Pemdes Cangkuang Wetan Gebyar Laksanakan Kerja Bakti Dukung Program Pentahelix Penanganan Banjir

Bandung – YUTELNEWS com|| Pemerintahan Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung kompak bergotong royong dalam kegiatan kerja bakti. Kegiatan ini dilakukan dalam upaya kebersihan lingkungan diwilayah Desa.

Kegiatan yang berlangsung difokuskan pada upaya pelestarian lingkungan desa yang bersih, bebas Sampah dan banjir. Kerja bakti dimulai sejak pagi hari dimana warga masyarakat berkumpul langsung di titik lokasi kegiatan.

Dalam kegiatan ini ada beberapa kelompok dalam pelaksanaan kegiatannya termasuk membersihkan selokan dan saluran air untuk mencegah banjir dan menjaga kebersihan lingkungan dan pembersihan rumput di sepanjang jalan desa dan area terbuka lainnya.

Kepala Desa Cangkuang Wetan Asep Kusmiyadi, S.Pd.l., M.Pd, menyampaikan, Selain membersihkan selokan warga juga membersihkan sampah yang berserakan di sekitar jalan desa. Sampah-sampah tersebut kemudian dikumpulkan dan diangkut ke tempat pembuangan akhir.

“Kegiatan ini menunjukkan kesadaran dan komitmen warga Desa Cangkuang Wetan dalam menjaga kebersihan lingkungan mereka. Antusiasme dan semangat warga Desa dalam kerja bakti ini patut diapresiasi. Mereka bekerja sama dengan penuh sukarela demi mewujudkan lingkungan desa Cangkuang yang bersih, sehat, dan nyaman,” ungkap Kades.

Kepala Desa Cangkuang Wetan mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh warga yang mana selama 5 tahun ini sudah rutin melaksanakan kerja bakti atau Jumsih (jum’at bersih).

Saya berharap kegiatan gebyar kerja bakti ini dapat terus dilaksanakan dan menginspirasi desa-desa lain untuk melakukan hal serupa dalam mendukung program Pentahelik Penagan banjir diwilayah Dayeuhkolot.

Kerja bakti ini bukan hanya sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat rasa kebersamaan antar warga.

” Dengan lingkungan yang bersih dan hubungan sosial yang harmonis, diharapkan Desa Cangkuang Wetan dapat terus berkembang dan menjadi tempat tinggal yang nyaman bebas dari banjir bagi seluruh warganya,” tukas Kades Asep.

Yans

Warga Cangkuang Kulon Peduli Lingkungan Bersih , Dorong Program Pentahelix Mencegah Banjir

BANDUNG — YUTELNEWS com|| Warga Rw 17 Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, menggelar kegiatan peduli lingkungan, dorong Pentahelix sebagai upaya penanganan sampah sekaligus pencegahan banjir, pada Minggu (04/01/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut diikuti warga secara serentak setelah informasi disampaikan melalui grup WhatsApp serta pemberitahuan langsung dari rumah ke rumah. Warga membersihkan lingkungan permukiman dan selokan di wilayah masing-masing.

Ketua Rw 17 Desa Cangkuang Kulon, Sudarminto, mengatakan kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Antusiasme warga dinilai cukup tinggi dan pelaksanaan gotong royong berjalan lancar.

“Alhamdulillah, warga sangat antusias. Selain lingkungan menjadi bersih, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antar warga,” ujar Sudarminto saat ditemui di Kantor Rw 17.

Ia menambahkan, pihak Rw juga telah menyediakan sejumlah tong sampah untuk mendorong kebiasaan memilah sampah. Namun demikian, kesadaran warga dalam pemilahan sampah dinilai masih perlu ditingkatkan.

Setelah terkumpul, sampah diangkut oleh petugas kebersihan menggunakan truk milik pemerintah daerah. Meski demikian, ketua rw Sudarminto mengungkapkan adanya kendala pada proses pembuangan akhir sampah ke TPA Sarimukti akibat tingginya biaya operasional.

“Biaya operasional cukup mahal. Bahkan pengeluaran bulanan bisa meningkat hingga tiga kali lipat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dusun II Desa Cangkuang Kulon, Ginanjar, menyampaikan bahwa kegiatan Pentahelix telah dilaksanakan di sejumlah Rt, Rw di wilayah desa cangkuangkulon. Ia mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat dalam mendorong program tersebut.

“Alhamdulillah, kegiatan Pentahelix sudah berjalan di beberapa Rt,Rw. Kami berharap langkah ke depan bisa lebih rutin dilakukan untuk mengurangi sampah dan mencegah banjir,” ujarnya saat ditemui di Kantor Desa Cangkuang Kulon.

Ginanjar juga menyoroti meningkatnya partisipasi generasi muda dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan anak muda menjadi modal penting bagi keberlanjutan program kebersihan lingkungan.

“Sekarang bukan hanya orang tua, anak-anak muda juga ikut harus terlibat. Ini sangat positif untuk keberlanjutan kegiatan ke depan,” pungkasnya.

 

Yans.

Bedas Pisan! Warga Dayeuhkolot Kompak Kerja Bakti, Inisiasi Pentahelix Banjir Tuai Apresiasi

KAB. BANDUNG – YUTELNEWS com|| Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Dayeuhkolot serta jajaran pemerintahan desa dan kelurahan se-Kecamatan Dayeuhkolot melaksanakan kegiatan Gebyar Kerja Bakti massal secara serentak,pada Minggu (04/01/2026).

Kerja Bakti massal ini diikuti oleh ribuan warga di 4 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Dayeuhkolot yakni Desa Citeureup, Sukapura, Cangkuang Kulon, Cangkuang Wetan dan Kelurahan Pasawahan.

Ketua Pentahelix Penanganan Banjir Dayuhkolot Tri Rahmanto mengatakan Gebyar Kerja Bakti ini dilaksanakan untuk mengantisipasi banjir di sejumlah wilayah di Kecamatan Dayeuhkolot akibat intensitas hujan tinggi saat ini.

Program Kerja Bakti Massal ini juga merupakan program terobosan Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot guna membangun partisipasi masyarakat untuk bersama-sama menangani atau minimal mengurangi permasalahan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot.

“Alhamdulillah kegiatan Kerja Bakti Serentak dapat terlaksana dengan lancar dan sesuai rencana. Namun sangat disayangkan hanya Desa Dayeuhkolot yang tidak melaksanakan kerja bakti tersebut,” ujar Tri Rahmanto.

