PJ Kepala Desa Agus Ali, Realisasikan Pembagian BLT Uang Tunai Terhadap Masyarakat Desa Cangkuang kulon .

YUTELNEWS.com | Bandung,- Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahap 3 Triwulan, I Bulan Juli Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Bandung. Di realisasikan langsung secara simbolis oleh PJ Kepala Desa Cangkuang kulon Agus Ali, SE., kepada masyarakat berlangsung di Aula Desa Cangkuang kulon Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, pada selasa (15/07/2025).

PJ Kepala desa Cangkuang kulon, Agus Ali, SE, sangat berterima kasih . “ Kami lebih utama dan selaku kepala Desa sangat berterima kasih tak terhingga, bahwa untuk penyaluran BLT uang tunai bisa langsung dihadiri oleh PKD, tokoh masyarakat dan sekaligus membagikan secara simbolis ,” ujarnya.

Agus Ali, selaku PJ Kepala Desa Cangkuang kulon menyampaikan, bahwa penerima per KPM yang disalurkan sebanyak 87 orang , kami tidak mengurangi jumlah orang sesuai yang dianjurkan oleh pemerintah , penerima 87 KPM itu merupakan jumlah yang besar yang diberikan dengan jumlah uang dihitung di triwulan 3 ,” jelasnya.

Masyarakat Cangkuang kulon penerima Sebanyak 87 keluarga di Desa Cangkuang kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, kabupaten Bandung , masyarakat yang telah menerima bantuan semoga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mencukupi kebutuhan dan bisa meringankan, atau mengurangi beban ekonomi mereka.

Agus Ali juga menyampaikan, berharap kepada jajaran perangkatnya, ketua Rt dan Rw bahwa yang berhak menerima bantuan harus pada masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan tepat sasaran.

“Kita semua harus mengetahui siapa yang paling membutuhkan itulah yang diutamakan, karena tentu bantuan itu tidak akan mengakses ke seluruh masyarakat, sehingga data yang sudah tersaji untuk dibuka bersama-sama dengan tim bansos Pemkab Bandung untuk merinci data siapa saja keluarga yang telah mendapatkan bantuan dan yang belum mendapatkan bantuan,sehingga masyarakat dapat yang menerima dengan sesuai sasaran,” pungkasnya.

Yans.

Serka Khisbuloh Memberikan Materi Bela Negara Pada Peserta MPLS SMAN 1 Nagrak

YUTELNEWS.com | Nagrak,- Babinsa Koramil 10/ Nagrak Kodim 0607/ Nagrak Serka Khisbuloh Memberikan Materi Bela Negara Pada MPLS SMAN1 Nagrak Di Jalan Srinagar Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Selasa, (15/7/2025).

Babinsa Serka Khisbuloh dalam materi Bela Negara menginginkan penanaman nilai-nilai disiplin generasi muda yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang bagaimana generasi muda tersebut belajar mematuhi tata tertib yang berlaku baik di lingkungan sekolah maupun dilingkungan masyarakat, selain itu sebagai upaya dalam ikut serta dalam membantu mencerdaskan generasi bangsa.

“Pada kesempatan itu Babinsa diberikan kesempatan untuk mengajar siswa SMAN 1 Nagrak kegiatan pun berlangsung lancar dan penuh antusias para Murid,” ucapnya.

Lanjutnya, saya berikan materi wawasan Kebangsaan dengan tema Pancasila dan Cinta Tanah Air yang dicontohkan diantaranya menghormati simbol-simbol negara seperti Lambang Burung Garuda dan Bendera Merah Putih. Membantu mewujudkan ketertiban dan ketentraman dilingkungan sekitar dan Beribadah serta Berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk kemajuan Bangsa dan Negara Indonesia.

“Beberapa materi wawasan kebangsaan yang diajarkan kepada siswa SMAN 1 Nagrak namun kali ini fokus kepada pengenal simbol-simbol Negara seperi burung Garuda dan beberapa simbol lainnya,” bebernya.

Ia berharap pengenalan wawasan kebangsaan kepada siswa sejak dini dapat melatih para anak agar cinta tanah air dengan saling menghormati dan menghargai sesama.

Mirna

Danposramil Menghadiri Menghadiri Pembentukan Forum Kerukunan Umat Beragama

Ciambar – Yutelnews.com ,Danposramil 10/ Nagrak Kodim 0607/ Kota Sukabumi Serka Yusuf Dwi Perasetiyo Menghadiri Pembentukan Forum Kerukunan Umat Beragama Di Aula Kecamatan Ciambar,(14/7/2025).

Kehadiran Danposramil Serka Yusuf Dwi Perasetiyo ini menunjukkan dukungan terhadap upaya membangun kerukunan antar umat beragama dan mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat. 


Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) adalah wadah yang dibentuk untuk memelihara kerukunan dan kesejahteraan antar umat beragama melalui berbagai upaya, termasuk dialog dan mediasi, serta mencegah konflik. 

