Bupati Nias Utara, Ketua DPRD Kab.Nias Utara dan Anggota DPR RI tanam Jagung.

Sitolu Ori, Nias Utara, Yutelnews.com
Pemerintah Kabupaten Nias Utara dan DPRD Kabupaten Nias Utara menerima Reses Anggota DPR RI Drs. Rapidin Simbolon, M.M beserta rombongan dalam rangka penanaman jagung perdana dan penyerahan benih jagung sekaligus membagikan bantuan sosial yang dilaksanakan di Yayasan Yosef Jembatan Kasih Nias, 10/10/2025.

Kata sambutan Bupati Nias Utara, Amizaro Waruru, S.Pd., M.IP. menyampaikan terimakasih kepada Anggota DPR RI Bapak Rapidin Simbolon dari fraksi PDI Perjuangan karena telah melakukan kunjungan di Kepulauan Nias terutama Kabupaten Nias Utara. Tentunya, dengan kehadiran Bapak Rapidin Simbolon merupakan satu kesempatan bagi kami untuk bertemu secara bertatap muka dan mendapat bantuan berupa bibit jagung, terutama diberikan arahan kepada kami dalam melaksanakan roda kepemerintahan di Kabupaten Nias Utara. Tidak lupa juga mengucapkan terimakasih kepada kelompok tani yang memang disiapkan dan terus berkontribusi untuk teman-teman ODGJ yang difasilitasi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Nias Utara.

Selanjutnya, Bupati Nias utara menyampakian bahwa 62% masyarakat di Nias Utara ini berprofesi sebagai petani, dan sisanya adalah nelayan dan perkeja lainnya serta kondisi Pemerintahan Kabupaten Nias Utara masih berjalan dengan baik meski dengan berbagai tantangan tingkat nasional di daerah-daerah namun pasti ada jalan keluar dari berbagai tantangan yang daerah sedang hadapi.

“Ucap Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara Ya’aman Telaumbanua menyampaikan Nias Utara masih terdaftar dalam daerah 3T, dan Nias Utara juga masih belum beruntung karena belum ada anak daerah yang menjadi anggota DPR RI. Jadi, besar harapan kami agar Bapak Rapidin Simbolon dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menitipkan harapan-harapan kami. Oleh Karena Nias utara merasa sangat bahagia dan beruntung dikunjungi oleh anggota DPR RI sehingga bisa melihat secara langusng kondisi Nias Utara dan dapat menyuarakan harapan-harapan masyarakat Kepulauan Nias Terutama masyarakat Kabupaten Nias Utara.

Arahan Anggota DPR RI dari fraksi PDI-Perjuangan Bapak Drs. Rapidin Simbolon, M.M menyampaikan, salah satu keprihatinan kita adalah banyaknya ditariknya anggaran dari daerah ke masuk Pusat dan ini sudah menjadi keluhan kami dikarenakan sudah banyak daerah yang dikunjungi dan ini adalah hal yang menjadi keluhan utama. Kami ingin Daerah itu dikelola oleh Kepala Daerah yang dipilih langsung oleh rakyat jadi semoga dengan banyaknya anggota DPR RI yang menerima masukan ini supaya menjadi pembahasan utama di pemerintah pusat dan kami beserta fraksi-fraksi yang lain akan terus ikut memperjuangkan di Pusat. Pada Kesempatan ini juga, Bapak Drs. Rapidin Simbolon membawa 1 Ton bibit jagung hibrida super P32 dengan kualitas terjamin, dan juga memberikan bantuan kepada teman-teman ODGJ jaket dan uang tunai kepada Yayasan untuk kebutuhan teman-teman ODGJ yang ada di Yayasan Yosef Jembatan Kasih Nias dikarenakan teman-teman kita yang seperti ini lah harus yang diutamakan untuk dibantu.

Acara diakhiri dengan Penanaman Jagung secara simbolis, Pemberian Bibit Jagung dan ditutup dengan Foto Bersama.

Turut hadir pada Kegiatan ini, Bupati Nias Utara, staf ahli, Ketua DPRD Kab. Nias Utara, Anggota DPR RI Rapidin Simbolon dari fraksi PDI Perjuangan beserta rombongan, anggota fraski PDI-Perjuangan, Anggota DPRD Kabupaten Nias Utara, mantan anggota DPR Kota Gunungsitoli dan Provinsi Sumatera Utara, Mantan Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Camat dan Sekretaris Camat Sitolu Ori beserta jajaran, OPD Nias Utara, kelompok Tani Sowua dan tamu undangan lainnya.

Red

MARGA-SU Desak Kejati Usut Dugaan Korupsi di Dinas Pertanian Pakpak Bharat

Medan//yutelnews.com
masyarakat garuda sumatera utara (marga-su) mengeluarkan pernyataan sikap mendesak kejaksaan tinggi sumatera utara (kejati sumut) untuk segera mengusut tuntas dugaan korupsi terkait penganggaran dan pengelolaan kegiatan di dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten pakpak bharat tahun anggaran 2024. pernyataan ini disampaikan melalui siaran pers yang diterima redaksi yutelnews.com pada hari ini,sabtu (11/10/2025)

Dalam pernyataan tersebut, marga-su menyoroti persoalan yang terjadi di lingkungan dinas pertanian dan ketahanan pangan pakpak bharat yang diduga melibatkan mantan kepala dinas yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kesbangpol pakpak bharat.

Mereka menilai bahwa dugaan korupsi ini merupakan tindakan yang menentang aparat penegak hukum (aph) dan presiden prabowo subianto, yang selalu mengingatkan untuk tidak bermain-main dengan anggaran negara dan menindas rakyat.

“Kami meminta dan mendesak kepala kejaksaan tinggi sumatera utara segera memanggil dan memeriksa mantan kepala dinas pertanian kab,pakpak bharat terkait kasus dugaan korupsi penganggaran dan pengelolaan kegiatan ta. 2024,” tegas r. berutu, koordinator marga-su, dalam pernyataan tersebut.

Selain itu, marga-su juga mendesak kejati sumut untuk membentuk tim khusus (timsus) dan turun langsung ke Kabupaten pakpak bharat guna mengusut tuntas kasus dugaan korupsi di tubuh dinas pertanian dan ketahanan pangan pakpak bharat,mereka juga meminta kejati sumut untuk tidak berdiam diri dan segera membongkar kasus ini sampai tuntas.

Marga-su mengapresiasi pernyataan kepala kejaksaan tinggi sumatera utara yang ingin menjadikan masyarakat sebagai mitra yang baik, mereka berharap agar kejati sumut dapat membawa dampak dan perubahan dalam memberantas tindak pidana korupsi di sumatera utara, baik skala kecil maupun besar.

“Kami berharap bapak dr. harli siregar, sh.m.hum sebagai kepala kejaksaan tinggi sumatera utara membawa dampak dan perubahan bagi kejaksaan tinggi sumatera utara untuk memberantas dan membongkar sindikat korupsi yang terjadi di sumatera utara,” lanjut r. berutu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kejaksaan tinggi sumatera utara belum memberikan tanggapan terkait desakan dari marga-su ini, yutelnews.com akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca.

(Redaksi.Rizal hsb)

Permasalahan Magang Siswa SMKN 1 Bunguran Barat Mulai Mendapat Titik Terang

NatunaYutelnews.com
Permasalahan mengenai kegiatan magang atau Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa SMKN 1 Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, akhirnya mulai menemukan titik terang.