Tri mengaku sangat gembira melihat antusiasme masyarakat yang secara kompak bergotong royong mengikuti Kerja Bakti Serentak dengan kesadaran mereka sendiri. Sejak pagi, tua-muda, laki-laki-perempuan sudah berkumpul di jalan protokol desa dan kelurahan masing-masing.

Masyarakat yang dipimpin oleh Kepala Desa, Lurah dan para Ketua RW-nya bersama Panitia Pentahelix Dayeuhkolot, bahu membahu membersihkan saluran drainase, selokan, memunguti sampah dan mengangkat sedimentasi lumpur yang memenuhi saluran air.

Tak hanya itu, masyarakat juga dengan semangat membersihkan rumput dan sampah di sepanjang jalan desa dan area publik lainnya. Alhasil, selokan dan drainase tampak bersih dari sampah dan sedimentasi setelah dibersihkan.

“Setelah dibersihkan oleh masyarakat aliran air di selokan dan drainse menjadi lancar dan tidak tersumbat. Semoga kerja bakti ini bukan hanya membuat lingkungan menjadi bersih dan sehat, tapi juga membuat lingkungan bebas dari banjir,” tutur Tri Rahmanto.

Semangat Bedas terlihat di setiap titik Kerja Bakti. Di Kelurahan Pasawahan misalnya. Ratusan warga kompak turun ke jalan dan selokan untuk membersihkan saluran air dan selokan yang mampet akibat tumpukan sampah dan sedimentasi lumpur.

Bahkan warga secara swadaya berinisiatif memperbaiki gorong-gorong yang rusak dan seringkali menyebabkan aliran air tersumbat sehingga menyebabkan permukiman warga tergenang banjir.

Lurah Pasawahan Gandung Audi mengaku sangat mengapresiasi kekompakan dan partisipasi masyarakat Kelurahan Pasawahan dalam Kerja Bakti Massal tersebut.

Gandung bahkan turun langsung untuk ikut mengangkut sampah, mengeruk lumpur dari selokan dan kotor-kotoran bersama masyarakat Kelurahan Pasawahan.

“Kami sangat berterima kasih atas partisipasi aktif seluruh warga. Dengan semangat gotong royong, kami yakin masalah banjir ini dapat segera ditangani. Kami siap mendukung program Pentahelix untuk menangani banjir di Dayeuhkolot ini,” ujar Gandung.

Antusiasme serupa juga ditunjukkan warga Desa Cangkuang Wetan. Selain membersihkan selokan, warga juga membersihkan sampah yang berserakan di sekitar jalan desa. Sampah tersebut kemudian dikumpulkan dan kemudian dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Kepala Desa Cangkuang Wetan Asep Kusmayadi mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh warga yang mana selama 5 tahun ini sudah rutin melaksanakan kerja bakti atau Jumsih (jum’at bersih).

“Kegiatan Kerja Bakti ini menunjukkan kesadaran dan komitmen warga Desa Cangkuang Wetan dalam menjaga kebersihan lingkungan mereka. Antusiasme dan semangat warga dalam kerja bakti ini patut diapresiasi,” ujar Kades Asep.

“Mereka bekerja sama dengan penuh sukarela demi mewujudkan lingkungan desa Cangkuang yang bersih, sehat, dan bebas banjir,” tambah Kades.

Asep berharap kegiatan Gebyar Kerja Bakti yang diinisiasi Panitia Pentahelix Dayeuhkolot ini dapat terus dilaksanakan dan menginspirasi desa-desa lain untuk melakukan hal serupa dalam mendukung program Pentahelik Penanganan Banjir di wilayah Dayeuhkolot.

Ketua Pentahelix Tri Rahmanto kembali menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Camat Dayehkolot, Para Kades, Lurah serta seluruh masyarakat Dayeuhkolot yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan Gebyar Kerja Bakti tersebut.

“Keberhasilan penanganan banjir di Kecamatan Dayehkolot tidak hanya bergantung kepada Panitia Pentahelix, namun diperlukan adanya kolaborasi dengan semua stakeholder termasuk masyarakat sendiri. Jika kompak seperti ini kami optimistis dapat menyelesaikan permasalahan banjir ini,” tegas Tri.

Di samping itu, Tri memohon do’a dan dukungan dari seluruh pihak karena mulai Januari 2026 ini berbagai program Pentahelix untuk menangani banjir Dayeuhkolot akan segera dilaksanakan.

“Kerja bakti ini adalah pemanasan. Tapi kita sudah curi start istilahnya. Sebelumnya kami juga sudah melakukan upaya normalisasi saluran drainase dan selokan di beberapa titik,” jelasnya.

“Namun gongnya nanti kita mulai di pertengahan Januari ini dengan normalisasi sungai dan program lainnya. BBWS, PUTR dan Pentahelix akan turun langsung. Mohon do’a dan dukungan dari seluruh masyarakat Dayeuhkolot,” ungkap Tri. (**)

Yans.

Semangat Bedas,Gotong Royong Warga Palasari : Perbaiki Gorong -Gorong, Cegah Banjir, dan Bikin Lingkungan Makin Asri!

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Warga RW 03 Palasari Kelurahan Pasawahan, bergotong-royong memperbaiki gorong-gorong yang rusak. Inisiatif ini tidak hanya atasi banjir, tapi juga mempererat silaturahmi dan menciptakan lingkungan lebih bersih.

Semangat bedas gotong royong masih membara di tengah masyarakat kecamatan. Di RW 03 Palasari,Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, warga bahu -membahu memperbaiki gorong-gorong yang rusak, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan infrastruktur setempat.pada minggu (04/01/2026).

Kerusakan gorong-gorong sudah lama dirasakan warga, menyebabkan aliran air tersumbat terutama saat musim hujan.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan banjir dan kerusakan jalan. Menyadari pentingnya fungsi gorong-gorong, warga RW 03 Palasari bersepakat melakukan perbaikan secara swadaya.

Perbaikan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai bapak -bapak, ibu-ibu, hingga para pemuda.

Warga bekerja sama membersihkan gorong-gorong dari sampah dan lumpur, memperbaiki bagian rusak, serta memperkuat struktur agar lebih tahan lama.

Menurut Ketua RW 03 Palasari, Bapak Gunawan Dwipayana SE, kegiatan ini adalah wujud nyata kebersamaan dan kepedulian warga terhadap lingkungan.

