Pemdes Batununggal Penyaluran BLT-DD Periode Bulan November 2024

CibadakYUTELNEWS.COM —Pemerintah Desa Batununggal bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Dukuh tengah kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk periode bulan November 2024, jum’at (8/11/2024).

Kepala Desa Batununggal Mulyadi dalam sambutanya menyampaikan, agar dana BLT yang di terima dapat di manfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari hari.

BLT-DD adalah kegiatan pemberian bantuan langsung berupa dana tunai sebesar Rp 300.000 / bulan yang bersumber dari dana desa bulan November 2024 kepada keluarga penerima manfaat dan untuk mendukung percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

BLT-DD ini diputuskan melalui musyawarah desa sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam peratuan perundang-undangan dan BLT-DD ini dialokasikan maksimal 25% (persen) dari total pagu dana.

(Reporter :Mirna)

Peringati HUT Korps Brimob Ke-79 Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Gelar Donor Darah

Aceh TimurYUTELNEWS.com —Satbrimob Polda Aceh, Kamis (07/11/2024) Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Brimob Polri yang Ke-79 tahun 2024, Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Aceh mengadakan kegiatan sosial berupa donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Langsa. Kegiatan ini berlangsung di Aula Mako Kompi Batalyon B Pelopor, Desa Aramiyah Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur.

Kegiatan donor darah ini diikuti oleh berbagai pihak, termasuk Personel Kompi 2 Batalyon B Pelopor, Bhayangkari Ranting Kompi 2 Batalyon B Pelopor, Personel Polsek Jajaran Polres Langsa, Personel Koramil Jajaran Kodim 0104/Aceh Timur, Satpol PP dan WH Kota Langsa.

Komandan Kompi 2 Batalyon B Pelopor AKP Muhammad Rizaldi mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini adalah bentuk kepedulian Korps Brimob Polri dalam membantu kebutuhan darah bagi masyarakat khususnya Kota Langsa.

“Donor darah ini menjadi wujud nyata kepedulian kemanusiaan dari Korps Brimob Polri, sekaligus mendukung upaya PMI memenuhi ketersediaan darah di Kota Langsa,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara tersebut dan berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga sumbangsih ini menjadi amal ibadah yang bernilai bagi para pendonor,” ucap AKP Rizaldi.

Ditempat terpisah, Dansat Brimob Polda Aceh Kombes Pol. Selamat Topan, S.I.K., M.Si., juga menyampaikan harapan serupa agar kegiatan ini bisa terus memberikan manfaat bagi yang membutuhkan serta menegaskan kekompakan dan sinergi TNI-Polri hingga ke tingkatan masyarakat.

“Kegiatan ini adalah bukti sinergitas nyata antara Polri dan TNI, solid dan kompak hingga ke lapisan bawah,” Tutupnya.

(Said Yan Rizal)

H. Asep Japar Calon Bupati Sukabumi 2024 Blusukan Ke Pasar Sukaraja Didampingi H. Bram, Ketua Relawan Dapil 4

SukabumiYUTELNEWS.COM — H.Asep Japar Calon Bupati Sukabumi 2024 kali ini melakukan kunjungan dalam rangka kampanye dengan bertemu langsung warga masyarakat yang nantinya diharapkan memberikan doa dan dukungannya serta memilih dirinya di TPS, pada Rabu (27/10/2024).

Terpantau awak media dilokasi Paslon No urut 2, Babeh Asjap sapaan akrabnya, mengunjungi Pasar Sukaraja Dengan didampingi H. Bram Ketua Relawan Barisan Relawan Asjap – Andreas Menang menyapa para pedagang dan para pengunjung pasar.

Tentunya kedatangan ke Pasar Sukaraja untuk berinteraksi langsung dengan pelaku Usaha dan mendengarkan aspirasinya. Sehingga nantinya jika dirinya terpilih dan dilantik Bupati Sukabumi 2024 untuk menindaklanjuti dengan Visi dan Misi Mubarokah juga program kerja nyata yang sudah disiapkan.

Selain itu, Asjap juga berjalan menyapa warga disekitar pasar dan para penjual pinggir jalan Sukaraja, Kamis (7/11/2024).

Selanjutnya dia beserta rombongan wilayah kecamatan Kebonpedes, Jambenenggang yang mana sedang dilaksanakan pengobatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan pemeriksaan dan pengobatan gratis sangat semarak diikuti ratusan peserta mulai Lansia, Ibu Hamil dan Screening Stunting anak. Tak hanya sampai disitu H. Asep Japar Calon No 2 bersilaturahmi kepada Para Tokoh masyarakat di kecamatan Kebonpedes dan Cireunghas

(Reporter : Mirna)

Di Area Halaman Kantor Pemadam Kebakaran Kota Gunungsitoli Larang Parkir

YUTELNEWS.com – Salah satu kantor Pemadam Kebakaran di wilayah kota gunungsitoli yang melarang parkirkan kereta jurnalis/wartawan saat datang ke tempat tersebut.

