Pemkab Bandung dan Dekranasda Gelar Bazaar Ramadan dan OPM Bersubsidi di Tiga Kecamatan

YUTLNEWS.com | Bupati Bandung, Dadang Supriatna secara resmi membuka kegiatan Bazaar Ramadan 1447 Hijriah dan Operasi Pasar Murah (OPM) Bersubsidi Tahun 2026, Kamis (5/3/2026), di Lapangan Upakarti, Soreang. Pembukaan OPM ditandai dengan penyerahan simbolis paket sembako oleh Bupati kepada perwakilan camat dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Cangkuang, Kecamatan Cikancung, dan Kecamatan Rancaekek yang secara serentak melaksanakan OPM di wilayahnya masing-masing.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Kang DS ini menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang bertepatan dengan 15 Ramadan 1447 H.

“Kegiatan Bazaar Ramadan 1447 Hijriah dan Operasi Pasar Murah bersubsidi tahun 2026 ini tentu sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Alhamdulillah, nilai inflasi Kabupaten Bandung saat ini berada di angka 3,01 persen, di bawah rata-rata nasional dan provinsi. Ini menunjukkan kerja nyata seluruh perangkat daerah dalam menjaga stabilitas harga,” ujarnya.

Kang DS menegaskan, kegiatan OPM menjadi salah satu instrumen penting dalam mengendalikan inflasi, khususnya menjelang Idulfitri saat harga kebutuhan pokok cenderung meningkat.

“Saya titip kepada Disperdagin dan seluruh kepala OPD agar memperbanyak kegiatan operasi pasar murah, terutama menjelang Idulfitri. Kita juga harus mendukung daerah-daerah pertanian agar tidak terlalu terdampak gejolak harga, termasuk dampak situasi global,” katanya.

Ia menambahkan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung juga dipengaruhi oleh meningkatnya daya beli masyarakat. Karena itu, pertumbuhan ekonomi harus terus dijaga agar berdampak pada kesejahteraan yang merata.

Menurutnya, kolaborasi lintas perangkat daerah sangat penting, termasuk dengan Dinas Koperasi dan UKM dalam mendorong pelaku UMKM naik kelas, mulai dari sertifikasi halal, pendaftaran hak kekayaan intelektual (HAKI), hingga penguatan koperasi.

Kegiatan ini juga turut didukung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bandung dalam mendorong promosi dan pemasaran produk UMKM. Ke depan, Kang DS berharap Dekranasda dapat menyelenggarakan festival dan event berkala untuk menarik kunjungan dan memperluas pasar produk lokal.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung, Dicky Anugerah melaporkan bahwa kegiatan Bazaar Ramadan merupakan agenda rutin yang bekerja sama dengan Dekranasda Kabupaten Bandung.

Ia menjelaskan bazaar ini diadakan untuk meningkatkan penggunaan dan pembelian produk dan/atau jasa IKM/UKM serta belanja di pasar rakyat di Kabupaten Bandung.

“Kegiatan Bazaar Ramadan ini bertujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan peluang pasar serta transaksi penjualan produk IKM dan UKM Kabupaten Bandung, sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok menjelang Idulfitri 1447 Hijriah,” ujarnya.

Bazaar Ramadan dilaksanakan selama empat hari, mulai 4 hingga 8 Maret 2026 dengan diikuti sebanyak 144 pelaku IKM dan UKM. Selain transaksi produk, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai layanan publik, seperti pelayanan kesehatan gratis, layanan Nomor Induk Berusaha (NIB) dari PTSP, layanan administrasi pemerintahan, serta pelayanan lainnya dari sejumlah perangkat daerah.

Adapun paket OPM yang disubsidi pemerintah terdiri atas beras premium 5 kilogram, gula pasir premium 2 kilogram, minyak goreng premium 2 liter, dan tepung terigu 1 kilogram. Harga normal paket sebesar Rp164.000, dengan subsidi Pemerintah Kabupaten Bandung sebesar Rp81.000, sehingga masyarakat cukup membayar Rp83.000 per paket.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap stabilitas harga tetap terjaga, daya beli masyarakat meningkat, serta visi terwujudnya Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045 dapat terus diwujudkan.

Yans.

Ketua TP. PKK Kabupqten Bandung hj Emma Dety , Ajak Masyarakat Untuk Kunjungi Pasar Murah Ramadhan di Upakarti

YUTELNEWS.com | Pemerintah Kabupaten Bandung kembali menggelar Bazar Ramadhan 1447 Hijriah yang berlangsung di Lapangan Plaza Upakarti, Kompleks Pemkab Bandung, Soreang, Kamis 5 – 8 Maret 2026.”Kegiatan tahunan ini menghadirkan 130 pelaku UMKM lokal asal Kabupaten Bandung”.

Dilokasi Bazar Murah Ramadhan, Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety Permanawati, mengatakan bazar tersebut khususnya bisa dikunjungi masyarakat Soreang, Kutawaringin, Pasirjambu, Katapang, Cangkuang dan sekitarnya.

Dirinya menyerukan untuk datang ke Bazar Ramadhan khususnya Bazar Tani dimana Bazar Tani ini menyuguhkan kebutuhan sehari hari yaitu Sayuran dengan harga yang cukup terjangkau cukup Rp.5000,- (Lima ribu rupiah) saja satu bungkus dan cukup untuk satu kali masak, Ujar Hj. Emma Dadang Supriatna, Pada Kamis 5 Maret 2026.

