You Tell News

Tata Kota Makin Indah, Kemajuan Batam Sukses Tarik Minat Wisatawan Mancanegara

YUTELNEWS.com –  Selain sebagai salah satu destinasi unggulan investasi, kemajuan Batam juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata.

Dengan tata kota yang semakin indah dan modern, banyak wisatawan mancanegara (wisman) memilih untuk menghabiskan waktu liburan ke Batam.

“Melalui pembangunan yang berkelanjutan, Batam tumbuh sebagai magnet terhadap sektor pariwisata dan investasi,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, Senin (3/2/2025).

Tuty, panggilan akrabnya, meyakini jika perkembangan infrastruktur kota yang kian pesat mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisman.

Infrastruktur yang kian memadai berhasil membuka aksesibilitas ke tempat-tempat wisata di Batam.

Di samping itu, infrastruktur Batam yang kian maju juga memberikan efek domino dengan terus bermunculannya tempat-tempat wisata baru yang menjadi magnet bagi wisman.

Ini terbukti dengan peningkatan jumlah kunjungan pada bulan November 2024 lalu yang mencapai 112.641 kunjungan.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 1,77 persen dibanding kunjungan wisman selama Oktober 2024 sebanyak 110.677 kunjungan.

Wisman berkebangsaan Singapura pun tercatat masih mendominasi jumlah kunjungan dengan persentase mencapai 52,31 persen atau 58.917 kunjungan dari total seluruh kunjungan selama bulan November 2024.

Jumlah kunjungan terbanyak berikutnya adalah wisman asal Malaysia dengan 24.375 kunjungan atau 21,64 persen dari total kunjungan seluruh wisman ke Batam selama November 2024.

Tak hanya negara tetangga, negara lain seperti Tiongkok, India, Filipina, Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat juga berkontribusi dalam menyumbang peningkatan kunjungan wisman menuju Batam yang kini dikenal sebagai kota modern dan madani.

“Kita patut bersyukur bahwa Batam masih dilirik oleh wisatawan mancanegara. Multiplier Effect dari kunjungan itu tentu dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan memberi manfaat terhadap perekonomian daerah,” tutup Tuty. (Red)

 

Batam, 3 Februari 2025

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait

Website: bpbatam.go.id

Email: humas@bpbatam.go.id

X: @bp_batam

Facebook: BIFZA

Instagram: BPBatam

Youtube: BPBatam

Sangat miris”Menteri Desa Sebut Wartawan Bodrex dan LSM Pengganggu Kepala Desa,  Mirna Kabiro Sukabumi media Yutelnews.com,Angkat bicara Dimana Kesalahan kami dan Buktikan

Sukabumi,- YutelNews.Com ,media sosial dihebohkan dengan beredarnya video viral yang menampilkan dugaan suara Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto.

Dalam video berdurasi 42 detik yang diunggah oleh akun TikTok @junaidi,sh,mh, terlihat seorang yang diduga Menteri Yandri menyampaikan “Yang paling banyak ganggu kepala desa itu Wartawan bodrex sama LSM. Mereka muter hari ini ke desa ini minta satu juta. Bayangkan jika ada tiga ratus kepala desa, 300 juta, kalah itu gaji Kemendes. Oleh karena itu, pihak kepolisian dan pihak kejaksaan bisa menertibkan, bila perlu ditangkap pin aja itu,” ujarnya.

Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, terutama wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Banyak yang merasa tersinggung dan kecewa atas tuduhan yang dinilai tidak berdasar kan bukti, Salah satunya Kabiro Sukabumi mirna   meminta Kementerian Desa, bahkan sekaligus Menteri Yandri, untuk membuktikan kebenaran pernyataannya itu. jika memang peran Wartawan dan LSM sebagai kontrol sosial dianggap sebagai pengganggu oleh pihak kementerian.

Sangat jelas bahwa narasi yang disampaikan oleh Menteri Desa sangat merendahkan dan mendiskreditkan rekan rekan insan pers se Indonesia

Oleh karena itu, kami Insan pers dan LSM akan melakukan aksi besar besaran di Kementerian Desa jika Menteri Desa tidak mencabut apa yang telah di ucapkan dan pencemaran nama baik Insan pers dan LSM,

 

( TIm)

Tiga Tersangka Dan Barang Bukti Perkara Skincare, JPU Kejati Sulsel Menerima Penyerahan

Yutelnews.com, Sulsel —Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, menerima penyerahan 3 tersangka dan barang bukti perkara kasus skincare yang mengandung merkuri atau berbahaya, Senin (3/2/2025).


Proses penyerahan tiga tersangka, masing-masing tersangka AS, MS dan MH beserta barang bukti dilakukan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel kepada JPU Kejaksaan Tinggi Sulsel di Kantor Kejari Makassar.


1.    Tersangka AS

Tersangka AS (40 tahun) merupakan pemilik atau owner brand Ratu Glow dan Raja Glow yang mengedarkan/memproduksi obat pelangsing RG Raja Glow My Body Slim yang telah diuji di BPOM Makassar dan tidak memenuhi syarat edar karena kandungan Bisakodil (positif) yang merupakan bahan baku obat (BKO) yang seharusnya tidak boleh termuat dalam ramuan obat tradisional/jamu. Perbuatan tersangka AS yang telah memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat Kesehatan yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat/kemanfaatan dan mutu melanggar Pasal 435 jo Pasal 138 Ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan.


