Bedas Pisan! KDS Sabet Penghargaan Nasional, MBG Kabupaten Bandung Jadi Model Ketahanan Pangan

JAKARTA -YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dr H.M Dadang Supriatna (KDS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menerima Outstanding Achievement in Free Nutritious Meals & Food Security Award pada ajang Food Summit 2026 yang digelar oleh CNBC, Senin (27/4/2026). Penghargaan ini diberikan atas pencapaian luar biasa Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Dalam keterangannya, KDS menegaskan bahwa keberhasilan implementasi program MBG di Kabupaten Bandung tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor yang terbangun secara solid. Pemerintah daerah bahkan telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) MBG yang terintegrasi dalam dashboard pimpinan, sehingga seluruh data di lapangan dapat terpantau secara real-time.

“Kami bersama Badan Gizi Nasional (BGN) juga telah memiliki kantor bersama, bahkan ini yang pertama di Indonesia. Dengan begitu, jika ada permasalahan di lapangan, dapat langsung ditangani secara cepat dan terkoordinasi. Dinas Kesehatan pun bisa berkoordinasi langsung dengan BGN, termasuk memastikan kelayakan para penjamah makanan,” ujar KDS.

Lebih lanjut, KDS mengungkapkan bahwa program MBG memiliki dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Di Kabupaten Bandung, potensi serapan anggaran program ini bahkan mencapai Rp5,4 triliun, dengan nilai perputaran ekonomi bersih di masyarakat sekitar Rp3,7 triliun setelah dikurangi biaya operasional.

Namun demikian, ia juga mengingatkan pentingnya pengendalian inflasi seiring meningkatnya kebutuhan pangan.

“Kebutuhan protein seperti telur di Kabupaten Bandung bisa mencapai 1.000 ton per bulan. Sementara kondisi peternakan di kami berbeda dengan daerah lain seperti Jawa Tengah atau Jawa Timur. Artinya, perlu kerja sama antardaerah untuk saling melengkapi kebutuhan pangan,” jelasnya.

Untuk menjaga stabilitas pasokan, KDS menegaskan bahwa produksi beras Kabupaten Bandung yang mencapai 328.000 ton per tahun masih mampu memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, untuk komoditas lain seperti sayur mayur, pihaknya masih membutuhkan dukungan dari daerah lain.

Sebagai solusi, Pemerintah Kabupaten Bandung menggencarkan program GERTAMAN (Gerakan Tanami Halaman) guna mendorong kemandirian pangan di tingkat rumah tangga.

“Minimal kebutuhan pangan keluarga bisa terpenuhi sendiri. Jika berlebih, hasilnya bisa dijual ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau langsung ke SPPG,” tambahnya.

KDS juga mendorong adanya regulasi yang dapat memperkuat sinergi antara program MBG dan kebijakan nasional, termasuk perlunya penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) agar tercipta keselarasan harga antara KDKMP dan pasar.

“Kalau ini terwujud, saya yakin ekonomi sirkular di masyarakat bisa berjalan optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan, menekankan pentingnya peran kepala daerah dalam memastikan ketersediaan bahan baku program MBG. Menurutnya, program ini sekaligus menjadi off taker bagi hasil pertanian masyarakat.

“Peran kepala daerah sangat penting dalam memastikan ketersediaan bahan baku. MBG ini pada dasarnya dibeli oleh negara, sehingga menjadi pasar bagi hasil tani masyarakat. Namun, masyarakat juga tetap perlu ikut mengawasi pelaksanaannya,” pungkasnya ***

Yans.

56 Anggota Baru ORARI Lokal Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadan Konjala Mengaku Senang Ada Penambahan Anggota.

Bandung -YUTELNEWS.com// Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kabupaten Bandung, melaksanakan agenda pengukuhan anggota baru, bertempat di Sekolah Alam SMP Prima Cendekia Islami, Desa Warnasari Pangalengan, Sabtu dan Minggu 25-26 April 2026.

Menurut Ketua ORARI Lokal Kabupaten Bandung, H. Dadan Konjala, SH pengukuhan anggota baru ORARI dilaksanakan setelah calon anggota ORARI menyelesaikan persyaratan administrasi dan teknis. Untuk sampai pada tahap pengukuhan, calon anggota harus melewati beberapa langkah sesuai panduan dari ORARI Lokal. Dimulai dari proses pendaftaran Ujian Amatir Radio (UNAR) melalui sistem e-Licensing SDPPI. Kemudian mengikuti UNAR sesuai jadwal yang ditentukan. Setelah dinyatakan lulus UNAR, calon anggota akan mendapatkan Izin Amatir Radio (IAR) lalu dikukuhkan sebagai anggora ujar pemegang Callsign YB1MYT.

H. Dadan Konjala mengaku senang dan gembira dengan kehadiran anggota baru ORARI Kabupaten Bandung sebanyak 56 orang dari angkatan 67. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat akan kegiatan amatir radio yang tidak pernah berkurang. Meskipun saat ini kita berada pada era teknologi digital, namun aktivitas amatir radio terus berkembang. Para insan amatir radio terus menyesuaikan keterampilan dan kemampuan beradaptasi dengan era digital. Insan amatir radio juga terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi digital.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa para insan amatir radio tidak ditinggalkan oleh zaman digital, melainkan terus beradaptasi dan berinovasi dengan memanfaatkan teknologi tersebut ungkap Dadan Konjala yang sudah menjadi anggota ORARI sejak tahun 1984 atau 42 tahun.