” Untuk itu Saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk segera datang,dan catat tanggal nya dari tanggal 5 sampai tanggal 8 Maret 2026 di Plaza Upakarti Ayo Datang,” Tegas Emma.

Lanjut Hj Emma Dety, Bazar Ramdhan ini salah satu bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat, khususnya selama momentum Ramadhan.

“Pelaksanaan Bazar Ramadhan ini untuk penguatan ekonomi di Kabupaten Bandung, khususnya bagi para pelaku UMKM lokal,” Kata Emma Dety

Menurutnya, bazar yang digagas Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Dekranasda ini rutin digelar setiap tahun. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan kebutuhan masyarakat Kabupaten Bandung dengan harga terjangkau.

“Kami berharap barang-barang yang dipasarkan di Bazar Ramadhan harganya lebih murah dan bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,”Pungkasnya.

Yans.

Safari Ramadhan Kang DS Dorong Hunian Layak dan Ekonomi Produktif

YUTELNEWS.com | Bupati Bandung –  Dadang Supriatna menghadiri agenda Safari Ramadhan bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kampung Cangri RT 02/22 Desa Manggungharja, Kecamatan Ciparay, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para pimpinan duduk bersama masyarakat untuk mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat sinergi menjaga keamanan dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

Bupati yang akrab disapa Kang DS tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas daerah.

“Safari Ramadhan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Dengan kebersamaan, kita bisa menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mendorong kesejahteraan,” ujar Kang DS.

Dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan capaian program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang telah memperbaiki sebanyak 25 unit rumah di Kabupaten Bandung dari total 160 unit se-Jawa Barat. Polresta Bandung menjadi pelaksana dengan capaian renovasi terbanyak melalui kolaborasi dan gotong royong bersama masyarakat.

“Program Rutilahu adalah bukti nyata negara hadir. Ketika rumah menjadi layak, kualitas hidup meningkat. Ini bukan hanya soal bangunan, tetapi tentang martabat dan masa depan keluarga,” tambahnya.

Selain sektor perumahan, perhatian juga diberikan pada penguatan ekonomi produktif komunitas ojek online (ojol) melalui program Ojek Kamtibmas. Hingga kini telah terbangun 32 unit Warung Ojol dan 26 unit Bengkel Ojol untuk mendukung kesejahteraan para pengemudi.

“Kami ingin masyarakat kecil, termasuk pengemudi ojol, mendapatkan dukungan nyata agar mandiri secara ekonomi dan tetap berperan menjaga keamanan lingkungan,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menekankan bahwa tantangan keamanan dan ketertiban saat ini tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Menurutnya, aparat TNI dan Polri di Jawa Barat didorong untuk memiliki kemampuan yang adaptif dan dekat dengan masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam pemberdayaan sosial dan ekonomi.

“Problem utama kita hari ini adalah menurunnya kesadaran publik. Semua ingin aman, tetapi tidak semua mau ronda. Semua ingin lingkungan bersih, tetapi masih membuang sampah sembarangan. Semua ingin tertib, tetapi enggan menaati aturan,” ujar KDM.

Ia juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam mencegah berbagai persoalan sosial seperti tawuran dan geng motor, yang menurutnya berkaitan erat dengan kondisi sosial dan pengawasan orang tua.

“Tingkat kesadaran orang tua menjadi faktor penting. Kita perlu membangun lingkungan hunian yang layak, tata ruang yang baik, serta ruang hidup yang sehat agar anak-anak tumbuh dalam suasana yang aman dan beradab,” tegasnya.

KDM menambahkan bahwa perubahan tata ruang dan standarisasi rumah layak huni menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang tertib dan aman.

Melalui semangat “Silih Asah, Silih Asuh”, Safari Ramadhan ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, daerah, dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas serta mendorong pembangunan berkelanjutan di Jawa Barat.

Yans.

Bupati Pelalawan H. Zukri Misran Dukung Reforestasi 2.574 Hektare di TNTN

YUTELNEWS.com | Pelalawan – Bupati Pelalawan H. Zukri, SM.MM menghadiri sekaligus menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Peresmian Reforestasi Tahap I di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), yang dipusatkan di lahan eks sawit Desa Segati, Kecamatan Langgam, Selasa (3/3/2026). Program ini menargetkan pemulihan kawasan hutan seluas 2.574 hektare sepanjang tahun 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Dirjen KSDAE Satyawan Pudyatmoko, Plt. Gubernur Riau, unsur Forkopimda Provinsi Riau, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Kapolda Riau, Kajati Riau, Danrem 031/WB, serta sekitar 300 undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Zukri menilai reforestasi TNTN menjadi langkah penting untuk mengembalikan fungsi ekologis kawasan konservasi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Pelalawan.

Bupati menyatakan pemerintah daerah siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung proses pemulihan hutan secara bertahap dan terukur.

Plt. Gubernur Riau SF. Hariyanto dalam sambutannya menegaskan bahwa relokasi kawasan TNTN dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan melalui mekanisme Satgas dengan prinsip kehati-hatian. Pemerintah Provinsi Riau juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang mendukung pengembalian fungsi kawasan hutan.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono menegaskan bahwa percepatan pemulihan TNTN merupakan bagian dari komitmen nasional menjaga keanekaragaman hayati Sumatera. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

Sementara itu, Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni menjelaskan bahwa pemulihan TNTN merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia melalui Satgas Penertiban Kawasan Hutan.

