PNM Berbagi Pakaian RE3 For-E untuk Disabilitas & Lansia

RE3 For-E: Gerakan Lingkungan Berdampak Ganda untuk Pemberdayaan dan Pendidikan

Di tengah kesadaran global yang semakin meningkat terhadap isu lingkungan, cara kita memandang barang-barang yang tidak lagi terpakai, terutama pakaian, mengalami pergeseran signifikan. Fenomena fast fashion dan tren konsumsi tekstil yang kian marak telah memicu peningkatan produksi limbah tekstil secara global. Data dari United Nations Environment Programme (UNEP) pada tahun 2025 memproyeksikan angka mencengangkan, yaitu sekitar 92 juta ton limbah tekstil dihasilkan setiap tahunnya di seluruh dunia.

Kondisi ini menjadi pengingat penting bahwa pakaian yang masih layak pakai, meskipun hanya tersimpan di lemari atau tidak lagi dimanfaatkan, sesungguhnya masih memiliki potensi nilai baru yang luar biasa jika dikelola dengan pendekatan yang tepat dan kreatif. Menjawab tantangan ini, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meluncurkan sebuah gerakan inspiratif bernama RE3 For-E: Reduce, Re-love, Restyle for Environment, Economy, Empowerment, and Education. Gerakan ini dirancang sebagai jembatan sederhana yang menghubungkan kepedulian terhadap lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi dan pengembangan sektor pendidikan.

Mengusung pesan kuat “Dari yang Tak Terpakai, Ada Dampak yang Terus Tumbuh,” inisiatif RE3 For-E ini merupakan bagian integral dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PNM yang ke-27. Lebih dari sekadar acara seremonial, kegiatan ini juga menjadi ajakan yang menyentuh bagi seluruh karyawan PNM untuk meninjau kembali pandangan mereka terhadap barang-barang yang sudah tidak terpakai. Tujuannya adalah untuk menyadari bahwa setiap barang yang dianggap usang dapat menjadi titik awal bagi terciptanya manfaat baru yang berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, gerakan RE3 For-E menunjukkan hasil yang patut diapresiasi. Sebanyak 17 ton pakaian layak pakai berhasil dikumpulkan dari berbagai unit PNM yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Pengumpulan ini tidak hanya mengandalkan donasi dari karyawan, tetapi juga melibatkan jaringan nasabah PNM yang lebih luas.

Kolaborasi Nasabah Laundry: Pemberdayaan Ekonomi Melalui Daur Ulang Pakaian

Salah satu aspek krusial dari keberhasilan gerakan ini adalah keterlibatan aktif lebih dari 270 nasabah PNM Mekaar yang memiliki usaha di bidang laundry. Para nasabah ini memainkan peran vital dalam proses pasca-pengumpulan. Mereka tidak hanya bertugas mencuci dan merapikan pakaian donasi, tetapi juga memastikan setiap item siap untuk disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan.

Keterlibatan nasabah laundry ini memberikan dimensi ganda pada gerakan RE3 For-E. Di satu sisi, ini secara signifikan berkontribusi pada upaya pengurangan limbah pakaian yang menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Di sisi lain, partisipasi dalam proses ini membuka peluang pendapatan tambahan yang berarti bagi para pengusaha ultra mikro tersebut. Dengan demikian, gerakan yang berfokus pada kepedulian lingkungan ini dapat berjalan selaras dengan penciptaan manfaat ekonomi yang dirasakan secara langsung oleh para nasabah, sekaligus memperkuat ekosistem bisnis mereka.

Penyaluran Donasi: Menghangatkan Komunitas yang Membutuhkan

Hasil dari gerakan RE3 For-E tidak berhenti pada pengumpulan dan pemrosesan pakaian. Tahap selanjutnya adalah penyaluran yang menyentuh hati. Salah satu contoh penyaluran dilakukan kepada Yayasan Tri Asih, sebuah yayasan yang berdedikasi merawat anak-anak berkebutuhan khusus, khususnya mereka yang mengalami tunagrahita. Selain itu, donasi juga diberikan kepada Panti Jompo Kencana Sejahtera, tempat para lansia mendapatkan perawatan dan perhatian.

Melalui penyaluran pakaian yang sebelumnya tidak lagi terpakai ini, barang-barang tersebut menemukan makna baru yang mendalam. Pakaian tersebut kini menjadi simbol perhatian, kehangatan, dan dukungan nyata bagi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Keberadaan pakaian layak pakai ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan sedikit meringankan beban bagi para penerima manfaat.

Apresiasi dari Penerima Manfaat

Kepala Panti Yayasan Tri Asih, Ibu Wiji Utami, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya yang tulus atas kepedulian PNM. “Kami senang sekali atas kepedulian PNM yang mau menyapa anak-anak disabilitas dan berbagi, serta merasakan kehangatan bersama anak-anak kami. Semoga kegiatan ini terus ada, bukan hanya kepada Tri Asih, tetapi juga kepada tempat-tempat lainnya. Kegiatan seperti ini sangat baik,” ujarnya, menyoroti dampak positif dari kehadiran dan perhatian PNM.

Senada dengan itu, Ibu Yus, selaku Pemilik Panti Jompo Kencana Sejahtera, juga mengungkapkan apresiasinya. Menurutnya, kegiatan ini memberikan perhatian yang sangat berarti bagi para lansia yang menghuni panti. “Kegiatan ini sangat baik. PNM berbagi dengan kami dan para lansia yang ada di Panti Jompo Kencana Sejahtera. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi lebih banyak orang,” tuturnya, berharap keberlanjutan program serupa.

Perluasan Dampak: Donasi Buku untuk Pendidikan

Gerakan RE3 For-E tidak hanya terbatas pada pakaian. Dalam upaya mendukung akses pendidikan dan literasi, sebanyak 2.700 buku anak-anak juga berhasil dikumpulkan sebagai bagian dari donasi. Buku-buku ini kemudian disalurkan ke Ruang Pintar PNM dan 27 sekolah pedalaman. Inisiatif ini merupakan bentuk konkret dukungan PNM terhadap peningkatan kualitas bacaan dan kesempatan belajar bagi anak-anak yang berada di sekitar wilayah binaan PNM.

Visi Jangka Panjang: Kolaborasi untuk Dampak Luas

Melalui seluruh rangkaian kegiatan RE3 For-E, PNM memiliki harapan besar agar gerakan ini tidak sekadar berhenti sebagai sebuah program pengumpulan donasi semata. PNM bercita-cita agar RE3 For-E dapat menjadi sebuah platform kolaborasi yang terus berkembang, menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap isu-isu lingkungan, memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi para nasabahnya, serta membuka pintu kesempatan belajar yang lebih luas bagi generasi muda.

Semangat HUT PNM ke-27 yang bertajuk “Bersama di Setiap Langkah, Menemani di Setiap Perjuangan” tercermin kuat dalam gerakan RE3 For-E. PNM ingin membuktikan bahwa setiap gerakan kecil yang dilakukan dengan niat tulus dapat menciptakan dampak yang luas dan berkelanjutan. Pakaian yang tadinya teronggok tak terpakai kini dapat memberikan manfaat bagi yang membutuhkan, menjadi sumber pendapatan tambahan bagi pengusaha kecil, dan melalui donasi buku, turut serta mencerdaskan anak-anak bangsa. Ini adalah esensi dari upaya PNM dalam membangun masyarakat yang lebih baik, peduli lingkungan, dan berdaya secara ekonomi.

