Bupati Kang DS: Muhammadiyah dan Pemkab Bandung Saling Dukung Program Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna mengapresiasi kiprah Muhammadiyah yang selalu eksis membantu program-program Pemerintah Kabupaten Bandung, termasuk salah satunya program dari pemerintah pusat Makan Bergizi Gratis (MBG).

Begitu pula sebaliknya, Pemkab Bandung pun senantiasa membantu program-program yang dilaksanakan Muhammadiyah yang bermanfaat bagi umat dan masyarakat Kabupaten Bandung.

Hal itu disampaikan Bupati Bandung saat Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 Tingkat Kabupaten Bandung sekaligus Launching Dapur MBG Muhammadiyah Kabupaten Bandung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bandung Selatan, Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Sabtu 20 Desember 2025.

“Alhamdulillah, hari ini saya apresiasi dan merasa bangga dengan Muhammadiyah yang selama ini program-programnya fokus ke bidang pendidikan dan kesehatan. Selaras dengan tema kegiatan hari ini yaitu memajukan kesejahteraan bangsa, baik secara lahir maupun batin, di Muhammadiyah lah wadah untuk memajukan kesejahteraan itu,” ungkap Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini.

Untuk mewujudkan kesejahteraan tersebut, oleh Muhammadiyah diwujudkan melalui program-program yang sudah berjalan setiap tahunnya.

Pada kesempatan itu Kang DS juga mengucapkan selamat hari lahir Muhammadiyah ke-113 yang menurutnya sudah menjadi komisaris dari berdirinya NKRI. Sebab para ulama Muhammadiyah dan NU lah yang turut mengawal lahirnya NKRI.

“Semoga Muhammadiyah terus menjadi pelopor mensejahterakan bangsa yang diimplementasikan melalui program-program yang nyata,” ucap Kang DS.

Ia pun berpesan kepada generasi muda di Muhammadiyah untuk meraih mimpi dan cita-cita yang tetap diperkuat dengan landasan agama atau spiritual.

Bupati Kang DS mendorong agar kader Muhammadiyah pun menjadi supplier dari Program MBG, seperti supplier telur ayam.

“Maka dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Dapur MBG Muhammadiyah Desa Sayati Kecamatan Margahayu, saya resmikan,” ujar Kang DS.

Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Bandung Heli Tohar Hilmy mengakui, baik Forkopimcam maupun Forkopimda Kabupaten Bandung, khususnya Bupati Bandung Dadang Supriatna, senantiasa men-support program-program Muhammadiyah dan selalu hadir di acara-acara Muhammadiyah.

“Insya Allah, kita di Kabupaten Bandung dengan berbagai macam kebijakan dari Bapak Bupati Bandung, kita tidak pernah merasa bahwa kita adalah orang asing,” ungkap Heli.

Tidak seperti ada kejadian acara Mendikdasmen Abdul Mu’ti di Sampang, Madura, sempat digagalkan atau dialihkan dari Pendopo Kabupaten karena adanya pembatalan sepihak dari Pemkab Madura.

“Insya Allah di Kabupaten Bandung, bupati kita Pak Dadang Supriatna dan seluruh jajaran Pemerintahan Kabupaten Bandung selalu mendukung program-program Muhammadiyah. Kami haturkan terima kasih atas semuanya,” ucap Heli.(*)

 

Yans.

Ketua KNPI Rifki Fauzi SE Gelar Dialog Pemuda dan Legislator,Sebut Bonus Demografi 2030 Peluang Lahirkan Pemuda Mumpuni

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung menggelar “Dialog Pemuda dan Legislator” bertempat di gedung Mohamad Toha, Komplek Pemkab Bandung, Soreang, pada Jumat (19/12/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Dari Pemuda ke Legislator: Jalan Pemuda Kabupaten Bandung di Dunia Politik Menuju Bonus Demografi 2030”, dengan mengambil objek bahasan tentang berbagai isu politik, pembangunan, dan peran generasi muda menuju bonus demografi 2030.

Selain untuk menghimpun aspirasi pemuda terkait berbagai kebijakan di daerah, dialog juga membahas bagaimana strategi masuk legislatif dan kontribusi peran aktif pemuda dalam pembangunan.

Ketua KNPI kabupaten Bandung, Rifki Fauzi.,S.E, mengatakan kegiatan dialog adalah salah satu wadah bagi pemuda Kabupaten Bandung berekspresi untuk menyampaikan aspirasi politik, strategi masuk legislatif, dan kontribusi dan peran aktif menuju Indonesia Emas 2045 melalui bonus demografi.

“Karena bonus demografi 2030 menempatkan pemuda usia 16-30 tahun sebagai lokomotif perubahan. Melalui kebijakan yang relevan seperti revisi UU Kepemudaan untuk inklusi partisipatif dimana pemuda didorong berperan aktif di berbagai sektor untuk melakukan terobosan, inovasi, ekonomi kreatif, dan kontribusi dalam pembangunan desa,” ujarnya Ketua Rifki.

Ia menegaskan agar peluang ini tidak terbuang sia-sia, maka pemuda dituntut sebagai agent of change (pelopor perubahan), sehingga bukan sekadar penumpang pembangunan karena Indonesia diperkirakan puncak bonus demografi pada 2030-2040. Saat itu usia penduduk produktif (15-64 tahun) berada diangka 64-71% dari total populasi, sehingga terbuka peluang ekonomi jika dikelola dengan baik.

“Untuk di Kabupaten Bandung sendiri, mayoritas pemuda usia produktif sekitar 56%, sehingga menuntut peran krusial mereka dalam bidang politik dan ekonomi,” jelasnya.

Rifki menyebut faktor pembangunan pemuda adalah kunci sukses bonus demografi lewat peningkatan skill dana entrepreneur (wirausaha), penciptaan lapangan kerja, dan partisipasi politik.

“Peluang bonus demografi ini akan menciptakan pemuda mumpuni yang ahli dan cakap di bidangnya diharapkan bisa berkontribusi optimal dalam pembangunan daerah,” tuturnya.

