Babinsa Koramil 0607-10 Menghadiri Giat Musyawarah Diskusi,Perifikasi, untuk program Lokus (Penentuan Lokasi)

CiambarYutelnews.com Babinsa Koramil 0607-10 Nagrak  Serka Amat Dahlan Kodim Kota Sukabumi Menghadiri Giat Musyawarah Diskusi, Perifikasi Untuk Program Lokus (Penentuan Lokasi) Untuk Lahan Tanam Dan Jenis Pohon Yang Akan Di Tanamnya Dari Program Konservasi Indonesia, Di Laksanakan Di Aula Kantor Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Sabtu, (17/5/2025).

Turut Hadir Dalam Acara Tersebut ,Kades Desa Ginanjar, Babinsa Ginanjar,Para Kadus Desa Ginanjar, Apdes Desa Ginanjar, Ketua Poktan Desa GinajarGinajar Dan Dari Tiem Dari Balai Konservasi Indonesia.

Serka Amat Dahlan Sebagai Babinsa Berperan penting untuk Membantu Pemerintah Desa dalam Melaksanakan Program Pembangunan, Dalam Musyawarah Perifikasi Babinsa Akan Berperan Sebagai Pendukung Dan pemantau Program, Bahwa Memastikan Program Tersebut Dengan Lancar Dan Memberikan Manfaat Untuk masyarakat,”Pungkasnya.

(Reporter : Mirna)

Peduli Warga, Respon Cepat Kades Asep Kusmiadi S.Pd, Tinjau Langsung Warga Terdampak Banjir di Cibedug Hilir.

BandungYutelnews com|| Peduli terhadap warga masyarakat Cibedug hilir desa Cangkuang wetan Kabupaten Bandung, respon cepat, Bupati HM. Dadang Supriatna lewat kepala desa Cangkuang wetan Asep Kusmiadi S.Pd, tinjau langsung lokasi terdampak banjir, yang meluap nya air dari citarum di Cibedug hilir desa Cangkuang wetan,kecamatan Dayeuhkolot kabupaten bandung, Pada sabtu 05/2025.

Luapan Air akibat citarum tersebut mengakibatkan warga Cibedug hilir terdampak banjir, terendam hingga ketinggian air mencapai 90 cm.

Akibatnya, beberapa Kepala Keluarga di Cibedug hilir Cangkuang wetan, kediamannya terendam sejak pukul 19.30 wib hingga Pagi hari tadi.

Setelah melihat langsung Kades Asep , yang juga sebagai kepala desa Cangkuang wetan menginstruksikan langsung kepada seluruh Jajaran aparat desa.

Untuk segera melakukan koordinasi dan langkah langkah dengan jajaran stakeholder terkait, dikhawatirkan Hujan kembali turun, ” Ucap Kades asep

” Kades Asep Kusmiadi berharap juga semoga , warga masyarakat di berikan kesabaran, kesehatan.

Pada kesempatan tersebut pula, Kades Asep sempat berkeliling sambil menyapa warga terdampak Banjir, Tidak hanya itu, sempat pula memberikan bantuan logistik guna mengurangi beban warga terdampak, yang diterima langsung warga dampak banjir di dampingi jajaran dan Pengurus Rw/Rt .

Kades Asep , menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Cibedug hilir agar selalu waspada, karena bencana itu kita tidak mengetahui kapan akan datang, oleh hal tersebut warga masyarakat senantiasa selalu waspada akan Bencana Alam baik itu Gempa Bumi, Banjir dan lainnya,” Tukasnya kades.

(Yans.)

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan tidak ada ampun untuk aksi premanisme di wilayah Jawa Barat.

Bandung,JabarYutelnews com|| Jajaran Polda Jabar bakal menyikat habis para pelaku aksi premanisme yang menganggu keamanan iklim investasi.                                                 

Kami sudah bicarakan dengan gubernur, wali kota dan bupati dan seluruh kapolres, kita berkomitmen memberantas premanisme,” ucap Kapolda Jabar di Gedung Pakuan, Jumat (16/05/2025).

Ia menyebut pihaknya bakal menjamin investasi di Jawa Barat aman dan bebas dari aksi premanisme. Irjen Pol Rudi mengaku bakal melakukan patroli bersama TNI dan Satpol PP serta membangun pos di kawasan industri di Jabar.