Senada dengan Ketua ORARI Lokal Kabupaten Bandung, Ketua ORARI Daerah Jawa Barat Ir. H. Yana Koryana, MP yang hadir dalam pengukuhan itu mengatakan,
di era digital saat ini, amatir radio tidak lagi hanya mengandalkan komunikasi suara analog, melainkan telah bertransformasi menjadi hobi yang memadukan teknologi komputer dan jaringan global.
Saat ini, insan insan amatir radio telah mengadopsi mode digital. Komunitas kini telah melampaui telegrafi manual (kode Morse) dan banyak beralih ke mode digital seperti FT8, JS8Call, dan DMR (Digital Mobile Radio). Mode ini memungkinkan pengiriman data yang lebih efisien dan audio yang jauh lebih jernih.

Tidak hanya itu, kita sudah melakukan pula
konvergensi dengan Internet. Para insan amatir radio kini memanfaatkan internet untuk memperluas jangkauan melalui teknologi seperti Echolink atau sistem gateway digital, yang memungkinkan komunikasi antar-benua hanya dengan perangkat genggam. Kita juga manfaatkan
komunikasi Satelit Amatir. Kemudahan akses ke teknologi membuat para amatir kini lebih sering berkomunikasi melalui satelit amatir yang mengorbit bumi, ungkap pemegang Callsign YB1AR.

Selain menyesuaikan dengan perkembangan digital, insan amatir radio juga tetap memainkan peran sosial kemasyarakatan. ORARI juga bukan sekadar wadah hobi, melainkan mitra strategis pemerintah dan masyarakat yang memiliki peran vital dalam berbagai situasi, terutama saat infrastruktur komunikasi publik tidak memadai. Dalam penanggulangan bencana dan kedaruratan
ORARI menjadi garda terdepan dalam menyediakan komunikasi darurat (emergency communication) ketika jaringan seluler atau internet lumpuh akibat bencana alam.

Kami juga memiliki CORE ORARI (Communications & Rescue), satuan khusus yang diterjunkan untuk memberikan dukungan komunikasi dalam operasi pencarian, pertolongan (SAR), dan koordinasi bantuan logistik di lokasi bencana, ungkap Ir. Yana Koryana, MP.

Ketua ORARI Daerah Jawa Barat ini juga mengapresiasi peran ORARI Kabupaten Bandung yang tetap eksis setelah penggabungan dua lokal ORARI Bandung Selatan dan Bandung Timur. Dengan motto “Kagok Edan Jawara Sakalian” ORARI Kabupaten Bandung selalu tampil dalam berbagai kegiatan, baik kegiatan amatir radio maupun tanggal darurat kebencanaan. Bahkan ORARI Lokal Kabupaten Bandung satu satunya lokal yang selalu berjaya dalam even Jawa Barat Field Day dengan meraih empat kali juara umum secara berturut-turut. Jabar Field Day merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh ORARI Daerah Jawa Barat untuk mengasah keterampilan teknis amatir radio, pungkasnya.***

Yans.

KDS Perluas Kerja Sama Pendidikan, ASN Kabupaten Bandung Didorong Lanjut Studi

KAB. GRESIK – YUTELNEWS.com// Pemerintah Kabupaten Bandung dan Universitas Sunan Gresik (USG) resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya aparatur sipil negara (ASN), guna menjawab tantangan digitalisasi dan menyongsong Indonesia Emas 2045. Penandatanganan dilaksanakan pada Minggu (26/04/2026) di Kampus USG, Kabupaten Gresik.

Bupati Bandung, Dr H.M Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS, hadir langsung bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, jajaran Bagian Kerja Sama, Protokol Pimpinan, serta BKPSDM dalam agenda tersebut.

Dalam sambutannya, KDS mengapresiasi langkah Universitas Sunan Gresik yang terus berinovasi, termasuk rencana penambahan program studi dari 37 menjadi 38 program studi di enam fakultas. Menurutnya, hal ini merupakan terobosan penting dalam menyiapkan SDM unggul.

“Kami sangat mengapresiasi terobosan yang dilakukan Universitas Sunan Gresik. Penambahan program studi ini menunjukkan komitmen dalam menyiapkan SDM yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar KDS.

KDS menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM yang profesional dan adaptif terhadap digitalisasi menjadi prioritas. Pemerintah Kabupaten Bandung, kata dia, siap mendukung melalui kebijakan anggaran secara bertahap guna mengimplementasikan kerja sama tersebut.

“Sesuai arahan Presiden, peningkatan SDM yang memahami digitalisasi menjadi hal yang sangat penting. Kalau kita tidak mempersiapkan dari sekarang, kita akan tertinggal,” tegasnya.

Selain itu, KDS juga menekankan pentingnya penerapan sistem reward and punishment bagi ASN. Ia mendorong ASN yang belum menempuh pendidikan tinggi untuk melanjutkan ke jenjang S-1, serta mendorong ASN yang telah lulus S-1 dan berprestasi untuk melanjutkan ke jenjang S-2. Kebijakan ini akan diperkuat melalui Peraturan Bupati sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas SDM.

“Kami akan memberikan keleluasaan bagi ASN untuk meningkatkan kompetensinya. Yang belum kuliah kami dorong untuk S-1, dan yang sudah S-1 serta berprestasi kami dorong untuk bisa melanjutkan ke S-2,” ungkapnya.

Lebih lanjut, KDS juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas melalui Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), guna memperkuat kolaborasi antar daerah dengan Universitas Sunan Gresik.

“Kebetulan saya Ketua Harian APKASI. Silakan bekerja sama dengan kami, insyaallah saya siap memfasilitasi melalui APKASI agar kerja sama ini bisa menjangkau lebih banyak daerah,” tambah KDS.

Sementara itu, Rektor Universitas Sunan Gresik, Abdul Muhith menyampaikan bahwa program studi di kampusnya telah disesuaikan dengan kebutuhan zaman, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) dalam sistem pembelajaran.

“Kami telah menyesuaikan program studi dengan kebutuhan zaman, termasuk integrasi teknologi dan Artificial Intelligence dalam sistem pembelajaran. Hal ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam mencetak lulusan yang adaptif dan kompetitif,” ujar Abdul Muhith.

