Kapolda Riau Sampaikan Duka Cita untuk Korban Banjir Aceh–Sumut–Sumbar, Tegaskan Polda Riau Siap Berikan Bantuan

Pekanbaruyutelnewstv.com ||Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dalam pernyataannya, Kapolda Riau menyebut bahwa seluruh jajaran Polda Riau ikut merasakan duka yang sama bersama masyarakat di tiga provinsi tersebut.

“Dalam situasi seperti ini, kekuatan sebuah bangsa terlihat dari kepedulian dan solidaritasnya,” ujar Irjen Herry.

Kapolda Riau juga menyampaikan doa untuk para korban yang meninggal dunia akibat bencana ini. “Tuhan bersama orang-orang yang sabar. Kami mendoakan agar para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan yang luar biasa,” ucapnya.

Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa masyarakat yang terdampak tidak berdiri sendirian. Ia memastikan bahwa Polda Riau siap memberikan dukungan bila diperlukan.

“Riau berdiri bersama kalian. Dan jika dibutuhkan, Polda Riau siap memberikan bantuan kapanpun, di manapun,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa bencana alam menjadi pengingat pentingnya merawat dan menghormati lingkungan. “Kita tidak hanya membangun wilayah, tetapi juga menjaga masa depan generasi kita,” tutup Irjen Herry.

Pernyataan Kapolda Riau ini menjadi bentuk solidaritas kepolisian dan masyarakat Riau terhadap saudara-saudara di Aceh, Sumut, dan Sumbar yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam.|| AS

Detasemen Gegana Brimob Riau Gelar Pensucian Tunggul “Satya Sakti Utama” Peringati HUT ke-51 Gegana

Pekanbaruyutelnews.com ||
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-51 Gegana Korps Brimob Polri, Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Riau melaksanakan kegiatan Pensucian Tunggul “Satya Sakti Utama” di Aula Pratisara Wirya, Mako Sat Brimob Polda Riau. Kegiatan ini mengusung tema nasional “Gegana Presisi untuk Masyarakat.”
Rabu (27/11/2025)

Upacara sakral yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin oleh Danden Gegana AKBP Franky Tambunan, S.T. selaku Inspektur Acara. Bertindak sebagai Perwira Acara yaitu Iptu Henki Efriadi, Wakasubden 3 KBR Detasemen Gegana.

Pasukan upacara terdiri dari Personel Detasemen Gegana serta para purnawirawan Gegana: Kompol Purn. Suwono, S.H., AKP Purn. Edi Suparno, dan Iptu Purn. Maryono.

Sejumlah pejabat Detasemen Gegana turut hadir, Pasimin AKP Kasiran, S.H., Pasi Log AKP Abdul Azis, S.H., Pasi Yanma AKP DjiDji Hurodji, Kasubden 1 Wanteror AKP Aguswanto, S.Psi., AKP Suhartono, S.H., Kasubden 3 KBR AKP Pariscan Nainggolan, Pasi Ops Ipda Amir Hosen, Panit 1 Wanteror Ipda Romi Junaidi, S.A.P., dan seluruh Personel Detasemen Gegana.

Prosesi pensucian tunggul berlangsung khidmat sebagai simbol penghormatan terhadap sejarah, perjuangan, serta jati diri Detasemen Gegana. Tunggul “Satya Sakti Utama” dimaknai sebagai cerminan karakter Gegana yang profesional, dapat diandalkan, dan setia dalam menegakkan kebenaran serta keadilan demi keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam amanatnya, Danden Gegana AKBP Franky Tambunan, S.T. menyampaikan bahwa kegiatan pensucian tunggul bukan hanya tradisi seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat kembali jati diri serta komitmen seluruh personel dalam menjalankan tugas-tugas gegana yang penuh risiko.

“Melalui kegiatan sakral ini, saya mengajak seluruh personel Detasemen Gegana untuk terus meningkatkan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme. Mari kita jaga kehormatan tunggul Satya Sakti Utama dengan bekerja tulus, presisi, dan selalu hadir memberi perlindungan terbaik bagi masyarakat,” ujar Danden Gegana.

Beliau juga menekankan pentingnya soliditas internal dan sinergi dengan berbagai pihak sebagai kunci keberhasilan pelaksanaan tugas di lapangan.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Detasemen Gegana Brimob Riau meneguhkan semangat pengabdian yang selaras dengan tema Gegana Presisi untuk Masyarakat, serta komitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Riau.|| AS

Lanal Ranai Terima Kapal Tangkapan Dari KRI Bung Tomo–357 Untuk Proses Penyelidikan

NATUNAYUTELNEWS.com
Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai resmi menerima penyerahan kapal tangkapan MV. JJ 330 dari Komandan KRI Bung Tomo-357, Kolonel Laut (P) Dedi Gunawan Widyatmoko, S.E., M.M.Pol., untuk dilakukan proses penyelidikan lanjutan pada Rabu (26/11/2025). Kapal berbendera Malaysia tersebut sebelumnya diamankan saat KRI Bung Tomo-357—unsur di bawah Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I—melaksanakan Operasi Beladau Sakti 25 di sekitar Perairan Pulau Laut Natuna.

Penangkapan MV. JJ 330 berawal dari laporan IMMS mengenai kapal mencurigakan yang tidak mengaktifkan AIS dan bergerak di luar jalur pelayaran. Mengutip pemberitaan Ranaipos.com, informasi serupa juga disampaikan Danposal Pulau Laut yang mendeteksi kapal Malaysia di sekitar koordinat 04°37’509″ U – 180°00’882″ T. Berdasarkan laporan tersebut, Komandan KRI Bung Tomo-357 segera melakukan pengejaran dan pemeriksaan hingga berhasil mengamankan kapal beserta seluruh ABK yang diketahui bertolak dari Johor menuju Sabah.

Serah terima berkas perkara dilakukan di KRI Bung Tomo-357 yang bersandar di Dermaga Selat Lampa Natuna dan diterima langsung oleh Komandan Lanal Ranai, Kolonel Laut (P) Ady Dharmawan, S.IP., P.S.C., serta turut disaksikan unsur pimpinan Guspurla Koarmada I dan Imigrasi Kabupaten Natuna.