“Kami sangat bersyukur atas partisipasi aktif seluruh warga. Dengan semangat gotong royong, kami yakin masalah kerusakan gorong-gorong dapat segera teratasi,” ujarnya.

Selain memperbaiki gorong-gorong, warga juga menata lingkungan sekitar dengan mengeruk lumpur dan membersihkan sampah. Langkah ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Kepala Kelurahan pasawahan, Bapak Gandung Audi S.STP, mengapresiasi inisiatif warga.

“Pemerintah kelurahan pasawahan akan terus mendukung kegiatan positif masyarakat. Semangat bedas gotong royong ini diharapkan terus terjaga dan ditingkatkan,” katanya.

Kegiatan perbaikan gorong-gorong ini tidak hanya mengatasi masalah banjir dan kerusakan jalan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Semangat bedas,untuk gotong royong RW 03 Palasari patut menjadi contoh bagi seluruh masyarakat sekecamatan dan Kabupaten Bandung.

Yans.

Refleksi Ahir Tahun,Prima Gelar Syukuran dan Do’a Bersama,Sambut Tahun Baru, Menuju Kabupaten Bandung Kesuksesan Nyata

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Mengakhiri tahun 2025 dan menyambut tahun baru dengan penuh harapan, komunitas Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Lamajang menggelar acara syukuran dan doa bersama yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat . Acara yang berlangsung di Sekre Perhimpunan Remaja Masjid Lamajang, ini tidak hanya menjadi momen untuk merenungkan perjalanan ahir tahun , tetapi juga sebagai wadah untuk bersatu dalam memohon berkah dan kesuksesan bagi wilayah Kabupaten Bandung di tahun yang akan datang. pada rabu 31/12/2025.malam.

Dalam sambutannya, Pembina Prima Lamajang, Bapak Tri Rahmanto menyampaikan refleksi mendalam terkait perkembangan yang telah dicapai sepanjang tahun 2025. “Kita menyadari bahwa tahun lalu membawa berbagai tantangan, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga pemulihan ekonomi pasca -gelombang pandemi, bencana. “Namun, berkat kerja sama yang erat antara pemerintah daerah, komunitas prima, dan seluruh masyarakat, kita berhasil mengatasi berbagai rintangan dan mencatatkan beberapa capaian penting,” ujarnya.

Acara syukuran diisi dengan tumpengan sebagai bukti kegiatan penampilan budaya lokal, tradisional Sunda yang menghadirkan nuansa kekayaan budaya daerah. Tak hanya itu, juga lakukan penyerahan simbol nasi tumpengan kepada keluarga besar anggota prima yang menjadi bagian dari program kepedulian komunitas Prima Lamajang sepanjang tahun.

Kegiatan puncak berupa doa bersama yang dipimpin oleh beberapa tokoh agama dari berbagai keyakinan. Dalam doa tersebut, seluruh anggota Prima memohon agar tahun baru 2026 membawa kedamaian, kemakmuran, dan kesuksesan nyata bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bandung. Diharapkan, kerja sama yang telah terjalin dapat semakin diperkuat untuk mewujudkan wilayah yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis.

Hadir dalam acara tersebut juga tokoh agama , yang menyampaikan apresiasi kepada Prima Lamajang dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi pada perkembangan daerah. “Acara seperti ini sangat berharga karena mempererat tali persaudaraan dan memperkuat semangat gotong royong yang menjadi ciri khas Prima dan masyarakat Sunda. Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal yang baik untuk meraih kesuksesan kabupaten bandung yang lebih besar di tahun depan,” tuturnya.

Pada akhir acara, seluruh anggota prima bersama-sama para tokoh agama yang penuh semangat, serta melakukan countdown bersama untuk menyambut tahun baru 2026 dengan harapan yang tinggi akan masa depan yang lebih baik bagi Kabupaten Bandung.

 

Yans.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi Ajak Masyarakat Sambut Tahun Baru 2026 Dengan Do’a Bersama

Bandung – YUTELNEWS com|| Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi, mengajak masyarakat untuk menyambut tahun baru 2026 dengan doa bersama.

Ajakan tersebut disampaikan usai mengikuti doa bersama Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Forkopimda, dan jajaran pimpinan OPD di Masjid Al Fathu, Soreang, Rabu, 31 Desember 2025.

“Kami sudah melaksanakan doa bersama dalam rangka menyambut malam penggantian tahun baru 2026,”

Renie berharap, di tahun yang baru, masyarakat Kabupaten Bandung senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, dan Kabupaten Bandung tetap aman serta kondusif.

Renie mengimbau agar masyarakat Kabupaten Bandung tidak merayakan malam tahun baru dengan euforia berlebihan.

Oleh karena itu, Renie menyarankan agar malam pergantian tahun diisi dengan doa bersama untuk kedamaian warga Kabupaten Bandung.

“Di malam tahun baru ini dalam situasi sekarang yang seperti ini alangkah baiknya kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Bandung tidak melaksanakan tahun baru dengan Euphoria,” pesan.

Agar mendapat keberkahan, kata Renie, dalam menyambut malam penggantian tahun diisi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat demi untuk kebaikan seluruh warga kabupaten Bandung.

“Tentu, dari pada menyambut malam penggantian tahun dengan kegiatan eforia akan lebih baiknya kita melakukan doa bersama untuk kedamaian warga Kabupaten Bandung,” pungkasnya.***

 

Yans.

Polsek Dayeuhkolot Gelar Apel Siagakan Pasukan Gabungan Jelang Malam Tahun Baru 2025–2026

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Jelang malam pergantian Tahun Baru 2025–2026, Polsek Dayeuhkolot menggelar apel kesiapsiagaan pengamanan bersama pasukan gabungan di Mako Polsek Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (31/12/2025) sore.

Apel tersebut melibatkan unsur Polri, , Reskrim, Tim Resmob, TNI Koramil Dayeuhkolot, Satpol PP, Tokoh Masyarakat Dayeuhkolot Tri Rahmanto, Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA), hingga unsur masyarakat lainnya.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subarotono SH.,S.I.K.,M.H CPHR melalui Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharjo.S.I.K.M.H menegaskan bahwa malam pergantian tahun merupakan puncak pengamanan Operasi Lilin 2025 yang telah berjalan sejak 20 Desember dan akan berakhir pada 4 Januari 2026.