Kapolda Jabar didampingi Kapolres jajaran menyebut sudah menetapkan 177 orang menjadi tersangka aksi premanisme selama operasi pekat 10 hari. Ia menegaskan tidak ada tempat untuk aksi premanisme di Jawa Barat.
Ia menyebut aksi premanisme banyak terjadi di kawasan industri, pemukiman, pasar, pembangunan rumah dan lainnya. Pihaknya akan tegas termasuk menindak pelaku pungutan liar di pasar atau parkir liar.

Ia menegaskan akan menindak seluruh aksi premanisme. Termasuk sudah mengintruksikan jajaran polres untuk menyikat segala bentuk aksi premanisme.

Segala macamnya yang dirisaukan oleh masyarakat, kita semua akan tindak dan sudah dilakukan. Sikat premanisme,” kata Rudi.
Kapolda Jabar pun mendukung langkah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akan memasukkan preman ke barak sebagai bentuk edukasi. Ia menyebut seseorang menjadi preman karena tidak terlatih untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Kita siapkan dia jadi manusia yang berguna dengan salah satunya pendidikan. Kita dukung,” kata Kapolda Jabar.

Pihaknya akan mengkaji apabila akan menggunakan sekolah polisi negara (SPN) untuk pendidikan terhadap preman tersebut. Pihaknya mendorong agar mereka mengubah cara berpikir dan mau bekerja.

“Tadi pak Gubernur Jabar mencanangkan di SPN akan kaji untuk pembekalan ya, supaya dia berubah, mindsetnya berubah kemudian dia mau bekerja. Terdedikasi yang baik sehingga siap mencari pekerjaan,” kata dia.

(Yans.)

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan tidak ada ampun untuk aksi premanisme di wilayah Jawa Barat.

Bandung- YUTELNEW.com                Jajaran Polda Jabar bakal menyikat habis para pelaku aksi premanisme yang menganggu keamanan iklim investasi.
Kami sudah bicarakan dengan gubernur, wali kota dan bupati dan seluruh kapolres, kita berkomitmen memberantas premanisme,” ucap Kapolda Jabar di Gedung Pakuan, Jumat (16/05/2025).

Ia menyebut pihaknya bakal menjamin investasi di Jawa Barat aman dan bebas dari aksi premanisme. Irjen Pol Rudi mengaku bakal melakukan patroli bersama TNI dan Satpol PP serta membangun pos di kawasan industri di Jabar.

Kapolda Jabar didampingi Kapolres jajaran menyebut sudah menetapkan 177 orang menjadi tersangka aksi premanisme selama operasi pekat 10 hari. Ia menegaskan tidak ada tempat untuk aksi premanisme di Jawa Barat.
Ia menyebut aksi premanisme banyak terjadi di kawasan industri, pemukiman, pasar, pembangunan rumah dan lainnya. Pihaknya akan tegas termasuk menindak pelaku pungutan liar di pasar atau parkir liar.

Ia menegaskan akan menindak seluruh aksi premanisme. Termasuk sudah mengintruksikan jajaran polres untuk menyikat segala bentuk aksi premanisme.
Segala macamnya yang dirisaukan oleh masyarakat, kita semua akan tindak dan sudah dilakukan. Sikat premanisme,” kata Rudi.
Kapolda Jabar pun mendukung langkah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akan memasukkan preman ke barak sebagai bentuk edukasi. Ia menyebut seseorang menjadi preman karena tidak terlatih untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Kita siapkan dia jadi manusia yang berguna dengan salah satunya pendidikan. Kita dukung,” kata Kapolda Jabar.

Pihaknya akan mengkaji apabila akan menggunakan sekolah polisi negara (SPN) untuk pendidikan terhadap preman tersebut. Pihaknya mendorong agar mereka mengubah cara berpikir dan mau bekerja.

“Tadi pak Gubernur Jabar mencanangkan di SPN akan kaji untuk pembekalan ya, supaya dia berubah, mindsetnya berubah kemudian dia mau bekerja. Terdedikasi yang baik sehingga siap mencari pekerjaan,” kata dia.

(Yans.)

Gubernur Sumut Bobby Nasution Keluh Kesah Ke Wapres Gibran Bahwa Provinsinya Juara Narkoba

Medan//yutelnews.com
Acara Penutupan muktamar persatuan umat muslim ( PUI) ke – 15 di medan sumatera utara, kamis (15/5/2025) malam, yang di hadirin wakil presiden Bapak Gibran, mulanya Gubernur
sumatera bapak Bobby Nasution membicarakan provinsinya menjadi tempat penyalahgunaan narkoba paling tinggi.

