Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj Reni Rahayu Fauzi SH, Sinergi Forkopinda Kunci Stabilitas dan Tekankan Integritas Pilkades PAW 2026.

Bandung — YUTELNEWS.com// Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, S.H., menegaskan pentingnya integritas, transparansi, dan sinergi lintas lembaga dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Tahun 2026. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri rapat koordinasi yang digelar di Rumah Dinas Bupati Bandung, Soreang, pada Senin (30/03/2026).

Rapat strategis tersebut turut dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Pertemuan ini menjadi forum konsolidasi awal untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades PAW berjalan sesuai regulasi sekaligus menjaga stabilitas sosial di tingkat desa.

Dalam pernyataannya, Renie menekankan bahwa Pilkades PAW bukan sekadar agenda administratif, melainkan momentum penting untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan desa yang berdampak langsung pada pelayanan publik dan pembangunan.

“Pilkades Antar Waktu ini harus kita kawal bersama sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas demokrasi di tingkat desa. Prosesnya harus bersih, transparan, dan akuntabel. Tidak boleh ada ruang bagi konflik maupun kepentingan sempit yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan aktif Forkopimda dalam setiap tahapan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, guna memastikan keamanan dan kondusivitas wilayah tetap terjaga.

Menurut Renie, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan penyelenggara menjadi faktor krusial dalam memitigasi potensi kerawanan, termasuk konflik horizontal yang kerap muncul dalam dinamika pemilihan di tingkat desa.

“Kehadiran Forkopimda bukan hanya simbol koordinasi, tetapi bentuk nyata komitmen negara dalam menjamin proses demokrasi berjalan aman dan tertib. Ini penting agar masyarakat memiliki kepercayaan penuh terhadap hasil yang akan ditetapkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap hasil Pilkades PAW 2026 mampu melahirkan kepala desa yang tidak hanya memiliki legitimasi kuat, tetapi juga berintegritas dan berpihak pada kepentingan rakyat.

“Yang kita cari bukan sekadar pemimpin administratif, tetapi sosok yang amanah, mampu menjadi penggerak pembangunan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat desa,” tambahnya.

Rapat koordinasi ini juga menjadi langkah awal dalam menyatukan persepsi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menyelenggarakan proses demokrasi yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

 

Yans.

Visi dan Misi Acep Koswara Siap Untuk Majukan Desa Cangkuang Kulon Yang Lebih Baik dan Sejahtera.

Bandung – YUTELNEWS.com// Bersama Visi dan Misi Acep Koswara, calon PAW Kades Cangkuang Kulon, kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung menyampaikan visi dan misinya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dalam acara halal bihalal dan koordinasi tahapan program PSU Fasos Fasum Wilayah Taman Cibaduyut Indah, pada Minggu (29/03/2026)

Dalam acara tersebut, Acep Koswara menekankan pentingnya peningkatan infrastruktur desa, pendidikan, dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ia juga ingin Menjadikan desa Cangkuang Kulon sebagai desa yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis, dengan masyarakat yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” ujar Acep Koswara sebagai visinya.

Calon Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Cangkuang Kulon, Acep Koswara menyatakan siap mengambil alih kepemimpinan desa dengan visi dan misi yang jelas dan terarah.

“Saya berjanji meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program-program pembangunan yang efektif, transparan, dan berkeadilan,” ujar Acep Koswara saat menghadiri acara Halal Bihalal dan Kordinasi tahapan program PSU/Fasos Fasum Wilayah Taman Cibaduyut Indah yang dihadiri Bupati Bandung.

Acep Koswara akan fokus pada peningkatan infrastruktur desa, seperti jalan, irigasi, dan fasilitas umum, untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas hidup warga. “Kami akan meningkatkan kualitas jalan desa, sehingga warga dapat dengan mudah mengakses pasar, sekolah, dan fasilitas lainnya,” katanya.

Pendidikan dan kesehatan adalah prioritas kami. “Kami akan meningkatkan kualitas sekolah, fasilitas kesehatan, dan program-program kesehatan masyarakat, sehingga warga dapat hidup sehat dan sejahtera,” tuturnya.

Acep Koswara juga berjanji meningkatkan ekonomi masyarakat melalui program-program pemberdayaan ekonomi, seperti pelatihan keterampilan, bantuan modal, dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Kami akan membantu warga meningkatkan pendapatan dan mengembangkan usaha mereka, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga mereka,” ujarnya.

“Kami siap mendengar aspirasi warga dan menjalankan pemerintahan yang partisipatif, akuntabel, dan bebas dari korupsi,” katanya. Acep Koswara juga berjanji meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa, sehingga warga dapat memantau dan mengawasi penggunaan anggaran desa.

Dengan komitmen dan pengalaman yang kuat, Acep Koswara siap mewujudkan Cangkuang Kulon yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis. “Kami akan bekerja keras untuk meningkatkan kualitas hidup warga dan mewujudkan desa yang lebih baik,” katanya.

