Normalisasi Drainase di Jalan Menger Sangat Terganggu, Semberawut Banyak Kabel Fiber Optik, Ketua Pentahelik Dayeuhkolot Kritik Keras Pemasangan Yang Asal-asalan

Bandung – YUTELNEWS com|| Pemasangan kabel fiber optik tidak tertata pada tiang-tiang utilitas yang berdiri rapat di sisi jalan. Bahkan, ada beberapa tiang yang terpasang disaluran drainase dibeberapa titik sepanjang jalan Menger, Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung.pada rabu 17/12/2025.

Dalam pelaksanaan normalisasi drainase yang dilakukan team Pentahelix Percepatan Penanganan Banjir Dayeuhkolot bersama Perhimpunan Remaja Medjid (PRIMA) Citeureup pada hari Rabu 17 Desember, sejumlah kabel ditemukan Pemasangan semberawut dalam kondisi tergeletak di bawah dan melintang di area saluran drainase yang mengakibatkan penyumbatan dan mengakibatkan menumpuk sampah dan tanah.

Dengan ditemukan beberapa kabel optik tergeletak di bawah saluran air, yang mana ini, jelas – jelas mengganggu fungsi drainase. Sudah bertahun-tahun untuk wilayah ini, jika terjadi hujan dipastikan banjir dan airnya masuk kebadan jalan raya dikarenakan saluran airnya tidak berjalan.

Buruknya penataan utilitas tersebut, mencerminkan lemahnya penataan utilitas publik dan dikhawatirkan berdampak pada keselamatan warga para pengguna jalan serta meningkatkan potensi genangan dan banjir yang lebih besar.

Berdasarkan regulasi, penataan jaringan telekomunikasi telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi serta Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi, yang menegaskan bahwa pembangunan jaringan wajib menjamin keselamatan, ketertiban umum, serta tidak mengganggu fasilitas publik.

Selain itu, Permen PUPR Nomor 20/PRT/M/2010 mengatur bahwa utilitas jalan tidak boleh menghambat fungsi jalan maupun saluran drainase.

Kejadian tersebut mendapat kritikan keras dari Ketua Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot, H. Tri Rahmanto yang juga seorang tokoh masyarakat. Menurutnya kondisi tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan dan koordinasi antar pihak terkait.

Penataan kabel optik dan tiang utilitas harus dilakukan secara menyeluruh dan terkoordinasi. Jangan hanya dirapikan sementara, tetapi pastikan tidak mengganggu saluran drainase. Jika dibiarkan, persoalan ini akan terus berulang dan merugikan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, sebagai kawasan industri, Jalan Mengger seharusnya menjadi penataan infrastruktur yang tertib, aman, dan ramah lingkungan, ujar Tri.

Warga masyarakat berharap Pemerintah Daerah bersama perusahaan pemilik utilitas telekomunikasi segera melakukan penataan terpadu, termasuk relokasi tiang dan kabel yang menghambat saluran drainase.” tukasnya.

Yans

Bedas Pisan! Pentahelix Dayeuhkolot Bersama PRIMA , Terus Lakukan Normalisasi Drainase Jalan Mengger,Tangani Banjir, Di Hari Yang Ke-2.

Bandung – YUTELNEWS com|| Pentahelix Dayeuhkolot Terus berupaya dalam penanganan banjir diwilayah Dayeuhkolot, Pentahelix percepatan penanganan banjir, bersama puluhan anggota perhimpunan remaja masjid (PRIMA) Dayeuhkolot, terus melakukan normalisasi drainase di sepanjang jalan Menger wilayah industri di hari yang ke-2 nya, berada di wilayah Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung. pada rabu (17/12/2025).

Dalam saluran Drainase yang berada di lingkungan industri jalan memger ini, Karena sudah bertaun-taun tertutup tanah dan pasir, bahkan saat ini nyaris rata dengan badan jalan dan juga banyak kabel telkom semberawut tertimbun tanah, yang mengakibatkan saluran air tersumbat dan ketika hujan datang mengakibatkan banjir menutupi area jalan.

Semangat Bedas puluhan anggota Prima secara kebersamaan bergotong royong untuk membersihkan mengangkat tanah dan pasir, bahkan kabel telkom yang menutupi Drainase sepanjang jalan Menger yang mencapai ratusan meter dan kedalaman 50 cm.

Dalam pembersihan saluran drainase ini, para relawan Prima berhasil menemukan kabel telkom yang tertanam tanah di saluran dranase yang sembarawut dan mengumpulkan ratusan karung pasir dan tanah bercampur sampah, yang mana nantinya akan di angkat Dum truk untuk dibuang.

Ketua Pentahelik Dayeuhkolot, H.Tri Rahmanto pun mengatakan bahwa kegiatan yang berlangsung merupakan bagian dari program yang telah kita rencanakan sebelumnya, program normalisasi jalan menger ini di hari yang ke-2, Kegiatan ini bagian dari langkah-langkah kita dalam upaya terus penanganan banjir di wilayah kecamatan Dayeuhkolot.

“Hari yang ke-2 ini, pengerukan dranase jalan menger ini kita bersama elemen masyarakat dari organisasi Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) yang ada diwilayah Desa Citeureup , berkelanjutan melakukan pembersihan saluran drainase yang ada di wilayah jalan menger Palasari,” ungkap Tri.

