You Tell News

Silaturahmi Ramadan di Pekanbaru, Bupati Asmar Serap Aspirasi Warga Meranti di Perantauan

PEKANBARUYUTELNEWS.COM || Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama masyarakat Meranti yang berada di Kota Pekanbaru, Rabu (11/3/2026), di Ballroom Hotel Furaya Pekanbaru.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat Kepulauan Meranti yang tinggal di Pekanbaru, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga para mahasiswa dan mahasiswi.

Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat Meranti yang berada di perantauan.

Menurutnya, Safari Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan ibadah semata, tetapi juga menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai informasi pembangunan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

“Kegiatan safari ini merupakan media bagi kami untuk menyampaikan informasi sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat, sehingga dapat menjadi referensi dalam melaksanakan pembangunan ke depan,” ujar Asmar.

Ia berharap momentum silaturahmi tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat Meranti di Pekanbaru untuk terus menjaga kebersamaan serta memberikan masukan kepada pemerintah daerah dalam upaya membangun Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Kami sangat berharap masukan dari saudara-saudara semua, terutama dalam hal membangun Kabupaten Kepulauan Meranti ke arah yang lebih baik lagi,” katanya.

Asmar juga mengungkapkan rasa bangganya karena dapat kembali bertemu dengan masyarakat Meranti di Pekanbaru setelah beberapa tahun kegiatan serupa tidak dapat dilaksanakan. Menurutnya, pertemuan tersebut menunjukkan kuatnya ikatan kekeluargaan masyarakat Meranti meskipun berada di daerah yang berbeda.

“Inilah bukti kekompakan kita bersaudara. Walaupun berada di lokasi yang berbeda, namun kita tetap bisa bertemu dan bersilaturahmi dalam acara berbuka bersama seperti ini,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Asmar juga meminta doa dan dukungan masyarakat agar dirinya bersama Wakil Bupati Kepulauan Meranti dapat terus menjaga kekompakan dalam menjalankan pemerintahan.

“Kami berharap masyarakat terus mendoakan kami agar tetap akur dalam menjalankan pemerintahan dan tetap istiqomah dalam membangun Kabupaten Kepulauan Meranti,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Umum Perkumpulan Masyarakat Kabupaten (Permaskab) Kepulauan Meranti, H. Nazaruddin Nasir, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momen penting bagi masyarakat Meranti di Pekanbaru untuk berkumpul dan mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Ia mengatakan, meskipun masyarakat Meranti di Pekanbaru berasal dari berbagai profesi, latar belakang, serta kampung halaman yang berbeda, namun tetap memiliki identitas yang sama sebagai orang Meranti.

“Kita yang hadir di sini berasal dari berbagai profesi, berbagai asal kampung, bahkan dari berbagai kampus. Namun ada satu hal yang mempersatukan kita semua, yaitu kita adalah orang Meranti,” ujarnya.

Nazaruddin juga mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang menggelar kegiatan silaturahmi tersebut sebagai upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat Meranti di Pekanbaru.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk masyarakat Meranti yang berada di perantauan.

“Kebersamaan ini sangat penting. Ketika pemerintah dan masyarakat saling mendengar, saling mendukung, dan saling menguatkan, maka Insya Allah Kabupaten Kepulauan Meranti akan melangkah lebih jauh ke depan,” ungkapnya.

Nazaruddin berharap Kabupaten Kepulauan Meranti dapat terus berkembang di berbagai sektor, baik ekonomi, pendidikan, maupun kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap Meranti terus berkembang, ekonominya tumbuh, pendidikannya semakin baik, masyarakatnya semakin sejahtera, dan generasi muda memiliki masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

(Bom)

Ekonomi Anambas Melejit, Tertinggi di Kepri Lampaui Natuna dan Batam

YUTELNEWS.COMANAMBAS || Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Anambas pada tahun 2025 mencatat capaian tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi daerah perbatasan tersebut mencapai 15,54 persen secara year on year (YoY).

Angka ini menempatkan Anambas di posisi teratas dibandingkan kabupaten dan kota lain di Kepri. Di bawahnya menyusul Kabupaten Natuna dengan pertumbuhan 10,49 persen, kemudian Kota Batam sebesar 6,76 persen.