Upaya yang ditempuh mencakup penegakan hukum dengan pendekatan restorative justice, relokasi masyarakat secara persuasif dan bertahap melalui verifikasi ketat, serta penertiban administrasi pertanahan guna memastikan status lahan clear and clean.

Secara keseluruhan, target pemulihan ekosistem hingga 2028 direncanakan mencapai 66.704 hektare. Untuk tahun 2026, pemulihan difokuskan pada 2.574 hektare melalui dukungan pendanaan dari APBN, program rehabilitasi DAS, serta FOLU Net Sink.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penanaman simbolis 2.000 bibit pohon jenis kulim, pulai, trembesi, dan mahoni di lahan seluas 400 hektare yang telah diserahkan kembali kepada negara.

Usai acara, rombongan melanjutkan agenda ke Polda Riau untuk mengikuti konferensi pers terkait pengungkapan kasus pemburu gajah di kawasan TNTN sebagai bentuk komitmen bersama dalam penegakan hukum lingkungan.

AS

Pelabuhan Tikus di Teluk Nipah Batam Disorot

YUTELNEWS.com | Kegiatan bongkar muat sayur-mayur dan buah-buahan di Pelabuhan Tikus Teluk Nipah, Jumat (27/2/2026), diduga berlangsung tanpa kelengkapan perizinan menyeluruh. Praktik tersebut disebut memanfaatkan status kawasan Free Trade Zone (FTZ), dengan klaim bahwa izin dari Karantina saja sudah cukup untuk menjalankan aktivitas usaha.

Seorang pria berinisial R yang mengaku sebagai pelaku usaha di lokasi itu menyatakan mereka tidak memerlukan dokumen lain selain izin Karantina. “Cukup dari Karantina saja,” ujarnya saat ditemui di sekitar lokasi kegiatan.

Pelabuhan Tikus Teluk Nipah di Batam, Kepulauan Riau, diketahui bersebelahan dengan Pelabuhan Domestik Punggur yang berada di Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Posisi yang berdampingan ini memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme pengawasan arus barang, khususnya komoditas pangan antarpulau yang pada prinsipnya tunduk pada ketentuan kepelabuhanan dan tata niaga.

Seorang saksi mata menyebut praktik tersebut bukan hal baru di kalangan pelaku usaha transportasi antarpulau. “Sudah biasa Bang,” ujar warga yang berada di lokasi, mengindikasikan aktivitas tersebut berlangsung secara terbuka dan berulang.

Dugaan kelonggaran pengawasan di kawasan yang berdekatan dengan pelabuhan domestik ini menambah daftar pertanyaan mengenai kepatuhan administrasi, transparansi perizinan, serta pengawasan distribusi komoditas pangan di wilayah FTZ Batam. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari otoritas terkait mengenai legalitas operasional di Pelabuhan Tikus Teluk Nipah. (Tim-Zul)

Aliansi Serikat Pekerja TKBM Pelabuhan Akan Polisikan Ketum APBMI Juswandi Cs Penyebaran Hoak dan Diskriminasi

YUTELNEWS.com | Jakarta– Ketua Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh TKBM Pelabuhan Seluruh Indonesia, HM.Jusuf Rizal, SH akan melaporkan Ketum APBMI (Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia), Juswandi cs kepihak kepolisian terkait penyebaran hoax dan diskriminasi.

Demikian dikemukakan pria berdarah Madura-Batak, Relawan Prabowo Subianto kepada media di Jakarta, yang menyiapkan aksi demo ke Kantor Pusat APBMI terkait sikap organisasi yang melecehkan pekerja dan buruh TKBM Pelabuhan anggota Koperasi TKBM.

“Awalnya kami berusaha mencari solusi atas tindakan diskriminatif APBMI. Mengabaikan penyebaran informasi bohong Juswandi cs, tapi mereka makin melecehkan. Karena itu aliansi bergerak,” tegas Jusuf Rizal, Ketum Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI) itu.

Pertikaian antara Jusuf Rizal dengan Juswandi cs sudah berlangsung lama, saat APBMI memutar balikkan fakta yang menyebut Koperasi TKBM Pelabuhan mau memonopoli Pelabuhan. Koperasi TKBM itu sudah ada sejak lama dan 1985 dilindungi dengan SKB Tiga Kementerian (Tenagakerja, Perhubungan dan Koperasi)

Justru sebaliknya APBMI yang baru dibentuk mau memonopoli dan melarang Pekerja dan Buruh TKBM Pelabuhan bekerja di Floating Crane. Melakukan diskriminasi. Padahal pekerja memiliki Sertifikasi kompetensi sesuai ketentuan pemerintah.

Atas diskriminasi itu, Jusuf Rizal, Ketum Ormas Madas Nusantara dan Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) memimpin demo mengkritisi kebijakan Kementerian Perhubungan yang terpengaruh provokasi APBM yang mau melarang pekerja dan buruh tidak bisa bekerja di Floting Crane. Jusuf Rizal menduga mereka mau menggunakan tenaga kerja asing, seolah-olah tenagakerja bangsa Indonesia, tidak kompeten.