Bermula pada saat itu yang hendak seorang jurnalis/ wartawan datang ketempat tersebut, lalu memarkirkan keretanya tiba-tiba datang seorang oknum petugas pemadam kebakaran yang tidak dikenal namanya, dan menyampaikan kepada jurnalis/ wartawan tersebut untuk tidak memarkirkan kereta di area wilayah kantornya, dan pada saat itu juga jurnalis/ wartawan langsung pergi dari tempat tersebut.

Saat seorang jurnalis/ wartawan langsung diusir di tempat yang ada parkir kereta sebelumnya pada waktu sedang di parkir, dan pada saat itupun salah seorang masyarakat yang hendak berbelanja di tempat tersebut, dikarenakan tempat tersebut juga berdekatan dengan pedagang kaki lima untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Setelah itu masyarakat memberi tahukan kepada jurnalis/ wartawan yang telah di usir tadinya untuk parkir di area tersebut, namun masyarakat bertanya “kenapa ya tidak bisa diparkiran kereta disana walaupun hanya sementara”?. Dan setelah dikonfirmasi kepada kepala dinas pemadam kebakaran sementara masih belum ada tanggapan dari hal tersebut,”ujarnya mengakhiri.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih berupaya lakukan konfirmasi kepada pihak terkait. (Tim Red)

Calon Bupati Sukabumi Asep Japar Bantu Perbaiki Rumah Guru Ngaji yang Rusak 15 Tahun

SukabumiYutelnews.com — Calon Bupati Sukabumi nomor urut 2, Asep Japar menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat dengan turut serta dalam renovasi rumah Agus Acil (50), seorang buruh tani sekaligus guru ngaji di Kampung Pasir Pogor Cilimus Desa Tarisi Kecamatan Warungkiara. Rumah panggung milik Agus yang telah rusak dan bocor selama 15 tahun ini akhirnya mendapatkan perhatian dan diperbaiki berkat bantuan dari Asep Japar.

Agus, yang tinggal bersama istri dan dua anaknya sudah lama menginginkan perbaikan rumahnya yang lapuk. Meskipun warga setempat sebelumnya pernah berencana untuk membantu renovasi, kendala yang ada membuat niat tersebut tidak terwujud. Akhirnya, Agus meminta bantuan dari seorang tokoh kampung bernama Pak Rohmat yang kemudian menghubungkannya dengan Asep Japar.

“Dulu, warga Pasir Pogor dan Cilimus sudah berniat bantu tapi nggak jadi terlaksana,” ungkap Agus. “Alhamdulillah, setelah dibantu Pak Rohmat menghubungi Pak Asep akhirnya rumah kami bisa diperbaiki”.

Rumah Agus yang semula hanya berdinding bilik dan berlantai semen telah lama tidak layak huni. Bangunan tua ini mulai mengalami kerusakan sejak 15 tahun lalu dan kondisinya semakin parah seiring bertambahnya usia bangunan yang kini mencapai 30 tahun.

Sebagai buruh tani dengan penghasilan yang terbatas, Agus kesulitan untuk membiayai perbaikan rumah sementara ia tetap berkomitmen mengajar ngaji kepada anak-anak di kampungnya sebagai bagian dari pengabdian.

Asep Japar menegaskan, bahwa kepedulian terhadap masyarakat bukan hanya sekadar janji kampanye tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata, “Saya merasa lebih baik terjun langsung dan memberi manfaat daripada sekadar bicara dan berjanji tanpa bukti nyata,” kata Asep. Melihat warga tersenyum karena terbantu bagi saya itu kepuasan yang sesungguhnya”.

Asep juga menambahkan, bahwa ia bersama pasangannya Andreas telah menyiapkan berbagai program nyata dalam visi dan misinya. Setiap janji yang diucapkan menurutnya harus menjadi kenyataan yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

Dengan perbaikan rumah yang telah dilakukan kini Agus tidak hanya memiliki tempat tinggal yang lebih layak, tetapi juga semangat baru untuk terus mengabdi sebagai guru ngaji dan membantu kehidupan warga di sekitarnya. Keberhasilan ini menjadi contoh konkret bagaimana kepemimpinan yang peduli dapat menciptakan perubahan positif dalam masyarakat.

 

(Reporter : Mirna)

Dewasa dan Anak Sekolah Ikut Menikmati Makan Siang Gratis di Dapur Umum DPC GRIB JAYA Kota Medan

YUTELNEWS.com | Medan, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) JAYA Kota Medan masih terus mengadakan makan siang gratis di Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) JAYA Kota Medan, di Jalan Sei Serayu Nomor : 29, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Senin (04/11/2024).

Kegiatan ini benar-benar dirasakan berbagai lapisan masyarakat Kota Medan, untuk menyantap makan siang gratis tersebut.

Tampak bukan hanya masyarakat yang datang untuk menyantap makan siang gratis tersebut. Terlihat anak-anak Sekolah dari Tingkat SD, SMP, SMA sampai Mahasiswa pun tampak datang mengantri untuk merasakan program makan siang gratis.

