Warga Bandung Barat di Gemparkan dengan Kemunculan 3 Ekor Babi Hutan yang Berkeliaran ke Pemukiman

YUTELNEWS.com | Kampung Purabaya, RT 01/06, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang Kabupaten Barat, Jawa Barat dihebohkan dengan kemunculan 3 ekor babi hutan, hewan liar tersebut tiba-tiba berkeliaran di pemukiman pada Senin (27/11/2023) sore.

Kepanikan warga Desa Jayamekar tersebut sempat terekam oleh video hingga viral di media sosial, Dalam video yang beredar, terlihat babi hutan sedang di buru oleh warga hingga menabrak rolling door warung dan angkutan umum.

“Iya kemarin rame pas kejadian jam 5 sore. Warga sangat ketakutan sekali,” kata Kamal (17) salah seorang warga, Selasa (28/11/2023).

Dirinya tidak mengetahui datang dari mana babi hutan tersebut karena kemunculannya secara tiba-tiba, menurut Kamal, ada tiga ekor babi yang masuk ke pemukan warga, bahkan, ada yang sempat masuk ke dalam warung dan rumah warga.

“Tau-tau ada aja gerombolan babi hutan, yang satu masuk ke rumah terus keluar lagi, terus yang satu lagi sempat masuk ke warung, kalau yang satu lagi mah saya liat lari dari arah Timur,” Jelas Kamal.

Mendengar ada babi hutan, warga pun berhamburan keluar rumah, sebagian warga yang berani akhirnya memburu babi hutan tersebut.

“Ada yang liat katanya 9, tapi yang saya liat itu ads 3 ekor yang dikejar warga,” Lanjut Kamal.

Setelah itu, kawanan babi hutan tersebut akhirnya berhasil ditangkap warga, dari tiga ekor babi yang terlihat, dua di antaranya berhasil ditangkap warga, sedangkan satu ekor lainnya kabur, babi hutan yang ditangkap diserahkan ke pemburu.

“Yang ketangkap ada 2 ekor dan yang satunya kabur, yang masuk ke warung dapet sama salah seorang warga dengan kondisi masih hidup, nah yang satunya, yang di kejar warga itu mati dengan kondisi tertusuk oleh besi karena khawatir soalnya banyak anak kecil takutnya nyerang warga juga makanya ditusuk,” pungkasnya.

(D.Yoyo)

Perempuan Asal Sumatra Barat Ditemukan Tewas di Sebuah Kos Karanganyar

YUTELNEWS.com | Seorang perempuan ditemukan tak bernyawa di sebuah kos, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (25/11/2023) malam.

Dari informasi yang dihimpun Yutelnews.com, jenazah perempunan itu ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB.

Identitas jenazah diketahui bernama Rahmi (31).

Korban merupakan warga Desa Limbanang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

Korban ditemukan tetangga kosnya dalam keadaan sudah kaku di dalam kosnya.

Setelah melihat kejadian itu, selanjutnya memberi tahu pemilik kos dan melaporkan ke kepolisian.

Kapolsek Jaten, AKP Yuni Marsianto mengatakan setelah mendapatkan laporan itu, korban langsung dievakuasi.

“Korban bernama Rahmi ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya, di Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar,” kata Yuni, Minggu (26/11/2023).

Yuni mengatakan jenazah korban dilakukan pemeriksaan luar oleh bidan dari Puskesmas Jaten II, Ida Widyaningsih dan Dewi Rahayu.

Dari pemeriksaan korban, hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, ditemukan lebam pada betis kiri dan siku di kedua tangannnya yang diduga lebam muncul karena kecapekan tubuh .

Selain itu, mulut dan hidung korban keluar darah yang diduga dari penyakit asam lambung.

“Selain itu, ditemukan obat obatan dari dokter riwayat penyakit asam lambung, dan dimungkinan penyebab meninggal dunia korban karena penyakit asam lambung,” ucap dia.

“Jenazah sudah diambil oleh keluarganya di RSUD dr Moewardi Solo, pukul 12.00 WIB,” pungkasnya.

(Kharisma Satria Kirana)

Cuma Hanya Bermodal Kartu Pers Tanpa Pendidikan Jurnalistik, Menjadi Awal Pemicu Wartawan Abal-Abal

YUTELNEWS.com | Direktur Utama, Lembaga Pendidikan Wartawan, Pekanbaru Journalist Center (PJC), Drs. Wahyudi El Panggabean, M.H., meminta segenap pemimpin redaksi media berita di tanah air agar berhati-hati mengeluarkan kartu pers.

“Sebab pemberian kartu pers, atau KTA (Kartu Tanda Anggota) bagi yang belum pernah menjalani pendidikan wartawan, adalah tindakan berbahaya,” ujar Wahyudi di Pekanbaru, Selasa (28/11/23) siang.

Menurut pengamatannya, salah satu pemicu maraknya aktivitas wartawan abal-abal di tanah air justru kemudahanya memperoleh KTA pers.

Merupakan hal yang mustahil, jelasnya, seorang yang tidak paham dengan kode etik jurnalistik misalnya, bisa menjalankan profesi wartawan secara profesional.