Melalui ajang dialog ini, Ketua KNPI Kabupaten Bandung ini berharap mudah-mudahan dapat lebih mendorong partisipasi aktif pemuda dalam politik lokal untuk memaksimalkan bonus demografi 2030.

Ajang dialog ini diikuti oleh jajaran pengurus KNPI kabupaten Bandung, perwakilan delapan partai politik yang ada di parlemen (Golkar, Gerindra, P-DIP, PKB, NasDem, PKS, Demokrat, PAN), anggota DPRD, perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP) yang bernaung dalam wadah KNPI Kabupaten Bandung, dan tamu undangan lainnya. ***

 

Yans.

Bupati Kang DS, Persembahkan Penghargaan Pembangunan Daerah untuk Masyarakat Kabupaten Bandung

JAKARTA – YUTELNEWS com|| Kabupaten Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih peringkat ke-4 terbaik nasional dalam Penghargaan Khusus Pembangunan Daerah Tahun 2025 kategori Perencanaan dan Pencapaian Pembangunan Daerah Tingkat Kabupaten.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) dan diterima langsung oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung, Marlan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan gembira atas penghargaan ini. Ini salah satu prestasi membanggakan karena Kabupaten Bandung meraih peringkat 4 secara nasional,” ujar Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna.

Sebelumnya, pada tahun 2025 Kabupaten Bandung mengikuti Penilaian Pembangunan Daerah (PPD) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi dan berhasil meraih Juara 1.

Atas capaian tersebut, Kabupaten Bandung berhak mengikuti Knowledge Sharing Praktik Baik Pembangunan Daerah Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas.

Dalam ajang nasional tersebut, Kabupaten Bandung berhasil meraih predikat Juara 4 Nasional dan memperoleh sertifikat penghargaan dari Kementerian PPN/Bappenas.

Sertifikat tersebut diserahkan oleh Sekretaris Utama Bappenas dan diterima langsung oleh Bupati Bandung pada Senin, (15/12/2025) di Bappenas, Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua ASN dan pegawai Pemkab Bandung. Prestasi ini saya persembahan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bandung,” ungkap Kang DS.

Keberhasilan Kabupaten Bandung meraih penghargaan ini menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola perencanaan pembangunan yang berbasis data, inovasi, dan kebutuhan masyarakat.

Melalui perencanaan yang partisipatif dan terintegrasi, Kabupaten Bandung dinilai mampu menerjemahkan arah kebijakan pembangunan ke dalam program dan kegiatan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Saya berharap semoga prestasi ini daoat dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi di masa depan. Ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja,” jelas orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu.

Partisipasi Kabupaten Bandung dalam forum Knowledge Sharing Praktik Baik Pembangunan Daerah juga menjadi sarana strategis untuk berbagi pengalaman dan inovasi pembangunan dengan daerah lain di Indonesia.

Praktik baik yang dipresentasikan mencerminkan komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembangunan secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bandung berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan kebijakan pembangunan yang adaptif dan responsif.

Ke depan, Pemkab Bandung berkomitmen menjaga kualitas perencanaan pembangunan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih bedas, maju, dan berkelanjutan. (**)

 

Yans.

Forkopimda Kabupaten Bandung,Apel Gelar Pasukan Operasi “Lilin 2025”: Beri Rasa Aman dan Nyaman Kepada Masyarakat

BANDUNG -YUTELNEWS com|| Jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin 2025” dalam rangka pelayanan pengamanan perayaaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Dome Bale Rame Soreang, Jumat (19/12/2025).

Apel gelar pasukan ini diikuti jajaran Polresta Bandung, Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Lanud Sulaeman, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Badan Kesbangpol, dan ribuan personel gabungan lainnya.

Apel gelar pasukan ini dipimpin Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, dan dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna, dan Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav. Samto Betah dan para pihak lainnya.

Usai Apel Gelar Pasukan, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan bahwa untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan wisata di Kabupaten Bandung memasuki Tahun Baru 2026, Pemkab Bandung sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan para camat se-Kabupaten Bandung pada Jumat pagi.

“Terutama camat yang mempunyai wilayah, harus stand by di lokasi sampai selesainya perayaaan Nataru (Natal 2025 dan Tahun Baru 2026),” kata Bupati Dadang Supriatna di Dome Bale Rame Soreang.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, mulai hari ini terhitung 14 hari kedepan digelar pasukan untuk pelayanan pengamanan Nataru 2025-2026.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung menghaturkan terima kasih yang sudah mempersiapkan personel demi keamanan, kenyamanan dan ketenangan masyarakat,” ungkapnya.

Kang DS berharap jelang Tahun Baru 2026 semoga semuanya diberikan kesehatan dan kelancaran. Adapun musibah yang terjadi di tahun sebelumnya tidak terjadi lagi di tahun berikutnya.

“Saya akan menggelar doa bersama pada malam Tahun Baru 2026. Insya Allah akan di satu titikkan, gelar doa bersama itu. Tapi untuk personel disebar ke masing-masing pos,” ucapnya.

Kang DS mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung yang hendak merayakan Tahun Baru 2026 tidak dirayakan dengan cara hura-hura.

“Lebih baik dengan cara doa bersama dan ini akan lebih efektif. Semoga saya doakan dan sama-sama berdoa menyambut Natal 2025 ini seluruh warga negara Indonesia diberikan kesehatan dan keberkahan. Kemudian jelang Tahun Baru 2026, semoga apa yang kita cita-citakan bisa tercapai, Indonesia tetap stabil, dan Indonesia tetap jaya, dan Indonesia tetap maju untuk menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan bahwa pada hari ini dari mulai jajaran Polri, TNI, dan unsur lainnya melaksanakan kegiatan apel pergeseran pasukan untuk pelayanan pengaman Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Para personel yang terlibat kurang lebih 1.303 personel, baik dari Polri, TNI dan unsur lainnya, yaitu dari Dinas Kesehatan, Damkar, BPBD, Basarnas, Jasa Raharja dan lainnya lengkap,” ujar Kapolresta Bandung.