Wilayah ini sudah lama dikeluhkan masyarakat dan juga masyarakat para pengguna jalan, karena setiap hujan datang pasti terjadi banjir menutupi badan jalan dan kemacetan kendaraan diakibatkan saluran drainasenya tidak berfungsi .

Kita pentahelix Dayeuhkolot terus melakukan normalisasi ini, semoga saluranya bisa berjalan normal dan nantinya jika ada hujan, airnya bisa tersalurkan melalui pembuangan menuju ke sungai,” tambah Tri.

Dalam kesempatannya, Tri Rahmanto yang juga merupakan tokoh masyarakat, berharap agar pasca pembersihan drainase di jalan Menger yang merupakan wilayah industri, agar kedepannya para pemilik perusahaan bisa berkoordinasi bila ada hal menyangkut masalah lingkungan yang dikhawatirkan bisa mengakibatkan terjadinya banjir.

Komunikasi berkelanjutan antara pemilik perusahaan dengan kami sebagai team percepatan penanganan banjir, itu sangat kami harapkan, karena tujuan untuk wilayah Dayeuhkolot terbebas dari banjir itu merupakan harapan kita bersama dan harus bersama-sama dalam penanganannya,” tukasnya.

 

Yans.

Ketua Pentahelix Tri Rahmanto Bersama PRIMA,Tampa Nunggu Waktu Gercep Lakukan Normalisasi Drainase Jalan Mengger,Tangani Banjir.

Bandung – YUTELNEWS com|| Salah satu upaya dalam penanganan banjir diwilayah Dayeuhkolot, ketua Pentahelix percepatan penanganan banjir, H. Tri Rahmanto turun lqngsung ke lapangan bersama puluhan anggota perhimpunan remaja masjid (PRIMA) Citeureup, melakukan normalisasi drainase di sepanjang jalan Menger wilayah industri yang berada di Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung. Selasa (16/12/2025).

Saluran Drainase yang berada di lingkungan industri ini sudah bertaun-taun tertutup tanah dan pasir, bahkan saat ini nyaris rata dengan badan jalan yang mengakibatkan saluran air tersumbat dan ketika hujan datang mengakibatkan banjir menutupi area jalan.

Puluhan anggota Prima secara bergotong royong untuk membersihkan mengangkat tanah dan pasir yang menutupi Drainase sepanjang Menger yang mencapai 300 meter dan kedalaman 50 cm.

Dalam pembersihan saluran drainase ini, para relawan Prima berhasil mengumpulkan ratusan karung pasir dan tanah bercampur sampah, yang mana nantinya akan di angkat Dum truk untuk dibuang.

Ketua Pentahelik percepatan penanganan banjir Dayeuhkolot, H.Tri Rahmanto mengatakan bahwa kegiatan yang berlangsung merupakan bagian dari program yang telah kita rencanakan sebelumnya. Kegiatan ini bagian dari langkah-langkah kita dalam penanganan banjir di Dayeuhkolot.

“Hari ini kita bersama elemen masyarakat dari organisasi pemuda keagamaan yang ada diwilayah Desa Citeureup yaitu Prima, melakukan pembersihan saluran drainase yang ada di wilayah jalan menger Palasari,” ungkap Tri.

Wilayah ini sudah lama dikeluhkan masyarakat dan juga pengguna jalan, karena setiap hujan datang pasti terjadi banjir menutupi badan jalan dan kemacetan kendaraan diakibatkan saluran drainasenya tidak berfungsi .

” Untuk itu, dengan dilakukannya normalisasi ini, semoga saluranya bisa berjalan normal dan nantinya jika ada hujan, airnya bisa tersalurkan melalui pembuangan menuju ke sungai, tambah Tri.

Dalam kesempatannya, Tri Rahmanto yang juga merupakan tokoh masyarakat, berharap agar pasca pembersihan drainase di jalan Menger yang merupakan wilayah industri, agar kedepannya para pemilik perusahaan bisa berkoordinasi bila ada hal menyangkut masalah lingkungan yang dikhawatirkan bisa mengakibatkan terjadinya banjir.

” Komunikasi berjenjang antara pemilik perusahaan dengan kami sebagai team percepatan penanganan banjir itu sangat kami harapkan, karena tujuan untuk wilayah Dayeuhkolot terbebas dari banjir itu merupakan harapan kita bersama dan harus bersama-sama dalam penanganannya,” pungkas Tri.

Yans.

Bupati Bandung Kang DS, Siapkan Tebar Bibit via Udara Untuk Hijaukan Hulu Bandung, Evaluasi Alih Fungsi Lahan PTPN.

Kab. Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna mengatakan Pemerintah Kabupaten Bandung, sudah menyiapkan satu truk bibit kayu untuk ditebar di kawasan hulu, terutama di wilayah rawan dan daerah yang tidak dapat dijangkau kendaraan darat.

Penentuan titik lokasi penebaran bibit, kata Bupati Bandung HM Dadang Supriatna Sapaan Akrab Kang DS, akan ditetapkan melalui rapat bersama Komandan Lanud (Danlanud), mengingat proses penebaran rencananya menggunakan pesawat milik TNI AU.

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya penghijauan kembali kawasan hutan di Kabupaten Bandung.