“Padahal profesionalisme merupakan syarat dasar menjalankan profesi wartawan sebagaimana diamanahi Pasal 2 Kode Etik Jurnalistik Indonesia,”kata penulis buku-buku jurnalistik itu.

Maraknya aktivitas jurnalis kontra profesional ini jelasnya, menjadi peluang massif terjadinya konflik di tengah masyarakat.

Publik yang seyogianya berharap banyak kepada pers sebagai penyaji informasi kebenaran, lanjutnya, dengan aktivitas wartawan abal-abal ini, justru jadi masalah baru bagi masyarakat.

“Yah seharusnya wartawan kan memburu informasi dengan senjata yang dimilikinya, Tetapi jika dia tidak paham menggunakan senjatanya, bisa-bisa dia menembak narasumbernya,” jelasnya.

“Yang pasti, konsekuensi dari penyimpangan ini akan merugikan publik,” ungkap Wahyudi.

Segala upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pun, demikian Wahyudi menilai akan percuma, jika arus deras yang menjadi sumber wartawan abal-abal ini tidak segera dibendung.

“Kita cermati data eskalasi jumlah wartawan tanah air sudah di atas angka 140 ribu, Dengan pertambahan angka ribuan setiap tahun,” kata Wahyudi.

Berharap dengan program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dinilai pesimistis, jika arus deras lahirnya wartawan karbitan ini tidak diantisipasi.

“UKW itu kan bersifat menguji, Bukan melatih, Itupun sangat tidak sebanding antara yang sudah lulus UKW (sekitar 20 ribu-red) dengan pertambahan wartawan baru,” tandasnya.

Wahyudi lantas mengajukan dua alternatif, Pertama, setiap pemimpin redaksi perlu mempertimbangkan dengan cermat sebelum menerbitkan kartu pers atau KTA.

“Paling tidak, bagi calon wartawan dia bisa lebih dulu menunjukkan sertifikat pelatihan jurnalistik, Atau diuji menulis berita,” tegas Wahyudi.

Kedua, lanjut Wahyudi bagi pihak-pihak yang terlanjur memegang kartu pers, harus segera mengikuti pelatihan jurnalistik agar paham tentang ilmu jurnalistik,

“Minimal Pendidikan Jurnalistik tingkat dasar,” pungkasnya.

Sumber PJC

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Setelah KIM Kab Bandung Juara Nasional, Diskominfo Kota Cilegon Kunjungi Diskominfo Kab Bandung

YUTELNEWS.com | Lagi-lagi Kabupaten Bandung Jawa Barat kembali menjadi sorotan. Pasalnya, banyak yang tertarik dengan keberhasilan dalam pengembangan, pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) hingga meraih juara Nasional. Atas dasar hal itu, Dinas Komunikasi, Informasi (Diskominfo) Persandian dan Statistika Kota Cilegon, Provinsi Banten menyambangi Kantor Diskominfo Kabupaten Bandung bertujuan untuk melakukan study tiru.

Kedatangan rombongan Diskominfo Persandian dan Statistika Kota Cilegon berjumlah 40 orang dipimpin langsung Kadisnya Agus Zulkarnain., S.STP., M.Si, bersama jajaran, disambut ramah oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung H. Yosep Nugraha., SH.,M.ip didampingi Sekdis Perdana Firmansyah, Pranata Humas Adhie Nur Indra, dan Seyla serta Perwakilan Forun KIM Kab. Bandung bertempat di Aula Diskominfo Kab. Bandung, Selasa (28/11/2023).

Kadiskominfo sangat mengapresiasi dan menyambut dengan santun Diskominfo Kota Cilegon.

Dalam penyambutanya, Kadiskominfo Kabuapten Bandung Yosep Nugraha mengungkapkan rasa syukur terimakasih karena telah berkunjung ke Dinas yang dipimpinnya. Yosep pun menyambut baik kehadiran rombongan Diskominfo Kota Cilegon berserta KIM Cilegon yang mau shering berbagi ilmu dengan Diskominfo Kabupaten Bandung.

Kadisfominfo Kabupaten Bandung yang akrab disapa Kang Yosep, berdasarkan Permenkominfo Nomor 8 tahun 2010, menggaris bawahi adalah tugas KIM itu sangat besar.

“Yang ingin saya garis bawahi adalah tugas KIM itu sangat besar. Dua substansi, pertama melakukan pengelolaan informasi, yang kedua melakukan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan nilai tambah,” kata Kang Yosep.

“Nah, kalau pengelolaan informasi berarti mulai dari mencari sumber informasi, mengelola informasi, mempublikasikan informasi, kalau dunia sekarang berarti dalam berbagai flat form media,” tandas Kang Yosep.

Disebutkan Kang Yosep, seperti media online, media sosial, instagram, tiktok, FB (Facebook) dan sebagainya. Kemudian informasi itu dimaksudkan juga untuk memberikan kesadaran, pemahaman kepada masyarakat sekitar, agar masyarakat itu tahu bagaimana caranya mencari sumber informasi yang benar dan salah. ‘”Cara memilah informaai itu hoaks atau bukan dan itu diedukasikan kepada masyarakat oleh kita nersama teman-teman KIM,” katanya.