Bertujuan Di Bangun Forum Tersebut Untuk
 Membangun, memelihara, dan memberdayakan umat beragama untuk kerukunan dan kesejahteraan.Menjadi forum dialog dan mediasi untuk mencegah konflik antar umat beragama.Meningkatkan pemahaman dan toleransi antar umat beragama.


Danposramil Serka Yusuf Dwi Perasetyo Mengatakan Mendukung upaya pembangunan kerukunan antar umat beragama Menjadi jembatan komunikasi dan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat Mendorong terwujudnya masyarakat yang harmonis dan toleranTurut serta dalam menjaga keamanan dan ketertibanu wilayah,”Pungkasnya.



Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang kondusif dan mempererat hubungan antar umat beragama di wilayah Binaanya.



Yang Hadir Dalam  kegiatan Tersebut Camat Ciambar, Kepala KUA kec, Ciambar, Danposramil Kecamatan Ciambar,Bhabinkamtibmas Ciambar, Tokoh Masyarakat, Ketua Dkm Ci Ambar dan Ketua Baz Ciambar.



Reporter : Mirna

Pemdes Babakan Panjang Melaksanakan Rehabilitasi Peningkatan Prasarana Posyandu/ Polindes

Nagrak – Yutelnews.com Pemdes Babakan Panjang Melaksanakan Rehabilitasi Peningkatan Prasarana Posyandu Yang Ada Di Kp. Babakan Rt 01 RW 04 Desa Babakan Panjang,Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi,Senin, (14/7/2025).



Rehabilitasi peningkatan prasarana Posyandu Tersebut Bersumber Dari anggaran Silva Dana Desa Tahun 2025 Yang berjumlah Rp 59.351.000 Dengan Volume 1 Unit Dan Masa Hari Kerja 134 Hari Kalender.


Kades Babakan Panjang H. Saepulloh S.H Mengatakan Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan sarana pelayanan kesehatan bagi masyarakat desa. Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta lansia, memerlukan sarana dan prasarana yang memadai agar dapat memberikan pelayanan yang optimal. Rehabilitasi Posyandu ini meliputi beberapa aspek penting,”Ucap Kades Babakan panjang.

“Masih Saepulloh Perbaikan infrastruktur bangunan menjadi prioritas utama untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi para pengunjung. Selain itu, pengadaan dan pembaharuan peralatan kesehatan juga dilakukan untuk menunjang kegiatan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan.


Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan posyandu dan memberikan rasa Aman dan nyaman, bagi warga yang datang. Dengan adanya rehabilitasi ini, Posyandu ini diharapkan dapat berfungsi lebih optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat Khususnya Desa Babakan panjang,”ucapnya.


Peningkatan sarana dan prasarana kesehatan di Posyandu ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan masyarakat Desa Babakan panjang yang sehat dan sejahtera. Keberadaan posyandu yang representatif juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia. Partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan layanan posyandu merupakan kunci keberhasilan program kesehatan di tingkat desa,”Pungkasnya.



Reporter : Mirna

PRIMA Hadirkan Energi dan Seni Budaya Tari Jaipongan di Acara OKK PWI Kabupaten Bandung

YUTELNEWS com | Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Miftahul Jannah Lamajang Peuntas, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan literasi dan jurnalistik dengan ikut serta memeriahkan pelaksanaan Orientasi Kewartawanan dan Keanggotaan (OKK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung yang digelar di Ballroom Café Sutan Raja Convention Center,Soreang, pada senin (14/07/2025).

Kehadiran PRIMA Miftahul Jannah bukan sekadar formalitas. Organisasi remaja masjid ini tampil membanggakan lewat dua suguhan tarian tradisional Jaipong yang memukau para peserta dan undangan yang hadir. Penampilan tersebut menjadi bentuk nyata dukungan generasi muda terhadap pelestarian budaya sekaligus memperkuat sinergi dengan dunia jurnalistik.

Tri Rahmanto selaku pembina Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Miftahul Jannah menyatakan bahwa partisipasi mereka bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga bentuk dukungan moral terhadap peningkatan kapasitas para wartawan di Kabupaten Bandung.

“PRIMA selalu membuka diri untuk berkolaborasi dalam kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Literasi, jurnalistik, dan seni budaya harus berjalan beriringan. Kehadiran kami di sini adalah bentuk kepedulian terhadap pentingnya peran wartawan dalam membangun masyarakat yang cerdas,” ujar Tri Rahmanto kepada awak media.

Selain itu, Tri juga mengapresiasi PWI Kabupaten Bandung yang telah memberikan ruang bagi komunitas muda untuk ikut berkontribusi secara aktif.

