Dugaan Praktik “Calo” Parkir di PUD Pasar Mencuat, Pengurus Dpc Grib Kota Medan : Walikota Medan Jangan ‘Main Mata’ dengan Ormas

Yutelnews.com//

MEDAN – Polemik pengelolaan parkir di pasar-pasar bawah naungan PUD Pasar Kota Medan kembali memanas. Kali ini, aroma tak sedap muncul ke permukaan terkait indikasi praktik percaloan dan upaya penguasaan lahan parkir oleh kelompok tertentu yang diduga mendapat “lampu hijau” dari orang dekat kekuasaan.

Pengurus DPC GRIB Jaya Kota Medan, angkat bicara menanggapi situasi yang dinilai sudah mencederai prinsip profesionalitas birokrasi di Kota Medan ini.

Dugaan ini mencuat setelah adanya pertemuan yang melibatkan pihak berinisial R, yang diketahui menjabat sebagai sekretaris partai politik berwarna biru. Partai yang sama dengan Walikota Medan. R diduga bertindak sebagai utusan Walikota.

Ironisnya, pertemuan itu juga dihadiri SP, salah satu ketua Ormas Kt Kota Medan, serta KT selaku pemegang mandat sah pengelolaan parkir di Pasar Sukaramai. Berdasarkan pengakuan KT, sosok R mengarahkan dirinya untuk “berkoordinasi” dengan SP jika ingin mandat parkirnya aman.

“Ini aneh. Kenapa urusan pengelolaan parkir milik daerah harus lewat ketua ormas? SP tidak punya posisi formal di pemerintahan. Kenapa dia yang menentukan siapa yang boleh mengelola parkir,” ujar Pengurus salah satu Okp ini dengan nada kritis.

Situasi makin mencurigakan saat SP justru menawarkan “barter” lahan parkir kepada KT. Ia menawarkan lokasi di pasar lain dengan alasan lahan di Pasar Sukaramai sudah dialihkan ke pihak lain. Pola ini memperkuat dugaan adanya skema “calo izin” yang terorganisir untuk memonopoli titik-titik parkir strategis.

Tak hanya soal parkir, juga menyoroti kinerja Walikota Medan terkait proyek revitalisasi Lapangan Merdeka yang hingga kini tak kunjung usai. Jantung kota Medan itu kini justru terlihat seperti proyek abadi yang hanya menyisakan seng-seng penutup tanpa hasil nyata.

Pengurus Grib Dpc Kota Medan mempertanyakan apa sebenarnya “karya nyata” Walikota selama menjabat jika urusan ikon kota saja tidak kunjung tuntas.

“Lapangan Merdeka itu wajah Kota Medan, tapi sampai sekarang tidak jelas kapan selesainya. Apa kerja Walikota? Jangan hanya sibuk dengan seremonial atau bagi-bagi ‘kue’ parkir ke kelompok tertentu, tapi pembangunan strategis malah terbengkalai,” tegasnya.

Grib Dpc Kota Medan memperingatkan bahwa jika praktik percaloan parkir oleh ormas tertentu ini dibiarkan, maka akan muncul dua dampak besar: kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan potensi konflik fisik di lapangan.

“Kalau pihak luar bisa mengatur distribusi parkir, ini bukan lagi soal administrasi, tapi sudah premanisme berbaju birokrasi. Kita minta ini ditelusuri. Jangan sampai publik beranggapan bahwa pengelolaan sektor publik di Medan sudah bergeser dari profesionalitas menuju kepentingan kelompok dan partai semata atau keluarga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PUD Pasar Medan maupun pihak-pihak terkait yang disebut dalam pertemuan tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan adanya praktik “titip-menitip” lahan parkir tersebut,kami Pengurus Grib Dpc Kota Medan menduga ada main mata antara R diduga orang dekat Walikota dengan orang-orang tertentu.
( Team )

Dapur MBG Jadi Petaka! Rp2 Miliar Raib, Tanah Diam-Diam Berpindah Tangan

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Niat mulia berujung petaka. Siti Eni Nuraeni (40), warga Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, harus menelan kenyataan pahit setelah diduga menjadi korban penipuan dalam transaksi jual beli tanah oleh rekan bisnisnya sendiri.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, pada Jumat (17/4/2026), saat korban tengah merintis pembangunan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Alih-alih mewujudkan program sosial, ia justru kehilangan uang hingga Rp2 miliar, termasuk aset bangunan yang telah berdiri di atas lahan tersebut.

Kasus ini kini telah resmi dilaporkan ke Polres Sukabumi dengan nomor laporan STTLP/B/184/IV/2026/SPKT dan tengah dalam proses penyelidikan.

“Saya sudah bangun toko material di atas lahan itu, rencananya mau dijadikan dapur MBG. Tapi tiba-tiba saya tahu tanahnya sudah dijual lagi ke orang lain,” ungkap Siti dengan nada kecewa.

Menurut keterangan, korban awalnya membeli lahan dari terlapor berinisial YW dengan harga Rp300 juta. Ia kemudian kembali mengeluarkan dana sekitar Rp280 juta untuk pengurusan sertifikat serta biaya operasional lainnya.
Namun tanpa sepengetahuan korban, tanah tersebut diduga telah dialihkan kepada pihak lain berinisial R pada Februari 2026.

Tak hanya itu, korban juga mencurigai adanya keterlibatan pihak lain. Ia menduga seorang oknum Ketua Yayasan yang sebelumnya menjadi mitra dalam rencana pembangunan dapur MBG turut berperan dalam dugaan praktik tersebut.

