Buka Bersama Ramadan, PDAM Bagikan 2.000 Bingkisan Anak Yatim dan Lepas 20 Pegawai Purna Tugas, Bupati H. Asep Japar Hadir

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim serta pelepasan pegawai yang memasuki masa purna tugas. Kegiatan tersebut berlangsung penuh kebersamaan dan menjadi momentum berbagi di bulan suci Ramadan. Rabu ( 11/3/2026 )

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Sukabumi H. Asep Japar, jajaran pemerintah daerah, manajemen PDAM, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kehadiran pimpinan daerah ini menunjukkan dukungan terhadap kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh perusahaan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, PDAM menyalurkan sekitar 2.000 bingkisan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan komitmen untuk terus berbagi dengan masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.

Selain santunan, suasana haru juga terasa saat PDAM secara resmi melepas 20 pegawai yang memasuki masa pensiun. Para pegawai yang purna tugas tersebut mendapatkan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertahun-tahun dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Pihak PDAM menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan agenda rutin yang tidak hanya bertujuan mempererat silaturahmi antar pegawai, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat.

Di sisi lain, PDAM juga terus menunjukkan kinerja positif sebagai perusahaan daerah yang memberikan kontribusi bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi. Setiap tahunnya, PDAM menyetorkan pendapatan kepada kas daerah dengan nilai yang cukup signifikan.

Berdasarkan hasil rapat dinas terakhir, kontribusi PDAM kepada pemerintah daerah disebut mencapai lebih dari Rp3 miliar, dan jumlah tersebut terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kebersamaan dan kepedulian sosial terus terjalin, sekaligus memperkuat peran PDAM sebagai perusahaan daerah yang tidak hanya memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Sinergi TNI dan Pemkab Bandung Wujudkan Pembangunan Desa Lewat TMMD ke-127 di Rancabali.

Bandung – YUTELNEWS.com// Pemerintah Kabupaten Bandung mengapresiasi pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di wilayah Kodim 0624/Kabupaten Bandung Tahun 2026 di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali yang resmi ditutup hari ini, pada Rabu (11/03/2026).

Penutupan kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb bersama jajaran TNI, perangkat daerah, serta unsur masyarakat.

Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada TNI beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan TMMD. Menurutnya, program tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.

“Pemerintah Kabupaten Bandung mengucapkan terima kasih kepada TNI dan seluruh jajaran yang telah berkontribusi dalam membangun desa melalui program TMMD ini. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena pembangunan desa merupakan fondasi penting bagi kemajuan bangsa,” ujar Ali.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Indonesia harus dimulai dari desa. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, di mana desa yang maju dan mandiri menjadi pilar penting bagi kemajuan negara.

“Kita semua memiliki keyakinan bahwa jika ingin menjadi negara yang maju dan kuat, maka pembangunan harus dimulai dari desa. Apa yang dilakukan melalui TMMD ini merupakan langkah nyata menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bandung memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program TMMD dan karya bakti TNI melalui alokasi anggaran sekitar Rp9 miliar dari APBD. Dukungan tersebut dilaksanakan pada satu lokasi TMMD reguler dan delapan lokasi karya bakti lainnya.

Selain itu, berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung juga memberikan dukungan melalui kegiatan fisik maupun nonfisik dengan total anggaran sekitar Rp1,1 miliar.

Adapun sasaran pembangunan dalam kegiatan TMMD kali ini meliputi pembangunan jalan beton, rabat beton, tembok penahan tanah, serta drainase yang tersebar di delapan desa lokasi kegiatan.

Secara khusus di Kecamatan Rancabali, pembangunan difokuskan pada pembangunan jalan beton sepanjang 1.500 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 15 sentimeter. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas wilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Ali menilai program TMMD tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga semangat kolaborasi dalamv membangun Kabupaten Bandung yang BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera) menuju daerah yang lebih maju dan berkelanjutan.

“Kami berharap hasil pembangunan melalui program TMMD ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, meningkatkan akses wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung,” tutupnya.

 

Yans.

Kolaborasi Tim Pentahelix Penangan Banjir Dayeuhkolot, Terus Percepat Benahi Titik Rawan Banjir Dayeuhkolot.

Bandung – YUTELNEWS.com//  Kolaborasi tim pentahelix penanganan banjir dayeuhkolot, terus bergerak aktip, untuk mempercepat berbagia upaya teknis penanggulangan banjir Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.Meskipun berada di tengah bulan suci Ramadhan. pada Rabu (11/03/2026).

Pantauan awak media, tim Pentahelix melakukan pendampingan terhadap pihak konsultan dari DPUTR Kabupaten Bandung melalui UPTD Das Ciwidey Aat Safari, Serta Dinas SDA Propinsi Jawa Barat Sidik Pramadia, dalam rangka pengukuran pintu jembatan yang akan digunakan untuk akses kendaraan roda dua di jalur rel kereta api yang berlokasi di wilayah Desa Citeureup. Selain itu, dilakukan pula pengukuran pintu jembatan untuk kendaraan roda empat di RW 01

Tidak hanya itu, tim juga mendampingi kegiatan Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat dalam rangka pengukuran rencana peninggian Tembok Penahan Tanah (TPT) di kawasan Pasawahan Dayeuhkolot. Pengukuran tersebut meliputi perencanaan pemasangan TPT baru sepanjang 87 meter yang membentang dari depan PT Daliatek, PT Metro Garmen hingga depan Bulog Dayeuhkolot.