“Hari ini kita geser ke pos-pos yang telah dibangun, ada sekitar 17 pos. 1 pos terpadu, 1 pos pelayanan, dan 17 pos pelayanan pengamanan yang tersebar di wilayah Kabupaten Bandung,” jelas Kombes Pol Aldi.

Kombes Pol Aldi mengatakan seluruh personel yang bertugas di lapangan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan ibadah Natal atau masyarakat lainnya yang berwisata di wilayah Kabupaten Bandung.

“Dengan kesiapsiagaan kami semua di sini lengkap, mudah-mudahan bisa memberikan rasa aman dan nyaman, baik kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Baik kepada masyarakat yang akan berwisata di wilayah Kabupaten Bandung,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi jalur rawan bencana, lanjut Kombes Pol Aldi, jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung sudah memetakan atau mapping daerah rawan longsor.

“Pertama ada imbauan kepada masyarakat agar menghindari jalur yang rawan longsor. Kedua, kami sudah menyiapkan Tim SAR termasuk peralatannya, seperti alat derek, excavator dan alat-alat lainnya, ketika ada bencana kita siap langsung ke lokasi. Tapi kita doakan jangan sampai ada bencana di wilayah kita,” tuturnya.

Kapolresta Bandung menyebutkan di Kabupaten Bandung yang menjadi tujuan wisata kawasan Ciwidey, Pangalengan dan Dago. Sehingga di tiga area ini akan ada perhatian khusus, di antaranya ditambah jumlah personel, mobil derek, ambulan untuk mengantisipasi ketika ada masyarakat butuh bantuan.

Ia menyebutkan di pos terpadu ada 30 CCTV (Closed Circuit Television), yang terkonek se-wilayah Kabupaten Bandung. Baik itu di kawasan wisata, tempat ibadah, sehingga nanti di Pos Terpadu Al Fathu Soreang bisa memantau semua aktivitas masyarakat.

Cara Bertindak (CB) ketika ada kepadatan kendaraan, kata dia, mungkin nanti ada CB sepenggal dan lain sebagainya. Tergantung bagaimana situasi di lapangan.

“Kita juga akan komunikasi dengan Polda Jabar,” katanya.

Terkait dengan kendaraan dengan sumbu tiga sudah ada keputusan menteri. “Kita akan sosialisasikan dan berikan imbauan kepada para pelaku usaha,” ucapnya.**

 

Yans.

Kemendagri Gelar Upacara HBN Ke-77, Tekankan Semangat Bela Negara sebagai Kekuatan Kolektif Bangsa

Jakarta – YUTELNEWS com|| Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke-77. Dalam upacara tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik selaku Inspektur Upacara (Irup) membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Dalam amanat yang dibacakan Akmal, Presiden Prabowo menegaskan bahwa semangat bela negara merupakan fondasi utama yang menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap berdiri hingga saat ini, baik dalam menghadapi ancaman dari dalam maupun luar negeri. Ia mengingatkan kembali sejarah berdirinya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada 1948 saat Agresi Militer II, sebagai bukti nyata kekuatan semangat bela negara dalam mempertahankan keberlangsungan republik.

Sejalan dengan hal tersebut, ditegaskan pula bahwa penguatan semangat bela negara pada masa kini harus diwujudkan melalui sikap kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan seluruh elemen masyarakat. Hal ini menjadi semakin penting di tengah dinamika global yang berlangsung cepat dan penuh ketidakpastian, mulai dari rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, hingga arus informasi yang mudah dimanipulasi.

“Dalam situasi seperti ini semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia,” kata Presiden seperti yang dibacakan Akmal di Plaza Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Pada kesempatan yang sama, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) diajak untuk menunjukkan kepedulian dan solidaritas nasional, khususnya kepada masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah menghadapi bencana alam. Ketiga wilayah tersebut dinilai memiliki peran strategis sekaligus historis dalam perjalanan bangsa Indonesia.

“Tanpa Aceh, tanpa Sumatera Utara dan tanpa Sumatera Barat sejarah Bela Negara tidak akan lengkap. Mereka bukan hanya bagian dari perjalanan masa lalu tetapi fondasi yang menegaskan bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa dan negara ini,” tegasnya.

Selanjutnya, seluruh ASN dan elemen bangsa juga diminta untuk menjadikan peringatan HBN ke-77 sebagai momentum mewujudkan cinta tanah air melalui tindakan nyata. Hal tersebut dapat diwujudkan, antara lain dengan membantu sesama yang terdampak bencana, menjaga ruang digital dari hoaks dan disinformasi, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai peran masing-masing.

“Mari kita bersama-sama meneguhkan tekad untuk Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju dan Indonesia yang selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan,” pungkasnya.

Puspen Kemendagri

 

Yans.

Sekjen Kemendagri Lantik 43 Pejabat Fungsional dan Tekankan Pentingnya Budaya Bekerja Baik di Birokrasi

Jakarta – YUTELNEWS com|| Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir resmi melantik 43 pejabat fungsional di lingkungan Kemendagri. Prosesi pelantikan ini dilaksanakan di Ruang Sidang Utama (RSU) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Dalam arahannya, Tomsi menekankan pentingnya pegawai menerapkan budaya bekerja baik di birokrasi dengan cara meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menilai, sejatinya melayani masyarakat sama halnya dengan membantu diri sendiri.

“Semua kebaikan kita ini, balik lagi, bukan buat orang lain, tapi balik lagi untuk mereka yang berbuat baik, yang bekerja baik, yang rajin, yang memikirkan masyarakatnya,” katanya.

Menurutnya, seorang pejabat harus mampu bekerja keras untuk mencapai kesuksesan. Semangat bekerja keras merupakan modal dasar bagi seseorang untuk dapat menyelamatkan diri dari berbagai sikap yang tidak terpuji dan merugikan orang lain. “Pokoknya sudah kerja baik semuanya, yang penting kerjanya betul-betul baik, jangan tanggung-tanggung. Iya kan, bekerja maksimal,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Tomsi juga meminta kepada mereka yang baru dilantik untuk berani memberikan masukan positif di unit kerjanya masing-masing. Dengan demikian, seluruh pegawai dapat merasa bahwa keberhasilan suatu tugas pekerjaan merupakan bentuk tanggung jawab bersama.

