Anggota MPR RI,Dr.H.Dadang M.Naser, Sosialisasikan 4 Pilar, Tekankan Persatuan, Kenegarawanan, dan Pengelolaan SDA

Kab. Bandung Barat – YUTELNEWS com|| Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika digelar bersama Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., S.I.P., M.I.Pol di Saung Makan TNT, Desa Pasir Halang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Rabu, (24/12/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan serta menanamkan kembali nilai-nilai persatuan di tengah tantangan sosial, politik, dan kebencanaan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini.

Dalam pemaparannya, Dr. H. Dadang M. Naser menegaskan bahwa perbedaan merupakan kekuatan bangsa apabila dikelola dengan semangat persatuan dan kenegarawanan. Ia menyoroti pentingnya etika politik yang mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok maupun partai.

“Berbeda-beda itu untuk bersatu, bukan untuk saling gontok-gontokan. Dalam politik kebangsaan hari ini, yang dibutuhkan adalah sikap negarawan. Meski seseorang berasal dari partai politik, 80 persen harus negarawan, baru 20 persen membawa misi partainya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ruh dari Empat Pilar MPR RI adalah membangun cinta tanah air dan semangat gotong royong untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju. Dadang juga menyinggung pengalaman Korea Selatan yang mampu bangkit dari negara miskin menjadi negara maju karena konsistensi dalam membangun karakter bangsa.

“Empat pilar ini sejatinya motivasi untuk mencintai tanah air. Korea bisa maju karena konsisten membangun bangsanya. Indonesia sebenarnya sudah punya nilai luhur seperti sabilulungan, tetapi sering kali tergerus oleh konflik dan saling serang, terutama di era gawai dan media sosial,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Dadang juga menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan. Menurutnya, kekayaan alam seperti hutan harus dikuasai negara dan dikelola untuk kemakmuran rakyat, bukan diserahkan secara serampangan yang justru memicu kerusakan lingkungan dan bencana.

“Hutan harus dijaga bersama. Banyak bencana terjadi karena kebijakan yang keliru, termasuk alih fungsi lahan di daerah pegunungan. Ini harus menjadi perhatian serius, khususnya di wilayah Bandung Barat dan Jawa Barat,” tegasnya.

Ia juga menyinggung arah sistem ekonomi nasional yang menurutnya perlu kembali pada amanat Pasal 33 UUD 1945, yakni ekonomi berbasis koperasi dan kemandirian rakyat.

“Sistem ekonomi kita terlalu jauh bergeser. Koperasi harus diperkuat, tapi bukan sekadar formalitas. Anggota koperasi harus punya karya dan usaha nyata, sehingga koperasi benar-benar menjadi sokoguru ekonomi rakyat,” jelasnya.

Dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika, Dadang menekankan pentingnya sikap saling menghormati antarumat beragama tanpa mencampuradukkan keyakinan.

“Hormati ibadah masing-masing. Jangan saling mengganggu. Toleransi itu bukan ikut-ikutan ibadah, tapi saling menghormati dan menjaga kerukunan,” ujarnya.

Ia menutup dengan ajakan agar nilai-nilai Empat Pilar MPR RI benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari desa hingga tingkat nasional, demi memperkuat persatuan bangsa dan mengurangi konflik sosial maupun dampak bencana.

 

Yans.

,

Politisi Muda , Khoiril Anwar Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bandung

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Politisi muda PKB, Khoiril Anwar berencana menjalani prosesi pelantikan jadi Anggota DPRD Kabupaten Bandung periode 2024-2029 pada Senin (27/10/2025).

Kehadiran Khoiril Anwar ini adalah untuk menggantikan anggota legislatif sebelumnya Hj. Titik Kartika FD, yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Khoiril Anwar yang masuk pada agenda pergantian antar waktu atau PAW anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB ini akan melangsungkan pelantikan di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung.

“Insya Allah, apa yang sudah diamanah kepada saya ini untuk meneruskan perjuangan almarhumah Hj. Titik Kartika FD. Semoga dalam menjalankan amanah ini tetap istiqomah, untuk kebaikan masyarakat Kabupaten Bandung,” ujar Khoiril Anwar di Soreang, Minggu (26/10/2025).

Legislator asal daerah pemilihan 1 Kabupaten Bandung ini pun memohon doa dari masyarakat Kabupaten Bandung. Semoga apa yang ia lakukan mendapatkan rahmat dan keberkahan dari Allah SWT. Aamiin yra.

“Semata-mata apa yang kita lakukan karena Allah SWT,” ucapnya.**

Yans

Anggota DPRD Dadang Hemayana S.I.P ,Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Solusi Tepat Penguatan Ekonomi Desa.

Bandung – YUTELNEWS com|| Dalam Rangka upaya mendorong percepatan program strategi nasional Bapak Presiden Prabowo Program koperasi Desa Merah Putih (KDKMP ) hari ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung,Fraksi PKB Dadang Hemayana S.IP.Mendampingi Bapak Bupati Bandung Dr.H.Dadang Supriatna,SIp.MSI.Dalam Rangka Roadshow kunjungan kerja dan Rapat Koordinasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di tiga kecamatan Yaitu Kecamatan Banjaran, Kecamatan Pamemumpeuk dan Arjasari di dampingi langsung Para (OPD) Organisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung, Pada selasa (14/10/2025).

Kegiatan ini,dalam hal Silaturahim pemantapan untuk menerima dan menampung usulan dan kesiapan terbentuk nya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Setiap Desa Masing -masing di tiga kecamatan Banjaran, Pameumpeuk Dan Kecamatan Arjasari

Dalam kesempatan nya Dadang Hemayana S.I.P, menyampaikan pentingnya penguatan ekonomi rakyat, terutama yang tinggal di desa .Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 Program Koperasi Desa Merah Putih (Kop des Merah Putih) di luncurkan sebagai strategi nasional untuk membangun ekonomi kerakyatan yang inklusif, berkelanjutan dan modern, berlandaskan semangat gotong-royong.