Selain pemasangan baru, juga dilakukan pengukuran untuk peninggian TPT sepanjang sekitar 190 meter guna memperkuat sistem pengendalian air di kawasan tersebut yang selama ini kerap terdampak luapan air saat hujan deras.

Lebih lanjut, Tim juga melakukan pengukuran untuk rencana pembangunan enam titik pintu air yang dinilai strategis untuk mengatur sirkulasi dan pengendalian aliran air di kawasan rawan banjir yang berada di Crossing Jalan BBS, Crossing Jalan RW 03 Pasawahan, Jembatan Radio, Jembatan Sekegong (2 unit), Saluran Zhong Xin dan Cipal 1. ” Selain kegiatan pengukuran, Tim juga melakukan monitoring lanjutan terhadap proses normalisasi anak Sungai Cipalasari yang berada di kawasan pabrik Zhong Xin. Normalisasi tersebut bertujuan memperlancar aliran air dan mengurangi potensi sedimentasi yang kerap menjadi penyebab meluapnya air saat debit meningkat.

Di lokasi yang sama, tim juga memantau proses pembangunan kolam penampungan air yang berlokasi di RW 02 Kelurahan Pasawahan sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir terpadu di wilayah tersebut.

Ketua Tim Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, menegaskan bahwa bulan suci Ramadhan tidak menjadi alasan untuk mengendurkan kerja lapangan dalam upaya mengatasi persoalan banjir.

Bulan Ramadhan bukan menjadi penghalang bagi kami untuk terus bergerak. Justru ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kolaborasi. ” Tim Pentahelix bersama pemerintah daerah, provinsi, serta berbagai pihak terus berupaya agar penanganan banjir di Dayeuhkolot bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Tri Rahmanto.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi dan pendampingan langsung di lapangan menjadi kunci agar setiap program penanganan banjir dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Yang kita lakukan hari ini adalah memastikan seluruh rencana teknis mulai dari TPT, pintu air hingga normalisasi saluran benar-benar terukur dengan baik. Harapannya, ketika pembangunan dilakukan, semuanya sudah matang dan mampu menjadi solusi nyata bagi persoalan banjir di kawasan Dayeuhkolot,” tambahnya.

Tri Rahmanto pun mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, serta pemerintah untuk terus memperkuat kolaborasi dalam upaya penanganan banjir yang berkelanjutan.

“Penanganan banjir ini bukan hanya tugas pemerintah semata. Kami mengajak seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pelaku industri, hingga pemangku kebijakan untuk bersama-sama serta aktif terlibat dalam upaya penanganan banjir. Jika kita bergerak bersama, insyaallah persoalan banjir di Dayeuhkolot bisa kita atasi secara bertahap,” tegasnya.

 

Yans.

H – 9 Lebaran, Rekonstruksi Jalintim Km 74 Hingga KM 83 Dibuka dan Tuntas Dengan Kondisi Base B

PelalawanYutelnews.com ||Demikian disampaikan Bupati Pelalawan H. Zukri, SM.,MM bersama Kapolres AKBP. JOHN Louis Letedara, S.IK, Selasa (10/3/2026) sore melakukan peninjuan pelaksanaan pekerjaan penimbunan atau peninggian Jalan Lintas Timur Sumatera Kilometer 74 hingga Kilometer 83 yang berada di Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan.

Tampak hadir pada kesempatan itu pejabat dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau, pihak kontraktor pelaksana, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan

Dilokasi penimbunan jalan Bupati Zukri meminta kepada pihak BPJN Riau beserta kontraktor untuk menyelesaikan pengerjaan perbaikan jalan dengan kondisi Base B (Agregat Kelas B) lapisan pondasi bawah (subbase course) pada konstruksi jalan, terdiri dari campuran batu pecah, kerikil, dan pasir dengan gradasi lebih kasar.

” H – 9 Idul Fitri kita berharap penimbunan jalan km 74 hingga km 83 sudah selesai dengan kondisi Base B. Tepatnya hari Kamis tanggal 12 Maret 2026 mendatang jalan ini sudah bisa dibuka tanpa buka tutup. Ini bentuk perhatian dan keinginan bersama memberikan kenyamanan kepada para pemudik yang pulang kampung dengan kendaraan menemui sanak keluarga di hari Lebaran,” ucapnya.

Bupati menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Pelalawan, dalam rapat tekhnis sebelumnya sudah mewanti wanti pihak BPJN Riau dan Kontraktor untuk memaksimalkan waktu pekerjaan rekonstruksi jalan nasional lintas timur km 74 hingga km 83 yang kerap menjadi titik banjir terdalam saat musim hujan.

” Saat ini Kita menggesa pekerjaan jalan hingga base B untuk kelancaran arus mudik liburan dan lebaran.Semoga menjadikan manfaat bagi masyarakat terkhusus pengguna jalan lintas timur.Tetap jaga keselamatan, keluarga menunggu di rumah,” tukasnya.||AS

Kepala Dinas Koperasi dan UKM M Faisal Undang Wakil Walikota Elzadaswarman Hadiri Kegiatan Pasar Murah Menjelang Idul Fitri

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Ratusan warga Kota Payakumbuh menghadiri kegiatan pasar murah untuk memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H pada, Selasa (10/03/2026).

Kegiatan ini diadakan oleh Pemko Payakumbuh melalui Koperasi dan UKM untuk membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga terjangkau.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faizal didampingi Kabid Perdagangan Hayatil Mardhiyah mengatakan pelaksanaan pasar murah tersebut bekerja sama dengan PT Bulog Cabang Bukittinggi serta sejumlah distributor lokal di Payakumbuh.