Acep Koswara juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam pembangunan desa. “Kami akan melibatkan warga dalam setiap tahap pembangunan, sehingga program-program yang kami laksanakan dapat sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Dengan visi dan misi yang jelas, serta komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup warga, Acep Koswara yakin dapat memimpin Cangkuang Kulon menuju masa depan yang lebih cerah

Calon PAW Kades Cangkuang Kulon, Acep Koswara memiliki visi dan misi yang jelas untuk memajukan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Visi:
“Menjadikan Cangkuang Kulon sebagai desa yang maju, sejahtera, dan harmonis, dengan masyarakat yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.”

Misi

1. Meningkatkan kualitas infrastruktur desa, seperti jalan, irigasi, dan fasilitas umum, untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas hidup warga.
2. Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, dengan meningkatkan fasilitas sekolah, fasilitas kesehatan, dan program-program kesehatan masyarakat.
3. Meningkatkan ekonomi masyarakat melalui program-program pemberdayaan ekonomi, seperti pelatihan keterampilan, bantuan modal, dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
4. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, dengan melibatkan warga dalam setiap tahap pembangunan.
5. Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa, sehingga warga dapat memantau dan mengawasi penggunaan anggaran desa.

Dengan visi dan misi yang jelas, saya siap memimpin Cangkuang Kulon menuju masa depan yang lebih Maju dan cerah***

 

Yans.

Kanit Satpol PP Kecamatan Dayeuhkolot Ana Sumarna S.Sos.M.AP, Hadiri Pendatanganan Kampqnye Pilkades PAW Desa Cangkuang Kulon.

Bandung, – YUTELNEWS.com// Kanit Satpol PP Kecamatan Dayeuhkolot Ana Sumarna menghadiri acara pendatanganan kampanye Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pengisian Jabatan Kosong (PAW) Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, yang digelar di lokasi kantor Bumdes Cangkuangkulon, pada senin 30/03/2026.malam.

Kehadiran petugas Satpol PP bertujuan untuk memastikan jalannya acara berlangsung dengan aman, tertib, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tim juga melakukan sosialisasi terkait larangan kampanye yang mengganggu ketertiban umum serta pentingnya menjaga suasana kondusif selama masa kampanye.

Dalam kesempatan tersebut, Kanit Satpol PP Ana Sumarna S.Sos.M.AP menyampaikan bahwa pihaknya siap bekerja sama dengan panitia penyelenggara dan elemen masyarakat untuk memastikan Pilkades PAW berjalan demokratis dan bebas dari gangguan. Selain itu, juga diimbau kepada semua peserta kampanye untuk tetap menjaga sikap saling menghormati dan tidak menyebarkan informasi yang tidak benar.

Acara pendatanganan kampanye dihadiri oleh Pj Kades Cangkuang Kulon, Sekdes, Kasipem Kecamatan, Kanit Satpol PP, BPD, Babinsa, calon kepala desa beserta tim kampanye, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait.

 

Yans.

Bupati Bandung Kang DS Monitoring Kantor Kecamatan Dayeuhkolot, Serta Pererat Silaturahmi Pascalebaran

Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS melakukan monitoring ke Kantor Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu (29/03/2026).

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah bersama jajaran pemerintah kecamatan dan tokoh masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Kang DS didampingi Camat Dayeuhkolot Drs Asep Suryadi M.K.P serta tokoh masyarakat Tri Rahmanto. Dalam kunjungan ini dilakukan usai Bupati menghadiri program PSU di Perumahan Cibaduyut Indah (TCI), Desa Cangkuangkulon.

Camat Dayeuhkolot, Drs Asep Suryadi M.K.P, menyambut hangat kehadiran Bupati Bandung beserta rombongan. Ia menyampaikan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya sebatas monitoring, tetapi juga menjadi ajang memperkuat sinergi dan kebersamaan.

“Dalam kesempatan ini, Bupati Bandung Kang DS mengingatkan agar pelayanan publik terus ditingkatkan, termasuk respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat.

Selain itu, momen ini juga menjadi ajang silaturahmi yang sangat penting, terlebih masih dalam suasana Idulfitri,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Kecamatan Dayeuhkolot untuk terus menjaga keharmonisan dalam bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Sebagai keluarga besar Kecamatan Dayeuhkolot, kita harus terus menjaga hubungan yang erat dan harmonis. Mohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan,” tambahnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Tri Rahmanto turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai, silaturahmi menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa semakin kompak dalam mengawal pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah ini,” katanya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain saling bermaafan, para peserta juga berbincang santai sambil menikmati sajian khas pascalebaran.

Diharapkan, melalui momentum silaturahmi ini, semangat kebersamaan dan persatuan semakin kuat, sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot ke depannya.

 

Yans

 

Yans.

