Momentum  Hari Pahlawan, Kejaksaan Negeri Luw Utara Dan  Pemda Lutra Wujudkan  Kepedulian  Pada  Generasi Bangsa 

Yutelnews.com, Lutra — Dalam semangat memperingati Hari Pahlawan Senin, 10 November 2025, Kejaksaan Negeri Luwu Utara melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara menggelar kegiatan Penyerahan Penetapan Perwalian Anak Khusus Bidang Pendidikan bertempat di Aula Kejaksaan Negeri Luwu Utara.

Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, S.T., Ketua Pengadilan Negeri Masamba, Kapolres Luwu Utara, Ketua DPRD Luwu Utara, serta para pemangku kepentingan yang peduli terhadap masa depan anak-anak bangsa. Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan hukum dan kepastian hak pendidikan bagi anak-anak yang memerlukan perwalian khusus.

Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Utara, Harwanto S.H., MAP., memberi dukungan yang sangat bositif bahwa di momen Hari Pahlawan ini, setiap langkah kecil untuk melindungi dan mendidik anak bangsa adalah bentuk kepahlawanan modern. Pahlawan masa kini bukan hanya mereka yang mengangkat senjata, tetapi juga mereka yang memastikan generasi penerus mendapatkan hak dan masa depan yang layak.

Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, S.T., juga mengapresiasi sinergi antara Kejaksaan dan Dinas Sosial, seraya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar administratif, tetapi manifestasi nyata nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang mencerminkan kehidupan berbangsa dan bertanah air yang menjadi cerminan semangat perjuangan demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan Penetapan Perwalian Anak oleh Kepala Kejari Luwu Utara kepada Bupati Luwu Utara, diikuti penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA) dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak penerima perwalian.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak yang menerima penetapan perwalian khusus dapat memperoleh hak pendidikan secara layak, terlindungi secara hukum, dan tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter, berprestasi, mennjunjung tiggi nasionalisme dan berjiwa pahlawan

(Abu Algifari)

Hari Pahlawan Tahun 2025 di Kota Gunungsitoli berlangsung Khidmat, Tabur Bunga menjadi Puncak Acara

Gunungsitoli, Yutelnews.com || Upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 di Kota Gunungsitoli berlangsung khidmat di Halaman Kantor Wali Kota Gunungsitoli. Kapolres Nias AKBP Agung S.C.D., S.Psi., M.Psi., Psi., M.K.P bertindak sebagai Pembina Upacara, Senin (10/11/2025).

Pada amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Bapak Saifullah Yusuf, yang dibacakan oleh Kapolres Nias, menyampaikan bahwa para pahlawan memberi teladan bahwa kemerdekaan tidak diraih secara instan, melainkan melalui kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan. Terdapat tiga nilai utama perjuangan para pahlawan: kesabaran dalam berjuang dengan menuntut ilmu dan membangun persatuan hingga meraih kemerdekaan; mendahulukan kepentingan bangsa dengan kembali mengabdi tanpa berebut jabatan; serta berpandangan jauh ke depan demi kesejahteraan generasi mendatang.

Dalam Perjuangan di masa kini tidak lagi menggunakan senjata, tetapi dilakukan melalui ilmu, empati, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Semangatnya tetap sama: membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan. Nilai perjuangan harus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, antara lain melalui penguatan ketahanan nasional, peningkatan pendidikan, penegakan keadilan sosial, serta pembangunan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

Pada upacara diakhiri dengan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Gunungsitoli sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa yang telah gugur.

Upacara dan tabur bunga dihadiri langsung oleh Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, SE., M.Si., Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase, SH., Pj. Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, perwakilan Dandim 0213/Nias, perwakilan Danlanal Nias, Ketua I TP PKK dan Ketua DWP Kota Gunungsitoli, para Kepala OPD Lingkup Pemko Gunungsitoli.

(Kharisman Gea)

Sekda Kab.Nias Utara melaksanakan Penaikan Bendera Merah Putih

‎Lotu, Nias Utara, Yutelnews.com ||
‎Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara Bertindak Sebagai Inspektur Upacara pada pelaksanaan Upacara Penaikan Bendera Merah Putih di Lingkungan Pemerintah Kab. Nias Utara yang dikoordinir Oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias utara yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Nias Utara, Hari Senin 10/11/2025

‎Pada arahan Sekda Kab.Nias Utara Bazatulo Zebua, SE, M.EC,Dev menyampaikan bahwa Pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 sudah siap pembahasan dengan Badan Anggaran DPRD Nias Utara, namun beberapa kondisi yang menjadi catatan tentang kondisi keuangan tahun 2026 dan Pimpinan DPRD juga akan terus berjuang untuk mengkoordinasikan di Provinsi maupun dipusat mengingat dana transfer di daerah sangat terbatas dan tidak mampu membiayai Belanja Daerah yang sifatnya harus dipenuhi oleh daerah sehingga hal ini dapat diatasi untuk kesulitan anggaran Tahun 2026 kedepan.
“Ucap Sekda juga mengingatkan seluruh Perangkat Daerah agar Kegiaatan yang sifatnya segera agar secepatnya dilaksanakan mengingat efektifitas kegiatan untuk tahun 2025 tinggal dua bulan lagi, untuk itu segala bentuk laporan-laporan agar secepatnya diselesaikan agar tidak menjadi kendala diakhir tahun.