Sementara itu beberapa daerah lain di Kepri mencatat pertumbuhan lebih rendah, seperti Kabupaten Bintan 6,43 persen, Kabupaten Karimun 5,44 persen, Kabupaten Lingga 3,53 persen, serta Kota Tanjungpinang 3,31 persen.

Tingginya pertumbuhan ekonomi Anambas tidak terlepas dari peran sektor minyak dan gas (migas) yang beroperasi di wilayah perairan Natuna dan sekitar Kepulauan Anambas. Sejumlah proyek migas lepas pantai menjadi salah satu penopang utama aktivitas ekonomi daerah.

Beberapa proyek tersebut antara lain Blok Anambas yang dioperasikan oleh KUFPEC, serta proyek South Natuna Sea Block B yang dikelola Medco Energi.

Selain sektor migas, ekonomi Anambas juga ditopang oleh sektor perikanan dan kelautan yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat. Aktivitas penangkapan ikan, budidaya perikanan, perdagangan antar pulau hingga jasa transportasi laut turut memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah.

Potensi lain yang mulai berkembang adalah pariwisata bahari. Gugusan pulau, pantai, terumbu karang serta destinasi wisata selam di wilayah Anambas menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Meski demikian, sejumlah pihak menilai Anambas masih menghadapi tantangan dalam melakukan diversifikasi ekonomi agar tidak terlalu bergantung pada sektor migas. Penguatan sektor riil seperti perikanan, pariwisata dan perdagangan dinilai penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah dalam jangka panjang.

(Redaksi)
Editor: Darmansyah Kabiro Natuna YUTELNEWS.COM

Buka Bersama Ramadan, PDAM Bagikan 2.000 Bingkisan Anak Yatim dan Lepas 20 Pegawai Purna Tugas, Bupati H. Asep Japar Hadir

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim serta pelepasan pegawai yang memasuki masa purna tugas. Kegiatan tersebut berlangsung penuh kebersamaan dan menjadi momentum berbagi di bulan suci Ramadan. Rabu ( 11/3/2026 )

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Sukabumi H. Asep Japar, jajaran pemerintah daerah, manajemen PDAM, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kehadiran pimpinan daerah ini menunjukkan dukungan terhadap kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh perusahaan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, PDAM menyalurkan sekitar 2.000 bingkisan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan komitmen untuk terus berbagi dengan masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.

Selain santunan, suasana haru juga terasa saat PDAM secara resmi melepas 20 pegawai yang memasuki masa pensiun. Para pegawai yang purna tugas tersebut mendapatkan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertahun-tahun dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Pihak PDAM menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan agenda rutin yang tidak hanya bertujuan mempererat silaturahmi antar pegawai, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat.

Di sisi lain, PDAM juga terus menunjukkan kinerja positif sebagai perusahaan daerah yang memberikan kontribusi bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi. Setiap tahunnya, PDAM menyetorkan pendapatan kepada kas daerah dengan nilai yang cukup signifikan.

Berdasarkan hasil rapat dinas terakhir, kontribusi PDAM kepada pemerintah daerah disebut mencapai lebih dari Rp3 miliar, dan jumlah tersebut terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kebersamaan dan kepedulian sosial terus terjalin, sekaligus memperkuat peran PDAM sebagai perusahaan daerah yang tidak hanya memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Sinergi TNI dan Pemkab Bandung Wujudkan Pembangunan Desa Lewat TMMD ke-127 di Rancabali.

Bandung – YUTELNEWS.com// Pemerintah Kabupaten Bandung mengapresiasi pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di wilayah Kodim 0624/Kabupaten Bandung Tahun 2026 di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali yang resmi ditutup hari ini, pada Rabu (11/03/2026).

Penutupan kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb bersama jajaran TNI, perangkat daerah, serta unsur masyarakat.

Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada TNI beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan TMMD. Menurutnya, program tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.

“Pemerintah Kabupaten Bandung mengucapkan terima kasih kepada TNI dan seluruh jajaran yang telah berkontribusi dalam membangun desa melalui program TMMD ini. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena pembangunan desa merupakan fondasi penting bagi kemajuan bangsa,” ujar Ali.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Indonesia harus dimulai dari desa. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, di mana desa yang maju dan mandiri menjadi pilar penting bagi kemajuan negara.

