang berlangsung ibadah”, ucapnya

Lanjut Bupati Bandung yang akrab disapa kang DS, pemerintah daerah dan forkopimda ada pak Kapolresta,ada Danlanud, Ketua DPRD,para OPD hadir dalam rangka memberikan situasi aman dan kondusif tentu dalam kesempatan ini kami atas nama pemerintah kabupaten Bandung mengucapkan selamat natal 2025 semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan dan berkah,dan tentunya selalu ada dalam Lindungan Tuhan yang maha kuasa” tuturnya.

Hasil pemantauan menunjukkan persiapan di gereja-gereja yang dikunjungi telah berjalan dengan baik dan matang. Tercatat, terdapat dua gereja yang menjadi lokasi peninjauan langsung oleh rombongan.

“Alhamdulillah, dari hasil monitoring hari ini semuanya berjalan lancar. Ada dua gereja yang kami tinjau dan persiapannya cukup matang. Mudah-mudahan pelaksanaan ibadah Natal dapat berjalan khidmat dan lancar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Bandung menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama Forkopimda berkomitmen penuh untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal 2025 berlangsung” Ujarnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauziah menuturkan semoga perayaaan Natal yang tengah dilakukan umat Ktistriani diberikan kelancaran.

” Selamat Hari Natal 2025, bagi yang merayakannya, Damai senantiasa melindungi kita semua, dan semoga Kabupaten Bandung Damai terkendali tidak terjadi hal hal yang kita harapkan, ” Tandasnya.

Kami juga akan selalu mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat kabupaten Bandung, termasuk Umat Kristiani agar senantiasa selalu wasapada dengan Kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Bila terjadi bencana dimanapun, segera mencari tempat yang lebih amat agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan, Pungkasnya.***

 

 

Yans.

Jalan Sukabirus Mulus, Warga Apresiasi Kinerja Bupati Bandung Kang DS dan Dinas PUTR Kabupaten Bandung.

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM.Dadang Supriatna pada tahun anggaran 2025 lebih fokus kepada peningkatan Infrastruktur Jalan yang ada diwilayah Dayeuhkolot, Jalan Sukabirus Desa Citeurep,Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung, pada Selasa 23/12/2025.

Dalam setiap moment dan kesempatan Bupati H Dadang Supriatna baik saat pertemuan dengan pada pimpinan OPD, Camat, serta Kepala Desa Ia selalu menyampaikan, bahwa pemkab Bandung tengah fokus terhadap peningkatan infrastruktur Jalan dan Gang-gang serta bangunan Pelayanan Masyarakat.

Kali ini apresiasi disampaikan warga Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. yang sangat mengapresiasi dan ucapkan rasa terima kasih kepada Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna dan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung Dr Ir H Zeis Zultaqawa ST. M.M. atas terealisasinya pembangunan jalan Raya Sukabirus Desa Citeurep.

Ungkapan terima kasih tersebut disampaikan secara langsung oleh Warga Dayeuhkolot dan warga setempat melalui spanduk bertuliskan “Terima kasih kepada Bupati Bandung Bapak Dr.H.M.Dadang Supriatna ,S.Ip.M.Si atas pembangunan jalan Raya Sukabirus di wilayah kecamatan dayeuhkolot.

Disampaikan pula kepada jajajaran tim Pentahelix Dayeuhkolot pasalnya Pembangunan jalan tersebut termasuk kepedulian tim pentahelix serta sangat disambut antusias oleh warga, karena selama ini kondisi jalan yang selalu hujan lebat pasti banjir, menggeunang, menjadi kendala bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

“Dengan adanya perbaikan, warga berharap akses jalan Sukabirus menjadi lebih lancar dan mendorong pertumbuhan ekonomi, “.

Salah satu warga Desa Citeurep mengatakan, pembangunan jalan Sukabirus ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati H Dadang Supriatna. Sekarang pembangunan jalan sukabirus ini khususnya masyarakat akan lebih berkembang lagi ” ujarnya.

“Semoga ini menjadi kebaikan Bapak Bupati Bandung dan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung Semoga Allah SWT membalasnya,

Mudah mudahan atas kerja sama dan sinergi antara pemerintah daerah,Pentahelix dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata.

“Pembangunan jalan Sukabirus di Desa Citeurep ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kami tim pentahelix akan terus mendorong agar pembangunan infrastruktur bisa dirasakan secara merata di seluruh Kabupaten Bandung

Ia juga berharap agar masyarakat dapat menjaga dan memelihara jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pembangunan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk merawatnya,” tambahnya.

Dengan terealisasinya pembangunan jalan sukabirus ini, masyarakat Desa Citeurep optimistis aktivitas ekonomi, sosial dan pendidikan di wilayah mereka akan semakin lancar dan berkembang.”tukasnya.

 

Yans

Tomas Tri Rahmanto, Cetak Sejarah Baru Di Kabupaten Bandung,Dapat Anugrah Pemimpin Klaborasi Perubahan

Kab.Bandung – Suasana Lapangan Upakarti Pemda terasa penuh kegembiraan dan kebanggaan pada hari Senin pagi ini. Ratusan warga, tokoh masyarakat, perwakilan pemerintah, swasta, akademisi, dan lembaga masyarakat berkumpul untuk menyaksikan momen bersejarah: pemberian penghargaan “Anugerah Kolaborasi Pentahelix Terbaik 2025” kepada Tri Rahmanto, tokoh kunci Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot, yang diberikan langsung oleh Bupati Kabupaten Bandung, Kang DS. pada senin 22/12/2025.