“Ini salah satu upaya kita dalam rangka menghijaukan kembali hutan,” ujar Dadang, Selasa (16/12/2025), di Kebun Malabar Afdeling Mes Cinyiruan, PTPN I Regional II Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung.

Selain penghijauan, Pemkab Bandung juga akan melakukan pemetaan (mapping) terhadap lahan PTPN. Kebijakan ini sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat agar lahan PTPN dikembalikan pada fungsi tanaman keras.

Namun demikian, Kang DS menegaskan langkah tersebut harus tetap memperhatikan aspek ekonomi masyarakat sekitar. Ia meminta data yang lengkap sebelum melaporkan kebijakan itu kepada Gubernur Jawa Barat.

“Kita akan laporkan ke Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi, mana saja yang bisa dicover oleh APBD Provinsi dan mana yang menjadi tanggung jawab PTPN. Amanat Gubernur jelas, jangan sampai ada masyarakat yang kehilangan penghasilan. Kebutuhan ekonomi dan kesejahteraan mereka harus tetap kita pikirkan,” ujarnya.

Kang DS juga menyebutkan, Pemkab Bandung akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait alih fungsi lahan pada 9 Januari mendatang. Evaluasi tersebut mencakup lahan eksisting di Kabupaten Bandung, termasuk lahan milik PTPN.

Menurutnya, percepatan proses Hak Guna Usaha (HGU) PTPN menjadi salah satu langkah penting untuk memperketat pengelolaan dan pengawasan lahan.

“Ini bagian dari upaya memperbaiki kondisi dan tata kelola PTPN itu sendiri,” katanya.

Terkait persoalan penyerobotan lahan, Dadang menilai permasalahannya tidak tunggal. Oleh karena itu, Pemkab Bandung akan menyepakati langkah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dapat berjalan lebih solid ke depan.
“Semoga kolaborasi ini bisa benar-benar terwujud,” pungkasnya.***

 

Yans.

Kabupaten Bandung Ranking 1 se-Jawa Barat Penilaian MCSP KPK RI 2025 dan Zero Korupsi

Bandung – YUTELNEWS com || Kabupaten Bandung merebut peringkat tertinggi se-Jawa Barat, dalam penilaian Monitoring, Controlling, and Surveillance for Prevention (MCSP) atau Sistem Penilaian Integritas (SPI) dari KPK RI tahun 2025 dengan nilai 94%.

Bahkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK RI menilai di Pemkab Bandung tidak ada temuan fakta korupsi atau zero fact. Dengan nilai sebesar itu Kabupaten Bandung juga menjadi peringkat keempat di tingkat nasional.

Prestasi menunjukkan komitmen kuat Pemkab Bandung melalui Inspektorat dalam peningkatan integritas dan pencegahan korupsi, dengan skor terus meningkat dari tahun ke tahun. Sejak 2022, Kabupaten Bandung mendapat nilai 84% atau masuk Zona Hijau. Kemudian meningkat lagi menjadi 92% di tahun 2023 dan menjadi 93% tahun 2024.

Hal ini menunjukkan tata kelola pemerintahan yang terus membaik dengan terus memperkuat integritas dan sistem pencegahan korupsi.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengaku bersyukur atas capaian ini yang berarti menunjukkan komitmen tinggi Kabupaten Bandung dalam pencegahan korupsi yang patut dibanggakan.

“Alhamdulillah, Kabupaten Bandung menjadi ranking keempat nasional dan rangking kesatu di Jawa Barat dan alhamdulillah juga Kabupaten Bandung, zero fat korupsi berdasarkan survei SPI KPK RI,” ucap Bupati Bandung Dadang Supriatna saat peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) tingkat Kabupaten Bandung, di Grand Sunshine Soreang, Jumat 12 Desember 2025.

Namun menurutnya capaian tersebut bukanlah akhir, melainkan titik tolak untuk mewujudkan Kabupaten Bandung sebagai wilayah bebas korupsi.

Sebab dengan diraihnya predikat ini, Kabupaten Bandung memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi pilot project atau percontohan bagi kabupaten/kota lain dalam hal pencegahan dan pemberantasan korupsi.

“Korupsi bukan sekadar tindak kejahatan biasa, melainkan kejahatan luar biasa (extraordinary crime), yang membutuhkan penanganan luar biasa pula,” tandas Bupati Dadang Supriatna.

Dadang menegaskan, kejahatan ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tapi juga menimbulkan kesenjangan sosial, dan menghambat pembangunan.

Oleh karena itu, lanjut Bupati Bedas, tanggal 9 Desember ditetapkan sebagai Hari Anti Korupsi Sedunia untuk meningkatkan kesadaran publik dan memperkuat komitmen bersama dalam pemberantasan korupsi.

Menurut Kang DS, di Kabupaten Bandung peringatan Hakordia ini tidak hanya menjadi bentuk akuntabilitas atas langkah-langkah pemberantasan  korupsi yang telah dilakukan.

“Tetapi juga sebagai momentum untuk menyatukan langkah bersama seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas,” tegasnya.

Melalui peringatan Hakordia, Bupati Kang DS mengajak kepada seluruh masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam gerakan anti korupsi. Yaitu dengan menyebarkan dan menerapkan nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.