“Kita semua memiliki keyakinan bahwa jika ingin menjadi negara yang maju dan kuat, maka pembangunan harus dimulai dari desa. Apa yang dilakukan melalui TMMD ini merupakan langkah nyata menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bandung memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program TMMD dan karya bakti TNI melalui alokasi anggaran sekitar Rp9 miliar dari APBD. Dukungan tersebut dilaksanakan pada satu lokasi TMMD reguler dan delapan lokasi karya bakti lainnya.

Selain itu, berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung juga memberikan dukungan melalui kegiatan fisik maupun nonfisik dengan total anggaran sekitar Rp1,1 miliar.

Adapun sasaran pembangunan dalam kegiatan TMMD kali ini meliputi pembangunan jalan beton, rabat beton, tembok penahan tanah, serta drainase yang tersebar di delapan desa lokasi kegiatan.

Secara khusus di Kecamatan Rancabali, pembangunan difokuskan pada pembangunan jalan beton sepanjang 1.500 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 15 sentimeter. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas wilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Ali menilai program TMMD tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga semangat kolaborasi dalamv membangun Kabupaten Bandung yang BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera) menuju daerah yang lebih maju dan berkelanjutan.

“Kami berharap hasil pembangunan melalui program TMMD ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, meningkatkan akses wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung,” tutupnya.

 

Yans.

Kolaborasi Tim Pentahelix Penangan Banjir Dayeuhkolot, Terus Percepat Benahi Titik Rawan Banjir Dayeuhkolot.

Bandung – YUTELNEWS.com//  Kolaborasi tim pentahelix penanganan banjir dayeuhkolot, terus bergerak aktip, untuk mempercepat berbagia upaya teknis penanggulangan banjir Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.Meskipun berada di tengah bulan suci Ramadhan. pada Rabu (11/03/2026).

Pantauan awak media, tim Pentahelix melakukan pendampingan terhadap pihak konsultan dari DPUTR Kabupaten Bandung melalui UPTD Das Ciwidey Aat Safari, Serta Dinas SDA Propinsi Jawa Barat Sidik Pramadia, dalam rangka pengukuran pintu jembatan yang akan digunakan untuk akses kendaraan roda dua di jalur rel kereta api yang berlokasi di wilayah Desa Citeureup. Selain itu, dilakukan pula pengukuran pintu jembatan untuk kendaraan roda empat di RW 01

Tidak hanya itu, tim juga mendampingi kegiatan Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat dalam rangka pengukuran rencana peninggian Tembok Penahan Tanah (TPT) di kawasan Pasawahan Dayeuhkolot. Pengukuran tersebut meliputi perencanaan pemasangan TPT baru sepanjang 87 meter yang membentang dari depan PT Daliatek, PT Metro Garmen hingga depan Bulog Dayeuhkolot.

Selain pemasangan baru, juga dilakukan pengukuran untuk peninggian TPT sepanjang sekitar 190 meter guna memperkuat sistem pengendalian air di kawasan tersebut yang selama ini kerap terdampak luapan air saat hujan deras.

Lebih lanjut, Tim juga melakukan pengukuran untuk rencana pembangunan enam titik pintu air yang dinilai strategis untuk mengatur sirkulasi dan pengendalian aliran air di kawasan rawan banjir yang berada di Crossing Jalan BBS, Crossing Jalan RW 03 Pasawahan, Jembatan Radio, Jembatan Sekegong (2 unit), Saluran Zhong Xin dan Cipal 1. ” Selain kegiatan pengukuran, Tim juga melakukan monitoring lanjutan terhadap proses normalisasi anak Sungai Cipalasari yang berada di kawasan pabrik Zhong Xin. Normalisasi tersebut bertujuan memperlancar aliran air dan mengurangi potensi sedimentasi yang kerap menjadi penyebab meluapnya air saat debit meningkat.

Di lokasi yang sama, tim juga memantau proses pembangunan kolam penampungan air yang berlokasi di RW 02 Kelurahan Pasawahan sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir terpadu di wilayah tersebut.

Ketua Tim Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, menegaskan bahwa bulan suci Ramadhan tidak menjadi alasan untuk mengendurkan kerja lapangan dalam upaya mengatasi persoalan banjir.

