Kapolsek Bunguran Barat Pimpin Patroli Sambang Pos Kamling di Sedanau

YUTELNEWS.com
Sedanau, 16 September 2025 – Kapolsek Bunguran Barat IPTU Raja Oloan Purba memimpin langsung patroli sambang pos kamling bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (FKPK) Bunguran Barat di Kelurahan Sedanau, Selasa (16/9) malam.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 22.00 hingga 00.00 WIB ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan hingga tokoh masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Sekcam Bunguran Barat Syaid Syukrilah, Lurah Sedanau Subhan, Bhabinkamtibmas Brigpol Fani Lesmana Wibawa, Babinsa Serka L.P. Manurung, personel Samapta Polsek Bunguran Barat, ketua lingkungan/RW/RT, serta anggota Linmas.

Dalam patroli ini, Kapolsek bersama unsur FKPK melakukan pengecekan di sejumlah pos ronda yang tersebar di RW 01, RW 04, RW 05, RW 06, RW 08, dan RW 10 Kelurahan Sedanau. Pengecekan meliputi kelengkapan pos kamling seperti tongkat T, senter, hingga buku mutasi.

Selain itu, IPTU Raja Oloan Purba juga memberikan arahan kepada warga yang bertugas jaga malam mengenai teknis penjagaan, pentingnya menjaga keselamatan diri, serta penerapan body system saat berpatroli di lingkungan sekitar.

“Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat Sedanau atas partisipasinya dalam menjaga pos kamling. Ini adalah wujud nyata kesadaran bersama untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar Kapolsek.

Kegiatan ini menghasilkan sejumlah poin penting, di antaranya terjalinnya silaturahmi yang baik antara kepolisian dan masyarakat, meningkatnya rasa aman warga atas kehadiran aparat, serta terjalinnya komunikasi yang lebih mudah melalui nomor kontak Bhabinkamtibmas.

Kapolsek juga menghimbau agar setiap kejadian menonjol segera dilaporkan kepada pihak kepolisian atau mendatangi kantor polisi terdekat.

Sebagai catatan, setiap pos kamling di Sedanau dijaga oleh enam orang warga dengan jadwal ronda bergiliran mulai pukul 21.00 hingga 04.30 WIB.

Saat diwawancarai awak Yutelnews, Lurah Sedanau Subhan menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.

“Atas nama pemerintah kelurahan, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran TNI dan Polri yang telah bersama-sama dengan masyarakat menjaga keamanan melalui kegiatan pos kamling ini. Semoga sinergi yang terbangun dapat terus terjaga, sehingga tujuan pos kamling benar-benar terwujud: lingkungan yang tertib, aman, dan membawa ketenteraman bagi seluruh warga,” ucapnya penuh harap.

Red: Darmansyah

Bupati Kang DS Minta SMK Tangkap Peluang Penciptaan Lapangan Kerja dan Magang ke Jepang

BANDUNGYUTELNEWS com|| Sampaikan Aspirasi Para kepala sekolah SMK swasta yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kepala Sekolah SMK Swasta Kabupaten Bandung melakukan audiensi dengan Bupati Bandung Dadang Supriatna,pada Selasa (16/09/2025).

Dalam audiensi dan silaturahmi yang dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Bandung itu, mereka ‘curhat’ kepada Bupati mengenai berbagai dinamika dan permasalahan yang terjadi di lingkungan sekolah SMK swasta, khususnya di Kabupaten Bandung.

Ketua Forum Komunikasi Kepala SMK Swasta Kabupaten Bandung, Suwarto mengatakan jika melihat sejarah Indonesia, dunia pendidikan tak dapat dilepaskan dari peran sekolah swasta.

“Namun perkembangan terakhir, kami merasa dipinggirkan terutama oleh kebijakan provinsi. Padahal, kami juga ingin bersinergi untuk mencerdaskan anak bangsa,” jelas Suwarto di hadapan Bupati Bandung.

Diantara kebijakan yang dikeluhkan para kepala sekolah SMK swasta adalah bantuan pembangunan sekolah serta sarana dan prasarana untuk SMK negeri dari pemerintah provinsi yang mencapai lebih dari Rp 1 triliun di 2026 mendatang.

“Sementara bantuan untuk SMK swasta sangat timpang. Ini terjadi ketimpangan yang luar biasa. Padahal jumlah sekolah swasta itu jauh lebih banyak,” ungkapnya.

Oleh karena itu, kata Suwarto, para kepala sekolah SMK swasta ingin ‘mengadu’ kepada Bupati Bandung sebagai orangtua seluruh warga Kabupaten Bandung atas berbagai ketimpangan yang terjadi antara SMK negeri dan swasta.

“Walau kewenangan SMA/SMK ada di provinsi, kami sebagai warga Kabupaten Bandung dan siswa-siswi kami juga warga Kabupaten Bandung ingin mengadu ke Pak Bupati,” kata Kepala Sekolah SMK Taman Siswa tersebut.

“Kami juga punya semangat yang sama Ingin memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Bandung. Kami berharap Pak Bupati dapat mencarikan solusi dan perhatian khusus kepada kami SMK swasta, misal seperti beasiswa dan bantuan lainnya,” tambah Suwarto.

