Danlanud RSA Natuna Turun Langsung Pastikan Penerbangan Malam Berjalan Aman

NATUNA-YUTELNEWS.com
Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan penerbangan malam maskapai NAM Air di Bandara Raden Sadjad Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (18/10/2025) malam.

Operasional AIP (Aeronautical Information Publication) penerbangan di Bandara Raden Sadjad berlangsung hingga pukul 17.00 WIB. Namun, kali ini pesawat NAM Air baru dapat mendarat sekitar pukul 23.03 WIB, setelah mengalami keterlambatan teknis dari rute sebelumnya

Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan personel dan fasilitas pendukung sebelum pesawat mendarat di malam hari.

“Kami memastikan seluruh unsur siap dan aman sebelum mendukung penerbangan malam ini. Langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab Lanud RSA dalam menjamin keselamatan penerbangan di wilayah Natuna,” tegas Danlanud RSA.

Penerbangan NAM Air tersebut mengalami keterlambatan akibat kendala teknis pada armada sebelumnya. Pesawat rute Batam-Natuna yang semestinya tiba sore hari, baru dapat mendarat malam harinya dan kembali bertolak menuju Batam pada pukul 23.46 WIB.

Pelaksanaan dukungan melibatkan berbagai unsur Lanud RSA, dari Dinas Operasi, Satpomau, Intelijen, Tim Medis RSAU dan Babinterau. Seluruh personel bekerja sama dengan Avsec serta pihak UPBU Ranai untuk menjamin operasi berjalan aman dan lancar.

Kegiatan ini sejalan dengan semangat TNI Angkatan Udara yang AMPUH – Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis, sekaligus menunjukkan komitmen Lanud RSA dalam menjaga konektivitas penerbangan dan pelayanan publik bagi masyarakat Natuna.

Reporter: Bani

Pengerjaan Jalan Pelantar Sudirman Sesuai RAB, Bukti Pemkab Natuna Terus Meninsetifkan Peningkatan Infrastruktur

SEDANAU, YUTELNEWS.com
Pemerintah Kabupaten Natuna terus meninsetifkan peningkatan infrastruktur daerah, salah satunya melalui pelaksanaan proyek perbaikan jalan Pelantar Sudirman di Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat.
Proyek ini menggunakan anggaran darurat APBD Kabupaten Natuna, yang mulai dikerjakan sejak 7 Oktober 2025 dan telah rampung pada 18 Oktober 2025, dengan waktu pelaksanaan selama 15 hari kalender.

Pekerjaan dilaksanakan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) menggunakan metode pembongkaran total (dibobok habis) pada area jalan yang mengalami kerusakan. Luas total jalan yang diperbaiki mencapai sekitar 38 meter persegi (±4 x 9,5 meter).

Pihak jasa konstruksi dipercaya melaksanakan pekerjaan berdasarkan instruksi teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Natuna, sebagaimana arahan Bupati Natuna, Cen Sui Lan, saat kunjungannya beberapa bulan lalu di Sedanau.
Dalam kunjungan itu, Bupati menegaskan agar perbaikan jalan tidak dilakukan secara tambal sulam, tetapi dibongkar total agar hasilnya kokoh dan tahan lama.

Selama proses pengerjaan berlangsung, awak media YUTELNEWS melakukan pemantauan langsung di lapangan guna memastikan pekerjaan berjalan transparan, sesuai prosedur, dan mengikuti standar teknis yang ditetapkan.

Saat dimintai keterangan melalui sambungan telepon, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga PUPR Natuna menyampaikan bahwa pengerjaan proyek tersebut telah dilaksanakan sesuai RAB dan arahan teknis dari dinas, termasuk penggunaan metode pembobokan penuh untuk menjamin kualitas hasil maksimal.

Warga sekitar menyambut baik langkah cepat Pemerintah Kabupaten Natuna dalam memperbaiki jalan pelantar Sedanau yang sebelumnya rusak cukup parah. Mereka menilai langkah ini sebagai wujud nyata komitmen Pemkab Natuna dalam meninsetifkan pembangunan infrastruktur di wilayah pesisir.

Kini, pengerjaan jalan Pelantar Sudirman telah rampung seluruhnya pada 18 Oktober 2025 tanpa kendala berarti.
Hasil perbaikan terlihat rapi, kuat, dan sesuai spesifikasi RAB, sehingga kembali dapat digunakan masyarakat dengan aman dan nyaman.
Langkah cepat dan responsif Pemkab Natuna melalui Dinas PUPR ini menjadi bukti konkret percepatan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Keterangan Foto:

Proses pembongkaran jalan Pelantar Sudirman Sedanau oleh pihak pelaksana proyek menggunakan anggaran darurat APBD Kabupaten Natuna.

Pengerjaan dilakukan dengan cara dibobok habis sesuai RAB untuk memastikan hasil yang kuat dan tahan lama.

Awak media YUTELNEWS melakukan pemantauan sejak awal hingga akhir pengerjaan guna memastikan transparansi pelaksanaan di lapangan.

Laporan: Darmansyah
Kabiro Natuna – YUTELNEWS.com

Gerakan Ekonomi Rakyat Dimulai, Koperasi Merah Putih Hadir di Benowo

Yutelnews.com-SURABAYA|| Semangat kebangkitan ekonomi kerakyatan kembali menggema di Kota Pahlawan. Jumat (17/10/2025), di Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo, Surabaya, digelar Peletakan Batu Pertama Pembangunan Fisik 80.000 Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan (KopDesKel) Merah Putih.