Pemdes Padamukti Bersama Warga Kompak Normalisasi Sungai, Cegah Ancaman Banjir

Bandung — YUTELNEWS.com// Pemerintah Desa Padamukti, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, memilih tidak menunggu bencana datang. Di tengah meningkatnya intensitas hujan, desa ini justru bergerak lebih awal: menormalkan Sungai Cisunggalah bersama warga sebagai langkah mitigasi berbasis komunitas yang terukur dan berkelanjutan.

Langkah ini bukan tanpa konteks. Normalisasi dilakukan sebagai tindak lanjut atas kunjungan Bupati Bandung Dadang Supriatna ke lokasi banjir di Desa Panyadap (Solokanjeruk) dan Desa Bojong (Majalaya), setelah tanggul Sungai Cisunggalah jebol diterjang hujan deras beberapa waktu lalu.

Dipimpin langsung Kepala Desa Padamukti, Unang Rubaman, puluhan warga bersama unsur Linmas turun ke sungai selama sepekan terakhir.

Mereka menyisir aliran air, mengangkat endapan lumpur, membersihkan sampah rumah tangga, serta menyingkirkan material alami seperti ranting yang berpotensi menyumbat arus.

Bagi Pemdes Padamukti, ini bukan sekadar kerja bakti rutin. Ini adalah strategi mitigasi.

“Kami tidak ingin menunggu banjir datang baru bergerak. Normalisasi sungai ini bagian dari kesiapsiagaan. Aliran air harus tetap lancar agar risiko banjir bisa ditekan semaksimal mungkin,” tegas Unang, Minggu (29/3/2026).

Ia menyebut, keterlibatan warga menjadi faktor kunci. Selama proses normalisasi, sedikitnya 20 hingga 24 warga terlibat aktif setiap harinya, mencerminkan meningkatnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Namun, Unang juga menggarisbawahi persoalan yang lebih mendasar: perilaku.

“Faktor teknis seperti sedimentasi bisa ditangani. Tapi kalau kebiasaan membuang sampah ke sungai tidak berubah, potensi banjir akan selalu ada. Ini yang terus kami edukasi,” ujarnya.

Realitas di lapangan menunjukkan, penyumbatan aliran sungai akibat sampah dan sedimentasi masih menjadi pemicu utama luapan air saat hujan deras.

Karena itu, pendekatan yang diambil Padamukti tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga sosial—mengubah pola pikir masyarakat terhadap sungai sebagai sumber kehidupan, bukan tempat pembuangan.

Di tengah meningkatnya ancaman cuaca ekstrem, model mitigasi berbasis partisipasi seperti ini mulai dilirik sebagai solusi efektif di tingkat lokal.

Selain menekan risiko bencana, gotong royong warga juga memperkuat kohesi sosial—modal penting dalam menghadapi krisis.

Pemerintah desa berharap, normalisasi Sungai Cisunggalah yang dilakukan secara berkala dapat menjadi contoh praktik baik penanganan lingkungan di daerah rawan banjir, sekaligus memastikan wilayah Padamukti tetap aman dan layak huni di tengah ketidakpastian musim.**

 

 

Yans.

Pilkades PAW Kabupaten Bandung Siap Digelar, Kang DS Tekankan Keadilan dan Keterbukaan

Bandung — YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna memimpin Rapat Koordinasi Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW), pada Senin (30/03/2026) di Rumah Dinas Bupati, Soreang. Rapat tersebut dihadiri para kepala OPD, Kapolresta Bandung, dan jajaran Forkopimda.

Ia mengatakan, rapat koordinasi ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Pilkades PAW berjalan optimal, aman, dan tertib. Dari total 13 desa yang direncanakan melaksanakan Pilkades PAW, saat ini terdapat 9 desa yang dinyatakan siap.

“Dari 13 desa, yang bisa melaksanakan baru 9 desa. Saya tekankan kepada panitia agar bertindak adil, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan, baik bakal calon maupun calon yang akan mengikuti kontestasi,” ujar Bupati yang akrab disapa Kang DS ini.

Kang DS menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan berlangsung. Ia juga menyampaikan bahwa komando pengamanan berada di bawah Kapolresta Bandung guna memastikan seluruh tahapan berjalan kondusif.

Selain itu, Kang DS meminta agar informasi terkait Pilkades PAW disosialisasikan secara luas kepada masyarakat desa, bisa melalui dari papan pengumuman hingga informasi ke tingkat RW dan RT.

“Informasi harus disebarluaskan secara terbuka. Jangan sampai masyarakat tidak mengetahui siapa saja calon pemimpin mereka. Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.

Dalam arahannya, Kang DS juga mengingatkan para bakal calon kepala desa agar dapat melanjutkan visi dan misi kepemimpinan sebelumnya, mengingat Pilkades PAW bukanlah pemilihan reguler, melainkan untuk melanjutkan masa jabatan yang belum selesai.

“Siapapun yang menjadi calon harus memahami dan meneruskan amanah kepala desa sebelumnya, termasuk program yang belum terselesaikan,” imbuhnya.

