Normalisasi Drainase di Jalan Menger Sangat Terganggu, Semberawut Banyak Kabel Fiber Optik, Ketua Pentahelik Dayeuhkolot Kritik Keras Pemasangan Yang Asal-asalan

Bandung – YUTELNEWS com|| Pemasangan kabel fiber optik tidak tertata pada tiang-tiang utilitas yang berdiri rapat di sisi jalan. Bahkan, ada beberapa tiang yang terpasang disaluran drainase dibeberapa titik sepanjang jalan Menger, Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung.pada rabu 17/12/2025.

Dalam pelaksanaan normalisasi drainase yang dilakukan team Pentahelix Percepatan Penanganan Banjir Dayeuhkolot bersama Perhimpunan Remaja Medjid (PRIMA) Citeureup pada hari Rabu 17 Desember, sejumlah kabel ditemukan Pemasangan semberawut dalam kondisi tergeletak di bawah dan melintang di area saluran drainase yang mengakibatkan penyumbatan dan mengakibatkan menumpuk sampah dan tanah.

Dengan ditemukan beberapa kabel optik tergeletak di bawah saluran air, yang mana ini, jelas – jelas mengganggu fungsi drainase. Sudah bertahun-tahun untuk wilayah ini, jika terjadi hujan dipastikan banjir dan airnya masuk kebadan jalan raya dikarenakan saluran airnya tidak berjalan.

Buruknya penataan utilitas tersebut, mencerminkan lemahnya penataan utilitas publik dan dikhawatirkan berdampak pada keselamatan warga para pengguna jalan serta meningkatkan potensi genangan dan banjir yang lebih besar.

Berdasarkan regulasi, penataan jaringan telekomunikasi telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi serta Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi, yang menegaskan bahwa pembangunan jaringan wajib menjamin keselamatan, ketertiban umum, serta tidak mengganggu fasilitas publik.

Selain itu, Permen PUPR Nomor 20/PRT/M/2010 mengatur bahwa utilitas jalan tidak boleh menghambat fungsi jalan maupun saluran drainase.

Kejadian tersebut mendapat kritikan keras dari Ketua Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot, H. Tri Rahmanto yang juga seorang tokoh masyarakat. Menurutnya kondisi tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan dan koordinasi antar pihak terkait.

Penataan kabel optik dan tiang utilitas harus dilakukan secara menyeluruh dan terkoordinasi. Jangan hanya dirapikan sementara, tetapi pastikan tidak mengganggu saluran drainase. Jika dibiarkan, persoalan ini akan terus berulang dan merugikan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, sebagai kawasan industri, Jalan Mengger seharusnya menjadi penataan infrastruktur yang tertib, aman, dan ramah lingkungan, ujar Tri.

Warga masyarakat berharap Pemerintah Daerah bersama perusahaan pemilik utilitas telekomunikasi segera melakukan penataan terpadu, termasuk relokasi tiang dan kabel yang menghambat saluran drainase.” tukasnya.

Yans

Bedas Pisan! Pentahelix Dayeuhkolot Bersama PRIMA , Terus Lakukan Normalisasi Drainase Jalan Mengger,Tangani Banjir, Di Hari Yang Ke-2.

Bandung – YUTELNEWS com|| Pentahelix Dayeuhkolot Terus berupaya dalam penanganan banjir diwilayah Dayeuhkolot, Pentahelix percepatan penanganan banjir, bersama puluhan anggota perhimpunan remaja masjid (PRIMA) Dayeuhkolot, terus melakukan normalisasi drainase di sepanjang jalan Menger wilayah industri di hari yang ke-2 nya, berada di wilayah Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung. pada rabu (17/12/2025).

Dalam saluran Drainase yang berada di lingkungan industri jalan memger ini, Karena sudah bertaun-taun tertutup tanah dan pasir, bahkan saat ini nyaris rata dengan badan jalan dan juga banyak kabel telkom semberawut tertimbun tanah, yang mengakibatkan saluran air tersumbat dan ketika hujan datang mengakibatkan banjir menutupi area jalan.

Semangat Bedas puluhan anggota Prima secara kebersamaan bergotong royong untuk membersihkan mengangkat tanah dan pasir, bahkan kabel telkom yang menutupi Drainase sepanjang jalan Menger yang mencapai ratusan meter dan kedalaman 50 cm.

Dalam pembersihan saluran drainase ini, para relawan Prima berhasil menemukan kabel telkom yang tertanam tanah di saluran dranase yang sembarawut dan mengumpulkan ratusan karung pasir dan tanah bercampur sampah, yang mana nantinya akan di angkat Dum truk untuk dibuang.

Ketua Pentahelik Dayeuhkolot, H.Tri Rahmanto pun mengatakan bahwa kegiatan yang berlangsung merupakan bagian dari program yang telah kita rencanakan sebelumnya, program normalisasi jalan menger ini di hari yang ke-2, Kegiatan ini bagian dari langkah-langkah kita dalam upaya terus penanganan banjir di wilayah kecamatan Dayeuhkolot.

“Hari yang ke-2 ini, pengerukan dranase jalan menger ini kita bersama elemen masyarakat dari organisasi Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) yang ada diwilayah Desa Citeureup , berkelanjutan melakukan pembersihan saluran drainase yang ada di wilayah jalan menger Palasari,” ungkap Tri.

Wilayah ini sudah lama dikeluhkan masyarakat dan juga masyarakat para pengguna jalan, karena setiap hujan datang pasti terjadi banjir menutupi badan jalan dan kemacetan kendaraan diakibatkan saluran drainasenya tidak berfungsi .