“Saya merasa dijebak. Mereka seolah-olah mendukung rencana usaha saya, tapi ternyata tanahnya sudah dijual diam-diam,” tegasnya.

Akibat kejadian ini, korban tidak hanya kehilangan uang dalam jumlah besar, tetapi juga bangunan rumah dan toko seluas 557 meter persegi yang telah ia dirikan di atas lahan tersebut.

Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini, termasuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan atau praktik mafia tanah yang melibatkan lebih dari satu pihak.

Terlapor YW dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan dan perbuatan curang sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kini, harapan korban hanya satu: keadilan dapat ditegakkan dan haknya bisa kembali.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

KDS Fokus Penanggulangan Bencana Sesuai Harapan dan Keinginan Masyarakat Kabupaten Bandung

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr H.M Dadang Supriatna turut mendampingi kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI H Cucun Ahmad Syamsurijal saat memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah di Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung.

Kang Haji Cucun, sapaan akrab Cucun Ahmad Syamsurijal, bersama Bupati Bandung menyerahkan bantuan itu di Kantor Desa Panyadap, Jumat (17/4/2026). Usai menyerahkan bantuan, Kang Haji Cucun dan Bupati Bandung serta para stakeholder melaksanakan rapat koordinasi menyoroti permasalahan kebencanaan sekaligus penanggulangannya di Kantor Desa Panyadap. Pemerintah dan warga setempat berharap persoalan kebencanaan, khususnya bencana banjir bisa segera diselesaikan.

Selain KDS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna, juga hadir dari perwakilan BNPB, BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung, Dinas PUTR, Disperkimtan, Dinas Sosial dan jajaran OPD Kabupaten Bandung lainnya.

Bupati KDS mengatakan bahwa pihaknya lebih fokus bagaimana penanggulangan bencana ini sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat Kabupaten Bandung.

“Kita alihkan kepada kegiatan-kegiatan dalam rangka penanggulangan bencana. Yang tentunya ada 29 kecamatan di Kabupaten Bandung, yang harus kita fokuskan untuk bisa mengantisipasi penyelesaiannya dan pada hari ini alhmdulillah Wakil Ketua DPR RI mengundang para stakeholder. Dan alhamdulillah komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), insya Allah saya hari Selasa (21/4/2026) akan ketemu dengan Pak Menteri untuk menyampaikan kebutuhan-kebutuhan, termasuk logistik,” tuturnya.

KDS pun menyebutkan bahwa BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) juga turut mensupport terhadap penanggulangan pasca kebencanaan yang terjadi di Kabupaten Bandung.

Terkait dengan kebencanaan itu, KDS akan membuat program pentahelix di sejumlah kecamatan, yaitu Kecamatan Bojongsoang, Dayeuhkolot, Baleendah, Banjaran, Rancaekek, Solokanjeruk, Majalaya dan Ibun.

“Seluruhnya ada sembilan kecamatan yang akan dibuatkan pentahelix dan insya Allah besok (Sabtu, 18/4/2026) mulai action. BBWS Citarum untuk penanggulangan di sungai Desa Panyadap dan Desa Bojong,” katanya.

Lebih lanjut KDS mengatakan dalam penyambutan Hari Ulang Tahun ke-385 Kabupaten Bandung yang puncaknya pada 20 April 2026, sebelumnya menggelar berbagai kegiatan. Namun kali ini, memperingati Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung dilaksanakan dengan konsep kesederhanaan.

“Untuk pelaksanaan upacara ditempatkan di lapangan Upakarti Soreang, yang diikuti oleh para camat dan juga kepala desa yang biasa dilaksanakan tiap-tiap kecamatan, nanti disatukan di Lapangan Upakarti,” tuturnya.

Pada malam hari puncak Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, kata KDS, yang sebelumnya akan mengelar hiburan Wayang Golek, kemudian diganti dengan kegiatan istighosah se-Kabupaten Bandung secara hybrid tentunya.

“Pelaksanaan istighisah ditempatkan di Gedung Mohamad Toha Soreang. Kegiatan disederhanakan, dalam peringatan Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung,” kata KDS.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa mengatakan, mulai hari Jumat ini di Desa Bojong Kecamatan Majalaya sudah mulai ada pengerjaan pergeseran lebar aliran Sungai Cisunggalah 2 meter. Kegiatan ini dalam rangka penanggulangan banjir yang disebabkan oleh aliran Sungai Cisunggalah.

“Sedangkan di Desa Panyadap masih menunggu kesadaran dari masyarakat untuk membongkar bagian bangunannya yang akan terkena pelebaran aliran Sungai Cisunggalah. Jadi masih menunggu kesadaran masyarakat untuk membongkar bangunan guna pelebaran aliran Sungai Cisunggalah,” ungkapnya.**

Yans.

Bedas Expo 2026 Digelar di Tengah Bencana, KDS Fokus Penanganan Banjir dan Peningkatan Ekonomi

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS (KDS), resmi membuka Bandung Bedas Expo 2026 dalam rangka Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026) di Area Komplek Pemkab Bandung, Soreang.

Dalam sambutannya, KDS menyampaikan bahwa pelaksanaan tahun ini berlangsung dalam situasi berbeda, di tengah musibah yang tengah melanda Kabupaten Bandung. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian amblesnya jembatan di Radu yang terjadi pada malam sebelumnya.