Selain itu, kata Suwarto, pihaknya juga ingin bersinergi dan mendukung program-program Pemkab Bandung terutama dalam peningkatan kualitas kompetensi para siswa agar dapat mudah terserap lapangan kerja.

“Terima kasih kepada Pak Bupati karena sudah ada beberapa sekolah yang mendapatkan CSR. Intinya kami ingin menyukseskan dan berkolaborasi dengan program-program Pak Bupati untuk kemajuan Kabupaten Bandung,” tutur Suwarto.

Sementara itu, Bupati Dadang Supriatna menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas berbagai masukan dan semangat kolaborasi yang disampaikan Forum Kepala Sekolah SMK Kabupaten Bandung tersebut.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku sangat mendukung keberadaan sekolah swasta termasuk SMK swasta di Kabupaten Bandung. Hanya saja, kata dia, untuk SMA/SMK menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Terima kasih, ini masukan yang sangat luar biasa. Dan insya Allah semua usulan, akan saya sampaikan ke Provinsi karena memang kewenangan SMA/SMK ini ada di pemerintah provinsi,” ujar Kang DS, sapaan akrab Bupati.

“Saya bukan enggak nyaah ke SMA/SMK swasta. Tapi regulasinya ada di provinsi, takutnya salah. Insya Allah akan saya sampaikan ke provinsi,” tambahnya.

Kang DS pun tak memungkiri peran penting sekolah-sekolah swasta dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Sebab, tanpa kehadiran sekolah swasta, pemerintah akan kesulitan meningkatkan rata-rata lama sekolah akibat kurangnya sekolah.

“Kalau anak-anak lulusan SMP tidak melanjutkan sekolah, akibatnya terjadi pernikahan dini. Pernikahan dini menyebabkan terjadinya stunting. Saya justru mendorong ada 28 sekolah lagi, tidak hanya negeri, tapi sekolah swasta juga,” ungkap Kang DS.

Ia juga menyambut baik keinginan kolaborasi antara sekolah SMK di Kabupaten Bandung dengan Pemkab Bandung. Sebab, kata Kang DS, pihaknya memiliki berbagai program yang selaras dengan upaya peningkatan kualitas SDM maupun lapangan kerja.

Salah satu yang dapat dikolaborasikan adalah pemenuhan lapangan kerja dan wirausahawan muda yang dicanangkan Bupati Dadang Supriatna yang dapat diisi oleh para siswa lulusan SMK.

“Saya punya target penciptaan 10 ribu lapangan kerja dan wirausahawan muda. Belum lagi saya sudah MoU dengan Jepang, mereka membutuhkan banyak tenaga kerja tiap tahun. Ini peluang SMK untuk menciptakan anak-anak siap kerja dan jadi pengusaha,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab Bandung pun telah melakukan MoU dengan 157 perusahaan di Kabupaten Bandung untuk mengutamakan menyerap tenaga kerja asli Kabupaten Bandung termasuk para siswa lulusan SMK.

“Jadi saya dorong SMK bekerjasama dengan Disnaker. Banyak sekali yang dapat dikolaborasikan. Jepang butuh 300 ribu orang. Kalau SMK siap, sata siap kirim lulusan SMK ke Jepang,” kata Kang DS.

Yans.

Ketua Komisi I DPRD Natuna, Dardani, Sampaikan Belasungkawa dan Dorong Penempatan Damkar di Sedanau

YUTELNEWS.com || Sedanau Natuna,
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Saya, Dardani, mewakili keluarga besar saya, menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah kebakaran yang terjadi di Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, tepatnya di kawasan Pasar Pelantar Laut Sedanau RT 03 RW 01, pada Jumat malam, 12 September 2025. Semoga para korban diberikan ketabahan, kekuatan, serta digantikan dengan rezeki dan keberkahan yang lebih baik oleh Allah SWT.

Pada Sabtu, 13 September 2025, saya juga sempat meninjau langsung lokasi pasca kebakaran di Sedanau. Saat menyaksikan puing-puing yang tersisa, saya hanya bisa terdiam dengan raut wajah penuh keprihatinan, sulit berkata apa-apa melihat besarnya musibah yang menimpa masyarakat kita, Saat di wawancara oleh awak media yutelnews.

Sebagai Anggota DPRD Kabupaten Natuna sekaligus Ketua Komisi I dari Fraksi Partai Gerindra, saya menegaskan pentingnya perhatian pemerintah terhadap penanganan kebencanaan di wilayah Sedanau. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa masyarakat sangat membutuhkan langkah-langkah konkret dari pemerintah, baik berupa program mitigasi maupun fasilitas penanganan darurat.

Untuk itu, Komisi I DPRD Natuna mendorong dan mendesak agar pemerintah segera menempatkan tenaga serta pos pemadam kebakaran di wilayah Sedanau, paling lambat pada tahun 2026. Hal ini sudah kami bahas bersama Dinas Pemadam Kebakaran, OPD terkait, dan TAPD dalam rapat sebelumnya.

Kejadian serupa telah berulang kali terjadi di kawasan pusat Pasar Sedanau. Inilah yang menjadi alasan kuat dan himbauan saya agar pemerintah tidak menunda lagi penempatan pos pemadam kebakaran. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat harus menjadi prioritas utama.

