Polda Gorontalo Serahkan Dua Tersangaka Kasus Korupsi Jalan Nani Wartabone ke Kejaksaan Gorontalo

GorontaloYutelnews.com ,Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Gorontalo segera serahkan 2 orang tersangka dugaan kasus korupsi peningkatan Jalan Nani Wartabone, Kota Gorontalo ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo.

Hal tersebut disampaikan Dir Reskrimsus Polda Gorontalo, Kombes Pol Maruly Pardede kepada awak media dalam press rilis. Kata dia, sebelumnya pihaknya telah menetapkan kedua tersangka dan dilakukan penahanan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Pada hari ini kami menyampaikan update-nya, yang bersangkutan telah selesai dilakukan proses penyelidikan, berkas perkara sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum (Kejati Gorontalo),” ujar Kombes Pol Maruly.

Usai dilakukan penyelidikan dan berkas perkara telah dinyatakan lengkap, selanjutnya akan segera dilakukan pelimpahan tersangka ke pihak kejaksaan.
“Penyidik akan melakukan tahap 2 atau pelimpahan tersangka dan barang buktinya, dari tahanan rutan Polda Gorontalo ke penahanan oleh Kejaksaan Tinggi Gorontalo,” ucapnya.

Diketahui, kedua tersangka korupsi berinisial DJ selaku Kuasa Direktur PT Mahardika Permata Mandiri dan tersangka AA selaku KPA PT Fendel Structure Engineering (untuk konsultan pengawasan pemeliharaan berkala) dalam pekerjaan peningkatan jalan Nani Wartabone pada Dinas PUPR Kota Gorontalo tahun anggaran 2021.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat (1) dan/atau pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 sebagimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi junto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP (pidana), dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun, dan/atau denda paling sedikit 50 juta rupiah dan paling banyak 1 miliar.

Reporter : Mirna

Pemasangan Tiang Internet Milik PT Telkom Akses Indihome Diduga Berdiri Ditanah Pribadi Warga Tanpa Ijin,

SukabumiYutelnews.com Berlokasi di Desa Kalaparea, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Senin 09/06/2025
Tiang tersebut menimbulkan keluhan warga karena mengganggu kenyamanan dan estetika lingkungan. Salah satu warga menceritakan dan meluapkan rasa kesalnya terkait pemasangan tiang jaringan Indihome di tanah miliknya tanpa meminta izin.

Menurut warga tersebut pemasangan tiang kurang beretika atau tidak punya sopan santun, dikarenakan asal tancap tiang tanpa se-ijin pemilik tanahnya.

“Tidak ada basa basi sama sekali dan juga tanpa permisi atau tanpa meminta izin dari saya selaku pemilik tanah. Mereka (Pekerja Lapangan Indihome – red), sesuka hati menancapkan tiang besi dilokasi itu, Ungkap SH (32)

Lanjut ia, Saya juga merasa heran kepada perusahaan internet apalagi sekelas Indihome masa pasang tiang tidak ada sosialisasi dulu sama warga, ” Pungkasnya.

Sementara itu, Riki Pengawas Lapangan PT. Telkom Akses Mengatakan, “Terkait pemasangan tiang di desa Kalaparea karena itu kerjasama dengan kepala desa, Itukan permintaan Kades untuk pengadaan jaringan internet,” Ungkapnya.

Saat ditanyakan terkait keluhan warga pihaknya menjelasakan bahwa itu tanggung jawab kepala desa semua titik lokasi tiang mengikuti arahannya.

“Untuk sosialisasi ke warga itu tanggung jawab pak kades, karena untuk titik lokasi tiang pun sesuai arahan dari pak kades, dan untuk masalah yang di tanah warga kita bisa geserkan.” Pungkas Riki.

Sampai berita ini diterbitkan awak media belum dapat pernyataan dari kepala desa Kalaparea.

(Reporter : Mirna)

Sangat Miris”Akibat Kelalayan Supir Truk Proyek Tol Mengakibatkan Kabel Listrik Terputus dan Mengakibatkan Saluran Irigasi Tertimbun

SukabumiYutelnews.com Sejumlah wilayah di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan mengalami pemadaman listrik akibat kabel jaringan PLN putus, Senin (9/6/2025) malam. Insiden itu terjadi setelah sebuah truk pengangkut tanah urugan proyek pembangunan tol sesi 3 melintas di kawasan tersebut.

Truk bermuatan tanah itu diketahui mengambil tanah dari proyek pembangunan tol di Kampung Pondok Tisuk, Desa Balekambang, dan membuangnya ke seberang jalan. Akibatnya, kabel listrik terseret hingga putus dan saluran irigasi warga pun tertimbun tanah buangan.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekesalannya atas insiden tersebut. Menurutnya, aktivitas pembuangan tanah itu selain membahayakan warga sekitar juga merusak fasilitas umum.