Antusiasme Warga sejak pagi, banyak ibu rumah tangga dan lansia mengantre untuk mendapatkan barang kebutuhan pokok.

Upaya Walikota Payakumbuh Zulmaeta, melalui Elzadaswarman, menjelaskan bahwa pemerintah berusaha menjaga stabilitas harga dan memastikan semua masyarakat terpenuhi kebutuhannya,” ujarnya.

Program Pasar murah menawarkan sembako dengan subsidi 20 hingga 30 persen dari harga pasar. Contoh harga yang lebih murah termasuk beras, minyak goreng, gula, dan sayuran.

Elzadaswarman juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong untuk menanam kebutuhan pangan sebagai solusi untuk kelangkaan di masa depan,” ungkap Wakil Walikota Elzadaswarman.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga disarankan untuk menggerakkan ekonomi lokal dengan membeli dari pedagang dan petani setempat.

Persyaratan hanya warga Kota Payakumbuh yang dapat berbelanja dengan membawa fotokopi KTP sebagai syarat.

Kegiatan pasar murah sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran dengan harga yang terjangkau.

Warga berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkala untuk mendukung kebutuhan sehari-hari mereka.

Salah satu warga, Bunian Meri, menyatakan pentingnya pasar murah ini dan berharap agar program serupa dapat terus berlanjut,” canda Meri.

(MD)

PN Batam Vonis Terdakwa Kasus Narkoba Penjara Seumur Hidup

YUTELNEWS.com /Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam menjatuhkan vonis penjara seumur hidup terhadap terdakwa Hasiholan Samosir (54 tahun).

Kapten kelahiran Belawan itu sebelumnya dituntut pidana hukuman mati dalam kasus penyelundupan sabu-sabu seberat hampir 2 ton dengan kapal Sea Dragon asal Thailand yang dinakhodainya lalu ditangkap di perairan Karimun.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Hasiholan Samosir oleh karena itu dengan pidana penjara seumur hidup,” kata ketua majelis hakim PN Batam, Tiwik membacakan amar putusan, Senin (09/03/2026).

Majelis hakim memutuskan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 (lima) gram”.

Perbuatannya itu melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dalam dakwaan primer Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Majelis hakim juga memerintahkan agar terdakwa tetap dalam tahanan.

Menanggapi putusan hakim, penasihat hukum setelah berdiskusi dengan terdakwa kemudian menyatakan pikir-pikir dulu.

Pun jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan pikir-pikir dulu atas putusan hakim.

Setelah mendengar jawaban pihak terdakwa dan JPU, ketua majelis hakim menutup persidangan perkara dengan berkas nomor 866/Pid.Sus/2025/PN Btm itu.

Dalam sidang ini, Tiwik didamping anggota majelis hakim Douglas R.P Napitupulu dan Randi Jastian Afandi.

Vonis Enam Kru Sea Dragon Kasus 2 Ton Sabu

Dengan berakhirnya persidangan ini, maka keenam kru Sea Dragon yang menjadi terdakwa dinyatakan bersalah oleh majelis hakim PN Batam dan telah divonis seluruhnya.

Kapten kapal Sea Dragon, Hasiholan Samosir divonis penjara seumur hidup.

Sementara Chief Officer kapal yakni Richard Halomoan Tambunan dijatuhi hukuman pidana penjara seumur hidup.

Juru mudi kapal, Leo Chandra Samosir divonis 15 tahun penjara.

Sedangkan juru mesin kapal yakni Fandi Ramadhan, divonis paling rendah yakni 5 tahun penjara.

Kemudian ada juga dua warga negara Thailand yang menjadi terdakwa di kasus yang sama, Teerapong Lekpradub dan Weerapat Phongwan.

Dalam persidangan, Jumat (06/03), majelis hakim yang sama memvonis Teerapong 17 tahun penjara. Sedangkan Weerapat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Pihak terdakwa menolak putusan dan menyatakan banding.

Sementara satu kru dari Indonesia yakni Fandi Ramadhan divonis 5 tahun penjara dalam persidangan pada Kamis (05/03) kemarin.

Sebelumnya, keenam terdakwa sama-sama dituntut pidana hukuman mati oleh JPU.

Dalam kasus ini masih ada satu orang yang diduga pelaku utama namun belum ditangkap, yakni Mr. Tan alias Jacky Tan alias Chanchai alias Captain Tui alias Tan Zen.

Barang bukti sabu-sabu dalam perkara ini dengan berat netto 1.995.130 gram, atau hampir 2 ton.

Sumber BatamNow.com

Kepala Satpel SDA Cimahi Rudiman Bersama Dinas PUTR , Pentahelix Hadir Langsung Monitoring Kegiatan Normalisasi

Bandung –YUTELNEWS.com// Kegiatan normalisasi saluran air yang dilaksanakan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat melalui Satpel Cimahi Ciasem Hulu terus berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan fungsi drainase dan mengantisipasi potensi genangan dan banjir di wilayah Cisirung, Palasari ,Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.pada selasa (10/03/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Satpel Cimahi,Ciasem Hulu, Rudiman, turut hadir langsung melakukan monitoring dilokasi dan sekaligus memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai usulan Pentahelix dan standar teknis yang telah ditetapkan.

Monitoring dilakukan dengan meninjau kondisi saluran air yang tengah dinormalisasi bersama Dinas PUTR Kabupaten Bandung melalui UPTD Das Ciwidey serta Tim Pentahelix Dayeuhkolot dan tim teknis di lokasi pekerjaan.