Acara yang dihadiri juga oleh Wakil Bupati dan Sekretaris Kabupaten dan semua Dinas, ini bukan hanya sekadar pemberian piagam dan medali, melainkan tanda terima kasih atas kontribusi luar biasa Tri Rahmanto dalam menggerakkan kolaborasi lima elemen (Pemerintah, Swasta, Akademisi, Masyarakat, dan Media/lembaga sipil) untuk mengubah wajah Dayeuhkolot yang selama ini dikenal dengan masalah banjir dan kurangnya akses ekonomi.

“hari ini kita menulis sejarah baru untuk Kabupaten Bandung, khususnya Dayeuhkolot. Tri Rahmanto ,adalah contoh nyata bagaimana seorang individu dapat menjadi titik temu berbagai pihak untuk menciptakan perubahan nyata yang dirasakan warga. Kolaborasi Pentahelix yang dia pimpin bukan hanya kata-kata, tapi tindakan yang menghasilkan hasil nyata,” ujar Kang D.S. dalam pidatonya, disambut tepuk tangan meriah.

Perjalanan Tri Rahmanto sebagai tokoh Pentahelix tidaklah mudah. dari tahun yang lalu, Dayeuhkolot sering dilanda banjir parah setiap musim hujan, yang menyebabkan kerugian material dan gangguan aktivitas sehari-hari warga. Di sisi lain, angka pengangguran di kecamatan ini cukup tinggi, terutama di antara pemuda.

“Pada awalnya, saya hanya seorang tokoh masyarakat yang khawatir dengan keadaan kampung saya. Saya melihat pemerintah sibuk dengan tugasnya, swasta kurang tertarik berinvestasi, akademisi hanya beroperasi di dalam lingkungan dan masyarakat cuma pasrah. Saya berpikir, kenapa tidak kita gabungkan kekuatan semua pihak?” ceritakan Tri Rahmanto saat memberikan tanggapan atas penghargaan.

Dengan keberanian, Tri Rahmanyo,mulai menghubungi satu per satu elemen Pentahelix. Dia mengunjungi Kantor Kecamatan Dayeuhkolot untuk meminta dukungan pemerintah lokal, menghadiri rapat bisnis untuk menarik perhatian swasta, bertemu untuk mendapatkan pengetahuan dan tenaga ahli, serta mengadakan rapat warga untuk mengumpulkan aspirasi.

Proses ini membutuhkan waktu dan kesabaran. Banyak pihak yang awalnya skeptis dengan usul kolaborasi, mengira itu hanya proyek sementara yang tidak akan bertahan lama. Namun, Tri Rahmanto tidak menyerah. Dia terus berusaha menjelaskan manfaat kolaborasi dan menunjukkan rencana yang jelas dan terukur.”tukasnya

 

Yans.

Bupati Bandung Kang DS : Tri Rahmanto Buktikan Kolaborasi Pentahelix Bisa Ubah Wajah Dayeuhkolot

KAB BANDUNG – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna menganugerahkan sejumlah penghargaan kepada sejumlah tokoh dan kaum perempuan berprestasi pada Peringatan Hari Ibu ke-97 dan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-79 di Lapangan Upakarti Soreang, Senin (22/12/2025).

Salah seorang tokoh yang mendapat apresiasi adalah H Tri Rahmanto, tokoh masyarakat Kecamatan Dayeuhkolot yang juga Ketua Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot atas peran aktif dan konsistensinya dalam penanganan banjir di wilayah Dayeuhkolot.

Penghargaan disampaikan langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna kepada Tri Rahmanto. Keduanya tampak bersalaman dan tersenyum lebar menghadap kamera awak media yang mengabadikan momen bersejarah tersebut.

Sambil berjabat tangan, Bupati Bandung tampak menyampaikan selamat dan terima kasih atas dedikasi luar biasa yang dilakukan Tri Rahmanto yang selama ini menginisiasi kolaborasi penanganan banjir di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot dengan berbagai terobosannya.

“Saya ucapkan selamat kepada para tokoh dan perempuan berprestasi tingkat Kabupaten Bandung. Semoga terus dapat menginspirasi warga Kabupaten Bandung,” ujar Bupati Dadang Supriatna.

Secara khusus Bupati yang akrab disapa Kang DS itu juga menyampaikan terima kasih atas kontribusi luar biasa Tri Rahmanto dalam menggerakkan kolaborasi lima elemen (Pemerintah, Swasta, Akademisi, Masyarakat, dan Media) untuk mengubah wajah Dayeuhkolot yang selama ini dikenal dengan masalah banjir.

“Hari ini kita menulis sejarah baru untuk Kabupaten Bandung, khususnya Dayeuhkolot. Tri Rahmanto adalah contoh nyata bagaimana seorang individu dapat menjadi titik temu berbagai pihak untuk menciptakan perubahan nyata yang dirasakan warga,” jelas Kang DS.

“Kolaborasi Pentahelix yang beliau pimpin bukan hanya kata-kata, tapi dibuktikan dengan tindakan nyata,” tambah Kang DS.

Sejak dibentuk, Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot secara aktif terjun ke lapangan dengan menginisiasi berbagai aksi konkret.

Di antaranya normalisasi drainase, pembersihan endapan lumpur dan sampah, pembongkaran plat deker yang menutup saluran air, pemasangan pintu air, hingga pendampingan teknis dalam peninggian badan jalan di titik-titik langganan genangan.

Aksi-aksi tersebut dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor, melibatkan unsur pemerintah daerah, relawan masyarakat, organisasi kepemudaan, dunia usaha, serta dukungan media.