Harapan kami, ke depan masyarakat dapat hidup lebih tenang, nyaman, serta terbebas dari rasa was-was terhadap ancaman musibah kebakaran. Semoga kejadian ini menjadi ikhtiar bersama untuk memperkuat kepedulian dan tanggung jawab terhadap keselamatan warga.

Sekali lagi, saya, Dardani, mewakili keluarga besar saya, turut berduka yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga Allah SWT menggantikan setiap kehilangan dengan keberkahan yang lebih besar, melapangkan rezeki para korban, serta menjadikan musibah ini sebagai penghapus dosa dan pengangkat derajat di sisi-Nya.

Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai pengingat untuk selalu memperkuat persaudaraan, saling membantu, serta menumbuhkan kepedulian di tengah-tengah masyarakat. InsyaAllah, dengan kebersamaan dan doa, kita akan mampu bangkit kembali.

Red: Darmansyah

H.Cucun Ahmad Syamsurizal: Perjuangan Aspirasi Infrastruktur Kabupaten Bandung Terealisasi Lewat DAK

Bandung -YUTELNEWS com|| Wakil Ketua DPR RI, Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurizal, M.Ap, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten Bandung, terutama di bidang infrastruktur konektivitas.

Menurutnya, pembangunan jalan dan jembatan menjadi kebutuhan utama warga di wilayah selatan Bandung, seperti Kertasari, Pangalengan, hingga Nagreg dan Paseh.

Cucun menjelaskan, pembangunan yang terealisasi melalui **skema Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023–2024** telah memberikan dampak nyata bagi warga. Ia mencontohkan, kondisi jalan yang sebelumnya rusak parah kini sudah dapat dilalui dengan baik. Warga yang ingin menuju Majalaya dari Cikawao, Nagreg, tidak lagi harus melewati jalur buruk.

“Alhamdulillah, pembangunan jalan di wilayah selatan ini sudah selesai melalui DAK terakhir 2024. Termasuk Jembatan Cikawao yang kini memiliki dua jalur. Bagi masyarakat, jembatan ini dulu hanya mimpi. Hari ini mimpi itu terwujud,” ujar Cucun, usai meresmikan Jembatan Gr. Cikawao di Desa Cikawao, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Senin 15 September 2025.

Lebih jauh, Cucun menegaskan bahwa fungsi wakil rakyat bukan hanya menyuarakan aspirasi, melainkan juga memastikan implementasi program. Dengan begitu, masyarakat dapat merasakan langsung hasil pembangunan.

“Tugas kami adalah menghadirkan bukti, bukan sekadar janji. Infrastruktur harus hadir sebagai penggerak ekonomi daerah,” tegasnya.

Usai peresmian, Cucun bersama warga melaksanakan tasyakur atas pemanfaatan jalan dan jembatan baru. Ia menyebut kegiatan itu sebagai wujud syukur sekaligus ruang untuk mendengar aspirasi masyarakat. “Kita makan bersama, kita dengarkan curhatan warga. Pemerintahan Pak Prabowo sudah berkomitmen membangun Indonesia dari pinggiran. Itu akan terlihat jelas dalam arsitektur APBN 2026,” tambahnya.

Ia menyoroti peran Bupati Dadang Supriatna yang melanjutkan fondasi dari kepemimpinan sebelumnya, yakni Dadang Naser. Berkat dukungan Dinas PUPR Kabupaten Bandung, status sejumlah jalan desa berhasil dinaikkan menjadi jalan kabupaten. Proses ini penting karena syarat mutlak bagi DAK adalah status jalan minimal kabupaten.

“Kalau masih jalan desa, tidak bisa dibiayai oleh APBN melalui DAK. Jadi, sinergi daerah sangat menentukan. Ini prestasi luar biasa dari pemerintah Kabupaten Bandung,” kata Cucun.

Ia menegaskan kembali bahwa pembangunan infrastruktur adalah investasi jangka panjang. Dengan konektivitas yang baik, akses ekonomi terbuka lebih luas, distribusi hasil pertanian lebih lancar, dan kesejahteraan masyarakat meningkat. “Pembangunan jalan bukan sekadar aspal. Ia adalah jalan menuju peningkatan ekonomi rakyat,” tutupnya.

Yans.

Polsek Bunguran Barat Ajak Warga Waspada Cuaca Buruk, Wujudkan Kamtibmas di Sedanau

YUTELNEWS.com
Sedanau, Natuna – Polsek Bunguran Barat di bawah pimpinan Kapolsek IPTU Raja Oloan Furba terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya. Melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Sedanau, Brigpol Fani Lesmana Wibawa, jajaran kepolisian menyampaikan himbauan kepada warga terkait kewaspadaan menghadapi cuaca buruk yang berpotensi menimbulkan banjir, gelombang tinggi, dan pohon tumbang.