Awak media Yutelnews mendapat informasi langsung dari Kepala Sekolah SMKN 1 Bunguran Barat, Kasyifal Ghammi Thaib, melalui sambungan telepon pada 10 Oktober 2025 pukul 13.30 WIB. Dalam keterangannya, Kasyifal menyampaikan bahwa beberapa hari lalu pihak Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Disdik Kepri) telah mengonfirmasi dan meminta data siswa yang saat ini sedang mengikuti kegiatan magang di sejumlah perusahaan di Batam maupun luar Batam.

“Pihak Disdik Provinsi Kepri sudah meminta data siswa PKL. Walaupun anggaran untuk kegiatan magang ini belum dianggarkan, namun sudah ada sinyal positif dan respon baik dari Disdik. Kami berharap semoga dalam waktu dekat segera dianggarkan,” ungkap Kasyifal.

Lebih lanjut, Kasyifal juga memberikan pandangan dan pesan penting kepada seluruh siswanya agar tetap menjaga semangat selama menjalani kegiatan magang.
“Bagi seluruh siswa yang sedang melaksanakan magang, saya berpesan agar benar-benar bersungguh-sungguh dalam menjalani kegiatan ini. Jangan mudah terpengaruh oleh hal-hal yang tidak penting. Tetap fokus, serius, dan manfaatkan kesempatan ini untuk belajar serta mengasah kemampuan kalian demi masa depan yang lebih baik,” tutur Kasyifal penuh motivasi.

Sementara itu, Kepala Sekolah Kasyifal menjelaskan bahwa pihak Disdik Provinsi Kepri melalui sambungan telepon telah memberikan sinyal positif terkait kegiatan magang siswa.
“Melalui sambungan telepon, pihak Disdik Kepri menyampaikan perhatian dan meminta data siswa yang sedang melaksanakan magang. Walau anggarannya belum dianggarkan, namun sudah ada sinyal baik yang menjadi titik terang bagi kami. Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Disdik Kepri atas respon dan perhatian ini,” ujar Kasyifal.

Usai mendapat keterangan dari Kepala Sekolah, awak media Yutelnews juga mengonfirmasi kepada beberapa orang tua/wali murid terkait kabar tersebut. Para orang tua menyambut informasi ini dengan rasa lega dan penuh harapan besar.

Salah satu wali murid menyampaikan, “Kami sangat berharap anggaran ini segera direalisasikan. Kondisi kami saat ini cukup sulit, apalagi anak-anak kami sudah lama magang di Batam. Kami khawatir mengenai biaya konsumsi dan kebutuhan mereka di sana,” ujarnya.

Orang tua lainnya juga menambahkan harapan kepada Pemerintah Provinsi Kepri agar segera merealisasikan anggaran magang tersebut. Mereka juga meminta anggota Dewan Provinsi yang mewakili daerah Natuna dan Anambas untuk turut meninjau dan memperjuangkan kepastian realisasi anggaran tersebut.

“Ini sudah menjadi sinyal yang baik dari Disdik Kepri, tinggal menunggu kepastian kapan anggarannya bisa direalisasikan. Kami para orang tua berharap anggota Dewan benar-benar memperjuangkan hal ini sesuai tugas pokok dan fungsinya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Disdik Provinsi Kepri yang telah memberikan perhatian dan sinyal positif ini sebagai titik terang bagi kami semua, baik pihak sekolah maupun para orang tua siswa,” tambah perwakilan wali murid dengan nada tegas dan penuh keyakinan.

Orang tua lainnya juga menuturkan dengan nada haru, “Kepada siapa lagi kami harus mengadu kalau bukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Kami hanya bisa berharap agar mereka benar-benar mendengar dan memperjuangkan nasib anak-anak kami yang sedang magang,” ujarnya dengan suara lirih namun sarat makna.

Masih dari keterangan orang tua lainnya, mereka menyampaikan alasan mengapa rela melepas anak-anak mereka magang jauh di kota besar.
“Kami melepas anak-anak kami karena kami ingin mereka mendapatkan ilmu yang lebih baik lagi. Selain itu, magang ini juga merupakan bagian dari kurikulum wajib sekolah yang harus dijalani siswa. Di satu sisi, kami ingin anak-anak kami memperoleh pengalaman baru, keterampilan, dan pengetahuan yang lebih luas demi masa depan mereka. Walaupun kami para orang tua memiliki banyak keterbatasan, namun kami ingin anak-anak kami bisa maju dan mampu bersaing seperti anak-anak di kota besar,” tutur salah satu wali murid dengan nada tulus menggambarkan besarnya pengorbanan mereka demi pendidikan anak-anaknya.

Beberapa siswa SMKN 1 Bunguran Barat tampak sedang melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di sejumlah perusahaan yang ada di Batam, di antaranya Mitsubishi Batam, Puji Film Tiban Batam, Daihatsu Batam, Sanifak Muka Kuning Batam, serta Lotte Mart Batam.
Selain itu, masih ada beberapa siswa lainnya yang juga melaksanakan magang di perusahaan lain di wilayah Batam dan sekitarnya.
Kegiatan magang ini berjalan aktif selama beberapa bulan terakhir dengan pendampingan langsung dari pihak sekolah serta pembimbing lapangan masing-masing perusahaan.

Pesan dari Orang Tua Wali Murid:
Beberapa orang tua wali murid juga menitipkan pesan kepada anak-anak mereka agar tetap semangat dan menjaga nama baik sekolah selama menjalani magang.
“Kami hanya berpesan kepada anak-anak kami agar jangan menyerah, tetap semangat menuntut ilmu, dan jaga perilaku di tempat magang. Jadikan pengalaman ini sebagai pelajaran berharga untuk masa depan. Kami mungkin tidak bisa selalu mendampingi, tapi doa kami selalu menyertai mereka,” ungkap salah satu wali murid mewakili orang tua lainnya.

Redaksi: Darmansyah
Kabiro Natuna – Yutelnews.com

Kapolres Pelalawan Hadiri Acara Tabligh Akbar H. Rhoma Irama di Helat Pelalawan

Pelalawanyutelnews.com ||
Memasuki hari kedua pelaksanaan Helat Pelalawan ke-26, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Tabligh Akbar yang menghadirkan H. Rhoma Irama sebagai penceramah. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (9/10/2025) malam di halaman Kantor Bupati Pelalawan.

Acara yang berlangsung penuh hikmah tersebut dihadiri oleh Bupati Pelalawan H. Zukri, Wakil Bupati H. Husni Tamrin, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), serta ribuan warga yang antusias memenuhi lokasi acara , pengamanan Helat Pelalawan tersebut terdiri dari gabungan Personil Polres Pelalawan , Anggota TNI, Satpol PP Pelalawan Dishub Pelalawan , Damkar Pelalawan , Banser NU dan Ormas Pemuda Pancasila yang berjumlah sekitar 200 personil yang dipimpin oleh Kasub Dal Ops Polres Pelalawan AKP Faisal dan didampingi oleh AKP Gunawan Saragih ,SH, AKP Edi Haryanto SH, Kasi Humas Polres Pelalawan IPTU Thimas B. Siahaan, S.Sos .

Dalam sambutannya, Bupati H. Zukri mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya Helat Pelalawan ke-26 yang berjalan lancar, serta menyampaikan apresiasi atas kehadiran H. Rhoma Irama yang memberikan tausiah dalam kegiatan tersebut.