Sementara itu, Plt Ketua PWI Kabupaten Bandung, H Asep Syahriala (Kang Awing), menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan PRIMA dalam menyukseskan OKK tahun ini. Ia menilai bahwa kehadiran organisasi seperti PRIMA menjadi bukti bahwa kegiatan jurnalistik mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan muda dan komunitas keagamaan.

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi PRIMA. Ini menunjukkan bahwa semangat kolaborasi antara insan pers dan masyarakat, khususnya generasi muda, semakin kuat. Wartawan tidak bisa berjalan sendiri, kami butuh dukungan dari semua pihak,” tutur H Asep Syahrial (Kg Awing).

Penampilan PRIMA bukan hanya menyemarakkan acara, tetapi juga menjadi inspirasi bahwa dukungan terhadap dunia pers bisa datang dari mana saja, termasuk dari lingkungan masjid dan komunitas remaja,” pungkasnya.

Yans.

Kerjasama dengan Binda Kepri Lapas Batam Gelar Razia Mendadak, Ungkap Narkoba dan Ponsel, 6 WBP Dilimpahkan ke Polresta Barelang

YUTELNEWS.com | Batam, 11 Juli 2025 – Lapas Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di lingkungan Lapas. Dalam sebuah razia mendadak yang digelar di kamar hunian warga binaan pada Kamis (10/7), petugas berhasil menemukan sejumlah barang terlarang, termasuk narkoba jenis sabu dan perangkat telepon genggam. Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kepri dan Polresta Barelang selaku APH Kota Batam.

Razia yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Batam, Yugo Indra Wicaksi, ini menyasar blok-blok hunian yang dicurigai menjadi tempat penyimpanan barang-barang ilegal. Dari hasil penyisiran menyeluruh, petugas menemukan paket kecil narkoba jenis sabu serta satu unit handphone yang disembunyikan secara rapi oleh warga binaan.

“Razia mendadak ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dari narkoba dan barang terlarang lainnya, Kami tidak akan memberikan toleransi sedikit pun terhadap pelanggaran di dalam Lapas” tegas Yugo Indra Wicaksi.

Menindaklanjuti temuan ini, enam orang warga binaan yang terbukti memiliki dan terlibat dalam kepemilikan narkoba serta handphone tersebut akan segera diserahkan ke Polresta Barelang. Pelimpahan ini merupakan wujud nyata kerja sama dan sinergi antara Lapas Batam dengan aparat kepolisian dalam memerangi kejahatan narkoba.

“Langkah pelimpahan ini sebagai bentuk kerja sama kami dengan Polresta Barelang dalam memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya, Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya penegakan hukum dan memastikan bahwa Lapas tidak menjadi tempat peredaran narkoba” tambah Yugo.

Ditempat terpisah Brigjen TNI Bonar Panjaitan selaku Kabinda kepri mengungkapkan bahwa Keberhasilan razia ini akan memperkuat citra Lapas Batam sebagai institusi yang serius dalam menjalankan tugas pembinaan dan pengamanan. Pihak Binda Kepr siap memberikan dukungan penuh untuk memerangi Narkoba baik didalam maupun luar Lapas/Rutan di Kepri/ Red

Kejaksaan Sukabumi Telah Menetapkan Kepala DLH Sebagai Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi

SUKABUMIYUTELNEWS.COM —Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi kembali menetapkan satu orang tersangka baru dalam pengembangan kasus dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi. Tersangka terbaru diketahui berinisial Mr. P yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas DLH Kabupaten Sukabumi.

Penetapan tersangka ini disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sukabumi, Agus Yuliana, dalam keterangan pers pada, Senin (14/07/2025).

“Ini merupakan hasil dari pengembangan perkara sebelumnya yang sudah kami sampaikan. Saat ini, kami tetapkan Mr. P selaku Kepala Dinas DLH sebagai tersangka,” ujar Agus.

Menurut Agus, Mr. P diduga kuat berperan sebagai pengguna anggaran dan memiliki tanggung jawab dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran di internal dinas tersebut.

Terkait nominal kerugian negara Agus menjelaskan,” bahwa sejauh ini masih mengacu pada temuan sebelumnya yakni mencapai lebih dari Rp800 juta, mendekati Rp900 juta.

“Ini masih dalam rangkaian pengembangan dari penetapan tersangka sebelumnya, yaitu bendahara pengeluaran dan pejabat Kabin,” imbuhnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya intervensi dari tersangka selama proses penyidikan Agus menegaskan,” bahwa hingga kini Mr. P bersikap kooperatif dan tidak menunjukkan tanda-tanda menghalangi proses hukum,” Tegas Agus.

“Soal kesehatannya pun telah diperiksa oleh pihak RSUD Sekarwangi dan dinyatakan dalam kondisi sehat saat merespons kabar bahwa tersangka sempat tidak hadir dalam tiga kali panggilan pemeriksaan karena alasan medis,” ujarnya.

