GUNUNGSITOLI, Yutelnews.com
Kasus dugaan penyerobotan tanah di Jl. Fondrako, Dusun III Desa Hilina’a, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial. Insiden ini berawal ketika IZ alias Ama Koko Zebua diduga mencoba menguasai dan mengklaim sebidang tanah yang telah bersertifikat milik Asal Arif Zebua tanpa izin pada Jumat (3/1/2025) pagi.
Daniel Trisman Zebua, anak dari Asal Arif Zebua yang merupakan pemilik sah tanah tersebut, menjelaskan bahwa dugaan penyerobotan terjadi ketika IZ alias Ama Koko Zebua bersama MZ dan YZ, melakukan pengukuran, pembersihan, serta memasang patok di atas tanah milik orang tuanya Asal Arif Zebua yang terletak tepat di depan rumahnya.
“IZ alias Ama Koko Zebua bersama dua orang lainnya tiba-tiba melakukan pengukuran tanah milik orang tua saya tanpa meminta izin kepada kami sebagai pemilik Sah Tanah tersebut. Mereka membawa parang untuk membersihkan rumput sekaligus memasang patok di atas tanah yang terletak di depan rumah kami. Ketika saya mencoba menghentikan pengukuran dan menghalangi mereka, IZ marah dan memaki serta memutar tangan saya hingga menyebabkan cedera dan rasa sakit,” ungkap Daniel kepada awak media.
Setelah terjadi adu mulut, IZ meninggalkan lokasi kejadian, namun tak lama kemudian kembali dan mengancam keluarga Daniel.
“Jangan coba-coba lewat di tanah saya ini tanpa seizin saya,” kata Daniel menirukan ancaman yang diduga dilontarkan oleh IZ Alias Ama Koko Zebua.
Pasca insiden tersebut, IZ membuat laporan polisi di SPKT Polres Nias dengan Nomor LP/B/17/I/2025/SPKT/POLRES NIAS/POLDA SUMATERA UTARA, tertanggal 8 Januari 2025, atas dugaan tindak pidana pengancaman. Setelah menerima laporan tersebut, Kepolisian Resort Nias melalui Satuan Reserse dan Kriminal segera mengirimkan surat permintaan keterangan kepada Daniel Zebua tertanggal 17 Januari 2025 terkait kasus dugaan pengancaman.
Sementara itu, Daniel Zebua mendatangi SPKT Polres Nias pada Selasa, 14 Januari 2025, untuk membuat laporan polisi atas dugaan penyerobotan tanah dan pengancaman terhadap dirinya serta keluarganya. Namun, setelah menjelaskan kronologi dan peristiwa yang terjadi, petugas polisi di SPKT menyatakan bahwa laporan tersebut tidak memenuhi unsur pidana sehingga tidak dapat diterima.
Meskipun laporan polisi tidak diterima, perjuangan Daniel untuk mendapatkan keadilan tetap berlanjut. Ia kemudian menyampaikan pengaduan masyarakat (Dumas) ke Polres Nias pada 20 Januari 2025 atas dugaan pengancaman dan penganiayaan dengan IZ, bersama MZ dan YZ, sebagai terlapor.
Selain itu, Daniel juga menjelaskan bahwa ayahnya, Asal Arif Zebua, selaku pemilik sah tanah bersertifikat tersebut, telah mengajukan pengaduan masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Nias terkait dugaan penyerobotan tanah dengan IZ alias Ama Koko Zebua sebagai terlapor.
Ketika dikonfirmasi kepada Plt. Kasi Humas Polres Nias, Aipda Motivasi Gea, melalui nomor WhatsApp pribadinya pada Selasa, 21 Januari 2025, tidak ada jawaban yang diberikan. Hal yang sama terjadi ketika awak media mencoba meminta konfirmasi kepada Humas Polres Nias; petugas tidak dapat memberikan keterangan.
Di tempat yang berbeda Ketua DPD Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI) Provinsi Sumatera Utara ikut menyoroti terkait sengketa lahan tersebut dan meminta kepada Aparat Penegak Hukum untuk bisa menjadi mediator dalam penyelesaian sengketa lahan tersebut juga kepada dinas terkait harus hadir.
” Kami dari AKPERSI Provinsi Sumatera Utara meminta kepadaku pihak kepolisian untuk menjalankan fungsinya serta mampu menjadi mediator dalam sengketa lahan tersebut dan kami akan mengawal kasus tersebut dari sisi media – media yang tergabung agar bisa menegakkan keadilan. Bahkan kami juga meminta untuk Dinas terkait Agara bisa hadir dan jangan terkesan ada pembiaran akan sengeketa lahan tersebut,” Ujara Arma selaku Ketua DPD AKPERSI Provinsi Sumatera Utara.
Robert Gea
Rekomendasi Untuk Anda
You Tell News
Babinsa Koramil 0607-10 Nagrak Bersama HRD PT Patriot Menjalin Hubungan Dalam Bekerjasama Menjaga Keamanan
NANGRAK, YUTELNEWS.COM —Babinsa Koramil 0607-10 Nagrak, Sertu Yusup Dwi P, berkomunikasi dengan HRD PT Patriot mengenai keamanan di Desa Cibunarjaya, Sukabumi, pada 23 Januari 2025.