Dalam kesempatan tersebut, KS Guspurla Koarmada I, Kolonel Laut (P) Teguh Wibowo, M.Tr.Hanla., menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari Operasi LNU untuk menjaga keamanan wilayah Natuna, khususnya terhadap ancaman kapal “dark ship” yang kerap mengaburkan identitas untuk aktivitas ilegal lintas negara. Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan pada jalur pelayaran di ALKI dan perlunya menjaga laut Indonesia dari aktivitas yang berpotensi mengganggu kedaulatan.

Sementara itu, Komandan Lanal Ranai memastikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti proses hukum terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan MV. JJ 330 serta menegaskan komitmen Lanal Ranai dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perairan Natuna.

Red: Darmansyah | Kabiro Natuna | Yutelnews.com

Lurah Sedanau Tinjau TPS, Dirut PDAM Natuna Jelaskan Kendala Operasional SPAM

NATUNA-YUTELNEWS.com
Sedanau – Lurah Sedanau, Subhan, bersama sejumlah staf kelurahan melakukan peninjauan ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi penumpukan sampah tetap terkendali. Secara kebetulan, awak yutelnews.com berada di Kantor Lurah Sedanau pada saat yang sama dan turut mengikuti kegiatan tersebut, Selasa 25 Nopember 2025.

Sebelum peninjauan TPS, awak media sempat berbincang santai dengan Direktur PDAM Kabupaten Natuna, Zaharudin, S.Pd, yang kebetulan juga berada di Kantor Lurah Sedanau. Dalam kesempatan itu, awak yutelnews menanyakan perkembangan operasional Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sedanau.

Saat ditanya mengapa air SPAM belum juga dialirkan meskipun obat pengolahan air telah tiba beberapa hari sebelumnya, Zaharudin menjelaskan bahwa masih terdapat gangguan kabel yang mengalir menuju kantor SPAM Sedanau.

“Ada sedikit gangguan kabel menuju kantor SPAM Sedanau. Saat ini pihak terkait masih mengerjakan perbaikannya. Jika selesai, kita langsung operasikan dan distribusikan air,” jelas Dirut PDAM Natuna.

Awak media kemudian menanyakan jumlah obat pengolahan air yang tersedia. Dirut PDAM menerangkan bahwa obat yang datang mencapai 13 ton, yang diperuntukkan bagi operasional selama tiga bulan.

Terkait biaya pembelanjaan obat tersebut, awak media kembali menanyakan besaran anggaran. Zaharudin menjawab bahwa total kebutuhan obat mencapai sekitar 420 juta rupiah lebih kurang, belum termasuk biaya transportasi pengiriman.

Dari keterangan tambahan yang dihimpun awak yutelnews dari seorang tokoh masyarakat Ranai berinisial IT, yang turut membantu proses pembelanjaan kebutuhan obat SPAM, disebutkan bahwa estimasi biaya tersebut memang berada pada kisaran angka yang disampaikan oleh Dirut PDAM.

Obrolan ringkas itu pun terhenti sejenak seiring memasuki waktu Salat Asar. Sebelum beranjak, Dirut PDAM terlebih dahulu mohon izin kepada Lurah Sedanau dan awak media untuk meninggalkan kantor lurah. Beliau menyampaikan bahwa penjelasan lebih mendalam akan dipaparkan pada kesempatan selanjutnya.

Peninjauan TPS Sedanau oleh Lurah Subhan

Usai Asar, awak yutelnews kembali mengikuti Lurah Sedanau, Subhan, menuju lokasi TPS yang berada tidak jauh dari area pemakaman Raja Sedanau. Saat dikonfirmasi di lokasi, Lurah Subhan menjelaskan bahwa peninjauan dilakukan secara rutin untuk mencegah penumpukan sampah berlebihan.

“Tujuan peninjauan ini untuk memastikan sampah yang diangkut petugas tidak menumpuk terlalu banyak. Jika sudah padat atau tinggi, segera saya laporkan ke petugas bagian sampah untuk langsung dibakar agar ruang TPS tidak terlalu penuh,” ujar Subhan.

Ia menambahkan bahwa meski TPS berjarak cukup jauh dari pemukiman, bau dan polusi tetap berpotensi mengganggu masyarakat jika sampah dibiarkan menumpuk terlalu lama.

Subhan juga menegaskan bahwa lahan TPS tersebut adalah tanah milik Kelurahan Sedanau, sebagaimana dikonfirmasi langsung di lapangan.

Sebagai harapan ke depan, Lurah Sedanau mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan tidak membuang sampah sembarangan. Ia juga menyebutkan bahwa kelurahan menargetkan adanya program Bank Sampah sebagai upaya mengurangi volume sampah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat.

“Sampah, terutama plastik, berdampak pada kesehatan dan ekosistem alam. Semoga ke depan kita bisa membangun program bank sampah untuk menambah pendapatan masyarakat sekaligus menjaga lingkungan,” tutup Subhan.

Red: Darmansyah Kabiro Natuna
Yutelnews.com

Gegana Riau Gelar Ziarah HUT ke-51: Kenang Pengabdian, Teguhkan Kesiapsiagaan

Pekanbaruyutelnews.com ||
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-51 Gegana Korps Brimob Polri yang mengusung tema “Gegana Presisi untuk Masyarakat,” Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Riau melaksanakan Ziarah Makam dan Tabur Bunga di Taman Makam Bahagia Kusuma Dharma, Jl. Patimura, Pekanbaru
Rabu (26/11/2025).

Suasana khidmat menyelimuti lapangan ziarah sejak pagi. Di bawah langit Pekanbaru yang cerah, seluruh peserta berdiri rapi memberi penghormatan kepada para pahlawan yang telah mendahului. Upacara dipimpin langsung oleh Inspektur Acara, Danden Gegana AKBP Franky Tambunan, S.T.,

Rangkaian kegiatan dimulai dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, dilanjutkan mengheningkan cipta serta Ziarah dan Tabur Bunga oleh seluruh peserta.

