Kepala Desa Dayeuhkolot Y.Setiana A.md, Terima Kunjungan Kerja Kabid Dinsos dan Perwakilan Kemenos, Brin.

Kab.Bandung –YUTELNEWS.com// Kepala Desa Dayeuhkolot Y Setiana A.md menerima kunjungan kerja dari Kepala Bidang (Kabid) Dinas Sosial (Dinsos) beserta jajaran, serta perwakilan dari Kementerian Sosial (Kemensos) serta Brin . Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi dan peninjauan program kesejahteraan sosial yang berjalan di wilayah tersebut, pada Selasa (05/05/2026).

Kedatangan rombongan Dinsos kabupaten bandung, Kemensos dan Brin disambut langsung oleh Kepala Desa Dayeuhkolot beserta perangkat desa. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai hal terkait penanganan masalah sosial, penyaluran bantuan sosial, serta upaya pemenuhan hak-hak masyarakat yang membutuhkan perlindungan dan penanganan khusus.

Kepala Desa Dayeuhkolot Y Setiana A.md menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bandung maupun Kementerian Sosial serta Brin terhadap masyarakat desanya. Ia juga berharap kunjungan ini dapat mempererat koordinasi sehingga berbagai program bantuan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran dan tepat waktu.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari Kabid Dinsos dan tim Kementerian Sosial, Brin hari ini. Sinergi yang baik antara pemerintah desa dengan instansi terkait sangat penting demi memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan pelayanan dan perlindungan sosial yang maksimal,” ujar Kades Dayeuhkolot yayan.

Sementara itu, Kabid Dinsos Jajang Priatna dalam kesempatannya menyampaikan bahwa dari dinsos kabupaten bandung untuk pendampingan kunjungan kemensos dan Brin di dua titik soreang dan dayeuhkolot , dan kunjungan ini juga bertujuan untuk menyerap aspirasi serta melihat langsung kondisi di lapangan. Hal ini dilakukan agar kebijakan dan program yang dirancang ke depannya dapat lebih sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

Dinas sosial Kabupaten Bandung juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung percepatan penanganan masalah sosial di daerah, termasuk memastikan data penerima manfaat selalu akurat dan terbarukan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan konstruktif, diakhiri dengan harapan agar kerjasama yang terjalin dapat terus ditingkatkan demi kesejahteraan bersama.

Yans.

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Kepala Desa Dayeuhkolot Y Setiana A.md menerima kunjungan kerja dari Kepala Bidang (Kabid) Dinas Sosial (Dinsos) beserta jajaran, serta perwakilan dari Kementerian Sosial (Kemensos) serta Brin . Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi dan peninjauan program kesejahteraan sosial yang berjalan di wilayah tersebut, pada Selasa (05/05/2026).

Kedatangan rombongan Dinsos kabupaten bandung, Kemensos dan Brin disambut langsung oleh Kepala Desa Dayeuhkolot beserta perangkat desa. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai hal terkait penanganan masalah sosial, penyaluran bantuan sosial, serta upaya pemenuhan hak-hak masyarakat yang membutuhkan perlindungan dan penanganan khusus.

Kepala Desa Dayeuhkolot Y Setiana A.md menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bandung maupun Kementerian Sosial serta Brin terhadap masyarakat desanya. Ia juga berharap kunjungan ini dapat mempererat koordinasi sehingga berbagai program bantuan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran dan tepat waktu.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari Kabid Dinsos dan tim Kementerian Sosial, Brin hari ini. Sinergi yang baik antara pemerintah desa dengan instansi terkait sangat penting demi memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan pelayanan dan perlindungan sosial yang maksimal,” ujar Kades Dayeuhkolot yayan.

Sementara itu, Kabid Dinsos Jajang Priatna dalam kesempatannya menyampaikan bahwa dari dinsos kabupaten bandung untuk pendampingan kunjungan kemensos dan Brin di dua titik soreang dan dayeuhkolot , dan kunjungan ini juga bertujuan untuk menyerap aspirasi serta melihat langsung kondisi di lapangan. Hal ini dilakukan agar kebijakan dan program yang dirancang ke depannya dapat lebih sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

Dinas sosial Kabupaten Bandung juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung percepatan penanganan masalah sosial di daerah, termasuk memastikan data penerima manfaat selalu akurat dan terbarukan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan konstruktif, diakhiri dengan harapan agar kerjasama yang terjalin dapat terus ditingkatkan demi kesejahteraan bersama.

Yans.

KDS Usulkan Solusi Terpadu Banjir, Kemacetan, dan Konektivitas Wilayah ke Kementerian PU

KAB. BANDUNG -YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr H.M Dadang Supriatna (KDS) terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bandung. Hal itu ditunjukkan melalui audiensi strategis dengan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Dr. Ir. Roy Rizali Anwar, ST., M.T., di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Pertemuan ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mensinkronkan program pembangunan pusat dan daerah, guna mewujudkan infrastruktur yang merata, berkelanjutan, serta berdampak langsung pada mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

KDS menegaskan, pembangunan infrastruktur tidak boleh terpusat di wilayah perkotaan saja, melainkan harus menjangkau seluruh wilayah hingga pelosok desa.

“Ini bagian dari ikhtiar kami menjemput bola ke pemerintah pusat, agar pembangunan di Kabupaten Bandung bisa berjalan lebih cepat, merata, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar KDS.

Dalam audiensi tersebut, KDS menyampaikan sejumlah usulan strategis yang menyasar persoalan mendasar di Kabupaten Bandung, mulai dari kemacetan, keterbatasan akses jalan, hingga peningkatan konektivitas antarwilayah.