Pembahasan dalam komunikasi itu sebagai berikut;
Sertu Yusup Dwi P melakukan komunikasi sosial untuk membahas keamanan dan ketertiban.
Ia memberikan arahan untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaksanakan patroli rutin.
Komunikasi sosial dilakukan secara teratur untuk memantau situasi terkini di wilayah binaan.
Sertu Yusup Dwi P menekankan pentingnya melapor jika ada hal mencurigakan kepada Babinsa atau Bhabinkamtibmas.
Kegiatan ini bertujuan menciptakan kondisi yang aman dan kondusif di wilayah binaan melalui kerjasama antara Babinsa dan pihak keamanan PT Patriot. Sertu Yusup Dwi P mendorong agar semua orang berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan.
(Mirna)
Pemdes Mekarjaya Kabupaten Bandung Barat Serahkan 300 Sertifikat Tanah PTSL Tahap 7
YUTELNEWS.com | Kab.Bandung Barat, – Pemerintah Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalong wetan, Kabupaten Bandung Barat, bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kabupaten Bandung Barat (KBB) , baru-baru ini menyerahkan sertifikat tanah sebanyak 300 bidang, melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat setempat.
Acara tersebut di laksanakan di Aula kantor Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan KBB. Acaranya di mulai pada Pukul 11:00 Wib pagi sampai dengan selesai. Kamis, (23/01/2025).

Hadir dalam Kegiatan tersebut, Kepala Desa Mekarjaya, Obar Sobarna S.I.P., Camat Kecamatan, Cikalong Wetan H. Dadang Sapardan, Bhabinkamtibmas Desa Mekarjaya, BPN Tim 3 beserta Anggota dan tamu undangan lainya.
Kepala Desa Mekarjaya, Obar Sobarna S.I.P., menjelaskan Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah masyarakat.
“Kami, Pemerintah Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalong wetan, bersama BPN KBB dari tim 3 telah menyerahkan 300 sertifikat tanah PTSL tahap ke 7 kepada masyarakat,” kata Kepala Desa Mekarjaya.
Ia berharap sertifikat yang diterima masyarakat dapat dimanfaatkan dengan baik.
“Sertifikat yang telah diterima diharapkan dijaga dan digunakan sesuai kebutuhan, terutama untuk hal-hal positif yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga serta pengembangan usaha,” ujarnya.
Selain itu, dirinya juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyalahgunakan sertifikat tanah yang telah dimiliki.
“Bagi masyarakat yang tidak menggunakan sertifikat tanah untuk usaha bisnis, saya mengimbau agar sertifikat tersebut tidak dipinjamkan-sewakan. Sertifikat ini adalah bukti kepemilikan yang sah atas tanah.”Pungkasnya
Program PTSL ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam mendukung peningkatan kesejahteraan dan pembangunan ekonomi desa.
Dien Yoyo/TR
Sepakati Komitmen Bersama, Kalapas Banyuwangi Tegaskan Kerja Cepat dan Tepat
YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Seluruh pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi melaksanakan deklarasi janji kinerja, pakta integritas dan penandatanganan komitmen bersama pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kamis (23/1).
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Lapas Banyuwangi itu dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banyuwangi Mochamad Mukaffi dan diikuti oleh seluruh pegawai.
Deklarasi janji kinerja, pakta integritas dan komitmen bersama itu disepakati sebagai penegas komitmen seluruh jajaran Lapas Banyuwangi untuk terus memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat maupin warga binaan dan menciptakan birokrasi yang bersih, serta menghindari segala bentuk penyimpangan.
Dalam kesempatan itu, Mukaffi menegaskan agar seluruh pegawai untuk bekerja dengan cepat dan tepat, sehingga setiap target kinerja yang telah ditetapkan dapat diselesaikan dalam waktu yang ditentukan.
“Deklarasi yang telah dilaksanakan bukan hanya seremonial belaka, namun harus dijadikan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” tegasnya.
Menurutnya, komitmen bersama yang diucapkan merupakan salah satu bentuk integritas yang harus dilaksanakan dengan baik dan sungguh-sungguh, serta berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP).
“Harus ada hasil nyata terhadap apa yang telah disepakati bersama, dan tentunya dalam prosesnya harus dilaksanakan sesuai dengan SOP yang berlaku,” ungkapnya.
“Jika SOP sudah dilaksanakan dengan baik, maka tidak akan ada resiko dalam pekerjaan,” imbuhnya.
Mukaffi menambahkan, dalam melaksanakan tugas dan memberikan layanan kepada masyarakat maupun warga binaan harus terus ditingkatkan dan dilakukan perbaikan dari sebelumnya.
“Saya berharap dengan kerjasama dan sinergi yang baik, Lapas Banyuwangi bisa mempertahankan bahkan meningkatkan berbagai prestasi yang telah dicapai,” pungkasnya.