Koperasi merah putih (KMP) merupakan solusi tepat, Sebagai upaya penguatan ekonomi desa,Dalam mengelola ekonomi secara mandiri yang di distribusikan dan di pasarkan hasil kerja perseorangan atau kelompok yang di kelola oleh masyarakat desa, Sehingga akan terjadi peningkatan perputaran penguatan ekonomi Desa.

Alhamdulillah hari ini, kami selaku legislator DPRD Fraksi FKB bersama jajaran pemerintahan Desa, kecamatan dan pemerintahan daerah kabupaten Bandung, Bisa Mendampingi kunjungan Kerja Bapak Bupati Bandung, ini merupakan suatu komitmen kita bersama, Dalam mendukung dan keseriusannya percepatan koperasi merah putih berjalan secara maksimal, cepat dan tepat KMP Desa di Kabupaten Bandung.

Namun kami menyampaikan harapannya dengan adanya pertemuan dan kunjungan secara langsung, mudah-mudahan penggerak dan para pengurus Koperasi merah putih desa, merasa termotivasi dan semangat menjalankan nya, Sehingga bisa mendorong,mengajak warga masyarakatnya untuk bergabung di Koperasi merah putih Desa nya masing-,masing, agar program (KMP ) koperasi merah putih akan mudah dan cepat berjalan dengan baik.”pungkasnya.

 

Yans

Tati Supriati Irawan Gelar Reses dan Gerakan Pangan Murah di Desa Mekarjaya, Dorong Pemerataan Perhatian Pemerintah Provinsi

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Bandung Barat, Tati Supriati Irawan, S.Sos, menggelar kegiatan Reses Masa Sidang Tahun Anggaran 2025 di Aula Kantor Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (11/10/2025).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang penyerapan aspirasi masyarakat, tetapi juga dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman kantor desa. Program ini merupakan kerja sama antara Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat dengan Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, yang bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Dorong Pembangunan Desa dan Ketahanan Pangan

Dalam keterangannya, Tati Supriati menegaskan bahwa kehadirannya di Desa Mekarjaya merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat untuk memastikan jalannya penyelenggaraan pemerintahan berjalan efektif dan berpihak pada masyarakat.

“Saya hadir di Desa Mekarjaya sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat untuk mendengar langsung kebutuhan warga dan memastikan anggaran desa digunakan secara optimal bagi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan provinsi dalam membantu masyarakat menghadapi tekanan harga kebutuhan pokok.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa membeli bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, sekitar Rp50.000 per paket. Ini tentu sangat membantu masyarakat, sekaligus menstabilkan harga pangan di pasaran,” lanjutnya.

Menurut Tati, perhatian pemerintah provinsi terhadap desa-desa di Bandung Barat harus terus ditingkatkan, tidak hanya di sektor sosial tetapi juga di bidang ekonomi dan ketahanan pangan. Ia berharap aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses kali ini bisa segera ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi melalui dinas terkait.

“Saya akan terus mendorong agar desa-desa di Bandung Barat, termasuk Mekarjaya, mendapat perhatian lebih. Banyak potensi yang bisa dikembangkan di desa, mulai dari pertanian, peternakan, hingga UMKM. Pemerintah provinsi perlu hadir untuk membantu mengoptimalkan potensi tersebut,” tegasnya.

Photo: Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Bandung Barat, Tati Supriati Irawan, S.Sos, dan Obat Sobarna, S.IP., kepala Desa Mekar Jaya. 

Apresiasi Pemerintah Desa

Sementara itu, Kepala Desa Mekarjaya, Obar Sobarna, S.IP, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kehadiran anggota DPRD Provinsi ke desanya. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan momentum berharga yang diharapkan bisa membawa perubahan positif bagi masyarakat Desa Mekarjaya.

“Sejak saya menjabat kepala desa pada tahun 2019, baru kali ini Desa Mekarjaya kedatangan langsung anggota DPRD Provinsi. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Kami berharap ke depan Ibu Dewan terus sehat, semangat, dan konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat Bandung Barat,” ungkap Obar.

Ia menambahkan, masyarakat sangat antusias dengan kegiatan reses sekaligus Gerakan Pangan Murah karena memberikan manfaat langsung. Selain bisa menyampaikan aspirasi, warga juga dapat membeli bahan pangan pokok dengan harga lebih murah dibanding harga pasar.

“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat, apalagi di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang masih fluktuatif. Kami juga berharap hasil dari reses ini benar-benar bisa diakomodasi di tingkat provinsi,” tambahnya.

Menampung Aspirasi di 54 Desa

Dari total 165 desa di Kabupaten Bandung Barat, Tati Supriati Irawan mengungkapkan bahwa dirinya telah menyambangi 54 desa untuk menampung aspirasi masyarakat secara langsung. Menurutnya, setiap desa memiliki persoalan dan potensi yang berbeda-beda, sehingga pendekatan yang dilakukan pun harus disesuaikan dengan kebutuhan lokal.

“Saya akan terus turun ke lapangan agar bisa mengetahui secara langsung kondisi masyarakat. Aspirasi dari desa menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan di tingkat provinsi, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan,” katanya.

Sinergi Pemerintah dan Legislatif

Kegiatan reses di Desa Mekarjaya ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah provinsi, legislatif, dan pemerintah desa. Melalui pendekatan yang partisipatif, diharapkan kebijakan pembangunan dapat lebih tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.

Dengan adanya Gerakan Pangan Murah, masyarakat mendapatkan bantuan nyata dalam menghadapi kenaikan harga pangan, sementara forum reses menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan warga desa.

