Polri Ingatkan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan untuk Cegah Pencurian Rumah

YUTELNEWS.com
Sedanau, Natuna —
Bhabinkamtibmas Kelurahan Sedanau, Brigpol Fani Lesmana Wibawa dari Polsek Bunguran Barat, kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam mencegah terjadinya pencurian rumah. Pesan ini tidak hanya relevan bagi warga Sedanau, tetapi juga menjadi ajakan nasional bagi seluruh masyarakat Indonesia agar selalu peduli terhadap keamanan lingkungan sekitar.

Menurut Brigpol Fani, ada beberapa langkah sederhana yang harus diperhatikan:

1. Kunci pintu, jendela, dan pagar dengan rapat setiap kali meninggalkan rumah.

2. Gunakan kunci ganda atau tambahan, seperti gembok, pengaman digital, atau smart lock untuk memperkuat perlindungan.

3. Pasang penerangan yang cukup di setiap sudut rumah, terutama pada malam hari, agar tidak memberi peluang bagi pelaku kejahatan.

4. Hindari membagikan informasi pribadi di media sosial, seperti rencana liburan, status rumah kosong, atau memamerkan harta benda.

Selain itu, setiap ada hal yang mencurigakan di sekitar lingkungan, masyarakat diimbau segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Tujuan utama Polri adalah mengajak, melayani, dan melindungi masyarakat dari segala bentuk tindak kejahatan.

 “Kami dari Polri siap menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat kapan saja. Kerja sama antara polisi dan masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga keamanan. Karena itu, mari kita wujudkan kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di tengah masyarakat,” ujar Brigpol Fani.

Untuk wilayah Sedanau dan sekitarnya, laporan dapat disampaikan melalui nomor Bhabinkamtibmas di 0822-7405-7536. Sementara secara nasional, masyarakat juga bisa menghubungi layanan Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam.

Imbauan ini menjadi wujud nyata kolaborasi Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman serta mencegah tindak kriminalitas sejak dini.

Red: Darmansyah

Kang DS.Duka Mendalam Serta Instruksikan Camat dan Kades Lebih Peduli dan Lakukan Pendataan Warga Rentan.

BandungYUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikam rasa prihatin dan duka cita mendalam atas kejadian tragis dugaan bunuh diri seorang ibu dan dua anaknya di Kecamatan Banjaran pada Jumat (5/9/2025) kemarin.

“Saya menyampaikan duka cita yang sangat mendalam sekaligus rasa prihatin atas peristiwa tragis yang menimpa satu keluarga di Banjaran,” ujar Bupati Dadang Supriatna melalui akun instagram pribadinya @dadangsupriatna, Sabtu (6/9/2025).

Menurutnya, kejadian tragis tersebut menjadi pengingat bagi semua pihak, bahwa tanpa disadari masih ada warga yang menanggung beban hidup berat di lingkungan kita semua.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat dan mengetahui secara persis apa yang sedang terjadi dan dibutuhkan oleh warganya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu dalam berbagai kesempatan seringkali menginstruksikan kepada para camat, kepala desa, Ketua RW dan para Ketua RT agar lebih peka terhadap lingkungan dan mengetahui keadaan warganya.

Yang terbaru, Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menyampaikan hal tersebut dalam acara Do’a Bersama untuk Kedamaian NKRI dan Keberkahan Kabupaten Bandung di Rumah Dinas Bupati yang juga diikuti secara daring oleh pemerintah kecamatan dan desa di 31 kecamatan, pada Kamis (4/9/2025) lalu atau sebelum ada kejadian dugaan bunuh diri di Banjaran.

Kang DS seringkali meminta para camat dan kepala desa, Ketua RW hingga Ketua RT berkeliling untuk memastikan masyarakatnya jangan sampai ada yang tak bisa makan atau tidak memiliki beras di rumahnya.

Sebab menurutnya, pemerintah harus hadir untuk memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Termasuk memastikan dan mendata warganya yang menderita sakit, stunting dan menderita kesulitan lainnya.

“Saya minta para kepala OPD, para camat, para kepala desa laksanakanlah pelayanan yang terbaik, apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Saya titip, dan juga saya berpesan pada Kepala Desa, para Ketua RT dan Ketua RW harus peka terhadap lingkungan,” tutur Kang DS saat memberikan sambutan pada acara Doa Bersama, Kamis (4/9/2025) lalu.

Kasus ibu yang diduga bunuh diri bersama kedua anaknya di Banjaran tersebut, lanjut Bupati, menjadi ‘warning’ baik bagi pemerintah maupun masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungannya dan saling menjaga satu sama lain.

Bahkan Kang DS memberi intruksi khusus kepada para kepala desa untuk bersinergi dengan para Ketua RW dan Ketua RT guna meningkatkan kepekaan dan kepedulian sosial serta mendata warganya yang tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sinergi di tingkat bawah inilah yang akan memastikan setiap warga tetap terpantau. Tidak ada yang mengalami kesulitan tanpa pendampingan, dan setiap masalah bisa cepat dicarikan jalan keluarnya,” kata Kang DS menegaskan.

Ia juga secara minta kepada aparat di tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan untuk segera mendata masyarakat yang memang benar-benar kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasarnya.

“Saya juga menegaskan agar camat hingga perangkat desa mendata warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Jika dana APBDes terbatas, segera laporkan kepada pemerintah daerah. Kami akan menyalurkan bantuan, termasuk melalui pos Belanja Tidak Terduga (BTT) yang memang dapat digunakan untuk kebutuhan mendesak masyarakat,” tutur Bupati Bandung.

Kang DS menegaskan, dalam Surat Edaran Mendagri dijelaskan bahwa pos BTT dalam APBD bukan hanya untuk kebutuhan bencana saja, namun bisa juga untuk memenuhi kepentingan yang menyangkut hajat hidup orang banyak, termasuk dampak inflasi.