Sehingga mereka tidak terjebak atau menjadi bagian dari sistem hoaks yang sedang berjalan trend atau viral. “Yang menjadi kekhawatiran kita saat ini, itu kan kebenaran seolah berbasis viralitas, dimana. Tapi disisi.lain ada market yang bagus juga, karena pemasaran tergantung viralitas juga meskipun misalnya awalanya itu di viralkan dengan bahasa yang kasar yang jelek dan sebagainya. Tapi kemungkinan menjadi market yang bagus seperti odading Mang Oleh yang diviralkan oleh Ade Londok,” sebutnya.

“Alhamdulillah, berkat KIM sebagai mitra kerja pemerintah mengedukasi, mencerdaskan masyarakat mampu mengimplementasikan diseminasi informasi sebagai peran fungsi adinda, sehingga kami sangat terbantu,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Cilegon Agus Zulkarnain,. S. STP., M.Si menyatakan, dengan berkunjung ke Diskominfo Kabupaten Bandung sangat tepat, sebab ia menganggap mampu dan berhasil memberdayakan maayarakat.

“Kami kesini ingin banyak belajar, ingin banyak mengetahui bagaimana pemberdayaan, pembinaan, dan pengelolaan KIM yang ada di Kabupaten Bandung. Dan, saya hadir kan KIM Kota Cilegon untuk bisa mengoptimalkan kesempatan yang sangat baik ini,” kata Agus.

Diakui Agus, kalu KIM di Kota Cilegon sepertinya masih disibukan dengan aktivitas tugas dan profesi lain. “Jadi mungkin belum bisa maksimal seperti KIM di Kabupaten Bandung dengan jumlah KIM yang luar biasa banyak,“ kata Agus.

”Kita memiliki 43 kelurahan, KIM-nya baru terbentuk 52, itu juga dari KIM tingkat Kota hingga Kelurahan, jadi mudah-mudahan nanti rekan-rekan bisa menambah wawasan dan pengetahuan. Tadi disinggung olek Pak Kadiskominfo Kabupaten Bandung, bahwa KIM ini sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi oleh, dari, untuk masyarakat juga pemerintah,” katanya.

Agus memaparkan, di zaman sekarang kemajuan teknologi informasi perkembangannya sangat luar biasa. “Tadi sudah disampaikan juga bahwa, apabila kita tidak bijak menyikapi, menggunakan medsos, bisa jadi menimbulkan komplik horizontal diantara masyarakat. Nah, semoga dengan keberadaan KIM ini bisa meredam bisa mencegah hal itu, dengan melakukan diseminasi terkait berita hoaks apalagi sekarang kita menghadapi tahun politik, jelang pemilu legislatif dan pilpres ini sangat tinggi potensi konfliknya,” ujarnya.

“Kami kesini ingin belajar bagaimana cara KIM bisa berdaya sehingga bisa menghasilkan karya menjadi nilai tambah. Dan hasil dari sini semoga bisa kita implementasikan di Kota Cilegon,“ kata Agus.

Pembina KiM Kabupaten Bandung Adhie Nur Indra seraya menambahkan, semoga KIM Cilegon bisa belajar mendalami apa yang disampaikan oleh Diskominfo Kabupaten dan temen KIM disini, mudah-mudahan KIM Kota Cilegon bisa mendalami agar bisa mengimplementasikan di Kota Cilegon.

Adhie Nur Indra memaparkan latar belakang mulai dari pembentukan, pengembangan, pengelolaan KIM di Kabupaten Bandung, hingga berhasil meraih juara Nasional.

Tak sampai disitu dengan keuletan serta kegigihannya, pihaknya membimbing Forum KIM Kabupaten tidak hanya terpaku di desa saja dalam mengembangkan KIM.

“Namun bisa membentuk KIM milenial di kaum pelajar disela-sela mereka saat sedang melakukan seminar. Sosialisasi yang melibatkan kalangan pelajar SMA, SMP tentang bijak memanfaatkan sosmed, dan sepakat tidak ada bullyng di sekolah,” pungkasnya.

(Yans)

Persatuan Gonjong Limo Pekanbaru Menjamu Puluhan Wartawan 50 Kota

YUTELNESWS.com | Puluhan wartawan yang bertugas di Kabupaten Limapuluh Kota yang sedang melakukan kunjungan studi komparatif ke Propinsi Riau, menjadi tamu istimewa bagi perantau Luak 50 yang bermukim di Kota Pekanbaru.

Puluhan wartawan yang terdiri dari media cetak, media online dan media elektronik tersebut dijamu khusus oleh pengurus Gonjong Limo Pekanbaru di salah satu kafe pusat Kota Pekanbaru pada Selasa (28/11) malam.

Hadir pengurus inti dari Gonjong Limo Pekanbaru Nikmatul Akrab (penasehat), Dedi Armen (ketua), Sri Novrita (sekretaris), Endri (bendahara), Bastian Koti Datuak Majo Bosa (wakil ketua), Aris Arismon (wakil ketua) serta sejumlah pengurus Gonjong Limo lainnya sampai ke tingkat kecamatan. Juga hadir perantau sukses sekaligus anggota DPRD Riau 4 periode Mira Roza dari PKS.