“Untuk bersama-sama menciptakan Kabupaten Bandung yang bebas korupsi, transparan, dan akuntabel. Mari kita jadikan peringatan Hakordia ini sebagai pengingat bahwa kejujuran, integritas, dan transparansi adalah pondasi utama dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berdaya saing. Bersama, kita bangun Kabupaten Bandung lebih Bedas, bersih dan berintegritas,” seru bupati (*)

 

Yans.

Tri Rahmanto Pantau Progres Pembangunan Pintu Jembatan Sukabirus Melintasi Sungai Cigede , Upaya Tanggulangi Banjir

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Ketua Panitia Pentahelix Tri Rahmanto, berupaya monitoring untuk Percepatan Penanganan Banjir Dayeuhkolot, terus memantau berbagai upaya infrastruktur penanggulangan banjir, termasuk pembangunan pintu jembatan sukabirus yang melintasi Sungai Cigede. Upaya ini menjadi bagian dari langkah komprehensif untuk mengatasi masalah banjir kiriman yang kerap melanda kawasan kecamatan Dayeuhkolot setiap musim hujan. pada sabtu 13/12/2025.

Sebelumnya, warga di desa Citeureup dan sekitarnya kerap merasakan dampak banjir akibat sumbatan saluran oleh sampah dari hulu Sungai Cigede. Pembangunan pintu jembatan berbahan besi, yang diimplementasikan oleh Bupati Bandung Kang DS melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten Bandung, direncanakan sebagai solusi untuk menahan arus air dan mencegah luapan ke permukiman warga. Selain itu, normalisasi saluran yang bermuara ke Sungai Cigede juga dilakukan untuk memperlancar aliran air.

Ketua Panitia Pentahelix, Tri Rahmanto, yang juga aktif sebagai tokoh masyarakat, telah beberapa kali turun langsung ke lapangan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana. “Kita tidak boleh berhenti bergerak. Setiap langkah kecil untuk mengurangi resiko banjir berarti banyak bagi kesejahteraan warga,” ujar Tri Rahmanto dalam monitoring cek lokasi.

Meskipun masih dalam proses, warga telah menyampaikan rasa lega dan apresiasi terhadap upaya tersebut. “Sebelumnya, setiap hujan deras kita harus waspada. Sekarang, dengan pembangunan pintu jembatan dan perbaikan saluran, harapan kita semakin besar agar banjir berkurang,” ungkap ade warga RW 17 Citeureup.

Perlu dicatat bahwa penanganan banjir di Dayeuhkolot juga membutuhkan kolaborasi lintas sektoral. Meskipun Pentahelix terus berusaha menyatukan elemen pemerintah, warga, akademisi, dan perusahaan. Ketua Panitia Pentahelix Tri Rahmanto tetap optimis dan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan membebaskan Dayeuhkolot dari banjir.

Upaya infrastruktur penanggulangan banjir di Dayeuhkolot juga mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bandung yang telah mengalokasikan anggaran khusus di APBD 2026, termasuk untuk pembangunan dua jembatan baru di atas Sungai Cigede, Sukabirus. Kedua jembatan itu diharapkan tidak hanya mempermudah akses masyarakat tetapi juga berkontribusi dalam menekan resiko banjir.” tukasnya.

 

Yans.

Di Tengah Banjir dan Longsor, Kang DS Gelar Istigasah dan Tegaskan Prioritas Keselamatan Warga

BANDUNG -YUTELNEWS com|| Berdasarkan data BPBD Jawa Barat, banjir telah melanda 15 kecamatan di Kabupaten Bandung sejak awal Desember 2025. Beberapa wilayah seperti Kecamatan Baleendah, Bojongsoang, Dayeuhkolot, dan Kutawaringin terendam banjir, sementara longsor terjadi di Kecamatan Arjasari, Kampung Condong, Desa Wargaluyu, yang menimbun tiga warga.

Upaya evakuasi dan pencarian korban sudah dilakukan meski terpaksa dihentikan akibat kondisi di lapangan yang sudah tidak memungkinkan. Namun, Bupati Bandung, Dadang Supriatna melakukan upaya lain dengan menggelar doa bersama dan istigosah demi memohon perlindungan Allah SWT agar Kabupaten Bandung dijauhkan dari bencana serta masyarakatnya senantiasa diberi keselamatan. Kegiatan ini menghadirkan Ketua MUI Kabupaten Bandung, Ketua BAZNAS, serta Pimpinan Pondok Pesantren Al Maarif, K.H. Sofyan Yahya. Selain itu, ratusan ASN, perangkat daerah, dan berbagai elemen masyarakat juga hadir di Masjid Al Fathu, Soreang, Jumat (12/12/2025).

Akibat bencana yang terjadi, Pemerintah Kabupaten Bandung menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari untuk mempercepat respons dan penanganan banjir dan longsor.

Bupati yang akrab disapa Kang DS ini juga menyatakan bahwa pola banjir yang terjadi saat ini berbeda dibanding periode sebelumnya.

“Banjir ini bukan lagi siklus 20 tahunan. Sekarang muncul setiap lima tahun dan curah hujannya sangat tinggi. Kami menetapkan tanggap darurat karena anggaran tidak bisa keluar tanpa status tersebut. Kebutuhan di lapangan sangat mendesak, jadi kami harus cepat,” ujar beliau seusai rapat koordinasi penanganan banjir bersama Gubernur Jawa Barat dan jajaran terkait beberapa waktu lalu.