“Mari kita jaga Kabupaten ini, mari kita bangun bersama-sama. Cara paling mudah menjaga dan membangun daerah ini adalah dengan saling tolong-menolong di antara sesama. Walaupun kita tidak mampu membantu dalam bentuk materi, setidaknya bantulah dengan doa. Insya Allah doa kita dapat menolong dan meringankan beban mereka yang membutuhkan,” tutur Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pelalawan secara rutin menyalurkan santunan kepada hampir seluruh anak yatim di daerah ini, serta memberikan perhatian khusus kepada para imam masjid dan lansia.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Pelalawan.

“Dua puluh enam tahun sudah Kabupaten Pelalawan berdiri. Mari kita bangun negeri ini dengan berjamaah, dengan gotong royong, dan dengan saling mendoakan,” pesan Bupati.

Sebagai wujud kepedulian sosial, dalam kegiatan ini Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran Forkopimda turut menyerahkan berbagai bantuan hasil kerja sama antara Pemerintah Daerah Pelalawan dan Baznas. Bantuan tersebut meliputi beasiswa Generasi Zakat, paket perlengkapan sekolah bagi siswa SD dan SMP, bantuan konsumtif bagi masyarakat miskin ekstrem, bantuan Rumah Tangga Layak Huni (RTLH), santunan bagi pejuang fisabilillah, bantuan kaki dan tangan palsu, serta bantuan modal usaha bagi nelayan.|| AS

Bupati Meranti Apresiasi Kinerja Polres dalam Ungkap Jaringan Narkoba Internasional

YUTELNEWS.com | Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 30,7 kilogram, cairan ‘Happy Water’ sebanyak 24,3 kilogram, serta 1.034 bungkus catridge liquid narkotika berbagai merek seperti Popeye, Pink, Hijau, Ungu, dan Lamborghini.

Pengungkapan kasus ini disampaikan dalam konferensi pers di Mapolres Kepulauan Meranti, Kamis (9/10/2025), yang dihadiri Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, Wakapolda Riau Brigjen Jossy, Bupati Meranti Asmar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta aparat penegak hukum lainnya.

Jaringan Lintas Negara

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi menjelaskan bahwa kasus ini diduga kuat terkait dengan jaringan narkotika internasional yang memanfaatkan jalur laut Riau–Malaysia. Keberhasilan pengungkapan ini disebut sebagai hasil dari kerja sama antara kepolisian dan dukungan masyarakat.

“Kami akan terus memperketat pengawasan di wilayah pesisir agar jalur laut tidak lagi menjadi pintu masuk barang haram,” kata Kapolres.

Ancaman Narkoba Semakin Kompleks

Wakapolda Riau Brigjen Jossy menyebutkan bahwa tantangan dalam pemberantasan narkotika semakin kompleks, sehingga membutuhkan kerja sama lintas sektor. Ia menegaskan komitmen Polda Riau dalam menindak tegas para pelaku.

“Jika pelaku melawan petugas, kami akan mengambil tindakan tegas dan terukur,” ujarnya.

Modus Baru: Vape dan ‘Happy Water’

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, Brigjen Christ Reinhard Pusung, mengapresiasi kinerja Polres Kepulauan Meranti dan menyebut pengungkapan ini sebagai yang terbesar sepanjang sejarah berdirinya institusi tersebut. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap modus baru penyelundupan narkoba.

“Happy Water bukanlah minuman biasa, tetapi cairan yang mengandung zat psikotropika. Begitu juga dengan catridge vape bermerek—ini adalah bentuk baru penyamaran narkotika,” jelasnya.

BNNP Riau akan memperkuat koordinasi dengan kepolisian, Bea Cukai, dan pemerintah daerah untuk menutup jalur distribusi serta memperketat pengawasan pasar.

Seruan Bupati: Masyarakat Diminta Berperan Aktif

Bupati Kepulauan Meranti Asmar mengapresiasi keberhasilan aparat dalam menggagalkan peredaran narkoba tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi jika menemukan aktivitas mencurigakan.
“Informasi dari masyarakat sangat penting untuk mencegah narkoba merusak generasi kita. Mari kita jaga Meranti bersama-sama,” ucapnya.

Pentingnya Sinergi

Kajari Kepulauan Meranti Ricky Makado serta unsur Forkopimda lainnya turut hadir dalam konferensi pers tersebut. Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memerangi peredaran narkotika di wilayah perbatasan dan pesisir. (Bom/red)

Pemkab Natuna Eksekusi Perbaikan JalanPelantar Sudirman Sedanau Gunakan Dana Darurat (BTT)

YUTELNEWS.com, Natuna
Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai mengeksekusi perbaikan jalan rusak di kawasan Pelantar Sudirman, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat.

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Daerah dalam merespons cepat keluhan masyarakat sekaligus wujud keseriusan Pemkab Natuna meningkatkan infrastruktur dasar yang menunjang mobilitas warga di wilayah pesisir.

Ruas Jalan Pelantar Sudirman merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat Sedanau, baik untuk kegiatan ekonomi, sosial, maupun transportasi sehari-hari. Selama ini, kondisi jalan yang mengalami kerusakan cukup parah sering menjadi keluhan warga.

Berdasarkan data resmi yang tercantum di papan proyek, kegiatan perbaikan jalan ini menggunakan Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Tahun Anggaran 2025 senilai Rp150.661.000.
Pekerjaan ini dilaksanakan selama 15 hari kalender oleh CV. Air Bunga sebagai penyedia jasa pelaksana yang ditunjuk resmi oleh Dinas PUPR Kabupaten Natuna.

Pekerjaan dimulai pada 7 Oktober 2025 dan akan berlanjut hingga selesai sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan oleh Dinas PUPR Kabupaten Natuna.

Awak media YUTELNEWS.com melakukan konfirmasi langsung kepada Kabid Bina Marga dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Kabupaten Natuna, Wan Tahriri, melalui sambungan telepon.
Dalam penjelasannya, Wan Tahriri menegaskan bahwa kegiatan ini tidak mencantumkan nomor kontrak karena merupakan bagian dari penanganan darurat menggunakan anggaran BTT.

“Pekerjaan ini berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan pada tahun 2024 dan disesuaikan dengan volume anggaran yang telah diprogramkan,”
ujar Wan Tahriri, Kabid Bina Marga dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Kabupaten Natuna.

Ia menambahkan, volume pekerjaan jalan yang diperbaiki mencapai sekitar ±4 x 9,5 meter persegi, disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kemampuan anggaran yang tersedia.

Proses pengerjaan jalan ini juga dilakukan sesuai dengan arahan Bupati Natuna, Cen Sui Lan, yang beberapa bulan lalu sempat turun langsung ke lokasi Pelantar Sudirman.
Dalam kunjungannya saat itu, Bupati menegaskan bahwa perbaikan jalan rusak di Sedanau tidak boleh sekadar ditambal, melainkan harus dilakukan pembobokan total pada bagian yang rusak sesuai volumenya agar hasilnya lebih kokoh dan tahan lama.

“Kita tidak mau hanya tambal-tambal. Jalan yang rusak harus dibobok habis dan dikerjakan secara permanen agar kuat dan bertahan lama,”
ungkap Bupati Natuna Cen Sui Lan dalam kunjungan lapangannya waktu itu.

Arahan tersebut menjadi pedoman bagi Dinas PUPR dalam melaksanakan pekerjaan di lapangan agar hasil pembangunan benar-benar maksimal dan sesuai harapan masyarakat setempat.

Sementara itu, masyarakat Kelurahan Sedanau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Natuna atas kepedulian serta respon cepat dalam menindaklanjuti keluhan warga.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Natuna yang cepat menanggapi kerusakan jalan ini.
Terutama juga kepada anggota Tim TP2D wilayah Sedanau, Bapak Raja Agus Setiawan, yang aktif turun langsung memantau kondisi lapangan dan menunjukkan kepedulian terhadap pembangunan di daerahnya,”
ujar salah satu warga.