Penyidik juga belum memastikan adanya aliran dana ke pihak atau pejabat lain di luar tersangka yang sudah ditetapkan. “Penggunaan dana cukup beragam termasuk digunakan untuk keperluan pribadi, Namun sejauh ini belum ada pengembangan ke pejabat lainnya,” jelasnya.

Tersangka Mr. P akan dijerat dengan pasal 2 dan 3 Undang-Undang Tipikor, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara. Untuk sementara, tersangka dititipkan di Rutan Warung Kiara Sukabumi.

Kami titipkan dulu di Warung Kiara sambil proses pemeriksaan lanjutan,” pungkas Agus.

(Reporter : Mirna)

Rokok Ilegal T3 Bold Masih Bebas Menjamur, BC dan APH Dinilai Kurang Pengawasan

YUTELNEWS.com | Memprihatinkan, Dari tahun ke tahun peredaran rokok tanpa pita cukai atau ilegal di Batam semakin meningkat terus menerus. Apabila tidak ditekan maka negara akan terus rugi besar, Senin (14/07/25).

Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang dibayar dari pajak rokok untuk jaminan kesehatan juga akan berkurang dan khawatir.

Peredaran rokok ilegal di Batam semakin hari semakin marak, mengingat bisnis ini sangat menjanjikan keuntungan yang sangat fantastis hingga miliaran rupiah.

Lebih parahnya kegiatan tersebut sudah berjalan selama bertahun-tahun. Hal ini terkesan Diduga ada pembiaran dari aparat penegak hukum (APH) pasalnya hingga sekarang oknum pengusaha ilegal tersebut tidak tersentuh hukum.

Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia telah mengeluarkan larangan produksi rokok tanpa pita cukai di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (Free Trade Zone) Batam, Bintan, Tanjungpinang dan Karimun (BBK). Namun kenyataannya hingga sekarang rokok tanpa pita cukai semakin beredar luas di Kepulauan Riau Hingga ke pelosok.

Tidak hanya dijual di toko-toko besar (mini market), rokok ilegal ini juga dengan sangat bebas dijual di kedai-kedai kecil hingga pelosok Batam.

Diduga rokok tanpa pita cukai yang beredar selama ini diproduksi di Kota Batam dan Bintan, serta ada juga rokok tanpa cukai yang dipasok dari luar negeri.

Rokok yang diproduksi di Kota Batam dan Bintan diduga dilakukan permainan kuota dalam setiap produksi. Mengingat semenjak adanya peraturan Menteri Keuangan, pabrik rokok di Batam dan di Bintan wajib memproduksi rokok yang ada pita cukainya.

Tidak bisa dipungkiri, dengan demikian para oknum pengusaha nakal ini memproduksi rokok tanpa pita cukai dengan mempermainkan kuota di setiap produksinya.

Bukan hanya beredar di Kepulauan Riau, rokok ilegal ini dibawa keluar daerah.

Pantauan awak media ini di setiap Kecamatan Batu aji, Sagulung, Lubuk Baja, Batuampar, Nongsa dan Batam Kota tampak jelas di etalase kedai dipajang rokok tanpa pita cukai.

Salah seorang pedagang rokok tanpa pita cukai di Kecamatan Batu aji, Kota Batam, yang tau mau di sebut namanya, mengatakan, memang rokok T3 Bold merek baru lumayan laris bang karna harga terjangkau dikit namun kesehatan tidak dijamin, yang paling laris sepertinya yang ilegal itu lah dan Masih ada lagi Rokok lainnya.

“Rokok T3 Bold memang sangat laku karena mereka baru bang,” kata dia saat ditemui awak media di kedainya.

Sementara itu, Sales salah satu rokok resmi (pakai cukai) yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, semenjak rokok tanpa cukai ini beredar, omsetnya sangat jauh berkurang drastis.

“Jujur mas, semenjak rokok ilegal ini beredar luas di Batam, omset kami sales ini jauh berkurang,” ucap dia dengan tertunduk lemas.

Ia berharap aparat penegak hukum menindak tegas oknum pengusaha rokok ilegal tersebut.

“Ya kami berharap pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kapolri menindak tegas para pengusaha rokok ilegal ini. Karena bukan kami saja yang terimbas, tapi negara juga dirugikan,” kata dia dengan nada tinggi.

Diminta Dir Bea dan cukai Pusat turun tangan untuk berantas rokok Ilegal tanpa pita cukai di Batam./ Tim

Bersambung…

Part I

Tindaklanjuti RUPTL 2025-2034, Kejati Sulsel Tandatangani PKS Bersama PT PLN UID Sulselrabar, PT PLN UIP Sulawesi dan PT PLN UIP3B Sulawesi

Yutelnews.com – Sulsel
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi), serta PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sulawesi (UIP3B Sulawesi) secara resmi meneken Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel). 