Kita pentahelix Dayeuhkolot terus melakukan normalisasi ini, semoga saluranya bisa berjalan normal dan nantinya jika ada hujan, airnya bisa tersalurkan melalui pembuangan menuju ke sungai,” tambah Tri.

Dalam kesempatannya, Tri Rahmanto yang juga merupakan tokoh masyarakat, berharap agar pasca pembersihan drainase di jalan Menger yang merupakan wilayah industri, agar kedepannya para pemilik perusahaan bisa berkoordinasi bila ada hal menyangkut masalah lingkungan yang dikhawatirkan bisa mengakibatkan terjadinya banjir.

Komunikasi berkelanjutan antara pemilik perusahaan dengan kami sebagai team percepatan penanganan banjir, itu sangat kami harapkan, karena tujuan untuk wilayah Dayeuhkolot terbebas dari banjir itu merupakan harapan kita bersama dan harus bersama-sama dalam penanganannya,” tukasnya.

 

Yans.

Jalankan Arahan Mendagri, Apkasi Bergerak Bantu Daerah Bencana.

Banda Aceh – YUTELNEWS.com|| Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bergerak cepat membantu daerah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian yang mengimbau seluruh daerah di Indonesia untuk membantu wilayah terdampak bencana. Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnubi menilai, surat edaran tersebut bukan sekadar instruksi administratif, melainkan panggilan moral untuk memperkuat empati dan persaudaraan nasional di tengah musibah besar.

Selain menindaklanjuti arahan Mendagri, gerakan kemanusiaan ini juga merupakan wujud komitmen Apkasi dalam memberikan bantuan kepada daerah bencana. “Ini memang komitmen Apkasi seluruh Indonesia berpartisipasi, kreatif, komitmen [membantu daerah bencana],” ujar Bursah.

Dalam misi kemanusiaan tersebut, Apkasi menyalurkan berbagai kebutuhan dasar, seperti bahan pangan, pakaian, serta logistik penting lainnya, sekaligus mengajak seluruh pemerintah kabupaten di Indonesia untuk berpartisipasi aktif.

Meski bantuan yang disalurkan tidak begitu banyak, pihaknya meyakini bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban para korban. “Mudah-mudahan kedatangan kami ini bisa membuat kegembiraan dari kawan-kawan yang terkena bencana,” ujar Bursah.

Puspen Kemendagri.

 

Yans.

Dituding Serobot Lahan Warga, PT MMI Serahkan Penanganan Kasus ke Proses Hukum

Natuna | YUTELNES.com — Manajemen PT MMI akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi resmi atas tudingan dugaan penyerobotan lahan milik warga yang terjadi di Desa Kelarik Utara, Kabupaten Natuna. Pihak perusahaan menegaskan komitmennya untuk menghormati mekanisme hukum yang kini sedang berjalan.

Direktur PT MMI, Ady Indra Pawennari, menyampaikan bahwa laporan yang telah dibuat oleh salah seorang warga bernama Baharudin merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang harus dihormati oleh semua pihak.

“Pak Baharudin sudah menyampaikan laporan secara resmi. Kami menghargai langkah tersebut dan menyerahkan sepenuhnya penanganan persoalan ini melalui jalur hukum yang berlaku,” ujar Ady dalam keterangannya, Rabu (17/12/2025).

Ady menegaskan, sebagai investor yang telah menanamkan modal dan menunjukkan keseriusan berusaha di Kabupaten Natuna, PT MMI tidak memiliki kepentingan untuk melakukan tindakan yang merugikan masyarakat, terlebih yang berpotensi menimbulkan konflik agraria.

Menurutnya, investasi yang dijalankan perusahaan justru diarahkan agar memberikan manfaat bersama, baik bagi masyarakat sekitar, pemerintah daerah, maupun negara.

“Setiap investasi harus membawa dampak positif, membuka peluang ekonomi, serta memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah dan nasional. Prinsip itulah yang kami pegang selama beroperasi di Natuna,” jelasnya.

Ady yang juga tercatat sebagai pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Pusat kemudian memaparkan kronologi awal masuknya PT MMI dalam kegiatan penambangan pasir kuarsa di wilayah Kelarik Utara sejak tahun 2023.

Ia menjelaskan bahwa lokasi yang direncanakan sebagai tempat pembangunan fasilitas pencucian pasir kuarsa berada cukup jauh dari akses jalan utama dan memerlukan waktu tempuh sekitar 3,5 jam berjalan kaki melewati kawasan semak belukar yang relatif padat.

“Saat awal peninjauan lokasi, kami tidak menemukan adanya tanaman atau tanda-tanda pengelolaan lahan yang menunjukkan kepemilikan aktif oleh masyarakat,” ungkapnya.

Berdasarkan kondisi tersebut, PT MMI kemudian melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Kelarik Utara untuk menyampaikan rencana investasi sekaligus melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat yang memiliki lahan di sekitar area rencana kegiatan.

“Seluruh tahapan kami lakukan sesuai prosedur. Prinsip kami jelas, tidak ingin menggunakan lahan masyarakat tanpa mekanisme ganti rugi yang sah. Bahkan lahan Pak Baharudin yang masuk dalam wilayah penambangan telah kami lakukan ganti rugi,” katanya.

Terkait lahan yang kini menjadi objek laporan, Ady menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal dari Pemerintah Desa Kelarik Utara, lahan tersebut tidak tercatat memiliki pemilik yang sah.

Atas dasar itu, pemerintah desa memberikan izin kepada PT MMI untuk melanjutkan pembangunan fasilitas pencucian pasir kuarsa, dengan kesepakatan bahwa apabila di kemudian hari muncul klaim kepemilikan dari warga, maka penyelesaiannya akan dilakukan melalui mekanisme ganti rugi.