“Pengamanan malam ini bukan sekadar rutinitas. Ini bentuk tanggung jawab kita, untuk memastikan masyarakat Dayeuhkolot bisa melewati pergantian tahun dengan aman dan nyaman,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa perayaan Tahun Baru kali ini diimbau berlangsung sederhana.

Selain sebagai bentuk empati atas musibah bencana di sejumlah daerah, langkah ini juga bertujuan menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami minta tidak ada pesta kembang api, petasan, atau konvoi yang mengganggu ketertiban. Kalau ada, silakan ditertibkan, tapi tetap dengan cara humanis,” ujarnya

Kapolsek AKP Triyono Raharja menekankan pentingnya pendekatan persuasif kepada warga. Menurutnya, aparat hadir bukan untuk menakut -nakuti, melainkan memberi rasa aman dan pelayanan terbaik.

“Yang kita hadapi adalah saudara -saudara kita sendiri. Tegur dengan baik, layani dengan hati, dan jaga situasi tetap kondusif,” katanya.

Sementara itu, apel siaga ini sebagai komitmen bersama dalam menjaga keamanan wilayah kecamatan dayeuhkolot saat pergantian tahun.

Ia berpesan agar seluruh personel tetap menjaga kesehatan, kekompakan, dan kewaspadaan selama bertugas hingga dini hari.

“Jangan bertindak sendiri jika ada masalah di lapangan. Selesaikan bersama-sama. Tujuan kita satu, Dayeuhkolot tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya.

Dengan pengerahan personel gabungan di sejumlah titik strategis, aparat berharap malam pergantian Tahun Baru 2025–2026 di Kecamatan Dayeuhkolot dapat berlangsung tertib, aman, dan tanpa gangguan Kamtibmas.

 

Yans.

Lurah Muda Pasawahan Gandung Audi, Ukir Prestasi Gemilang : Sabet Juara 3 Anugerah Gapura Sri Baduga Jabar

KAB BANDUNG – YUTELNEWS com|| Di tengah gemerlap Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Selasa (30/12/2025) malam, sorak sorai kebahagiaan membahana ketika nama Kelurahan Pasawahan dipanggil sebagai pemenang ketiga dalam Anugerah Sri Baduga.

Gandung Audi, Lurah Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, naik panggung menerima penghargaan Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat 2025.

Bukan sekadar penghargaan, tapi Kelurahan Pasawahan juga berhak menerima hadiah fantastis yakni uang hadiah sebesar Rp 6 miliar.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyerahkan langsung mahkota juara ketiga itu kepada Gandung, Lurah muda yang baru lima bulan menjabat. Meski terbilang pendatang baru, Gandung mampu membuktikan diri sebagai pemimpin visioner.

“Alhamdulillah, meski baru lima bulan menjadi Lurah Pasawahan, tapi kami sudah bisa berprestasi di tingkat Jawa Barat. Ini semua berkat kerja keras tim dan dukungan warga Pasawahan,” ujar Gandung dengan mata berbinar.

Tak lupa, Lurah milenial itu juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna dan jajaran Pemkab Bandung terutama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Camat Dayeuhkolot serta kerja keras jajaran Pemerintahan Kelurahan Pasawahan dan dukungan semua warga Pasawahan.

“Bisa meraih juara di tingkat provinsi dan menyisihkan 645 kelurahan lain se-Jawa Barat adalah kebanggaan tersendiri,” tambahnya.

Menurutnya, penilaian penghargaan ini berdasarkan inovasi serta penilaian berbagai bidang. Namun bagi Pasawahan Dayeuhkolot, merupakan sebuah kebanggaan tersendiri di tengah permasalahan banjir, ternyata masih mampu meraih prestasi.

Di balik kebanggaan akan prestasi bergengsi tersebut, Lurah Gandung tak lupa akan tantangan yang dihadapi Kelurahan Pasawahan. Banjir dan sampah masih menjadi momok yang menghantui.

“Dana Rp 6 miliar ini rencananya akan kami gunakan untuk mengatasi masalah banjir dan sampah. Kami akan berkolaborasi dengan Pentahelix Dayeuhkolot. Ini adalah komitmen kami untuk Pasawahan yang lebih baik,” ungkap Gandung.

Prestasi Kelurahan Pasawahan ini menjadi bukti bahwa inovasi dan kolaborasi mampu membawa perubahan positif, bahkan di tengah keterbatasan.

Gandung berharap, keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi desa dan kelurahan lain di Jawa Barat untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Selain Kelurahan Pasawahan, untuk kategori desa, Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi juga berhasil menjadi Pinunjul Dua (Juara Kedua) Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Jabar dan berhak mendapat hadiah Rp 7 miliar.

Kepala Desa Cibiru Wetan Hadian Supriatna mengatakan hadiah itu akan digunakan untuk modal percepatan pembangunan dan kemajuan desa ke depannya.

“Kami sangat bersyukur bisa mengharumkan nama Kecamatan Cileunyi dan Kabupaten Bandung di tingkat provinsi. Semua ini tidak mungkin tercapai tanpa dedikasi dari setiap anggota tim pemerintahan desa dan partisipasi aktif seluruh masyarakat yang selalu mendukung setiap program pembangunan yang kami laksanakan,” ucap Hadian.

Hadiah yang diberikan tidak hanya berupa bantuan keuangan, tetapi juga akan didukung dengan program pendampingan dan pembinaan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengoptimalkan potensi desa yang telah terbukti memiliki kapasitas unggul.

Program Gapura Sri Baduga bertujuan mendorong semangat kompetisi sehat antar desa dan kelurahan dalam meningkatkan kualitas pembangunan daerah, sekaligus mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di tingkat desa/kellurahan sebagai ujung tombak pembangunan nasional.

Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Jabar 2025 ini diikuti oleh ratusan desa dan kelurahan se-Jawa Barat. Penilaian dilakukan melalui serangkaian tahapan yang ketat dan objektif oleh tim dewan juri yang terdiri dari para ahli dan praktisi pembangunan dari berbagai bidang.

Pemenang dipilih berdasarkan capaian kinerja yang terukur, inovasi yang diterapkan, serta dampak positif.

 

 

Yans

Kelurahan Pasawahan Persembahkan Anugrah Penghargaan Gapura Sri Baduga untuk Kabupaten Bandung,Terus Berinovasi

KAB.BANDUNG – YUTELNEWS com|| Pemkab Bandung meraih dua penghargaan Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Terbaik Tingkat Jawa Barat 2025, yang digelar di Sasana Budaya Ganesha ITB, Selasa 30 Desember 2025 malam.