Pemerintah Kabupaten Bandung menilai sinergi pentahelix menjadi model kolaborasi yang efektif dalam penanganan banjir, sejalan dengan semangat pembangunan daerah bertajuk “Bandung Lebih Bedas”.

Dalam piagam penghargaan disebutkan bahwa kontribusi Pentahelix Dayeuhkolot telah memberikan dampak nyata dalam mendukung program penanggulangan banjir di Dayeuhkolot, khususnya pada wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.

Menanggapi penghargaan tersebut, Tri Rahmanto menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Bupati Bandung. Ia menyebut capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen yang terlibat di lapangan.

“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas kerja bersama. Kami di Pentahelix hanya menjadi penggerak, sementara kekuatan utamanya ada pada kolaborasi masyarakat, relawan, dan dukungan pemerintah,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pentahelix Dayeuhkolot akan terus berkomitmen melakukan aksi nyata secara berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya jangka panjang pengurangan risiko banjir.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bandung juga memberikan apresiasi kepada para perempuan dan tokoh berprestasi tingkat Kabupaten Bandung. Mereka mendapat piagam hingga hadiah uang tunai dari Pemkab Bandung.

Selain Peringatan Hari Ibu ke-97, Pemkab Bandung juga memperingati Hari Bela Negara ke-77, Hari Korpri ke-54, Hari Bakti PU ke-79, Hari Guru Nasional dan PGRI ke-80. Ia menekankan bahwa semua peringatan ini menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen bersama untuk menghargai peran perempuan dan ibu sebagai fondasi kehidupan, serta terus mengabdi, melayani, dan bekerja dengan hati.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para ibu dan seluruh perempuan di Kabupaten Bandung, para ASN, insan pekerjaan umum, para guru, insan pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat atas dedikasi, pengabdian, dan karya nyata yang telah diberikan bagi daerah kita,” pungkasnya.(**)

Yans.

Peringati Hari Ibu, Bupati Bandung Kang DS, Berikan Penghargaan Kepada Para Tokoh dan untuk Perempuan Berprestasi

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna, menyampaikan ucapan Selamat Hari Ibu kepada seluruh kaum ibu di Kabupaten Bandung pada upacara peringatan Hari Ibu ke-97 tingkat Kabupaten Bandung di Lapangan Upakarti Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (22/12/2025).

Dalam amanatnya, Bupati yang akrab disapa Kang DS ini mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bandung untuk senantiasa menghormati dan memuliakan ibu. Sebab, peran seorang ibu sangat luar biasa dan tidak akan tergantikan.

Menurutnya, Hari Ibu adalah momentum bersejarah yang lahir dari perjuangan panjang perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak, kesetaraan, dan kebebasan untuk bersama laki-laki membangun bangsa.

“Peringatan Hari Ibu tanggal 22 Desember ini adalah wujud penghargaan bangsa Indonesia terhadap perjuangan dan pengabdian perempuan dalam merebut serta mengisi kemerdekaan. Ini adalah apresiasi mendalam bagi seluruh perempuan Indonesia dalam semua peran dan kapasitasnya,” ujar Bupati Kang DS dalam sambutannya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menekankan bahwa perempuan, dengan ketulusan, ketangguhan, dan karya nyatanya, terus menjaga denyut kehidupan bangsa.

Hari Ibu menjadi tonggak sejarah perjuangan perempuan Indonesia yang berakar dari Kongres Perempuan Indonesia tahun 1928, yang menandai kebangkitan kesadaran perempuan untuk berperan aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Peringatan Hari Ibu ke-97 ini, lanjut Bupati, berkaitan langsung dengan visi dan arah pembangunan Kabupaten Bandung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berakhlak, serta penguatan kesetaraan gender melalui pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Saya mengutip sebuah ungkapan “Al-Ummu Madrasatul Ula” (Ibu adalah sekolah pertama bagi anaknya) untuk menggambarkan betapa pentingnya peran ibu dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan, membentuk karakter, dan menentukan masa depan generasi bangsa,” tutur Kang DS.

“Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung terutama kepada generasi muda, mari kita selalu menghormati dan memuliakan ibu kita. Karena tanpanya kita tidak mungkin ada di dunia ini.

“Ingat doa seorang ibu itu langsung ke langit tanpa ada halangan. Do’anya langsung didengar oleh Allah SWT. Mari kita semua menghormati, menyayangi dan memuliakan Ibu,” tambah Kang DS.

Ia juga mengingatkan bahwa memberdayakan perempuan dan melindungi anak adalah investasi paling strategis dalam membangun peradaban dan menyiapkan generasi Kabupaten Bandung yang lebih Bedas.
Sejalan dengan tema nasional “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045,” Bupati Dadang mengajak seluruh pihak untuk memperkuat peran strategis perempuan dalam seluruh sektor pembangunan.

Ia menegaskan bahwa perempuan bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek utama yang memiliki daya cipta, daya juang, dan daya ubah bagi kemajuan daerah.

Bupati mencontohkan bagaimana perempuan di Kabupaten Bandung hadir sebagai pendidik, pelaku UMKM, petani, pekerja, tenaga kesehatan, pemimpin, dan penggerak sosial yang menumbuhkan solidaritas di tengah masyarakat.

Kontribusi ini menjadi fondasi kuat bagi tercapainya visi Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, Maju, dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas.