“Pak Baharudin kemudian datang dan mengaku sebagai pemilik lahan dengan menunjukkan fotokopi sertipikat hak milik tahun 2001. Namun setelah dilakukan pengecekan titik koordinat, lokasi dalam sertipikat tersebut tidak berada di area yang dipersoalkan,” terang Ady.

Untuk menghindari potensi permasalahan hukum di kemudian hari, pihak PT MMI menyarankan agar yang bersangkutan berkoordinasi dengan Kepala Desa Kelarik Utara serta Kantor Pertanahan Kabupaten Natuna guna memperjelas status dan letak lahan dimaksud.

“Kami bahkan membantu dengan meminjamkan dana sebesar Rp10 juta untuk pengurusan sertipikat agar proses ganti rugi bisa dilakukan secara resmi. Namun setelah sertipikat terbit, nilai ganti rugi yang diminta mencapai Rp50 ribu per meter persegi, di luar perhitungan dan kesepakatan awal,” ujarnya.

Menanggapi kemungkinan penyelesaian secara kekeluargaan, Ady menyatakan bahwa PT MMI tetap membuka ruang dialog dan musyawarah, namun juga menghormati pilihan hukum yang telah ditempuh oleh pelapor.

“Kami terbuka terhadap penyelesaian secara baik-baik. Namun karena persoalan ini sudah masuk ke proses hukum, tentu kami menghormati mekanisme yang sedang berjalan,” pungkasnya.

Red: Darmansyah

Kejari Gunungsitoli Diminta Segera Bertindak Ungkap Kasus Dugaan Korupsi Anggaran BOSP SMK Negeri 1 Lahewa

GunungsitoliYUTELNEWS.com.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungsitoli didesak segera memproses laporan kasus dugaan korupsi di SMK Negeri 1 Lahewa Kabupaten Nias Utara (Nisut)Sumatera Utara (Sumut) Yang di laporkan Lembaga Gemantara Raya Kepulauan Nias pada 23 April 2025.

Fasaaro Zalukhu,SH Sebagai Kuasa Hukum Pelapor Menyampaikan Surat Kepada Kajari Gunungsitoli tertanggal 16 Desember 2025 Nomor 12/Tindaklanjut/KH-CN/XII/2025
Perihal : MOHON PENJELASAN DAN TINDAKLANJUT

Fasaaro Zalukhu,SH dalam surat tersebut bertindak sebagai Penasehat Hukum berdasarkan Surat Kuasa Khusus Tanggal 30 April 2025, yang di tanda tangani oleh Ketua DPD Lembaga Gemantara Raya Kepulauan Nias Febeanus Zalukhu.

Menurut Kuasa hukum pelapor,menyampaikan kepada beberapa awak Media di Gunungsitoli pada hari Rabu,16 Desember 2025 bahwa tujuan kita menyurati Kajari Gunungsitoli,
meminta penjelasan dan tindak lanjut laporan Klien Kami yang telah Membuat laporan/pengaduan secara tertulis di Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Perihal Laporan Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Anggaran BOSP di SMK Negeri 1 Lahewa TA.2023-2024, yang diduga dilakukan oleh SULAIMAN HAREFA, S.Pd sebagai Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lahewa dan RELASI NAZARA, S.Pd sebagai Bendahara SMK Negeri 1 Lahewa yang beralamat di Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara.

Kami menyurati Kapala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Mengingat bahwa sejak tanggal 23 April 2025 hingga pada saat ini,Kami melihat bahwa tidak ada perkembangan penanganan terhadap laporan/pengaduan tertulis yang Klien Kami laporkan tersebut,maka Kami meminta kepada Kejaksaan Negeri Gunungsitoli agar memberikan penjelasan perkembangan proses penyelidikan yang sudah di lakukan oleh kejaksaan Negeri Gunungsitoli mengenai penanganan Laporan Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Anggaran BOSP MK Negeri 1 Lahewa TA.2023-2024 dan kita mendesak segera menindaklanjuti untuk mendapatkan kepastian hukum.

Ketua DPD Gemantara Raya Kepulauan Nias.Febeanus Zalukhu.Salah seorang pegiat Anti korupsi di Kepulauan Nias, menyampaikan kepada wartawan, Rabu (17/12) menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja Kejari Gunungsitoli yang dinilai lamban memproses laporan kasus korupsi yang di laporkan nya beberapa bulan lalu.

Febeanus mengatakan, bahwa kita telah menyampaikan laporan resmi secara tertulis pada 23 April 2025 di kejaksaan Negeri Gunungsitoli terkait kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Anggaran BOSP di SMK Negeri 1 Lahewa TA.2023-2024, yang diduga dilakukan oleh SULAIMAN HAREFA, S.Pd sebagai Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lahewa dan RELASI NAZARA, S.Pd sebagai Bendahara SMK Negeri 1 Lahewa yang beralamat di Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara,kedua Terlapor ini,merupakan Suami Istri yang mengelola Anggaran Dana BOSP Selama dua tahun yang di duga tidak jelas penggunaannya.Sehingga Ratusan juta keuangan Negara yang di duga telah di kurupsikan kedua Terlapor (Suami Istri)

Dia juga menyebutkan, maraknya praktek korupsi di daerah karena tidak diimbangi dengan gerak cepat aparat penegak hukum termasuk jaksa dalam menyikapi setiap laporan masyarakat termasuk laporan Lembaga Swadaya Masyarakat “


Febeanus Zalukhu meminta agar laporan kasus dugaaan korupsi yang telah disampaikan diproses dengan segera demi memberi kepastian hukum.Menurutnya kita sudah beberapa kali mempertanyakan,kepada Kajari Gunungsitoli yang menangani Kasus ini Atas Nama Teosofi Lase,SH,mengatakan bahwa sudah melakukan tahapan pemanggilan melalui surat resmi kedua Terlapor dan juga beberapa Saksi.

