H. Uus, Siap Berikan Yang Terbaik Bagi Pengunjung Walini di Libur Natal & Tahun Baru 2026

Bandung – YUTELNEWS com|| Momen libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi waktu terbaik untuk melepas penat bersama keluarga. Di kawasan Bandung Selatan, Pemandian Air Panas Walini Ciwidey kembali hadir sebagai destinasi wisata favorit yang menawarkan pengalaman liburan sehat, aman, dan penuh kenyamanan di tengah keindahan alam pegunungan.

Sebagai wisata air panas legendaris, Walini terus berbenah demi memberikan pelayanan terbaik bagi pengunjung. Kualitas air kolam dijaga tetap jernih dan steril sehingga aman digunakan oleh semua kalangan. Air panas alami Walini dikenal memiliki kandungan mineral tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

H. Uus selaku owner sekaligus pengelola Pemandian air Panas Walini dan Dusun Strawberry, menjelaskan bahwa air panas Walini mengandung sekitar 80 persen yodium yang berkhasiat membantu meredakan rematik, mengurangi pegal-pegal, serta melancarkan peredaran darah.

“Berendam di air panas Walini bukan hanya sekadar rekreasi, tetapi juga terapi alami yang menyehatkan. Ini yang membuat Walini selalu menjadi pilihan utama wisatawan,” ujarnya, Jumat (20/12/2025).

Tak hanya unggul dari sisi kesehatan, pengelola juga meningkatkan sistem keamanan dan kenyamanan selama libur Nataru. Petugas disiagakan di berbagai titik, sementara sejumlah wahana pendukung seperti ATV dan area bermain anak turut melengkapi pengalaman berwisata. Suasana yang aman dan ramah keluarga menjadikan Walini cocok dikunjungi bersama keluarga maupun rombongan.

Daya tarik Walini semakin lengkap dengan panorama alam Ciwidey yang sejuk dan asri. Lokasinya yang berada di tengah hamparan hijaunya perkebunan teh memberikan sensasi relaksasi yang menenangkan, jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Dengan tiket masuk hanya Rp40.000 per orang, pengunjung sudah dapat menikmati pengalaman wisata berkualitas dan menyehatkan.

Bagi wisatawan dari luar kota, berlibur ke Walini kini semakin praktis. Tak perlu repot mencari penginapan, karena di kawasan ini juga tersedia Villa Dusun Strawberi Walini dengan fasilitas lengkap dan nyaman, bahkan berstandar internasional.

Mengusung konsep akomodasi berpadu dengan agrowisata, Villa Dusun Strawberi menawarkan beragam tipe villa seperti Kalibret, Mencir, Santung, hingga Manora yang cocok untuk keluarga maupun rombongan. Setiap unit dilengkapi kamar tidur, kamar mandi, dapur atau mini kitchen, televisi, serta area parkir yang luas. Beberapa villa bahkan memiliki kolam air panas pribadi, memberikan pengalaman menginap yang lebih eksklusif.

Tak hanya menginap, pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas wisata seperti petik stroberi langsung dari kebun, spot foto instagramable, serta taman bermain anak yang ramah keluarga. Untuk urusan kuliner, tersedia restoran dengan aneka hidangan khas Bandung yang siap memanjakan lidah.

Dengan konsep wisata terpadu dalam satu kawasan, Pemandian Air Panas Walini dan Villa Dusun Strawberi Walini menjadi pilihan ideal untuk menghabiskan libur Nataru. Mulai dari wisata kesehatan, rekreasi keluarga, hingga pengalaman menginap di alam terbuka yang sejuk dan menenangkan, semuanya bisa dinikmati di Ciwidey Rancabali.

Pengelola mengajak masyarakat dan wisatawan untuk menjadikan Walini sebagai tujuan utama liburan akhir tahun, guna menikmati liburan yang tak hanya menyenangkan, tetapi juga menyehatkan dan berkesan.

H.Uus mengajak masyarakat dan wisatawan untuk mengisi libur Natal dan Tahun Baru dengan berkunjung ke Pemandian Air Panas Walini dan Villa Dusun Strawberi. Selain menikmati keindahan alam Ciwidey, pengunjung juga bisa merasakan manfaat kesehatan dari air panas alami serta kenyamanan fasilitas penginapan yang kami siapkan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar setiap pengunjung merasa aman, nyaman, dan membawa pulang pengalaman liburan yang berkesan,” ujar Haji Uus. ****

 

 

Yans.

Bupati Kang DS: Muhammadiyah dan Pemkab Bandung Saling Dukung Program Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna mengapresiasi kiprah Muhammadiyah yang selalu eksis membantu program-program Pemerintah Kabupaten Bandung, termasuk salah satunya program dari pemerintah pusat Makan Bergizi Gratis (MBG).

Begitu pula sebaliknya, Pemkab Bandung pun senantiasa membantu program-program yang dilaksanakan Muhammadiyah yang bermanfaat bagi umat dan masyarakat Kabupaten Bandung.

Hal itu disampaikan Bupati Bandung saat Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 Tingkat Kabupaten Bandung sekaligus Launching Dapur MBG Muhammadiyah Kabupaten Bandung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bandung Selatan, Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Sabtu 20 Desember 2025.

“Alhamdulillah, hari ini saya apresiasi dan merasa bangga dengan Muhammadiyah yang selama ini program-programnya fokus ke bidang pendidikan dan kesehatan. Selaras dengan tema kegiatan hari ini yaitu memajukan kesejahteraan bangsa, baik secara lahir maupun batin, di Muhammadiyah lah wadah untuk memajukan kesejahteraan itu,” ungkap Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini.

Untuk mewujudkan kesejahteraan tersebut, oleh Muhammadiyah diwujudkan melalui program-program yang sudah berjalan setiap tahunnya.

Pada kesempatan itu Kang DS juga mengucapkan selamat hari lahir Muhammadiyah ke-113 yang menurutnya sudah menjadi komisaris dari berdirinya NKRI. Sebab para ulama Muhammadiyah dan NU lah yang turut mengawal lahirnya NKRI.

