You Tell News

CV Tani Sahabat Jaya Nias Utara Selain Dugaan Pembuangan Limbah Olahan Kelapa juga ada Pelanggaran Lainnya, Wajib Diusut

YUTELNEWS.com | Selain Dugaan Pembuangan Limbah Olahan Kelapa di CV Tani Sahabat Jaya (CV TSJ) Dusun 1 desa siheneasi, Nias Utara juga Pembuangan Asap sembarangan dan juga Terima Penjualan hasil Penebangan Hutan secara ilegal.

Tim media telah melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan tersebut bagian Kordinator namun tanggapan direspon tidak sesuai yang diharapkan/tidak proporsional/ tidak profesional.

Pembuangan limbah tersebut diduga Cemarkan Lingkungan, Ekosistem, Pengelola pabrik CV TSJ diduga sebagai Penadah dari penebangan hutan secara ilegal milik Negara.

Diminta kepada Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengaudit dan mengawasi perusahaan tersebut yang diduga banyak pelanggarannya.

Tidak hanya itu juga DPRD Nias Utara agar sidak di lokasi tersebut demi kepentingan umum.

Pembuangan limbah kelapa (ampas/cair) ke sungai adalah tindakan pidana jika mencemari lingkungan, merusak ekosistem, atau melampaui baku mutu air. Pelaku dapat dijerat UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman penjara minimal 3 tahun dan denda hingga Rp10 miliar.

UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH) melarang pembuangan limbah ke media lingkungan hidup tanpa izin.

Berdasarkan Pasal 98 UU No. 32 Tahun 2009, tindakan yang menyebabkan dilampauinya baku mutu air dapat dipidana penjara dan denda. Perda di berbagai daerah juga mengancam pembuang sampah ke sungai dengan denda puluhan juta rupiah atau kurungan.

Pabrik yang membuang asap hasil produksi secara sembarangan atau melampaui ambang batas baku mutu udara dapat dikenakan sanksi pidana dan administratif berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH)

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, setiap orang dilarang membeli, menerima, menguasai, atau memiliki hasil hutan kayu yang diketahui atau patut diduga berasal dari pembalakan liar.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih melakukan konfirmasi kepada pihak berwenang dan juga Pengelola Perusahaan tersebut. /Tim

 

SOTR Keblabasan, Jalan Ditutup: Polisi Turun Tangan, Remaja Dipulangkan dengan ‘Catatan Keras’’

Yutelnews.comKota Bekasi.
Aksi “sahur on the road” (SOTR) di kawasan Jatimakmur, Pondok Gede, berubah dari sekadar kegiatan sahur menjadi gangguan nyata bagi publik. Penutupan jalan yang dilakukan sekelompok remaja di RT 09 RW 09 memicu respons cepat aparat.

Polsek Pondok Gede langsung bergerak, mengamankan para pelaku, lalu menggelar pembinaan terbuka sebelum akhirnya memulangkan mereka dengan syarat tegas.

Bertempat di Aula Kantor Kelurahan Jatimakmur, Kamis (19/3/2026) pukul 13.30 WIB, proses pemulangan dipimpin Wakapolsek Pondok Gede AKP S. Kusnandar, S.H., didampingi Kanit Binmas IPTU Pardi P, Bhabinkamtibmas AIPDA Sabto Aji, serta dihadiri Lurah Jatimakmur Zaenal Arifin Setiawan, S.Ag., dan Babinsa Serda Arif Budiyanto.

Para remaja tidak hanya dipulangkan begitu saja.

Di hadapan orang tua, mereka dipaksa “berhadapan” dengan konsekuensi moral: menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi aksi yang sama. Langkah ini menjadi penegasan bahwa ruang publik bukan arena uji coba keberanian yang membahayakan orang lain.

Wakapolsek AKP Kusnandar dalam arahannya menyoroti perubahan pola kenakalan remaja yang kini semakin berani mengambil alih ruang jalan. “Ini bukan lagi kenakalan biasa. Menutup jalan adalah pelanggaran serius yang bisa berdampak luas. Jangan sampai Ramadan justru jadi panggung pelanggaran,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Pondok Gede KOMPOL Bambang memberikan komentar lebih tajam. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir aksi yang mengganggu ketertiban umum, apalagi dengan dalih tradisi.

“Jangan berlindung di balik istilah SOTR. Kalau sudah menutup jalan dan meresahkan masyarakat, itu bukan tradisi—itu pelanggaran.

Kami masih beri ruang pembinaan hari ini, tapi jika terulang, kami tidak segan ambil langkah hukum,” tegas KOMPOL Bambang.

Ia juga mengingatkan peran orang tua agar tidak lepas tangan terhadap aktivitas anak-anaknya di malam hari.

Menurutnya, pembinaan tidak akan efektif tanpa pengawasan dari keluarga.