“Saya memang memimpin demo turun ke Pelabuhan Tanah Bumbu di Kalsel dan ke Menterian Perhubungan. Pemerintah kemudian sepakat Perkerja TKBM bisa kerja di Floting Crane. Tapi diganggu terus oleh APBMI dalam implementasinya,” tegas Jusuf Rizal Ketum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) itu.

Karena diganggu terus, Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh TKBM Pelabuhan Seluruh Indonesia, berang. Sebab ditingkat lokal Pengurus APBMI jalin kerjasama harmonis dengan Koperasi TKBM. Namun Juswandi Cs di Pusar cari gara-gara.

“Kami tetap ikuti sesuai aturan pemerintah. Masak pekerja bersertifikat kompetensi tidak boleh kerja di Floiting Crane. Itu namanya APBMI melecehkan pemerintah. Mau monopoli dan menggusur pekerja dan buruh TKBM yang sudah tahunan cari makan di Pelabuhan,” tegas Jusuf Rizal

Perlawanan pun dilakukan Jusuf Rizal bersama Koperasi TKBM dan Aliansi Serikat Pekerja TKBM. Jusuf Rizal akan melaporkan Juswandi Cs, baik karena menyebar Hoax melalui statement di media, surat-surat ke Kementerian Perhubungan, Koperasi maupun Asosiasi Pengusaha, Provokasi, Diskriminasi, maupun Pelecehan yang tidak menghargai Serifikat Kompetensi yang diterbitkan Pemerintah.

Jusuf Rizal juga melakukan investigasi dan menemukan data, menduga jika APBMI tidak transparan. Sampai saat ini APBMI tidak pernah transparan tarif jasanya ke mitra kerja dan pemeritah terkait. Karena itu patut diduga pembayaran pajaknya bermasalah.

“Tim Hukum dari LBH LSM LIRA juga menyiapkan data-data pelanggaran hukumnya untuk segera memproses hukum. Nanti pekerja dan buruh TKBM ramai-ramai ikut dalam pelaporan ke Mabes Polri,” papar aktivis pekerja dan buruh yang dikenak Vokal itu.

Berdasarkan catatan Redaksi Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh TKBM Pelabuhan Seluruh Indinesia beranggotakan Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI), Koperasi TKBM Pelabuhan, SBSI 92, Federasi Serikat Pekerja Maritim Indonesia (FSPMI) dan Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) /Tim

Musrenbang RKPD 2027 Cikalongwetan: Warga dan Pemerintah Duduk Bersama Rancang Masa Depan

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan terasa di Pendopo Kecamatan Cikalongwetan, Rabu (25/2/2026), saat Kecamatan Cikalongwetan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Anggaran 2027 tingkat kecamatan. Forum tahunan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang bertemunya gagasan, harapan, dan kebutuhan masyarakat yang dirangkai dalam satu tujuan: pembangunan yang lebih baik dan merata untuk tahun mendatang.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), di antaranya Camat Cikalongwetan H. Dadang A. Sapardan, M.Pd., KP., Danramil Cikalongwetan Kapt. Inf. Yudi Comara, serta perwakilan Kapolsek Cikalongwetan. Hadir pula para kepala desa se-Kecamatan Cikalongwetan beserta perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, TP PKK tingkat kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga unsur lembaga kemasyarakatan lainnya.

Ruang Partisipasi dan Penyelarasan Program

Musrenbang tingkat kecamatan menjadi wadah untuk menyepakati usulan prioritas pembangunan dari desa, menyelaraskannya dengan arah kebijakan pembangunan daerah, sekaligus menentukan skala prioritas yang akan dibawa ke tingkat kabupaten dalam penyusunan RKPD Tahun 2027.

Dalam keterangannya, Camat Cikalongwetan menegaskan pentingnya sinergi dan kebersamaan dalam setiap proses pembangunan.

“Musrenbang ini adalah ruang strategis agar setiap usulan dari desa benar-benar terakomodasi dan selaras dengan kebijakan pembangunan kabupaten. Kita ingin pembangunan yang partisipatif, transparan, dan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap perencanaan harus berbasis data dan mempertimbangkan skala prioritas, mengingat keterbatasan anggaran yang harus dikelola secara efektif dan tepat sasaran.

Lima Bidang Prioritas Pembangunan

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Bandung Barat, dilanjutkan rekapitulasi usulan dari seluruh desa di Kecamatan Cikalongwetan. Peserta kemudian mengikuti diskusi per bidang sebelum menyepakati dan menetapkan berita acara hasil Musrenbang.

Dalam pembahasan, usulan dikelompokkan ke dalam lima bidang utama:

1. Infrastruktur

Menjadi salah satu perhatian utama, dengan usulan peningkatan dan pemeliharaan jalan lingkungan dan jalan desa, pembangunan drainase dan irigasi, pemasangan serta pemeliharaan PJU, hingga penyediaan sarana air bersih dan sanitasi.

2. Ekonomi

Difokuskan pada penguatan UMKM dan ekonomi kreatif, pemberdayaan BUMDes, pengembangan sektor pertanian dan peternakan, peningkatan ketahanan pangan, serta pelatihan keterampilan masyarakat guna mendorong kemandirian ekonomi warga.

3. Sosial dan Budaya

Meliputi peningkatan sarana pendidikan dan keagamaan, penguatan kegiatan kepemudaan dan olahraga, pembinaan lembaga kemasyarakatan, serta pelestarian seni dan budaya lokal sebagai identitas daerah.

