Jepara – Yutelnews.com
Polres Jepara | Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2025, Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, melaksanakan kegiatan Tactical Floor Game (TFG) sebagai bentuk kesiapan pengamanan seluruh rangkaian kegiatan May Day di wilayah hukum Polres Jepara.
Kegiatan TFG berlangsung di halaman Mapolres setempat Jepara, pada Rabu (30/4/2025), yang dipimpin langsung oleh Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso dengan diikuti seluruh pejabat utama bersama perwira pengendali lapangan (Padal).
Dalam sambutannya, Kapolres Jepara AKBP Erick mengapresiasi kehadiran seluruh personel.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini penting untuk mempersiapkan seluruh personel menghadapi potensi situasi yang berkembang saat peringatan Hari Buruh.
“Mari kita maksimalkan dan sukseskan agenda pengamanan Hari Buruh, mulai dari titik kumpul hingga potensi aksi unjuk rasa. Semua kita antisipasi agar pelaksanaannya berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan skenario pengamanan oleh Kabag Ops Polres Jepara Kompol Sutono.
Seluruh unsur pengamanan turut mempresentasikan peran dan strategi teknis dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi di lapangan.
Peringatan May Day 2025 di Kabupaten Jepara akan dipusatkan di Pantai Kartini dengan agenda utama seperti Senam Sehat Bersama antara serikat pekerja dan Pemerintah Daerah, serta bakti kesehatan berupa donor darah.
Selain pengamanan di lokasi utama, Polres Jepara juga menggelar latihan Pengendalian Massa (Dalmas) dengan penerapan Paradigma Baru Pengamanan Unjuk Rasa (Pam Unras) yang difokuskan pada penguatan teknik dan penerapan pendekatan humanis dalam menghadapi massa aksi.
“Kami telah menyiapkan pengamanan penuh di lokasi acara. Selain itu, kami juga bersiap menghadapi kemungkinan aksi massa dengan latihan Pengendalian Massa (Dalmas) dengan penerapan Paradigma Baru Pengamanan Unjuk Rasa (Pam Unras),” jelas Kabag Ops.
Latihan ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata kepada personel dalam menghadapi aksi unjuk rasa yang mungkin terjadi saat peringatan May Day.
“TFG dan latihan ini diharapkan bisa memberi pemahaman teknis yang matang agar setiap personel tahu apa yang harus dilakukan dalam situasi lapangan,” tegas Kompol Sutono.
Melalui TFG dan skenario teknis yang telah disusun, Polres Jepara memastikan kesiapan total dalam menghadapi May Day 2025.
Upaya ini diharapkan menciptakan situasi kondusif, sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh elemen masyarakat, khususnya para buruh.
(Singgih)
NEWS
*Bupati Bogor diminta tindak tegas kepala desa Cigombong,pengerjaan proyek jaling asal asalan
Bogor – Yutelnews.com
Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dalam kegiatan Pengaspalan Jalan Kp. Kongsi dan Jalan Kp. Cigombong Desa
, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor , Jawa Barat.diduga asal-asalan pasalnya belum sampai 6 bulan aspal jalan tersebut sudah terkupas,Rabu(01/05/2025)
Pengaspalan tersebut menggunakan Sumber Anggaran APBN Tahun Anggaran 2025 Dana Desa Tahap ke 1.(60%)
Sebesar Rp. 260.200.000.,( dua ratus enam puluh juta dua ratus ribu rupiah.) Dengan volume pekerjaan pada dua titik.( 115 X 2 X O, O3 – 1000 X 1 X 0,03 ) total Volume sepanjang 1230 Meter.
Pelaksana kegiatan sesuai yang tertera di Baner dilaksanakan oleh TPK dan Masyarakat.
Namun fakta berkata lain, ” Pembohongan publik ” Kegiatan di borongkan ke pihak ketiga yaitu Saudara ( E) Asal Cidahu. Dengan ditunjuk langsung oleh Kades Diduga tanpa melalui mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Rebuplik Indonesia Nomor 114 Tahun 2014.Tentang Pedoman Membangun Desa. Dan Peraturan Menteri Desa Nomor 21 Tahun 2020. Tentang Pedoman Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.
Saat awak media menghubungi pihak pelaksana melalui WhatsApp untuk di konfirmasi sangat disayangkan ,Saudara (E) tidak mengangkat telpon dan membalas chat WA terkesan menghindar. Begitu halnya Kepala Desa Cigombong Heri Hendrawan saat dikonfirmasi via seluler sulit di hubungi Hal tersebut sangat disayangkan, sampai berita ini diterbikan, ia tidak membalasnya, mengingat keterangan dari yang bersangkutan sangat perlu untuk didengar sebagai hak jawab.
Kegiatan pengaspalan yang dimulai pada Kamis,
(17 – 19 April 2025) hanya memakan waktu tiga hari kerja, singkat dan cepat.namun hasilnya tidak maksimal alias asal asalan, yang mana baru itungan hari jalan banyak yang rusak dan di komplen warga yang mengatakan buruknya kualitas Aspal.serta ketebalan rata – rata hanya berkisar, 0,02 Cm, malah ada juga 0.01 cm.
Rangkaian pelaksanaan kegiatan pengaspalan jalan lingkungan yang tidak profesional alias asal jadi. Serta penunjukan pihak ketiga oleh Kades tidak sesuai dengan ketentuaan yang belaku. Dan yang paling ironis, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK ) tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan proyek selama ini. hanya tertera dalam BANER Anggaran, hal tersebut menjadi sorotan banyak pihak. Knapa bisa Kades seperti itu tidak melibatkan TPK ? Diduga Kades main mata dengan pihak ketiga, ada kesepakatan fee yang telah disepakati ?