Kang DS, saat memimpin langsung pencarian tiga warga yang tertimbun longsor di Arjasari, Bupati Dadang mengimbau masyarakat di zona rawan untuk mengutamakan keselamatan.

“Demi keselamatan bersama, kami mengimbau masyarakat tidak memasuki area longsor maupun zona pencarian. Hanya petugas yang boleh masuk,” ucapnya kepada wartawan, mengingat kondisi tanah yang masih labil di lokasi kejadian, Tegasnya.

Upaya penanggulangan bencana ini juga sejalan dengan langkah pemerintahan provinsi dan pusat untuk memperbaiki tata ruang dan menghentikan sementara pemberian izin pembangunan baru guna mengantisipasi risiko yang lebih besar di masa depan. ***

 

Yans.

Pelantikan 7.550 P3K: Bupati Dadang Supriatna, Soroti Menipisnya ASN Kabupaten Bandung.

Kab. Bandung — YUTELNEWS.com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna melantik 7.550 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW) formasi tahun 2025 di Lapangan Upakarti, Soreang, pada Senin (08/12/2025).

Pelantikan massal ini disebut sebagai langkah strategis dalam penguatan birokrasi sekaligus upaya pemerintah daerah menutup kekurangan tenaga aparatur.

Dalam sambutannya, Dadang menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar formalitas administrasi, tetapi bagian dari perencanaan besar untuk menyiapkan regenerasi aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bandung.

Ia memastikan seluruh pegawai baru telah menerima Surat Keputusan (SK) dan langsung bergabung dengan unit kerja masing-masing.

“Kita melantik 7.550 orang untuk P3K paruh waktu. SK sudah diberikan, dan mulai hari ini mereka langsung bekerja. Namun perjuangan belum selesai. Saya tetap mendorong agar seluruh rencana formasi 3K bisa selesai sesuai target,” ujar Dadang.

Dalam kesempatan itu, Dadang juga menyampaikan kondisi mendesak terkait ketersediaan ASN di Kabupaten Bandung.

Menurutnya, pemerintah daerah telah mengirimkan data kebutuhan aparatur kepada Kementerian PAN-RB dan PKN sebagai bagian dari advokasi jangka panjang.

Ia mengingatkan, jika dalam lima tahun ke depan tidak ada rekrutmen CPNS atau tidak ada kejelasan alur menuju PNS, jumlah ASN di Kabupaten Bandung bisa turun drastis.

“Jika tidak ada rekrutmen CPNS lima tahun ke depan, PNS kita bisa tinggal sekitar 650 orang. Ini kondisi yang sangat mengkhawatirkan karena akan melemahkan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.

Bupati Bandung Yang di Sapa Akrab Kang DS juga menekankan bahwa regenerasi ASN bukan hanya soal jumlah, tetapi juga kualitas.

Jabatan strategis di pemerintahan, menurutnya, tidak dapat diisi secara instan karena memerlukan pengalaman dan proses pembentukan kompetensi yang panjang.

“Menyiapkan pejabat strategis tidak bisa cepat. Saya sendiri menempuh perjalanan hampir 30 tahun sebelum memimpin Kabupaten Bandung. Setiap jabatan ada prosesnya dan itu harus kita hormati,” jelasnya.

Kepada para pegawai yang baru dilantik, Dadang memberikan arahan agar bekerja dengan disiplin, menjaga integritas, dan menunjukkan etos kerja tinggi. Menurutnya, efektivitas pelayanan publik sangat bergantung pada kesiapan aparatur dalam menjalankan tugas.

“Saya berharap seluruh pegawai bekerja disiplin dan rajin. Itu pondasi utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ucapnya.

Pelantikan P3KPW ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bandung memperkuat struktur organisasi pemerintahan. Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan langkah lanjutan melalui penataan formasi ASN dan advokasi kebutuhan aparatur ke pemerintah pusat.

Dengan strategi tersebut, Pemkab Bandung menargetkan peningkatan mutu birokrasi serta memastikan regenerasi aparatur berjalan stabil.***

 

Yans.

Dalam Kondisi Hujan dan Lumpur, Bupati Bandung Kang DS, Terjun Langsung Cari Tiga Korban Longsor Arjasari

KAB.BANDUNG –YUTELNEWS com|| Hingga hari kedua pencarian tiga korban longsor di Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Minggu (7/11/2025), upaya tim gabungan belum membuahkan hasil. Keterbatasan alat membuat proses pencarian berjalan lambat, sehingga Basarnas membutuhkan bantuan alat berat jenis backhoe untuk mempercepat evakuasi.

Mendapat laporan tersebut, Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna tanpa berpikir panjang langsung menerjunkan dua unit alat berat, berukuran besar dan kecil, yang seluruh biaya operasionalnya ditanggung secara pribadi. Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya yang turut memimpin jalannya pengerukan sekaligus mengarahkan operator alat berat di lokasi.

Namun, pada petang hari, proses pencarian terpaksa dihentikan sementara karena hujan deras yang mengguyur kawasan longsoran, demi keselamatan seluruh petugas.

“Saya terjunkan alat berat karena tidak mungkin pencarian dilakukan secara manual di area yang sangat luas, dengan kondisi lumpur pekat dan batuan besar. Saya ingin jenazah para korban segera ditemukan agar keluarga merasa tenang. Biarlah saya yang menanggung biaya operasional alat berat tersebut,” ujar Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS.