“Saya baru pulang Sekolah langsung kesini Om, makan dulu disini baru pulang ke rumah. Makanannya enak sampe kenyang Saya,” ujar salah seorang bocah SD sambil menyantap sepiring nasi beserta lauknya, Senin (04/11/2024).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) JAYA Kota Medan, Rudy Ginting mengatakan akan terus melaksanakan program makan siang gratis ini.

“Kita usahakan akan terus melaksanakan makan siang gratis ini, karena ini salah satu program sosial Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) JAYA Kota Medan,” ucap Rudi Ginting, Senin (04/11/24) di Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) JAYA Kota Medan seraya berharap makan siang gratis ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di Kota Medan, terutama bagi anak-anak Sekolah.(Rizal hsb)

Kajati Sulsel Bersama Kepala Kanwil ATR/BPN Sulsel Bahas Percepatan Investasi Di Indonesia

SulselYutelnews.com — Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim melakukan silaturahmi dengan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan, Tri Wibisono di Kantor Wilayah ATR/BPN Sulsel di Jalan Cendrawasih Kota Makassar, Selasa (06/10/2024).

Kajati Sulsel, Agus Salim bersama Kepala Kanwil ATR/BPN Sulsel Tri Wibisono membahas dukungan kedua lembaga untuk percepatan investasi di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan.

Kajati Sulsel Agus Salim mengatakan, “Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan Kejaksaan bisa mendukung dalam pengamanan lahan yang akan digunakan untuk investasi”.

Hal ini, menurut Agus sangat penting untuk mencegah munculnya konflik atau perkara agraria di kemudian hari, baik yang bersifat perdata, pidana, maupun permasalahan sengketa lainnya.

“Calon investor butuh kepastian hukum, termasuk pengadaan lahan yang akan digunakan. Harus clean and clear atau tanpa masalah,” kata Agus Salim.

Agus Salim mengatakan,” kebijakan investasi di Sulawesi Selatan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk itu, koordinasi yang baik antar Kejaksaan dan Kementerian ATR/BPN adalah kunci utama untuk mencapai penyelesaian yang adil, transparan, dan efektif.

“Melalui kerjasama, kita berharap dapat meningkatkan efektivitas penanganan masalah agraria untuk mendukung investasi. Dengan memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat serta mencegah terjadinya praktik-praktik yang tidak diinginkan yang dapat merugikan masyarakat dan negara,” ungkap Agus Salim.

“Dalam siaran Pers Kejati Sulsel melalu Kasi Penerangan Hukum Kejati Sulsel Soetarmi, S.H., M.H,. Kepala Kanwil ATR/BPN Provinsi Sulsel, Tri Wibisono mengungkapkan kerjasama pihaknya dengan Kejati Sulsel di bidang Agraria selama ini telah berjalan baik.

Mulai dari pemberian dukungan data/informasi pencegahan, penegakan hukum, pengawalan, dan bantuan pengamanan pembangunan. Strategis, asset tracing/pelacakan aset penanganan masalah hukum perdata dan tata usaha negara.

“Termasuk pencegahan dan pemberantasan mafia tanah yang kadang menjadi penghalang masuknya investasi ke Sulsel,” pungkasnya.

(Abu Algifari)

Audiensi PEKAT lB di DPRD Jepara Diwarnai Aksi Walk Out

JeparaYUTELNEWS.com —Ketua DPD PEKAT IB Jepara Priyo Hardono akrab di sapa Kang Priyo bersama pengurus, Moh. Abrori dan Budi Setyono, bidang hukum, Tri Hutomo bidang kajian, dan anggotanya, serta menghadirkan 5 (lima) orang pencari kerja, Senin (4/11/2024) di Ruang Serba Guna Gedung DPRD Jepara mengadakan audiensi atau rapat dengar pendapat dengan Komisi C dan Komisi D DPRD Jepara.

Pukul 12.00 WIB – selesai bertemu dengan Komisi C untuk membahas tentang rekrutmen tenaga kerja atau karyawan di perusahaan yang berada di Kecamatan Pecangaan, Kalinyamatan, dan Mayong.

Berikutnya ada 2 agenda audiensi dengan Komisi D dan dengan 2 agenda yaitu pertama terkait pengembangan PT. Hwa Seung Indonesia (HWI Jepara) yang tidak diimbangi infrastruktur yang memadai, selanjutnya terkait proses lelang barang dan jasa di Kabupaten Jepara.

Saat audiensi di Komisi C dihadiri oleh Ketua Komisi C, Nur Hidayat didampingi oleh Wakil Komisi C, Imam Subhi, dan Sekretaris, Hj. Lusiana Afrianti, dan Al Ma’ruf. Sedangkan audiensi di Komisi D dipimpin oleh Ketua Komisi D DPRD JEPARA Andi Rokhmat atau akrab disapa Andi Andong dari Fraksi PDIP dan Muhammad Harisman Fauzan Rosid dari Fraksi Gerindra, keduanya sama-sama terpilih dari Dapil II (Kecamatan Mlonggo, Pakis Aji, dan Bangsri).

Acara audiensi ini dihadiri OPD terkait Pemkab Jepara. Dalam agenda di Komisi C, Nur Hidayat dalam sambutannya sangat mengapresiasi peran DPD PEKAT IB sebagai NGO yang selalu kritis dan peduli terhadap persoalan yang ada di Jepara.

