Bandung – YUTELNEWS com|| Momen libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi waktu terbaik untuk melepas penat bersama keluarga. Di kawasan Bandung Selatan, Pemandian Air Panas Walini Ciwidey kembali hadir sebagai destinasi wisata favorit yang menawarkan pengalaman liburan sehat, aman, dan penuh kenyamanan di tengah keindahan alam pegunungan.
Sebagai wisata air panas legendaris, Walini terus berbenah demi memberikan pelayanan terbaik bagi pengunjung. Kualitas air kolam dijaga tetap jernih dan steril sehingga aman digunakan oleh semua kalangan. Air panas alami Walini dikenal memiliki kandungan mineral tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
H. Uus selaku owner sekaligus pengelola Pemandian air Panas Walini dan Dusun Strawberry, menjelaskan bahwa air panas Walini mengandung sekitar 80 persen yodium yang berkhasiat membantu meredakan rematik, mengurangi pegal-pegal, serta melancarkan peredaran darah.
“Berendam di air panas Walini bukan hanya sekadar rekreasi, tetapi juga terapi alami yang menyehatkan. Ini yang membuat Walini selalu menjadi pilihan utama wisatawan,” ujarnya, Jumat (20/12/2025).
Tak hanya unggul dari sisi kesehatan, pengelola juga meningkatkan sistem keamanan dan kenyamanan selama libur Nataru. Petugas disiagakan di berbagai titik, sementara sejumlah wahana pendukung seperti ATV dan area bermain anak turut melengkapi pengalaman berwisata. Suasana yang aman dan ramah keluarga menjadikan Walini cocok dikunjungi bersama keluarga maupun rombongan.
Daya tarik Walini semakin lengkap dengan panorama alam Ciwidey yang sejuk dan asri. Lokasinya yang berada di tengah hamparan hijaunya perkebunan teh memberikan sensasi relaksasi yang menenangkan, jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Dengan tiket masuk hanya Rp40.000 per orang, pengunjung sudah dapat menikmati pengalaman wisata berkualitas dan menyehatkan.
Bagi wisatawan dari luar kota, berlibur ke Walini kini semakin praktis. Tak perlu repot mencari penginapan, karena di kawasan ini juga tersedia Villa Dusun Strawberi Walini dengan fasilitas lengkap dan nyaman, bahkan berstandar internasional.
Mengusung konsep akomodasi berpadu dengan agrowisata, Villa Dusun Strawberi menawarkan beragam tipe villa seperti Kalibret, Mencir, Santung, hingga Manora yang cocok untuk keluarga maupun rombongan. Setiap unit dilengkapi kamar tidur, kamar mandi, dapur atau mini kitchen, televisi, serta area parkir yang luas. Beberapa villa bahkan memiliki kolam air panas pribadi, memberikan pengalaman menginap yang lebih eksklusif.
Tak hanya menginap, pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas wisata seperti petik stroberi langsung dari kebun, spot foto instagramable, serta taman bermain anak yang ramah keluarga. Untuk urusan kuliner, tersedia restoran dengan aneka hidangan khas Bandung yang siap memanjakan lidah.
Dengan konsep wisata terpadu dalam satu kawasan, Pemandian Air Panas Walini dan Villa Dusun Strawberi Walini menjadi pilihan ideal untuk menghabiskan libur Nataru. Mulai dari wisata kesehatan, rekreasi keluarga, hingga pengalaman menginap di alam terbuka yang sejuk dan menenangkan, semuanya bisa dinikmati di Ciwidey Rancabali.
Pengelola mengajak masyarakat dan wisatawan untuk menjadikan Walini sebagai tujuan utama liburan akhir tahun, guna menikmati liburan yang tak hanya menyenangkan, tetapi juga menyehatkan dan berkesan.
H.Uus mengajak masyarakat dan wisatawan untuk mengisi libur Natal dan Tahun Baru dengan berkunjung ke Pemandian Air Panas Walini dan Villa Dusun Strawberi. Selain menikmati keindahan alam Ciwidey, pengunjung juga bisa merasakan manfaat kesehatan dari air panas alami serta kenyamanan fasilitas penginapan yang kami siapkan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar setiap pengunjung merasa aman, nyaman, dan membawa pulang pengalaman liburan yang berkesan,” ujar Haji Uus. ****
Yans.




























Pertemuan Kuasa Hukum dengan Korban



Kajati Kepri tiba di Bandara Raden Sadjad Natuna sekitar pukul 09.30 WIB dan disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Natuna
Dalam sambutannya, Bupati Natuna
Pada tahun anggaran 2025, Kabupaten Natuna menerima dana desa sekitar Rp52,25 miliar yang tersebar di 70 desa, dengan rata-rata pengelolaan sekitar Rp746 juta per desa. Berdasarkan data Kejaksaan Agung dan Kementerian Dalam Negeri, sejak 2015 hingga 2024 tercatat lebih dari 2.000 kasus dugaan penyalahgunaan dana desa secara nasional.
Rangkaian kunjungan kerja dilanjutkan dengan Bakti Sosial di halaman Kantor Kejari Natuna, meliputi penyerahan 20 Kartu Identitas Anak (KIA), penetapan perwalian bagi 4 anak, serta bantuan sembako kepada 50 keluarga. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Dukcapil dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Natuna.
Agenda terakhir diisi dengan supervisi dan evaluasi kinerja di Kejaksaan Negeri Natuna. Kajati Kepri mengapresiasi capaian kinerja Kejari Natuna, termasuk prestasi Juara I Bidang Tindak Pidana Umum pada Rakerda Kejati Kepri Tahun 2025. Capaian tersebut dinilai mencerminkan profesionalisme, ketepatan pelaporan, serta soliditas koordinasi meski berada di wilayah 3T.