Turut hadir pada upacara tersebut, Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat Lotu, Kabag, dan ASN dan THL Lingkup Pemerintahan Kab. Nias Utara.

(Kharisman Gea)

Sekda Kab.Nias Utara melaksanakan Penaikan Bendera Merah Putih ‎

Lotu, Nias Utara, Yutelnews.com ||
‎Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara Bertindak Sebagai Inspektur Upacara pada pelaksanaan Upacara Penaikan Bendera Merah Putih di Lingkungan Pemerintah Kab. Nias Utara yang dikoordinir Oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias utara yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Nias Utara, Hari Senin 10/11/2025

‎Pada arahan Sekda Kab.Nias Utara Bazatulo Zebua, SE, M.EC,Dev menyampaikan bahwa Pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 sudah siap pembahasan dengan Badan Anggaran DPRD Nias Utara, namun beberapa kondisi yang menjadi catatan tentang kondisi keuangan tahun 2026 dan Pimpinan DPRD juga akan terus berjuang untuk mengkoordinasikan di Provinsi maupun dipusat mengingat dana transfer di daerah sangat terbatas dan tidak mampu membiayai Belanja Daerah yang sifatnya harus dipenuhi oleh daerah sehingga hal ini dapat diatasi untuk kesulitan anggaran Tahun 2026 kedepan.
“Ucap Sekda juga mengingatkan seluruh Perangkat Daerah agar Kegiaatan yang sifatnya segera agar secepatnya dilaksanakan mengingat efektifitas kegiatan untuk tahun 2025 tinggal dua bulan lagi, untuk itu segala bentuk laporan-laporan agar secepatnya diselesaikan agar tidak menjadi kendala diakhir tahun.

Turut hadir pada upacara tersebut, Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat Lotu, Kabag, dan ASN dan THL Lingkup Pemerintahan Kab. Nias Utara.

(Kharisman Gea)

Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 Kabupaten Pelalawan Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan

Pelalawanyutelnews.com ||
Pada hari Senin tanggal 10 November 2025, Kabupaten Pelalawan memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025 dengan tema “Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”. Upacara ini dihadiri oleh berbagai pejabat dan tokoh masyarakat, termasuk Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, Wakil Bupati Pelalawan Husni Thamrin, dan Ketua PN Kab. Pelalawan yang diwakili Hakim Lady Arianita.

Dalam amanatnya, Bupati Pelalawan H. Zukri Misran menekankan pentingnya mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus melanjutkan perjuangan para pahlawan dalam membangun bangsa dan negara. “Kita harus terus bergerak dan berjuang untuk mencapai cita-cita bangsa, yaitu masyarakat yang adil dan makmur,” ujarnya.

Upacara ini juga dihadiri oleh Kajari Kab. Pelalawan Siswanti A.S, Sekda Kab. Pelalawan Tengku Zulfan, Pabung 0313/KPR Mayor Inf Lilik Haryono, dan para OPD Kab. Pelalawan. Pengurus Hulubalang LAMR Kab. Pelalawan dan tamu undangan lainnya juga hadir dalam upacara ini.

Rangkaian upacara meliputi pengibaran bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, dan pembacaan naskah pembukaan UUD 1945. Pesan pahlawan juga dibacakan oleh siswa SMAN Bernas Kab. Pelalawan. Upacara diakhiri dengan pembacaan doa dan penghormatan pasukan.

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan tertib, serta diakhiri dengan situasi yang kondusif. Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 Kab. Pelalawan ini merupakan momentum untuk mengenang jasa para pahlawan dan meningkatkan semangat perjuangan dalam membangun bangsa dan negara.

Dengan berakhirnya upacara ini, diharapkan masyarakat Kab. Pelalawan dapat terus melanjutkan perjuangan para pahlawan dan mencapai cita-cita bangsa.|| AS

Lanud Raden Sadjad Gelar Upacara Hari Pahlawan, Tanamkan Jiwa Kepahlawanan di Natuna

NATUNA-YUTELNEWS.com Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna menggelar upacara memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025 di Main Apron Lanud RSA, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (10/11/2025).

Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., diwakili Kadisops Lanud RSA Kolonel Pnb Dion Aridito, S.T., M.M., bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf.

Dalam amanat tersebut, Menteri Sosial mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang tanpa pamrih demi kemerdekaan bangsa. Semangat perjuangan para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa.

Disampaikan tiga nilai utama yang dapat diteladani dari para pahlawan, yaitu kesabaran dalam berjuang, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, dan pandangan jauh ke depan demi masa depan generasi berikutnya.

Upacara berlangsung khidmat di bawah langit Natuna dengan semangat kebersamaan dan rasa hormat terhadap pengorbanan para pahlawan bangsa.

Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi seluruh personel Lanud RSA untuk memperkuat komitmen dalam melanjutkan perjuangan melalui pengabdian, profesionalisme, dan semangat pantang menyerah.

Upacara diikuti oleh para Kepala Dinas, Komandan Satuan di lingkungan Lanud RSA, serta personel dari Satrad 201 Ranai, Skadron Udara 52, dan Denhanud 477 Korpasgat.

Peringatan Hari Pahlawan di Lanud RSA menjadi pengingat bahwa perjuangan masa kini dilakukan dengan ilmu, empati, dan kerja nyata demi kemajuan bangsa Indonesia.

Lanud Raden Sadjad Dukung Pembinaan Olahraga Sepak Bola di Turnamen Bupati Natuna Cup 2025

NATUNA-YUTELNEWS.com
Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA) Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., diwakili Kadister Lanud RSA Kolonel Adm Marshall, M.Si., dan Kadispers Letkol Adm Yuli Afrizan, S.Sos., menghadiri final Turnamen Sepak Bola Bupati Natuna Cup 2025 di Lapangan Tunas Harapan Baru, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Sabtu (8/11/2025).

Pertandingan final mempertemukan P2KR FC dan Pulau Seluan FC berlangsung ketat hingga adu penalti, yang akhirnya dimenangkan oleh P2KR FC.

Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko Varianto, S.E., menyerahkan trofi kepada para pemenang didampingi Forkopimda Natuna serta tamu undangan lainnya.

Adapun hasil akhir turnamen, Juara 1 diraih P2KR FC, Juara 2 Pulau Seluan FC dan Juara 3 Bunguran Timur Laut FC.

Kehadiran Lanud RSA menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga di Kabupaten Natuna sekaligus mempererat sinergi antar instansi.

Turnamen Bupati Natuna Cup menjadi ajang memperkuat semangat sportivitas, kebersamaan, serta pembinaan atlet muda di daerah perbatasan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin dalam menumbuhkan semangat olahraga dan mempererat hubungan baik antara masyarakat dan unsur Forkopimda Natuna.

Reporter: Bani

Teddi Setiadi,Semangat Pahlawan Jangan Hanya Jadi Seremonial, Tapi Harus Hidup Dalam Tindakan

SukabumiYUTELNEWS.com ,Momentum Hari Pahlawan 10 November 2025 menjadi pengingat kuat bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda, untuk tidak melupakan semangat juang para pahlawan bangsa. Hal itu disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Teddi Setiadi, saat memberikan ucapan peringatan Hari Pahlawan di Sukabumi, Minggu (9/11/2025).

“Hari Pahlawan bukan sekadar upacara dan ucapan semata. Semangat juang, pengorbanan, dan cinta tanah air harus kita wujudkan dalam kerja nyata untuk masyarakat,” tegas Teddi dengan nada berapi-api.

Menurutnya, generasi sekarang harus berani mengambil peran menjadi pahlawan masa kini,mulai dari menjaga persatuan, berbuat baik, hingga aktif membangun daerah tanpa pamrih.

“Kalau dulu pahlawan angkat senjata, sekarang kita berjuang dengan karya, kejujuran, dan kepedulian terhadap rakyat,” ujarnya.

Politisi muda Gerindra itu juga mengajak masyarakat Sukabumi untuk tidak kehilangan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

“Mari kita buktikan, semangat pahlawan tetap hidup di Sukabumi. Dari desa sampai kota, kita semua bisa menjadi bagian dari perubahan,” tandasnya.

Dengan penuh semangat nasionalisme, Teddi menutup pesannya dengan harapan agar peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum memperkuat solidaritas dan cinta tanah air.

“Bangsa ini butuh aksi nyata, bukan hanya seremoni. Jadilah pahlawan di bidang masing-masing,” pungkasnya.