Acara bertema “Bangun Koperasi Desa, Indonesia Jaya” ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat berbasis desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari unsur pemerintahan dan militer, antara lain Dandim 0830/Surabaya Kolonel Inf. Bambang Raditya, M.Han, Kasdim 0830/Surabaya Letkol Inf. Ahmad Fauzi, S.E., M.Tr (Han), Kabid Koperasi dan Perdagangan Kota Surabaya, Kasat Pamobvit Polrestabes Surabaya, serta unsur Forkopimcam Benowo.

Seluruh peserta juga mengikuti sambungan Zoom Meeting bersama Presiden Republik Indonesia, sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap gerakan koperasi nasional ini.
Dalam arahannya, Presiden RI menegaskan pentingnya koperasi sebagai pilar utama ekonomi gotong royong yang selaras dengan semangat Pancasila. Beliau mendorong agar koperasi desa diperkuat secara sistemik agar mampu bersaing di tengah tantangan digitalisasi dan globalisasi.
Pembangunan fisik 80.000 gerai koperasi ini tidak hanya difokuskan pada penyediaan tempat usaha, tetapi juga mencakup penguatan sistem logistik, pergudangan, serta infrastruktur pendukung lainnya. Program strategis ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru, memperlancar distribusi produk lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan.

Kabid Koperasi dan Perdagangan Kota Surabaya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat.

“Pembangunan ekonomi rakyat harus dimulai dari desa. Inisiatif seperti Koperasi Merah Putih menjadi bukti bahwa Surabaya siap berperan penting dalam gerakan nasional pemberdayaan ekonomi berbasis koperasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kolonel Inf. Bambang Raditya, M.Han., menegaskan bahwa TNI siap memberikan dukungan penuh terhadap program KopDesKel Merah Putih.

“TNI tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan pembangunan berjalan lancar dan memberi manfaat langsung bagi rakyat. Koperasi adalah roh kemandirian ekonomi bangsa,” tegasnya.

Suasana acara berlangsung khidmat dan penuh semangat gotong royong. Para peserta berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam menjadikan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Dengan peletakan batu pertama ini, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat dari Surabaya untuk Indonesia.

(Boedipras)

Daeng Taurat Dari Telaga Turuk: Bertahan Dengan Tongkat, Berjuang Dengan Palu

NATUNA-YUTELNEWS.com
Telaga Turuk, Sedanau —
Di usia senja, langkahnya kini bergantung pada tongkat, namun semangatnya tetap tegak menghadapi kerasnya hidup.
Daeng Taurat, warga Telaga Turuk, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, masih setia memecah batu demi menghidupi keluarga.

Dengan tubuh yang tak lagi sekuat dulu, ia tetap memilih bekerja daripada berdiam diri menunggu belas kasihan.

Di bawah terik matahari daerah Lemis, terlihat lelaki tua berusia 63 tahun itu duduk di antara tumpukan batu.
Dengan tangan yang mulai lemah, ia tetap mengayunkan palu tua ke bongkahan batu, satu per satu.
Suara ketukan palu menjadi irama keteguhan hati di sudut kecil Telaga Turuk.

Pekerjaan berat itu telah ia jalani bertahun-tahun.
Hasilnya tak menentu — kadang batu pecahannya dibeli, kadang dibiarkan menumpuk.
Namun, Daeng Taurat tak pernah berhenti berusaha.

“Selagi masih bisa bergerak, saya akan tetap bekerja. Walau fisik sudah tak kuat, hati saya belum mau berhenti,”
ujarnya lirih sambil menatap tumpukan batu hasil jerih payahnya.

Kini, dengan kondisi tubuh yang melemah akibat riwayat penyakit otot dan persendian, Daeng Taurat berjalan menggunakan tongkat.
Namun hal itu tak membuatnya menyerah.
Setiap hari, ia tetap datang ke tempat kerja, ditemani sang istri yang setia, menyiapkan air dan sesekali ikut membantu mengumpulkan batu kecil.

“Istri saya selalu temani. Kadang bantu juga, walau sama-sama sudah tua,” ujarnya dengan senyum tipis.

Penghasilannya dari memecah batu hanya cukup untuk makan seadanya.
Namun tekadnya tetap kuat: ingin tetap bekerja, bukan berharap belas kasihan.

“Kalau boleh saya minta, bukan uang atau sembako, tapi alat untuk kerja.
Misalnya pompong kecil untuk melaut.
Walau fisik saya sudah lemah, saya masih bisa melaut kalau ada pompong kecil, bisa juga ajak anak atau saudara bantu,”
tuturnya penuh harap.

Bagi Daeng Taurat, memiliki alat untuk mencari nafkah sendiri lebih berharga daripada bantuan sementara.

“Kalau ada alat kerja, saya bisa usaha sendiri.
Tak perlu berharap belas kasihan.
Bisa makan dari hasil tangan sendiri, itu sudah cukup bagi saya,” ucapnya mantap.

Kisah Daeng Taurat adalah cermin keteguhan dan kesabaran masyarakat sederhana di pelosok Natuna —
seorang lelaki tua yang tetap berdiri di atas keterbatasan, memegang palu dengan tangan lemah namun hati yang kuat.

Daeng Taurat (63), warga Telaga Turuk, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, tetap berjuang mencari nafkah dengan memecah batu di usia senja. Meski harus berjalan menggunakan tongkat akibat lemah otot dan persendian, semangatnya untuk bekerja tak pernah surut.

Darmansyah
Kabiro Natuna — Yutelnews.com

Ibadah Syukur Kenaikan Pangkat dan Menempati Rumah Dinas Danlanud RSA

NATUNA-YUTELNEWS.com
Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA) Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., bersama Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 17/D.I Lanud RSA, Ny. Marni Onesmus Pasaribu, menggelar ibadah syukur di rumah dinas Komandan Lanud RSA, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Rabu (15/10/2025) malam.

