Kelurahan Pasawahan Persembahkan Anugrah Penghargaan Gapura Sri Baduga untuk Kabupaten Bandung,Terus Berinovasi

KAB.BANDUNG – YUTELNEWS com|| Pemkab Bandung meraih dua penghargaan Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Terbaik Tingkat Jawa Barat 2025, yang digelar di Sasana Budaya Ganesha ITB, Selasa 30 Desember 2025 malam.

Pertama, penghargaan Desa Terbaik diraih oleh Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi sebagai Desa Berkinerja Terbaik dengan predikat “Pinunjul Kadua” (Juara Kedua).

Kemudian untuk kategori Kelurahan Terbaik diraih oleh Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot sebagai Kelurahan Berkinerja Terbaik dengan predikat “Pinunjul Katilu” (Juara Ketiga) Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Raihan prestasi ini membuktikan optimisme Bupati Bandung Dadang Supriatna yang sebelumnya meyakini Desa Cibiru Wetan dan Kelurahan Pasawahan bakal jadi juara tiga besar di Anugerah Gapura Sri Baduga Jabar.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu beralasan, Desa Cibiru Wetan sudah memiliki prestasi tingkat nasional dengan menyandang predikat Desa Percontohan Antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Juni 2022.

Dengan penerapan sistem Keterbukaan Informasi Publik (KIP) melalui aplikasi Simpel Desa dan Balai Desa, Cibiru Wetan berhasil meraih penilaian dengan skor 96,16, yang menempatkannya pada Kategori Istimewa Desa Percontohan Antikorupsi KPK.

Oleh karena itu, Kang DS menyampaikan apresiasi atas pencapaian Desa Cibiru Wetan maupun Kelurahan Pasawahan yang menjadi bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi seluruh elemen masyarakat Desa Cibiru Wetan dan Kelurahan Pasawahan dalam membangun desa dan kelurahannya.

“Semoga juara kedua yang diraih Desa Cibiru Wetan dan juara ketiga yang diraih Kelurahan Pasawahan di Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Jabar ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung untuk terus berkarya, berinovasi, meningkatkan kualitas pembangunan dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” harap Kang DS.

Lurah Pasawahan Gandung Audi mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh semua pihak sehingga Kelurahan Pasawahan bisa meraih juara ketiga kelurahan terbaik tingkat Jawa Barat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Bandung atas arahan dan bimbingannya, Camat Dayeuhkolot dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung, serta seluruh masyarakat Kelurahan Pasawahan atas dukungan dan kerjasamanya,” ujar Lurah Gandung.

Menurutnya, penghargaan tersebut akan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kelurahan Pasawahan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di seluruh wilayah Kelurahan Pasawahan.

“Kami tidak menyangka akan meraih juara ketiga kelurahan terbaik tingkat Jawa Barat. Ini adalah pencapaian luar biasa. Kami persembahan Anugerah ini untuk seluruh masyarakat Kelurahan Pasawahan,” kata Gandung Audi.

Anugerah Gapura Sri Baduga adalah penghargaan Pemprov Jabar untuk mengapresiasi kinerja pemerintahan desa dan kelurahan di Jawa Barat yang telah berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat partisipasi masyarakat, serta membangun lingkungan yang bersih, maju, dan sejahtera.

Ada beberapa aspek yang dinilai dari setiap desa dan kelurahan pada ajang ini. Mulai dari tata kelola pemerintahan, perekonomian, kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial masyarakat, partisipasi warga, ketentraman dan ketertiban hingga masalah kebersihan.

Dengan diraihnya peringkat 3 besar Anugerah Gapura Sri Baduga, Desa Cibiru Wetan dan Kelurahan Pasawahan semakin membuktikan diri sebagai salah satu desa dan kelurahan terbaik di Provinsi Jawa Barat.

Prestasi bergengsi ni diharapkan dapat memberikan dampak positif dan memotivasi desa dan kelurahan lainnya di Kabupaten Bandung untuk terus meningkatkan pelayanan, pembangunan hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.(**)

 

Yans.

Bupati Bandung Kang DS Bersama Danlanud Bertakziyah ke Rumah Duka Atlet Terjun Payung yang Wafat di Laut Pangandaran

Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna bertakziyah ke rumah duka atlet terjun payung Purn Korpasgat TNI AL Rusli, di Komplek Cingcin Permata Indah Kecamatan Soreang, Selasa (30/12/2025) malam.

Bandung Bupati Bandung bersama Komandan Lanud Sulaiman Marsma TNI Eko Sujatmiko, didampingi Ketua KONI Kabupaten Bandung Yana Suryana dan Ketua KONI Jawa Barat M Budiana menyampaikan duka cita atas wafatnya almarhum saat mengikuti Kejuaraan Daerah Terjun Payung yang digelar Pengurus Terjun Payung FASI Jawa Barat, pada Senin 30 Desember 2025 sekitar pukul 10.50 WIB.

Selain almarhum Rusli, satu lagi atlet bernama Purn Korpasgat Widiasih masih dalam pencarian yang dinyatakan hilang. Sementara tiga atlet lainnya sudah selamat.

Ketua KONI Kabupaten Bandung Yana Suryana mengatakan kelima atlet tersebut merupakan atlet Federasi Aerosport Seluruh Indonesia (FASI) Kabupaten Bandung di bawah naungan KONI Kabupaten Bandung.

“Kami dari jajaran KONI Kabupaten Bandung menyampaikan duka cita yang mendalam berbela sungkawa atas wafatnya almarhum Pak Rusli, atlet terjun payung asal Kabupaten Bandung yang wafat saat sedang bertugas sebagai atlet di Kejurda Terjun Payung di Pangandaran,” kata Ketua KONI Kabupaten Bandung Yana Suryana seusai bertakziyah.

Lebih lanjut Yana menuturkan kronologis kejadian, kelima penerjun asal Kabupaten Bandung itu bertolak dari Bandara Nusawiru Pangandaran menggunakan Pesawat Cessna 185 Genesa Dirgantara, untuk melakukan penerjunan 4-Way Formation Skydiving dari ketinggian 9000 feet.

Kelima atlet Purnawirawan Korpasgat tersebut antara lain Rusli, Widiasih, Kudlori, Karni dan Mustafa. Awalnya, tim melakukan formasi terjun dengan cukup baik. Namun saat pendaratan, dari 5 penerjun, 3 berhasil mendarat di pesisir pantai yaitu Mustofa (Cameramen), Kudlori dan Karni.

“Dua atlet lainnya tidak berhasil mendarat dengan sempurna, di mana satu penerjun atas nama Rusli ditemukan Tim SAR Laut dalam kondisi sudah meninggal dunia di tengah Laut Batukaras Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran, dan satu lagi penerjun aWidiasih masih dalam proses pencarian tim SAR Laut,” tutur Yana. Menurutnya, almarhum Purn Korpasgat Rusli akan dikebumikan hari ini Rabu 31 Desember 2025.

 

 

Yans

Melonjak Tajam, Pemkab Bandung Raih Peringkat 3 Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Jawa Barat 2025

Bandung – YUTELNEWS com|| Pemkab Bandung meraih Juara Ketiga Kategori Badan Publik (Pemkab) Informatif di ajang Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025 yang digelar Komisi Informasi Jawa Barat, di Sasana Budaya Ganesha ITB, Selasa 30 Desember 2025.

Bupati Bandung Dadang Supriatna selaku Pembina PPID Kabupaten Bandung mengaku sangat bangga dan bersyukur atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah, capaian peringkat ketiga di ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Provinsi Jawa Barat ini merupakan sebuah kebanggaan besar bagi Pemerintah Kabupaten Bandung,” ucap Bupati Bandung dalam keterangan resminya.

Menurut bupati, llonjakan dari peringkat 11 ke peringkat 3 bukanlah hal yang mudah dan ini menunjukkan bahwa kerja keras, konsistensi, serta komitmen seluruh jajaran dalam membangun keterbukaan informasi publik benar-benar membuahkan hasil yang nyata.