“Dengan kerja sama dan kepedulian bersama, kita pastikan tidak ada satu pun warga Kabupaten Bandung yang terabaikan,” kata Kang DS,” tegasnya. (**)

 

Yans.

Ketua DPD Team Libas Nias Utara Angkat Bicara Tentang Puskesmas Lahewa Yang Sedang Viral di Media Sosial.

YUTELNEWS.com Nias Utara, 02 September.Disampaikan Ketua DPD Organisasi Light Independent Bersatu Team Libas Nias Utara Kharisman Gea angkat bicara bahwa layak di copot Kepala Puskesmas Lahewa tidak menjujung tinggi UU Lingkungan dan kesehatan masyarakat di ruang kerjanya, Selasa 02/09/2025.

Beberapa media Melihat langsung Puskesmas Lahewa di duga Lingkungan Puskesmas Lahewa Sungguh Jorok tanggal 29 Agustus 2025 hanya simbol Kesehatan di mata publik.

Kami dari jurnalistik jumpa dengan KTU Puskesmas Lahewa Markus Zalukhu S.Km menyampaikan bahwa Kepala Puskesmas Lahewa Agustini Lase tidak berada di tempat ada kegiatan Lain, Pas kami perkenalkan diri bahwa kami dari Pers sehingga kami menandatangani Buku tamu tujuan kami datang di Puskesmas Lahewa Koordinasi, Konsultasi dan Konfirmasi.

“Setelah kami minta kepada KTU untuk mengambil dokumen Lingkungan Puskesmas Lahewa yang penuh rumput dan rumah Dinas berantakan bisa di duga bertambah sumber penyakit bagi pasien yang mau berobat.

Di duga kuat Kapus Lahewa lalai melaksanakan tugas dan lupa tentang
– *Permenkes Nomor 2 Tahun 2023*: Peraturan Menteri Kesehatan tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan. Peraturan ini mencakup standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan untuk media air, udara, tanah, pangan, sarana dan bangunan, serta vektor dan binatang pembawa penyakit.

– *UU Kesehatan Lingkungan*: Undang-Undang yang mengatur tentang kesehatan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah dan limbah ¹.

*Kewajiban Puskesmas*

– *Memelihara kualitas lingkungan*: Puskesmas harus memelihara kualitas media air, udara, tanah, pangan, sarana dan bangunan, serta mengendalikan vektor dan binatang pembawa penyakit.

– *Mengelola sampah dan limbah*: Puskesmas harus mengelola sampah dan limbah dengan baik untuk mencegah pencemaran lingkungan dan penyebaran penyakit.

– *Menerapkan higiene dan sanitasi*: Puskesmas harus menerapkan prinsip higiene dan sanitasi dalam kegiatan sehari-hari untuk mencegah penyebaran penyakit ¹.

*Dampak Puskesmas yang Tidak Bersih*

– *Penyebaran penyakit*: Puskesmas yang tidak bersih dapat menjadi sumber penyebaran penyakit, seperti penyakit infeksi dan penyakit lainnya.

– *Kerugian kesehatan*: Puskesmas yang tidak bersih dapat menyebabkan kerugian kesehatan bagi pasien dan masyarakat sekitar.

Hingga turun berita ini di Konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Lahewa melalui WhatsApp tentang Anggaran pemeliharaan namun tidak ada jawaban.

(Musyawarah nazara).

Peringatan Maulid Nabi di Masjid Adziqra Sedanau, Jamaah Padati Masjid dengan Sholawat dan Doa

YUTELNEWS.com
Sedanau, Bunguran Barat – Masjid Adziqra di Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Jumat malam (5/9/2025) pukul 20.00 WIB. Suasana penuh semarak telah terasa sejak selepas sholat Magrib, ketika gema sholawat bersama menggema memenuhi ruangan masjid. Lantunan puji-pujian kepada Rasulullah SAW tidak henti-hentinya dikumandangkan hingga masuk waktu sholat Isya, sebagai tanda kecintaan umat terhadap junjungan Nabi Muhammad SAW.

Antusias masyarakat setempat sangat luar biasa. Jamaah memenuhi ruang utama hingga serambi masjid demi menghadiri acara yang terselenggara berkat kerjasama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Bunguran Barat bersama pengurus Masjid Adziqra.

Tausiyah agama disampaikan oleh Ustadz H. Ngatourrahman, S.S., M.Hum., yang didatangkan langsung dari Ranai, Kabupaten Natuna. Dalam ceramahnya, beliau menegaskan bahwa memperingati Maulid Nabi bukan sekadar perayaan penuh makna, melainkan momentum untuk meneguhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Beliau menyampaikan, “Cinta kepada Nabi Muhammad SAW bukan hanya diucapkan lewat lisan, tetapi dibuktikan dengan meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.”

Lebih lanjut beliau menekankan, bahwa memperingati Maulid Nabi memiliki makna mendalam, yaitu sebagai wujud syukur atas kelahiran manusia agung pembawa risalah Islam. Rasulullah SAW adalah suri teladan terbaik, sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzab: 21).

Ustadz juga mengingatkan sabda Rasulullah SAW:
“Barang siapa yang mencintai sunnahku, maka sungguh ia mencintaiku. Dan barang siapa mencintaiku, maka ia akan bersamaku di surga.” (HR. Tirmidzi).

Beliau menambahkan, “Peringatan Maulid adalah momentum kita untuk memperbaharui kecintaan kepada Rasulullah, meneladani kesabaran, kejujuran, dan kelembutan beliau, agar hidup kita penuh berkah dan diridhai Allah SWT. Serta jangan pernah lupa untuk tetap selalu beribadah, menjalankan perintah Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.”

Secara khusus, ustadz juga menekankan kepada generasi muda agar senantiasa memperkuat iman, meningkatkan ketaqwaan, dan menjaga diri dari pengaruh negatif zaman. “Generasi muda adalah harapan agama dan bangsa. Jika kalian kuat dalam ibadah, menjaga akhlak, dan selalu dekat dengan Allah SWT, maka masa depan umat akan semakin gemilang,” pesan beliau.