(Tim Red)
Polresta Banyuwangi Perketat Pengamanan Kompetisi Sepak Bola Liga 4 PSSI Jatim 2025
YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Polresta Banyuwangi bersama stage holder lainnya menggelar pengamanan ketat pada kompetisi sepak bola Liga 4 PSSI Jatim 2025. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Diponegoro Banyuwangi, Rabu (22/1/2025)
Perandingan hari ini menghadirkan laga dari dua grup, yaitu PS Sampang melawan Persebo Bondowoso serta Persewangi Banyuwangi menghadapi Persij Jember.
Dalam upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif, pengamanan dibagi ke dalam tiga zona utama: VIP, pintu masuk, dan area luar stadion.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., menjelaskan bahwa telah Menerjunkan ratusan personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, serta stewards dikerahkan untuk memastikan jalannya pertandingan berjalan lancar.
“Pengamanan ini dilakukan sesuai prosedur dan arahan, termasuk pemeriksaan ketat di pintu masuk stadion. Barang berbahaya seperti senjata tajam, korek api, dan benda lain yang berpotensi menimbulkan ancaman dilarang masuk ke area pertandingan,” tegasnya
Kabag Ops Kompol Idham khalid,S.H., M.H. mengatakan bahwa aturan ketat diterapkan bagi penonton. Pendukung dari luar daerah tidak diperkenankan mengenakan atribut atau menunjukkan status sebagai suporter tim mereka. Hal ini untuk mengantisipasi potensi konflik antarpendukung.
Kompol Idham Kholid, lebih lanjut menyampaikan bahwa pengamanan ini bertujuan memberikan rasa aman kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk pemain, ofisial, dan masyarakat yang hadir sebagai penonton.
“Kami imbau kepada masyarakat untuk mematuhi aturan dan membantu menjaga situasi tetap kondusif selama acara berlangsung,” ujar Kompol Idham.
Pertandingan ini juga mendapat perhatian dari Forkopimda Banyuwangi, yang dijadwalkan hadir untuk menyaksikan langsung jalannya laga.
Dengan pengamanan yang maksimal, diharapkan kompetisi sepak bola Liga 4 PSSI Jatim 2025 ini bisa berlangsung dengan sukses tanpa gangguan yang berarti.
(Tim Red)
Bhabinkamtibmas polsek Cibadak melaksanakan police goes to School ke SDN 3 Cibadak
Sukabumi, – Yutelnews.com, Bhabinkamtibmas polsek Cibadak polres Sukabumi Aipda Emin Tukimin S.H melaksanakan Police To School le SDN 3 Cobadak, Kamis, (23/1/2025).
Bhabinkamtibmas polsek Cibadak polres Sukabumi Aipda Emin Tukimin S.H mengatakan kami mensosialisasikan program kompotisi kapolres Cup pencak silat seni, yang mana peserta dari mulai Siswa SD, SMP, dan SMA yang memiliki prestasi bela diri pencak silat, kesempatan yang sama,”Pungkasnya.
bhabinkamtibmas Ipda Emin Tukimin mengajak agar selalu menjaga nama baik sekolah, keluarga dan diri sendiri, dengan cara menjauhi segala bentuk kenakalan seperti bullying, pemalakan, merokok dan tindak lainnya sehingga dapat mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan jauh dari segala bentuk kekerasan dan kenakalan sesuai arahan dari kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian S.H S,Ik M.H Melalui Kapolsek Cibadak AKP I. Djubaedi S.H, “pungkasnya.
Reporter : Mirna
Sekda Kabupaten Nias Hadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Serta Penghargaan Kepada Badan ADHOC Se-kabupaten Nias Pada Pemilihan Tahun 2024
YUTELNEWS.com | Sekretaris Daerah Kabupaten Nias hadiri Rapat Konsolidasi dan Evaluasi serta Penghargaan kepada Badan Adhoc se-Kabupaten Nias pada Pemilihan Tahun 2024, bertempat di Gedung Aula Seaview Sonata Gunungsitoli. Rabu, 22 Januari 2025.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota KPU Provinsi Sumatera Utara, Unsur Forkopimda Kabupaten Nias, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Ketua KPU Kabupaten Nias, Ketua Bawaslu Kabupaten Nias, Rohaniawan, Para Camat, Pimpinan Instansi Vertikal BUMN/BUMD, Komisioner KPU Kabupaten Nias, PPK dan PPS se-Kabupaten Nias.
Mengawali kegiatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Nias Elisati Zandroto melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan ucapan syukur atas pelaksanaan tugas dan tanggungjawab terhadap pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Kabupaten Nias.
Selain itu, ada banyak hal yang telah dilakukan termasuk masukan dan saran atau evaluasi terhadap apa yang telah dilaksanakan selama penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Nias yang selanjutkan akan disaksikan melalui pemaparan-pemaparan yang akan diberikan.
“Pada acara ini juga akan diberikan Penghargaan kepada Badan Adhoc yang telah bekerja dan mendukung penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2024, baik PPK maupun PPS” Ujar Elisati.
Sementara itu, Anggota KPU Provinsi Sumatera Utara Sitori Mendrofa dalam sambutannya menyampaikan bahwa KPU Provinsi Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada KPU Kabupaten Nias atas terselenggaranya Pilkada Serentak Tahun 2024 di Kabupaten Nias.