KDS mengungkapkan bahwa dirinya langsung mengambil langkah cepat untuk segera berkoordinasi dengan jajaran terkait, termasuk pihak TNI, untuk percepatan penanganan dan penyediaan jembatan darurat. Ia juga menyampaikan rencananya untuk meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Panyadap dan Majalaya, bersama sejumlah pihak terkait, termasuk BNPB dan Wakil Ketua DPR RI guna mencari solusi penanganan banjir.

Selain itu, KDS turut menyampaikan duka cita atas korban jiwa dalam musibah banjir tersebut, seraya mendoakan agar almarhumah yang hanyut mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta mengapresiasi pihak-pihak yang telah berupaya menolong.

“Dalam kondisi berduka ini, agenda tetap harus berjalan. Namun setelah pembukaan ini, saya akan langsung menuju lokasi banjir. Saya juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini,” ujarnya.

Bandung Bedas Expo 2026 sendiri digelar selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 April 2026, dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang dikemas dalam beberapa zona utama. Di antaranya Pameran dan Bazzar yang menampilkan produk UMKM.

Selain itu, terdapat Service Point (Layanan Publik Terpadu) yang menyediakan berbagai layanan administrasi seperti SAMSAT keliling, SIM keliling, layanan kependudukan, hingga konsultasi, talkshow pelayanan publik, live music, gelar budaya, dan pagelaran wayang golek.

Di bidang olah raga dan komunitas, hadir Sportainment seperti lomba lari anak, balance bike, archery open champion, serta kegiatan komunitas dan gathering. Sementara itu, pada zona Edukasi Kesehatan Sosial, masyarakat dapat mengakses layanan edukasi (education fair), job fair, cek kesehatan gratis, donor darah, serta perpustakaan keliling.

KDS menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk menampilkan berbagai produk unggulan Kabupaten Bandung, khususnya dari sektor UMKM. Ia mengungkapkan harapannya agar ke depan Kabupaten Bandung dapat memiliki Bedas Convention Center yang berlokasi di kawasan strategis dekat Stasiun Whoosh (KCIC) dengan luas sekitar 5 hektare.

“Bedas Expo ini bukan sekadar pameran, tapi wahana untuk mengembangkan produk UMKM Kabupaten Bandung agar semakin naik kelas dan berdaya saing,” ujar KDS.

Selain itu, KDS juga mendorong optimalisasi aset pemerintah daerah di sekitar Soreang agar dapat dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas perdagangan, sehingga para pelaku usaha lokal memiliki ruang yang representatif untuk berkembang.

“Kalau kita kelola dengan baik, kawasan ini bisa menjadi pusat ekonomi baru seperti Tanah Abang, sehingga pelaku UMKM kita punya tempat yang layak untuk berkembang,” tambahnya.

Di tengah tantangan fiskal akibat pemotongan dana transfer ke daerah (TKD), KDS mengungkapkan bahwa perekonomian Kabupaten Bandung justru menunjukkan tren positif. Laju pertumbuhan ekonomi meningkat dari 5,04 persen pada tahun 2024 menjadi 6,32 persen pada tahun 2025.

“Peningkatan ini tidak mudah dicapai. Hal ini didorong oleh penguatan ekonomi sirkular di Kabupaten Bandung, sejalan dengan program Presiden serta berbagai program pembangunan lainnya,” pungkasnya.

Yans.

Lapas Warungkiara Kembangkan Pertanian Produktif, Dorong Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan. Jum’at ( 17/4/2026 )

Pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan lapas kini ditanami berbagai komoditas pangan, mulai dari buah-buahan hingga sayuran hortikultura.

Program ini tidak hanya bertujuan memperkuat ketahanan pangan internal, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan yang produktif dan bernilai ekonomis.

Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, mengungkapkan bahwa sejumlah komoditas unggulan yang tengah dibudidayakan di antaranya Pisang Raja Bulu sebanyak 2.500 pohon, Pisang Tanduk 1.000 pohon, Terong Bulat 4.000 pohon, Terong Ungu 4.000 pohon, serta Cabai Rawit 4.000 pohon. Selain itu, terdapat pula tanaman timun, kacang panjang, pakcoy, kangkung, caisim, daun bawang, seledri, hingga nanas.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia dalam mendukung program ketahanan pangan, serta bagian dari 13 program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Panji,

Lebih lanjut, Panji menambahkan bahwa Lapas Warungkiara ditargetkan menjadi percontohan (pilot project) sebagai penyuplai komoditas pisang di wilayah Jawa Barat.

Seluruh aktivitas pertanian dan peternakan di dalam lapas melibatkan warga binaan sebagai bagian dari program pemberdayaan. Melalui kegiatan ini, para warga binaan dibekali keterampilan yang dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat.

“Seluruh kegiatan
pemberdayaan ini kami fokuskan kepada warga binaan, dengan tetap berkolaborasi bersama masyarakat sekitar. Saat ini, lahan pertanian juga terus kami perluas,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, Lapas Warungkiara tidak hanya berperan sebagai tempat pembinaan, tetapi juga bertransformasi menjadi pusat kegiatan produktif yang memberikan manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Aparat Penegak Hukum DIDUGA Tutup Mata Aktivitas Judi Tembak Ikan Merek GBM 99

Medan – Yutelnews.com
15 April 2026 marak nya perjudian ikan – ikan seolah tak pernah tersentuh APH, diduga ruang lingkup Polres Pelabuhan Belawan tempat sarang nya mafia judi namun hingga kini tak juga terselesaikan .