Ketua Satpel Cimahi Rudiman menyampaikan bahwa normalisasi saluran ini merupakan bagian dari usulan Pentahelix dan upaya berkelanjutan dalam menjaga fungsi jaringan drainase agar tetap optimal, khususnya saat menghadapi musim hujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi.

“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan proses normalisasi berjalan dengan baik dan saluran air dapat berfungsi maksimal dalam mengalirkan debit air. Harapannya, upaya ini bisa membantu meminimalisir potensi genangan dan banjir di wilayah sekitar,” ujarnya dilokasi

Sementara itu, Ketua Pentahelix Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Dinas SDA Provinsi Jawa Barat, DPUTR Kabupaten Bandung, serta unsur Pemerintah dan masyarakat dalam penanganan saluran air di wilayah Pasawahan.

Menurutnya, sinergi berbagai pihak sangat penting dalam upaya mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di kawasan Dayeuhkolot.

Dalam penanganan banjir tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi semua unsur melalui konsep Pentahelix, mulai dari pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha hingga media. Kami sangat mengapresiasi langkah SDA Provinsi Jawa Barat,” ujar Tri Rahmanto.

Ia pun berharap dalam kegiatan normalisasi saluran tersebut dapat memberikan dampak nyata dalam mengurangi genangan dan banjir yang selama ini menjadi persoalan di kawasan ini. upaya ini bisa memperlancar aliran air dan secara bertahap mengurangi potensi banjir yang sering dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

 

Yans.

Wamendagri Ahmad Wiyagus Dorong Pemda Percepat Penanggulangan TBC

Bandung –YUTELNEWS.com//  Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong pemerintah daerah (Pemda) mempercepat penanggulangan tuberkulosis (TBC), terutama di sejumlah wilayah Jawa Barat dengan angka kasus yang masih tinggi. Langkah ini ditempuh melalui penguatan perencanaan dan penganggaran daerah.

Menurut Wiyagus, penanganan TBC merupakan bagian dari urusan pemerintahan wajib yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat, sehingga perlu mendapat perhatian serius dari Pemda.

“Tuberculosis ini salah satu ya boleh dikatakan endemik yang memang harus mendapat perhatian khusus,” ujar Wiyagus saat Pertemuan Penguatan Komitmen dan Aksi Nyata dalam Upaya Percepatan Eliminasi TBC di Gedung Mohamad Toha Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/3/2026).

Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan data kasus TBC agar strategi penanganan dapat dirumuskan secara lebih tepat. Dalam hal ini, Pemda diminta untuk tidak ragu menyampaikan kondisi yang sebenarnya di lapangan.

“Kita jangan malu untuk mengekspos data yang sesungguhnya sekalipun itu besar dari segi angka, justru di sinilah nanti kita akan menentukan strategi yang tepat penanganannya,” katanya.

Selain itu, Wiyagus mengingatkan pentingnya kolaborasi dari tingkat kabupaten hingga desa dalam upaya percepatan penanganan TBC. Peran camat, kepala desa, hingga kader masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjangkau masyarakat secara langsung.

Ia menambahkan, penanganan TBC juga perlu memperhatikan berbagai faktor risiko, seperti kepadatan hunian, ventilasi rumah yang kurang baik, kemiskinan, hingga kondisi sanitasi yang tidak layak. Karena itu, upaya penanggulangan penyakit tersebut memerlukan kerja sama lintas sektor serta dukungan dari berbagai pihak.

Penanganan TBC yang terintegrasi diharapkan dapat menekan angka kasus sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sebagai bagian dari penguatan sumber daya nasional.

Sebagai informasi, acara ini turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, serta pejabat terkait lainnya.

Puspen Kemendagri.

 

 

Yans.

Pemkab Bandung Sosialisasikan Pengarusutamaan Gender kepada Aparat Penegak Hukum dan Unsur pentahelix

Bandung — YUTELNEWS.com// Pemerintah Kabupaten Bandung melalui bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dalduk PPA) menyelenggarakan Sosialisasi Pengarusutamaan Gender (PUG) bagi Aparat Penegak Hukum (APH) dan unsur pentahelix lainnya di Ruang Rapat Bapperida. pada Selasa (10/03/2026).

Kegiatan ini merupakan upaya untuk memperkuat pemahaman lintas sektor mengenai pentingnya penerapan perspektif gender dalam kebijakan, pelayanan publik, serta proses penegakan hukum, sehingga tercipta pembangunan yang lebih adil dan inklusif bagi seluruh masyarakat.

Kepala DALDUKPPA Kabupaten Bandung, dr. Mulja Munadjat, M.M., MH.Kes, menyampaikan bahwa pengarusutamaan gender merupakan strategi penting dalam memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan dapat memberikan manfaat yang setara bagi perempuan dan laki-laki.

“Pengarusutamaan gender bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah penting untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat sinergi,” ujarnya.

Menurutnya, aparat penegak hukum memiliki peran strategis dalam memastikan proses penanganan kasus maupun pelayanan hukum dapat dilakukan secara adil, sensitif gender, dan berpihak pada perlindungan kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai unsur pentahelix, yang meliputi pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, serta komunitas. Hadir di antaranya perwakilan dari Pengadilan Negeri Bale Bandung, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, Polresta Bandung, Pengadilan Agama Soreang, Kodim 0624 Kabupaten Bandung, Kementerian Agama Kabupaten Bandung, serta sejumlah organisasi masyarakat dan perguruan tinggi.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan sektor swasta dan lembaga sosial seperti perusahaan, organisasi perempuan, dan yayasan yang memiliki perhatian terhadap isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memahami konsep dasar serta implementasi Pengarusutamaan Gender dalam tugas dan fungsi masing-masing, sehingga dapat mendorong lahirnya kebijakan, program, dan pelayanan yang lebih responsif gender serta mendukung terwujudnya Kabupaten Bandung yang inklusif dan berkeadilan.