 

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Sb. Gajendra Arjuna Mulai Beroperasi, Layani Rute Sedanau–Binjai Setiap Tanggal Ganjil

NATUNAYUTELNEWS.com
Layanan transportasi laut cepat Speedboat (SB) Gajendra Arjuna resmi beroperasi mulai Minggu, 9 November 2025, dengan jadwal pelayaran setiap tanggal ganjil selama bulan November. Armada ini melayani rute Sedanau–Binjai dan sebaliknya Binjai–Sedanau, menghadirkan kemudahan transportasi laut bagi masyarakat yang membutuhkan perjalanan cepat antar dua wilayah tersebut.

Sesuai jadwal operasional, keberangkatan dari Sedanau ke Binjai dijadwalkan pada pukul 07.30 WIB dan 15.00 WIB, sementara dari Binjai ke Sedanau berangkat pukul 08.30 WIB dan 16.00 WIB.

Perjalanan laut menggunakan speedboat ini menempuh waktu rata-rata 48 menit, tergantung kapasitas muatan dan kondisi laut. Pihak pengelola memastikan seluruh kegiatan pelayaran tetap mematuhi aturan keselamatan dan kapasitas angkut yang telah ditetapkan.
SB Gajendra Arjuna memiliki kapasitas tempat duduk untuk 32 penumpang, dengan maksimal muatan 35 orang, sesuai ketentuan keselamatan pelayaran yang berlaku.

Secara fisik, speedboat ini memiliki panjang sekitar 14 meter, lebar (bukaan) 3 hingga 3,5 meter, dan tinggi kabin sekitar 2,5 meter.
Kapal ini dibuat menggunakan bahan fiber reinforced plastic (FRP) yang dikenal kuat, ringan, dan tahan terhadap korosi air laut, sehingga memberikan stabilitas dan keamanan tinggi saat berlayar di perairan terbuka. Ukuran dan bahan tersebut menjadikan SB Gajendra Arjuna mampu bergerak lincah dengan daya apung baik serta memberikan ruang nyaman bagi seluruh penumpang selama perjalanan.

Untuk menunjang keselamatan, seluruh armada telah dilengkapi dengan fasilitas pelampung keselamatan (baju renang) bagi setiap penumpang, serta tempat duduk bernomor sesuai tiket agar penumpang menempati posisi duduk yang tertib dan teratur selama perjalanan.

Selain itu, pihak operator mengingatkan agar selama pelayaran penumpang dilarang merokok (No Smoking) di dalam ruang kabin. Aturan ini diterapkan guna mencegah risiko kebakaran, menghindari pencemaran udara, dan menjaga kenyamanan serta kesehatan penumpang lain dari efek asap rokok. Operator berharap para penumpang dapat saling menghargai dan menjaga suasana perjalanan agar tetap aman dan nyaman hingga tiba di tujuan.

“Kami ingin memberikan layanan yang cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Karena itu, semua ketentuan kapasitas dan keselamatan kami patuhi sepenuhnya,” ujar perwakilan operator SB Gajendra Arjuna, saat ditemui awak media di Pelabuhan Sedanau.

Sementara itu, dari pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Natuna menyampaikan dukungan penuh terhadap pengoperasian armada laut cepat tersebut.

“Kami memastikan setiap speedboat yang beroperasi sudah melalui pengecekan dan memenuhi standar keselamatan pelayaran. Diharapkan kehadiran layanan ini bisa membantu mobilitas masyarakat serta mempercepat konektivitas antarwilayah,” kata salah satu petugas Dishub di lapangan.

Untuk barang bawaan, petugas speedboat bekerja sama dengan pihak Dishub akan melakukan pemeriksaan dan penilaian sesuai kapasitas beban yang diizinkan. Langkah ini diambil demi menjaga stabilitas kapal dan memastikan pelayaran berjalan lancar tanpa gangguan.

Kehadiran SB Gajendra Arjuna memberikan alternatif transportasi laut cepat yang sangat membantu masyarakat, khususnya bagi mereka yang memiliki urusan penting dan membutuhkan waktu tempuh efisien. Bila dibandingkan, perjalanan dengan speedboat hanya memakan waktu sekitar 48 menit, sedangkan menggunakan kapal pompong bisa mencapai lebih dari dua jam.

Dengan hadirnya layanan ini, diharapkan masyarakat Sedanau dan Binjai semakin mudah melakukan aktivitas antarwilayah dengan pelayanan yang aman, nyaman, dan terjangkau.

Untuk informasi dan pemesanan tiket, masyarakat dapat menghubungi kontak layanan resmi di nomor 0822-4894-4490.

Red: Darmansyah Kabiro Natuna YUTELNEWS.com

Tim NBC Sedanau Bina Pemula Voli Agar Terarah dan Beri Lingkungan Positif Bagi Generasi Muda

NATUNAYUTELNEWS.com
Pengurus Tim Voli Natuna Boy’s Club (NBC) terus menunjukkan kepedulian terhadap generasi muda Sedanau melalui kegiatan pelatihan dan pembinaan olahraga bola voli bagi pemula putra dan putri di Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna.
Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin sesuai jadwal yang telah diatur oleh kepengurusan tim NBC Sedanau.