“Tak hanya kabel listrik yang putus, tapi saluran irigasi kami juga tertimbun tanah. Ini sangat merugikan warga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 01/09 Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Dadang, menyayangkan tindakan pihak vendor proyek tol yang dinilai tidak memiliki koordinasi dengan warga setempat.

“Tidak ada konfirmasi sebelumnya soal pembuangan tanah urugan ini, apalagi soal kompensasi kepada warga yang terdampak,” kata Dadang.

Pantauan di lokasi, sejumlah petugas PLN terlihat tengah melakukan perbaikan kabel jaringan listrik yang terputus. Hingga berita ini diturunkan, proses perbaikan masih terus dilakukan untuk memulihkan aliran listrik di wilayah terdampak.

(Reporter : Mirna)

Perjuangan Gigih Masyarakat Sedanau: Dari Jalan Terjal Menuju Pantai Pasir Marus Hingga Wisata Unggulan

YUTELNEWS.com | Pantai Pasir Marus kini menjadi salah satu objek wisata favorit bagi masyarakat Sedanau, Kabupaten Natuna. Namun, di balik akses jalan yang kini nyaman dan mudah dilewati, tersimpan sejarah panjang perjuangan penuh liku dari para tokoh masyarakat dan pemerintah setempat.

Awal Perjuangan Membangun Akses

Pada tahun 2007, pembangunan jalan menuju Pantai Marus mulai digagas dengan anggaran kompensasi BBM sebesar Rp. 190.000.000 dari program pusat. Dua tokoh masyarakat, Pak Tamam dan Lurah Sedanau saat itu, Haji Muen, berperan besar dalam mengawal proyek ini. Mereka mempercayakan pengelolaan anggaran kepada Junaidi, yang ditunjuk sebagai ketua badan pengelola.

Tantangan besar pun menghadang sejak awal pengerjaan. Salah satu kendala utama adalah kepemilikan tanah warga yang perlu diberi pemahaman agar proyek ini dapat berjalan lancar tanpa harus mengeluarkan biaya ganti rugi. Selain itu, masyarakat juga harus diyakinkan bahwa keberadaan jalan baru ini akan memberikan kemudahan bagi mereka, terutama dalam mengakses kebun dan mengangkut hasil panen seperti cengkeh, kelapa, dan tanaman lainnya.

Kejadian Mistis di Tengah Pembangunan

Tak hanya tantangan teknis, pembangunan jalan ini juga diwarnai kisah mistis yang sulit dijelaskan secara logika. Salah satu kejadian yang menarik perhatian adalah tumbangnya sebuah pohon besar yang berdiri tepat di jalur yang akan dikerjakan. Junaidi, yang merasa terhambat dengan keberadaan pohon tersebut, secara refleks menepuk batangnya dan mengucapkan, “Tumbanglah kau pohon.” Ajaibnya, keesokan harinya pohon itu benar-benar tumbang bersama akarnya.

Selain itu, sebuah batu besar yang disebut “Batu Tukong” dalam bahasa daerah Sedanau, dikenal memiliki aura mistis yang ditakuti warga setempat. Di area tersebut ditemukan banyak ular yang tak biasa—panjangnya sekitar 30 cm dengan warna beragam. Namun, dalam proses pembangunan, ular itu tiba-tiba menghilang dan tidak pernah ditemukan lagi oleh para pekerja hingga proyek jalan selesai.

Pembangunan Hingga Selesai dan Revitalisasi Tahun 2023

Dengan semangat dan kerja keras 20 tenaga kerja yang mengandalkan sarana seadanya, pengerjaan jalan sepanjang 850 meter berhasil diselesaikan dalam waktu tiga bulan, dari Oktober hingga Desember 2007. Pekerjaan dilakukan secara manual dengan tiga tahap utama: pemasangan batu mereng, penimbunan, dan pengerasan.

Pada tahun 2023, pembangunan jalan menuju Pantai Marus kembali mendapatkan perhatian dari pemerintah melalui aspirasi Anggota DPR-RI Cen Sui Lan. Program revitalisasi dilakukan untuk meningkatkan kualitas jalan dengan pengerjaan semenisasi, sehingga akses ke pantai semakin nyaman bagi pengguna jalan bermotor.Harapan besar kembali bagi masyarakat Sedanau, Cen Sui Lan yang dulunya anggota DPR-RI saat ini menjabat sebagai Bupati Natuna. Semoga kedepannya dapat lebih di perhatikan lagi masalah infrastruktur Pembangunan objek wisata pantai pasir marus Sedanau.

