Dapur MBG Jadi Petaka! Rp2 Miliar Raib, Tanah Diam-Diam Berpindah Tangan

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Niat mulia berujung petaka. Siti Eni Nuraeni (40), warga Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, harus menelan kenyataan pahit setelah diduga menjadi korban penipuan dalam transaksi jual beli tanah oleh rekan bisnisnya sendiri.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, pada Jumat (17/4/2026), saat korban tengah merintis pembangunan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Alih-alih mewujudkan program sosial, ia justru kehilangan uang hingga Rp2 miliar, termasuk aset bangunan yang telah berdiri di atas lahan tersebut.

Kasus ini kini telah resmi dilaporkan ke Polres Sukabumi dengan nomor laporan STTLP/B/184/IV/2026/SPKT dan tengah dalam proses penyelidikan.

“Saya sudah bangun toko material di atas lahan itu, rencananya mau dijadikan dapur MBG. Tapi tiba-tiba saya tahu tanahnya sudah dijual lagi ke orang lain,” ungkap Siti dengan nada kecewa.

Menurut keterangan, korban awalnya membeli lahan dari terlapor berinisial YW dengan harga Rp300 juta. Ia kemudian kembali mengeluarkan dana sekitar Rp280 juta untuk pengurusan sertifikat serta biaya operasional lainnya.
Namun tanpa sepengetahuan korban, tanah tersebut diduga telah dialihkan kepada pihak lain berinisial R pada Februari 2026.

Tak hanya itu, korban juga mencurigai adanya keterlibatan pihak lain. Ia menduga seorang oknum Ketua Yayasan yang sebelumnya menjadi mitra dalam rencana pembangunan dapur MBG turut berperan dalam dugaan praktik tersebut.

“Saya merasa dijebak. Mereka seolah-olah mendukung rencana usaha saya, tapi ternyata tanahnya sudah dijual diam-diam,” tegasnya.

Akibat kejadian ini, korban tidak hanya kehilangan uang dalam jumlah besar, tetapi juga bangunan rumah dan toko seluas 557 meter persegi yang telah ia dirikan di atas lahan tersebut.

Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini, termasuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan atau praktik mafia tanah yang melibatkan lebih dari satu pihak.

Terlapor YW dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan dan perbuatan curang sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kini, harapan korban hanya satu: keadilan dapat ditegakkan dan haknya bisa kembali.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

KDS Fokus Penanggulangan Bencana Sesuai Harapan dan Keinginan Masyarakat Kabupaten Bandung

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr H.M Dadang Supriatna turut mendampingi kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI H Cucun Ahmad Syamsurijal saat memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah di Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung.

Kang Haji Cucun, sapaan akrab Cucun Ahmad Syamsurijal, bersama Bupati Bandung menyerahkan bantuan itu di Kantor Desa Panyadap, Jumat (17/4/2026). Usai menyerahkan bantuan, Kang Haji Cucun dan Bupati Bandung serta para stakeholder melaksanakan rapat koordinasi menyoroti permasalahan kebencanaan sekaligus penanggulangannya di Kantor Desa Panyadap. Pemerintah dan warga setempat berharap persoalan kebencanaan, khususnya bencana banjir bisa segera diselesaikan.

Selain KDS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna, juga hadir dari perwakilan BNPB, BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung, Dinas PUTR, Disperkimtan, Dinas Sosial dan jajaran OPD Kabupaten Bandung lainnya.

Bupati KDS mengatakan bahwa pihaknya lebih fokus bagaimana penanggulangan bencana ini sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat Kabupaten Bandung.

“Kita alihkan kepada kegiatan-kegiatan dalam rangka penanggulangan bencana. Yang tentunya ada 29 kecamatan di Kabupaten Bandung, yang harus kita fokuskan untuk bisa mengantisipasi penyelesaiannya dan pada hari ini alhmdulillah Wakil Ketua DPR RI mengundang para stakeholder. Dan alhamdulillah komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), insya Allah saya hari Selasa (21/4/2026) akan ketemu dengan Pak Menteri untuk menyampaikan kebutuhan-kebutuhan, termasuk logistik,” tuturnya.

KDS pun menyebutkan bahwa BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) juga turut mensupport terhadap penanggulangan pasca kebencanaan yang terjadi di Kabupaten Bandung.

Terkait dengan kebencanaan itu, KDS akan membuat program pentahelix di sejumlah kecamatan, yaitu Kecamatan Bojongsoang, Dayeuhkolot, Baleendah, Banjaran, Rancaekek, Solokanjeruk, Majalaya dan Ibun.

“Seluruhnya ada sembilan kecamatan yang akan dibuatkan pentahelix dan insya Allah besok (Sabtu, 18/4/2026) mulai action. BBWS Citarum untuk penanggulangan di sungai Desa Panyadap dan Desa Bojong,” katanya.

Lebih lanjut KDS mengatakan dalam penyambutan Hari Ulang Tahun ke-385 Kabupaten Bandung yang puncaknya pada 20 April 2026, sebelumnya menggelar berbagai kegiatan. Namun kali ini, memperingati Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung dilaksanakan dengan konsep kesederhanaan.

“Untuk pelaksanaan upacara ditempatkan di lapangan Upakarti Soreang, yang diikuti oleh para camat dan juga kepala desa yang biasa dilaksanakan tiap-tiap kecamatan, nanti disatukan di Lapangan Upakarti,” tuturnya.