Bogor 2 Juni 2026: Waspada Hujan Ringan di 6 Kecamatan

Prakiraan Cuaca Kota Bogor: Hujan Ringan Mendominasi di Awal Juni

Bogor, 2 Juni 2026 – Warga Kota Bogor diimbau untuk bersiap menghadapi potensi hujan ringan yang diperkirakan akan mewarnai sebagian besar wilayah pada hari Selasa, 2 Juni 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa kondisi cuaca akan didominasi oleh hujan ringan, terutama pada periode siang hingga sore hari.

Meskipun pagi hari diprediksi akan diawali dengan cuaca cerah berawan, perubahan mulai terlihat menjelang tengah hari. Hujan ringan diperkirakan akan mulai mengguyur sekitar pukul 13.00 WIB dan berlanjut hingga pukul 18.00 WIB. Fenomena ini tentu membutuhkan perhatian ekstra bagi masyarakat yang memiliki agenda di luar ruangan.

Suhu udara di Kota Bogor diperkirakan akan berkisar antara 22 hingga 30 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara juga terpantau relatif tinggi, berada pada rentang 58 hingga 94 persen. Kombinasi suhu dan kelembapan ini akan membuat udara terasa cukup sejuk, terutama pada pagi dan malam hari. Mengingat potensi hujan yang ada, masyarakat sangat disarankan untuk membawa perlengkapan seperti payung atau jas hujan demi kenyamanan dan keselamatan saat beraktivitas di luar rumah.

Rincian Prakiraan Cuaca di Enam Kecamatan

BMKG memberikan rincian prakiraan cuaca yang lebih spesifik untuk masing-masing kecamatan di Kota Bogor, memberikan gambaran yang lebih jelas bagi warga di area tersebut:

  • Bogor Selatan: Kecamatan ini diprediksi akan mengalami hujan ringan dengan rentang suhu udara antara 22 hingga 28 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara di wilayah ini menjadi yang tertinggi, mencapai 94 persen, sehingga akan terasa lebih lembap.
  • Bogor Timur: Cuaca di Bogor Timur juga diperkirakan hujan ringan. Suhu udara sedikit lebih hangat, berkisar antara 23 hingga 29 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 62 hingga 93 persen. Potensi hujan ringan paling mungkin terjadi pada siang hingga sore hari.
  • Bogor Tengah: Sebagai pusat kota, Bogor Tengah juga tidak luput dari prakiraan hujan ringan. Suhu udara diperkirakan berada pada rentang 24 hingga 30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan antara 59 hingga 91 persen.
  • Bogor Barat: Kondisi serupa diprediksi terjadi di Bogor Barat. Hujan ringan akan mewarnai sebagian besar waktu, dengan rentang suhu udara 24 hingga 30 derajat Celsius dan kelembapan udara yang cukup tinggi, antara 58 hingga 92 persen.
  • Bogor Utara: Di wilayah Bogor Utara, prakiraan cuaca juga menunjukkan potensi hujan ringan. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 23 hingga 29 derajat Celsius.
  • Tanah Sareal: Wilayah Tanah Sareal juga diprediksi akan mengalami hujan ringan. Suhu udara di area ini diperkirakan sedikit lebih hangat, berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celsius.

Analisis Per Jam: Perubahan Pola Cuaca Sepanjang Hari

Untuk memberikan gambaran yang lebih detail mengenai dinamika cuaca pada hari Selasa, 2 Juni 2026, BMKG juga merilis prakiraan cuaca per jam di Kota Bogor:

  • Dini Hari (00.00 – 04.00 WIB): Awal hari diperkirakan masih diselimuti awan. Mulai pukul 00.00 hingga 02.00 WIB, cuaca berawan. Memasuki pukul 03.00 dan 04.00 WIB, awan diperkirakan akan menebal menjadi berawan tebal.
  • Pagi Hari (05.00 – 12.00 WIB): Kondisi berawan masih berlanjut hingga pukul 10.00 WIB, dengan beberapa periode berawan tebal pada pukul 11.00 dan 12.00 WIB. Namun, periode pagi hari antara pukul 07.00 hingga 09.00 WIB diprediksi akan lebih cerah dengan kondisi cerah berawan, memberikan sedikit jeda dari mendung.
  • Siang dan Sore Hari (13.00 – 18.00 WIB): Inilah periode yang paling diwaspadai. Mulai pukul 13.00 WIB hingga 18.00 WIB, hujan ringan diprediksi akan mengguyur Kota Bogor. Warga yang beraktivitas pada jam-jam ini perlu ekstra hati-hati.
  • Malam Hari (19.00 – 23.00 WIB): Setelah hujan reda, cuaca berangsur kembali berawan. Mulai pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB, cuaca berawan. Menjelang akhir hari, pada pukul 22.00 dan 23.00 WIB, awan kembali diprediksi menebal menjadi berawan tebal.

Pentingnya Memantau Informasi Cuaca

BMKG menekankan pentingnya bagi masyarakat Kota Bogor untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca yang dikeluarkan secara resmi. Hal ini sangat krusial, terutama bagi mereka yang memiliki rencana perjalanan, kegiatan di luar ruangan, atau pekerjaan yang sangat bergantung pada kondisi cuaca. Meskipun sebagian wilayah Jawa Barat mulai memasuki masa transisi menuju musim kemarau, potensi hujan ringan masih dapat terjadi secara lokal. Dengan informasi yang akurat dan terkini, masyarakat dapat mengambil langkah antisipatif yang tepat untuk menghadapi perubahan cuaca yang dinamis.

7 Misteri Akhir Drakor “Filing for Love”

Misteri yang Belum Terpecahkan di Akhir “Filing for Love”

Serial drama Korea “Filing for Love” telah mengakhiri perjalanannya yang penuh liku pada Minggu, 31 Mei 2026, setelah 12 episode memukau. Kisah cinta dan intrik bisnis antara Joo In A (Shin Hae Sun), seorang auditor yang gigih, dan Noh Ki Jun (Gong Myung), pewaris Haemu Group, akhirnya mencapai resolusi yang memuaskan. Konflik perebutan kekuasaan di Haemu Group yang sempat menguras emosi penonton kini telah terselesaikan. Namun, di balik layar yang tertutup rapi, masih ada beberapa pertanyaan menggantung yang belum terjawab tuntas, meninggalkan ruang bagi spekulasi dan harapan akan kelanjutan cerita.

Artikel ini akan mengupas tuntas tujuh pertanyaan krusial yang masih membayangi akhir “Filing for Love”, menyajikan analisis mendalam mengenai nasib para karakter dan potensi kelanjutan kisah mereka. Perlu diingat, pembahasan ini akan mengandung spoiler bagi Anda yang belum menyelesaikan seluruh episode.

