Penemuan Mayat Seorang Pria Dalam Mobil yang Terparkir di Area Parkir Stasiun Bandung

YUTELNEWS.com | Pada hari ini Rabu, 6 Desember 2023 pagi, sosok mayat pria ditemukan dalam sebuah mobil di area parkir stasiun Bandung, Jalan Kebon Kawung, Kota Bandung.

Penemuan mayat pria itu pertama bermula dari adanya seorang saksi yang merupakan sopir travel mencium bau menyengat di area parkir.

Saksi pun mencoba mencari sumber bau tak sedap itu dan akhirnya melihat mayat pria di dalam sebah mobil Toyota Vios yang terparkir di area parkir Stasiun Bandung.

Akhirnya saksi pertama itu mengajak sopir lain untuk melihat mayat tersebut.

Saat dilihat bersama ternyata benar ada mayat pria yang sudah membusuk dan dipenuhi oleh lalat.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Cicendo Kompol Ari Aprian, tim dari Polsek Cicendo dan juga Inafis Polrestabes Bandung langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan temuan mayat tersebut.

Setelah dievakuasi, akhirnya diketahui jika mayat pria tersebut merupakan seorang warga Desa Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung berinisial YS (52). Polisi pun akhirnya menguhubungi keluarga korban untuk tindakan berikutnya. (Rabu 06/12/23).

(April Y. Zai/Wakabiro)

Mobil Truk Besar yang Sering Melintas Membuat Warga Geram Diduga Rusak Fasilitas Umum

YUTELNEWS.com | Mobil truk besar pengangkut dan pengurugan bangunan di perumah baru (Claster) milik swasta tepatnya di kampung leuwih nutug rt04/02 Desa pananjung Kecamatan Cangkuang, membuat warga geram.

Dengan ada informasi dari salah seorang warga, sebut saja HR, RT 04 Kampung Leuwih Nutug sekaligus sebagai Caleg DPRD Dapil 1, Kabupaten Bandung dari Partai PSI tersebut.

Dalam kesempatan ini , awak media langsung menjumpai beliau (HR), sambil berbincang-bincang dengan adanya kegiatan truk yang lewat tiap hari yang membuat warga geram .

Bapak HR membenarkan bahwa benar adanya, warga geram kenapa karena mobil yang melintas di jalan kampung ini sudah melebihi muatan dan jam operasional truk tersebut sampai malam , selama bulan November beraktifitas hingga membuat warga terganggu.

Terlebih lagi dengan mobil truk yang besar membuat kabel listrik serta kabel lainnya yg melintang di jalan raya ini putus , apa lagi sejak beroperasinya kegiatan truk ini jalan kotor, becek bekas tanah yang diangkut , tanpa dipedulikan oleh pihak pengelolah perumahan tersebut.

“Harusnya bila ada kegiatan seperti ini, paling tidaknya menghargai serta memberi informasi ke warga, Sehingga tidak timbul hal-hal yang kurang senang warga,” tuturnya.

Sekali lagi beliau (HR) selaku warga setempat tidak bermaksud melarang dengan adanya kegiatan tersebut, tetapi jangan sampai megganggu keamanan lingkungan setempat serta alangkah baiknya bisa kerja sama dengan pribumi.

“Kalau saya pribadi saya senang serta mendukung biar ada juga kegiatan warga bila di perlukan,” tegasnya.

Harapan warga leuwih nutug agar pihak pengelolah perumahan (Claster) tersebuat bisa kerjasama serta jam kerjanya truk tersebut dibatasi mulai dari jam 8 pagi sampai dengan jam 4 sore dan mobil yang bisa masuk untuk keperluan kegiatan perumahan tersebut pakai mobil kecil saja hingga tidak merugikan warga serta tidak membuat warga terganggu.

(S. Gea Kaperwil)

Antisipasi Banjir, Kanit Satpol PP Kelurahan Pasawahan Normalisasi Saluran Air Bersama Babinsa Koramil 2407, Bhabinkamtibmas Polsek Dayeuhkolot

YUTELNEWS.com| Jajaran Pembina Kelurahan,Kanit Satpol PP Agus Ali SE,bersama ketua LPM Om Pipik,Babinsa Koramil 2407 Dayeuhkolot, Bhabinkamtibmas Polsek Dayeuhkolot Aipda Otong Ayen Rukmana,melaksanakan karya bakti bersama warga masyarakat dengan mengeruk lumpur,dan membersihkan sampah, rumput liar serta menormalisasi saluran air di wilayah kelurahan pasawahan,Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Rabu (06/12/2023).