Kegiatan tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab antara warga dan anggota dewan, serta pembagian paket pangan murah yang disambut gembira oleh masyarakat.

Cunarya

Ulang Tahun Partai Golkar Ke 61, Dadang Naser: Golkar Harus Hadir di Tengah Rakyat, Bukan Hanya Saat Pemilu

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat- Ribuan warga tumpah ruah memenuhi kawasan Ruko Cibatu, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (5/10/2025). Mereka antusias mengikuti rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar yang mengusung tema nasional “Golkar Solid, Indonesia Maju.” Acara berlangsung meriah dan sarat dengan kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat.

Perayaan yang digagas oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat ini bukan sekadar seremoni politik, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan pengabdian sosial. Sejak pagi, masyarakat memadati lokasi untuk mendapatkan layanan pengobatan gratis, paket sembako murah, serta mengikuti sarasehan kebangsaan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, H. Dadang Naser, anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Daerah Pemilihan Jawa Barat III sekaligus tokoh nasional yang juga mantan Bupati Bandung dua periode. Kehadiran beliau disambut hangat oleh masyarakat dan jajaran pengurus partai, menambah semarak perayaan ulang tahun partai berlambang pohon beringin itu.

Dalam peringatan kali ini, DPD Golkar Bandung Barat menunjukkan bahwa partai politik dapat hadir secara nyata di tengah masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti pasar murah dan pengobatan gratis, Golkar berupaya meringankan beban ekonomi warga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Panitia menyediakan paket sembako berisi beras, gula, dan minyak goreng yang dijual dengan harga simbolik Rp61.000, sesuai dengan usia Partai Golkar. “Kenapa Rp61.000? Karena ini melambangkan usia Golkar ke-61. Kalau beli di toko bisa di atas Rp100.000, tapi panitia ingin rakyat benar-benar merasakan manfaat dari perayaan ini,” ujar H. Dadang Naser kepada awak media.

Ia menegaskan, kegiatan sosial ini bukan ajang pencitraan, melainkan wujud pengabdian nyata partai kepada rakyat. “Golkar ingin selalu dekat dengan rakyat. Kalau rakyat sehat, sejahtera, dan ekonominya terbantu, itulah tujuan utama perjuangan kita,” katanya.

Selain kegiatan sosial, acara juga diisi dengan sarasehan kebangsaan yang membahas pentingnya edukasi politik bagi masyarakat. Dadang Naser menilai, demokrasi yang sehat harus diimbangi dengan kecerdasan politik rakyat.

“Kita menganut demokrasi luar biasa. Tapi kalau rakyat tidak diberi edukasi yang baik, bisa menimbulkan kebebasan tanpa batas. Tugas partai politik dan media adalah mendidik masyarakat agar cerdas dalam berpolitik dan bernegara,” tegasnya.

Ia juga menyinggung sejumlah tantangan bangsa ke depan seperti globalisasi, ketahanan pangan, dan perang budaya. “Kita ini negara agraris dan maritim yang kaya sumber daya. Jangan sampai terus bergantung pada impor beras, garam, atau ikan. Kalau dikelola dengan baik, rakyat pasti sejahtera. Pemerintahan di bawah Presiden Prabowo Subianto saat ini sedang berupaya memperkuat kemandirian nasional,” ujarnya.

Dalam sesi wawancara, Dadang Naser menyoroti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bandung Barat yang masih perlu ditingkatkan. Ia mendukung penuh program Sekolah Beringin, inisiatif DPD Golkar Bandung Barat yang menyediakan pendidikan alternatif bagi warga yang belum menamatkan pendidikan formal.

“Banyak warga belum punya ijazah SMP atau SMA. Sekolah Beringin hadir untuk membantu mereka belajar secara fleksibel dan cepat. Ini langkah konkret meningkatkan IPM dan daya saing daerah,” jelasnya.

Selain bidang pendidikan, ia juga menekankan pentingnya penguatan UMKM lokal agar ekonomi Bandung Barat tumbuh dari bawah. “Kalau semua belanja dari UMKM, ekonomi akan berputar di sini. Golkar akan terus mendorong agar program pemberdayaan seperti ini benar-benar berjalan di lapangan,” tambahnya.

Acara yang berlangsung hingga sore hari itu ditutup dengan tausiyah dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Momen tersebut menjadi refleksi spiritual bagi seluruh kader agar tetap rendah hati dan konsisten berjuang untuk rakyat.

Ketua DPD Golkar Bandung Barat dalam sambutannya menegaskan, semangat ulang tahun ke-61 menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen politik kesejahteraan. “Golkar bukan hanya hadir saat pemilu. Golkar harus hadir setiap saat di tengah rakyat, membantu, mendengar, dan bekerja. Inilah politik gotong royong yang sejati,” ujarnya.

Menutup kegiatan, H. Dadang Naser menyerukan agar seluruh kader Golkar menjaga soliditas dan konsolidasi menuju Pemilu 2029, serta mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.

“Semoga semangat ulang tahun ke-61 ini menjadi momentum bagi kita semua untuk terus berbuat nyata bagi bangsa dan negara. Golkar harus solid, rakyat harus maju,” pungkasnya.

Dien Yoyo

Bawaslu Kabupaten Sukabumi Gelar Penguatan Kelembagaan dan Evaluasi Pengawasan Pemilu 2024

SukabumiYUTELNEWS.com ,Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan bertajuk “Penguatan Kelembagaan Bawaslu dan Evaluasi Pengawasan Tahapan Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024”. Acara ini dilaksanakan pada Jumat, 12 September 2025 bertempat di Hotel Santika Premiere Hills Resort, Jalan Raya Nagrak, Cisaura, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Faisal Rifa’i, S.H.I., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkokoh demokrasi di Indonesia dengan memastikan penyelenggaraan pemilu berjalan demokratis, jujur, adil, serta transparan.