Ia menjelaskan bahwa USG telah menerapkan sistem pembelajaran terintegrasi berbasis teknologi, termasuk model perkuliahan hybrid yang memungkinkan pelaksanaan kuliah secara daring maupun luring sesuai kebutuhan.

“Perkuliahan kami sudah fleksibel, bisa hybrid, bahkan full online atau offline sesuai kesepakatan. Ini membuka peluang besar, termasuk bagi ASN yang ingin melanjutkan pendidikan,” tambahnya.

Selain itu, USG juga menjalin kerja sama dengan sejumlah institusi pendidikan, termasuk dalam pengembangan program studi kedokteran. Fasilitas penunjang seperti rumah sakit pendidikan, unit usaha, koperasi, perbankan, hotel, hingga produksi air minum turut menjadi bagian dari ekosistem pendidikan di kampus tersebut.

Abdul menambahkan, peluang bagi ASN Kabupaten Bandung untuk melanjutkan pendidikan di USG sangat terbuka, termasuk melalui skema beasiswa, dengan sistem pembelajaran yang fleksibel dan adaptif.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kualitas SDM, khususnya bagi ASN, sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Yans.

Di Bawah KDS Kinerja ASN Melesat, Kabupaten Bandung Masuk 3 Besar Nasional

KAB. BANDUNG – YUTELNEWS.com// Di bawah kepemimpinan Bupati Bandung, Dr H.M Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS, Kabupaten Bandung mampu menunjukkan kemajuan di berbagai sektor. Salah satunya adalah dari aspek kinerja ASN yang hasilnya sudah terlihat selama masa kepemimpinannya.

Capaian ini terlihat dari berbagai penilaian, baik dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 terhadap LPPD Tahun 2024 pada Senin (27/4/2026) yang ditetapkan melalui Keputusan Mendagri Nomor 100.2.1.7–2109 Tahun 2025, Kabupaten Bandung mencatatkan sejarah baru dengan meraih status “Kinerja Tinggi.”

Pencapaian tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

KDS menuturkan, pada EPPD 2022 (LPPD 2021), Kabupaten Bandung berada pada status “Rendah” dengan skor 2,48.
Kemudian pada EPPD 2023 (LPPD 2022), meningkat menjadi status “Sedang” dengan skor 3,232.

Selanjutnya pada EPPD 2025 (LPPD 2024), Kabupaten Bandung berhasil meraih status “Tinggi” dengan skor 3,438 dan menempati peringkat ke-3 secara nasional.

“Prestasi ini merupakan buah kerja keras OPD, seluruh ASN, karyawan pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat Kabupaten Bandung. Kami akan konsisten meningkatkan kinerja setiap tahunnya. Semoga capaian ini menjadi kado indah bagi Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung dan memacu semangat dalam meningkatkan pelayanan publik,” jelas KDS.

Yans.

Perkuat Infrastruktur Air Bersih, Perumda Tirta Jaya Mandiri Bangun Pondasi IPA di Nagrak

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Upaya meningkatkan layanan air bersih bagi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri. Salah satunya dengan pembangunan pondasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) di wilayah Kecamatan Nagrak.

Proyek yang berlokasi di Kampung Cibodas, Desa Cisarua ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur air bersih, khususnya untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp471.574.000 dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender.

Pembangunan pondasi IPA ini dikerjakan oleh CV Anugerah Prima Raharja pada tahun anggaran 2026. Proyek ini diharapkan menjadi fondasi awal bagi sistem pengolahan air yang lebih optimal dan berkelanjutan di kawasan tersebut.

Keberadaan IPA nantinya tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengolahan air baku menjadi air layak konsumsi, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang dalam menghadapi potensi krisis air bersih, terutama saat musim kemarau.

Masyarakat setempat menyambut baik pembangunan ini. Mereka berharap proyek dapat berjalan tepat waktu dan sesuai spesifikasi, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh warga.

Namun demikian, transparansi dan pengawasan tetap menjadi hal penting agar proyek berjalan sesuai rencana. Publik berharap tidak hanya pembangunan fisik yang diperhatikan, tetapi juga kualitas hasil akhir yang benar-benar mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Dengan adanya pembangunan pondasi IPA ini, Perumda Tirta Jaya Mandiri menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan air bersih di Kabupaten Sukabumi.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Abah Anton Charliyan Bersama Tim Majelis Adat Sunda Kunjungi Kampung Naga Adat Salawu ,Tampung Curhatan Tokoh Adat.

Tasimalaya -YUTELNEWS.com// Abah Anton Charliyan selaku Ketua Umum majelis Adat Sunda Jabar dan Tim , sengaja Jalan – jalan berkunjung dan bersilaturahmi ke Kampung Adat Naga Salawu Kabupaten Tasikmalaya,jawa barat. kebetulan bertemu dengan beberapa Tokoh masyarakat Adat di antaranya : Abah Tajudin selaku Sesepuh , Bah Ucu tokoh pemangku adat , Kang Aceng & Kang Aep wakil Nonoman dan beberapa masyarakat yang lain yang ikut bersama sama ngumpul ngariung, sehingga biasa terjadi adu Bako ngobrol ngaler ngidul yang akhirnya Curhat tentang Situasi Kampung adat saat ini ,pada Minggu 26/04/2026.

Bahwa Posisi kampung adat ini Persis berada di tepi Sungai besar , yang ternyata dari tahun ke tahun terjadi pendangkalan sehingga jika curah hujan besar , sering terjadi Banjir, bahkan pernah terjadi Banjir kiriman besar, di tahun 2017 pernah mengakibatkan rusaknya tanah & sawah garapan bahkan sampai merusak kampung adat, untuk itu mereka berharap perlu adanya penggalian dan Pendalaman Sungai , walau sudah pernah dilakukan secara gotong royong beberapa kali , namun hasilnya belum maksimal. jika tidak digali dan diperdalam bisa juga tanah pinggiran sungai sepanjang Kampung tersebut, sekitar 1 km di tinggikan minimal 0,5 km, sehingga diharapkan bisa membendung air limpahan sungai jika terjadi hujan besar.