Acara yang digagas oleh PHBI Kecamatan Bunguran Barat bersama pengurus Masjid Adziqra ini ditutup dengan doa bersama, berharap semoga masyarakat Natuna khususnya di Sedanau selalu dalam lindungan Allah SWT, diberikan keberkahan hidup, serta istiqamah meneladani sunnah Rasulullah SAW.

Sebagai bentuk kebersamaan, panitia juga menyiapkan jamuan hidangan ala kadar dari sedekah masyarakat sekitar, yang menambah kehangatan suasana dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah-tengah jamaah.

Red:Darmansyah

Khidmat dan Penuh Syukur, Maulid Nabi di Desa Mekar Jaya Satukan Umat dalam Silaturahmi

Natuna, Yutelnews.com – Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Ghaffar, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bunguran Barat, berlangsung khidmat dan semarak pada Kamis malam, 4 September 2025 M / 2 Rabiul Tsani 1447 H.

Kegiatan yang dihadiri ratusan jamaah ini terselenggara atas prakarsa Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Bunguran Barat, bekerja sama dengan pengurus masjid-masjid yang ada di wilayah Kecamatan Bunguran Barat.

Acara turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Natuna dari Fraksi Partai Gerindra, Dardani.

Dalam sambutannya, Dardani menekankan pentingnya menjadikan peringatan hari besar Islam sebagai sarana untuk memperkokoh iman dan mempererat silaturahmi.
“Maulid Nabi adalah momentum yang mengingatkan kita akan agungnya suri teladan Rasulullah SAW. Mari kita jadikan peringatan ini sebagai semangat untuk selalu peduli, saling mendoakan, dan memperkuat persaudaraan di antara kita. Dengan silaturahmi yang terjalin, insyaAllah Allah SWT akan melimpahkan keberkahan dan rahmat-Nya bagi kita semua,” ungkapnya.

Acara semakin bermakna dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Zainudin, S.Pd.I, yang mengajak jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam beribadah, bermasyarakat, maupun menebarkan kasih sayang.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Dan tiadalah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam.” (QS. Al-Anbiya: 107).

Rasulullah SAW juga bersabda:
“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” (HR. Ahmad).

Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari, di mana jamaah berbondong-bondong datang ke masjid dengan penuh kegembiraan. Lantunan sholawat bergema, doa bersama dipanjatkan, dan wajah-wajah jamaah memancarkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Rangkaian acara ditutup dengan jamuan sederhana yang mencerminkan ukhuwah islamiyah serta rasa kebersamaan yang diajarkan Rasulullah SAW kepada umatnya.

Red:Darmansyah

Gelar Doa Bersama, Kang DS Bersama Forkopimda : Semoga Kabupaten Bandung Selalu Aman dan Damai

BandungYUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan do’a bersama di Rumah Dinas Bupati Bandung, pada Kamis (04/09/2025) malam.

Do’a bersama untuk kedamaian negeri dan keberkahan Kabupaten Bandung ini dilakukan secara serentak di 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung dan diikuti lebih dari 20 ribu orang melalui zoom meeting atau daring.

Bupati Bandung Dadang Supriatna atau akrab disapa Kang DS mengucapkan terima kasih kepada para camat, kepala desa, lurah, para Ketua RW dan RT hingga masyarakat Kabupaten Bandung yang antusias mengikuti do’a yang digelar secara daring di tempat masing-masing.

“Malam ini kita melaksanakan doa bersama secara serentak untuk memohon kepada Allah SWT agar Indonesia wabilkhusus Kabupaten Bandung agar selalu dalam keadaan aman, damai dan tentram. Ada 20 ribu orang yang mengikuti kegiatan doa serentak ini,” ujar Kang DS dalam sambutannya.

Kegiatan doa bersama ini, kata Kang DS, juga semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kang DS berharap kegiatan doa bersama dan istighosah tersebut menjadi keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

“Malam ini kita berdo’a agar Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap aman, damai dan kondusif. Sebab tanpa kedamaian kita tidak bisa melaksanakan aktivitas seperti biasa. Kita juga bersyukur karena Kabupaten Bandung tetap aman dan kondusif,” ungkap Bupati Bandung.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu tak lupa menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Forkopimda yang hingga saat ini terus bersama-sama menjaga kondusifitas sehingga situasi hingga hari ini tetap stabil, aman dan nyaman.

“Terima kasih untuk kerjasamanya yang kompak dan solid. Ketika kondisi negara lagi ramai, tetapi di Kabupaten Bandung tetap aman dan kondusif. Ini membuktikan bahwa kita sudah dewasa dalam memberikan langkah-langkah termasuk menampung aspirasi,” tegas Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu.

Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Tinton Amin Putra mengatakan bahwa kegiatan doa bersama untuk kedamaian NKRI tersebut menjadi hawa sejuk bagi seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

“Pada hari ini saya sangat senang sekali bahwa suasana di Kabupaten Bandung ini sangat sejuk sekali dengan adanya kegiatan doa bersama ini. Hal itu menunjukkan bahwa kita berharap kedamaian itu akan selalu ada di Kabupaten Bandung ini,” ujar Dandim.

Acara Do’a Bersama ini diikuti oleh jajaran Forkopimda termasuk Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, para ulama, Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Bandung, para kepala Organisasi Perangkat Daerah, Ketua Partai Politik, pimpinan Organisasi Kemasyarakatan serta masyarakat umum.

Pada kesempatan itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna juga menegaskan komitmennya untuk selalu mengeluarkan kebijakan yang pro rakyat.

Kajari Bandung Donny Haryono Setyawan mengatakan bahwa kondusifitas Kabupaten Bandung hari ini juga tak lepas dari kebijakan yang dibuat oleh Bupati Bandung yang pro rakyat dan bisa dirasakan oleh masyarakat luas.