Kang Priyo saat diberikan kesempatan pemaparan, Ia langsung membombardir pertanyaan ke HRD dan perwakilan manajemen perusahaan seperti PT. PT. Hwa Seung Indonesia (HWI Jepara), PT. Parkland World Indonesia, PT. Jiale Indonesia Textile, PT. Formosa Bag Indonesia, PT. Kanindo Makmur Jaya, SAMI-JF, dan PT. Sung Shin Advance Indonesia.

Sementara perwakilan PT. Kanindo Makmur Jaya II tidak hadir dan bagi Kang Priyo merupakan catatan hitam.
“Dan saya minta membuka pintu selebar-lebarnya bagi pendirian serikat pekerja di perusahaan yang ada di Jepara,” ungkapnya.

Kepada perwakilan PT. Kanindo Makmur Jaya, Kang Priyo mempertanyakan kenapa pembentukan serikat pekerja dipersulit. Lalu, Kang Priyo juga kecewa terhadap respon perusahaan yang setiap ada surat tidak pernah disambut dan diterima baik. “Selalu security atau satpam yang menerima, namun kemudian surat kami tidak ada tindaklanjutnya dan balasannya,” tegasnya.

“Respon manajemen perusahaan sangat buruk setiap kami mengantar surat penting,” ucapnya.

Perwakilan dari PT. Jiale Indonesia Textile menjawab kalau manajemen akan segera mengevaluasi tentang persoalan itu, Kang Priyo juga menyampaikan keluhan dan temuan dari para pencari kerja khususnya tenaga kerja pria bahwa mereka diminta setoran uang masuk oleh oknum, entah siapa?, yang meminta sejumlah uang agar bisa diterima bekerja di pabrik.

“Selain dampak positif dengan adanya pabrik, namun dampak negatifnya juga mohon diantisipasi oleh Pemkab Jepara,” harap Kang Priyo. Budi Setyono bidang hukum DPD PEKAT-IB Jepara menambahkan kalau proses rekrutmen pekerja pabrik PMA di Jepara seperti sindikat narkoba.

“Ada yang mau melamar kerja diminta uang padahal itu masih masa magang, polanya seperti jaringan narkoba yaitu jaringan-jaringan putus, saya mencoba investigasi dan jaringan itu luar biasa dan fakta. Dan setelah magang kalau mau menjadi karyawan tetap harus punya backingan dan ditanya berani bayar berapa?” tambahnya Budi.

Tri Hutomo bidang kajian menyampaikan kajian persoalan yang terjadi di pabrik PMA yang ada di Jepara.
Ia menerangkan beberapa hal seperti masih adanya praktek diskriminasi terharap pekerja berkebutuhan khusus atau difabel.

Berdasarkan regulasi bahwa perusahaan swasta di Indonesia wajib mempekerjakan minimal 1% penyandang disabilitas dari jumlah pekerja atau pegawai. Aturan ini tercantum dalam Pasal 28 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 1998.

“Jadi pekerja berkebutuhan khusus diperlukan perlakuan khusus kalau diperlakukan seperti orang normal.
“Seperti tiap 6 bulan dipindah, berarti manajemen perusahaan tidak faham atau tidak menyediakan seorang ahli yang memfasilitasi pekerja difabel.

“Kalau difabel diperlakukan seperti orang normal dan mereka keluar, disediakan form yang sudah dipersiapkan oleh manajemen,” tandas Tri Hutomo.

“Kita menyoroti sistem kontrak dan PHK harus jelas, banyak laporan tentang pemutusan kontrak kerja dan PHK secara sepihak padahal sudah diatur di UU Ketenagakerjaan,” cetusnya.

“Pekerja ataupun buruh yang sedang menempuh pendidikan, mohon diberikan ruang waktu atau jam sekolah agar mereka bisa melanjutkan pendidikannya dan komunikasikan kalau memang harus ada kompensasi atau pergantian jam kerja, Dan tugas Disnaker Jepara untuk melakukan monitoring atas persoalan yang menimpa pekerja pabrik,” imbuhnya.

Kemudian Ia juga menyoroti tentang TKA atau Tenaga Kerja Asing yang harus dievaluasi tentang Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) yang dikeluarkan kementerian atau pejabat yang ditunjuk.

“Supervisor harus dibekali (training) untuk memanusiakan orang dan bagaimana memperlakukan pekerja, bertutur kata, memerintah, menerima pengaduan, dan manajemen harus memikirkan itu,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan tentang persoalan lulusan BLK agar bisa dibantu oleh Disnaker Jepara untuk memperoleh informasi pekerjaannya sesuai dengan jurusannya.

Samiaji Kepala Disnaker Kabupaten Jepara didampingi oleh Abdul Muid menerangkan kalau lulusan BLK diharapkan bisa bekerja secara mandiri.

“Lulusan BLK kita siapkan untuk bisa berwirausaha sesuai dengan ketrampilan yang diperoleh dan dipelajari, namun mungkin ada yang ingin bekerja di pabrik di Jepara,” ucap Samiaji.