Demikian juga tanggul yang ada saat ini , perlu di perpanjang juga sehingga aliran sungai bisa ditahan atau beralih ke tempat yg aman.
Untuk memperkuat hal tersebut perlu juga di tambah penghijauan dipinggir bantaran kali dan disekeliling Kampung termasuk di pinggir – pinggir Leuweung .

Karena Akibat banjir tersebut irigasi Pengairan sawah garapan mengalami kerusakan dan penyempitan.

Kemudian ketika ditanya kondisi bangunan rumah ? , merekapun mengatakan bahwa atap rumah sudah banyak yang pada bocor, untuk beli ijukpun harga saat ini sangat mahal , harganya sudah tidak terjangkau, masyarakat adat sudah tidak mampu untuk membeli lagi , akibatnya kayu2 rumah banyak yang sudah lapuk & rusak, sehingga kondisi rumah2 adat tersebut secara umum, cukup Memprihatinkan , begitu juga fasilitas umum masyarakat seperti, Leuit ( gudang tempat simpan bahan pokok ), Pacilingan ( Toilet) , imah gede, imah leutik, mushola, saung lisung , Bedug dll perlu perbaikan yang serius dan segera ,
Adapun masalah minyak tanah Alhamdulillah sudah dapat Subsidi pemerintah sejak tahun 2010 an, sehingga sudah bisa teratasi.
Namun sekalipun banyak kesulitan dan keprihatinan, mereka tidak akan pernah meminta mengandal kan tangan kepada siapapun termasuk pemerintah. Karena bagi masyarakat adat Naga Meminta itu termasuk sebuah Pantangan , tapi jika Ada yang kasih dengan ikhlas mengulurkan bantuan dengan tulus merekapun tidak Akan menolak asal tidak Bertentangan dengan Adat tradisi yg sudah ada .

Maka agar mereka bisa bangkit kembali,para tokoh adat menyarankan , perlunya uluran Tangan para Inohong Pemerintahan , yang memang kenyataanya perlu perbaikan sesegera mungkin secara menyeluruh dan signifikan. Disamping itu tentu saja perlu adanya peningkatan tingkat kesejahtraan masyarakat adat itu sendiri, dengan merevitalisasi bidang pertanian dan peternakan,tanaman yang mempunyai nilai ekonomis nyata yang bisa laku tinggi dipasaran.

Hal inipun diungkapkan oleh Abah Tajudin, jika memungkinkan kami ingin menaman tanaman yang Punya nilai ekonomis tinggi seperti , Pohon Pala , Pohon kelapa Kopyor, Kopi , Melon Inggris , Nenas Madu , jambu stek , Markisa, Tebu , Gaharu , jati Belanda , Kapol , umbi Cilembu, Pare/Padi Khusus saperti Beas beureum atau bibit ketan , pokoknya Tanaman Produktif lain yang bisa dijual langsung dengan harga yang kompetitif dan masa Tanam yg relatif singkat. Bila perlu dengan metode khusus seperti menggunakan polybag dan green house , bibit tanam pilihan terbaik, Sehingga keseimbangan Akan tetap terjaga.

Kang Ucu menambahkan, bahwa lahan leuweung garapan yang sekarang ada, ternyata hanya 11 hektar saja , sangat kecil untuk ukuran masyarakat adat , sehingga panenyapun sangat terbatas , otomatis tidak bisa nyimpen Beas di leuit , mengakibatkan ketahanan Panganyapun sangat rentan & menghawatirkan, sehingga dengan demikian perlu adanya perluasan tanah garapan. Agar masyarakat bisa lebih semangat dan percaya diri.

Sementara itu Lain lagi dari Kang Aceng dan Kang Aep sebagai Perwakilan Nonoman ( Anak muda ) menyampaikan ingin meningkatkan bidang peternakan dan perikanan yang sudah ada seperti : Pembibitan Ayam Petelur, pembibitan ayam Kampung, Ayam Bangkok, Domba Garut, ikan Nila , Gurame dll.
Namun terkendala masalah klise , kurang nya modal dan pemasaran , yang lebih banyak dikuasai Bandar sehingga harga jual rendah , baik itu dari hasil Peternakan maupun Pertanian , sehingga perlu jalur khusus bantuan pemasaranya dari Pemerintah.
Kampung adat pun kalo bisa ditata lebih Indah dengan model Taman yang asri menghadirkan tanaman bunga Hijau & Indah namun tetap produktif , termasuk jalan2 satapak biar dibalai ku batu agar tidak licin dan becek.
Itulah sekelumit obrolan singkat disiang hari itu, sambil minum kopi pahit dan goreng pisang di warung kang Ucu.
Semoga obrolan ini bukan hanya sekedar Impian kami semua , ungkapnya , melalui Tim Majelis Adat Sunda jabar bisa Nepi disampaikan ka Pangagung atawa Para Gegeden Nu aya di gedung sate tutupnya.
Itulah obrolan singkat kami tim MASDA Jabar dengan masyarakat Adat, agar bisa menjadi perhatian kita semua untuk dapat segera di tindak lanjuti oleh semua stik holder terkait .amin yra .

Yans.

Kades Cangkuang Kulon Acep Koswara Gerakkan Warga Dukung Pentahelix Dayeuhkolot Bersihkan Lingkungan Dranase.

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan tampak memuncak dalam kegiatan kerja bakti warga desa cangkuang kulon yang digagas oleh kepala desa cangkuang kulon Acep Koswara Kecamatan Dayeuhkolot. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di wilayah lingkungan,Desa cangkuang kulon, berbagai unsur masyarakat untuk bekerja sama membersihkan lingkungan dari berbagai tumpukan sampah, rumput liar, dan endapan kotoran yang mengganggu kebersihan serta kesehatan bersama. pada minggu 26/05/2026.