Musim penghujan telah tiba, tingkat kerawanan akan bahaya banjir bisa saja terjadi apabila saluran air mampet atau tersumbat, Sehingga hal tersebut diperlukan pembersihan atau normalisasi saluran. “Kita lakukan pengerukan saluran air ini, dan pembersihan sampah-sampah yang menyumbat,” ungkap Agus Ali SE , saat memimpin kegiatan karya bakti ini.

Disampaikan juga oleh Agus Ali SE Kanit Satpol PP Kelurahan pasawahan, bahwa kegiatan karya bakti bersama ketua LPM, Babinsa,Bhabinkamtibmas dan warga masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk memperlancar aliran air sekaligus untuk mengantisipasi terjadinya banjir disaat musim penghujan. “Jika paritnya bersih, otomatis air mengalir dengan lancar, dan harapanya tidak terjadi banjir,” ungkap Agus Ali SE.

Dilokasi kegiatan nampak terlihat dengan jelas, kekompakkan satpol PP Kelurahan, Babinsa jajaran Koramil 2407 ,Bhabinkamtibmas Polsek dayeuhkolot dengan warga masyarakat kelurahan setempat. Mereka bekerja penuh semangat, bergotong-royong dalam melaksanakan kegiatan yang dilaksanakan juga demi terwujudnya kemanunggalan,; Pemerintah, TNI,Polri dan rakyat.

Ditempat yang sama, salah seorang tokoh, ketua LPM,Om Pipik, mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh warga dan khususnya para bapak-bapak,Kanit Satpol PP Kelurahan pasawahan,Babinsa Koramil 2407dan Bhabinkamtibmas Polsek Dayeuhkolot ,yang sudah turut terlibat dalam kegiatan karya bakti bersama tersebut.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semuanya yang meluangkan waktu dan tenaga, serta peduli akan kebersihan lingkungan, terkhususnya untuk bapak-bapak Babinsa Koramil 2407,Bhabinkamtibmas Polsek dayeuhkolot,Kanit Satpol PP , yang aktif memotivasi warga masyarakat disetiap kegiatan yang positif dengan tujuan membangun kebersamaan, kekompakan serta dalam rangka meningkatkan tali silarurrahmi,” pungkasnya.

(Yans)

Prihatin Melihatnya Pos Kamling Tidak Terurus Lagi Semenjak Berganti Kepemimpinan

YUTELNEWS.com | Di era kepemimpinan ketua RT yang lalu pos keamanan terawat dan bersih , tapi sekarang kepemimpinan berganti dengan RT yang baru sama sekali pos kamling tidak terurus.

Pada hal di era kepemimpinan yang lama pos terlihat bersih dan selalu ada yang merawatnya ujar warga.

Berdirinya pos kamling ini di jalan bojong menteng rt 01/01 kelurahan bojong menteng , kecamatan rawa lumbu, kota bekasi.

Warga merasa iba atas berganti kepemimpinan sama sekali pos tidak terawat , kotor dan kumuh seperti tempat tidak di perdulikan lagi .

Pihak ketua rt yang baru menjabat tidak ada sama sekali untuk peduli atau meneruskan hasil kepengurusan yang lama , justru malah membiarkan pos tidak terawat seperti ini , saya sebagai warga merasa prihatin dan iba melihat kinerja kepengurusan yang baru ini , tidak ada kepeduliannya untuk meneruskan kepemimpinan pengurus yang lama , pungkas warga rt setempat .

(Tasum hidayat saputra)

Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kelurahan Melong Cimahi

YUTELNEWS.com | Ginawati (51) nampak letih membersihkan bagian dalam rumahnya yang porak poranda terendam banjir. Tak ada sudut rumah yang luput dari sisa lumpur.

Banjir yang merendam rumahnya pada Selasa (5/12) malam mencapai ketinggian 170 sentimeter, baru mulai surut sekitar pukul 02.00 WIB. Untuk membersihkannya butuh waktu yang sangat lama.

“Habis semua, dapur jebol sama kamar mandi. Kasur, baju, elektronik semua terendam banjir,” kata Ginawati saat ditemui, Rabu (6/12/2023).

Banjir kali ini merupakan yang terparah selama puluhan tahun ia tinggal di RW 02, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Di beberapa titik, banjir bahkan mencapai ketinggian 250 sentimeter.