“Kebijakan Pak Bupati pro rakyat, banyak sekali bantuan pada guru ngaji, para marbot dan masyarakat luas. Kalau sudah pro rakyat pasti tidak akan diprotes,” ungkap Doni.

Sementara, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan bahwa kedamaian yang tercipta di Kabupaten Bandung bukan semata-mata karena usaha pemerintah daerah berkolaborasi dengan TNl/Polri, tetapi atas seizin Allah SWT.

“Pak KH Sofyan Yahya pernah mengatakan, bahwa semua yang terjadi di muka bumi ini atas izin Allah, kita manusia hanya berusaha, berdoa, kemudian mengupayakan,” kata Kapolresta.

Menurutnya, kondusifitas Kabupaten Bandung hari ini karena Allah SWT meridhoi setiap daya upaya dan doa dari Forkopimda bersama seluruh elemen masyarakat.

Oleh karena itu, kita terus berikhtiar terus berdoa kepada Allah SWT, semoga kita yang di Kabupaten Bandung ini senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” kata Kapolresta lagi. (**)

 

Yans.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid An-Nur Sedanau, Wujud Kebersamaan dan Peningkatan Ketakwaan Umat

YUTELNEWS.com
Sedanau, Natuna — Suasana penuh syukur dan kebersamaan menyelimuti Masjid An-Nur Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, saat umat Islam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada Kamis malam (4/9/2025). Peringatan yang digelar Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Bunguran Barat di bawah kepemimpinan M. Syukron Katsir, M.Pd, bekerja sama dengan pengurus Masjid An-Nur, menghadirkan penceramah Ustaz Budi Nur Hamid, S.Pd.I.

Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB itu disambut antusias masyarakat. Jamaah tumpah ruah memenuhi masjid hingga ke halaman, terdiri dari anak-anak sekolah dasar hingga kalangan dewasa. Kehangatan dan kekhusyukan tercermin dari wajah para jamaah yang larut dalam kebersamaan.

Sebelum ceramah, Ustaz Budi Nur Hamid, S.Pd.I memimpin pembacaan shalawat bersama. Alunan shalawat yang merdu menggema dari dalam masjid, menambah syahdu suasana dan menguatkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Budi Nur Hamid, S.Pd.I menekankan pentingnya meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan Maulid sebagai momentum memperbaiki diri. “Maulid Nabi bukan hanya peringatan seremonial, melainkan sarana meningkatkan iman, takwa, dan menanamkan kecintaan yang tulus kepada Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Jalannya acara berlangsung aman dan tertib berkat dukungan Polsek Bunguran Barat di bawah pimpinan Kapolsek Iptu Raja Oloan Furba, didampingi Bhabinkamtibmas Brigpol Fani Lesmana Wibawa.

Hadir pula jajaran Forkopimcam Bunguran Barat, perangkat kelurahan, TNI Posal Sedanau, Koramil 03/Sedanau, pimpinan sekolah, para pengurus masjid dan mushola, tokoh masyarakat, hingga elemen warga dari RT, RW, dan Kepala Lingkungan.

Ketua PHBI Bunguran Barat, M. Syukron Katsir, M.Pd, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat silaturahmi, meningkatkan pemahaman agama, serta menumbuhkan semangat kebersamaan. “Kami berharap, melalui momentum Maulid Nabi, masyarakat semakin meneladani akhlak Rasulullah SAW, membangun kehidupan yang harmonis dan penuh kasih sayang, serta semakin kokoh dalam iman dan takwa,” katanya.

Sebagai penutup, jamaah bersama-sama menikmati hidangan yang merupakan sedekah tulus dari warga Sedanau. Suasana makan bersama itu menjadi simbol syukur, persaudaraan, dan kepedulian, sekaligus meneguhkan makna Maulid Nabi sebagai ajang mempererat ukhuwah dan menumbuhkan semangat gotong-royong.

Red: Darmansyah

Rapat DPRD Kabupaten Nias Utara Pada Program Pemerintah Untuk Pelaksanaan Makanan Bergizi Gratis (MBG) Di Kabupaten Nias Utara.

Yutelnews.com Lotu Nias Utara Bertempat di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Nias Utara di laksanakan Rapat Kerja dalam rangka mendukung program Pemerintah terkait pelaksanaan Makanan Bergizi Gratis (MBG) pimpinan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara. Selasa 02/09/2025.

Dalam rangka rapat tersebut diatas Lembaga DPRD menyampaikan Kepada SPPI yang telah di tugaskan khususnya Di Kabupaten Nias Utara, Bagaiamana Supaya Setiap Dapur Makanan Bergizi Gratis yang ada di Nias Utara bisa menjamin kualitas makanan yang akan di bagikan di setiap sekolah yang ada di Kabupaten Nias Utara dan di pastikan memberikan gizi yang terbaik, kemudian bagaimana memberikan kepercayaan terhadap masyarakat terlebih-lebih orang tua siswa bahwa Makanan Bergizi Gratis ini Layak di berikan kepada anak-anak sekolah.

Masalah yang terjadi dilapangan sampai ini masih ada sekolah-sekolah yang belum mendapatkan Makanan Bergizi Gratis ini, maka harapan kami dari Lembaga DPRD Kabupaten Nias Utara, Supaya progr MBG ini dapat Di bagikan di seluruh sekolah yang ada di Nias Utara. Karna ini merupakan program Bapak Presiden maka Kepada SPPI yang ada di Kabupaten Nias Utara agar benar-benar Mengawal Ketat kegiatan ini, supaya berjalan susuai dengan Visi dan Misi Bapak Presiden Republik Indonesia.

HarapanLembaga DPRD menyampaikan Kepada SPPI mengenai Kualitas Bangunan yang digunakan pada Makanan Bergizi Gratis yang ada di Kabupaten Nias Utara, apakah sudah memenuhi persyaratan bahwa layak dipergunakan untuk tempat Makanan Bergizi Gratis.