“Melalui forum ini kami ingin memperkuat kelembagaan sekaligus melakukan evaluasi terhadap pengawasan pemilu dan pilkada, agar pada pelaksanaan berikutnya dapat berjalan lebih baik dan berkualitas,” ujar Faisal.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur penting, mulai dari jajaran Forkopimda, instansi pemerintah daerah, lembaga vertikal, hingga organisasi masyarakat. Berdasarkan daftar undangan, sebanyak 43 peserta dijadwalkan hadir, di antaranya Kapolres Sukabumi, Kapolres Sukabumi Kota, Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi, Dandim 0607 Kota Sukabumi, Kepala Kejaksaan Negeri Sukabumi, serta sejumlah kepala dinas terkait.
Selain itu, tokoh-tokoh ormas dan organisasi keagamaan juga ikut diundang, seperti Ketua MUI, Ketua KPU, Ketua KNPI, Ketua Pramuka, hingga pimpinan NU, Muhammadiyah, Fatayat, Aisyiyah, dan Syarikat Islam Indonesia.

Dengan adanya kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Sukabumi berharap sinergi antar-lembaga dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu semakin kuat, sehingga pelaksanaan demokrasi di daerah dapat berlangsung kondusif, transparan, dan bermartabat.

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi)

Legislator Fraksi PKB Hj Renie Rahayu Fauzi Sebut Gerakan Ibu Hamil Sehat Ikhtiar Mencegah Anak Stunting

BANDUNGYUTRLNEWS com|| Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya di kalangan ibu hamil atau bumil serta ibu-ibu yang memiliki tanggungan balita atau anak-anak.

hj Renie Rahayu Fauzi turut memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat dari kalangan bumil dan ibu menyusui atau yang memiliki anak-anak itu yang dilangsungkan di Desa Neglasari Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung,pada Rabu (10/09/2025).

Kehadiran legislator dari Fraksi PKB ini sebagai wujud bahwa hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat dalam kegiatan gerakan ibu hamil sehat. Sejumlah ibu-ibu pun mendapatkan bantuan makanan tambahan, dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu disaat hamil maupun menyusui.

Pada kesempatan itu turut hadir Camat Ibun Akhmad Rifa’i beserta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung yang turut mensupport gerakan ibu hamil sehat sebagai program prioritas pemerintah.

“Gerakan ibu hamil sehat ini sangat penting untuk mencegah terjadinya angka stunting di Kabupaten Bandung. Jika dari sejak bayi itu dikandung oleh ibunya dalam kondisi sehat, kita meyakini seorang ibu akan melahirkan bayinya dalam kondisi sehat. Selain itu dalam upaya menekan angka miskin ekstrem,” tutur Renie Rahayu Fauzi usai memberikan edukasi kepada masyarakat.

Ketua DPRD hj Reni mengatakan bahwa untuk membangun ibu hamil sehat itu, tentunya harus dibarengi dengan pemenuhan kebutuhan gizi atau nutrisi makanan yang cukup.

“Mulai dari makan makanan bergizi atau lebih tepatnya adalah mengkonsumsi makanan yang memenuhi empat sehat lima sempurna. Sehingga ibu yang hamil itu tetap dalam kondisi sehat, sehingga terhindar dari bayi yang dilahirkan stunting karena disebabkan kurang gizi makanan disaat ibunya hamil maupun lahir dengan usia dibawah lima tahun kurang mendapatkan asupan gizi makanan yang sehat,” tuturnya.

hj Renie Rahayu Fauzi juga mengajak kepada masyarakat yang ada di lingkungan RT, RW, desa hingga kecamatan untuk sama-sama peduli dan tanggap serta awas terhadap kondisi sosial masyarakat.

“Intinya, kita harus sama-sama peduli dan membantu warga sekitar, disaat ada warga lain mengalami persoalan sosial ekonomi. Hal itu untuk menghindari kejadian yang tidak diharapkan,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk sama-sama Ngarawat Lembur masing-masing. Sebagaimana yang sudah dideklarasikan oleh Wakil Ketua DPR RI H.Cucun Ahmad Syamsurijal, “Bandung Bedas Ngarawat Lembur” di Gedung Mohamad Toha Komplek Pemkab Bandung, Soreang, belum lama ini.

“Kami berharap semua pihak peduli terhadap sesama,” pungkas nya.**

(Yans.)

Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi DPRD atas Ranperda Perubahan Susunan Perangkat Daerah Kota Gunungsitoli

Yutelnews.com || Gunungsitoli Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase, S.H., menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Ranperda tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Daerah Kota Gunungsitoli Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Gunungsitoli, dilanjutkan dengan agenda Penyampaian Tanggapan dan Jawaban Wali Kota Gunungsitoli terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Gunungsitoli atas Ranperda tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Daerah Kota Gunungsitoli Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Gunungsitoli, dilaksanakan langsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Gunungsitoli, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Adrianus Zega, S.T., M.Psi., didampingi Wakil Ketua DPRD Enrico Ifolala Lase, S.Kom., Selasa (19/08/2025).

“Ucapannya dalam penyampaian tanggapan dan jawaban Wali Kota Gunungsitoli terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Gunungsitoli, Wakil Wali Kota Gunungsitoli mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD atas dukungan untuk melanjutkan proses pembahasan Ranperda sehingga dapat ditetapkan dengan persetujuan bersama menjadi peraturan daerah, “Ujar Wakil Wali Kota Gunungsitoli.

Turut hadir para anggota DPRD Kota Gunungsitoli, para Asisten, Kepala OPD lingkup Pemko Gunungsitoli, dan hadirin lainnya.

(Kharisman Gea)

Politisi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bandung Angie Natesha Goenadi Go S.Ked.MHI ,Serap Aspirasi Masyarakat,Peduli Rakyat Kecil.