Menyadari tantangan yang dihadapi perempuan, seperti beban ganda, keterbatasan akses, dan diskriminasi, Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus memperkuat kebijakan dan program yang berpihak pada pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Bukti keberpihakan kita terhadap kaum ibu dan perempuan sudah jelas dituangkan langsung dalam kebijakan nyata. Upaya ini meliputi pengarusutamaan gender, peningkatan kualitas layanan, penguatan ekonomi perempuan, serta penciptaan ruang aman dan setara bagi seluruh warga,” ungkapnya.

Kang DS juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bandung untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Dengan kebersam

 

 

Yans.

Jelang Akhir Tahun, Ketua Pentahelix Dayeuhkolot Tri Rahmanto, Himbau Waspada Cuaca Mendung

Kab. Bandung – YUTELNEWS com|| Mengingat momen akhir tahun yang bertepatan dengan puncak musim hujan, Ketua Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot, Tri Harmanto, menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Hal ini terutama karena kondisi cuaca sering mendung dan tak menentu, yang berisiko menimbulkan banjir atau longsor.

“Kita harus tetap waspada, terutama di wilayah yang rawan bencana. Cuaca mendung yang terus berlanjut bisa menyebabkan peningkatan curah hujan dan membebani saluran air,” ujar Tri Harmanto dalam kesempatan pelaksanaan giat paralel Pentahelix pada minggu 21/12/2025.

Selain himbauan, Pentahelix juga telah mengambil langkah konkrit dengan melaksanakan normalisasi drainase, peninggian jalan, dan pemasangan pintu air di beberapa titik di Desa Citeureup dan Kelurahan Pasawahan. Upaya ini bertujuan untuk memperkuat penanggulangan banjir yang selama ini menjadi masalah rutin di Dayeuhkolot.

Tri Harmanto juga menekankan pentingnya sinergi antar pihak, termasuk pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media, dalam menangani masalah cuaca dan bencana. Ia juga mengajak warga untuk rutin memantau informasi cuaca dari sumber resmi dan bekerja sama dengan aparatur setempat.

Informasi terkait, Bupati Bandung bapak H Dadang Supriatna juga sebelumnya telah mengimbau waspada cuaca ekstrem saat perayaan tahun baru 2026. Dayeuhkolot termasuk salah satu kecamatan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi akibat kondisi geografis yang berada di cekungan dan masalah drainase yang belum optimal.

Semoga upaya ini dapat membantu menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama akhir tahun dan memasuki tahun baru.”tukasnya

 

 

Yans

Hadir di Fordeswita 2025, Kang DS Dorong Sinergi Olahraga, Budaya, dan Pemberdayaan Desa

KAB. BANDUNG – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna menghadiri Penampilan Budaya Lokal yang dirangkaikan dengan Pagelaran Wayang dalam rangkaian Festival Olahraga Masyarakat di Desa Wisata (Fordeswita) KORMI Kabupaten Bandung Tahun 2025. Kegiatan tersebut digelar di Kampung Desa Wisata Lebak Muncang, Kecamatan Ciwidey, Sabtu (21/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menyampaikan apresiasi kepada KORMI Kabupaten Bandung atas konsistensinya dalam melestarikan olahraga masyarakat dan budaya lokal. Menurutnya, KORMI telah berkontribusi nyata dalam mendorong gaya hidup sehat melalui olahraga rekreasi dan permainan tradisional.

“Olahraga masyarakat dan budaya lokal ini bukan sekadar hiburan, tetapi bagian dari upaya membangun kesehatan, kebersamaan, sekaligus identitas daerah,” ujar Kang DS.

Kang DS juga menyoroti berbagai prestasi yang telah diraih KORMI Kabupaten Bandung, di antaranya menjadi penyumbang medali emas terbanyak bagi Jawa Barat pada ajang Pekan Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VII Nusa Tenggara Barat tahun 2025, serta meraih Juara Umum FORPROV IV KORMI Jawa Barat Tahun 2022. Prestasi tersebut dinilai sebagai bukti komitmen KORMI dalam meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa olahraga masyarakat mampu berkontribusi besar, tidak hanya untuk prestasi daerah, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan warga,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kang DS menegaskan bahwa konsep kesehatan harus dimaknai secara menyeluruh, tidak hanya aspek fisik, tetapi juga mencakup aspek lingkungan, sosial, pendidikan, dan ekonomi. Ia mendorong setiap desa untuk menyediakan ruang dan sarana bermain bagi masyarakat serta menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan bencana, seperti banjir.

Selain itu, Kang DS juga menekankan pentingnya perhatian terhadap kualitas hunian masyarakat melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), peningkatan pelayanan fasilitas kesehatan, serta penguatan nilai keagamaan melalui Program Magrib Mengaji dan pembentukan Desa Bubar Al-Qur’an.

Dalam aspek sosial dan ekonomi, Kang DS mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya warga yang membutuhkan. Pemerintah Kabupaten Bandung, kata dia, terus berupaya menghadirkan bantuan sosial yang tepat sasaran serta mendorong penguatan ekonomi keluarga melalui Program Masyarakat Berdaya, seperti gerakan tanam halaman, hingga pengembangan peternakan ayam petelur di setiap desa sebagai upaya mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Kegiatan Fordeswita ini diharapkan menjadi sarana kolaborasi antara olahraga, budaya, dan pemberdayaan masyarakat desa dalam mendukung terwujudnya desa wisata yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Bandung.

 

 

Yans.

Bupati Kang DS: Muhammadiyah dan Pemkab Bandung Saling Dukung Program Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna mengapresiasi kiprah Muhammadiyah yang selalu eksis membantu program-program Pemerintah Kabupaten Bandung, termasuk salah satunya program dari pemerintah pusat Makan Bergizi Gratis (MBG).