4. Pemerintahan

Mengusulkan peningkatan kapasitas aparatur desa, digitalisasi pelayanan publik, serta penguatan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

5. Kesehatan

Memprioritaskan peningkatan sarana dan prasarana Posyandu serta Puskesmas, program pencegahan dan penanganan stunting, serta sosialisasi kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Komitmen Bersama untuk Masa Depan

Kehadiran unsur Forkopimcam dalam Musrenbang ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mengawal proses perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan. Sinergi antara unsur pemerintahan, TNI, Polri, dan pemerintah desa diharapkan semakin memperkuat koordinasi serta efektivitas pelaksanaan program di lapangan.

Hasil Musrenbang Kecamatan Cikalongwetan selanjutnya akan dibawa ke Musrenbang tingkat Kabupaten Bandung Barat sebagai bagian dari penyusunan RKPD Tahun Anggaran 2027.

Melalui forum ini, masyarakat dan pemerintah menunjukkan bahwa pembangunan bukan hanya tentang proyek dan angka, melainkan tentang menghadirkan perubahan nyata yang dirasakan bersama, pembangunan yang terarah, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Sumber : Ramli R

Cunarya

Karang Taruna Bina Muda Desa Pasirlangu Bersama Pengurus KBB Salurkan Donasi untuk Korban Longsor di Cisarua

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Karang Taruna Bina Muda Desa Pasirlangu bersama jajaran pengurus Karang Taruna Kabupaten Bandung Barat (KBB) dengan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana longsor di wilayah Kecamatan Cisarua, tepatnya di Desa Pasirlangu, Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Karang Taruna Kabupaten Bandung Barat, Jujun Rohadi, didampingi para pengurus kabupaten serta relawan dari berbagai tingkatan kepengurusan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pengurus Karang Taruna Kecamatan Cikalongwetan, Tata DN, serta Karang Taruna Desa Mekarjaya Cunarya bersama sejumlah relawan lainnya. Kolaborasi lintas kepengurusan ini menjadi bukti solidnya sinergi antar pemuda dalam merespons situasi darurat.

Dalam keterangannya, Jujun Rohadi menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus wujud solidaritas pemuda terhadap masyarakat yang tengah tertimpa musibah.

“Kami hadir sebagai bentuk rasa peduli dan solidaritas terhadap saudara-saudara kita yang terdampak longsor di Pasirlangu Cisarua. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka,” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok, perlengkapan harian, serta donasi yang dihimpun dari para pengurus dan relawan Karang Taruna.

Proses distribusi dilakukan secara langsung kepada warga terdampak dengan tetap berkoordinasi bersama aparat setempat guna memastikan penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran.

Sementara itu, Tata DN menegaskan bahwa gerakan sosial ini merupakan hasil kolaborasi dari tingkat kabupaten hingga desa.

“Kami bergerak bersama, mulai dari Karang Taruna Kabupaten, Kecamatan, hingga Karang Taruna Desa Mekaaya yang di wakili oleh kang Cunarya. Ini bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian masih sangat kuat di kalangan pemuda,” ungkapnya.

Warga terdampak menyambut baik bantuan tersebut dan mengapresiasi perhatian yang diberikan. Mereka berharap dukungan serupa terus berlanjut hingga proses pemulihan pascabencana dapat berjalan optimal.

Melalui aksi ini, Karang Taruna Kabupaten Bandung Barat menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana.

Kegiatan kemanusiaan tersebut menjadi cerminan bahwa kepedulian dan kebersamaan merupakan kekuatan utama dalam menghadapi setiap musibah.

Cunarya

Dari Budaya Lisan ke Literasi Digital, Ikhtiar Membangun Budaya Baca di Bandung Barat

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Di tengah semarak Hajatan Duren-keun yang menghadirkan aroma durian dan riuh perbincangan warga, satu topik penting mengemuka di Bale Pare Kota Baru Parahyangan, Jumat (13/02/2026): bagaimana menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat yang sejak lama hidup dalam tradisi lisan.

Bagi Camat Cikalongwetan, Dadang A. Sapardan, tantangan tersebut bukan perkara sederhana. Budaya lisan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat selama ratusan bahkan ribuan tahun. Ia tumbuh, diwariskan, dan mengikat relasi sosial antargenerasi.

“Budaya lisan sudah mengakar kuat. Itu yang menjadi tantangan dalam mendorong budaya literasi,” ungkapnya saat menjadi pembicara dalam gelar wicara bertema Solusi Literasi Pedesaan.

Namun, menurutnya, tantangan bukan untuk dihindari. Justru di situlah letak kerja bersama harus dimulai. Ia menegaskan, pemajuan literasi tidak bisa hanya menjadi tugas sekolah atau pemerintah semata. Semua pihak perlu bergerak dalam satu irama.

Kegiatan yang digelar oleh Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Kabupaten Bandung Barat bersama para mitra ini menjadi ruang temu berbagai elemen masyarakat, dari pegiat taman bacaan hingga perangkat daerah, untuk merumuskan langkah bersama.

Dadang menyebut tiga prinsip yang harus menjadi pijakan: berkesinambungan, terintegrasi, dan melibatkan banyak pihak. Gerakan literasi, katanya, tidak cukup hanya berupa kegiatan sesaat. Ia harus hadir terus-menerus dan menyatu dalam kehidupan masyarakat.