“Semalam saya juga ke rumah tetangga, diam di atas rumahnya. Soalnya kan semua terendam banjir nggak bisa kalau di bawah. Suami saya saja yang tingginya 168 sentimeter itu kelelep semua badannya,” kata Ginawati.

Apes juga dialami Bayu (35). Gegara banjir itu, tak cuma seisi rumahnya yang terendam banjir, motornya juga ikut terendam banjir. Alhasil kini motornya harus dibawa ke bengkel untuk diservis.

“Kalau rumah ya sudah jelas habis semua, termasuk motor. Sekarang motor harus turun mesin ke bengkel, warga yang lain juga sama. Parah banget memang banjirnya semalam,” kata Bayu.

Saat ini ia bersama anak istrinya sedang bersih-bersih rumah. Barang berharga tak banyak yang bisa diselamatkan. Pun dokumen-dokumen penting yang disimpan di lemari semua ludes terendam banjir.

“Kalau elektronik mungkin masih bisa diperbaiki atau beli. Tapi dokumen seperti rumah rumah, ijazah anak, surat-surat lainnya yang bingung. Disimpan di lemari, jadi ikut terendam semuanya,” ujar Bayu.

Sementara itu, Arif Hidayat, Ketua RT 02 mengatakan saat ini warga membutuhkan bantuan makanan siap saji dan obat-obatan karena mulai terasa gejala gatal-gatal.

“Yang dibutuhkan makanan siap saji dan obat-obatan. Soalnya warga mulai gatal-gatal. Nanti kita data warga yang mengalami keluhan gatal-gatal dan sakit. Sekarang masih fokus bersih-bersih,” kata Arif.

Lurah Melong, Dian Rohimat, mengatakan berdasarkan laporan, banjir terjadi di wilayah RW 02, mulai dari RT 01 sampai 04. Akibatnya ada ratusan Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir tersebut.

“Informasi dari Pak RW 02, ada sekitar 350 rumah yang terendam banjir. Jadi warga tayang terdampak sekitar 500 KK atau 1.500 jiwa,” ujar Dian saat dikonfirmasi.

Dian mengatakan ketinggian banjir yang merendam rumah warga ada yang dari satu meter hingga hampir tiga meter atau merendam keseluruhan rumah.

“Ketinggiannya beda-beda, ada yang bahkan sampai 3 meter. Jadi rumahnya terendam. Rata-rata 1 meter sampai 1,5 meter. Bagian dalam rumah warga semua terendam,” kata Dian.

Banjir itu berasal dari aliran sungai di sekitar permukiman warga yang meluap. Debit air dari hulu sungai di daerah Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bandung, tak bisa ditampung hingga meluap.

“Hulu sungainya itu kan dari Lembang dan Kota Bandung, alirannya ke sini. Jadi karena debitnya sangat tinggi akhirnya meluap. Melong ini daerahnya rendah, jadi memang langganan banjir,” ujar Dian.

Beruntung banjir tersebut tak berlangsung lama. Sebab beberapa jam kemudian ketinggian banjir mulai surut sehingga warga bisa kembali ke rumahnya masing-masing.

“Jadi memang hanya limpasan saja, hilirnya kan di Sungai Citarum, Kabupaten Bandung. Sekarang informasinya sudah surut, jadi warga sudah ada yang kembali ke rumahnya untuk beres-beres sisa banjir,” ujar Dian.

Warga tak ada yang sampai harus diungsikan. Namun mereka membutuhkan bantuan mendesak seperti makanan, pakaian kering, hingga selimut.

“Tadi dari BPBD juga sudah disalurkan bantuan yang sangat dibutuhkan warga. Seperti makanan, pakaian, dan selimut. Soalnya kan barang-barang mereka semuanya terendam,” kata Dian.(Rabu 06/12/23).

April Y. Zai/Wakabiro

Tujuh Rumah Warga Lrg Amaliah Gampong Jawa Ludes Dilalap Sijago Merah

YUTELNEWS.com | Tujuh rumah warga berkonstruksi Papan dan semi permanen ludes dilalap si jago merah, tepatnya di Lorong Amaliyah, Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, sekira 03.50 Wib, (Rabu 06/12/23).

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa, Nursal Saputra SSTP MAP, kepada wartawan ini mengatakan, tujuh rumah warga dini hari tadi mengalami kebakaran hebat persisnya di belakang Kantor Dinas PUPR Kota Langsa, (disamping Lapas Kelas IIB).