Ketua Gonjong Limo Pekanbaru Dedi Armen bangga dikunjungi oleh insan pers dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Dedi pun mengakui, selalu monitor perkembangan kondisi daerah kampung halaman terutama melalui pemberitaan-pemberitaan insan pers di Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Dedi Armen juga memaparkan program Gonjong Limo Pekanbaru bagi perantau Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Salah satunya melalui program Kartu Tanda Anggota bagi seluruh perantau Gonjong Limo Pekanbaru. Yaitu memiliki kemudahan setiap anggota yang sudah memiliki KTA. Yaitu pemanfaatan KTA dari berobat, kegiatan sosial hingga berbagai kegiatan lainnya yang bermanfaat dan membantu terhadap anggota Gonjong Limo Pekanbaru.

KTA sekaligus untuk pendataan perantau kita sekaligus ada kemudahan bagi anggota Gonjong Limo Pekanbaru. Alhamdulillah, sekarang sudah banyak perantau kita yang mengurus KTA ini,” ujar Dedi Armen.

Sedangkan, rombongan wartawan dari Limapuluh Kota melalui Kepala Dinas Komunikasi Desri berterimakasih terhadap perhatian dari Gonjong Limo Pekanbaru, terutama jamuan bagi insan pers.

“Mudah-mudahan silaturahmi antara perantau kita Gonjong Limo Pekanbaru tetap terjalin,” ujar bapak Desri,

                                              ( MD)

Komisi VII DPR RI, Rian Firmansyah Kolaborasi Bersama BRIN Wujudkan Kapasitas dan Peningkatan Inovasi UMKM

YUTELNEWS.com|| Anggota Komisi VII DPR RI Rian Firmansyah S.Pd, Berkolaborasi dengan BRIN (Badan Riset Nasional) gelar pelatihan menajemen Bisnis bagi UMKM di Gedung serbaguna Desa lampengan Kecamatan Ibun Kab.Bandung, Selasa (28/11/2023).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud peningkatan kapasitas pengguna riset dan inovasi untuk masyarakat tahun 2023 yang diikuti lebih dari 250 UMKM di wilayah Kabupaten Bandung.

Program BRIN ini tentunya untuk menaikkan kelas bagi UMKM, dan kita mencari potensi-potensi dari pada daerah setempat khususnya di Daerah Kabupaten Bandung seperti halnya di Kecamatan Majalaya ataupun di Kecamatan Ibun baik itu di bidang kuliner dan yang lainnya,” Kata Rian disela-sela acara.

Rian Menjelaskan bahwa warisan Budaya ataupun warisan kuliner kita saat ini tentunya melalui proses akulturasi budaya, itu menjadi penting di mana produk-produk kreatif seperti borondong yang ada di wilayah sekitaran Kec. Majalaya sepertinya Borondong yang biasa -biasa saja dan ini patut diolah oleh para pelaku UMKM,” tegasnya.

Dengan inovasi, dimana borondong ini ada jenis borondong lain ada tambahan dengan inovasi menambahkan Enten di borondong tersebut. Tentunya ini patut diolah, patut diviralkan dan harus dengan promosi yang baik, sehingga menjadi panganan yang bersifat wajib bagi masyarakat menjadi oleh-oleh dari Kecamatan Ibun, Majalaya dan sekitarnya.

Dirinya membahkan, dengan sentuhan teknologi yang dilakukan para UKM yang ada di wilayah tersebut saya yakin dengan ditambah teknik marketing dengan menggunakan sosial media, dengan di viralkan, tentunya ini akan menjadi terkenal bukan saja di wilayahnya tersebut tetapi akan terkenal semakin luas dan masif, ujarnya.

Dengan melakukan sentuhan teknologi dan ditambah dengan sentuhan tradisional para UMKM tentunya akan mendapatkan keuntungan yang baik dan menjadi modal litas yang bisa meningkatkan omset daripada produk yang diolah oleh para pelaku UMKM, sehingga secara langsung akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para pelaku usaha.

Masyarakat harus terus mengeluarkan gagasan dan idenya terkait dengan inovasi di bidang apapun dalam hal ini tentunya bidang kuliner, agar memang itu menjadi modal utama untuk diolah dan dikembangkan oleh para pelaku UMKM,” ucapnya.

Dirinya menjelaskan, dalam hal inovasi dan riset ini tentunya ada pendekatan ilmiah, jadi dalam proses inovasi kita mengembangkan produk kita semuanya harus terdata dan didokumentasi secara terukur itu sangat penting, ” karena dengan itu semua kita bisa menilik sejarah daripada panganan dan juga kuliner yang sedang diolah oleh para pelaku UMKM yang tidak akan pernah tidak bisa diklaim oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

selain dari pada pengembangan ini, termasuk di dalamnya juga dalam Pengembangan produk ini agar selalu tercatat terdata dan terdokumentasi baik secara foto maupun video juga dengan catatan tertulis sebagai jurnal.” Pungkasnya.