Warga juga memberikan apresiasi tinggi kepada Tim TP2D Kabupaten Natuna yang telah menjalankan amanah Bupati Natuna untuk memastikan setiap proyek infrastruktur berjalan baik dan tepat sasaran.

“Kami berharap perhatian seperti ini terus berlanjut, karena masyarakat sangat merasakan manfaat dari kerja nyata pemerintah dan tim pengawasan di lapangan,” tambahnya.

Selain kepada pemerintah, warga Sedanau juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada pihak pelaksana, CV. Air Bunga, yang telah menjalankan pekerjaan sesuai aturan dan petunjuk teknis dari Dinas PUPR.

“Kami juga berterima kasih kepada CV. Air Bunga.
Mereka melaksanakan pekerjaan sesuai prosedur dan arahan dinas terkait.
Semoga hasilnya rapi, kuat, dan bertahan lama demi kepentingan masyarakat Sedanau,”
ungkap warga lainnya.

Di lokasi kegiatan, terlihat papan proyek resmi Dinas PUPR Kabupaten Natuna yang memuat informasi lengkap kegiatan serta imbauan bagi seluruh pihak untuk selalu “Mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.”

Melalui kegiatan ini, Pemkab Natuna menunjukkan keseriusannya dalam memastikan kualitas infrastruktur publik terus meningkat, terutama di wilayah kepulauan seperti Sedanau.
Masyarakat berharap, langkah nyata ini menjadi contoh bentuk kepedulian pemerintah yang langsung menyentuh kebutuhan warga.

Arahan Bupati Cen Sui Lan yang menekankan pentingnya perbaikan permanen menjadi wujud nyata semangat “membangun dari pinggiran”, yakni menghadirkan pembangunan yang kokoh, berkeadilan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di wilayah pesisir.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, masyarakat yakin Pemkab Natuna terus berkomitmen memperkuat konektivitas antarwilayah serta menghadirkan pembangunan yang merata bagi seluruh masyarakat.

Redaksi: Darmansyah – Kabiro Natuna | YUTELNEWS.com

ALPENA Aliansi Peduli Natuna Berangkatkan Tiga Pasien ke RSUD Batam, Suasana Haru Warnai Keberangkatan di Pelabuhan Penagi

YUTELNEWS.com
NATUNA – Wujud kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Aliansi Peduli Natuna (ALPENA). Lembaga sosial yang aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan bantuan sosial di Kabupaten Natuna ini kembali mengulurkan tangan membantu warga yang membutuhkan penanganan medis lanjutan.

Pada Rabu, 8 Oktober 2025, ALPENA memberangkatkan tiga pasien asal Kabupaten Natuna menuju RSUD Batam untuk menjalani pengobatan lanjutan. Pemberangkatan ini menjadi bukti nyata komitmen ALPENA dalam membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan biaya dan fasilitas kesehatan di daerah.

Salah satu pasien yang diberangkatkan adalah Syamsuddin (55), warga Kelurahan Sedanau RT 03 RW 04, yang telah beberapa bulan berjuang melawan penyakit TB Kelenjar.
Pasien kedua adalah Sarima Purwasih (40), warga Jalan Agus Salim, Puak Ranai Kota, yang diketahui menderita penyakit LUPUS dan membutuhkan perawatan intensif di RSUD Batam.
Adapun pasien ketiga bernama Suwardi (51), warga Teluk Melam, Kecamatan Pulau Tiga, yang tengah berjuang melawan suspek TB Paru dan juga mendapat rujukan dari RSUD Kabupaten Natuna untuk menjalani perawatan lanjutan di Batam, tempat fasilitas medis yang lebih lengkap tersedia.

Beberapa hari sebelum pemberangkatan, pimpinan ALPENA Rahayu Christinawati bersama tim melakukan silaturahmi ke rumah Pak RW Warijo di Puak Ranai Kota. Pertemuan tersebut berlangsung hangat antara tim relawan dan keluarga pasien. Dalam kesempatan itu, Rahayu menyampaikan niat baik ALPENA untuk membantu keberangkatan Sarima Purwasih, yang kondisinya semakin membutuhkan perawatan khusus.

“Kami datang dengan niat tulus untuk membantu. Ini bagian dari misi kemanusiaan ALPENA. Kami hanya ingin memastikan setiap warga Natuna yang sakit bisa mendapatkan haknya untuk sembuh,” ujar Rahayu.

Pagi hari di Pelabuhan Penagi, suasana haru terasa. Beberapa keluarga pasien tampak meneteskan air mata saat melepas keberangkatan sanak saudara mereka yang akan menempuh perjalanan laut menuju Batam. Para relawan ALPENA terlihat sigap membantu proses keberangkatan — mulai dari pengangkutan barang, pengurusan dokumen perjalanan, hingga memastikan kondisi pasien dalam keadaan stabil.

Sejumlah warga yang hadir di pelabuhan turut memberikan dukungan moril.

“Kami salut dengan ALPENA. Mereka benar-benar peduli dengan masyarakat kecil yang kesulitan biaya berobat. Kegiatan seperti ini semoga terus dilakukan,” ujar Amran, warga Ranai yang ikut mengantar di pelabuhan.

Ketiga pasien diberangkatkan menggunakan Kapal Roro dari Pelabuhan Penagi Ranai pada pukul 08.00 pagi. Berdasarkan dokumentasi yang diterima Yutelnews.com melalui sambungan WhatsApp ALPENA, para pasien didampingi oleh tim relawan dan anggota keluarga.

Sebelum keberangkatan, ALPENA bersama komunitas Among Mitro dan Forum Anak Natuna (FAN) telah menggelar aksi penggalangan donasi di Ranai. Aksi sosial tersebut mendapat dukungan luas dari masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Dana yang terkumpul digunakan untuk biaya transportasi, kebutuhan pasien selama perjalanan, serta akomodasi sementara di Batam.

Dalam kesempatan terpisah, Rahayu Christinawati menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan sosial tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Natuna, masyarakat Natuna, serta pihak KKP Pelabuhan Roro dan Karantina Kesehatan Pelabuhan yang telah membantu mempermudah proses pemberangkatan pasien. Tanpa dukungan mereka, kegiatan ini tidak akan berjalan dengan lancar,” ucapnya penuh syukur.

Lebih lanjut, Rahayu menegaskan bahwa kegiatan sosial semacam ini tidak hanya membantu pasien secara fisik, tetapi juga menguatkan nilai gotong royong dan solidaritas antarwarga Natuna. Ia menegaskan bahwa ALPENA akan terus hadir sebagai garda depan dalam membantu masyarakat, terutama di bidang kesehatan, sosial, dan kemanusiaan.

“Kami ingin ALPENA menjadi rumah bagi semua warga yang membutuhkan pertolongan. Tidak ada batas antara kami dan masyarakat. Selagi bisa, kami akan terus membantu,” tambahnya.

Kegiatan sosial ini disambut positif oleh masyarakat luas. Banyak warga menilai bahwa di tengah keterbatasan fasilitas dan tantangan ekonomi di Natuna, kehadiran ALPENA menjadi harapan baru bagi warga kurang mampu. Dukungan moril dan tenaga dari masyarakat menjadi bukti bahwa semangat kemanusiaan masih kuat di daerah ini.

Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, ALPENA Aliansi Peduli Natuna berkomitmen melanjutkan misi sosialnya. Keberangkatan tiga pasien ini bukan sekadar perjalanan pengobatan, melainkan juga perjalanan harapan — agar masyarakat Natuna yang membutuhkan tidak lagi merasa sendiri dalam menghadapi cobaan hidup.

Redaksi: Darmansyah – Kabiro Natuna Yutelnews.com

Seru, Arahan Bupati Nias Utara Pada Upacara Penaikan Bendera Merah Putih.

Lotu, Nias Utara, Yutelnews.com ||
Pemerintah Kabupaten Nias Utara melaksanakan Upacara Penaikan Bendera Merah putih di halaman Kantor Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu S.Pd bertindak sebagai Inspektur Upacara, Senin 06 September 2025.

Arahan Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, S.Pd menyampaikan, berharap kepada seluruh OPD di Kabupaten Nias Utara agar memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat serta profesional dalam bekerja supaya di tingkatkan lagi.

“Ucap Bupati Nias Utara menyampaikan bahwa saat ini dengan telah bertambahnya pegawai PPPK di masing masing OPD, agar dalam berbagai pekerjaan benar benar lebih baik lagi.

“Lanjut, Amanatnya menyampaikan beberapa hal terkait dengan kunjungan kami di Kementerian di Jakarta dan di Provinsi antara lain Kita mendapatkan benih Padi untuk 100 ha , Benih Jagung untuk 500 ha, kita mendapatkan Kendaraan VIAR dan tong sampah dari Kementerian Lingkungan hidup dan mendapatkan 3 ( tiga) pembangunan irigasi.

Upacara ini Turut hadir oleh, Staf Ahli, Asisten, Kepala perangkat Daerah, Kabag Lingkup Pemerintah Kabupaten Nias Utara, ASN, dan PPPK.

(Kharisman Gea)

AKAPVI Kelurahan Sedanau Gelar Turnamen Voli Antar Klub Sekelurahan, Dorong Prestasi Olahraga dan Ekonomi Warga

YUTELNEWS.com — Sedanau, Natuna
Komunitas olahraga voli Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, yang tergabung dalam AKAPVI (Anak Kampung Pecinta Voli), dengan penuh semangat menggelar Turnamen Voli Antar Klub Sekelurahan Sedanau.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan olahraga, tetapi juga berperan penting dalam mempererat persaudaraan antarwarga serta meningkatkan perekonomian lokal. Turnamen yang mengedepankan semangat kebersamaan ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga mampu memberi dampak positif bagi masyarakat.

Struktur Kepengurusan AKAPVI

Ketua: Palahuddin

Sekretaris: Wahyudi

Bendahara: Syahroni

Bidang Pertandingan: Kenny Hardianto, Aan Afrianto

Anggota: Tim Solid Pemuda Voli Sedanau

Semangat Sportivitas dan Persatuan Warga yang Menggelora

Kegiatan diawali dengan teknikal meeting pada Jumat, 3 Oktober 2025, pukul 13.00 WIB di Gedung Serbaguna Kecamatan Bunguran Barat, Sedanau.
Pertemuan ini menjadi langkah awal AKAPVI dalam mengembangkan olahraga voli di wilayah tersebut, sekaligus wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan mempererat kebersamaan.

Teknikal meeting dihadiri perwakilan klub voli dari berbagai RW, tokoh masyarakat, serta pengurus AKAPVI.
Dalam rapat ini dibahas berbagai hal teknis seperti aturan pertandingan, jadwal, dan pembagian grup.

Ketua AKAPVI, Palahuddin, menegaskan bahwa meskipun turnamen berskala kelurahan, standar teknis tetap diterapkan secara profesional agar setiap pertandingan berlangsung kompetitif dan menjunjung fair play.

“Kami memastikan setiap klub memahami aturan dengan baik, agar turnamen berjalan lancar dan sportif,” ujarnya.

Pembukaan Meriah, Warga Tumpah Ruah di Lapangan

Sabtu malam, 4 Oktober 2025, turnamen resmi dibuka di Lapangan Astaka, Kecamatan Bunguran Barat.
Ratusan warga memadati arena pertandingan untuk memberikan dukungan kepada tim kebanggaan masing-masing. Sorakan dan tepuk tangan riuh membuat suasana semakin semarak.

Tim Yutelnews yang memantau langsung di lapangan turut menyaksikan antusiasme masyarakat serta dampak ekonomi yang mulai dirasakan oleh pedagang mikro di sekitar lokasi.

Menggali Potensi Muda dan Menggerakkan Ekonomi Lokal

Ketua AKAPVI, Palahuddin, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan semangat sportivitas, menjaring bibit unggul voli, dan mempererat kebersamaan antarwarga.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga terbukti berdampak langsung terhadap ekonomi masyarakat.

“Selain meningkatkan kualitas olahraga, turnamen ini juga mendorong ekonomi warga. Banyak pedagang kecil yang melaporkan peningkatan pendapatan selama acara berlangsung,” ungkapnya bangga.

Dukungan dan Harapan dari Masyarakat serta Pedagang Mikro

Berdasarkan pantauan awak Yutelnews di lapangan, masyarakat Sedanau menyampaikan dukungan dan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan turnamen voli ini. Mereka berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi agenda rutin dan bahkan berkembang menjadi event berskala lebih besar di masa mendatang.

Sejumlah warga dan pedagang mikro mengungkapkan harapan agar turnamen ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan dapat diperjuangkan untuk dilaksanakan kembali dengan cakupan yang lebih luas — minimal tingkat Kecamatan Bunguran Barat atau bahkan Open Turnamen se-Kabupaten Natuna.
Mereka meyakini, apabila acara serupa diadakan dengan skala yang lebih besar, tentu akan menarik lebih banyak peserta dan penonton, serta memberikan dampak ekonomi yang jauh lebih signifikan bagi masyarakat sekitar.

“Sudah beberapa tahun belakangan ini di Kelurahan Sedanau tidak pernah lagi diadakan turnamen voli berskala besar. Kalau bisa, ke depan acara seperti ini diperjuangkan agar bisa lebih luas lagi, misalnya tingkat kecamatan atau kabupaten. Pasti akan lebih ramai pengunjungnya,” ungkap salah seorang warga dengan penuh semangat.

Sementara itu, salah satu pedagang mikro yang berjualan di sekitar lokasi pertandingan juga menyampaikan hal senada:

“Kami para pedagang kecil sangat merasakan manfaat dari kegiatan ini. Penghasilan meningkat karena banyak penonton datang. Kalau ke depan bisa diadakan turnamen yang lebih besar lagi, tentu akan semakin membantu perekonomian kami. Semoga pemerintah daerah bisa memberikan perhatian dan dukungan penuh, karena dampak kegiatan seperti ini sangat nyata bagi masyarakat kecil seperti kami,” ucapnya penuh harap.

Harapan masyarakat ini menjadi cerminan nyata bahwa olahraga tidak hanya membangun prestasi dan kebersamaan, tetapi juga memiliki daya dorong ekonomi yang kuat di tingkat lokal. Dukungan dan perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna (Pemkab) diharapkan dapat terus mengalir, agar kegiatan positif semacam ini bisa berlanjut, berkembang, dan menjadi tradisi kebanggaan bersama.

Dukungan dari Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Natuna

Turnamen ini mendapat apresiasi dari Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Natuna, Dardani, yang juga mewakili Fraksi Partai Gerindra.
Ia menilai kegiatan seperti ini menjadi ruang positif bagi pemuda untuk menyalurkan bakat serta memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi semangat pemuda Sedanau. Turnamen ini bukan sekadar olahraga, tapi juga bentuk nyata kebersamaan dan penggerak ekonomi lokal. Kami dari Komisi I DPRD akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini,” ujar Dardani.