Dampak Besar bagi Masyarakat dan Harapan ke Depan

Kini, Pantai Pasir Marus semakin ramai dikunjungi oleh masyarakat Sedanau. Infrastruktur yang lebih baik tidak hanya memberikan kemudahan akses wisata, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi warga, khususnya para petani yang menggunakan jalan ini untuk membawa hasil panen mereka.

Harapan besar masih tertuju kepada Pemerintah Kabupaten Natuna agar terus meningkatkan infrastruktur di area pantai. Masyarakat menginginkan fasilitas publik yang lebih memadai agar Pantai Pasir Marus semakin berkembang dan mampu menarik lebih banyak wisatawan. Dengan perhatian lebih dari pemerintah dan masyarakat, pantai ini berpotensi menjadi ikon wisata unggulan Natuna yang semakin maju di masa depan.

Pantai Pasir Marus bukan hanya sekadar destinasi wisata, tetapi juga simbol perjuangan masyarakat Sedanau dalam memperjuangkan pembangunan demi kesejahteraan bersama.

(Darmansyah)

Polsek Bunguran Barat Gelar Patroli Kamtibmas di Pantai Maros: Pastikan Keamanan Wisatawan Selama Libur Idul Adha

YUTELNEWS.com
Bunguran Barat, 7 Juni 2025 – Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan selama libur bersama Idul Adha 1446 H/2025 M, Polsek Bunguran Barat menggelar patroli sekaligus memberikan himbauan kepada pengunjung Pantai Maros, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat.

Kapolres Natuna, AKBP Novyan Aris Efendie, SH., MM., M.Tr.Opsla, melalui jajaran Polsek Bunguran Barat, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan wisata yang aman dan kondusif bagi masyarakat yang tengah menikmati liburan.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Minggu sore pukul 15.00 WIB, personil Unit Samapta Polsek Bunguran Barat menyampaikan sejumlah imbauan kepada pengunjung, di antaranya:
– Mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, menciptakan rasa aman dan nyaman di kawasan wisata.
– Menjaga barang bawaan, guna mencegah kehilangan atau barang tertinggal di lokasi wisata.
– Meningkatkan kewaspadaan orang tua terhadap anak-anak mereka, khususnya saat bermain atau berenang, guna mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

“Keselamatan pengunjung adalah prioritas utama. Kami berharap masyarakat dapat menikmati liburan dengan tenang dan aman,” ujar salah satu petugas kepolisian di lokasi.

Dengan adanya patroli ini, diharapkan Pantai Maros tetap menjadi destinasi wisata yang nyaman dan aman bagi masyarakat, khususnya di momen libur panjang seperti Idul Adha.
Tetap waspada, jaga kebersihan, dan nikmati indahnya Pantai Maros dengan penuh kesadaran akan keamanan bersama!

(Darmansyah)

Semangat Warga Sedanau Membasmi Sampah Plastik dalam Aksi Bersih Lingkungan Sedunia

YUTELNEWS.com -Natuna. Udara pagi di Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, terasa lebih segar pada Kamis, 5 Juni 2025. Hari itu, semangat masyarakat berkobar dalam aksi nyata membersihkan lingkungan, mengikuti instruksi Kepala Daerah Kabupaten Natuna dalam rangka memperingati Hari Bersih Lingkungan Sedunia.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk jajaran Forcopimcam, instansi pemerintah, TNI Koramil 03/Sedanau, Posal Sedanau, Polsek Kecamatan Bunguran Barat melalui Bhabinkamtibmas, organisasi masyarakat, kepala lingkungan, RW, RT, serta masyarakat setempat. Semua bersatu dalam satu tujuan: mengurangi polusi plastik dan menjaga ekosistem tetap lestari.

Sebelum turun ke lapangan, seluruh elemen masyarakat mengikuti upacara pemberitahuan di halaman Kantor Kecamatan Bunguran Barat pada pukul 07:30 WIB. Upacara ini dipimpin langsung oleh Camat Haidir, yang menegaskan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat.

Dengan penuh semangat, warga Sedanau bergerak ke titik-titik yang telah ditentukan, menyisir jalanan, pesisir pantai, dan area pemukiman. Kantong-kantong sampah plastik yang tadinya berserakan perlahan terkumpul, menciptakan pemandangan yang jauh lebih asri dan bersih.

“Mari kita jadikan kebersihan sebagai budaya, bukan sekadar program tahunan,” ujar seorang warga yang turut serta dalam aksi tersebut. Harapan besar disampaikan kepada pemerintah daerah agar tidak hanya menghadirkan program, tetapi juga menyediakan dukungan berupa sarana dan prasarana kebersihan yang memadai.