Seperti juga judi ikan – ikan milik warga Tionghoa inisial (AB) Apin BK yang di kembang kan dan publikasi dari mulai sosial media hingga media online yang telah di isukan milik cici, Awi dan DS anak maen mafia judi ikan – ikan di medan utara dan Deli Serdang yang menurut informasi cici anak maen di daerah Medan Utara Awi dan DS menguasai Deli Serdang adalah anak maen dari (AB) salah satu mafis judi yang di bawah bendera GBM99.

Daerah kekuasaan cici ini mencakup medan dan mulai belawan hingga helvetia dan dan medan deli sedang kan Awi dan Dedi S daerah kekuasaan nya Deli Serdang sekitarnya anak maen ini di nilai lihai dalam hal mengelola judi ikan – ikan sampai APH pun tak mampu untuk menutup perjudian merek GBM 99 (AB) Apin BK diduga di belakang mafia ini adalah petinggi Mantan APH dan juga Mantan Jendral bintang satu dan juga mantan angota dewan (MS) hingga diduga APH tidak berdaya.

Seperti di jalan persatuan pasar Vl Helvetia Desa Suggal, Tanjung Mulia Medan Deli, titipapan kota baru Medan Deli pinggiran sungai Medan Marelan, jalan M basir pasar V Medan Marelan, Belawan pajak singkong Medan Belawan, pasar 2 Marelan dan Titipapan kota baru hingga pinggiran sungai.

Diduga Mafia (AB) ini memberikan upeti kepada APH (Kapolres Belawan) perbulan puluhan juta. seperti tutur warga titipapan yang sering nongkrong di salah satu warkop di pinggiran sungai yang tak mau menyebutkan namanya iya mengatakan.

” Wah pak kok heran sudah bertahun – tahun judi ikan – ikan ini beroprasi dari mulai dulu di Titipapan nah sekarang sudah pindah ke pinggiran sungai ini masih aja gk ada yang berani untuk nutup, y mungkin atau diduga cici ini ngasi upeti la pak, la buktinya asal ada isu mo di gerebek tutup tiga hari abis itu buka lagi, berarti kan ada orang dalam” Ujarnya.

“Kalau bisa tutup la pak, banyak ku tengok anak – anak lajang bahkan tukang becak pun maen di situ, kasihan kan anak binik, atau mamak nya yang nyekolah kan dia uang nya cuma buat maen judi kalau malam pun rame kali itu pak ” Lanjutnya.

Saat di kompirmasi terkait judi ikan ini kepada pihak APH Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Ependi Sik. M melalui Whats App masih bungkam tidak bisa memberikan keterangan.

Hingga berita ini ditayangkan Kapolrestabes Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H saat di kompirmasi oleh awak media melalui Whats App masih bungkam tidak bisa memberikan keterangan

(EMEN)

Dandim 0103/Aceh Utara Tinjau Gerai Merah Putih di Mee Aron, Pembangunan Hampir Rampung 100 Persen

YUTELNEWS.com – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0103/Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung progres pembangunan Gerai Merah Putih yang berlokasi di Desa Mee Aron, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara.

Dalam peninjauan tersebut, pembangunan fasilitas ekonomi desa ini terlihat telah memasuki tahap akhir dengan progres yang hampir mencapai 100 persen.

Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian, pengawasan, serta dukungan penuh dari Kodim 0103/Aceh Utara agar pembangunan dapat segera diselesaikan dan difungsikan. Gerai Merah Putih diharapkan menjadi sarana yang mampu memberikan manfaat nyata serta mendorong peningkatan perekonomian masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Dandim turut didampingi oleh Business Assistant atau Pendamping Koperasi Desa, Riki Iswandi. Kehadiran pendamping koperasi dinilai sangat penting untuk memastikan manajemen, pengelolaan, dan operasional gerai dapat berjalan secara tertib, profesional, dan berkelanjutan.

Dandim 0103/Aceh Utara juga menyampaikan apresiasi terhadap progres pembangunan yang berjalan dengan baik dan sesuai jadwal yang telah direncanakan.

“Alhamdulillah, pembangunan sudah hampir selesai. Kami berharap setelah rampung nanti, Gerai Merah Putih ini dapat segera dioperasionalkan dan menjadi pusat kegiatan ekonomi yang maju serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Letkol Arh Jamal Dani Arifin.

penulis = Iswandi

Kepala Desa Cangkuang Wetan Asep Kusmiadi S.IP , Salurkan Bantuan Pangan 625 KK Terdampak Banjir.

Bandung –YUTELNEWS.com// Pemerintah Desa Cangkjang Wetan “Tanginas” terus menunjukkan komitmennya dalam merespons cepat dampak bencana banjir yang melanda wilayah . Salah satunya melalui penyaluran bantuan pangan kepada warga terdampak banjir di wilayah Desa Cangkuang Wetan. pada Jumat (17/04/2026)

Kepala Desa Cangkuang Wetan, Asep Kusmiadi S.IP, memastikan langsung proses distribusi bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bandung yang disalurkan melalui Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dispakan).

Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang terdampak banjir sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Ini adalah bukti nyata bahwa kepedulian itu ada dan benar-benar bergerak. Kami memastikan bantuan tersalurkan langsung kepada warga yang membutuhkan,” ujar Asep Kusmiadi disela kegitan

Sebanyak 625 Kepala Keluarga (KK) yang menerima bantuan pangan tersebut dan Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan warga yang paling terdampak, agar distribusi berjalan cepat, tepat sasaran, dan merata.