Kerjasama ini sebagai tindaklanjut penyusunan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) periode 2025-2034. Ini merupakan dokumen strategis penting di Indonesia yang menguraikan rencana PLN untuk pengembangan sistem kelistrikan nasional selama periode 10 tahun.


Penandatanganan ini berlangsung di kantor PT PLN (Persero) UID Sulselrabar, Makassar, pada Senin, 14 Juli 2025. Kegiatan penandatangan ini juga dilakukan di Kejagung bersama PLN dan di 33 Kejati se-Indonesia.


General Manager PT PLN (Persero) UID Sulselrabar, Edyansyah, menyatakan bahwa PKS ini merupakan langkah preventif dan upaya untuk mengelola keuangan negara sebaik-baiknya. 


“Perjanjian kerja sama yang ditandatangani hari ini adalah komitmen dan kolaborasi PLN yang memiliki peran vital, baik dalam bidang perdata maupun tata usaha negara,” ujarnya. 


Ia menambahkan bahwa kerja sama ini akan memberikan kepercayaan diri bagi pegawai PLN dalam menjalankan program-program, tidak hanya terkait permasalahan hukum, tetapi juga program lainnya.


Edyansyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel beserta jajarannya atas kesediaan dan dukungan dalam mewujudkan PKS ini, dengan harapan kerja sama ini akan terus terjalin dan membawa manfaat bagi kedua belah pihak. 


Ia juga mengungkapkan adanya titipan dari Gubernur Sulawesi Selatan agar PLN mendukung program pemerintah provinsi, termasuk penyediaan listrik di pulau-pulau terluar.


Menyambut baik kerja sama ini, Kajati Sulsel, Agus Salim, menegaskan bahwa MOU ini akan memberikan jaminan bagi PLN.


“Silakan teman-teman bekerja, untuk permasalahan hukum, kami dari JPN (Jaksa Pengacara Negara) yang akan melakukan pendampingan,” tutur Agus Salim. 


Ia juga menekankan fungsi pencegahan dari bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) untuk mem- back up apabila ada potensi penyimpangan, serta mencegah terjadinya suatu tindak pidana. 


Agus Salim menyoroti bahwa banyak unit di PLN yang menghadapi permasalahan terkait pengadaan barang dan jasa, sehingga pendampingan hukum ini menjadi krusial.


Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo dalam sambutannya menjelaskan penandatangan kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat aspek legal dalam operasional PLN, termasuk dalam hal pengadaan barang/jasa, penanganan piutang, serta pendampingan hukum dalam proyek-proyek ketenagalistrikan. 


Kerjasama ini menunjukkan komitmen PLN dan Kejaksaan dalam memastikan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dan kepatuhan hukum,” jelasnya.


Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Reda Manthovani yang mewakili Jaksa Agung mengatakan kerja sama ini menjadi penting untuk mendukung akselerasi transisi energi dan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Indonesia.


“Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat dengan menyediakan listrik yang berkeadilan. Untuk itu Kejaksaan siap jadi mitra strategis bagi PLN untuk mewujudkan hal ini,” kata Reda Manthovani. (Abu Algifari)

PLT PWI Kabupaten Bandung H Asep Syahrial, Fokus Tiga Tugas : Siapkan Konferensi, Rekonsiliasi, dan OKK.

Bandung – YUTELNEWS.com PLT Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung, H.Asep Sahrial, menyampaikan tiga tugas utama yang harus ia jalankan selama masa kepemimpinannya. Ia menyampaikan hal itu dalam sambutan saat membuka kegiatan Orientasi Kewartawanan dan Keanggotaan (OKK) di Sutan Raja Hotel and Convention Centre, pada senin (14/07/2025).

Pada kesempatan tersebut, H Asep mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta dan undangan. Ia menegaskan bahwa komitmen terhadap PWI dan semangat “merah putih ,NKRI harga mati” menjadi fondasi dalam setiap langkahnya.

“Saya hanya memiliki tiga tugas. Pertama, mempersiapkan konferensi. Kedua, menjalankan rekonsiliasi dan konsolidasi. Ketiga, menyelenggarakan OKK ini,” tegasnya.
Ia menambahkan, “Kalau tiga tugas ini selesai, maka tugas saya sebagai PLT pun selesai.”

Selanjutnya, H Asep mengungkapkan bahwa ia akan menggelar Konferensi Luar Biasa (KLB) dalam waktu dekat. Ia memperkirakan, pelaksanaan KLB bisa berlangsung dalam satu atau dua bulan ke depan. Menurutnya, konferensi ini akan menjadi momentum penting bagi seluruh anggota PWI Kabupaten Bandung.

“Saya ingin memberi ruang bagi wartawan-wartawan di Bandung untuk memilih pemimpin mereka secara demokratis,” ucapnya.

Selain fokus pada konferensi, H Asep juga berkomitmen memperkuat solidaritas dan semangat organisasi. Ia mendorong rekonsiliasi dan konsolidasi agar PWI Kabupaten Bandung semakin solid dan terpadu. Dengan demikian, organisasi mampu menghadapi tantangan dunia pers yang terus berkembang.