Begitu pula sebaliknya, Pemkab Bandung pun senantiasa membantu program-program yang dilaksanakan Muhammadiyah yang bermanfaat bagi umat dan masyarakat Kabupaten Bandung.

Hal itu disampaikan Bupati Bandung saat Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 Tingkat Kabupaten Bandung sekaligus Launching Dapur MBG Muhammadiyah Kabupaten Bandung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bandung Selatan, Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Sabtu 20 Desember 2025.

“Alhamdulillah, hari ini saya apresiasi dan merasa bangga dengan Muhammadiyah yang selama ini program-programnya fokus ke bidang pendidikan dan kesehatan. Selaras dengan tema kegiatan hari ini yaitu memajukan kesejahteraan bangsa, baik secara lahir maupun batin, di Muhammadiyah lah wadah untuk memajukan kesejahteraan itu,” ungkap Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini.

Untuk mewujudkan kesejahteraan tersebut, oleh Muhammadiyah diwujudkan melalui program-program yang sudah berjalan setiap tahunnya.

Pada kesempatan itu Kang DS juga mengucapkan selamat hari lahir Muhammadiyah ke-113 yang menurutnya sudah menjadi komisaris dari berdirinya NKRI. Sebab para ulama Muhammadiyah dan NU lah yang turut mengawal lahirnya NKRI.

“Semoga Muhammadiyah terus menjadi pelopor mensejahterakan bangsa yang diimplementasikan melalui program-program yang nyata,” ucap Kang DS.

Ia pun berpesan kepada generasi muda di Muhammadiyah untuk meraih mimpi dan cita-cita yang tetap diperkuat dengan landasan agama atau spiritual.

Bupati Kang DS mendorong agar kader Muhammadiyah pun menjadi supplier dari Program MBG, seperti supplier telur ayam.

“Maka dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Dapur MBG Muhammadiyah Desa Sayati Kecamatan Margahayu, saya resmikan,” ujar Kang DS.

Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Bandung Heli Tohar Hilmy mengakui, baik Forkopimcam maupun Forkopimda Kabupaten Bandung, khususnya Bupati Bandung Dadang Supriatna, senantiasa men-support program-program Muhammadiyah dan selalu hadir di acara-acara Muhammadiyah.

“Insya Allah, kita di Kabupaten Bandung dengan berbagai macam kebijakan dari Bapak Bupati Bandung, kita tidak pernah merasa bahwa kita adalah orang asing,” ungkap Heli.

Tidak seperti ada kejadian acara Mendikdasmen Abdul Mu’ti di Sampang, Madura, sempat digagalkan atau dialihkan dari Pendopo Kabupaten karena adanya pembatalan sepihak dari Pemkab Madura.

“Insya Allah di Kabupaten Bandung, bupati kita Pak Dadang Supriatna dan seluruh jajaran Pemerintahan Kabupaten Bandung selalu mendukung program-program Muhammadiyah. Kami haturkan terima kasih atas semuanya,” ucap Heli.(*)

 

Yans.

Bupati Kang DS, Persembahkan Penghargaan Pembangunan Daerah untuk Masyarakat Kabupaten Bandung

JAKARTA – YUTELNEWS com|| Kabupaten Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih peringkat ke-4 terbaik nasional dalam Penghargaan Khusus Pembangunan Daerah Tahun 2025 kategori Perencanaan dan Pencapaian Pembangunan Daerah Tingkat Kabupaten.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) dan diterima langsung oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung, Marlan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan gembira atas penghargaan ini. Ini salah satu prestasi membanggakan karena Kabupaten Bandung meraih peringkat 4 secara nasional,” ujar Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna.

Sebelumnya, pada tahun 2025 Kabupaten Bandung mengikuti Penilaian Pembangunan Daerah (PPD) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi dan berhasil meraih Juara 1.

Atas capaian tersebut, Kabupaten Bandung berhak mengikuti Knowledge Sharing Praktik Baik Pembangunan Daerah Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas.

Dalam ajang nasional tersebut, Kabupaten Bandung berhasil meraih predikat Juara 4 Nasional dan memperoleh sertifikat penghargaan dari Kementerian PPN/Bappenas.

Sertifikat tersebut diserahkan oleh Sekretaris Utama Bappenas dan diterima langsung oleh Bupati Bandung pada Senin, (15/12/2025) di Bappenas, Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua ASN dan pegawai Pemkab Bandung. Prestasi ini saya persembahan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bandung,” ungkap Kang DS.

Keberhasilan Kabupaten Bandung meraih penghargaan ini menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola perencanaan pembangunan yang berbasis data, inovasi, dan kebutuhan masyarakat.

Melalui perencanaan yang partisipatif dan terintegrasi, Kabupaten Bandung dinilai mampu menerjemahkan arah kebijakan pembangunan ke dalam program dan kegiatan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Saya berharap semoga prestasi ini daoat dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi di masa depan. Ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja,” jelas orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu.

Partisipasi Kabupaten Bandung dalam forum Knowledge Sharing Praktik Baik Pembangunan Daerah juga menjadi sarana strategis untuk berbagi pengalaman dan inovasi pembangunan dengan daerah lain di Indonesia.

Praktik baik yang dipresentasikan mencerminkan komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembangunan secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bandung berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan kebijakan pembangunan yang adaptif dan responsif.

Ke depan, Pemkab Bandung berkomitmen menjaga kualitas perencanaan pembangunan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih bedas, maju, dan berkelanjutan. (**)

 

Yans.