Pertanyaan yang Menggantung di Akhir Cerita

Meskipun “Filing for Love” berhasil memberikan penutup yang manis bagi para tokoh protagonisnya, beberapa detail penting justru dibiarkan mengambang, menimbulkan rasa penasaran yang mendalam. Berikut adalah tujuh pertanyaan utama yang masih belum terjawab:

  1. Langkah Selanjutnya Hubungan Joo In A dan Noh Ki Jun: Menuju Pelaminan?
    Di penghujung serial, Joo In A dan Noh Ki Jun memutuskan untuk tinggal bersama, menandai sebuah lompatan besar dalam hubungan mereka. Keputusan ini tentu disambut hangat oleh para penggemar yang telah menyaksikan perjuangan cinta mereka. Namun, pertanyaan yang paling sering muncul adalah: apakah langkah selanjutnya bagi pasangan ini adalah pernikahan? Mengingat komitmen yang telah mereka tunjukkan, banyak penonton yang berharap melihat mereka segera naik ke jenjang pelaminan. Apakah ada rencana pernikahan dalam waktu dekat, ataukah mereka akan memilih untuk menikmati fase baru kehidupan bersama terlebih dahulu?

  2. Siapakah Nahkoda Baru Haemu Group Setelah Perebutan Kekuasaan?
    Perang perebutan suksesi di Haemu Group akhirnya usai, melepaskan perusahaan dari cengkeraman perseteruan dua bersaudara Jeon. Ini adalah kabar baik bagi stabilitas perusahaan. Namun, pertanyaan krusial yang belum terjawab adalah: siapa yang akhirnya terpilih sebagai Presiden Direktur (Presdir) yang baru? Apakah salah satu dari pewaris sebelumnya yang berhasil merebut kembali posisinya, ataukah ada sosok baru yang muncul untuk memimpin Haemu Group ke masa depan? Detail ini sangat penting untuk memahami arah dan kebijakan perusahaan di bawah kepemimpinan baru.

  3. Ke Mana Jeon Sung Yeol Pergi Setelah Dipecat?
    Jeon Sung Yeol, yang posisinya sebagai wakil presdir Haemu Group dicopot, bahkan oleh ayahnya sendiri, kini berada dalam ketidakpastian. Pemecatannya menandai akhir dari perannya dalam intrik kekuasaan perusahaan. Namun, nasibnya setelah itu masih menjadi misteri. Di mana gerangan Jeon Sung Yeol berada sekarang? Apakah ia mencoba membangun kembali hidupnya di tempat lain, ataukah ia masih terlibat dalam urusan keluarga Jeon dengan cara yang berbeda? Keberadaannya yang tidak diketahui menimbulkan pertanyaan tentang potensi balas dendam atau rekonsiliasi di masa depan.

  4. Siapa Pengganti Joo In A di Tim Audit Haemu Group?
    Promosi Joo In A menjadi direktur pelaksana senior di Haemu Group adalah pencapaian luar biasa yang mencerminkan kompetensi dan dedikasinya. Namun, kepergiannya dari posisi kepala tim audit membuka kekosongan yang perlu diisi. Siapakah sosok yang akhirnya dipercaya untuk memegang tanggung jawab sebagai kepala tim audit yang baru? Apakah ia seorang profesional berpengalaman, ataukah seorang talenta muda yang baru saja direkrut? Detail ini penting untuk melihat bagaimana tim audit akan beroperasi tanpa kepemimpinan Joo In A.

  5. Nasib Ibu Jeon Jae Yeol: Ikut ke Seoul atau Tetap di Luar Negeri?
    Jeon Jae Yeol kini telah menemukan jalan hidup barunya sebagai ketua yayasan di Seoul, sebuah langkah yang menunjukkan perubahan arah dalam kariernya. Namun, ibunya, yang sebelumnya memiliki peran penting dalam cerita, kini nasibnya tidak jelas. Apakah ibunya akan memutuskan untuk ikut menemani Jeon Jae Yeol di Seoul, mendukungnya dalam babak baru kehidupannya? Atau akankah ia memilih untuk tetap tinggal di luar negeri, melanjutkan kehidupannya secara terpisah? Keputusan ini akan sangat memengaruhi dinamika keluarga Jeon.

  6. Tantangan Baru Park A Jeong di Perusahaan Kecil dan Hubungannya dengan Sang Kakak
    Park A Jeong memilih untuk pindah ke sebuah perusahaan yang lebih kecil, sebuah keputusan yang mungkin didorong oleh keinginan untuk lingkungan kerja yang lebih tenang atau untuk menghindari tekanan politik kantor yang sebelumnya ia alami. Namun, detail mengenai bidang usaha perusahaan barunya dan bagaimana ia beradaptasi di sana masih belum jelas. Apakah ia masih menghadapi kesulitan di tempat kerja barunya, terutama jika hubungannya dengan sang kakak masih menjadi faktor yang memengaruhi kehidupannya?

  7. Identitas Pegawai Baru Tim Tiga Audit dan Hilangnya Sang Karakter
    Tim tiga audit kedatangan anggota baru yang merupakan lulusan dari universitas ternama di Amerika. Kehadiran pegawai baru ini seharusnya membawa angin segar dan perspektif baru. Namun, yang mengejutkan adalah ia tidak terlihat lagi di episode-episode akhir, bahkan di bagian penutup cerita. Siapakah nama pegawai baru ini, dan apa alasan di balik ketidakhadirannya yang tiba-tiba di penghujung serial? Apakah ada alasan plot yang tersembunyi, ataukah ini hanya sebuah detail yang terlewatkan?

Potensi Kelanjutan “Filing for Love”?

Akhir “Filing for Love” memang memberikan penutup yang manis bagi para karakter protagonis, namun banyaknya pertanyaan yang belum terjawab, terutama mengenai detail nasib akhir para karakternya, menimbulkan spekulasi mengenai kemungkinan adanya season 2. Adegan-adegan yang belum terselesaikan dan nasib beberapa karakter yang masih abu-abu membuka peluang lebar bagi kelanjutan cerita. Para penggemar tentu berharap dapat melihat jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini dan perkembangan lebih lanjut dari kisah cinta dan karier para tokoh favorit mereka.

Serial ini tidak hanya menyajikan drama romantis, tetapi juga menyajikan potret kompleksitas dunia kerja, politik kantor, dan perjuangan individu untuk meraih impian. Dengan berbagai karakter yang memiliki character development yang kuat, seperti lima tokoh yang paling menonjol dalam perkembangannya, serta karakter-karakter yang menjadi korban politik kantor, “Filing for Love” berhasil meninggalkan kesan mendalam. Namun, di sisi lain, kemunculan karakter pria red flag juga menambah elemen drama yang membuat penonton geram sekaligus terhibur. Semua elemen ini menjadikan “Filing for Love” sebagai tontonan yang menarik dan meninggalkan kerinduan akan kelanjutannya.

Vixion vs Revo: Maut di Sanggau, 2 Remaja Sekarat

Tragedi di Jembatan Suban: Dua Remaja Tewas Akibat Kecelakaan Maut

Sanggau, Kalimantan Barat – Senja yang seharusnya diisi dengan kehangatan keluarga berubah menjadi duka mendalam di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Sebuah insiden lalu lintas tragis merenggut nyawa dua remaja belia, HM (15) dan ARM (12), di kawasan Jembatan Suban, Jalan Lintas Malindo, pada Senin, 1 Juni 2026, sekira pukul 16.00 WIB. Peristiwa nahas ini menambah daftar panjang peringatan akan pentingnya keselamatan berkendara, terutama bagi generasi muda.

Kecelakaan yang melibatkan dua unit sepeda motor ini terjadi di atas jembatan yang menjadi salah satu urat nadi transportasi vital bagi masyarakat di wilayah perbatasan. Detail kronologis yang berhasil dihimpun menunjukkan bahwa insiden ini bermula dari upaya mendahului yang berujung fatal.