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kualitas anggota. Ia tidak ingin ada lagi kesan wartawan abal-abal di tengah masyarakat. Untuk itu, ia bertekad mencetak wartawan yang tangguh, profesional, dan memiliki integritas.

“Saya ingin membentuk wartawan yang tidak hanya tangguh, tapi juga paham tugas dan fungsinya. Wartawan itu harus tahu etika, bukan sekadar cari berita,” ujarnya.

Melalui kegiatan OKK ini, PWI Kabupaten Bandung membuka ruang dialog dan pembelajaran bersama. Peserta mendapatkan materi tentang etika jurnalistik, organisasi PWI, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Dengan semangat perubahan, Asep berharap seluruh anggota PWI turut serta membangun organisasi yang kuat dan bermartabat. Ia yakin, jika seluruh elemen bersatu, maka PWI Kabupaten Bandung akan kembali menjadi rujukan bagi insan pers daerah.

Acara orientasi ini diikuti puluhan wartawan dari berbagai media. Mereka terlihat antusias menyambut program-program baru dari PLT PWI Kabupaten Bandung. ” Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi peningkatan kualitas dan solidaritas sesama wartawan di wilayah tersebut.



Yans.

Launching SRMP 7 KAB Sukabumi, Bupati” Ruang Hidup Tumbuh Merdeka, Cerdas Dan Berkarakter”

Sukabumi – Yutelnews.com Menyambut baik Program Sekolah Rakyat karena diyakini bisa menjadi solusi terbaik untuk anak anak putus sekolah sebagaimana akan diwajibkan program 12 tahun belajar

Komitmen dan Keyakinan bahwa pendidikan adalah jalan utama membangun masa depan bangsa, ditunjukan dalam acara pembukaan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 7 Kabupaten Sukabumi 2025 yang dilaunching oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar di Sekolah Rakyat Sentra Phalamarta Cibadak, Senin 14 Juli 2025.

Diketahui Launching SRMP 7 Kabupaten Sukabumi tersebut sekaligus dengan pelaksanaan test kesehatan bagi siswa sekolah rakyat.

Tujuan Utama Sekolah Rakyat adalah menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas serta dirancang menyerupai sekolah asrama atau boarding school

Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa pemkab sukabumI sedang mengukir sejarah pendidikan rakyat yang bukan sebatas institusi pendidikan formal tetapi tempat menumbuhkembangkan sumberdaya manusia

” Ini adalah ruang hidup bagi anak anak kita untuk tumbuh sebagai manusia merdeka cerdas dan berkarakter” tegas Bupati

Bupati mengajak semua kalangan untuk meyakini melalui pendidikan dan ilmu pengetahuan maka upaya bersama dalam pengentasan kemiskinan akan mencapai hasil yang signifikan

” Kita semua harus mendukung suksesnya penyelenggaraan sekolah rakyat ini sebagai wujudnya komitmen kita membangun generasi bangsa menuju indonesia emas 20245″ tambahnya

Di SRMP 7, lanjut Bupati, tidak hanya transformasi ilmu pengetahuan tetapi juga ditanamkan nilai nilai luhur bangsa seperti gotongroyong, cinta tanah air, berpikir kritis, dan kearifan sosial

” SRMP 7 ini menjadi inspirasi dan dari ruang belajar ini akan lahir kelak generasi berintegritas, mandiri dan berkontribusi mewujudkan sukabumi mubarakah” pungkasnya

Hadir asisten daerah, kepala perangkat daerah, camat dan tamu undangan lainnya



Reporter : Mirna

Bupati Pelalawan Bersama Gubernur Riau Dampingi Menteri LHK Tinjau Restorasi TNTN

Pelalawan – Yutelnews.com 
Bupati Pelalawan H. Zukri bersama Gubernur Riau Abdul Wahid mendampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., dalam kunjungan kerja ke Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Minggu (13/7/2025).

Kunjungan ini dalam rangka meninjau langsung pelaksanaan program restorasi kawasan hutan konservasi yang sedang digencarkan oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

Dalam sambutannya, Menteri Hanif menyampaikan apresiasi tinggi kepada Satgas PKH dan jajaran TNI yang telah bekerja di lapangan untuk mengembalikan fungsi ekologis Tesso Nilo.

“Apa yang kita lakukan hari ini dalam mengembalikan fungsi hutan Tesso Nilo adalah langkah restoratif yang sangat penting. Saya mengapresiasi dan menjunjung tinggi kerja keras Satgas PKH dan seluruh personel TNI.” ujarnya.

Menteri Hanif juga menyampaikan bahwa TNTN adalah kawasan yang sangat penting sebagai habitat bagi megafauna, termasuk Harimau Sumatera dan Gajah, yang populasinya terus menurun setiap tahun.