Forkopimda Kabupaten Bandung,Apel Gelar Pasukan Operasi “Lilin 2025”: Beri Rasa Aman dan Nyaman Kepada Masyarakat

BANDUNG -YUTELNEWS com|| Jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin 2025” dalam rangka pelayanan pengamanan perayaaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Dome Bale Rame Soreang, Jumat (19/12/2025).

Apel gelar pasukan ini diikuti jajaran Polresta Bandung, Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Lanud Sulaeman, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Badan Kesbangpol, dan ribuan personel gabungan lainnya.

Apel gelar pasukan ini dipimpin Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, dan dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna, dan Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav. Samto Betah dan para pihak lainnya.

Usai Apel Gelar Pasukan, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan bahwa untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan wisata di Kabupaten Bandung memasuki Tahun Baru 2026, Pemkab Bandung sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan para camat se-Kabupaten Bandung pada Jumat pagi.

“Terutama camat yang mempunyai wilayah, harus stand by di lokasi sampai selesainya perayaaan Nataru (Natal 2025 dan Tahun Baru 2026),” kata Bupati Dadang Supriatna di Dome Bale Rame Soreang.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, mulai hari ini terhitung 14 hari kedepan digelar pasukan untuk pelayanan pengamanan Nataru 2025-2026.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung menghaturkan terima kasih yang sudah mempersiapkan personel demi keamanan, kenyamanan dan ketenangan masyarakat,” ungkapnya.

Kang DS berharap jelang Tahun Baru 2026 semoga semuanya diberikan kesehatan dan kelancaran. Adapun musibah yang terjadi di tahun sebelumnya tidak terjadi lagi di tahun berikutnya.

“Saya akan menggelar doa bersama pada malam Tahun Baru 2026. Insya Allah akan di satu titikkan, gelar doa bersama itu. Tapi untuk personel disebar ke masing-masing pos,” ucapnya.

Kang DS mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung yang hendak merayakan Tahun Baru 2026 tidak dirayakan dengan cara hura-hura.

“Lebih baik dengan cara doa bersama dan ini akan lebih efektif. Semoga saya doakan dan sama-sama berdoa menyambut Natal 2025 ini seluruh warga negara Indonesia diberikan kesehatan dan keberkahan. Kemudian jelang Tahun Baru 2026, semoga apa yang kita cita-citakan bisa tercapai, Indonesia tetap stabil, dan Indonesia tetap jaya, dan Indonesia tetap maju untuk menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan bahwa pada hari ini dari mulai jajaran Polri, TNI, dan unsur lainnya melaksanakan kegiatan apel pergeseran pasukan untuk pelayanan pengaman Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Para personel yang terlibat kurang lebih 1.303 personel, baik dari Polri, TNI dan unsur lainnya, yaitu dari Dinas Kesehatan, Damkar, BPBD, Basarnas, Jasa Raharja dan lainnya lengkap,” ujar Kapolresta Bandung.

“Hari ini kita geser ke pos-pos yang telah dibangun, ada sekitar 17 pos. 1 pos terpadu, 1 pos pelayanan, dan 17 pos pelayanan pengamanan yang tersebar di wilayah Kabupaten Bandung,” jelas Kombes Pol Aldi.

Kombes Pol Aldi mengatakan seluruh personel yang bertugas di lapangan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan ibadah Natal atau masyarakat lainnya yang berwisata di wilayah Kabupaten Bandung.

“Dengan kesiapsiagaan kami semua di sini lengkap, mudah-mudahan bisa memberikan rasa aman dan nyaman, baik kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Baik kepada masyarakat yang akan berwisata di wilayah Kabupaten Bandung,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi jalur rawan bencana, lanjut Kombes Pol Aldi, jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung sudah memetakan atau mapping daerah rawan longsor.

“Pertama ada imbauan kepada masyarakat agar menghindari jalur yang rawan longsor. Kedua, kami sudah menyiapkan Tim SAR termasuk peralatannya, seperti alat derek, excavator dan alat-alat lainnya, ketika ada bencana kita siap langsung ke lokasi. Tapi kita doakan jangan sampai ada bencana di wilayah kita,” tuturnya.

Kapolresta Bandung menyebutkan di Kabupaten Bandung yang menjadi tujuan wisata kawasan Ciwidey, Pangalengan dan Dago. Sehingga di tiga area ini akan ada perhatian khusus, di antaranya ditambah jumlah personel, mobil derek, ambulan untuk mengantisipasi ketika ada masyarakat butuh bantuan.

Ia menyebutkan di pos terpadu ada 30 CCTV (Closed Circuit Television), yang terkonek se-wilayah Kabupaten Bandung. Baik itu di kawasan wisata, tempat ibadah, sehingga nanti di Pos Terpadu Al Fathu Soreang bisa memantau semua aktivitas masyarakat.

Cara Bertindak (CB) ketika ada kepadatan kendaraan, kata dia, mungkin nanti ada CB sepenggal dan lain sebagainya. Tergantung bagaimana situasi di lapangan.

“Kita juga akan komunikasi dengan Polda Jabar,” katanya.

Terkait dengan kendaraan dengan sumbu tiga sudah ada keputusan menteri. “Kita akan sosialisasikan dan berikan imbauan kepada para pelaku usaha,” ucapnya.**

 

Yans.

Bupati Kang DS, Melalui Dinas PUTR Aksi Wujud Nyata Projek Peninggian Jalan di Sukabirus Menjadi Solusi Efrktif Untuk Masyarakat.