“Kita akan menindaklanjuti masukan dari PEKAT IB Jepara tentang persoalan ketenagakerjaan yang terjadi di pabrik yang ada di Kabupaten Jepara. Dan, tentang proses rekrutmen, tentunya perusahaan mempunyai aturan dan klasifikasi,” tuturnya.

Sedangkan Imam Subhi meminta agar ada database untuk mediasi dan saluran aduan (call center) ketika ada persoalan antara perusahaan dan pekerja.

Sekretaris Komisi C, Hj. Lusiana Afrianti secara singkat berucap terkait lowongan kerja sering diminta informasi oleh warga masyarakat. Ia berpesan agar ada aplikasi terkait lowongan kerja di Jepara.
Tim PEKAT IB akan turunkan tim untuk mengawal, agar para pencari kerja diterima terutama 5 orang tersebut.

Audiensi PEKAT IB Bersama Komisi D, Usai audiensi dengan Komisi C lalu dilanjutkan audiensi dengan Komisi D tentang pengembangan perluasan pabrik PT. Hwa Seung Indonesia atau HWI tidak diimbangi oleh penyiapan infrastruktur yang ada.

Andi Andong pimpinan rapat audiensi (Ketua Komisi D) menyampaikan bahwa agenda audiensi dibarengkan, mengingat waktu dan OPD terkait sudah hadir.
Dalam audiensi pertama, Kepala Dishub Kabupaten Jepara Ony Sulistijawan menjelaskan kalau sudah menindaklanjuti hasil audiensi dengan PEKAT IB beberapa waktu lalu.

Namun karena perwakilan PT. HWI tidak hadir dalam audiensi tidak dilanjutkan, walaupun sudah dihadiri oleh DPUPR, Dishub, dan DLH Jepara, Selanjutnya, pimpinan rapat audiensi melanjutkan tahap audiensi berikutnya.

Kang Priyo kemudian mempertanyakan ketidakhadiran beberapa kepala dinas hanya diwakilkan. Ia pun langsung mempertanyakan tentang pengadaan barang dan jasa oleh Pemkab Jepara, khususnya pekerjaan infrastruktur masih dikuasi oleh rekanan pemborong atau kontraktor proyek dari luar Jepara.

“Sementara pemborong di Jepara hanya sedikit yang memperoleh pekerjaan, entah yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi Jateng maupun APBD Kabupaten Jepara,” ungkap Kang Priyo.

Seusai menyampaikan paparannya, tiba-tiba tim PEKAT IB walk out atau keluar ruangan karena merasa kecewa atas ketidakhadiran kepala dinas. “Kenapa kepala dinas tidak hadir, padahal persoalan dan materi ini penting untuk didengarkan,” tegas Kang Priyo.

Kang Priyo meminta kepada Ketua Komisi D dalam waktu dekat menjadwalkan ulang audiensi dengan dipimpin oleh pimpinan DPRD yaitu Agus Sutisna, Junarso, Afrizal Wahyu Hidayat, dan Pratikno, dan Kadis OPD Pemkab Jepara.

“PEKAT IB Jepara kecewa, karena ketidakhadiran manajemen PT. HWI dan beberapa Kadis dari OPD terkait,” tuturnya. “Mohon diselesaikan dalam waktu dekat karena menyangkut kepetingan warga masyarakat,” tutur Kang Priyo.

Usai Tim PEKAT IB keluar ruangan, Andi Andong bertanya kepada Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Jepara Endro Wahyu terkait dengan banyaknya rekanan luar daerah yang mendapatkan lelang, “Leading sectornya kan PBJ Setda,” tanyanya.

Endro Wahyu menjawab kalau Ia menjabat Kabag PBJ tanggal 23 Oktober lalu, jadi belum ada satu bulan. “Terkait pengadaan barang dan jasa, tim kami di PBJ, yang dikedepankan regulasi yang ada,” terangnya.

Terkait ketidakhadiran Kepala OPD Pemkab Jepara dalam audiensi atau dengar pendapat dengan PEKAT IB, Komisi D memfasilitasi sesuai arahan Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna dengan mengundang semua Kepala OPD yang menjadi mitra kerja Komisi D yaitu: Kepala DPUPR, Disdikpora, Disparbud, DKPP, DKK, DP3AP2KB, Disperkim, dan Kabag PBJ Setda Jepara.

“Namun kehadiran mereka bisa didisposisikan ke Kabag maupun Kasi seandainya Kepala Dinasnya berhalangan hadir karena sesuatu hal. Dan secara teknis perwakilan Kepala Dinas tentunya bisa menjawab materi audiensi.

Selanjutnya notulen hasil audiensi antara PEKAT IB dan DPRD Jepara (legislatif) juga akan dikirimkan oleh Setwan ke Pemkab Jepara atau OPD terkait (eksekutif) agar ditindaklanjuti,” pungkas Andi Andong.