Menurut berdasarkan keterangan saksi, Said Fitrah Maulana (22) di lapangan menyatakan, sekira pukul 03.00 Wib sudah tercium dengan beliau bau kabel terbakar berada di samping rumah yang saat itu sedang kosong karena baru saja musibah meninggal orang tuanya.

Lantas atas kejadian tersebut saksi langsung menyelamatkan salah seorang nenek dan mamak korban yang masih berada di dalam kamar rumah, disaat api mulai membesar dan merembet kerumah yang lainnya.

Adapun ketujuh rumah yang terbakar milik korban antara lain Zuraidah Zakaria (68), Rahmad, (55) Rudi sitompul, (47), Depi, (25), Zainuddin, (70), Zoel, (25), dan Mahayuzar, (50).

“Api dapat dipadamkan sejam kemudian oleh tim Damkar Kota Langsa dan dibantu oleh masyarakat setempat dengan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta,” pungkas Fitrah.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Kapolsek Nagrak Langsung Datangi ke lokasi Melihat 3 Orang Selamat dari Bencana Tanah Longsor Nagrak Sukabumi

YUTELNEWS.com | Tiga orang Korban yang tertibun longsoran tanah akibat bencana alam Tanah longsor di Kampung Cibubuay Rt 02/01 Desa Darmareja Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi Jawa Barat dinyatakan selamat.

Menurut Kapolsek Iptu Teguh Putra Hidayat, S.H, melalui bhabinkamtibmas Limbong mengatakan, tiga orang yang selamat dalam peristiwa bencana alam tanah longsor yaitu Ibu Susan(23), M. Saleh (8) dan M Gibran (4), ketika korban diketahui tertimpa longsoran tanah pada saat terjadinya tanah longsor.

“Menurut Asep, suami korban pada pagi dini hari, ia mendengar suara gemuruh tepatnya di dinding rumah yang dekat tebing dan kemudian tanah masuk ke dalam kamar dan menimpa istri dan anaknya yang sedang tertidur, ” Ungkap Aah pada siaran resminya, Selasa (05/12/23).

Kemudian, lanjut Limbong, korban meminta bantuan tetangga dan menelpon petugas Desa Darmareja.

” Kemudian kapolsek Nagrak Iptu Teguh Putra Hidayat, S.H.Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Darmareja, Koramil beserta unsur  terkait beserta masyarakat mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi pertolongan-nya terhadap korban,” Jelasnya lagi.

Limbong mengatakan, bencana tanah longsor tersebut disebabkan curah hujan yang tinggi yang mengakibatkan satu rumah milik warga jebol pada bagian dinding.

” Saat ini korban selamat karena menderita luka dan trauma maka dirujuk ke RS Sekarwangi Cibadak, ” Ujar Limbong

Kapolsek Nagrak Iptu Teguh Putra Hidayat, S.H, telah meminta jajarannya untuk selalu waspada dalam menghadapi perubahan cuaca yang cukup ekstrem dan menghimbau masyarakat agar berhati-hati terutama pada daerah yang rawan terjadinya bencana alam.

(Idam)

Tragis, Seorang Bocah 9 Tahun Tenggelam di Aliran Sungai Citarum Bandung Barat

YUTELNEWS.com | Bocah perempuan (9), dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Citarum wilayah Desa Batujajar, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Selasa, 5/12/2023

Menurut keterangan, Korban tenggelam tersebut bernama Apina (9), korban tenggelam saat sedang berenang di pinggiran sungai, di duga korban terlalu berenang ke tengah sungai sehingga tenggelam.

Kepala Kantor SAR Bandung, Hery Marantika S.H., M.Si memerintahkan satu tim rescue segera melaksanakan pencarian di lokasi kejadian. “Adapun rencana pencarian, setibanya di lokasi kejadian tim akan berkoordinasi dengan unsur SAR yang terlebih dahulu berada di lapangan dan selanjutnya melaksanakan penyisiran menggunakan satu unit LCR di sekitar Last Known Position atau posisi terakhir korban diketahui. Demikian keterangan tertulis Kantor SAR Bandung.

Tim rescue pun diberangkatkan menuju lokasi kejadian sekira pukul 14.30 WIB.

Kantor SAR Bandung memberangkatkan tim rescue untuk melakukan pencarian atas adanya llaporan bocah perempuan yang tenggelam di Sungai Citarum, Desa/Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat.

Peristiwa nahas di Citarum tersebut bukan kali pertama. Sebelumnya Pada Minggu, 1 Oktober 2023 sekira pukul 12.30 WIB, Rofiqoatul Aini, bocah perempuan 6 tahun dilaporkan tenggelam saat sedang bermain di pinggir Citarum, Batujajar.

Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dengan kondisi meninggal dan mengambang di sekitar Last Known Position pada Senin, 2 Oktober 2023 pukul 10.50 WIB.

Pada Kamis, 2 November 2023 sekira pukul 12.30 WIB, Rafi Pebriano (12), seorang remaja terseret arus dan tenggelam di Citarum, Desa Mandalasari, Kecamatan Cipatat.

Korban dilaporkan tenggelam saat tengah berenang dan bermain rakit di curug atau aliran Sungai Citarum. Korban melompat dari rakit ke arah pinggir sungai dan terseret aliran sungai sejauh 50 meter, yang mengakibatkan Korban tak kembali ke permukaan air dan hilang.

Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal, Selasa, 7 November 2023.

(D.Yoyo)

Perayaan Natal Gabungan Oikumene Keluarga Besar Persatuan Dayak Kubint

YUTELNEWS.com | Hadirilah Ibadah dan Perayaan Natal Gabungan Oikumene Keluarga Besar Persatuan Dayak Kubint (PDKM), Kabupaten Melawi Kalimantan Barat.

Yang akan dilaksanakan di “PANORAMA ALAM (AS) KM 13 Pancur Aji Jalan Provinsi”

Sabtu, 16 Desember 2023, Pukul 15.00 wib Sore- Selesai.

(Musa)

Pemerintahan Kota Payakumbuh Cepat Tanggap Menyerahkan Bantuan Darurat Bencana Erupsi Merapi

YUTELNEWS.com | Pasca erupsi Gunung Marapi yang terjadi Minggu (03/12/2023) lalu, Pemko Payakumbuh langsung menyalurkan bantuan tanggap darurat di Kantor Wali Nagari Batu Palano, Kabupaten Agam, Selasa (05/12/2023).

“Iya, tadi tim dari Dinas Sosial Kota Payakumbuh telah menyerahkan bantuan tanggap darurat di Posko Bencana Erupsi Merapi berupa air mineral, masker, dan buah-buahan,” kata Pj. Wali Kota Payakumbuh Jasman kepada media.

“Mudah-mudahan bantuan tanggap darurat ini bisa sedikit membantu korban yang terdampak,” tukuknya.

Jasman menyebut dari keterangan wali nagari dan tim, jenis bantuan yang dibutuhkan saat ini berupa logistik, minuman dan makanan siap saji, serta asupan energi lainnya buat tim rescue.

“Insyaallah secepatnya akan kita salurkan lagi bantuan yang sangat dibutuhkan saat ini. Kita sudah koordinasikan dengan tim,” ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskan Kepala Dinas Sosial Irwan Suwandi, untuk tenaga relawan, belum dibutuhkan, karena penanganan yang dilakukan berupa penyelamatan di atas puncak gunung yang membutuhkan keahlian khusus.

“Saat ini, yang diizinkan ke atas puncak hanya yang memiliki keahlian khusus karena erupsi masih terjadi. Jadi kita belum bisa mengirimkan bantuan untuk relawan,” katanya.

“Untuk bantuan selanjutnya sesuai arahan Pak Wali Kota akan segera kita himpun dan disalurkan kembali kepada korban yang terdampak,” pungkasnya.

                                           (MD)

Zhafira Salah Seorang Pendaki yang Terselamatkan Akibat Erupsi Gunung Marapi

YUTELNEWS.com | Sosok Zhafirah Zahrim Febrina salah satu korban selamat erupsi Gunung Marapi mencuri perhatian. Pasalnya video Zhafirah Zahrim Febrina viral usai Gunung Marapi meletus pada Minggu (3/12/2023).

Dalam video terlihat Zhafirah Zahrim Febrina meminta tolong lewat rekaman video yang dikirim dari handphone seseorang. Kondisi Zhafirah Zahrim Febrina dalam video terlihat cukup mengenaskan karena wajahnya tertutup abu vulkanik.

Ia juga meminta tolong dengan kondisi yang lemas karena kelompoknya terkena abu vulkanik Gunung Marapi saat hendak turun.

Adapun Zhafirah Zahrim Febrina berhasil selamat usai terkena semburan abu vulkanik dan menemukan sebuah handphone pendaki lain yang tercecer.

Beruntungnya saat itu ada sinyal sehingga Zhafirah Zahrim Febrina bisa meminta tolong lewat pesan video. Wanita yang karib disapa Ife itu sudah bertemu dengan keluarganya.