Bupati Kang DS menegaskan, prestasi ini menjadi penyemangat sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik ke depan.

“Prestasi ini bukan akhir, melainkan motivasi bagi kami untuk terus bergerak lebih maju,” tandasnya.

Kang DS berharap budaya keterbukaan, transparansi dan akuntabilitas dapat semakin mengakar di seluruh perangkat daerah demi meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PPID Kabupaten Bandung beserta seluruh jajaran PPID Pelaksana, sehingga proses monitoring dan evaluasi dapat dilalui dengan sangat baik dan membawa Kabupaten Bandung meraih peringkat 3 terbaik di Jawa Barat.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada PPID Kabupaten Bandung serta seluruh PPID pelaksana yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, disiplin dan semangat kolaborasi,” ucap Kang DS.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bandung Teguh Purwayadi selaku PPID Kabupaten Bandung menyampaikan rasa bangga dan haru atas capaian tersebut.

Menurutnya prestasi di bidang KIP ini membanggakan mengingat adanya peningkatan yang signifikan di mana pada KIP Jabar 2024, Pemkab Bandung berada di peringkat 11.

“Alhamdulillah, dengan peringkat ketiga di ajang penghargaan KIP Jabar 2025 ini artinya melesat dari tahun 2024 yang masih di peringkat 11,” ucap Teguh Purwayadi saat mendampingi Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menerima secara langsung penghargaan.

Teguh menyatakan capaian ini menjadi lompatan yang sangat berarti yang semakin menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memperkuat tata kelola keterbukaan informasi publik yang transparan, akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat bangga dengan capaian ini. Peringkat 3 merupakan hasil dari proses panjang, kerja keras dan kesungguhan seluruh tim PPID dalam memenuhi setiap tahapan monitoring dan evaluasi. Ini membuktikan bahwa komitmen yang dijalankan secara konsisten tidak pernah mengkhianati hasil,” ungkapnya.

Kadiskominfo mengakui keberhasilan tersebut tidak lepas dari pendampingan Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat atas pendampingan, arahan dan evaluasi yang diberikan sepanjang proses monitoring dan evaluasi. Pembinaan ini sangat membantu kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan keterbukaan informasi publik,” ucapnya.

Secara khusus pihaknya pun memberikan apresiasi kepada pimpinan Komisi Informasi Jabar. “Terima kasih kami sampaikan kepada Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Bapak Husni Farhani Mubarak atas dukungan dan pembinaannya. Capaian ini menjadi pemicu semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik Kabupaten Bandung di masa yang akan datang,” tandas Teguh.

Prestasi ini diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap Pemkab Bandung serta menjadi fondasi untuk peningkatan kualitas keterbukaan informasi publik yang berkelanjutan.

Anugerah Keterbukaan Informasi Publik merupakan hasil dari rangkaian kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat sepanjang tahun 2025. Tahapan monev meliputi sosialisasi, pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ), verifikasi, visitasi dan uji publik, hingga penilaian akhir yang diumumkan melalui anugerah.

Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator utama, antara lain pengumuman informasi publik, penyediaan dokumen informasi, pengembangan website, kelembagaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), pengadaan barang dan jasa, serta aspek evaluasi seperti kualitas dan jenis informasi, komitmen organisasi dan digitalisasi layanan informasi.(*)

 

 

Yans

 

 

 

Yans.

Kabupaten Bandung Raih Juara 2 dan 3 Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat

Bandung – YUTELNEWS com|| Pemkab Bandung merebut dua penghargaan Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat 2025, yang digelar di Sasana Budaya Ganesha ITB, Selasa 30 Desember 2025.

Kedua anugerah yang diraih antara lain Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung sebagai Desa Berkinerja Terbaik dengan predikat “Pinunjul Kadua” (Juara Kedua). Kemudian Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung sebagai Kelurahan Berkinerja Terbaik dengan predikat “Pinunjul Katilu” (Juara Ketiga) Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Raihan prestasi ini membuktikan optimisme Bupati Bandung Dadang Supriatna yang sebelumnya meyakini Desa Cibiru Wetan dan Kelurahan Pasawahan bakal jadi juara tiga besar di Anugerah Gapura Sri Baduga Jabar.

Bupati Kang DS beralasan, Desa Cibiru Wetan sudah memiliki prestasi tingkat nasional dengan menyandang predikat Desa Percontohan Antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Juni 2022.

Dengan penerapan sistem Keterbukaan Informasi Publik (KIP) melalui aplikasi Simpel Desa dan Balai Desa, Cibiru Wetan berhasil meraih penilaian dengan skor 96,16, yang menempatkannya pada Kategori Istimewa Desa Percontohan Antikorupsi KPK.

Oleh karena itu, Kang DS menyampaikan apresiasi atas pencapaian Desa Cibiru Wetan yang menjadi bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi seluruh elemen masyarakat Desa Cibiru Wetan dalam membangun desa.

“Semoga juara kedua yang diraih Desa Cibiru Wetan di Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Jabar ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung untuk terus berkarya, berinovasi, meningkatkan kualitas pembangunan dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” harap Kang DS.

Kepala Desa Cibiru Wetan Hadian Supriatna mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh semua pihak.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Bandung atas arahan dan bimbingannya, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung, Pemerintah Kecamatan Cileunyi, serta seluruh masyarakat Desa Cibiru Wetan atas dukungan dan kerjasamanya. Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di desa,” tutur Hadian.

Anugerah Gapura Sri Baduga adalah penghargaan Pemprov Jabar untuk mengapresiasi kinerja pemerintahan desa dan kelurahan di Jawa Barat yang telah berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat partisipasi masyarakat, serta membangun lingkungan yang bersih, maju, dan sejahtera.

Ada beberapa aspek yang dinilai dari setiap desa dan kelurahan pada ajang ini. Mulai dari tata kelola pemerintahan, perekonomian, kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial masyarakat, partisipasi warga, ketentraman dan ketertiban hingga masalah kebersihan.

Dengan diraihnya peringkat 3 besar Anugerah Gapura Sri Baduga, Desa Cibiru Wetan semakin membuktikan diri sebagai salah satu desa terbaik di Provinsi Jawa Barat. Prestasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Desa Cibiru Wetan.

 

Yans

Kepala Desa Soreang Hendra, Datangi Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat di Soreang, Yang Mengakibatkan Banjir Menerjang Warga

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Kepala Desa Soreang, Hendra, bersama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ketua RW, dan tokoh masyarakat, langsung menggeruduk proyek Pembangunan Sekolah Rakyat yang sedang dibangun di Kampung Cipetir RW 15. Tindakan ini diambil setelah muncul laporan serius terkait banjir yang menyerang warga akibat proyek SR yang telah berjalan beberapa minggu lalu.

Dampak banjir terswbut yang mengkhawatirkan menyerang warga RT 03 RW 14 dan RW 15 Kampung Bandawa serta Cipetir. Para ketua RW 14 dan RW 15 kemudian melaporkan langsung ke kepala desa bapak Hendra, bahwa sebelum proyek tersebut dimulai, belom pernah terjadi banjir yang sampai ke rumah . Namun, sejak adanya proyek beroperasi, setiap kali hujan deras, rumah-rumah warga menjadi terendam banjir.

Berangkat dari laporan warga tersebut, Kades Hendra langsung mengumpulkan aparatur desa, tokoh masyarakat, dan para ketua RW/Rt untuk langsung mendatangi lokasi proyek. Di sana, dia juga mengakui ketidaktahuan tentang keadaan proyek pembangunan SR ini sudah berjalan. “Surat pemberitahuan ada beberapa minggu lalu yang diserahkan Pak RW 14, tapi saya tidak tahu keadaan proyeknya sudah seperti ini,” ungkapnya.