Kepala Desa Asep Kusmiadi pun menegaskan, kehadiran pemerintah di lapangan bukan sekadar menjalankan tugas, melainkan bentuk komitmen untuk memastikan masyarakat benar -benar merasakan manfaat dari setiap bantuan yang diberikan.

Kami ingin memastikan setiap warga yang terdampak dapat terbantu dan merasakan langsung kehadiran pemerintah. Ini bukan hanya tugas, tapi tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada warga Desa Cangkuang Wetan.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas bantuan dan kepeduliannya kepada masyarakat Cangkuang Wetan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pasca banjir,” ucapnya. (**)

Yans.

Inovasi Layanan Saksi Prima dan Memperjuangkan Restitusi Bagi Korban Kekerasan Seksual, Kajati Sulsel Raih Penghargaan Dari LPSK 

Yutelnews.com//

Makassar– Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyelenggarakan acara Pemberian Dana Bantuan Korban dan Sosialisasi Mewujudkan Hak Atas Restitusi Bagi Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Acara ini dilangsungkan di Baruga Adhyaksa Kejati Sulsel pada Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Anggota Komisi XIII DPR RI, Hj. Meity Rahmatia; Ketua LPSK, Brigjen Pol (Purn) Dr. Achmadi beserta jajaran Wakil Ketua dan Sekjen LPSK; Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Makassar, YM Dr. Nirwana; Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi; para Asisten, serta jajaran Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Sulawesi Selatan yang turut hadir secara daring.

Pemenuhan Hak Korban Melalui Restitusi dan Bantuan LPSK

Kajati Sulsel, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemberian restitusi kepada korban kekerasan seksual yang dilakukan hari ini merupakan yang pertama kali diadakan di Sulawesi Selatan.

“Ini menjadi sebuah penghormatan bagi kami, karena jaksa telah berupaya maksimal dalam melakukan eksekusi terhadap putusan pengadilan. Di Kejaksaan Negeri (Kejari) Barru, jaksa mengupayakan pemenuhan hak korban hingga ke tahap asset tracing (penelusuran aset). Karena tidak ditemukannya aset pelaku, maka langkah yang diambil adalah melalui pemberian dana bantuan korban dari LPSK,” kata Kajati Sulsel.

Berdasarkan ketentuan pasal Pasal 1 angka 43UU nomor 20 tahun 2025 tentang KUHAP Restitusi adalah “pembayaran ganti rugi yang dibebankan kepada pelaku atau pihak ketiga berdasarkan penetapan atau putusan Pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, atas kerugian material dan/atau imaterial yang diderita korban atau ahli waris.

Kajati Sulsel juga memaparkan inovasi kolaboratif antara Kejaksaan dan Pengadilan Tinggi berupa Layanan Saksi Prima. Layanan ini menyediakan ruang khusus yang nyaman dan aman bagi para saksi di persidangan. Saat ini, hampir 100 persen pengadilan di wilayah Sulsel telah memiliki fasilitas tersebut guna mendorong kesediaan warga menjadi saksi tanpa merasa terbebani atau terintimidasi.

Apresiasi Langkah Kolaboratif Penegak Hukum

Anggota Komisi XIII DPR RI, Hj. Meity Rahmatia, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi yang terjalin. Ia menyoroti mekanisme restitusi melalui dana bantuan korban yang dikelola LPSK sebagai terobosan luar biasa.

“Saya memberikan apresiasi kepada LPSK yang untuk pertama kalinya menyalurkan bantuan kepada korban kekerasan seksual di Sulsel. Ini merupakan langkah kolaboratif yang sangat baik antara aparat penegak hukum, LPSK, dan kami DPR sebagai perwakilan masyarakat. Kami juga mengapresiasi Layanan Saksi Prima yang digagas Bapak Kajati Sulsel bersama Ibu Ketua PT Makassar dalam memberikan rasa aman kepada saksi di persidangan,” ujar Meity.

Penegasan Keberpihakan pada Saksi dan Korban

Ketua LPSK, Brigjen Pol (Purn) Dr. Achmadi, turut memuji program Layanan Saksi Prima sebagai bentuk nyata keberpihakan negara terhadap saksi dan korban. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras Kejaksaan  dalam pemenuhan hak restitusi bagi Korban.

Menurut data yang disampaikan oleh Ketua LPSK, pembayaran restitusi oleh pelaku telah berhasil dieksekusi di beberapa wilayah, antara lain: Kejari Makassar 4 korban, Kejari Jeneponto 2 korban, Kejari Gowa 1 korban dan Kejari Maros 1 korban.

“Kami berharap capaian ini terus meningkat. Sebagai Ketua LPSK, kami juga menitipkan harapan agar ke depan upaya sita aset untuk menutupi kekurangan pembayaran restitusi dapat terus dimaksimalkan, tidak hanya pada kasus kekerasan seksual, tetapi juga pada kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO),” tambah Achmadi.

Pemberian Penghargaan dan Dana Bantuan

Sebagai bentuk pengakuan atas kinerja luar biasa aparat penegak hukum di wilayah Sulawesi Selatan, acara ditutup dengan sesi pemberian penghargaan dari LPSK, yang terdiri dari:

1. Penghargaan Layanan Saksi Prima: Diberikan kepada Kajati Sulsel dan Ketua PT Makassar atas inisiatif dan realisasi layanan persidangan yang berpihak pada keamanan dan kenyamanan saksi.