“Jadi, yang dinamakan pekerja itu, untuk saling ngisi-mengisi, bukan merasa ini bukan tangung jawab saya, itu salah,” tegasnya.

Terakhir, Tomsi mengingatkan agar semua yang dilantik terus berinovasi serta mengembangkan ide dan gagasan terbaik untuk membangun organisasi. Ia juga meminta masukan dan solusi dari seluruh pegawai guna mengoptimalkan kinerja.

“Saya selalu minta, kalau memang ada solusi yang terbaik, tulis selembar, dua lembar, nanti saya baca. Setiap perubahan hari itu, saya baca, apa ini isinya,” pungkasnya.

Adapun para pejabat fungsional yang dilantik berasal dari penyetaraan jabatan sebanyak 24 orang, pengangkatan pertama sebanyak 10 orang, serta perpindahan jabatan sebanyak 9 orang. Turut hadir dalam pelantikan tersebut Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemendagri Dian Andy Permana, Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Evan Nur Setya Hadi, serta pejabat terkait lainnya.

Puspen Kemendagri

 

Yans.

Bupati Kang DS, Melalui Dinas PUTR Aksi Wujud Nyata Projek Peninggian Jalan di Sukabirus Menjadi Solusi Efrktif Untuk Masyarakat.

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Persiapan Proyek pengecoran Peninggian jalan yang berada di Kp.Sukabirus Rw 07 Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung, merupakan sebuah tindakan nyata yang dilakukan Pemerintahan Kabupaten Bandung melalui Dinas PUTR dalam merespon cepat setiap permasalahan yang terjadi di masyarakat.pada jumat 19/12/2025.

Sepanjang 60 meter perbaikan jalan yang saat ini sedang di garap merupakan wilayah yang sering tergenang air. Genangan air ini sering terjadi baik disaat terjadi banjir maupun jika adanya hujan yang mana kondisi ini,menjadi permasalahan bagi masyarakat sekitar dan para pengguna jalan lainnya, karena jalan ini merupakan penghubung antar desa juga merupakan jalan alternatif bagi masyarakat.

Bupati Bandung Kang DS, melalui Dinas PUTR berinisiatif melaksanakan peningkatan dengan peninggian jalan sekitar 30 cm dari permukaan jalan.

Upaya ini dilakukan karena jalan tersebut selalu tergenang air dan menjadi permasalahan yang sering dikeluhkan warga juga merupakan daerah yang padat penduduk serta ramainya aktipitas anak sekolah karena tepat didepan jalan tersebut menjadi pintu masuk untuk 3 sekolah Dasar Negri.

Untuk itu dengan adanya Peninggian jalan ini diharapkan menjadi solusi efektif dalam penanganan banjir diwilayah tersebut.

Seperti yang disampaikan Ibu Titin (55thn) seorang pedagang warung warga RW 07 kp.Sukabirus juga mengatakan sangat merespon baik dengan adanya Peninggian badan jalan yang tepat di depan warungnya.

Dirinya merasa senang kalau jalan ini tinggikan, yang mana akan memudahkan aktifitasnya jika terjadi banjir.

“Alhamdulilah dengan adanya kegiatan pembangunan jalan ini tentunya saya merasa senang, karena sudah lama jalan ini selalu tergenang air dan menjadi hambatan bagi saya jika sungai Cigeude meluap dan terjadi banjir. Kalau saya mengungsi untuk evakuasi kerumah soudara sangat kesulitan karena airnya sangat dalam,” ucap Titin saat di temui awak media.

Tokoh Masyarakat H.Tri Rahmanto dalam kesempatan yang sama menyampaikan, Saya berharap, dengan di bangunya jalan ini kedepanya akan mempermudah akses jalan bagi masyarakat dan juga orang pengguna jalan akan memperlancar transportasi bagi penduduk lainya.

“Saya ucapkan terimakasih banyak kepada Pemerintah Kabupaten
Bandung khususnya untuk bapak Bupati Bandung Dr HM.Dadang Dupriatna yang telah memperhatikan sarana transportasi bagi warga, terutama dalam penanganan banjir di wilayah Sukabirus ini,” ungkapnya.

Mudah-mudahan upaya penangan banjir yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bandung saat ini bisa terlaksana dengan baik dan membawa dampak yang nyata bagi masyarakat.”pungkasnya.

 

Yans.

Kang DS Fokus Arahkan Pada Pelayanan dan Ekonomi Lokal, Strategi Pembangunan di 2026

KAB. BANDUNG –YUTELNEWS com|| Pemerintah Kabupaten Bandung terus berupaya mengoptimalkan potensi daerah untuk memperkuat perekonomian lokal dan mempertahankan kinerja pemerintahan yang baik. Bupati Bandung, Dadang Supriatna menegaskan pentingnya menjaga integritas dan keberlanjutan pembangunan daerah di tengah berbagai tantangan yang ada.

Dalam rapat koordinasi bulanan yang diadakan pada Jumat (19/12/2025) Bupati Dadang mengapresiasi pencapaian Kabupaten Bandung yang berhasil mempertahankan predikat zero corruption menurut Survei Pengendalian Internal (SPI) KPK.

“Kami harus terus menjaga ini. Jangan sampai ada celah untuk korupsi, karena jika satu orang terjerat, itu bisa membuka pintu bagi yang lainnya. Kabupaten Bandung harus tetap menjadi contoh dalam hal integritas dan transparansi,” ujar Kang DS, sapaan akrab bupati.

Prestasi lainnya yang membanggakan adalah peringkat MCP KPK Kabupaten Bandung yang kini berada di posisi ke-4 secara nasional dengan angka 94% dan menduduki ranking ke-1 di Jawa Barat.

“Ini adalah hasil kerja keras kita semua. Saya berharap semua OPD tetap menjaga kinerja tinggi ini, agar kita terus berada di jalur yang benar,” tambah Kang DS.