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Persiapan Proyek pengecoran Peninggian jalan yang berada di Kp.Sukabirus Rw 07 Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung, merupakan sebuah tindakan nyata yang dilakukan Pemerintahan Kabupaten Bandung melalui Dinas PUTR dalam merespon cepat setiap permasalahan yang terjadi di masyarakat.pada jumat 19/12/2025.

Sepanjang 60 meter perbaikan jalan yang saat ini sedang di garap merupakan wilayah yang sering tergenang air. Genangan air ini sering terjadi baik disaat terjadi banjir maupun jika adanya hujan yang mana kondisi ini,menjadi permasalahan bagi masyarakat sekitar dan para pengguna jalan lainnya, karena jalan ini merupakan penghubung antar desa juga merupakan jalan alternatif bagi masyarakat.

Bupati Bandung Kang DS, melalui Dinas PUTR berinisiatif melaksanakan peningkatan dengan peninggian jalan sekitar 30 cm dari permukaan jalan.

Upaya ini dilakukan karena jalan tersebut selalu tergenang air dan menjadi permasalahan yang sering dikeluhkan warga juga merupakan daerah yang padat penduduk serta ramainya aktipitas anak sekolah karena tepat didepan jalan tersebut menjadi pintu masuk untuk 3 sekolah Dasar Negri.

Untuk itu dengan adanya Peninggian jalan ini diharapkan menjadi solusi efektif dalam penanganan banjir diwilayah tersebut.

Seperti yang disampaikan Ibu Titin (55thn) seorang pedagang warung warga RW 07 kp.Sukabirus juga mengatakan sangat merespon baik dengan adanya Peninggian badan jalan yang tepat di depan warungnya.

Dirinya merasa senang kalau jalan ini tinggikan, yang mana akan memudahkan aktifitasnya jika terjadi banjir.

“Alhamdulilah dengan adanya kegiatan pembangunan jalan ini tentunya saya merasa senang, karena sudah lama jalan ini selalu tergenang air dan menjadi hambatan bagi saya jika sungai Cigeude meluap dan terjadi banjir. Kalau saya mengungsi untuk evakuasi kerumah soudara sangat kesulitan karena airnya sangat dalam,” ucap Titin saat di temui awak media.

Tokoh Masyarakat H.Tri Rahmanto dalam kesempatan yang sama menyampaikan, Saya berharap, dengan di bangunya jalan ini kedepanya akan mempermudah akses jalan bagi masyarakat dan juga orang pengguna jalan akan memperlancar transportasi bagi penduduk lainya.

“Saya ucapkan terimakasih banyak kepada Pemerintah Kabupaten
Bandung khususnya untuk bapak Bupati Bandung Dr HM.Dadang Dupriatna yang telah memperhatikan sarana transportasi bagi warga, terutama dalam penanganan banjir di wilayah Sukabirus ini,” ungkapnya.

Mudah-mudahan upaya penangan banjir yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bandung saat ini bisa terlaksana dengan baik dan membawa dampak yang nyata bagi masyarakat.”pungkasnya.

 

Yans.

Kades Alam Endah, Apresiasi Kegiatan Jumbara 2025, Siswa Telahendapatkan Pendidikan Kepemimpinan Sedah Dini

Bandung -YUTELNEWS com|| Setelah mengikuti kegiatan sejak Selasa-Jum’at 16-19 Desember 2025 Jumpa Bakti Bergembira ( Jumbara) 2025, para anggota Palang Merah Remaja (PMR) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung secara resmi kegiatan ditutup oleh Ketua PMI Kab. Bandung H. Asep Deni, Pada Jumat 19 Desember 2025.

Menurut Ketua PMI Kabupaten Bandung H. Asep Deni menuturkan kegiatan Jumbara 2025 yang digelar diawali oleh pelaksanaan sejak pagi hari, diawali dengan senam sehat pukul 06.00 WIB hingga 07.00 WIB (18/13), kemudian dilanjutkan dengan berbagai rangkaian aktivitas edukatif dan kemanusiaan. Para peserta mengikuti praktik memfasilitasi tujuh materi kepalangmerahan, lokakarya jero baling, penyuluhan donor darah, serta pemeriksaan kesehatan dan pengecekan golongan darah, Jelasnya.

Jero baling, seharusnya Zero Bullying
Yod Stasion Wira, Youth Stasion Wira, Yod Conference, Youth Conference
Selain itu terdapat pula pemberian bantuan dan donasi yang berasal dari program kewirausahaan sosial anak-anak PMR.

” Untuk mempererat kebersamaan, panitia juga menggelar olahraga persahabatan, serta memfasilitasi perekaman KTP dan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi para peserta PMR. Rangkaian kegiatan setiap hari ditutup dengan panggung budaya yang berlangsung mulai pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB, “.

Masih Kata Asep Deni, meski sempat diguyur hujan secara bergantian, seluruh kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Para peserta tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian acara sebagai bagian dari proses pembinaan dan penguatan karakter dalam gerakan kepalangmerahan dan kemanusiaan, khususnya di Kabupaten Bandung, tuturnya.

Panitia berharap seluruh agenda dapat terlaksana dengan baik hingga hari terakhir. Penutupan kegiatan dijadwalkan pada Jumat pagi pukul 08.00 WIB, yang akan diisi dengan pengumuman serta pembagian piala dan hadiah penghargaan kepada para peserta, Ujarnya Ketua PMI Kabupaten Bandung Asep Deni,.

Diakhir kegiatan Jumara 2025 ini sambungnya, nanti kita akan sampaikan tropy dan Piagam kepada perwakilan PMR yang sudah memperlihatkan prestasi dan keuletannya serta disiplin dalam mengikuti berbagai kegiatan yang suguhkan Panitia.