Kades Hendra pun menyampaikan bahwa keluhan warga masyarakat yang terdampak banjir akibat adanya proyek tersebut kepada Dani yang selaku penanggungjawab dari pelaksana proyek tersebut, ” mohon maaf Pak Dani saya datang bersama warga mau sampaikan keluhan warga yang ada di RW 14 dan RW 15 Bandawa yang mengeluhkan rumahnya trrdampak banjir,karena katanya sebelum proyek ini ada rumahnya tidak pernah kebanjiran,maka dari itu saya mohon agar menjadi bahan evaluasi dari pihak pelaksana proyek”,katanya.

Lebih lanjut, Kades Hendra juga menegaskan bahwa perizinan proyek bukan ranah kewenangannya, namun menekankan pentingnya koordinasi awal. “Pihak pelaksana seharusnya berkoordinasi terlebih dahulu dengan aparatur setempat dan mensosialisasikan proyek,” katanya. Tujuannya adalah agar masyarakat dan pelaksana dapat memahami dampak lingkungan yang mungkin terjadi, serta melakukan antisipasi dan minimalisasi sejak awal.

Selama kunjungan pemerintahan desa dan para tokoh, masyagakat, Dani juga selaku penanggungjawab pihak ketiga menyampaikan bahwa kasus banjir akan menjadi perhatian utama. “Kita akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mencari solusi agar proyek dapat dilaksanakan tanpa dampak lingkungan seperti yang diminta Kades Hendra,” jelas Dani.

 

Yans

Kang DS Komitmen Perkuat Kaderisasi Ulama Desa untuk Pemulasaraan Jenazah yang Layak

KAB. BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Bandung kembali mempertegas komitmennya dalam penguatan kapasitas ulama dan masyarakat melalui program Kaderisasi Ulama Berbasis Desa. Program ini diadakan di Pondok Pesantren Al Huda, Cicalengka, Selasa (30/12/2025) dan dihadiri oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna (Kang DS), Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, Camat Cicalengka, serta Ketua MUI Kabupaten Bandung.

Kegiatan ini mengutamakan pelatihan pemulasaraan jenazah yang bertujuan untuk memastikan agar setiap desa di Kabupaten Bandung memiliki kader yang terlatih dalam mengurus jenazah warganya. Hal ini menjadi sangat penting mengingat pemulasaraan jenazah adalah kebutuhan mendasar yang pasti dibutuhkan oleh seluruh penduduk, baik laki-laki maupun perempuan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana menjelaskan bahwa pemahaman tentang pemulasaraan jenazah ini telah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak di Kabupaten Bandung.

“Berdasarkan data, dalam 1.000 jiwa populasi rata-rata ada 3-4 orang yang meninggal per tahun. Jika di sebuah desa yang memiliki populasi sekitar 10.000 jiwa maka ada sekitar 30 hingga 40 jenazah yang harus dipulasara setiap tahunnya, sedangkan kader yang memiliki kompetensi untuk melakukan pemulasaraan jenazah sangat terbatas. Tentu ini akan menjadi masalah besar. Oleh sebab itu, MUI Desa memainkan peran penting dalam memastikan pelatihan ini sampai ke seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Bupati Bandung, Kang DS menyampaikan bahwa program ini berakar dari pengalaman pribadinya ketika menjabat sebagai kepala desa. Saat itu, ia menyaksikan langsung sebuah tragedi ketika seorang warganya meninggal dunia dan tidak memiliki kemampuan finansial untuk membeli kain kafan. Insiden ini menjadi titik balik yang mengilhami Kang DS agar memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa depan dengan menyediakan kader terlatih di setiap desa.

“Kejadian itu membuat saya bertekad untuk memastikan bahwa setiap desa memiliki kader yang mampu mengurus jenazah. Ini bukan hanya urusan bapak-bapak, tapi juga ibu-ibu karena pemulasaraan jenazah adalah kebutuhan bersama yang harus dipenuhi,” jelas Kang DS

Sejak diluncurkan pada November lalu, program Kaderisasi Ulama Berbasis Desa ini telah melibatkan 4.886 peserta yang tersebar di berbagai desa di Kabupaten Bandung. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam pemulasaraan jenazah sesuai syariat Islam, sekaligus memperkuat pengetahuan keagamaan setiap kader agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Kang DS juga menegaskan bahwa Pemkab Bandung akan terus berkomitmen untuk mendukung program ini meskipun anggaran daerah mengalami penurunan.

“Kami berkomitmen agar dukungan pemerintah untuk insentif guru ngaji dan kegiatan keagamaan tidak akan berkurang meskipun tahun depan dana transfer ke daerah (TKD) kita berkurang hampir 1 triliun, tapi doakan juga agar pendapatan asli daerah (PAD) kita tahun depan bisa naik sebab alokasi dana kegiatan tersebut dibiayai sepenuhnya oleh PAD Kabupaten Bandung,” jelas Kang DS.

Kang DS juga mengajak masyarakat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan doa bersama di masjid-masjid dan menghindari perayaan yang hanya bersifat hura-hura.

“Lebih baik kita mengisi malam tahun baru dengan doa bersama dan ceramah yang menyejukkan, daripada kegiatan yang tidak bermanfaat,” pungkasnya.

Kegiatan roadshow Kaderisasi Ulama Berbasis Desa ini merupakan tindak lanjut dari program serupa yang telah dilaksanakan di beberapa wilayah sebelumnya, termasuk di Gedung Ormas Islam dan Pesantren Al Ihsan Baleendah. Acara di Cicalengka ini juga menjadi bukti keseriusan Pemkab Bandung dan MUI dalam membekali kader ulama di tingkat desa, memastikan bahwa setiap warga Kabupaten Bandung dapat menerima pemulasaraan jenazah yang layak sesuai dengan ajaran Islam.

 

 

Yans

Wujud Nyata Kepedulian Kang DS, Lakukan Kunjungan Ke Satuan Pendidikan Baik Tingkat SD maupun SMP

Kab.Bandung – YUTELNEWS com||Wujud nyata kepedulian dan Perhatian Bupati Bandung Dadang Supriatna, saat ini tengah melakukan Road Show ke seluruh wilayah dan Rayon satuan Pendidikan yang ada di Kabupaten Bandung.

” Untuk pertama kalinya Kang DS sapaan akrab Bupati Bandung singgah di SDN Sapan 1 dan 2 Kecamatan Bojongsoang, “.

Kali ini Kang DS melakukan kunjungan kerjanya di Wilayah Soreang dan Rayon 3 SMP, dengan mengambil tempat di SMP 1 Soreang Kabupaten Bandung.

Di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya penanaman karakter sejak usia dini sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045. Pesan tersebut disampaikannya dalam kunjungan kerja sekaligus deklarasi moral pada kegiatan evaluasi proses pembelajaran tiga muatan lokal di Kabupaten Bandung, yang berlangsung di SMP Negeri 1 Soreang, Selasa (30/12/2025).

Bagi Kang DS, pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan ruang pembentukan manusia seutuhnya. Ia menekankan bahwa pendidikan dasar merupakan fase paling menentukan, karena pada masa inilah anak-anak mulai mengenal nilai, rasa aman, serta makna dihargai sebagai manusia.

“Apa yang dialami anak di pendidikan dasar akan membekas hingga dewasa. Pendidikan menengah dan atas hanyalah pengembangan dari fondasi yang telah dibangun sejak awal,” ujar Kang DS.

Berangkat dari keyakinan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung secara konsisten memperkuat pendidikan 3 muatan lokal yang berpijak pada nilai-nilai kebangsaan, budaya, dan spiritualitas. Tiga pilar utama yang terus dikembangkan meliputi pendidikan moral Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, pelestarian budaya dan bahasa Sunda, serta penguatan pendidikan keagamaan melalui pembiasaan mengaji dan menghafal Al-Qur’an.