Ibadah syukur dilaksanakan dalam suasana penuh kekeluargaan dan diikuti oleh jemaat GPIB Ranai Lanud RSA bersama keluarga besar Lanud Raden Sadjad, Skadron Udara 52, Satrad 201 Ranai dan Denhanud 477 Korpasgat.

Kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur atas kenaikan pangkat Komandan Lanud RSA serta penempatan rumah dinas baru, yang menjadi simbol tanggung jawab dan amanah dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dalam sambutannya, Danlanud RSA menyampaikan terima kasih kepada seluruh jemaat dan keluarga besar Lanud RSA atas doa dan dukungan yang diberikan serta memohon doa agar dirinya, keluarga, dan seluruh personel Lanud RSA selalu diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas negara.

“Semoga Tuhan senantiasa menyertai langkah kita semua dalam memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Danlanud RSA.

Turut hadir para Kepala Dinas Lanud RSA serta pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 17/D.I, yang bersama-sama memperkuat kebersamaan dan semangat kekeluargaan di lingkungan satuan.

Ibadah syukur ini juga menjadi momentum mempererat persaudaraan serta menumbuhkan semangat pelayanan dan dedikasi di bawah semangat TNI AU AMPUH – Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis.

Reporter: Bani

H.Ilson Cong Tebarkan 54.250 ekor Benih Ikan Gurami Kepada 7 Pokdakan Penerima Di Limapuluh Kota

YutelNews.Com
Limapuluh Kota- H.Ilson Cong Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat, Fraksi Partai NasDem di dampingi Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat dalam hal ini di Wakili Marwan Selaku PPK, serta Mohd, Siswanto S.Pi, M.Si, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Limapuluh kota, Asra Arafat, Wali Nagari Batu Hampar kecamatan Akabiluru Kabupaten Limapuluh Kota, Menyerahkan Bantuan Bibit Ikan Gurami kepada 7 Kelompok Pokdakan yang berada di Kabupaten Limapuluh Kota.

Acara distribusi benih Ikan Gurami secara simbolis di serahkan di Kantor balai adat Nagari Batu Hampar, kecamatan Akabiluru Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (15-10-2025).
Pokdakan yang mendapat bantuan tersebut adalah,
Pokdakan Mutiara Jorong Sabar, Nagari. Suayan, 5.850
ekor, Kubang Joniah Jorong Posangik, Nagari Posangik, 5.850
Ekor, Lurah Saiyo
Joronh Ateh, Nagari Sei Belantik, 5.850 Ekor, Telaga Nirwana Jorong Menara Agung, Nagari Batuhampa, 12.500
ekor, Baromban Indah, Nagari. Suayan Randah, 5.850 ekor, Maju Bersama Simp. 3 Kenangan Jorong. PKB, Nagari. Sungai Antuan, Kec. Mungka 12.500
ekor, Tanjuang Saiyo, Nagari Simalanggang, Kec. Payakumbuh 5.850
ekor, bantuan melalui Pokir H.Ilson Cong tersebut dengan total 54.250 ekor

Asra Arafat dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada H. Ilson Cong yang telah memberikan bantuan bibit ikan melalui pokok pikirannya bagi kelompok Pokdakan yang berada di Nagari Batu Hampar Kecamatan Akabiluru, “Ini merupakan suatu potensi bagi masyarakat untuk meningkatkan serta menumbuhkan ekonomi melalui Pokdakan, “Maka kami berharap, seluruh kelompok yang telah mendapatkan bantuan bibit ini dapat menjaga komitmen agar bantuan ini dapat mencapai sasaran. ucap nya

Dalam hal ini Asra Arafat juga menyampaikan kepada H.Ilson Cong di hadapan seluruh anggota Pokdakan bahwa Nagari Batu Hampar sampai saat ini belum mempunyai tanah untuk membangun kantor wali nagari, dan saat ini pasilitas kantor memakai gedung kerapatan adat, “Kami berharap, memalui Pokir bapak H.Ilson Cong, dapat juga memfasilitasi anggaran untuk pembelian tanah untuk membangun kantor wali nagari, harap nya.

Pada kesempatan itu, kepala dinas Kabupaten Limapuluh kota, dalam sambutan nya mengatakan, “Kami mengucapkan terimakasih kepada H.Ilsong yang telah memberikan begitu banyak anggaran untuk membantu Pokdakan yang berada di kabupaten limapuluh kota, “Bagai mana tidak, anggaran kabuten limapuluh kota yang saat ini kosong untuk menjalan program dari pemerintah kabupaten limapuluh kota dapat berjalan karena anggaran pokir bapak H.Ilsong Cong. ujarnya

Lebih lanjut beliau berharap, bantuan-bantuan kedepan nya dapat di kelola oleh daerah, agar pemerintah daerah dapat menjalankan program sesuai dengan harapan pemerintah daerah limapuluh kota, harap nya

Kapala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat yang di wakili Marwan selaku PPK, dalam kata sambutan nya menyampaikan, “Secara Nasional, Kabupaten Limapuluh kota di kenal sebagai penghasil Ikan Gurami yang potensial, karena airnya rata-rata tadah hujan, dan ini sangat cocok untuk pengembangan ikan gurami. ” Kelompok Pokdakan di Limapuluh Kota juga sangat paham dengan cara pemeliharaan ikan ini. terang nya

“Dengan adanya Pokir dari Bapak H Ilsong Cong ini, program pemerintah kabupaten limapuh kota dapat berjalan sesuai dengan menu yang telah kami anggarkan.