Saat dikonfirmasi awak media YutelNews.com, Pelatih tim NBC Sedanau Palahuddin mengatakan, kegiatan pembinaan ini digelar dengan tujuan membentuk karakter dan arah positif bagi generasi muda sejak dini.
“Latihan ini kami adakan agar para pemula, baik putra maupun putri, dapat terarah dan terlatih dengan baik sejak usia muda. Selain itu, kegiatan ini juga membantu mereka menyeimbangkan dunia pendidikan dengan pengembangan bakat di bidang olahraga voli,” ujarnya.

Lebih lanjut, Palah menegaskan kegiatan ini juga penting dalam membentuk lingkungan pergaulan yang sehat dan menjauhkan anak-anak dari pengaruh negatif penggunaan gawai (Android) secara berlebihan.
“Sekarang ini banyak anak-anak yang terlalu sibuk bermain game di HP hingga lupa waktu. Dengan adanya latihan voli ini, kami ajak mereka memanfaatkan waktu dengan hal yang positif. Selain menyehatkan, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, Palah turun langsung melatih para peserta bersama sejumlah senior NBC lainnya. Hingga saat ini, tercatat sekitar hampir 70 peserta pemula telah bergabung dan aktif mengikuti latihan.
“Peserta kami bagi menjadi beberapa kategori, yaitu kelas pemula putra, pemula putri, dan junior,” jelas Palah.

Adapun jadwal latihan dilakukan setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu untuk kelas pemula putra dan junior, sedangkan kelas pemula putri berlatih setiap Senin, Rabu, dan Jumat.
Seluruh kegiatan latihan dipusatkan di Lapangan NBC Jalan Jenderal Sudirman, Sedanau.

Pantauan langsung awak media YutelNews.com menunjukkan antusiasme tinggi dari para orang tua peserta. Banyak di antara mereka merasa bangga dan senang karena anak-anaknya kini memiliki kegiatan positif yang terarah.
“Sebelumnya anak saya sering habiskan waktu main game di HP. Sekarang lebih aktif berolahraga dan punya banyak teman baru,” ungkap salah satu orang tua peserta.

Selain menjauhkan anak dari pengaruh negatif, olahraga voli juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental, serta membuka peluang prestasi bagi generasi muda ke depan.
“Kalau sejak dini mereka sudah terbiasa berolahraga dan disiplin dalam latihan, bukan tidak mungkin ke depan akan lahir atlet-atlet berbakat dari Sedanau,” ujar Palah optimis.

Palah berharap kegiatan pembinaan ini dapat terus berkembang dan mendapat dukungan dari berbagai pihak.
“Kami berharap ada perhatian dari pihak-pihak terkait untuk membantu kelancaran kegiatan ini, karena apa yang kami lakukan ini murni demi masa depan generasi muda Sedanau,” tutupnya.

Redaksi: Darmansyah — Kabiro Natuna YutelNews.com

Tanah laut tak bisa jadi hak milik, warga diharapkan pahami aturan hukum

NATUNAYUTELNEWS.com
Dalam rangka menjaga ketertiban administrasi dan kesadaran hukum di tengah masyarakat pesisir, khususnya di wilayah Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, awak media YutelNews.com melakukan kontrol sosial terkait masih ditemukannya praktik jual beli lokasi atau “tanah laut” antar warga.

Padahal secara hukum, tanah atau dasar laut tidak dapat dimiliki pribadi dan tidak bisa diperjualbelikan, karena merupakan bagian dari wilayah perairan negara yang berada di bawah kewenangan pemerintah sesuai ketentuan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 33 ayat (3) yang menyatakan:

“Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.”

Hal ini juga ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan, serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, bahwa pemanfaatan ruang laut harus berdasarkan izin dan tidak dapat dijadikan hak milik perseorangan.

Namun di lapangan, masyarakat pesisir di daerah kepulauan seperti Natuna—terutama di Sedanau—secara turun-temurun telah membangun rumah di atas laut atau di tepi pantai. Hal ini merupakan bentuk kearifan lokal yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Kondisi geografis Natuna yang terdiri dari pulau-pulau kecil menjadikan pembangunan di atas laut sebagai salah satu solusi tempat tinggal dan usaha bagi warga.

Pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan lokal masih memberi ruang toleransi bagi masyarakat untuk memanfaatkan area pesisir dan laut dangkal sebagai lokasi pembangunan rumah. Namun perlu digarisbawahi bahwa izin tersebut bersifat pemanfaatan ruang laut, bukan hak milik tanah.
Artinya, dalam setiap proses surat menyurat atau transaksi antarwarga, tidak diperkenankan mencantumkan istilah “tanah milik”, melainkan cukup disebut “lokasi pemanfaatan ruang laut” atau “bangunan di atas perairan”.