Perhatian juga perlu diarahkan pada literasi keluarga dan literasi masyarakat. Jika sekolah dinilai sudah relatif lebih maju dalam membangun budaya baca, maka rumah dan lingkungan sosial menjadi ruang penting berikutnya.

“Pemajuan literasi keluarga dan literasi masyarakat harus terus dilakukan,” tuturnya.

Di era digital, makna literasi pun kian luas. Membaca tidak lagi sebatas membuka lembar demi lembar buku cetak. Informasi kini hadir dalam genggaman, melalui berbagai platform digital. Namun, derasnya arus informasi juga menghadirkan risiko.

Karena itu, masyarakat tidak hanya perlu gemar membaca, tetapi juga cakap menilai. Kemampuan menyaring informasi yang bernilai positif menjadi bagian tak terpisahkan dari literasi masa kini.

“Masyarakat harus dibekali kemampuan menilai agar bisa menyortir tulisan yang tidak bermanfaat,” pungkasnya.

Hajatan Duren-keun yang berlangsung 11–17 Februari 2026 itu sendiri tak hanya menjadi ajang menikmati durian. Pameran buku, bedah buku, musikalisasi puisi, klinik bisnis, hingga pertunjukan musik turut meramaikan kegiatan, menjadikannya ruang perayaan budaya sekaligus ruang refleksi tentang masa depan literasi di Kabupaten Bandung Barat.

Dien Yoyo

Ketua RW 14 Desa Mekarjaya Bersihkan Sampah di Jalan Penghubung Cipada–Ciawitali

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Ketua Rukun Warga (RW) 14 Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Acep Rohmat, kembali memimpin kegiatan pembersihan sampah di area jalan raya penghubung Cipada–Ciawitali, tepatnya di Pasir Karaton, Kampung Bongkok. Rabu, (11/2/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus respons atas masih maraknya pembuangan sampah sembarangan di lokasi tersebut.

Tumpukan sampah yang kerap terlihat di pinggir jalan dinilai merusak pemandangan serta berpotensi menimbulkan dampak kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Menurut Acep Rohmat, aksi pembersihan sampah ini bukan kali pertama dilakukan. Namun, kesadaran sebagian oknum masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan masih tergolong rendah.

“Pembersihan sudah sering kami lakukan, tetapi masih saja ada oknum yang membuang sampah sembarangan di lokasi ini,” ujar Acep saat ditemui di sela kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut turut dibantu oleh Ketua RT setempat, Ocay, serta Babinsa Desa Mekarjaya, Serda Hanhan. Sinergi antara perangkat kewilayahan dan aparat teritorial ini diharapkan dapat memberikan contoh positif bagi warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Upaya pencegahan sebenarnya telah dilakukan sebelumnya, salah satunya dengan memasang spanduk berisi imbauan larangan membuang sampah sembarangan. Namun, spanduk tersebut kerap hilang, sehingga pesan yang disampaikan tidak bertahan lama.

Pemerintah kewilayahan setempat berharap adanya peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di area jalan umum yang menjadi akses vital warga.

Kebersihan lingkungan, menurut Acep, merupakan tanggung jawab bersama demi menciptakan wilayah yang sehat, nyaman, dan asri.

Cunarya

SPPG Jembar Rasa Karsa Bangsa Salurkan Program MBG untuk 2.161 Penerima Manfaat di Cikalongwetan

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program Presiden Republik Indonesia resmi dijalankan di wilayah Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat. Program ini dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Jembar Rasa Karsa Bangsa (Mandalamukti 3) dengan total 2.161 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.470 penerima merupakan siswa sekolah, sementara 691 lainnya berasal dari kelompok B3 yang meliputi balita, ibu menyusui (busui), dan ibu hamil (bumil).

Kepala SPPG Yayasan Jembar Rasa Karsa Bangsa (Mandalamukti 3) menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG di Cikalongwetan merupakan bentuk dukungan konkret terhadap kebijakan nasional dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya generasi muda dan kelompok rentan.

“Program Makan Bergizi Gratis ini adalah amanah besar yang harus kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami memastikan bahwa setiap penerima manfaat mendapatkan makanan yang bergizi, higienis, dan sesuai dengan standar pemenuhan gizi yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan program dilakukan melalui proses yang terstandar, mulai dari perencanaan menu, pengolahan bahan pangan, hingga distribusi kepada para penerima manfaat. Seluruh tahapan dijalankan dengan memperhatikan aspek keamanan pangan dan kualitas gizi.

“Kami tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas. Harapannya, program ini mampu membantu meningkatkan konsentrasi belajar siswa, mendukung tumbuh kembang balita, serta menjaga kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui,” tambahnya.

Program MBG di Kecamatan Cikalongwetan diharapkan dapat berkontribusi dalam menekan angka stunting serta memperkuat ketahanan gizi masyarakat di tingkat lokal. Dengan jumlah penerima manfaat yang mencapai lebih dari dua ribu orang, program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan generasi yang sehat dan produktif.

SPPG Yayasan Jembar Rasa Karsa Bangsa (Mandalamukti 3) menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan.

Dien Yoyo

Tangkal Hoaks dan Jaga Stabilitas Daerah, IWO Indonesia KBB Gandeng Kesbangpol

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) Dewan pimpinan daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB),resmi memperkuat sinergi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung Barat dalam upaya menjaga stabilitas, kondusivitas wilayah, serta memperkuat persatuan bangsa.