Untuk menjaga kondusivitas pasca pemilihan, ia juga meminta para camat memfasilitasi kesepakatan bersama para bakal calon agar siap menerima hasil pemilihan dengan lapang dada.

“Ini penting untuk meminimalisasi potensi konflik setelah pemilihan,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono menyatakan kesiapan pihaknya bersama Forkopimda untuk mengawal pelaksanaan Pilkades PAW agar berjalan aman dan terkendali.

“Kami siap mendukung dan mengamankan pelaksanaan Pilkades PAW. Semua akan direncanakan dengan baik dan dilaksanakan secara transparan, sehingga situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bandung berharap seluruh tahapan Pilkades PAW dapat berjalan lancar, demokratis, serta menghasilkan pemimpin desa yang mampu melanjutkan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Yans.

Masalah Pencairan Dana Program Indonesia Pintar (PIP) di Batam

KEPULAUAN BATAM, YUTELNEWS.COM —Pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2026 mengalami masalah di Batam, terutama bagi beberapa siswa yang belum menerima bantuan pada, Senin (30/03/2026)

Program PIP dicairkan bagi sebagian siswa, tetapi ada penerima yang belum mendapatkan dana untuk kedua kalinya.

Pencairan pertama lancar namun, untuk kedua ada penerima yang telah memenuhi syarat sejak Januari 2026 tetapi belum melihat dana masuk.

Orang tua penerima mengeluhkan kurangnya informasi dari pihak sekolah tentang keterlambatan ini dan hanya disarankan untuk menunggu.

Data siswa seharusnya sudah lengkap memunculkan pertanyaan tentang penyebab keterlambatan apakah dari pengelompokan data oleh pemerintah atau komunikasi dari sekolah.

Harapan orang tua kepada pemerintah dapat meningkatkan sistem informasi pencairan dana dalam memberikan penjelasan secara transparan tentang jadwal dan persyaratan pencairan.

Dengan adanya sistem yang lebih baik dan transparan penerima dana tidak perlu terus memeriksa rekening, dapat dipahami kapan bantuan PIP akan dicairkan.

(Saeni)

Transparansi Dana Desa Sukarame 2025 Disorot! Ratusan Juta Menggantung, Dipertanyakan

Bandung – YUTELNEWS.com// Aroma ketidakberesan dalam pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 di Desa Sukarame Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, kian menguat. Sejumlah temuan di lapangan memunculkan dugaan lemahnya transparansi, bahkan berpotensi mengarah pada penyimpangan anggaran.

Data yang dihimpun menunjukkan, total Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dari Dana Desa 2025 mencapai Rp1.240.048.000. Namun hingga kini, realisasi yang tercatat baru Rp913.547.800.

Artinya, terdapat selisih sekitar Rp326 juta lebih yang belum terurai secara terbuka kepada publik—angka yang tidak kecil untuk ukuran anggaran desa.

Minimnya penjelasan resmi terkait penggunaan anggaran tersebut memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Informasi terkait kegiatan, pelaksanaan program, hingga rincian penggunaan dana dinilai tidak disampaikan secara transparan.

“Kami melihat ada yang tidak beres. Anggarannya besar, tapi informasi ke masyarakat sangat minim. Ini yang membuat kami curiga,” ungkap warga berinisial SK.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, setiap badan publik wajib membuka akses informasi kepada masyarakat, termasuk pengelolaan anggaran desa.

Namun dalam praktiknya, warga mengaku kesulitan memperoleh data secara detail terkait realisasi kegiatan yang dibiayai dari Dana Desa tersebut.

Kondisi ini menimbulkan kesan adanya “ruang gelap” dalam tata kelola anggaran desa, situasi yang rawan disalahgunakan jika tidak segera dibuka secara transparan.

Tak hanya soal realisasi anggaran, masyarakat juga menyoroti tidak jelasnya Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2025.

Padahal, RKP Desa merupakan dokumen kunci yang menjadi dasar seluruh program pembangunan dan penggunaan anggaran.

“Kami sebagai warga tidak pernah diajak tahu atau dilibatkan. Tiba-tiba anggaran sudah berjalan, tapi kami tidak tahu programnya apa saja,” tambah SK.

Minimnya sosialisasi ini memperkuat dugaan bahwa proses perencanaan hingga pelaksanaan anggaran tidak berjalan secara partisipatif.

Potensi Pelanggaran dan Desakan Audit , Sejumlah pihak menilai kondisi ini berpotensi melanggar prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.

Jika tidak ada klarifikasi terbuka dalam waktu dekat, masyarakat membuka kemungkinan untuk membawa persoalan ini ke ranah lebih serius, mulai dari pelaporan ke Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Inspektorat, hingga aparat penegak hukum.

Kepercayaan Publik di Ujung Tanduk
Kasus ini bukan sekadar soal angka, tetapi menyangkut kepercayaan publik terhadap pemerintah desa.