2. Penghargaan Upaya Asset Tracing: Diberikan kepada Kajati Sulsel, Kajari Barru, Kasi Pidum Kejari Barru, serta dua Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas dedikasi mereka dalam menelusuri aset pelaku kekerasan seksual guna pembayaran restitusi.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan langsung Dana Bantuan Korban dari LPSK kepada 2 (dua) orang korban tindak pidana kekerasan seksual, masing-masing Rp69.310.000 untuk ATR dan Rp27.172.600 untuk korban W yang diharapkan dapat membantu proses pemulihan dan memberikan rasa keadilan.
(abu algifari)

Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi ‘Wake-Up Call’ Bersama

Yutelnews.com//

Pekanbaru -Polda Riau mengukuhkan 23 Duta Anti Narkoba sekaligus mendeklarasikan Kampung Tangguh Anti Narkoba dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Tribrata Lantai 5 Polda Riau, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, didampingi Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, Irwasda Polda Riau Kombes Pol Prabowo Santoso, serta para Pejabat Utama Polda Riau.

Turut hadir unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat, di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, Pangdam I/Bukit Barisan, Kajati Riau, Kepala BNN Provinsi Riau, Bea Cukai Riau, Kemenkumham Riau, Ketua LAM Riau Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, Ketua Granat Riau Freddy Simanjuntak, Bupati Rokan Hilir Bistamam, serta tokoh agama dan masyarakat Desa Panipahan.

Kegiatan diawali dengan pemutaran video pembuka, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta pemutaran video pengungkapan kasus narkoba oleh jajaran Polda Riau.

Momen utama ditandai dengan pengukuhan Duta Anti Narkoba oleh Kapolda Riau melalui pemasangan selempang kepada para duta, yang terdiri dari 5 duta nasional dan 18 duta lokal.

Perwakilan duta nasional, Okan Cornelius, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai garda terdepan dalam melawan penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan juga diwarnai penampilan seni budaya berupa pembacaan puisi oleh Sendy Alpagari serta teatrikal dari Riau Creative Hub (RCH).

Selain itu, dilakukan penandatanganan prasasti Kampung Tangguh Anti Narkoba oleh Kapolda Riau bersama Direktur Reserse Narkoba Polda Riau dan perwakilan Desa Panipahan yang diwakili Bupati Rokan Hilir.

Dalam arahannya, Kapolda Riau menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari langkah konkret membangun kesadaran kolektif dalam memerangi narkoba.

“Peristiwa di Panipahan beberapa waktu lalu harus kita maknai sebagai wake-up call bagi kita semua. Ini bukan hanya tugas Polri, tetapi juga BNN, Bea Cukai, TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat. Kita tidak boleh hanya fokus pada penindakan, tetapi juga harus mendorong perubahan sosial,” tegas Kapolda.

Kapolda mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 hingga April 2026, Polda Riau telah mengungkap 3.287 kasus narkoba dengan 4.719 tersangka.

“Dari pengungkapan tersebut, kita berhasil menyelamatkan kurang lebih 5,3 juta jiwa. Namun kita harus jujur, Indonesia saat ini tidak lagi hanya menjadi tempat transit, tetapi sudah menjadi pasar. Karena itu, penguatan di level masyarakat menjadi kunci,” ujarnya.

Kapolda juga menyoroti kondisi sosial di Panipahan yang memerlukan perhatian serius. Ia mengungkap banyak keluarga terdampak langsung oleh narkoba, terutama para istri nelayan yang mengadu karena suaminya terjerat kasus narkotika.

“Saya berterima kasih kepada ibu-ibu di Panipahan yang berani bersuara. Ini menunjukkan ada persoalan sosial yang harus kita jawab bersama. Jangan sampai generasi kita rusak karena narkoba,” katanya.

Sebagai bentuk komitmen, Kapolda menegaskan telah dilakukan evaluasi internal di Polsek Panipahan.

“Sebanyak 28 personel kami evaluasi dan 16 orang langsung diganti. Saya tidak ingin ada oknum yang bermain dengan pelaku narkoba. Ini komitmen yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Selain langkah penegakan hukum, Polda Riau juga mendorong pendekatan sosial dan ekonomi melalui pemberian bantuan mesin ketinting kepada masyarakat, sebagai upaya membuka alternatif mata pencaharian yang lebih produktif dan legal.

“Kita harus mengubah struktur ekonomi masyarakat. Ketika ekonomi bergerak dan UMKM tumbuh, maka ruang bagi narkoba akan semakin sempit,” tambahnya.

Kapolda juga menitipkan harapan kepada para Duta Anti Narkoba yang baru dikukuhkan agar mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Saya percaya kepada 23 duta yang hari ini dikukuhkan. Jadilah agen perubahan, suarakan bahaya narkoba, dan bangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat,” pesannya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemutaran video testimoni mantan pengguna narkoba, bincang santai bersama duta nasional, serta penampilan musik dari Riau Rhythm.

Melalui kegiatan ini, Polda Riau menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mengedepankan penindakan, tetapi juga membangun gerakan sosial yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Sinergi menjadi kunci agar upaya pemberantasan narkoba berjalan efektif dan berkelanjutan, demi melindungi generasi muda dan mewujudkan Riau yang bersih dari narkoba.

*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*

(A.S)

Kabid Humas Polda Jawa Barat Raih Tiga Penghargaan di Rakernis Humas Polri 2026.

