YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Pemerintah Desa Nyenang, Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Bandung Barat menggelar puncak peringatan Hajat Bumi dalam rangka Milangkala Desa Nyenang ke-197 pada Selasa (7/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur atas hasil bumi sekaligus memperkuat nilai-nilai budaya, kebersamaan, dan gotong royong masyarakat.
Mengusung tema “Sareundeuk, Sa Igel, Sabobot, Sapihadean”, peringatan tahun ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, saling mendukung, dan bersama-sama membangun Desa Nyenang agar semakin maju tanpa meninggalkan akar budaya yang diwariskan para leluhur.
Kepala Desa Nyenang, Wawan Saputra, S.IP, menyampaikan bahwa Hajat Bumi bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan warisan budaya yang memiliki makna mendalam sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, hasil pertanian, serta kehidupan masyarakat yang tetap harmonis.

“Milangkala Desa Nyenang menjadi momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat. Tradisi Hajat Bumi harus terus dilestarikan sebagai identitas budaya sekaligus menjadi semangat dalam membangun desa yang lebih maju,” ujarnya.
Selain menjadi ajang pelestarian budaya Sunda, rangkaian kegiatan Milangkala Desa Nyenang juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi antarwarga, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh unsur pemerintahan desa.
Ketua TP-PKK Desa Nyenang, Hj. Ani Yuliani, turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga nilai kebersamaan serta berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan desa sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan dan kemajuan Desa Nyenang.
Pemerintah Desa Nyenang berharap peringatan Milangkala ke-197 tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan budaya, memperkuat persaudaraan, serta meningkatkan semangat gotong royong dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Dengan usia yang telah menginjak 197 tahun, Desa Nyenang berkomitmen terus melestarikan tradisi lokal sekaligus mendorong pembangunan di berbagai sektor demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat jati diri desa di tengah perkembangan zaman.
Dien Yoyo





