Dari hasil kajiaan dan investigasi media dilapangan pada kegiatan tersebut, yang mana kualitas pekerjaan dan volume serta anggaran tidak sebanding lurus dengan hasil. Dan di Duga Anggaran di UP..Mengingat volume pekerjaan 1230 meter menurut ahli hanya menelan anggaran sebesar Rp. 80 Juta Rupiah. Hal tersebut dapat berpotensi merugikan keuangan negara.dan terindikasi adanya dugaan tindak pidana korupsi dan KUHP.
Reporter : Mirna
Oknum Ketua PWI dan anggotanya diduga akan menjebak wartawan
Bogor – Yutelnews.com
Salah seorang oknum pengacara berinisial Wy diduga mengancam seorang wartawan yang telah merilis berita mengenai salah satu Perumahan yang berada di Kecamatan Cibinong yang diduga memalsukan perizinan guna Mencairkan Pinjaman ke Bank BTN Syariah.
Kejadian tersebut berawal ketika adanya pemberitaan mengenai izin salah satu Perumahan yang berada di Kecamatan Cibinong yang diduga memalsukan Perizinan guna mencairkan pinjaman ke Bank BTN Syariah, kemudian pihak Perumahan mengutus Ketua PWI Bogor dan anggotanya, dan tidak lama kemudian mereka datang ke kantor redaksi swaradesaku untuk bermediasi namun di tolak.(25/4/25).
Beberapa hari kemudian pihak Perumahan mengutus seorang yang mengaku Pengacara yang berinisial Wy dan kemudian mengundang awak media di kantornya yang berada di Kecamatan Bojonggede, pada Selasa sore tanggal 29/4/25.
Pihak Developer Perumahan yang di wakili oleh Wy yang mengaku sebagai Pengacara sekaligus Ketua Peradi Bogor bertemu dengan wartawati yang berinisial Srh dan Rn.
Menurut keterangan Srh dan Rn, dalam pertemuan tersebut Wy dengan nada tinggi dan melontarkan ancaman akan melaporkan serta mengatakan “jika berita tidak di takedown (dihapus) sampai besok Rabu jam 12 siang, (30/4/25), maka saya pastikan menjadi gelap”, ujar wartawati tersebut.
Srh, menambahkan, oknum Pengacara tersebut mengatakan kalau dia mempunyai bukti rekaman percakapan antara wartawan dan anggota PWI Bogor yang berinisial SRL dari Ketua PWI Bogor (DD).
Pertemuan saya dengan oknum Pengacara juga saya sudah rekam, Oknum pengacara tersebut ingin memberikan sejumlah uang agar berita bisa di takedown (hapus berita) namun kami tolak, ujar Srh
Menanggapi kejadian ini, Ketua FPII Bogor Raya, Rahmat Lubis alias Baron, mengecam keras dugaan intimidasi tersebut. “Ini bentuk nyata pembungkaman terhadap kebebasan pers dan pelanggaran terhadap UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Kami minta aparat segera bertindak dan kami siap memberikan pendampingan hukum bagi wartawan yang diancam,” tegas Baron
“Kami mengecam keras ancaman ini dan mendesak aparat penegak hukum segera memproses sesuai aturan yang berlaku.” Irwan Manurung menyebutkan akan memberikan pendampingan hukum kepada awak media yang mendapat ancaman, demikian tuturnya.
Reporter : Mirna
Merubah Paradigma buruh menjadi mitra perusahaan Dalam Membangun Masa Depan Bersama
Jepara – Yutelnews.com
Setiap tanggal 1 Mei, dunia memperingati Hari Buruh Internasional. Di Indonesia, peringatan ini sering diwarnai oleh aksi-aksi demonstrasi, pernyataan tuntutan upah layak, dan permintaan jaminan perlindungan bagi para pekerja. Semua itu sah dan perlu, sebagai bagian dari dinamika demokrasi dan penguatan hak-hak tenaga kerja.
Namun di balik hiruk-pikuk itu, ada satu kekuatan besar yang selama ini belum mendapat perhatian serius: perubahan mindset. Perubahan dari cara pandang lama yang membedakan pekerja dan pemilik modal secara kaku, menuju pola relasi baru yang lebih manusiawi dan bermartabat: kemitraan.
*Menggeser Istilah, Mengubah Realitas*
Istilah “buruh” dalam konteks tertentu mengandung stigma ketimpangan. Ia terdengar pasif, bergantung, dan inferior. Seolah pekerja adalah pihak yang hanya menanti upah, sedangkan pengusaha adalah yang menentukan segalanya. Padahal dalam kenyataan sehari-hari, keberlangsungan perusahaan bergantung pada kinerja para pekerja. Tanpa produktivitas dan loyalitas mereka, perusahaan sebesar apa pun tidak akan bertahan.
Jika kita mulai menggeser istilah “buruh” menjadi “mitra kerja” atau “rekan usaha”, maka kita tidak sekadar bermain kata-kata. Kita sedang mengubah kerangka pikir. Kita menempatkan pekerja sebagai subjek pembangunan, bukan objek eksploitasi. Kita mengajak kedua belah pihak—pekerja dan pengusaha—untuk duduk sejajar dalam semangat partnership, bukan permusuhan.
*Rasa Memiliki, Bukan Sekadar Mengabdi*
Perubahan mindset ini mendorong tumbuhnya rasa memiliki. Seorang mitra tidak hanya bekerja demi gaji, tetapi turut menjaga keberlangsungan usaha karena ia merasa menjadi bagian dari sistem. Di sisi lain, perusahaan yang memandang pekerjanya sebagai mitra tentu akan memperlakukan mereka dengan adil, transparan, dan penuh penghargaan.