“Ikan gurami memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi, maka dari itu kami menghimbau kepada masyarakat/kelompok Pokdakan agar dapat konsisten dalam memelihara ikan gurami ini untuk menghasilkan nilai jual yang tinggi, serta dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan kita, agar tercapai sasaran bantuan pemerintah untuk masyarakat. Himbaunya

H.Ilson Cong, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat pada kesempatannya, “Demi masyarakat bantuan ini saya salurkan untuk keberhasilan ekonomi masyarakat, dan saya berkomitmen Selaku anggota DPRD dalam hal ini, saya mempunyai tugas dalam pengawasan, karena ini adalah dana pemerintah yang harus di pertanggung jawabkan, jadi bantuan ini jangan sampai di salah gunakan. terangnya

“Selama ini, Bapak/ibu Pokdakan sudah mempunyai ilmu juga di beri bimtek untuk mengelola bantuan, maka dari itu, manfaatkan lah kesempatan ini sebaik-baiknya, agar dapat menopang pertumbuhan ekonomi kita dalam rumah tangga. ujarnya

“Bantuan ini telah saya evaluasi semaksimal mungkin, agar masyarakat tidak lagi terkendala dalam pemeliharaan karena kekurangan anggaran pakan, maka saya memberikan bantuan bibit serta pakan ini sampai panen, agar keluhan masyarakat terhadap pakan yang terputus dapat teratasi.

“Kita mempunyai +- 700 kelompok di kabupaten Limapuluh Kota ini, seandainya kelompok ini dapat berkelanjutan maka kedepannya pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat berkembang sebagai yang di harapkan pemerintah, Kalau bantuan ini tidak berhasil maka kita pasti akan menjadi orang yang merugi. tutupnya

(Ghiet)

Danlanud RSA Courtesy Call ke Bupati Natuna, Perkuat Sinergitas Antarlembaga

NATUNA-YUTELNEWS.com
Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., melaksanakan Courtesy Call (CC) ke Pemerintah Kabupaten Natuna, Selasa (14/10/2025).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan di ruang kerja Bupati, disertai suasana hangat penuh keakraban.

Pertemuan ini membahas sinergitas antara pemerintah daerah dan Lanud RSA dalam mendukung program pembangunan serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.

Bupati Natuna menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Danlanud RSA, yang dinilai mempererat koordinasi antara TNI dan pemerintah daerah.

Danlanud RSA berkomitmen untuk terus bersinergi dalam berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, dan pertahanan wilayah, guna mewujudkan TNI AU AMPUH dan TNI PRIMA.

Reporter: Bani

Sinergi TNI AU dan Pers Natuna Menguat di Coffee Morning Lanud Raden Sadjad

NATUNA-YUTELNEWS.com
Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., menggelar kegiatan Special Coffee Morning bersama insan pers Natuna di Rumah Pantai Lanud RSA, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Rabu (15/10/2025).

Acara bertajuk “Lanud Raden Sadjad Raih Samkaryanugraha, Pererat Kemitraan Bersama Insan Pers Natuna” berlangsung santai dan penuh keakraban, dihadiri para pejabat Lanud RSA serta perwakilan media dari RRI, PWI, PJN, dan IWOI.

Dalam suasana kebersamaan, Danlanud RSA menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyebarkan informasi positif dan membangun sinergi antara TNI AU dan masyarakat di wilayah perbatasan.

Marsma TNI Onesmus Gede Rai Aryadi juga memperkenalkan diri sebagai Komandan baru Lanud RSA serta memperkenalkan sejumlah pejabat baru di lingkungan Lanud Raden Sadjad.

Dalam kesempatan itu, Danlanud RSA menyampaikan rasa syukur atas prestasi Lanud RSA yang baru saja menerima tanda kehormatan Samkaryanugraha dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi TNI AU.

Selain itu, Lanud RSA kini berstatus Tipe A, menjadikan peranannya semakin penting dalam sistem pertahanan udara nasional. Hal ini diharapkan dapat memperkuat profesionalisme dan kesiapsiagaan satuan dalam setiap penugasan.

Danlanud RSA menegaskan pentingnya kolaborasi TNI dan insan pers dalam menjaga semangat nasionalisme. “Melalui kemitraan yang solid, kita bersama membangun kepercayaan publik dan memperkuat ketahanan bangsa,” ujarnya.

Usai acara, para wartawan bersama Komandan Lanud RSA berkesempatan melihat berbagai lukisan mural karya seni Komandan dan personel Lanud RSA. Mural bertema kedirgantaraan dan kebanggaan satuan itu menghiasi area Lanud RSA, menggambarkan berbagai pesawat tempur TNI AU, menara PLLU, hanggar, Gunung Ranai, hingga Laut Natuna Utara.

Reporter:Bani

Danlanud RSA Lakukan Courtesy Call ke Mapolres Natuna, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

NATUNA-YUTELNEWS.com    Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., melaksanakan Courtesy Call (CC) ke Mapolres Natuna, Provinsi Kepri, Selasa (14/10/2025).

Kunjungan tersebut didampingi para pejabat List A Lanud RSA dan disambut hangat oleh Kapolres Natuna, AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla, beserta jajaran.

Kapolres Natuna menyampaikan apresiasi atas kunjungan Danlanud RSA, sebagai wujud kebersamaan dan sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.

Kedua pimpinan satuan menegaskan pentingnya koordinasi dan kolaborasi antara TNI AU dan Polri untuk memperkuat pertahanan serta ketertiban di wilayah strategis Kabupaten Natuna.

Pertemuan berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan, menjadi bukti nyata kuatnya hubungan soliditas TNI – Polri dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Reporter:BANI

Pegadaian Cabang Sedanau Hadir di Liga Voli AKAVI, Tawarkan Layanan dan Program Nasabah Baru

Natuna–YUTELNEWS.com
Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat —
Komunitas AKAVI (Anak Kampung Pecinta Voli) Kelurahan Sedanau menggelar pertandingan liga bola voli antar klub se-Kelurahan Sedanau di Lapangan Astaka, Kecamatan Bunguran Barat.
Kegiatan olahraga ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antar pemuda sekaligus wadah pengembangan bakat voli di wilayah Sedanau. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan para pelaku UMKM lokal selama acara berlangsung.