Langkah yang diambil Polsek Pondok Gede ini menjadi sinyal keras bahwa pendekatan humanis tetap memiliki batas.

Ramadan bukan hanya soal toleransi, tetapi juga disiplin sosial. Ketika ruang publik terganggu, aparat dipastikan hadir—bukan sekadar mengingatkan, tapi juga menindak.



Wowo

Bulan Ramadhan Tindak Menjadi Halangan Bagi Penjual Miras di Wilayah Desa Gandasari.

Bandung – YUTELNEWS.com// Sebagaimana digaungkan Wakil Ketua DPR RI H. H Cucun Ahmad Syamsurijal juga Bupati Bandung H. Dadang Supriatna dalam setiap event event yang digelar bersama masyarakat kabupaten Bandung.

” Kabupaten Bandung harus Zero Judol ( Judi Online) dan peredaran Miras, Pereangi Judol dan Peredaran Miras “,

Sangat menggelitik bila peredaran Miras yang dipandang tidak jauh dari Komplek Pemda Kabupaten Bandung, berjalan dengan lancar dan Aman meski di Bulan Ramadhan.

Hal ini memicu kemarahan warga sekitar ” Pasalnya Aparat setempat terkesan diam dan tutup mata dengan peredaran Miras tersebut.

Akhirnya ketegangan di Desa Gandasari, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, kian memuncak, pada Kamis (19/3/2026)

Setelah peringatan resmi soal maraknya peredaran minuman keras (miras) tak kunjung direspons aparat penegak hukum (APH), warga kini bersiap turun langsung. Bahkan, aksi orasi di lokasi pedagang miras disebut akan digelar malam ini.

Sebelumnya telah mengingatkan adanya potensi gangguan ketertiban menjelang Idul Fitri 1447 H/2026 M akibat peredaran miras, melalui Surat pemberitahuan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Desa Gandasari tertanggal 19 Maret 2026.

Dalam surat tersebut, masyarakat, terutama pengurus DKM, majelis taklim, hingga remaja masjid, diajak ikut menjaga keamanan lingkungan di titik-titik rawan.

Bahkan surat tersebut secara resmi ditembuskan kepada sejumlah pihak berwenang, yakni Camat Katapang, Kapolsek Katapang, Danramil Arjasari, Kepala Desa Gandasari, MUI Kecamatan Katapang, DMI Kecamatan Katapang, serta para Ketua RW se-Desa Gandasari.

Namun, di balik ajakan tersebut, tersirat kondisi yang jauh dari kondusif. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pemerintah desa telah melaporkan persoalan ini kepada aparat. Ironisnya, hingga kini belum terlihat adanya tindakan yang diambil dan nyata.

Ketiadaan respons itu kini berbuah reaksi keras dari masyarakat. Sejumlah warga menyatakan tidak akan tinggal diam. Mereka bahkan mengancam akan mendatangi langsung lokasi yang diduga menjadi titik penjualan miras untuk melakukan aksi orasi pada malam hari.

“Kalau aparat tidak bergerak, masyarakat yang akan bergerak. Ini demi menjaga lingkungan kami,” ujar salah satu warga dengan nada tegas.

Jika tidak segera diantisipasi aksi massa yang dipicu kekecewaan terhadap lambannya penanganan bisa berujung pada gesekan, bahkan tindakan di luar kendali

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun aparat terkait lainnya untuk langkah penanganan.

Padahal, dengan adanya tembusan resmi kepada berbagai pihak tersebut, seharusnya potensi gangguan ini sudah dapat diantisipasi sejak dini.

Kini publik menunggu, apakah aparat akan segera turun tangan, atau justru membiarkan situasi berkembang tanpa kendali? Hingga Hukum Adat warga sekitar yang bertindak. ***

 

Yans.

Gertaman Jadi Inovasi Cerdas: Bupati Bandung Kang DS dan Wakil BGN Soni Sonjaya, Panen Sayuran dari Lahan Tak Produktif

Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya secara resmi melaksanakan panen perdana program Gerakan Tanami Halaman (Gertaman) di areal Rumah Dinas Bupati, komplek Pemkab Bandung, pada Kamis (19/03/2026).

Keduanya memanen berbagai komoditi sayuran, seperti pakcoy, seledri, bayam, kangkung, dan ubi jalar, sebagai wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan daerah.

Dalam kesempatan itu, Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengapresiasi langkah terobosan Bupati Dadang yang meluncurkan program Gertaman di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

Program ini menurutnya, merupakan langkah cerdas untuk mengoptimalkan lahan pekarangan rumah atau kantor yang tidak produktif dengan ditanami berbagai komoditi bernilai ekonomi dengan waktu panen yang singkat.

Sony menilai program ini sangat bermanfaat untuk memperkuat gerakan ketahanan pangan dan membantu suplai kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Bandung.