Pertama, penghargaan Desa Terbaik diraih oleh Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi sebagai Desa Berkinerja Terbaik dengan predikat “Pinunjul Kadua” (Juara Kedua).

Kemudian untuk kategori Kelurahan Terbaik diraih oleh Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot sebagai Kelurahan Berkinerja Terbaik dengan predikat “Pinunjul Katilu” (Juara Ketiga) Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Raihan prestasi ini membuktikan optimisme Bupati Bandung Dadang Supriatna yang sebelumnya meyakini Desa Cibiru Wetan dan Kelurahan Pasawahan bakal jadi juara tiga besar di Anugerah Gapura Sri Baduga Jabar.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu beralasan, Desa Cibiru Wetan sudah memiliki prestasi tingkat nasional dengan menyandang predikat Desa Percontohan Antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Juni 2022.

Dengan penerapan sistem Keterbukaan Informasi Publik (KIP) melalui aplikasi Simpel Desa dan Balai Desa, Cibiru Wetan berhasil meraih penilaian dengan skor 96,16, yang menempatkannya pada Kategori Istimewa Desa Percontohan Antikorupsi KPK.

Oleh karena itu, Kang DS menyampaikan apresiasi atas pencapaian Desa Cibiru Wetan maupun Kelurahan Pasawahan yang menjadi bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi seluruh elemen masyarakat Desa Cibiru Wetan dan Kelurahan Pasawahan dalam membangun desa dan kelurahannya.

“Semoga juara kedua yang diraih Desa Cibiru Wetan dan juara ketiga yang diraih Kelurahan Pasawahan di Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Jabar ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung untuk terus berkarya, berinovasi, meningkatkan kualitas pembangunan dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” harap Kang DS.

Lurah Pasawahan Gandung Audi mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh semua pihak sehingga Kelurahan Pasawahan bisa meraih juara ketiga kelurahan terbaik tingkat Jawa Barat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Bandung atas arahan dan bimbingannya, Camat Dayeuhkolot dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung, serta seluruh masyarakat Kelurahan Pasawahan atas dukungan dan kerjasamanya,” ujar Lurah Gandung.

Menurutnya, penghargaan tersebut akan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kelurahan Pasawahan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di seluruh wilayah Kelurahan Pasawahan.

“Kami tidak menyangka akan meraih juara ketiga kelurahan terbaik tingkat Jawa Barat. Ini adalah pencapaian luar biasa. Kami persembahan Anugerah ini untuk seluruh masyarakat Kelurahan Pasawahan,” kata Gandung Audi.

Anugerah Gapura Sri Baduga adalah penghargaan Pemprov Jabar untuk mengapresiasi kinerja pemerintahan desa dan kelurahan di Jawa Barat yang telah berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat partisipasi masyarakat, serta membangun lingkungan yang bersih, maju, dan sejahtera.

Ada beberapa aspek yang dinilai dari setiap desa dan kelurahan pada ajang ini. Mulai dari tata kelola pemerintahan, perekonomian, kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial masyarakat, partisipasi warga, ketentraman dan ketertiban hingga masalah kebersihan.

Dengan diraihnya peringkat 3 besar Anugerah Gapura Sri Baduga, Desa Cibiru Wetan dan Kelurahan Pasawahan semakin membuktikan diri sebagai salah satu desa dan kelurahan terbaik di Provinsi Jawa Barat.

Prestasi bergengsi ni diharapkan dapat memberikan dampak positif dan memotivasi desa dan kelurahan lainnya di Kabupaten Bandung untuk terus meningkatkan pelayanan, pembangunan hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.(**)

 

Yans.

Mendagri Tito Karnavian, Peduli Masyarakat, Serahkan Bantuan ke Desa Geudumbak Kecamatan Langkahan, Aceh Utara

Aceh Utara – YUTELNEWS com|| Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, usai mengikuti Rapat Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana bersama anggota DPR RI di Kota Banda Aceh, Aceh, Selasa (30/12/2025).

Bantuan dari keluarga besar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut terdiri atas bahan makanan pokok, makanan cepat saji, pakaian, perlengkapan sekolah, hingga perlengkapan pribadi wanita.

Kedatangan Mendagri disambut antusias para pengungsi di kawasan tersebut. Mendagri juga berdialog dengan masyarakat setempat serta memberikan dukungan moril agar mereka dapat pulih lebih cepat.

Mendagri mengatakan, kedatangannya bersama rombongan merupakan perintah langsung Presiden RI Prabowo Subianto. Diketahui, Aceh Utara merupakan salah satu kawasan yang terdampak bencana banjir cukup parah.

Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo dalam waktu dekat akan meninjau langsung Provinsi Aceh untuk memastikan percepatan pemulihan pascabencana.

“Kami datang ke sini atas perintah dari Bapak Presiden. Bapak Presiden sendiri besok Insyaallah akan datang ke Aceh, ke Bener Meriah, setelah itu beliau akan ke Aceh Tamiang,” ujar Mendagri dalam peninjauan tersebut, Selasa (30/12/2025).

Ia menambahkan, saat ini pemerintah terus memastikan progres percepatan pemulihan pascabencana berlangsung optimal. Berdasarkan pantauan di lapangan, Mendagri menyebut kondisi pemulihan secara bertahap berjalan dengan baik, terlihat dari mulai bergeraknya perekonomian masyarakat di sejumlah titik.

Selain itu, pemerintah juga terus memaksimalkan pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak. Untuk kerusakan hunian berat hingga hilang akan ditangani melalui pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap), sedangkan kerusakan ringan dan sedang akan diberikan bantuan uang. Oleh karena itu, data yang akurat menjadi kunci dalam mendukung realisasi kebijakan tersebut.

“Mengenai masalah data, jangan menunggu datanya sampai selesai semua. Karena kita berhitung hari, berhitung jam. Jadi, kalau dapat data, buat aja namanya data gelombang pertama. Jadi, sekian rumah yang rusak ringan, sedang, berat gelombang pertama. Itu masih bisa diperbaiki lagi,” tambah Mendagri.

Menurut Mendagri, pendataan secara berkala akan memudahkan percepatan pemulihan. Sebab, kecepatan pendataan menjadi kunci keberhasilan proses tersebut.