Himbauan ini sekaligus menjadi langkah preventif kepolisian untuk mengurangi risiko bencana serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

Adapun beberapa poin penting yang disampaikan kepada warga, antara lain:

1. Nelayan agar selalu waspada saat melaut, dengan memperhatikan prakiraan cuaca dan potensi gelombang tinggi.

2. Masyarakat diminta membersihkan saluran air atau got di sekitar lingkungan sebagai upaya antisipasi banjir.

3. Hindari berteduh di bawah pohon maupun dekat tiang listrik demi keselamatan saat hujan disertai petir.

4. Utamakan keselamatan diri dan keluarga dengan tetap meningkatkan kewaspadaan di sekitar tempat tinggal.

Kapolsek Bunguran Barat, IPTU Raja Oloan Furba, menyampaikan bahwa himbauan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kamtibmas bukan hanya tugas Polri, tetapi juga tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca, kita dapat mengurangi risiko bencana sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan tertib,” ujarnya.

Dengan adanya himbauan ini, masyarakat Kelurahan Sedanau dan sekitarnya diharapkan semakin tanggap menghadapi kondisi cuaca ekstrem, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya.

Red: Darmansyah

Kasus AIDS di Batam Jadi Peringatan bagi Generasi Muda Natuna

Yutelnews.com – Natuna
Batam – Berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh Batampos.co.id, Dinas Kesehatan Kota Batam mencatat sebanyak 105 kasus Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) sepanjang Januari hingga Agustus 2025. Data ini menunjukkan kelompok usia produktif menjadi yang paling terdampak, khususnya mereka yang berada di usia 25–49 tahun.

Kelompok usia produktif tercatat 68 kasus atau sekitar 65 persen dari total. Disusul usia 20–24 tahun sebanyak 17 kasus (16 persen), dan usia di atas 50 tahun 16 kasus (15 persen). Sementara itu, remaja 15–19 tahun 3 kasus (3 persen), anak 5–14 tahun 1 kasus (1 persen), dan balita di bawah 4 tahun tidak ditemukan kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menekankan pentingnya perhatian terhadap kelompok usia produktif. “Usia produktif adalah kelompok yang aktif dalam kegiatan sosial dan ekonomi. Sangat penting bagi mereka memahami pencegahan HIV/AIDS dengan benar,” ujarnya.

Rilisan ini menjadi peringatan penting bagi anak-anak Natuna yang menuntut ilmu atau bekerja di Batam. Orang tua di Natuna diimbau untuk lebih proaktif dalam mengingatkan anak-anaknya agar selalu waspada terhadap risiko kesehatan. “Peran orang tua sangat vital. Jangan ragu untuk terus berbicara, memberi arahan, dan menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat, menjauhi perilaku berisiko, serta rutin memeriksakan kesehatan,” tambahnya. Pesan ini menjadi pengingat bahwa perhatian dan komunikasi keluarga dapat menjadi benteng pertama dalam melindungi anak-anak dari ancaman penyakit berbahaya.

Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) terus digalakkan untuk mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat, sekaligus menekan angka penularan HIV/AIDS. Didi menambahkan, “Peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial sangat besar dalam membentuk pemahaman yang baik. Semakin cepat seseorang mengetahui kondisinya, semakin besar peluang penanganan bisa dilakukan dengan tepat.”

Dengan kesadaran bersama, angka kasus AIDS di Batam dapat ditekan. Rilisan ini juga menjadi pengingat bagi generasi muda Natuna untuk selalu menjaga kesehatan dan perilaku aman.

Harapan kita bersama di Natuna adalah agar daerah ini bebas dari ancaman penyakit berbahaya. Oleh karena itu, diharapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna memberi arahan kepada Dinas Kesehatan Natuna untuk memantau keluar-masuknya anak-anak Natuna melalui pelabuhan dan bandara, terutama mereka yang telah lama beraktivitas di Batam, agar tetap terlindungi dari risiko penyakit ini.

Data dan informasi angka kasus dikutip dari: Rangga Yuliandra – Batampos.co.id
Reporter: Rengga Yuliandra – Yutelnews.com Natuna
(Red: Darmansyah)

Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Barat Sambang dan Perkuat Pos Kamling di Sedanau

YUTELNEWS.com
Sedanau, Natuna – Dalam upaya menjaga keamanan lingkungan dan mempererat hubungan dengan masyarakat, Brigpol Fani Lesmana Wibawa, Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Barat, melakukan sambang sekaligus pengecekan Pos Kamling di Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, pada Sabtu, 13 September 2025, mulai pukul 21.00 hingga 22.30 WIB.

Kegiatan ini melibatkan Brigpol Fani Lesmana Wibawa, personel Samapta Polsek Bunguran Barat, anggota Pemuda Pancasila, serta Ketua RW 01, RW 04, dan RW 05.

Dalam sambang tersebut, Bhabinkamtibmas bersama Lurah dan Babinsa mengecek kelengkapan Pos Ronda, mulai dari tongkat T, senter, hingga buku mutasi. Tak hanya itu, Brigpol Fani memberikan arahan langsung kepada anggota jaga Pos Kamling mengenai teknis penjagaan, keselamatan diri, dan cara melakukan patroli di sekitar wilayah secara efektif.

Masyarakat menyambut hangat kehadiran Bhabinkamtibmas. Brigpol Fani juga membagikan nomor kontaknya kepada anggota ronda agar komunikasi lebih mudah jika terjadi hal-hal yang memerlukan bantuan kepolisian. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara warga dan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan, serta mengingatkan warga untuk segera melapor bila terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

Saat ini, Kelurahan Sedanau memiliki tiga Pos Kamling di RW 01, RW 04, dan RW 05, masing-masing dijaga oleh enam warga secara bergiliran dari pukul 21.00 hingga 04.30 WIB. Kegiatan ini tidak hanya memastikan Pos Kamling berfungsi optimal, tetapi juga memperkuat silaturahmi antara polisi dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.