Komitmen tersebut, lanjut Kang DS, akan diperkuat melalui kebijakan baru mulai tahun 2026. Kepala sekolah dan guru diwajibkan hadir lebih awal sebelum siswa datang, bukan semata untuk mengawasi, tetapi untuk menyambut. Melalui budaya 3S yaitu Sapa, Senyum, dan Salam, sekolah diharapkan menjadi ruang yang ramah, aman, dan penuh empati.

“Kita ingin anak-anak merasa disambut, bukan dihakimi. Ketika mereka merasa diperhatikan dan disayangi, potensi perundungan dan kenakalan bisa ditekan secara alami,” tuturnya.

Menurut Kang DS, pendekatan persuasif dan humanis jauh lebih efektif dalam membangun karakter dibandingkan pendekatan yang semata-mata bersifat represif. Nilai-nilai yang dibiasakan di sekolah diyakini akan tumbuh menjadi kebiasaan hidup yang terbawa hingga ke rumah dan lingkungan sosial anak.

Dalam kesempatan itu, Kang DS juga menyinggung hasil survei Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang menunjukkan bahwa capaian kemampuan membaca Al-Qur’an di Kabupaten Bandung masih berada di angka 23 persen. Temuan tersebut menjadi bahan refleksi sekaligus pemicu untuk melakukan perbaikan secara sistematis.

Menurut survei UPI anak anak siswa sekolah kabupaten Bandung dalam hal pengetahuan ilmu Al Qur’an baru mencapai 23 persen kata dalam tiga kategori, mulai dari yang baru mengenal Iqra, yang telah lancar membaca Al-Qur’an, hingga yang sudah menghafal.

Dengan hasil survei tersebut yang mayoritas penduduk kabupaten Bandung beragama Islam. Tentunya kami pemerintah daerah menargetkan sedikitnya mencapai 80 persen anak-anak mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, bahkan memahami maknanya.

“Ini bukan sekadar soal kemampuan membaca, tetapi tentang membangun akhlak, ketenangan batin, dan karakter yang kuat,” ujarnya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemkab Bandung akan terus menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan Universitas Pendidikan Indonesia guna merumuskan langkah-langkah strategis berbasis kajian akademik. Seluruh kebijakan ini dirancang untuk mulai diterapkan secara menyeluruh pada 2026 sebagai bagian dari ikhtiar jangka panjang membentuk generasi yang berkarakter, berbudaya, dan berakhlak mulia.

Kang DS menyampaikan harapan yang mendalam agar dunia pendidikan di Kabupaten Bandung benar-benar menjadi ruang yang memanusiakan anak. Ia optimistis, pendidikan yang dibangun dengan keteladanan, kehangatan, dan nilai-nilai moral yang kuat akan melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual.

“Jika sekolah mampu menghadirkan rasa aman, kasih sayang, dan nilai-nilai kebaikan sejak dini, maka kita sedang menyiapkan generasi masa depan yang tangguh. Dari ruang-ruang kelas inilah, Indonesia Emas 2045 kita bangun bersama,” ***

Yans.

Ketua Rw 03 Palasari Gunawan, Cetak Sejarah Baru, Resmikan Kantor Rw Yang Di Idamkan Masyarakat Selama-Lama.

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Ketua RW 03 Palasari Gunawan mencatat momen bersejarah ketika kantor RW yang telah lama diidamkan warga akhirnya secara resmi diresmikan. ” Acara yang diisi dengan semangat kebanggaan dan kegembiraan seluruh warga ini menjadi bukti kerja keras bersama antara aparat RW, tokoh masyarakat, dan warga setempat dalam mewujudkan harapan bersama untuk fasilitas publik yang lebih baik. pada senin 29/12/2025.

Acara dimulai pukul 09.30 WIB di halaman kantor Rw baru dengan upacara tahlilan dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama lokal, sebagai tanda syukur atas terwujudnya impian yang telah dirindukan selama bertahun-tahun. Seiring dengan bunyi gong yang dimukulkan oleh Ketua RW 03 Palasari, Gunawan, “ini momen sejarah baru bagi Warga wilayah palasari Rw 03 tersebut pun tercipta.

“hari ini adalah hari yang sangat berharga bagi kita semua. Kantor RW yang kita dambakan selama ini akhirnya ada. Ini bukan hanya milik aparat RW, tapi milik seluruh warga RW 03 Palasari . Ini bukti nyata bahwa jika kita bersatu, tidak ada yang tidak mungkin dicapai,” ujar Iwan Setiawan dengan nada emosional saat pembukaan acara.

Sejarah permintaan akan adanya kantor RW , dimulai sejak sepuluh tahun yang lalu, ketika warga mulai menyadari bahwa di palasari Rw 03 keinginan mempunyai adanya kantor Rw , yang dulu tidak adanya Kantor Rw. Banyak warga mengajukan usulan kepada aparat Rw untuk membangun kantor Rw, namun keterbatasan anggaran menjadi hambatan utama.

Tetapi adanya ketua Rw baru Gunawan, ia tidak ingin menyerah, sebagai Ketua Rw Gunawan bersama warga nya kemudian melaksanakan berbagai upaya untuk mengumpulkan dana. Mereka mengadakan acara kerja bakti bersama, dan bahkan menghubungi lembaga swadaya masyarakat serta tokoh bisnis lokal untuk meminta dukungan. Setiap warga juga berpartisipasi dengan cara memberikan bantuan tenaga kerja sukarela selama proses pembangunan.

Kantor Rw baru yang dibangun dengan luas persegi memiliki desain yang modern dan fungsional. Fasilitas yang disediakan meliputi ruang pelayanan publik yang luas, ruang rapat untuk pertemuan warga, ruang penyimpanan dokumen dengan sistem keamanan, dan juga ruang tamu untuk tamu yang datang. Lantai dasar dirancang agar mudah diakses oleh warga dengan disabilitas, sedangkan halaman depan dibuat sebagai tempat berkumpul .

“Saya sudah lama tinggal di sini, dan selama ini kita tidak pernah punya kantor RW yang benar-benar memadai. Sekarang lihat, kantornya cantik dan lengkap. Ini bukti bahwa generasi muda sekarang lebih tangguh dan memiliki tekad yang kuat untuk memperbaiki lingkungan kita,” ujar Neng sri sambil mengusap air mata bahagia.

Dalam acara resmikan tersebut, Lurah Pasawahan, Gandung Audi, bersama jajaran juga hadir untuk memberikan dukungan dan apresiasi. Dalam pidatonya, beliau menyatakan bahwa upaya warga Rw 03 Palasari menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mewujudkan fasilitas publik melalui kerja sama bersama.

“Kita sering mendengar keluhan tentang kurangnya fasilitas, tapi di sini warga tidak hanya mengeluh, mereka bertindak. Ini adalah contoh yang luar biasa yang harus ditiru oleh seluruh warga Kelurahan Pasawahan. Pemerintah akan selalu mendukung upaya semacam ini,” jelas Lurah Gandung Audi.

“Kantor ini tidak hanya untuk bertugas aparat, tapi juga untuk semua warga. Kita akan menyelenggarakan pelatihan, lokakarya, dan acara bersama di sini. Tujuan kita adalah membuat warga Rw 03 Palasari menjadi wilayah yang sejahtera, harmonis, dan penuh semangat,” tegasnya.

Dengan terwujudnya kantor Rw yang diidamkan, warga menyatakan bahwa mereka siap untuk bekerja bersama lebih erat dalam membangun wilayah yang lebih baik. Semua berharap bahwa ini adalah awal dari perubahan yang lebih besar, di mana Rw 03 Palasari akan menjadi contoh wilayah yang maju dan sejahtera di Kelurahan Pasawahan.” pungkasnya.

 

Yans.

Bedas Pisan! Kantor RW 03 Palasari Program PSPKB ,Berjalan Lancar, Warga Apresiasi Ucapan Terimakasih Bupati Bandung Kang DS

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM.Dadang Supriatna pada tahun anggaran 2025 lebih fokus kepada peningkatan Infrastruktur ,Salah satunya pembuatan kantor RW, Jalan gang yang ada diwilayah palasari Rw03 Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada senin 29/12/2025.