Ketika kita mempertanyakan lagi kira kira apa kendala kenapa lamban mengungkap kasus ini, katanya sedang menunggu hasil audit dari pihak Inspektorat provinsi sumatera Utara karena tingkat SMA/K di bawah pengawasan dan kewenangan Dinas Pendidikan provinsi.Kami tidak ada kewenangan untuk melakukan audit tentang Sekolah SMA/K terkecuali Tingkat SD atau SMP.Namun demikian tahapan penyelidikan yang sudah di lakukan telah menemukan beberapa pelanggan hukum, pertama yakni secara aturan tidak boleh mengelola keuangan Negara yang ada hubungan darah atau hubungan keluarga tapi ternyata kedua Terlapor adalah suami istri kemudian beberapa keterangan terkait dugaan yang di laporkan kedua terlapor telah mengakuinya dan tinggal menunggu hasil audit dari inspektorat provinsi sumatera Utara bila.

Maka Febeanus menyampaikan kepada kuasa hukum nya untuk mendesak pihak kepala kejaksaan Negeri Gunungsitoli segera mengungkap kasus ini dan bila sudah terbukti sesuai dengan pengakuan terlapor maka diminta segera menetapkan sebagai tersangka, karena saya duga bahwa apa yang di sampaikan oleh jaksa itu hanya alasan untuk memperlambat proses penyelidikan.

(ED / Kaperwil)

Kapolres Rohil Pimpin Upacara Pemberian Penghargaan Pengungkapan Narkotika Terbesar Se-Polda Riau Tahun 2025

Rohil – yutelnews.com ||
Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H memimpin langsung Upacara Pemberian Penghargaan kepada personel Sat Narkoba dan Polsek Bangko Polres Rokan Hilir yang berprestasi atas keberhasilan pengungkapan tindak pidana narkotika dengan total barang bukti seberat 79,970 kilogram sepanjang tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (17/12/2025) pukul 07.30 WIB di Gedung Tunggal Panaluan Polres Rokan Hilir.

Upacara tersebut dihadiri oleh Wakapolres Rokan Hilir Kompol Rikky Operiady, S.Sos., S.I.K., M.I.K, para Kabag, Kasat, Perwira, serta seluruh personel Polres Rokan Hilir. Bertindak sebagai Perwira Upacara AKP Sahdin Damanik dan Komandan Upacara IPDA J. Harefa.

Sebanyak 22 personel dari Sat Narkoba dan Polsek Bangko menerima piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi institusi atas dedikasi dan prestasi kerja dalam pengungkapan kasus narkotika terbesar se-Polda Riau pada tahun 2025. Selain piagam penghargaan, Kapolres Rohil juga menyerahkan bibit pohon sebagai simbol komitmen Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan sejalan dengan semangat Green Policing.

Dalam amanatnya, Kapolres Rohil menyampaikan bahwa capaian pengungkapan narkotika seberat 79,970 kilogram merupakan prestasi luar biasa yang patut dibanggakan dan diapresiasi bersama. Menurutnya, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk pengakuan institusi terhadap kinerja personel, namun juga menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas.

Kapolres juga menekankan pentingnya peningkatan disiplin, keimanan, serta sikap toleransi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Ia mengajak seluruh personel untuk menjadikan kritik masyarakat sebagai bahan evaluasi dan pemacu semangat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

Menjelang akhir tahun dan pelaksanaan Operasi Lilin, Kapolres Rohil mengingatkan seluruh jajaran, khususnya Sat Narkoba dan Polsek di wilayah pesisir, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi masuknya peredaran narkotika ke wilayah Kabupaten Rokan Hilir.

Upacara pemberian penghargaan tersebut berakhir pada pukul 08.20 WIB dan selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.|| AS

Bupati Bandung Kang DS Hadiri Khitanan Massal Di Arjasari, Diwakili Kadinsos Langsung,Kegiatan Terlaksana Kolaborasi GBPP2.

Kab.Bandung – Wujud kepedulian terhadap kesehatan sekaligus masa depan generasi muda kembali diwujudkan melalui kegiatan khitanan massal yang digelar oleh Grup Banjaran Putra Putri (GBPP 2) di Kampung Babakan Tarogong, Desa Baros, Kecamatan Arjasari,Kabupaten Bandung, pada Rabu (17/12/2025).

Kegiatan sosial yang sarat nilai kemanusiaan ini dihadiri oleh Bupati Bandung Dr HM.Dadang Supriatna yang diwakili langsung Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, hj Ningning Hendasyah, Kehadiran Pemerintah Daerah dalam kegiatan tersebut menjadi simbol nyata sinergi antara Pemerintah dan masyarakat dalam memperluas jangkauan pelayanan dasar, khususnya di bidang kesehatan sosial.

Dalam sambutannya,hj Ningning Hendasyah menyampaikan rasa syukur serta apresiasi mendalam kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi dengan penuh keikhlasan. Menurutnya, khitanan massal bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud kepedulian sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, kami hadir mewakili Bapak Bupati Bandung. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Ketua Pelaksana dan seluruh panitia. Kegiatan ini sangat membantu pemerintah daerah, khususnya Dinas Sosial, dalam memberikan pelayanan yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa khitanan massal memiliki makna yang lebih luas, tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan anak, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan nilai keagamaan generasi penerus.

“Semoga anak-anak yang dikhitan tumbuh menjadi pribadi yang saleh, berbakti kepada orang tua, serta kelak menjadi generasi yang berakhlakul karimah dan mampu membawa kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Khitanan Massal GBPP 2, Gugum Ganjar Kartanegara, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas dukungan dan perhatian yang terus mengalir terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, khususnya kepada Kang DS, yang senantiasa hadir dan memberi dukungan terhadap berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat,” ujar Gugum.