Bandung, Jawa Barat – YUTELNEWS.com// ​Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H meraih sejumlah penghargaan bergengsi dari Divisi Humas Polri dalam rangkaian Rakernis Humas Polri 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas capaian kinerja kehumasan Polda Jabar yang dinilai unggul dalam pengelolaan informasi publik dan manajemen media modern.

​Rakernis Humas Polri Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan pada Selasa hingga Rabu, 14-15 April 2026. Kegiatan ini berlangsung secara serentak di satuan kerja (satker) dan satuan wilayah (satwil) di seluruh lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

​Dalam ajang tersebut, Kombes Pol. Hendra Rochmawan sukses membawa pulang tiga penghargaan dari Divisi Humas Mabes Polri, yaitu ​Juara 1 Zona A dalam kategori Cipta Trending Topik pada Biro Multimedia,
​Juara 1 kategori E-Learning di Portal Humas untuk pelaksanaan sertifikasi kehumasan
serta ​Juara 3 kategori Keaktifan pengiriman berita SPIT dan Media Hub pada Biro Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PID).

​Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menyatakan bahwa prestasi yang diraih oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H ini merupakan langkah strategis dalam meraih kepercayaan masyarakat melalui media.

​”Tujuan akhirnya adalah berdampak pada Reputasi Polisi Indonesia yang Baik sehingga semakin dicintai oleh masyarakat,” tegas Kadiv Humas dalam arahannya. Mendukung Astacita dan Indonesia Emas 2045.

Sebagai Narasumber Utama ​Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menekankan bahwa fungsi Humas saat ini sangat krusial dalam menjaga kondusifitas di ruang publik.Hal ini menjadi bagian penting untuk mencapai tujuan nasional yang tertuang dalam program Astacita Presiden serta menyongsong Visi Indonesia Emas 2045. Humas Polri diharapkan menjadi garda terdepan dalam memastikan stabilitas informasi demi kelancaran program- program strategis pemerintah.

​Menanggapi penghargaan tersebut, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengungkapkan bahwa capaian ini adalah buah dari kerja keras kolektif seluruh personel Humas Polda Jabar.
​“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk seluruh tim Humas Polda Jawa Barat yang terus bekerja maksimal dalam menyampaikan informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya,” ujar Hendra, Kamis (16/04/2026)

​Ia menambahkan bahwa prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi di bidang komunikasi publik. “Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas komunikasi publik Polri dengan memanfaatkan teknologi digital serta memperkuat kepercayaan masyarakat melalui pelayanan informasi yang transparan dan humanis,” tutupnya.

Bandung, 16 April 2026

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Yans.

Penemuan Kerangka Manusia di Perbatasan Baleendah–Dayeuhkolot, Diduga Terkait Laporan Orang Hilang

Bandung – YUTELNEWS.com// Penemuan kerangka manusia menggegerkan warga di wilayah perbatasan Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis (16/04/2026).

Kapolsek Baleendah, Hendri, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 12.30 WIB terkait temuan tersebut.

Kerangka manusia ditemukan di area tumpukan sampah yang berada di bawah jembatan perbatasan Kecamatan Baleendah–Dayeuhkolot.

“Awalnya terlihat dari atas seperti bentuk tubuh manusia. Setelah dicek, ternyata benar merupakan kerangka manusia yang sebagian tertutup tumpukan sampah,” ujar Hendri.

Proses evakuasi sempat mengalami kendala karena posisi kerangka tertimbun sampah. Namun, berkat bantuan tim Basarnas, kerangka tersebut berhasil diangkat dan diamankan.

Dari hasil pengamatan awal, kondisi jasad sudah berupa tulang belulang. Meski demikian, masih terdapat beberapa bagian pakaian yang melekat, di antaranya kaos yang diduga dikenakan korban saat kejadian.

Kerangka tersebut selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Welas Asih untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Polisi menduga temuan ini berkaitan dengan laporan orang hilang yang masuk ke Polsek Baleendah pada 10 April 2026. Laporan tersebut menyebutkan seorang laki-laki kelahiran tahun 1999 yang hingga kini belum ditemukan.

“Sudah tujuh hari sejak laporan orang hilang itu dibuat. Namun, kami belum bisa memastikan apakah kerangka ini adalah orang yang sama. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan identifikasi,” tambah Hendri.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna membantu proses identifikasi. Kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut oleh aparat kepolisian.

Yans.

Sinergi Pemkab Sukabumi dan Lapas Warungkiara Kian Kuat, Jalan Menuju SAE Kini Makin Optimal

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara terus diperkuat. Hal ini terlihat dari kunjungan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi ke Lapas Warungkiara pada kamis (16/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau langsung kondisi infrastruktur jalan menuju Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), yang sebelumnya telah dilakukan pengerasan menggunakan hot mix. Jalan tersebut menjadi akses utama dalam menunjang aktivitas pembinaan warga binaan di lingkungan lapas.

Dalam peninjauan itu, tim Disperkim bersama jajaran Lapas Warungkiara melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kualitas jalan, mulai dari kondisi fisik hingga aspek keberlanjutan infrastruktur. Hal ini dilakukan guna memastikan jalan tetap layak digunakan dan mampu mendukung kegiatan pembinaan secara optimal.

Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, peningkatan kualitas jalan menuju SAE merupakan langkah strategis dalam memperkuat program pembinaan berbasis kemandirian.

“Dengan akses jalan yang baik, kegiatan pembinaan di lahan SAE bisa berjalan lebih maksimal. Ini sangat membantu kami dalam menciptakan warga binaan yang mandiri dan produktif,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Disperkim Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sarana dan prasarana yang berdampak luas, termasuk bagi lembaga pemasyarakatan.