Dalam setiap moment dan kesempatan Bupati H Dadang Supriatna baik saat pertemuan dengan pada pimpinan OPD, Camat, serta Kepala Desa, Kepala Kelurahan, Ia selalu menyampaikan, bahwa pemkab Bandung tengah fokus terhadap peningkatan infrastruktur serta pembangunan Pelayanan Masyarakat.

Kali ini apresiasi disampaikan warga Palasari. yang sangat mengapresiasi dan ucapkan rasa terima kasih kepada Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna atas terealisasinya pembangunan kantor Rw 03 plasari, Kelurahan Pasawahan,telah rampung.

Ungkapan terima kasih tersebut disampaikan secara langsung oleh Ketua Rw 03 Palasari Bapak Wawan warga setempat lewat pemerintah kelurahan “Terima kasih kepada Bupati Bandung Bapak Dr.H.M.Dadang Supriatna ,S.Ip.M.Si atas pembangunan kantor Rw dan jalan gangtelah rampung.

Disampaikan pula kepada kepala Kelurahan pasawahan Bapak Gandung, serta Ketua Lpm Om Pipik, beserta jajajaran, pasalnya Pembangunan kantor Rw dan jalan gang tersebut termasuk kepedulian pemerintah kelurahan pasawahan terhadap lingkungan dan masyarakatnya , serta sangat disambut antusias oleh warga, karena selama ini kondisi jalan gang, sudah bolong2, serta Palasari Rw 03 tidak mempunyai kantor Rw ,yang selalu , menjadi kendala bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

“Dengan adanya perbaikan jalan gang dan kantor Rw tersebut, warga berharap akses kantor Rw dan jalan gang ini menjadi lebih baik untuk kepentingan masyarakat.

Salah satu warga Palasari yang bernama Dudi mengatakan, pembangunan kantor Rw dan jalan gang ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati H Dadang Supriatna. Sekarang pembangunan kantor dan jalan ini, khususnya masyarakat akan lebih bermangpaat lagi ” ujarnya.

“Semoga ini menjadi kebaikan Bapak Bupati Bandung H Dadang Supriatna sering panggilan akrab nya Kang DS,Semoga Allah SWT membalasnya,

Mudah mudahan atas kerja sama dan sinergi antara pemerintah daerah,Pemerintah Kelurahan Pasawahan dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata.

“Pembangunan kantor Rw dan jalan gang di pqlasari kelurahan pasawahan ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara ini, Lurah Pasawahan Gandung , menyatakan kami Pemerintah kelurahan akan terus mendorong agar pembangunan infrastruktur bisa dirasakan secara merata di seluruh wilayah Kelurahan pasawahan

Ia juga berharap agar masyarakat dapat menjaga dan memelihara kantor Rw dan jalan gang ,yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pembangunan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk merawatnya,” tambahnya.

Dengan terealisasinya pembangunan kantor Rw dan jalan gang ini, masyarakat palasari optimistis aktivitas ekonomi, sosial di wilayah mereka akan semakin lancar dan berkembang.”tukasnya.

Yans.

Usai Direvitalisasi, Bupati Bandung Kang DS, Resmikan SDN Sapan 1, SDN Sapan 2 dan SDN Cipamokolan 4

KAB. BANDUNG – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna melaksanakan peresmian bangunan baru SDN Sapan 1, SDN Sapan 2 dan SDN Cipamokolan 4 yang digelar di lingkungan SDN Sapan 1 Jalan Raya Sapan No.79 Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, pada Senin (29/12/2025).

Usai meresmikan pembangunan tiga sekolah baru SDN itu, Bupati Bandung menyaksikan pelaksanaan “Deklarasi Moral Kepala Sekolah Menuju Indonesia Emas 2045” melalui Kegiatan Evaluasi Proses Pembelajaran 3 Muatan Lokal di wilayah Kabupaten Bandung. Para kepala sekolah pun langsung menandatangani deklarasi tersebut di atas spanduk yang sudah disiapkan, sebagai bentuk komitmen mereka dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan pelaksanaan peresmian SDN Sapan 1, SDN Sapan 2 dan SDN Cipamokolan 4 Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung ini hasil kolaborasi antar revitalisasi dari program Presiden dengan program revitalisasi Pemerintah Kabupaten Bandung.

“Setelah kita kolaborasikan, ternyata hasilnya sangat kelihatan ada perbedaan yang sangat luar biasa dibanding dengan sebelumnya,” kata Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna dalam keterangannya.

Sebelumnya, lanjut Kang DS, tiga sekolah ini ruangannya tidak jelas, tempat atau lapangan upacara tidak ada, tempat bermain anak tidak ada dan toilet pun tampak kumuh.

“Hari ini alhamdulillah secara bertahap bahwa SDN Sapan 1, SDN Sapan 2 dan SDN Cipamokolan 4 ini sudah selesai kita revitalisasi. Alhamdulillah, termasuk toilet sudah direvitalisasi dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa yang ada di sekolah tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, pengadaan toilet itu satu toilet berbanding 50 siswa. Misalnya, kalau di sekolah ini ada 300 siswa, artinya harus ada enam pintu toilet, dan antara toilet laki-laki dan perempuan di pisah.

“Nanti akan kita tertibkan semua sekolah di Kabupaten Bandung,” katanya.

Lebih lanjut Bupati Kang DS mengungkapkan, ia sebelumnya bercita-cita pada tahun 2026 menganggarkan sebesar Rp 400 miliar untuk revitalisasi pembangunan fisik gedung sekolah di Kabupaten Bandung. Karena ada pengurangan TKD atau (transfer ke daerah), akhirnya tinggal Rp 100 miliar dan ada pengurangan anggaran sebesar Rp 300 miliar pada tahun 2026.

“Tapi saya upayakan lagi dari potensi yang mana dan sambil berjalan, nanti di perubahan mudah-mudahan kita akan tambah lagi Rp 100 miliar,” harapnya.

Untuk pembangunan sapras (sarana prasarana), Kang DS sebelumnya sudah merencanakan dalam lima tahun kedepan sebesar Rp 2 triliun untuk kebutuhan pembangunan fisik sapras sekolah di Kabupaten Bandung tersebut.

“Saya bagi dalam lima tahun kedepan itu sebesar Rp 400 miliar per tahun, dengan adanya pengurangan TKD, jujur saya merasa terganggu dalam perencanaan revitalisasi sekolah maupun kebutuhan sapras lainnya. Maka nanti kita akan penyesuaian RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) karena ini sudah masuk RPJMD. Dengan adanya pengurangan ini otomatis mengganggu,” ujarnya.

Meski demikian, Kang DS akan terus mengupayakan, walaupun dari TKD ini berkurang, tapi minimal dari Mendikdasmen (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah) RI ini masuk melalui program revitalisasinya. Sehingga rencana dan cita-cita seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Bandung bisa selesai dalam kurun waktu lima tahun kedepan bersamaan dengan program Presiden.

Lebih lanjut Kang DS berharap dari jumlah 1.258 Sekolah Dasar di Kabupaten Bandung ini semua bisa revitalisasi, terutama untuk sekolah-sekolah yang saat ini memang layak dan sifatnya urgent harus segera diperbaiki.

“Nanti kita akan lihat sekolah mana yang kira-kira lebih parah, dibandingkan dengan di antara sekolah yang ada. Memang kita akui bahwa Sekolah Dasar di Kabupaten Bandung ini masih perlu ada revitalisasi,” ujarnya.

Kang DS juga turut mengucapkan menghaturkan terima kasih kepada Presiden yang sudah merevitalisasi sekolah-sekolah yang tentunya sama seperti yang tadi. Bahkan baik dengan sapras maupun dengan kelengkapan utilitas dan sebagainya.