Ia berharap kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat sebagai fondasi dalam membangun kesejahteraan bersama.

“Semoga Kabupaten Bandung ke depan semakin maju, semakin sejahtera, dan tentu saja semakin BEDAS lagi. Well!” pungkasnya dengan penuh optimisme.

Masih pada kesempatan yang sama Toti, S.H., M.H., selaku Pelindung GBPP 2. Ia mengungkapkan rasa syukur atas soliditas dan kekompakan seluruh keluarga besar GBPP 2, serta dukungan nyata dari Bupati Bandung dan berbagai pihak lainnya.

“Alhamdulillah, berkat kekompakan GBPP dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bandung serta para pihak yang peduli, kegiatan khitanan massal ini dapat terlaksana dan berjalan dengan lancar meskipun dalam berbagai keterbatasan,” ungkapnya.

Ia berharap GBPP 2 ke depan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan GBPP ke depannya semakin maju dan mampu ikut berperan aktif dalam memajukan Kabupaten Bandung,” tutupnya ( *** )

 

Yans.

PT Indra Jaya Prakarsa Wujudkan Komitmen Sosial dan Keagamaan di Cikalongwetan, Salurkan Bantuan untuk 13 Masjid

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – PT Indra Jaya Prakarsa, perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan dan jasa kontraktor utama, terus menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan nilai sosial, keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program sosial dan keagamaan di Desa Cipta Gumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu, (17/12/2025).

Dalam program tersebut, PT Indra Jaya Prakarsa menyalurkan bantuan keagamaan kepada 13 masjid yang berada di wilayah Desa Cipta Gumati. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh aktivitas perusahaan ke depan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Owner PT Indra Jaya Prakarsa, Indra S. Brahmana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud niat baik perusahaan untuk berbagi serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sejak awal dimulainya kegiatan operasional.

“Alhamdulillah, program bantuan dan perbaikan untuk 13 masjid di Desa Cipta Gumati telah terlaksana dengan baik. Ke depan, seiring dimulainya aktivitas pekerjaan, kami juga berkomitmen membantu perbaikan musholla serta jalan-jalan warga yang terdampak, agar akses masyarakat tetap nyaman dan aktivitas ekonomi dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain program keagamaan, PT Indra Jaya Prakarsa juga menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan tenaga kerja lokal dengan menyerap minimal 50 persen tenaga kerja dari wilayah Kecamatan Cikalongwetan. Langkah ini menjadi bentuk dukungan nyata perusahaan dalam menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Kami meyakini bahwa pembangunan berkelanjutan harus melibatkan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, pemberdayaan tenaga kerja lokal menjadi prioritas agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh warga,” tambahnya.

Seluruh kegiatan perusahaan juga dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta sejalan dengan program pembangunan Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Program Pembangunan 3 Juta Rumah sebagai upaya pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk di Provinsi Jawa Barat.

Komitmen tersebut selaras dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui penguatan ekosistem perumahan bertema “Imah Merenah, Hirup Tumaninah”, yang mendorong sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan asosiasi perumahan dalam memperkuat perekonomian daerah. Program ini sebelumnya telah diluncurkan oleh Gubernur Jawa Barat bersamaan dengan sosialisasi KUR Perumahan di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Bandung.

Sebagai bentuk kepedulian sosial di tingkat lokal, PT Indra Jaya Prakarsa juga merencanakan kegiatan doa bersama sebagai ungkapan belasungkawa atas bencana banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Kegiatan tersebut rencananya akan digelar di Lapangan Sepak Bola Mandalamukti dengan tema “Bersama dalam Doa, Bersatu dalam Kepedulian”, melibatkan masyarakat serta unsur pemerintahan setempat.

Dalam agenda tersebut, perusahaan berencana mengundang para ulama, kiai, MUI, serta sejumlah pejabat daerah dan aparat negara, mulai dari Bupati, Gubernur, Pangdam, Kapolda, Danrem, Dandim, hingga Kapolres.

“Kami berharap doa bersama ini menjadi momentum kebersamaan antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan. Semoga seluruh rencana dan pekerjaan yang kami laksanakan mendapat keberkahan serta berjalan sesuai harapan,” tutupnya.

Di balik kepemimpinan PT Indra Jaya Prakarsa, sosok Indra S. Brahmana dikenal sebagai mantan atlet sekaligus pelatih Tarung Derajat yang memiliki jiwa sportivitas tinggi. Berangkat dari latar belakang tersebut, ia berkomitmen mengembangkan olahraga Tarung Derajat di Kecamatan Cikalongwetan sebagai wadah pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi atlet berprestasi sekaligus berkarakter.

Selain aktif di dunia olahraga dan sosial, Indra S. Brahmana juga merupakan anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung Barat, yang terus mendorong sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Melalui berbagai program keagamaan, sosial, pemberdayaan tenaga kerja lokal, serta pembinaan generasi muda, PT Indra Jaya Prakarsa berharap dapat memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan, tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat.

Dien Yoyo

Kang DS Tekankan Pembinaan Generasi Muda Berkarakter dan Peduli Sosial pada 906 Kader PMR se-Kabupaten Bandung

KAB. BANDUNG – YUTELNEWS com|| Kegiatan Jumpa Bakti Gembira (JUMBARA) Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2025 digelar di Awana Resort Ciwidey, Kecamatan Rancabali, Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 906 kader PMR dari jenjang Muda, Madya, dan PMR Wira tingkat SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Bandung, sebagai ajang pembinaan karakter, kepemimpinan, dan penguatan jiwa kemanusiaan bagi generasi muda.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna menegaskan bahwa Palang Merah Remaja merupakan aset strategis dalam membentuk generasi muda yang peduli, berkarakter, dan berjiwa sosial tinggi.