2.    Tersangka MS

Tersangka MS (42 tahun) merupakan Direktur CV. Fenny Frans yang memproduksi/mengedarkan kosmetik FF Day Cream Glowing dan FF Night Cream Glowing yang telah diuji di BPOM Makassar dan psotif mengandung merkuri/Raksa/Hg. Perbuatan tersangka MS yang memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat Kesehatan yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat/kemanfaatan dan mutu melanggar ketentuan Pasal 435 jo Pasal 138 Ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. Selain itu, perbuatan tersangka MS yang telah memproduksi dan/atau memperdagangkan barang dan/atau jasa yang tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dan ketentuan peraturan perundang-undangan melanggar Pasal 62 Ayat (1) Jo. Pasal 8 Ayat (1) huruf a Undang-undang RI Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.


3.    Tersangka MH

Tersangka MH (29 tahun) merupakan Direktur Utama Agus Mira Mandiri Utama yang memproduksi/mengedarkan kosmetik Lightening Skin Mira Hayati Cosmetic dan MH Cosmetic Night Cream Glowing yang telah diuji di BPOM Makassar dan psotif mengandung merkuri/Raksa/Hg. Pertama, perbuatan tersangka MS yang memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat Kesehatan yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat/kemanfaatan dan mutu melanggar Pasal 435 jo Pasal 138 Ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan.


Setelah penyerahan tersangka dan barang bukti, ketiga tersangka dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter dari Dinas Kesehatan Kota Makassar. Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa ketiga tersangka dalam keadaan sehat. Selanjutnya terhadap 3 tersangka dilakukan penahanan. Tersangka AS berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor PRINT-571/P.4.10/Enz.2/02/2025. Tersangka MH berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor PRINT-572/P.4.10/Enz.2/02/2025. Dan tersangka MS berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor PRINT-573/P.4.10/Enz.2/02/2025.


Masing-masing tersangka akan menjalani penahanan di Rutan Makassar selama 20 hari terhitung mulai tanggal 03 Februari 2025 hingga 22 Februari 2025.


Selanjutnya, Jaksa Penuntut Umum akan segera melimpahkan perkara 3 tersangka Skincare tersebut dijadwalkan pada minggu ini ke Pengadilan Negeri Makassar untuk disidangkan.


Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim menyampaikan bahwa setelah proses penahanan sampai tahap persidangan nantinya, setiap orang yang ingin menemui para tersangka/terdakwa harus memperoleh izin dari JPU Kejati Sulsel dan JPU Kejari Makassar.


“Tim JPU tetap bekerja secara professional, integritas dan akuntabel serta melaksanakan proses penuntutan sesuai ketentuan peraturan Perundang-undangan,” tegas Kajati Sulsel. (Abu Algifari).

Sat Lantas Polres Nias AKP Sonahami Lase, S.H Panen Jagung, Mendukung Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Personil

Gunungsitoli – yutelnews.com
Sat Lantas Polres Nias Polda Sumut melaksanakan panen jagung sebagai bagian dari program Ketahanan Pangan Polri, Jumat (31/01/25). Kegiatan ini berlangsung di lahan kebun yang terletak di samping Kantor Sat Lantas Polres Nias dan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Nias, AKP Sonahami Lase, S.H., didampingi para Kanit serta personil lainnya.

Jagung manis yang ditanam sejak awal November 2024 akhirnya siap dipanen setelah tiga bulan perawatan intensif. Hasil panen mencapai sekitar 20 karung dan dibagikan kepada seluruh personil Polres Nias serta masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan.

Kegiatan panen dimulai pukul 08.00 WIB dengan seluruh personil turut serta dalam proses pemanenan. Suasana penuh kebersamaan dan gotong royong terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Selain jagung, Sat Lantas Polres Nias juga telah menanam berbagai tanaman pangan lainnya seperti cabai rawit, cabai merah, tomat, singkong, dan beberapa jenis terung.

Kasat Lantas Polres Nias, AKP Sonahami Lase, S.H., menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan kosong guna meningkatkan kesejahteraan personil serta mendukung ketahanan pangan di lingkungan Polres Nias. “Setelah panen ini, kami akan langsung melakukan pencangkulan kembali dan melanjutkan penanaman agar ketahanan pangan tetap terjaga,” ujarnya.

Selain mendukung kesejahteraan personil, kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi Polri dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Nias. Kasat Lantas berharap program ini dapat terus berjalan dan semakin mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan mereka untuk pertanian produktif.

Dengan suksesnya panen ini, Sat Lantas Polres Nias membuktikan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan personil dan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya yang ada. (Deni Zg)

Sat Lantas Polres Nias AKP Sonahami Lase Panen Jagung Untuk Ketahanan Pangan 

GUNUNGSITOLI, YUTELNEWS.COM —Sat Lantas Polres Nias Polda Sumut melaksanakan panen jagung sebagai bagian dari program Ketahanan Pangan Polri, Jumat (31/01/25).

Kegiatan ini diadakan di kebun sebelah Kantor Sat Lantas Polres Nias, dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Sonahami Lase, S.H., dengan para Kanit dan personil lainnya.

Jagung manis yang ditanam sejak awal November 2024 siap dipanen setelah tiga bulan dirawat. Hasil panen sekitar 20 karung dibagikan kepada seluruh personil Polres Nias dan masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian.

