Bandung –YUTELNEWS.com// Kepala Desa Tarajusari Uli Mulia beserta Ketua TP-PKK gagas menggelar acara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 dengan penuh khidmat dan meriah, pada Sabtu (19/09/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lapangan Perumahan Sanggar Mas Lestari ini, dihadiri ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pemuka agama, perangkat desa, hingga warga umum.
Dalam momen istimewa tersebut, panitia penyelenggara mengundang penceramah kondang, Ustad Nana Gerhana, untuk mengisi acara dengan ceramah bertema memaknai kemerdekaan sekaligus mempererat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman warga Tarajusari.
Kedatangan Ustad Nana Gerhana disambut antusiasme luar biasa. Warga berdatangan sejak pagi, memenuhi lokasi acara dengan penuh semangat. Banyak warga yang sengaja meluangkan waktu untuk hadir dan mendengarkan langsung penceramahan yang dikenal penuh hikmah dan menyentuh hati ini.
Dalam penyampaiannya, Ustad Nana Gerhana mengajak seluruh warga untuk menjadikan kemerdekaan bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk memperbaiki diri, mempererat tali persaudaraan, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan desa dan bangsa. Ia menekankan bahwa kemerdekaan yang diraih dengan pengorbanan para pahlawan wajib dijaga dengan kebersamaan, ketakwaan, dan kerja keras membangun lingkungan yang harmonis.
“Kemerdekaan ini adalah titipan yang harus dijaga dengan persatuan. Tidak ada kemajuan yang bisa dicapai jika kita terpecah belah. Mari kita jaga kedamaian, saling peduli, dan bangun Tarajusari yang lebih baik bersama-sama,” ujar Ustad Nana disambut tepuk tangan meriah warga.
Sementara itu, Kepala Desa Tarajusari Uli Muliya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas partisipasi seluruh warga yang telah menyukseskan acara peringatan HUT RI ke-81. Ia berharap semangat kemerdekaan yang dibarengi dengan nilai-nilai keagamaan dapat memperkuat keharmonisan antarwarga sekaligus mendorong pembangunan desa yang lebih maju dan sejahtera.
Acara berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kehangatan. Warga tampak pulang dengan perasaan gembira dan termotivasi, berjanji untuk lebih mempererat kerukunan di lingkungan masing-masing sebagai wujud nyata cinta tanah air.
Yans.







