Dalam kegiatan tersebut, Pegadaian Cabang Sedanau turut hadir sebagai sponsor utama sekaligus mitra pelayanan masyarakat. Selain memberikan dukungan terhadap pelaksanaan turnamen, pihak Pegadaian juga membuka stand pelayanan langsung di area lapangan voli selama kegiatan berlangsung.

Menariknya, Pegadaian Cabang Sedanau bekerja sama dengan Bank BRI menghadirkan layanan pembuatan ATM BRI gratis bagi masyarakat atau nasabah baru. Masyarakat cukup membawa KTP sebagai syarat utama, tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Sebagai bentuk apresiasi, setiap nasabah baru yang mendaftar juga mendapatkan bonus minyak goreng kemasan setengah kilogram dari pihak Pegadaian.

Pelayanan ini dilakukan langsung di lokasi turnamen setiap malam selama pertandingan berlangsung, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke kantor Pegadaian untuk mengurus pembuatan ATM BRI.
Stand pelayanan Pegadaian yang berada di area kegiatan panitia AKAVI terus aktif melayani masyarakat, memberikan kemudahan dan kecepatan akses layanan keuangan di tengah suasana olahraga yang meriah.

Setelah awak media Yutelnews.com menanyakan langsung kepada salah satu petugas Pegadaian Sedanau dengan sapaan Yar, ia membenarkan bahwa kegiatan pelayanan tersebut benar dilakukan di lapangan setiap malam. Namun demikian, pihak redaksi masih merasa perlu melakukan klarifikasi lebih lanjut agar pemberitaan yang dimuat dapat benar-benar akurat dan seimbang.

Atas dasar itu, awak media kemudian berusaha melakukan konfirmasi kepada pimpinan Pegadaian Cabang Sedanau yang kebetulan juga hadir di area lapangan pada Minggu malam, 13 Oktober 2025 sekitar pukul 21.59 WIB. Saat ditemui secara langsung, pimpinan tersebut menyampaikan bahwa dirinya akan terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan atasan sebelum memberikan keterangan resmi.

“Saya akan konfirmasi dulu kepada pimpinan cabang yang di atas,” ujarnya singkat.

Tidak berhenti di situ, pada Senin malam, 14 Oktober 2025, awak media kembali mencoba melakukan konfirmasi melalui sambungan telepon setelah memperoleh nomor kontak pimpinan Pegadaian Sedanau dari Ketua AKAVI, Falahudin. Melalui pesan WhatsApp dan SMS, awak media telah menyampaikan maksud untuk meminta izin publikasi pemberitaan terkait kehadiran dan pelayanan Pegadaian di kegiatan liga voli tersebut.

Pesan tersebut telah diterima (terlihat tanda centang dua pada aplikasi WhatsApp), namun hingga waktu pemberitaan ini disusun belum ada tanggapan atau balasan resmi dari pihak Pegadaian Cabang Sedanau. Bahkan, saat dilakukan panggilan telepon sekitar pukul 20.54 WIB, panggilan tersebut tidak diterima.

Kondisi ini tentu disayangkan, mengingat kegiatan yang dilakukan Pegadaian di tengah masyarakat merupakan hal positif dan bermanfaat bagi publik, terutama dalam memperluas akses layanan keuangan serta mendorong peningkatan inklusi keuangan di daerah.
Sebagai lembaga yang dikenal dekat dengan masyarakat, seharusnya pihak Pegadaian dapat memberikan klarifikasi ataupun tanggapan kepada awak media sebagai bentuk transparansi dan keterbukaan informasi publik.

Meski demikian, berita ini tetap diterbitkan sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya Pegadaian Cabang Sedanau dalam mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat Sedanau melalui kegiatan olahraga yang penuh semangat kebersamaan.
Harapan ke depan, komunikasi antara pihak lembaga dan media dapat terjalin lebih baik lagi demi memberikan informasi yang utuh dan terpercaya kepada publik.

Sementara itu, Ketua Panitia AKAVI Sedanau, Falahudin, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada pihak Pegadaian Cabang Sedanau atas dukungan dan partisipasinya.
Menurutnya, kehadiran Pegadaian tidak hanya memeriahkan kegiatan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sedanau, baik dari sisi sosial, olahraga, maupun ekonomi.

“Kami dari panitia AKAVI Sedanau sangat berterima kasih atas dukungan Pegadaian Cabang Sedanau yang telah hadir dan memberi pelayanan langsung kepada masyarakat. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan membawa manfaat yang lebih luas bagi warga Sedanau,” ungkap Falahudin.

Selain mempererat silaturahmi antar pemuda dan pecinta olahraga, kegiatan ini juga menghidupkan roda ekonomi masyarakat, terutama bagi para pelaku UMKM di sekitar lokasi turnamen.
Lapangan Astaka yang dipadati pengunjung setiap malam menciptakan peluang usaha bagi pedagang kecil, mulai dari kuliner, minuman, hingga perlengkapan olahraga.

Beberapa pelaku UMKM dan warga Sedanau berharap kegiatan yang digelar oleh komunitas AKAVI dapat terus berlanjut dan dikembangkan dalam skala yang lebih besar di masa mendatang.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilanjutkan, bahkan ditingkatkan menjadi liga antar klub se-Kabupaten Natuna agar lebih meriah dan memberi manfaat lebih luas,” ungkap sejumlah warga saat ditemui awak Yutelnews di lokasi pertandingan.