DALDUKPPA Kabupaten Bandung berharap sinergi lintas sektor yang terbangun melalui kegiatan ini dapat terus diperkuat dalam berbagai program pembangunan daerah, khususnya dalam upaya mewujudkan perlindungan perempuan dan anak serta kesetaraan gender di Kabupaten Bandung. (**)

 

Yans.

,

Kebut Infrastruktur Demi Investor, Kawasan Industri Cikembar Bagi 400 Paket Sembako untuk Warga Cimanggu

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Pengelola Kawasan Industri Cikembar di Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, terus mempercepat pembangunan infrastruktur guna meningkatkan daya tarik investasi. Di tengah percepatan pembangunan tersebut, perusahaan juga menunjukkan kepedulian sosial dengan membagikan 400 paket sembako kepada warga sekitar, Selasa (10/03/2026).

General Manager Kawasan Industri Cikembar, Irma Tjandra, mengatakan saat ini pihaknya tengah mengebut pembangunan berbagai infrastruktur di dalam kawasan agar seluruh fasilitas dapat terintegrasi dengan baik dan siap menunjang aktivitas industri.

Menurutnya, percepatan pembangunan tersebut ditargetkan rampung pada pertengahan tahun 2026 sehingga seluruh sistem infrastruktur dapat tersambung menjadi satu kesatuan yang memiliki nilai jual tinggi bagi para investor.

“Kegiatan saat ini kami sedang mengebut pembangunan infrastruktur. Ditargetkan pada pertengahan tahun ini semuanya sudah tersambung menjadi satu kesatuan sehingga memiliki daya jual yang baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kesiapan infrastruktur merupakan faktor penting dalam menarik minat investor. Dengan fasilitas yang lengkap dan terintegrasi, calon investor diharapkan dapat segera mengambil keputusan untuk menanamkan modal di Kawasan Industri Cikembar.

Selain pembangunan di dalam kawasan, pengelola juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung kebutuhan utilitas industri. Kerja sama tersebut di antaranya dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk penyediaan air bersih, penyediaan jaringan gas, serta dukungan kelistrikan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) guna memastikan pasokan energi yang stabil bagi para pelaku industri.

Di tengah percepatan pembangunan kawasan industri tersebut, perusahaan juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar. Sebanyak 400 paket sembako dibagikan kepada warga Desa Cimanggu sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini hidup berdampingan dengan kawasan industri.

Irma Tjandra menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar.

“Kami PT Bogorindo Cemerlang mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh warga Desa Cimanggu. Sudah lebih dari satu dekade, tepatnya 13 tahun, kami berdampingan di desa ini dan diterima dengan baik hingga kawasan ini bisa berkembang sampai sekarang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan berbagi kepada masyarakat sekitar telah menjadi agenda rutin perusahaan sebagai wujud perhatian kepada warga yang berada di sekitar kawasan industri.

“Semoga apa yang kami berikan ini menjadi bagian dari ucapan syukur dan terima kasih kami. Harapan ke depan hubungan antara dunia usaha dan masyarakat sekitar dapat semakin harmonis,” pungkasnya.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Wabup Bandung Ali Syakieb Sambut Delegasi Lemhannas, Bahas Ketahanan Pangan dan Pembangunan Daerah

Bandung – YUTELNEWS.com// Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menyambut kedatangan delegasi Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) P4N Angkatan 69 dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung,pada Senin (09/03/2026).

Kunjungan tersebut menjadi forum strategis bagi para peserta pendidikan calon pemimpin nasional untuk menggali secara langsung dinamika pembangunan daerah serta kondisi ketahanan nasional di tingkat wilayah. Sebanyak 55 peserta dari berbagai instansi mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian studi lapangan tahun anggaran 2026.

Dalam kesempatan itu, Ali Syakieb menegaskan, kehadiran delegasi lintas instansi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan lembaga strategis negara dalam memetakan potensi wilayah.

Menurutnya, Kabupaten Bandung memiliki sejumlah sektor unggulan yang dapat menjadi contoh dalam mendukung ketahanan nasional, khususnya di bidang pangan dan ekonomi kerakyatan.

“Pertemuan ini menjadi ruang kolaborasi strategis untuk melihat secara langsung bagaimana dinamika pembangunan daerah serta potensi wilayah yang dapat dikembangkan guna mendukung ketahanan nasional,” ujar Ali.

Dalam paparannya, ia menyoroti keunggulan sektor peternakan di kawasan Pangalengan yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi susu terbesar di Indonesia. Dari wilayah tersebut, produksi susu segar tercatat mencapai sekitar 75 ton per hari.

Produksi tersebut tidak hanya menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat, tetapi juga berperan penting dalam menjaga pasokan pangan berbasis protein hewani bagi masyarakat luas.

Selain sektor peternakan, Pemerintah Kabupaten Bandung juga terus memperkuat dukungan terhadap program prioritas pemerintah pusat, salah satunya melalui implementasi program pemenuhan gizi bagi masyarakat.

Ali menjelaskan, saat ini Kabupaten Bandung telah mengoperasikan sebanyak 331 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berfungsi mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis bagi sekitar 1,2 juta penerima manfaat.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat daerah.

Di sisi lain, penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa juga terus didorong melalui pembentukan dan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. Saat ini, sebanyak 278 koperasi telah aktif beroperasi di berbagai wilayah Kabupaten Bandung.