(Singgih Purwanto)

Perjuangan dan Realisasi Pelabuhan Roro Sedanau di Natuna: Upaya Panjang yang Berbuah Hasil

NatunaYUTELNEWS.com — Pelabuhan Roro Sedanau, yang kini menjadi salah satu fasilitas transportasi vital di Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, menyimpan kisah perjuangan panjang sebelum akhirnya dapat berdiri. Usulan pembangunan pelabuhan ini pertama kali muncul pada tahun 2013, digagas oleh Pak Tawarih yang saat itu menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau. Pak Tawarih mengajukan usulan ini dengan tujuan agar Sedanau dapat menjadi tempat sandar bagi kapal PELNI, khususnya kapal Bukit Raya, yang melayani rute hingga ke wilayah terpencil seperti Natuna.

Namun, meskipun rencana ini disambut baik, keterbatasan anggaran provinsi membuat proyek tersebut tertunda hingga tahun 2018. Melihat kendala ini, Dinas Perhubungan Provinsi Kepri pun bergerak mengajukan proposal kepada Kementerian Perhubungan di tingkat pusat agar proyek ini mendapat dukungan anggaran.

Akhirnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat di Kementerian Perhubungan mengambil alih proyek tersebut pada tahun 2018, dan anggaran dari pemerintah pusat pun disiapkan untuk melanjutkan pembangunan Pelabuhan Roro Sedanau hingga selesai.

Saat ini, pelabuhan tersebut telah berdiri kokoh dan siap menjalankan perannya sebagai titik penting dalam jaringan transportasi Natuna. Selain menjadi tempat sandar kapal PELNI, Pelabuhan Roro Sedanau juga melayani kapal-kapal roro lainnya yang mengangkut barang dan kendaraan dari berbagai daerah, memperlancar arus barang dan orang ke wilayah Natuna.

Dengan adanya pelabuhan ini, akses ke Natuna diharapkan menjadi lebih mudah, sekaligus memperkuat konektivitas dan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, rencana uji sandar di pelabuhan ini diharapkan dapat segera terlaksana dengan lancar. Uji sandar ini menjadi langkah penting sebelum pelabuhan sepenuhnya dioperasikan dan menjadi transportasi andalan bagi masyarakat Sedanau dan sekitarnya.

Tokoh masyarakat, termasuk Pak Tawarih dan pemerintah daerah, menyambut antusias kehadiran pelabuhan ini. Mereka melihatnya sebagai bukti nyata hasil kerja keras dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat demi kemajuan wilayah perbatasan Indonesia.

Semoga dengan uji sandar yang sukses, Pelabuhan Roro Sedanau dapat segera beroperasi penuh, menjadi ikon baru bagi Sedanau, sekaligus memenuhi kebutuhan transportasi dan mobilitas masyarakat setempat.

(Darmansyah)

Bawaslu Kabupaten Natuna Diragukan Netralitasnya, APK Paslon 01 Masih Terpasang dengan Foto Presiden

NatunaYUTELNEWS.com — Netralitas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Natuna dipertanyakan oleh sejumlah pihak, setelah spanduk dan alat peraga kampanye (APK) milik pasangan calon nomor urut 01 untuk Pilkada Natuna, yang menggunakan foto presiden, masih terlihat di beberapa lokasi strategis. Situasi ini menimbulkan keraguan di tengah masyarakat tentang kemampuan Bawaslu untuk menegakkan aturan secara adil dan tanpa keberpihakan.

Sejumlah warga Natuna menyoroti ketidaktegasan ini sebagai potensi ketidakadilan dalam persaingan Pilkada. “Kami berharap semua aturan kampanye dipatuhi tanpa pandang bulu. Jika ada pelanggaran, semestinya ada tindakan tegas,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Aturan kampanye telah dijelaskan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, yang melarang penggunaan foto presiden dan wakil presiden dalam alat peraga kampanye. Larangan ini dibuat untuk menjaga netralitas simbol negara dan mencegah kesan adanya dukungan khusus pemerintah pusat kepada calon tertentu. Penggunaan simbol negara pada kampanye dianggap dapat menimbulkan persepsi keberpihakan dan penyalahgunaan jabatan, yang melanggar prinsip keadilan dalam pemilu.

Hingga saat ini, Bawaslu Kabupaten Natuna belum memberikan tanggapan terkait keberadaan APK Paslon 01 dengan foto presiden yang masih terpasang di berbagai titik di Natuna. Kondisi ini membuat publik semakin mempertanyakan keseriusan Bawaslu dalam menegakkan aturan dan menjaga suasana kampanye yang adil dan demokratis.

(Darmansyah)

Diduga Sebarkan Hoax dan Melanggar Aturan Saat Debat, Cabup Sahrul Gunawan Dilaporkan ke Bawaslu

Kab.BandungYUTELNEWS.com —Tim Advokasi Bedas dari pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Bandung nomor 2, Dadang Supriatna-Ali Syakieb, melaporkan Cabup nomor urut 1 Sahrul Gunawan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung, Senin (04/11/2024).