“Inovasi ini layak dicontoh dan dikembangkan oleh daerah lain, karena hasil panen Gertaman dapat disalurkan ke SPPG sehingga mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar. Inovasi Pak Bupati luar biasa,” ujar Sony Sonjaya di sela-sela panen perdana.

Selain dapat mensuplai kebutuhan MBG untuk dapur SPPG sekitar, lanjut Sony, masyarakat juga mendapatkan penghasilan tambahan dari penjualan sayuran tersebut.

Oleh karena itu, kata Sony, jika dijalankan secara serius dan konsisten, program Gertaman ini dapat rutin memasok kebutuhan MBG sekaligus berperan menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Dadang Supriatna mengungkapkan, Gertaman secara resmi baru diluncurkan pada 23 Desember 2025 lalu di Kantor Kecamatan Soreang. Program ini bertujuan mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto dan MBG di Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah setelah dilaunching 23 Desember lalu, hari ini kita bisa melaksanakan panen perdana bersama Bapak Wakil Kepala BGN. Hasil panennya luar biasa,” jelas Bupati Dadang Supriatna.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menyebut gerakan Gertaman ini adalah ikhtiar dan upaya nyata Pemkab Bandung untuk membangun kemandirian pangan keluarga di Kabupaten Bandung.

“Sejak awal diluncurkan, gagasannya adalah memanfaatkan lahan pekarangan tidak produktif untuk ditanami tanaman bernilai ekonomi dan waktu panennya singkat. Minimal untuk memenuhi kebutuhan pribadi, kalau surplus nanti bisa dijual di KDMP untuk support MBG,” tutur Bupati yang akrab disapa Kang DS.

Ia kembali mengajak masyarakat untuk menangkap peluang program MBG yang memiliki perputaran uang hingga Rp 5,4 triliun per tahun di daerah tersebut.

“Saya optimistis nanti hasil panen masyarakat juga akan memenuhi kebutuhan MBG karena kebutuhan MBG sangat besar,” ujarnya.

Berbagai komoditi tanaman, seperti cabai merah, cabai rawit, wortel, kol, pakcoy, bayam, dan terong, ditanam dalam program ini. Pemilihan komoditi didasarkan pada kebutuhan pasar dan potensi adaptasi tanaman di pekarangan.

Bupati Dadang mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bandung untuk berpartisipasi aktif dalam Gertaman guna mencapai kemandirian pangan dan stabilitas ekonomi keluarga.

“Mari kita bersama-sama memanfaatkan halaman rumah kita untuk ditanami tanaman dan sayuran yang produktif. Dengan begitu, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas ekonomi daerah,” ajak Bupati.(**)

 

Yans.

PAC Gerindra Kecamatan Subi Salurkan Bantuan Air Kaleng untuk Masyarakat

YUTELNEWS.com
Natuna, 19 Maret 2026 Pengurus Partai Gerindra Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan pembagian air kaleng yang dilaksanakan pada Kamis (19/3) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini berlangsung di Rumah PAC Gerindra Subi, dengan keterlibatan langsung Ketua PAC Gerindra Kecamatan Subi, Ashardi, bersama seluruh jajaran pengurus. Kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, serta penuh semangat kebersamaan.

Dalam pelaksanaannya, bantuan air kaleng didistribusikan ke dua wilayah, yaitu Kecamatan Subi sebanyak 30 dus dan Pulau Panjang sebanyak 10 dus. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk dukungan dari Anggota DPRD RI, Ir. H. M. Endipat Wijaya, M.M., sebagai wujud kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Subi. Kehadiran dan peran aktif pengurus PAC Gerindra Subi menjadi bukti komitmen nyata dalam melayani masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Ketua PAC Gerindra Kecamatan Subi, Ashardi, menegaskan bahwa pihaknya akan terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat kebersamaan, serta mendorong semangat gotong royong demi mewujudkan daerah yang lebih maju dan sejahtera. 

(BANI)

H Cucun Ahmad Syamsurijal, Tinjau Langsung Posko Mudik, Apresiasi Penanganan Arus Mudik di Nagreg, Imbau Pemudik Jaga Keselamatan

Bandung – YUTELNEWS.com// Wakil Ketua DPR RI H Cucun Ahmad Syamsurijal mengapresiasi kinerja jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung dalam menangani arus mudik Lebaran, khususnya di titik rawan kemacetan seperti Cileunyi dan Nagreg.

Ia menyebut, perbaikan tata kelola lalu lintas di kawasan Nagreg menunjukkan hasil positif berkat sinergi antara kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung. Menurutnya, upaya tersebut menjadi pembelajaran dari tahun ke tahun dalam mengurai kepadatan kendaraan.