(Yans)

Dampak Kembali Krodit, Sejumlah Sopir Truk Pengangkut Sampah TPA Sarimukti dari Kab. Bandung Terpaksa “Mondok”

YUTELNEWS.com | Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali krodit sehingga puluhan sopir pengangkut sampah dari wilayah Bandung raya, termasuk dari Kabupaten Bandung terpaksa harus “mondok” di TPAS Sarimukti. Selasa, 28/11/2023.

Kroditnya TPAS Sarimukti tersebut, selain semakin banyaknya truk yang mengangkut sampah dan terbatasnya alat berat, kondisi jalan menuju TPAS Sarimukti juga sangat licin di karenakan terus diguyur hujan.

“Wah parah lagi, terjadi antrean truk menuju TPAS Sarimukti ke zona 2, dan puluhan sopir truk dari Bandung raya, termasuk saya dari Kabupaten Bandung terpaksa harus mondok di TPAS Sarimukti,” kata Edi, salah satu supir truk.

Menurutnya, yang biasa menarik sampah dari Cileunyi, ada sejumlah faktor kroditnya TPAS Sarimukti, di antaranya, lanjut Edi, kian banyak truk yang akan membuang sampah, waktu di batasi hanya dari pukul 08.00 Wib hingga pukul 16.00 Wib, hanya 1 zona dan terbatasnya alat berat di TPAS Sarimukti.

“Kondisi diperparah dengan cuaca di sekitar TPAS Sarimukti yang terus diguyur hujan, jelas jalan menuju TPA yang amburadul becek dan licin, ya harus bagaimana lagi saya bersama puluhan sopir truk terpaksa harus mondok, dan i ini sudah terjadi hampir seminggu lebih,” Tuturnya.

Sementara itu, Pemprov Jabar melalui Dinas Lingkungan Hidup dikabarkan akan menutup TPAS Sarimukti, mulai 1 Januari 2024 nanti, penutupan TPAS Sarimukti pasca kebakaran ini, selain sudah over kapasitas, juga sudah tak layak.

(D. Yoyo)

Silaturahmi di Billiard Centre, Diduga Jam Operasionalnya Hingga Subuh 

YUTELNEWS.com | Diduga jam operasional Permainan Elektronik Billiard Centre (BC) melebihi standar normal.

BC tersebut beralamat di Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Hal ini terungkap saat awak media meninjau lokasi pada Selasa (28/11/2023) sekira pukul 01.11 WIB malam hari. Salah satu warga juga yang ada disekitar lokasi membenarkan adanya aktivitas tersebut.

“Masuk aja bang dari samping, masih buka bang. Bukanya mulainya jam 10.00 pagi dan tutupnya jam 04.00 malam, ” ucap salah satu warga yang tidak disebutkan namanya.

Memastikan adanya aktivitas permainan elektronik tersebut, awak media mencoba masuk dan melakukan investigasi, berjumpa dengan salah satu wasit, pengawas Bala dan para pemain lainnya.

“Minimal Rp. 50.000 sekali main bang, tidak dijamin bisa menang dan buka nya sampai jam 04.00 subuh bang, jawab salah satu perempuan selaku wasit.

Masih di lokasi, Bala selaku pengawas mengatakan kepada awak media untuk memasukkan proposalnya di siang hari kepada Security yang bertugas. Dan proposal kerjasama tersebut akan diteruskan ke atasan (Humas) yang disebut AG (inisial).

Proposal yang dimaksud pun sedang dalam proses pembuatan.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih terus berupaya lakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan sesuai prosedur, dan juga kepada dinas – dinas terkait untuk menjalin kerjasama publikasi.

Part 1

(Red)

Senam Kesehatan Jalin Sinergitas Forpimcam Kecamatan Purwoharjo

YUTELNEWS.com | Senam Bersama di Makoramil Purwoharjo Jalin Sinergitas yg Baik pada Jumat (24/11/2023).

Dalam pelaksanaan kegiatan Senam bersama seluruh instansi pemerintah kecamatan purwoharjo dapat menjalin hubungan kerja yg baik sesuai tugas pokoknya masing-masing.

Melalui Kegiatan Senam bersama, forpimka dapat memberikan serta membantu Pemerintah desa dalam pelayanan masyarakat.

Danramil berpesan, kegiatan ini merupakan salah satu cara komunitas yg baik. Dan dapat saling berkoordinasi dengan pihak lain khusus nya melayani masyarakat.

Dengan ini sebagai forpimka tetap selalu dijalin kebersamaan nya sehingga kita lebih muda berjalan dengan lancar.

               ( Slamet )

Dosen Unimal Lakukan Pengabdian di Lingkungan Masyarakat Muara Batu

YUTELNEWS.com | Tim Universitas Malikussaleh (Unimal) bersama masyarakat Gampong Cot Trueng, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, melakukan pemanenan sayuran yang menggunakan pupuk organik cair (POC) bonggol pisang, hari Senin (27/11/2023).

Pemanenan berlangsung di kebun percontohan di Gampong Cot Trueng.