Beberapa usulan yang disampaikan di antaranya Penyambung Jalur Bebas Hambatan melalui pembangunan Exit Tol Getaci (Segmen Tegalluar) serta penyediaan akses Tol Katapang; solusi kemacetan dengan pembangunan Flyover Bojongsoang dan Kopo; optimalisasi akses tol melalui On/Off Ramp dan Overpass Tol Soroja (STA 1+950); serta aktivasi Tol Gate KM 149 A Purbaleunyi menuju Cileunyi.

Selain itu juga diusulkan konektivitas wilayah melalui pembangunan Jalan Lingkar Majalaya serta akses strategis Tol Soroja – Ciwidey – Cidaun, kemudian perbaikan dan keamanan jalan melalui rekonstruksi Jalan Rancaekek – Majalaya, serta penataan perlintasan tidak sebidang jalur kereta api

KDS menekankan, seluruh usulan tersebut disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan, khususnya dalam mengurai kemacetan, memperlancar distribusi ekonomi, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi kunci dalam mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur yang berdampak luas.

“Dengan dukungan pemerintah pusat, kami optimistis berbagai persoalan seperti kemacetan, akses jalan, hingga konektivitas wilayah bisa ditangani secara bertahap dan terukur,” kata KDS. (*)

Yans.

Letkol Kav Samto Betah Tinjau Jembatan Garuda, Siap Diresmikan untuk Keselamatan Warga

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Komandan Kodim (Dandim) 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah, S.Hub.Int., meninjau langsung kesiapan peresmian Jembatan Garuda yang telah rampung dan siap difungsikan. Jembatan tersebut berlokasi di Kampung Rumbia, RT 04/05 RW 08, Desa Sukarame, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, pada Senin (04/05/2026).

Jembatan dengan panjang kurang lebih 50 meter dan lebar sekitar 1 meter ini menjadi akses vital yang menghubungkan Kampung Rumbia dengan Kampung Cikitu di sepanjang aliran Sungai Citarum.

Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan mobilitas sekaligus keselamatan warga setempat.

Sebelumnya, masyarakat harus melintasi jembatan darurat berbahan kayu dan bambu yang rawan rusak, terutama saat musim hujan.

Kondisi tersebut kerap membahayakan keselamatan warga, bahkan berisiko hanyut terbawa arus sungai. Dalam peninjauan tersebut, Dandim didampingi Camat Pacet Asep Susanto, S.STP., M.M., serta Kepala Desa Sukarame Wawan Ridwan. Kegiatan juga dihadiri unsur Forkopimcam, perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, serta tokoh masyarakat.

Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah, S.Hub.Int., mengatakan, dirinya memastikan kesiapan jembatan menjelang peresmian yang dijadwalkan pada Rabu mendatang.

“Saya hari ini melaksanakan peninjauan terkait kesiapan peresmian yang akan dilaksanakan pada hari Rabu mendatang.

Dari hasil peninjauan, saya melihat kondisinya sudah siap 100 persen. Masyarakat juga sangat antusias mendukung kegiatan ini, karena keberadaan jembatan ini benar-benar sangat bermanfaat.
Jembatan ini menghubungkan Kampung Rumbia dengan Kampung Cikitu, sehingga mempermudah akses lalu lintas warga dari kedua wilayah tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan permanen ini akan menggantikan jembatan lama yang dinilai berisiko tinggi bagi keselamatan warga.

“Kini masyarakat tidak lagi menggunakan jembatan kayu yang rawan putus atau hanyut saat hujan, bahkan berisiko membahayakan keselamatan. Dengan kesiapan yang sudah maksimal ini, saya optimistis pelaksanaan peresmian pada hari Rabu nanti akan berjalan lancar.

Kami juga memohon doa agar cuaca mendukung, sehingga acara yang akan dihadiri Bupati dan Forkopimda Kabupaten Bandung dapat berlangsung aman dan lancar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukarame, Wawan Ridwan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pembangunan jembatan tersebut yang dinilai sangat membantu masyarakat.

“Alhamdulillah, kami merasa sangat beruntung atas kehadiran Bapak Dandim, Bapak Camat, Bapak Kasdam, serta dinas-dinas terkait. Dengan selesainya pembangunan jembatan di Rumbia ini, insyaallah peresmian akan dilaksanakan pada Rabu, 6 Mei 2026, melalui prosesi gunting pita,” ungkapnya.

Ia berharap Bupati Bandung dapat hadir dalam peresmian tersebut, mengingat antusiasme masyarakat yang tinggi. “Kami berharap Bapak Bupati Bandung Dadang Supriatna dapat hadir, karena masyarakat Desa Sukarame sangat merindukan kehadiran beliau. Persiapan menuju hari peresmian juga akan kami maksimalkan agar lebih baik lagi.
Jembatan Garuda ini memiliki panjang sekitar 50 meter dan lebar lebih dari satu meter, serta kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan jembatan ini menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dialami warga.
“Sebelumnya warga hanya menggunakan jembatan bambu, namun sekarang akses menjadi jauh lebih baik. Kami sangat berterima kasih atas program ini, khususnya kepada Bapak Dandim beserta jajaran.
Jembatan ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam menghubungkan Kampung Rumbia dengan Desa Cikitu,” tuturnya.

Ia juga mengaku bangga atas perhatian berbagai pihak terhadap wilayahnya.

“Kehadiran Bapak Dandim, bahkan disusul oleh Bapak Kajari, menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya sebagai kepala desa yang baru dilantik dua hari lalu. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih,” pungkasnya.**

Yans.