Wanita berusia 19 tahun itu sudah dirawat di Rumah Sakit Ahmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi.

Dikutip dari Bibi korban, Rani Radelani mengungkapkan kondisi Ife saat ini terbaring lemah dan alami luka bakar di area wajah.

Hingga kini Ife masih belum bisa menceritakan kronologi lengkap yang terjadi dengan kelompoknya saat mendaki. Rani menceritakan sosok keponakannya yang berhasil berjuang keluar dari Gunung Marapi di tengah erupsi.

Ife merupakan mahasiswa jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Padang. Selain mahasiswa, Ife juga seorang atlet silat.

Adapun pendakian gunung ini merupakan pengalaman pertama Ife. Sebelumnya, ia pernah trekking, namun tak pernah ke gunung.

Ife pun sempat minta izin ke keluarga saat hendak naik ke Gunung Marapi. Saat itu ia mendaki bersama teman-teman yang sudah terbiasa mendaki.

Saat mendaftar naik, belum ada larangan mendaki ataupun kenaikan status Gunung Marapi. Rani mewakili keluarga mengucapkan terima kasih kepada tim gabungan yang berhasil mengevakuasi Zhafirah.

(Kharisma Satria Kirana)

Rumah Warga Tak Layak Huni Ciledug Kulon Cirebon Dihuni 7 Orang dan Dua Anak Balita Sangat Menyedihkan

YUTELNEWS.com | Melihat kondisi rumah milik Abdul Wahid betul-betul memperihatinkan, seluruh kondisi rumah baik di dalam maupun di luarnya cukup menyedihkan tak layak untuk dihuni.

Abdul Wahid (53) dan isterinya,Sri Mulyati (50) yang berdomisili di dusun Wage RT 005 RW 02 desa Ciledug Kulon kecamatan Ciledug kabupaten Cirebon tersebut berprofesi sebagai pekerja serabutan.

Di dalam rumahnya, terdapat tujuh penghuni diantaranya dua balita.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp oleh media ini, Abdul Wahid yang akrab disapa Kang Wahid menuturkan,dirinya ingin membuat proposal pengajuan perehaban rumah kepada pemerintah atau kepada para donatur,namun tak manpu membuatnya.

“Jangankan untuk beli kertas dan ngeprint pembuatan proposal,untuk makan sehari-hari saja saya terkadang pas-pasan bahkan pernah tidak punya uang samasekali untuk makan keluarga,”ungkap Wahid, Senin(04/12/2023).

“Saat ini mulai musim penghujan,rumah saya pasti kebanjiran, karena atap bagian atas sudah terbuka tanpa genteng, hanya bagian tengah dan belakang yang masih ada gentengnya,” lanjutnya.

Ia pun membeberkan,tiang penyangga bagian atas rumahnya sudah tidak ada hanya sisa balok wuwung atas saja, semua ruangan bocor cuma kamar anaknya yang tidak bocor, sehingga ketika hujan lebat seluruh keluarganya berkumpul di satu kamar tersebut.

“Anak saya semuanya 4 orang, yang pertama perempuan sudah memiliki 2 anak balita usia 5 dan 2 tahun disini bersama saya,setelah ditinggal cerai suaminya, anak yang ke dua ikut sama isterinya,sedangkan anak yang ke 3 dan ke 4 masih belum bekerja,” jelasnya.

Saat ditanya adakah perhatian dari pemerintah setempat, Wahid menjawab,bulan kemarin rumahnya sudah dipoto oleh kepala dusun,namun belum ada keterangan jelas sampai saat ini.

Diketahui rumah Abdul Wahid dari depan,ruang kamar,belakang semuanya tidak menggunakan pintu kayu layaknya rumah pada umumnya,hanya menggunakan hordeng kusam bahkan lantainya pun masih beralaskan tanah dengan ditutupi baligo.

Dirinya berharap,kepada pemerintah maupun para dermawan untuk bisa membantu perbaikan rumahnya agar layak dihuni,” Pungkas nya.