Kegiatan ini tidak sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga menguatkan solidaritas sosial dan kesadaran akan pentingnya menjaga alam. Dengan komitmen yang kuat, masyarakat Sedanau berharap gerakan ini terus berlanjut dan menjadi kebiasaan yang diwariskan kepada generasi berikutnya.

(Darmansyah)

Bupati H Dadang Supriatna Komitmen Nyata Atasi Banjir di Wilayah Dayeuhkolot, Peninggian TPT dan Normalisasi Saluran Air .

BandungYUTELNEWS com|| Sebagai dari Program 100 hari kerja bupati dan wakil Bupati Bandung, Pemkab Bandung melalui Dinas pekerjaan umum dan tata ruang (DPUTR) terus berupaya melayani masyarakat dalam penanganan persoalan banjir yang kerap melanda wilayah Kecamatan Dayeuhkolot.

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), melakukan peninjauan terhadap duat titik lokasi Yang akan dilaksanakan pembangunan peninggian Tembok Penahan Tebing (TPT) dan normalisasi di wilayah rawan banjir yang berada di Kampung Babakan Leuwi Bandung dan Kp.Sukabirus Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung ,yang tepatnya di jalan Raya sukabirus RW 13. pada Selasa 03/06/2025.

Adapun kegiatan yang akan segera dilaksanakan, yaitu peninggian TPT dan normalisasi dengan panjang 60 meter di Rw 01, 02,03 dan 14 yang berada di Babakan Leuwi Bandung dan 200 meter di jalan Raya sukabirus RW 13.

Kegiatan yang akan segera dilaksanakan, tentunya ini merupakan komitmen dari Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna dalam mengatasi luapan air sungai yang selama ini menjadi salah satu sumber terjadinya banjir, sehingga perlunya ada tindakan preventif segera.

Seperti diketahui, Bupati Bandung HM.Dadang Supriatna atau yang akrab disapa kang DS ini, selalu berkomitmen dan selalu konsen terhadap permasalahan banjir di wilayah Kabupaten Bandung. ” Dirinya selalu menginstruksikan terhadap jajarannya, agar bila terjadi banjir supaya bisa gerak cepat bertindak.

Dalam pengecekan lokasi yang akan dibangun pekerjaan oleh Dinas PUTR Kabupaten Bandung, dari pihak Dinas menyampaikan pembangunan ini akan segera dilaksanakan agar masyarakat bisa merasa tenang jika banjir datang.

Tim teknis DPUTR Kabupaten Bandung yang di dampingi seorang tokoh masyarakat yaitu Bapak Tri Rahmanto, Selasa siang tadi langsung ke lapangan untuk melakukan survei, pengukuran, dan pengumpulan data teknis demi memastikan pembangunan tepat sasaran dan yang sesuai kebutuhan.

Tokoh masyarakat Dayeuhkolot Tri Rahmanto saat di temui awak media menyampaikan, dirinya merasa senang atas kehadiran dari tim dari Dinas PUTR Kabupaten Bandung Yang telah melakukan pengecekan lapangan pada hari ini.

Dirinya berharap, pelaksanaan pekerjaan untuk meninggikan TPT dan normalisasi saluran air di dua kampung ini bisa secepatnya terealisasi,” ucapnya Tri.

Masyarakat sangat memerlukan bantuan ini, Alhamdulillah hari ini sudah direspon dengan baik oleh bupati bandung bapak Dadang Supriatna dengan langsung ditinjau dan diukur, di mana Saya yakin ini akan dibangun segera,” ungkap Tri.

Tri Rahmanto pun ,menambahkan, Alhamdulillah kita mempunyai pemimpin seperti beliau, Ini bukti keberpihakan Bupati Dadang Supriatna kepada masyarakat bawah dan komitmenya terhadap permasalahan Banjir di wilayah kecamatan Dayeuhkolot”, ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Tri Rahmanto, terkait normalisasi saluran air dan peninggian TPT ini merupakan wujud quick respon atas solusi apa dibutuhkan oleh masyarakat, terkait infrastruktur dan penanganan banjir. Semoga setelah selesai pengerjaannya nanti, ini bisa memberi rasa aman dan harapan baru bagi warga yang selama ini hidup dalam kekhawatiran setiap kali hujan datang,” pungkasnya.

(Yans.)

Satgas Prima Dayeuhkolot Turun Langsung Tuntaskan Dengan Cepat Tumpukan Sampah Pasca Banjir.