Camat Dayeuhkolot Drs Asep Suryadi M.K.P Hadiri Pisah Sambut Kapolsek, Apresiasi Dedikasi AKP Triyono Raharja.S.I.K.

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Camat Dayeuhkolot, Drs. Asep Suryadi,M.K.P menghadiri acara pisah sambut Kepala Sekolah Polisi Sektor (Kapolsek) Dayeuhkolot yang berlangsung di lingkungan Polsek setempat, pada Rabu (05/05/2026). Kehadiran Camat menjadi bukti eratnya sinergi antara pemerintah kecamatan dengan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam kesempatannya, Drs Asep Suryadi mewakili pemerintah kecamatan menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kapolsek lama, AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H., atas dedikasi, loyalitas, serta kerjasama yang sangat baik selama memimpin Polsek Dayeuhkolot.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak AKP Triyono Raharja. Selama menjabat, beliau telah bekerja keras menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah Dayeuhkolot. Sinergi yang terjalin sangat solid dan menjadi kunci kelancaran pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Asep Suryadi.

Lebih lanjut, Camat juga menyampaikan selamat datang dan sukses kepada Kapolsek yang baru, AKP Rudi Sudaryono, S.S.I.K., M.M., agar dapat melanjutkan estafet kepemimpinan dengan baik dan membawa Polsek Dayeuhkolot semakin maju.

“Kepada Bapak AKP Rudi Sudaryono, selamat datang dan selamat bertugas. Kami berharap kerjasama yang baik ini dapat terus terjaga dan ditingkatkan demi terwujudnya Dayeuhkolot yang aman, tertib, dan sejahtera,” tambahnya.

Acara berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan khidmat, dihadiri juga oleh para pimpinan instansi terkait, para kepala dssa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh personel Polsek Dayeuhkolot.

Yans.

UPT Dalduk PK Dayeuhkolot Hadiri Bersinergi dengan KUA dan BKKBN, Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (UPT Dalduk PK) Kecamatan Dayeuhkolot turut hadir dalam kegiatan sinergitas bersama Kantor Urusan Agama (KUA) dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kegiatan ini dari senin 04 sampai kamis 07/05/2026, difokuskan pada upaya pencegahan stunting yang menjadi prioritas nasional, pada Senin (04/05/2026).

Pertemuan ini menjadi wadah penting untuk menyatukan visi dan strategi antar instansi terkait dalam menangani masalah stunting. Dalam kesempatannya, Kepala UPT Dalduk PK Dayeuhkolot, Hj. Wahidatun Nikmah, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan agar intervensi dapat dilakukan secara terpadu, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

“Pencegahan stunting tidak bisa dilakukan sendirian. Melalui sinergi dengan KUA dan BKKBN, kami berharap dapat menjangkau masyarakat lebih luas, mulai dari tahap pra-nikah, kehamilan, hingga masa tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Lebih lanjut, kepala dalduk hj Wahidatun , kegiatan ini juga membahas berbagai langkah strategis, seperti edukasi kesehatan dan gizi bagi keluarga, pendampingan terhadap keluarga berisiko stunting, serta optimalisasi peran kader di tingkat desa dan kelurahan . Selain itu, dibahas pula pemanfaatan program -program nasional seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang dapat diterapkan di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot .

Pihak KUA juga menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan informasi tentang kesehatan reproduksi dan gizi dalam pelayanan pra-nikah, sebagai upaya mencegah stunting sejak dini. Sementara itu, perwakilan BKKBN menyampaikan data dan arah kebijakan yang menjadi acuan dalam pelaksanaan program di daerah.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan terbangun koordinasi yang lebih erat antar instansi, sehingga upaya menurunkan angka stunting di Kecamatan Dayeuhkolot dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya generasi mendatang.

Yans.

Pimpin Upacara Tiga Peringatan, KDS Soroti Sinergi Pembangunan Daerah

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS memimpin upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional, Hari Otonomi Daerah ke-30, dan Hari Buruh Internasional Tahun 2026 tingkat Kabupaten Bandung di Lapangan Upakarti, pada Senin (04/05/2026).

Dalam amanatnya, KDS menegaskan bahwa ketiga momentum tersebut saling berkaitan dan menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.

“Jika kita cermati, pendidikan, otonomi daerah, dan kesejahteraan pekerja merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Ketiganya adalah pilar utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar KDS.

Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, KDS menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa.

“Peringatan Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun daya saing sumber daya manusia,” tegasnya.

Ia menyampaikan, Pemkab Bandung terus menunjukkan komitmennya melalui berbagai capaian, di antaranya meningkatnya rata-rata lama sekolah menjadi 9,4 tahun, serta harapan lama sekolah yang naik dari 12,74 tahun pada 2024 menjadi 12,99 tahun pada 2025.

Selain itu, dari target pembangunan 27 unit sekolah baru, sebanyak 24 unit telah terealisasi dan sisanya akan dituntaskan pada tahun ini. KDS juga menegaskan pentingnya penguatan karakter melalui muatan lokal.

“Kami tidak hanya membangun fisik sekolah, tetapi juga membangun karakter generasi melalui pendidikan Pancasila, budaya Sunda, serta pendidikan keagamaan,” ungkapnya.

Di bidang pendidikan tinggi, KDS menyebut program Beasiswa Ti Bupati (BESTI) telah menjangkau 562 mahasiswa sejak 2022 hingga 2025 dan kembali dibuka untuk 200 mahasiswa pada tahun ini. Selain itu, program Beasiswa Indonesia Emas Daerah (BIE-D) juga terus dilanjutkan untuk mencetak generasi unggul.