“Dalam beberapa tahun ini sampai sekarang, enggak salah di tahun 2024 dan 2025 ini, kami masih jadi pemenangnya, yaitu kami masih no satu dengan penyalahgunaan narkoba di indonesia, pak wapres” kata Bobby.

Gibran merespon pernyataan Bobby, Gibran menyigung PUI yang dapat di libatkan dalam memberantas narkoba di sumut, gibran kemudian menyinggung kebijakkan pemprov jawa barat yang mengirim anak – anak nakal ke barak meliter dan gibran berharap agar anak anak yang terlibat dalam pusaran narkoba agar di kirim ke pesantren.

Kita tau bahwa tahun 2024 dan 2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan, baik dari segi jumlah kasus maupun volume barang bukti. Polda Sumut telah mengambil langkah-langkah tegas, termasuk penindakan hukum berat dan operasi gabungan dengan TNI, untuk memberantas jaringan narkoba yang semakin canggih dan berani.

Namun, tantangan tetap besar, terutama dengan keterlibatan jaringan internasional dan peredaran yang semakin terbuka di beberapa wilayah. Diperlukan kerja sama yang erat antara aparat penegak hukum dan masyarakat untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di Sumatera Utara.

Dari pantauan media yutelnews, peredaran narkoba di sumut di duga banyak di back up aparat keamanan, baik dari kepolisian maupun TNI, menjadi perhatian serius di Sumatera Utara selama tahun 2024 dan 2025, serta banyak barak narkoba di wilayah sumatera utara yang belum tuntas di bersihkan.

(Redaksi rizal hasibuan)

Lomba Sound Sport Konser Drum Band Marching Band Di Gelar di Gor Bukit Tunjuk Kabupaten Lahat.

Lahat Sumsel-YUTELNEWS.com
Lomba drum band Marching band di hadiri oleh wakll bupati lahat Widia Ningsih .SH.MH, kepala dinas pendidikan lahat Niel Hadrin , Sekretaris dinas pendidikan Hasperi , kasdim 0405 lahat Kapolres lahat seluruh Forkopinda ,lurah ,serta para guru bik dari kecamatan maupun dari kabupaten lahat khususnya. Kamis .tgl 15 ,mei tahun 2025.

Lomba saund Sport konser drum band marching band di buka lanbsung oleh wakil bupati lahat Wida Ningsih .SH.MH.

Lomba tersebut dalam rangka memeriahkan Hut kabupaten lahat ke 156 tahun .

Adapun yang ikut serta dalam perlombaan 38 tim anatara lain , tingakat sekolah dasar terdiri 26 tim,dan 9 tim dari tingkat menengah pertama , di mana masing -masing menunjukan keahlian dan ke bolehan pada waktu bertanding di depan para juri terlihat masing -masing tim baik tingkat sekolah dasar maupun tingkat pertama bersemangat dalam memainkan Marching band .
Perlombaan ini dari taggal di bukanya 15, mei sampai dengan 19 mei.

Wakil bupati menyampaikan ajang perlombaan ini agar untuk para dewan juri dapat menilai dengan berlaku adil dan hasil yang sesuai di tampilkan oleh para peserta. Tegasnya.

Dengan ini kepada masyarakat kabupaten lahat dapat memeriakan hut kabupaten lahat yang ke 156 tahun 2025..Tuturnya.                                             

( Abd / asm / wan )

Peduli Terhadap Kelestarian Ekosistem Laut, Polisi Beri Imbauan Stop Destructive Fishing Kepada Masyarakat Di Jepara

JeparaYutelnews.com Polres Jepara Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Jepara, Polda Jawa Tengah, kembali mengimbau nelayan tidak melakukan Destructive Fishing.

Hal itu dilakukan langsung dengan menggelar kegiatan sosialisasi pada nelayan di kantor Satpolairud Polres Jepara, pada Jumat (16/5/2025).

Dalam kegiatan ini dilaksanakan langsung oleh Kasat Polairud AKP M Syaifuddin beserta anggota Satpolairud Polres Jepara dengan dihadiri berbagai kelompok nelayan tradisional, seperti kelompok nelayan cantrang, kelompok nelayan arat, pengelola agen kapal perikanan, kelompok nelayan sapta pesona, tokoh masyarakat pesisir hingga pengurus perikanan kapal poursin.

Diketahui, kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga lingkungan laut dan habitatnya khususnya di perairan laut Jepara.

Lalu, apa itu Destructive Fishing?

Destructive Fishing adalah menangkap ikan dengan cara merusak lingkungan perairan.

Misalnya dengan menggunakan bahan peledak, menggunakan potasium cyanide, strum dan jaring trawl serta jaring pukat harimau.

