BAndung – YUTELNEWS.com// Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bandung resmi menerima Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait struktur komposisi personalia untuk periode 2025-2030. Penyerahan SK yang berlangsung di aula rapat kantor DPC PDIP Kabupaten Bandung Jln.Jaksanaranatha Baleendah ini menjadi momentum penting bagi partai untuk memperkuat mesin politik di wilayah Kabupaten Bandung, pada Minggu 05/04/2026.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono ST, bersama perwakilan DPP PDIP menyerahkan langsung Surat Keputusan kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung terpilih yaitu Yayat Sumirat, SH. ” Dirinya menyampaikan rasa syukur atas turunnya SK tersebut. ketua DPD Ono Surono menegaskan bahwa struktur baru ini telah terbentuk dengan solid mulai dari tingkat DPC, PAC (Kecamatan), Ranting (Desa), hingga anak ranting.
Dalam arahannya, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat mengingatkan kepada seluruh kader mengenai instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan agar partai tidak hanya terjebak dalam urusan politik elektoral atau pemenangan pemilu semata.
”PDI Perjuangan harus hadir di tengah-tengah rakyat. Saat ini rakyat sedang tidak baik-baik saja, baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun pendidikan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, Yayat Sumirat SH, juga menyampaikan, meskipun adanya tren penurunan perolehan kursi di legislatif dalam beberapa periode terakhir, dari 15 kursi menjadi 4 kursi, ketua DPC tetap optimis.
Keyakinan ini menurutnya didasari oleh status DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung yang masuk dalam jajaran 10 besar DPC terbaik di Jawa Barat dalam hal konsolidasi organisasi.
DPC PDIP Kabupaten Bandung saat ini telah menyiapkan program unggulan bernama “Monoksapoé”. Melalui program ini kata ketua Yayat, para pengurus dan kader diinstruksikan untuk turun langsung ke setiap kecamatan menginap atau tidur di rumah masyarakat untuk mendengar langsung keluhan dan aspirasi warga,” ucapnya.
Melalui program ini kita akan lebih mendekatkan diri dengan rakyat.Mencatat persoalan masyarakat sebagai bahan koordinasi dengan pemerintah daerah. Selain itu menurutnya, dalam kapasitasnya di DPRD, pihak PDI Perjuangan juga berkomitmen mendorong efisiensi anggaran. Fokus utama akan diarahkan pada pelayanan publik dengan memangkas biaya-biaya yang kurang krusial seperti seminar dan perjalanan dinas.
”Alhamdulilah terkait komunikasi dengan Bupati Bandung ,juga berjalan sangat baik, apalagi kami pernah satu almamater di DPRD. Kami akan terus bersinergi untuk kepentingan masyarakat di kabupaten Bandung,” pungkasnya.
Yans.




