Kepala Desa Acep koswara menjadi penggerak utama terselenggaranya kegiatan ini. Melalui kerja bakti yang terkoordinasi dengan baik, seluruh masyarakat bersatu padu di wilayah cangkuang kulon, pelaksanaan kegiatan dengan tujuan utama menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan bebas dari sumber penyakit serta potensi bencana akibat lingkungan yang tidak terawat.

Sejak pagi hari, puluhan warga yang terdiri dari pengurus, perangkat lingkungan, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga warga dari berbagai kalangan usia telah berkumpul di lokasi yang telah ditentukan. Mereka membawa peralatan kerja masing-masing seperti sekop, cangkul, sapu, karung pengangkut sampah, dan peralatan lainnya, kemudian langsung bergerak melakukan pembersihan sesuai dengan pembagian wilayah tugas yang telah disepakati.

Pelaksanaan, kegiatan ini berlangsung dengan semangat yang tinggi. Para warga bahu-membahu membersihkan selokan yang tersumbat sampah dan lumpur, memangkas rumput liar yang tumbuh di tepi jalan, mengangkut tumpukan sampah, serta merapikan lingkungan sekitar tempat pemukiman dan fasilitas umum. Suasana keakraban terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung, di mana setiap orang saling membantu dan berbagi tugas tanpa membedakan kedudukan atau latar belakang.

Kepala Desa Acep Koswara menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata berbagai unsur dalam Pentahelix mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. “Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. “Melalui kerja sama ini, kita tidak hanya membersihkan lingkungan secara fisik, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi dan menumbuhkan kesadaran bersama untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan tempat kita tinggal,” ujarnya.

Perwakilan dari unsur masyarakat juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program pembangunan dan pemeliharaan lingkungan di wilayah ini. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat berlangsung secara berkelanjutan, tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi menjadi kebiasaan hidup yang diterapkan oleh seluruh warga sehari-hari.

Warga setempat menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian serta upaya yang telah dilakukan. Mereka berjanji akan ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan yang telah dibersihkan, serta tidak lagi membuang sampah sembarangan agar hasil kerja sama yang telah dicapai dapat terjaga dengan baik.

Kegiatan kerja bakti ini berlangsung hingga siang hari, dan hasilnya langsung terlihat dengan berubahnya kondisi lingkungan menjadi lebih bersih, rapi, dan sehat.

Yans.

Gelap Gulita Lampu Padam Area Bengkong Palapa, Komitmen PLN Batam Ditagih

YUTELNEWS.com / Area Bengkong Palapa, Batam Kota gelap gulita, nyamuk-nyamuk berpesta pora. Padam Lampu hingga berjam-jam hingga  konsumen keluar rumah. Komitmen PLN Batam dipertanyakan. Senin (27/4/2026).

Menurut salah satu warga, Padam Lampu diperkirakan pada pukul 01.00 wib malam hari. Akibatnya sejumlah warga gerah dan berhamburan kluar rumah.

“Panas seperti neraka, ada apa PLN saat ini, mana komitmennya?, PLN Batam harus tau akibat dari Matinya lampu!,” ujar salah satu warga yang tidak disebutkan namanya dalam pemberitaan.

Akibat Utama Mati Lampu di Batam:

  • Gangguan Industri & Ekonomi: Krisis listrik mengancam citra Batam bagi investor dan mengganggu aktivitas pelaku industri.
  • Kerusakan Elektronik: Pemadaman mendadak dan sering (seringkali akibat gangguan gardu) dapat merusak peralatan elektronik rumah tangga.
  • Aktivitas Harian Terganggu: Mati listrik total (blackout) menyebabkan terhentinya pasokan air bersih, internet, dan pendingin ruangan.
  • Kecurigaan/Ketidakpuasan Publik: Pemadaman lama sering memicu protes dan keluhan dari masyarakat terkait keandalan pelayanan PLN.
  • Gangguan Infrastruktur: Mati lampu sering kali disebabkan oleh faktor eksternal seperti pohon tumbang atau gangguan gardu.

Padahal Komitmen Utama PLN Batam mempunyai beberapa poin penting ;

  • Keandalan Pasokan Listrik: Menjamin ketersediaan listrik yang andal, aman, dan berkesinambungan untuk kebutuhan industri, bisnis, dan rumah tangga di Batam.
  • Peningkatan Layanan Pelanggan: Mengutamakan kepuasan pelanggan dengan pelayanan yang cepat, profesional, dan mudah diakses, termasuk melalui Virtual Assistant (VirA).
  • Dukungan Investasi Industri: Menyediakan infrastruktur kelistrikan yang memadai untuk mendukung pertumbuhan industri dan ekonomi, terbukti dengan MoU penyediaan daya besar bagi investor.
  • Inovasi Energi Bersih: Menghadirkan solusi energi ramah lingkungan dan teknologi Smart Green Services (SGS) untuk kawasan industri.
  • Transformasi Digital & Budaya Kerja: Menerapkan manajemen risiko terintegrasi, serta nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) untuk meningkatkan performa.

Komitmen ini Ternyata semua itu terkesan hanya omong-omong, Janji palsu. Semoga Konsumen mendapatkan Kompensasi berupa pengurangan tagihan listrik pada bulan berikutnya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media akan melakukan konfirmasi kepada PLN Batam. /Tim

 

Menggema dari Warnajati! Pengajian Syariahan MUI Jadi Penguat Iman dan Pemersatu Warga

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Suasana religius penuh khidmat menyelimuti Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Lantunan ayat suci dan tausiyah yang menggugah hati kembali terdengar dalam kegiatan pengajian syariahan yang digelar rutin oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Minggu ( 26/4/2026 )

Bukan sekadar agenda bulanan, pengajian ini telah menjelma menjadi denyut nadi pembinaan keagamaan masyarakat. Di tengah dinamika kehidupan modern, kegiatan ini hadir sebagai penyejuk sekaligus penguat iman, mempererat ukhuwah antara ulama, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat.