“Biasanya di Nagreg ini dari tahun ke tahun menjadi titik kemacetan. Alhamdulillah sekarang mengalami perbaikan tata kelola manajemen lalu lintas. Ini hasil sinergi kepolisian dan Dishub,” kata Cucun saat memantau arus mudik di Posko Induk Dishub Kabupaten Bandung, pada Rabu (18/03/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun hingga H-3 Lebaran, tercatat lebih dari 71 ribu kendaraan melintas di jalur tersebut pada pukul 11.00 hingga 14.00 WIB. Ia memprediksi jumlah tersebut akan terus meningkat dan berpotensi menyentuh angka sekitar 115 ribu kendaraan, seperti yang terjadi pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dalam kapasitasnya sebagai pimpinan DPR RI, Cucun mengimbau para pemudik untuk selalu menjaga kondisi fisik dan mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan.

Ia menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama agar para pemudik dapat berkumpul bersama keluarga saat Hari Raya Idulfitri dalam kondisi selamat.

“Para pemudik harus menjaga stamina dan tertib berlalu lintas supaya bisa sampai tujuan dengan selamat, karena keluarga sudah menunggu,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi kehadiran posko pelayanan mudik yang menyediakan berbagai fasilitas bagi masyarakat, mulai dari bantuan saat cuaca hujan hingga pembagian takjil saat waktu berbuka puasa.

Menurutnya, kehadiran petugas di lapangan mencerminkan nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.

Menanggapi masih tingginya jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor, Cucun mengakui bahwa perjalanan dengan kendaraan roda dua memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian masyarakat.

Namun demikian, ia tetap mengingatkan pentingnya keselamatan dalam berkendara, terutama mengingat tingginya risiko kecelakaan.

“Kalaupun tetap menggunakan kendaraan roda dua, harus betul-betul menjaga keselamatan dan disiplin berlalu lintas,” tegasnya.

 

Yans.

Legislator Fraksi PKB Dadang Hemayana S.IP, Sampaikan Ucapan Idul fitri, Ajak Masyarakat Perkuat Persaudaraan dan Silahturahmi

Bandung – YUTELNEWS.com// Dalam suasana penuh kebahagiaan menyambut hari raya idulfitri 1447 hijriah.Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB, Dadang Hemayana S.I.P, menyampaikan ucapan selamat ” Hari Raya Idulfitri ” kepada seluruh masyarakat, yang merayakan hari kemenangan tersebut, Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat tali persaudaraan dan menjalin silahturahmi yang erat.

momentum Hari Raya Idul fitri menjadi waktu yg sangat dinantikan oleh umat muslim, setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan ramadhan, momen ini juga kesempatan untuk mempererat tali silahturohmi, saling memaafkan serta memperkuat rasa persaudaraan.
melalui pesan yang di sampaikan doa dan harapan terbaik, bagi seluruh masyarakat, “Selamat Hari Raya Idul fitri “, serta menyampaikan doa dan harapan terbaik mohon maaf lahir dan batin,” ucap Dadang Hemayana S.I.P. Ia menyampaikan bahwa Idul fitri adalah momen yang sangat berharga untuk merenungkan diri, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta menguatkan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi dasar kehidupan bermasyarakat.

” Taqobballalahu minna wa minkum “, Mohon maaf lahir dan bathin, semoga di hari yang fitri ini kita semua kembali suci dan selalu di berikan keberkahan, kesehatan serta kebahagiaan bersama keluarga dan orang-orang tercinta” ujarnya.

ia menuturkan bahwa semangat kebersamaan yang terasa dalam perayaan hari raya Idul fitri harus terus di jaga dan diperkuat dalam kehidupan sehari hari, menurutnya, nilai nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong merupakan fondasi penting dalam membangun harmonis dan sejahtera.

Sebagai wakil rakyat dari fraksi PKB di DPRD, Dadang Hemayana, juga berharap Idul fitri dapat menjadi penguat persatuan di tengah masyarakat, sekaligus menjadi semangat baru bersama-sama membangun daerah yang lebih maju dan berkembang,

ia pun mengajak semua elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan persaudaraan, sertabmenjadikan hari raya idul fitri sebagai momentum memperkuat silahturohmi dan mempererat hubungan antar sesama.

semoga kebahagiaan , kedamaian,dan keberkahan selalu menyertai kita semua di hariraya idulfitri ini. mari kita jadikan momen ini jadikan penguat persaudaraan dan kebersamaan dalam kehidupan masyarakat.

Dadang Hemayana juga berharap, semangat kebaikan dan kebersamaan yang terbangun pada Idul fitri dapat terus dilestarikan dan menjadi dasar untuk membangun daerah yang lebih baik, sejahtera, dan harmonis.” tutupnya.

 

Yans.

Sekda Cakra Amiyana,Tegaskan Surat Undangan Salat Idul Fitri Hari Jumat Hoaks, Tanda Tangan Dicatut

Bandung – TUTELNEWS.com// Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, memastikan bahwa surat undangan pelaksanaan Salat Idul Fitri pada hari Jumat yang beredar di masyarakat dengan nomor surat : 400.14.1.3/9399/0576A tertanggal 17 Maret 2026 adalah hoaks.