Ia menegaskan, apabila kondisi cuaca memungkinkan, dirinya akan terus terlibat langsung di lapangan dan membantu mengarahkan pengoperasian alat berat.

“Saya berharap dengan bantuan alat berat ini, proses pencarian bisa selesai tidak lebih dari tujuh hari,” tambahnya.

Di lokasi, Kang DS tampak tanpa ragu mengitari area longsor dan bahkan turut berada di kabin alat berat saat proses pengerukan berlangsung. Diketahui, sejak muda ia memiliki pengalaman dalam pengelolaan dan pengoperasian alat berat.

Aksi Kang DS yang terjun langsung menjadi instruktur bagi operator di lapangan menuai apresiasi dari berbagai elemen masyarakat, relawan, hingga tim Basarnas yang bertugas.

Pada kesempatan tersebut, Kang DS juga mendesak pemerintah pusat agar memperketat aturan hukum dan memberikan sanksi tegas terhadap perusakan hutan dan penebangan liar yang menyebabkan meningkatnya risiko banjir, longsor, dan pergerakan tanah.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya mengajak masyarakat untuk menghentikan perusakan hutan karena dampaknya sangat besar terhadap keselamatan lingkungan.

“Longsor di Arjasari harus menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Jagalah hutan, maka hutan akan menjaga kita,” tegas Asep Romy.

 

Yans.

Bupati Bandung Kang DS, Tinjau Lokasi dan Kerahkan Seluruh OPD untuk Percepatan Pencarian Korban Longsor

Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna meninjau langsung lokasi bencana longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, yang terjadi pada hari kemarin Jumat (5/12/2025) sore.

Longsor tersebut mengakibatkan tiga warga tertimbun material dan dua rumah rusak berat.

Bupati Dadang didampingi Kepala BPBD, Sekretaris Daerah, Kapolsek Arjasari, Kepala Desa, Camat Arjasari, Basarnas, serta unsur TNI, POLRI dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Kami mendapat laporan sekitar pukul 17.00 WIB setelah terjadinya longsor. Tim BPBD langsung merespons dari Posko Baleendah. Namun proses evakuasi tidak dapat dilakukan pada Jumat sore karena minimnya penerangan dan kondisi tanah yang masih sangat labil,” ujar Bupati.

Bupati Dadang membenarkan terdapat tiga korban hilang yang sudah teridentifikasi:
Aisyah (60 tahun), Citra (20 tahun), Alfa (10 tahun)

Dua korban diperkirakan tertimbun di area rumah, sementara satu korban anak-anak diduga berada di sekitar bantaran sungai.

“Ada dua titik pencarian. Kondisi tanah masih labil sehingga penanganan harus dilakukan secara hati-hati,” jelasnya. pada sabtu (06/12/2025).

Bupati Dadang menginstruksikan agar seluruh warga di zona rawan segera mengungsi ke rumah kerabat atau tempat yang lebih aman. Bila tidak memungkinkan, pemerintah desa diminta menyiapkan tenda darurat dan BPBD diminta mempersiapkan logistik.

Kapolsek Arjasari juga telah menetapkan garis polisi dan membatasi akses masyarakat ke lokasi pencarian.

“Hanya petugas yang berkepentingan yang boleh masuk ke area pencarian. Ini demi keselamatan bersama,” tegas Bupati.

Basarnas bersama tim gabungan menurunkan sekitar 100 personel dari berbagai instansi serta relawan.

Bupati menjelaskan bahwa penggunaan alat berat belum memungkinkan karena kondisi tanah yang rentan longsor susulan.

“Alat berat sebenarnya sudah siaga, namun masuknya berisiko memicu longsoran tambahan. Untuk sementara pencarian dilakukan secara manual,” ujarnya.

Tim gabungan telah menyiapkan sekitar 100 cangkul, 4–6 unit mesin Alkon, dan peralatan pendukung lainnya.

Perwakilan Basarnas, Nova, mengatakan bahwa pemantauan dari udara menunjukkan kondisi tebing dan struktur tanah yang sangat berbahaya.

“Situasinya cukup ekstrem. Kami perlu memperhatikan risiko-risiko sebelum tim masuk ke lapangan. Kami berupaya maksimal dengan sumber daya yang ada, tetapi keselamatan petugas tetap prioritas,” kata Nova.

Pemerintah Kabupaten Bandung telah mengeluarkan surat penetapan status Tanggap Darurat Bencana terhitung 5–14 Desember 2025, mengingat saat ini 15 kecamatan di Kabupaten Bandung terdampak bencana akibat cuaca ekstrem.

Bupati juga mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memperparah kerusakan lingkungan.

“Kepada pihak yang masih melakukan perusakan hutan, saya tegaskan: hentikan! Ini memperbesar risiko bencana,” tegasnya.***

Yans.

Air Sungai Kembali Naik di Palasari Kelurahan Pasawahan , Warga Diminta Tetap Siaga

Bandung — YUTELNEWS com|| Warga Palasari di wilayah Kelurahan Pasawahan , Kecamatan Dayeuhkolot , kembali dikejutkan dengan naiknya debit air sungai pada malam Sabtu (5/12/2025). Informasi awal disampaikan oleh seorang warga yang melaporkan bahwa ketinggian air meningkat cukup cepat sehingga membuat masyarakat di palasari kelurahan pasawahan dan di wilayah bantaran sungai mulai waspada.