Apresiasi untuk Pegadaian Cabang Sedanau

Penyelenggara juga menyampaikan apresiasi kepada Pegadaian Cabang Sedanau atas dukungan moral dan materiil dalam kegiatan ini.

“Kami berterima kasih kepada Pegadaian Sedanau atas dukungan yang luar biasa. Ini bukti nyata kepedulian dunia usaha terhadap perkembangan olahraga dan masyarakat Sedanau,” kata Palahuddin.

Penutupan: Rasa Syukur dan Harapan Kedepan

Menutup seluruh rangkaian kegiatan, Ketua Panitia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kelancaran turnamen.

“Terima kasih kepada pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat yang telah berpartisipasi. Tanpa dukungan mereka, kegiatan ini tidak akan berjalan sukses seperti sekarang,” ujarnya haru.

“Semoga turnamen ini menjadi tradisi positif yang terus tumbuh dan memberi manfaat bagi generasi muda Sedanau,” tambahnya dengan penuh semangat.

Red: Darmansyah
Kabiro Natuna, YUTELNEWS.com

TNI AL Lahewa Melaksanakan Bhakti Kesehatan Pengobatan Gratis di Desa Balefadorotuho.

Lahewa, Nias Utara, Yutelnews.com || Atas petunjuk Komandan Lanal Nias PgS. Palaksa, Pasintel, Paster, Dandenpom dan Perwira Staf.

Pada hari Sabtu tanggal 03 Oktober 2025 pukul 10.00 WIB, Waspamgiat Pgs. Danposal Lahewa Lettu Laut (P) Tomi Nurrohman Pos TNI AL Lahewa Lanal Nias dan Koramil 05/Lahewa berkolaborasi dengan Puskesmas Lahewa melaksanakan Bhakti Kesehatan Pengobatan Gratis Masyarakat Desa Balefadorotuho Dalam Rangka HUT TNI ke 80 Tahun 2025* Bertempat Di Balai Desa Balefadorotuho, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara.

Pada kegiatan tersebut turut hadir Ka BP Kapten Laut (K) Muhammad Darmansyah, S.S.Tr.Em, Paur Polum Lettu Laut (K) dr. Rizki Amanda Girsang, Bakes Lanal Nias Serda Apm Defit, Danramil 05/Lahewa Lettu Kav Achmad beserta Babinsa Koramil 05/Lahewa, Kapolsek Lahewa Ipda Sinhar Harefa Beserta Anggota Polsek Lahewa, Lurah Lahewa Darwan Zebua, Kepala Puskesmas Lahewa Agustini Lase, Kepala Desa Balefadorotuho, Masyarakat Desa Balefadorotuho.

*A. Pukul 10.15 WIB, Kata Sambutan dari Kepala Desa Balefadorotuho dilanjutkan Kata sambutan menyampaikan Program ini sangat baik dan kita menerima dengan rasa syukur, mereka langsung datang di Desa kita, Pgs.Danposal Lahewa Lettu Laut (P) Tomi Nurrohman.

“Dilanjutkan Pukul 10.20 WIB, Tim Kesehatan melaksanakan Pengobatan Gratis kepada Masyarakat Desa Balefadorotuho.

Pada rangkaian kegiatan sebagai berikut, Pendaftaran Administrasi, Pengukuran Tinggi Badan dan Berat Badan, Pengecekan Tensi, Konsultasi Kesehatan, Pengecekan Darah, Pemberian Obat.
Pukul 12.10 WIB, Kegiatan Selesai dengan Keadaan Aman Dan Lancar dan penuh makna kepada masyarakat.

(Kharisman Gea)

Bupati Bandung Kang DS, Apresiasi Rajiv, Dorong Pemanfaatan Alsintan Secara Kolektif

BandungYUTELNEWS com|| Bupati Bandung, Dr. H. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si., menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Bandung. Ia menyampaikannya saat menghadiri Panen Raya Gapoktan Padasuka sekaligus penyerahan bantuan alsintan aspirasi Rajiv, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi NasDem, di Desa Rancaekek Kulon, Kecamatan Rancaekek, Jumat (03/10/2025).

Sejak awal sambutan, Bupati Bandung mengapresiasi Rajiv yang konsisten peduli pada petani. “Pertama, saya haturkan terima kasih kepada Kang Rajiv yang sudah peduli terhadap para petani di Kabupaten Bandung,” kata Bupati.

Selain itu, ia menekankan bahwa dukungan Rajiv sangat penting karena Kabupaten Bandung memiliki luas 174 ribu hektar wilayah. Dari jumlah tersebut, sekitar 28 ribu hektar menjadi lahan pertanian aktif yang menopang perekonomian masyarakat.

Bupati Dadang mengingatkan kembali masa pandemi COVID-19. Pada tahun 2021, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung sempat anjlok hingga minus 7,5 persen. Namun, pada akhir tahun yang sama, kondisi berbalik. Angka pertumbuhan berhasil naik menjadi positif 3,23 persen.

Menurutnya, pemulihan itu terjadi berkat kerja keras petani. “Saya telusuri, ternyata kekuatan utama ada pada para petani Kabupaten Bandung. Mereka hebat, bersih, dipercaya, dan sangat luar biasa,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan jumlah petani di Kabupaten Bandung mencapai hampir 77 ribu orang. Ia menilai mereka adalah aset penting bagi bangsa dan negara. Oleh karena itu, pemerintah daerah menyalurkan berbagai bentuk perhatian. Misalnya pemberian BPJS Ketenagakerjaan, tambahan hibah Rp50 miliar setiap tahun, hingga program khusus untuk memperkuat sektor pertanian.

Selanjutnya, Bupati Bandung menyoroti peran Rajiv yang membawa aspirasi melalui bantuan alsintan. Ia menilai dukungan tersebut menjadi langkah nyata untuk meningkatkan produktivitas.

“Alhamdulillah, hari ini Kang Rajiv menghadirkan beberapa alsintan untuk para petani. Ini sangat bermanfaat bagi kelompok tani di Kabupaten Bandung,” jelas Bupati.

Namun, ia mengingatkan agar seluruh alsintan benar-benar digunakan bersama. Ia menekankan agar kelompok tani tidak membiarkan satu orang menguasai alat tersebut.

“Saya mohon, manfaatkan untuk kelompok. Jangan diakui sebagai milik pribadi. Semua anggota Gapoktan berhak menggunakannya. Itu harapan saya,” tegasnya.

Bupati Dadang juga menyinggung masih adanya laporan distribusi yang tidak merata. Menurutnya, persoalan itu sering muncul ketika alsintan dikuasai individu.

Untuk mengatasi hal tersebut, ia meminta ketua Gapoktan melakukan musyawarah. Dengan cara itu, setiap anggota bisa memperoleh jadwal penggunaan dan kesepakatan pemeliharaan.

Selain itu, Bupati menegaskan pentingnya tanggung jawab kolektif. Dengan kerja sama, alsintan bisa berfungsi lebih lama dan memberikan manfaat lebih besar.

Bupati Bandung juga menyampaikan data produksi pangan. Setiap tahun, Kabupaten Bandung mampu menghasilkan sekitar 328 ribu ton. Jumlah itu jauh lebih besar daripada kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hanya sekitar 50 ribu ton per tahun.

“Artinya, kita masih surplus. Ketahanan pangan Kabupaten Bandung insya Allah terjamin,” ujarnya penuh optimisme.