Maka dalam hal ini Lembaga DPRD Kabupaten Nias Utara berharap kepada SPPI supaya kegiatan ini berjalan dengan lancar sehingga masalah masalah yang terjadi dilapangan agar ditanggapi dengan cepat dan tepat.

Di hadiri oleh, Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara, anggota DPRD Kabupaten Nias Utara, Asisten II, Kominfo dan SPPI yang di tempatkan di Kabupaten Nias Utara.

(Kharisman Gea)

DLH Garut Imabu Warga Buang Sampah di Waktu Tepat Malam Hari Hingga Pagi Demi Kebresihan Kota Garut

Garut yutelnews.com– Sesuai PERDA 4/ 2014 Jam buang dr jam 9 malam s.d 5 pagi Permasalahan sampah masih menjadi pekerjaan rumah besar di Kabupaten Garut. Guna mengurangi penumpukan sampah yang sering terlihat di siang hingga sore hari, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Garut resmi mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dalam membuang sampah pada waktu yang telah ditentukan.

Kadis DLHK Garut, Jujun Juansyah Nurhakim, menegaskan bahwa warga diharapkan membuang sampah pada malam hari mulai pukul 21:00 WIB hingga pagi hari pukul 05.00 WIB. Hal ini dilakukan agar pengangkutan sampah yang rutin dilakukan setiap hari pukul 07.00 WIB oleh petugas (DLH) dapat berjalan optimal.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Garut agar membuang sampah di waktu yang tepat, yakni malam sampai pagi. Dengan begitu, saat petugas melakukan penjemputan pukul 07.00 WIB, sampah sudah terkumpul rapi di tong yang telah disediakan,” ujar Jujun.

Menurut Jujun, langkah ini tidak hanya sekadar aturan, tetapi juga solusi untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Sampah yang dibuang sembarangan di siang atau sore hari tidak hanya merusak pemandangan kota, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap serta risiko kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Senada dengan itu, Exsel Mochammad Wiki,SH selaku (KABIRO Garut), menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap tata cara pembuangan sampah.

“Edukasi menjadi kunci agar masyarakat benar-benar paham bahwa membuang sampah di waktu yang tepat adalah bentuk tanggung jawab bersama. Dengan disiplin ini, kita bisa mengurangi kesemrawutan sampah di jalan dan menjaga keindahan Garut,” ujarnya.

Pemerintah juga menyiapkan tong sampah di sejumlah titik strategis, salah satunya di kawasan Jl. CiWalen, Desa/Kelurahan Ciwalen, Kecamatan Garut Kota. Titik-titik ini diharapkan menjadi pusat pembuangan yang tertib sehingga tidak ada lagi sampah yang tercecer di pinggir jalan.

Melalui kebijakan ini, (DLH) Garut berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan kewajiban bersama. Disiplin waktu membuang sampah adalah langkah sederhana namun berdampak besar dalam mewujudkan Garut yang lebih bersih, indah, dan sehat.

 

Exsel Mochamad Wiki,SH

Jaga Kondusifitas Daerah, Bupati dan Forkopimda Duduk Bersama Para Ketua Ormas Se-Kabupaten Bandung.

BandungYUTELNEWScom|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna yang akrab dengan panggilan Kang DS, bersama forkopimda mengumpulkan Ormas se-Kabupaten Bandung untuk bersilaturahmi dan mendeklarasikan damai menjaga Bandung Aman, Bandung Damai, Bandung Rumah Kita dan Jangan Ganggu Bandung. Berlangsung di Grand Hotel Sutanraja Soreang. pada Rabu (03/09/2025)

Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama pimpinan Forkopimda diantaranya Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, Dandim 0624 Letkol Tinton Amin Putra , Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj.Renie Rahayu Fauzi, Sekda kab Bandung Cakra Amiyana dan sejumlah pimpinan OPD duduk bersama dengan para Pimpinan Ormas se Kab. Bandung.

Kang DS bertindak sebagai moderator acara memberikan kesempatan kepada seluruh pimpinan Ormas agar menyampaikan unek-unek dan harapannya terkait dengan silaturahmi dan Deklarasi ini.

Ada empat yang menyampaikan aspirasinya dalam forum itu. Salah satunya perwakilan Ormas GRib Jaya kabupaten Bandung H Yusuf. Dia menyampaikan agar pihak Pemerintah tidak memandang sebelah mata keberadaan Ormas.

“Kami dibentuk oleh undang-undang dan keberadaan Ormas dilengkapi dengan berbagai kelengkapan surat menyurat, mulaindati Akte, Izin Kemenkum HAM dan lainnya. Makanya janganlah melihat kami sebagai Ormas pengganggu. Kalau pun itu adalah oknum dari Ormas itu, “kata Yusuf

Dia menegaskan DPRD Kabupaten Bandung adalah salah satu lembaga yangbtidak respon terhadap keberadaan Ormas. Dia menyesalkan saat Ormas GRib Jaya menyampaikan surat audensi.

“Hingga saat ini tidak pernah diakomodir dan tidak pernah ada balasan surat dari wakil rakyat ini. Makanya di kesempatan ininkami sampaikan kepada ketua DPRD yang hadir sekarang.Namun jawabannya kurang memuaskan,” tegas Yusuf.

Sementara itu perwakilan dari Ormas PEKAT IB, menyatakan dukungannya atas kegiatan Silaturahmi dan Deklarasi Ormas SE kabupaten Bandung.

“Kami menyatakan salut kepada pak Bupati atas terselenggaranya kegiatan deklarasi ini. Namun yang jelas kami PEKAT IB, menyatakan bahwa NKRI adalah harga mati,”katanya

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj Renie Rahayu Fauzi memberikan jawaban atas tudingan yang dilakukan Ormas GRib Jaya. Renie menyatakan surat yang masuk ke pimpinan DPRD sangat banyak. Karenanya pihaknya DPRD menyatakan permohonan maaf jika surat yang dikirimkan belum ada jawaban.