Dalam suasana seperti itu, kesejahteraan bukan lagi sesuatu yang diperjuangkan lewat aksi jalanan atau ancaman mogok kerja. Ia menjadi buah alami dari kerja sama, saling menghormati, dan tanggung jawab kolektif.
*Kesejahteraan yang Berbasis Kolaborasi*
Kita tentu tidak menutup mata terhadap praktik-praktik ketenagakerjaan yang masih jauh dari ideal. Upah murah, jam kerja panjang, dan minimnya jaminan sosial masih menjadi kenyataan. Tapi alih-alih hanya mengandalkan tekanan dan tuntutan, mengapa kita tidak membangun kultur saling percaya?
Sudah saatnya pekerja memahami bahwa keberlangsungan perusahaan adalah keberlangsungan mereka juga. Dan perusahaan menyadari bahwa loyalitas pekerja tidak dibeli dengan upah murah, tetapi ditumbuhkan lewat pengakuan dan penghargaan.
Inilah esensi kesejahteraan yang berkelanjutan: bukan semata hasil dari negosiasi keras, tetapi dari hubungan industrial yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
*Hari Buruh: Momentum Merubah Paradigma*
Hari Buruh bukan sekadar momen simbolik untuk menuntut hak. Ia adalah refleksi kolektif tentang arah masa depan hubungan kerja kita. Apakah kita akan terus mempertahankan polarisasi antara “atasan” dan “bawahan”? Ataukah kita bersedia membangun kemitraan sejati, di mana setiap pihak merasa dihargai dan bertanggung jawab?
Jika jawaban kita adalah yang kedua, maka perubahan itu harus dimulai dari bahasa dan mindset. Dari “buruh” menjadi “mitra kerja”. Dari “mengabdi” menjadi “berbagi tanggung jawab”. Dari “milik bos” menjadi “milik bersama”.
Karena ketika kita merasa memiliki, maka kita akan berjuang bukan untuk menuntut, tetapi untuk tumbuh bersama.
Selamat Hari Buruh.
(Singgih)
Diterima Dewan Pers, PJS Konsultasi Pendaftaran Konstituen
Anggota Dewan Pers, Atmaji Sapto Anggoro saat berfoto bersama Pengurus PJS dan ASWIN di hall Dewan Pers,Rabu (30/04/2025).
YUTELNEWS.com | JAKARTA – Pro Jurnalismedia Siber (PJS) resmi diterima oleh Dewan Pers dalam rangka konsultasi terkait rencana pendaftaran PJS sebagai konstituen Dewan Pers. Penerimaan ini berlangsung bersamaan dengan organisasi pers lain, yaitu Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN). Pertemuan yang digelar pada Rabu (30/04) tersebut menandai langkah penting bagi PJS dalam memperkuat eksistensi dan legitimasi organisasi di kancah pers nasional.
Anggota Dewan Pers sekaligus Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers, Atmaji Sapto Anggoro, didampingi staf Dewan Pers, Deritawati Sitorus, menyambut baik niat kedua organisasi pers tersebut untuk menjadi konstituen Dewan Pers di masa mendatang.
Dalam arahannya, Sapto menjelaskan bahwa hingga saat ini Standar Organisasi Wartawan (SOW) yang baru masih dalam tahap draf dan belum disahkan, menggantikan SOW yang berlaku sejak 2008.
“Perubahan signifikan terjadi pada jumlah pengurus daerah atau cabang. Sebelumnya minimal 10 daerah, kini harus mencakup minimal 50 persen dari jumlah provinsi di seluruh Indonesia. Selain itu, anggota yang diusulkan harus sudah memiliki sertifikat kompetensi wartawan,” jelas Sapto.
Ia mempertegas, ini masih dalam bentuk draf dan belum disahkan oleh Dewan Pers. Dirinya berharap SOW baru ini dapat segera disahkan sebelum masa jabatan Dewan Pers periode ini berakhir pada 13 Mei 2025.
Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, hadir bersama sejumlah pengurus, antara lain Ketua DPD PJS DKI Jakarta Tri Joko, Sekretaris DPD DKI Muh Ied, Ketua DPD Bangka Belitung Rikky Fermana, serta Ombudsman Hangga Oktafandany.
Dalam pemaparannya, Mahmud menjelaskan bahwa PJS telah melalui mekanisme organisasi yang sah, termasuk Munas I pada 2022 yang digelar di Hall Dewan Pers. Saat ini, PJS telah memiliki keanggotaan aktif sebanyak 1.117 orang yang tersebar di 26 provinsi.
Mahmud menegaskan bahwa secara administratif, PJS telah memenuhi 90 persen persyaratan yang tercantum dalam draf aturan baru Dewan Pers dan siap mendaftar sebagai konstituen meskipun ada beberapa aturan yang belum dapat dipenuhi sepenuhnya.
“Setelah pertemuan ini, DPP akan langsung menggelar rapat koordinasi dengan dua pimpinan DPD untuk menentukan langkah strategis terkait aturan baru SOW yang akan disahkan Dewan Pers,” ujar Mahmud.
Lebih lanjut, Mahmud menyampaikan, hasil pertemuan ini, DPP akan mengadakan rapat pleno yang diperluas hingga tingkat DPD untuk memastikan seluruh pengurus memahami dan siap menjalankan aturan baru tersebut.
“Koordinasi ini penting agar persiapan pendaftaran berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan Dewan Pers,” tambahnya.