“Berdasarkan hasil yang telah kami terima atas partisipasi masyarakat pada pilkada tahun 2024 kurang lebih 62%. Ini semua berkat kerjasama dan kinerja dari KPU Kabupaten Nias, rekan-rekan PPK dan PPS serta Lembaga lainnya. Kami berharap semoga ke depan partisipasi terhadap pemilu lebih meningkat daripada sebelumnya” Harap Sitori Mendrofa.
Dalam paparannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Nias Adirman Mendrofa menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang terjadi pada proses Pilkada di Kabupaten Nias. Di hadapan jajaran KPU Kabupaten Nias ia mengingatkan agar PPK dan PPS sebagai garda terdepan agar jangan sepele terhadap tahapan-tahapan Pilkada karena sangat beresiko pada pelaksanaan Pilkada.
Ia berharap agar ke depannya, PPK dan PPS lebih profesional dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab. Di sisi lain, Ketua Bawaslu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KPU Kabupaten Nias karena terselenggaranya Pilkada Serentak di Kabupaten Nias telah berjalan dengan baik dan sukses.
Masih dalam kegiatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Samson P. Zai, S.H., M.H juga menyampaikan evaluasi atas pelaksanaan Pilkada Serentak di Kabupaten Nias. Dikatakannya, dukungan Pemerintah Daerah telah disesuaikan dengan kemampuan dan kewenangan walaupun kelihatannya terbatas.
“Harus diakui, sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Nias sangat terbatas. Namun, hal ini tidak menjadi halangan kepada kita untuk melaksanakan Pilkada Serentak” Ungkapnya.
Menurutnya, pelaksanaan pilkada, situasi keamanan dan ketertiban telah terlaksana dengan baik. Akan tetapi, yang menjadi beban ke depan adalah meningkatkan angka partisipasi terhadap pemilihan umum.
“Terimakasih atas seluruh tahapan pemilihan yang telah berjalan dengan baik. Marilah saling memaklumi sehingga konsolidasi semakin baik di masa yang akan datang” Tutup Sekda Kabupaten Nias.
Kegiatan ini diakhiri dengan Pemberian Santunan, Penyerahan Piagam Penghargaan dan Piagam Kerjasama sekaligus Foto Bersama.
#KerjaFokusNiasMaju
#PemKabNias
(Kom/Yunurius zandroto/
RSUD Adnan WD Payakumbuh Siap Terapkan Kelas Rawat Inap Standar Mulai Juli 2025
YUTELNEWS.com – Payakumbuh Mulai tahun 2025 RSUD Adnan WD bakal menerapkan kelas rawat inap standar (KRIS) yang berlaku pada bulan Juli 2025. Hal tersebut disampaikan Direktur RSUD Dr.Adnan WD Payakumbuh dr. Elfitrimelly, Sp.A.,M.Biomed kepada wartawan, Rabu (22/1/2025) di ruang kerjanya.
Menurutnya persiapan kelas rawat inap itu berdasarkan arahan dari Menkes, bahwa seluruh rumah sakit se Indonesia itu harus menerapkan kelas rawat inap standar. Artinya seluruh kelas rawat inap RSUD Adnan WD berkelas standar dengan dengan 12 kriteria standar KRIS yang tertuang dalam Perpres Nomor 59 tahun 2024.
Adapun 12 kriteria yang diatur dalam Pasal 46A Perpres tersebut, yaitu kriteria fasilitas ruang perawatan pada pelayanan rawat inap berdasarkan Kelas Rawat Inap Standar terdiri atas:
a. komponen bangunan yang digunakan tidak boleh memiliki tingkat porositas yang tinggi;
b. ventilasi udara;
c. pencahayaan ruangan;
d. kelengkapan tempat tidur;
e. nakas per tempat tidur;
f. temperatur ruangan;
g. ruang rawat dibagi berdasarkan jenis kelamin, anak atau dewasa, serta penyakit infeksi atau noninfeksi;
h. kepadatan ruang rawat dan kualitas tempat tidur;
i. tirat/partisi antar tempat tidur;
j. kamar mandi dalam ruangan rawat inap;
k. kamar mandi memenuhi standar aksesibilitas;
l. outlet oksigen.
“Arahan dari Kemenkes untuk kemajuan rumah sakit tetap akan kita lakukan. Kita tidak ingin mengorbankan rumah sakit daerah ini. Artinya tidak menjadi rumah sakit yang tidak menerapkan qris. Selanjutnya kita menunggu MoU walikota terpilih nanti dengan dinas kesehatan propinsi untuk mendapatkan peralatan peralatan canggih kesehatan untuk menunjang pelayanan kanker, jantung, stroke dan urologi,” urai dr. Fit.
Ditambahkan Elfitrimelly, tahun ini (2025) Kemenkes akan memberikan bantuan untuk layanan rujukan tingkat lanjut terkait kanker jantung, stroke dan urologi. Nah yang didapatkan pada tahun ini itu peralatan CT scan 64 slice dari kemenkes.