Acara panen bersama ini dimulai pukul 08’00 Wib dengan seluruh personil turut serta dalam proses pemanenan. Suasana penuh kebersamaan dan gotong royong terlihat jelas selama kegiatan berlangsung.

Selain jagung, Sat Lantas Polres Nias juga telah menanam berbagai tanaman pangan lainnya seperti cabai rawit, cabai merah, tomat, singkong, dan beberapa jenis terung.

Kasat Lantas Polres Nias, AKP Sonahami Lase, S.H., menyampaikan, bahwa program ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan kosong guna meningkatkan kesejahteraan personil serta mendukung ketahanan pangan di lingkungan Polres Nias.

“Setelah panen ini, kami akan langsung melakukan pencangkulan kembali dan melanjutkan penanaman agar ketahanan pangan tetap terjaga,” ujarnya.

Selain mendukung kesejahteraan personil, kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi Polri dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Nias.

Kasat Lantas berharap program ini dapat terus berjalan dan semakin mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan mereka untuk pertanian produktif.

Suksesnya panen ini Sat Lantas Polres Nias menunjukkan, bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga mendukung kesejahteraan personil dan masyarakat.

(Deni Zg)

Kejati Sulsel Agus Salim Apresiasi Jajaran Pegawai yang Ikut Apel Pagi

YUTELNEWS.com | Sulsel—Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim memimpin Apel Pagi, Senin (3/2/2025) di Halaman Kantor Kejati Sulsel. Apel ini diikuti para asisten, koordinator, kepala seksi, jaksa fungsional dan pegawai Kejati Sulsel.Kajati Sulsel Agus Salim mengapresiasi jajaran pegawai yang sudah hadir mengikuti Apel Pagi jam 07.00 Wita. “Pertahankan itu,” tegas Agus Salim.Menurutnya, salah satu cara memulai kebiasaan disiplin dalam bekerja adalah dengan rutin mengikuti apel pagi.

“Terima kasih untuk kehadirannya semua. Ini membuktikan komitmen kita untuk bersedia hadir tepat waktu,” kata Agus Salim.

Kajati Sulsel Agus Salim mengutip pesan bijak dari penyair Arab, Nizar Qabbani terkait kejujuran dalam menjalankan tugas.“Bunuh Aku Dengan Kejujuranmu, Tetapi Jangan Pernah Membahagiakan Ku Dengan Kebohonganmu,” kata Agus Salim.

Inti dari pesan itu, kata Kejati Sulsel Agus Salim adalah menjaga integritas. Dia meminta jajaran untuk tidak hanya bekerja untuk mendapatkan pujian, akan tetapi bekerjalah sesuai tugas dan tanggung jawab yang diberikan negara. “Saya yakin kalau semua pegawai sudah punya niat tulus, ikhlas dan nyaman dalam bekerja. Serta menjaga kekompakan, maka tujuan organisasi bisa tercapai dengan baik,” harap Agus Salim. (Abu Algifari)

Ketua DPRD Payakumbuh: Al-Qur’an adalah Bekal Hidup, Jangan Berhenti Belajar!

Payakumbuh, Yutelnews.com —Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra, menegaskan bahwa Khatam Al-Qur’an bukan sekadar seremonial, tetapi momentum bagi generasi muda untuk semakin mendalami dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri perayaan Khatam Al-Qur’an di Masjid Al Ihsan Nagori Koto Panjang, Kelurahan Koto Panjang Dalam Latina, Minggu (02/02/2025).

“Al-Qur’an adalah bekal kehidupan, bukan hanya untuk di dunia tetapi juga di akhirat kelak. Karena itu, jangan berhenti pada khatam saja, tetapi teruslah belajar, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” kata Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra.

Ia mengingatkan bahwa Al-Qur’an tidak hanya untuk dibaca, tetapi juga harus dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman, kata Wirman, seseorang akan memiliki arah hidup yang jelas dan terhindar dari perbuatan yang menyimpang.

“Kita ingin melihat generasi muda yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami maknanya dan menjadikannya sebagai pedoman hidup. Ini adalah tugas kita bersama, baik orang tua, guru, maupun masyarakat,” ujarnya.

Wirman juga menyoroti pentingnya mendukung generasi muda agar menjadi penghafal Al-Qur’an. Menurutnya, selain mendapatkan pahala besar dari Allah, hafizh dan hafizhah juga memiliki banyak manfaat dan keuntungan bagi mereka.

“Kita patut bangga dengan anak-anak yang berkomitmen menghafal Al-Qur’an. Ini bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi keluarga. Oleh karena itu, mari kita dukung mereka dengan memberikan motivasi dan fasilitas yang memadai,” ucapnya.

Sementara itu, ketua panitia, Nofrizal, mengungkapkan ada berbagai hadiah istimewa yang dipersiapkan untuk para peserta dari donatur serta perantau.

“Kami berterima kasih atas wejangan yang diberikan Ketua DPRD Kota Payakumbuh. Ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus mendukung anak-anak dalam mempelajari dan menghafal Al-Qur’an. Semoga mereka menjadi generasi Qur’ani yang akan menerangi kehidupan dunia dan akhirat,” pungkasnya.

Kegiatan itu juga dihadiri Pj. Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Kabag Kesra Efrizal, Camat Latina Diki Engla, Lurah Koto Panjang Dalam Majri, Ketua KAN Koto Panjang Endi Dt.Majo Nan Labiah serta undangan lainnya.