Destructive Fishing berbahaya karena dapat merusak ekosistem laut dan habitat ikan serta keberlangsungan kembang biak ikan.

“Apabila dikemudian hari masih ada yang melakukan penangkapan ikan tidak ramah lingkungan maka dengan sangat terpaksa kami lakukan penegakkan hukum,” ujar Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasat Polairud AKP M Syaifuddin, Jumat (16/5/2025).

Nelayan diharapkan patuh akan aturan tangkap ikan ini, sebab apabila ekosistem laut rusak, terumbu karang banyak yang mati sehingga kembang biak ikan akan macet.

Hal ini akan membuat hasil laut berkurang dan berdampak pada ekonomi masyarakat.

Kabupaten Jepara sendiri merupakan salah satu kabupaten pesisir yang terletak di pantai utara Provinsi Jawa Tengah dengan garis pantai sepanjang 82,73 km. Sebagian masyarakatnya juga berprofesi sebagai nelayan.

(Singgih)

Warga Sedanau minta Pemkab Natuna Segera Perbaiki Jalan Rusak di Pusat Pasar

YUTELNEWS.com
Sedanau, Natuna– Warga Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna untuk segera memperbaiki jalan rusak di Jalan Jenderal Sudirman, simpang empat Pasar Sedanau. Kondisi jalan yang semakin memburuk telah menyebabkan kecelakaan bagi pengendara motor, meskipun belum ada korban jiwa.

Menurut keterangan warga setempat, jalan ini merupakan akses utama bagi masyarakat, termasuk pedagang dan pembeli di pasar. Setiap hari, pengguna jalan terpaksa mengambil jalur lawan karena bagian yang rusak semakin meluas, mengancam keselamatan mereka. Saat ini, jalan tersebut hanya ditandai dengan **travicon** sebagai peringatan sementara bagi pengendara agar lebih berhati-hati.

“Kami khawatir jika tidak segera diperbaiki, kecelakaan yang lebih fatal bisa terjadi. Jalan ini sangat vital bagi aktivitas masyarakat, terutama karena berada di pusat pasar,” ujar salah seorang warga, Minggu (10/5/2025).

Warga juga mengungkapkan bahwa pemberitaan mengenai jalan rusak ini sudah pernah dipublikasikan beberapa minggu lalu, namun hingga kini belum ada tanggapan dari pihak terkait. Mereka berharap Pemkab Natuna segera turun tangan dan melakukan perbaikan demi kelancaran serta keselamatan pengguna jalan.

“Kami tidak ingin perbaikan dilakukan setelah ada korban jiwa. Kami berharap pemerintah segera bertindak sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemkab Natuna terkait rencana perbaikan jalan tersebut. Warga Sedanau pun terus berharap agar pemerintah segera merespons keluhan mereka demi keamanan dan kenyamanan bersama.

(Darmansyah)

Warga Sedanau minta Pemkab Natuna Segera Perbaiki Jalan Rusak di Pusat Pasar

YUTELNEWS.com
Sedanau, Natuna– Warga Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna untuk segera memperbaiki jalan rusak di Jalan Jenderal Sudirman, simpang empat Pasar Sedanau. Kondisi jalan yang semakin memburuk telah menyebabkan kecelakaan bagi pengendara motor, meskipun belum ada korban jiwa.

Menurut keterangan warga setempat, jalan ini merupakan akses utama bagi masyarakat, termasuk pedagang dan pembeli di pasar. Setiap hari, pengguna jalan terpaksa mengambil jalur lawan karena bagian yang rusak semakin meluas, mengancam keselamatan mereka. Saat ini, jalan tersebut hanya ditandai dengan **travicon** sebagai peringatan sementara bagi pengendara agar lebih berhati-hati.

“Kami khawatir jika tidak segera diperbaiki, kecelakaan yang lebih fatal bisa terjadi. Jalan ini sangat vital bagi aktivitas masyarakat, terutama karena berada di pusat pasar,” ujar salah seorang warga, Minggu (10/5/2025).

Warga juga mengungkapkan bahwa pemberitaan mengenai jalan rusak ini sudah pernah dipublikasikan beberapa minggu lalu, namun hingga kini belum ada tanggapan dari pihak terkait. Mereka berharap Pemkab Natuna segera turun tangan dan melakukan perbaikan demi kelancaran serta keselamatan pengguna jalan.