Pada malam hari puncak Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, kata KDS, yang sebelumnya akan mengelar hiburan Wayang Golek, kemudian diganti dengan kegiatan istighosah se-Kabupaten Bandung secara hybrid tentunya.

“Pelaksanaan istighisah ditempatkan di Gedung Mohamad Toha Soreang. Kegiatan disederhanakan, dalam peringatan Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung,” kata KDS.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa mengatakan, mulai hari Jumat ini di Desa Bojong Kecamatan Majalaya sudah mulai ada pengerjaan pergeseran lebar aliran Sungai Cisunggalah 2 meter. Kegiatan ini dalam rangka penanggulangan banjir yang disebabkan oleh aliran Sungai Cisunggalah.

“Sedangkan di Desa Panyadap masih menunggu kesadaran dari masyarakat untuk membongkar bagian bangunannya yang akan terkena pelebaran aliran Sungai Cisunggalah. Jadi masih menunggu kesadaran masyarakat untuk membongkar bangunan guna pelebaran aliran Sungai Cisunggalah,” ungkapnya.**

Yans.

Bedas Expo 2026 Digelar di Tengah Bencana, KDS Fokus Penanganan Banjir dan Peningkatan Ekonomi

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS (KDS), resmi membuka Bandung Bedas Expo 2026 dalam rangka Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026) di Area Komplek Pemkab Bandung, Soreang.

Dalam sambutannya, KDS menyampaikan bahwa pelaksanaan tahun ini berlangsung dalam situasi berbeda, di tengah musibah yang tengah melanda Kabupaten Bandung. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian amblesnya jembatan di Radu yang terjadi pada malam sebelumnya.

KDS mengungkapkan bahwa dirinya langsung mengambil langkah cepat untuk segera berkoordinasi dengan jajaran terkait, termasuk pihak TNI, untuk percepatan penanganan dan penyediaan jembatan darurat. Ia juga menyampaikan rencananya untuk meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Panyadap dan Majalaya, bersama sejumlah pihak terkait, termasuk BNPB dan Wakil Ketua DPR RI guna mencari solusi penanganan banjir.

Selain itu, KDS turut menyampaikan duka cita atas korban jiwa dalam musibah banjir tersebut, seraya mendoakan agar almarhumah yang hanyut mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta mengapresiasi pihak-pihak yang telah berupaya menolong.

“Dalam kondisi berduka ini, agenda tetap harus berjalan. Namun setelah pembukaan ini, saya akan langsung menuju lokasi banjir. Saya juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini,” ujarnya.

Bandung Bedas Expo 2026 sendiri digelar selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 April 2026, dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang dikemas dalam beberapa zona utama. Di antaranya Pameran dan Bazzar yang menampilkan produk UMKM.

Selain itu, terdapat Service Point (Layanan Publik Terpadu) yang menyediakan berbagai layanan administrasi seperti SAMSAT keliling, SIM keliling, layanan kependudukan, hingga konsultasi, talkshow pelayanan publik, live music, gelar budaya, dan pagelaran wayang golek.

Di bidang olah raga dan komunitas, hadir Sportainment seperti lomba lari anak, balance bike, archery open champion, serta kegiatan komunitas dan gathering. Sementara itu, pada zona Edukasi Kesehatan Sosial, masyarakat dapat mengakses layanan edukasi (education fair), job fair, cek kesehatan gratis, donor darah, serta perpustakaan keliling.

KDS menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk menampilkan berbagai produk unggulan Kabupaten Bandung, khususnya dari sektor UMKM. Ia mengungkapkan harapannya agar ke depan Kabupaten Bandung dapat memiliki Bedas Convention Center yang berlokasi di kawasan strategis dekat Stasiun Whoosh (KCIC) dengan luas sekitar 5 hektare.

“Bedas Expo ini bukan sekadar pameran, tapi wahana untuk mengembangkan produk UMKM Kabupaten Bandung agar semakin naik kelas dan berdaya saing,” ujar KDS.

Selain itu, KDS juga mendorong optimalisasi aset pemerintah daerah di sekitar Soreang agar dapat dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas perdagangan, sehingga para pelaku usaha lokal memiliki ruang yang representatif untuk berkembang.

“Kalau kita kelola dengan baik, kawasan ini bisa menjadi pusat ekonomi baru seperti Tanah Abang, sehingga pelaku UMKM kita punya tempat yang layak untuk berkembang,” tambahnya.

Di tengah tantangan fiskal akibat pemotongan dana transfer ke daerah (TKD), KDS mengungkapkan bahwa perekonomian Kabupaten Bandung justru menunjukkan tren positif. Laju pertumbuhan ekonomi meningkat dari 5,04 persen pada tahun 2024 menjadi 6,32 persen pada tahun 2025.

“Peningkatan ini tidak mudah dicapai. Hal ini didorong oleh penguatan ekonomi sirkular di Kabupaten Bandung, sejalan dengan program Presiden serta berbagai program pembangunan lainnya,” pungkasnya.

Yans.

Lapas Warungkiara Kembangkan Pertanian Produktif, Dorong Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan. Jum’at ( 17/4/2026 )

Pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan lapas kini ditanami berbagai komoditas pangan, mulai dari buah-buahan hingga sayuran hortikultura.

Program ini tidak hanya bertujuan memperkuat ketahanan pangan internal, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan yang produktif dan bernilai ekonomis.

Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, mengungkapkan bahwa sejumlah komoditas unggulan yang tengah dibudidayakan di antaranya Pisang Raja Bulu sebanyak 2.500 pohon, Pisang Tanduk 1.000 pohon, Terong Bulat 4.000 pohon, Terong Ungu 4.000 pohon, serta Cabai Rawit 4.000 pohon. Selain itu, terdapat pula tanaman timun, kacang panjang, pakcoy, kangkung, caisim, daun bawang, seledri, hingga nanas.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia dalam mendukung program ketahanan pangan, serta bagian dari 13 program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Panji,

Lebih lanjut, Panji menambahkan bahwa Lapas Warungkiara ditargetkan menjadi percontohan (pilot project) sebagai penyuplai komoditas pisang di wilayah Jawa Barat.

Seluruh aktivitas pertanian dan peternakan di dalam lapas melibatkan warga binaan sebagai bagian dari program pemberdayaan. Melalui kegiatan ini, para warga binaan dibekali keterampilan yang dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat.

“Seluruh kegiatan
pemberdayaan ini kami fokuskan kepada warga binaan, dengan tetap berkolaborasi bersama masyarakat sekitar. Saat ini, lahan pertanian juga terus kami perluas,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, Lapas Warungkiara tidak hanya berperan sebagai tempat pembinaan, tetapi juga bertransformasi menjadi pusat kegiatan produktif yang memberikan manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Kepala Desa Cangkuang Wetan Asep Kusmiadi S.IP , Salurkan Bantuan Pangan 625 KK Terdampak Banjir.

Bandung –YUTELNEWS.com// Pemerintah Desa Cangkjang Wetan “Tanginas” terus menunjukkan komitmennya dalam merespons cepat dampak bencana banjir yang melanda wilayah . Salah satunya melalui penyaluran bantuan pangan kepada warga terdampak banjir di wilayah Desa Cangkuang Wetan. pada Jumat (17/04/2026)

Kepala Desa Cangkuang Wetan, Asep Kusmiadi S.IP, memastikan langsung proses distribusi bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bandung yang disalurkan melalui Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dispakan).

Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang terdampak banjir sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Ini adalah bukti nyata bahwa kepedulian itu ada dan benar-benar bergerak. Kami memastikan bantuan tersalurkan langsung kepada warga yang membutuhkan,” ujar Asep Kusmiadi disela kegitan

Sebanyak 625 Kepala Keluarga (KK) yang menerima bantuan pangan tersebut dan Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan warga yang paling terdampak, agar distribusi berjalan cepat, tepat sasaran, dan merata.

Kepala Desa Asep Kusmiadi pun menegaskan, kehadiran pemerintah di lapangan bukan sekadar menjalankan tugas, melainkan bentuk komitmen untuk memastikan masyarakat benar -benar merasakan manfaat dari setiap bantuan yang diberikan.

Kami ingin memastikan setiap warga yang terdampak dapat terbantu dan merasakan langsung kehadiran pemerintah. Ini bukan hanya tugas, tapi tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada warga Desa Cangkuang Wetan.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas bantuan dan kepeduliannya kepada masyarakat Cangkuang Wetan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pasca banjir,” ucapnya. (**)

Yans.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Raih Tiga Penghargaan di Rakernis Humas Polri 2026.

Bandung, Jawa Barat – YUTELNEWS.com// ​Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H meraih sejumlah penghargaan bergengsi dari Divisi Humas Polri dalam rangkaian Rakernis Humas Polri 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas capaian kinerja kehumasan Polda Jabar yang dinilai unggul dalam pengelolaan informasi publik dan manajemen media modern.

​Rakernis Humas Polri Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan pada Selasa hingga Rabu, 14-15 April 2026. Kegiatan ini berlangsung secara serentak di satuan kerja (satker) dan satuan wilayah (satwil) di seluruh lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

​Dalam ajang tersebut, Kombes Pol. Hendra Rochmawan sukses membawa pulang tiga penghargaan dari Divisi Humas Mabes Polri, yaitu ​Juara 1 Zona A dalam kategori Cipta Trending Topik pada Biro Multimedia,
​Juara 1 kategori E-Learning di Portal Humas untuk pelaksanaan sertifikasi kehumasan
serta ​Juara 3 kategori Keaktifan pengiriman berita SPIT dan Media Hub pada Biro Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PID).

​Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menyatakan bahwa prestasi yang diraih oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H ini merupakan langkah strategis dalam meraih kepercayaan masyarakat melalui media.

​”Tujuan akhirnya adalah berdampak pada Reputasi Polisi Indonesia yang Baik sehingga semakin dicintai oleh masyarakat,” tegas Kadiv Humas dalam arahannya. Mendukung Astacita dan Indonesia Emas 2045.

Sebagai Narasumber Utama ​Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menekankan bahwa fungsi Humas saat ini sangat krusial dalam menjaga kondusifitas di ruang publik.Hal ini menjadi bagian penting untuk mencapai tujuan nasional yang tertuang dalam program Astacita Presiden serta menyongsong Visi Indonesia Emas 2045. Humas Polri diharapkan menjadi garda terdepan dalam memastikan stabilitas informasi demi kelancaran program- program strategis pemerintah.