Pelaporan ini dipicu saat kampanye debat terbuka perdana yang digelar KPU Kabupaten Bandung di Sutan Raja Soreang, Rabu (30/10) lalu, Sahrul Gunawan diduga melakukan beberapa pelanggaran pemilu termasuk pidana pemilu. Diantaranya, Sahrul diduga melontarkan pernyataan hoax dan fitnah.

Tim Advokasi Bedas menilai, Sahrul diduga melanggar tata tertib kampanye debat terbuka dengan membawa atribut di luar yang di perbolehkan (spesimen).

“Yang kedua, diduga cabup nomor 1 melakukan pelanggaran pidana pemilu dalam acara debat terbuka tersebut karena melontarkan berita hoax, fitnah dan provokasi dengan mengucapkan kalimat bahwa nilai .APBD Kabupaten Bandung antara data dan fakta berbeda, dan menyebut ”sebuah kebohongan publik,” kata pelapor Agus Yasmin, di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bandung di Soreang.

Temuan ketiga yang dilaporkan timnya adalah Sahrul Gunawan membuat pernyataan bahwa “BPJS yang saat ini disebarkan menjadi tunggakan sebesar Rp90 miliar”.

Selain melaporkan Sahrul Gunawan, Tim Advokasi Bedas juga melaporkan Cawabup Bandung No 1 Gungun Gunawan beserta Ketua KPU Kabupaten Bandung.

Tim Advokasi Bedas juga menyertakan bukti-bukti berupa potongan video acara debat perdana Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung dan Tata Tertib Debat Terbuka Pasangan Cabup/ Cawabup Bandung.

“Pada awalnya debat berjalan dengan baik, namun dalam perjalannya acara debat diciderai dengan beberapa hal yang seharusnya tidak dilakukan oleh salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati, yang padahal telah diatur dalam Tata Tertib Penyelenggaraan Debat dan peraturan perundang undangan terkait Pemilu,” ungkap Kang AY, sapaan akrab Agus Yasmin, didampingi dua saksi dari Tim Advokasi Bedas yakni Tarya Witarsa dan Asep Syamsudin.

Kemudian di segmen terakhir atau segmen ke 6 berupa closing statement, pasangan nomor urut 01 membawa spasimen kartu program layanan dan menyampaikannya di depan khalayak umum, yang seharusnya tidak dilakukan karena sudah jelas melanggar tata tertib acara debat.

“Namun yang sangat disayangkan, saat terjadinya pelanggaran-pelanggaran tersebut, Ketua KPU Kabupaten Bandung yang seharusnya bertanggung jawab sepenuhnya terkait pelaksanaan acara debat, tidak melakukan teguran apapun terhadap pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 01,” sesal Kang AY.

Padahal jelas, ucapan dan tindakan yang dilakukan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 01 di depan seluruh peserta debat yang di dalamnya terdapat ketua dan komisioner KPU Kabupaten Bandung.

“Maka, perbuatan Ketua KPU Kabupaten Bandung dapat kami artikan telah terjadinya pembiaran pelanggaran pemilu, yang bahkan menurut kami sudah masuk kedalam ranah pidana Pemilu,” tandas Kang AY.

Pihaknya meminta sebuah Pembuktian Terbalik dengan ketentuan yang menyatakan yang harus membuktikan, sehingga apabila pihak terlapor tidak dapat membuktikan ucapannya, maka dapat diartikan masuk ke dalam unsur penyebaran informasi yang tidak benar (hoax), fitnah dan provokasi, yang mana hal tersebut masuk ke dalam ranah pidana Pemilu.

(Yans)

PJ Gubernur Jabar Pembina Apel Pagi, Bey Deklarasikan Netralitas ASN di Pilkada Serentak 2024

Kota BandungYUTELNEWS.com —Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menjadi pembina apel pagi Sekretariat Daerah (Setda) dan BPKAD Provinsi Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (04/11/2024).

Dalam apel tersebut, Bey bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) mendeklarasikan Netralitas ASN dalam Pilkada Serentak Jabar 2024.

Selain itu, Bey juga menyerahkan SK Pensiun, Piagam Penghargaan, Tabungan Hari Tua, dan KTP Elektronik bagi ASN yang memasuki masa purna tugas, Tak cuma itu Bey pun menyematkan secara simbolis kenaikan Pangkat Luar Biasa kepada ASN di Lingkungan Pemda Provinsi Jabar.

“Pertama saya sampaikan selamat kepada bapak, ibu, yang mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa, dan juga mendapatkan SK Pensiun, Piagam Penghargaan, Tabungan Hari tua, dan juga KTP Elektronik secara simbolis kepada para PNS yang memasuki purna tugas,” ucapnya.

Bey menuturkan, masa purna tugas bukan akhir dari pengabdian. Ada banyak hal dan cara yang bisa dikerjakan untuk mendukung pembangunan Jabar. Salah satunya turut berkontribusi menangani permasalahan sampah dengan melakukan pemilahan.

“Bapak, ibu juga jangan lupa berolahraga karena olahraga itu penting dan minimal 30 menit sehari dan dalam lima hari sekali. Karena olahraga itu juga menekan peluang kita masuk rumah sakit,” ucapnya.