“Kami tidak ingin perbaikan dilakukan setelah ada korban jiwa. Kami berharap pemerintah segera bertindak sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemkab Natuna terkait rencana perbaikan jalan tersebut. Warga Sedanau pun terus berharap agar pemerintah segera merespons keluhan mereka demi keamanan dan kenyamanan bersama.

(Darmansyah)

Pangdam III/Slw, Tinjau Lokasi Ledakan Munisi di Garut

Garut,JabarYutelnews com|` Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP., bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, meninjau lokasi musibah ledakan munisi Gupusmu III Puspalad di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Selasa (13/05/2025).

Kejadian tragis yang terjadi pada Senin, 12/05/2025, mengakibatkan 13 korban jiwa, terdiri dari 4 anggota TNI AD dan 9 warga sipil. Ledakan terjadi saat kegiatan pemusnahan munisi afkir atau tidak layak pakai milik inventaris TNI AD. Pangdam III/Slw menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa tersebut.

“Atas nama keluarga besar Kodam III/Slw, kami mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada para prajurit TNI AD yang gugur. Mereka adalah prajurit berdedikasi tinggi. Kami juga turut berduka cita atas meninggalnya warga sipil. Mari kita doakan bersama agar para korban mendapatkan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkap Pangdam.

Penanganan terhadap para korban telah dilakukan, baik dari sisi identifikasi maupun proses pemakaman. Tim forensik bekerja sama dengan instansi terkait tengah melakukan identifikasi korban yang belum dikenali. Selain itu, Kodam III/Slw juga memberikan santunan kepada keluarga korban sipil sebagai bentuk kepedulian dan belasungkawa.

Lokasi kejadian hingga kini masih disterilkan oleh aparat TNI dan kepolisian. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi bahan berbahaya yang tersisa.

“Kami berkoordinasi dengan aparat terkait untuk menjamin lokasi benar-benar aman bagi warga sekitar. Saat ini masih ada potensi bahaya sehingga warga dilarang mendekat,” jelas Pangdam.

Terkait penyebab ledakan, Pangdam menyampaikan bahwa penyelidikan masih berlangsung oleh tim investigasi TNI AD, termasuk mengusut lebih jauh bagaimana warga sipil bisa menjadi korban dalam kejadian yang terjadi di lahan milik BKSDA Kabupaten Garut, yang selama ini rutin digunakan untuk pemusnahan munisi dan berlokasi jauh dari permukiman warga.

Langkah-Langkah Penanganan di Lapangan mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kejadian dan mengamankan area agar tidak ada masyarakat yang mendekat hingga lokasi benar-benar steril serta menyisir lokasi bersama tim TNI AD untuk memastikan tidak ada lagi bahan peledak aktif atau berbahaya.

Pemerintah daerah dan aparat keamanan mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas. Diharapkan seluruh proses penanganan dan investigasi dapat berjalan lancar, dan tidak terjadi hal serupa di masa mendatang.

Sumber : (Pendam III/Siliwangi).

(Yans.)

Pemerintah Dorong Pembinaan dan Penanganan Ormas Terafiliasi Premanisme

Polkam Banten -YUTELNEWS.com Premanisme dalam segala bentuknya merupakan penyakit sosial yang meresahkan masyarakat, menghambat investasi, mengganggu iklim usaha, dan menciptakan rasa takut di ruang publik.

“Negara hadir untuk melakukan penanganan dan pembinaan tehadap ormas yang terafiliasi dengan premanisme, serta melakukan pembinaan melalui 3 pendekatan yaitu aspek keamanan, kesejahteraan, dan sosial,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polkam, Irjen Pol. Asep Jenal Ahmadi saat melakukan Press Conference Pemberantasan Premanisme di Wilayah Hukum Polda Banten, Jumat (9/5/25)

Asep mengatakan, hal ini dalam rangka merespon maraknya aksi premanisme dan tindak lanjut proses pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Ormas yang disusun Menko Polkam dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman di tengah masyarakat.

Satuan tugas terpadu terdiri dari unsur-unsur Kementerian/Lembaga baik itu dari Kementerian Sosial, Kementerian Koperasi, Kementerian Investasi serta termasuk TNI-Polri

“Nanti pada akhirnya, dengan Keputusan Menko Polkam, pembentukan satuan tugas sampai ke daerah, yang tentunya akan diresmikan dengan payung hukum dalam bentuk keputusan gubernur dan wali kota,” tegas Asep

Pada kesempatan tersebut, Deputi Kamtibmas Kemenko Polkam menyampaikan apresiasi terhadap Polda Banten yang telah proaktif menangani berbagai tindakan premanisme secara signifikan. Hal Ini juga bagian dari penangan dan pembinaan yang menjadi target dan sasaran satuan tugas terpadu yang disusun Kemenko Polkam