Namun, di tengah prestasi yang telah diraih, Kang DS mengingatkan pentingnya fokus pada pelayanan publik yang berkualitas dan pengelolaan keuangan daerah yang optimal. Meski pendapatan daerah mengalami tantangan di akhir tahun 2025, Kang DS optimistis bahwa upaya maksimal dari semua pihak akan memastikan Kabupaten Bandung tetap mencapai predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) untuk 10 tahun berturut-turut.

“Jangan sampai ada gagal bayar atau kas defisit. Saya akan memantau terus hingga detik-detik terakhir akhir tahun ini,” tegas Kang DS.

Rapat koordinasi tersebut diadakan di Rumah Dinas Bupati, Soreang dengan dihadiri oleh seluruh kepala OPD dan camat se-Kabupaten Bandung. Dalam rapat ini, Kang DS juga mengingatkan bahwa meskipun ada tantangan, kerja keras semua pihak akan memastikan pencapaian visi-misi pembangunan daerah yang telah ditetapkan.

“Mari kita semua terus bekerja dengan penuh dedikasi, fokus pada pelayanan publik yang terbaik, dan tetap menjaga integritas dalam setiap langkah kita,” ajak Kang DS.

Sebagai langkah untuk memperkuat ekonomi daerah, Kang DS juga mendorong pengembangan sektor pertanian dan peternakan sebagai peluang usaha baru bagi masyarakat pada awal tahun 2026.

“Kita akan membuka peluang bagi masyarakat untuk menjadi peternak ayam petelur serta mendorong masyarakat untuk memanfaatkan halaman rumah mereka untuk berkebun dan menanam sayuran. Ini adalah langkah kecil yang bisa berdampak besar bagi ketahanan pangan dan perekonomian lokal kita,” ujar Kang DS.

Sementara itu, Cakra Amiyana, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, dalam rapat koordinasi tersebut menekankan pentingnya memastikan kas daerah aman, terutama terkait dengan Dana Bagi Hasil (DBH) yang belum sepenuhnya diterima dari pusat dan provinsi. Cakra juga mengingatkan agar target pajak daerah seperti pajak restoran, pajak perhotelan, dan pajak lainnya dapat segera dipenuhi untuk menghindari defisit anggaran.

 

Yans.

Kades Alam Endah, Apresiasi Kegiatan Jumbara 2025, Siswa Telahendapatkan Pendidikan Kepemimpinan Sedah Dini

Bandung -YUTELNEWS com|| Setelah mengikuti kegiatan sejak Selasa-Jum’at 16-19 Desember 2025 Jumpa Bakti Bergembira ( Jumbara) 2025, para anggota Palang Merah Remaja (PMR) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung secara resmi kegiatan ditutup oleh Ketua PMI Kab. Bandung H. Asep Deni, Pada Jumat 19 Desember 2025.

Menurut Ketua PMI Kabupaten Bandung H. Asep Deni menuturkan kegiatan Jumbara 2025 yang digelar diawali oleh pelaksanaan sejak pagi hari, diawali dengan senam sehat pukul 06.00 WIB hingga 07.00 WIB (18/13), kemudian dilanjutkan dengan berbagai rangkaian aktivitas edukatif dan kemanusiaan. Para peserta mengikuti praktik memfasilitasi tujuh materi kepalangmerahan, lokakarya jero baling, penyuluhan donor darah, serta pemeriksaan kesehatan dan pengecekan golongan darah, Jelasnya.

Jero baling, seharusnya Zero Bullying
Yod Stasion Wira, Youth Stasion Wira, Yod Conference, Youth Conference
Selain itu terdapat pula pemberian bantuan dan donasi yang berasal dari program kewirausahaan sosial anak-anak PMR.

” Untuk mempererat kebersamaan, panitia juga menggelar olahraga persahabatan, serta memfasilitasi perekaman KTP dan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi para peserta PMR. Rangkaian kegiatan setiap hari ditutup dengan panggung budaya yang berlangsung mulai pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB, “.

Masih Kata Asep Deni, meski sempat diguyur hujan secara bergantian, seluruh kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Para peserta tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian acara sebagai bagian dari proses pembinaan dan penguatan karakter dalam gerakan kepalangmerahan dan kemanusiaan, khususnya di Kabupaten Bandung, tuturnya.

Panitia berharap seluruh agenda dapat terlaksana dengan baik hingga hari terakhir. Penutupan kegiatan dijadwalkan pada Jumat pagi pukul 08.00 WIB, yang akan diisi dengan pengumuman serta pembagian piala dan hadiah penghargaan kepada para peserta, Ujarnya Ketua PMI Kabupaten Bandung Asep Deni,.

Diakhir kegiatan Jumara 2025 ini sambungnya, nanti kita akan sampaikan tropy dan Piagam kepada perwakilan PMR yang sudah memperlihatkan prestasi dan keuletannya serta disiplin dalam mengikuti berbagai kegiatan yang suguhkan Panitia.

Sementara Kepala Desa Alamendah Awan menyampaikan bahwa JUMBARA PMR ke-X ini merupakan sarana strategis untuk mengevaluasi dan meningkatkan kapasitas serta kualitas pembinaan PMR di seluruh Kabupaten Bandung.serta mendidik kepada anak mulai dari SMP,SMK,dan SMA yang ada di PMR agar lebih solid lagi dan menjadi jiwa kepemimpinan serta jiwa membantu di bidang sosial yaitu kesehatan.Mandiri serta menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat.

” Jumbara 2025 Semangat kemanusiaan membara di tengah sejuknya Awana Resort Ciwidey, Kecamatan Rancabali, saat Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Kabupaten Bandung menggelar Jumpa Bakti Gembira (JUMBARA) Tahun 2025. Acara akbar ini dihadiri oleh 906 peserta PMR dari berbagai jenjang, mulai dari Mula (SD) hingga Wira (SMA), sebagai ajang penanaman karakter, kepemimpinan, dan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini, “.