HUT, Rapimnas dan UKW
Selain persiapan pendaftaran, PJS juga tengah mempersiapkan sejumlah agenda penting. Pada 13 Mei 2025 mendatang, PJS akan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 yang akan digelar di Jakarta. Acara ini direncanakan akan dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan dihadiri oleh Ketua serta anggota Dewan Pers periode lama dan baru, yang akan dilantik oleh Presiden pada hari yang sama. Usai perayaan HUT, DPP langsung menggelar Rapimnas dalam rangka menyikapi draf SOW yang akan diberlakukan saat PJS mendaftar sebagai konstituen Dewan Pers nanti.
Selanjutnya, PJS juga akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada 14-15 Mei 2025. UKW ini dilaksanakan oleh Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) UPN Veteran Yogyakarta. Rencana pelaksanaan UKW telah disampaikan kepada anggota dan staf Dewan Pers saat Ketua Umum memaparkan kondisi terkini PJS.
“UKW merupakan program utama kami dalam mewujudkan visi PJS, yaitu menjadikan setiap pengurus dan anggota memiliki sertifikat kompetensi wartawan, baik secara mandiri maupun melalui fasilitasi Dewan Pers,” tegas Mahmud.
Dengan hasil pertemuan ini, dirinya berharap seluruh pengurus di semua tingkatan segera melakukan pembenahan menyeluruh untuk menyongsong rencana pendaftaran tersebut.
Babinsa Desa Mekarjaya Bersama Karang Taruna 14 Gelar Karya Bakti Bersihkan Jalan Lintas Mekarjaya – Mandalasari
YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,- Babinsa Desa Mekarjaya, Serka Sansan Mauludan, dengan didampingi oleh Ketua Rukun Warga (RW) 14, bersama anggota Karang Taruna RW 14 melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan Jalan Lintas Mekarjaya-Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) . Kamis, (01/05/2025).
Kegiatan karya bakti ini melibatkan puluhan anggota Karang Taruna RW 14 dan masyarakat yang dengan semangat membersihkan area jalan lintas Mekarjaya – Mandalasari, mulai Membersihkan rumput, semak belukar dan memungut sampah yang berserakan di jalan hingga membakarnya.

Serka Sansan menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan wujud kepedulian TNI AD terhadap masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.
“Kami akan selalu hadir dan membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan positif, seperti ini. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,”ujarnya.
Selain itu, Serka Sansan juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Saya atas nama Babinsa Desa Mekarjaya bersama ketua RW 14 dan ketua Karang Taruna 14 dan anggota, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Jagalah Kebersihan.”Tegasnya.
Cunarya.
Anggota DPRD Teddi Setiadi Dari Fraksi Gerindra Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Buruh Nasional 1 Mei 2025
YUTELNEWS.com | Sukabumi – Peringatan Hari Buruh Nasional 1 Mei 2025 menurut Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Teddi Setiadi Adalah momen penting untuk mengingat bahwa kita semua yang berkarya adalah buruh, kamis, (1/5/2025).
“Buruh pemegang peran penting dalam pembangunan daerah maupun nasional. Tentunya semua kita yang berkarya ini juga adalah buruh atau pekerja,” katanya.
Teddi Setiadi Mengatakan Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Kabupaten Sukabumi Dari Fraksi Grinda bersama keluarga besar mengucapkan selamat memperingati hari buruh nasional 1 Mei 2025.
Peringatan Hari Buruh bertujuan untuk menghormati sekaligus mengingat perjuangan buruh untuk melawan pelanggaran hak-hak pekerja agar di lingkungan kerja tetap aman dan kondusif dengan dengan mengutamakan keamanan, kenyamanan, keselamatan dan kesehatan para pekerja,” Pungkasnya.
Reporter : Mirna
Polisi Geledah Rumah Pelaku Kejahatan Seksual Di Jepara, Dapatkan Temuan Mengejutkan
YUTELNEWS.com | Jepara – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah (Jateng), melakukan penggeledahan rumah terduga pelaku penyalahgunaan seksual berinisial S (21) di Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara. Hal ini dilakukan guna mengungkap bukti-bukti pendukung untuk menjerat tersangka sebagai pelaku kejahatan seksual terhadap puluhan anak di bawah umur.
Kegiatan penggeledahan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 10.43 WIB itu dihadiri oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng Komisaris Besar Polisi Dwi Subagio dan Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Polisi Artanto.
Dalam keterangannya, Kabid Humas mengungkapkan bahwa penggeledahan itu dilakukan untuk melengkapi bukti tahap penyidikan. Dari hasil penggeledahan di rumah tersangka, petugas berhasil menemukan dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk disita.
“Hari ini kita melaksanakan penggeledahan dan ditemukan (barang bukti) berkaitan tindak pidana pornografi serta Undang-Undang Perlindungan Anak,” ujar Kombes Pol Artanto dalam wawancara di lokasi usai kegiatan.
Adapun sejumlah barang bukti yang ditenukan dari rumah tersangka, diantaranya sejumlah kartu perdana, sejumlah alat kontrasepsi, baju, telepon selular, serta topi yang digunakan tersangka dalam melakukan aksinya. Barang-barang tersebut kemudian disita petugas untuk keperluan penyidikan.
“Sejumlah barang bukti tersebut akan digunakan untuk melengkapi berkas perkara dalam kasus kejahatan seksual yang dilakukan tersangka S,” tambahnya.
Sementara itu Dirreskrimum Kombes Pol Dwi Subagio menyebut pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap motif yang bersangkutan serta menampung informasi laporan dari masyarakat yang telah menjadi korban. Diungkapkan bahwa korban dari pelaku jumlahnya diduga mencapai puluhan orang anak di bawah umur serta mayoritas berstatus pelajar.