Koperasi tersebut berperan penting dalam memutus rantai distribusi yang selama ini dikuasai oleh tengkulak, dengan cara menyerap langsung hasil pertanian dan peternakan masyarakat dengan harga yang lebih kompetitif.

Dengan sistem tersebut, petani dan peternak memperoleh kepastian pasar sekaligus harga jual yang lebih menguntungkan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Sementara itu, Ketua Rombongan SSDN P4N Angkatan 69, Roy Sinaga, menyampaikan apresiasi terhadap tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bandung.

Roy mengungkapkan berdasarkan penilaian dari Gubernur Lemhannas, kinerja tata kelola pemerintahan daerah di Kabupaten Bandung dinilai berada di atas rata-rata nasional.

Menurut Roy, kegiatan studi strategis ini bertujuan untuk melakukan analisis komprehensif terhadap berbagai aspek pembangunan daerah dengan menggunakan pendekatan Astagatra, yaitu konsep ketahanan nasional yang mencakup unsur geografi, sumber daya alam, demografi, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan.

“Tim yang terdiri dari berbagai instansi ini akan melakukan kajian komprehensif untuk melihat bagaimana kebijakan daerah dapat berkontribusi terhadap ketahanan nasional,” kata Roy.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para peserta juga akan meninjau secara langsung sejumlah program yang telah berjalan di Kabupaten Bandung, termasuk integrasi pengelolaan limbah peternakan menjadi pupuk organik dan energi biogas di kawasan Kertasari.

Program tersebut dinilai sebagai salah satu inovasi yang tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Selain itu, rombongan juga dijadwalkan melakukan kunjungan lapangan ke Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) yang berada di wilayah Pangalengan.

Koperasi tersebut dikenal sebagai salah satu koperasi peternakan terbesar di Indonesia yang berperan penting dalam pengelolaan produksi susu dari para peternak lokal.

Kegiatan studi lapangan ini dijadwalkan berlangsung hingga 11 Maret 2026 dengan berbagai agenda peninjauan langsung di sejumlah lokasi strategis.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para peserta dapat memperoleh gambaran nyata mengenai implementasi kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam sektor pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga strategis nasional ini juga diharapkan dapat melahirkan berbagai rekomendasi kebijakan yang konstruktif bagi pembangunan nasional ke depan.

Dengan potensi yang dimiliki, Kabupaten Bandung terus memantapkan posisinya sebagai salah satu daerah mitra strategis dalam mendukung stabilitas pangan nasional sekaligus menjaga iklim investasi yang kondusif.

Pertukaran gagasan dalam forum ini diharapkan mampu menghasilkan pemikiran yang kontributif bagi arah kebijakan pembangunan Indonesia di masa mendatang agar semakin tepat sasaran dan berkelanjutan.(*)

 

Yans.

Hadir di Rapat Paripurna DPRD, Wabup Ali Syakieb Tekankan Pentingnya Regulasi Komprehensif Pengelolaan Aset Daerah

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna diwakili Wakil Bupati (Wabup) Bandung Ali Syakieb menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, pada Senin (09/03/2026).

Rapat Paripurna ini dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terkait usulan pembahasan serta penandatanganan keputusan DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di luar Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung mengusulkan Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) untuk dibahas pada tahun 2026.

Ali Syakieb menyebutkan usulan tersebut dinilai penting sebagai langkah penyesuaian terhadap terbitnya regulasi terbaru, yakni Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2024 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 mengenai pedoman pengelolaan barang milik daerah.

“Regulasi daerah yang saat ini berlaku, yaitu Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 3 Tahun 2017, sudah tidak sepenuhnya selaras dengan ketentuan terbaru dari pemerintah pusat, sehingga perlu dilakukan penyesuaian melalui pembentukan peraturan daerah yang lebih relevan dengan perkembangan kebijakan nasional dan kebutuhan pengelolaan aset daerah saat ini,” tuturnya.**

 

Yans.

PSDA Propinsi Dorong Penanganan Normalisasi Wilayah Dayeuhkolot dengan Gerak Cepat

Bandung – YUTELNEWS.com// Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pengendalian Banjir dan Tata Air Daerah (PSDA) memprioritaskan percepatan penanganan normalisasi sungai serta wilayah rawan banjir di kawasan Cisirung Rt 01/ Rw 02, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. pada senin 09/03/2026. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi musim hujan dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat setempat.

Kepala Dinas SDA Provinsi Jawa Barat di wakili satpel cimahi Ciasem hulu Sidik Permadia , menyampaikan bahwa proses normalisasi akan mencakup beberapa tahapan utama. Pertama, pembersihan saluran air dari sampah dan endapan sedimen yang menyumbat aliran sungai. Kedua, pembangunan dan pemeliharaan tanggul serta bendungan kecil untuk mengatur debit air. Ketiga, pendataan dan pemetaan wilayah rawan genangan untuk menyusun langkah mitigasi yang tepat sasaran.

“Kawasan kelurahan Pasawahan memiliki peran penting dalam sistem drainase wilayah bagian selatan Jawa Barat. ” Dengan gerak cepat dalam penanganan normalisasi, kami berharap dapat meminimalkan risiko banjir dan meningkatkan fungsi ekosistem sungai,” ujarnya.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa pelaksanaan proyek akan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah kabupaten Dis PUTR, Pentahelix, yang memiliki wilayah di Pasawahan, masyarakat lokal, serta pihak swasta Prima sebagai mitra kerja sama. Selain itu, dilakukan juga sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan saluran air dan tidak membangun bangunan liar di zona rawan banjir.