Praktik jual beli antarwarga sebenarnya tidak sah secara hukum agraria, karena yang berpindah bukan tanahnya, melainkan hanya bangunan dan hak pakai lokasi yang diakui secara sosial oleh masyarakat setempat.
Agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari, setiap transaksi sebaiknya disertai surat pernyataan yang diketahui pemerintah kelurahan atau desa, dan dicatat sebagai pemanfaatan lokasi, bukan kepemilikan tanah.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 juga memberikan dasar hukum bahwa setiap pemanfaatan ruang laut tanpa izin dapat dikenai sanksi tegas, yakni:

Pidana penjara paling lama 10 tahun atau denda paling banyak Rp10 miliar,
bagi siapa pun yang memanfaatkan ruang laut tanpa izin lokasi atau izin pengelolaan.

Melalui kontrol sosial ini, awak YutelNews.com mengingatkan masyarakat pesisir, khususnya di Kelurahan Sedanau dan wilayah kepulauan Natuna, agar memahami batas hukum dan menjaga tertib administrasi, sekaligus tetap menghargai kearifan lokal yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat laut.
Harapannya, pembangunan di wilayah pesisir tetap berjalan selaras dengan aturan negara, demi kemakmuran bersama.

Sebagai bentuk kontrol sosial melalui publikasi pemberitaan, YutelNews.com kembali mengingatkan seluruh masyarakat Natuna agar tidak berbesar hati menganggap tanah yang dibeli antarwarga sebagai hak milik pribadi, karena secara hukum status tersebut tetap merupakan wilayah laut milik negara.
Masyarakat diharapkan tetap berhati-hati dalam setiap proses jual beli dan administrasi, serta mematuhi aturan yang berlaku demi menjaga ketertiban dan kesejahteraan bersama di daerah kepulauan Natuna.

Redaksi: Darmansyah
Kabiro Natuna | YUTELNEWS.com

MARGA-SU Desak Kejati Sumut Usut Korupsi Dana Hibah Bawaslu Dairi!

Medan//yutelnews.com
Puluhan massa yang tergabung dalam masyarakat garuda sumatera utara (marga-su) kembali menggelar aksi di depan kantor kejaksaan tinggi sumatera utara (kejatisu), kamis (6/11/2025),aksi ini dipimpin langsung oleh ridos berutu, aktivis muda asal dairi yang dikenal vokal dalam isu pemberantasan korupsi di daerah.

Dalam aksi tersebut, marga-su mendesak kejati sumut untuk segera mengusut tuntas dugaan korupsi dana hibah pilkada serentak tahun anggaran 2024 yang terjadi di tubuh bawaslu kabupaten dairi.

Menurut ridos, aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap tanah kelahirannya dan dorongan moral agar lembaga hukum bertindak tegas terhadap siapa pun yang menyelewengkan uang negara.

“Kami tidak ingin uang rakyat Dairi dihambur-hamburkan, dana hibah pilkada harus digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk dikorupsi,” tegas ridos berutu dalam orasinya.

Dia menambahkan, berdasarkan hasil pantauan dan informasi lapangan, ada dugaan kuat bahwa dana hibah bawaslu dairi tersebut dimark-up dan dikorupsi secara bersama-sama oleh oknum tertentu.

“Kami menduga ada mafia dana hibah di tubuh bawaslu dairi,kami akan terus kawal kasus ini sampai tuntas,” ujar ridos.

Ridos juga meminta kepala kejati sumut, dr. hari siregar, untuk menurunkan tim khusus (timsus) ke Kabupaten Dairi guna melakukan penyelidikan langsung.

“Kejatisu harus segera periksa ketua bawaslu, sekretaris, dan oknum-oknum lain yang kami duga terlibat, jangan biarkan uang negara dirampok oleh mafia,” tambahnya.

Marga-su menegaskan akan terus melakukan aksi lanjutan dan membangun komunikasi dengan aparat penegak hukum agar kasus dugaan korupsi dana hibah pilkada dairi tidak mandek.

“Kami akan kawal laporan ini sampai benar-benar ada tindakan nyata dari kejati sumut,” tutup Rrdos.

Aksi damai tersebut mendapat perhatian publik, mengingat kasus dugaan korupsi di tubuh bawaslu dairi dinilai telah mencoreng kredibilitas lembaga pengawas pemilu yang seharusnya menjaga kejujuran dan integritas demokrasi di tingkat daerah.