Red: Darmansyah

Sekda Natuna Tinjau Korban Kebakaran di Sedanau, Pos Damkar Segera Dibangun

YUTELNEWS.com — Sedanau, Natuna.
Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko Varianto, turun langsung ke Sedanau pada Sabtu, 13 September 2025 siang untuk memastikan penanganan darurat pasca kebakaran serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Atas arahan Bupati Cen Sui Lan, kami langsung meninjau kondisi dan dampak kebakaran di Sedanau,” ujar Boy.

Dari pendataan awal di RT 03 RW 01, satu warga tercatat terdampak langsung. Pemkab Natuna melalui tim gabungan BPBD dan Dinas Sosial segera melakukan verifikasi data sekaligus menyalurkan bantuan tahap pertama.

Dalam kesempatan itu, Sekda menyerahkan bantuan darurat berupa sembako, pakaian, perlengkapan dapur, perlengkapan tidur, hingga velbed (tempat tidur lipat).
“Bantuan ini bersifat sementara untuk memenuhi kebutuhan dasar. Pemerintah hadir untuk memberikan dukungan dan memastikan masyarakat terdampak tetap mendapat perhatian,” tegas Boy.

Boy menambahkan, Pemkab Natuna akan terus berkoordinasi dengan BPBD dan dinas terkait untuk menindaklanjuti kebutuhan lanjutan serta memperkuat upaya pencegahan.
“Seringnya kebakaran di Sedanau tentu menjadi catatan penting. Ke depan, Pemkab akan menindaklanjuti penyediaan sarana pemadam kebakaran agar penanganannya bisa lebih cepat,” ujarnya.

Empat Titik Hidran dan Rencana Pos Damkar Baru

Awak YUTELNEWS.com menghubungi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna, Syawal SE, melalui sambungan telepon. Syawal membenarkan kunjungan Sekda sekaligus menegaskan bahwa fasilitas darurat di Sedanau sudah mulai disiapkan.

“Di Kelurahan Sedanau telah terpasang empat titik hidran, masing-masing di Kampung Air Batu, Penyong, Panas, dan Balau. Selain itu, pemerintah merencanakan pembangunan pos sektor Damkar di pusat pasar Sedanau,” terang Syawal.

“Untuk sementara, sejumlah warga ditunjuk sebagai tim teknis penanganan darurat dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia,” tambahnya.

Bantuan darurat berupa sembako dan tempat tidur sudah disalurkan kepada korban yang rumahnya terbakar, sementara bangunan nonhunian masih menunggu verifikasi lebih lanjut.

“Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada masyarakat terdampak. Kami terus mendorong pembangunan pos sektor Damkar di Sedanau agar segera terealisasi dan memberi manfaat nyata bagi warga,” pungkas Syawal.

Red: Darmansyah

Kebakaran Melanda Pelantar Laut Sedanau, Lebih Kurang Tujuh Rumah Hangus Terbakar

YUTELNEWS.com
Sedanau, Natuna – Kebakaran kembali terjadi di kawasan pelantar laut Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, pada Jumat malam (12/9/2025) hingga Sabtu dini hari (13/9/2025). Api yang diduga berasal dari sebuah gudang ikan dengan cepat membesar dan melahap lebih kurang tujuh rumah warga.

Menurut keterangan beberapa saksi mata, waktu awal munculnya api masih simpang siur. Ada yang menyebut kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 23.49 WIB, sementara keterangan lain menyebut sekitar pukul 00.49 WIB api sudah membesar dan merambat ke bangunan sekitarnya.

Seorang warga berinisial DS mengatakan, ia pertama kali melihat api sekitar pukul 23.49 WIB dari gudang ikan milik Haji Izhar. “Saat itu api sudah menjilat atap bagian depan gudang ikan tersebut, kemudian dengan cepat merambat ke rumah lain di sekitarnya,” ujarnya.

Keterangan serupa juga disampaikan KR, warga yang turut membantu pemadaman. Menurutnya, api muncul dari bagian belakang gudang ikan tersebut sekitar pukul 00.00 WIB. “Api semakin membesar hingga sulit dikendalikan,” ungkapnya.

Warga sekitar dengan sigap berusaha memadamkan api menggunakan beberapa mesin alkon milik masyarakat. Upaya tersebut berlangsung hingga api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.40 WIB secara gotong royong.

Dalam musibah kebakaran ini, tidak ada korban jiwa.

Kronologi Kebakaran Pelantar Laut Sedanau

23.49 WIB – Warga berinisial DS melihat api mulai muncul dari gudang ikan milik Haji Izhar.

00.00 WIB – Menurut keterangan KR, api membesar dari bagian belakang gudang dan merambat ke rumah sekitar.

00.49 WIB – Api semakin meluas, melahap beberapa rumah warga di sekitar gudang ikan.

03.40 WIB – Setelah upaya keras warga menggunakan mesin alkon, api berhasil dipadamkan secara gotong royong.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian yang ditimbulkan belum dapat dipastikan. Peristiwa ini menjadi catatan penting, sebab kebakaran di kawasan pelantar laut Sedanau sudah terjadi untuk ketiga kalinya.