Bulan Ramadhan bukan menjadi penghalang bagi kami untuk terus bergerak. Justru ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kolaborasi. ” Tim Pentahelix bersama pemerintah daerah, provinsi, serta berbagai pihak terus berupaya agar penanganan banjir di Dayeuhkolot bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Tri Rahmanto.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi dan pendampingan langsung di lapangan menjadi kunci agar setiap program penanganan banjir dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Yang kita lakukan hari ini adalah memastikan seluruh rencana teknis mulai dari TPT, pintu air hingga normalisasi saluran benar-benar terukur dengan baik. Harapannya, ketika pembangunan dilakukan, semuanya sudah matang dan mampu menjadi solusi nyata bagi persoalan banjir di kawasan Dayeuhkolot,” tambahnya.

Tri Rahmanto pun mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, serta pemerintah untuk terus memperkuat kolaborasi dalam upaya penanganan banjir yang berkelanjutan.

“Penanganan banjir ini bukan hanya tugas pemerintah semata. Kami mengajak seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pelaku industri, hingga pemangku kebijakan untuk bersama-sama serta aktif terlibat dalam upaya penanganan banjir. Jika kita bergerak bersama, insyaallah persoalan banjir di Dayeuhkolot bisa kita atasi secara bertahap,” tegasnya.

 

Yans.

Pembuangan Limbah di CV Tani Sahabat Jaya Nias Utara Disorot

YUTELNEWS.com | Pembuangan Limbah Olahan Kelapa di CV Tani Sahabat Jaya Dusun 1 desa siheneasi, Nias Utara Disorot. Diduga aktivitas pembuangan limbah tersebut Cemarkan Lingkungan.

Tim media telah melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan tersebut bagian Kordinator namun terkesan Bungkam.

Pembuangan limbah tersebut diduga Cemarkan Lingkungan, Ekosistem.

Diminta kepada Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengaudit dan mengawasi perusahaan tersebut yang diduga banyak pelanggarannya.

Tidak hanya itu juga DPRD Nias Utara Komisi 3 agar sidak di lokasi tersebut demi kepentingan umum.

Pembuangan limbah kelapa (ampas/cair) ke sungai adalah tindakan pidana jika mencemari lingkungan, merusak ekosistem, atau melampaui baku mutu air. Pelaku dapat dijerat UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman penjara minimal 3 tahun dan denda hingga Rp10 miliar.

UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH) melarang pembuangan limbah ke media lingkungan hidup tanpa izin.

Berdasarkan Pasal 98 UU No. 32 Tahun 2009, tindakan yang menyebabkan dilampauinya baku mutu air dapat dipidana penjara dan denda. Perda di berbagai daerah juga mengancam pembuang sampah ke sungai dengan denda puluhan juta rupiah atau kurungan.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih melakukan konfirmasi kepada pihak berwenang dan juga Pengelola Perusahaan tersebut. /Tim

Bersambung..

H – 9 Lebaran, Rekonstruksi Jalintim Km 74 Hingga KM 83 Dibuka dan Tuntas Dengan Kondisi Base B

PelalawanYutelnews.com ||Demikian disampaikan Bupati Pelalawan H. Zukri, SM.,MM bersama Kapolres AKBP. JOHN Louis Letedara, S.IK, Selasa (10/3/2026) sore melakukan peninjuan pelaksanaan pekerjaan penimbunan atau peninggian Jalan Lintas Timur Sumatera Kilometer 74 hingga Kilometer 83 yang berada di Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan.

Tampak hadir pada kesempatan itu pejabat dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau, pihak kontraktor pelaksana, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan

Dilokasi penimbunan jalan Bupati Zukri meminta kepada pihak BPJN Riau beserta kontraktor untuk menyelesaikan pengerjaan perbaikan jalan dengan kondisi Base B (Agregat Kelas B) lapisan pondasi bawah (subbase course) pada konstruksi jalan, terdiri dari campuran batu pecah, kerikil, dan pasir dengan gradasi lebih kasar.

” H – 9 Idul Fitri kita berharap penimbunan jalan km 74 hingga km 83 sudah selesai dengan kondisi Base B. Tepatnya hari Kamis tanggal 12 Maret 2026 mendatang jalan ini sudah bisa dibuka tanpa buka tutup. Ini bentuk perhatian dan keinginan bersama memberikan kenyamanan kepada para pemudik yang pulang kampung dengan kendaraan menemui sanak keluarga di hari Lebaran,” ucapnya.