Saya selaku Kepala Desa Alamendah sangat berterima kasih dalam Kegiatan ini juga melakukan penanaman pohon yaitu dari mulai pohon dari mulai buah buahan, tanaman pohon keras yang dilingkungan desa Alamendah dan lingkungan sekitar alam ini dan ada Bhakti Sosial santunan lansia dan panti jompo.

Ini merupakan bukti kepedulian,dan donasinya pun dari anak anak peserta yang ikut Jumbara yang betul betul disalurkan kepada anak anak SD Barutunggul 3 dan kegiatan sosial yang lainya”terang kades

Dan tadi saya lihat dari sponsor Nestle terimakasih telah memberikan sumbangsih dan diharapkan kepada perusahaan perusahaan yang lain untuk bergabung juga dalam kegiatan PMI dan supaya lebih merasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Kades,berharap PMR dapat menjadi garda terdepan dalam membangun generasi yang berakhlak, empati, tangguh, dan siap mengabdi kepada masyarakat.kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat layanan kemanusiaan, terutama dalam penanganan kebencanaan dan situasi darurat”pungkasnya ***

Yans.

Panitia Pentahelix Gandeng Prima dan Masyarakat Gerak Cepat Pasang Pintu Air di Sukabirus Dayeuhkolot

KAB BANDUNG – Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot berkolaborasi dengan tokoh masyarakat (Tomas) dan Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) melaksanakan pemasangan pintu air di Kampung Sukabirus, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung, pada kamis (18/12/2025).

Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi dampak banjir, terutama saat musim hujan tiba.

Ketua Panitia Pentahelix Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, menjelaskan bahwa pemasangan pintu air ini merupakan langkah strategis untuk meminimalkan risiko genangan air yang selama ini menjadi momok bagi warga Sukabirus dan sekitarnya.

“Dengan adanya pintu air ini, kami berharap aliran air dapat dikendalikan dengan lebih baik, sehingga genangan air dapat dihindari atau setidaknya diminimalkan,” ujar Tri Rahmanto saat ditemui di lokasi pemasangan.

Tri Rahmanto juga menekankan pentingnya kolaborasi Pentahelix dalam upaya penanggulangan banjir di Dayeuhkolot.
Hal ini sebagai upaya konkret dalam mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda wilayah Dayeuhkolot.

“Kolaborasi Pentahelix ini memungkinkan kita mempersingkat proses perencanaan dan pelaksanaan. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, akademisi, sektor swasta, masyarakat sipil, hingga media, memungkinkan kita untuk bergerak lebih cepat dan efektif,” jelasnya.

Pintu air yang dipasang memiliki kapasitas aliran air yang lebih besar dibandingkan dengan sistem drainase sebelumnya. Hal ini memungkinkan pintu air untuk mengarahkan limpasan air hujan secara optimal ke saluran pembuangan yang telah disiapkan.

“Kami telah melakukan kajian teknis untuk memastikan bahwa pintu air ini sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah Sukabirus,” tambah Tri Rahmanto.

Partisipasi aktif dari masyarakat sekitar, termasuk tokoh masyarakat dan anggota PRIMA, menjadi kunci suksesnya kegiatan ini. Mereka tidak hanya membantu dalam proses pemasangan pintu air, tetapi juga memberikan masukan dan dukungan penuh terhadap upaya penanggulangan banjir di wilayah mereka.

“Masyarakat sekitar sangat menyambut positif kegiatan ini, karena wilayah tersebut sering mengalami genangan parah yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Dengan adanya pintu air ini, kami berharap kehidupan kami akan menjadi lebih baik,” ungkap Tri yang juga tokoh masyarakat Dayeuhkolot ini.

Selain pemasangan pintu air di Sukabirus, Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot juga melakukan normalisasi drainase di sepanjang Jalan Mengger, Kelurahan Pasawahan.

Upaya normalisasi drainase ini bertujuan untuk memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik dan tidak tersumbat oleh sampah atau sedimentasi tanah. Tak hanya itu, panitia juga melakukan pembersihan saluran pembuangan di kawasan Sukabirus untuk memperlancar aliran air.

“Kami menyadari bahwa penanggulangan banjir membutuhkan upaya yang komprehensif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kami tidak hanya fokus pada pemasangan pintu air dan normalisasi drainase, tetapi juga melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” pungkas Tri Rahmanto.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot berharap dapat memberikan solusi nyata bagi permasalahan banjir yang selama ini menghantui warga Dayeuhkolot. Kolaborasi yang solid antara berbagai pihak menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.(**)

Yans.

Normalisasi Drainase di Jalan Menger Sangat Terganggu, Semberawut Banyak Kabel Fiber Optik, Ketua Pentahelik Dayeuhkolot Kritik Keras Pemasangan Yang Asal-asalan

Bandung – YUTELNEWS com|| Pemasangan kabel fiber optik tidak tertata pada tiang-tiang utilitas yang berdiri rapat di sisi jalan. Bahkan, ada beberapa tiang yang terpasang disaluran drainase dibeberapa titik sepanjang jalan Menger, Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung.pada rabu 17/12/2025.

Dalam pelaksanaan normalisasi drainase yang dilakukan team Pentahelix Percepatan Penanganan Banjir Dayeuhkolot bersama Perhimpunan Remaja Medjid (PRIMA) Citeureup pada hari Rabu 17 Desember, sejumlah kabel ditemukan Pemasangan semberawut dalam kondisi tergeletak di bawah dan melintang di area saluran drainase yang mengakibatkan penyumbatan dan mengakibatkan menumpuk sampah dan tanah.

Dengan ditemukan beberapa kabel optik tergeletak di bawah saluran air, yang mana ini, jelas – jelas mengganggu fungsi drainase. Sudah bertahun-tahun untuk wilayah ini, jika terjadi hujan dipastikan banjir dan airnya masuk kebadan jalan raya dikarenakan saluran airnya tidak berjalan.

Buruknya penataan utilitas tersebut, mencerminkan lemahnya penataan utilitas publik dan dikhawatirkan berdampak pada keselamatan warga para pengguna jalan serta meningkatkan potensi genangan dan banjir yang lebih besar.