Memasuki momentum Hari Otonomi Daerah, KDS menegaskan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Otonomi daerah bukan sekadar pelimpahan kewenangan, tetapi instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” jelas KDS.

Ia juga mengungkapkan capaian membanggakan Pemkab Bandung yang berhasil meraih peringkat ketiga nasional dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025. Padahal, sebelumnya Kabupaten Bandung menempati posisi 172 nasional.

“Ini adalah hasil kerja keras kita bersama. Namun, capaian ini tidak boleh membuat kita berpuas diri, melainkan harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, dalam peringatan Hari Buruh Internasional, KDS mengajak seluruh pihak untuk membangun hubungan industrial yang harmonis, berkeadilan, dan saling menguatkan.

“Hubungan pekerja dan pengusaha bukanlah hubungan yang saling berhadapan, tetapi kemitraan yang harus dibangun dalam semangat kebersamaan,” ujarnya.

Ia menyebut tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Bandung saat ini berada di angka 6,68 persen, sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja dalam meningkatkan kompetensi dan memperluas kesempatan kerja.

“Kita harus bersama-sama meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan agar mampu bersaing di dunia kerja,” tambahnya.

Menutup amanatnya, KDS optimistis Kabupaten Bandung akan terus berkembang dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, saya yakin Kabupaten Bandung akan semakin maju, Bedas, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas,” pungkasnya. ***

Yans.

KDS Tegaskan Komitmen Dukung BKPRMI, dari Pembinaan hingga Pemberdayaan Pemuda dan Remaja Masjid

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dadang Supriatna berpesan agar tugas dan fungsi Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid (BKPRMI) di Kabupaten Bandung lebih dioptimalkan lagi hingga tingkat kecamatan dan desa, seiring terbentuknya jajaran pengurus yang baru periode 2026–2031.

Pesan itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) saat Pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Bandung, di Masjid Al Fathu Rumah Dinas Bupati, pada Minggu 3 Mei 2026.

Bupati KDS menyebut tugas BKPRMI sebenarnya sangat mulia, terlebih dilihat dari sistem struktur dan fungsinya, antara lain dalam membangun komunikasi umat, pembinaan lembaga masjid, hingga penguatan peran pemuda dalam dakwah dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

KDS menyoroti pentingnya peran BKPRMI dalam meningkatkan kemampuan baca Al-Qur’an, yang berdasarkan survei UPI masih berada di angka sekitar 24 persen anak muslim yang bisa membaca Al-Qur’an. Untuk itulah keberadaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) menurutnya sangat penting untuk membentuk Generasi Qur’ani.

“BKPRMI ini punya peran strategis, bukan hanya sebagai wadah komunikasi pemuda remaja masjid, tapi juga sebagai motor penggerak pembinaan generasi Qur’ani, penguatan lembaga masjid, serta pemberdayaan umat. Ini sejalan dengan visi Kabupaten Bandung yang agamis atau religius dan berkarakter,” ujar KDS.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bandung siap mendorong dan berkolabotasi dengan BKPRMI dalam berbagai program, mulai dari peningkatan literasi Al-Qur’an, pembinaan remaja masjid hingga penguatan kegiatan sosial dan ekonomi berbasis masjid.

“Kalau ini digerakkan sampai tingkat desa dan kecamatan, saya yakin dampaknya akan luar biasa. Apalagi di Kabupaten Bandung itu ada lebih dari 8.000 masjid. Artinya, tidak hanya memperkuat nilai keagamaan, tapi juga membangun karakter generasi muda serta mendukung program pembangunan daerah,” kata dia.

KDS pun berharap kepengurusan baru BKPRMI Kabupaten Bandung dapat langsung bergerak cepat, menyusun program kerja yang terukur dan implementatif, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang lebih religius dan sejahtera.

Sementara Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Bandung Abdul Rouf menyatakan BKPRMI hadir untuk menjawab tantangan-tantangan di bidang kepemudaan dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Mohon doa dan bimbingan mudah-mudahan kami dan saya pribadi bisa melaksanakan amanah ini sesuai dengan AD/ART BKPRMI,” ucap Rouf.(*)

Yans.

Bupati KDS Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci, IKA PMII Didorong Hasilkan Rekomendasi Implementatif

KAB BANDUNG – YUTELNEWS.com// Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Bandung mendorong konsolidasi organisasi melalui penataan distribusi kader, penegasan sikap politik, dan pembenahan basis data.

Ketua IKA PMII Kabupaten Bandung, H Tarya Witarsa, mengatakan organisasi alumni perlu bergerak melampaui kegiatan seremonial. IKA PMII, menurut dia, harus menjadi ruang pengembangan sekaligus pengelolaan kader secara terarah.

“IKA PMII tidak boleh hanya menjadi ruang nostalgia. Kader perlu didistribusikan secara strategis agar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar H Tarya dalam Dialog dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Gedung Moh Toha, Kabupaten Bandung, pada Minggu (03/05/2026).

Peran alumni, kata dia, kini tersebar di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, akademisi, masyarakat sipil, hingga dunia usaha. Penempatan kader yang tepat menjadi salah satu penopang kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Tarya juga menyoroti sikap politik organisasi. Ia menegaskan, IKA PMII harus tetap independen, kritis, dan konstruktif.

“Kita tidak boleh terjebak pada kepentingan jangka pendek. Sikap organisasi harus berpijak pada nilai keislaman, kebangsaan, dan keadilan sosial,” ujarnya.