BandungYUTELNEWS com|| Masyarakat Rw 05 kampung lamajang pentas desa Citeureup, keluhkan tumpukan sampah dan tanah bekas banjir yang melanda wilayah Lamajang desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot kabupaten Bandung,beberapa waktu lalu.

Pasca banjir yang mengenang beberapa desa di wilayah kecamatan Dayeuhkolot kemarin, warga masyarakat membersihkan lumpur tanah dan sampah yang ada di jalan, termasuk dari Rw 9 kampung Pasigaran.

Namun sampah dan tanah yang dibuang di wilayah Rw 05 ini menjadi sebuah kekhawatiran sebagian masyarakat, karena dianggap menggangu kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Untuk itu, seorang tokoh masyarakat Bapak Tri Rahmanto melalui ketua Rw 05 dimintai Bantuan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Tri Rahmanto juga bersama satgas Perhimpunan remaja masjid (PRIMA) Lamajang peuntas secara nyata dan langsung gercep terus menerus bergotong-royong membersihkan tempat tersebut.

Untuk memudahkan pelaksanaan pembersihan, Tri Ramanto juga menurunkan alat berat untuk membantu dan mempermudah pembersihan lumpur dan sampah, dikarenakan kalau dengan cara manual saja akan memakan waktu yang lama.

Menurutnya, aksi peduli ini bukan sebagai cari pamor ataupun ingin dipuji, melainkan sebagai bentuk kepedulian semata. “Karena kalau bukan kita siapa lagi, kitalah sebagai masyarakat yang harus bisa berbuat untuk wilayah kita sendiri,” ucapnya.

Dalam kegiatan ini, hadir secara langsung perwakilan stap dari Kecamatan Dayeuh kolot, Bhabinsa Desa, ketua Rw 09, anggota satgas PRIMA dayeuhkolot dan unsur masyarakat. Namun sangat di Sayangkan, ” Sebagai kepengurusan warga dalam hal ini ketua Rw 05 dimana permasalahan ini atas dasar komplenanya, dirinya seolah-olah tidak memberikan support karna tidak terlihat di tempat kegiatan tersebut,”tukasnya.

(Yans.)

Koramil 10/ Nagrak Kodim 0607/ Kodim Kota Menghadiri Kegiatan Bimtek Linmas

NagrakYutelnews.com ,Danramil 10/ Nagra Lettu Inf. Dwi Suhartoyo Di Wakili Babinsa Nagrak Utara Serka Khisbuloh Menghadiri Kegiatan Bimtek Linmas Di Selenggarakan oleh BKAD Bertempat Di Aula Balarea Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, (2/6/2025).

Yang Hadir Dalam Kegiatan Bimtek Linmas Camat Di Wakili Kasatpol PP, Danramil Nagrak Di Wakili Babinsa Nagrak Utara,Ketua BKAD dan Perkalian Linmas 7 Desa.

Serka Khisbuloh, mewakili Danramil Lettu Inf. Dwi Suhartoyo juga menyampaikan pesan agar seluruh peserta Bimtek memanfaatkan pelatihan ini dengan baik untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Kegiatan Bimtek ini berlangsung dengan lancar, diisi dengan berbagai materi dan simulasi yang relevan bagi para anggota Linmas . Diharapkan, melalui kegiatan ini, Linmas dan perangkat terkait dapat semakin siap dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka,” Pungkasnya.

(Reporter : Mirna)

Bupati Bandung Usulkan Daerahnya Mendapat Participating Interest dari Hasil Tambang Panas Bumi.

BandungYUTELNEWS com|| Sebagai salah satu daerah yang meiliki potensi dan penghasil energi panas bumi (geothermal) terbesar di Jawa Barat bahkan di Indonesia, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengusulkan agar Kabupaten Bandung mendapatkan Participating Interest atau partisipasi kepentingan daerah penghasil tambang, sebagai dana bagi hasil saham.

Participating Interest ini memberikan kesempatan bagi daerah untuk memiliki saham dalam pengelolaan sumber daya alam tambang. Saham ini bisa menjadi sumber pendapatan aseli daerah (PAD) baru bagi daerah.

Menurut Bupati Dadang Supriatna yang juga menjabat Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) ini, banyak contoh daerah lain yang setiap tahunnya surplus APBD, karena memiliki potensi pertambangan minyak dan gas.

“Nah, kita Kabupaten Bandung ini penghasil energi panas bumi terbesar di Jawa Barat bahkan Indonesia. Maka kita akan usulkan ke Kementerian Keuangan untuk mendapatkan Participating Interest ini,” kata bupati seusai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapang Upakarti Soreang, Senin 2 Juni 2025.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, sebut Kang DS, DBH panas untuk provinsi mencapai 5% sementara untuk kabupaten/kota 10 sampai 15%.