Rangkaian Peristiwa yang Berujung Petaka

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika IS (36), seorang warga Dusun Balai Karangan III, mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion berwarna merah tanpa nomor polisi, melaju dari arah Dusun Balai Karangan III menuju Dusun Paus. Saat mendekati Jembatan Suban, IS berniat untuk berbelok ke area pencucian kendaraan yang terletak di sekitar jembatan.

Pada saat yang hampir bersamaan, dari arah yang sama, melaju pula sepeda motor Honda Revo X berwarna merah hitam tanpa nomor polisi yang dikendarai oleh HM (15), yang berboncengan dengan ARM (12). Keduanya merupakan warga Kecamatan Sekayam. Dugaan kuat mengarah pada kecepatan tinggi yang dikendarai oleh HM saat berusaha mendahului kendaraan lain yang berada di depannya.

Namun, situasi tersebut menjadi genting ketika ruang gerak yang tersedia untuk mendahului ternyata terlalu sempit. Diduga kuat, pengendara Honda Revo X, HM, kehilangan kendali atas laju kendaraannya. Dalam hitungan detik yang menegangkan, sepeda motor yang dikendarainya menghantam keras pembatas Jembatan Suban.

Dampak benturan yang sangat keras ini mengakibatkan konsekuensi yang mengerikan. ARM, yang duduk di posisi paling belakang, terpental jatuh ke bawah jembatan. Sementara itu, HM terlempar ke badan jalan. Keduanya mengalami luka parah yang sangat serius dan diduga meninggal dunia seketika di lokasi kejadian, bahkan sebelum sempat menerima pertolongan medis.

Sementara itu, pengendara Yamaha Vixion, IS, dilaporkan hanya mengalami luka ringan, berupa rasa nyeri pada kaki kanan dan beberapa lecet di siku kanannya. Kondisinya tidak separah kedua remaja yang menjadi korban tewas dalam insiden ini.

Respons Cepat Pihak Kepolisian

Mengetahui adanya laporan mengenai kecelakaan tersebut, personel Piket Regu II dari Polsek Sekayam segera bergerak cepat menuju lokasi. Tim kepolisian tidak hanya bertugas untuk mengevakuasi para korban, tetapi juga mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan lanjutan. Selain itu, pengaturan lalu lintas dilakukan untuk mengurai kemacetan yang mulai timbul akibat insiden tersebut.

Seluruh korban kemudian dibawa menuju Puskesmas Balai Karangan untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Pihak kepolisian juga segera melakukan olah TKP secara menyeluruh, mengumpulkan keterangan dari para saksi mata, serta mengamankan sejumlah barang bukti yang relevan dengan peristiwa kecelakaan ini.

Imbauan Keselamatan Berkendara

Kapolsek Sekayam, AKP Dr. Sutikno, secara resmi membenarkan terjadinya kecelakaan lalu lintas yang merenggut dua nyawa tersebut. Beliau menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Lebih dari itu, beliau juga menekankan pentingnya kesadaran dan kedisiplinan dalam berkendara bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kecepatan kendaraan, memperhatikan kondisi lalu lintas di depan, serta mengedepankan kehati-hatian saat mendahului kendaraan lain,” tegas AKP Dr. Sutikno.

Ia melanjutkan bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. Setiap pengendara, tanpa terkecuali, harus selalu memperhatikan jarak aman dengan kendaraan lain, kondisi jalan yang dilalui, serta situasi lalu lintas secara keseluruhan sebelum memutuskan untuk melakukan manuver apapun. Tindakan pencegahan ini sangat krusial untuk meminimalkan potensi risiko terjadinya kecelakaan.

Lebih lanjut, Kapolsek Sekayam juga memberikan imbauan khusus kepada para orang tua. Ia mendorong agar mereka meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap anak-anak serta para remaja yang sudah diperbolehkan atau bahkan belum diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor. Pengawasan yang ketat diharapkan dapat mencegah remaja terjerumus dalam kebiasaan berkendara yang membahayakan.

Tragedi di Jembatan Suban ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Disiplin berlalu lintas dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku adalah kunci utama untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan raya.

Poin-Poin Penting dari Insiden Jembatan Suban:

  • Lokasi dan Waktu: Kecelakaan maut terjadi di Jembatan Suban, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, pada Senin, 1 Juni 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.
  • Korban Jiwa: Dua remaja, HM (15) dan ARM (12), tewas di tempat kejadian akibat luka parah. Pengendara Yamaha Vixion, IS (36), hanya mengalami luka ringan.
  • Penyebab Dugaan: Kecelakaan diduga kuat terjadi saat Honda Revo X yang dikendarai HM mencoba mendahului kendaraan lain, namun kehilangan kendali dan menabrak pembatas jembatan.
  • Dampak Benturan: ARM terpental ke bawah jembatan, sementara HM terlempar ke badan jalan. Keduanya meninggal sebelum sempat mendapat penanganan medis.
  • Imbauan Polisi: Kapolsek Sekayam mengimbau masyarakat untuk memprioritaskan keselamatan berkendara, mengatur kecepatan, berhati-hati saat mendahului, dan meningkatkan pengawasan terhadap remaja pengguna kendaraan bermotor.

Bunga Deposito Rupiah Turun April 2026, Valas Tetap Menggiurkan

Suku Bunga Simpanan Perbankan Mulai Melandai, Namun Masih Bervariasi

JAKARTA – Memasuki kuartal pertama tahun 2026, industri perbankan di Indonesia mulai memperlihatkan geliat penurunan suku bunga simpanan. Meskipun tren ini baru terasa terbatas, data dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) per April 2026 mengindikasikan adanya pergeseran, meskipun pola penurunannya tidak seragam di seluruh kelompok bank.

Perbedaan tren ini sangat dipengaruhi oleh klasifikasi bank berdasarkan modal inti (KBMI). Kelompok bank dengan modal inti kuat, yaitu KBMI 1 dan KBMI 4, tercatat berhasil menurunkan suku bunga simpanan mereka. Masing-masing kelompok ini mengalami penurunan sebesar 4 basis poin (bps). Untuk KBMI 1, suku bunga simpanan turun menjadi 3,78%, sementara KBMI 4 mencatat penurunan menjadi 2,86%.

Namun, situasi berbanding terbalik terjadi pada kelompok bank lainnya. Suku bunga simpanan di KBMI 2 justru menunjukkan tren kenaikan tipis, yaitu sebesar 3 bps, mencapai level 3,5%. Demikian pula, KBMI 3 juga mencatat kenaikan sebesar 3 bps, dengan suku bunga simpanan mencapai 3,50%.

Laporan LPS menguraikan bahwa kondisi suku bunga simpanan perbankan saat ini pada intinya mencerminkan kelanjutan kompetisi dalam menghimpun dana. Hal ini terjadi di tengah distribusi likuiditas yang belum merata di pasar.

Menatap ke depan, LPS memproyeksikan arah suku bunga simpanan perbankan akan cenderung stabil. Meskipun demikian, ruang untuk penurunan masih terbuka, meskipun diperkirakan terbatas.