Tanpa transparansi, setiap kebijakan berpotensi dipersepsikan negatif oleh masyarakat. Sebaliknya, keterbukaan menjadi satu-satunya jalan untuk meredam kecurigaan dan menjaga integritas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Sukarame terkait selisih anggaran maupun rincian penggunaan Dana Desa Tahun 2025.

Publik kini menunggu: klarifikasi atau konsekuensi.

DS / Yans.

Dari Usulan Jadi Kenyataan, Perjuangan Kang DS Hadirkan SMAN 1 Kutawaringin Resmi Berdiri

Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna mengungkapkan saat ini telah berdiri lagi satu Unit Sekolah Baru (USB) yaitu SMA Negeri 1 Kutawaringin, yang berlokasi di Desa Jatisari, Kecamatan Kutawaringin, untuk mempermudah akses pendidikan SLTA bagi warga sekitar.

“Alhamdulillah, saat ini sudah berdiri satu SLTA baru di Kecamatan Kutawaringin untuk membantu percepatan pertumbuhan dan perkembangan pendidikan di Kabupaten Bandung,” ucap Bupati Bandung saat kegiatan Jumat Keliling di Masjid Ponpes Al Burdah Kutawaringin, pada Jumat (27/03/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Asep Kusumah menambahkan, pembangunan SMAN 1 Kutawaringin yang berdiri di atas lahan Pemkab Bandung ini rampung pada Desember 2025 dengan anggaran yang bersumber dari Dinas Pendidikan Jawa Barat sebesar lebih dari Rp5,4 miliar.

Gedung SMAN 1 Kutawaringin sendiri dilengkapi 8 ruang kelas, laboratorium, ruang guru, ruang TU, perpustakaan, dan 9 toilet.

“Tahun 2025 sudah dibangun SMAN 1 Kutawaringin dan SMKN 1 Arjasari yang baru diresmikan oleh Kadisdik Jabar Pak Purwanto pada 9 Januari 2026. Kedua gedung SLTA Negeri ini terwujud atas usulan Bapak Bupati Bandung ke Pemprov Jabar. Tahun 2026 ini kita ajukan dua unit lagi pembangunan SLTA dari total delapan SLTA baru yang kita ajukan,” ujar Asep.

Meski kedua sekolah ini berlokasi di wilayah Kabupaten Bandung, kata Asep, namun pengelolaannya berada di bawah Disdik Jabar. Tujuan dibangunnya SLTA ini untuk mengurangi jarak tempuh sekolah bagi warga sekitar dan mencegah putus sekolah.(*)

 

Yans.

Warga Desa Cimanggu Geram! Jalan Rusak Parah 3,6 Km Dibiarkan, Akses Ekonomi Lumpuh

Bandung Barat – YUTELNEWS.com// Kondisi jalan rusak parah di Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, memicu kemarahan warga. Infrastruktur yang seharusnya menjadi urat nadi aktivitas masyarakat itu kini justru terkesan diabaikan oleh pemerintah daerah.

Ruas jalan sepanjang kurang lebih 3,6 kilometer dengan lebar sekitar 3 meter tersebut memiliki peran strategis sebagai jalur alternatif penghubung tiga kecamatan, yakni Ngamprah, Cisarua, dan Cikalong.

Selain itu, jalan ini menjadi jalur vital bagi distribusi hasil pertanian, aktivitas perdagangan, hingga mobilitas harian warga.

Namun ironisnya, kondisi jalan saat ini sangat memprihatinkan. Lubang besar dan kerusakan di hampir sepanjang ruas jalan membuat akses menjadi sulit dilalui dan membahayakan pengguna jalan.

Padahal, sejak tahun 2023 jalan tersebut telah resmi berstatus sebagai jalan kabupaten. Namun hingga kini, belum terlihat adanya langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk melakukan perbaikan.

Kepala Desa Cimanggu, Budi Mulyana, S.AP., menegaskan bahwa persoalan ini telah lama dikeluhkan masyarakat tanpa kejelasan solusi.

“Jalan ini sudah menjadi kewenangan kabupaten sejak 2023, tetapi sampai sekarang belum ada perbaikan. Padahal ini jalur penting yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat,” ujarnya. pada Jum’at (27/03/2026)

Menurutnya, dampak kerusakan jalan tidak hanya soal kenyamanan, tetapi juga langsung memukul sektor ekonomi warga.

Distribusi hasil pertanian terhambat, biaya operasional meningkat, dan aktivitas perdagangan menjadi tidak maksimal.

Ia juga menyinggung komitmen pemerintah daerah yang sebelumnya menyatakan akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur, khususnya pascabencana. Namun, realisasi di lapangan dinilai belum sesuai harapan.

“Kami berharap di tahun 2026 ini ada realisasi pembangunan. Jalur Cimeta, Cikabul hingga Sukaraja ini sangat vital. Kerusakannya sudah cukup parah dan sangat mengganggu mobilitas masyarakat,” tambahnya.

Kondisi ini pun menimbulkan pertanyaan publik terkait keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan mendasar di tingkat desa.