“Saat ini kami berbenah karena terjadinya penciutan jumlah tempat tidur dari 167 menjadi 143 yang bakal menerapkan 12 standar indikator rawat inap itu. Kedepan RSUD Adnan WD akan menyiapkan sdm sdm handal yang akan disekolahkan atau dikursuskan atau istilahnya fellowship jadi ataupun akan ada subspesialisasi. Kemudian rumah sakit ini akan bergerak menyiapkan diri sebagai rumah sakit pendidikan karena Fakultas Kedokteran yang terdekat seperti UNP. Sekaligus menjadikan rumah sakit ini sebagai rumah sakit satelit. Selanjutnya kita menunggu perjanjian kerjasama dengan UNP,” jelas Elfitrimelly.
( mahwel )
Yayasan Senang Berbagi Kebaikan (SBK) Menerima Kunjungan Tim Survei Kesbangpol Kabupaten Pelalawan
YUTELNEWS.com | Pelalawan – Yayasan Senang Berbagi Kebaikan (SBK) resmi mengajukan permohonan untuk terdaftar di Kabupaten Pelalawan pada 18 Desember 2024. Ketua Yayasan SBK H. Muslimin, S.Pd.I menyampaikan apresiasi kepada Kesbangpol Pelalawan yang telah berkunjung dan melakukan survei ke kantor sekretariat SBK di Jalan Keluarga RT 03/RW 06, Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Turut hadir Akmamul Hadi, S.Sos, M.Si sebagai Kabid Ketahanan ekonomi, sosial, budaya, agama dan orkemas, T. SY. Haryantimas, SH, M.Si sebagai Kasubbid Ketahanan Ekonomi, sosial, budaya dan agama, Sarinah, SE Kasubbid sebagai Organisasi Kemasyarakatan, dan Wahyudi sebagai staf subbid ketahanan ekonomi, sosial, budaya dan agama, Penasehat yayasan SBK Sukeni, A.Ma, Wakil Ketua Ust. Muhammad Mashuri, dan Ketua bidang organisasi dan kemitraan Ust. Fakhri Ocu. Kunjungan ini menjadi langkah awal yang penting dalam mendukung legalitas dan pengembangan yayasan. Rabu (22/1/2025).
Ketua Yayasan SBK H. Muslimin, S.Pd.I, menjelaskan bahwa yayasan yang telah mendapatkan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM pada 28 Juni 2024 ini memiliki misi utama untuk berbagi kebaikan.
“Fokus utamanya adalah program sosial, khususnya layanan fardu kifayah. Program ini bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menangani kebutuhan terkait pemulasaraan jenazah, seperti kain kafan, ambulans, papan kubur, dan kebutuhan lainnya. Selain itu, kami memberikan pelatihan kepada para praktisi fardu kifayah dan di setiap pengurus masjid akan terus berkoordinasi dan berkolaborasi menyamakan persepsi,” jelasnya.
Pendiri SBK menyatakan bahwa ruang lingkup fardu kifayah sebenarnya mencakup empat hal, amar ma’ruf nahi mungkar, pendidikan, jihad, dan pelayanan pemulasaraan jenazah. Namun, SBK memprioritaskan layanan kepada jenazah sebagai bentuk tanggung jawab sosial yang mendesak. Visi yayasan adalah menyediakan layanan fardu kifayah satu pintu untuk memudahkan masyarakat, terutama dalam situasi darurat.
Lebih lanjut, H. Muslimin mengungkapkan bahwa layanan fardu kifayah sering kali kurang mendapat perhatian dari masyarakat maupun pemerintah. Hal ini berbeda dengan kegiatan dakwah atau pendidikan agama yang sudah banyak dilakukan oleh lembaga-lembaga lainnya. SBK ingin mengisi kekosongan tersebut dengan menghadirkan wadah yang menghimpun para praktisi layanan fardu kifayah agar lebih terorganisir.
Sebagai contoh, SBK pernah menangani jenazah yang ditemukan setelah dua hari meninggal dunia. Proses ini memerlukan waktu, tenaga, dan kesabaran yang luar biasa, termasuk menghadapi bau, darah, dan kondisi lainnya. Hal ini menunjukkan pentingnya kehadiran yayasan yang siap membantu dalam kondisi apapun.
Selain fokus pada layanan fardu kifayah, Yayasan SBK juga turut berkontribusi pada kegiatan kemanusiaan internasional. Yayasan ini pernah menggalang dana untuk Palestina dan berhasil mengirimkan bantuan senilai 17 juta rupiah. Dana tersebut digunakan untuk mendukung program dapur umum selama masa gencatan senjata, yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di sana. Dan masih berkelanjutan menabur segala kebaikan untuk masyarakat.
Kesbangpol Pelalawan, Akmamul Hadi, S.Sos, M.Si sebagai Kabid Ketahanan ekonomi, sosial, budaya, agama dan orkemas, memberikan apresiasi terhadap keberadaan Yayasan SBK. Mereka melihat yayasan ini sebagai lembaga yang sangat spesifik dan relevan dalam menangani masalah sosial, seperti penyelenggaraan jenazah dan penanganan jenazah terlantar atau membantu mualaf yang membutuhkan. Kesbangpol juga berkomitmen untuk melibatkan SBK dalam program-program pemerintah yang sesuai.