Lebih lanjut, LPS memperkirakan bahwa tren suku bunga simpanan akan tetap bervariasi antar kelompok bank. Variasi ini dipicu oleh beberapa faktor krusial, antara lain:

  • Kebutuhan Likuiditas: Setiap kelompok bank memiliki kebutuhan likuiditas yang berbeda-beda, tergantung pada skala operasi dan rencana bisnis mereka.
  • Strategi Penghimpunan Dana: Strategi yang diterapkan oleh masing-masing bank dalam menarik dana masyarakat akan sangat memengaruhi penetapan suku bunga simpanan.
  • Tingkat Kompetisi Pendanaan: Persaingan untuk mendapatkan dana, terutama dari segmen deposan besar, menjadi faktor penentu dalam merumuskan suku bunga yang kompetitif.

Suku Bunga Simpanan Valuta Asing (Valas) Tetap Tinggi

Di sisi lain, LPS juga mencatat tren rata-rata suku bunga simpanan dalam valuta asing (valas) di industri perbankan secara keseluruhan juga mengalami penurunan. Namun, penurunan ini sangat tipis, hanya sebesar 1 bps. LPS menekankan bahwa suku bunga simpanan valas ini “masih berada pada level yang cukup tinggi,” sebagaimana tertera dalam laporan Indikator Pasar Keuangan Mei 2026.

Analisis LPS menunjukkan bahwa tren suku bunga simpanan valas yang tinggi ini sebagian besar dipengaruhi oleh kebijakan bank milik negara (Himbara). Himbara masih mempertahankan suku bunga simpanan dalam bentuk valas pada level yang tinggi.

Kelompok bank lainnya, menurut LPS, belum memberikan respons yang signifikan terhadap suku bunga tinggi yang ditawarkan oleh Himbara untuk simpanan valas. Hal ini dikarenakan bank-bank lain cenderung mengambil sikap lebih berhati-hati dalam menentukan suku bunga simpanan valas mereka.

Meskipun demikian, LPS memprediksi bahwa suku bunga simpanan valas kemungkinan besar akan tetap bertahan pada level yang relatif tinggi. Beberapa katalis utama yang akan memengaruhi dinamika suku bunga ini meliputi:

  • Dinamika Suku Bunga Global: Perubahan suku bunga acuan di negara-negara besar dunia akan memiliki implikasi langsung terhadap suku bunga valas di Indonesia.
  • Volatilitas Nilai Tukar: Ketidakpastian dan fluktuasi nilai tukar mata uang asing juga menjadi faktor penting yang memengaruhi penetapan suku bunga simpanan valas.

Selain itu, LPS juga menyoroti preferensi masyarakat terhadap instrumen investasi berbasis valas. Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang terus membayangi, kecenderungan masyarakat untuk beralih ke instrumen valas dapat menjadi penentu utama arah suku bunga simpanan valas perbankan di masa mendatang.

Dalam konteks suku bunga simpanan yang masih tinggi ini, LPS melihat bahwa potensi penurunan biaya dana (cost of fund/CoF) bagi perbankan kemungkinan akan tertahan dalam jangka pendek. Ini berarti beban biaya yang ditanggung bank untuk menghimpun dana masih akan relatif tinggi, yang pada gilirannya dapat memengaruhi margin keuntungan bank.

Ada Apa di Balik Cut and Fill Tembesi? Pernah Ditutup, Kini Kembali Beraktivitas Tanpa Hambatan

Yutelnews.com / Aktivitas pemotongan bukit atau cut and fill yang diduga tidak mengantongi izin kembali menjadi sorotan publik. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Jalan Trans Barelang Nomor 119, Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam itu disebut-sebut kembali beroperasi meski sebelumnya telah dilakukan penghentian aktivitas oleh Tim Penindakan Lingkungan dan Kehutanan pada 5 Mei 2026 lalu.

Fakta di lapangan menunjukkan alat berat masih beraktivitas melakukan pengerukan dan pemotongan kontur bukit Rabu Juni 2026, Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat mengenai efektivitas penegakan hukum terhadap aktivitas yang diduga melanggar aturan tersebut.

Ironisnya, lokasi yang berada tidak jauh dari belakang Markas Komando Satuan Brimob Polda Kepulauan Riau itu disebut telah beberapa kali menjadi perhatian aparat maupun instansi terkait. Namun hingga kini aktivitas yang diduga ilegal tersebut masih terus berlangsung tanpa hambatan berarti.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari berbagai sumber, aktivitas pemotongan bukit tersebut belum memiliki legalitas lengkap sebagaimana yang dipersyaratkan dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Meski demikian, kegiatan pengerukan tanah dan pemindahan material terus berlangsung secara terbuka.

Situasi ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Sejumlah pihak mempertanyakan mengapa lokasi tersebut seolah tidak tersentuh tindakan tegas, padahal sebelumnya telah dilakukan penghentian operasional oleh tim penindakan.

Bahkan, muncul dugaan bahwa aktivitas tersebut memiliki keterkaitan dengan oknum tertentu yang memiliki pengaruh sehingga proses penegakan hukum dinilai tidak berjalan maksimal. Namun hingga berita ini diterbitkan, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Awak media kemudian melakukan konfirmasi kepada pihak Direktorat Pengamanan (Ditpam) yang membidangi penindakan lahan di Kota Batam terkait aktivitas yang kembali berlangsung di lokasi tersebut.

Dalam keterangannya, pihak Ditpam membenarkan bahwa lokasi tersebut sebelumnya telah dilakukan penutupan karena tidak memiliki legalitas, izin yang memadai.

“Lokasi sudah pernah ditutup karena tidak mempunyai izin legalitas. Orangnya bandel,” ujar salah satu petugas Ditpam saat dikonfirmasi awak media.

Pernyataan tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa aktivitas yang saat ini berlangsung merupakan kegiatan yang sebelumnya telah mendapat tindakan penghentian dari instansi berwenang.

Publik kini menunggu langkah konkret dari aparat penegak hukum maupun instansi terkait untuk memastikan aturan benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu. Sebab, jika benar aktivitas tersebut kembali berjalan setelah sebelumnya ditutup, maka hal itu dapat menimbulkan pertanyaan serius mengenai wibawa hukum dan efektivitas pengawasan pemerintah di lapangan.

Di sisi lain, pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, diketahui telah berulang kali menekankan pentingnya penertiban aktivitas pertambangan maupun cut and fill ilegal yang berpotensi merusak lingkungan dan merugikan negara.

Karena itu, masyarakat berharap aparat penegak hukum, termasuk institusi kepolisian, dapat melakukan pengecekan dan investigasi menyeluruh terhadap aktivitas yang berlangsung di lokasi tersebut. Jika ditemukan adanya pelanggaran hukum maupun keterlibatan oknum tertentu, maka penindakan diharapkan dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, aktivitas pemotongan bukit tanpa izin juga dapat mengancam keselamatan masyarakat sekitar, memicu longsor, mengubah tata ruang wilayah, serta berdampak pada ekosistem yang ada.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola maupun penanggung jawab kegiatan di lokasi pemotongan bukit tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait legalitas usaha maupun aktivitas yang masih berlangsung. Awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi guna memenuhi prinsip keberimbangan dan akurasi informasi.

Kasus ini pun menjadi ujian bagi komitmen aparat dan pemerintah dalam menegakkan hukum secara adil, terutama terhadap aktivitas yang diduga berlangsung tanpa dasar hukum yang sah dan telah berulang kali menjadi sorotan publik.