(Yans)

Kejati Buka Rakerda Kejati Sulsel, Ini yang Disampaikan

YUTELNEWS.com | Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan Leonard Eben Ezer Simanjuntak membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kejaksaan Tinggi SulSel Tahun 2023. Ketua Panitia penyelenggaraan Rakerda 2023 Nur Asiah S. H., M.Hum menyampaikan bahwa kegiatan Rakerda dilaksanakan mulai tanggal 04 Desember s.d 5 Desember 2023 diikuti sebanyak 133 peserta hadir secara tatap muka terdiri dari pejabat struktural eselon II, III, IV dan Auditor dilingkungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, untuk Kejaksaan Negeri terdiri dari seluruh Kepala Kejaksaan Negeri dan masing-masing Satker mengutus satu Kepala Cabang Kejaksaan Negeri dan 2 (dua) orang pejabat struktural eselon IV, jelas Soetarmi selaku Kasi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Lanjut, Nur Asiah menambahkan bahwa pelaksanaan rakerda ini diharapkan dapat merumuskan kebutuhan riil tahun 2025, capaian kinerja, kendala dan rekomendasi disetiap bidang terakomodir dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai masukan dalam rakernas tahun 2024. Selain tatap muka rakerda ini juga diikuti secara daring oleh seluruh pegawai pada wilayah Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dari satuan kerja masing-masing. Pelaksanaan Rakerda hari pertama berupa diskusi kelompok kerja dan hari kedua rapat paripurna penyampaian hasil diskusi kelompok kerja.

Terpisah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan Rapat Kerja Daerah Tahun 2023 ini kita laksanakan dalam rangka menindaklanjuti surat Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: B-162/A/Cr.2/11/2023 tanggal 20 Nopember 2023 perihal Pelaksanaan Rapat Kerja Daerah Tahun 2023 sebagai pelaksanaan dari Pedoman Jaksa Agung Nomor 1 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional, Rapat Kerja Daerah, Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan, Musyawarah Perencanaan Pembangunan, Serta Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Semester I Dan Penyusunan Bahan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, dimana Rapat Kerja Daerah merupaskan forum pertemuan seluruh satuan kerja di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi untuk membahas evaluasi pelaksanaan capaian kinerja tahun sebelumnya dan menyusun rencana kerja dan anggaran tahun yang akan datang, ujarnya.

Leonard Eben Ezer Simanjuntak menekankan Materi Pembahasana Rapat Kerja Daerah meliputi inventarisasi capain kinerja pada masing-masing satuan kerja serta analisis dan inventarisasi kebutuhan riil 1 (satu) tahun ke depan (T+1) pada masing-masing satuan kerja. Pelaksanaan Kegiatan Rapat Kerja Daerah yang meliputi rangkaian acara, salah satunya pelaksanaan paparan para Kepala Kejaksaan Negeri, dimana saya minta setiap Kajari memaparkan 5 (lima) menit.

Kelompok Kerja (Pokja) melalui forum pembahasan dan diskusi baik terkait capaian kinerja 1 (satu) tahun sebelumnya (T-1) maupun kebutuhan riil 1 (satu) tahun ke depan (T+1) yang dipimpin langsung para Asisten. Selanjutnya dilakukan Rapat Paripurna, yang berisi pemaparan hasil rapat kerja kelompok kerja (pokja) bidang yang dipimpin oleh ketua steering committee. Penetapan dokumen laporan tahunan 1 (satu) tahun sebelumnya (T-1) dan penetapan dokumen usulan kebutuhan riil 1 (satu) tahun ke depan (T+1). Penutup, merupakan penyerahan hasil Rapat Kerja Daerah dari ketua umum Rapat Kerja Daerah kepada Kepala Kejaksaan Tinggi, ujarnya.

Terakhir dilakukan pembuatan Pelaporan, hasil rapat kerja daerah ini harus sudah selesai dan final selambat-lambatnya tanggal 15 Desember 2023 dan sudah harus kita kirimkan sebelum tanggal 21 Desember 2023 kepada Jaksa Agung Muda Pembinaan c.q. Biro Perencanaan, dan selanjutnya laporan hasil Rakerda ini akan dipergunakan sebagai materi pembahasan Rapat Kerja Nasional bulan Januari tahun 2024 yang akan datang.

Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan Acara ini menjadi momentum yang berarti bagi kita semua untuk melakukan evaluasi, perencanaan, dan koordinasi demi peningkatan kinerja Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Marilah kita bersama-sama menjadikan Rapat Kerja Daerah Tahun 2023 ini sebagai wadah yang bermanfaat untuk saling berinteraksi, berkolaborasi, dan saling mendukung guna meningkatkan kinerja Kejaksaan di Wilayah Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Dengan kerja keras, kebersamaan, dan dukungan dari semua pihak, saya yakin bahwa kita akan mampu meningkatkan kualitas pelayanan hukum dan memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat di wilayah kerja kita, tutupnya.