Peninjauan ini juga menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada masyarakat umum, tetapi juga menyentuh sektor pembinaan sebagai bagian penting dalam sistem pemasyarakatan nasional.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan hubungan antara Pemkab Sukabumi dan Lapas Warungkiara semakin solid, serta mampu menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan, produktif, dan memberikan manfaat nyata di masa depan.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

FORUM JAMSOS INGATKAN DIREKSI BPJS TK WASPADAI KETAHANAN DANA JAMSOS AKIBAT PERANG IRAN-AS

YUTELNEWS.com | Jakarta — Forum Jamsos lintas Federasi dan Konfederasi Pekerja dan Buruh ingatkan Direksi dan Dewas BPJS Ketenagakerjaan (TK) waspadai menurunnya ketahanan dana Jamsos akibat perang Iran vs Amerika yang terus berlangsung.

“Konflik yang terus berlanjut antara Iran dan Amerika Serikat (AS) pada tahun 2026 memiliki korelasi langsung dan signifikan terhadap ketahanan dana BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK),” tegas Koordinator Forum Jamsos, KRH.HM.Jusuf Rizal, SH kepada media di Jakarta.

Menurut Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak, Relawan Prabowo itu, dampak utamanya merambat bisa melalui jalur volatilitas pasar keuangan dan stabilitas sektor riil (ketenagakerjaan) di Indonesia.

Berikut disampaikan Jusuf Rizal, Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) korelasi ketahanan dana BPJS TK dengan perang Iran vs Amerika Serikat

Pertama, berdampak pada Investasi dan Hasil Pengembangan Dana (Yield)

BPJS Ketenagakerjaan dalam mengelola dana ratusan triliun rupiah yang ditempatkan di berbagai instrumen (SBN, saham, obligasi, deposito).

• Volatilitas Pasar Modal: Konflik Iran-AS memicu ketidakpastian global, menyebabkan investor asing melakukan capital outflow (penarikan modal) dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia. Hal ini berpotensi menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang dapat menurunkan nilai investasi BPJS Ketenagakerjaan di sektor saham.

• Tekanan pada Obligasi: Kenaikan harga minyak dunia akibat krisis ini berisiko memicu inflasi tinggi dan memaksa Bank Indonesia mempertahankan suku bunga tinggi, yang dapat menekan harga obligasi (instrumen portofolio terbesar BPJS TK).

Kedua, kemungkinan bisa terjadi lonjakan Klaim Akibat PHK (Sisi Kewajiban) Korelasi langsung lainnya adalah meningkatnya risiko Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

• Gangguan Ekonomi Global: Konflik Iran-AS mengganggu jalur pasokan energi (Selat Hormuz) dan memicu inflasi biaya hidup.

• PHK Imbas Konflik: Lonjakan harga energi dan ketidakpastian ekonomi global membuat perusahaan melakukan efisiensi, yang berdampak pada meningkatnya kasus PHK di Indonesia.

• Klaim Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP): Lonjakan PHK memaksa BPJS Ketenagakerjaan membayarkan klaim manfaat JKP dan Jaminan Hari Tua (JHT) lebih besar dari biasanya, yang menuntut ketersediaan likuiditas yang tinggi.

Namun kedepan akibat perang Iran vs AS yang berkelanjutan menurut Forum Jamsos akan dapat meningkatkan risiko penurunan hasil investasi (karena volatilitas pasar) sekaligus meningkatkan beban klaim (karena PHK).

“Direksi dan Dewas harus memiliki kiat menjaga ketahanan dana Jamsos. Punya strategi yan jitu, jangan sampai klaim terhadap produknya gagal bayar,” tegas Jusuf Rizal, salah satu tokoh terkemuka Madura, Ketum Ormas Madas Nusantara itu. (*)

Hadiri Ziarah Bupati Bandung, Kepala UPTD Dalduk PK Dayeuhkolot Hj Wahidatun Hikmah Ikuti Doa Bersama

Bandung – YUTELNEWS.com// Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dalduk Pelayanan Kependudukan (PK) Kecamatan Dayeuhkolot hj Wahidatun Hikmah menghadiri kegiatan ziarah yang dipimpin langsung oleh Bupati Bandung di makam Bupati pertama Kabupaten Bandung.di Kqmpung Kaum Rw 11 Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Pada kamis 16/04/2026.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan, penghargaan, dan doa bersama bagi para pendahulu yang telah berjasa besar dalam memimpin dan membangun daerah Kabupqten Bandung di masa lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Bandung Dr H.M Dadang Supriatna beserta jajaran pejabat, termasuk perwakilan dari UPTD Dalduk PK Dayeuhkolot, memanjatkan doa keselamatan dan ketenangan bagi Almarhum Bupati pertama. Selain itu, momen ini juga dijadikan sebagai sarana untuk mengambil hikmah dan semangat pengabdian dalam melanjutkan pembangunan di Kabupaten Bandung.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ziarah ke makam para pendiri bangsa dan pemimpin terdahulu mengingatkan kita untuk terus meneladani dedikasi dan kerja keras mereka dalam melayani masyarakat,” ujar Kepala UPTD Dalduk PK Dayeuhkolot hj wahidatun usai kegiatan.

Hadirnya jajaran pemerintahan kecamatan dalam kegiatan ini juga menunjukkan sinergi dan kesatuan dalam menjaga nilai-nilai sejarah serta mempererat tali silaturahmi antar instansi demi kemajuan daerah.

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.