Ia menegaskan tidak pernah mengeluarkan surat tersebut. Nama dan tanda tangannya telah dicatut oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Surat itu tidak benar. Tanda tangan saya dicatut dan ini merupakan penyalahgunaan kewenangan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Bandung bersama Polresta Bandung saat ini tengah melakukan penelusuran untuk mengungkap pihak yang menyebarkan informasi tersebut.

Cakra mengimbau masyarakat agar tidak mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya, terutama terkait penetapan hari besar keagamaan.

Ia juga menegaskan, pelaksanaan Salat Idul Fitri di Kabupaten Bandung tidak akan ditentukan secara sepihak, melainkan mengacu pada keputusan resmi pemerintah pusat.

Sebelumnya, Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyatakan bahwa penetapan 1 Syawal menunggu hasil sidang isbat dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Sekali lagi saya tegaskan, surat yang beredar itu tidak benar. Saya tidak pernah mengeluarkan undangan Salat Idul Fitri pada hari Jumat. Masyarakat jangan percaya, itu hoaks,” tutup Cakra.***

 

Yans.

Kang DS dan Kapolresta Bandung Pastikan Pengamanan Mudik Siap, Pos Lembur Kaheman Jadi Inovasi Layanan

Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna bersama jajaran Forum Koordinasi Perangkat Daerah (Forkopimda) melaksanakan monitoring jalur mudik dan Posko Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya, dalam rangka Peringatan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Wilayah Kabupaten Bandung, Rabu (18/03/2026).

Bupati Bandung mengapresiasi Pos PAM Utama atau Pos Pelayanan Terpadu Operasi Ketupat Lodaya Polresta Bandung di Darmaga Sunda Nagreg bangunan posnya mengangkat kearifan lokal berupa rumah bilik bambu, dengan nama pos Lembur Kaheman.

“Pos Pam Lembur Kaheman Polresta Bandung ini merupakan inovasi dengan mengangkat kearifan lokal dan budaya Sunda. Para pemudik bisa beristirahat dulu di pos ini kalau kelelahan di jalan dan ada pagelaran panggung hiburan seni budaya dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung,” kata bupati.

Ia berpesan kepada para pemudik bila merasa lelah di jalan untuk beristirahat dulu sejenak di pos pengamanan maupun pos-pos yang ada.

Sementara itu terkait volume kendaraan arus mudik yang melintasi Jalur Nagreg pada H-3 Hari Raya Idul Fitri 1447 H menurut Bupati Dadang Supriatna mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pada tahun H-3 ini, total volume kendaraan sudah mencapai 67 ribu unit kendaraan, meningkat sekitar 10% dari tahun lalu yang sebanyak 60 ribu kendaraan,” sebut Kang DS, sapaan bupati.

Karena itu ia optimistis jalur mudik di wilayah Kabupaten Bandung bakal berjalan lancar dan tertib, dengan melibatkan 1.778 pesonil pengaman dari unsur Polri-TNI termasuk Dinas Perhubungan dan personil gabungan.

“Para petugas ini siap memberikan kenyamanan untuk para pemudik di mana sampai saat ini situasi dan kondisi arus mudik berjalan lancar, aman terkendali,” ujarnya.

Kang DS menandaskan Pemkab Bandung siap melayani seluruh pemudik maupun arus balik nanti yang melintasi wilayah Kabupaten Bandung.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menyatakan kesuksesan penanganan arus mudik dan balik tidak hanya bergantung kepada pihak kepolisian saja, melainkan hasil sinergi antara semua pihak yang terlibat termasuk unsur Forkompimda.

“Kami dari kepolisian enggak mungkin melakukannya sendirian, tanpa ada dukungan semua pihak. Jadi kami berterima kasih kepada Pak Bupati dan semua jajaran Forkopimda atas dukungannya, sehingga kita bisa melaksanakan tugas dengan baik, terutama dalam melayani masyarakat yang melaksanakan mudik,” kata Kapolresta Bandung.

Meski pada H-3 volume kendaraan yang melintasi Jalur Nagreg menuju arah Tasikmalaya dan Garut mengalami peningkatan, naumn Kapolresta belum menyebut peningkatan ini merupakpuncak arus mudik.

“Kemungkinan puncak arus mudik terjadi besok (Kamis) malam, meski malam ini sudah mulai meningkat volumenya,” tukas Kombes Pol Aldi.(*)

 

Yans.

Kang DS Evaluasi dan Perkuat Kualitas Bangunan RSUD Bedas Pacira Pasca Insiden Plafon

Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna meninjau langsung kondisi RSUD Bedas Pacira menyusul adanya laporan kerusakan plafon akibat angin kencang yang terjadi pada Rabu, (18/03/2026). Peninjauan tersebut dilakukan bersama jajaran terkait, termasuk Dinas PUTR, Dinas Kesehatan, serta pimpinan DPRD Kabupaten Bandung.