​Menanggapi penghargaan tersebut, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengungkapkan bahwa capaian ini adalah buah dari kerja keras kolektif seluruh personel Humas Polda Jabar.
​“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk seluruh tim Humas Polda Jawa Barat yang terus bekerja maksimal dalam menyampaikan informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya,” ujar Hendra, Kamis (16/04/2026)

​Ia menambahkan bahwa prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi di bidang komunikasi publik. “Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas komunikasi publik Polri dengan memanfaatkan teknologi digital serta memperkuat kepercayaan masyarakat melalui pelayanan informasi yang transparan dan humanis,” tutupnya.

Bandung, 16 April 2026

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Yans.

Penemuan Kerangka Manusia di Perbatasan Baleendah–Dayeuhkolot, Diduga Terkait Laporan Orang Hilang

Bandung – YUTELNEWS.com// Penemuan kerangka manusia menggegerkan warga di wilayah perbatasan Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis (16/04/2026).

Kapolsek Baleendah, Hendri, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 12.30 WIB terkait temuan tersebut.

Kerangka manusia ditemukan di area tumpukan sampah yang berada di bawah jembatan perbatasan Kecamatan Baleendah–Dayeuhkolot.

“Awalnya terlihat dari atas seperti bentuk tubuh manusia. Setelah dicek, ternyata benar merupakan kerangka manusia yang sebagian tertutup tumpukan sampah,” ujar Hendri.

Proses evakuasi sempat mengalami kendala karena posisi kerangka tertimbun sampah. Namun, berkat bantuan tim Basarnas, kerangka tersebut berhasil diangkat dan diamankan.

Dari hasil pengamatan awal, kondisi jasad sudah berupa tulang belulang. Meski demikian, masih terdapat beberapa bagian pakaian yang melekat, di antaranya kaos yang diduga dikenakan korban saat kejadian.

Kerangka tersebut selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Welas Asih untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Polisi menduga temuan ini berkaitan dengan laporan orang hilang yang masuk ke Polsek Baleendah pada 10 April 2026. Laporan tersebut menyebutkan seorang laki-laki kelahiran tahun 1999 yang hingga kini belum ditemukan.

“Sudah tujuh hari sejak laporan orang hilang itu dibuat. Namun, kami belum bisa memastikan apakah kerangka ini adalah orang yang sama. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan identifikasi,” tambah Hendri.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna membantu proses identifikasi. Kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut oleh aparat kepolisian.

Yans.

Sinergi Pemkab Sukabumi dan Lapas Warungkiara Kian Kuat, Jalan Menuju SAE Kini Makin Optimal

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara terus diperkuat. Hal ini terlihat dari kunjungan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi ke Lapas Warungkiara pada kamis (16/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau langsung kondisi infrastruktur jalan menuju Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), yang sebelumnya telah dilakukan pengerasan menggunakan hot mix. Jalan tersebut menjadi akses utama dalam menunjang aktivitas pembinaan warga binaan di lingkungan lapas.

Dalam peninjauan itu, tim Disperkim bersama jajaran Lapas Warungkiara melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kualitas jalan, mulai dari kondisi fisik hingga aspek keberlanjutan infrastruktur. Hal ini dilakukan guna memastikan jalan tetap layak digunakan dan mampu mendukung kegiatan pembinaan secara optimal.

Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, peningkatan kualitas jalan menuju SAE merupakan langkah strategis dalam memperkuat program pembinaan berbasis kemandirian.

“Dengan akses jalan yang baik, kegiatan pembinaan di lahan SAE bisa berjalan lebih maksimal. Ini sangat membantu kami dalam menciptakan warga binaan yang mandiri dan produktif,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Disperkim Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sarana dan prasarana yang berdampak luas, termasuk bagi lembaga pemasyarakatan.

Peninjauan ini juga menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada masyarakat umum, tetapi juga menyentuh sektor pembinaan sebagai bagian penting dalam sistem pemasyarakatan nasional.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan hubungan antara Pemkab Sukabumi dan Lapas Warungkiara semakin solid, serta mampu menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan, produktif, dan memberikan manfaat nyata di masa depan.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Hadiri Ziarah Bupati Bandung, Kepala UPTD Dalduk PK Dayeuhkolot Hj Wahidatun Hikmah Ikuti Doa Bersama

Bandung – YUTELNEWS.com// Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dalduk Pelayanan Kependudukan (PK) Kecamatan Dayeuhkolot hj Wahidatun Hikmah menghadiri kegiatan ziarah yang dipimpin langsung oleh Bupati Bandung di makam Bupati pertama Kabupaten Bandung.di Kqmpung Kaum Rw 11 Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Pada kamis 16/04/2026.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan, penghargaan, dan doa bersama bagi para pendahulu yang telah berjasa besar dalam memimpin dan membangun daerah Kabupqten Bandung di masa lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Bandung Dr H.M Dadang Supriatna beserta jajaran pejabat, termasuk perwakilan dari UPTD Dalduk PK Dayeuhkolot, memanjatkan doa keselamatan dan ketenangan bagi Almarhum Bupati pertama. Selain itu, momen ini juga dijadikan sebagai sarana untuk mengambil hikmah dan semangat pengabdian dalam melanjutkan pembangunan di Kabupaten Bandung.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ziarah ke makam para pendiri bangsa dan pemimpin terdahulu mengingatkan kita untuk terus meneladani dedikasi dan kerja keras mereka dalam melayani masyarakat,” ujar Kepala UPTD Dalduk PK Dayeuhkolot hj wahidatun usai kegiatan.