Warga juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan masyarakat yang membawa dampak ekonomi positif.
Menurut warga, kegiatan seperti Liga Voli AKAVI Sedanau ini patut mendapat dukungan karena mampu menggerakkan perekonomian lokal, memperkuat semangat kebersamaan, serta menjadi salah satu langkah nyata menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Sedanau.

Redaksi: Darmansyah — Kabiro Natuna, Yutelnews.com

Malam Puncak Helat Pelalawan: Perayaan Hari Jadi Kabupaten Pelalawan ke-26

Pelalawanyutelnews.com ||
Malam Puncak Helat Pelalawan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pelalawan ke-26 tahun 2025 dilaksanakan pada 12 Oktober 2025 di Lapangan Kantor Bupati Pelalawan. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda dan tokoh penting daerah, antara lain Gubernur Provinsi Riau, H. ABDUL WAHID, Bupati Pelalawan, ZUKRI, S.M, M.M, Wakil Bupati Pelalawan, H. HUSNI TAMRIN, S.H, Kapolres Pelalawan, AKBP. JOHN LETEDARA, S.I.K, Dandim 0313/KPR, LETKOL CZI SATRIADY PRABOWO, S.I.P, Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan, SISWANTO AS, S.H, M.H, Ketua Pengadilan Negeri Pelalawan, Dr. ANDRY SIMBOLON, S.H, M.H, dan Ketua Pengadilan Agama Pangkalan Kerinci, ALI MUHTAROM, S.H.I, M.H.I dan Penampilan Artis Nasional : Silet Open Up dan Diva Aurel

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Indragiri Hulu, ADE AGUS HARTANTO, S.Sos, Tokoh Pendiri Kab Pelalawan, Prof. Dr. Ir. TENGKU DAHRIL, Bupati Pelalawan Periode Sebelumnya, H. M. HARRIS, Wakil Bupati Periode Sebelumnya, H. RUSTAM EFFENDI, dan Sultan Pelalawan, H. T. KAMARUDIN HAROEN.

Dalam sambutannya, Bupati Pelalawan, ZUKRI, S.M, M.M, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan Helat Pelalawan ini. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus bergandeng tangan dan bersatu membangun negeri.

Gubernur Riau, H. ABDUL WAHID, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas penyelenggaraan Malam Puncak Helat Pelalawan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya lokal dan mendukung Kabupaten Pelalawan dalam pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pengembangan sektor lainnya.

Malam puncak Helat Pelalawan dimeriahkan dengan penampilan parade busana, grup musik lokal, dan artis nasional. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana yang aman dan terkendali.

Pengamanan kegiatan ini melibatkan sekitar 350 personel dari berbagai instansi, termasuk Polres Pelalawan, TNI, Satpol PP, dan Dinas Pemadam Kebakaran.

Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pembangunan dan pengabdian terhadap kemajuan Kabupaten Pelalawan.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekira pukul 23.30 WIB dengan situasi yang aman dan terkendali. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan instansi dalam membangun daerah.

Dengan kerja sama yang baik, diharapkan Kabupaten Pelalawan dapat terus maju dan berkembang. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk merefleksikan apa yang sudah dicapai dan apa yang belum dicapai dalam pembangunan daerah.|| AS

Momentum hari jadi ke-26 Kabupaten Natuna, Camat Bunguran Barat pimpin upacara refleksi sejarah dan visi-misi daerah

Bunguran Barat, Yutelnews.com
Dalam rangka memperingati hari jadi ke-26 Kabupaten Natuna, Pemerintah Kecamatan Bunguran Barat melaksanakan upacara peringatan yang berlangsung khidmat dan penuh makna di halaman kantor Camat Bunguran Barat, pada Minggu, 12 Oktober 2025.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Camat Bunguran Barat Haidir, yang dalam amanatnya mengajak seluruh peserta upacara untuk menjadikan momentum hari jadi ini sebagai refleksi sejarah dan motivasi membangun Natuna ke arah yang lebih baik dan sejahtera.

Dalam amanatnya, Haidir menegaskan pentingnya memahami sejarah berdirinya Kabupaten Natuna serta mengamalkan visi dan misi daerah sebagai pedoman bersama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di wilayah perbatasan tersebut.

“Sejarah panjang Natuna dan visi-misi yang telah dirumuskan pemerintah daerah menjadi landasan kuat untuk menumbuhkan semangat generasi muda yang beradab, berakhlak mulia, peduli, dan berprestasi. Kita harus bersama-sama menjaga nilai-nilai luhur ini demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat Natuna,” ujar Camat Haidir dalam amanatnya.

Awak Yutelnews turut mengutip bagian terpenting dari sejarah serta visi dan misi Kabupaten Natuna dalam momentum upacara tersebut sebagai pengingat sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus menanamkan semangat cinta daerah dan berperan aktif dalam membangun masa depan Natuna yang lebih baik.

Sejarah singkat Kabupaten Natuna

Kabupaten Natuna memiliki perjalanan sejarah panjang yang tidak terlepas dari dinamika wilayah Kepulauan Riau. Sebelum menjadi daerah otonom, Natuna merupakan bagian dari Kabupaten Kepulauan Riau. Berdasarkan Surat Keputusan Delegasi Republik Indonesia Provinsi Sumatera Tengah tanggal 18 Mei 1956, Kepulauan Riau resmi digabungkan ke dalam wilayah Republik Indonesia dan ditetapkan sebagai daerah otonomi tingkat II, dengan seorang bupati sebagai kepala daerah yang membawahi empat kewedanan. Salah satunya adalah Kewedanan Pulau Tujuh, yang mencakup wilayah Kecamatan Jemaja, Siantan, Midai, Serasan, Tambelan, Bunguran Barat, dan Bunguran Timur.