Bupati menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Pelalawan, dalam rapat tekhnis sebelumnya sudah mewanti wanti pihak BPJN Riau dan Kontraktor untuk memaksimalkan waktu pekerjaan rekonstruksi jalan nasional lintas timur km 74 hingga km 83 yang kerap menjadi titik banjir terdalam saat musim hujan.

” Saat ini Kita menggesa pekerjaan jalan hingga base B untuk kelancaran arus mudik liburan dan lebaran.Semoga menjadikan manfaat bagi masyarakat terkhusus pengguna jalan lintas timur.Tetap jaga keselamatan, keluarga menunggu di rumah,” tukasnya.||AS

Kepala Dinas Koperasi dan UKM M Faisal Undang Wakil Walikota Elzadaswarman Hadiri Kegiatan Pasar Murah Menjelang Idul Fitri

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Ratusan warga Kota Payakumbuh menghadiri kegiatan pasar murah untuk memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H pada, Selasa (10/03/2026).

Kegiatan ini diadakan oleh Pemko Payakumbuh melalui Koperasi dan UKM untuk membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga terjangkau.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faizal didampingi Kabid Perdagangan Hayatil Mardhiyah mengatakan pelaksanaan pasar murah tersebut bekerja sama dengan PT Bulog Cabang Bukittinggi serta sejumlah distributor lokal di Payakumbuh.

Antusiasme Warga sejak pagi, banyak ibu rumah tangga dan lansia mengantre untuk mendapatkan barang kebutuhan pokok.

Upaya Walikota Payakumbuh Zulmaeta, melalui Elzadaswarman, menjelaskan bahwa pemerintah berusaha menjaga stabilitas harga dan memastikan semua masyarakat terpenuhi kebutuhannya,” ujarnya.

Program Pasar murah menawarkan sembako dengan subsidi 20 hingga 30 persen dari harga pasar. Contoh harga yang lebih murah termasuk beras, minyak goreng, gula, dan sayuran.

Elzadaswarman juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong untuk menanam kebutuhan pangan sebagai solusi untuk kelangkaan di masa depan,” ungkap Wakil Walikota Elzadaswarman.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga disarankan untuk menggerakkan ekonomi lokal dengan membeli dari pedagang dan petani setempat.

Persyaratan hanya warga Kota Payakumbuh yang dapat berbelanja dengan membawa fotokopi KTP sebagai syarat.

Kegiatan pasar murah sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran dengan harga yang terjangkau.

Warga berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkala untuk mendukung kebutuhan sehari-hari mereka.

Salah satu warga, Bunian Meri, menyatakan pentingnya pasar murah ini dan berharap agar program serupa dapat terus berlanjut,” canda Meri.

(MD)

PN Batam Vonis Terdakwa Kasus Narkoba Penjara Seumur Hidup

YUTELNEWS.com /Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam menjatuhkan vonis penjara seumur hidup terhadap terdakwa Hasiholan Samosir (54 tahun).

Kapten kelahiran Belawan itu sebelumnya dituntut pidana hukuman mati dalam kasus penyelundupan sabu-sabu seberat hampir 2 ton dengan kapal Sea Dragon asal Thailand yang dinakhodainya lalu ditangkap di perairan Karimun.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Hasiholan Samosir oleh karena itu dengan pidana penjara seumur hidup,” kata ketua majelis hakim PN Batam, Tiwik membacakan amar putusan, Senin (09/03/2026).

Majelis hakim memutuskan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 (lima) gram”.

Perbuatannya itu melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dalam dakwaan primer Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Majelis hakim juga memerintahkan agar terdakwa tetap dalam tahanan.

Menanggapi putusan hakim, penasihat hukum setelah berdiskusi dengan terdakwa kemudian menyatakan pikir-pikir dulu.

Pun jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan pikir-pikir dulu atas putusan hakim.

Setelah mendengar jawaban pihak terdakwa dan JPU, ketua majelis hakim menutup persidangan perkara dengan berkas nomor 866/Pid.Sus/2025/PN Btm itu.