“Semoga Muhammadiyah terus menjadi pelopor mensejahterakan bangsa yang diimplementasikan melalui program-program yang nyata,” ucap Kang DS.

Ia pun berpesan kepada generasi muda di Muhammadiyah untuk meraih mimpi dan cita-cita yang tetap diperkuat dengan landasan agama atau spiritual.

Bupati Kang DS mendorong agar kader Muhammadiyah pun menjadi supplier dari Program MBG, seperti supplier telur ayam.

“Maka dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Dapur MBG Muhammadiyah Desa Sayati Kecamatan Margahayu, saya resmikan,” ujar Kang DS.

Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Bandung Heli Tohar Hilmy mengakui, baik Forkopimcam maupun Forkopimda Kabupaten Bandung, khususnya Bupati Bandung Dadang Supriatna, senantiasa men-support program-program Muhammadiyah dan selalu hadir di acara-acara Muhammadiyah.

“Insya Allah, kita di Kabupaten Bandung dengan berbagai macam kebijakan dari Bapak Bupati Bandung, kita tidak pernah merasa bahwa kita adalah orang asing,” ungkap Heli.

Tidak seperti ada kejadian acara Mendikdasmen Abdul Mu’ti di Sampang, Madura, sempat digagalkan atau dialihkan dari Pendopo Kabupaten karena adanya pembatalan sepihak dari Pemkab Madura.

“Insya Allah di Kabupaten Bandung, bupati kita Pak Dadang Supriatna dan seluruh jajaran Pemerintahan Kabupaten Bandung selalu mendukung program-program Muhammadiyah. Kami haturkan terima kasih atas semuanya,” ucap Heli.(*)

 

Yans.

Ketua KNPI Rifki Fauzi SE Gelar Dialog Pemuda dan Legislator,Sebut Bonus Demografi 2030 Peluang Lahirkan Pemuda Mumpuni

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung menggelar “Dialog Pemuda dan Legislator” bertempat di gedung Mohamad Toha, Komplek Pemkab Bandung, Soreang, pada Jumat (19/12/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Dari Pemuda ke Legislator: Jalan Pemuda Kabupaten Bandung di Dunia Politik Menuju Bonus Demografi 2030”, dengan mengambil objek bahasan tentang berbagai isu politik, pembangunan, dan peran generasi muda menuju bonus demografi 2030.

Selain untuk menghimpun aspirasi pemuda terkait berbagai kebijakan di daerah, dialog juga membahas bagaimana strategi masuk legislatif dan kontribusi peran aktif pemuda dalam pembangunan.

Ketua KNPI kabupaten Bandung, Rifki Fauzi.,S.E, mengatakan kegiatan dialog adalah salah satu wadah bagi pemuda Kabupaten Bandung berekspresi untuk menyampaikan aspirasi politik, strategi masuk legislatif, dan kontribusi dan peran aktif menuju Indonesia Emas 2045 melalui bonus demografi.

“Karena bonus demografi 2030 menempatkan pemuda usia 16-30 tahun sebagai lokomotif perubahan. Melalui kebijakan yang relevan seperti revisi UU Kepemudaan untuk inklusi partisipatif dimana pemuda didorong berperan aktif di berbagai sektor untuk melakukan terobosan, inovasi, ekonomi kreatif, dan kontribusi dalam pembangunan desa,” ujarnya Ketua Rifki.

Ia menegaskan agar peluang ini tidak terbuang sia-sia, maka pemuda dituntut sebagai agent of change (pelopor perubahan), sehingga bukan sekadar penumpang pembangunan karena Indonesia diperkirakan puncak bonus demografi pada 2030-2040. Saat itu usia penduduk produktif (15-64 tahun) berada diangka 64-71% dari total populasi, sehingga terbuka peluang ekonomi jika dikelola dengan baik.

“Untuk di Kabupaten Bandung sendiri, mayoritas pemuda usia produktif sekitar 56%, sehingga menuntut peran krusial mereka dalam bidang politik dan ekonomi,” jelasnya.

Rifki menyebut faktor pembangunan pemuda adalah kunci sukses bonus demografi lewat peningkatan skill dana entrepreneur (wirausaha), penciptaan lapangan kerja, dan partisipasi politik.

“Peluang bonus demografi ini akan menciptakan pemuda mumpuni yang ahli dan cakap di bidangnya diharapkan bisa berkontribusi optimal dalam pembangunan daerah,” tuturnya.

Melalui ajang dialog ini, Ketua KNPI Kabupaten Bandung ini berharap mudah-mudahan dapat lebih mendorong partisipasi aktif pemuda dalam politik lokal untuk memaksimalkan bonus demografi 2030.

Ajang dialog ini diikuti oleh jajaran pengurus KNPI kabupaten Bandung, perwakilan delapan partai politik yang ada di parlemen (Golkar, Gerindra, P-DIP, PKB, NasDem, PKS, Demokrat, PAN), anggota DPRD, perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP) yang bernaung dalam wadah KNPI Kabupaten Bandung, dan tamu undangan lainnya. ***

 

Yans.

Masyarakat Minta Polda Sumut Khususnya Kota Medan Tangkap Aseng Kayu Diduga Sebagai Mafia Judi Mesin Tembak Ikan dan togel

Sumatera Utara- YUTELNEWS.com
Meluasnya bisnis judi tembak ikan di Wilayah Sumatera Utara khususnya kota Medan yang sudah membuat rusak masa depan anak bangsa dan tatanan hidup berkeluarga. Banyak kaum remaja dan kaum lelaki dewasa yang mencoba nasib untuk menjadi kaya secara mendadak, namun hasilnya malah lebih menderita dan menjadi miskin.

Salah satu aktor yang diduga telah merusak moral warga kota Medan sekitarnya adalah Aseng kayu yang merupakan penyuplai atau bos mafia mesin judi tembak ikan.