Sinergi tersebut ditegaskan dalam pertemuan yang digelar di Gedung Lantai 2 Kantor Kesbangpol Kabupaten Bandung Barat, Senin (09/02/2026) yang dihadiri langsung oleh Kepala Kesbangpol KBB, Weda Wardiman, S.STP., M.Si, bersama Ketua IWO Indonesia KBB, Rushendi, serta jajaran pengurus IWO-I KBB.

Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak sepakat menjalin kemitraan strategis, khususnya dalam menyebarkan informasi positif, menangkal hoaks, serta membangun kesadaran masyarakat melalui edukasi dan dialog publik terkait isu-isu sosial dan politik yang berkembang di daerah.

Kepala Kesbangpol KBB, Weda Wardiman, menegaskan bahwa peran media, khususnya wartawan, sangat menentukan dalam menjaga stabilitas daerah.

“Kesbangpol tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan peran media sebagai mitra strategis, terutama dalam menyampaikan informasi yang menyejukkan, edukatif, dan dapat mencegah terjadinya gesekan di tengah masyarakat,” ujar Weda.

Menurutnya, sinergi dengan IWO Indonesia KBB menjadi langkah konkret dalam memperkuat upaya pemerintah daerah untuk menjaga situasi Kabupaten Bandung Barat tetap aman dan kondusif, terlebih menjelang maupun pasca berbagai agenda politik daerah.

“Kesbangpol akan terus memfasilitasi dialog, memberikan pemahaman kebijakan pemerintah, serta mendukung kegiatan-kegiatan wartawan yang berorientasi pada penguatan persatuan dan kesatuan bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua IWO Indonesia KBB, Rushendi, menyatakan bahwa wartawan memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami di IWO Indonesia KBB berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan terpercaya, sekaligus ikut mencegah potensi konflik yang bisa dipicu oleh informasi hoaks dan provokatif,” kata Rushendi.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan Kesbangpol merupakan langkah penting agar insan pers di Bandung Barat tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga keutuhan sosial di tengah dinamika politik dan sosial masyarakat.

“Sinergi ini bukan hanya simbolis, tetapi akan kami tindaklanjuti dengan kegiatan bersama, edukasi publik, serta dialog terbuka tentang isu-isu strategis daerah,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati sejumlah poin penting kerja sama, di antaranya peningkatan sinergi dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah, penguatan peran wartawan dalam menyampaikan informasi yang menyejukkan dan mencerahkan masyarakat, serta peran aktif Kesbangpol dalam memfasilitasi komunikasi dan pemahaman kebijakan pemerintah.

Melalui kemitraan ini, IWO Indonesia KBB dan Kesbangpol Kabupaten Bandung Barat berharap dapat membangun ruang informasi yang sehat, memperkuat persatuan bangsa, serta menjaga Kabupaten Bandung Barat tetap aman, damai, dan kondusif.

Dien Yoyo

Ribuan Siswa di Mandalasari Terima Makan Bergizi Gratis dari Yayasan Rona Sunyi Jagaddhita

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Senin pagi (9/2/2026), suasana Kampung Cigentur II, Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat tampak lebih sibuk dari biasanya. Sejak pukul 07.00 WIB, tim Dapur Yayasan Rona Sunyi Jagaddhita bergerak menyiapkan dan mendistribusikan sebanyak 2.465 porsi makan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah di wilayah tersebut, yang berada dalam teritorial Kodim 0609/Polres Cimahi.

Program ini menyasar 1.303 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga Madrasah Aliyah. Distribusi dilakukan langsung ke masing-masing sekolah serta posyandu dan balai RW, agar makanan dapat diterima anak-anak dalam kondisi segar dan layak konsumsi.

Adapun sekolah penerima manfaat antara lain PAUDQU Riyadul Huda (43 siswa), MTS Riyadhul Huda (134), MAS Riyadhul Huda (69), SDN Sindang Rasa (146), SPS Ikhsan (40), PAUD Nurul Hasanah (12), Kober Al Huda (17), SPS Sinar Sari (17), MTSS At-Tanwir (122), SDN Cigentur (265), SPS Azharul Ulum (33), SPS Mukhtarul Huda (40), Al Jihad (28), SDN Cihanjuang (283), RA Miftahul Jannah (36), serta SPS Wadil Huda (15).

Menu yang dibagikan terdiri dari nasi putih, bola ayam saus Thailand, tumis wortel jagung semi, tahu, dan buah salak. Menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dengan komposisi karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral yang seimbang.

Kepala Dapur/SPPI Yayasan Rona Sunyi Jagaddhita, Abdillah Ardi Natanegara, S.K.M, menuturkan bahwa program ini bukan sekadar pembagian makanan, melainkan bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang generasi muda.

“Anak-anak adalah investasi masa depan. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan asupan gizi yang cukup agar bisa belajar dengan fokus dan semangat,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh proses pengolahan dilakukan secara higienis dan terstandar. “Mulai dari pemilihan bahan, proses memasak, hingga pemorsian, semuanya diawasi oleh ahli gizi agar kualitas dan kandungan nutrisinya terjaga,” tambahnya.