Lebih dari itu, Ketua Harian Apkasi ini juga akan mengusulkan ke Kementerian Keuangan agar daerah penghasil energi listrik untuk dibedakan tarif listriknya dan tidak disamaratakan dengan daerah lainnya.

“Kabupaten Bandung ini penghasil energi listrik dari sumber panas bumi yang potensinya mencapai 2.681 MW. Ya, masa tarif listrik Kabupaten Bandung harus disamakan dengan Bali atau daerah lainnya,” beber Kang DS.

Sebagai Ketua Harian Apkasi, ia akan mendorong usulan ini melalui organisasi pemerintah kabupaten tersebut. Termasuk soal tunjangan kinerja bagi kepala daerah karena tanggungjawabnya yang sangat besar dibandingkan gaji yang dinilai masih kurang seimbang antara hak dan kewajibannya.

“Jangan sampai gaji maupun tunjangan ASN itu terus naik tapi kepala daerah sallary dan tunjangannya tidak mengalami perubahan. Ini yang akan kami perjuangkan juga di Apkasi,” pungkas Kang DS.(*)

(Yans.)

Polres Ngawi Berhasil Ungkap Kasus TPPO Dalih Adopsi 4 Tersangka Diamankan

YUTELNEWS .com – Polres Ngawi, Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang terjadi di wilayah Ngawi pada Rabu, tanggal 14 Mei 2025 sekira pukul 13.00 WIB.

Dari hasil ungkap tersebut, Polisi berhasil mengamankan 4 tersangka.

Mereka adalah ZM laki-laki (34), R perempuan (32) keduanya warga Kabupaten Pasuruan, SA perempuan (35) warga Ponorogo, dan SEB perempuan (22) warga Ngawi.

Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon mengatakan terungkapnya dugaan kasus TPPO ini berawal dari laporan masyarakat.

AKBP Charles juga menjelaskan, dari hasil pemeriksaan oleh Satreskrim Polres Ngawi Polda Jatim, tersangka tindak pidana TPPO itu menggunakan modus adopsi.

“Modusnya, para tersangka mencari ibu hamil yang ekonominya lemah dan juga yang akan menyerahkan bayinya setelah lahir, untuk diasuh atau diadopsi orang lain,” kata AKBP Charles,Senin (2/6).

Dalam perkara tindak pidana perdagangan orang itu lanjut AKBP Charles, bahwa para tersangka telah melakukan perdagangan orang atau bayi di wilayah Jawa Timur dan DKI Jakarta.

“Tersangka mencari orang yang akan mengadopsi bayi tersebut sebagai anaknya,” terang Kapolres Ngawi.

Para tersangka mencari keuntungan dari adopter bayi dengan cara meminta uang dengan dalih untuk biaya persalinan.

Dari penjualan bayi tersebut, para tersangka mendapat keuntungan dengan jumlah berbeda.

“Ada yang dapat bagian keuntungan 1 Juta, hingga 4 Juta setiap penjualan bayi,” kata AKBP Charles.

Dari penangkapan tersangka Polisi juga mengamankan barang bukti surat keterangan lahir, perjanjian penyerahan anak, 1 (satu) unit kendaraan roda empat merk Toyota Avanza, HP milik para pelaku dan satu buku rekening yang digunakan untuk transaksi.

Kepada para pelaku diterapkan pasal 83 Jo Pasal 76 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang perubahan UU Nomor 23 tahun 2003 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 11 UU Nomor 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang.

“Ancaman hukuman penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun,” tutup Kapolres Ngawi AKBP Charles T.

(Didik H)

Dirut Bank Sumut Terseret Dugaan Kasus Kredit Macet PT Sritex

Medan// yutelnews.com
Nama Direktur Utama Bank Sumut mencuat dalam pusaran dugaan kasus korupsi penyaluran kredit macet kepada PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), sebuah perusahaan tekstil besar nasional yang kini tengah menghadapi masalah keuangan serius.

Kasus ini menjadi sorotan setelah sejumlah media nasional melaporkan adanya kredit jumbo dari berbagai bank, termasuk Bank Sumut, yang disalurkan kepada PT Sritex tanpa analisis risiko yang memadai dan diduga mengabaikan prinsip kehati-hatian perbankan.

Dalam perkembangan terbaru, Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (DPP GEMAK) menyerukan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia segera melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan keterlibatan petinggi Bank Sumut.