“KAmi siap menerima audensi pimpinan Ormas. Bahkan jika saat itu saya sedang tidak ada kegiatan maka saat itu juga kami akan menerima audensi Ormas dengan lapang dada dan selalu terbuka dengan siapa pun,”tandas Reni.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menyatakan pihaknya akan selalu komunikatif dengan berbagai elemen masyarakat. Namun demikian jika jumlah Ormas yang ada di kabupaten Bandung sebanyak 300 maka sebaiknya dikomunikasikan dengan baik.

“Saya siap.menerima audensi dengan pimpinan Ormas manapun. Hanya saja saya usulkan agar perwakilan atau aliansi Ormas itu yang akan mewakilinya untuk audensi dengan Kapolresta Bandung. Silahkan nanti hubungi saya agar semuanya bisa diterima oleh saya,”pungkas Kapolresta. ***

Yans.

Muhamad Akbar Terancam Gagal Mengikuti Ujian Akhir Sekolah Karna Namanya Masih Terdaftar Di SDN-8 Waelata

YUTELNEWS.com
Muhamad Akbar, seorang siswa yang kini menempuh bangku kelas VI di Kota Bombana, terancam gagal mengikuti proses kelulusan dan Ujian Akhir Sekolah (UAS) 02/09/2025. Ancaman tersebut muncul karena proses administrasi perpindahan akademik dari Sekolah Dasar Negeri 8 (SDN 8) Waelata, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, belum juga diselesaikan oleh pihak sekolah asal.

Hal ini diungkapkan oleh nenek Akbar, Ny. Hasni, saat ditemui di salah satu ruang di SDN 8 Waelata pada Senin (1/9/2025). Pada pertemuan itu, Wakil Kepala Sekolah juga hadir dan mendengar penjelasan keluarga.

Menurut Ny. Hasni, cucunya — Muhamad Akbar — telah resmi bersekolah di Kota Bombana sejak pindah pada tahun 2024 dan saat ini sudah duduk di kelas VI. Sebelum perpindahan, keluarga telah memberitahukan dan mengurus administrasi secara langsung kepada Kepala Sekolah SDN 8 Waelata, namun hingga kini surat pelepasan (mutasi) tidak kunjung dikirim atau dicatat di sekolah yang sekarang.

“Proses pelepasan Muhamad Akbar sebagai siswa SDN 8 Waelata belum bisa diproses, walau pihak keluarga sudah berulangkali menemui Kepala Sekolah,..Ia menambahkan bahwa keluarga sudah mendatangi sekolah berulang kali karena desakan dari pihak sekolah di Bombana agar proses administrasi segera dilengkapi.

Ny. Hasni menuturkan pula bahwa ketika perpindahan dibicarakan dengan kepala sekolah pada waktu itu, kepala sekolah menyetujui perpindahan tersebut. Namun hingga saat ini berkas pelepasan belum juga masuk ke sekolah tempat Akbar menempuh pendidikan sekarang, kendatipun proses perpindahan sudah berlangsung hampir satu tahun. Kondisi itu membuat pihak sekolah di Bombana terus mendesak agar administrasi diselesaikan.

“Memang Kepsek Gusam Fatzey pernah janji, bila urusan pencairan dana BOS sudah selesai, baru pelepasan perpindahan Muhamad Akbar diselesaikan; itu alasannya kepada kami saat itu,” ujar Ny. Hasni, menirukan janji kepala sekolah yang pernah disampaikan kepada keluarga.

Akibat belum selesainya administrasi pelepasan, terdapat kekhawatiran konkret bahwa Akbar tidak dapat mengikuti Ujian Akhir Sekolah di Bombana. Ketidakpastian status kependidikannya—masih terdaftar di SDN 8 Waelata sementara aktif belajar di sekolah lain—berpotensi menimbulkan masalah administratif yang berimbas pada haknya mengikuti UAS dan proses kelulusan.

“Kami berharap semoga Muhamad Akbar, cucuku, bisa mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS) di Bombana,” kata Ny. Hasni, berharap proses birokrasi segera dituntaskan.

Sampai berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Kepala Sekolah SDN 8 Waelata, Gusam Fatzey, terkait alasan keterlambatan pelepasan serta terkait pernyataan tentang pencairan dana BOS belum membuahkan hasil. Pihak sekolah yang menjadi perantara administrasi juga belum memberikan keterangan resmi …

Keluarga berharap agar pihak berwenang terkait—baik dinas pendidikan maupun pihak sekolah—dapat segera menindaklanjuti masalah administrasi ini sehingga hak Muhamad Akbar sebagai peserta didik tidak dirugikan. Penyelesaian segera diperlukan agar proses UAS dan kelulusan berjalan lancar tanpa hambatan administratif.

Kabiro Buru (M. Masuku)

Dewan Pers Serukan Profesionalisme, Netralitas, dan Keselamatan Wartawan dalam Liputan Unjuk Rasa

Natuna-YUTELNEWS.com
Jakarta — Menyikapi perkembangan situasi unjuk rasa yang berlangsung di Jakarta sejak Kamis (28/8/2025), Dewan Pers mengeluarkan seruan resmi yang ditujukan kepada seluruh insan pers Indonesia. Seruan ini menekankan pentingnya profesionalisme, netralitas, akurasi pemberitaan, serta keselamatan wartawan di lapangan.

Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, dalam seruan bernomor 01/S-DP/VIII/2025, menyampaikan bahwa media massa diharapkan tetap bekerja secara profesional dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Dewan Pers juga mengingatkan agar setiap pemberitaan yang disampaikan kepada publik harus berdasarkan fakta yang akurat, jujur, serta dilandasi niat baik demi kepentingan masyarakat luas.