“Dari perkembangan terbaru ada penambahan. Jadi (jumlah korban) bukan 21 lagi, ada 31 anak di bawah umur yang telah menjadi korban kebejatan pelaku,” ucap Kombes Pol Dwi Subagio.
Ia menyampaikan, para korban diketahui berasal dari berbagai daerah, mulai dari Semarang, Lampung, hingga beberapa daerah di Jawa Timur. Namun, sebagian besar korban merupakan perempuan Jepara.
Jumlah korban disebutnya bisa saja bertambah karena diduga belum semuanya melapor. Pihaknya pun meminta kepada orang tua yang anaknya menjadi korban agar melaporkan kejadian ini kepada polisi.
“Tapi (jumlah korban) ini belum terakhir, karena hari ini (ditemukan) barang bukti lainnya. Pengakuan pelaku ada beberapa dokumen (di Handphone pelaku) yang telah dihapus. Ini akan kami buka kembali. Nanti akan kita pastikan jumlah berapa korbannya,” jelasnya.
Di akhir keterangan, pihaknya menghimbau masyarakat untuk kembali mengecek Handphone milik anak-anaknya. Bagi yang menjadi korban dipersilakan melaporkan kepada kepolisian terdekat bisa Polda Jateng, Polres Jepara.
“Kepada para orang tua kami himbau cek kembali HP putra putrinya. Jika menjadi korban silahkan melapor, kami akan mengamankan dan merahasiakan identitas para korban maupun yang memberikan informasi,” pungkasnya.
(Singgih)
Ayko Mikaila Arifin Dan Azfar Resky Mubarak Juara Satu kategori cabang olahraga Karate di O2SN Tingkat Kecamatan
YUTELNEWS.com | Sukabumi – Putri Dari Eko Samsul Arifin S.H Dan Ayuni Tian Nuristiani yang Bernama Ayko Mikaila Arifin Dan Putra Dari Ardi Ramdhan Mubarak yang Bernama Azfar Resky Mubarak Mendapatkan Juara 1 ( Satu) karate Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kecamatan,Yang Di Selenggarakan pada Hari Senin tanggal 28 April 2025 Di Mulai jam 08:00 S/d Selesai, Di lapangan SDN 5 Cibadak.
Pada ajang O2SN tingkat kecamatan, SDN 3 Karang Tengah Dan SDN 1 Karang Tengah mengirimkan Satu perwakilan siswa Siswi Dari SDN 3 Karang Tengah yang bernama Ayko Mikaila Arifin Dan Dari SDN 1 Karang Tengah yang Bernama Azfar Resky Mubarak dalam cabang olah raga karate kategori Kata Karate berhasil diborong oleh Aiko Mikaila Arifin Dan Azfar Resky Mubarak sebagai Juara 1 ( Satu).
Acara tersebut di wakili olah beberapa peserta perwakilan dari tiap tiap Sekolah SDN Negri yang ada di tingkat kecamatan Cibadak Khususnya, Pancak Silat yaitu SDN 1 Karang tengah, SDN 5 Karang Tengah, SDIT Al-ummah Cibadak,SDN Cibadak, SDN Baru sawah, SDN 4 Cibadak, SDN Bantar badak, dan SDIT Ad-Da,wah Cibadak,
Perwakilan Karate Antara Lain SDN Satu Karang TengahTengah, SDN malinggut,SDN 1 pamuruyan, SDN 5 Karang Tengah, SDN 4 Karang Tengah, SDN 10 Cibadak Dan SDN 3 Karang Tengah.
Di ketahui yang keluar sebagai juara 1 Karate putri di menangkan Saudari Ayko Mikaila Arifin perwakilan peserta dari SDN 03 Karang tengah,dan untuk juara 1 putra di menangkan oleh Azfar Resky Mubarak perwakilan dari SDN 1 Karang Tengah.
Dan kedua peserta tersebut berasal dari dojo yg sama yaitu WBC ( Wandia brother centre)dengan pelatih atau senpai / pemilik Dojo atas nama Iwan Karana dan Sulistiawanti yang ada di jl. Siliwangi no 043 Rt 04 Rw 01 Parungkuda.
Heni Maridah S.pd.i,M.pd selaku kepala sekolah SDN 03 karang tengah tengah turut bangga dan berterimakasih atas prestasi yg dicapai oleh anak didiknya yg bernama ayko karna sudah mengharumkan nama sekolah SDN 03 karang tengah di acara O2SN.
Pestival lomba Siswa Siswi O2SN yg diselenggarakan tiap tahunnya
Dan ibu lia selaku kepala sekolah SDN 1 karang tengah juga turut bangga atas apa yg sudah dicapai oleh anak didiknya atas nama azfar
Iwan karana dan ibu fina sulistiawanti selaku senpai dari kedua pemenang juara 1 baik putra maupun putri dan sekaligus pemilik dojo WBC ( Wandia brother centre) berharap agar kedepannya semakin banyak putra dan putri yg antusias untuk mengikuti pelatihan olahraga jenis karate yg ada di kab. Sukabumi khususnya kec. Cibadak dan kecamatan2 lainnya,”Pungkasnya.
Reporter : Mirna
Note: Gerak cepat Musyawarah Desa Pembentukan Koperasi Merah Putih
YUTELNEWS.com | Nias utara Banuagea – Menindah lanjuti surat Camat Tuhemberua no 518/151/PMD/IV/2025 tanggal 25 april 2025.perihal pembentukan koperasi Desa/kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nias Utara.
Rabu 30 april 2025 Pemerintahan desa banuagea melaksanakan musyawarah desa bertempat di balai pertemuan desa banuagea yg dihadiri beberapa unsur pemerintah Pj Abadi gea s.Pd dan aparat lainnya, Bpk.sekcam karlius zega s.Ag serta rombongan dari kantor camat,BPD desa banuagea Fangato gea s.Th,TA PM kabupaten Hepy Gea s.Pd serta pendamping desa.