> “Kredit macet ini bukan hanya kerugian bisnis, tapi potensi kerugian negara. Jika terbukti ada penyalahgunaan wewenang atau kolusi dalam proses penyaluran kredit, semua pihak yang terlibat wajib diperiksa dan diadili,” tegas Ketua Umum DPP GEMAK dalam keterangannya kepada BeritaSiber, Sabtu (1/6/2025).

Sritex Gagal Bayar, Bank-Bank Daerah Terjebak Risiko

PT Sritex sebelumnya diketahui mengalami gagal bayar terhadap sejumlah pinjaman dari bank nasional maupun daerah. Kondisi ini menjadi perhatian otoritas karena memicu potensi kerugian keuangan negara akibat kredit bermasalah dari BUMN dan BUMD.

Bank Sumut diduga menjadi salah satu bank yang turut menyalurkan kredit dalam jumlah besar kepada Sritex sebelum perusahaan tersebut dinyatakan bermasalah.

DPP GEMAK juga menyampaikan keprihatinan terhadap lemahnya pengawasan internal bank serta kemungkinan adanya intervensi dari oknum pejabat atau elite bisnis dalam proses pencairan kredit tersebut.

> “Kami akan terus mengawal kasus ini. Jika tidak ada tindakan tegas dari KPK atau Kejaksaan, kami siap turun aksi. Jangan biarkan BUMD jadi korban permainan elit,” tambah pengurus DPP GEMAK.

Transparansi dan Audit Diperlukan

DPP GEMAK meminta audit menyeluruh terhadap seluruh proses penyaluran kredit Bank Sumut dalam lima tahun terakhir. Selain untuk mengungkap dugaan penyimpangan, audit ini penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi keuangan milik daerah.

Media yutelnews.com akan terus mengikuti perkembangan kasus ini, termasuk langkah-langkah hukum yang diambil aparat penegak hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat.

(Redaksi rizal hsb)

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Peringati Hari Lahir Pancasila dengan Upacara dan Sarasehan.

BandungYUTELNEWS com|| DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2025.

Upacara yang digelar di halaman kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung di Jl.Jasamaranata no 10, Kelurahan Balaendah, Kecamatan Balaendah, ini dipimpin langsung ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, Hj Nia Purnakania SH.M.K.N.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya anggota DPRD Angie Natesha Goenadi Go S.Ked.M.HI, Yayat Sumirat SH, Dadan Hermawan S.Sos, Pironi Knight Grimaldi SH, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bandung, serta jajaran pengurus DPC dan pengurus PAC serta kader partai PDI Perjuangan lainnya.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan dan diskusi kebangsaan sebagai ajang refleksi dan penguatan ideologi Pancasila di tengah tantangan zaman yang terus berubah.

Hj Nia Purnakania SH M.K.N juga menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung

Menurutnya, peringatan ini sangat penting agar kader partai tidak melupakan sejarah dan nilai-nilai dasar bangsa yang telah dirumuskan oleh para pendiri negara.

“Pancasila itu penting dalam semua aspek kehidupan. Karena itu, bagi kader PDI Perjuangan, memperingati Hari Lahir Pancasila adalah sebuah kewajiban,” papar ketua DPC hj Nia Purnakania SH.M.K.N yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ini.

Dia berharap, seluruh kader partai tidak hanya semangat memperingati Hari Lahir Pancasila, tapi juga mengamalkan dan mengetuk-tularkan kepada masyarakat.

“Agar masyarakat betul-betul paham terhadap nilai-nilai Pancasila dan betapa penting menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

(Yans.)

Pemkot Surabaya Lantik 223 Pejabat, Wali Kota Eri Cahyadi Tekankan Reformasi Birokrasi dan Meritokrasi

SurabayaYUTELNEWS.com|| Sebanyak 223 pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi dilantik dalam sebuah upacara yang digelar di Graha Sawunggaling, Sabtu (31/5/2025). Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, bertepatan dengan puncak peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732.

Dari total pejabat yang dilantik, terdapat 55 pejabat yang menempati posisi baru, menggantikan pejabat sebelumnya. Wali Kota Eri menyebut, pergeseran tersebut dilakukan berdasarkan proposal dan hasil asesmen, untuk menyesuaikan kemampuan pegawai dengan posisi yang tepat.“Ke-55-nya adalah orang yang naik, menggeser yang lainnya berdasarkan proposal yang masuk. Dan yang lainnya berputar sesuai dengan hasil asesmen yang pasnya di mana,” ujar Eri.

Hindari Zona Nyaman, Dorong Pengembangan Kapasitas ASN
Pelantikan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Surabaya untuk mendorong pengembangan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dan menghindarkan mereka dari zona nyaman dalam jabatan yang telah lama ditempati.