(Redaksi rizal hsb)

Warga Sedanau Minta Rambu Laut Segera Dipasang, Kadishub Natuna Akui Terkendala Anggaran

NATUNAYUTELNEWS.com
Kebutuhan akan pemasangan rambu laut di jalur transportasi Sedanau–Binjai kini dinilai semakin mendesak. Jalur tersebut kerap dilalui masyarakat dan memiliki potensi kerawanan tinggi bagi pengguna transportasi laut, terutama saat malam hari dan kondisi cuaca tidak menentu.

Seorang warga Sedanau, Bahari, menyampaikan keprihatinannya atas belum adanya rambu laut di jalur tersebut. Kepada awak media YutelNews.com melalui sambungan telepon pada Selasa (4/11/2025) pukul 11.30 WIB, ia meminta agar persoalan ini segera mendapat perhatian serius dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Natuna.

“Kalau pihak Dishub benar-benar serius, dari dulu seharusnya sudah bisa dipasang. Ini bukan kebutuhan mewah, hanya rambu sederhana untuk keselamatan kami di laut,” ungkap Bahari dengan nada kecewa.

Ia menilai, pemasangan rambu laut seharusnya menjadi bagian dari tanggung jawab dan tugas pokok Dishub tanpa menunggu keluhan masyarakat.

“Hal seperti ini sudah menjadi tugas Dishub. Tak perlu menunggu aspirasi warga baru mau bergerak. Menurut saya, pihak terkait harus lebih aktif memantau wilayah sesuai kewenangan agar keselamatan pelayaran tetap terjamin,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bahari menegaskan bahwa rambu laut sederhana pun sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan keselamatan dasar di jalur tersebut.

“Tidak perlu rambu yang mahal atau canggih. Cukup rambu sederhana saja yang bisa memantulkan cahaya saat malam hari bila disorot lampu atau senter oleh nelayan dan pengguna pompong. Asalkan terlihat jelas, itu sudah sangat membantu agar kapal tidak tersesat atau menabrak karang di jalur itu,” ujarnya penuh harap.

Menurutnya, keselamatan pelayaran masyarakat harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah, apalagi jalur Sedanau–Binjai merupakan salah satu rute laut yang cukup rutin dilalui setiap harinya oleh masyarakat setempat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna, Alazy, saat dikonfirmasi awak media YutelNews.com melalui sambungan telepon, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima aspirasi warga terkait kebutuhan pemasangan rambu laut di jalur Sedanau–Binjai.

“Kami memahami dan prihatin atas kondisi tersebut. Namun, pengadaan dan pemasangan rambu laut membutuhkan dukungan anggaran yang memadai. Meski begitu, Dishub Natuna akan terus memperjuangkan agar hal ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” jelas Kadishub Natuna, Alazy, pada Selasa (4/11/2025) pukul 16.29 WIB.

Ia menambahkan bahwa program pemasangan rambu laut sebenarnya sudah lama direncanakan, namun masih menunggu alokasi dana dan proses pengusulan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kami akan terus berkoordinasi dan mendorong agar kebutuhan ini bisa terealisasi. Semoga pada tahun mendatang dapat masuk dalam prioritas anggaran daerah, demi keselamatan dan kelancaran transportasi laut bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, H. Mustamin Bakri, S.Sos., M.Si., yang merupakan perwakilan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Natuna–Anambas, juga memberikan tanggapan atas keluhan masyarakat tersebut.
Saat dikonfirmasi awak media YutelNews.com melalui sambungan telepon, ia menyatakan komitmennya untuk turut memperjuangkan kebutuhan masyarakat Sedanau agar segera mendapatkan perhatian.

“Insya Allah, kami akan memperjuangkan agar kebutuhan rambu laut di jalur Sedanau–Binjai menjadi program prioritas. Kami berharap usulan ini segera dimasukkan dalam rencana anggaran tahun mendatang,” ujar H. Mustamin Bakri.

Sebagai informasi, jalur laut Sedanau–Binjai memiliki waktu tempuh sekitar dua jam menggunakan pompong, dan sekitar satu jam bila menggunakan speedboat. Aktivitas pelayaran di jalur ini telah menjadi rutinitas masyarakat sekitar yang menggantungkan akses transportasi laut sebagai sarana utama mobilitas.

Redaksi YutelNews.com mengimbau agar keselamatan pelayaran menjadi perhatian utama pemerintah daerah, mengingat jalur laut merupakan satu-satunya akses vital bagi aktivitas warga di wilayah kepulauan.