“Yayasan SBK telah banyak menyampaikan tentang latar belakang berdirinya Yayasan ini, kalau kita lihat berdasarkan catatan kami, ini yayasan lebih spesifik. Ketika ada kasus kasus temuan mayat, atau ada mualaf terlantar, bisa mengarahkan, sehingga mindset-mindset baik akan muncul dari masyarakat. Program-program yang sifatnya bisa dilibatkan insya Allah akan kita libatkan. Kami berterimakasih telah membantu kegiatan pemerintah,” ujarnya.
Dengan adanya Yayasan SBK, diharapkan kebutuhan layanan fardu kifayah di Kabupaten Pelalawan dapat lebih terakomodasi. Melalui pendekatan sosial dan sinergi dengan berbagai pihak, SBK ingin memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat mendapatkan bantuan yang layak, terutama dalam situasi darurat dan kebutuhan mendesak.
( Ofelius Gulo )
Kapolresta Banyuwangi Pimpin Rakernis Fungsi Intelkam TA 2025 di Command Center
YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., memimpin langsung kegiatan Rapat kerja Teknis ( Rakernis ) Fungsi Intelkam Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung pada Rabu (22/1/2025) di Commmand Center Polresta Banyuwangi.
Dalam Rakernis tersebut, Kapolresta menegaskan pentingnya sinergi dan penguatan fungsi intelijen keamanan untuk menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks di wilayah Banyuwangi.
Rakernis ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polresta Banyuwangi, perwira, dan personel terkait dari fungsi Intelkam.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun strategi dan program kerja intelijen yang efektif dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian, baik dalam menjaga stabilitas keamanan maupun menghadapi potensi ancaman di masyarakat.
“Melalui Rakernis ini, kita harus mampu merumuskan langkah-langkah strategis yang inovatif dan relevan dengan tantangan keamanan di tahun 2025. Kolaborasi, pemanfaatan teknologi, dan kecepatan informasi adalah kunci utama keberhasilan kita,” tegas Kapolresta dalam sambutannya.
Rakernis berjalan lancar dengan sesi diskusi dan presentasi dari beberapa peserta untuk memberikan masukan strategis terkait penguatan fungsi intelijen.
Komitmen bersama dalam menjaga keamanan wilayah Banyuwangi menjadi penekanan utama dalam kegiatan ini.
Polresta Banyuwangi terus berupaya meningkatkan profesionalisme dan kinerja guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Rakernis ini diharapkan dapat menjadi pondasi kuat dalam mendukung tugas-tugas kepolisian sepanjang tahun 2025.
(Tim Red)
Polresta Banyuwangi dan Stakeholder Terkait Gelar Razia Tempat Hiburan Malam
YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah, Polresta Banyuwangi bersama stage holder terkait menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam pada Selasa (21/1/2025) malam.
Razia ini dilaksanakan berdasarkan arahan Kapolda Jatim serta tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Banyuwangi mengenai penertiban dan pengawasan peredaran miras yang tanpa Ijin.
Dipimpin langsung oleh Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono,S.I.K ., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU), kegiatan ini melibatkan anggota Polresta Banyuwangi dari berbagai satuan fungsi seperti Sat Narkoba, Sat Intelkam, Sat Samapta, Propam, TNI, Satpol PP, dan Dinas Pariwisata serta Dinas Perizinan Kab. Banyuwangi melaksanakan razia minuman keras (miras) di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM)
Operasi ini bertujuan untuk menertibkan peredaran miras golongan B dan C serta memastikan legalitas operasional tempat hiburan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Sasaran razia kali ini mencakup sejumlah tempat hiburan, seperti karaoke dan bar, yang diduga menjual miras golongan B dan C. Aparat juga memeriksa kelengkapan dokumen, seperti SIUP MB dan SKPL untuk minuman beralkohol golongan tersebut.
Razia dibagi ke dalam tiga tim yang menyisir beberapa lokasi, yaitu:
Tim 1: sasaran Mascot, Mirah,
dan Mendut (Banyuwangi)
Razia dipimpin oleh Kasat
Samapta
Tim 2: Sasaran Fan Fan (Kabat)
dan Asika (Rogojampi)
Razia dipimpin oleh
Kasat Intel
Tim 3: Sasaran King Star (Jajag),
G Royal (Gambiran),
Heros(Jajag), dan Suka
Suka (Genteng)
Razia dipimpin oleh
Kabag ops,Kasat Narkoba
Dari sejumlah tempat hiburan yang menjadi sasaran operasi , Aparat gabungan menemukan 62 botol minuman gol B dan C di Tempat karaoke Grand Royal Gambiran yg tdk dilengkapi dg Siup MB SKPL B dan SKPL C.
Selain itu, petugas juga memberikan himbauan kepada pengelola tempat hiburan untuk tetap mematuhi peraturan demi menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Banyuwangi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Kami akan terus mengintensifkan razia seperti ini untuk memastikan masyarakat dapat merasa aman, terutama dari dampak negatif peredaran miras ilegal dan kegiatan yang melanggar hukum di tempat hiburan malam,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat karena dianggap mampu menekan angka kriminalitas yang berpotensi terjadi akibat penyalahgunaan minuman keras dan pelanggaran di tempat hiburan malam.