Dalam kata sambutan oleh sekcam karlius zega menyampaikan terimah kasih banyak kepada pemerintahan desa banuagea yg bergerak cepat melakukan musyawarah bentuk sosialisasi dan sekaligus pembentukan pengurus koperasi Desa Merah putih banuagea kecamatan Tuhemberua kab.Nias utara.
Sosialisasi yg di utarakan sekcam karlius zega dalam bentuk pemahaman,modal dan pelaksanaan kegiatan yg di lakukan oleh pengurus terpilih yg profesional sesuai petunjuk yg ada.
Dalam pembentukan koperasi Desa diatur dalam instruksi presiden (inspres )nomor 9 tahun 2025 kedua surat kementerian koperasi nomor 1 tahun 2025 dan ketiga edaran Mentri desa nomor 6 tahun 2025 tentang juknis percepatan pembentukan koperasi merah putih di seluruh wilayah Republik Indonesia.
Pembentukan koperasi Desa Merah putih ini menuai dukungan dari toko masyarakat yg diantaranya meminta kepada pemerintah desa mendukung dan menjalankan instruksi presiden ini dasar mengembangkan kegiatan ketahanan pangan yg telah terbentuk di desa beberapa bulan yg lalu.
Pelaksanaan kegiatan Musyawarah berjalan dengan baik tanpa hal yg di perdebatkan dalam pemilihan kepengurusan koperasi Desa Merah putih di desa banuagea.
E y.gea
Luar Biasa, Kemendagri Beri Predikat Kinerja Tinggi untuk Pemkab Bandung
YUTELNEWS.com | Bandung – Satu lagi prestasi dan penghargaan tingkat nasional yang sangat membanggakan diraih Kabupaten Bandung yang dipimpin Bupati Bandung Dadang Supriatna.
Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) dari pemerintah pusat, secara komprehensif Kabupaten Bandung tahun 2024 berada di status kinerja atau peringkat “Tinggi”, dengan skor 3,438.
“Alhamdulillah, kinerja Kabupaten Bandung terus meningkat dari tahun ke tahun dalam tiga tahun belakangan ini di bawah kepemimpinan saya. Ini merupakan kado untuk Hari Jadi ke-384 dan saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bandung,” ucap Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam keterangannya, Rabu 30 April 2025.
Bupati Kang DS menjelaskan, hasil EPPD Tinggi Kabupaten Bandung ini ditetapkan melalui Keputusan Mendagri Nomor 100.2.1.7 – 2109 Tahun 2025 Tentang Hasil EPPD secara Nasional, bahwa Kabupaten Bandung berada berstatus kinerja “Tinggi’.
Berdasar data, status kinerja pemerintah daerah ini dari tahun ke tahun memang terus meningkat sejak kepemimpinan Bupati Kang DS di periode pertama.
Pada EPPD 2023 berdasar Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), 2022, hasil EPPD Kabupaten Bandung berstatus Kinerja ‘Sedang’ dengan skor 3,232. Sementara hasil EPPD 2022 yang berdasar LPPD 2021 masih berstatus kinerha ‘Rendah’ dengan skor 2,48.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2019 Tentang EPPD, evaluasi ini dilakukan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota, melalui Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), yang disusun dalam rangka penilaian kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah.
Dalam PP No 13/2019 tentang EPPD itu, ditentukan bahwa sebagai parameter evaluasi terdiri dari 4 peringkat yaitu Tinggi, Sedang, Rendah dan Sangat Rendah.
Sementara Pengamat Pemerintahan Universitas Nurtanio Bandung, Djamu Kertabudi menyampaikan apresiasinya dan ucapan selamat kepada Bupati Bandung Kang DS atas prestasi yang diraih ti tingkat nasional ini.
Menurut Djamu, di wilayah Propinsi Jawa Barat sendiri hanya ada 8 daerah dari 27 Kabupaten/Kota yang termasuk peringkat Tinggi. Sedangkan daerah lainnya berada di peringkat Sedang, Rendah, dan Sangat Rendah.
“Daerah yang termasuk peringkat Tinggi, Pemerintah Pusat akan memberikan apresiasi baik berupa program pembangunan yang dibiayai Pemerintah Pusat, maupun dalam bentuk dana yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) APBN yang ditransfer melalui Kas Daerah atau APBD,” kata Djamu.
Djamu menjelaskan, dengan raihan Status Berinerja Tinggi ini, artinya siklus pembangunan di Kabupaten Bandung yang terdiri dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, dan pengawasan, sudah berjalan sebagaimana mestinya.
“Dengan demikian, seyogyanya dari berbagai kalangan mendukung dan mengawal kepemimpinan Bupati Kang DS periode kedua ini,. Dalam rangka menuju Kabupaten Bandung yang lebih “Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera (BEDAS),” ucap Djamu Kertabudi.
Yans.
Bakesbangpol Jabar Menggelar Youth Voter 2025 di Cikalongwetan Bandung Barat
YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,– Dalam rangka memperkuat demokrasi di kalangan generasi muda, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Youth Voter 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting di lingkungan pemerintahan Jawa Barat, antara lain Kepala Bakesbangpol Jabar, Kepala Kesbangpol Kabupaten Bandung Barat, Anggota DPRD Jabar Tobias Ginanjar Sayidina, S.A.P. dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat Fikri Zamzam Noor, S.E., dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan berlangsung pukul 08.00 hingga 13.00 WIB yang digelar di wilayah Desa Cikalong, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat. Rabu, (30/042025).