Lokasi perjudian ini bukan hanya terletak di pusat kota Medan saja namun telah menjalar ke tempat lain seperti di pusat kota atau kabupaten provinsi Sumatera Utara

Aseng kayu sangat dikenal sebagai kebal hukum, karena lokasi judi yang dikelolanya tidak bisa tersentuh oleh aparat penegak hukum (APH)

Diharapkan kepada bapak Jenderal Kapolri Drs.Listyo Sigit Prabowo, M.Si turun ke Provinsi Sumatera Utara khususnya Kota Medan, Helvetia pasar 7 karena DIDUGA Kapolda Sumut Irjen Pol.Whisnu Hermawan tidak mampu untuk membasmi kegiatan perjudian mesin tembak ikan, Togel dan segala perjudian di wilayah hukum Provinsi Sumatera Utara Khususnya kota Medan agar masyarakat tidak terlena oleh angan – angan cepat kaya tanpa mau berkerja .

Mulusnya mesin judi tembak ikan itu pun menimbulkan praduga adanya “setoran” kepada aparat sehingga tidak bisa tersentuh oleh hukum.

Aktivitas perjudian yang nyatanya merupakan tindakan pidana maksimal 10 Tahun penjara, Namun bisa beroperasi dengan sangat leluasa tidak takut dengan namanya hukuman

Selanjutnya, Perbuatan pidana sebagaimana sudah diatur pada pasal 303 KUHP. Kemudian, diperbarui secara khusus pada UU Nomor 7 Tahun 1974, Tentang Penertiban Perjudian. Ancaman hukumannya, tidak main – main maksimal 10 Tahun penjara

Masyarakat provinsi Sumatera Utara mengatakan kepada Polda Sumatera Utara beserta jajarannya apabila Aparat Penegak Hukum tidak sanggup menutup segala perjudian di provinsi Sumatera Utara ini maka kami sebagai masyarakat provinsi Sumatera Utara akan menutup perjudian tersebut secara paksa tanpa ada alasan apapun itu.

“Kalau gak “nyetor” mana mungkin bisa beroperasi dengan mulus bang. Apa lagi pemilik mesin judi itu disebut-sebut “pemain lama” di dunia perjudian di daerah ini,” kata seorang warga kota medan.

TIM

Kapolsek Dayeuhkolot Pimpin Langsung Apel Pengamanan OPS Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Kab Bandung — YUTELNEWS com|| Kapolsek Dayeuhkolot AKP Pol Triyono Raharja, S.I.K., M.H. memimpin pelaksanaan apel kesiapan pengamanan Operasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang dilaksanakan di Pos Pengamanan (Pos Pam) Alun-Alun Dayeuhkolot, wilayah hukum Polsek Dayeuhkolot, pada sabtu (20/12/2025)

Apel kesiapan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolresta Bandung Nomor: Sprin/1177/XII/OPS.1.2.4./2025 tanggal Desember 2025, yang mengatur tentang penugasan personel dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Sebanyak 43 personel gabungan Polsek Dayeuhkolot dan Polresta Bandung dikerahkan di wilayah hukum Polsek Dayeuhkokot yang masuk ke Pospam Alun Dayeuhkolot untuk melaksanakan tugas pengamanan, yang ditempatkan di Pos Pengamanan, jalur lalu lintas, serta pengamanan gereja-gereja di wilayah hukum Polsek Dayeuhkolot, guna menciptakan situasi yang aman, nyaman dan kondusif bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H. menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas pengamanan dengan penuh rasa tanggung jawab, humanis dan profesional, baik yang bertugas di pos pam, pengamanan gereja, maupun pengamanan jalur lalu lintas.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah Natal serta merayakan pergantian tahun, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Bandung, khususnya Kecamatan Dayeuhkolot,”tukasnya.

 

Yans.

Ketua PW FRN Wilayah Riau SDN 006 Sorek Dua Kecamatan Pangkalan Kuras , Butuh Perhatian Pemerintah

Pelalawan – yutelnews.com ||
Salah satu faktor pendukung keberhasilan dunia pendidikan karena terciptanya suasana nyaman , dengan terpenuhinya kebutuhan sarana dan prasarana yang layak pakai, namun fakta berkata lain , masih ada sahaja fasilitas gedung bangunan sekolah ( GBS ) yang memprihatinkan di sekitar kita yang belum tersentuh bantuan dinas terkait, salah satunya SDN 006 Sorek dua tepat nya di sisi jalan lintas timur desa Sorek dua kecamatan pangkalan kuras kabupaten pelalawan provinsi Riau, Sabtu 20/12/2025.

SDN 006 Sorek Dua sangat membutuhkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten pelalawan. Pasalnya, ruang kelas tidak mencukupi, padahal untuk meningkatkan mutu pendidikan diperlukan dukungan dari fasilitas yang memadai dan nyaman.

Kepala SDN 006 Sorek dua Hj.Delvinis Sofian S.Pd di temui di ruangannya mengatakan peserta didik SDN 006 Sorek dua berjumlah sekitar 315 siswa dan siswi, sedangkan saat ini ruang kelas yang ada hanya 7 ruang kelas, sehingga murid – murid harus belajar dua shift 7 waktu pagi hari dan 6 di waktu siang hari.

“Kami sangat mengharapkan adanya bantuan berupa Tambahan Ruang Kelas (TRK), kalau dapat dengan cara bangunan tingkat, karena mengingat kondisi lahan tidak mencukupi. Selain itu juga kita tidak memiliki Ruangan Guru, dan begitu juga mobiler, yang mana mobiler pada saat ini benar benar tidak layak, di ruangan kelas lima ( V) ada juga yang sudah kita belikan kursi plastik ada juga masih memakai kursi yang lama.

Berdasarkan pantauan di lapangan, saat berlangsung kegiatan belajar mengajar, memang sekolah tersebut sangat membutuhkan perhatian serius dari Pemda Kabupaten pelalawan maupun pusat, baik dalam segi penambahan fasilitas yakni penambahan mobiler, maupun ruang kelas, dan juga ruangan guru Karena ini semua adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan siswa di dalam belajar-mengajar.