“Termasuk mungkin ada alat revitalisasi yang akan diberikan untuk Sekolah-sekolah Dasar,” katanya.

“Tentu, saya sangat menyambut baik program Pak Presiden ini. Mudah-mudahan ini bisa berkelanjutan dan tentunya saya optimis dengan adanya kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi. Walaupun pemerintah provinsi kewenangannya SMA, tapi kali-kali lirik lah Sekolah Dasar. Tentunya, bukan hanya tanggung jawab Kabupaten Bandung saja, tapi seluruh APBD Provinsi Jawa Barat juga ikut membantu APBD Kabupaten Bandung. Apalagi yang namanya kewajiban,” imbuhnya.

Kang DS kembali mengucapkan terima kasih kepada Presiden melalui APBN atau pemerintah pusat yang sudah mengucurkan anggaran ke Pemerintah Kabupaten Bandung.

“Tentu kami akan terus mengakses sekolah dan jumlah sekolah yang kiranya perlu dibantu,” katanya.

Bupati Bandung pun titip pesan kepada para kepala sekolah dengan adanya pelaksanaan “Deklarasi Moral Kepala Sekolah Menuju Indonesia Emas 2045” yang disampaikan secara bersama-sama oleh para kepala sekolah asal Gugus 8 Kabupaten Bandung, yang meliputi Kecamatan Bojongsoang, Ciparay, Pacet dan Kecamatan Kertasari.

“Yang tentunya, bukan hanya deklarasi hanya diucap saja. Tapi itu untuk diimplementasikan. Saya instruksikan dan sekaligus akan saya lombakan. Mulai tahun 2026, kepala sekolah yang menjadi ranking pertama hingga tiga besar, saya akan berangkatkan umrah ke Tanah Suci Makkah Arab Saudi,” tuturnya.

Penghargaan itu akan diberikan dengan berbagai syarat yang harus dilaksanakan oleh para kepala sekolah maupun guru-gurunya. Pertama, bagi kepala sekolah dan gurunya yang datang sebelum siswa siswinya hadir di sekolah.

“Baik mengadakan sapa, salam dan sebagainya. Sehingga secara emosional antara kepala sekolah dengan guru ini dekat dengan siswa dan siswinya,” harapnya.

Bupati mencontohkan sekolah di Medan, ada salah satu sekolah menjadi juara internasional karena menggunakan pembentukan karakternya adalah menyapa dan salam kepada anak-anak didiknya.

“Sehingga terbangun chemistry, terbangun emosional sehingga tidak ada perundungan, tidak ada lagi seorang siswa campelak ke gurunya. Hal itu tidak terjadi,” ungkapnya.

Ia berharap untuk membangun emosional itu dimulai di sekolah, karena pendidikan dasar adalah pendidikan karakter yang harus dikawal secara serius.

Ini Isi “Deklarasi Moral Kepala Sekolah Menuju Indonesia Emas 2045”.

Pemimpin Ikrar;
“Apakah Saudara-saudara Kepala Sekolah bersedia mengikrarkan komitmen moral kepemimpinan Pendidikan?“
Peserta;
“Bersedia“
Pemimpin Ikrar;
“Ikuti dan ucapkan ikrar ini dengan penuh kesadaran dan tanggungjawab“
Peserta; (serentak)
Kami Kepala Sekolah di Kabupaten Bandung, sebagai Pemimpin Pembelajaran dan Penanggungjawab Satuan Pendidikan, dengan penuh kesadaran, kejujuran dan tanggungjawab moral, menyatakan Deklarasi Moral Kepala Sekolah sebagai komitmen kepemimpinan Pendidikan menuju terwujudnya Kabupaten Bandung yang Lebih Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera, Maju dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045, berikrar;

1. Menjunjung tinggi nilai Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Etika Kepemimpinan, serta menjadi teladan integritas, kejujuran dan tanggungjawab di satuan pendidikan.

2. Menjamin Hak Peserta Didik atas Pendidikan yang Aman, Inklusif dan Bermutu, serta menolak segala bentuk kekerasan, perundungan, diskriminasi dan praktek tidak bermartabat.

3. Memimpin Pembelajaran dan Menguatkan Profesionalisme Guru serta Tenaga Kependidikan, melalui pembelajaran sepanjang hayat, refleksi diri, inovasi pembelajaran dan budaya belajar yang berkarakter, literat dan bernalar kritis.

4. Mengelola Sekolah secara Transparan, Akuntabel dan Patuh Regulasi, termasuk pengelolaan keuangan, data, sumber daya dan layanan Pendidikan.

5. Membangun Kolaborasi dan Ekosistem Pendidikan yang Berkelanjutan, dengan orang tua, masyarakat dan pemangku kepentingan.

Demikian ikrar ini kami ucapkan untuk diwujudkan dalam tindakan nyata.**

 

Yans.

Kang DS Ajak PKK Perkuat GERTAMAN dan Doa Bersama Ahir Tahun Jadi Penguat Sinergi Pemkab Bandung

KAB. BANDUNG — YUTELNEWS com|| Peran TP PKK Kabupaten Bandung semakin menguat sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan Gerakan Tanami Halaman (GERTAMAN). Komitmen ini ditegaskan dalam kegiatan Pengajian Bulanan dan Doa Bersama Akhir Tahun 2025, pada Senin (29/12/2025), di Gedung Moh. Toha, Soreang yang dirangkaikan dengan penyerahan simbolis bantuan kebencanaan dari Bank BJB melalui Pemerintah Kabupaten Bandung.

Kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi dan doa bersama untuk memohon pertolongan, perlindungan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung, agar daerah ini senantiasa diberikan keselamatan, kekuatan, serta kemampuan untuk pulih dan bangkit dari berbagai tantangan, termasuk bencana alam, serta memasuki tahun 2026 dengan harapan dan optimisme baru.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna menyampaikan bahwa PKK memiliki peran krusial dalam menjaga ketahanan pangan keluarga sekaligus menopang kesiapan daerah menghadapi pelaksanaan Program MBG tahun 2026.

“Kabupaten Bandung tahun depan akan memiliki 361 dapur SPPG untuk Program MBG dengan sasaran sekitar 2,5 juta jiwa. Nilai ekonominya mencapai Rp5,6 triliun dan bisa menyerap 18 ribu tenaga kerja. Ini peluang besar. PKK yang telah bekerja sama dengan Dinas Pertanian melalui GERTAMAN bisa menjadi pemasok bahan pangan untuk SPPG. Hanya kader PKK yang tanggap dan siap menjalankan ini,” tegas Bupati yang akrab disapa Kang DS.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Bandung untuk terus memperkuat PKK sebagai garda terdepan pembangunan keluarga.

“Saya berusaha agar anggaran PKK tidak dikurangi karena PKK adalah garda terdepan. Terbukti, inflasi Kabupaten Bandung kini berada di posisi ke-4 terbaik nasional karena stabilitas kebutuhan pokok terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati menekankan bahwa GERTAMAN bukan hanya gerakan lingkungan, tetapi menjadi strategi nyata PKK dalam mendukung agenda nasional ketahanan gizi.

“Melalui GERTAMAN, kita dorong keluarga lebih berdaya, halaman rumah menjadi sumber pangan, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi UMKM keluarga. Ini kontribusi nyata PKK dalam menyukseskan MBG,” ujar Emma.

Ia menambahkan, menyongsong 2026, PKK mengajak seluruh kader untuk memperkuat tiga pilar utama gerakan: keluarga berdaya, generasi sehat, dan kader modern.

“Generasi sehat harus kita siapkan dari keluarga, lewat penguatan posyandu agar anak-anak bebas stunting. Kader modern harus siap belajar teknologi agar PKK tetap relevan dan adaptif,” tambahnya.