Sementara Kepala Desa Alamendah Awan menyampaikan bahwa JUMBARA PMR ke-X ini merupakan sarana strategis untuk mengevaluasi dan meningkatkan kapasitas serta kualitas pembinaan PMR di seluruh Kabupaten Bandung.serta mendidik kepada anak mulai dari SMP,SMK,dan SMA yang ada di PMR agar lebih solid lagi dan menjadi jiwa kepemimpinan serta jiwa membantu di bidang sosial yaitu kesehatan.Mandiri serta menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat.

” Jumbara 2025 Semangat kemanusiaan membara di tengah sejuknya Awana Resort Ciwidey, Kecamatan Rancabali, saat Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Kabupaten Bandung menggelar Jumpa Bakti Gembira (JUMBARA) Tahun 2025. Acara akbar ini dihadiri oleh 906 peserta PMR dari berbagai jenjang, mulai dari Mula (SD) hingga Wira (SMA), sebagai ajang penanaman karakter, kepemimpinan, dan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini, “.

Saya selaku Kepala Desa Alamendah sangat berterima kasih dalam Kegiatan ini juga melakukan penanaman pohon yaitu dari mulai pohon dari mulai buah buahan, tanaman pohon keras yang dilingkungan desa Alamendah dan lingkungan sekitar alam ini dan ada Bhakti Sosial santunan lansia dan panti jompo.

Ini merupakan bukti kepedulian,dan donasinya pun dari anak anak peserta yang ikut Jumbara yang betul betul disalurkan kepada anak anak SD Barutunggul 3 dan kegiatan sosial yang lainya”terang kades

Dan tadi saya lihat dari sponsor Nestle terimakasih telah memberikan sumbangsih dan diharapkan kepada perusahaan perusahaan yang lain untuk bergabung juga dalam kegiatan PMI dan supaya lebih merasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Kades,berharap PMR dapat menjadi garda terdepan dalam membangun generasi yang berakhlak, empati, tangguh, dan siap mengabdi kepada masyarakat.kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat layanan kemanusiaan, terutama dalam penanganan kebencanaan dan situasi darurat”pungkasnya ***

Yans.

Panitia Pentahelix Gandeng Prima dan Masyarakat Gerak Cepat Pasang Pintu Air di Sukabirus Dayeuhkolot

KAB BANDUNG – Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot berkolaborasi dengan tokoh masyarakat (Tomas) dan Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) melaksanakan pemasangan pintu air di Kampung Sukabirus, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung, pada kamis (18/12/2025).

Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi dampak banjir, terutama saat musim hujan tiba.

Ketua Panitia Pentahelix Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, menjelaskan bahwa pemasangan pintu air ini merupakan langkah strategis untuk meminimalkan risiko genangan air yang selama ini menjadi momok bagi warga Sukabirus dan sekitarnya.

“Dengan adanya pintu air ini, kami berharap aliran air dapat dikendalikan dengan lebih baik, sehingga genangan air dapat dihindari atau setidaknya diminimalkan,” ujar Tri Rahmanto saat ditemui di lokasi pemasangan.

Tri Rahmanto juga menekankan pentingnya kolaborasi Pentahelix dalam upaya penanggulangan banjir di Dayeuhkolot.
Hal ini sebagai upaya konkret dalam mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda wilayah Dayeuhkolot.

“Kolaborasi Pentahelix ini memungkinkan kita mempersingkat proses perencanaan dan pelaksanaan. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, akademisi, sektor swasta, masyarakat sipil, hingga media, memungkinkan kita untuk bergerak lebih cepat dan efektif,” jelasnya.

Pintu air yang dipasang memiliki kapasitas aliran air yang lebih besar dibandingkan dengan sistem drainase sebelumnya. Hal ini memungkinkan pintu air untuk mengarahkan limpasan air hujan secara optimal ke saluran pembuangan yang telah disiapkan.

“Kami telah melakukan kajian teknis untuk memastikan bahwa pintu air ini sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah Sukabirus,” tambah Tri Rahmanto.

Partisipasi aktif dari masyarakat sekitar, termasuk tokoh masyarakat dan anggota PRIMA, menjadi kunci suksesnya kegiatan ini. Mereka tidak hanya membantu dalam proses pemasangan pintu air, tetapi juga memberikan masukan dan dukungan penuh terhadap upaya penanggulangan banjir di wilayah mereka.

“Masyarakat sekitar sangat menyambut positif kegiatan ini, karena wilayah tersebut sering mengalami genangan parah yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Dengan adanya pintu air ini, kami berharap kehidupan kami akan menjadi lebih baik,” ungkap Tri yang juga tokoh masyarakat Dayeuhkolot ini.

Selain pemasangan pintu air di Sukabirus, Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot juga melakukan normalisasi drainase di sepanjang Jalan Mengger, Kelurahan Pasawahan.

Upaya normalisasi drainase ini bertujuan untuk memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik dan tidak tersumbat oleh sampah atau sedimentasi tanah. Tak hanya itu, panitia juga melakukan pembersihan saluran pembuangan di kawasan Sukabirus untuk memperlancar aliran air.

“Kami menyadari bahwa penanggulangan banjir membutuhkan upaya yang komprehensif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kami tidak hanya fokus pada pemasangan pintu air dan normalisasi drainase, tetapi juga melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” pungkas Tri Rahmanto.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot berharap dapat memberikan solusi nyata bagi permasalahan banjir yang selama ini menghantui warga Dayeuhkolot. Kolaborasi yang solid antara berbagai pihak menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.(**)

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.