Penulis: N.Z

Gold Coast Internasional Ferry Terminal Bengkong Menarik Konektivitas Penumpang Lintas Negara, Dukung Event Family Rally Wisata

YUTELNEWS.com / Beberapa Pimpinan Media Online kunjungan silaturahmi di Pelabuhan Gold Coast Internasional Ferry Terminal Bengkong. Beberapa poin penting terkait keunggulan pelabuhan tersebut. Selasa, 2 Juni 2026

Demi Kemajuan dan Kesejahteraan Bersama membangun Pariwisata Batam, Gold Coast Internasional Ferry Terminal Bengkong dukung  Meeting Point & Finish Gold Coast IFT Bengkong dalam Even Family Really Wisata 2026 pada tanggal 4 Juni 2026 yang akan digelar di Pasifik.

Dalam event ini mengangkat “Motto membangun prestasi, Menyatukan Bangsa dan Memajukan Batam”,Turnamen Sepak Bola internasional untuk Usia Muda.

Dukungan Pemko Batam pada event Family Rally Wisata

Pihak manajemen Gold Coast Internasional Ferry Terminal Bengkong melalui Bapak Rusli menyatakan, 5 point penting dalam wawancara pihak management pelabuhan bengkong.

1. Menarik wisatawan asing dari luar untuk masuk ke Batam hingga 78 % sementara dari lokal (Batam) hanya sekitar 25 %

2. Pelayanan yang serba Cepat

3. Perkapalan yang Serba Baru

4. Harga tiket yang sangat terjangkau (murah)

5. Tingkat Keamanan dan Kebersihan Terjamin

Rusli juga sangat termotivasi dengan Bapak ABI bahwa

Kehadiran Gold Coast International Ferry Terminal akan menjadi gerbang baru konektivitas penumpang lintas negara untuk mendukung pariwisata internasional di Kepri. Nantinya, pelabuhan ini akan melayani rute Batam (Indonesia)–Stulang Laut (Malaysia), dengan operator kapal Dolphin Ferry.

“Dan karena start dan finishnya di Gold Coast, tentu titik2 wisata di Colden City Bengkong dimasukkan sbg titik singgah dalam rute rally wisata, Tangg 4 Juni itu Launchingnya. Eventnya nanti 21-23 Agustus 2026, Peserta Family Rally Wisata nanti dari Malaysia dan Singapura dan terbuka juga untuk peserta lokal,” terangnya.

/Tim

DPRD Kota Batam Meminta DLH Serius Perketat Pengawasan Lapangan

YUTELNEWS.com/ DPRD Kota Batam menyoroti persoalan pengelolaan sampah di Kota Batam yang dinilai belum berjalan optimal. Salah satu perhatian utama adalah masih maraknya tempat pembuangan sampah (TPS) liar di sejumlah titik kota.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Batam, Arlon Veristo, meminta Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam lebih serius memperketat pengawasan di lapangan, terutama terhadap titik-titik yang kerap menjadi lokasi pembuangan sampah ilegal.

“Sekarang kan sudah ada pengawas lapangan. Mereka harus aktif dan tegas menjalankan fungsi pengawasan sesuai tugasnya,” kata Arlon, Kamis (28/5).

Menurutnya, keberadaan TPS liar bukan persoalan baru karena titik lokasinya cenderung berulang dan mudah dipetakan. Karena itu, pengawasan dinilai seharusnya bisa dilakukan lebih maksimal.

“Lokasi TPS liar itu selalu muncul di titik tertentu. Artinya, titik itu harus benar-benar diawasi supaya warga tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Arlon juga meminta DLH mengevaluasi petugas pengawas lapangan yang dianggap tidak menjalankan tugas secara optimal.

“Kalau pengawas lapangan tidak bisa bekerja, lebih bagus diganti. Bila perlu dipecat saja,” katanya.

Kritik Sistem Pengelolaan Sampah di TPA Punggur

Selain soal TPS liar, Komisi III DPRD Batam turut mengkritik sistem pengelolaan sampah di TPA Punggur yang masih menggunakan metode landfill atau timbun tanam.

Arlon menilai metode tersebut tidak lagi efektif sebagai solusi jangka panjang mengingat volume sampah di Batam terus meningkat setiap tahun.

“Sampah di TPA itu harus dicarikan solusi. Jangan lagi hanya timbun tanam. Harus dipikirkan bagaimana sampah yang terkumpul bisa diurai atau diolah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti belum terlihatnya perbaikan signifikan meski anggaran pengelolaan sampah tahun 2026 telah berjalan hampir lima bulan. (*) /Sumber Batampos

Pimpinan DPRD Kota Batam Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-54 kepada Plh Wali Kota Batam Li Claudia Chandra

YUTELNEWS.com/Pimpinan DPRD Kota Batam menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-54 kepada Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, secara langsung saat menghadiri majelis syukuran ulang tahun yang digelar di ruang kerja Li Claudia, Senin (25/5/2026) siang.

Ucapan selamat tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin, Wakil Ketua I DPRD Haji Aweng Kurniawan, Wakil Ketua II DPRD Budi Mardiyanto SE MM, serta Wakil Ketua III Muhammad Yunus Muda SE. Keempat pimpinan DPRD hadir bersama-sama memberikan doa dan harapan terbaik kepada Li Claudia Chandra yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam dan Wakil Kepala BP Batam, serta saat ini dipercaya sebagai Plh Wali Kota Batam.

Dalam kesempatan itu, pimpinan DPRD Kota Batam juga menyerahkan cinderamata berupa karikatur unik Li Claudia Chandra serta bunga mawar merah sebagai bentuk perhatian dan apresiasi di hari bahagianya.

Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin mewakili pimpinan DPRD menyampaikan doa dan harapan agar Li Claudia Chandra senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas kepemimpinan di Kota Batam.

“Semoga Ibu Li Claudia selalu diberi kesehatan, dimudahkan segala urusan dalam memimpin Kota Batam serta diberkati dalam setiap langkahnya,” ungkap Kamaluddin.

Suasana syukuran berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah pejabat dari Pemerintah Kota Batam dan BP Batam yang turut memberikan ucapan selamat dan doa terbaik kepada Li Claudia Chandra di momen ulang tahunnya.(*)

JPKP dan TEAM LIBAS Kepri Apresiasi Ombudsman Kepri di Mediasi Pasien dengan Pihak RS Bunda Halimah Batam

YUTELNEWS.com /Batam Kepulauan Riau – Rumah Sakit Hajjah Bunda Halimah Batam mengundang keluarga pasien serta pihak terkait dalam pertemuan tindak lanjut penyelesaian atas laporan yang disampaikan terkait pelayanan rumah sakit. Pertemuan ini dilaksanakan pada 26 Mei 2026.

Proses ini merupakan kelanjutan dari mediasi sebelumnya yang telah berlangsung pada 7 Mei 2026 di Kantor Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau, yang saat itu belum menghasilkan kesepakatan karena keluarga pasien menolak penyelesaian yang disampaikan oleh pihak rumah sakit.

Pertemuan dihadiri langsung oleh Bapak Dr. Lagat Parroha Patar Siadari S.E. M.H. selaku Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau, serta Bapak Arif Budiman selaku Asisten Muda Keasistenan Pemeriksaan dan tim, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Batam, Direktur dan manajemen rumah sakit, serta keluarga pasien selaku pihak pelapor.

Saat Mediasi Berlangsung dengan Pihak RS, Dinas Kesehatan dan Ombudsman Kepri

Dalam pertemuan tersebut, pihak rumah sakit menyampaikan permohonan maaf secara langsung di hadapan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau dan Dinas Kesehatan Kota Batam, serta berkomitmen untuk memperbaiki sistem dan manajemen pelayanan ke depan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Keluarga pasien menerima permohonan maaf tersebut, namun menegaskan agar komitmen perbaikan benar-benar dilaksanakan di lapangan.