Keterangan foto:
Ilustrasi rambu laut di perairan. Masyarakat Sedanau berharap pemasangan rambu laut di jalur Sedanau–Binjai segera direalisasikan demi keselamatan pelayaran.
(Foto: Ilustrasi/YutelNews.com)

Redaksi: Darmansyah
Kabiro Natuna | YutelNews.com

Kantor SAR Natuna tingkatkan kesiapsiagaan melalui simulasi Collapse Structure Search and Rescue (CSSR)

NATUNAYUTELNEWS.com
Dalam rangka meningkatkan keterampilan dan profesionalitas personel dalam menghadapi berbagai situasi kedaruratan, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna melaksanakan kegiatan simulasi Collapse Structure Search and Rescue (CSSR) di lingkungan Kantor SAR Natuna, Selasa (4/11/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program berkelanjutan dalam memperkuat kemampuan teknis tim SAR di lapangan, terutama dalam penanganan bencana yang melibatkan reruntuhan bangunan. CSSR sendiri merupakan salah satu metode penting dalam dunia urban search and rescue (USAR), yang berfokus pada pencarian dan penyelamatan korban di antara struktur bangunan yang runtuh akibat gempa bumi, ledakan, atau kecelakaan konstruksi.

Dalam pelaksanaannya, simulasi CSSR mencakup berbagai tahapan operasional seperti penilaian situasi awal (assessment), penentuan titik aman, pencarian korban menggunakan teknik manual maupun peralatan deteksi, stabilisasi struktur bangunan, hingga proses evakuasi dan penanganan pasca penyelamatan. Semua tahapan tersebut dilakukan dengan prosedur yang ketat agar keselamatan tim tetap terjaga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman, menjelaskan bahwa latihan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan rutin yang sangat penting untuk menjaga kesiapan personel dalam menghadapi kondisi darurat sebenarnya.

“Kegiatan simulasi seperti ini sangat dibutuhkan untuk memelihara kemampuan teknis dan kesiapan mental seluruh anggota SAR. Melalui pelatihan CSSR, kami memastikan setiap personel mampu bergerak cepat, terukur, dan efisien ketika terjadi bencana yang menimbulkan keruntuhan bangunan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Abdul Rahman menambahkan bahwa melalui latihan ini, para personel diharapkan memahami konsep golden time atau periode emas selama 72 jam pertama pascabencana, di mana peluang untuk menyelamatkan korban masih sangat besar.

“Kami ingin setiap personel memahami pentingnya kecepatan, koordinasi, dan ketepatan dalam setiap langkah penyelamatan. Karena setiap detik sangat berharga bagi nyawa manusia,” tambahnya.

Kegiatan simulasi CSSR ini juga menjadi wujud nyata dari komitmen Kantor SAR Natuna dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Natuna dan sekitarnya. Melalui peningkatan kompetensi teknis ini, diharapkan tim SAR Natuna mampu memberikan respon yang cepat, tepat, dan profesional dalam setiap operasi penyelamatan.

Dengan adanya pelatihan berkelanjutan seperti CSSR ini, Kantor SAR Natuna terus berupaya memperkuat koordinasi, memperdalam kemampuan teknis, dan membangun budaya tanggap darurat di lingkungan kerja. Hal ini menjadi langkah nyata dalam mendukung misi utama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), yaitu meningkatkan keselamatan dan melindungi setiap jiwa manusia dalam kondisi bencana maupun kecelakaan.

(Redaksi: Darmansyah – Kabiro Natuna YutelNews.com)

Yayasan Ratu Prabu Asahan Diduga Pungli Rp 1 Juta per Calon Pekerja

Asahan//YUTELNEWS.com
Publik digegerkan dugaan pungutan liar di yayasan ratu prabu, desa banjar, kecamatan air joman, kabupaten asahan,setiap calon pekerja disebut diminta membayar rp 1 juta per orang oleh pengelola yayasan, ustad hh, dengan alasan untuk membeli “alat cuci piring” atau ompreng.

Seorang calon pekerja, saf, mengaku heran dan kecewa.“Saya kaget diminta rp 1 juta hanya untuk alat cuci piring, seharusnya biaya operasional yayasan dari dana resmi, bukan dari pekerja,” katanya.

Praktik ini memunculkan pertanyaan besar terkait transparansi dan etika pengelolaan yayasan. aktivis sosial dan warga sekitar menilai tindakan tersebut merupakan penyalahgunaan wewenang dan berpotensi melanggar hukum.“yayasan seharusnya menjadi tempat menolong, bukan memeras calon pekerja,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, inisial ustad hh belum memberikan klarifikasi resmi, yutelnews.com akan terus mengawal kasus ini dan meminta penjelasan dari pihak berwenang terkait dugaan pungutan ilegal di yayasan tersebut.

Dpp gerakan masyarakat anti korupsi (gemak) menyatakan akan memantau kasus ini dan menyiapkan laporan resmi ke aparat penegak hukum untuk memastikan ada tindakan terhadap dugaan pungli ini.

(Rizal hsb)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.