“Cuaca dingin hari ini menjadi saksi bahwa PMR Kabupaten Bandung masih peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Dari PMR inilah nilai kepedulian sosial, kedisiplinan, kerja sama, dan semangat kerelawanan ditanamkan sejak dini,” ujar bupati yang akrab disapa Kang DS.

Ia menilai, nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini, di mana generasi muda dituntut tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan sosial.

Mengusung tema “Membangun Ekosistem Pembinaan PMI yang Terstruktur, Sistematis, dan Berkesinambungan di Lingkungan PMI Menuju Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas”, JUMBARA ini disebut sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun pembinaan PMR yang berkelanjutan, terarah, dan terintegrasi dengan dunia pendidikan serta pembangunan daerah.

“Sejalan dengan visi Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas, saya berharap PMR menjadi garda terdepan dalam membangun generasi muda yang berakhlak, empati, tangguh, dan siap mengabdi kepada masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung juga menyerahkan secara simbolis 1 unit ambulans operasional kepada PMI Kabupaten Bandung. Bantuan ini merupakan bentuk sinergi dan dukungan Pemkab Bandung dalam penguatan layanan kemanusiaan, khususnya di bidang kesehatan, kebencanaan, dan penanganan situasi darurat.

“Saya berharap ambulans ini dapat digunakan secara profesional untuk meningkatkan pelayanan PMI kepada masyarakat Kabupaten Bandung,” tambah Kang DS.

Sementara itu, Wakil Ketua PMI Provinsi Jawa Barat, Kombes Pol. (Purn.) H. Ruhanda menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap PMI.

“Kami sangat bangga karena dukungan Pak Bupati terhadap PMI luar biasa. Ini menjadi contoh sinergi pemerintah daerah dengan organisasi kemanusiaan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan PMR sebagai kader palang merah masa depan. Menurutnya, PMR harus dibekali keterampilan kepalangmerahan sesuai jenjang pendidikan, serta nilai-nilai akhlak dan budi pekerti yang berkarakter, termasuk nilai-nilai kesundaan.

“Kegiatan JUMBARA ini menjadi sarana evaluasi pembinaan PMR sekaligus wadah silaturahmi untuk berbagi pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah masing-masing,” jelasnya.

 

Yans.

Camat Cikalongwetan Tekankan Pelayanan Prima dan Pola Hospitality bagi Perangkat Desa

YUTELNEWS.com | Cikalongwetan Bandung Barat – Perangkat desa merupakan aparatur pemerintah yang berada pada level teknis dan bersentuhan langsung dengan masyarakat yang memiliki beragam kepentingan. Karena itu, setiap perangkat desa dituntut untuk memberikan pelayanan yang optimal dan berorientasi pada kepuasan warga.

Hal tersebut disampaikan Camat Cikalongwetan, H. Dadang A. Sapardan, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perangkat Desa yang digelar di Aula Desa Ganjarsari, Selasa (16/12/2025).

Menurut H. Dadang, perangkat desa mulai dari kepala desa hingga kepala dusun pada hakikatnya adalah pelayan masyarakat, bukan sebaliknya. Oleh karena itu, dalam menjalankan tugas pelayanan, perangkat desa harus mengesampingkan sikap superioritas dan pola otoritas yang dapat menghambat kualitas pelayanan publik.

“Perangkat desa harus melayani warga dengan baik agar mereka merasa puas. Kita ini pelayan masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta Bimtek yang terdiri atas kepala desa, sekretaris desa, kaur, kasi, serta staf Desa Ganjarsari.

Ia juga menegaskan bahwa kualitas pelayanan perangkat desa tidak boleh kalah dibandingkan dengan pelayanan di gerai-gerai swasta. Untuk itu, H. Dadang mendorong penerapan pola hospitality dalam setiap layanan kepada warga.

Pola hospitality tersebut, lanjutnya, menitikberatkan pada keramahan, interaksi yang baik, serta pemenuhan kebutuhan warga secara efisien dan profesional sehingga mampu menciptakan pengalaman pelayanan yang positif.

“Terapkan pola hospitality agar warga yang dilayani merasakan pengalaman positif,” tegasnya.

Selain pelayanan, Camat Cikalongwetan juga berpesan agar perangkat desa memanfaatkan posisinya sebagai ujung tombak pemerintah untuk terus mengedukasi masyarakat. Ia menilai masih banyak warga desa yang belum memahami prosedur pelayanan, khususnya terkait bantuan sosial dan berbagai kebijakan pemerintah lainnya.

“Kita jangan bosan-bosan mengedukasi warga terkait berbagai program pemerintah agar mereka memahami secara komprehensif,” pungkasnya.

Dien Yoyo. 

Komisi B DPRD Kabupaten Bandung: Rehabilitasi Lahan Pangalengan Jangan Sekadar Seremonial,Harus Berkelanjutan

Bandung – YUTELNEWS com|| Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bandung menegaskan komitmen pengawasan terhadap upaya pemulihan lingkungan di kawasan Pangalengan yang sebelumnya terdampak alih fungsi lahan.

Penanaman pohon yang dilakukan bersama unsur pemerintah dan aparat penegak hukum diminta tidak berhenti pada kegiatan simbolis semata.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Yadi Supriadi, mengatakan penanaman pohon dilakukan di areal yang sebelumnya mengalami alih fungsi lahan dan kini dikembalikan sesuai peruntukannya.