Bandung – YUTELNEWS com|| Politisi Fraksi PDI Perjuangan Angie Natesha Goenadi Go S.Ked.M.H.I, juga anggota DPRD Kabupaten Bandung menggelar reses terahir masa sidang III Tahun 2025, tampung aspirasi masyarakat Katapang dan margaasih di Gedung GOR Desa Katapang Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, pada sabtu (23/08/2025).

pada kegiatan tersebut Hadir pula pengurus Dpc PDI Perjuangan Drs H.Ahmad Maulana,Ibu Wewen Winarti,Jajaran dan PAC kecamatan Katapang,Margaasih, Dprt desa,Kepala desa Katapang di wakili, Para Tokoh masyarakat,tokoh agama,para pemuda.

Reses yang terakhir kali diadakan diwilayah Katapang ini disambut hangat dan antusias oleh masyarakat katapang dan margaasih yang hadir, dengan bersama-sama menyampai kan Aspirasinya.

Menurut Angie Natesha, bahwa masa reses adalah masa istirahat dewan diantara masa sidang dewan yang digunakan untuk turun ke konstituennya guna menjaring aspirasi, masukan dan ini merupakan kewajiban bagi anggota DPRD dalam menjaring, Menyerap aspirasi, informasi untuk kemudian disalurkan dan dibahas dalam rapat-rapat dewan.

Nantinya, kata Angie Natesha, aspirasi yang berhasil dihimpun melalui reses terakhir kali ini nantinya akan diperjuangkan melalui lembaganya.

“Aspirasi masyarakat ini hendaknya jangan terpaku usulan fisik (Infrastruktur) saja, melainkan ada usulan usaha dan upaya untuk penguatan ekonomi kerakyatan dan ekonomi produktif. Nantinya usulan yang sudah diserap ini akan diusulkan dalam Musrembang Kabupaten, melalui E-Pokir Dewan,” ujar Angie.

Sosok anggota Dewan yang peduli RAKYAT KECIL , Angie Natesha,kembali menegaskan komitmen, bahwa apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan diperjuangkan dengan melalui skala prioritas.

“Pada dasarnya, kami selalu siap untuk memperjuangkan aspirasi masarakat, karena niat saya menjadi anggota Dewan hanyalah untuk mengabdi kepada masyarakat, menjadi orang yang bermanfaat,” tegasnya.

Tak lupa, Angie Natesha juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan aspirasinya.

Ia juga menegaskan komitmen partainya akan terus menerus berjuang sampai tercapainya kesejahteraan bagi seluruh masyarakat kabupaten bandung,hususnya wilayah davilnya yang sesuai dengan amanat dan ajaran Soekarno yang teguh kami pegang sampai saat ini.

Sementara itu, Ketua PAC kecamatan katapang mengapresiasi serta berterima kasih kepada anggota dewan ibu Angie Natesha yang telah melaksanakan reses diwilayahnya. Pada intinya kami selalu memfasilitasi anggota dewan dari partai PDI Perjuangan yang ingin melaksanakan reses diwilayah kami,” pungkasnya.

Yans.

Refleksi 27 Tahun PKB, Politik Kehadiran Ala Kang H Cucun Sukses Jadikan PKB Partai Terbesar di Kabupaten Bandung

BandungYUTELNEWS com|| Dalam usianya yang ke-27 tahun, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung telah menjelma menjadi partai terbesar di Kabupaten Bandung. PKB sukses meruntuhkan kedigdayaan Partai Beringin yang telah bercokol puluhan tahun.

Di bawah kepemimpinan Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Dadang Supriatna dan ditopang penuh oleh figur sentral PKB sekaligus Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal, PKB sukses meraih kemenangan fenomenal pada pileg 2024 lalu.

Strategi dan kerja keras para kader PKB dan para relawan pada pileg 2024 lalu, sukses menaikkan raihan jumlah kursi legislatif di tiap tingkatan sebanyak dua kali lipat alias naik 100 persen.

Di DPRD Kabupaten Bandung, PKB berhasil mendominasi dengan meraih 12 kursi yang awalnya hanya 6 kursi DPRD, sekaligus berhak menempatkan wakilnya sebagai Ketua DPRD. Sementara untuk DPRD Provinsi dan DPR RI, PKB meraih 2 kursi dari awalnya masing-masing hanya 1 kursi.

Kemenangan yang menjadi sejarah besar PKB sebagai partai terbesar di Kabupaten Bandung tidak diperoleh dengan mudah dan instan. PKB telah melalui berbagai proses dan perjalanan sejarah panjang yang berliku.

Selain sosok Dadang Supriatna yang juga Bupati Bandung, keberhasilan PKB di Kabupaten Bandung tak dapat dilepaskan dari sosok elegan dan kharismatik yakni Dr H Cucun Ahmad Syamsurijal yang juga menjabat Wakil Ketua DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum DPP PKB.

Kang Cucun sapaan karibnya, yang merupakan sosok santri jebolan Ponpes Cipasung Tasikmalaya itu sukses membesarkan dan mengharumkan nama PKB di Kabupaten Bandung hingga tingkat Provinsi Jawa Barat, bahkan nasional.

“Kami selalu katakan kepada seluruh kader, Tunjukkan kepada publik bahwa PKB hari ini tidak hanya besar, tapi juga kiprahnya harus dirasakan oleh masyarakat,” ujar Kang Cucun.

Bila menengok ke belakang, historis perjalan PKB di Kabupaten Bandung diawali hadirnya Kang Cucun yang pada 1997 silam ditunjuk sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung.

Pada saat itulah Kang Cucun yang membidani awal kelahiran PKB di Kabupaten Bandung hingga membesarkan dan mengakar di kalangan masyarakat Kabupaten Bandung hingga saat ini.