Dari hasil investigasi media di ruangan kelas lima ( V) kepala sekolah SDN 006 Hj.Delvinis Sofian S.Pd Mengatakan itu bukan ruang belajar pak, Itu “GUDANG” YANG KITA SULAP jadi ” Ruangan Kelas Belajar” ( RKB ) dan kita juga belum memiliki Ruangan Guru,” tutupnya.

Menanggapi hal tersebut salah seorang orang tua murid dan juga berprofesi sebagai wartawan dan juga sebagai ketua salah satu organisasi perkumpulan wartawan Fast Respon Nusantara ( PW FRN ) Counter Berita Opini Polri di wilayah Riau Adam Silaen sudah tidak selayaknya lagi ada ruangan kelas belajar siswa siswi yang sangat memperihatinkan dan sangat miris , bagaimana tidak di saat momen Pembagian hasil belajar / raport di kejutkan salah seorang orang tua murid harus terjatuh kelantai karena kursinya patah dan nampak sudah usang.

Mirisnya lagi ruangan kelas belajar separuh nya berdindingkan separuh pagar sekolah dan papan serta triplek ditambah lagi mobiler yang sudah tidak layak serta ruang guru pun tidak ada.

Ketua PW FRN wilayah Riau berharap kepada pemerintah daerah agar memprioritaskan pembangunan sarana dan prasarana dunia pendidikan khususnya wilayah kabupaten pelalawan tepat di SDN 006 desa Sorek dua demi ke nyamanan siswa siswi saat mengikuti proses belajar mengajar di sekolah.

Terkait pemberitaan ini ketika awak media mengkonfirmasi kadis pendidikan bagaimana menyikapi dan tanggapan terkait foto foto yang di kirim lewat via WhatsApp kadis Disdikbud kabupaten pelalawan Leo Nardo S.Pd. M.M belum memberikan jawaban.|| TIM

Di Tengah Harga Melonjak, Operasi Pasar Murah Bupati Sukabumi Jadi Harapan Warga

YUTELNEWS.com – Sukabumi
Sukabumi ,Bupati Sukabumi Asep Japar menghadiri kegiatan Operasi Pasar Murah yang digelar di Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta menekan dampak kenaikan harga sembako di pasaran.

Kepala Desa Karang Tengah, Agung Pratama Putra, S.IP, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap warganya.

Kami atas nama Pemerintah Desa Karang Tengah mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Sukabumi beserta jajaran yang telah hadir langsung dan menggelar Operasi Pasar Murah di desa kami. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat, khususnya warga kurang mampu, dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Agung.

Menurutnya, antusiasme warga sangat tinggi karena operasi pasar murah ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan merata di desa-desa lain, terutama di tengah kondisi ekonomi yang cukup menantang saat ini. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat,” tambahnya

Operasi Pasar Murah tersebut berlangsung tertip dan lancar, dengan pengawasan langsung dari unsur pemerintah daerah, aparat desa, serta pihak terkait lainnya.



Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Sidak Jelang Nataru, Bupati Asep Japar Temukan Kenaikan Harga Ayam dan Telur di Pasar Cibadak

YUTELNEWS.com – Sukabumi
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Bupati Kabupaten Sukabumi Asep Japar turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan pokok di Pasar Cibadak, Sabtu (20/12/2025).

Dalam sidak tersebut, Bupati Asep Japar memastikan langsung kondisi harga dan ketersediaan sembako di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Hasilnya, sejumlah komoditas memang mengalami kenaikan harga, meski masih dalam batas wajar.

Untuk harga sembako secara umum masih terkendali. Memang ada kenaikan, terutama pada daging ayam yang sebelumnya Rp35 ribu per kilogram, sekarang naik menjadi Rp40 ribu,” ujar Asep Japar kepada YUTELNEWS.com

Selain daging ayam, komoditas lain yang mengalami kenaikan yakni telur ayam, dari harga Rp23 ribu kini menjadi Rp28 ribu per kilogram. Sementara beras juga naik dari Rp11 ribu menjadi Rp13.500 per kilogram.
Meski demikian, Asep Japar menegaskan bahwa stok kebutuhan pokok di Kabupaten Sukabumi dalam kondisi aman. Bahkan, ketersediaan bahan pangan dipastikan mencukupi hingga beberapa bulan ke depan.

Alhamdulillah untuk stok aman. Daging, telur, dan beras masih tersedia cukup bahkan sampai bulan Maret,” tegasnya.
Bupati juga menilai kenaikan harga tersebut masih tergolong wajar, mengingat faktor permintaan jelang Nataru dan kondisi cuaca musim hujan yang memengaruhi distribusi.

Di sisi lain, Asep Japar turut mengingatkan seluruh jajaran perangkat daerah agar tetap siaga menghadapi musim hujan serta meningkatnya aktivitas masyarakat saat malam pergantian tahun.

Terkait malam tahun baru, penggunaan kembang api sudah menjadi tradisi. Namun saya mengimbau kepada seluruh perangkat daerah, camat, hingga kepala desa untuk mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Sidak ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan keamanan serta kenyamanan masyarakat menjelang akhir tahun.



Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Kadisdik Kabupaten Bandung Asep Kusumah, Buka Anugerah Literasi Leksam BEDAS 2025

Bandung – YUTELNEWS com|| Anugerah Literasi Leksam Bedas Tingkat SMP/MTs Kabupaten Bandung tahun 2025 digelar di Gedung Moch Toha Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Sabtu (20/12/2025).

Anugerah Literasi ini diselenggarakan oleh Leksam Bedas untuk memberikan berbagai penghargaan dan anugerah kepada insan literat Kabupaten Bandung.