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hengki menambahkan bahwa dalam 10 hari Polda Banten beserta Polres berhasil mengamankan 492 orang pelaku yang terdiri dari 63 orang diproses penyidikan dan 429 orang yang diberikan pembinanan

“Hasil Pelaksanaan Ops terkait Premanisme Polda Banten dan Polres Jajaran Periode 1-10 Mei 2025 terkumpul 21 Laporan Polisi dengan Jumlah Pelaku 492 orang yang terdiri dari 63 sudah proses Sidik dan 429 orang dalam pembinaan,” ucap Wakapolda.

Deputi Kamtibmas Kemenko Polkam juga menambahkan bahwa ormas yang terafiliasi premanisme adalah masyarakat kita yang harus ditangani dan dibina bersama yang membutuhkan kolaborasi semua elemen bangsa.

(Singgih)

Bupati Dadang Supriatna Ajak Unsur Pentahelix Tangani Persoalan Banjir Cidawolong Majalaya

Kab.Bandung -Yutelnews.com Pemerintah Kabupaten Bandung dengan melibatkan unsur pentahelix gerak cepat tangani persoalan banjir di kawasan Cidawolong Desa Biru Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung Dadang Supriatna pimpin langsung pembahasan penanganan atau penanggulangan persoalan banjir di kawasan Cidawolong yang hingga saat ini belum selesai disaat memasuki musim hujan.

Rapat koordinasi dalam rangka sinergitas pelaksanaan program pentahelix dilaksanakan di sebuah perusahaan di Jalan Raya Rancajigang Desa Padamulya Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Jumat (9/5/2025).

Pada kesempatan itu hadir sejumlah pengusaha atau pelaku usaha industri tekstil dan garmen di kawasan Majalaya. Hadir pula Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung Rukmana, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi, Camat Majalaya Gugum Gumilar dan jajaran Forkopimcam Majalaya.

Para kepala desa di Kecamatan Majalaya, serta unsur masyarakat lainnya hadir pula pada musyawarah pembahasan penanganan persoalan banjir melalui kolaborasi pentahelix di kawasan Majalaya itu, khususnya di sekitar Cidawolong.

Diketahui bahwa kawasan Cidawolong yang berada di akses jalur jalan provinsi itu merupakan daerah rawan banjir karena berada pada daerah aliran anak sungai Citarum, yakni Sungai Cidawolong, Sungai Cibotor dan Sungai Cipeujeuh.

Disaat memasuki musim hujan, ketiga aliran anak sungai itu rawan meluap dan menggenangi akses jalan provinsi yang menghubungi Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung. Penyebabnya, selain karena curah hujan yang cukup tinggi juga kondisi aliran sungai yang dangkal dan terjadi penyempitan aliran sungai.

Atas dasar persoalan itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna langsung turun tangan dan mengajak berbagai unsur pentahelix untuk melakukan penanganan banjir di kawasan Cidawolong Majalaya.

“Pagi hari ini (Jumat, 9/5/2025) kita sudah bersepakat bahwa penanganan Cidawolong ini kita laksanakan dengan program pentahelix,” kata Bupati Bedas ini dalam keterangannya usai pertemuan bahasan penanganan banjir di kawasan Cidawolong.

Dadang Supriatna mengatakan program pentahelix itu dengan melibatkan unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung, unsur pengusaha, akademisi, media/pers dan juga unsur masyarakat.

“Alhamdulillah, unsur pengusaha tadi sudah sepakat. Ini sudah sepakat menunjuk panitia pelaksana penanganan Cidawolong,” kata Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna.

Kang DS menyebutkan persoalan banjir di kawasan Cidawolong itu, yaitu dengan penanganan aliran anak sungai sepanjang 3 km.

“Saya minta untuk dilakukan pelebaran aliran sungai tersebut. Ini hasil kolaborasi dan pentahelix,” katanya.

Ia mengatakan untuk penanganan banjir Cidawolong melalui upaya normalisasi aliran sungai itu, anggarannya akan diserahkan kepada bendahara yang ditunjuk dan disepakati.

“Sisanya nanti para pengusaha berkumpul untuk memberikan partisipasi dan diprakarsai oleh Pak Usman sebagai Pengusaha Sharon. Dan Pak Hengki, perwakilan pengusaha yang ditunjuk sebagai Bendahara. Ketuanya ditunjuk dari tokoh masyarakat, dan Sekretarisnya dari perwakilan Pemerintah Desa,” tuturnya

Bupati Kang DS pun mengaku bahwa penanganan permasalahan banjir di kawasan Cidawolong itu bisa selesai.