Masyarakat berharap perhatian serius dari pemerintah daerah untuk menyediakan fasilitas pemadam kebakaran yang lebih memadai di wilayah Sedanau. Hal ini dinilai penting agar proses penanganan kebakaran dapat dilakukan dengan cepat dan efektif, sehingga kerugian besar bisa diminimalisir.

Red: Darmansyah

Bawaslu Kabupaten Sukabumi Gelar Penguatan Kelembagaan dan Evaluasi Pengawasan Pemilu 2024

SukabumiYUTELNEWS.com ,Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan bertajuk “Penguatan Kelembagaan Bawaslu dan Evaluasi Pengawasan Tahapan Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024”. Acara ini dilaksanakan pada Jumat, 12 September 2025 bertempat di Hotel Santika Premiere Hills Resort, Jalan Raya Nagrak, Cisaura, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Faisal Rifa’i, S.H.I., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkokoh demokrasi di Indonesia dengan memastikan penyelenggaraan pemilu berjalan demokratis, jujur, adil, serta transparan.

“Melalui forum ini kami ingin memperkuat kelembagaan sekaligus melakukan evaluasi terhadap pengawasan pemilu dan pilkada, agar pada pelaksanaan berikutnya dapat berjalan lebih baik dan berkualitas,” ujar Faisal.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur penting, mulai dari jajaran Forkopimda, instansi pemerintah daerah, lembaga vertikal, hingga organisasi masyarakat. Berdasarkan daftar undangan, sebanyak 43 peserta dijadwalkan hadir, di antaranya Kapolres Sukabumi, Kapolres Sukabumi Kota, Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi, Dandim 0607 Kota Sukabumi, Kepala Kejaksaan Negeri Sukabumi, serta sejumlah kepala dinas terkait.
Selain itu, tokoh-tokoh ormas dan organisasi keagamaan juga ikut diundang, seperti Ketua MUI, Ketua KPU, Ketua KNPI, Ketua Pramuka, hingga pimpinan NU, Muhammadiyah, Fatayat, Aisyiyah, dan Syarikat Islam Indonesia.

Dengan adanya kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Sukabumi berharap sinergi antar-lembaga dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu semakin kuat, sehingga pelaksanaan demokrasi di daerah dapat berlangsung kondusif, transparan, dan bermartabat.

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi)

Ikut Rapat Kunker  Spesifik Komisi III DPR RI di Polda Sulsel,  Ini Usulan Kajati Sulsel

Yutelnews.com, sulsel – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) ikut dalam rapat kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR RI di Polda Sulsel pada Jumat, 12 September 2025. Kunjungan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPR RI, H. Rusdi Masse Mappasessu, ini bertujuan menjaring masukan dari aparat penegak hukum untuk penyusunan Rancangan Undang-Undang Kitab Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP).

Kajati Sulsel didampingi Wakajati Robert M Tacoy, para asisten, Kajari Makassar, Gowa dan Maros. Kunjungan ini dihadiri oleh 14 anggota Komisi III DPR RI, serta perwakilan dari Kepolisian Daerah Sulsel, Kejati Sulsel, Pengadilan Tinggi Makassar, dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Komisi III DPR RI, H. Rusdi Masse Mappasessu, menyampaikan bahwa kunjungan kerja spesifik ini dilakukan untuk menjaring masukan dan aspirasi dari praktisi hukum di Sulawesi Selatan. Aspirasi ini akan menjadi bahan kajian dan pertimbangan dalam penyusunan dan pembahasan RUU tentang Hukum Acara Pidana.

Menurut Rusdi, masukan dari jajaran aparat penegak hukum di daerah sangat penting karena mereka yang paling memahami permasalahan di lapangan. Tujuan utama revisi KUHAP adalah menciptakan sistem hukum acara pidana yang lebih modern, efektif, dan berkeadilan.

“RUU KUHAP yang baru dapat menjadi landasan hukum yang kuat untuk mewujudkan kepastian hukum, menjamin hak-hak warga negara, serta meningkatkan koordinasi dan sinergitas antarlembaga penegak hukum,” kata Rusdi Masse.

terhadap masukan yang disampaikan oleh Kejati Sulsel. Anggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta, memuji gagasan penguatan peran jaksa untuk menghindari bolak-balik berkas perkara yang seringkali memakan waktu lama.

Hal ini selaras dengan masukan dari anggota DPR RI lainnya, Mangihut Sinaga, yang menyoroti kasus berkas perkara yang bolak-balik hingga bertahun-tahun. Mangihut menegaskan bahwa masukan ini akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam penyusunan RUU KUHAP.

Kunjungan kerja ini diakhiri dengan kesepakatan bahwa semua masukan dari Kejati Sulsel dan aparat penegak hukum lainnya akan dijawab secara tertulis oleh Komisi III DPR RI sebagai bahan kajian lebih lanjut dalam perumusan RUU KUHAP.

(Abu Algifari)

Paripurna, Keputusan Pimpinan DRPD Terkiat Evakuasi Gubernur Terhadap Raperda Perubahan APBD 2025

SukabumiYUTELNEWS.com ,DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar rapat paripurna agenda penyampaian keputusan pimpinan DPRD terkait hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Paripurna berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Sukabumi, Jumat (12/9/2025).