“Malam ini air kembali naik, harap warga palasari tetap waspada,” ujar ketua pentahelix,sekaligus tokoh masyarakat dayeuhkolot Tri Rahmanto melalui pesan yang dibagikan ke grup komunikasi lapangan.

Menanggapi laporan tersebut, ketua pentahelix Tri Rahmanto, menghimbau warga wilayah kecamatan dayeuhkolot agar meningkatkan kewaspadaan.
“Mohon dihimbau kepada warga agar tetap siaga dan waspada,” tulisnya dalam pesan singkat.

Situasi diperkuat dengan laporan lanjutan dari warga yang menyebutkan bahwa wilayah palasari , kondisi yang berpotensi menambah debit air sungai.

Tri Rahmanto juga menyampaikan berharap informasi ini juga diteruskan ke grup-grup desa lainnya agar seluruh masyarakat dapat mengambil langkah antisipasi sejak dini. “Kalau ada grup di desa, boleh dishare biar sama-sama siaga,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) terus memantau perkembangan debit air dan mengimbau warga di sepanjang bantaran sungai untuk tetap mengikuti informasi resmi dari petugas dan tidak panik, namun tetap meningkatkan kesiapsiagaan.

 

Yans.

Jalan Pabeyan -Darwati Mulus, Warga Apresiasi Kinerja Bupati Kang DS dan DPUTR Kabipaten Bandung.

Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna pada tahun anggaran 2025 lebih fokus kepada peningkatan Infrastruktur Jalan yang ada diwilayah Kabupaten Bandung.

Dalam setiap moment dan kesempatan Dadang Supriatna baik saat pertemua dengan pada pimpinan OPD, Camat, serta Kepala Desa Ia selalu menyampaikan, bahwa pemkab Bandung tengah fokus terhadap peningkatan infrastruktur Jalan, dan Gang gang serta bangunan Pelayanan Masyarakat.

Kali ini apresiasi disampaikan warga Pabeyan Desa Cipaku Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung yang sangat mengapresiasi dan ucapkan rasa terima kasih kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj Renie atas terealisasinya pembangunan jalan Pabeyan -Darwati.

Ungkapan terima kasih tersebut disampaikan secara langsung oleh Warga Pabeyan setempat melalui spanduk bertuliskan “Terima kasih kepada Bupati Bandung Bapak Dr.H.M.Dadang Supriatna ,S.Ip.M.Si atas pembangunan jalan Pabeyan -Darwati.Rabu(03/12/2025)

Disampaikan pula kepada jajajaran DPUT Kabupaten Bandung pasalnya Pembangunan jalan tersebut disambut antusias oleh warga, karena selama ini kondisi jalan yang rusak menjadi kendala bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

” Dengan adanya perbaikan, warga berharap akses antar Pabeyan -Darwati menjadi lebih lancar dan mendorong pertumbuhan ekonomi, “.

Salah satu warga Desa Cipaku mengatakan, pembangunan jalan Pabeyan -Darwati ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Dadang Supriatna. Sekarang pembangunan jalan Pabeyan -Darwati ini khususnya masyarakat di kampung Pabeyan akan lebih berkembang lagi ” ujarnya.

“Semoga ini menjadi kebaikan Bapak Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Semoga Allah SWT membalasnya,

Mudah mudahan atas kerja sama dan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata.

“Pembangunan jalan Pabeyan -Darwati di Desa Cipaku ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kami akan terus mendorong agar pembangunan infrastruktur bisa dirasakan secara merata di seluruh Kabupaten Bandung

Ia juga berharap agar masyarakat dapat menjaga dan memelihara jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pembangunan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk merawatnya,” tambahnya.

Dengan terealisasinya pembangunan jalan Pabeyan -Darwati ini, masyarakat Desa Cipaku optimistis aktivitas ekonomi, sosial, dan pendidikan di wilayah mereka akan semakin lancar dan berkembang.(***)

 

Yans.

Cangkuang Kulon Sambut Gembira Penyaluran Bantuan Pangan, 566 KPM Hadir dengan Antusias

Bandung – YUTELNEWS com|| Penyaluran bantuan pangan di Desa Cangkuang Kulon berjalan sukses dan lancar. Sebanyak 566 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hadir dengan antusias untuk menerima bantuan yang sangat dibutuhkan ini. Acara pembagian bantuan berlangsung di Aula Desa Cangkuang Kulon,Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung.pada rabu 03/12/2025. dan dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta antusias masyarakat penerima mangpaat.

Acara tersebut dimulai dengan sambutan Pj.Kepala Desa Cangkuang Kulon,yang di wakilkan kepada Ketua Kesra Cep Hamzah , yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Kesra Desa Cangkuangkulon dalam upaya meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah situasi ekonomi yang masih belum stabil. Beliau juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial di antara warga.

“Kami berharap, bantuan yang tidak seberapa ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga ke depan, kami dapat terus meningkatkan program-program kesejahteraan lainnya,” ujar Cep Hamzah dalam sambutannya.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyerahan simbolis paket beras dan minyak goreng kepada perwakilan warga penerima manfaat. Raut bahagia terpancar dari wajah para penerima saat menerima bantuan tersebut. Salah seorang warga, Ibu Ai dari rw 14 cilebak, mengungkapkan dengan rasa mengucapkan terima kasihnya kepada pemerintah desa cangkuang kulon atas bantuan yang diberikan.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak/Ibu semua,” ucapnya Ibu Ai rw 14 dengan mata berkaca-kaca.