Berdasarkan regulasi, penataan jaringan telekomunikasi telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi serta Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi, yang menegaskan bahwa pembangunan jaringan wajib menjamin keselamatan, ketertiban umum, serta tidak mengganggu fasilitas publik.

Selain itu, Permen PUPR Nomor 20/PRT/M/2010 mengatur bahwa utilitas jalan tidak boleh menghambat fungsi jalan maupun saluran drainase.

Kejadian tersebut mendapat kritikan keras dari Ketua Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot, H. Tri Rahmanto yang juga seorang tokoh masyarakat. Menurutnya kondisi tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan dan koordinasi antar pihak terkait.

Penataan kabel optik dan tiang utilitas harus dilakukan secara menyeluruh dan terkoordinasi. Jangan hanya dirapikan sementara, tetapi pastikan tidak mengganggu saluran drainase. Jika dibiarkan, persoalan ini akan terus berulang dan merugikan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, sebagai kawasan industri, Jalan Mengger seharusnya menjadi penataan infrastruktur yang tertib, aman, dan ramah lingkungan, ujar Tri.

Warga masyarakat berharap Pemerintah Daerah bersama perusahaan pemilik utilitas telekomunikasi segera melakukan penataan terpadu, termasuk relokasi tiang dan kabel yang menghambat saluran drainase.” tukasnya.

Yans

Jalankan Arahan Mendagri, Apkasi Bergerak Bantu Daerah Bencana.

Banda Aceh – YUTELNEWS.com|| Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bergerak cepat membantu daerah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian yang mengimbau seluruh daerah di Indonesia untuk membantu wilayah terdampak bencana. Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnubi menilai, surat edaran tersebut bukan sekadar instruksi administratif, melainkan panggilan moral untuk memperkuat empati dan persaudaraan nasional di tengah musibah besar.

Selain menindaklanjuti arahan Mendagri, gerakan kemanusiaan ini juga merupakan wujud komitmen Apkasi dalam memberikan bantuan kepada daerah bencana. “Ini memang komitmen Apkasi seluruh Indonesia berpartisipasi, kreatif, komitmen [membantu daerah bencana],” ujar Bursah.

Dalam misi kemanusiaan tersebut, Apkasi menyalurkan berbagai kebutuhan dasar, seperti bahan pangan, pakaian, serta logistik penting lainnya, sekaligus mengajak seluruh pemerintah kabupaten di Indonesia untuk berpartisipasi aktif.

Meski bantuan yang disalurkan tidak begitu banyak, pihaknya meyakini bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban para korban. “Mudah-mudahan kedatangan kami ini bisa membuat kegembiraan dari kawan-kawan yang terkena bencana,” ujar Bursah.

Puspen Kemendagri.

 

Yans.

Bupati Bandung Kang DS Hadiri Khitanan Massal Di Arjasari, Diwakili Kadinsos Langsung,Kegiatan Terlaksana Kolaborasi GBPP2.

Kab.Bandung – Wujud kepedulian terhadap kesehatan sekaligus masa depan generasi muda kembali diwujudkan melalui kegiatan khitanan massal yang digelar oleh Grup Banjaran Putra Putri (GBPP 2) di Kampung Babakan Tarogong, Desa Baros, Kecamatan Arjasari,Kabupaten Bandung, pada Rabu (17/12/2025).

Kegiatan sosial yang sarat nilai kemanusiaan ini dihadiri oleh Bupati Bandung Dr HM.Dadang Supriatna yang diwakili langsung Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, hj Ningning Hendasyah, Kehadiran Pemerintah Daerah dalam kegiatan tersebut menjadi simbol nyata sinergi antara Pemerintah dan masyarakat dalam memperluas jangkauan pelayanan dasar, khususnya di bidang kesehatan sosial.

Dalam sambutannya,hj Ningning Hendasyah menyampaikan rasa syukur serta apresiasi mendalam kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi dengan penuh keikhlasan. Menurutnya, khitanan massal bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud kepedulian sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, kami hadir mewakili Bapak Bupati Bandung. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Ketua Pelaksana dan seluruh panitia. Kegiatan ini sangat membantu pemerintah daerah, khususnya Dinas Sosial, dalam memberikan pelayanan yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa khitanan massal memiliki makna yang lebih luas, tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan anak, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan nilai keagamaan generasi penerus.

“Semoga anak-anak yang dikhitan tumbuh menjadi pribadi yang saleh, berbakti kepada orang tua, serta kelak menjadi generasi yang berakhlakul karimah dan mampu membawa kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Khitanan Massal GBPP 2, Gugum Ganjar Kartanegara, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas dukungan dan perhatian yang terus mengalir terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, khususnya kepada Kang DS, yang senantiasa hadir dan memberi dukungan terhadap berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat,” ujar Gugum.

Ia berharap kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat sebagai fondasi dalam membangun kesejahteraan bersama.

“Semoga Kabupaten Bandung ke depan semakin maju, semakin sejahtera, dan tentu saja semakin BEDAS lagi. Well!” pungkasnya dengan penuh optimisme.

Masih pada kesempatan yang sama Toti, S.H., M.H., selaku Pelindung GBPP 2. Ia mengungkapkan rasa syukur atas soliditas dan kekompakan seluruh keluarga besar GBPP 2, serta dukungan nyata dari Bupati Bandung dan berbagai pihak lainnya.

“Alhamdulillah, berkat kekompakan GBPP dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bandung serta para pihak yang peduli, kegiatan khitanan massal ini dapat terlaksana dan berjalan dengan lancar meskipun dalam berbagai keterbatasan,” ungkapnya.

Ia berharap GBPP 2 ke depan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan GBPP ke depannya semakin maju dan mampu ikut berperan aktif dalam memajukan Kabupaten Bandung,” tutupnya ( *** )

 

Yans.