Kegiatan yang diisi dengan pengajian bersama KH. Sofyan Yahya ini sekaligus menjadi ruang penguatan moral dan spiritual seluruh kader PKK serta masyarakat, dengan harapan Kabupaten Bandung ke depan semakin tangguh, sejahtera, sehat, dan berdaya saing, serta senantiasa berada dalam lindungan dan ridho Allah SWT.

 

Yans.

Jalan Kampung Tarajusari Mulus, Warga Apresiasi Kinerja Bupati Bandung Kang DS dan Dinas PUTR Kabupaten Bandung.

Kab.Bandung – Bupati Bandung Dr HM.Dadang Supriatna pada tahun anggaran 2025 lebih fokus kepada peningkatan Infrastruktur Jalan yang ada diwilayah jlan Kampung Rw 11 , Desa Tarajusari, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, pada kamis 25/12/2025.

Dalam setiap moment dan kesempatan Bupati H Dadang Supriatna baik saat pertemuan dengan pada pimpinan OPD, Camat, serta Kepala Desa Ia selalu menyampaikan, bahwa pemkab Bandung tengah fokus terhadap peningkatan infrastruktur Jalan dan Gang-gang, serta pembangunan Pelayanan Masyarakat.

Kali ini apresiasi disampaikan warga Desa Tarajusari Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. yang sangat mengapresiasi dan ucapkan rasa terima kasih kepada Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna dan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung Dr Ir H Zeis Zultaqawa ST. M.M. atas terealisasinya pembangunan jalan Kampung Rw 11 tarajusari Desa Tarajusari menjadi mulus.

Ungkapan terima kasih tersebut disampaikan secara langsung oleh Warga Tarajusari dan warga setempat lewat pemerintah desa “Terima kasih kepada Bupati Bandung Bapak Dr.H.M.Dadang Supriatna ,S.Ip.M.Si atas pembangunan jalan Raya Kampung tarajusari di wilayah kecamatan banjaran.

Disampaikan pula kepada kepala Desa Tarajusari bapak Uli Mulia beserta jajajaran, pasalnya Pembangunan jalan tersebut termasuk kepedulian pemerintah desa tarajusari terhadap lingkungan dan masyarakatnya , serta sangat disambut antusias oleh warga, karena selama ini kondisi jalan yang selalu hujan lebat pasti banjir, menggeunang, menjadi kendala bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

“Dengan adanya perbaikan jalan terswbut, warga berharap akses jalan kampung tarajusari ini menjadi lebih lancar dan mendorong pertumbuhan ekonomi, “.

Salah satu warga Desa Tarajusari mengatakan, pembangunan jalan kampung ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati H Dadang Supriatna. Sekarang pembangunan jalan kampung ini, khususnya masyarakat akan lebih berkembang lagi ” ujarnya.

“Semoga ini menjadi kebaikan Bapak Bupati Bandung dan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung Semoga Allah SWT membalasnya,

Mudah mudahan atas kerja sama dan sinergi antara pemerintah daerah,Pemerintah Desa dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata.

“Pembangunan jalankampung di Desa Tarajusari ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kami Pemerintah Desa akan terus mendorong agar pembangunan infrastruktur bisa dirasakan secara merata di seluruh wilayah desa tarajusari.

Ia juga berharap agar masyarakat dapat menjaga dan memelihara jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pembangunan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk merawatnya,” tambahnya.

Dengan terealisasinya pembangunan jalan kampung ini, masyarakat Desa Tarajusari optimistis aktivitas ekonomi, sosial dan pendidikan di wilayah mereka akan semakin lancar dan berkembang.”tukasnya.

 

Yans

Pemdes Tarajusari ,Perkuat Akses Warga dan Dongkrak Aktivitas Ekonomi, Jalan Lingkungan Kampung Tarajusari Jadi Mulus.

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Pemerintah Desa (Pemdes) Tarajusari, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun infrastruktur dasar desa. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut direalisasikan melalui kegiatan pengecoran jalan lingkungan di Kampung Rw 11 Desa Tarajusari , yang dilaksanakan pada Kamis (25/12/2025).

Pengecoran jalan ini menjadi bagian dari program pemerataan pembangunan desa sekaligus upaya meningkatkan kualitas akses dan mobilitas masyarakat. Jalan yang sebelumnya belum beraspal kini berubah menjadi jalur yang lebih layak, bersih, mulus dan nyaman untuk dilalui warga dalam menjalankan aktivitas

Pelaksanaan kegiatan sebagai bentuk perhatian terhadap aspek keselamatan dan kesejahteraan masyarakat serta para pekerja di lapangan.

Kepala Desa Tarajusari Uli Mulia , menyampaikan bahwa pembangunan jalan lingkungan tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang telah lama diharapkan. Menurutnya, kondisi jalan yang baik menjadi salah satu faktor utama dalam menunjang aktivitas sosial dan ekonomi warga.

“Pengecoran jalan di wilayah kampung Rw 11 desa tarajusari ini merupakan kebutuhan mendesak masyarakat dan menjadi prioritas pemerintah desa. Jalan yang layak akan mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil usaha, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujar kades uli.

Kades Uli pun menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan tidak hanya berdampak pada kemudahan transportasi, tetapi juga memberikan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk kelancaran usaha kecil, akses pendidikan, serta pelayanan sosial lainnya.

Lebih lanjut, Kades Uli juga menegaskan bahwa setiap program pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Desa Tarajusari selalu mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat.

“Kami berkomitmen melaksanakan pembangunan desa secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, masyarakat dilibatkan. Kami juga berharap warga ikut menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun ini, karena pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Sementara itu, sejumlah warga Kampung Tarajusari mengaku bersyukur dengan terealisasinya pengecoran jalan lingkungan tersebut. Mereka menilai kondisi jalan yang kini menjadi mulus sangat membantu aktivitas harian, terutama saat musim hujan yang sebelumnya sering menimbulkan genangan air dan licin.

Dengan rampungnya pengecoran ini, akses jalan di Kampung Tarajusari kini menjadi lebih aman dan nyaman bagi pejalan kaki maupun pengendara pengguna jalan.

Selain meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, keberadaan jalan hasil pengecoran ini juga diharapkan mampu meningkatkan nilai wilayah serta mendorong percepatan pembangunan desa secara menyeluruh.

Kepala Desa Tarajusari Uli Mulia, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak akan berhenti sampai di sini. ” Ke depan, berbagai program pembangunan lainnya akan terus dilanjutkan sesuai dengan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat, demi mewujudkan Desa Tarajusari yang maju, tertata, dan sejahtera.” tukasnya.

Yans.

Pemerintah Hadir di Tengah Masyarakat untuk Saling Menguatkan, Peduli dan Membantu Untuk Pulih Bersama.

KAB. BANDUNG -YUTELNEWS com|| Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dengan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan kegiatan pagelaran seni budaya “Harmoni Budaya Bedas” dengan tema “Merajut Budaya untuk Pulih Bersama dan Bangkit Kembali” di Desa Wargaluyu Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung, pada Minggu (28/12/2025).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung ini turut dilaksanakan trauma healing kebudayaan, pemberian bantuan, penyerahan administrasi kependudukan berupa KTP, Kartu Keluarga, dan kartu kematian kepada warga korban bencana longsor di Kampung Condong Desa Wargaluyu.

Pada rangkaian Pagelaran Seni Budaya Harmoni Budaya Bedas itu juga turut dilaksanakan senam Bedas, seni budaya wayang golek atraktif, kreasi budaya menari bersama, kaulinan barudak, angklung interaktif dan kegiatan lainnya. Selain itu dilaksanakan pula gerakan penanaman pohon di kawasan longsor Arjasari tersebut.

Pagelaran Harmoni Budaya Bedas itu dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana mewakili Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Pada kesempatan itu turut hadir sejumlah kepala dinas, para camat, jajaran Forkopimcam Arjasari, kepala desa setempat dan tokoh masyarakat, seniman, budayawan, dan para pihak lainnya.