Pembenahan basis data menjadi agenda lain yang dibenahi. Sekitar 300 alumni PMII di Kabupaten Bandung telah terdata dan jumlahnya terus bertambah.

Menurut Tarya, data kader menjadi dasar pengambilan kebijakan. Data yang tertata memudahkan penyusunan program agar lebih tepat sasaran.

IKA PMII Kabupaten Bandung juga menyiapkan peluncuran situs web resmi sebagai pusat informasi sekaligus pengelolaan data kader. Platform ini digunakan untuk mengintegrasikan data serta memperkuat komunikasi antaralumni.

Ia menambahkan, persoalan basis data selama ini menghambat pengelolaan organisasi. Karena itu, sistem yang terintegrasi menjadi kebutuhan.

Setelah pembenahan data, IKA PMII Kabupaten Bandung berencana membentuk Pengurus Anak Cabang (PAC) di 31 kecamatan.

“Dengan data kader yang terintegrasi, roda organisasi dapat berjalan lebih optimal melalui pembentukan PAC di tingkat kecamatan, seiring bertambahnya jumlah alumni PMII di Kabupaten Bandung,” ujar Tarya yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung itu.

Tarya menambahkan, konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya pembenahan tata kelola organisasi agar lebih adaptif terhadap perubahan zaman.

“Dengan sinergi antar kader dan alumni, IKA PMII Kabupaten Bandung dapat memperluas kontribusi dalam pembangunan daerah, baik di bidang sosial, politik, maupun keagamaan,” ujar Tarya.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna berharap seminar dan rapat kerja ini mampu melahirkan keputusan maupun inovasi, salah satunya dalam penanganan persoalan persampahan yang hingga kini masih menjadi tantangan di berbagai wilayah.

“Pemkab Bandung siap bekerjasama, berkolaborasi dengan PMII dalam melakukan langkah-langkah terobosan untuk perbaikan di Kabupaten Bandung,” ujar Kang DS.

Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan seperti IKA PMII menjadi kunci dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan daerah, termasuk lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, Kang DS berharap forum tersebut tidak hanya berhenti pada tataran diskusi, tetapi mampu menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan dapat diimplementasikan, baik dalam konteks kebijakan publik maupun pengembangan ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, kontribusi pemikiran dari para alumni PMII yang memiliki latar belakang beragam sangat dibutuhkan untuk memperkaya perspektif pembangunan di Kabupaten Bandung.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, ia optimistis berbagai tantangan daerah dapat dihadapi secara lebih efektif dan berkelanjutan.(*)

Yans.

Persiapan Normalisasi Cipalasari, Elemen Pentahelix Dayeuhkolot Tebas Ranting Pohon Pengganggu

Kab.Bandung –YUTELNEWS.com// Upaya persiapan untuk kegiatan normalisasi Sungai Cipalasari terus dilakukan oleh unsur Pentahelix Dayeuhkolot. Pada Minggu (03/05/2026), sekitar pukul 10.30 WIB, terlihat aksi nyata berupa pemangkasan pohon dan ranting yang dianggap mengganggu diatas aliran air serta akses di sekitar bantaran sungai.

Kegiatan ini merupakan langkah yang sangat penting sebelum dilakukannya pengerukan atau perbaikan saluran air secara menyeluruh. Pohon-pohon yang tumbuh lebat dan ranting yang menjalar ke arah atas aliran sungai berpotensi menjadi pengganggu acara pengerukan tiba.

-Sinergi Pentahelix Bergerak Cepat

Melalui konsep kerjasama Pentahelix yang melibatkan Kolaborasi bersama Dinas BPBD Kabupaten Bandung, Prima dan masyarakat, upaya pembersihan ini berjalan lancar dan tertib. Para personel terlihat bekerja sama memotong dahan dan ranting yang rimbun agar area sungai menjadi lebih bersih dan lebar.

KetuanPentahelix dayeuhkolot Tri Rahmanto pun menyatakan, bahwa Kami melakukan pemangkasan ini sebagai persiapan utama sebelum normalisasi sungai cipqlqsari dilakukan. Tujuannya agar nantinya pekerjaan normalisasi bisa berjalan maksimal dan menjadi lebih lancar, sehingga risiko banjir di wilayah Dayeuhkolot dapat diminimalisir,” ujar ketua Tri Rahmanto di lapangan.

-Wujud Komitmen Kenyamanan Warga

Warga sekitar menyambut baik langkah cepat yang dilakukan ini. Mereka berharap setelah pemotongan ranting dan rencana pembersihan dan normalisasi sampai selesai, kondisi lingkungan menjadi lebih baik dan tidak lagi terancam genangan air saat hujan deras.

Hingga saat ini, kegiatan persiapan terus berlanjut dengan fokus pemotongan ranting dan membersihkan seluruh vegetasi yang menghalangi. Diharapkan dengan sungai yang bersih dan normalisasi yang baik, kualitas hidup masyarakat di sekitar Cipalasari dapat meningkat signifikan.

Yans.

Pemerintah Liat Sebelah Mata, Teriakan Warga Tak Digubris! Rumah Pa Usman di Ujung Runtuh, Pengajuan Sejak 2024 Diduga Dibiarkan

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Potret pilu kembali terjadi di Kampung Cipatat RT 04 RW 10, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung. Di tengah gencarnya program bantuan dan janji kesejahteraan, seorang warga bernama Pa Usman justru harus bertahan hidup dalam ancaman nyata: rumahnya yang nyaris ambruk kapan saja.