“Bagi para jurnalis, wartawan, dan seluruh media yang meliput peristiwa di lapangan, kami mengimbau untuk senantiasa waspada dan menjaga keselamatan diri dalam setiap tugas jurnalistiknya. Begitu pula kepada aparat keamanan yang bertugas, kami berharap agar dapat ikut menjaga keselamatan rekan-rekan jurnalis yang tengah melaksanakan tugas,” tegas Prof. Komaruddin.

Lebih jauh, Dewan Pers menegaskan bahwa pesan ini bukan saja berlaku saat wartawan bertugas di balik situasi unjuk rasa, tetapi juga dalam kondisi apa pun. Wartawan dituntut untuk selalu bekerja profesional, memegang teguh aturan kewartawanan, menyajikan fakta yang terverifikasi, serta mengedepankan relapan informasi di lapangan. Dalam setiap keadaan, wartawan dituntut untuk tetap netral, tidak memihak, dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Netralitas pers adalah pilar penting untuk mencegah lahirnya isu menyesatkan maupun hoaks di tengah publik.

Sejalan dengan itu, Awak Yutelnews Kabiro Natuna juga mengutip seruan Dewan Pers ini sebagai ajakan moral bagi seluruh wartawan di Indonesia. Menurutnya, pers harus tetap menjaga sinergitas, solidaritas, dan kerjasama meskipun berasal dari media yang berbeda.

“Kita harus menjunjung tinggi ketenteraman bersama demi membangun Republik Indonesia dengan penuh kedamaian. Inilah wujud nyata nasionalisme, menghargai jasa para pahlawan yang telah mempertaruhkan nyawa untuk mempersembahkan kemerdekaan NKRI. Sebagai wartawan, kita wajib menjaga netralitas, karena dari kitalah kebenaran dikabarkan, dan dari kita pula kedamaian bisa terjaga,” ungkapnya.

Seruan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tugas jurnalis bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga demokrasi, kepercayaan publik, dan kebenaran di tengah masyarakat. Wartawan adalah garda depan pencari fakta, dan keselamatan mereka merupakan tanggung jawab bersama.

Dewan Pers menutup seruannya dengan doa agar Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi para jurnalis, media, serta seluruh elemen bangsa yang berjuang menghadirkan kebenaran demi kepentingan publik.

Red:Darmansyah

Festival Karaoke KPSS di Sedanau, Dewan Dardani Dorong Seni Lokal Jadi Ajang Prestasi

YUTELNEWS.com – Sedanau, Natuna — Komunitas Penggiat Seni Sedanau (KPSS) sukses menggelar Festival Karaoke dan Musik Dangdut pada Jumat malam hingga Sabtu malam (29–30/8/2025) di Pelabuhan Pelantar Laut, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna.

Festival perdana KPSS ini mendapat dukungan langsung dari Anggota DPRD Kabupaten Natuna, Dardani, yang juga Ketua Komisi I dari Fraksi Partai Gerindra. Kehadirannya memberi semangat tersendiri bagi panitia dan masyarakat yang memenuhi arena kegiatan.

Dalam sambutannya, Dardani menegaskan bahwa kegiatan seni harus dijadikan ruang berekspresi sekaligus wadah mencetak prestasi generasi muda Natuna.

“Kegiatan seni seperti ini bukanlah langkah akhir, tetapi justru langkah awal. Dari sini, bakat anak-anak muda bisa diasah hingga lahir penyanyi berbakat yang mampu bersaing ke tingkat provinsi bahkan nasional. Saya berharap KPSS terus konsisten agar seni Natuna dikenal lebih luas,” ujar Dardani di hadapan peserta dan warga yang hadir.

Sementara itu, Darmajaya, Ketua sekaligus penggerak KPSS, menegaskan bahwa penyelenggaraan lomba karaoke perdana ini menjadi tonggak awal kiprah komunitas seni di Sedanau.

“Ini baru langkah pertama. Setelah lomba karaoke ini, KPSS akan menghadirkan berbagai kegiatan seni lain seperti ngaji Al-Qur’an, azan, sholawat, kompang, qasidah, puisi, hingga drama pendek. Semua ini kami rancang untuk membangkitkan prestasi seni masyarakat dan memberi ruang generasi muda berkembang,” jelas Darmajaya.

Untuk mendukung hadiah bagi peserta, panitia menetapkan tiket masuk Rp3.000 untuk anak-anak dan Rp5.000 untuk dewasa.

Suasana festival makin semarak dengan bazar kuliner ibu-ibu PKK Sedanau yang menjajakan aneka kue tradisional hingga modern hasil karya pengusaha lokal. Kehadiran bazar ini mendapat sambutan hangat pengunjung sekaligus memberi peluang rezeki tambahan bagi pelaku UMKM.

Acara berlangsung aman dan kondusif berkat dukungan TNI, Polri, Satpol PP, serta ormas Pemuda Pancasila yang ikut menjaga ketertiban hingga festival selesai.

Sejumlah warga yang ditemui awak media mengaku sangat senang dengan kegiatan ini.

“Acara seperti ini sangat menghibur kami. Apalagi pedagang kecil ikut kebagian rezeki,” kata salah seorang warga.

Festival seni yang diinisiasi KPSS ini membuktikan bahwa kegiatan berbasis masyarakat mampu mempererat kebersamaan sekaligus membuka ruang bagi generasi muda Natuna untuk berkembang. Kehadiran Dewan Dardani memberi sinyal positif bahwa seni lokal layak mendapat perhatian serius pemerintah daerah agar terus tumbuh, berprestasi, dan membawa nama baik Natuna di kancah yang lebih luas.