Dengan ketekunan dan militansinya, Kang Cucun yang memang memiliki basic santri, tak kenal lelah terus melangkah dan bekerja keras untuk membesarkan perahu bernama Partai Kebangkitan Bangsa.

Dalam perjuangan membesarkan PKB, Cucun mengaku terinspirasi dari filosofi Qur’an Surat Ibrohim ayat 24-25, yang kemudian menjadi prinsip perjuangan PKB.

Ia mengimplementasikan filosofi ayat itu bagaimana sebuah pohon itu harus memiliki akar yang kuat dan pohonnya bisa menjulang tinggi ke langit serta pohon ini memberikan buah yang memberikan manfaat setiap waktu.

Lambat laun dengan konsistensi implementasi ‘politik kehadiran’ ala Kang Cucun yang selalu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi, PKB yang dilahirkan dari rahim Nahdhatul Ulama (NU) terus mengakar dan menjadi bagian dari masyarakat Kabupaten Bandung.

Konsistensi gerakan Kang Cucun hingga akar rumput itulah yang menjadi pondasi dasar pengembangan PKB di Kabupaten Bandung.

“Prinsip kami, tidak ada hari yang kosong untuk melayani masyarakat. Politik kehadiran PKB bukan hadir lima tahunan, tapi hadir setiap hari di masyarakat,” ungkap Cucun.

Kiprahnya sebagai ‘solusi umat’ khususnya di dapil 2 Jabar yang meliputi Kabupaten Bandung dan KBB semakin signifikan ketika Cucun diamanahi Ketua Fraksi PKB DPR RI dan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI.

Pria kelahiran Solokanjeruk yang saat ini dipercaya sebagai pimpinan DPR RI itu benar-benar menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat. Kang Cucun secara konsisten terus menyuarakan aspirasi dan memberikan solusi untuk masyarakat Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.

“Guru saya almagfurlah KH Ilyas Ruhiat (Cipasung) membuat PKB itu tidak ingin apa-apa. Tujuannya hanya ingin selalu memberikan manfaat untuk masyarakat,” tegas Cucun.

Anggaran APBN menggelontorkan deras ke daerah untuk masyarakat. Berbagai aspirasi masyarakat, secara nyata dan konkrit dibuktikannya. Mulai dari masalah infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan berbagai bidang lainnya.

Tak heran pada pileg 2024 lalu, Kang Haji Cucun meraih suara terbanyak di dapil 2 Jabar. Suami Eneng Sumiati itu meraih 267.788 suara. Ini menandakan kepercayaan besar masyarakat Kabupaten Bandung dan KBB terhadapnya.

Berkat kepiawaiannya meracik simfoni, Kang Haji Cucun sukses menyatukan ribuan kader PKB, para kiai, warga NU, relawan dan masyarakat dalam orkestra merdu nan megah bernama PKB.

Memasuki usia yang ke-27, lanjut Cucun, ia berharap PKB tidak hanya semakin besar sebagai partai dan organisasi, namun juga kiprahnya dapat terus dirasakan oleh umat dan masyarakat.

“PKB harus terus hadir untuk menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat. Itu adalah prinsip perjuangan PKB sehingga PKB semakin dicintai masyarakat,” pungkasnya.

(Yans.)

Serap Aspirasi Masyarakat Kabupaten Bandung, Politisi Demokrat H Saeful Bahri Gelar Reses di Desa Dayeuhkolot,

BandungYUTELNEWS com| Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Saeful Bachri, S.H., M.A.P., dari Fraksi Demokrat Dapil Jabar II, menggelar reses di Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini juga dihadiri dan didampingi oleh Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dapil II, Anton Ahmad Fauzi,Sekdes Dayeuhkolot.

Dalam kesempatan tersebut, Saeful Bachri menyampaikan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya warga Desa Dayeuhkolot. Ia juga memperkenalkan diri dengan bangga sebagai putra asli daerah tersebut, yang lahir di Babakan Leuwi Bandung, Desa Citeureup,Kecamatan Dayeuhkolot.

Saeful Bahri pun memaparkan tugas pokok dan fungsi sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, khususnya di Komisi II, yang membidangi sembilan sektor kemitraan. Bidang-bidang tersebut meliputi tanaman pangan, holtikultura, peternakan dan perikanan, perindustrian dan perdagangan, pariwisata dan ekonomi kreatif, serta kelautan dan perikanan.

Anggota Dewan memiliki tugas merumuskan anggaran bersama pemerintah serta membuat undang -undang sebagai landasan legitimasi kebijakan pimpinan daerah, Ia juga menekankan peran anggota DPRD dalam menampung aspirasi masyarakat yang kemudian dibawa ke rapat paripurna untuk diajukan dan direalisasikan.” ucapnya.

Lebih lanjut, Saeful Bahri juga menginformasikan adanya penurunan pendapatan daerah di Provinsi Jawa Barat sebesar sekitar 5 triliun rupiah. Salah satu penyebab utama adalah perubahan aturan bagi hasil pajak antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Yang sebelumnya pembagian 60 persen untuk provinsi dan 40 persen untuk kabupaten/kota kini berubah menjadi 40 persen untuk provinsi dan 60 persen untuk kabupaten/kota,” ujarnya.

Terkait fasilitas kesehatan, Saeful Bahri juga menyampaikan perihal dana bantuan yang semula sebesar 45 miliar rupiah untuk RSUD Al Ikhsan (sekarang RSUD Welas Asih) yang turun drastis menjadi 4 miliar rupiah. Karena itu, ia telah menginstruksikan anggota DPRD Kabupaten Bandung untuk membantu mendorong peningkatan fasilitas kesehatan demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

Yans.