Di sisi lain, Bupati menyoroti sinergi antara petani, pemerintah, serta TNI dan Polri. Menurutnya, kerja sama lintas sektor ini sangat strategis untuk menjaga ketersediaan pangan.

Lebih jauh, Bupati menekankan pentingnya koperasi desa dan kelurahan merah putih. Saat ini koperasi telah terbentuk di 270 desa dan 10 kelurahan.

“Oleh karena itu, saya berharap kelompok tani otomatis menjadi anggota koperasi desa masing-masing. Dengan begitu, koperasi bisa berfungsi sebagai offtaker dan penyalur,” ungkapnya.

Ia juga menyarankan agar petani memanfaatkan Bulog ketika koperasi tidak mampu menampung hasil panen. Menurutnya, Bulog siap menyerap berapa pun tonase yang ada dengan harga resmi pemerintah.

Sementara itu, Bupati mengingatkan agar petani tidak terjebak pinjaman dari rentenir. Pemerintah Kabupaten Bandung, katanya, sudah menyediakan pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.

“Manfaatkan program ini. Jangan ngutang ke bank Emok. Pemerintah hadir untuk memberi solusi,” tegasnya lagi.

Menutup sambutan, Bupati kembali mengapresiasi Rajiv, para petani, serta semua pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci mewujudkan kemandirian pangan.

“Terima kasih kepada Kang Rajiv, terima kasih kepada para petani yang selalu memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Bandung. Insya Allah, bersama kita wujudkan ketahanan pangan yang kuat,” pungkas Bupati.***

Yans.

Rezim Presiden Siapa pun, Wartawan Harus Tetap Berpikir Kritis

BandungYUTELNEWS com|| BERPIKIR kritis itu syarat untuk menjadi wartawan yang baik. Tanpa berpikir kritis, wartawan sulit mewartakan kebenaran yang tersembunyi.

Untuk berani berpikir kritis, wartawan harus merasa bebas terlebih dulu. Maka di sini sebelum membahas berpikir kritis, kita perlu membahas kebebasan.

Kebebasan, berpikir kritis, dan skeptis adalah satu rangkaian sebagai upaya mencari kebenaran. Kebebasan menjadi hak asasi manusia yang paling hakiki.

Kebebasan atau kemerdekaan secara umum di dalamnya termasuk kebebasan pers dan wartawan berpikir kritis.

Sejauh masih bisa berpikir, pergunakanlah akal sehat bebas berpikir dengan jangkauan luas dan mendalam. Hidup macam apa, kalau berpikir saja takut.

Untuk mengukuhkan kebebasan telah ditegaskan dalam pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan, “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.”

Kebebasan atau kemerdekaan pers selanjutnya ditetapkan melalui Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Dalam konsiderans UU tentang pers itu disebutkan, kemerdekaan pers diperlukan untuk menegakkan keadilan dan kebenaran, memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Kemerdekaan pers dalam UU Pers pada Bab II Pasal 2 disebutkan, “Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berdasarkan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum”.

Kemudian di bab yang sama pada pasal 4 ayat 1 dilanjutkan, “Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara”.

Dilanjutkan ayat 2 sebagai penegasan: “Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran.

Pada ayat 3 pasal yang sama ditegaskan lagi, “Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi”.

Itulah kebebasan pers yang dikuatkan oleh undang-undang. Sebelumnya, kebebasan pers tidak mendapatkan perlindungan hukum.

Mendiang Atmakusumah, pengajar Lembaga Pers Dr Soetomo dalam tulisannya (tahun 2014) menjelaskan, keadaan kebebasan pers di Indonesia pada abad 17 ada. Ketika surat kabar pertama bernama Bataviaasche Nouvelles en Politique Raisonnementen (Berita dan Penalaran Politik Batavia) yang diterbitkan di Batavia 7 Agustus 1744, kebebasan pers belum mendapatkan jaminan perlindungan hukum.

Kebebasan berbicara dan berpendapat baik lisan maupun tulisan sudah tercantum dalam UUD 1945. Kemudian disusul undang tentang pers No. 40/1999 yang berlaku hingga sekarang.

Sementara Amerika Serikat (AS) pada 15 Desember 1791 sudah mulai menabuh gendrang kebebasan pers melalui pengesahan amandemen pertama konstitusinya.

Kebebasan yang mendasar dalam amandemen pertama konstitusi AS itu berbunyi berbunyi:
Kongres tidak boleh membatasi kebebasan berpendapat, atau kebebasan pers; atau hak masyarakat untuk berkumpul secara damai, dan mengajukan petisi kepada Pemerintah untuk mengatasi keluhannya.

Konstitusi yang memperkuat kebebasan pers itu disambut gembira oleh kalangan editor dan penerbit di Amerika Serikat.

Gaungnya terdengar hingga seluruh dunia, termasuk di bumi Nusantara. Meskipun demikian, perkembangan kebebasan pers secara global hingga sekarang masih menghadapi tantangan dan hambatan. Ini menjadi tantangan kalangan pers untuk terus memperjuangkan kemerdekaan pers.

Kebebasan pers dapat dirasakan oleh insan pers yang berkarya di berbagai platform media (cetak, online, radio, dan televisi) di Tanah Air kita.

Tidak peduli negara sedang dipimpin oleh rezim presiden siapa. Undang-Undang Dasar 1945, sudah mendukungnya, diperkuat dengan undang-undang pers No 40/1999.

Kenapa kini masih ada wartawan takut? Takut berpikir bebas, takut berpikir kritis?

Perlu berpikir ulang menekuni profesi wartawan, kalau pikirannya masih terbelenggu oleh berbagai hal yang membuat tidak mampu berpikir kritis.

Berpikir Kritis dan Skeptis

Berpikir kritis bertumpu pada sikap yang meragukan terhadap segala hal, menyikapi dengan skeptis terhadap teks, baik pernyataan lisan, tertulis, atau simbol-simbol yang dirancang untuk menyampaikan informasi. Sikap skeptis menjadi pangkal untuk mencari kebenaran.

Kita ingat apa yang dikatakan oleh Rene Descartes (1596- 1650), filsuf Perancis yang menjadi bapak filsafat modern. Ia mengatakan pernyataan filosofis yang sangat terkenal hingga saat ini, “cogito, ergo sum”, aku berpikir maka aku ada, atau dalam Bahasa Inggrisnya “I think, therefore I am).

Pernyataan filosofis itu dapat ditemukan dalam bukunya Discourse on the Method (1637), dan Principles of Philosophy (1644).

Cogito, ergo sum, mengajarkan untuk selalu meragukan semua hal di segala bidang, dan selanjutnya berpikir secara kritis dan logis untuk mencari kebenaran melalui berbagai sisi.

Selama informasi masih diragukan, wartawan tidak boleh menjadikannya sebagai bahan berita. Kalau masih ragu, tinggalkan (doubt, leave it).

Wartawan dituntut mencari kebenaran informasi melalui daya pikir kritis, melihat dan menggali informasi dari berbagai sisi. Mulai dari melihat lokasi kejadian/pengamatan lapangan sampai wawancara dengan berbagai pihak yang berkompenten.

Untuk mendapatkan informasi yang benar, wartawan harus detil dan berpikir kritis dalam melakukan wawancara.

Wartawan selalu mengejar penjelasan sumber yang belum jelas dan masuk akal. Pertanyaan “mengapa (why)” harus sering diajukan sebagai pertanyaan, selain “apa, kapan, di mana, siapa, bagaimana”. (*)

Yans.