“Insya Allah hari Senin (12/5/2025) mulai pelaksanaan. Kita dorong nanti alat berat ke lokasi Cidawolong. Senin kita mulai lakukan pelebaran aliran anak sungai, insya Allah paling lama dua Minggu bisa kelar. Tetap kita kawal setiap hari. Kita akan pantau seperti apa langkah-langkah dan kita secara teknis nanti Pak Kadis PUTR dan kalau bisa tanggul sungainya ditingkatkan atau ditinggikan 50 cm, sehingga tidak ada lagi saluran atau air bersih ke lokasi pinggir kiri kanan sungai tersebut,” tuturnya.

Lebih lanjut Kang DS mengusulkan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk meninggikan jalan provinsi di sekitar Jalan Raya Laswi Majalaya.

“Dengan meninggikan jalan kurang lebih 1 meter dan juga jembatan jalan provinsi. Saya minta juga nanti saya berkirim surat ke Pak Gubernur Jawa Barat. Nanti secara resmi Kadis PUTR akan menyampaikan secara resmi surat tersebut kepada Gubernur Jawa Barat hasil musyawarah pada hari ini dan langkah-langkah yang akan kita lakukan,” tuturnya.

“Kita pun tidak berpikir bahwa ini kewenangan provinsi atau BBWSC (Balai Besar Wilayah Sungai Citarum). Tapi ini demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya di Kecamatan Majalaya. Insya Allah kita akan sukses dan menyelesaikan persoalan Cidawolong yang sebelumnya terjadi banjir di kawasan tersebut,” imbuhnya.

(Yans.)

Dinas lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Bandung Memberikan Apresiasi ke PT.Rekso Nasional Food MC.donal’d Podomoro Park

BandungYutelnews com|| Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung menggelar Program 100 hari kerja, langkah tersebut dalam rangka upaya mengurangi potensi timbulan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sperti wadah kemasan / kantong plastik sekali pakai serta mendukung keberhasilan program pengendalian iklim secara komprehensif, gerakan pengurangan dan pembatasan pengguna kemasan / wadah / plastik telah di lakukan oleh PT Rekso Nasional Food ( Mc.Donald’s ) Pododmoro Park Bandung ).

PT Rekso Nasional Food ( Mc. Donald’s ) perusahaan yang bergerak di bidang makanan adalah salah satu perusahaan yang selalu mendukung program program pelestarian lingkungan di Kabupaten Bandung.

Kegiatan tersebut di hadiri dari berbagai pegiat pengelola lingkungan hidup, diantaranya PT Rekso Nasional Food ( Mc Donald’s) yang hadir dalam kegiatan tersebut dengan mendapatkan penghargaan program penilian kinerja perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup skala Kabupaten ( Properkab ) periode 2023 – 2024. Bertempat di Gedung Moh. Toha , Komplek Pemda, pada Jumat 09/05/2025.

General Manager ( GM) McDonald’s Podomoro Park Bandung, Sania Choeronisa menyampaikan bahwa pengakuan dan penghargaan terhadap Kami dari pihak Pemerintah Kabupaten Bandung Maupun dinas terutama lingkungan hidup sangat bagus dan sangat Kooperatif.

Menurutnya kegiatan ini bagus juga buat pelaku usaha dalam menjaga lingkungan hidup , McDonald’s sendiri selalu Support terhadap program pemerintah selalu mengikuti kegiatan pemerintah dan berkolaborasi sama sama menjaga lingkungan.

Tentunya kami sangat mengapresiasi atas kegiatan ini dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas penghargaannya.” Pungkasnya, Sania Choeronisa usai menghadiri program 100 hari kerja Bupati Bandung.

Hadir dalam kegiatan tetsebut, Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asep Kusumah, Camat Ciwidey Nardi Sunardi, Pegiat Lingkungan Kabupaten Bandung, serta para perusahan yang mendapatkan penghargaan.

(Yans.)

Babinsa Koramil 0607-10 Nagrak Melaksanakan Kegiatan Komsos Bersama Masyarakat

NagrakYutelnews.com ,Melaksanakan Kegiatan Komsos Bersama Masyarakat Kp. Talun Pentas Rt 02 Rw 02 Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jum, at, (9/5/2025).

Menurutnya, tujuan Komsos ini juga untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan, dengan adanya interaksi komunikasi Babinsa dengan warga dapat mempererat hubungan TNI dengan rakyat.