Kang DS Tekankan Pembinaan Generasi Muda Berkarakter dan Peduli Sosial pada 906 Kader PMR se-Kabupaten Bandung

KAB. BANDUNG – YUTELNEWS com|| Kegiatan Jumpa Bakti Gembira (JUMBARA) Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2025 digelar di Awana Resort Ciwidey, Kecamatan Rancabali, Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 906 kader PMR dari jenjang Muda, Madya, dan PMR Wira tingkat SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Bandung, sebagai ajang pembinaan karakter, kepemimpinan, dan penguatan jiwa kemanusiaan bagi generasi muda.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna menegaskan bahwa Palang Merah Remaja merupakan aset strategis dalam membentuk generasi muda yang peduli, berkarakter, dan berjiwa sosial tinggi.

“Cuaca dingin hari ini menjadi saksi bahwa PMR Kabupaten Bandung masih peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Dari PMR inilah nilai kepedulian sosial, kedisiplinan, kerja sama, dan semangat kerelawanan ditanamkan sejak dini,” ujar bupati yang akrab disapa Kang DS.

Ia menilai, nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini, di mana generasi muda dituntut tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan sosial.

Mengusung tema “Membangun Ekosistem Pembinaan PMI yang Terstruktur, Sistematis, dan Berkesinambungan di Lingkungan PMI Menuju Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas”, JUMBARA ini disebut sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun pembinaan PMR yang berkelanjutan, terarah, dan terintegrasi dengan dunia pendidikan serta pembangunan daerah.

“Sejalan dengan visi Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas, saya berharap PMR menjadi garda terdepan dalam membangun generasi muda yang berakhlak, empati, tangguh, dan siap mengabdi kepada masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung juga menyerahkan secara simbolis 1 unit ambulans operasional kepada PMI Kabupaten Bandung. Bantuan ini merupakan bentuk sinergi dan dukungan Pemkab Bandung dalam penguatan layanan kemanusiaan, khususnya di bidang kesehatan, kebencanaan, dan penanganan situasi darurat.

“Saya berharap ambulans ini dapat digunakan secara profesional untuk meningkatkan pelayanan PMI kepada masyarakat Kabupaten Bandung,” tambah Kang DS.

Sementara itu, Wakil Ketua PMI Provinsi Jawa Barat, Kombes Pol. (Purn.) H. Ruhanda menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap PMI.

“Kami sangat bangga karena dukungan Pak Bupati terhadap PMI luar biasa. Ini menjadi contoh sinergi pemerintah daerah dengan organisasi kemanusiaan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan PMR sebagai kader palang merah masa depan. Menurutnya, PMR harus dibekali keterampilan kepalangmerahan sesuai jenjang pendidikan, serta nilai-nilai akhlak dan budi pekerti yang berkarakter, termasuk nilai-nilai kesundaan.

“Kegiatan JUMBARA ini menjadi sarana evaluasi pembinaan PMR sekaligus wadah silaturahmi untuk berbagi pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah masing-masing,” jelasnya.

 

Yans.

Komisi B DPRD Kabupaten Bandung: Rehabilitasi Lahan Pangalengan Jangan Sekadar Seremonial,Harus Berkelanjutan

Bandung – YUTELNEWS com|| Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bandung menegaskan komitmen pengawasan terhadap upaya pemulihan lingkungan di kawasan Pangalengan yang sebelumnya terdampak alih fungsi lahan.

Penanaman pohon yang dilakukan bersama unsur pemerintah dan aparat penegak hukum diminta tidak berhenti pada kegiatan simbolis semata.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Yadi Supriadi, mengatakan penanaman pohon dilakukan di areal yang sebelumnya mengalami alih fungsi lahan dan kini dikembalikan sesuai peruntukannya.

“Yang menjadi tujuan hari ini adalah penanaman pohon di lahan yang kemarin dialihfungsikan. Hari ini kita kembalikan lagi. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur, Bupati, Pangdam, Kapolres, dan seluruh stakeholder. Mudah-mudahan ini bukan hanya seremonial,” ujar Yadi saat ditemui di Pangalengan, Selasa (16/12/2025).

Menurut Yadi, keberlanjutan menjadi kunci utama agar upaya rehabilitasi lingkungan memberikan dampak jangka panjang. Ia menekankan pentingnya komitmen semua pihak, termasuk PTPN, dalam menjaga area yang telah direhabilitasi.

“Kita bicara lingkungan bukan hanya hari ini, tapi lima sampai sepuluh tahun ke depan. Kalau alih fungsi lahan terus dibiarkan, dampaknya akan besar. Maka hari ini kita tanam bersama, ke depan harus dijaga bersama,” katanya.

Senada dengan itu, Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, Venny Noveni, menyampaikan harapannya agar penanganan kerusakan lingkungan di Pangalengan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemulihan lahan hingga penegakan hukum yang transparan.

“Harapan kami, ke depan harus ada langkah yang lebih visioner. Jangan hanya berhenti di penanaman, tapi juga pengawasan berkelanjutan agar tidak terjadi lagi alih fungsi lahan,” ujar Venny.

Venny menegaskan, Komisi B DPRD Kabupaten Bandung akan menjalankan fungsi pengawasan, khususnya terhadap pengelolaan lahan perkebunan dan komitmen pemulihan lingkungan oleh pihak terkait.

Terkait proses hukum, Yadi menyebut pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Ia mengacu pada keterangan Kapolresta Bandung yang menyampaikan telah dilakukan penahanan terhadap para pelaku di lapangan.

“Polresta Bandung sudah melakukan penahanan sejak 2 Desember 2025 terhadap empat orang pelaku, termasuk satu mandor. Proses hukum kami serahkan kepada pihak berwajib, dan DPRD akan terus melakukan monitoring,” kata Yadi.

Meski hingga kini Komisi B DPRD Kabupaten Bandung belum menerima tembusan resmi terkait perkembangan kasus tersebut, Yadi dan Venny menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan lingkungan di Pangalengan.

“Kalau tidak sekarang, kalau tidak hari ini, maka kapan lagi? Alih fungsi lahan harus dihentikan dan lahan yang rusak dikembalikan sesuai fungsinya,” pungkas Yadi.***

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.