Prosesi ini menjadi simbol penghargaan mendalam atas dedikasi pahlawan yang gugur dalam mengemban tugas kepolisian.

Dalam amanatnya, AKBP Franky Tambunan, S.T. menegaskan bahwa ziarah bukan sekedar seremoni rutin, tetapi refleksi atas nilai-nilai perjuangan yang diwariskan pendahulu.

“Pengorbanan mereka adalah warisan yang harus kita jaga. Teladan keberanian dan loyalitas para senior menjadi penyemangat bagi kami untuk terus profesional, sigap, dan memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan personel Detasemen Gegana, di antaranya AKP Kasiran, S.H., AKP Djidji Hurodji, AKP Abdul Azis, S.H., AKP Aguswanto, S.Psi., AKP Suhartono, S.H., AKP Pariscan Nainggolan, Ipda Amir Hosen, Ipda Romi Junaidi, S.A.P., dan Personel Detasemen Gegana serta Bhayangkari Ranting Gegana Cabang Sat Brimobda Riau.

Momentum HUT ke-51 ini menjadi pengingat bahwa peran Gegana sebagai satuan elit penanganan Wanteror, bom, KBR, Bantuan Taktis lainnya tidak hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga semangat pengabdian yang diwarisi dari para pendahulu.

Dengan penuh hormat dan tekad yang diperbarui, Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Riau menegaskan komitmennya untuk terus menjadi benteng keamanan dan pelindung masyarakat, sesuai semangat Gegana Presisi untuk Masyarakat.|| AS

TNI AU AMPUH Lanud RSA Natuna Hadir Menguatkan Semangat Guru di Ujung Utara NKRI Pada Malam Talent HUT PGRI ke-80

Natuna yutelnews.com
Kepala Dinas Teritorial (Kadister) Lanud Raden Sadjad (Lanud RSA) Kolonel Adm Marshall, M.Si., mewakil Danlanud RSA Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., menghadiri Malam Talent HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025 di Pantai Piwang Ranai, Kab. Natuna, Provinsi Kepri, pada Selasa malam (25/11/2025).

Kehadiran TNI AU dalam kegiatan tersebut menjadi wujud kedekatan dengan para guru serta dukungan nyata bagi dunia pendidikan di perbatasan utara NKRI, sejalan dengan semangat TNI AU AMPUH yang humanis.

Acara ini dihadiri Sekda Natuna H. Boy Wijanarko Varianto, S.E., perwakilan TNI-Polri, Ketua PGRI Natuna Maryadi, S.Pd., para guru, serta masyarakat Kabupaten Natuna.

Rangkaian kegiatan dibuka dengan tarian persembahan dan doa bersama. Suasana penuh kehangatan langsung terasa, mencerminkan rasa syukur dan kebersamaan dalam memperingati peran besar para pendidik.

Ketua PGRI Natuna dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru dan mengajak seluruh pendidik terus menjaga semangat pengabdian dan meningkatkan kualitas pendidikan demi masa depan generasi muda.

Pengumuman pemenang berbagai lomba turut menyemarakkan acara, mulai dari bola voli, mini soccer, hingga lomba video pembelajaran inovatif antar kecamatan, yang mendapat sambutan meriah dari para peserta.

Sekda Natuna menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi pemantik semangat untuk menumbuhkan kreativitas, berpikir kritis, serta kolaborasi dalam menciptakan pendidikan yang maju dan berkarakter di Natuna.

Malam Talent ditutup dengan berbagai penampilan seni daerah, seperti tarian tradisional dan zapin. Kegiatan berlangsung lancar, penuh kegembiraan, serta mempererat hubungan antara guru, masyarakat, dan TNI AU.

(Reporter :bani)

Malam Puncak HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025 di Sedanau, Bunguran Barat

NATUNA-YUTELNEWS.com
Sedanau, 25 November 2025 – Malam puncak peringatan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, berlangsung meriah di KP Gercia Sedanau, Jalan Jenderal Sudirman, mulai pukul 20.30 WIB hingga selesai. Acara ini juga menjadi momentum penghormatan dan pelepasan 10 orang purnakaryawan yang memasuki masa pensiun periode 2024–2025, yakni:

Salamah Erasanti, S.Pd; Wariasi, S.Pd.SD; Cheryana, S.Pd; Wan Fujiatmi Usman Abdulloh, S.Pd.I; Muslim, S.Pd.SD; Wan Dewi Agustina, S.Pd.SD; Sayid Bukhari, M.Pd; Bustami, S.Pd.SD; Nurhayati, S.Pd.

Acara dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat, antara lain: Camat Bunguran Barat beserta Sekretaris Camat, Lurah Sedanau, Koordinator USPKF Kecamatan Bunguran Barat, Polsek Bunguran Barat, Koramil 03/Sedanau, Posal Sedanau, pansiunan, perwakilan pendidik dan tenaga kependidik se-Kecamatan Bunguran Barat,dari jenjang PAUD, TK, SD, SLTP, SLTA /MA, serta tokoh masyarakat dan Lembaga Adat Melayu (LAM), dan alim ulama setempat.

Acara diawali dengan pembacaan doa bersama, dilanjutkan dengan tari persembahan serta berbagai pertunjukan seni dari siswa tingkat TK, SD, SLTP, yang menambah semarak malam peringatan. Antusiasme masyarakat terlihat luar biasa, turut memeriahkan rangkaian kegiatan.