“Yang sudah menjabat lebih dari dua tahun, tidak sampai tiga tahun, kita akan rotasi. Tujuannya agar mereka memahami beban kerja di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ini akan meningkatkan kemampuan analisa dalam pelaksanaan program,” jelas Eri.

Reformasi Birokrasi dan Evaluasi Mendagri
Eri mengungkapkan bahwa pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia menegaskan bahwa setiap perubahan struktur organisasi pemerintahan kini harus mendapatkan izin dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kemendagri.

“Sekarang, terkait perubahan apa pun di pemerintahan, terutama struktur, harus mendapatkan izin dari BKN dan Mendagri,” katanya.
Lebih jauh, Eri menekankan pentingnya menjaga netralitas birokrasi dari kepentingan politik. 

Menurutnya, birokrasi harus menjadi mesin utama dalam menjaga stabilitas pemerintahan kota.“Saya tidak ingin birokrasi ini menjadi bagian dari politik. Birokrasi harus netral dan profesional, terlepas dari siapa wali kotanya. Ini penting untuk menjaga stabilitas kota,” tegasnya.

Tegakkan Sistem Meritokrasi
Penempatan pejabat, terutama untuk jabatan strategis, disebut Eri telah dilakukan berdasarkan sistem meritokrasi yang adil dan transparan. Penilaian dilakukan oleh tim Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) berdasarkan hasil ujian dan evaluasi.

“Hari ini, alhamdulillah, kita menerapkan sistem meritokrasi yang dihitung berdasarkan perhitungan-perhitungan dan ujian dari tim Baperjakat,” pungkasnya.

Daftar Pejabat Eselon II yang Dirotasi:
1.Ikhsan – Inspektur Kota Surabaya
2.Rachmad Basari – Kepala Badan Pendapatan Daerah
3.Febrina Kusumawati – Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan
4.Dewi Soeriyawati – Asisten Perekonomian dan Pembangunan
5.Agus Imam Sonhaji – Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan
6.M. Fikser – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
7.Achmad Zaini – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja
8.Anna Fajriatin – Asisten Administrasi Umum
9.Mia Santi Dewi – Kepala Dinas Sosial
10.Agus Hebi Djuniantoro – Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja
11.Irvan Widyanto – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah
12.Maria Theresia Ekawati Rahayu – Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan
13.Tundjung Iswandaru – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
14.drg. Bisukma Kurniawati – Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia

Lima Jabatan Strategis Masih Kosong:
1.Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya
2.Kepala Dinas Perhubungan
3.Kepala Dinas Penanaman Modal dan 4.Pelayanan Terpadu Satu Pintu
5.Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
6.Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo)       

(boedipras)

Bupati Bandung Dadang Supriatna Hadiri Munas VI dan HUT ke-25 Apkasi di Minahasa Utara.

MINAHASA UTARA –YUTELNEWS com|| Bupati Bandung HM Dadang Supriatna menghadiri Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Munas Apkasi) ke-6 yang berlangsung di Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara selama 3 hari yaitu Kamis – Sabtu, 29–31 Mei 2025. Munas ke-6 ini dirangkai dengan Ulang Tahun ke-25 Apkasi.

Bupati dan rombongan akan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan inti Munas ke-6 dan HUT ke-25 Apkasi. Bupati tiba di Manado bersama sejumlah kepala daerah lain.

Sesuai rundown dari panitia pelaksana, kegiatan dimulai Kamis siang di Hotel Sentra Manado Kabupaten Minahasa Utara yaitu Orientasi Anggota Apkasi. Giat ini dalam rangka memperkuat peran dan pemahaman Bupati terhadap visi,misi, dan program Apkasi. Dilanjutkan dengan makan malam atau welcome dinner di Paradise Hotel Golf & Resort Minahasa Utara.

Acara inti yaitu Musyawarah Nasional ke-6 akan berlangsung sehari penuh yaitu Jumat (30/5/25) di Hotel Sentra Manado yang dihadiri oleh Bupati bersama Sekda. Secara bersamaan di ruang terpisah, Ketua TP PKK akan menghadiri Women Programme.

Malam harinya, Bupati bersama Ketua TP PKK dan Sekda akan kembali bersama menghadiri Malam Final Pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2025 di Hotel Sutan Raja, Minahasa Utara.

Apkasi adalah organisasi strategis dalam memperjuangkan kepentingan pemerintah kabupaten di tingkat nasional. Sejak berdiri pada tahun 2000 APKASI telah menjadi wadah komunikasi, kerjasama, dan penguatan kapasitas pemerintah kabupaten, sejalan dengan semangat otonomi daerah.(*)

(Yans.)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.