Dalam keterangannya, Bupati Bedas tersebut menyampaikan bahwa kerusakan plafon tersebut dipicu oleh faktor alam, mengingat wilayah Pacira merupakan kawasan yang cukup rentan terhadap cuaca ekstrem, khususnya angin kencang. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut menjadi pengingat penting akan perlunya penyesuaian material bangunan terhadap kondisi lingkungan setempat.

“Ini murni karena faktor alam. Kita tahu wilayah Pacira ini cukup rentan terhadap angin kencang, dan sehebat apa pun kita, kalau sudah berbicara kondisi alam tentu ada batasnya,” ujarnya.

Meski terjadi kerusakan pada bagian plafon, Bupati yang akrab disapa Kang DS ini memastikan bahwa secara keseluruhan kondisi bangunan RSUD Bedas Pacira masih kuat dan layak digunakan. Hal ini dibuktikan dengan telah terpenuhinya Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sebelum operasional, serta hasil pemeriksaan yang menyatakan bangunan aman dari sisi konstruksi, fasilitas, dan kualitas pekerjaan.

“Secara keseluruhan bangunan ini kuat dan sudah memenuhi standar. Sebelum operasional juga sudah dicek dan dinyatakan layak fungsi,” tambahnya.

Sebagai langkah cepat penanganan, perbaikan telah dilakukan, termasuk oleh pihak pelaksana pembangunan sebelumnya sebagai bentuk tanggung jawab, meskipun masa kontrak telah berakhir. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bandung akan melakukan peningkatan kualitas material, khususnya pada bagian eksterior dengan penggunaan bahan yang lebih tahan terhadap kelembapan dan cuaca, seperti GRC, guna meningkatkan daya tahan bangunan.

Selain itu, Kang DS menyebutkan bahwa Pemkab Bandung tengah menyiapkan anggaran untuk mendukung pemenuhan sertifikasi kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan operasional RSUD Bedas Pacira dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kami juga akan segera menganggarkan untuk sertifikasi BPJS Kesehatan, supaya operasional rumah sakit ini bisa lebih optimal dalam melayani masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa RSUD Bedas Pacira memiliki potensi untuk dikembangkan tidak hanya sebagai fasilitas layanan kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari kawasan yang memiliki daya tarik wisata, mengingat lokasinya yang berada di area strategis.

Pemerintah Kabupaten Bandung memastikan kejadian ini menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas pembangunan ke depan, terutama dalam menyesuaikan spesifikasi bangunan dengan kondisi alam di wilayah tersebut.

 

Yans.

Raih Keberkahan Ramadhan, Ketua Karta Lembayung Sari, Irvan Permana Bersama Para Anggota Santuni Anak Yatim Piatu,Duafa di Bojong Citepus.

Bandung – YUTELNEWS.com// Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan untuk berbagi dan menebar kebaikan. Ketua Karang Taruna Lembayung Sari 09 Irvan Permana beserta menggelar kegiatan santunan bagi anak-anak yatim piatu di kediamannya wilayah Bojong Citepus, Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung. pada Rabu (18/03/2026) sore.

Suasana penuh kehangatan tampak dalam kegiatan tersebut. Berbagi mendatangi anak yatim dan jompo yang terlihat bahagia yang menerima santunan, sekaligus merasakan kebersamaan di bulan ramadhan penuh berkah ini.

“Alhamdulillah, sore ini kita bisa menemui langsung untuk bersilaturahmi dengan anak-anak yatim dan jompo. Mereka adalah anak-anak yang sangat disayangi oleh Rasulullah SAW,” ujar irvan permana.

Ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap anak yatim dan jompo bukan hanya bentuk ibadah, tetapi juga tanggung jawab sosial bersama.

Menurutnya, berbagi rezeki di bulan Ramadhan ini menjadi salah satu cara untuk menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

“Semoga santunan ini dapat memberikan kebahagiaan, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata dalam meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, yang senantiasa mengajarkan umatnya untuk menyayangi dan memperhatikan anak-anak yatim dan kaum jompo.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial berkelanjutan ini terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya dalam memaknai keberkahan Ramadan. Aamiin YRA.

 

 

Yans

Menganyam Kepedulian di Bulan Suci: JAJAKA Pondok Melati Hadirkan Senyum untuk Yatim dan Dhuafa”.

YUTELNEWS.COM- KOTA BEKASI ||Ramadhan 1447 Hijriah kembali menjadi ruang terbaik untuk menanam kebaikan dan memetik keberkahan.

Dalam semangat itulah, JAJAKA DPC Pondok Melati menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan dhuafa sebagai wujud nyata kepedulian sosial yang terus dijaga dari tahun ke tahun, 18 Maret 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan cerminan nilai kebersamaan yang tumbuh kuat di tengah organisasi.