Sambutan Ketua PGRI Kecamatan Bunguran Barat, Kasyifal Gammy Thaib, S.Com, diwakili oleh Sekretaris Nurwandi, S.Pd, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan atas kehadiran dan partisipasinya. Sekretaris juga menyampaikan salam dari Ketua PGRI Kecamatan Bunguran Barat yang berhalangan hadir karena mengikuti kegiatan apresiasi GTK tingkat nasional di Jakarta. Ia menjelaskan bahwa pada HUT PGRI 2026, kegiatan akan mengalami pergeseran pelaksanaan, dengan perayaan HGN tetap dilaksanakan pada bulan November, namun pertandingan antar pendidik dan tenaga kependidikan menjadi fokus utama, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Selanjutnya, penyerahan cinderamata kepada 10 orang purnakaryawan dilakukan langsung oleh Koordinator USPKF Kecamatan Bunguran Barat,  sapaan Pak Syukur, disertai kata sambutan perwakilan purnakaryawan, Usman Abdulloh, S.Pd.I. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya pengurus PGRI Kecamatan dan Kabupaten Natuna, serta berpesan agar guru yang masih aktif mendidik senantiasa membekali anak didik dengan ilmu pengetahuan dan akhlak mulia, sehingga generasi penerus dapat menjadi kebanggaan bangsa dan negara.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Bunguran Barat, Bahtiar, S.Pd.SD, memberikan sambutan sekaligus bantuan simbolis kepada 10 purnakaryawan. Ia menekankan bahwa bantuan ini bukan dilihat dari jumlahnya, melainkan sebagai bentuk kebersamaan dan apresiasi. Camat juga menegaskan pentingnya guru, baik purnakaryawan maupun yang aktif, tetap menjadi teladan bagi masyarakat dan anak didik. Sambutannya ditutup dengan beberapa pantun penuh makna, sebagai wujud penghormatan kepada jasa guru yang tiada ternilai.

Sambutan Wakil Ketua PGRI Kabupaten Natuna, Bapak Yunasrul, yang mewakili Ketua PGRI Kabupaten Natuna, disampaikan dengan hangat. Beliau menyampaikan salam dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga acara berlangsung sukses. Yunasrul menekankan pentingnya kesabaran dan ketekunan guru dalam mendidik anak-anak, terutama di era digital dengan beragam tantangan.

Selain itu, Yunasrul juga melakukan penyerahan piala kepada sang juara poli salah satunya dalam rangka HUT ke-80 PGRI Cub I Kabupaten Natuna, sekaligus menyampaikan rasa bangga PGRI Kabupaten Natuna atas prestasi juara tenis meja di tingkat nasional di Bandung, yang menjadi kebanggaan bagi seluruh guru dan warga Natuna. Sambutannya ditutup dengan pantun yang sarat makna, sebagai media pengajaran nilai dan pesan moral bagi seluruh hadirin.

Acara ditutup dengan jamuan hidangan yang telah disiapkan, sekaligus menjadi momen silaturahmi yang hangat bagi seluruh tamu undangan. Malam puncak HUT ke-80 PGRI ini tidak hanya menjadi momentum penghargaan bagi guru dan tenaga kependidikan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara seluruh elemen pendidikan dan masyarakat, sekaligus meneguhkan semangat kebersamaan dalam membangun generasi penerus bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia.

Redaksi Darmansyah
Kabiro Natuna – Yutelnews.com

Ikbas adukan kades dan Camat Airsugihan ke Inspektorat dan Bupati

Yutelnews.com|||Kayuagung OKI. Permasalahan Tanah usaha  Sugito salah satu warga desa Kertamukti kecamatan Airsugihan yang sempat viral awal bulan November kemarin, saat ini memasuki babak baru, tepatnya hari senin, 24 november 2025 , ikatan masyarakat Airsugihan (IKBAS ) yang merupakan organisasi kerukunan masyarakat airsugihan melaporkan oknum kades kertamukti dan Camat Airsugihan ke Inspektorat juga Bupati Ogan Komering Ilir, H. Muchendi Mahzareki.

Saiful Anwar selaku ketua ikbas mengatakan kepada awak media, bahwa organisasi mengambil langkah melaporkan oknum kades kertamukti saudara fadli dan Ardiles siahaan selaku camat Airsugihan karena patut diduga adanya unsur penyalahgunaan wewenang,penghilangan dan penggelapan alas hak pakai atas tanah,intimidasi dan tindakan tidak sesuai prosedur.

Ketua IKBAS, Syariful Anwar, menegaskan laporan tersebut tidak dibuat tanpa dasar. Ia menjelaskan bahwa peristiwa bermula pada tahun 2024 ketika Sugito, warga Desa Kertamukti, menitipkan Surat Hak Guna Pakai kepada Kepala Desa Fadli. Dokumen itu diserahkan secara sah dan disaksikan keluarga serta seorang purnawirawan TNI AD.

“Surat itu diterima baik-baik oleh Kades. Tapi belakangan justru kami temukan bahwa dokumen itu berpindah tangan ke orang lain tanpa seizin pemiliknya. Ini tindakan serius dan tidak bisa dibiarkan,” tegas Syariful ,Senin ( 24/11/2025).

Situasi memanas kembali pada 29 September 2025, ketika Kepala Desa dan Camat mendatangi rumah Sugito dengan rombongan sekitar 11 orang. Dalam kunjungan itu, Sugito mengaku dipaksa menandatangani satu dokumen tanpa penjelasan maksud maupun isinya. Ia juga tidak diperbolehkan membaca dokumen secara lengkap dan dilarang menghadirkan saksi dari pihak tetangga.

Sekretaris IKBAS, Effendi SB, mengecam keras tindakan tersebut.

“Kalau warga dipaksa tanda tangan dokumen tanpa diberi penjelasan, itu sudah masuk kategori intimidasi. Apalagi dilakukan oleh pejabat, jelas melanggar AUPB dan aturan administrasi pemerintahan,” ujar Effendi.

Menurut Effendi, mereka telah mengirimkan surat permohonan klarifikasi tertulis kepada Kepala Desa Kertamukti pada 3 November 2025, namun hingga kini tidak ada jawaban.

“Sikap diam itu makin menguatkan dugaan bahwa ada hal yang disembunyikan. Seharusnya jika tidak bersalah, mereka terbuka menjelaskan.”