(Abu Algifari)

Polres Muara Enim Menghadiri Rakor Fasilitasi Pengelolaan Layanan Hukum pada Pemilu 2024

YUTELNEWS.com | Polres Muara Enim Polda Sumsel menghadiri Rapat Koordinasi Fasilitasi Pengelolaan Layanan Hukum Pada Bawaslu Kab. Muara Enim di Hotel Grand Zuri Muara Enim, Senin (4/12/23).

Kegiatan dihadiri oleh Wakapolres Muara Enim, Kompol C.S Panjaitan, SE, M.Si Ketua Bawaslu Muara Enim, Zainudin, SP, Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang, Kanit Pidsus Polres Muara Enim, Iptu KMS. Erwin, SH, MH, Kasi Pidum Kejari Muara Enim, Ade Rachmat Hidayat, SH, MH, Komisioner Bawaslu Muara Enim, Personil Polres Muara Enim, Pegawai Kejari Muara Enim, Staf Bawaslu Muara Enim.

Materi yang disampaikan mengenai Sentra Gakkumdu atau Sentra Penegakan Hukum Terpadu adalah hasil dari amanat UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Pasal 886 ayat 1 dalam undang-undang tersebut menegaskan bahwa Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan Agung membentuk Gakkumdu untuk menyamakan pemahaman dalam menangani perkara tindak pidana pemilu.

Fungsi utama dari Sentra Gakkumdu adalah melakukan gelar perkara untuk mengidentifikasi unsur-unsur tindak pidana pemilu dan mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan dalam penanganannya. Selain itu, fungsi Sentra Gakkumdu juga terfokus pada membantu pengawas pemilu dalam melakukan kajian terkait tindak pidana pemilu.

Pada rapat tersebut, Wakapolres Muara Enim, Kompol C.S Panjaitan, SE, M.Si, menyampaikan harapannya agar Sentra Gakkumdu bersikap bersinergi dan berintegritas dalam menjalankan penegakan hukum terkait potensi pelanggaran dalam Pemilu 2024. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya miskomunikasi dalam penegakan hukum terkait Pemilu.

Sementara Kasi Pidum Kejari Muara Enim, Ade Rachmat Hidayat, SH, MH, menegaskan kesiapannya sebagai bagian dari Gakkumdu untuk membantu dan berkolaborasi dalam menegakkan hukum jika terjadi pelanggaran atau sengketa Pemilu 2024. Dia menyoroti pentingnya menghindari sikap ego sektoral dan menekankan perlunya kesamaan persepsi di masa mendatang karena mereka telah bergabung dalam Sentra Gakkumdu Pemilu 2024.

Pembentukan Gakkumdu ini menjadi langkah penting dalam upaya menyamakan persepsi dan koordinasi antara lembaga-lembaga terkait dalam menangani pelanggaran dalam konteks pemilihan umum. Dengan demikian, Sentra Gakkumdu berperan dalam memfasilitasi proses penegakan hukum terkait pemilu dengan lebih terpadu dan efektif.

(Ujang Abdul)

Geger, Seorang Pria Berjalan di jalur Kereta Cepat Jakarta Bandung

YUTELNEWS.COM | Rekaman video seorang pria dilaporkan berjalan dijalur kereta cepat jakarta bandung di Kelurahan Gempolsari, Kota Bandung, Senin (4/12/2023), menggegerkan warganet. Kapolsek Bandung Kulon AKP Udin Taryana mengatakan pria tersebut sudah diamankan dan kini sedang dimintai keterangan.

“Orangnya sudah diamankan,” ucapnya, Senin (4/12/2023). Namun, begitu ia menuturkan belum diketahui motif pria tersebut berjalan di jalur kereta cepat. Ia pun kini tengah menelusuri bagaimana yang bersangkutan bisa masuk ke area rel.

Sebab, Kapolsek Bandung Kulon AKP Udin Taryana mengatakan tangga darurat menuju jalur kereta cepat dijaga 24 jam oleh petugas KCIC. Petugas saat ini tengah melakukan pengecekan.

“Anggota sudah mengecek, lagi didalami dia masuk dari mana,” ucapnya.

Sebelumnya, peristiwa orang masuk ke area jalur kereta cepat sempat terjadi beberapa bulan ke belakang. Diduga pria tersebut mengalami gangguan kejiwaan sehingga naik ke jalur kereta cepat.

Namun, setelah diselidiki ternyata pria tersebut hendak mencuri barang-barang di kereta jalur cepat. Pria tersebut akhirnya diamankan (Senin 04/12/23).

(April Y. Zai/Wakabiro)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.