“Tesso Nilo ini adalah tempat yang sangat penting untuk melindungi megafauna seperti harimau dan gajah. Karena itu, Presiden telah mengeluarkan Perpres Nomor 5 Tahun 2025 untuk penertiban kawasan hutan, yang saat ini dijalankan oleh Satgas PKH di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Dodi Triwinarto,” Jelas Menteri Hanif.

Lebih lanjut, Menteri LHK menekankan pentingnya keterbukaan data dan kerja sama masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ini.

“Restorasi ini tidak bisa berhasil tanpa keterlibatan masyarakat. Kami mengajak semua pihak untuk terbuka memberikan data awal yang riil. Data ini sangat kami perlukan agar Satgas PKH, Pak Dodi selaku pelaksana, Gubernur, dan Bupati dapat mengambil langkah yang tepat dan tidak merugikan siapa pun.” Jelasnya lagi.

Menteri Hanif juga memastikan bahwa pendekatan pemerintah akan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia dan tidak akan bertindak sewenang-wenang.

“Kami memahami di dalam hutan tidak hanya ada flora dan fauna, tetapi juga ada manusia. Tanpa mereka, kita akan kesulitan merestorasi hutan ini. Oleh karena itu, keterbukaan dan partisipasi masyarakat sangat kami hargai,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pelalawan H. Zukri turut menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dan aktif mendukung proses restorasi yang sedang berjalan.

“Kami harap masyarakat memberikan data yang sesungguhnya kepada tim di lapangan. Ini bagian dari proses yang dirancang pemerintah agar restorasi dilakukan secara adil dan terukur,” tegas Bupati Zukri.

Senada dengan Bupati Pelalawan, Gubernur Riau juga mengajak masyarakat untuk tidak menutup diri terhadap upaya pendataan yang dilakukan oleh Satgas PKH.

“Jika tidak ada data dari masyarakat, maka pemerintah akan kesulitan menyusun solusi yang sesuai. Jangan sampai kita menganggap pemerintah tidak mau berdiskusi, padahal kita justru menunggu partisipasi aktif masyarakat,” ujarnya.|| AS

OKK PWI Kabupaten Bandung Siap Digelar, 55 Jurnalis dari 6 Daerah Akan Mengikuti.

Bandung — YUTELNEWS.com || Panitia kegiatan *Orientasi Kewartawanan dan Keanggotaan (OKK)* PWI Kabupaten Bandung menyatakan bahwa persiapan telah mencapai tahap akhir. Mereka siap melaksanakan acara pada Minggu, 14 Juli 2025 di **Sutan Raja Hotel and Convention Centre**, Kabupaten Bandung.

Ketua pelaksana kegiatan, **M. Zezen Zaenal Muttaqin**, memastikan bahwa semua unsur teknis dan administratif telah siap. “Alhamdulillah, persiapan kegiatan OKK sudah 99 persen. Besok kami tinggal laksanakan,” ujarnya, Sabtu sore. Ia menambahkan bahwa Ketua Umum PWI Pusat, **Henry C.H. Bangun**, telah hadir di lokasi sejak sore, bersama **Plt. Ketua PWI Jawa Barat**.

Lebih lanjut, Zezen menyampaikan bahwa kegiatan ini akan diikuti oleh **55 peserta** dari enam kabupaten dan kota di Jawa Barat. Mereka berasal dari **Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Garut, Tasikmalaya, Karawang, dan Bogor**. Dengan jumlah peserta yang cukup banyak, kegiatan ini menunjukkan antusiasme tinggi dari para jurnalis di wilayah Jawa Barat.

Melalui kegiatan ini, panitia ingin memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai organisasi pers. Mereka juga menargetkan peningkatan profesionalisme wartawan sejak dini. Menurut Zezen, **OKK menjadi pintu masuk pertama** bagi jurnalis yang ingin bergabung secara resmi ke dalam PWI.

Selain itu, panitia merancang sesi-sesi pelatihan yang mencakup penguatan etika jurnalistik dan pemahaman tentang keorganisasian. **Dengan mengikuti kegiatan ini secara utuh**, peserta akan memperoleh bekal penting dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional dan bertanggung jawab.

Tidak hanya itu, panitia juga mengundang tokoh-tokoh PWI dari tingkat pusat dan wilayah sebagai narasumber. Mereka berharap peserta dapat berdialog langsung dan memahami posisi wartawan dalam konteks hukum, sosial, dan etika. Dengan pendekatan tersebut, suasana kegiatan diharapkan menjadi lebih hidup dan interaktif.

Zezen juga menyampaikan rasa terima kasih kepada **Plt. Ketua PWI Kabupaten Bandung, Kang Awing**, yang telah menggagas kegiatan ini. Ia menilai inisiatif tersebut mampu memberi dampak besar terhadap kualitas wartawan di daerah. Oleh karena itu, panitia bekerja maksimal agar kegiatan ini memberikan manfaat konkret.