Dalam laporan resmi bernomor 002/IKBAS/PD/11/2025, IKBAS menyebut dugaan pelanggaran yang dilakukan pejabat tersebut telah memenuhi unsur pasal 17 dan 18 UU No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, serta melanggar Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB) seperti asas kepastian hukum, keterbukaan, dan larangan penyalahgunaan wewenang.

IKBAS meminta Inspektorat OKI segera melakukan pemeriksaan mendalam terhadap Kades dan Camat, memastikan keabsahan dokumen yang dipaksakan kepada Sugito, serta memberikan rekomendasi sanksi administratif apabila terbukti melanggar hukum. Mereka juga menuntut perlindungan bagi Sugito sebagai warga yang diduga menjadi korban tekanan psikologis.

“Kami tidak ingin masyarakat kecil diperlakukan semena-mena. Negara tidak boleh kalah oleh oknum pejabat yang menyalahgunakan jabatannya,” tegas Syariful Anwar.

(Fendi)

Dugaan Korupsi Pengadaan Buku Perpustakaan, Pj Kepala Desa Tanjung Selamat Diduga ‘Sunat’ Anggaran Rp 23 Juta

Labuhanbatu Selatan- Yutelnews.com Aroma tak sedap tercium dari pengelolaan Dana Desa di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Penjabat (Pj) Kepala Desa Tanjung Selamat, Ika Trisnawati S.Keb, Bd, diduga kuat terlibat dalam penyelewengan dana pengadaan buku perpustakaan desa. Senin (24/11/2025)

​Berdasarkan data yang dihimpun, pada Tahap 1 Tahun Anggaran 2025, Desa Tanjung Selamat mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp33.195.000,untuk pengadaan buku perpustakaan.

​Namun, hasil investigasi lapangan menemukan disparitas yang mencolok. Kuat dugaan, realisasi fisik pengadaan buku hanya mencapai tidak sampai Rp10.000.000. Pj Kepala Desa Ika Trisnawati S.Keb, Bd diduga telah “menyunat” atau mengemplang dana pembangunan desa sebesar Rp 23.000.000,00. Lebih.

​Bukti Lapangan dan hasil konfirmasi ke Bendahara Desa mengatakan hanya menerima satu kali pengiriman buku sekitar seratus eksemplar,jumlah yang jauh dari proporsional untuk anggaran Rp 33 juta.

Dibandingkan Desa tetangga dengan jumlah buku yang sama hanya menganggarkan Rp 10.000.000,00, memperkuat dugaan bahwa harga buku di Tanjung Selamat telah digelembungkan (mark-up).

​”Ini bukan sekadar kerugian uang negara, tetapi perampasan hak anak-anak desa untuk mendapatkan akses pendidikan dan pengetahuan. Dugaan mark-up hingga Rp 23 juta ini harus diusut tuntas,” ujar salah seoarang warga

​kejaksaan dan kepolisian diminta untuk melanjutkan proses hukum pidana korupsi ini, bahkan jika uang telah dikembalikan, ​Hal tersebut sesuai dengan prinsip hukum antikorupsi di Indonesia, yang tertuang jelas dalam ​Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 (UU Tipikor), ​Pasal 4 UU Tipikor secara eksplisit menyatakan ​”Pengembalian kerugian keuangan negara atau perekonomian negara tidak menghapuskan dipidananya pelaku tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan Pasal 3.”

​Dengan dasar hukum ini, Pj Kepala Desa Ika Trisnawati dan pihak terkait harus menghadapi konsekuensi hukum pidana atas dugaan perbuatannya. Sesuai komitmen Presiden Prabowo Subianto yang telah berulang kali memperingatkan bahwa koruptor akan ditindak tanpa pandang bulu dan akan menertibkan maling-maling yang mencuri uang rakyat.

​Inspektorat Daerah juga didesak segera melakukan audit khusus, namun proses hukum pidana harus menjadi prioritas utama. Kasus ini harus menjadi contoh bahwa korupsi dana desa, sekecil apa pun, akan disikat habis.

AP

Warga Sidomulyo Sei Toras Desak Polres Labusel Tangkap SAN alias Sa*pri Diduga Bandar Narkoba

​Labuhanbatu SelatanYutelnews.com Kekhawatiran kembali menyelimuti warga Dusun Sidomulyo (Sei Toras), Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat, terkait dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu-sabu. Senin (24/11/2025)

Dalam beberapa hari terakhir, desas-desus yang beredar kencang di kalangan masyarakat mengaitkan dugaan peredaran barang haram tersebut dengan nama SAN alias Sa*pri.

​Dugaan ini muncul berdasarkan laporan dan keluhan dari sejumlah warga setempat yang mengaku resah dengan adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan tempat tinggal mereka.

Masyarakat mengungkapkan kekhawatiran mendalam bahwa jika peredaran narkoba ini tidak segera ditangani, dampaknya akan meluas dan berpotensi merusak masa depan generasi muda di dusun tersebut.

​”Kami sudah sering mendengar nama (Sapri Andika Nasution) dikaitkan dengan peredaran narkoba di sini. Kondisi lingkungan menjadi tidak aman, dan kami sangat khawatir anak-anak kami akan terjerumus,” tutur seorang warga yang memilih untuk tidak menyebutkan namanya.

​Masyarakat Desa Tanjung Mulia, khususnya Dusun Sidomulyo Sei Toras, kini menaruh harapan besar agar aparat penegak hukum, dalam hal ini Polres Labuhanbatu Selatan Khususnya Polsek Kampung Rakyat, segera menindaklanjuti dugaan serius ini.

Mereka meminta agar kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam dan segera mengambil tindakan tegas, termasuk penangkapan, apabila dugaan peredaran narkoba tersebut terbukti kebenarannya, demi menjaga ketentraman dan keselamatan lingkungan.