Kehadiran Kepala Desa Warnajati, Hilmi Nurhikmat, S.Pd., menjadi bukti nyata dukungan penuh pemerintah desa terhadap syiar Islam yang terus digelorakan.

Bersama pengurus MUI desa dan kecamatan, majelis taklim, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga aparatur desa, kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme.

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Hilmi Nurhikmat menegaskan bahwa pengajian syariahan bukan hanya rutinitas, melainkan fondasi penting dalam membangun karakter masyarakat yang religius dan berakhlak.

“Ini bukan sekadar pengajian, tapi gerakan bersama untuk menjaga iman, memperkuat persatuan, dan membangun desa yang berkah. Kami akan terus berdiri bersama para ulama untuk menjaga Warnajati tetap harmonis dan religius,” tegasnya.

Materi yang disampaikan pun tidak sekadar teori, tetapi menyentuh langsung kehidupan sehari-hari mulai dari pemahaman syariat Islam, pembinaan akhlak, hingga solusi atas persoalan keagamaan yang dihadapi masyarakat.

Semangat kebersamaan yang terpancar dalam pengajian ini menjadi harapan besar bagi masa depan Desa Warnajati.

Dengan sinergi yang kuat antara ulama dan pemerintah, desa ini terus melangkah menjadi lingkungan yang tidak hanya maju, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai keimanan dan kebersamaan.

Warnajati membuktikan: ketika iman dijaga, persatuan pun semakin kuat.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

BAGUNA PDI Perjuangan Jawa Barat Hadir Ikuti HKBN dan Jambore Relawan Destana II di Cipatat KBB.

Kab.Bandung Barat – YUTELNEWS.com// Jajaran Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan Jawa Barat hadir di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Kehadiran BAGUNA PDI Peejuangan Jawa barat ini untuk ambil bagian dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) melalui kegiatan Jambore Relawan Desa Tangguh Bencana (Destana).

Kegiatan Jambore Destana II ini digelar di Lapangan Rajamandala, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Minggu (26/04/2026).

Wakil Kepala Bidang Prabencana/Mitigasi BAGUNA PDI Perjuangan Jawa Barat, Thio Setiowekti menyampaikan, keikutsertaan BAGUNA dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat kesiapsiagaan untuk masyarakat menghadapi potensi bencana.

Khususnya di wilayah Jawa Barat yang memiliki kerawanan terhadap bencana alam cukup tinggi, salah satunya adalah di Kabupaten Bandung Barat. Seperti bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, beberapa waktu lalu yang menelan ratusan korban jiwa.

“Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, kami dari BAGUNA PDI Peejuangan ingin meningkatkan kapasitas dan keahlian anggota kami serta memperkuat sinergi antara pemerintah, komunitas dan masyarakat dalam upaya mitigasi sekaligus penanganan bencana,” ujar Thio

Kegiatan Jambore Relawan Destana II dibuka oleh Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat, Duddy Prabowo, yang hadir mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.

Turut mendampingi dalam pembukaan tersebut Kepala Badan Penanggupangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Bandung Barat, Asep Sehabudin dan Camat Cipatat, Herman Permadi.

Jambore ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 26 hingga 27 April 2026, dengan berbagai rangkaian kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan relawan.

Kegiatan tersebut meliputi sarasehan dan silaturahmi, pelatihan SAR dan ESAR, water rescue, karnaval kebencanaan, peningkatan kapasitas relawan, simulasi kebencanaan, vertical rescue, serta kegiatan sosial bagi masyarakat.

Selain sebagai ajang pelatihan, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat koordinasi antar relawan dan pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana di tingkat daerah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan desa-desa di Kabupaten Bandung Barat semakin siap dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana, sekaligus mampu meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan. (*)

Yans.

Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba, Gubernur dan Kapolda Tegaskan Perang Tanpa Kompromi

Yutelnews.com//

Pekanbaru -Pemerintah Provinsi Riau bersama Kepolisian dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba di Lapangan Apel Gubernur Riau, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan dipimpin Plt Gubernur Riau SF. Harianto didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, serta ditandai dengan pemasangan rompi Satgas dan deklarasi komitmen bersama.

Apel ini menjadi penegasan kesiapan Satgas Anti Narkoba Provinsi Riau dalam menjalankan upaya pemberantasan narkotika secara terpadu dan berkelanjutan, mencakup langkah preemtif, preventif, hingga penegakan hukum. Kegiatan tersebut turut melibatkan TNI-Polri, BNN, Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat.

Plt Gubernur Riau SF. Harianto menegaskan bahwa peredaran narkotika di wilayah Riau telah berada pada level yang sangat mengkhawatirkan karena melibatkan jaringan lintas negara, sehingga membutuhkan langkah penanganan yang serius dan terkoordinasi.

“Peredaran narkotika ini sudah luar biasa dan melibatkan jaringan lintas negara. Untuk itu, Satgas yang dibentuk harus mampu bekerja secara optimal dan terintegrasi dalam menyelamatkan masyarakat Riau, khususnya generasi muda dari ancaman narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan yang terintegrasi dan kolaboratif lintas sektor. Satgas Anti Narkoba akan mengoptimalkan fungsi posko terpadu sebagai pusat koordinasi, pengendalian, serta evaluasi seluruh kegiatan, mulai dari edukasi publik, pencegahan dini, hingga penindakan hukum yang tegas dan terukur.