Ketika infrastruktur vital dibiarkan rusak tanpa kepastian penanganan, kepercayaan masyarakat terhadap komitmen pembangunan pun terancam menurun.

Bagi warga Cimanggu, jalan tersebut bukan sekadar penghubung antarwilayah, melainkan jalur harapan yang menentukan keberlangsungan ekonomi dan kehidupan sehari-hari.

Kini, masyarakat hanya bisa menunggu – apakah pemerintah akan bergerak cepat, atau kembali membiarkan kondisi ini berlarut-larut.

 

An/ Yans.

Kang DS Dorong Disperkimtan Kabupaten Bandung, Pastikan Program Perbaikan Rumah Tepat Sasaran

Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna melaksanakan inspeksi mendadak atau sidak ke Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung, Soreang, pada Jumat (27/03/2026).

Di Disperkimtan, Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna pastikan program perbaikan rumah tidak layak huni bagi masyarakat berjalan tepat sasaran.

Pada kesempatan itu, Kang DS menyampaikan arahannya kepada jajaran pegawai Disperkimtan Kabupaten Bandung.

Poin penting yang disampaikan Kang DS, yakni untuk memberikan solusi nyata bagi masyarakat dalam program perbaikan rumah tersebut. Salah satunya harus memperhatikan status kepemilikan lahan yang ditempati rumah warga.

“Hal itu untuk memberikan kepastian bagi masyarakat di kawasan tertentu (seperti area perkebunan) agar tetap bisa tersentuh bantuan melalui koordinasi lintas instansi,” kata Kang DS.

Bupati Kang DS juga berharap kepada Disperkimtan, terutama bagi masyarakat sebagai sasaran penerima manfaat bantuan program perbaikan rumah itu untuk memprioritaskan kualitas pembangunan.

“Saya berharap untuk penggunaan atap genteng agar hunian lebih kokoh, sejuk, dan estetik bagi penerima manfaat,” ujarnya.

Bupati Bedas ini menekankan pentingnya melakukan validasi data yang akan menerima bantuan dari program pemerintah itu.

“Hal itu untuk memastikan puluhan ribu rumah yang masuk kategori prioritas segera mendapatkan penanganan nyata secara bertahap,” harap Kang DS.

“Kita pastikan percepatan program ini menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk pemberian kepastian bantuan bagi hunian yang sebelumnya terkendala administrasi lahan agar lebih layak dan nyaman,” ujar Bupati Bandung.

Kang DS juga mengajak kepada sejumlah pihak untuk mendukung program pemerintah, khususnya dalam program perbaikan rumah.

“Mari dukung terus upaya Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menghadirkan hunian yang lebih baik bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Di hadapan Kang DS, Kepala Disperkimtan Kabupaten Bandung Enjang Wahyudin memaparkan bahwa progres pembangunan fisik secara keseluruhan menunjukkan capaian yang sangat positif.

“Fokus saat ini adalah mematangkan persiapan teknis untuk peluncuran bantuan perumahan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bandung pada April 2026 mendatang,” kata Enjang Wahyudin.**

 

Yans.

Serahkan 120 Unit Huntap bagi Penyintas Bencana di Tapsel, Kasatgas Tito Apresiasi Kecepatan Pendataan Bupati

Tapsel –YUTELNEWS.com//  Pemerintah secara resmi menyerahkan sebanyak 120 unit hunian tetap (huntap) tahap pertama kepada masyarakat korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut). Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menilai pembangunan huntap di wilayah tersebut sebagai salah satu yang tercepat dalam penanganan bencana di Sumatera.

“Nah, ini termasuk gotong royong tercepat, tercepat saya sampaikan ini. Paling cepat,” ungkap Tito dalam acara Penyerahan Kunci Tahap Satu 120 Unit Hunian Tetap untuk Rakyat Korban Bencana di Kabupaten Tapsel, Sumut, Jumat (27/3/2026).

Lebih lanjut, Tito menjelaskan bahwa percepatan pembangunan huntap ditentukan oleh tiga tahapan utama. Tahap awal bergantung pada kemampuan pemerintah daerah (Pemda) dalam menyusun serta menyerahkan data korban secara rinci berbasis nama dan alamat (by name by address) beserta tingkat kerusakannya. Data tersebut kemudian diverifikasi di lapangan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), sebelum dilanjutkan ke tahap pembangunan yang melibatkan kolaborasi berbagai pihak, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta pihak nonpemerintah, termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi.

Dalam kesempatan tersebut, Tito juga mengapresiasi langkah Bupati Tapsel Gus Irawan yang dinilai sigap dalam menyampaikan data kerusakan secara lengkap dan cepat, mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat. Kelengkapan dan kecepatan data ini turut mempercepat pencairan bantuan finansial berupa dana tunggu hunian (DTH) yang diberikan sekaligus untuk tiga bulan sebesar Rp1,8 juta bagi masyarakat selama masa pengungsian.