(Hms DPRD Payakumbuh)

(MAMAD)

MECAMP 2025: Persiapkan Siswa MAN 1 Banyuwangi Menuju Dunia Perkuliahan dan Karier

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Sabtu, 1 Februari 2025 sore, menjadi momen yang penuh semangat di Gelaran Mansawangi Expo Campus (MECAMP) 2025 yang diinisiasi oleh alumni MAN 1 Banyuwangi, atau yang juga dikenal dengan sebutan “Mansawangi”.

Acara yang digeber di Gesibu Blambangan ini semakin meriah dengan kehadiran Danang Giri Sadewa, seorang konten kreator edukasi ternama di TikTok, YouTube, serta pembuat film pendek dan dokumenter yang saat ini merupakan mahasiswa S2 di UGM, menjadi narasumber utama bersama sahabatnya Abdurrafi Afif dari UMY yang karib disapa Abdur.

Tampil sebagai moderator adalah Nurul Ludfia Rochmah, guru Bahasa Indonesia di MAN 1 Banyuwangi. Ludfi, panggilan akrab Nurul Ludfia Rochmah, juga dikenal sebagai penulis aktif di Lembaga Lentera Sastra Banyuwangi dengan segudang karya-karyanya.

Kehadiran mereka diatas panggung Gesibu Blambangan memberi warna tersendiri dalam kegiatan yang dihadiri oleh seluruh siswa kelas XII. Dan, juga ratusan mahasiswa-mahasiswi dari berbagai PTN/PTS peserta MECAMP 2025 yang tampak antusias mengikuti setiap sesi.

Pada kesempatan yang sama, acara dibuka dengan sambutan hangat dari H. Dimyati, S.Ag., M.Pd., Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Banyuwangi. Dalam sambutannya, H. Dimyati menyampaikan bahwa MECAMP 2025 bertujuan untuk memberikan motivasi serta wawasan kepada para siswa terkait dunia perkuliahan dan peluang karier yang akan mereka hadapi di masa depan.

“Semoga acara ini dapat menginspirasi para siswa untuk lebih siap dalam menghadapi tantangan kehidupan dan memperluas cakrawala mereka dalam mengejar impian,” ungkapnya.

Tahun ini, MECAMP mengangkat tema “Start Diving for Your Dreams”, yang menggambarkan semangat untuk memulai langkah pertama menuju pencapaian cita-cita. Danang Giri Sadewa, dalam sesi motivasinya, berbagi pengalaman dan kiat suksesnya dalam mengejar impian.

“Mutiara akan menjadi mutiara dimanapun dia berada. Namun jika kita menjadi sampah, mau dimanapun kita tetap dibuang. Begitu juga dengan sekolah. Mau dimanapun universitasnya, yang membuat tempat itu baik adalah diri kita sendiri. Karena universitas itu hanyalah wadah, yang membuat baik adalah isinya,” jelas Danang dengan penuh semangat.

Sebelum sesi motivasi, MECAMP 2025 juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik lainnya seperti jalan sehat, bazar produk lokal, pengundian doorprize, serta permainan interaktif yang membuat acara semakin hidup. Kehadiran Danang Giri Sadewa sebagai narasumber utama bersama Abdur, semakin memotivasi para peserta untuk lebih giat dalam meraih ilmu dan pengalaman.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa MAN 1 Banyuwangi semakin termotivasi dan siap menghadapi jenjang pendidikan yang lebih tinggi. MECAMP 2025 berhasil menjadi ajang yang tidak hanya memperkaya wawasan tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi seluruh siswa-siswi Mansawangi serta mahasiswa-mahasiswi berbagai perguruan tinggi yang hadir.

(Tim Red)

Hoby Pejabat Banyuwangi Simpan X, Picu Laju Korupsi !!!

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Tingkat Korupsi Pejabat Kabupaten Banyuwangi tambah meningkat, serta terkesan ada pembiaran dari APH Daerah maupun Pusat, bahkan sangking mencolok nya Koruptor dalam melakukan tindakan koruptif mereka tampak Ugal-ugalan yang dalam bahasa Jawa dikenal istilah Adigang Adigung Adiguna.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Umum Kasepuhan Luhur Kedaton MH Imam Ghozali dalam diskusi dengan beberapa awak media Banyuwangi selatan Pada 03 Februari 2025.

Lebih lanjut ia mencontohkan, seperti dalam kasus Mamin dimana NH dan beberapa ASN lain ditetapkan tersangka oleh Kejari dan diperkuat dengan Putusan PN Banyuwangi yang memerintahkan kasus NH dilanjutkan ke proses hukum.

“Mestinya APH yang sadar itu kewajiban segera menindaklanjuti dengan penangkapan, soal NH dkk mungkin sudah mengembalikan kan nanti mesti jadi pertimbangan hakim dalam memvonis, entah berapa bulan tapi kan ada kepastian hukum, dari pada semua digantung seakan fungsi Negara di Banyuwangi berjalan ditempat,” ujar Ghozali yang juga berprofesi sebagai Advokat.(03/02/’25).