Dalam tahap awal, kegiatan fokus pada sungai-sungai utama yang menjadi sumber aliran genangan di wilayah tersebut. Tim teknis telah melakukan survei lokasi dan menyusun rencana kerja yang terjadwal secara rinci, dengan target penyelesaian sebagian besar pekerjaan sebelum memasuki musim penghujan tahun depan.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung melalui Uptd Das Ciwidey Aat Safari, mengeluarkan apresiasi atas kecepatan penyelenggaraan program normalisasi Sumber Daya Air (SDA) yang digagas oleh Provinsi Jawa Barat di kawasan Pasawahan. Dukungan ini juga mendapatkan ucapan terima kasih dari berbagai komponen Pentahelik yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.

Bahwa percepatan proses normalisasi memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Bandung yang memiliki wilayah di kawasan Pasawahan. “Kami sangat mengapresiasi langkah proaktif Provinsi Jawa Barat yang mendorong gerak cepat dalam penanganan normalisasi SDA. Hal ini akan membantu mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kualitas infrastruktur drainase di wilayah kami,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pentahelik Tri Rahmanto ,yang meliputi pemerintah daerah, akademisi, bisnis dan industri, masyarakat sipil, serta media massa ,menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak SDA Provinsi Jawa Barat. Perwakilan masyarakat sipil menyebutkan bahwa kolaborasi yang terbangun melalui program ini menjadi contoh baik dalam penanganan masalah sumber daya air yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas komitmen Dinas SDA Provinsi Jawa Barat. Melalui kerja sama Pentahelik, kami yakin program normalisasi ini tidak hanya akan selesai tepat waktu namun juga berkelanjutan,” ungkap Tri Rahmanto.

Pihak Dinas PUTR Aat Safari, juga menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan program Pentahelix, mulai dari pendataan lokasi hingga pengawasan pelaksanaan pekerjaan di lapangan, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga hasil dari normalisasi yang telah dilakukan.

 

Yans.

Penyaluran Solar Subsidi Tidak Tepat Sasaran Diduga Kuat SPBU 14-283-681 dan SPBU 14-283-692 Layani Truck Roda 10 Milik Perusahaan 

YUTELNEWS.com|| Ketegangan pecah di SPBU 14.283.692 KM 5 Pangkalan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Senin sore (02/03/2026).

Peristiwa tersebut bermula dari perbedaan keterangan harga solar subsidi yang disampaikan seorang sopir truk usai melakukan pengisian bahan bakar. Dalam transaksi pengisian sebanyak 66 liter solar subsidi, sopir awalnya menyebut harga Rp7.200 per liter. Namun setelah sempat meninggalkan lokasi dan kemudian dijemput kembali oleh pihak SPBU, sopir tersebut mengubah keterangannya menjadi Rp6.800 per liter.

Situasi mulai memanas ketika awak media yang berada di lokasi mencoba mengonfirmasi perbedaan harga tersebut. Alih-alih memberikan klarifikasi secara terbuka, sekuriti SPBU justru menunjukkan sikap emosional dan tidak kooperatif. Ia membantah tudingan harga Rp7.200 per liter dan bersikeras bahwa harga yang tertera dalam resi adalah Rp6.800 per liter sesuai ketentuan.

“Panggil sopirnya, siapa yang bilang 7.200. Ini resinya 6.800 per liter,” ujarnya dengan nada tinggi.

Ketegangan semakin meningkat ketika sekuriti tersebut memerintahkan salah satu petugas SPBU untuk menjemput kembali sopir yang telah pergi. Perdebatan pun berlangsung sengit di tengah lokasi pengisian bahan bakar, disaksikan oleh sejumlah pengendara lain. Insiden ini memunculkan tanda tanya besar mengenai kepastian harga yang sebenarnya dibayarkan oleh konsumen serta transparansi pengelolaan BBM subsidi di lapangan.

Sopir truk yang bersangkutan akhirnya memberikan keterangan lanjutan. Ia menyebut bahwa dirinya mengisi 66 liter solar dengan harga Rp6.800 per liter dan membayar total Rp450 ribu. Ia juga mengaku dalam sehari bisa melakukan pengisian lebih dari satu kali. Pernyataan yang berubah tersebut semakin memperkeruh suasana, karena selisih harga Rp400 per liter untuk 66 liter bukanlah jumlah yang kecil jika terjadi secara berulang.

Sebagaimana diketahui, harga BBM subsidi jenis solar telah ditetapkan pemerintah melalui kebijakan energi nasional dan tidak diperbolehkan dijual di atas harga resmi. Pengaturan distribusi dan pengawasan BBM subsidi berada di bawah kewenangan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Setiap penyalur, termasuk SPBU, wajib mematuhi harga eceran tertinggi yang telah ditentukan pemerintah agar subsidi tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat.

Secara hukum, ketentuan mengenai penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM subsidi diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa setiap penyalahgunaan BBM yang disubsidi pemerintah dapat dikenakan sanksi pidana. Artinya, jika terbukti ada penjualan di atas harga resmi atau penyaluran tidak sesuai peruntukan, maka konsekuensi hukumnya tidak ringan.

Selain persoalan harga, sorotan juga mengarah pada jenis kendaraan yang berhak mengisi solar subsidi. Regulasi teknis dari pemerintah dan BPH Migas pada prinsipnya membatasi penyaluran solar subsidi untuk kendaraan tertentu yang telah ditetapkan kriterianya. Kendaraan industri, pertambangan, dan perkebunan skala besar pada dasarnya tidak diperkenankan menggunakan BBM bersubsidi, karena subsidi diperuntukkan bagi sektor transportasi dan usaha kecil yang memenuhi syarat.