Operasi serupa direncanakan akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Banyuwangi.
(Tim Red)
Wujudkan Asta Cita; Polresta Banyuwangi dukung Penanaman Jagung Serentak 1 juta Hektar
YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Polresta Banyuwangi Polda Jatim kembali menunjukkan keseriusannya dalam mendukung Program Food Estate (Lumbung Pangan), yang merupakan progam Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Program ini bertujuan meningkatkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional untuk kesejahteraan masyarakat.
Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polri bersama Kementerian Pertanian menggelar acara penanaman jagung serentak di seluruh Indonesia dengan target lahan 1 juta hektar. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama Menteri Pertanian melalui zoom meeting dari Subang, Jawa Barat.
Kapolresta Banyuwangi , Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K, M.Si, M.H., Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Festiandani,S.Pd., M.KP, Dandim 0825 Letko (Arh) Joko Sukoyo.S.Sos., M.Han., Dan lanal Banyuwangi yang diwakili oleh Mayor Mar Nyoman S., PJU Polresta Banyuwangi, TNI dan stage holder terkait serta warga sekitar perkebunan melaksanakan penanaman jagung di Glenmore, Selasa (21/1/2025)
Lahan yang ditanami jagung berada di bawah pengelolaan PTPN 1 Regional 5 perkebunan Kendeng lembu Kecamatan Glenmore dengan luas lahan 8 ha.
Kombes Pol Rama Samtama Putra menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya mendukung program Asta Cita, yang salah satu misinya adalah mencapai swasembada pangan dan meningkatkan produksi pangan lokal.
“Penanaman jagung ini adalah wujud komitmen kami untuk mendukung program Presiden RI. Dengan memanfaatkan lahan, serta memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,”ujarnya.
Kapolresta Banyuwangi berharap program ini dapat meningkatkan produksi pangan di wilayah Kota Banyuwangi sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi.
“Kami juga berharap kegiatan ini, dari awal hingga akhir, membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat,”ungkap Kombes Pol Rama Samtama Putra
Program ini kata Kombes Pol Rama Samtama Putra tidak hanya bertujuan menciptakan stabilitas pangan nasional tetapi juga mendukung pengelolaan lahan secara optimal untuk mendukung keberlanjutan sektor pertanian.
Selain itu, Kapolresta Banyuwangi ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur di sekitar mereka, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong kemandirian pangan.
Kombes Pol Rama Samtama Putra akan menyiapkan lahan seluas 650 ha di Banyuwangi sebagai upaya untuk ketahanan pangan swasembada jagung.
Polresta Banyuwangi Polda Jatim membuktikan bahwa sinergi antara Pemerintah, Polri dan masyarakat dapat menjadi solusi strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
(Tim Red)
Pemuda Pancasila Gelar Bakti Sosial dalam Acara Pernikahan di Natuna
YUTELNEWS.COM – Natuna, Rabu 23 Januari 2025 – Ormas Pemuda Pancasila kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan bakti sosial yang digelar di Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung kelancaran acara perkawinan warga setempat yang berlangsung di Jalan Panglima Hujan pada pukul 20:30 WIB sampai selesai.
Anggota Pemuda Pancasila yang hadir dalam acara tersebut turun langsung untuk mengatur kendaraan bermotor yang diparkir di sepanjang jalan. Mengingat kondisi jalan yang sempit dan banyaknya tamu undangan, Pemuda Pancasila bertugas memastikan lalu lintas berjalan tertib dan rapi. “Kami berperan dalam mengedukasi pengendara agar kendaraan diparkir dengan teratur, sehingga tidak mengganggu kenyamanan tamu undangan maupun pengguna jalan lainnya,” ujar salah seorang anggota Pemuda Pancasila.
Kegiatan bakti sosial ini bukan kali pertama dilakukan oleh Pemuda Pancasila. Menurut keterangan mereka, selain membantu acara pernikahan, mereka juga aktif dalam kegiatan sosial lainnya seperti gotong royong, menjaga ketertiban dalam acara keagamaan seperti Maulid Nabi, serta memberikan dukungan serupa pada perayaan hari besar agama lain seperti Imlek. “Tugas kami sebagai Ormas adalah berkontribusi dalam menciptakan suasana yang tertib dan kondusif di setiap kegiatan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, anggota Pemuda Pancasila juga berharap ada perhatian lebih dari pemerintah untuk mendukung kegiatan mereka. “Meskipun kami tidak digaji, kami berharap ada anggaran yang dapat mendukung keberlangsungan Ormas Pemuda Pancasila di seluruh Indonesia, agar dapat terus berperan aktif dalam kegiatan yang positif bagi bangsa dan negara,” harap mereka.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Pemuda Pancasila terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan membantu masyarakat, baik dalam kegiatan sosial maupun keagamaan. Keberadaan mereka di tengah masyarakat semakin mempertegas peran Ormas dalam memperkuat tali persaudaraan dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
(Darmansyah)
Bupati Nias Hadiri Rapat Koordinasi Bidang Pangan Provinsi Sumatra Utara Tahun 2025
YUTELNEWS.com | Bupati Nias Yaatulo Gulo, S.E., S.H., M.Si hadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pangan Provinsi Sumut, bertempat di Aula Tengku Rizal Nurdin No. 41 Medan. Selasa, 21 Januari 2025.