Hadirnya jajaran pemerintahan kecamatan dalam kegiatan ini juga menunjukkan sinergi dan kesatuan dalam menjaga nilai-nilai sejarah serta mempererat tali silaturahmi antar instansi demi kemajuan daerah.

Yans.

Langkah Tegas! Puskesmas Cicantayan Kebut Pendataan Balita Rawan Stunting

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan. Kali ini, Puskesmas Kecamatan Cicantayan menggelar kegiatan screening dan pendataan bagi anak-anak yang masuk kategori rawan stunting sebagai langkah awal sebelum penyaluran bantuan Pangan Makanan Tambahan (PMT) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kegiatan screening ini merupakan rangkaian pemeriksaan medis untuk mendeteksi secara dini kondisi kesehatan, faktor risiko, hingga potensi gangguan tumbuh kembang pada anak, bahkan sebelum muncul gejala klinis.

Program ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap di delapan desa wilayah kerja Puskesmas Cicantayan, yakni Desa Cicantayan, Sukadamai, Hegarmanah, Cimanggis, Cimahi, Cisande, Cijalingan, dan Lembur Sawah. Masing-masing desa menjadi lokasi kegiatan selama delapan hari.
Pada Kamis (16/4/2026), kegiatan dipusatkan di Aula Kantor Desa Sukadamai.

Tercatat lebih dari 80 balita mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, serta indikator tumbuh kembang lainnya.

Pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dan lancar berkat kolaborasi tim medis Puskesmas Cicantayan bersama kader Posyandu, serta dukungan penuh dari Pemerintah Desa Sukadamai yang dipimpin Kepala Desa Rudi Hartono.
Para balita tampak mengikuti proses pemeriksaan secara bergiliran di bawah pengawasan tenaga medis, sementara para orang tua turut mendampingi dengan antusias.

Bidan Risma dari tim medis Puskesmas Cicantayan menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi tahapan penting sebelum bantuan disalurkan.

“Screening ini bertujuan untuk mendapatkan data yang akurat. Nantinya, data tersebut menjadi acuan utama dalam penyaluran bantuan PMT dari Kemenkes agar tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan PMT akan disalurkan melalui Pokja IV dan kader Posyandu di masing-masing desa, sehingga distribusinya lebih efektif dan tepat guna.

Sementara itu, Kepala Desa Sukadamai, Rudi Hartono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Saya atas nama Pemerintah Desa Sukadamai mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Dengan adanya screening ini, balita yang rawan stunting dapat terdata dengan baik dan selanjutnya mendapatkan bantuan PMT melalui Puskesmas yang disalurkan oleh kader Posyandu. Semoga kegiatan ini terus berlanjut karena sangat membantu dalam meningkatkan kesehatan anak dan mengurangi jumlah balita yang berisiko stunting,” ungkapnya.

Melalui langkah terstruktur ini, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kecamatan Cicantayan semakin efektif, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kualitas kesehatan generasi masa depan.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi)

Di Sela Ziarah ,Tengah Musibah Banjir, Bupati Kang DS: Kita Kerja Keras Selesaikan Masalah Bersama Pentahelix

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385, Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna bersama Forkopimda, para Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemkab Bandung melaksanakan silaturahmi dan ziarah ke makam para mantan Bupati Bandung.

Rombongan Bupati Bandung mengawali ziarah ke Taman Makan Pahlawan (TMP) Cikutra. Dari Cikutra, rombongan kemudian menuju Makam Para Bupati Bandung di kawasan Dalem Kaum Kota Bandung, Makam Karang Anyar, TPU Porib dan Situs Makam Bupati Bandung pertama, R TMG Wira Angun Angun di Dayeuhkolot.

Selain memanjatkan do’a untuk para mantan Bupati Bandung terdahulu yang telah wafat, Bupati Dadang Supriatna beserta rombongan secara bergantian melakukan tabur bunga di pusara sebagai simbol penghormatan dan rasa terima kasih atas jasa-jasa para pemimpin terdahulu.

Usai tabur bunga, Bupati yang akrab disapa KDS itu menyempatkan untuk menyimpan karangan bunga. Suasana haru dan penuh khidmat terasa di setiap tempat peristirahatan terakhir para mantan Bupati Bandung tersebut.

Bupati yang akrab disapa KDS itu mengatakan kunjungan ziarah ke makam para mantan Bupati Bandung ini bukan sekadar ritual seremonial, melainkan refleksi untuk mengenang jasa dan pengabdian para pemimpin terdahulu yang telah membangun fondasi Kabupaten Bandung.

“Kita do’akan para pahlawan terutama para pendiri Kabupaten Bandung, para Bupati Bandung terdahulu yang telah wafat semoga ditempatkan di sisi Allah SWT. Banyak sekali yang telah diberikan dan diwariskan para alrmahum para Bupati Bandung terdahulu untuk perkembangan Kabupaten Bandung saat ini,” tutur KDS.

Selain itu, KDS mendo’akan para mantan Bupati Bandung yang masih hidup yakni Obar Sobarna dan Dadang Naser agar selalu diberikan kesehatan dan dapat bersama-sama membangun Kabupaten Bandung.