Dalam sidang ini, Tiwik didamping anggota majelis hakim Douglas R.P Napitupulu dan Randi Jastian Afandi.

Vonis Enam Kru Sea Dragon Kasus 2 Ton Sabu

Dengan berakhirnya persidangan ini, maka keenam kru Sea Dragon yang menjadi terdakwa dinyatakan bersalah oleh majelis hakim PN Batam dan telah divonis seluruhnya.

Kapten kapal Sea Dragon, Hasiholan Samosir divonis penjara seumur hidup.

Sementara Chief Officer kapal yakni Richard Halomoan Tambunan dijatuhi hukuman pidana penjara seumur hidup.

Juru mudi kapal, Leo Chandra Samosir divonis 15 tahun penjara.

Sedangkan juru mesin kapal yakni Fandi Ramadhan, divonis paling rendah yakni 5 tahun penjara.

Kemudian ada juga dua warga negara Thailand yang menjadi terdakwa di kasus yang sama, Teerapong Lekpradub dan Weerapat Phongwan.

Dalam persidangan, Jumat (06/03), majelis hakim yang sama memvonis Teerapong 17 tahun penjara. Sedangkan Weerapat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Pihak terdakwa menolak putusan dan menyatakan banding.

Sementara satu kru dari Indonesia yakni Fandi Ramadhan divonis 5 tahun penjara dalam persidangan pada Kamis (05/03) kemarin.

Sebelumnya, keenam terdakwa sama-sama dituntut pidana hukuman mati oleh JPU.

Dalam kasus ini masih ada satu orang yang diduga pelaku utama namun belum ditangkap, yakni Mr. Tan alias Jacky Tan alias Chanchai alias Captain Tui alias Tan Zen.

Barang bukti sabu-sabu dalam perkara ini dengan berat netto 1.995.130 gram, atau hampir 2 ton.

Sumber BatamNow.com

Bupati Asmar Safari Ramadan di Desa Wonosari Rangsang

MERANTIYUTELNEWS.com || Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar melakukan safari ramadan 1447 H bersama masyarakat di Masjid Hidayatul Muttaqin Desa Wonosari Kecamatan Rangsang, Ahad (8/3/2026). Kegiatan dimulai dari buka bersama, salat magrib, isya, dan salat tarawih berjemaah.

Bupati Asmar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat dari seluruh jamaah di Masjid Hidayatul Muttaqin.

“Kehadiran saya dan rombongan di sini merupakan upaya untuk memupuk jalinan silaturahmi, antara pemerintah, ulama dan masyarakat,” ujarnya.

Asmar mengatakan, kegiatan safari ramadan yang digelar merupakan langkah untuk membangun ukhuwah islamiyah antar sesama, baik pemerintah maupun masyarakat.

“Mari jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan kita dalam membangun Kabupaten Kepulauan Meranti agar semakin maju, sejahtera, dan religius,” ajak Bupati.

Sebelumnya, Ketua Pembinaan Pengamalan Agama (P2A) Kecamatan Rangsang, H. M. Fadil menyampaiakan ucapan selamat datang dan terimakasih kepada Bupati beserta rombongan di Kecamatan Rangsang. Kegiatan itu bertepatan dengan peringatan Nuzulul Qur’an dan santunan anak yatim dan piatu.

“Kegiatan ini kami laksanakan setiap tahun, yang dananya bersumber dari masyarakat Kecamatan Rangsang,” ujarnya.

Ia juga mengatakan untuk tahun 2026, dana yang terkumpul sebanyak 140 juta. Dana tersebut akan dibagikan kepada anak yatim, piatu dan yatim piatu yang berjumlah 122 anak dari 13 desa.

“Khusus untuk Desa topang, santunan akan dilaksanakan tersendiri. Untuk itu mohon doanya kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun, tentunya lebih besar lagi,” imbuh H. Padil.

Dalam kesempatan itu juga diserahkan santunan kepada sejumlah kaum duafa dan cendera mata kepada Pengurus Masjid Hidayatul Muttaqin oleh Bupati Asmar.

Selain itu, secara pribadi, Bupati Asmar juga ikut menyantuni anak yatim sebanyak Rp 5 juta.