Leksam Bedas ini adalah Literasi, Edukasi, Keluarga, Sekolah, Anak dan Masyarakat yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera, sesuai dengan visi Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Kepala Dinas pendidikan Kabupaten Bandung Asep Kusumah kegiatan ya pada hari ini ada Anugerah literasi alexamedaz tahun 2025 tentu ini salah satu konsistensi dari kolaborasi multi pihak bagaimana budaya literasi kemampuan literasi ini menjadi salah satu pilar untuk menuju Indonesia emas 2045″ucapnya

Leksam sendiri sudah memasuki tahun keempat nanti ini salah satu potensi yang kita miliki ya Mitra strategis untuk untuk penguatan budaya literasi dan ini mencakup tidak hanya siswa tapi juga keluarga sekolah dan masyarakat yang mudah-mudahan kabupaten Bandung kalau kita lihat bagaimana dari hasil tantangan selama 10 bulan ada 10 tantangan yang diikuti oleh anak-anak kita begitu bisa lihat hari ini kualitas Raihan prestasi yang sangat membanggakan”terang kadis

Lanjut Asep,bahkan tadi kita ada satu yang saya sampaikan duta literasi budaya itu sudah di tingkat nasional ya ada neng Haura dari Cangkuang

Harapan saya ,tentu tadi disampaikan bahwa dunia pendidikan ini investasi yang sangat strategis dan Pak Bupati terus memberikan penegasan terkait dengan inklusivitas kita untuk bisa terus membuka ruang kerja sama kolaborasi berbagi peran dan tanggung jawab dengan semua stakeholder yang terkait jadi tidak hanya pihak pemerintah Daerah atau dinas pendidikan

Dan disitu ada peran orang tua juga serta ada peran media, ada peran para praktisi pemerhati yang tentu menjadi kekuatan kita untuk bisa terus membangun kabupaten Bandung yang lebih Bedas Lagi”pungkasnya ***

 

 

Yans.

Bupati Kang DS, Persembahkan Penghargaan Pembangunan Daerah untuk Masyarakat Kabupaten Bandung

JAKARTA – YUTELNEWS com|| Kabupaten Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih peringkat ke-4 terbaik nasional dalam Penghargaan Khusus Pembangunan Daerah Tahun 2025 kategori Perencanaan dan Pencapaian Pembangunan Daerah Tingkat Kabupaten.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) dan diterima langsung oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung, Marlan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan gembira atas penghargaan ini. Ini salah satu prestasi membanggakan karena Kabupaten Bandung meraih peringkat 4 secara nasional,” ujar Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna.

Sebelumnya, pada tahun 2025 Kabupaten Bandung mengikuti Penilaian Pembangunan Daerah (PPD) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi dan berhasil meraih Juara 1.

Atas capaian tersebut, Kabupaten Bandung berhak mengikuti Knowledge Sharing Praktik Baik Pembangunan Daerah Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas.

Dalam ajang nasional tersebut, Kabupaten Bandung berhasil meraih predikat Juara 4 Nasional dan memperoleh sertifikat penghargaan dari Kementerian PPN/Bappenas.

Sertifikat tersebut diserahkan oleh Sekretaris Utama Bappenas dan diterima langsung oleh Bupati Bandung pada Senin, (15/12/2025) di Bappenas, Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua ASN dan pegawai Pemkab Bandung. Prestasi ini saya persembahan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bandung,” ungkap Kang DS.

Keberhasilan Kabupaten Bandung meraih penghargaan ini menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola perencanaan pembangunan yang berbasis data, inovasi, dan kebutuhan masyarakat.

Melalui perencanaan yang partisipatif dan terintegrasi, Kabupaten Bandung dinilai mampu menerjemahkan arah kebijakan pembangunan ke dalam program dan kegiatan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Saya berharap semoga prestasi ini daoat dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi di masa depan. Ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja,” jelas orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu.

Partisipasi Kabupaten Bandung dalam forum Knowledge Sharing Praktik Baik Pembangunan Daerah juga menjadi sarana strategis untuk berbagi pengalaman dan inovasi pembangunan dengan daerah lain di Indonesia.

Praktik baik yang dipresentasikan mencerminkan komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembangunan secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bandung berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan kebijakan pembangunan yang adaptif dan responsif.

Ke depan, Pemkab Bandung berkomitmen menjaga kualitas perencanaan pembangunan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih bedas, maju, dan berkelanjutan. (**)

 

Yans.

Sidang KKEP Oknum Polisi Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen di Polda Kepri Tertutup, Terbatas dan Dinilai Kurang Transparan

YUTELNEWS.com | Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri yang melibatkan oknum polisi di Batam bernama Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen (YAAS) di Polda Kepri berlangsung tertutup. Sidang etik digelar di gedung sidang Polda Kepri.

Perwakilan keluarga berinisial Fm (28) beserta kuasa hukum yang datang ke Polda Kepri membawa harapan besar bisa melihat langsung jalannya sidang itu.

Namun, pelaksanaan sidang berlangsung tertutup sehingga menuai sorotan, khususnya dari kuasa hukum keluarga yang sejak awal mengawal kasus ini.

Pantauan di lokasi, sejumlah keluarga hanya bisa menunggu di gedung. Sejumlah awak media juga tak diizinkan masuk ke ruang sidang.

Polisi yang berjaga di depan pintu dan melarang mengambil gambar maupun peliputan langsung ke dalam ruang sidang.

Sidang KKEP Oknum Polisi Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen di Polda Kepri Tertutup, Terbatas dan Dinilai Kurang TransparanPertemuan Kuasa Hukum dengan Korban

“Tidak boleh masuk, Pak. Aturannya memang begitu. Sidang tertutup. Tidak boleh memotret karena yang masuk sidang juga handphone-nya dikumpulkan,” ujar seorang polisi yang menjaga di lokasi itu.

Kebijakan sidang tertutup tersebut mendapat perhatian serius dari penasihat hukum korban, Leo Halawa.

Ia menyayangkan proses persidangan yang dinilai tidak transparan.

“Yang pertama, kami sangat menyayangkan kenapa sidang ini tertutup sepenuhnya. Kami sebagai penasihat hukum ada lima orang, tetapi yang diperbolehkan masuk hanya dua orang. Ini tentu menimbulkan tanda tanya,” ujar Leo.

Meski begitu, pihaknya masih berupaya berpikir positif dan berharap majelis sidang dapat bertindak profesional dan objektif.

“Kami tetap berpikir positif bahwa mereka akan profesional. Tapi kalau semuanya ditutup, tentu kami tidak bisa menerima. Apalagi dalam beberapa kasus besar lainnya, sidang etik bisa dibuka untuk umum. Kita bisa lihat contohnya pada kasus Ferdy Sambo yang disiarkan oleh berbagai media nasional,” tegasnya.