Ia menegaskan, kecepatan pendataan rumah yang rusak dan hilang oleh pemerintah daerah (Pemda) sangat diperlukan agar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dapat segera membayarkan dana bantuan bagi warga yang rumahnya rusak ringan dan sedang. Selain itu, data ini juga untuk mendukung penyiapan jumlah huntara dan huntap bagi yang rumahnya rusak berat atau hilang. Data ini juga berguna bagi Kementerian Sosial menyalurkan dana bantuan berupa uang lauk pauk Rp15 ribu per orang per hari, bantuan isi rumah Rp3 juta, dan bantuan pemberdayaan ekonomi Rp5 juta per keluarga.

Berikutnya, Mendagri akan melaporkan kepada Presiden dan jajaran menteri di Kabinet Merah Putih aspirasi terkait perbaikan bendungan di Kabupaten Aceh Utara yang berperan vital bagi irigasi dan sistem pertanian setempat. Data bendungan dan irigasi yang rusak akan segera disampaikan kepada Menteri Pekerjaan Umum untuk diperbaiki. Sementara data sawah dan kebun yang rusak disampaikan kepada Menteri Pertanian untuk dipulihkan lahan sawah dan kebun tersebut.

“Jadi nanti semua data kita akan sampaikan, termasuk utamanya adalah satu, masalah bendungan tadi. Karena ini sangat vital mengairi sawah yang lain,” tandas Mendagri.

Puspen Kemendagri

Yans.

Bupati Bandung Kang DS Bersama Danlanud Bertakziyah ke Rumah Duka Atlet Terjun Payung yang Wafat di Laut Pangandaran

Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna bertakziyah ke rumah duka atlet terjun payung Purn Korpasgat TNI AL Rusli, di Komplek Cingcin Permata Indah Kecamatan Soreang, Selasa (30/12/2025) malam.

Bandung Bupati Bandung bersama Komandan Lanud Sulaiman Marsma TNI Eko Sujatmiko, didampingi Ketua KONI Kabupaten Bandung Yana Suryana dan Ketua KONI Jawa Barat M Budiana menyampaikan duka cita atas wafatnya almarhum saat mengikuti Kejuaraan Daerah Terjun Payung yang digelar Pengurus Terjun Payung FASI Jawa Barat, pada Senin 30 Desember 2025 sekitar pukul 10.50 WIB.

Selain almarhum Rusli, satu lagi atlet bernama Purn Korpasgat Widiasih masih dalam pencarian yang dinyatakan hilang. Sementara tiga atlet lainnya sudah selamat.

Ketua KONI Kabupaten Bandung Yana Suryana mengatakan kelima atlet tersebut merupakan atlet Federasi Aerosport Seluruh Indonesia (FASI) Kabupaten Bandung di bawah naungan KONI Kabupaten Bandung.

“Kami dari jajaran KONI Kabupaten Bandung menyampaikan duka cita yang mendalam berbela sungkawa atas wafatnya almarhum Pak Rusli, atlet terjun payung asal Kabupaten Bandung yang wafat saat sedang bertugas sebagai atlet di Kejurda Terjun Payung di Pangandaran,” kata Ketua KONI Kabupaten Bandung Yana Suryana seusai bertakziyah.

Lebih lanjut Yana menuturkan kronologis kejadian, kelima penerjun asal Kabupaten Bandung itu bertolak dari Bandara Nusawiru Pangandaran menggunakan Pesawat Cessna 185 Genesa Dirgantara, untuk melakukan penerjunan 4-Way Formation Skydiving dari ketinggian 9000 feet.

Kelima atlet Purnawirawan Korpasgat tersebut antara lain Rusli, Widiasih, Kudlori, Karni dan Mustafa. Awalnya, tim melakukan formasi terjun dengan cukup baik. Namun saat pendaratan, dari 5 penerjun, 3 berhasil mendarat di pesisir pantai yaitu Mustofa (Cameramen), Kudlori dan Karni.

“Dua atlet lainnya tidak berhasil mendarat dengan sempurna, di mana satu penerjun atas nama Rusli ditemukan Tim SAR Laut dalam kondisi sudah meninggal dunia di tengah Laut Batukaras Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran, dan satu lagi penerjun aWidiasih masih dalam proses pencarian tim SAR Laut,” tutur Yana. Menurutnya, almarhum Purn Korpasgat Rusli akan dikebumikan hari ini Rabu 31 Desember 2025.

 

 

Yans

Melonjak Tajam, Pemkab Bandung Raih Peringkat 3 Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Jawa Barat 2025

Bandung – YUTELNEWS com|| Pemkab Bandung meraih Juara Ketiga Kategori Badan Publik (Pemkab) Informatif di ajang Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025 yang digelar Komisi Informasi Jawa Barat, di Sasana Budaya Ganesha ITB, Selasa 30 Desember 2025.

Bupati Bandung Dadang Supriatna selaku Pembina PPID Kabupaten Bandung mengaku sangat bangga dan bersyukur atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah, capaian peringkat ketiga di ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Provinsi Jawa Barat ini merupakan sebuah kebanggaan besar bagi Pemerintah Kabupaten Bandung,” ucap Bupati Bandung dalam keterangan resminya.

Menurut bupati, llonjakan dari peringkat 11 ke peringkat 3 bukanlah hal yang mudah dan ini menunjukkan bahwa kerja keras, konsistensi, serta komitmen seluruh jajaran dalam membangun keterbukaan informasi publik benar-benar membuahkan hasil yang nyata.

Bupati Kang DS menegaskan, prestasi ini menjadi penyemangat sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik ke depan.

“Prestasi ini bukan akhir, melainkan motivasi bagi kami untuk terus bergerak lebih maju,” tandasnya.

Kang DS berharap budaya keterbukaan, transparansi dan akuntabilitas dapat semakin mengakar di seluruh perangkat daerah demi meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PPID Kabupaten Bandung beserta seluruh jajaran PPID Pelaksana, sehingga proses monitoring dan evaluasi dapat dilalui dengan sangat baik dan membawa Kabupaten Bandung meraih peringkat 3 terbaik di Jawa Barat.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada PPID Kabupaten Bandung serta seluruh PPID pelaksana yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, disiplin dan semangat kolaborasi,” ucap Kang DS.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bandung Teguh Purwayadi selaku PPID Kabupaten Bandung menyampaikan rasa bangga dan haru atas capaian tersebut.

Menurutnya prestasi di bidang KIP ini membanggakan mengingat adanya peningkatan yang signifikan di mana pada KIP Jabar 2024, Pemkab Bandung berada di peringkat 11.