Dari pihak Unimal, hadir Ichsan, Ph.D (dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis) serta Dr. Nilahayati, S.P., M.Si dan Nazimah, S.P., M.Si (dosen Fakultas Pertanian). Sementara itu, dari kalangan masyarakat Gampong Cot Trueng tampak sejumlah petani, ibu rumah tangga, dan pelajar.

Kegiatan pemanenan dilakukan setelah sekitar sebulan sebelumnya tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Unimal ini melakukan pelatihan pembuatan POC dengan bahan dasar bonggol pisang. Pelatihan, yang dilanjutkan dengan cara penggunaan POC pada tanaman sayuran ini, diselenggarakan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat Gampong Cot Trueng.

Bonggol pisang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan POC karena mengandung banyak nutrisi. Bagian dari tanaman pisang itu sayangnya sering diabaikan begitu saja setelah tanaman pisang berbuah. Oleh karenanya, tim PKM Unimal, yang dipimpin oleh Ichsan, Ph.D, melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari bonggol pisang ini.

Masyarakat Cot Trueng dengan gembira dan penuh semangat mengikuti kegiatan. Bersama-sama dengan tim pengabdian Unimal mereka melakukan pemanenan, dan setelah itu tak lupa membawa pulang sayuran hasil panen.

Syamsiah, atau yang biasa dipanggil Kak Syi, salah seorang ibu rumah tangga, sangat puas dengan kegiatan yang dilaksanakan.

“Sayuran bayam hasil panen lebih tinggi dan daunnya lebih lebar dibandingkan dengan bayam yang tanpa menggunakan pupuk yang ditanam di kebun percontohan. Saya merencanakan menggunakan pupuk ini untuk sayuran yang akan saya tanam nanti di pekarangan rumah,” ujarnya.

Dr. Nilahayati, S.P., M.Si., anggota tim pengabdian Unimal, menjelaskan keuggulan dan manfaat penggunaan POC bonggol pisang.

“Penggunaan POC bonggol pisang dapat memperbaiki struktur tanah karena mengandung mikrobia pengurai bahan organik yang berguna bagi peningkatan kesuburan tanah, sehingga dapat meningkatkan produksi sayuran,” ungkapnya.

Meskipun hasil pemanenan sayuran memuaskan, tetapi masih ada persoalan menyangkut pengendalian hama. Pada saat memasuki umur panen, bayam yang ditanam diserang ulat. Ichsan, Ph.D, menyampaikan di waktu mendatang tim akan membuat pelatihan penggunaan pestisida alami untuk menanggulanginya.

“Ke depan kami merencanakan untuk menyelenggarakan pelatihan teknik pembuatan pestisida nabati untuk pengendalian hama tanaman sayuran, dengan demikian proses budidaya yang dilakukan akan mendukung program pertanian bekerlanjutan,” pungkasnya.

(Ary)

Derita Nabila Kabupaten 50 Kita, Ibu Meninggal Rumahpun Tak Punya 

YUTELNESWS.com | Seorang anak yang masih belasan tahun yang tinggal di Dusun Hibrida jorong Talang nagari Talang Maur kecamatan Mungka kabupaten Limapuluh Kota harus menerima derita yang memilukan. Dalam usia masih belia dia harus merelakan kepergian ibundanya yang meninggal lantaran penyakit kronis.

Apatah lagi, Nabila Denianti di usia 16 tahun, putri semata wayang dari pasangan Masmuharni dan almarhumah Yenti Susanti itu juga tak memiliki tempat tinggal atau rumah.

Siswi SMP ini semenjak ibunya meninggal karena kanker payudara pada 10 Januari 2022 lalu harus tinggal menumpang di sebuah rumah tidak layak huni. Bangunan dengan bahan papan ini terlihat lapuk dengan atap yang sudah bocor di beberapa bagian.

Nabila mengungkapkan jika untuk kebutuhan sehari-harinya di dapat dari bantuan tetangga dan belas kasih orang kampungnya.

“Tapi saya mesti tetap sekolah pak, karena bagaimanapun keadaan saya, sekolah itu penting agar saya tidak ketinggalan dalam menuntut ilmu”, ungkap Nabila kepada awak media.

Da Is, salah seorang tetangga sekampung Nabila mengatakan bahwa dia sangat prihatin dengan kondisi yang dialami Nabila selama ini.

“Memang ada beberapa individu yang telah membantu Nabila, namun kita tetap terus berusaha untuk mengetuk pintu hati para donatur yang berkenan membantu anak kita ini”, ucap Da Is.

Sekira ada dari pembaca yang terketik pintu hati untuk membantu Nabila bisa menghubungi Da Is nomor Hp  0852-1164-0916.

                         (Mahwel)

Pemkab Bandung Tetapkan Peningkatan Kesiapan Status Siaga Darurat Bencana Alam

YUTELNEWS.com || Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan berbagai langkah-langkah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam disaat memasuki musim hujan atau dalam kondisi tertentu.