Selain itu, warga terdampak juga menerima berbagai bantuan lainnya, seperti bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dari Kementerian Sosial sebesar Rp15.000 per orang per hari, bantuan perabotan rumah tangga sebesar Rp3 juta, hingga dukungan stimulan ekonomi sebesar Rp5 juta.

“Itu juga karena data dari Pak Bupati [Tapsel yang diserahkan dengan cepat],” jelasnya.

Tito menekankan bahwa keberhasilan penanganan di Tapsel dapat menjadi contoh bagi daerah lain yang terdampak. Pemerintah pun mendorong kepala daerah di wilayah terdampak lainnya untuk meniru kecepatan serta kelengkapan pendataan berbasis nama dan alamat seperti yang dilakukan di Tapsel.

Hal tersebut menjadi krusial mengingat bencana berdampak luas, mencakup 52 kabupaten/kota yang tersebar di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

“Makin cepat kami terima, makin cepat BPS untuk melakukan verifikasi lapangan, makin cepat, maka BNPB bisa bergerak, Bang Ara, Menteri PKP segera akan bergerak juga,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam pembangunan huntap, pemerintah menyediakan tiga skema sesuai kondisi masyarakat, yakni huntap in situ yang dikerjakan oleh BNPB, huntap komunal yang dibangun oleh Kementerian PKP, serta relokasi mandiri.

Satgas PRR

 

 

Yans.

Kehadiran Bupati Bandung Kang DS, Disambut Hangat Pimpinan Pondok Pesantren Al. Burdah

Bandung – YUTELNEWS.com// Mengawali aktivitas pasca Idul Fitri 1447 H/2026, Bupati Bandung Dadang Supriatna langsung menggelar program Jumat Keliling (Jumling) di Pondok Pesantren Al-Burdah, Kutawaringin, Soreang, pada Jumat (26/03/2026).

Kegiatan ini menjadi penanda konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat sektor keagamaan sebagai fondasi pembangunan.

Didampingi para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Kutawaringin dan Kepala Desa Pamentasan ikut mengiringi kedatangan rombongan Bupati Bandung tersebut.

Kehadiran Bupati disambut hangat juga oleh para santri, kyai, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Dadang menegaskan bahwa pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan pilar utama dalam membentuk karakter bangsa.

“Sejak sebelum kemerdekaan, pesantren sudah hadir dan berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ini harus terus kita jaga dan perkuat,” tegasnya.

Dalam momentum tersebut, Bupati juga menegaskan arah kebijakan pemerintah daerah di periode keduanya, yakni fokus pada realisasi program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Berdasarkan laporan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida), capaian program pembangunan Kabupaten Bandung telah mencapai 74 persen, menunjukkan progres signifikan dalam pelaksanaan visi dan misi daerah.

Salah satu komitmen yang kembali ditegaskan adalah keberlanjutan insentif guru ngaji. Pemerintah Kabupaten Bandung mengalokasikan anggaran sebesar Rp109 miliar per tahun sebagai bentuk penghargaan terhadap peran guru ngaji dalam membangun generasi berakhlak.

“Peran guru ngaji, kyai, dan ulama sangat vital. Tanpa mereka, pembangunan karakter masyarakat tidak akan berjalan optimal,” ujar Dadang.

Di sektor pendidikan, capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung kini berada di angka 75,58 poin, dengan rata-rata lama sekolah mencapai 9,4 tahun. Pemerintah daerah pun terus mendorong pemerataan akses pendidikan melalui berbagai program strategis.

Di antaranya, program PKBM yang menargetkan hingga 50 ribu warga per tahun untuk mendapatkan layanan pendidikan kesetaraan, serta program beasiswa BESTI yang menyasar minimal 250 mahasiswa setiap tahun, khususnya dari keluarga kurang mampu.

Bupati juga menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah desa, termasuk RT dan RW, untuk aktif menyosialisasikan program pendidikan tersebut agar menjangkau masyarakat secara luas.

Selain agenda utama, kegiatan Jumling juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim, tradisi yang konsisten dilakukan dalam setiap kunjungan sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah.

Dengan mengawali pascale­baran melalui kegiatan berbasis keagamaan, Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai spiritual dan kualitas sumber daya manusia.

Jumling ini sekaligus menjadi simbol kesinambungan komitmen pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Bandung yang religius, berdaya saing, dan berkelanjutan.***

 

Yans.

Wikimedia Commons Diblokir, Warga dan Pelajar Kini Sulit Akses Gambar Gratis

JAKARTAYUTELNEWS.COM || Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menghentikan akses ke Wikimedia Commons di Indonesia sejak Rabu, 25 Maret 2026. Kebijakan ini mengejutkan publik, termasuk warga daerah, karena platform tersebut selama ini menjadi sumber utama konten visual bebas yang digunakan di Wikipedia dan berbagai kebutuhan digital.