Di balik setiap bantuan yang disalurkan, tersimpan niat tulus dari para anggota untuk berbagi kebahagiaan, menghadirkan harapan, serta mempererat tali kemanusiaan—terutama di bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini.
Sejak awal persiapan, suasana gotong royong sudah begitu terasa.

Para rekan JAJAKA saling bahu-membahu, mulai dari penggalangan donasi, penyusunan acara, hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Setiap proses dilalui dengan keikhlasan, menjadikan kegiatan ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga penuh makna.
Dalam balutan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, santunan diserahkan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa.

Senyum yang terukir di wajah mereka menjadi bukti bahwa kepedulian sekecil apa pun mampu menghadirkan kebahagiaan yang besar. Bukan hanya bantuan materi yang diberikan, tetapi juga doa, perhatian, dan rasa bahwa mereka tidak sendiri.

Ketua JAJAKA DPC Pondok Melati, Subur Hermawan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dengan baik.
“Alhamdulillah, kegiatan hari ini dapat berjalan dengan lancar.

Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh rekan-rekan JAJAKA yang telah membantu, baik secara materi maupun tenaga. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan yang telah diberikan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa meskipun kehadiran belum sepenuhnya lengkap, hal tersebut tidak mengurangi semangat dan komitmen untuk terus menjalankan agenda tahunan ini.

“Meskipun yang hadir belum semuanya lengkap, namun tidak mengurangi semangat kita untuk tetap melaksanakan kegiatan ini.

Justru ini menjadi motivasi agar ke depan kita bisa lebih solid dan menghadirkan kegiatan yang lebih meriah lagi,” tambahnya penuh harap. Aamiin YRA.

Di akhir kegiatan, segenap panitia turut menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama pelaksanaan.

“Kami memohon dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya apabila dalam kegiatan ini terdapat kekurangan, baik dalam hal apa pun. Kami menyadari bahwa kekurangan datang dari kami, dan kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.

Kegiatan santunan ini menjadi bukti bahwa kekuatan kebersamaan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi sesama.

Tidak hanya meringankan beban mereka yang menerima, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya berbagi, peduli, dan saling menguatkan.

Semoga apa yang telah dilakukan menjadi amal jariyah yang terus mengalir, membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.

Dan semoga di Ramadhan yang akan datang, semangat berbagi ini semakin besar, semakin luas, serta mampu menjangkau lebih banyak lagi saudara-saudara yang membutuhkan.

Karena sejatinya, kepedulian adalah jembatan yang menghubungkan hati manusia dalam satu tujuan: kebaikan dan keberkahan.
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin

(Wowo)

Diserbu Warga Sejak Pagi, Bazar Sembako Murah Remaja Masjid An-Nur Sedanau Jadi Penopang di Tengah Himpitan Ekonomi

YUTELNEWS.COM
SEDANAU NATUNA || Antusiasme warga terlihat sejak pagi saat Remaja Masjid Besar An-Nur Sedanau menggelar Bazar Sembako Murah, Selasa (17/3/2026), di halaman Masjid Besar An-Nur Sedanau. Kegiatan ini langsung diserbu masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah meningkatnya tekanan ekonomi.

Bazar ini menjadi bukti nyata kepedulian generasi muda terhadap kondisi sosial di lingkungannya. Sejumlah bahan pokok disediakan dengan harga di bawah pasaran, sehingga meringankan beban masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Masjid Besar An-Nur Sedanau, H. Endang Firdaus, S.Ag., pembina remaja, jajaran pengurus, serta jamaah dan masyarakat setempat. Dalam sambutannya, H. Endang Firdaus menyampaikan apresiasi atas inisiatif para remaja masjid yang dinilai mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“Ini bukan sekadar kegiatan bazar, tetapi juga bentuk kepedulian sosial yang patut diapresiasi. Remaja masjid telah menunjukkan peran penting dalam membantu masyarakat,” ujarnya.

Selain membantu masyarakat memperoleh sembako murah, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda untuk menumbuhkan nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi. Peran Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat turut mendukung melalui pembinaan keagamaan yang selama ini diberikan kepada para remaja.

Melalui bimbingan tersebut, remaja masjid tidak hanya aktif dalam kegiatan ibadah, tetapi juga semakin terdorong untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Manfaat bazar ini pun dirasakan langsung oleh warga. Banyak di antaranya mengaku sangat terbantu dengan adanya sembako murah, terutama di tengah kebutuhan ekonomi yang terus meningkat.