Ia juga mencontohkan, dalam Pilkada 2024 kemarin kita juga melihat dan menyaksikan bahwa Bawaslu sudah melakukan pemeriksaan terhadap persoalan Cabup Cawabup Ipuk -Mujiono yang melakukan ijon proyek 600 Milyar APBD 2025-2027, tiba-tiba perkara tersebut senyap padahal nilai proyek 600 Milyar itu tidak sedikit, sebab APBD Banyuwangi pertahun hanya sekitar 3,4 Trilyunan, dimana pada tiap tahunnya kita dengar cerita Devisit Angaran.

Kordinator Aliansi NGO Banyuwangi Beradab tersebut kemudian menjabarkan bahwa meningkatnya intensitas korupsi di Kabupaten Banyuwangi juga ditengarai beberapa pejabat yang memiliki kendali kuasa pengguna anggaran, hobi main atau memiliki Memiliki wanita idaman lain alias WIL (x) sehingga mereka memiliki tekanan ganda baik dari WILnya maupun dari Pihak-pihak yang mengetahui peristiwa tersebut.

“Soal WIL bisa kita ambil contoh dari Prilaku X Bupati AAA dan Eks Sekda yang sempat Viral, dan terkait WIL untuk ASN meraka jelas melanggar Pasal 4,Pasal 10 ayat (2), PO No: 45 Tahun 1990 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi PNS” tukasnya.

Namum demikian menurut ada hal yang tidak kalah penting dari itu adalah, memilah dan memilih kasus mana yang harus dikawal secara serius dan kasus yang mungkin bisa dikondisikan 86.

“Dari semua kasus dugaan TPK TPPU Pejabat Pemkab Banyuwangi yang mencuat dari sebelum pilkada hingga hari, kita memiliki catatan dan itu menjadi alasan kenapa meskipun kita sudah cukup lama mempersoalkan Saham Golden Share Pemkab Banyuwangi di PT BSI, 10 Persen Saham Non Delusi Pemkab Banyuwangi di PT MSJ -PT MDKA serta Deviden, tapi kita milih waktu terakhir untuk melaporkan ketika semua sudah lapor” ungkapnya.

Menurutnya, kalau umpamanya, seperti kasus Saham Golden Share PT BSI, 10 Persen Saham Non Delusi PT MSJ -PT MDKA dan Deviden meraka tlikung ke 86, itu sama hanya mereka ikut merusak Masadepan Masyarakat dan Kabupaten Banyuwangi, enak mereka yang “selesai jadi pejabat tinggal ongkang-ongkang, tapi setelah itu masyarakat mangap mangap dan pejabat generasi selanjutnya hanya tinggal nerima tong kosong, buktinya sekarang masih dalam kepemimpinan mereka gak becus cari solusi Devisit”.

“Bukan berarti kita gak butuh uang, tapi tidak semata mata karena uang kita ikut menenggelamkan masa depan, karena itu, jauh hari kita telah mengantisipasi gerakan gerakan lapor mereka ada yang mengendalikan, sehingga jawabannya juga sudah mereka siapkan, dengan demikian mengakibatkan Pelapor dan pendemo EJAKULASI DINI” timpalnya.

Disisi lain ia juga mendorong KPK RI untuk tidak ragu menindak lanjuti beberapa laporan Aktivis Banyuwangi seperti soal penjualan 15 Persen Saham Pemda Banyuwangi di PT MDKA, sebelum Kabupaten Banyuwangi lebih dalam tenggelam dalam Kerusakan.

Kendatipun, Pihak Aliansi NGO BB memiliki sudut pandang yang berbeda, dimana mereka meyakini bahwa klam penjualan 15% Banyuwangi di PT MDKA pada tanggal 11-15 Desember 2020 ilegal bahkan mungkin abal -abal.

“Kita bilang abal-abal karena beberapa alasan, 1. Bupati AAA dan Pejabat Pemkab Banyuwangi tidak pernah menunjukkan bukti adanya transaksi/transfer dari BEI ke Bank Jatim, sebab tidak mungkin tho orang beli Saham PT MDKA di Bank Jatim, ke 2. Bupati AAA dan Pejabat Pemkab Banyuwangi tidak pernah menunjukkan hasil kajian tertulis dari PT Bahana Sekuritas atas tiga hal a.analisis Kelayakan, b.analisis portofolio dan, c.analisis reiko, yang itu menjadi tugas PT Bahana Sekuritas berdasarkan SK Bupati No: 188/336/KEP/429.202/2020 Tentang Penetapan Penasihat Investasi Pemkab
Dalam Rangka Penjualan Sebagian Saham Pt Merdeka Copper Gold Tbk, tertanggal 23 November 2020,” paparnya.

“Apa yang kami jelaskan tersebut ada dalam laporan kita” imbuhnya.

Menurutnya, jika tiga analisis itu ada kita tidak perlu berdebat ngalor ngidul, sebab di situ pasti dipaparkan aspek lain menyangkut untung, rugi, nilai jual dan siapa pembelinya, kapan waktu jual dan lain sebagainya.

“Persoalan yang semakin mencurigakan sebenarnya, ketika setiap tahunnya hingga hari ini Pemkab Banyuwangi selalu mengatakan Devisit, kenapa mereka tidak pernah memperjuangkan Deviden atau bisa ke publik bagaimana mereka mencari solusi agar tidak lagi mengalami penyakit tahunan Devisit”. Tanya.