Keluarga pasien memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau, Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) DPW KEPRI, serta Organisasi LIBAS (Light Independent Bersatu) DPW Kepulauan Riau atas segala perhatian, dukungan, pendampingan, dan pengawalan yang telah diberikan sehingga permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik dan adil.

Apresiasi juga disampaikan kepada Direktur dan manajemen rumah sakit atas itikad baik serta komitmen perbaikan layanan, serta kepada Dinas Kesehatan Kota Batam atas kehadirannya dalam pertemuan tersebut.

Melihat langkah-langkah positif yang telah dilakukan, keluarga pasien memutuskan penyelesaian permasalahan ini cukup di daerah saja.

Sebagai bentuk penghargaan, pihak rumah sakit menyerahkan sertifikat apresiasi atas kepedulian dan masukan yang membangun terhadap peningkatan mutu pelayanan. /Tim Red

Perwakilan JPKP dan TEAM LIBAS Kepri saat serahkan Penghargaan

Wakil DPRD Batam Nilai Investasi Ai Data Center Perkuat Daya Saing Daerah

YUTELNEWS.com /Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Aweng Kurniawan menilai investasi pembangunan AI data center melalui kerja sama antara PLN Batam dan PT Equator Gate System Batam dapat memperkuat daya saing investasi daerah.

Aweng mengatakan proyek AI data center dengan nilai investasi mencapai 5 miliar dolar Amerika Serikat tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan sektor digital di Kota Batam.

“Kita sangat apresiasi dan ini menunjukkan peran besar PLN Batam dalam ikut mendorong pertumbuhan investasi sektor digital di Kota Batam,” kata dia.

Ia menyebutkan investasi pusat data berbasis kecerdasan buatan itu menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai salah satu kawasan investasi unggulan di Indonesia.

Ia juga berharap sinergi antara PLN Batam, Pemerintah Kota Batam, BP Batam, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat untuk meningkatkan pelayanan dan daya saing investasi daerah.

“Sinergi yang baik antara PLN Batam, pemerintah daerah, BP Batam, dan seluruh stakeholder sangat penting agar pelayanan terus meningkat dan daya saing investasi Kota Batam semakin kuat,” ujarnya.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, lanjut dia, investasi sektor digital tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru dan memperkuat Batam sebagai pusat investasi digital dan teknologi di kawasan. /*

Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Apresiasi PJBTL PLN Batam–EGS AI Data Center, Nilainya Capai USD 5 Miliar

YUTELNEWS.com /Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Haji Aweng Kurniawan dari Fraksi Partai Gerindra, menghadiri acara Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PT PLN Batam dan PT Equator Gate System Batam (EGS AI Data Center) dengan total nilai investasi mencapai USD 5 miliar, yang digelar di PLN Batam, Batam Center, Senin (25/5/2026).

Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, dan turut disaksikan oleh Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, serta sejumlah unsur Forkopimda dan stakeholder terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Haji Aweng Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya PJBTL tersebut yang dinilainya sebagai langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan investasi sektor digital di Kota Batam.

“Kita sangat apresiasi dan ini menunjukkan peran besar PLN Batam dalam ikut mendorong pertumbuhan investasi sektor digital di Kota Batam,” ungkapnya.

Menurut beliau, kehadiran investasi besar di sektor pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI Data Center) menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekonomi Batam, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu kawasan investasi unggulan di Indonesia.

Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Haji Aweng Kurniawan dari Fraksi Partai Gerindra juga berharap PLN Batam terus meningkatkan kinerja dan memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kota Batam, BP Batam, serta seluruh unsur Forkopimda dan stakeholder terkait guna mendorong pelayanan yang semakin baik dan meningkatkan daya saing investasi Kota Batam.

“Sinergi yang baik antara PLN Batam, pemerintah daerah, BP Batam, dan seluruh stakeholder sangat penting agar pelayanan terus meningkat dan daya saing investasi Kota Batam semakin kuat,” ujarnya.

Beliau menambahkan, investasi di sektor digital seperti ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat Batam sebagai pusat investasi digital dan teknologi di kawasan.(*)

Menjelang Idul Adha, Diminta Aktivitas Gelper di SNL Tj. Uma Dihentikan

YUTELNEWS.com /Aktivitas Gelanggang Permainan (Gelper) jenis ketangkasan di Sky Game yang berlokasi di lantai 2 SNL Food Tanjung Uma kecamatan Lubuk Baja Kota Batam sudah sepatutnya menjadi perhatian DPM –PTSP Provinsi Kepulauan Riau bersama Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya pihak Kepolisian Polda Kepri untuk memastikan dokumen perizinannya hingga tidak adanya unsur judi dalam permainan tersebut.

Dari pantauan dan investigasi media ini beberapa waktu yang lalu di gelanggang permainan Sky Game, bahwa lokasi tersebut dipenuhi ratusan berbagai jenis mesin gelper, antara lain mesin tembak ikan, Jacpot, Game Spinner dan Doraemon yang dipadati para pemain dari orang dewasa hingga anak – anak.

Sementara itu, Salah seorang sumber media ini yang enggan dipublikasikan namanya mengatakan, Bahwa gelper Sky Game masih hitungan bulan buka, namun saya lihat ini yang terbesar di Kota Batam.

“Kita berharap kepada DPM-PTSP Provinsi Kepri dan pihak Kepolisian Polda Kepri segera meninjau langsung terkait perizinannya, sehingga tidak menimbulkan opini di tengah – tengah masyarakat nantinya”Ucapnya pada media ini.

Ironisnya, di lokasi tersebut tidak adanya ruangan khusus tempat merokok, sehingga akan berdampak bagi pemain tidak perokok, kususnya kepada anak – anak saat di bawa orang tuanya menikmati permainan gelper tersebut.

Hingga berita ini dipublish, Diminta Kepala DPM-PTSP Provinsi Kepulauan Riau, Kabid Humas Polda Kepri, Pemko Batam, dan juga Wakil Rakyat untuk menutup Arena tersebut menjelang bulan Idul Adha. /Tim

Tragis. Anak Tunggal Meninggal Dunia Jadi Korban Penikaman di Tulumbaho Sogae’adu   

YUTELNEWS.com | NIAS – Kabar duka menyelimuti warga Desa Tulumbaho, Kecamatan Sogae’adu, Kabupaten Nias, pasca terjadinya peristiwa penikaman yang menewaskan seorang pemuda pada hari Senin, 25 Mei 2026

Korban yang diketahui bernama inisial J. Buaya, merupakan anak satu-satunya dalam keluarga tersebut. Berdasarkan keterangan warga setempat, peristiwa nahas ini terjadi di lokasi Warung milik Agustinus Lawolo atau yang akrab disapa Ama Tiara.

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat adanya keributan atau perkelahian antar pemuda di lokasi tersebut. Dengan niat baik, korban berusaha melerai dan memisahkan teman-temannya yang sedang bertikai. Namun, alih-alih menghentikan masalah, korban justru menjadi sasaran kekerasan dan mengalami luka tikaman tepat di bagian dada.