Informasi pemblokiran disampaikan melalui pengumuman di Wikipedia dan dikonfirmasi oleh akun resmi Wikipedia bahasa Indonesia. Disebutkan, pengguna di Indonesia tidak lagi dapat mengakses layanan tersebut sejak tanggal yang ditetapkan.

Wikimedia Commons merupakan repositori media yang menyediakan jutaan file berupa foto, video, dan audio berlisensi bebas. Platform ini banyak dimanfaatkan oleh pelajar, guru, hingga kreator konten di daerah sebagai sumber materi visual untuk pembelajaran dan publikasi.

Pembatasan Sejak Februari

Sebelum pemblokiran total diberlakukan, Komdigi telah lebih dulu melakukan pembatasan akses secara bertahap sejak 25 Februari 2026. Hal ini berkaitan dengan belum rampungnya proses pendaftaran Wikimedia Foundation sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

Pemerintah menyatakan bahwa akses akan dinormalisasi setelah proses pendaftaran tersebut selesai dan diverifikasi sesuai ketentuan.

Tidak Ada Pengecualian

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menegaskan bahwa seluruh platform digital tanpa terkecuali wajib mematuhi regulasi yang berlaku di Indonesia, termasuk organisasi non-profit.

“Kami mengapresiasi komunikasi yang telah dibangun serta komitmen untuk menindaklanjuti proses pendaftaran. Normalisasi akses akan dilakukan setelah proses tersebut terverifikasi,” ujarnya.

Dampak ke Warga Daerah

Pemblokiran ini diperkirakan berdampak cukup besar, terutama bagi pelajar dan masyarakat di daerah yang selama ini mengandalkan Wikimedia Commons sebagai sumber gambar gratis untuk tugas sekolah, materi ajar, hingga konten media sosial.

Hingga saat ini, belum ada kepastian terkait durasi pemblokiran maupun langkah lanjutan dari pemerintah. Sementara itu, pihak Wikipedia Indonesia menyatakan akan terus memberikan pembaruan informasi.

Sumber: Owntalk.co.id / Redaksi
Editor: Darmansyah (Kabiro Natuna – Yutelnews.com)

Camat Rancabali Memet Slamet Gelar Rakor dan Halal Bihalal, Tekankan Penanganan Sampah hingga Parkir Liar

Bandung–YUTELNEWS.com// Pemerintah Kecamatan Rancabali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus Halal Bihalal di Aula Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, pada Jum’at (27/03/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan di wilayah Rancabali.

Hadir dalam acara ini unsur Forkopimcam, para kepala desa, Ketua BPD, LPMD, Bumdes, Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), MUI, pengelola wisata, kader PKK, serta jajaran OPD tingkat kecamatan.

Camat Rancabali, Mamet Slamet, menyampaikan bahwa rakor ini membahas berbagai program strategis Pemerintah Kabupaten Bandung yang harus dioptimalkan di tingkat kecamatan.

Ia juga menyampaikan apresiasi dari Bupati Bandung, Dadang Supriatna, atas capaian 67 penghargaan yang diraih selama satu tahun masa jabatan periode kedua.

Apresiasi tersebut ditujukan kepada seluruh kepala desa, tokoh masyarakat, dan pengelola wisata di Rancabali.

Namun demikian, Camat Mamet turut menyoroti sejumlah persoalan krusial yang muncul saat libur Hari Raya Idulfitri, terutama terkait penanganan sampah di pinggir jalan dan kawasan wisata.

Selain itu, keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar juga menjadi perhatian serius karena berdampak pada kemacetan di sejumlah titik wisata unggulan di Rancabali.

“Saya mengajak seluruh kepala desa dan pengelola wisata untuk melaksanakan operasi bersih serentak pada Senin (30/03/2026) pagi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Camat juga membahas persiapan peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung yang diperingati setiap 20 April, serta Hari Jadi Kecamatan Rancabali.

Tak hanya itu, dukungan terhadap program strategis nasional juga menjadi fokus, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di Rancabali sendiri tercatat terdapat 9 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan rincian 7 unit telah beroperasi dan 2 lainnya masih dalam tahap persiapan.

Camat Mamet juga mengajak masyarakat untuk menyukseskan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), termasuk pembangunan gerai dan gudang yang saat ini tengah berlangsung di Desa Alamendah.

Program strategis lainnya yang turut disorot adalah Sekolah Rakyat, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat lokal.

Di sisi lain, inovasi pelayanan publik melalui program KARASA (Kecamatan Ngantor di Wilayah Desa) akan terus dilanjutkan. Program ini dinilai efektif mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Program ini mendapat apresiasi dari Bupati Bandung dengan meraih peringkat ketiga inovasi daerah. Setiap hari kami hadir di dua RW, dan antusiasme masyarakat sangat tinggi karena jarak ke kantor kecamatan cukup jauh,” jelasnya.

Menutup kegiatan tersebut, Camat Mamet Slamet menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila dalam menjalankan tugas masih terdapat kekurangan.

Ia juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

“Taqobalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.