Bupati Sukabumi, H Asep Japar, yang hadir langsung dalam rapat tersebut menegaskan bahwa seluruh proses penyempurnaan perubahan APBD telah melalui tahapan evaluasi gubernur. Menurutnya, penyempurnaan hasil evaluasi menjadi dasar penetapan Perubahan APBD 2025.

“Hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat tertuang dalam Keputusan Nomor 903/Kep.563-BPKAD/2025 dan telah dibahas serta disepakati bersama antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Sukabumi atas kerja sama yang terjalin.

“Dengan adanya penyempurnaan ini, kita dapat segera menetapkan Perubahan APBD 2025 yang lebih sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah,” tambahnya.

Bupati menuturkan bahwa keputusan ini merupakan tahap akhir dari proses pembahasan perubahan anggaran, sekaligus memastikan bahwa kebijakan fiskal daerah tetap selaras dengan arahan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

FR Counter Polri Riau Apresiasi Kapolda Riau Atas Keberhasilan Memberantas Aktivitas Ilegal di Sungai Taluk Kuantan Dan Inhu

Pekanbaruyutelnews.com ||
Ketua perkumpulan wartawan fast respon nusantara ( FRN ) counter polri wilayah Riau biasa di sapa Bang Laen, memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Riau beserta jajaran atas langkah tegas dalam memberantas aktivitas ilegal yang merusak ekosistem Sungai Taluk Kuantan, Jumat 12 September 2025.

Bang Laen menilai penindakan aparat kepolisian telah membawa dampak positif yang nyata. Sungai yang sebelumnya tercemar kini terlihat lebih bersih dan jernih. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa penegakan hukum yang konsisten mampu mengembalikan fungsi ekologis dan kelestarian lingkungan.

“Apa yang dilakukan Kapolda Riau merupakan contoh kepemimpinan yang berpihak pada lingkungan dan masyarakat. Sungai yang sebelumnya tercemar akibat aktivitas ilegal kini mulai pulih. Ini patut kita dukung bersama,” ujar Bang Laen.

Ia menambahkan, kondisi sungai yang bersih kini benar-benar ia saksikan saat menghadiri kegiatan final Pacu Jalur di Taluk Kuantan Minggu 24 Agustus 2025.

“Kami sudah membuktikan sendiri bahwa Sungai Taluk Kuantan kini sangat bersih. Saat final Pacu Jalur, air terlihat jernih dan layak menjadi arena tradisi besar masyarakat Riau. Ini adalah hasil nyata dari kerja keras Kapolda Riau memberantas kegiatan ilegal di sungai,” tambahnya.

“Bang laen menegaskan, Sungai Taluk Kuantan adalah sumber kehidupan masyarakat sekitar, baik dari sisi ekologis, sosial, maupun ekonomi. Dengan diberantasnya aktivitas ilegal, masyarakat kini dapat kembali merasakan manfaat dari sungai yang sehat dan lestari.

Perkumpulan wartawan fast respon nusantara ( FRN ) counter polri wilayah Riau lanjut Bang Laen siap bersinergi dengan Kepolisian Daerah Riau maupun pihak lain dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Keberhasilan Kapolda Riau ini bukan hanya kemenangan aparat penegak hukum, tetapi juga kemenangan bagi masyarakat dan generasi mendatang. Mari kita jaga bersama agar Sungai Taluk Kuantan tetap bersih dan menjadi kebanggaan Riau,” tegasnya.

Tindakan tegas dari pihak kepolisian Polda Riau terkait memberantas tambang ilegal bukan sahaja di sungai Taluk kuantan akan tetapi di sungai kabupaten Inhu juga ,luar biasa buat Kapolda Riau ketegasan nya tidak diragukan lagi untuk memberantas petambang emas tanpa izin ( peti ) “,tutup Bang Laen.|| AS

Hasil Survey Dinas PUTR Kab.Nias Utara Akibat Banjir Yang Kena Dampak di SMP Negeri 1 Sawo.

Nias Utara || Yutelnews.com ||
Dalam menindak lanjuti laporan yang diterima perihal laporan kerusakan akibat banjir di SMP Negeri 1 Sawo dan hasil survey dinas PUTR Kabupaten Nias Utara, dilaksanakan pertemuan yang dilaksanakan di ruang serbaguna SMP Negeri 1 Sawo, Kamis 11/09/2025

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Utara Bapak Asanurdin zendrato, S.Pd, M.M. menyampaikan meski dengan anggaran yang sangat minim, Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Utara akan terus berusaha dan berupaya dalam menangani musibah banjir ketika pasang atau hujan deras di SMP N 1 Sawo termasuk menurunkan anggota dan alat pompa air ketika banjir melanda untuk membatu mengurangi air dan membersihkan lingkungan sekolah. Dinas Pendikan Nias Utara telah menyampaikan kepada Bupati Nias Utara dan Kementrian Pendidikan Provinsi Sumatera utara baik dalam menangani banjir, solusi untuk gedung sekolah, alat tulis, alat belajar dan barang-barang lain yang rusak terkena banjir bahkan berharap terdapat program revitalisasi atau bahkan relokasi SMP Negeri 1 Sawo dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Utara berharap dengan pertemuan hari ini bisa mendapat dan menjadi solusi untuk keadaan banjir yang sering menimpa SMP Negeri 1 Sawo yang dipimpin langsung oleh staff ahli bupati Bapak Yulius Zai, ST., M.Eng.