“Ini adalah langkah strategis dan terintegrasi. Seluruh elemen harus bergerak dalam satu orkestrasi yang sama. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan narkotika di wilayah Riau. Penindakan akan dilakukan secara tegas, terukur, dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya pencegahan yang masif,” tegas Kapolda.

Selain itu, berbagai program strategis turut disiapkan, di antaranya penguatan Kampung Bersih Narkoba (Bersinar), peningkatan edukasi di lingkungan pendidikan, serta pelibatan aktif masyarakat sebagai duta anti narkoba.

Melalui apel ini, Pemprov Riau bersama Polda Riau menegaskan komitmen kuat untuk memerangi peredaran narkotika secara konsisten dan berkelanjutan, guna menekan angka penyalahgunaan serta melindungi masa depan generasi muda dari ancaman narkoba yang semakin kompleks.

*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*

Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui Whatsapp Satgas Aduan Narkoba Polda Riau 08136306547.

Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.||                                                                        (AS)

Warga Warnajati Geram! Rekrutmen Pegawai MBG Disorot, Diduga Sarat Titipan dan Nepotisme

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Gelombang ketidakpuasan warga Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, kian memuncak. Rekrutmen pegawai MBG (Mitra BGN) yang semestinya menjadi peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, justru menuai sorotan tajam. Minggu ( 26/4/2026 )

Warga menilai proses seleksi berlangsung tidak transparan dan diduga kuat sarat praktik “titipan” hingga nepotisme.

Dalam forum warga yang digelar belum lama ini, sejumlah perwakilan masyarakat, termasuk Nandang, menyampaikan kekecewaan mereka secara terbuka. Salah satu warga mengungkapkan adanya informasi yang beredar terkait peluang “titip orang” agar dapat lolos seleksi.

“Kalau memang ada rekrutmen, harus jelas kriterianya. Apa yang dinilai? Kemampuan memasak, kejujuran, atau apa? Jangan sampai warga hanya dijadikan formalitas,” ujarnya dengan nada kecewa.

Kekecewaan warga semakin bertambah karena mereka mengaku tidak pernah bertemu langsung dengan pihak MBG selama proses seleksi berlangsung. Hal ini memunculkan kesan bahwa proses berjalan tertutup dan tidak akuntabel.

Bahkan, hasil pengumuman dinilai terkesan terburu-buru dan tidak disertai penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Kecurigaan kian menguat setelah diketahui sejumlah peserta yang dinyatakan lolos justru berasal dari luar wilayah, seperti Peundeuy hingga Kalabang.

Sementara itu, masih banyak warga lokal yang merasa memenuhi kriteria namun tidak diterima.

“Seharusnya warga sekitar diprioritaskan. Ini program untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat, tapi malah orang luar yang masuk,” tegas warga lainnya.

Selain itu, warga juga mempertanyakan mekanisme wawancara.
Mereka meragukan apakah benar dilakukan uji kemampuan, seperti keterampilan memasak atau pekerjaan dapur lainnya, atau hanya sekadar formalitas.

Sejumlah warga bahkan menilai pengelolaan MBG terkesan seperti “milik pribadi”, bukan bagian dari program yang dijalankan secara profesional dan terbuka. Dugaan adanya tindakan sewenang-wenang dalam proses rekrutmen pun mencuat.

Atas kondisi tersebut, warga Desa Warnajati menyatakan sikap tegas dengan meminta proses rekrutmen dihentikan sementara hingga ada klarifikasi terbuka dari pihak terkait.

“Kami minta jangan ada kelulusan dulu sebelum semuanya jelas. Selesaikan dulu dengan warga. Ini menyangkut hak masyarakat setempat,” tegas perwakilan warga.

Warga juga menyoroti peran pihak SPPG dan yayasan terkait yang dinilai kurang transparan, padahal mereka yang mengundang warga dalam kegiatan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi1 dari pihak MBG maupun instansi terkait. Namun satu hal yang pasti, suara warga 1Warnajati kini semakin lantang: mereka menuntut keadilan, transparansi, serta prioritas bagi masyarakat lokal sesuai tujuan awal program.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Cinta dan Doa Restu Mengalir: Pernikahan Semi–Yerni Jadi Sorotan di Pangkalan Kerinci

Pelalawan – yutelnews.com || Kebahagiaan menyelimuti dua keluarga besar, Zalukhu dan Waruwu, dalam momen sakral pernikahan Semi Aro Zalukhu dengan Yernitalina Waruwu. Dengan penuh rasa syukur kepada Tuhan, rangkaian acara pernikahan ini digelar khidmat dan meriah di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Semi Aro Zalukhu merupakan putra dari Bapak Ferianus Zalukhu dan Ibu Jumsumiani. Sementara itu, mempelai wanita, Yernitalina Waruwu, adalah putri dari almarhum Bapak Hasali Waruwu dan Ibu Arisani Lase.

Prosesi pemberkatan pernikahan dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026, pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gereja BNKP Efrata, Jalan Sepakat, Gang Suka Damai IV No. 80, Pangkalan Kerinci. Ibadah pemberkatan berlangsung dengan penuh khidmat dan dipimpin oleh Pdt. Juliman Harefa, M.Div.,Th.M

Kebahagiaan kedua mempelai kemudian dilanjutkan dalam acara resepsi pernikahan yang digelar pada Sabtu, 25 April 2026, pukul 13.00 WIB hingga selesai. Acara berlangsung meriah di kediaman mempelai wanita yang berlokasi di Jalan Lingkar, Gang Olivia (samping Gereja GKKD), Pangkalan Kerinci. Sejumlah keluarga, sahabat, dan undangan turut hadir memberikan doa restu kepada pasangan pengantin.