Menurut Kordinator Aliansi NGO BB, Kadang pihaknya melihat pejabat -pejabat itu kasihan, tapi mereka juga kurang ajar, kita kasih solusi mencegah Devisit mereka malah milih kondisi Devisit, jadi semakin kan aneh.

“Karena itu kami akan tetap melangkah, pelan tapi pasti sampai ada solusi dan kejelasan dan ketegasan Negara dalam melindungi kepentingan masyarakat dan Miniatur terkecil dari Negara yakni Kabupaten Banyuwangi, dan untuk itu kami tidak perlu menunggu mereka memahami apa yang kami tuju, sebab sudah 13 Th nyatanya mereka justru menyimpang dari tujuan yang mereka tulis sendiri” pungkasnya

(Tim Red)

Polres Nias Tangkap Dua orang Terduga Narkoba di Moawo Gunungsitoli 

YUTELNEWS.com | Kepolisian Resort Nias meringkus dua orang terduga penyalahgunaan narkoba di wilayah seputaran Desa Moawo, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Sabtu (1/2/2025)

Kapolres Nias melalui Ps Kasi Humas (AIPDA Motivasi Gea) ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan terkait pengungkapan kasus narkoba tersebut.

Benar ada 2 orang pria atau berjenis kelamin laki-laki diduga pelaku penyalahgunaan narkoba telah kita amankan”, Ucapnya.

Motivasi juga membenarkan bahwa kedua orang itu berstatus warga sipil dan diringkus di wilayah seputaran Desa Moawo sekira Sabtu (1/2) siang.

Namun ketika ditanya terkait jumlah barang bukti narkoba yang mana menurut informasi yang beredar ditengah masyarakat diperkirakan seberat 5 ons lebih, Motivasi belum bisa menginformasikan karena masih dalam status penyelidikan 3×24 jam.

“Kedua orang itu diamankan diseputaran kediamannya. Mereka sedang diperiksa di Satuan Resnarkoba. Belum pasti apakah mereka pengedar atau bandar. Soal jumlah barang bukti masih belum bisa disampaikan karena masih dalam penyelidikan. Info selanjutnya akan kita sampaikan”, Ungkap Motivasi.

(Y,Z)

Husen Sampulawa Bantah Mengaku Sebagai Anggota TNI Dan Peras Warga di Gunung Botak

YUTELNEWS.COM.BURU
Husen Sampulawa (33) warga desa Seith kecamatan Teluk Kaiely, Kabupaten Buru membantah mengaku sebagai anggota TNI di gunung botak dan memeras Meter Nurlatu, warga dusun Womrei, desa Waflan, Kecamatan Lolong Guba sebagaimana dirilis salah satu media online dengan judul “Masyarakat Mengaku TNI Lakukan Pungli di Gunung Botak”, edisi Minggu, (2/2/2025)

Kepada media ini, Minggu, (2/2/2025), Husen yang biasa disapa Cen menjelaskan, apa yang ditulis dalam media tersebut adalah fitnah. “Saya tidak pernah mengaku sebagai anggota TNI, itu fitnah yang sengaja merusak saya, saya orang waras”, kata Husen.

Husen juga membantah telah megancam, menakut-nakuti apalagi sampai memeras Meter Nurlatu.

“Saya memang bekerja mencari nafkah di gunung botak sudah cukup lama, dan sampai sekarangpun masih bekerja serabutan di gunung botak”, cerita Husen.

Kabiro buru (M Masuku)

Teguh Supriyanto Ketua Ikatan Wartawan Indonesia (IWOI) Geram Namanya Dicatut Oleh Sejumlah Media !!

Semarang – Yutelnews.com
Hoax merupakan informasi, kabar, berita yang palsu atau bohong. Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) hoax diartikan sebagai berita yang bohong. Hoax yaitu informasi yang dibuat-buat atau direkayasa untuk menutupi informasi yang sebenarnya.

Dengan kata lain, hoax diartikan sebagai upaya memutarbalikan fakta menggunakan informasi yang seolah-olah meyakinkan akan tetapi tidak dapat diverifikasi kebenarannya.

Seperti halnya yang terjadi pada hari yang lalu, beberapa media memberitakan bahwa Warta1.id memuat pemberitaan hoax terkait mafia solar melakukan aktifitas pembelian BBM jenis solar pada Jum’at 31 Januari 2025 di SPBU 45.574.31 Pulodadi – Kadirejo Kec. Karangnom Kab. Klaten Jawa Tengah.

Disitu sejumlah media menulis narasi bahwa seolah-olah foto dan video yang diunggah oleh media Warta1.id menjiplak ataupun mengambil dari media atau wartawan lain, dan disitupun tertulis bahwa ada oknum wartawan yang membackup mafia solar pun dibilang berita bohong.

Padahal sudah terkonfirmasi oleh sang driver sendiri mengungkapkan bahwa pemilik dari pembelian BBM jenis solar bersubsidi dengan kapasitas melebihi batas wajar tersebut berinisial (Drg) dan si oknum wartawan sendiri yang menghubungi rekan kami melalui via telepon dan berusaha menyuap tim agar nantinya dapat anggaran pada setiap bulannya.

” Bang nanti kita jadi mitra dan saya pastikan dapat atensi tiap bulannya ” Ucap oknum wartawan dengan salah satu tim media kami.