Ziarah ke makam para Bupati Bandung yang telah menjadi agenda rutin Pemkab Bandung ini adalah bentuk penghormatan atas jasa-jasa para mantan Bupati Bandung terdahulu. Oleh karena, KDS menekankan kepada para ASN mengenai pentingnya meneladani kepemimpinan dan dedikasi para mantan Bupati Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, KDS mengaku sangat bersyukur dapat bersilaturahmi dengan keluarga besar Raden Adipati (RA) Wiranatakusumah II, yaitu tokoh pendiri Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah, saya berkesempatan bertemu dengan keluarga dari pendiri Kabupaten Bandung. Saat ini Kabupaten Bandung sudah berusia 385 tahun. Almarhum RA Wiranatakusumah II dahulu memimpin Kabupaten Bandung dari tahun 1794 hingga 1829, kemudian dilanjutkan oleh para bupati berikutnya yang telah mendahului kita semua,” ujar KDS.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dadang Supriatna tak lupa menyampaikan rasa duka cita yang mendalam untuk masyarakat Kabupaten Bandung yang tengah dirundung bencana alam banjir terutama kepada korban dan keluarga korban banjir di Ciapus Banjaran.

“Mengingat saat ini kita sedang dikepung musibah bencana alam, kami berdo’a semoga musibah bencana alam ini cepat selesai,” tambah KDS.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu juga memberikan instruksi khusus kepada para camat agar tidak meninggalkan wilayah masing-masing serta cepat tanggap dan turun langsung melihat kondisi masyarakat.

“Tolong kepada para Kepala OPD dan para camat untuk turun ke lapangan. Bantu masyarakat. Jangan ada yang terpaksa. Ini adalah kewajiban kita. Niatkan lillahi ta’ala,” ucap Bupati.

KDS menegaskan Pemkab Bandung serta jajaran Forkopimda dan Forkopimcam akan berupaya keras menyelesaikan permasalahan banjir ini melalui kolaborasi pentahelix baik dengan pemerintah pusat maupun provinsi serta memastikan aktifitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. (**)

Yans

Dijanjikan Waterboom, Kini Batal! Warga Fitra Pratama Residence Layangkan Somasi

YUTELNEWS.com  | SUKABUMI ,Kekecewaan mendalam dirasakan warga Perumahan Fitra Pratama Residence, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.
Janji pembangunan fasilitas umum berupa kolam renang (waterboom) dan aula yang sempat menjadi daya tarik utama saat pemasaran, hingga kini tak kunjung direalisasikan oleh pihak pengembang. Kamis ( 16/4/2026 )

Ketua lingkungan, Roni Melias, mengungkapkan bahwa sejak awal, developer menjanjikan pembangunan fasilitas tersebut sebagai bagian dari sarana dan prasarana (fasos dan fasum) perumahan. Namun, setelah sebagian besar unit hunian terjual, rencana tersebut justru dibatalkan.

“Awalnya dijanjikan akan dibangun waterboom. Tapi setelah kami datangi kantor developer dan menggelar pertemuan, pihak manajemen justru menyatakan tidak akan membangunnya. Ini tentu sangat mengecewakan warga,” ujar Roni.

Merasa dirugikan, warga telah menempuh berbagai upaya, mulai dari komunikasi langsung hingga rapat bersama pihak pengembang. Namun karena tidak membuahkan hasil, warga akhirnya melayangkan surat somasi pada 17 Maret 2026 sebagai bentuk peringatan resmi.

“Somasi sudah kami kirimkan, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan ataupun komitmen dari developer. Padahal fasilitas itu menjadi salah satu alasan utama warga membeli rumah di sini,” tambahnya.

Selain waterboom, warga juga menuntut realisasi pembangunan aula sebagai fasilitas penunjang kegiatan sosial dan kemasyarakatan di lingkungan perumahan. Ketiadaan fasilitas tersebut dinilai mengurangi hak konsumen yang seharusnya dipenuhi oleh pengembang.

Warga berharap pihak developer dapat segera memberikan kejelasan dan bertanggung jawab atas janji yang telah disampaikan di awal pemasaran.

“Kami hanya menuntut apa yang sudah dijanjikan. Jangan sampai konsumen merasa dirugikan karena janji yang tidak ditepati,” tegas Roni.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak developer Fitra Pratama Residence belum memberikan keterangan resmi terkait somasi dan tuntutan warga tersebut.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

PHK Superitendent di PT RAPI, Tripartit Ketiga Masih Berproses di Disnaker Pelalawan

PELALAWAN, YUTELNEWS.COM —Kasus pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh perusahaan besar PT RAPI yang beroperasi di lingkungan April Group Pangkalan Kerinci, kini terus bergulir pada tahap Tripartit ketiga di kantor dinas ketenagakerjaan Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau pada, Senin (13/4/2026).

Pekerja yang menjabat sebagai Superitendent hampir 6 tahun masa kerja di perusahaan itu mengungkapkan saat ini sedang meminta haknya dan kehilangan pekerjaan. Namun atas perselisihan hubungan industrial yang dialaminya berharap pemerintah andil dan bisa menegakkan hukum yang berlaku atas alasan perusahaan dalam melakukan pemutusan hubungan kerja berdasarkan pasal 43 ayat 2 PP 35 tahun 2021 tentang efisiensi mencegah kerugian.

Iyus Timotius, saat dimintai keterangannya menyampaikan bahwa di ruangan mediasi mediator Disnaker Pelalawan, Idrus terlihat tegas menegakkan hukum dan undang-undang ketenagakerjaan, bahkan sempat meminta kepada perusahaan untuk menyampaikan apa saja yang menjadi hal yang dialami perusahaan terkait alasan PHK terhadap Iyus Timotius pada Pasal 43 ayat 2 untuk melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap seorang jabatan superitendent itu,” jelasnya.