Kondisi bangunan yang ditempati Pa Usman sangat memprihatinkan. Dinding retak di berbagai sisi, tiang penyangga mulai lapuk, dan atap rumah tampak tak lagi mampu menahan beban. Setiap hembusan angin dan guyuran hujan menjadi momok menakutkan yang mengancam keselamatan dirinya dan keluarga.pada Minggu (03/05/2026)

Lebih ironis lagi, upaya untuk mendapatkan bantuan perbaikan rumah bukan hal baru. Pengajuan telah dilakukan sejak tahun 2024. Namun hingga kini, tidak ada kejelasan, tidak ada realisasi, bahkan terkesan tidak ada kepedulian dari pihak yang seharusnya bertanggung jawab.

Warga sekitar pun angkat bicara. Mereka menyayangkan sikap aparat setempat yang dinilai lamban, bahkan terkesan tutup mata terhadap kondisi darurat yang jelas terlihat di depan mata. Padahal, persoalan rumah tidak layak huni bukan sekadar administrasi , ini menyangkut keselamatan jiwa manusia.

“Sudah sering diajukan, sudah disampaikan, tapi hasilnya nihil. Jangan sampai harus menunggu rumah itu benar-benar roboh dan menelan korban dulu baru ada tindakan,” ujar salah satu warga dengan nada kecewa.

Situasi ini memunculkan pertanyaan besar tentang keberpihakan terhadap masyarakat kecil. Di saat bantuan sosial dan program perumahan digembar-gemborkan, mengapa masih ada warga yang luput dari perhatian? Di mana letak tanggung jawab moral dan fungsi pelayanan aparat kepada rakyat?

Kini, masyarakat berharap ada langkah nyata dan cepat dari pemerintah desa hingga instansi terkait di tingkat yang lebih tinggi. Jangan biarkan Pa Usman terus hidup dalam bayang-bayang bencana di rumahnya sendiri.

Karena sejatinya, negara hadir untuk melindungi setiap warganya—bukan membiarkan mereka berjuang sendiri di tengah ancaman yang nyata. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka bukan hanya rumah yang runtuh, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap kepedulian aparat yang ikut hancur.**

Yans.

10 Pekerja Bandara Binaka Diduga Dipecat Usai Protes Gaji Tak Sesai UMK Tak Dapat THR dan Cuti

YUTELNEWS.com | GUNUNGSITOLI – Sebanyak 10 orang pekerja di Bandara Binaka, Gunungsitoli, diduga diberhentikan secara sepihak oleh manajemen setelah melakukan aksi protes menuntut hak-hak mereka yang dianggap tidak adil. Para pekerja menyoroti ketidaksesuaian besaran gaji yang diterima dengan Upah Minimum Kota (UMK) yang berlaku, serta tidak adanya hak-hak normatif lainnya seperti Tunjangan Hari Raya (THR) dan cuti.

Salah satu korban pemberhentian, Syukur Iman Zandroto, mengaku kecewa atas perlakuan yang diterimanya dan rekan-rekannya. Menurutnya, mereka telah bekerja dalam kurun waktu yang lama, namun nasib kesejahteraan tidak pernah berubah.

“Kami sudah lama bekerja di Bandara Binaka, tapi gaji tak pernah naik. Padahal, UMK yang tercatat adalah Rp3.228.949, namun yang kami terima dan tercatat di slip gaji hanya Rp2.600.000,” ujar Syukur kepada awak media, Minggu (03/05/2026).

Syukur juga menegaskan bahwa selama bekerja, pihaknya tidak pernah mendapatkan hak-hak dasar pekerja lainnya. Ia mengaku tidak pernah menerima Tunjangan Hari Raya (THR), tidak diberikan hak cuti, hingga tidak ada kejelasan mengenai skema kenaikan gaji berkala.

“Kami tidak pernah menerima THR, hak cuti pun tidak ada, apalagi kenaikan gaji. Itu semua tidak pernah kami rasakan selama bekerja di sini,” tambahnya.

Kejadian ini memicu keprihatinan mendalam bagi para pekerja. Mereka menilai perlakuan tersebut sangat merugikan dan melanggar hak-hak pekerja yang seharusnya dilindungi undang-undang.

Harapan Pada Pemerintah Daerah

Merespons situasi ini, Syukur mewakili rekan-rekannya menyampaikan harapan besar agar pemerintah turun tangan. Ia berharap Pemerintah Kota Gunungsitoli dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat menindaklanjuti kasus ini demi terciptanya keadilan.

“Kami berharap kepada pihak Pemerintah Kota Gunungsitoli dan kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara, Bapak Bobby Nasution, untuk dapat menegakkan keadilan bagi kami para pekerja di Bandara Binaka, Gunungsitoli,” pungkasnya.

(Y,z)

Ketua DPRD Hj. Renie Rahayu Fauzi SH : Hardiknas 2026 Momentum Perkuat Kolaborasi Pendidikan di Kabupaten Bandung

Bandung – YUTELNEWS.com// Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, S.H., menyampaikan ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap 2 Mei 2026.

Dalam momentum peringatan tahun ini, ia menyoroti pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam memajukan sektor pendidikan, sejalan dengan tema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang tangguh, berdaya saing, serta memiliki integritas tinggi.

“Melalui kebersamaan dan kepedulian semua pihak, mari kita dorong pemerataan akses serta peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Ia juga berharap peringatan Hari Pendidikan Nasional dapat menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus berkomitmen dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Lebih lanjut, Hj. Renie Rahayu Fauzi menegaskan bahwa kemajuan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen, mulai dari tenaga pendidik, orang tua, dunia usaha, hingga masyarakat luas.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi masa depan daerah dan bangsa. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang layak tanpa terkecuali.