Selain keluarga dan kerabat, acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat Nias yang datang untuk menyaksikan serta turut berbahagia atas pernikahan kedua mempelai. Di antaranya Ketua Umum PKN Samazasa Ndruru, Sekretaris Jenderal PKN Ps. Betel Harefa, S.Th, Filisona Zai, SE, Humas PKN Sonifati Lahagu, Pdt. Ingati Mendrofa, S. Th serta Ketua STM Zalukhu Siwes Zalukhu. Kehadiran para tokoh ini semakin menambah semarak suasana pesta serta mempererat kebersamaan dalam komunitas.

Pendeta Jemaat Resort 60 BNKP, Pdt. Juliman Harefa, M.Div., Th.,M Turut hadir pada rangkaian acara serta memberikan doa dan berkat bagi kedua mempelai agar kehidupan rumah tangga mereka senantiasa diberkati.

Tak berhenti sampai di situ, rangkaian acara juga dilengkapi dengan syukuran yang akan digelar pada Senin, 27 April 2026, pukul 14.00 WIB di rumah mempelai laki-laki di Desa Lalang Kabung, Pelalawan. Acara ini menjadi wujud ungkapan syukur sekaligus ajang mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar.

Kedua keluarga besar menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran serta doa restu dari para tamu undangan. Mereka berharap pernikahan ini menjadi awal kehidupan baru yang penuh berkat, kebahagiaan, dan keharmonisan bagi kedua mempelai. Momentum ini tidak hanya menjadi hari bersejarah bagi Semi Aro Zalukhu dan Yernitalina Waruwu, tetapi juga menjadi simbol persatuan dua keluarga besar dalam kasih dan kebersamaan.|| AS

Karya Bakti Warga Rw 03 Palasari Dukung Program Pentahelix Dayeuhkolot, Gotong Royong Bersihkam Aliran Parit Pasca Banjir

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Semangat kebersamaan dan kepedulian warga RW 03 Palasari Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Tampak nyata mendukung program Pentahelix Dayeuhkolot dalam kegiatan karya bakti sosial yang dilaksanakan hari ini. ” Berangkat dari dampak banjir yang melanda wilayah ini usai pasca banjir, puluhan warga dari berbagai kalangan usia dan lapisan masyarakat bahu -membahu membersihkan dan memperbaiki aliran parit yang tersumbat lumpur, sampah, dan material sisa banjir. pada minggu 26/04/2026.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Ketua Rw 03 palasari Gunawan Dwipayana SE bersama pengurus, tokoh masyarakat dan tokoh agama,pemuda dengan tujuan utama memulihkan fungsi saluran air agar dapat mengalir dengan lancar kembali, serta mencegah terjadinya genangan air dan banjir susulan saat curah hujan tinggi turun. Sejak pagi hari, warga sudah berkumpul membawa peralatan kerja masing-masing, mulai dari sekop, cangkul, keranjang pengangkut, hingga sapu lidi.

Dalam pelaksanaannya, warga palasari bekerja secara teratur dan terbagi dalam beberapa kelompok. Ada yang membersihkan lumpur dan endapan tanah yang menutupi dasar parit, ada yang mengangkut tumpukan sampah dan material bekas, serta ada yang memperbaiki bagian dinding parit yang rusak akibat arus air yang deras saat banjir melanda. Suasana kebersamaan terasa kental, terlihat warga saling membantu dan berbagi tugas tanpa membedakan kedudukan maupun status sosial.

Ketua RW 03 Palasari Gunawan Dwipayana SE dalam keterangannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari semangat warga gotong royong yang telah menjadi warisan budaya bangsa. “Banjir yang terjadi beberapa hari lalu membuat parit-parit kita tersumbat parah, sehingga air tidak dapat mengalir dengan baik. Berkat kesadaran dan keikhlasan warga, hari ini kita bersama-sama berusaha memulihkan kondisi lingkungan kita agar kembali aman dan nyaman untuk ditinggali. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, baik dengan tenaga maupun sumbangan yang diberikan,” ujarnya.

Selain membersihkan saluran air, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antarwarga. Warga berharap dengan selesainya pembersihan ini, risiko terjadinya banjir dan genangan air di lingkungan mereka dapat diminimalisir. Mereka juga berjanji akan terus menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan agar saluran air tetap berfungsi dengan baik sepanjang waktu.

Kegiatan karya bakti ini berlangsung hingga sore hari, dan hasilnya dapat langsung dirasakan oleh warga dengan lancarnya aliran air di sepanjang saluran yang telah dibersihkan.

Yans.

Wabup Sukabumi Tegaskan GICC Jadi Pusat Syiar dan Penguat Kerukunan Umat

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai tasyakuran serta penetapan pengurus pengelola Gedung Islamic Center Cicurug (GICC), Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengoptimalkan peran GICC sebagai pusat syiar Islam dan penguatan nilai-nilai sosial keagamaan di tengah masyarakat.

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, dalam sambutannya menegaskan bahwa GICC memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan perekat kerukunan sosial.

“GICC harus menjadi ruang yang hidup, yang mampu membangun umat, memperkuat persatuan, serta menciptakan lingkungan yang religius, harmonis, dan produktif,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan hingga terbentuknya kepengurusan GICC. Menurutnya, hal ini selaras dengan visi Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah.

Lebih lanjut, Wabup menekankan bahwa amanah yang diberikan kepada para pengurus bukanlah hal ringan.

Dibutuhkan keikhlasan, komitmen, serta program kerja yang visioner dan inklusif agar GICC benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Hadirkan program yang mampu merangkul semua kalangan dan mendorong kemajuan umat,” tambahnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, termasuk Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Teddy Setiadi, yang menunjukkan dukungan legislatif terhadap pengembangan sarana keagamaan di wilayah tersebut.

Selain itu, hadir pula Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kepala KUA, Ketua MUI, Ketua IPHI, perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), unsur Forkopimcam, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Dengan ditetapkannya pengurus pengelola, GICC diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan keislaman yang inklusif, inspiratif, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam membangun kehidupan sosial masyarakat yang lebih baik di Kabupaten Sukabumi.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.