YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (18/3/2026). Pemerintah desa setempat menyalurkan insentif bagi para penggerak kelembagaan desa yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan dan kegiatan sosial di tengah masyarakat.
Kepala Desa Ciptagumati, Tedi Irawan, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penyaluran insentif ini bukan sekadar bantuan, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi para relawan desa.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa menyalurkan insentif untuk para RT, RW, kader Posyandu, PKK, guru ngaji, guru PAUD, DKM, hingga KPM. Ini adalah bentuk terima kasih kami atas pengabdian mereka yang luar biasa untuk masyarakat,” ujar Tedi.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kecamatan Cikalongwetan hingga Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.
“Terima kasih atas dukungan dan kerja sama semua pihak. Semoga ini menjadi keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.

Di tengah momen Ramadan, Pemerintah Desa Ciptagumati juga menggencarkan kegiatan tarawih keliling ke 13 masjid jami yang tersebar di wilayah desa. Program tersebut tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah desa dan masyarakat.
“Kami ingin lebih dekat dengan warga, mendengar langsung aspirasi mereka, sekaligus menyampaikan program-program desa ke depan,” kata Tedi.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran kelembagaan desa, termasuk tokoh agama, BPD, serta para pengurus DKM dan MUI desa yang terus bersinergi menjaga kekompakan dan keharmonisan di Ciptagumati.
Menjelang Hari Raya Idul pitri 1447 H, Tedi Irawan juga menyampaikan pesan yang menyentuh kepada masyarakat. Ia memohon maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya.
“Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam pelayanan dan kebijakan. Dari hati yang paling dalam, kami mohon maaf. Minal aidzin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.
Dien Yoyo.




























Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi laut, sistem pelayanan penumpang, aspek keselamatan pelayaran, serta kelancaran mobilitas masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
Rangkaian peninjauan difokuskan pada tiga pelabuhan strategis yang menjadi simpul utama pergerakan penumpang, yakni Pelabuhan Batu Ampar (Pelni Bintang 99), HarbourBay Ferry Terminal, serta Pelabuhan Roro Punggur.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang. Pihak KSOP dan ASDP bahkan telah menyiapkan langkah antisipatif berupa kemungkinan penambahan armada kapal apabila terjadi peningkatan signifikan arus penumpang.
Kapolda turut mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh tawaran tiket dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa keselamatan penumpang merupakan prioritas utama sehingga jumlah penumpang dalam setiap pelayaran harus sesuai dengan standar keselamatan yang telah ditetapkan.
“Bagi masyarakat yang akan mudik dan khawatir meninggalkan kendaraan atau barang berharga di rumah, dapat menitipkannya di kantor polisi terdekat. Layanan penitipan ini disediakan secara gratis tanpa dipungut biaya,” ujarnya.