“Alhamdulillah, dengan peringkat ketiga di ajang penghargaan KIP Jabar 2025 ini artinya melesat dari tahun 2024 yang masih di peringkat 11,” ucap Teguh Purwayadi saat mendampingi Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menerima secara langsung penghargaan.

Teguh menyatakan capaian ini menjadi lompatan yang sangat berarti yang semakin menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memperkuat tata kelola keterbukaan informasi publik yang transparan, akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat bangga dengan capaian ini. Peringkat 3 merupakan hasil dari proses panjang, kerja keras dan kesungguhan seluruh tim PPID dalam memenuhi setiap tahapan monitoring dan evaluasi. Ini membuktikan bahwa komitmen yang dijalankan secara konsisten tidak pernah mengkhianati hasil,” ungkapnya.

Kadiskominfo mengakui keberhasilan tersebut tidak lepas dari pendampingan Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat atas pendampingan, arahan dan evaluasi yang diberikan sepanjang proses monitoring dan evaluasi. Pembinaan ini sangat membantu kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan keterbukaan informasi publik,” ucapnya.

Secara khusus pihaknya pun memberikan apresiasi kepada pimpinan Komisi Informasi Jabar. “Terima kasih kami sampaikan kepada Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Bapak Husni Farhani Mubarak atas dukungan dan pembinaannya. Capaian ini menjadi pemicu semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik Kabupaten Bandung di masa yang akan datang,” tandas Teguh.

Prestasi ini diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap Pemkab Bandung serta menjadi fondasi untuk peningkatan kualitas keterbukaan informasi publik yang berkelanjutan.

Anugerah Keterbukaan Informasi Publik merupakan hasil dari rangkaian kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat sepanjang tahun 2025. Tahapan monev meliputi sosialisasi, pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ), verifikasi, visitasi dan uji publik, hingga penilaian akhir yang diumumkan melalui anugerah.

Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator utama, antara lain pengumuman informasi publik, penyediaan dokumen informasi, pengembangan website, kelembagaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), pengadaan barang dan jasa, serta aspek evaluasi seperti kualitas dan jenis informasi, komitmen organisasi dan digitalisasi layanan informasi.(*)

 

 

Yans

 

 

 

Yans.

Kabupaten Bandung Raih Juara 2 dan 3 Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat

Bandung – YUTELNEWS com|| Pemkab Bandung merebut dua penghargaan Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat 2025, yang digelar di Sasana Budaya Ganesha ITB, Selasa 30 Desember 2025.

Kedua anugerah yang diraih antara lain Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung sebagai Desa Berkinerja Terbaik dengan predikat “Pinunjul Kadua” (Juara Kedua). Kemudian Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung sebagai Kelurahan Berkinerja Terbaik dengan predikat “Pinunjul Katilu” (Juara Ketiga) Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Raihan prestasi ini membuktikan optimisme Bupati Bandung Dadang Supriatna yang sebelumnya meyakini Desa Cibiru Wetan dan Kelurahan Pasawahan bakal jadi juara tiga besar di Anugerah Gapura Sri Baduga Jabar.

Bupati Kang DS beralasan, Desa Cibiru Wetan sudah memiliki prestasi tingkat nasional dengan menyandang predikat Desa Percontohan Antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Juni 2022.

Dengan penerapan sistem Keterbukaan Informasi Publik (KIP) melalui aplikasi Simpel Desa dan Balai Desa, Cibiru Wetan berhasil meraih penilaian dengan skor 96,16, yang menempatkannya pada Kategori Istimewa Desa Percontohan Antikorupsi KPK.

Oleh karena itu, Kang DS menyampaikan apresiasi atas pencapaian Desa Cibiru Wetan yang menjadi bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi seluruh elemen masyarakat Desa Cibiru Wetan dalam membangun desa.

“Semoga juara kedua yang diraih Desa Cibiru Wetan di Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Jabar ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung untuk terus berkarya, berinovasi, meningkatkan kualitas pembangunan dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” harap Kang DS.

Kepala Desa Cibiru Wetan Hadian Supriatna mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh semua pihak.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Bandung atas arahan dan bimbingannya, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung, Pemerintah Kecamatan Cileunyi, serta seluruh masyarakat Desa Cibiru Wetan atas dukungan dan kerjasamanya. Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di desa,” tutur Hadian.

Anugerah Gapura Sri Baduga adalah penghargaan Pemprov Jabar untuk mengapresiasi kinerja pemerintahan desa dan kelurahan di Jawa Barat yang telah berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat partisipasi masyarakat, serta membangun lingkungan yang bersih, maju, dan sejahtera.

Ada beberapa aspek yang dinilai dari setiap desa dan kelurahan pada ajang ini. Mulai dari tata kelola pemerintahan, perekonomian, kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial masyarakat, partisipasi warga, ketentraman dan ketertiban hingga masalah kebersihan.

Dengan diraihnya peringkat 3 besar Anugerah Gapura Sri Baduga, Desa Cibiru Wetan semakin membuktikan diri sebagai salah satu desa terbaik di Provinsi Jawa Barat. Prestasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Desa Cibiru Wetan.

 

Yans

Mendagri Tito Karnavian: Libatkan Semua Pihak, Pemerintah Kerahkan Seluruh Upaya Tangani Bencana Sejak Awal

Banda Aceh – YUTELNEWS com||Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah (Pemda) sejak awal telah mengerahkan berbagai upaya dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam penanganan bencana. Hingga kini, pemulihan pascabencana di wilayah terdampak terus dipercepat, terutama di daerah yang kondisinya masih berat.

Mendagri menjelaskan, secara nasional terdapat 52 kabupaten/kota terdampak bencana banjir dan longsor. Dari jumlah tersebut, 18 berada di Aceh, 18 di Sumatera Utara, dan 16 di Sumatera Barat. Berkat kerja keras seluruh pihak, sebagian besar wilayah menunjukkan pemulihan yang signifikan.

“Berkat kecepatan dan juga kerja keras dari semua pihak, baik pusat maupun daerah, dan masyarakat dan semua pihak yang terlibat, sampai saat ini kita melihat bahwa sudah banyak terlihat pemulihan di Aceh,” ujar Mendagri saat Rapat Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana di Kota Banda Aceh, Aceh, Selasa (30/12/2025).