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan Literasi Politik Generasi Muda untuk Membangun Pemilih yang Cerdas dan Rasional di Provinsi Jawa Barat dengan semangat persatuan, kecerdasan politik, dan cinta tanah air, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah strategis dalam membangun tatanan demokrasi yang lebih baik di Jawa Barat melalui keterlibatan aktif para pemuda
Fikri Zamzam Noor S.E., Selaku Anggota DPRD KBB menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan sosialisasi pendidikan politik untuk generasi muda terutama anak-anak sekolah.

“Alhamdulillah hari ini di laksanakan kegiatan sosialisasi pendidikan politik untuk anak-anak muda terutama anak-anak sekolah yang di laksanakan di wilayah desa Cikalong,” jelasnya.
“Kegiatan hari ini di selenggarakan oleh kesbangpol provinsi jawa barat, dan kesbangpol kabupaten bandung barat bekerja sama dengan DPRD provinsi dan DPRD kabupaten Bandung barat, mudah-mudahan acara bisa membawa dampak positif untuk anak muda khususnya,” tambahnya.
Sebanyak 300 peserta dari unsur siswa SMA/SMK, Forum Mahasiswa, serta komunitas pemuda se-Kecamtan Cikalongwetan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
“Dan alhamdulillah, yang hadir pada hari ini sebanyak kurang lebih 300 peserta, menjadi pendidikan politik yang bagus untuk mereka menyongsong masa pemilu yang akan datang. Alhamdulillah dari Desa Cikalong juga hadir dari DPRD Provinsi dan kabupaten dan narasumber yang memberikan materi untuk hari ini,”lanjutnya.
Menurutnya, Kegiatan Ini merupakan acara yang ke 11 kalinya yang di adakan di provinsi jawa barat dan untuk wilayah bandung barat, acara ini merupakan titik keempat sekaligus titik terakhir dalam mengadakan kegiatan ini.
“Ini merupakan acara yang ke 11 kalinya yang di adakan di provinsi jawa barat dan untuk bandung barat ini merupakan titik ke empat sekaligus terakhir di Desa Cikalong ini,” paparnya.
“Mudah-mudahan di tahun depan Cikalong atau Bandung barat umumnya mengadakan lagi acara dari kesbangpol ini, karena ini merupakan pendidikan yang bagus untuk masyarakat umumnya dan khususnya bagi anak muda.” Pungkasnya.
Didin
Jalankan Inpres Nomor 9 Tahun 2025, Pemdes Ciptagumati Gelas Musdesus Bentuk Koprasi Merah Putih
YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,- Pemerintah Desa (Pemdes) Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pembentukan Koperasi Merah Putih. Acara Musyawarah tersebut di gelar di Gedung Olah Raga (GOR) Kantor Desa Ciptagumati. Rabu, (30/04/2025).
Musdesus ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan peningkatan peran koperasi dalam perekonomian nasional.
Acara Musdesus ini dihadiri langsung oleh kepala Desa Ciptagumati Tedi Irawan, S.IP., dan jajaran, Kadis Koprasi dan UMKM, Camat Cikalongwetan, BPD Desa Ciptagumati, Tokoh Masyarakat, Ulama, Pemuda, dan tamu undangan lainnya. Mereka berkumpul untuk membahas dan menyepakati rencana pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

Tedi Irawan, S.IP., selaku Kepala Desa Ciptagumati mengucapkan rasa syukurnya, karna acara Musdesus ini berjalan dengan lancar.
“Alhamdulillah pada hari ini kita melaksanakan Musyawarah Desa Khusus yaitu terkait pembentukan pengurus dan pengawas koprasi merah putih desa ciptagumati, yang mana alhamdulillah tadi di hadiri oleh kepala dinas umkm dan koprasi, pak camat, bhabinkamtibmas, BPD dan tokoh masyarakat dan dari kelembagaan desa lainya,” Tedi Irawan, S.IP.
“Dan yang hadir dalam acara ini kurang lebih 100 orang, dengan peserta untuk memusyawarahkan pembentukan kepengurusan koperasi merah putih, dan alhamdulillah sudah terbentuk hasil musyawarah mufakat dari mulai voting. Alhamdulillah kang kholid barkah menjadi Ketua koprasi Merah putih di desa ciptagumati,” tambahnya.
Selain itu, Tedi Irawan juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat desa ciptagumati, khususnya kepada para tokoh dan para sesepuh, LKD dan kelembagaan yang telah hadir dalam acara tersebut.
“Saya ucapkan trimakasih kepada seluruh masyarakat desa ciptagumati, khususnya kepada para tokoh-tokoh dan para sesepuh, kepada LKD dan kelembagaan yang telah hadir dalam acara musdesus ini,” ucapnya.
“Mudah-mudahan, dengan di bentuknya koprasi merah putih ini bisa bermanfaat khususnya untuk anggota koprasi dan umumnya untuk masyarakat desa ciptagumati dan bisa bekerja sama antara pihak koprasi dan pemerintah desa dan semua pihak yang ada di kepengurusan Desa Ciptagumati.” Pungkasnya.
H. Hadis Rusnandi, selaku ketua BPD sekaligus pimpinan Rapat juga membenarkan bahwa pembentukan ini melalui sistem voting, dan menghasilkan satu orang ketua yang bermana Kholid Barkah.
“Saya selaku ketua BPD desa ciptagumati yang di tunjuk sebagai pimpinan musyawarah pembentukan koprasi mengucap alhamdulilah karna acara ini dapat berjalan lancar, melalui proses penjaringan dari setiap dusun dengan sistem voting dan alhamdulillah menghasilkan satu orang ketua yang bermana bapak kholid barkah,” ucap H. Hadis Rusnandi.