Rapat koordinasi ini membahas sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara dalam mempersiapkan target swasembada pangan dengan memanfaatkan kelebihan dari kondisi pertanian di Sumatera Utara.
Pj Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni dalam sambutannya optimis upaya optimalisasi pertanian Sumut akan terwujud melalui kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah.
Disampaikannya, terdapat kendala yang dihadapi Provinsi Sumut dalam hal memaksimalkan pertanian di Provinsi Sumatera Utara, yakni Distribusi Pupuk, Kurangnya Jumlah Penyuluh Pertanian dan Masalah Irigasi.
Terkait Distribusi Pupuk, kendala yang dihadapi petani di antaranya masalah keuangan petani, waktu sampainya ke petani tidak tepat serta kesulitan dalam mengoperasikan sistem digital dan administrasi. Juga, Provinsi Sumatera Utara saat ini masih kekurangan penyuluh sebanyak 3.142 orang.
“Penyelesaian kendala-kendala ini perlu kolaborasi dan kerja sama yang kuat antara Pemerintah Pusat dan Daerah hingga ke Perangkat Desa, misalnya irigasi ada sistem irigasi, ada irigasi kewenangan Pusat, Provinsi dan Daerah, begitu juga terkait distribusi pupuk” Ujar Pj Gubsu.
Pada kesempatan tersebut, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa permasalahan Irigasi akan selesai tahun depan secara keseluruhan dan tahun ini beberapa irigasi akan selesai direvitalisasi pada bulan Oktober. Sedangkan untuk kendala lainnya seperti pupuk dan benih dilakukan sesegera mungkin.
“Tahun ini September, Oktober mungkin sudah selesai beberapa permasalah irigasi kita, karena kita juga mengerjakan di 8 provinsi penghasil pangan Indonesia, kalau untuk distribusi pupuk Kementan sudah memangkas rantai distribusinya, jadi langsung ke pengecer atau ke petani, benih saya rasa itu bisa kita atasi,” Terang Menko.
Rapat Koordinasi ini dihadiri langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wamendagri Bima Arya, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Ferdianto, Pj. Sekda Provinsi Sumatera Utara M. Armand Effendy Pohan, Kepala Daerah se-Sumatera Utara dan Unsur Fokopimda.
(Kom/Yunurius zandroto)
Kepala Lapas Banyuwangi Baru: Mochamad Mukaffi Siap Membawa Perubahan
YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menggelar serah terima jabatan Kepala Lapas yang baru, Rabu (22/01/2025). Agus Wahono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lapas Banyuwangi, menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Mochamad Mukaffi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun.
Proses serah terima jabatan ini disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, bertempat di Aula Sahardjo Lapas Banyuwangi.
Dalam sambutannya, Kadiyono menyampaikan harapan besar agar pergantian kepemimpinan ini membawa angin segar bagi pengelolaan di Lapas Banyuwangi. Ia menekankan bahwa peran Kepala Lapas sangat penting dalam menciptakan suasana yang kondusif, serta berorientasi pada program pembinaan yang dapat mengubah kehidupan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menjadi lebih baik.
“Kami tentu sangat mengapresiasi langkah-langkah inovatif yang telah dilakukan sebelumnya, dan mendorong Kalapas baru untuk melanjutkan dan bahkan meningkatkan program-program tersebut,” ungkap Kadiyono.
Agus Wahono, yang kini akan mengemban tugas baru sebagai Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah bekerja sama dengan baik selama masa jabatannya.
“Tanpa adanya sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak, pelaksanaan tugas di Lapas Banyuwangi tidak akan berjalan dengan maksimal,” ujar Agus. Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, baik internal Lapas maupun eksternal seperti Forkopimda, aparat penegak hukum (APH), dan stakeholder terkait, untuk mewujudkan berbagai perubahan yang berdampak positif.
Sementara itu, Mochamad Mukaffi, Kepala Lapas Banyuwangi yang baru, menegaskan komitmennya untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian yang telah diraih oleh Agus Wahono dan tim sebelumnya.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk bersama-sama mewujudkan Lapas Banyuwangi yang lebih maju,” ucap Mukaffi dengan penuh semangat.
Mochamad Mukaffi juga bertekad untuk melanjutkan berbagai program pembinaan yang sudah berjalan dengan baik, serta mengedepankan sinergi antara pegawai dan stakeholder lainnya.
“Dengan tekad dan niat yang kuat, serta kerjasama yang solid, kami yakin Lapas Banyuwangi akan semakin maju dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta Warga Binaan,” tambahnya.
Kegiatan serah terima jabatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuwangi, jajaran Forkopimda, Kepala UPT Pemasyarakatan se-Korwil Jember, serta berbagai mitra kerja Lapas Banyuwangi.
(Tim Red)
- Sebelumnya
- 1
- …
- 279
- 280
- 281
- 282
- 283
- …
- 883
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.




















