“Selain melaksanakan pembinaan dan berbagai edukasi kepada masyarakat, kita di jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan, PDAM, PMI, Forum Pengurangan Risiko Bencana dan stakeholder yang lainnya melaksanakan rapat koordinasi untuk memastikan kesiapsiagaan dalam mengahadapi bencana,” tutur Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama di Soreang, Selasa (28/11/2023) pagi.

Uka Suska mengatakan melaksanakan rapat koordinasi dengan berbagai stakeholder sudah dilaksanakan beberapa kali, dan yang terakhir dilaksanakan di Aula Kantor BPBD Kabupaten Bandung di Soreang, Jumat 24 November 2023 lalu.

Uka Suska mengungkapkan bahwa berdasarkan prakiraan cuaca BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), perihal musim hujan tahun 2023 sampai 2024 dimana wilayah Kabupaten Bandung memasuki musim hujan pada bulan November 2023 sampai dengan bulan Februari 2024.

“Pada bulan Oktober sampai November 2023 terjadi peningkatan kejadian bencana alam yaitu angin kencang, longsor di beberapa kecamatan di Kabupaten Bandung. Tercatat, sejak Januari sampai dengan bulan November 2023 kejadian bencana alam sejumlah 850 kejadian, yang paling tinggi kejadian sebagai dampak fenomena el nino yaitu kekeringan menimbulkan kekurangan air bersih dan kebakaran hutan dan lahan,” tutur Uka Suska.

Ia menegaskan dalam upaya pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana, perwakilan OPD dan kecamatan menyepakati ditetapkan status siaga darurat bencana.

“OPD dan kecamatan untuk segera mempersiapkan personil, peralatan, logistik dan peralatan lainnya,” katanya.

Dikatakan Uka Suska, menetapkan status siaga darurat bencana banjir, longsor, angin kencang di wilayah Kabupaten Bandung sejak tanggal 27 November 2023 sampai 30 April 2024.

“Selanjutnya status siaga darurat ditetapkan dengan Surat Keputusan Bupati Bandung,” ujarnya.

(Yans)

Rian Firmansyah Komisi VII DPR RI Bersama BRIN Gelar Bimtek Tingkatkan Kapasitas Bagi Pelaku UMKM Agar Naik level

YUTELNEWS.com| Anggota Komisi VII DPR RI Rian Firmansyah bersama BRIN (Badan Riset Nasional) gelar Pelatihan Manajemen Bisnis bagi UMKM di GOR Bulutangkis desa Sukawening Pasir Jambu Kabupaten Bandung, Senin (27/11/2023).

Kegiatan ini di laksanakan agar bisa mewujudkan dan meningkatan kapasitas para pelaku UMKM yang ada di wilayah Kab.Bandung terutama yang ada di wilayah Kecamatan Pasir Jambu dan Ciwidey, kegiatan ini diikuti dari 200 UMKM dari berbagai kegiatan usaha.

Rian Firmansyah mengatakan, Manajemen bisnis sangat penting dalam menjalankan suatu bisnis, dimana UMKM ini harus naik level dalam segi apapun apalagi urusan masalah permodalan atau pinansial juga distribusi dan promosi, tentunya para UMKM harus ada sentuhan pemanfaatan teknologi dan itu merupakan yang paling utama.

Khusus daerah Ciwidey Pasir Jambu dan Ranca Bali, ini merupakan daerah wisata yang luar biasa sudah sangat terkenal di Indonesia maupun di mancanegara, tinggal bagaimana kita meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM untuk bisa piawai dan juga cakap dalam penggunaan teknologi dalam segi promosinya. Karena produk-produk UMKM produk olahan maupun riset dan inovasi di bidang kuliner di wilayah ini sudah sangat luar biasa banyak dan tentunya juga akan menjadi ciri khas daripada Kabupaten Bandung kedepannya.

jadi tinggal di tingkatkan urusan masalah promosi dan pemasaran dengan sentuhan teknologi, bisa di marketplace dan di media-media yang lainnya, Ungkap Rian Saat di sambangi awak media usai acara.

Rian menjelaskan bahwa BRIN itu memegang peranan utama karena tentunya dengan hasil riset dan inovasi oleh para peneliti yang ada di BRIN disosialisasikan dengan tujuan meningkatkan kapasitas daripada pelaku UMKM tersebut, dan tentunya ini sangat penting karena jika produk sudah ada tapi para pelaku UMKM tidak bisa berdaya saing itu merupakan suatu kelemahan dan tentunya ini harus diperbaiki maka peranan utama dari BRIN sangat luar biasa penting dalam proses sosialisasi manajemen bisnis untuk para UMKM.

Maka khusus di Kabupaten Bandung ini, selain melakukan inovasi produk harus mulai ditingkatkan lagi manajemen UMKM nya, di mana pondasi dan bangunan utamanya harus kuat,” ucap Rian.

Dirinya yakin peserta akan memperoleh manfaat yang maksimal dengan pelatihan yang membuat materi terkait menajemen Bisnis bagi para UMKM, peserta bisa lebih paham dalam berbisnis, sehingga harus dimulai dengan melakukan menajemen yang baik.