Red: Darmansyah

Polri Presisi untuk Rakyat: Polsek Bunguran Barat Gelar Pangan Murah di Sedanau

YUTELNEWS.com
Bunguran Barat, Natuna — Polsek Bunguran Barat kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB dan dipusatkan di Simpang 4 Jalan Poros Jenderal Sudirman, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Bunguran Barat, Iptu Raja Oloan Purba, dan dihadiri jajaran Polsek lainnya, di antaranya: Ps. Kanit Reskrim Bripka Badri, Ps. Kasubnitbinmasair Satpolairud Bripka Raja Kamal Hidayat, Ps. Ka SPK Bripka Deska Hadidiman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sedanau Brigpol Fani Lesmana Wibawa, Banit Intelkam Brigpol Hadi Rizaldi, Banit Propam Brigpol M. Wahyudi Abdillah, Bhayangkari Polsek Bunguran Barat, serta seluruh personel Polsek Bunguran Barat. Masyarakat Kelurahan Sedanau pun hadir dengan antusias.

Adapun bahan pangan yang dijual dalam kegiatan tersebut adalah:

Minyak Goreng Minyak Kita ukuran 1 liter sebanyak 84 bungkus dengan harga Rp17.000/liter.

Beras SPHP ukuran 5 kg sebanyak 50 karung dengan harga Rp57.000/karung.

Seluruh bahan pangan yang disediakan terjual habis dalam kegiatan tersebut. Hal ini membuktikan tingginya antusiasme dan kebutuhan masyarakat akan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Kapolsek Bunguran Barat, Iptu Raja Oloan Purba, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi Polri Presisi dalam mendukung program pemerintah menjaga stabilitas harga pangan.

“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir langsung membantu masyarakat melalui kegiatan sosial seperti ini. Kami bersyukur masyarakat antusias dan terbantu dengan adanya pangan murah. Ke depan kegiatan ini akan terus kami laksanakan bersama Bhabinkamtibmas di setiap wilayah binaan,” ujarnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sedanau Brigpol Fani Lesmana Wibawa yang ikut mengatur jalannya kegiatan di lapangan mengatakan, kegiatan pangan murah ini menjadi bukti kehadiran Polri yang selalu dekat dengan masyarakat.

“Kami di lapangan berusaha memastikan kegiatan berjalan tertib dan warga mendapatkan pelayanan dengan baik. Alhamdulillah semua bahan pangan ludes terjual dan masyarakat merasa sangat terbantu. Ini motivasi bagi kami untuk terus hadir di tengah warga,” tutur Brigpol Fani.

Beberapa warga yang ditemui awak media Yutelnews juga menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Polri. Mereka menilai program pangan murah sangat membantu, terutama dalam meringankan beban ekonomi keluarga.

Kegiatan pangan murah ini berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif berkat dukungan penuh personel Polsek Bunguran Barat bersama Bhabinkamtibmas.

Red:Darmansyah

Bupati Kang DS, Terima “Baznas Award,” Berhasil Tingkatkan Penghimpunan ZIS.

YUTELNEWS com|` Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna kembali menerima penghargaan Baznas Award atas prestasinya sebagai kepala daerah yang mendukung gerakan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS).

Sebelumnya Kang DS juga menerima penghargaan serupa dari Baznas Jabar pada tahun lalu, karena dinilai mendorong pengumpulan ZIS dan manfaatnya sudah terasa bagi warga.

Penghargaan diserahkan Ketua Baznas RI Prof. KH. Noor Ahmad yang didampingi para pimpinan Baznas di sela-sela Rakornas Baznas di Mercure Ancol Jakarta, pada Kamis 28 Agustus 2025.

Kepengurusan Baznas RI di akhir masa jabatannya memberikan ratusan penghargaan kepada para pemimpin daerah, Baznas Provinsi, Baznas kabupaten/kota dan perusahaan yang mendukung gerakan zakat.

Seperti diketahui Kang DS mengeluarkan instruksi Bupati pada awal tahun 2024 yang memerintahkan para ASN agar membayarkan zakatnya dari gaji dan tunjangan kinerja (tukin) secara bruto sebesar 2,5 persen apabila penghasilannya sudah mencapai nisab Rp6,8 juta per bulan. Sedangkan bagi ASN maupun P3K yang belum memenuhi nisab bisa dengan membayarkan infaknya.

Instruksi lain berkaitan dengan para pengusaha yang mendapatkan proyek didanai APBD Kabupaten Bandung juga diharapkan membayar zakat 2,5 persen dari keuntungan bersihnya.

Ketua Baznas RI, Prof. KH. Noor Ahmad menyatakan, pimpinan Baznas dari pusat sampai daerah tak kenal lelah dalam mempromosikan zakat, infak dan sedekah (ZIS).

“Bahkan ada banyak daerah yang karena perolehan ZIS hanya ratusan juta rupiah dan dukungan pemerintah daerah masih kurang, sehingga pimpinan Baznas daerah membiayai sendiri berbagai kegiatannya. Namun mereka nggak mundur,” ungkap Prof Noor.

Penghargaan ini, kata Noor Ahmad, diberikan secara sengaja kepada mitra maupun Baznas daerah sebanyak 900 lebih.

“Apakah dengan demikian Baznas menjual murah penghargaan? Tentu tidak! Sebab kami menghargai perjuangan para penggerak Baznas daerah yang tak kenal lelah,” tukasnya.

Penghargaan juga diberikan kepada kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah yang telah mendukung Baznas. Penghargaan juga diberikan kepada tokoh pendukung zakat internasional yakni CEO PPZ Malaysia, tokoh ulama penggerak zakat ustaz Wijayanto dan Cendekiawan muslim peduli zakat Prof. Dr. Setianto.

BAZNAS juga memberikan BAZNAS Award kepada Lembaga Amil Zakat (LAZ) di antaranya LAZ DT peduli, BMH, Lazisnu, Lasizmu, Ukhuwah Islamiyah, LAZ Persis, rumah amal Salman, Baitul Maal Muamalat, Rumah yatim ar Rahman dan LAZ Syarikat Islam. (*)

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.