BAR/AP

Polre Pelalawan Melakukan Penanaman Bibit Pohon Serentak Dalam Rangka Memperingati Hari Pohon Sedunia

Pelalawanyutelnews.com ||
Pada hari Jumat, 21 November 2025, sekira pukul 09.00 WIB, bertempat di Aspol Polres Pelalawan Bumi Lago Permai, Kec. Pkl. Kerinci, telah dilaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon serentak dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia. Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K, Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, S.H, Wakapolres Pelalawan KOMPOL Asep Rahmat, S.H, S.I.K, M.M, dan pejabat lainnya.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari kegiatan besar yang dilaksanakan serentak mulai dari tingkat Polda hingga Polsek, dengan target penanaman sebanyak 21.000 bibit pohon. “Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan,” ujarnya.

Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, S.H, dalam sambutannya ‘ ‘menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepolisian, khususnya Polres Pelalawan, di bawah kepemimpinan Bapak Kapolres saat ini. “Kami melihat bahwa Polri semakin dekat dengan masyarakat. Polisi bukan lagi menjadi sosok yang menakutkan, tetapi sudah menjadi saudara, mitra, dan bagian dari masyarakat itu sendiri,” ujarnya.

Kegiatan penanaman pohon ini juga dihadiri oleh Dandim 0313/KPR yang diwakili Danramil 15 Kuala Kampar LETTU INF Feby Syahputra Harahap, Kasubsi Pratut Kejari Pelalawan Hanung Danu Putranto, S.H, M.H, Panglima Besar Hulubalang Pelalawan H. Tarmizi Maskar, dan tokoh agama Kab. Pelalawan H. T. Kamaruzaman.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K, juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melanjutkan gerakan menanam pohon ini. “Khusus untuk adik-adik pelajar yang hadir, kehadiran kalian menjadi simbol semangat baru, energi baru bagi gerakan penghijauan di Kabupaten Pelalawan,” ujarnya.

Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, S.H, berharap bahwa kegiatan ini dapat berlanjut secara konsisten dan melibatkan banyak orang. “Jika kegiatan ini berlanjut secara konsisten, insyaallah Riau akan mampu menjadi salah satu daerah penyumbang udara segar bagi Indonesia,” ujarnya.

Selanjutnya pemberian Sembako dan uang kepada orang tidak mampu oleh Ketua Bazarnas Pelalawan Sdr. Abi dan pemberian bantuan peralatan sekolah berupa tas, buku dan sepatu kepada perwakilan anak sekolah oleh Kadis Pendodikan Sdr. Leo Nardo S.pd M.M, acara ini berakhir sekira pukul 10.00 WIB, dengan situasi yang aman dan kondusif. Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K, dan Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, S.H, bersama-sama menanam bibit pohon secara simbolis.|| AS

Warga Sedanau Pertanyakan Kejelasan Operasional SPAM Sedanau yang Kembali Terhenti

NATUNAYUTELNEWS.com
Sedanau – Warga Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna kembali mempertanyakan kejelasan operasional Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sedanau yang hingga kini belum kembali berfungsi.

Beberapa minggu lalu, Direktur Perumda Air Minum Kabupaten Natuna, Daeng, saat dikonfirmasi awak yutelnews.com menjelaskan bahwa terhentinya aliran air disebabkan karena pihaknya masih menunggu bahan pengolahan air dari penyedia resmi. Ia menegaskan bahwa pengadaan obat pengolahan air tidak dilakukan oleh Perumda, sehingga proses suplai tidak dapat mereka percepat secara langsung.

“Untuk obat air ini bukan PDAM yang menyediakannya, tetapi ada penyedia resmi. Jadi kami menunggu sesuai mekanisme yang berlaku,” jelas Daeng.
“Kami sedang menunggu penyedia resmi untuk obat air SPAM,” tambahnya.

Selama berminggu-minggu layanan tidak berjalan, masyarakat terus menuntut kepastian. Seorang warga berinisial KS menyampaikan kekecewaannya.

“Kami sudah menikmati air SPAM itu. Sekarang sudah berminggu-minggu tak berjalan, tapi tidak ada kabar kapan hidup lagi. Alasannya obat, tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan. Kami yang sudah bayar tentu ingin kepastian,” tegas KS.

Pada Kamis, 20 November 2025, sekitar pukul 21.30 WIB melalui sambungan telepon kepada awak yutelnews.com, Direktur Perumda Air Minum Natuna, Daeng, memberikan informasi terbaru. Ia mengatakan bahwa obat pengolahan air untuk SPAM Sedanau sudah tiba di Pelabuhan Penagi dan direncanakan dibongkar pada Jumat, 21 November 2025. Jika tidak ada hambatan, pekan depan Insya Allah pengolahan air dapat dimulai dan layanan SPAM Sedanau kembali beroperasi.

Daeng juga berharap agar tarif air SPAM Sedanau ke depan dapat lebih terjangkau seperti di Pulau Laut. Ia menyebutkan bahwa Perumda terus berupaya melakukan penyesuaian agar masyarakat Sedanau bisa menikmati layanan air bersih dengan harga lebih ringan tanpa mengganggu kemampuan operasional perusahaan.

Di lapangan, beberapa warga menyampaikan harapan bahwa dukungan terhadap operasional SPAM Sedanau dapat diperjuangkan melalui pokir (pokok-pokok pikiran anggota DPRD). Aspirasi tersebut telah mereka titipkan kepada anggota DPRD Kabupaten Natuna, agar dapat mendorong adanya alokasi anggaran atau kebijakan yang membantu menstabilkan operasional SPAM.

Warga berharap wakil rakyat dari dapil terkait serta Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna (Pemkab) dapat memberikan perhatian serius dan mengambil langkah konkret demi keberlanjutan layanan air bersih di Sedanau. Dukungan penganggaran, kebijakan, dan pengawasan dari DPRD sangat dibutuhkan agar layanan SPAM tidak kembali terhenti.

Harapan ini disampaikan melalui pemberitaan agar suara masyarakat dapat lebih diperhatikan oleh pemerintah daerah dan lembaga legislatif.