“Jadi mohon diperhatikan jangan sampai tidak berolahraga, dan kita tahu makanan di Jawa Barat ini enak-enak, tetapi tetap jaga asupan dan berolahraga secara rutin,” imbuhnya.

(Yans)

Sambut Hari Pahlawan Kapolsubsektor Puri Gading Adakan Lomba Mewarnai

KOTA BEKASI — YUTELNEWS.com — Generasi Z sebagai generasi penerus bangsa yang Milenial harus diisi dengan Kegiatan yang positif agar dapat mengetahui sejarah perjuangan bangsa.

Kali ini Polsek pondok gede melalui Kapolsubsektor puri gading ingin mencerdaskan generasi muda berbakat dengan mengadakan lomba mewarnai dalam rangka menyambut hari Pahlawan 10 November tingkat Paud – TK – SD, pada tanggal (03/11/2024).

Pelaksanaan kegiatan pengamanan lomba mewarnai bertempat
Polsubsektor Puri Gading Kel. Jatimelati Kec. Pondok Melati Kota Bekasi yang turut dihadiri
Wakapolsek Pondok Gede AKP Sri Kusnandar, -l Kapolsek Sektor Puri Gading Ipda D. Limbong, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatimelati Brigadir Antok Setiawan.

Kegiatan pengamanan kegiatan Lomba mewarnai tingkat Paud – TK – SD dialamatkan tersebut diatas dalam rangka memperingati / menyambut hari Pahlawan 10 November diselenggarakan oleh kelompok pemerhati pekerja seni Puri Gading dan berkolaborasi dengan kepolisian Polsek Pondok Gede, ketua lomba Ibu Ceri dengan jumlah lk 30 peserta.

(Yusup Bahtiar)

Anggota DPR RI Hj. Dewi Asmara, S.H., M.H., Gencar Sosialisasi Germas

SUKABUMIYUTELNEWS.com —Dewi Asmara setelah dilantik sebagai DPR RI Komisi 9 Fraksi Partai Golkar pada 1 Oktober 2024 lalu di Senayan Jakarta, ia sebari Pulang kampungnya ke Sukabumi langsung gencar melakukan sosialisasi program kerjanya bersama Kementrian Kesehatan yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di beberapa tempat wilayah di Sukabumi di Awal Bulan November 2024.

Kegiatan GERMAS melibatkan seluruh elemen masyarakat serta di hadari Perwakilan Dinas Kesehatan Provisi Jawa Barat serta Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi.

Menambah antusias masyarakat panitia mengadakan Cek Kesehatan Secara gratis diantaranya cek Gula Darah, Tensi, Berat Badan, Serta Tinggi badan. Peserta Cukup daftar dengan memperlihatkan KTP kepada Panitia.

“Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat, atas dorongan semua pihak saya kembali menjadi DPR RI, saya merasa bangga dalam pulang kampung kali ini bertemu bapak-bapak dan ibu-ibu, sebari saya sosialisasi GERMAS,” Ungkap Dewi Asmara dalam sambutannya.

Point Penting yang disampaikan pada sosialisasi GERMAS adalah mengenai pentingnya pola hidup sehat untuk mencegah timbulnya penyakit yang diakibatkan kurangnya gizi makanan serta kurangnya olah raga, minum alkohol, serta merokok.

Dalam sambutan Dewi Asmara memaparkan, bahayanya penyakit tidak menular diantarnya jantung, struk, gula diabetes akibat pola hidup tidak sehat. Ia juga mengungkapkan, penyakit tidak menular itu bukan dari keturunan, tapi pola hidup yang tidak di turunkan dari orang tuanya kepada anaknya.

Dewi Asmara berharap Dengan adanya program GERMAS ini masyarakat peduli dengan kesehatan sendiri, dengan cara berprilaku hidup sehat, pola makan teratur, hindari makanan yang memicu menimbulkan penyakit.

(Reporter : Mirna)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Berkomitmen Berantas Judi Online, Polri Gencarkan Penindakan

JakartaYUTELNEWS.com — Tanggal 31/10/2024 — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya dalam memberantas perjudian online yang marak di Indonesia.

Ia memastikan bahwa Polri akan terus melakukan penelusuran hingga tuntas.

Seluruh jajaran kepolisian telah diinstruksikan untuk mendukung Asta Cita Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, serta menjalankan berbagai program dan kebijakan pemerintah yang bertujuan melindungi masyarakat dari dampak negatif perjudian daring.

Dalam menjalankan operasi ini, Polri akan menjalin kerja sama erat dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kementerian dan lembaga terkait, guna mengungkap jaringan judi online yang terorganisir.

Penyidik Polri saat ini masih bekerja intensif untuk menelusuri dan membongkar jaringan ini hingga ke akar-akarnya.

Terkait dengan dugaan keterlibatan oknum di kementerian tertentu, termasuk di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kapolri memastikan bahwa pemeriksaan dan pendalaman kasus masih berlangsung.

Publik diharapkan bersabar menanti hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Polri.

( Singgih)

(Sumber:
Brigjen pol Trunoyudho Karo pemnas
Kepolisian Republik Indonesia (Polri)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.