Bupati Bandung Dadang Supriatna atau Kang DS melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana mengungkapkan kejadian bencana yang terjadi di Indonesia, bukan hanya terjadi Kabupaten Bandung saja. Melainkan terjadi pula di beberapa wilayah lainnya, seperti di Sumatra Utara, DI Aceh dan Sumatra Barat.

“Bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah itu termasuk bencana alam yang sangat besar,” ucap Cakra Amiyana dalam sambutannya.

Selain memiliki keindahan alam, Cakra Amiyana menegaskan, Kabupaten Bandung ini merupakan wilayah yang mempunyai potensi risiko bencana cukup tinggi.

“Harus kita waspadai. Yang penting bagaimana kita bisa menyeimbangkan kondisi lingkungan ini dengan kondisi perekonomian. Jangan sampai kondisi ekonomi mengganggu keberlanjutan lingkungan hidup,” ujarnya.

Demikian juga di Kecamatan Arjasari ini, lanjut Cakra Amiyana, beberapa waktu lalu ada kejadian bencana longsor dan menyebabkan tiga korban meninggal akibat tertimbun longsor.

Ia mengungkapkan dengan adanya bencana longsor itu menjadi pembelajaran bagi semua pihak, bahwa kedepan harus lebih waspada dan lebih antisipatif dalam menanggulangi kejadian bencana.

“Setelah kejadian bencana ini, kita harus melakukan trauma healing kepada warga yang terdampak bencana longsor tersebut,” ujarnya.

Cakra Amiyana mengucapkan rasa empati dan keprihatinan yang mendalam kepada seluruh warga yang terdampak bencana longsor Arjasari tersebut.

“Kami mendoakan kepada keluarganya diberikan kekuatan, ketabahan dan berharap segera pulih, baik secara fisik maupun psikologis,” katanya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar agar lebih cepat dalam proses pemulihan.

“Kita saling menguatkan dan saling menopang dalam menghadapi cobaan,” ujarnya.

Lebih lanjut Cakra Amiyana mengatakan turut disampaikan pesan-pesan edukasi kebencanaan, selain mengajak kepada banyak pihak untuk menumbuhkan suasana yang hangat dan penuh harapan.

“Terutama warga yang terdampak bencana longsor yang membutuhkan perhatian dan penguatan secara profesional,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh perangkat daerah atau kepala dinas, seniman, budayawan, relawan serta komunitas yang telah bersinergi menghadirkan kegiatan ini. Termasuk komunitas lingkungan yang peduli dalam upaya pemulihan pascabencana longsor Arjasari tersebut.

Pemkab Bandung terus berupaya untuk memberikan perhatian kepada warga yang terdampak longsor, mulai dari trauma healing, pemberian bantuan sosial, hingga memberikan layanan administrasi kependudukan.

“Sebanyak 28 kepala keluarga yang terdampak longsor Arjasari mendapatkan bantuan sewa rumah selama tiga bulan. Kita juga melakukan assessment terhadap semua hal, di antaranya kondisi rumah maupun kondisi fasilitas sosial dan fasilitas umum yang ada di kawasan tersebut,” tuturnya.

Cakra Amiyana mengajak kepada masyarakat Kabupaten Bandung untuk sama-sama menjaga keseimbangan lingkungan alam yang harus dirawat. Yaitu melalui gerakan penanaman pohon, dengan melibatkan Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup.

“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah, tapi juga masyarakat, lembaga pendidikan maupun komunitas lainnya,” katanya.

Ia mengatakan pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk saling menguatkan, saling peduli dan saling membantu.

“Semoga melalui kegiatan ini tumbuh semangat baru untuk bangkit, pulih dan membangun Kabupaten Bandung yang lebih BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera),” pungkasnya.**

Yans.

Agus Yasmin Puji Langkah Bupati Bandung Kang DS: Dapur MBG, Koperasi Merah Putih, hingga Penanganan Bencana, Buktikan Talenta Pimpin Ditengah Keterbatasan Anggaran

KAB BANDUNG – YUTELNEWS com !! Politisi senior asal Kabupaten Bandung, Agus Yasmin atau yang akrab disapa Kang AY menyatakan jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Bandung mengalami dinamika luar biasa di penghujung tahun 2025.

Meski demikian, Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Wakil Bupati Ali Syakieb serta jajaran aparatur Pemkab Bandung dinilai terus bekerja keras untuk melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh.

“Namun, adanya efisiensi pemerintah pusat atau transfer keuangan daerah (TKD) sebesar hampir Rp 1 triliun, tentu berdampak signifikan bagi Kabupaten Bandung, sehingga penyusunan APBD dilakukan dengan lebih cermat dan tepat, hanya untuk kegiatan prioritas dan urusan wajib,” tutur Kang AY kepada awak media, Minggu (28/12/2025).

Dalam kondisi seperti ini, menurutnya, wajar jika Bupati dan Wakil Bupati mengurangi kegiatan-kegiatan dalam langkah keseharian.
Namun Kang DS selaku Bupati dan Kang Ali sebagai Wakil Bupati, nampaknya tidak terpengaruh oleh pengurangan anggaran tersebut.

Mereka tetap Bedas berkegiatan, turun ke masyarakat dan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Langkah-langkah Kang Ds yang #lebihbedas, lanjut Kang AY, tetap terlihat, seperti dalam upaya menguatkan pemerataan Dapur MBG, Koperasi Merah Putih, dan penuntasan Sekolah Rakyat sebagai program unggulan Presiden RI di Kabupaten Bandung.

Berdasarkan pengamatannya, dengan penuh kesungguhan Kang DS memetakan pemerataan dapur MBG agar perbaikan gizi generasi emas dapat mencapai sasaran. Bahkan, secara nyata, upaya kehadiran Dapur MBG diperkuat dengan berdirinya Koperasi Merah Putih untuk menjadi penopang sirkulasi ekonomi riil di masyarakat.

“Di penghujung tahun ini, Kang DS juga mengoptimalkan pekarangan rumah dengan mengajak masyarakat menanam pohon sayuran, sebuah gerakan yang dapat meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga sekaligus menjaga inflasi,” jelas mantan Ketua DPRD Kabupaten Bandung ini.

Langkah tersebut yang sebelumnya juga ditopang dengan berbagai gerakan seperti operasi pasar murah, pembagian senbako bagi masyarakat rentan, berhasil dilakukan oleh Kang DS, sehingga inflasi di Kabupaten Bandung terkendali bahkan cenderung turun.

“Talenta kepemimpinan yang mampu menangkap peluang di tengah tantangan tidaklah mudah jika niat tidak ikhlas dalam melayani masyarakat,” ungkap Kang AY lagi.

Ia menilai meskipun sebagian orang tidak puas, hal ini bukan karena kinerja Kang DS dan Kang Ali Syakieb tidak baik, melainkan karena super aktifnya kepemimpinan pasangan sejati Kang DS dan Ali Syakieb dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk penanganan kemanusiaan terutama bencana.

Ia menyebut, dalam setiap bencana yang terjadi, Kang DS selalu hadir lebih awal dan berbuat semaksimal mungkin agar lingkungan segera pulih dan kehidupan masyarakat segera membaik. Bahkan, seringkali Kang DS menginap di daerah bencana.

Dalam bidang lingkungan hidup, Bupati Bandung tegak lurus dengan Gubernur Jawa Barat untuk melakukan evaluasi atas tambang yang tidak berizin dan perumahan yang melanggar LSDI atau Perda Tata Ruang.

“Saya melihat setiap langkah ini dipersembahkan untuk menguatkan visi dan misi dalam implementasi yang nyata. Semoga kita semua dapat semakin baik dalam peran serta kenegaraan, Kabupaten Bandung menjadi Lebih Bedas di segala aspek, dan para pemimpin kita diberi kekuatan yang konsisten dan ikhlas melayani masyarakat,” tutur Agus Yasmin. (**)

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.