Menurut Leo, yang terpenting bukan soal siapa yang boleh masuk ke ruang sidang, melainkan jaminan keadilan bagi korban yang menurutnya telah mengalami dampak luar biasa akibat kasus tersebut.

“Poinnya adalah bagaimana klien kami mendapatkan keadilan. Semua sudah hilang. Pekerjaannya, misalnya, satu bulan setelah perkara ini berjalan, klien kami diberhentikan dari tempat kerja karena dampak kasus ini. Bahkan atasannya juga menyinggung masalah ini, hingga akhirnya dia dipecat,” jelas Leo. menambahkan, dampak psikologis dan sosial yang dialami korban sangat berat.

Bahkan, kata Leo, keluarga korban juga mengalami kehilangan besar.

“Masa depan klien kami sudah hancur. Anaknya sudah meninggal dunia. Ini yang harus digarisbawahi. Oleh karena itu, satu kata: harus diberikan sanksi tegas berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Pelaku tidak layak lagi bergabung di Korps Bhayangkara,” tegasnya.

Leo menegaskan, tuntutan pemecatan tersebut merupakan keinginan keluarga dan korban demi rasa keadilan dan pemulihan martabat korban.

Pelaku Iming-iming dan Janji-Janji Nikah

Seperti Apa Kasus Oknum Polisi di Batam Ini?

Kasus ini berawal dari hubungan asmara antara FM dan oknum polisi di Batam itu sejak awal 2024. Keduanya bahkan telah sepakat melangsungkan pesta adat pernikahan di Batam pada Juli 2025 dengan sinamot senilai Rp40 juta.

Persiapan baju pernikahan hingga administrasi kedinasan juga telah dilakukan. Namun, janji tinggal janji.

Setelah korban hamil, bukannya mendapat pertanggungjawaban, ia justru mengalami penganiayaan. Kasus ini mencuat setelah FM memberanikan diri melapor ke Propam Polda Kepri, Senin (22/9/2025), sekira pukul 11.30 WIB, dengan Nomor SPSP2/41/IX/2025/Subbagyanduan.

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran kode etik oleh Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen.

Di hari yang sama, FM juga membuat laporan kedua ke SPKT Polda Kepri terkait dugaan penganiayaan.

Laporan resmi tercatat dengan Nomor STTLP/B/184/IX/2025/SPKT/Polda Kepri.

Dikutip dari Tribunnews, Wanita itu mengaku awalnya enggan melapor karena berharap persoalan bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Namun, karena tidak ada itikad baik dari pihak terlapor maupun keluarganya, akhirnya ia memilih menempuh jalur hukum.

Hingga Fm alami keguguran di RS Bhayangkara Polda Kepri, Selasa (7/10/2025).

Oleh keluarga, janin berusia 4 bulan itu mereka beri nama ‘Bhayangkara’, serta dikebumikan di TPU Sei Temiang Rabu (8/10/2025) malam.

Korban yang masih mengalami trauma makin sedih setelah tahu oknum polisi di Batam itu kembali berdinas di Polsek Sagulung.

Lisman Hulu Kuasa Hukum Korban menyampaikan bahwa pelaku sudah seharusnya di PTDH -kan.

” Masa depan klien kami sudah hancur, anaknya meninggal, kehilangan pekerjaan, oleh karena itu harus diberi sanksi PTDH karena sudah mengulangi perbuatan asusila 2x korban yg pertama tahun 2021 dan dikonfirmasi oleh propam polda,” ucap kuasa Hukum Korban Lisman Hulu, S.H.

Lisman menyampaikan bahwa persiapan baju pengantin wanita tidak disiapakan seperti janji pelaku, hingga administrasi kedinasan untuk pernikahan sudah disiapkan FM dari awal namun tidak di ajukan oleh Arga.

Ia menambahkan bahwa telah dikonfirmasi oleh propam polda kepri bahwa arga pernah dilaporkan kasus asusila tahun 2021 dan di demosi 2 tahun, namun setelah demosi Arga kembali mencari korban lain nya

Kesimpulan dan Fakta persidangan KKEP Oknum Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen

1. Pada awal perkenalan dgn Korban beribu janji-janji manis kepada korban akan dinikahi, ternyata hingga keguguran dua kali sampai dilaporkan ke Propam tidak ada etikad baik dari Pelaku

2. Perbuatan Terlapor tersebut Korban tidak memaafkannya.

3. Terlapor pernah melakukan perbuatan yg sama dengan wanita lain hingga demosi 2 tahun.

4. Dalam sidang Kode etik Penuntut menuntut Terlapor utk PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat)

5. Putusan akhir akan dibacakan pada hari Selasa tanggal 23 Desember 2025.

“Jangan ada intervensi dari Manapun terlebih lebih dari internal Polri. Kami meminta agar Hakim jangan ragu

ragu mengambil Keputusan,” Harap Lisman Hulu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polda Kepri terkait hasil maupun agenda lanjutan persidangan.

Sumber Tribunnews

Sidang KKEP Oknum Polisi Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen di Polda Kepri Tertutup, Terbatas dan Dinilai Kurang Transparan
YAAS Oknum Polisi (Pelaku)

Peringatan Hari Ibu, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Luncurkan Gerakan Perempuan Menanam

Jakarta – YUTELNEWS com|| Kegiatan bertajuk Merawat Pertiwi Perempuan Tangguh, Pertiwi Utuh ini merupakan kolaborasi DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak dengan DPP PDI Perjuangan bidang Kebudayaan,
di Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta Selatan, Kamis (18/12/2025).

Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menyerahkan bibit pohon kepada Kepala Daerah dan Ketua DPRD Perempuan Kader PDI Perjuangan, menjadi simbol dimulainya Gerakan Perempuan Menanam yang akan digelorakan oleh kader perempuan PDI Perjuangan di seluruh Indonesia.