Kewedanan tersebut dihapus berdasarkan Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Riau Nomor: UP/247/5/165 tanggal 9 Agustus 1964, yang mulai berlaku pada 1 Januari 1966. Sejak saat itu, sistem kewedanan ditiadakan dan wilayah Natuna mulai dikelola langsung di bawah struktur pemerintahan kabupaten.

Jauh sebelum masa kemerdekaan, sejarah mencatat pada tahun 1908, di wilayah Pulau Bunguran pernah ditempatkan seorang penguasa Belanda bernama Van Kerkhoff, yang bermarkas di Tanjung Belitung (Binjai), di depan Pulau Sedanau.

Pada tahun 1842, melalui perjanjian Treaty of London, Belanda dan Inggris membagi daerah kekuasaan jajahannya di Asia Tenggara, yang turut menentukan batas wilayah kekuasaan hingga ke kawasan Natuna.

Kemudian, pada tahun 1911, Sultan Abdul Rahman Al Muazzam Syah bersama Tengku Besar Umar dimakzulkan oleh pemerintah kolonial Belanda. Kesultanan Riau-Lingga resmi dibubarkan pada tahun 1913, dan seluruh Datuk Kaya di Riau dikumpulkan untuk menerima pembagian wilayah Pulau Tujuh, yang kemudian terdiri dari dua kelompok besar, yakni:

1. Wilayah Datuk Kaya Pulau Bunguran, yang terbagi menjadi Bunguran Barat dan Bunguran Timur, sedangkan Pulau Panjang berdiri sendiri.

2. Wilayah Datuk Kaya Jemaja, yang terdiri dari Ulu Maras dan Kuala Maras.

Seiring dengan semangat otonomi daerah di era reformasi, Kabupaten Natuna resmi terbentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 53 Tahun 1999, yang memisahkan wilayah Natuna dari Kabupaten Kepulauan Riau. Saat itu, Natuna memiliki enam kecamatan awal, yaitu Bunguran Timur, Bunguran Barat, Bunguran Utara, Midai, Serasan, dan Jemaja.

Pada tahun 2004, jumlah kecamatan bertambah menjadi sepuluh melalui pembentukan beberapa kecamatan baru, seperti Pal Matak, Subi, Bunguran Utara, dan Pulau Laut. Selanjutnya, pada tahun 2007, wilayah Natuna berkembang menjadi enam belas kecamatan, termasuk pemekaran Bunguran Timur Laut, Bunguran Tengah, Siantan Selatan, dan Jemaja Timur.

Namun pada tahun 2008, sebagian wilayah tersebut dimekarkan kembali menjadi Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Undang-undang Nomor 33 Tahun 2008. Kini, Kabupaten Natuna secara administratif terdiri dari dua belas kecamatan, dengan ibu kota kabupaten berada di Ranai, Kecamatan Bunguran Timur.

Visi dan misi Kabupaten Natuna

Visi:

“Terwujudnya Kabupaten Natuna yang makmur, berdaya saing, dan berbudaya.”

Misi:

1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbasis maritim dan keunggulan wilayah yang berwawasan lingkungan.

2. Pemerataan pembangunan dan peningkatan konektivitas antar pulau.

3. Mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

4. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berbasis teknologi.

5. Memperkuat ketahanan sosial serta pelestarian budaya daerah.

Kemeriahan panjat batang pinang di halaman Astaka Bunguran Barat

Selesai kegiatan upacara hari jadi ke-26 Kabupaten Natuna, acara dilanjutkan dengan lomba panjat batang pinang yang digelar di halaman Astaka Kecamatan Bunguran Barat.
Suasana berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, disambut antusias oleh warga dari berbagai kalangan. Lomba tradisional ini menjadi simbol semangat perjuangan, kekompakan, dan ketangguhan generasi muda Natuna.

Batang pinang yang menjulang tinggi dan licin menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta yang saling bahu-membahu memanjat untuk meraih hadiah di puncak.
Kemeriahan tawa, sorak penonton, dan semangat pantang menyerah menggambarkan nilai-nilai persatuan, perjuangan, dan kerja keras, sebagaimana filosofi yang diharapkan dari generasi penerus Natuna.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa semangat perjuangan tidak hanya terpatri dalam upacara peringatan, tetapi juga diwujudkan dalam aksi kebersamaan masyarakat.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan lahir generasi Natuna yang kokoh, berdaya saing, dan siap membawa masa depan Natuna menuju arah yang lebih cerah dan sejahtera.

Peringatan hari jadi ke-26 Kabupaten Natuna bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi juga momentum memperkuat jati diri, mengenang perjuangan, serta menumbuhkan tekad bersama untuk menjadikan Natuna sebagai daerah yang maju, berbudaya, dan berdaya saing tinggi di wilayah perbatasan utara NKRI.

Reporter: Darmansyah
Editor: Redaksi Yutelnews.com

Lurah Sedanau Beserta Staf Ucapkan Selamat Hari Jadi ke-26 Kabupaten Natuna 12 Oktober 1999 – 12 Oktober 2025

NATUNAYUTELNEWS.com
Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat —
Atas nama Pemerintah Kelurahan Sedanau, Lurah Subhan beserta seluruh staf mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-26 Kabupaten Natuna.

Dalam momentum bersejarah ini, Lurah Subhan menyampaikan semangat dan harapannya agar seluruh elemen masyarakat terus bersatu menjaga Natuna menuju masa depan yang lebih baik.

 “Di usia ke-26 tahun Kabupaten Natuna ini, mari kita tingkatkan semangat kebersamaan dan persatuan. Kami di jajaran Pemerintah Kelurahan Sedanau akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta memperkuat sinergi dengan seluruh instansi dan elemen masyarakat. Bersama, kita wujudkan Natuna yang maju, berdaulat, dan sejahtera,”
ujar Lurah Subhan.