“Yang menjadi tujuan hari ini adalah penanaman pohon di lahan yang kemarin dialihfungsikan. Hari ini kita kembalikan lagi. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur, Bupati, Pangdam, Kapolres, dan seluruh stakeholder. Mudah-mudahan ini bukan hanya seremonial,” ujar Yadi saat ditemui di Pangalengan, Selasa (16/12/2025).

Menurut Yadi, keberlanjutan menjadi kunci utama agar upaya rehabilitasi lingkungan memberikan dampak jangka panjang. Ia menekankan pentingnya komitmen semua pihak, termasuk PTPN, dalam menjaga area yang telah direhabilitasi.

“Kita bicara lingkungan bukan hanya hari ini, tapi lima sampai sepuluh tahun ke depan. Kalau alih fungsi lahan terus dibiarkan, dampaknya akan besar. Maka hari ini kita tanam bersama, ke depan harus dijaga bersama,” katanya.

Senada dengan itu, Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, Venny Noveni, menyampaikan harapannya agar penanganan kerusakan lingkungan di Pangalengan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemulihan lahan hingga penegakan hukum yang transparan.

“Harapan kami, ke depan harus ada langkah yang lebih visioner. Jangan hanya berhenti di penanaman, tapi juga pengawasan berkelanjutan agar tidak terjadi lagi alih fungsi lahan,” ujar Venny.

Venny menegaskan, Komisi B DPRD Kabupaten Bandung akan menjalankan fungsi pengawasan, khususnya terhadap pengelolaan lahan perkebunan dan komitmen pemulihan lingkungan oleh pihak terkait.

Terkait proses hukum, Yadi menyebut pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Ia mengacu pada keterangan Kapolresta Bandung yang menyampaikan telah dilakukan penahanan terhadap para pelaku di lapangan.

“Polresta Bandung sudah melakukan penahanan sejak 2 Desember 2025 terhadap empat orang pelaku, termasuk satu mandor. Proses hukum kami serahkan kepada pihak berwajib, dan DPRD akan terus melakukan monitoring,” kata Yadi.

Meski hingga kini Komisi B DPRD Kabupaten Bandung belum menerima tembusan resmi terkait perkembangan kasus tersebut, Yadi dan Venny menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan lingkungan di Pangalengan.

“Kalau tidak sekarang, kalau tidak hari ini, maka kapan lagi? Alih fungsi lahan harus dihentikan dan lahan yang rusak dikembalikan sesuai fungsinya,” pungkas Yadi.***

 

Yans.

Kolaborasi ojol kota medan turun aksi penggalangan dana buat warga aceh tamiang

Yutelnews.com//

Medan – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, drever ojol kota medan melakukan penggalangan dana di dua titik lokasi jalan kapten muslim simpang lampu merah seikambing dan jalan Gatot subroto simpang bundaran SIB
Selasa (16/12/2025)

Terpantau awak media yang berada dilokasi mewawancara,i kordinator aksi irvan wardana, zainur Arivin Lubis, Yudianto Ridwan

Mengatakan bentuk penggalangan dana ini murni karena kemanusiaan kita melihat baik dari sosmed, media cetak dan elektronik sangat memperhatikan..kami gabungan ojol kota medan bergerak melakukan penggalang dana dengan hati nurani…walaupun dipagi hari ni kota medan di guyur hujan kami dan team tetap semangat melakukan kegiatan sosial untuk saudara-saudara kita yang terdampar di aceh

Insyaallah kalau gak ada kendala hari jumat kami bersama-sama team akan bertolak ke aceh menyerahkan bantuan baik berupa pakaian layak pakai, dan sembako, obat-obatan, ungkap salah satu kordinator irvan wardana.

Irvan juga menyampaikan turut berterima kasih kepada team yang telah meluangkan waktu dan partisipasi dari awal penggalangan sampai nantinya di hari penyerahan semoga nantinya dapat meringankan saudara-saudara kita yang terdampar musibah, sekali-lagi kami ojol kota medan turut prihatin atas musibah ini

(Ade Saputra)

Ketua Pentahelix Tri Rahmanto Bersama PRIMA,Tampa Nunggu Waktu Gercep Lakukan Normalisasi Drainase Jalan Mengger,Tangani Banjir.

Bandung – YUTELNEWS com|| Salah satu upaya dalam penanganan banjir diwilayah Dayeuhkolot, ketua Pentahelix percepatan penanganan banjir, H. Tri Rahmanto turun lqngsung ke lapangan bersama puluhan anggota perhimpunan remaja masjid (PRIMA) Citeureup, melakukan normalisasi drainase di sepanjang jalan Menger wilayah industri yang berada di Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung. Selasa (16/12/2025).

Saluran Drainase yang berada di lingkungan industri ini sudah bertaun-taun tertutup tanah dan pasir, bahkan saat ini nyaris rata dengan badan jalan yang mengakibatkan saluran air tersumbat dan ketika hujan datang mengakibatkan banjir menutupi area jalan.

Puluhan anggota Prima secara bergotong royong untuk membersihkan mengangkat tanah dan pasir yang menutupi Drainase sepanjang Menger yang mencapai 300 meter dan kedalaman 50 cm.

Dalam pembersihan saluran drainase ini, para relawan Prima berhasil mengumpulkan ratusan karung pasir dan tanah bercampur sampah, yang mana nantinya akan di angkat Dum truk untuk dibuang.

Ketua Pentahelik percepatan penanganan banjir Dayeuhkolot, H.Tri Rahmanto mengatakan bahwa kegiatan yang berlangsung merupakan bagian dari program yang telah kita rencanakan sebelumnya. Kegiatan ini bagian dari langkah-langkah kita dalam penanganan banjir di Dayeuhkolot.