Dalam Kesempatan Penuh Hangat Kapolsek Kandis Sambangi Toko Masyarakat Kampung Jambai Makmur

Kandisyutelnews.com ||
Suasana penuh keakraban terasa dalam kegiatan temu ramah kapolsek Kandis Kompol H. Herman Pelani, S.H., M.H. sambangi toko masyarakat, bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perangkat kampung Jambai Makmur, yang berada di jalan poros kelompok tani RT 03 RW 01 kampung Jambai Makmur, kecamatan Kandis, kabupaten Siak, Jum’at ,03 September 2025.

Acara ini dihadiri oleh penghulu kampung jambai makmur ,Muhadi , ketua Bapekam, Edi Syahputra, Panit 1 Binmas Polsek Kandis Ipda Hendrizon, Babinsa Serda Roni Panjaitan, Bhabinkamtibmas Bripka Janseng Manurung, serta seluruh RT/RW setempat.

Dalam kesempatan itu, masyarakat menyampaikan sejumlah keresahan, mulai dari peredaran narkoba hingga maraknya pencurian sawit. Mereka juga menyoroti terkait penerapan tindak pidana ringan (tipiring) untuk kasus pencurian sawit yang kerugiannya di bawah Rp2,5 juta.

Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kandis Kompol H. Herman Pelani, S.H., M.H. mengatakan bahwa kegiatan temu ramah ini merupakan wujud nyata kepolisian untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga. “Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat masyarakat kampung jambai makmur. Kami berharap kerja sama yang baik ini bisa terus terjalin demi menjaga kamtibmas di Kecamatan Kandis,”tutup kapolsek.|| AS

Bupati Kang DS Optimalkan APBD Tetap Berpihak ke Masyarakat Meski TKD Berkurang Rp935 Miliar

BandungYutelnews com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna menyatakan meski ada pengurangan alokasi Transfer Keuangan Daerah (TKD) sebesar Rp935 miliar dari Kementerian Keuangan ke Kabupaten Bandung, namun ia menandaskan agar RAPBD Kabupaten Bandung 2026 tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Lebih dari itu Bupati Bandung Kang DS juga tetap optimistis penyesuaian TKD ini tidak akan berpengaruh terlalu signifikan terhadap pembangunan daerah.

“Saya siap dan selalu optimistis meski ada penyesuaian TKD ini. Nanti kita buatkan skema APBD-nya, yang paling penting saya sepakat, belanja ini harus sesuai dengan keinginan kita bersama, yaitu berpihak kepada kepentingan masyarakat,” kata bupati saat membuka Bimtek PKK di Grand Sunshine Soreang, Rabu 1 Oktober 2025.

Tidak hanya itu, Kang DS juga menyatakan kesiapannya untuk mengawal RAPBD 2026 secara akuntabel. “Insyaallah kita akan bahas secara komprehensif dan transparan. Nanti akan disampaikan hasilnya pada pembahasan akhir APBD kita di 2026,” paparnya.

Selain itu, Kang DS juga akan tetap berupaya agar Tunjangan Kinerja (Tukin) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bandung bisa tetap terpenuhi.

“Beberapa pemerintah daerah di Jawa Barat sebenarnya sudah tidak bisa lagi membayarkan Tukin ASN-nya. Tapi insya Allah, Kabupaten Bandung tetap Bedas untuk bisa memberikan Tukin tahun depan. Karena itu kita akan bahas solusinya nanti di rapat kordinasi OPD,” kata dia

Untuk membayar gaji ASN saja sudah Rp2,5 triliun dari KUA PPAS 2026 sebesar Rp3,6 triliun. Namun berdasar Surat Edaran Menteri Keuangan nomor S/62/PK/2025, Kabupaten Bandung hanya akan menerima TKD sebesar Rp2,6 triliun.

Sehingga akibatnya untuk anggaran belanja Tukin pegawai pun otomatis akan berkurang (bukan dipotong). “Tapi tergantung juga, kalau pendapatan ke depannya bisa meningkat, maka tukin pun tidak akan berkurang,” tukas bupati.

“Kalau kita lihat, memang ada pengurangan TKD, tapi ada potensi penggantinya, yaitu tiga program prioritas Presiden Prabowo. Kalau kita lihat secara keseluruhan, uang yang akan berputar di tahun 2026 ini kurang lebih sekitar Rp15 triliun dari ketiga program prioritas Pak Presiden tersebut,” kata dia.

Ketiga program prioritas tersebut antara lain Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya jika ketiga program tersebut mampu dikelola dengan baik, maka akan membuat perekonomian di Kabupaten Bandung berkembang pesat.

Dengan skema multiplier effect, jumlah itu bisa mencapai Rp150 triliun karena uang akan berputar di masyarakat. “Maka, kita harus bisa menangkap peluang dalam kondisi efisiensi ini serta merumuskn langkah-langkah penyesuaian agar tidak mengganggu agenda pembangunan yang sudah direncananakan,” tegasnya.(*)

Yans

Wakil Bupati Dan Sekda Kab.Nias Utara menerima Kunjungan Gerakan Rakyat Nias Utara (Granat).

Lotu, Nias Utara, Yutelmews.com ||Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega bersama Sekda, Asisten dan Kepala OPD terima kunjungan dan Audiensi dari masyarakat Gerakan Rakyat Nias Utara (GRANAT) di Kabupaten Nias Utara yang dilaksanakan di Ruang Aman Lantai I Kantor Bupati Nias Utara. Kamis, 02 Oktober 2025.

Pada pertemuan ini mewakili dari Gerakan Rakyat Nias Utara (GRANAT) Darianus Lahagu menyampaikan Pernyataan Sikap dan harapan untuk Kabupaten Nias Utara yaitu :

1. Penanganan dan solusi atas kelangkaan Gas Elpiji 3 kg serta melakukan pengawasan
2. Mengharapkan kepada Pemerintah Daerah Kab. Nias Utara untuk memperhatikan dan terus mendorong terkait dengan pembangunan yang sedang terlaksana saat ini yaitu Rumah Sakit Tafaeri dan beberapa Sekolah. Pembangunannya memiliki kualitas yg baik.
3. Mengharapkan kepada Pemerintah untuk mengevaluasi kinerja kinerja di setiap OPD
4. Meminta kepada Pemerintah Daerah penjelasan terkait pengadaan Mobil Dinas TA. 2025 .
5. Meminta kepada Pemerintah untuk mengevaluasi dan memperhatikan PNS dalam menjalankan tugasnya
6. Meminta Pemerintah penjelasan tentang Kegiatan kegiatan dan event yg di laksanakan selama ini di Kab. Nias Utara

7. Diminta penjelasan Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Utara Cq. Dinas Perumahan dan kawasan pemukiman atas mangkraknya. Proyek Pembangunan Pasar bertingkat di Kec. Lahewa

8. Diminta kepada Pemerintah supaya di evaluasi kerja Inspektorat Kab. Nias Utara untuk menindaklanjuti LHP Dana Desa Esiwa dari Tahun 2021s/d 2024 hingga saat ini belum turun Anggaran Dana Desa Esiwa juga Desa-desa Lain di wilayah Kabupaten Nias Utara,”Ucap Ketua Organisasi Light Independent Bersatu Team Libas Nias Utara.

Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega, A.Pi., M.Si dan Sekda memberikan penjelasan setiap poin pernyataan sikap yang telah disampaikan oleh Gerakan Rakyat Nias Utara (GRANAT) di Kabupaten Nias Utara.

(Kharisman Gea)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.