Selain itu, Lurah Sedanau juga menyampaikan pesan penuh makna kepada generasi muda agar tidak melupakan akar budaya dan jati diri daerah.

“Kepada generasi muda Natuna, tetaplah menjaga adat dan budaya kita. Jadilah generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan bangga dengan daerahnya. Karena kalau bukan kalian, siapa lagi yang akan menjaga dan memimpin Natuna menuju masa depan yang lebih baik,”
pesan Lurah Subhan dengan penuh harapan.

Lurah Subhan juga menegaskan bahwa Pemerintah Kelurahan Sedanau akan selalu patuh terhadap arahan dan kebijakan pemerintah daerah, serta berkomitmen untuk terus bersinergi demi kemajuan bersama.

“Kami akan selalu menjunjung tinggi perintah dan tugas yang diberikan, bekerja dengan tulus dan ikhlas demi kemajuan Natuna. Salam hormat kami kepada Bupati dan Wakil Bupati, semoga senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam setiap urusan serta langkah pengabdian untuk masyarakat Natuna,”
tutup Subhan.

Red: Darmansyah — Kabiro Natuna Yutelnews.com

Doa tolak bala lintas agama di Pelantar Laut Sedanau wujud toleransi dan kekompakan warga

NatunaYUTELNEWS.com
Sedanau – Kegiatan Doa Tolak Bala Lintas Agama berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan di kawasan Pelantar Laut, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, pada Minggu (12/10/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.
Acara ini terlaksana berkat kerja sama warga Pelantar Laut dan diikuti oleh berbagai unsur, di antaranya pemerintah kecamatan Bunguran Barat, pihak Kelurahan Sedanau, jajaran Polsek Bunguran Barat, TNI, alim ulama, serta masyarakat dari berbagai kalangan.

Doa bersama dipimpin secara bergantian oleh perwakilan masing-masing agama — Islam, Kristen, dan Buddha — sesuai dengan tata cara dan kepercayaan masing-masing.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang hidup harmonis di Sedanau.

Dalam sambutannya, Camat Bunguran Barat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh warga Pelantar Laut atas kekompakan serta semangat gotong royong yang telah mewujudkan kegiatan tersebut.

“Acara Doa Tolak Bala ini tidak hanya menjadi sarana untuk memanjatkan doa agar kita dijauhkan dari bencana, tetapi juga memperkuat toleransi antarumat beragama, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan kekompakan bersama,”
ujar Camat Bunguran Barat.

Sementara itu, Lurah Sedanau, Subhan, saat dikonfirmasi awak Yutelnews.com, turut memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh warga.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Semoga Doa Lintas Agama seperti ini terus menjadi wadah mempererat hubungan antarumat beragama, saling menghargai, dan menjaga keharmonisan di Sedanau,”
ungkap Lurah Sedanau.

Kegiatan Doa Tolak Bala ini digelar sebagai bentuk permohonan perlindungan agar masyarakat Pelantar Laut dijauhkan dari berbagai musibah, mengingat kawasan tersebut telah beberapa kali mengalami kebakaran, termasuk peristiwa yang baru-baru ini terjadi.
Dengan doa lintas agama ini, warga berharap Sedanau senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa dan dijauhkan dari segala bentuk bencana.

Acara diakhiri dengan santap bersama yang telah disiapkan warga, menandai semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Sedanau.

Redaksi: Darmansyah – Kabiro Natuna Yutelnews.com

H. Mustamin Bakri Ucapkan Selamat HUT ke-26 Natuna: Ajak Warga dan Generasi Muda untuk Kemajuan Daerah

NATUNA-YUTELNEWS.com
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Natuna yang jatuh pada 12 Oktober 2025, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Dapil Natuna–Anambas, H. Mustamin Bakri, S.Sos., M.Si, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Natuna.

Momentum Persaudaraan dan Pembangunan

Dalam pesannya, H. Mustamin Bakri mengajak warga Natuna untuk memaknai peringatan ini sebagai momentum memperkuat persaudaraan, menjaga marwah daerah, dan menumbuhkan semangat kebersamaan. Menurutnya, HUT ini bukan hanya soal perayaan, tetapi juga kesempatan bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membangun Natuna menuju kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Peran Penting Generasi Muda

Lebih jauh, Mustamin Bakri menekankan pentingnya peran generasi muda. Ia mengajak anak-anak Natuna untuk mulai membangun daerah dari diri sendiri, dengan meningkatkan pendidikan, moralitas, dan perilaku yang baik sejak sekarang. Menurutnya, jika bukan generasi saat ini yang menjaga nama baik daerah, siapa lagi yang akan melakukannya? Ia berpesan agar generasi baru tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah, yang dapat merusak masa depan diri dan daerah.

Masa Depan Natuna Ada di Tangan Generasi Pintar dan Berakhlak Mulia

Sebagai penutup, Mustamin Bakri mengingatkan bahwa masa depan Natuna sangat bergantung pada generasi yang pintar dan berakhlak mulia. “Daerah kita kaya akan sumber daya alam yang potensial, namun semua itu membutuhkan generasi cerdas yang mampu mengelola dan meningkatkan perekonomian secara berkelanjutan. Mari kita jaga ekosistem Natuna — baik laut maupun darat — dengan penuh tanggung jawab, membentuk generasi yang berpendidikan, berprestasi, dan berbudi pekerti luhur, demi terwujudnya kemajuan dan kesejahteraan Natuna di masa depan,” ujarnya.

Redaksi: Darmansyah, Kabiro Natuna, Yutelnews.com

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.