“Hari ini kita bersama elemen masyarakat dari organisasi pemuda keagamaan yang ada diwilayah Desa Citeureup yaitu Prima, melakukan pembersihan saluran drainase yang ada di wilayah jalan menger Palasari,” ungkap Tri.

Wilayah ini sudah lama dikeluhkan masyarakat dan juga pengguna jalan, karena setiap hujan datang pasti terjadi banjir menutupi badan jalan dan kemacetan kendaraan diakibatkan saluran drainasenya tidak berfungsi .

” Untuk itu, dengan dilakukannya normalisasi ini, semoga saluranya bisa berjalan normal dan nantinya jika ada hujan, airnya bisa tersalurkan melalui pembuangan menuju ke sungai, tambah Tri.

Dalam kesempatannya, Tri Rahmanto yang juga merupakan tokoh masyarakat, berharap agar pasca pembersihan drainase di jalan Menger yang merupakan wilayah industri, agar kedepannya para pemilik perusahaan bisa berkoordinasi bila ada hal menyangkut masalah lingkungan yang dikhawatirkan bisa mengakibatkan terjadinya banjir.

” Komunikasi berjenjang antara pemilik perusahaan dengan kami sebagai team percepatan penanganan banjir itu sangat kami harapkan, karena tujuan untuk wilayah Dayeuhkolot terbebas dari banjir itu merupakan harapan kita bersama dan harus bersama-sama dalam penanganannya,” pungkas Tri.

Yans.

Bupati Bandung Kang DS, Siapkan Tebar Bibit via Udara Untuk Hijaukan Hulu Bandung, Evaluasi Alih Fungsi Lahan PTPN.

Kab. Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna mengatakan Pemerintah Kabupaten Bandung, sudah menyiapkan satu truk bibit kayu untuk ditebar di kawasan hulu, terutama di wilayah rawan dan daerah yang tidak dapat dijangkau kendaraan darat.

Penentuan titik lokasi penebaran bibit, kata Bupati Bandung HM Dadang Supriatna Sapaan Akrab Kang DS, akan ditetapkan melalui rapat bersama Komandan Lanud (Danlanud), mengingat proses penebaran rencananya menggunakan pesawat milik TNI AU.

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya penghijauan kembali kawasan hutan di Kabupaten Bandung.

“Ini salah satu upaya kita dalam rangka menghijaukan kembali hutan,” ujar Dadang, Selasa (16/12/2025), di Kebun Malabar Afdeling Mes Cinyiruan, PTPN I Regional II Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung.

Selain penghijauan, Pemkab Bandung juga akan melakukan pemetaan (mapping) terhadap lahan PTPN. Kebijakan ini sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat agar lahan PTPN dikembalikan pada fungsi tanaman keras.

Namun demikian, Kang DS menegaskan langkah tersebut harus tetap memperhatikan aspek ekonomi masyarakat sekitar. Ia meminta data yang lengkap sebelum melaporkan kebijakan itu kepada Gubernur Jawa Barat.

“Kita akan laporkan ke Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi, mana saja yang bisa dicover oleh APBD Provinsi dan mana yang menjadi tanggung jawab PTPN. Amanat Gubernur jelas, jangan sampai ada masyarakat yang kehilangan penghasilan. Kebutuhan ekonomi dan kesejahteraan mereka harus tetap kita pikirkan,” ujarnya.

Kang DS juga menyebutkan, Pemkab Bandung akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait alih fungsi lahan pada 9 Januari mendatang. Evaluasi tersebut mencakup lahan eksisting di Kabupaten Bandung, termasuk lahan milik PTPN.

Menurutnya, percepatan proses Hak Guna Usaha (HGU) PTPN menjadi salah satu langkah penting untuk memperketat pengelolaan dan pengawasan lahan.

“Ini bagian dari upaya memperbaiki kondisi dan tata kelola PTPN itu sendiri,” katanya.

Terkait persoalan penyerobotan lahan, Dadang menilai permasalahannya tidak tunggal. Oleh karena itu, Pemkab Bandung akan menyepakati langkah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dapat berjalan lebih solid ke depan.
“Semoga kolaborasi ini bisa benar-benar terwujud,” pungkasnya.***

 

Yans.

Breaking News, Dua Unit Truk Kontainer Dekat SPBU Batu Ampar Sempat Timbulkan Kemacetan

YUTELNEWS.com | Dua Unit truk kontainer BP 9711 HI terguling di seberang jalan SPBU Batu Ampar sekira Pukul 11.15 wib tidak jauh dari Kodim. (Selasa, 16/12/25).

Dari pantauan di lokasi, sempat menimbulkan kemacetan, belum diketahui motif dari peristiwa tersebut.

SL Warga yang melintas di lokasi mengatakan Terlihat mobil patroli di lokasi.

Breaking News, Satu Unit Truk Kontainer Dekat SPBU Batu Ampar Sempat Timbulkan Kemacetan

“Sempat menimbulkan kemacetan bang, tidak lama kejadian nampak mobil patroli dari petugas, mungkin evakuasi truk itu,” ucapnya. Ia menambahkan bahwa kontainer tersebut dari arah Bengkong ke Batu Ampar. Diduga antar sopir melakukan aksi kejar-kejaran sehingga tergulung terguling.

Tim media pun sudah meneruskan informasi tersebut kepada pihak Polsek Batu Ampar agar ditindaklajuti.

 

“Terimakasih informasinya Bang,” Jawab Kaposlek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah, S.I.K., M.Si. /Tim

Video terkait

https://youtube.com/shorts/WQWwxzs0RbU?si=hbDipURNjlamWmGh

Trukt Kontainer saat Terguling dekat SPBU Kodim Batu Ampar

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.