Lebih parahnya lagi diartikel tersebut tertulis dengan jelas mencatut nama Teguh Supriyanto selaku Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) mengomentari pemberitaan Warta1.id yang dibilang hoax. Tanpa mengonfirmasi maupun meminta keterangan langsung (wawancara) terhadap yang bersangkutan.

Setelah Tim menyambangi kediaman Teguh Supriyanto selaku Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) pada Sabtu 1 Februari 2025 dan meminta keterangan langsung (wawancara) terkait statment ataupun pernyataan dirinya disejumlah media ia dengan tegas mengatakan tidak pernah membuat ataupun berbicara seperti itu.

” Tidak pernah mas, saya membuat statment atau pernyataan seperti itu di media manapun ” Ucapnya.

Dan saat Tim menanyakan perihal apakah ada media maupun wartawan yang menyambangi rumah beliau atau menghubungi via telepon, ia jawab dengan lugas sampai saat ini belum ada satupun media atau wartawan yang menghubungi dirinya.

” Gak pernah ada media manapun atau wartawan siapapun menghubungi saya untuk meminta tanggapan terkait pemberitaan media Warta1 tersebut ” Tandasnya.

Ditanya lebih lanjut terkait apakah beberapa media yang mencatut namanya salah satunya ada anggota dari Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI), masih dalam pendalaman dan pengecekan lebih lanjut.

” Akan saya kroscek satu persatu media mana saja dan wartawannya siapa agar bisa meminta pertanggung jawaban ” Tegasnya.

Melihat hal ini Teguh juga merasa kesal dan marah, namun sempat prihatin kenapa terjadi demikian. Menggunakan nama dan jabatan dirinya untuk mengcounter atau menangkis pemberitaan dari media Warta1.id yang jelas real sesuai data dan fakta dilapangan.

Berarti adanya indikasi membenturkan atau memprovokasi suatu lembaga atau media satu dengan lainnya, dalam hal ini Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) dengan Warta1.id yang jelas dibawah naungan PW.FRN (Persatuan Wartawan Fast Respont Nusantara) Counter Polri.

Teguh juga menyampaikan bahwa terkait hal ini langkah yang akan diambil nantinya biar membuat efek jera para media yang tidak profesional dengan pemberitaan, dan para jurnalis/wartawan yang menulis narasi jauh dari kaedah kode etik jurnalistik.

Ia juga berpesan kepada seluruh media maupun wartawan jika ada pemberitaan terkait statment maupun pernyataan seseorang diwajibkan harus konfirmasi terlebih dahulu kepada yang bersangkutan agar tidak diragukan validitasnya.

(Tim Red)

Berkas Perkara BH Akan Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Buru

YUTELNEWS.com//

Berkas kasus tindak pidana Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dengan tersangka BH tahap pertama rencananya akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Buru oleh penyidik Polres Buru besok, Senin, (3/2/2025)

Kasie Penmas Humas Polres Buru, Aipda, MYS, Jamaluddin, kepada media ini, Minggu, (2/2/2025) menjelaskan, saat ini tersangka BH masih ditahan di Rutan Polres Buru dengan SP. Han/02/Res.5.5./2025/Reskrim, tanggal 16 Januari 2025.

Tersangka BH ditahan di Rutan Polres Buru selama 20 hari terhitung sejak tanggal 16 januari 2025 hingga tanggal 04 Februari 2025.

Barang bukti yang berhasil disita dari tersangka BH yakni;
1 (satu) lempeng logam emas dengan total berat 82,27 gram.
1 (satu) buah kanna yang terpecah menjadi 4 (empat) bagian
1 (Satu) buah brander las merek wipro yang tersambung dengan 2 (dua) buah selang dengan ukuran panjang masing-masing 8,17 Meter,
1 (satu) buah kompresor angin merek trusnami.

Kabiro buru (M Masuku)

Kasihhati : “Stop Bikin Stigma Yang Melecehkan Profesi Wartawan !!!”

YUTELNEWS.com//

JAKARTA –Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Dra.Kasihhati mengecam keras pernyataan Menteri Desa & Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto dalam sebuah kegiatan Kementerian Desa yan̈g tersebar melalui video dimedia sosial baru-baru ini .

“Baru jadi menteri udah belagu, kalo ngomong itu pake otak jangan pake dengkul,” kecam Kasihhati dengan nada geram di Jakarta, Minggu (2/2/2025).

Sebelumjya dalam cuplikan video yang tersebar luas sabtu (1/2/2025), Menteri Yandri Susanto menyebut adanya wartawan bodrex yang kerjanya menakut-nakuti kepala desa,” Mereka mutar itu, hari ini ke kepala desa ini minta satu juta, jadi kalo tigaratus desa, tiga ratus juta, kalah tuh gaji kemendes, gaji menteri ” ujar Yandri Susanto sambil tertawa.

Kasihhati menilai pernyataan Menteri Desa dan PDT itu telah melecehkan wartawan sebagai sebuah profesi terhormat sebagaimana amanat UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.

“Dia (Mendes-red) jangan cuma bisa omon-omon, tapi nggak ngerti wartawan sebagai sebuah profesi terhormat !!” tegas Kasihhati.

Kasihhati menyebut, wartawan bodrex sejatinya hanyalah sebuah stigma yang tidak elok diucapkan pejabat setingkat menteri.

“Ucapannya seakan menggeneralisasi wartawan; tanpa menyebut oknum; dan kalo memang itu ada; itu sifatnya kasuistik dan dia harus bisa buktikan siapa dan dimana itu wartawan bodrex,” tukas Jurnalis senior yang akrab disapa dengan panggilan Bunda itu.