Selain pembagian beras dan minyak goreng, dalam kegiatan ini juga disosialisasikan berbagai program kesejahteraan lainnya yang ada di Desa Cangkuang Kulon, seperti program bantuan pendidikan, kesehatan, serta pelatihan keterampilan bagi warga.

Ketua Kesra Desa Cangkuang Kulon,Cep Hamzah, menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan bantuan materi, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi antar warga serta menumbuhkan rasa kebersamaan.

“Kami berharap, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Hamzah.

Aksi simbolis pembagian beras dan minyak goreng ini berjalan dengan lancar dan sukses. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Cangkuang Kulon,” tukasnya.

 

Yans.

Bupati Bandung Kang DS, Dorong Siapkan Bonus Atlet, Optimistis Raih 100 Emas di Forprov 2026

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung sepenuhnya kesiapan atlet cabang olahraga berkuda menuju Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) Jawa Barat 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi Pengurus Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Bandung di Rumah Dinas Bupati,pada Sabtu (29/11/2025).

Pertemuan tersebut membahas kesiapan atlet, pelatih, serta berbagai kebutuhan teknis yang diperlukan dalam menghadapi ajang Forprov mendatang. Bupati, yang akrab disapa Kang DS ini juga menekankan bahwa Pemkab Bandung siap all out mendorong capaian prestasi dan optimistis dapat meraih target 100 medali emas pada Forprov 2026.

“Pemerintah Kabupaten Bandung siap mendukung Pordasi. Pada pelaksanaannya nanti kami akan hadir secara langsung untuk memberikan semangat kepada para atlet,” ujar Kang DS.

Sebagai wujud perhatian pada prestasi olahraga daerah, pemerintah juga telah menyiapkan skema pemberian bonus untuk atlet peraih medali, baik emas maupun perak. Insentif tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi atlet untuk terus menjaga motivasi dan konsistensi latihan.

Kang DS turut mendorong atlet serta pelatih untuk meningkatkan kualitas persiapan, termasuk melalui latihan intensif dan pemenuhan kebutuhan teknis lainnya. Pemerintah daerah juga akan melakukan kunjungan ke sentra latihan guna memastikan kesiapan fisik, kesehatan, dan kebutuhan pendukung para atlet.

Selain itu, Kang DS mengungkapkan bahwa Kabupaten Bandung sebelumnya menjadi salah satu daerah penyumbang medali terbanyak bagi Jawa Barat pada penyelenggaraan PON. Ia berharap capaian tersebut dapat kembali terulang pada Forprov 2026.

Kang DS juga meminta perangkat daerah terkait, seperti Dinas Pemuda dan Olahraga untuk menindaklanjuti kebutuhan yang diperlukan Pordasi. Pemerintah akan terus mencari solusi terbaik dan meningkatkan sinergi dalam upaya memajukan olahraga berkuda serta prestasi daerah secara keseluruhan.

 

Yans.

Atasi Banjir, Bupati Bandung Ancam Cabut Izin Usaha Bagi yang Tidak Penuhi Kewajiban Perda RTRW.

Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dadang Supriatna menekankan kepada para pelaku usaha dan industri yang membangun usahanya di Kawasan Kota Baru Tegalluar untuk memenuhi kewajibannya berupa hibah lahan minimal 10% dari total luas lahan yang digunakannya.

Sebab menurut bupati kewajiban tersebut tercantum dalam Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW) Kabupaten Bandung khususnya Pasal 63 ayat 3.

Hibah lahan 10% tersebut untuk kepentingan penyediaan lahan penampungan air baik berupa polder, embung-embung maupun danau, sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Hal itu ditandaskannya saat Rapat Koordinasi Sinergitas Pentahelix Penanganan Banjir di Wilayah Sapan Tegalluar, di Aula Kantor Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang, Kamis 27 November 2025.

Kalau berdasarkan regulasi Perda RTRW, kata bupati, pihaknya punya alasan mendasar untuk menagih kewajiban para pelaku usaha di Kawasan Kota Baru Tegalluar.

“Kalau tidak bisa memenuhi kewajiban perda, saya berhak mencabut surat izin operasional usaha yang sudah dikeluarkan, setelah diberikan surat peringatan satu sampai tiga,” tandas Bupati Kang DS.

Sementara pentahelix penanganan banjir di wilayah Sapan Tegalluar secara teknis sudah dimulai dengan normalisasi saluran air dengan pengerukan dan pelebaran solokan atau drainase.

“Nanti kita normalisasi juga saluran Sungai Cipamokolan Lama dan solokan yang sudah dangkal,” kata Kang DS.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa menambahkan, Kawasan Kota Baru Tegalluar merupakan daratan terendah di Bandung Raya.

“Jadi, selama kawasan Tegalluar ini tidak dibuatkan danau-danau penampung air, maka banjir di kawasan ini tetap tidak bisa terkendali,” jelas Zeis.

Ia menyebut dari total luas Kawasan Kota Baru Tegalluar seluas 3.500 hektare, maka dibutuhkan lahan danau seluas 130 Ha.(*)

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.