Bedah Rumah PKB Peduli, H Dadang Hemayana S.I.P : Semoga Bermangpaat Bagi Masyarakat Banjaran Wetan.

Bandung,YUTELNEWS com|| Dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung, H.Dadang Hemayana S.I.P menunjukkan kepeduliannya secara nyata kepada masyarakat. Lewat program sosial “PKB Peduli Bedah Rumah”, H Dadang Hemayana turun langsung membantu memperbaiki salah satu rumah tidak layak huni milik warga Ibu Onoh di daerah pilihan nya Kp Ciledug Rt03 Rw15 Desa Banjaran Wetan, Kecamatan Banjaran, pada Sabtu (19/07/2025).

Program PKB Peduli Bedah Rumah ini merupakan bagian dari aksi serentak yang dilaksanakan di 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung dan dibuka secara resmi oleh Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung, H.M. Dadang Supriatna, melalui sambungan zoom meeting.

“Saya ikut serta dalam program ini karena ingin memastikan bahwa kehadiran PKB benar-benar terasa manfaatnya oleh masyarakat. Semoga kegiatan ini bisa membawa keberkahan dan kenyamanan bagi pemilik rumah,” ujarnya Dadang Hemayana.

Tak hanya hadir, H Dadang Hemayana bahkan menanggung seluruh biaya pembangunan, mulai dari pembongkaran hingga penyediaan material bangunan. Rumah yang sebelumnya tidak layak huni diubah menjadi tempat tinggal yang layak dan nyaman,sejahtera.

“Insya Allah, dalam beberapa hari ke depan rumah ini bisa segera dihuni kembali. Kami ingin warga dapat tinggal dengan aman dan nyaman untuk menjalani kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Warga sekitar menyambut kegiatan ini dengan antusiasme tinggi, mereka bergotong royong membantu proses pembangunan sebagai bentuk dukungan terhadap program kemanusiaan tersebut.

Program “PKB Peduli Rumah Bedah” ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama masih menjadi kekuatan utama dalam membangun masyarakat yang aman,nyaman dan lebih sejahtera.

Sementara itu, Ibu Onoh,penerima program bedah rumah mengaku sangat bersyukur dan sangat berterima kasih kepada bapak Dewan H Dadang Hemayana dari Fraksi PKB dan Bupati Bandung yang telah membedah rumah saya,dalam program rumah yang tidak layak huni.

“Saya tidak menyangka dapat anugerah ini. Hatur nuhun Pak Bupati, hatur nuhun pisan Pak Dewan PKB. Alhamdulillah rumah saya bisa dibedah,” tukasnya, sambil terisak.

(Yans.)

Harlah PKB ke-27, Legislator PKB Kabupaten Bandung Hadiat Bedah Rumah Warga Nengkelan Ciwidey

BandungYUTELNEWS com|| Dalam rangka memperingati Harlah PKB ke-27, legislator PKB Kabupaten Bandung Hadiat, memimpin kegiatan bedah rumah tidak layak huni milik Lilis di Desa Nengkelan Kecamatan Ciwidey, Sabtu (19/7/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program bedah rumah serentak yang dilakukan di 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung oleh Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung.

Anggaran untuk bedah rumah ini berasal dari sumbangan pribadi para anggota DPRD dari Fraksi PKB, baik anggota Fraksi PKB Provinsi maupun Kabupaten Bandung.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian PKB terhadap masyarakat Kabupaten Bandung. Kami berharap bedah rumah ini dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup Ibu Lilis bersama keluarganya,” ujar Hadiat.

Lilis (50), penerima manfaat program ini, tampak haru dan tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Hadiat, Terima kasih kepada PKB. Saya tidak menyangka bisa mendapatkan bantuan perbaikan rumah ini. Semoga Allah SWT membalas kebaikan Bapak/Ibu semua,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Menurut Hadiat, kegiatan bedah rumah ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga mencerminkan komitmen PKB dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung.

“Kami berharap kegiatan bedah rumah ini bermanfaat untuk masyarakat. Kegiatan ini juga sebagai bentuk sinergi dan kontribusi kami untuk menyejahterakan masyarakat Kabupaten Bandung,” jelas Hadiat.

Aksi Hadiat yang juga Bedahara DPC PKB Kabupaten Bandung dalam kegiatan ini menunjukkan kepedulian nyata PKB terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Ia menegaskan pihaknya siap mengawal rencana Bupati Bandung Dadang Supriatna untuk menyelesaikan 10 ribu rumah tidak layak huni dalam tiga tahun ke depan.

“Kami seluruh anggota Fraksi PKB dan juga legislatif siap mengawal program perbaikan rutilahu ini. Kami optimistis dengan kolaborasi dan kekompakan, masalah rutilahu ini dapat segera kita selesaikan,” tambah Hadiat. (**)

(Yans.)

Haidar Alwi: Sufmi Dasco Ahmad Bukti Nyata Bahwa Politik Bisa Berjalan Tanpa Drama.

Yutelnews.com – R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, menyampaikan penghargaan mendalam terhadap sosok Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI, yang dinilainya telah menjadi representasi politik rasional, elegan, dan bebas dari drama yang melelahkan rakyat. Dalam konteks politik nasional yang kerap dipenuhi sorotan konflik dan kontestasi, kehadiran tokoh seperti Sufmi Dasco Ahmad menjadi angin segar yang mengingatkan bahwa demokrasi sejati tidak harus gaduh.

Salah satu contoh kedewasaan politik Sufmi Dasco Ahmad tercermin dari pertemuannya dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, awal Juni 2025. Dalam kapasitas sebagai utusan resmi Presiden Prabowo Subianto, Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan pesan penting secara tertutup dan santun, tanpa gaduh media, tanpa drama naratif. Sebuah langkah kecil yang menyampaikan pesan besar: politik bisa tetap santun tanpa kehilangan makna strategis.