Dalam kondisi terluka parah, korban segera dilarikan ke Puskesmas Gido untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawa korban tidak tertolong lagi. Sesampainya di Puskesmas, korban dinyatakan telah menghembuskan nafas terakhir.

Keluarga dan kerabat sangat berduka cita mendengar kepergian korban. Dikenal sebagai anak tunggal, korban digambarkan sebagai sosok yang sangat baik hati, sopan, dan ramah terhadap siapa saja.

“Kami sangat kehilangan, dia anak yang baik dan selalu santun kepada orang lain,” ujar salah satu kerabat dengan nada sedih.

Pihak keluarga memohon kepada aparat penegak hukum agar kasus ini segera ditangani dan ditindak tegas. Mereka juga meminta agar pelaku yang telah mengambil nyawa anaknya dapat segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku.

Menanggapi kejadian tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Gido telah turun langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan olah tempat kejadian dan pengumpulan bukti. Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih terus melakukan upaya pengejaran dan pencarian terhadap pihak pelaku yang masih melarikan diri.

Y,z

 

Wagub Bali Minta Ormas Madas Nusantara Dapat Menjaga Toleransi dan Ikut Bangun Bali

YUTELNEWS.com /Wakil Gubernur Propinsi Bali, I Nyoman Giri Prasta minta Ormas Masyarakat Madura Asli Nusantara (Madas Nusantara) di Bali dapat menjaga toleransi serta turut membangun Bali dengan mengjawantahkan dan menyukseskan visi Nangun Sad Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.

“Titiang menyambut baik kehadiran Ormas Madas Nusantara di Bali. Diharapkan Madas Nusantara jangan hanya menjadi organisasi yang ada di atas kertas. Jadilah organisasi yang hidup, yang bergerak di tengah masyarakat, yang hadir memberikan solusi saat ada kesulitan, dan yang menjadi garda terdepan dalam merawat toleransi,” tegas I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya di Bali.

Pesan-pesan moral dan himbauan itu disampaikan Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta saat pelantikan pengurus DPW Madas Nusantara Propinsi Bali di Gedung PWI Bali, Minggu (17/05/2026). Pelantikan pengurus DPW Madas Nusantara Bali dilakukan oleh Ketum Madas Nusantara, Drs.KRH.HM.Jusuf Rizal, SH,SE,M.Si dan dihadiri Forkopimda Bali, seperti Kesbangpol, DPRD Bali, Tokoh Masyarakat. Ketua DPW Madas Nusantara Bali adalah Abdul Majid.

Lebih lanjut Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta mengatakan Madas Nusantara memiliki peran strategis sebagaimana tertuang dalam beberapa pilar Sad Kerthi yaitu.

Atma Kerthi, setiap anggota Madas Nusantara adalah duta budaya Madura yang kehadirannya akan dinilai dan dirasakan oleh masyarakat Bali. Setiap anggota Madas Nusantara harus menunjukkan perilaku yang jujur, santun, bertanggung jawab, dan menghormati adat dan tradisi setempat.

Jana Kerthi, Madas Nusantara harus menjadi pelindung nyata bagi hak-hak warganya, menjadi suara yang lantang ketika ada ketidakadilan, dan menjadi jembatan yang menghubungkan warga dengan sumber daya yang menjadi hak mereka.

Jagat Kerthi, tercermin ketika Madas Nusantara berhasil menjaga harmoni antara komunitas Madura dan krama Bali. Ketika warga Madura ikut merawat alam dan budaya Bali, ketika persaudaraan lintas suku dan agama tumbuh subur di tanah ini.

“Dengan menanamkan dan menghidupi nilai Sad Kerthi, Madas Nusantara tidak hanya menjadi organisasi suku yang mengurus kepentingan internal warganya, tetapi ia juga akan tumbuh menjadi kekuatan moral yang berkontribusi nyata pada peradaban Bali secara keseluruhan,” tegas Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta yang dibacakan Kesbangpol Propinsi Bali, Aditiana.

Menurut Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta jika menelusuri lorong waktu sejarah, hubungan antara masyarakat Madura dan Bali bukanlah hubungan yang baru kemarin sore. Ia adalah hubungan yang telah teruji oleh zaman, hubungan yang dibangun di atas fondasi rasa saling hormat dan saling membutuhkan. Masyarakat Madura dikenal dengan karakter yang tangguh, jujur, dan memiliki loyalitas yang tak tergoyahkan.

Pelantikan kepengurusan DPW Madas Nusantara Bali, periode 2025-2028 bukanlah sekadar seremonial pertemuan biasa. Ini adalah momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan kita bersama. Bagi Titiang, warga Madura yang ber-KTP Bali dan menetap di Bali bukanlah pendatang, melainkan warga Bali itu sendiri. Saudara-saudara adalah bagian tak terpisahkan dari denyut nadi pembangunan daerah ini. Ingatlah, saudara adalah jembatan yang menghubungkan aspirasi warga dengan kebijakan pemerintah.

“Titiang mengajak Saudara sekalian untuk bersinergi tanpa batas dengan Pemerintah Provinsi Bali. Tantangan kita ke depan tidaklah mudah. Kita menghadapi pergeseran budaya dan tantangan ekonomi global. Oleh karena itu, sinergi antara organisasi masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat adalah kunci. Mari kita jaga Bali ini bersama-sama. Kita jaga taksu Bali dengan tetap memegang teguh jati diri dan warisan leluhur kita masing-masing dalam harmoni yang indah.

“Hentikan segala bentuk gesekan yang tidak perlu. Kedepankan musyawarah dan mufakat. Jadikan Madas Nusantara sebagai teladan organisasi yang santun, bermartabat, namun tetap tegas dalam prinsip menjaga kebenaran,” ujar Wagub Bali I Nyoman Giri Prasta.

Titiang berharap keluarga besar Madas Nusantara selalu mampu menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh komponen masyarakat Bali. Tunjukkan bahwa kehadiran Madas Nusantara di Bali benar-benar membawa kedamaian, mencegah gesekan sosial, dan menjadi garda terdepan dalam merawat NKRI dari Pulau Dewata.

Atas nama Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali, Titiang mengucapkan Selamat dan Sukses atas dilantiknya Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Bali Madas Nusantara Periode 2025-2028, tegas Wagub Bali I Nyoman Giri Prasta.

Sementara Ketum Madas Nusantara KRH.HM.Jusuf Rizal dalam sambutannya menekankan agar Madas Nusantara dapat menjadi rumah besar bagi warga Madura di Propinsi Bali sebagaimana programnya Bina,Lindung, Sejahtera. Selaku mitra pemerintah, TNI dan Polri harus turut Membangun Indonesia dan Menjaga Negeri, khususnya di propinsi Bali.

“Ormas Madas Nusantara tidak boleh arogan, tapi harus mampu menjaga sikap punya adab, etika dan moral yang baik. Prinsipnya di mana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Ormas Madas Nusantara bukan ormas preman, tapi ormas yang membangun sumberdaya manusia berkualitas guna mempersiapkan Generasi Emas 2045,” tegas Jusuf Rizal, Relawan Prabowo keturunan Raja Sumenep, Arya Wiraraja itu.

Lenih jauh, pria berdarah Madura-Batak, Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) dan Ketum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) itu berpesan kepada pengurus DPW Madas Nusantara Bali agar melakukan konsolidasi organisasi dengan membentuk DPD (Dewan Pimpinan Daerah) dan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK), konsolidasi program dan konsolidasi jaringan. /*

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.