Kita harus bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mampu mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, serta keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa tantangan pendidikan ke depan semakin kompleks, terutama di era digitalisasi yang menuntut adaptasi cepat dari seluruh pemangku kepentingan.

“Kita tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan inovasi, kolaborasi, dan komitmen yang berkelanjutan agar kualitas pendidikan di Kabupaten Bandung terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Momentum Hari Pendidikan Nasional ini harus kita jadikan sebagai titik refleksi sekaligus penguatan tekad untuk menghadirkan pendidikan yang merata, inklusif, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.

Dengan demikian, lanjutnya, cita-cita mewujudkan masa depan Kabupaten Bandung yang lebih maju dan berdaya saing dapat tercapai.**

Yans.

Ketua Rw 04 Palasari Suherman Gelar Retret “Bangkit Bersama” : Palasari 04 Dirancang Khusus Perkuat Sinergitas Antar Elemen

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Ketua Rw 04 Palasari Suherman menggelar kegiatan retret bertajuk “Bangkit Bersama” Palasari 04, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, yang berlangsung di Wisata Carita Alam Pangalengan .pada Sabtu (02/05/2026), mulai pukul 16.00 WIB. “Kegiatan ini dirancang secara khusus sebagai wadah strategis untuk mempererat sinergitas, menyatukan visi, dan memperkuat kolaborasi di lingkungan pemerintahan Rw serta masyarakat.

Retret ini dihadiri oleh seluruh jajaran perangkat Rw, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari elemen lainnya. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun Palasarin 04 yang lebih maju, aman, dan sejahtera.

-Fokus Penguatan Sinergitas dan Pembangunan

Dalam sambutannya, Ketua Rw 04 palasari Suherman menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah forum evaluasi dan perencanaan yang mendalam. Tema “Bangkit Bersama” diangkat sebagai semangat untuk bangkit dari berbagai tantangan dan melangkah maju bersama-sama.

“Retret Palasari 04 ini kami rancang khusus untuk memperkuat sinergitas. Kita sadar bahwa pembangunan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, butuh kerjasama yang kuat antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat,” ungkap salah satu panitia.

Selama kegiatan berlangsung, berbagai materi penting disampaikan, mulai dari pembahasan mengenai tata kelola pemerintahan yang baik, strategi peningkatan pelayanan publik, hingga upaya pemecahan masalah sosial yang ada di lingkungan masyarakat. Diskusi berjalan sangat interaktif, di mana setiap peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, ide, dan solusi kreatif demi kemajuan wilayah.

-Mewujudkan Palasari 04 yang Lebih Baik

Suasana kegiatan terasa sangat hangat, kekeluargaan, namun tetap kondusif dan fokus. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari sesi materi hingga diskusi kelompok.

Diharapkan melalui retret “Bangkit Bersama” Palasari 04 ini, dapat terlahir kesepahaman yang mendalam serta komitmen yang kuat dari semua nya. Sinergi yang terbangun diharapkan dapat diterjemahkan menjadi langkah -langkah nyata dalam pembangunan, sehingga Palasari 04 dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warganya.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar seluruh hasil diskusi dan kesepakatan yang telah dibuat dapat segera diimplementasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sejahtera.

Yans.

Peninjauan Lahan Danau, KDS: Tangani Banjir Tegalluar Ada Beberapa Opsi yang Akan Dilaksanakan

KAB.BANDUNG – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr H.M Dadang Supriatna melaksanakan peninjauan sejumlah lokasi yang akan dibangun danau atau kolam retensi di kawasan Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, pada Jumat (01/05/2026). Rencana pembangunan danau itu untuk mengatasi atau menanggulangi banjir yang terjadi di kawasan Tegalluar.

Saat melaksanakan peninjauan lahan itu, KDS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna didampingi Anggota Komisi IX DPR RI H. Asep Romy Romaya, keduanya adalah putra daerah Desa Tegalluar. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa, Kepala DPMPTSP Kabupaten Bandung Ben Indra Agusta, Kepala Satpol Kabupaten Bandung Uwais Qorni, dan Kepala Disperkimtan Kabupaten Bandung Enjang Wahyudin turut mendampingi Bupati KDS.

Kepala Desa Tegalluar Galih Hendrawan beserta sejumlah tokoh masyarakat dan Ketua RW juga turut hadir dalam peninjauan lahan yang akan dibangun danau buatan maupun kolam retensi tersebut.

“Hari ini, kita mengecek lapangan, supaya Tegalluar tidak banjir lagi,” kata Bupati KDS di sela-sela meninjau lokasi pembangunan danau di Desa Tegalluar.

Bupati Bandung menengaskan dalam penanganan banjir di Desa Tegalluar ada beberapa opsi yang akan dilaksanakan. Pertama, setelah berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, jalan provinsi di kawasan Tegalluar itu akan ditinggikan pembangunannya.

“Insya Allah tahun ini kurang lebih sepanjang 1 km oleh Dinas Binamarga Provinsi Jawa Barat. Menteri Pekerjaan Umum (PU) sudah setuju dan siap menganggarkan untuk pembangunan danau, salah satunya di Desa Tegalluar,” katanya.

KDS mengatakan pertemuan dengan Menteri PU RI di Jakarta beberapa waktu lalu setelah didorong oleh Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal, dan program pembangunan danau untuk penanggulangan banjir akan dilaksanakan tahun ini.