Dikatakan, wartawan bodrex itu hanyalah stigma, hanya istilah; karena itu bukan wartawan sebagaimana umumnya yang menjalankan kerja jurnaliatik sesuai ketentuan UU Pers.”Mereka itu adalah oknum yang menunggangi profesi wartawan, jadi sekali lagi kami tantang Menteri Desa untuk buktikan omongannya;” tukas Bunda Kasihhati

Dikatakan pula, “Menteri desa semestnya bukan cuma klarifikasi, tetapi harus minta maaf kepada seluruh wartawan indonesia.

Sebagai Ketua Presidium FPII dan Ketua Dewan Pers Independen (DPI), Kasihhati mengakui banyak menerima laporan dan pengaduan dari jajaran FPII di daerah; terkait pernyataaan nyleneh Menteri Desa dan PDT.

“Sebagai seorang Menteri, Yandri Susanto harus memahami bahwa jika ada prilaku wartawan yang bertentangan dengan UU Pers itu bersifat oknum jangan digeneralisir, bikin stigma wartawan bodrex dan sebagainya; yaaa kalo ada, laporkan saja tindakan kriminal tersebut ke polisi. karena UU No.40/1999 tentang Pers maupun Kode Etik Jurnalistik Independen tidak akan melindungi praktek pemerasan berkedok wartawan itu,” beber Kasihhati.

Menurut Kasihhati, secara kelembagaan pihaknya tidak akan toleransi terhadap prilaku oknum berkedok pers yang melakukan tindakan kriminal; karenanya peningkatan kualitas dan profesionalisme jajaran wartawan lingkup FPII terus dilaksanakan.”termasuk salah satunya pada tanggal 6 februari nanti: kita akan gelar diklat pers,” ucapnya.

Peningkatan Profesionalisme jajaran wartawam lingkup FPII; kata Kasihhati; telah menjadi komitmen pihaknya,”Wartawan sebagai sebuah profesi harus mempunyai kompetensi yang didapat melalui pelatihan singkat, pendidikan singkat atau formal. Dengan pelatihan tersebut wartawan memiliki keahlian. Wartawan bekerja tidak semata-mata karena profesinya namun juga memiliki tanggung jawab terhadap karya jurnalistiknya;” urai Kasihhati.

Diakhir perbincangan, Kasihhati meminta agat semua pihak, terutama pejabat untuk stop dan hentiikan menyampaikan stigma-stigma yang melecehkan wartawan sebagai sebuah profesi.

Reporter : Mirna

Ketua WN 88 Unit 13 Lampung Sofiyan DP Lakukan Penyerahan SK WN 88 Sub unit 13 Bandar Lampung Dengan Lancar

YUTELNEWS.com//

Bandar Lampung — Ketua Warung Nusantara 88 Unit 13 Lampung Sofiyan DP ,hari ini melakukan penyerahan SK secara simbolis kepada Ketua WN 88 Sub Unit 13 Bandar Lampung Nilwan Dalem Permata ,yang mana pergantian dari yang Lama. pada hari sabtu (01/01/2025).

“Acara di mulai dengan Pembukaan yang di bawakan Sekretaris Wn 88 Provinsi Wayan Putra dalam pembukaan nya,Wn 88 Provinsi berharap dengan adanya ke solidaritas tiap struktural dan dapat kerja sama yang baik dengan Wn 88 provinsi,” ucapnya

Di waktu yang sama ,ketua WN 88 Unit 13 Lampung Sofiyan DP, Memaparkan tentang WN 88 adalah organisasi yang mempunyai visi dan misi Wn 88 yaitu, di bidang sosial, budaya, kemanusiaan dan khamtibmas,,yang di dirikan oleh empat Jendral Polri Diantara nya, Komjen Pol Purn, Budi Gunawan , Komjen Pol Dr Drs Boy Rafli Amar,MH, Irjen Pol (Purn) Ronny Franky Sompie,SH,MH, Irjen Pol (Purn) Dr, Drs H, Anton carliyan,M,P,K,N, di katakannya untuk membangun hubungan baik ke aparatur daerah kota Bandar Lampung, seperti Polresta, kodim , dan Pemda kota, untuk menjalin sinergiritas untuk membantu kepentingan masyarakat yang mana adanya problematika masyarakat nantinya,” ucapnya Sofyan DP.

Di kesempatan itu pula,ketua WN 88 Sub Unit 13 Bandar Lampung, Nilwan Dalem Permata ,menyampaikan dirinya dan struktural masih tahap belajar butuh bimbingan ke Wn 88 Provinsi untuk anggota WN 88 Sub Unit 13 Bandar Lampung, kita semua harus lebih solid dan bisa kerja sama dan jangan lupa saling menjaga nama baik Marwah WN 88 dan selalu adanya transparasi, Semoga WN 88 Sub Unit 13 Bandar Lampung, dapat solid dan transparansi ,semoga Mantap ke depan nya,” pungkas Nilwan

Dalam Acara tersebut,Turut hadir ketua RT 02 kelurahan Enggal,pemerintahan setempat dan tokoh masyarakat Ir Syafarudin Rozalie MT sekaligus sebagai penasehat WN 88 Sub Unit 13 Bandar Lampung .

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.