“Kami sangat terbantu. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus diadakan dan jumlahnya ditambah,” ungkap salah seorang warga.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Remaja Masjid Besar An-Nur Sedanau kembali menegaskan perannya sebagai motor penggerak kepedulian sosial. Tidak hanya memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menghadirkan aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

(Redaksi)
Editor: Darmansyah,Kabiro Yutelnews com

Saat Prabowo Subianto Serukan Efisiensi, DPRD Kota Medan Anggarkan Mobil Dinas Miliaran

Medan | Yutelnews.com /Di tengah dorongan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, pengadaan mobil dinas di lingkungan DPRD Kota Medan kembali muncul dalam daftar belanja daerah.

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), Sekretariat DPRD Medan menganggarkan sekitar Rp3,1 miliar untuk pengadaan empat unit mobil dinas pada tahun anggaran 2026.

Pola Berulang, Bukan Sekali Jalan

Penelusuran Yutelnews menemukan bahwa pengadaan ini bukan yang pertama. Pada tahun sebelumnya (2025), anggaran serupa bahkan mencapai Rp4,7 miliar untuk jumlah unit yang sama.

Fakta ini memunculkan pertanyaan serius: apakah pengadaan tersebut benar-benar berbasis kebutuhan nyata, atau sekadar rutinitas anggaran yang terus berulang?

Legal, tapi Layak Dipertanyakan

Secara administratif, pengadaan tersebut tercatat resmi dan tidak melanggar aturan. Namun, sejumlah pengamat kebijakan publik menilai bahwa legalitas tidak otomatis mencerminkan prioritas.

Belanja daerah seharusnya mempertimbangkan kondisi sosial-ekonomi masyarakat. Pengadaan berulang dalam waktu berdekatan dinilai patut diuji dari sisi urgensi dan relevansinya.

Kontras dengan Kondisi Rakyat

Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, tekanan daya beli masyarakat, serta tingginya kebutuhan dasar, kebijakan ini dinilai kontras.

Di satu sisi, pemerintah mendorong efisiensi dan masyarakat diminta beradaptasi dengan kondisi ekonomi. Di sisi lain, belanja fasilitas pejabat tetap berjalan.

Sorotan pada Prioritas Anggaran

Pengamat menilai, pola seperti ini berpotensi menunjukkan ketidaksinkronan antara kebijakan pusat dan praktik di daerah. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini dapat:

Menurunkan kepercayaan publik

Memicu persepsi pemborosan anggaran

Memperlebar kesenjangan antara kebijakan dan realitas

Desakan Transparansi dan Evaluasi

Sejumlah elemen masyarakat sipil mulai mendorong:

Audit terbuka terhadap pengadaan

Penjelasan rinci terkait urgensi

Evaluasi menyeluruh terhadap belanja non-prioritas

Pengadaan mobil dinas di DPRD Medan kini bukan sekadar isu administratif, tetapi telah berkembang menjadi isu publik yang menyentuh aspek keadilan anggaran, sensitivitas kebijakan, dan akuntabilitas pemerintah daerah.

Jika tidak dijelaskan secara transparan, yang dipertaruhkan bukan hanya anggaran miliaran rupiah—melainkan kepercayaan masyarakat itu sendiri.

Redaksi: Rizal Hasibuan

Di Bulan Ramadan, Pemdes Ciptagumati Salurkan Insentif dan Sampaikan Apresiasi untuk Para Penggerak Desa

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (18/3/2026). Pemerintah desa setempat menyalurkan insentif bagi para penggerak kelembagaan desa yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan dan kegiatan sosial di tengah masyarakat.

Kepala Desa Ciptagumati, Tedi Irawan, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penyaluran insentif ini bukan sekadar bantuan, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi para relawan desa.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa menyalurkan insentif untuk para RT, RW, kader Posyandu, PKK, guru ngaji, guru PAUD, DKM, hingga KPM. Ini adalah bentuk terima kasih kami atas pengabdian mereka yang luar biasa untuk masyarakat,” ujar Tedi.

Menurutnya, keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kecamatan Cikalongwetan hingga Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

“Terima kasih atas dukungan dan kerja sama semua pihak. Semoga ini menjadi keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.

Di tengah momen Ramadan, Pemerintah Desa Ciptagumati juga menggencarkan kegiatan tarawih keliling ke 13 masjid jami yang tersebar di wilayah desa. Program tersebut tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah desa dan masyarakat.

“Kami ingin lebih dekat dengan warga, mendengar langsung aspirasi mereka, sekaligus menyampaikan program-program desa ke depan,” kata Tedi.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran kelembagaan desa, termasuk tokoh agama, BPD, serta para pengurus DKM dan MUI desa yang terus bersinergi menjaga kekompakan dan keharmonisan di Ciptagumati.

Menjelang Hari Raya Idul pitri 1447 H, Tedi Irawan juga menyampaikan pesan yang menyentuh kepada masyarakat. Ia memohon maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya.

“Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam pelayanan dan kebijakan. Dari hati yang paling dalam, kami mohon maaf. Minal aidzin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.

Dien Yoyo.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.