“Dan dilanjutkan dengan, lanjut dia, proses pemilihan wakil ketua bidang usaha, wakil ketua bidang keanggotaan, sekretaris dan bendahara. Alhamdulillah hari ini telah selesai semuanya,” lanjutnya.
Ucap yang sama juga di utarakan oleh Yuki Abdurahman, selaku Dewan Pengawas Koprasi Merah Putih Desa Ciptagumati bahwa pembentukan koprasi ini dari setiap dusun dengan sistem voting
“Terbentuknya kepengurusan ini di ambil dari setiap dusun, dan ada 4 dusun di hadirkan, dan masyarakat sepakat mulai dari pemilihan secara terbuka, terpilihlah kang Kholid sebagai ketua koprasi merah putih desa ciptagumati, dan kebetulan saya masuk di dewan pengawas,”ucapnya
“Mudah-mudahan apa pun harapan pemerintah pusat tentang koprasi Merah putih lewat keputusan Inpres tahun 2025 kita sebagai masyarakat siap mendukung segala sesuatu kaitan dengan pembentukan koprasi Merah putih.” Pungkasnya.
DY.
Proyek Pembangunan Rumah Sehat Baznas Kabupaten Sukabumi yang Dinilai tidak Transparan
Sukabumi,- Yutelnews.com | Badan Amil zakat kabupaten Sukabumi (Baznas) berencana membangun Rumah Sehat Baznas (RSB) pada tahun 2025 . Program ini bertujuan memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Sukabumi.(29/05/2025)
Namun dalam proyek tersebut patut di pertanyakan mengenai anggaran pembangunan tersebut yang bernilai sangat fantastik, dalam papan proyek Baznas NoSK-PBG-320210-3102025-001 tertera anggaran Proyek Sebesar 14.200.000.000. Namun sayang dalam papan proyek tersebut tidak di sebutkan anggaran dari mana.
Saat dikonfirmasi ke pihak BAZNAS oleh tim FPII ( Forum Pers Independent I donesia) dan menghubungi Kabid Pendistribusian dan Pemberdayaan Baznas Sukabumi, Muhammad Kamaludin, ST., HI., M.Pd. melalui no wa sangat di sayangkan beliau tidak merespon ,
Ketua FPII Jawa Barat satu Jaya Taruna menyoroti proyek pembangunan Rumah Sehat Baznas Kabupaten Sukabumi yang diduga keras telah melanggar keterbukaan informasi publik mengenai penggunaan anggaran dan darimana Sumber Anggaran tersebut berikut tata cara sistem pengelolaannya. udah Jelas itu memakai anggaran umat. Apa yang jadi skala proriatasnya kalau masih banyak yang lebih membutuhkan, knapa tidak di prioritaskan kepada orang orang yang tidak mampu ,ucap beliau.
proyek yang digadang-gadang menjadi program unggulan Baznas Kabupaten Sukabumi itu patut dipertanyakan transparansinya.Kalau tidak APH segera Periksa Pembangunan tersebut.tegasnya.
Disisi lain Deden Deni Wahyudin Ketua Apdesi DPC Kabupaten Sukabumi angkat bicara dan Mempertanyakan tentang Pembangunan Rumah Sehat yang di Keluarkan BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Pasalnya Proyek Pembangunan Yang Menghabiskan Anggaran Rp. 14.200.000.000, empat Belas Miliar Duaratus Juta Patut Di Pertanyakan Sistemnya, Pasalnya Anggaran Baznas Murni Dari Infak Warga atau ada anggaran lainnya. Ucapnya,
Deden Deni Wahyudin Juga menyayangkan Jika Tender Tersebut Menggunakan sistem Lelang, sangat ironis Sekali ,Saya Sangat Tidak Setuju Untuk Hal itu. ucap Beliau.
Ketua Apdesi Kabupaten Sukabumi Menambahkan Bahwa Kami Ingin informasi Keterbukaan Publik mengenai hal ini, intinya kita minta keterbukaan publik mengenai pembangunan rumah sehat baznas kalo emang ini anggrannya murni dari infak masyarakat. warga masyarakat harus tau.dan berhak mengetahuiTutupnya.
Reporter : Mirna
Rutan Rengat Geledah Kamar Hunian Bersama Personil Koramil 01 / Rengat
PEKANBARU, YUTELNEWS.COM —Dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau menggelar razia pada blok hunian warga binaan, Kegiatan ini melibatkan personel dari Rutan Rengat serta unsur TNI dari Koramil 01/Rengat, Rabu (30/04/2025).
Razia ini dilakukan sebagai bagian dari implementasi Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta tindak lanjut atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Kegiatan ini dilakukan secara humanis dan tetap menjaga kondusivitas di dalam rutan.
Kepala Rutan Rengat Ridar Firdaus Ginting menyampaikan bahwa razia ini bertujuan untuk mencegah adanya barang-barang terlarang di dalam rutan, seperti senjata tajam, narkoba, dan alat komunikasi ilegal. “Kami ingin memastikan bahwa Rutan Rengat tetap dalam kondisi aman dan tertib.
Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh di setiap kamar hunian. Hasil razia akan dievaluasi untuk meningkatkan pengawasan serta mencegah potensi gangguan keamanan di dalam rutan.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara aparat pemasyarakatan dan unsur TNI dalam menjaga ketertiban di lingkungan rutan, jalannya dengan komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik”.
(AS)
- Sebelumnya
- 1
- …
- 174
- 175
- 176
- 177
- 178
- …
- 567
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.





