Dikatakan, dengan seringnya dan rutin menyatukan wilayah desa binaan, tentunya Babinsa akan mengetahui permasalahan di desanya. Sehingga jika ada permasalahan dengan cepat dapat diatasi dan diselesaikan.

“Kami juga berharap kepada masyarakat untuk selalu saling menjaga dan peduli dengan situasi yang berkembang serta saling membantu satu sama lain dalam menciptakan wilayah yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Reporter : Mirna

Polda jabar tangkap 36 target premanisme dan 109 diamankan ganggu ketertiban dalam operasi Pekat II Lodaya 2025.

Bandung,JabarYutelnews com|| Polda jabar melaporkan perkembangan signifikan dalam pelaksanaan Operasi Pekat II Lodaya 2025 yang digelar sejak 1 Mei hingga 10 Mei 2025. Operasi ini menyasar aksi-aksi premanisme yang dinilai mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah hukum Jawa Barat.

Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan S.I.K., S.H., M.H. mengatakan bahwa berdasarkan data hingga hari kedelapan, sebanyak 36 dari 44 target operasi berhasil diungkap, atau setara dengan 81,82 persen dari total target yang ditetapkan. Selain itu, Kepolisian juga mengamankan 109 pelaku non-target, mencatat 98 korban, dan menangani 99 kasus premanisme yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk terminal, pasar tradisional, proyek pembangunan, hingga kawasan sengketa tanah dan hiburan malam.

Beragam barang bukti berhasil disita, antara lain 42 bilah senjata tajam, 1 airsoft gun, 15 sepeda motor, 4 mobil, 8 ponsel, 46 dokumen, dan uang tunai sebesar Rp 1.320.500.

“Operasi ini melibatkan 935 personel, terdiri dari 185 anggota Polda dan 750 anggota dari satuan wilayah jajaran.” Ujar Irjen Rudi Setiawan, Jum’at (9/5/2025)

Menanggapi capaian tersebut, Kapolda Jabar menegaskan bahwa Operasi ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat.

“Polda Jabar serius dan konsisten dalam menindak segala bentuk premanisme yang meresahkan warga. Operasi ini tidak hanya untuk penindakan, tetapi juga sebagai bentuk pencegahan melalui kegiatan intelijen dan pembinaan masyarakat. Kami juga menyasar pelaku  pelaku yang beroperasi secara digital.” katanya.

Ia menambahkan, Polda Jabar berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan serta membuka ruang komunikasi dengan masyarakat agar lebih berani melapor bila mengalami atau menyaksikan aksi premanisme.

“Polda Jabar optimistis dapat menuntaskan operasi ini dengan hasil maksimal, menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan mendukung pertumbuhan investasi di Jawa Barat.” ungkapnya.

Selama pelaksanaan Operasi Pekat II, Ditreskrimum Polda Jabar bersama satuan wilayah juga berhasil mengungkap sejumlah kasus pemerasan dan pungli yang dilakukan oleh pelaku premanisme di berbagai lokasi. Di antaranya, pengungkapan praktik pungli di Pasar caringin kota bandung yang dilakukan oleh kelompok pelaku yang memaksa sopir kendaraan niaga membayar uang parkir tanpa dasar hukum, serta aksi premanisme penjualan minuman secara paksa. Di ciamis, Polisi menangkap sekelompok pelaku yang melakukan kekerasan terhadap orang dan barang di Pasar Ramadan, yang sempat viral di media sosial.

Selain itu, dalam unjuk rasa hari buruh (Mayday) di taman Dago Kota Bandung, seorang mahasiswa diamankan karena membawa senjata tajam dan tongkat pemukul serta terjadi pengrusakan berat yang dilakukan 3 pelaku terhadap mobil patroli milik Polsek Kiaracondong dan tersangka kini ditahan di Mapolda Jabar.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menuturkan bahwa di wilayah subang, premanisme juga terungkap di kawasan industri smartpolitan dan pabrik keramik, di mana sopir logistik dipaksa membayar pungutan keamanan fiktif. Kasus serupa terjadi di pasar bogor, dengan modus penjualan kue secara paksa kepada pedagang, yang dilakukan oleh pelaku dengan rekam jejak panjang dalam kegiatan pungli. Bahkan, praktik pungutan parkir liar yang dikendalikan oleh individu bersenjata tajam juga berhasil dibongkar di sekitar Cafe Bajawa, Kota Bogor.

Bandung 9 Mei 2025 dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar.

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.