Dalam Memperingati Hari Ibu Megawati Juga memberikan apresiasi kepada 3 wanita Veteran serta Tokoh Inspiratif, Dengan
​Suasana khidmat menyelimuti ruangan saat Megawati memberikan apresiasi khusus kepada tiga perempuan veteran Indonesia yakni :
Ibu Sriatun, Ibu Sofiatun dan Ibu Murtinah.

Penghargaan ini diberikan atas dedikasi luar biasa mereka dalam sejarah perjuangan bangsa, ​Tak hanya Veteran, Megawati juga memberikan apresiasi kepada dua tokoh inspiratif perempuan, yakni Mahariah, penjaga lingkungan dari Kepulauan Seribu, serta Maria Loretha, Pejuang Pangan asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kehadiran para tokoh ini mempertegas pesan bahwa perempuan adalah pilar utama dalam menjaga kedaulatan lingkungan
dan pangan Indonesia.

Wujud Solidaritas, Kader Perempuan PDI Perjuangan dalam Hari Ibu juga menggelar Doa Lintas Agama untuk Korban Bencana Sumatera.

Peringatan Hari Ibu DPP PDI Perjuangan juga meluncurkan dua buku berjudul “Rahasia Rasa Nusantara” dan “Pedoman Pelatihan Perempuan Penggerak Akar Rumput”

Peluncuran buku ini menjadi bagian dari upaya penguatan peran perempuan dalam pelestarian budaya dan pembangunan sosial berbasis komunitas.

Melalui peringatan Hari Ibu ini, PDI Perjuangan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran perempuan sebagai pilar utama pembangunan bangsa, baik di bidang sosial, ekonomi, budaya, maupun lingkungan.

Peluncuran Dua Buku ini Juga Menegaskan Komitmen PDI Perjuangan Bahwa Peran Perempuan Sebagai Pilar Utama Pembangunan Bangsa.

Red.

Danlanud RSA Hadiri Sosialisasi Program Jaga Desa di Natuna

Yutelnews.com – NATUNA
Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA) Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., menghadiri Sosialisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) di Gedung Sri Serindit, Ranai, Kabupaten Natuna, Jumat (19/12/2025).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau dan dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas Kepala Desa se-Kabupaten Natuna.

Sosialisasi dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Jehezkiel Devy Sudarso, S.H., C.N., sebagai upaya penguatan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

Acara turut dihadiri Bupati Natuna Cen Sui Lan, Wakil Bupati Natuna Jarmin, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, pimpinan instansi vertikal, camat, lurah, serta seluruh kepala desa se-Kabupaten Natuna.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan unsur pertahanan dalam mendukung pembangunan desa yang bersih, berintegritas, dan berkelanjutan.

Reporter: Bani

Kajati Kepri Kunjungi Natuna, Perkuat Program Jaga Desa, Supervisi Kejari, dan Gelar Bakti Sosial

NATUNA – YUTELNEWS.com Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kajati Kepri) J. Devy Sudarso melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna dalam rangka menjalankan tiga agenda strategis, yakni menjadi Keynote Speaker Sosialisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa), melaksanakan bakti sosial, serta melakukan supervisi, monitoring, dan evaluasi kinerja di Kejaksaan Negeri Natuna, Senin (19/12/2025).

Kunjungan ini bertujuan mendorong optimalisasi pelayanan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel, khususnya di wilayah perbatasan negara.

Kajati Kepri tiba di Bandara Raden Sadjad Natuna sekitar pukul 09.30 WIB dan disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Natuna Erwin Indra Praja, S.H., M.H., Bupati Natuna Cen Sui Lan, unsur Forkopimda, serta Ketua LAM Natuna. Penyambutan dilakukan secara adat melalui pemasangan tanjak dan prosesi tepuk tepung tawar sebagai bentuk penghormatan.

Agenda utama kunjungan diawali dengan Sosialisasi Program Jaga Desa di Gedung Sri Serindit yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Natuna. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala OPD, Camat, Lurah, dan Kepala Desa se-Kabupaten Natuna, serta dihadiri unsur Forkopimda.

Dalam sambutannya, Bupati Natuna Cen Sui Lan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kajati Kepri dan jajaran, yang dinilai sebagai bentuk nyata komitmen Kejaksaan dalam mengawal pembangunan desa, khususnya di daerah perbatasan seperti Natuna.

Sebagai Keynote Speaker, Kajati Kepri menyampaikan materi berjudul “Program Jaga Desa sebagai Solusi Penguatan Kelembagaan Desa”. Ia menegaskan bahwa dana desa merupakan instrumen penting pembangunan yang harus dikelola dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat.

Pada tahun anggaran 2025, Kabupaten Natuna menerima dana desa sekitar Rp52,25 miliar yang tersebar di 70 desa, dengan rata-rata pengelolaan sekitar Rp746 juta per desa. Berdasarkan data Kejaksaan Agung dan Kementerian Dalam Negeri, sejak 2015 hingga 2024 tercatat lebih dari 2.000 kasus dugaan penyalahgunaan dana desa secara nasional.

“Keberhasilan Program Jaga Desa sangat ditentukan oleh sinergi antara pemerintah desa, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Kejaksaan hadir untuk memberikan pendampingan hukum, pelatihan, dan bimbingan agar tata kelola desa berjalan bersih dan berintegritas,” tegas Kajati.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas Kepala Desa serta pemaparan materi oleh Asisten Intelijen Kejati Kepri Yovandi Yazid, S.H., M.H., yang menekankan peran Kejaksaan sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam upaya pencegahan penyimpangan dana desa melalui pendekatan edukatif dan pemanfaatan teknologi informasi.

Rangkaian kunjungan kerja dilanjutkan dengan Bakti Sosial di halaman Kantor Kejari Natuna, meliputi penyerahan 20 Kartu Identitas Anak (KIA), penetapan perwalian bagi 4 anak, serta bantuan sembako kepada 50 keluarga. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Dukcapil dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Natuna.