Dalam sambutannya, Camat Sawo menyampaikan menyambut baik pertemuan hari ini terkait dengan Laporan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sawo dan Survei PUTR Kabupaten Nias Utara. Selanjutnya, Camat Sawo menyampaikan mari kita semua baik dari masyarakat, tokoh dan Pemerintah Kabupaten Nias utara saling besinergi dalam mencari berbagai solusi dan berharap jika memang SMP Negeri Sawo akan direlokasi tidak akan mengganggu aktivitas baik itu masyarakat, pelajar atau bahkan sekolah lain dikarenakan kondisi wilayah tertentu akan kesulitan jika relokasi Sekolah tidak tepat sasaran.

“Ucap Staf Ahli Bupati Bapak Yulius Zai, ST., M.Eng menyampaikan lokasi SMP Negeri 1 Sawo mempunyai elevasi yang lebih rendah sehingga ketika hujan dan pasang naik dapat mengakibatkan banjir bahkan sampai banjir yang ekstrim tidak hanya 1-2x dalam setahun, sehingga mari mencari solusi terbaik yang dapat berjangka panjang dan berhati-hati terutama elevasi tanah dari SMP Negeri 1 sangat rendah apalagi kita juga berhadapan dengan waktu terutama kondisi ini merupakan hal yang sangat penting untuk ditemukan solusi yang terbaik.

“Lanjut pertemuan ini, staff ahli Bupati Nias Utara Bapak Yulius Zai, ST., M.Eng menyampaikan, setelah banyak diskusi, pertimbangan dan solusi ditemukan solusi strategis yang semakin mengerucut ke arah untuk Relokasi SMP Negeri 1 Sawo. Selanjutnya Staff Ahli Bapak Yulius Zai, ST., M.Eng berharap kita semua saling mendukung dan saling meyakinkan bahwa Solusi ini adalah yang terbaik dan lahan yang digunakan nantinya tidak terulang lagi seperti yang terjadi saat ini dan lokasi yang baru nanti tetap menjangkau seluruh masyarakat serta tetap nyaman bagi siswa/i dan guru-guru yang akan menempati gedung relokasi.

Turut hadir dalam pertemuan ini Staff Ahli, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Utara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Utara, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Nias Utara, Kepala OPD Lingkup Kabupaten Nias Utara, Camat Sawo, Kepala Desa se-Kecamatan Sawo, Ketua BPD se-Kecamatan Sawo, Tokoh Agama/Adat/Masyarakat se-Kecamatan Sawo, Kepala SMPN 1 Sawo, sekdis, kabid, ASN dan undangan lainnya.

(Kharisman Gea)

Bupati Agam Bungkam Saat Ditagih Janji Kampanye, Terkait Infastruktur Hingga Ke Pelosok Negeri.

Yutelnews.com – Kondisi jalan rusak di Jorong Lurah Dalam, Kenagarian Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Agam, sangat memprihatinkan, membuat masyarakat kesulitan beraktifitas.

“Semakin lama semakin bertambah rusak, coba bayangkan ketika ada warga yang sakit, kita mesti berobat ke Puskesmas yang jaraknya hampir 5KM dari Jorong Lurah Dalam,” ungkap beberapa warga.

Menurutnya, jarak tempuh ke Puskesmas yang lumayan jauh dengan kondisi jalan rusak, sangat membahayakan bagi warga yang ingin berobat.

Sementara, panjang jalan yang rusak mencapai 5KM kurang lebih, jalan ini, jalan satu-satunya akses warga keluar-masuk, jalan ini bukan kewenagan Pemerintah Nagari.

“Saat di komfirmasi ke Wali Nagari, jalan ini merupakan tanggung jawab dan kewenagan Pemerintah Agam,” katanya kepada awak media.

Sebelumnya, jalan ini sudah pernah di aspal tapi hanya sampai ke Jorong Kampuang Pasia, kami yang merupakan warga Jorong Lurah Dalam sangat kecewa, pengaspalan tidak sampai ke kampung kami.

“Pernah terjadi, seorang warga yang hendak mengantarkan istrinya melahirkan, karena kondisi jalan yang sangat rusak, istrinya mengalami pecah ketuban dijalan,” bebernya dengan nada kecewa kepada pemkab agam.

Saat di hubungi via whatsapp, sampai saat ini belum ada respon dari Bupati Agam, Benni Warlis.

“Bayu Ramadhan, merupakan warga Jorong Lurah Dalam, ia seorang Wartawan asal Payakumbuh yang kini sedang berusaha memperjuangkan hak-hak warga untuk mendapatkan Infastruktur lebih baik, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, jangan sampai memakan korban dulu baru ditanggapi Bupati,” katanya.

Ditambahkan, “Saya akan terus mendesak, menagih janji-janji kampanye Bupati Agam terkait Infastruktur hingga ke pelosok negeri,” tutupnya dengan nada bercampur emosi.

(Bayu Ramadhan)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.