Namun demikian, Mendagri menekankan masih terdapat sejumlah daerah yang membutuhkan perhatian serius. Di Aceh, kata dia, beberapa wilayah yang masih memerlukan percepatan pemulihan antara lain Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Timur, Gayo Lues, Bener Meriah, dan Pidie Jaya. “Yang paling berat adalah Tamiang, karena Tamiang pemerintahnya belum berjalan efektif, dan kemudian ekonominya juga belum jalan maksimal,” tegasnya.

Sementara itu, di Sumatera Utara, dari 18 daerah terdampak kini tersisa lima daerah yang masih perlu penanganan lebih lanjut, yakni Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, dan Kota Sibolga. Adapun di Sumatera Barat, dari 16 daerah terdampak, tiga daerah yang menjadi prioritas perhatian adalah Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar.

Ia mengungkapkan, upaya percepatan yang perlu dilakukan saat ini adalah pembersihan lumpur maupun puing-puing sisa banjir dan longsor. Pembersihan ini harus betul-betul dimobilisasi. Saat ini, baik TNI maupun Polri telah menambah personel untuk membantu proses pembersihan. Langkah ini dibarengi dengan upaya menghidupkan kembali roda pemerintahan, terutama di Aceh Tamiang.

“Jadi Tamiang ini memang harus betul-betul ‘diserang’, ‘dikeroyok’ rame-rame, supaya secepat mungkin bangkit,” ujarnya.

Selain pembersihan, lanjutnya, perlu juga percepatan pendataan terhadap rumah yang mengalami kerusakan mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat. Data ini dibutuhkan untuk memastikan pemberian bantuan tepat sasaran. “Kalau kita bisa mendapatkan data yang sudah direkonsiliasi, ini yang perlu mungkin, siapa yang melakukan ini? Saran kami yang melakukan ini adalah BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Karena BNPB akan membayarkan,” ujarnya.

Pemerintah juga tengah menyiapkan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang rumahnya rusak berat atau hilang. Sementara itu, bagi masyarakat yang rumahnya rusak ringan atau sedang akan diberikan bantuan uang untuk melakukan perbaikan. Ia menekankan kecepatan penyaluran bantuan ini penting karena akan mengurangi jumlah pengungsi.

Selain itu, bagi rumah yang rusak berat, pemerintah menyediakan hunian sementara (huntara) atau bantuan biaya sewa sembari menunggu pembangunan huntap selesai. Pemerintah juga menyiapkan bantuan biaya hidup, perabot rumah tangga, hingga dukungan pemulihan ekonomi bagi warga terdampak, termasuk petani yang sawahnya rusak.

Di sisi lain, guna mempercepat pembersihan wilayah dan menghidupkan kembali roda pemerintahan desa di Aceh Tamiang, Mendagri akan mengirimkan 1.000 lebih praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). “Kami akan mengirimkan juga, 1.100 praja IPDN. Jadi kami anggap ini adalah, KKN (Kuliah Kerja Nyata) buat mereka. Masuk kurikulum. Tugas mereka utama adalah, satu bulan, dari tanggal 3 [Januari 2026] nanti, … untuk menghidupkan pemerintahan,” tandas Mendagri.

Sebagai informasi, rapat tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama jajaran pimpinan dan anggota DPR RI, serta sejumlah menteri dan kepala lembaga. Mereka antara lain Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, serta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Hadir pula Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah bersama bupati/wali kota di Provinsi Aceh.

Puspen Kemendagri

 

Yans

Kepala Desa Soreang Hendra, Datangi Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat di Soreang, Yang Mengakibatkan Banjir Menerjang Warga

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Kepala Desa Soreang, Hendra, bersama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ketua RW, dan tokoh masyarakat, langsung menggeruduk proyek Pembangunan Sekolah Rakyat yang sedang dibangun di Kampung Cipetir RW 15. Tindakan ini diambil setelah muncul laporan serius terkait banjir yang menyerang warga akibat proyek SR yang telah berjalan beberapa minggu lalu.

Dampak banjir terswbut yang mengkhawatirkan menyerang warga RT 03 RW 14 dan RW 15 Kampung Bandawa serta Cipetir. Para ketua RW 14 dan RW 15 kemudian melaporkan langsung ke kepala desa bapak Hendra, bahwa sebelum proyek tersebut dimulai, belom pernah terjadi banjir yang sampai ke rumah . Namun, sejak adanya proyek beroperasi, setiap kali hujan deras, rumah-rumah warga menjadi terendam banjir.

Berangkat dari laporan warga tersebut, Kades Hendra langsung mengumpulkan aparatur desa, tokoh masyarakat, dan para ketua RW/Rt untuk langsung mendatangi lokasi proyek. Di sana, dia juga mengakui ketidaktahuan tentang keadaan proyek pembangunan SR ini sudah berjalan. “Surat pemberitahuan ada beberapa minggu lalu yang diserahkan Pak RW 14, tapi saya tidak tahu keadaan proyeknya sudah seperti ini,” ungkapnya.

Kades Hendra pun menyampaikan bahwa keluhan warga masyarakat yang terdampak banjir akibat adanya proyek tersebut kepada Dani yang selaku penanggungjawab dari pelaksana proyek tersebut, ” mohon maaf Pak Dani saya datang bersama warga mau sampaikan keluhan warga yang ada di RW 14 dan RW 15 Bandawa yang mengeluhkan rumahnya trrdampak banjir,karena katanya sebelum proyek ini ada rumahnya tidak pernah kebanjiran,maka dari itu saya mohon agar menjadi bahan evaluasi dari pihak pelaksana proyek”,katanya.

Lebih lanjut, Kades Hendra juga menegaskan bahwa perizinan proyek bukan ranah kewenangannya, namun menekankan pentingnya koordinasi awal. “Pihak pelaksana seharusnya berkoordinasi terlebih dahulu dengan aparatur setempat dan mensosialisasikan proyek,” katanya. Tujuannya adalah agar masyarakat dan pelaksana dapat memahami dampak lingkungan yang mungkin terjadi, serta melakukan antisipasi dan minimalisasi sejak awal.

Selama kunjungan pemerintahan desa dan para tokoh, masyagakat, Dani juga selaku penanggungjawab pihak ketiga menyampaikan bahwa kasus banjir akan menjadi perhatian utama. “Kita akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mencari solusi agar proyek dapat dilaksanakan tanpa dampak lingkungan seperti yang diminta Kades Hendra,” jelas Dani.

 

Yans

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.