Dalam kesempatan tersebut, Kajati Kepri menegaskan bahwa penegakan hukum tidak semata bersifat represif, tetapi juga harus mengedepankan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Agenda terakhir diisi dengan supervisi dan evaluasi kinerja di Kejaksaan Negeri Natuna. Kajati Kepri mengapresiasi capaian kinerja Kejari Natuna, termasuk prestasi Juara I Bidang Tindak Pidana Umum pada Rakerda Kejati Kepri Tahun 2025. Capaian tersebut dinilai mencerminkan profesionalisme, ketepatan pelaporan, serta soliditas koordinasi meski berada di wilayah 3T.

Kunjungan kerja ditutup sekitar pukul 17.00 WIB dan diharapkan mampu memberikan motivasi serta memperkuat semangat jajaran Kejari Natuna dalam meningkatkan kualitas pelayanan hukum yang profesional, modern, dan terpercaya bagi masyarakat Natuna.

Red: Darmansyah Kabiro Natuna Yutelnews.com

Forkopimda Kabupaten Bandung,Apel Gelar Pasukan Operasi “Lilin 2025”: Beri Rasa Aman dan Nyaman Kepada Masyarakat

BANDUNG -YUTELNEWS com|| Jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin 2025” dalam rangka pelayanan pengamanan perayaaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Dome Bale Rame Soreang, Jumat (19/12/2025).

Apel gelar pasukan ini diikuti jajaran Polresta Bandung, Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Lanud Sulaeman, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Badan Kesbangpol, dan ribuan personel gabungan lainnya.

Apel gelar pasukan ini dipimpin Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, dan dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna, dan Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav. Samto Betah dan para pihak lainnya.

Usai Apel Gelar Pasukan, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan bahwa untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan wisata di Kabupaten Bandung memasuki Tahun Baru 2026, Pemkab Bandung sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan para camat se-Kabupaten Bandung pada Jumat pagi.

“Terutama camat yang mempunyai wilayah, harus stand by di lokasi sampai selesainya perayaaan Nataru (Natal 2025 dan Tahun Baru 2026),” kata Bupati Dadang Supriatna di Dome Bale Rame Soreang.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, mulai hari ini terhitung 14 hari kedepan digelar pasukan untuk pelayanan pengamanan Nataru 2025-2026.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung menghaturkan terima kasih yang sudah mempersiapkan personel demi keamanan, kenyamanan dan ketenangan masyarakat,” ungkapnya.

Kang DS berharap jelang Tahun Baru 2026 semoga semuanya diberikan kesehatan dan kelancaran. Adapun musibah yang terjadi di tahun sebelumnya tidak terjadi lagi di tahun berikutnya.

“Saya akan menggelar doa bersama pada malam Tahun Baru 2026. Insya Allah akan di satu titikkan, gelar doa bersama itu. Tapi untuk personel disebar ke masing-masing pos,” ucapnya.

Kang DS mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung yang hendak merayakan Tahun Baru 2026 tidak dirayakan dengan cara hura-hura.

“Lebih baik dengan cara doa bersama dan ini akan lebih efektif. Semoga saya doakan dan sama-sama berdoa menyambut Natal 2025 ini seluruh warga negara Indonesia diberikan kesehatan dan keberkahan. Kemudian jelang Tahun Baru 2026, semoga apa yang kita cita-citakan bisa tercapai, Indonesia tetap stabil, dan Indonesia tetap jaya, dan Indonesia tetap maju untuk menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan bahwa pada hari ini dari mulai jajaran Polri, TNI, dan unsur lainnya melaksanakan kegiatan apel pergeseran pasukan untuk pelayanan pengaman Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Para personel yang terlibat kurang lebih 1.303 personel, baik dari Polri, TNI dan unsur lainnya, yaitu dari Dinas Kesehatan, Damkar, BPBD, Basarnas, Jasa Raharja dan lainnya lengkap,” ujar Kapolresta Bandung.

“Hari ini kita geser ke pos-pos yang telah dibangun, ada sekitar 17 pos. 1 pos terpadu, 1 pos pelayanan, dan 17 pos pelayanan pengamanan yang tersebar di wilayah Kabupaten Bandung,” jelas Kombes Pol Aldi.

Kombes Pol Aldi mengatakan seluruh personel yang bertugas di lapangan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan ibadah Natal atau masyarakat lainnya yang berwisata di wilayah Kabupaten Bandung.

“Dengan kesiapsiagaan kami semua di sini lengkap, mudah-mudahan bisa memberikan rasa aman dan nyaman, baik kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Baik kepada masyarakat yang akan berwisata di wilayah Kabupaten Bandung,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi jalur rawan bencana, lanjut Kombes Pol Aldi, jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung sudah memetakan atau mapping daerah rawan longsor.

“Pertama ada imbauan kepada masyarakat agar menghindari jalur yang rawan longsor. Kedua, kami sudah menyiapkan Tim SAR termasuk peralatannya, seperti alat derek, excavator dan alat-alat lainnya, ketika ada bencana kita siap langsung ke lokasi. Tapi kita doakan jangan sampai ada bencana di wilayah kita,” tuturnya.

Kapolresta Bandung menyebutkan di Kabupaten Bandung yang menjadi tujuan wisata kawasan Ciwidey, Pangalengan dan Dago. Sehingga di tiga area ini akan ada perhatian khusus, di antaranya ditambah jumlah personel, mobil derek, ambulan untuk mengantisipasi ketika ada masyarakat butuh bantuan.

Ia menyebutkan di pos terpadu ada 30 CCTV (Closed Circuit Television), yang terkonek se-wilayah Kabupaten Bandung. Baik itu di kawasan wisata, tempat ibadah, sehingga nanti di Pos Terpadu Al Fathu Soreang bisa memantau semua aktivitas masyarakat.

Cara Bertindak (CB) ketika ada kepadatan kendaraan, kata dia, mungkin nanti ada CB sepenggal dan lain sebagainya. Tergantung bagaimana situasi di lapangan.

“Kita juga akan komunikasi dengan Polda Jabar,” katanya.

Terkait dengan kendaraan dengan sumbu tiga sudah ada keputusan menteri. “Kita akan sosialisasikan dan berikan imbauan kepada para pelaku usaha,” ucapnya.**

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.