Namun di lapangan, muncul perbedaan penafsiran. Humas SPBU 14.283.681 KM 55 Pangkalan Kerinci menyatakan bahwa kendaraan roda 10 ke atas tetap diperbolehkan mengisi solar subsidi sepanjang bukan kendaraan milik perusahaan industri atau perkebunan. Menurutnya, yang menjadi pembeda adalah peruntukan usaha, bukan semata jumlah sumbu atau roda kendaraan.

“Di izinkan mengisi di SPBU, walaupun mobil roda 10 asal bukan pengangkut hasil perkebunan dan industri,” jelas Anto kepada tim wartawan.

Sementara itu, Apul Sihombing, SH, MH, selaku humas SPBU 14.283.692 KM 5 di Pangkalan Kerinci memberikan penjelasan berbeda ketika tim wartawan dan beberapa orang warga menanyakan langsung prosedur pendistribusian BBM bersubsidi pada kendaraan roda 10 keatas pada Sabtu malam 28 Februari 2026.

“Kendaraan roda 10 ke atas masih dapat dilayani apabila dalam kondisi kosong muatan dan tidak sedang membawa hasil industri seperti batu bara atau komoditas perkebunan. Barcode nya 200 sampai 400 liter. Tapi kalau ada yang melihat mobil pengangkut batu bara mengisi laporkan saja ke Polres,” jelasnya.

Alasannya, ketika kendaraan dalam keadaan kosong, petugas SPBU tidak memiliki bukti bahwa kendaraan tersebut tengah melakukan aktivitas industri atau distribusi komoditas besar, sehingga sulit untuk menolak permintaan pengisian.

Pandangan tersebut tentu menimbulkan perbandingan dengan semangat regulasi yang menekankan ketepatan sasaran subsidi. Dalam perspektif hukum, parameter utama bukan hanya kondisi kendaraan saat itu, tetapi peruntukan dan kepemilikan kendaraan serta jenis kegiatan usaha yang dijalankan. Jika kendaraan tersebut secara administratif terdaftar sebagai armada perusahaan pertambangan atau perkebunan, maka penggunaan solar subsidi berpotensi bertentangan dengan ketentuan meskipun sedang tidak membawa muatan.

Kondisi inilah yang memunculkan celah interpretasi di lapangan. Tanpa sistem verifikasi digital atau identifikasi kendaraan berbasis data terpadu, petugas SPBU kerap berada dalam posisi dilematis antara menjalankan aturan dan menghadapi tekanan konsumen. Di sisi lain, lemahnya pengawasan berpotensi membuka ruang penyalahgunaan BBM subsidi oleh pihak-pihak yang seharusnya tidak berhak.

Insiden di SPBU KM 5 Pangkalan Kerinci Barat menjadi refleksi penting bagi pengelola SPBU dan aparat pengawas. Transparansi harga, kepatuhan terhadap regulasi distribusi, serta profesionalitas dalam menghadapi konfirmasi publik merupakan hal mendasar yang tidak bisa ditawar.

Ketegasan aturan mengenai kendaraan bersumbu banyak dan peruntukan usaha harus disosialisasikan secara jelas agar tidak terjadi multitafsir di lapangan, sehingga subsidi benar-benar dinikmati oleh pihak yang berhak dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga.|| TIM

Kang DS, Undang Insan Jurnalis Di Kediaman Dinas Bupati Bandung

BANDUNG –YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM.Dadang Supriatna menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk kalangan jurnalis, melalui program pemberdayaan ekonomi sektor peternakan secara Profesional

Dalam sebuah pertemuan silaturahmi yang hangat bersama ratusan Pers Kab.Bandung yang berlangsung di pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Bandung, Bupati Kang DS mengajak para awak media untuk terlibat aktif dalam usaha ternak ayam petelur sebagai langkah nyata meningkatkan taraf hidup dan menguatkan Swasembada telur atau Protein di Kabupaten Bandung.

​Bupati Kabupaten Bandung Dr HM.Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS, menegaskan bahwa dirinya tidak ingin hanya sekadar memberikan wacana atau “janji kosong” (PHP) kepada masyarakat. Ia mencontohkan keberhasilan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Bandung sebagai bukti nyata dari kebijakan yang ia ambil, pada Sabtu 07/03/2026.

​Dalam kesempatan tersebut, kang DS memaparkan beberapa poin penting rencana ke depan seperti halnya daam ​Pemberdayaan Peternakan.

Kang DS menargetkan penciptaan 700.000 ekor ayam petelur di Kabupaten Bandung untuk mendukung swasembada protein.

Rekan-rekan pers diajak untuk mulai berwirausaha peternakan, mulai dari skala kecil (50-100 ekor) hingga skala besar (1.000 ekor) yang akan dikoordinasikan nantinya.

​Dalam kesempatanya tersebut, kang DS juga menyampaikan ​pesan persatuan dan Silaturahmi ​menjelang Idul Fitri, dirinya menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dan profesionalisme antara pemerintah dan media. Ia berharap tidak ada dendam atau miskomunikasi yang diperbesar, melainkan saling memaafkan sebagai sesama manusia.

​”Mari kita transformasikan ekonomi ini bersama. Saya tidak mau hanya wacana, mari kita duduk bersama, hitung biayanya, dan laksanakan,” ujar Bupati Bandung Kang DS di hadapan para jurnalis.

​Pertemuan ditutup dengan harapan agar bulan Ramadan menjadi momentum untuk menyucikan hati dan memperkuat sinergi demi kemajuan Kabupaten Bandung.***

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.