Seiring dengan semakin dekatnya waktu pelaksanaan, panitia terus menyempurnakan berbagai detail teknis. Mereka telah menyusun alur registrasi, menyiapkan peralatan presentasi, serta memastikan fasilitas penginapan peserta berjalan lancar. Dengan dukungan berbagai pihak, panitia optimis acara akan berlangsung sukses.

Di sisi lain, peserta yang datang dari luar kota mulai berdatangan sejak Sabtu siang. Para panitia menyambut mereka dengan ramah dan teratur. Hal ini menandakan kesiapan panitia yang tidak hanya fokus pada substansi, tetapi juga pada kenyamanan peserta.

Melalui kegiatan ini, PWI Kabupaten Bandung berharap dapat memperkuat solidaritas antarjurnalis. Panitia juga ingin mendorong semangat kolaborasi dan pertukaran pengalaman. Dalam konteks ini, kegiatan OKK menjadi momentum penting untuk membangun jaringan profesional yang luas di Jawa Barat.

Sebagai penutup, Zezen mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. Ia menekankan bahwa keberhasilan kegiatan tidak hanya terletak pada penyelenggaraan, tetapi juga pada semangat belajar dari para peserta. “Semoga acara ini memberikan dampak positif bagi masa depan pers yang lebih berintegritas,” tutupnya.



Yans.

Perayaan di Hari Ulang Tahun ke-63 Ade Daryana, Lengkap Kumpul Bersama Keluarga Besar GBPP 2 Banjaran

Bandung – YUTELNEWS.com Ade Daryana resmi telah memasuki usia 63 tahun dengan menggelar acara perayaan bersama keluarga dan teman-teman GBPP 2 Banjaran. “.Ade, pun membagikan kueh bolu ulang tahu dan tumpeng ,momen tersebut pada keluarga besar, dengan foto bersama menjadi slide

Acara perayaan ulang tahun Ade Daryana tersebut digelar dengan pemotongan kue ulang tahun, dan pemotongan Tumpeng ,yang lengkap dihadiri oleh keluarga dan keluarga besar GBPP 2 Banjaran.

Ulang tahun ke-63 Ade Daryana menjadi salah satu momen spesial karena perayaan tersebut dihadiri oleh keluarga besar komunitas GBPP 2 banjaran dan. Keluarga kecil , Ade Daryana pun tak lupa melakukan foto bersama setelah akhirnya dapat berkumpul kembali, pada Minggu 13/07/2025.

Acara perayaan ulang tahun ke-63 Ade Daryana digelar secara sederhana dengan melaksanakan doa bersama sekaligus pemotongan kue ulang tahun dan pemotongan tumpeng, Terlihat Ibu Ai selaku istri bersama keluarga besar GBPP 2 Banjaran pun turut mendampingi bapak Ade Daryana.

Ade Daryana turut mengundang keluarga besar sekaligus teman-temannya pada hari ulang tahunnya yang ke-63 . Acara tersebut sekaligus sebagai ajang silaturahm bersamai para kerabat Ade Daryana,”tukasnya..



Yans.

Kapolri Flag Off Riau Bhayangkara Run 2025

Pekanbaru – Yutelnews.com 
Riau Bhayangkara Run 2025 dimulai Minggu (13/7/2025) pagi ini. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan flag off, melepas para peserta.

Flag off dilakulan di garis start, depan Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Riau, pada pukul 06.00 WIB. Kapolri didampingi Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, dan Rocky Gerung.

Kapolri melakukan flag off untuk kategori 5K dan 10K. Sebelumnya, kategori 21K flag off dilakukan oleh Kapolda Irjen Herry dan Gubernur Riau Abdul Wahid.

Total ada 13.079 pelari bersiap untuk berlari di event terbesar se-Sumatera ini. Ribuan peserta sudah bersiap mengambil start di depan Markas Polda Riau, Kota Pekanbaru, pagi ini. Tidak hanya orang tua, tapi anak muda hingga bocil sudah siap berlari menjadi yang tercepat.

Ada tiga kategori lari pada Riau Bhayangkara Run 2025 ini, yakni 21K (nasional dan internasional), 10K, dan 5K. Para pelari tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga dari mancanegara.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan, event ini bukan hanya perayaan Hari Bhayangkara, tetapi sekaligus untuk menunjukkan kepada seluruh Indonesia bahwa Riau mampu menyelenggarakan event skala nasional.

“Tujuan kita ini adalah bukan hanya untuk merayakan Hari Bhayangkara, tapi kita bisa menunjukkan kepada seluruh masyarakat Indonesia, di luar Provinsi Riau, bahwa kita bisa melaksanakan yang insyaallah diikuti 14 ribu lebih peserta,” ujar Kapolda.|| AS

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.