Program ini didukung oleh tim yang solid, terdiri dari ahli gizi Megasari Elviana, S.Gz, akuntan Rosmawati, S.Ak, asisten lapangan Jihad, serta puluhan petugas yang menangani persiapan bahan, pengolahan, pemorsian, distribusi, hingga kebersihan. Total lebih dari 40 personel terlibat demi memastikan ribuan porsi tersalurkan tepat waktu.

Salah satu guru penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur atas program tersebut. “Kami sangat terbantu. Anak-anak terlihat senang dan lebih bersemangat mengikuti pelajaran. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Melalui kegiatan makan bergizi gratis ini, Yayasan Rona Sunyi Jagaddhita berharap dapat berkontribusi nyata dalam mendukung kesehatan dan kualitas pendidikan anak-anak di Kabupaten Bandung Barat.

Kegiatan berlangsung lancar hingga selesai, dengan tetap mengedepankan kebersihan dan ketertiban dalam proses distribusi. Program ini menjadi wujud kolaborasi sosial yang menghadirkan kehangatan dan harapan bagi generasi penerus bangsa.

Dien Yoyo

Polsek Cikalongwetan Monitoring Ibadah Mingguan di Gereja Shalom Pantekosta, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Guna memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah, jajaran Polsek Cikalongwetan melaksanakan kegiatan monitoring di Rumah Ibadah Shalom Pantekosta, Minggu (8/2/2026) pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan berlangsung di Kampung Jambe Tilu RT 03 RW 03, Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat. Monitoring dipimpin oleh personel Polsek Cikalongwetan, yakni Aiptu Edi H, Aipda Azwan Anas, S.H., dan Bripka Rahmat, dengan dihadiri Pendeta Kroni serta sekitar 40 jemaat.

Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., menyampaikan bahwa kehadiran anggota Polri dalam kegiatan ibadah merupakan bentuk pelayanan dan komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Kehadiran personel kami bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah. Ini merupakan wujud nyata Polri dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama,” ujar AKP Deden Indrajaya.

Selain melakukan monitoring, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada jemaat dan masyarakat di sekitar lokasi gereja agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Ibadah mingguan tersebut mengangkat tema “Ketekunan Dalam Beribadah” dan berlangsung dengan khidmat. Hingga kegiatan selesai, situasi di sekitar rumah ibadah terpantau aman dan kondusif meski cuaca dalam keadaan mendung.

AKP Deden menegaskan bahwa Polsek Cikalongwetan akan terus melakukan pengamanan dan monitoring di setiap kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan keagamaan.

“Kami berkomitmen menjaga wilayah hukum Polsek Cikalongwetan tetap aman dan kondusif. Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan situasi yang harmonis,” tambahnya.

Secara umum, pelaksanaan kegiatan berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan resmi kepada pimpinan.

Cunarya

Gotong Royong Tanpa Batas: Karang Taruna Cipta Madia Bersama Pemdes Kirim Bantuan ke Pasirlangu

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Pemerintah Desa Ciptagumati dan Karang Taruna Cipta Madia Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, menyalurkan bantuan donasi kepada warga terdampak musibah di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, pada Sabtu (7/2/2026).

Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana dari masyarakat Desa Ciptagumati yang difasilitasi oleh Karang Taruna Desa “Cipta Madya”.

Kepala Desa Ciptagumati, Tedi Irawan, menyampaikan bahwa gerakan solidaritas ini lahir dari kepedulian bersama seluruh unsur desa. Ia menegaskan, penggalangan donasi dilakukan secara terbuka dan melibatkan berbagai elemen.

“Alhamdulillah, donasi dari masyarakat Desa Ciptagumati dapat kami salurkan langsung kepada saudara-saudara kita di Desa Pasirlangu. Ini adalah bentuk kepedulian dan empati kami terhadap warga yang sedang tertimpa musibah,” ujar Tedi Irawan.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya digerakkan oleh Karang Taruna, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan desa, kelembagaan desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPD, serta MUI Desa Ciptagumati.

“Kami bergerak bersama. Karang Taruna Desa Ciptagumati melalui unit-unit kewilayahan turun langsung melakukan pengumpulan donasi. Pemerintah desa, BPD, MUI, Babinsa, Bhabinkamtibmas, semuanya bahu-membahu. Ini bukti bahwa semangat gotong royong di Desa Ciptagumati masih sangat kuat,” katanya.

Tedi juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Ciptagumati yang telah menyisihkan rezekinya. Semoga apa yang telah diberikan menjadi keberkahan dan amal ibadah bagi kita semua,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa bantuan tersebut telah diterima langsung oleh Kepala Desa Pasirlangu dan jajaran BPD Desa Pasirlangu. Proses penyerahan berlangsung dengan penuh rasa kebersamaan dan harapan akan pemulihan yang cepat bagi warga terdampak.

“Alhamdulillah, kami diterima langsung oleh Pak Kepala Desa Pasirlangu beserta BPD setempat. Harapan kami, bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu proses pemulihan di berbagai bidang,” tutur Tedi.

Lebih lanjut, Tedi menegaskan bahwa solidaritas antardesa menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan dan musibah.

“Kita semua bersaudara. Ketika ada desa yang tertimpa musibah, sudah menjadi kewajiban moral bagi kita untuk membantu. Mudah-mudahan seluruh proses pemulihan di Desa Pasirlangu dapat segera terselesaikan dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga desa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam memperkuat nilai kebersamaan serta kepedulian sosial di Kabupaten Bandung Barat.

Cunarya

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.