Bahkan Disnaker Kabupaten Pelalawan memberikan kesempatan kepada perwakilan perusahaan yang dihadiri oleh Firdaus sebagai IR PT. RAPI, untuk menjelaskan peristiwa yang berkaitan dengan apa yang dialami perusahaan mulai dari sisi performance pekerja, hasil produksi, maupun operasional dan hasil audit internal atau eksternal,” tambahnya.

“Namun perusahaan menyampaikan terkait efesiensi mencegah kerugian, tidak dibutuhkan hasil Audit internal ataupun eksternal tentang kondisi PT. RAPI hingga melakukan pemutusan hubungan kerja,” bebernya.

Dalam Tripartit ketiga dihadiri oleh Kabid PHI Disnaker Kabupaten Pelalawan, Zulkifli, SE., President FSP2KI, H. Hamdani, Ketua DPW Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Riau, Arbaa Silalahi, dan Iyus Timotius Sebagai Superitendent yang sedang memperjuangkan haknya dan  kehilangan pekerjaan.

Di tempat yang sama President FSP2KI, H. Hamdani menegaskan bahwa PHK Iyus Timotius adalah salah satu anggota Federasi Serikat Pekerja (FSP2KI).

“Hari Ini agenda mediasi ketiga, tadi dihadiri oleh perusahaan. Yang pertama mereka tidak hadir, yang kedua tidak ada titik temu kesepakatan, hari ini mediasi ketiga juga belum ada titik temu. Perusahaan tetap kekeh pada putusannya menawarkan 1 kali ketentuan jika alasannya efesiensi untuk mencegah kerugian,” jelasnya.

“Lalu menurut kami, itu sesuai dengan peraturan pemerintah, PP 35 Tahun 2021 bahwa alasan efesiensi itu tidak masuk dalam kategori yang dianjurkan pada PP 35 tersebut. Jadi pada intinya kami Serikat Pekerja mengikuti aturan pemerintah, ” tutur Hamdani.

“Kita masih berharap ada diskusi sebelum ada kesimpulan mediator dan kesepakatan di tingkat mediasi Disnaker. Menunggu informasi dari Disnaker sebab tadi perusahaan meminta waktu sekali lagi untuk mediasi pada hari Rabu depan tanggal 15 April 2026,” tambahnya.

Selain itu, Hamdani mengungkapkan bahwa dalam mediasi pihak perusahaan tersebut menyampaikan alasan dasar PHK berawal adanya warning later kesatu, kedua dan ketiga, dan dimediasi kedua yang lalu itu kita bantah. Bahwa itu tidak bisa dijadikan alasan untuk efesiensi mencegah kerugian. Kemudian terkait performa pekerja dan juga pihak perusahaan menyampaikan saat ini produksi yang tidak produktif, banyak produksi mereka saat ini tercancel. Itu yang dijadikan alasan sehingga mereka melakukan PHK,” pungkasnya.

“Tuntutan pekerja agar disnaker netral. Posisi pekerja  secara sosial ekonomi itu dibawah dari pada pengusaha, maka netral itu pemerintah harus membela orang yang lemah, bukan membiarkan saja, dan itu di Aminin oleh pihak disnaker. Mereka siap dan selama ini juga mereka membantu memastikan hak-hak pekerja,” lanjutnya.

Menanggapi alasan perusahaan di ruang mediasi, Ketua DPW KPBU Provinsi Riau, Arbaa Silalahi, menegaskan terkait tidak perlu diaudit performance produktivitas terkait efesiensi mencegah kerugian mengatakan “Ini kan pasal yang mengada-ngada dan sebagai case senjata pamungkas perusahaan untuk memPHK. Maka karena tidak ada titik terangnya kemungkinan kita lanjut:

1. PHI apa bila keluar anjuran

2. Aksi unjuk rasa di kantor perusahaan atau di lingkungan perusahaan.

Hingga MAYDAY akan kita jelaskan ke perusahaan bahwa PHK model seperti ini sangat mengada-ngada dan harus dilawan. Melalui aksi 1 mayday akan kami suarakan,” ucapnya.

Konfirmasi kepada pihak perusahaan melalui Budi sebagai Humas perusahaan menanggapi sebagai berikut:

“Perusahaan menghormati perhatian publik terhadap pemberitaan yang beredar terkait proses Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di salah satu entitas usaha kami. Namun demikian, kami menegaskan bahwa informasi yang berkembang di ruang publik perlu dipahami secara utuh dan berdasarkan fakta yang akurat,” jawabnya. Rabu (15/4/2026).

“Dapat kami tegaskan bahwa setiap keputusan PHK yang dilakukan oleh Perusahaan, termasuk dalam kasus ini, telah melalui mekanisme internal yang berlaku secara prosedural serta mengacu pada peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan di Indonesia. Keputusan tersebut juga mempertimbangkan hasil evaluasi internal yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian terhadap standar kinerja dan kepatuhan terhadap ketentuan perusahaan, setelah melalui proses pembinaan sesuai mekanisme yang berlaku,” terangnya.

“Perusahaan memastikan bahwa seluruh hak karyawan yang terdampak telah dipenuhi sesuai dengan ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku. Kami juga tetap mengedepankan prinsip hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan, serta terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan oleh pihak berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Disra Alldrick sebagai Corporate Communications Manager.