Figur Tenang yang Menjaga Irama Parlemen.

Sebagai Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad telah lama menunjukkan kemampuan menyeimbangkan dinamika politik nasional. Dalam berbagai isu besar, baik itu pembahasan undang-undang penting, respons terhadap gejolak politik, maupun konsolidasi antarfraksi, Sufmi Dasco Ahmad tidak pernah terdengar keras, tetapi selalu terasa tegas. Ia dikenal menjaga ritme kerja parlemen agar tetap fokus pada substansi, bukan sensasi.

Haidar Alwi menilai bahwa Sufmi Dasco Ahmad adalah salah satu tokoh yang secara konsisten memainkan peran penting dalam menjaga wibawa lembaga legislatif. Di tengah maraknya politisi yang mencari sorotan kamera, Sufmi Dasco Ahmad justru lebih memilih ruang kerja dan ruang dialog. Bahkan dalam isu-isu panas seperti revisi UU KPK, polemik Omnibus Law, hingga isu anggaran, ia tampil sebagai penengah yang tidak partisan.

“Sufmi Dasco Ahmad tidak mengejar panggung, tetapi membangun ruang solusi. Ini bentuk politik yang tidak banyak bicara, tapi mengerjakan banyak hal,” ujar Haidar Alwi.

Kepemimpinannya tidak keras kepala, tetapi kokoh dalam prinsip. Itulah yang menurut Haidar membuat Sufmi Dasco Ahmad mampu diterima oleh berbagai kelompok politik tanpa kehilangan identitas dirinya. Dalam suasana kebangsaan yang kerap dibelah oleh isu kepentingan jangka pendek, sosok seperti Dasco menjadi penyambung nalar kolektif: bahwa Indonesia butuh stabilitas, bukan provokasi.

Politik Sejuk untuk Masa Depan yang Dewasa.

Haidar Alwi juga menyoroti pentingnya regenerasi gaya politik di Indonesia. Ia menilai bahwa bangsa ini tidak kekurangan sumber daya, tetapi sering kekurangan keteladanan dari tokoh-tokoh elite. Dalam situasi global yang menuntut stabilitas dan ketegasan, Indonesia justru harus mencontoh pendekatan-pendekatan seperti yang dilakukan oleh Sufmi Dasco Ahmad, pendekatan yang tenang, bersih, dan mendalam.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Harian DPP Partai Gerindra sekalipun, Sufmi Dasco Ahmad tetap tidak menjadikan partai sebagai alat konfrontasi, melainkan sebagai sarana membangun harmoni. Langkah-langkah politiknya mencerminkan prinsip politik kenegaraan, bukan sekadar strategi partai. Ini nilai yang menurut Haidar Alwi patut dijadikan model bagi para politisi muda.

“Sufmi Dasco Ahmad tidak menggunakan drama untuk tampil. Ia menggunakan kepercayaan dan ketulusan sebagai alat kerja. Itulah yang menjadikannya dihormati lintas kubu,” kata Haidar Alwi.

Sebagai bentuk penghormatan, Haidar Alwi menyampaikan ucapan terima kasih terbuka:

“Terima kasih untuk adik saya, Sufmi Dasco Ahmad. Atas dedikasi dan integritasnya menjaga marwah parlemen, merawat komunikasi antar pemimpin bangsa, dan menyemai kedewasaan politik yang sudah lama dirindukan rakyat. Semoga Allah menjaga dan meneguhkan beliau dalam setiap langkah pengabdian.”

Haidar Alwi menutup dengan keyakinan bahwa bangsa ini akan melangkah lebih tenang dan kuat jika dipimpin oleh mereka yang lebih banyak bekerja daripada berbicara. Politik bukan panggung konflik, tetapi jalan damai untuk menyatukan yang berbeda.

“Indonesia terlalu besar untuk diwarnai oleh sandiwara. Kita butuh pemimpin seperti Dasco, yang tahu kapan harus bicara, dan kapan harus diam untuk bekerja,” pungkas Haidar Alwi.

(Singgih)

Reses Dadang M. Naser: Menyerap Aspirasi dan Jalin Sinergi di Parongpong

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,- Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., M.I.Pol., melaksanakan reses masa persidangan III tahun 2024-2029 di Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini dihadiri keluarga besar PDK Kosgoro dan difokuskan pada penyerapan aspirasi masyarakat serta penguatan silaturahmi antara wakil rakyat dan konstituen. Rabu, (11/06/2025).

Reses tersebut dihadiri perwakilan dari lima lembaga PDK Kosgoro, termasuk Ketua GPPK Kosgoro, Ketua Barisan Muda Kosgoro, dan H. Ilyas dari Himpunan Pengusaha Kosgoro. Mereka menyampaikan berbagai masukan penting terkait isu ekonomi, pengembangan kepemudaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Photo; H. Dadang M. Naser (tengah). 

Dadang M. Naser menyampaikan apresiasinya atas partisipasi aktif para peserta. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara lembaga legislatif dan organisasi masyarakat seperti Kosgoro dalam membangun Indonesia yang inklusif. Beliau berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan untuk memastikan aspirasi masyarakat terus terjaga dan diperjuangkan di parlemen.

Diskusi yang berlangsung hangat membahas berbagai hal krusial, seperti dukungan kebijakan pemerintah terhadap UMKM, peran aktif generasi muda, dan peningkatan sinergi antar-organisasi Kosgoro. Para peserta berharap pemerintah lebih aktif melibatkan organisasi masyarakat dalam program pembangunan.

Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk membangun komunikasi yang produktif dan mengawal aspirasi masyarakat. Reses ini menjadi bukti nyata harmonisasi politik kebangsaan yang dibangun dari semangat kebersamaan dan pengabdian.

Dien Yoyo. 

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.