Adapun permasalahan terkait modal yang dialami para UMKM, tentunya baik pemerintahan Kabupaten/ kota, provinsi sudah bisa membantu dan bisa diakses pada saat ini, tinggal Pasilitatornya saat ini yang kurang dan tentunya harus ada kolaborasi bersama jangan sampai menitikberatkan pada satu titik, kami mendorong dari DPR-RI agar pemerintah Daerah Kab. Bandung bisa menaikkan level bagi para pelaku UMKM, agar senantiasa benar-benar pelaku UMKM naik tingkat dan naik level dalam segi dan segala aspeknya.”pungkas nya.

(Yans)

Kanwil Direktorat Bea Cukai Aceh Musnahkan Rokok Dan Berbagai Jenis Barang Ilegal

YUTELNEWS.com | Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai(Bea Cukai) Aceh bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Sabang dan KPPBC TMP C Banda Aceh musnahkan rokok dan berbagai jenis barang ilegal lainnya.

Sedikitnya ada 1.091.904 batang rokok dan barang ilegal lainnya yang dimusnahkan, seperti sparepart mesin,sex toys, alat bekam,tools perawatan gigi, bagian senjata api, bahan makanan, bubuk kopi, bubuk teh, cairan gel pijat, celak, cokelat,eye shadow, dan eyeliner.

“Rokok ilegal dimusnakan dengan cara dipotong dan dibakar, kalau sparepart mesin, sex toys dan barang lain dihancurkan sampai tidak bisa pakai lagi,” ujar kabid Fasilitas Kebapean dan Cukai, Leni Rahmasari.

Leni menyebutkan nilai dari barang ilegal yang dimusnahkan tersebut sebesar Rp.1.744.841.600, dengan total perkiraan kerugian negara dari potensi penerimaan Bea Masuk, Cukai dan Pajak Dalam Rangka Impor kurang lebih sebesar Rp.1.089.587.227.

Sementara itu, Leni menyebutkan merek rokok ilegal yang diamankan pihaknya berupa merek Luffman, Nikken, Camclair, dan rokok polos lainnya yang tidak dilengkapi pita cukai.

Kata dia, rokok tersebut merupakan hasil operasi pasar dan hasil analisa jual beli di berbagai marketplace melalui perusahaan ekspedisidi Wilayah Pengawasan Kanwil Bea Cukai Aceh dan pihak lainnya yang bekerja dibidang kepabeanan dan cukai.

“Barang-barang ilegal ini hasil penindakan pada tahun 2022 dan 2023 yang sebelumnya telah ditetapkan menjadi Barang Milik Negara (BMN),” tambah Leni.

Selain itu, Leni menyebutkan saat ini pihaknya akan terus melindungi masyarakat dari masuknya barang barang ilegal dan berbahaya, serta mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai, sehingga akan terus berkomitmen akan selalu menjaga tanah air dari masuknya barang ilegal dan berbahaya, serta memberantas peredaran rkok ilegal diIndonesia.

“Jadi kita harapkan kerjasama semua pihak disini agar negara kita terbebas dari barang-barang ilegal yang berbahaya,” tutup Leni.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Anggota Komisi III DPR-RI H.M Nasir Djamil M.Si Gelar Silaturahmi Bersama BNN Kota Langsa

YUTELNEWS.com | Untuk menyerap aspirasi masyarakat di Dapil 2 Aceh, Anggota Komisi III DPR-RI dari PKS H.M Nasir Djamil, M.Si terus melakukan kunjungan silahturahmi.

Tidak ada agenda khusus dengan kegiatan yang dilakukan Anggota DPR-RI dari PKS ini, bertemu dengan beberapa tokoh masyarakat lebih banyak dengan melakukan silaturahmi agar bisa terjalin komunikasi yang baik.

Dari komunikasi yang terjalin baik nantinya diharapkan bisa muncul lebih banyak ide-ide bagus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Dapil pemilihan.

“Memang peran anggota DPR RI bukan penentu kebijakan didalam mensejahterakan masyarakat, akan tetapi anggota DPR RI adalah corong suara rakyat di dalam pengawasan kebijakan pemerintah,” Tutur Habib Munzir staf Anggota DPR-RI H.M Nasir Djamil M.Si disaat temu pers dengan media di sela kegiatan, Senin (27/11/2023).

Lanjut Munzir, makanya setiap ketemu tokoh masyarakat Nasir Djamil selalu membuat catatan khusus agar aspirasi mereka tertampung semua disetiap beliau melakukan kunjungan,” ujar Habib Munzir.

“Sebagai Anggota DPR-RI yang telah empat periode duduk di Senayan memang banyak masyarakat menaruh harapan besar kepada beliau untuk mengawal aspirasi mereka pada kebijakan pemerintah,baik daerah maupun pemerintah pusat.

Dibuktikan banyak nya undangan kunjungan dari mulai lembaga pendidikan,agama juga lembaga lain yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat umum.

Memang perlu banyak waktu dapat memenuhi seluruh undangan kunjungan untuk menampung aspirasi dari tokoh-tokoh masyarakat Kabupaten/kota di dapil pemilihan,“ tandas Habib Munzir menutup pers rilis dengan awak media.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.