Bandung – YUTELNEWS.com// Perjalanan panjang pengabdian di dunia pendidikan menjadi bekal kuat bagi H. Iwan Ridwan, S.Pd., M.Pd. dalam mengemban amanah baru sebagai Kepala Bidang SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.
Mengawali karier sebagai ASN tenaga pendidik sejak tahun 1998, hingga dipercaya menjabat Kepala Sekolah pada tahun 2021, kini di 2026 beliau melangkah pada tanggung jawab yang lebih luas dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Iwan Ridwan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mensupport saya. Amanah ini tentu bukan hal yang ringan, namun akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya pada Wartawan Rabu (1/4/26)
Mengawali tugas barunya, ia menegaskan pentingnya koordinasi dan sinergi sebagai langkah awal.
“Langkah pertama yang akan saya lakukan adalah berkoordinasi dengan berbagai pihak, khususnya internal bidang serta pimpinan, yakni Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas. Hal ini penting agar setiap program berjalan selaras dan terarah,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia berkomitmen untuk melanjutkan serta memperkuat program-program yang telah berjalan, terutama program prioritas Bupati di bidang pendidikan.
“Fokus utama kami adalah meningkatkan akses dan mutu pendidikan, sehingga seluruh peserta didik dapat memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas dan merata,” tambahnya.
Tak hanya itu, H. Iwan Ridwan juga menaruh perhatian pada penguatan muatan lokal serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru sebagai ujung tombak pendidikan.
“Kami akan merefleksi dan mengembangkan muatan lokal, meningkatkan kompetensi serta kesejahteraan guru, karena peran guru sangat strategis dalam mencetak generasi unggul,” tegasnya.
Dalam aspek pembentukan karakter, ia menekankan pentingnya nilai-nilai religius dan kearifan lokal.
“Pendidikan karakter menjadi prioritas, termasuk penguatan bahasa Sunda serta program hafalan Al-Qur’an dan tahfidz, sebagai bagian dari pembentukan akhlak dan jati diri peserta didik,” ujarnya.
Lebih jauh lagi Iwan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi terhadap program yang telah berjalan.
“Kami akan terus merefleksi setiap kegiatan yang sudah dilaksanakan, guna melakukan perbaikan dan evaluasi ke depan, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar berdampak positif bagi dunia pendidikan,” pungkasnya.***
Yans.


