Redaksi: Darmansyah — Kabiro Natuna yutelnews.com

Buron 16 Bulan Terpidana Narkotika Diringkus Tim Tabur Kejati Sulsel di Berau Kalimantan Timur

Yutelnews.com, Sulsel – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya penegakan hukum melalui program Tangkap Buronan (Tabur). Tim Intelijen Kejati Sulsel menyelesaikan pengamanan seorang terpidana kasus tindak pidana narkotika yang telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) selama 16 bulan.

Buronan yang diamankan adalah Hasnani Binti Hartono alias Nani (38 Tahun), terpidana Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare.

Terpidana Hasnani berhasil diamankan oleh Tim Tabur Kejati Sulsel pada Selasa, 18 November 2025, sekitar pukul 19.18 WITA, bertempat di Jalan Manunggal Karang Ambun, Kecamatan Tanjung Redep, Berau, Kalimantan Timur. Tim Tabur sebelumnya telah melakukan pengintaian selama 2 hari 2 malam untuk memastikan keberadaan terpidana.

Penangkapan ini dilaksanakan untuk melaksanakan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 4507 K/Pid.Sus/2024 tanggal 31 Juli 2024, yang menjatuhkan vonis pidana penjara kepada Hasnani selama 2 (dua) tahun dan pidana denda sebesar Rp800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) Subsider 2 (dua) bulan penjara. Terpidana terbukti melanggar Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kronologi Singkat Perkara

Perkara yang melibatkan terpidana Hasnani terjadi pada hari Jumat, 11 Agustus 2023, di Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Parepare. Saat itu, anggota Polres Parepare melakukan penyelidikan dan menemukan tersangka Hasnani di lokasi. Terdakwa secara sukarela menyerahkan 1 (satu) saset plastik berisi narkotika Golongan I jenis sabu (metamfetamina) yang disimpan di dalam kantong baju daster yang dikenakannya. Terdakwa mengakui sabu tersebut miliknya, yang dibeli dari Aan (DPO), dan terbukti tidak memiliki izin resmi dari pejabat yang berwenang untuk memiliki, menyimpan, atau menguasai narkotika tersebut.

Setelah diamankan, terpidana Hasnani pada hari ini Rabu, 19 November 2025, diterbangkan dari Berau ke Makassar menggunakan Pesawat Sriwijaya Air SJ 552. Setibanya di Makassar, terpidana langsung diserahterimakan kepada Jaksa Eksekutor dari Kejaksaan Negeri Parepare untuk segera dilakukan eksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1A Parepare.

Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Ferizal, menyampaikan apresiasi Kajati Sulsel Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, terhadap kinerja jajaran yang telah bergerak cepat dan berhasil menyelesaikan pengamanan buronan tersebut.

“Bapak Kajati Sulsel meminta jajaran untuk selalu memonitor dan segera mengamankan buronan yang masih berkeliaran untuk mengeksekusi demi kepastian hukum. Kami juga menghimbau kepada seluruh buronan yang telah ditetapkan DPO oleh Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya karena ‘tidak ada tempat yang aman bagi para buronan’,” tegas Ferizal saat siaran pers di Bandara Sultan Hasanuddin, Rabu malam (19/11/2025).( HF AbuAlgifari)

Klarifikasi Posal Sedanau Terkait Isu Rumpon dan Kapal Lengkong

NATUNA, YUTELNEWS.com – Sedanau, 18 November 2025 – Menindaklanjuti pemberitaan yang beredar terkait keluhan nelayan lokal mengenai aktivitas kapal Lengkong dan dugaan gangguan terhadap rumpon, awak media Yutelnews.com melakukan klarifikasi langsung ke Pos Pengamanan Laut (Posal) Sedanau.

Dalam klarifikasi resmi, Posal Sedanau membantah pemberitaan yang menyebut pihaknya tidak merespons keluhan nelayan Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, mengenai penguasaan rumpon di wilayah perairan Natuna.

Respon Cepat Posal Sedanau

PJs Danposal Sedanau, Lettu Laut (PM) Almunas, mengatakan:

“Pada 14 November 2025 pukul 11.20 WIB, kami dihubungi Sabni, salah satu nelayan lokal Sedanau, melalui telepon dan WhatsApp. Beliau mengabarkan bahwa beberapa nelayan ingin bersilaturahmi dan menyampaikan keluhan terkait rumpon yang diganggu kapal Lengkong.”

Posal segera merespons dan menyatakan siap menerima kedatangan nelayan sebagai bagian dari pelayanan publik.

Pada pukul 20.10 WIB, Sabni bersama beberapa nelayan tiba di Posal Sedanau dan langsung disambut untuk berdialog secara terbuka di gazebo Posal.

Dialog Terbuka dengan Nelayan

Dalam pertemuan tersebut, nelayan menyampaikan kekhawatiran terkait aktivitas kapal Lengkong yang diduga mengganggu rumpon. Posal kemudian menanyakan apakah persoalan tersebut telah disampaikan kepada PSDKP selaku otoritas teknis pengawasan perikanan.

Lettu Laut Almunas menegaskan bahwa walaupun pengaturan area tangkap berada di bawah kewenangan PSDKP, Posal tetap hadir untuk merespons, mendampingi, dan memastikan situasi di lapangan tetap kondusif.

Salah satu nelayan menyampaikan:

“Kami merasa sangat dihargai dan didengar. Proses dialog ini membuat kami lebih percaya kepada aparat karena mereka hadir langsung memberikan rasa aman.”

Informasi Tambahan dari Nelayan: Operasi Malam Kapal Lengkong

Selain klarifikasi di Posal, awak Yutelnews.com juga menggali informasi tambahan dari nelayan lokal lainnya.

Melalui sambungan telepon pada Minggu, 16 November 2025 pukul 22.45 WIB, seorang nelayan Sedanau berinisial JK memberikan keterangan tambahan mengenai pola operasi kapal Lengkong.

JK menjelaskan:

“Kapal Lengkong beroperasi di zona 14 sampai 17 mil dari daratan Sedanau. Pada siang hari mereka berlabuh, dan pada malam hari mereka baru beroperasi”.