Pihak Disnaker Kabupaten Pelalawan melalui Kabid PHI Zulkifli, SE, saat di konfirmasi belum memberikan tanggapannya.

Mediasi Tripartit ketiga Di Kantor Disnaker Kabupaten Pelalawan masih menunggu keterangan resmi. Pekerja berharap pemerintah dapat memberikan kepastian penyelesaian mediasi ini agar tidak berlarut-larut.||

(TIM)

Kang DS Pimpin Ziarah ke Makam Para Mantan Bupati Bandung, Doakan Jasa Pendahulu di Hari Jadi ke-385

Kab.Bandung — YUTELNEWS.com// Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS (KDS) memimpin langsung rangkaian ziarah ke makam para mantan Bupati Bandung, pada Kamis (16/04/2026).

Ziarah dilakukan di lima lokasi, yakni Tempat Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Situs Makam Dalem Kaum, Situs Makam Karang Anyar, TPU Porib, dan Situs Makam Dayeuhkolot.

KDS hadir bersama rombongan yang terdiri dari Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati, Ketua DWP Kabupaten Bandung, Ketua MUI, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Kepala Kemenag Kabupaten Bandung, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, KDS menyampaikan rasa syukur dapat bersilaturahmi dengan keluarga besar Raden Adipati (RA) Wiranatakusumah II, yaitu tokoh pendiri Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah, saya berkesempatan bertemu dengan keluarga dari pendiri Kabupaten Bandung. Tidak terasa, saat ini Kabupaten Bandung sudah berusia 385 tahun. Almarhum RA Wiranatakusumah II dahulu memimpin Kabupaten Bandung dari tahun 1794 hingga 1829, kemudian dilanjutkan oleh para bupati berikutnya yang telah mendahului kita semua,” ujar KDS.

Ia berharap seluruh amal ibadah dan pengabdian para pemimpin terdahulu diterima di sisi Allah SWT, serta keteladanan mereka dapat menjadi inspirasi bagi generasi saat ini.

KDS juga menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat dua mantan Bupati Bandung yang masih hidup, yakni Obar Sobarna dan Dadang Naser. Ia mendoakan keduanya senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, serta bisa terus berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bandung.

“Semoga semakin shalih dan panjang umur untuk terus mendukung Kabupaten Bandung,” tambahnya.

Di TMP Cikutra, KDS menegaskan bahwa para pemimpin terdahulu merupakan pahlawan daerah yang telah memberikan kontribusi besar, bahkan pengorbanan, demi kemajuan Kabupaten Bandung.

“Para pemimpin Bandung ini adalah pahlawan. Banyak hal yang telah mereka lakukan dan korbankan. Maka sudah sepatutnya kita mendoakan mereka, sekaligus meneladani nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan,” ungkapnya.

KDS juga menyampaikan rencananya untuk melanjutkan ziarah ke wilayah Dayeuhkolot dan Baleendah, sekaligus melakukan takziah kepada para korban terdampak banjir yang terjadi di kawasan tersebut, termasuk di Banjaran.

Ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi melalui pendekatan pentahelix dalam menangani persoalan banjir di Kabupaten Bandung.

“Saya mengajak para camat untuk kembali mengusulkan kolaborasi dengan berbagai pihak. Kami bersama Forkopimda berkomitmen memberikan yang terbaik dalam mencari solusi penanganan banjir. Mari kita berdoa agar masyarakat bisa kembali beraktivitas normal, serta mengajak pemerintah pusat dan provinsi untuk bersama-sama menangani persoalan ini,” pungkasnya.

Yans.

Tuntutan dan Turunkan Walinagari dalam Aksi Unjuk Rasa Pemuda Nagari di Sungai Kamuyang Kabupaten Limapuluh Kota

KABUPATEN 50 KOTA, YUTELNEWS.COM —Halaman Kantor Wali Nagari Sungai Kamuyang menjadi pusat keramaian saat pemuda lokal menggelar unjuk rasa dengan pengamanan 150 anggota kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Linmas pada, Rabu (15/04/2026).

Meskipun hanya dihadiri sekitar 50 orang aksi tersebut tetap berlangsung semangat.

Koordinator lapangan, Alleho Mahesa dan Darius, menyampaikan orasi terkait dugaan penyimpangan di nagari, termasuk masalah pembentukan Komite Adat Nagari (KAN), penyalahgunaan Peraturan Nagari tentang hak pengelolaan lahan, dan pengeluaran dana yang tidak wajar,” ungkap Alleho Mahesa.

Pada saat beberapa demonstran mencoba memasuki kantor nagari, aparat keamanan dengan cepat mencegahnya dan menjaga ketertiban.

Menanggapi tuntutan mereka akan transparansi, Inspektorat Daerah Kabupaten Limapuluh Kota menyatakan bahwa audit terhadap laporan masyarakat telah selesai.

Meski hasil audit tidak dapat diungkap secara penuh beberapa laporan terbukti benar. Rekomendasi untuk menindaklanjuti hasil audit tersebut telah disampaikan kepada instansi terkait.

Aksi unjuk rasa yang damai ini diawasi oleh sejumlah pejabat daerah dan kini pengawasan atas rekomendasi Inspektorat menjadi perhatian warga untuk memastikan keadilan di nagari mereka.

(MD)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.