“Maka saya mengecek langsung ke lapangan dan melihat situasi dan kondisi. Ada beberapa yang dilaksanakan secara pentahelix, kita akan mulai minggu depan,” ujarnya.

Tetapi, lanjut Bupati KDS, untuk lokasi pembangunan danau, pihaknya akan menertibkan dulu di lokasi atau lahan yang akan dibangun danau sebelum tanggal 5 Mei 2026.

“Bagi pengembang atau investor yang sudah memiliki lahan di kawasan Tegalluar, tetapi tidak ada kejelasan pembangunan. Kita kembalikan ke semula untuk memenuhi LSD (Lahan Sawah Dilindungi) dan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat,” tuturnya.

Meski demikian, kata KDS, DPMPTSP Kabupaten Bandung akan tetap mengundang para investor atau pengembang yang sudah membebaskan lahan di wilayah Tegalluar.

“Untuk itu mohon doanya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung, terutama warga Tegalluar. Insya Allah kita akan selesaikan persoalan sampah, termasuk persoalan banjir di wilayah Tegalluar,” tuturnya.

Bupati KDS mengucapkan terima kasih kepada Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya yang terus mengawal aspirasi warga tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, termasuk kepada para kepala dinas yang terus mengawal rencana pembangunan kolam retensi tersebut.

“Perlu kami sampaikan bahwa kami sudah mengusulkan tiga titik lokasi. Pertama adalah retensi satu di Tegalluar, kedua retensi 5 di Sukamanah. Ketiga, normalisasi Sungai Cisunggalah yang anggarannya kurang lebih Rp151 miliar yang langsung disetujui oleh Menteri PU. Yang lain-lainnya kurang lebih sekitar Rp68 miliar untuk lokasi yang terkena bencana. Sehingga totalnya yang disepakati oleh Pak Menteri PU itu sekitar Rp220 miliar,” tuturnya.

Bupati KDS berharap program pembangunan infrastuktur untuk penanganan banjir itu bisa terlaksana tahun ini dan lancar.

“Termasuk jalan provinsi yang berada di Desa Tegalluar sepanjang 1 km sudah dianggarkan oleh Pak Gubernur Jawa Barat. Terimakasih Pak Menteri PU, terima kasih Pak Gubernur, terima kasih Pak Wakil Ketua DPR RI, terima kasih Bang Asep Romy yang selalu mengawal. Termasuk terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Bandung. Mohon doanya, semoga lancar. Aamiin yra,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPUTR Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa mengatakan bahwa Bupati Bandung sudah dua kali bertemu dengan Menteri PU RI di Jakarta.

“Itu membuktikan bahwa Pak Bupati sangat konsen sekali terhadap infrastruktur khususnya, pertemuan terakhir antara Pak Bupati dengan Pak Menteri PU membahas pengendalian banjir di Tegalluar dan di Kabupaten Bandung wilayah timur khususnya. Beliau sudah mengajukan proposal, dan sudah disetujui oleh Pak Menteri PU untuk membangun kolam retensi sebagai solusi pengendalian banjir di kawasan Tegalluar dan Bandung wilayah timur,” tuturnya.

Di hadapan Bupati KDS, kata Zeis, bahwa pihaknya sudah intens melakukan komunikasi dengan BBWS Citarum untuk menyediakan DED untuk pembebasan fisik pembangunan kolam retensi di Desa Tegalluar dan Desa Sukamanah Kecamatan Rancaekek.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Bandung Ben Indra Agusta mengatakan penyerahan lahan untuk danau, sebenarnya sudah ada aturannya, sudah ada Perda dan Perbupnya.

“Sebenarnya, kita tinggal menindaklanjuti yang sudah ditandatangani pernyataan oleh para pengusaha atau investor yang berada di kawasan Kota Baru Tegalluar ini. Kita siap melakukan verifikasi ulang, sesuai dengan perintah Pak Bupati. Dan dikasih deadline hingga tanggal 5 Mei, kita akan terus kerja, sehingga nanti apabila ada investor yang tidak memenuhi persyaratan akan kita evaluasi untuk mengembalikan fungsi ruang sesuai dengan eksisting sekarang,” tuturnya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bandung Uwais Qorni menegaskan Satpol PP sebagai penegak peraturan daerah dan Perbup, apabila ada yang melanggar aturan tentu akan ditertibkan.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya mengatakan bahwa dengan hadirnya sejumlah pemangku kebijakan dalam pemantauan lokasi yang akan dibangun danau buatan atau kolam retensi di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung ada sebuah solusi terbaik. Dengan harapan persoalan banjir di Tegalluar dan sekitarnya segera bisa diatasi dengan baik.

“Rencana pembangunan kolam retensi atau danau buatan tidak hanya wacana semata, tetapi harus dilaksanakan. Ada beberapa terobosan yang harus ditempuh, seperti yang disampaikan oleh Pak Bupati Bandung Dadang Supriatna sebagai itikad baik untuk tercapainya tujuan kedepannya. Yaitu untuk penanganan banjir di kawasan Tegalluar,” tuturnya.

Asep Romy juga berharap kepada para pengusaha atau pelaku usaha minta kerja samanya untuk membebaskan lahannya untuk pembangunan danau buatan dalam upaya penanganan banjir di kawasan Tegalluar.

Ia juga turut menyampaikan dengan hadirnya Bupati Bandung, sejumlah kepala dinas, kepala desa maupun para Ketua RW dan tokoh masyarakat dalam peninjauan kawasan yang akan dibangun danau retensi itu sebagai wujud kebulatan nyata dalam upaya penyelesaian masalah banjir di Tegalluar.**

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.