JK turut mengirimkan video dokumentasi melalui pesan WhatsApp yang menunjukkan aktivitas saat ia melaut. Namun, video tersebut tidak dapat disisipkan dalam berita ini dan saat ini tersimpan sebagai arsip internal awak media Yutelnews.com.

JK menegaskan bahwa hanya sebatas itu keterangan yang dapat ia sampaikan.

Tindak Lanjut dan Patroli

Posal Sedanau mencatat seluruh aspirasi nelayan, meliputi:

Koordinat rumpon

Estimasi jarak operasi kapal Lengkong

Kesesuaian dengan UU No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan

Kekhawatiran terkait pemasangan rumpon pada jarak 14–17 mil dari garis pantai

Seluruh laporan telah diteruskan kepada Pimpinan Lanal Ranai. Sebagai langkah responsif, KAL Sengiap sandar di Dermaga Sedanau pada 16 November 2025 untuk melaksanakan patroli dan siaga operasional di wilayah perairan Natuna.

Kesimpulan

Posal Sedanau menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan awak media atas perhatian serta kerja sama dalam menjaga keamanan laut. Dengan adanya dialog terbuka, pendampingan di lapangan, dan patroli yang dilakukan, para nelayan Bunguran Barat merasa lebih mendapat kepastian dan perlindungan”dan menambahkan untuk rumpon sekarang harus mempersiapkan izin dari dinas perikanan dan PSDKP.

“Rasa aman dan kepercayaan terhadap aparat meningkat,” ungkap salah satu nelayan.

Klarifikasi ini memastikan bahwa masyarakat memperoleh informasi yang utuh, akurat, dan berimbang, sesuai komitmen Yutelnews.com dalam menyajikan pemberitaan faktual dan profesional.

Redaksi: Darmansyah, Kabiro Natuna – Yutelnews.com

DPRD Pelalawan Gelar Rapat Paripurna Ranperda Perubahan APBD Anggaran Tahun 2025

Pelalawanyutelnews.com || Bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Ranperda Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Jumat (15/8/2025).

Rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Pelalawan tersebut dipimpin Ketua DPRD H. Syahrizal, S.E., serta dihadiri langsung oleh Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M., dan Wakil Bupati H. Husni Tamrin, S.H., M.H. Sebanyak 30 dari 40 anggota DPRD turut hadir mengikuti jalannya rapat paripurna yang diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Zukri memaparkan secara rinci dasar dan tujuan dari dilakukannya perubahan terhadap APBD tahun 2025. Ia menjelaskan bahwa perubahan anggaran dilakukan berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan anggaran semester I dan triwulan III tahun berjalan yang menunjukkan adanya pergeseran asumsi pendapatan dan kebutuhan belanja daerah.

“Perubahan APBD ini bukan sekadar formalitas tahunan, tetapi langkah penyesuaian agar seluruh program pembangunan bisa berjalan lebih efektif dan efisien sesuai dengan kondisi riil daerah,” ujar Bupati Zukri.

Ia menegaskan bahwa perubahan ini juga untuk menyesuaikan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun 2024 berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, serta memperbarui estimasi pendapatan asli daerah dan transfer pusat yang mengalami dinamika.

Dalam Ranperda Perubahan APBD 2025, total Belanja Daerah Kabupaten Pelalawan ditetapkan sebesar Rp 1,910 triliun, turun sekitar Rp 87,8 miliar dibandingkan APBD Murni 2025 yang berjumlah Rp 1,998 triliun.

Adapun rincian perubahan belanja daerah antara lain:

Belanja Operasi menjadi Rp 1,440 triliun, turun Rp 26,58 miliar.

Belanja Modal menjadi Rp 201,19 miliar, turun Rp 66,40 miliar.

Belanja Tidak Terduga menjadi Rp 1,5 miliar, turun Rp 18,5 miliar.

Belanja Transfer naik menjadi Rp 267,55 miliar, meningkat Rp 23,62 miliar dari sebelumnya.

Menurut Bupati Zukri, meskipun secara total terjadi penurunan anggaran, Pemerintah Kabupaten tetap berkomitmen menjaga arah pembangunan agar berjalan optimal dan berkeadilan.

“Kita ingin setiap rupiah yang dibelanjakan memiliki dampak yang jelas. Fokus kita tetap pada sektor yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat — seperti infrastruktur, pelayanan publik, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat dan desa,” tegasnya.

Setelah penyampaian nota keuangan oleh Bupati, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Pelalawan, Zulfan, S.E., memaparkan rincian teknis perubahan APBD. Ia menjelaskan strategi Pemkab dalam menjaga keseimbangan fiskal daerah di tengah dinamika ekonomi nasional, termasuk optimalisasi pendapatan dan efisiensi belanja.

“Perubahan ini merupakan bagian dari penataan ulang prioritas agar pembangunan tetap berjalan, meskipun dengan penyesuaian anggaran. Kita ingin memastikan semua kegiatan tetap berjalan produktif dan tidak terganggu oleh dinamika fiskal,” kata Zulfan.

Sementara itu, Ketua DPRD Pelalawan H. Syahrizal, S.E., menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pemkab Pelalawan yang tetap menjaga prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah.

“Rapat paripurna ini menjadi momentum penting untuk menelaah dan menyepakati arah kebijakan fiskal yang berimbang. DPRD akan memastikan bahwa setiap perubahan yang disetujui benar-benar mendukung kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan segera membahas lebih lanjut rincian perubahan anggaran untuk kemudian disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) tentang Perubahan APBD Tahun 2025.

Dengan perubahan ini, Pemerintah Kabupaten Pelalawan berharap dapat memperkuat kualitas tata kelola keuangan daerah, meningkatkan efektivitas program prioritas, serta memastikan penggunaan anggaran berjalan transparan dan berorientasi pada hasil.

“Meskipun anggaran kita menurun, semangat pembangunan tidak boleh berkurang. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa memaksimalkan sumber daya yang ada untuk kesejahteraan rakyat Pelalawan,” tutup Bupati Zukri.|| AS

Parlementerial

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.