Turut hadir dalam safari tersebut, unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Antoni Shidarta, Danramil 02/Tebing Tinggi Kapten Arh Efri Hardin Nasution, dan Kakan Kemenag H. Sulman serta penceramah ustadz Ahmadi.

Hadir pula pimpinan BUMD Kepulauan Meranti, pimpinan OPD, Camat Rangsang Budi dan Upika, para kepala desa serta undangan lainnya.

(Bom)

Kunjungan kerja kepala staf angkatan Darat (KASAD) di kepulauan nias

YUTELNEWS.com
Gunungsitoli,10 Maret 2026. Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu
bersama Gubernur Sumatera Utara, Pangdam I/Bukit Barisan dan Ketua Persit KCK Daerah I/Bukit Barisan, Kepala Daerah se-Kepulauan Nias,
Danrem 023/Kawal Samudera dan Ketua Persit KCK Koorcabrem 023 PD I/Bukit Barisan, Dandim 0213/Nias dan Ketua Persit KCK Nias, Ketua DPRD se-Kepulauan Nias, Kapolres Nias, Kajari Gunungsitoli, Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Danlanal Nias, Kepala Kantor Basarnas Nias, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandara Udara (UPBU) Kelas II Binaka,
Menyambut Kunjungan Kerja Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Bapak Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. dan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (Persit KCK) Ny. Uli Simanjuntak beserta Rombongan dalam rangka Peresmian Jembatan di Desa Sifalago Gomo, Kecamatan Boronadu Kabupaten Nias Selatan, Bandara Binaka, Selasa, 10 Maret 2026.

Kunjungan kerja KASAD di Kepulauan Nias dalam rangka menghadiri peresmian jembatan di Desa Sifalago Gomo, Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan, yang merupakan wilayah teritorial Kodim 0213/Nias.

Kehadiran Kasad di wilayah Kepulauan Nias diharapkan semakin memperkuat sinergi antara TNI Angkatan Darat dengan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan, khususnya pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada peningkatan konektivitas serta kesejahteraan masyarakat.

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI semakin solid dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kepulauan Nias.

(M.nazara )

Jelang Lebaran, Bupati Asmar dan BBPOM Pekanbaru Sidak Minimarket di Meranti, Pastikan Produk Aman Dikonsumsi

MERANTIYUTELNEWS.com ||Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar bersama Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru, Alex Sander, S.Farm., Apt., M.H., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah minimarket di Selatpanjang, Selasa (10/03/2026).

Sidak tersebut dilakukan di salah satu minimarket di kawasan Jalan Teuku Umar, tepatnya di sekitar SMP Negeri 1 Selatpanjang. Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Kesehatan serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar mengatakan kegiatan pengawasan tersebut rutin dilakukan, terutama menjelang bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri. Tujuannya untuk memastikan produk makanan dan minuman yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi.

“Alhamdulillah pada pagi hari ini kami bersama BBPOM Provinsi, Dinas Kesehatan dan OPD terkait turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan di sejumlah minimarket,” ujar Asmar.

Ia menegaskan, pengawasan ini penting dilakukan guna memastikan produk yang dijual kepada masyarakat layak edar dan tidak mengandung bahan berbahaya.

“Di Kabupaten Kepulauan Meranti kegiatan ini rutin kita lakukan untuk mengecek mana produk yang pantas dijual dan mana yang tidak. Apalagi saat ini memasuki bulan suci Ramadan dan sebentar lagi kita akan menyambut Hari Raya Idulfitri,” jelasnya.

Dari hasil pengecekan sementara, kata Asmar, belum ditemukan produk pangan yang mengandung bahan berbahaya, baik dari produk lokal maupun luar daerah.

“Sejauh ini belum ditemukan barang-barang atau produk yang menggunakan bahan berbahaya. Namun pengawasan akan terus kita lakukan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BBPOM Pekanbaru Alex Sander menjelaskan bahwa pengawasan pangan selama Ramadan dilakukan secara intensif bersama pemerintah daerah.

“Hari ini kami dari Balai Besar POM Pekanbaru bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Perindag Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan intensifikasi pengawasan pangan selama bulan Ramadan,” katanya.

Ia menyebutkan, tim telah melakukan pengecekan di beberapa lokasi penjualan. Dalam pemeriksaan tersebut ditemukan sejumlah produk dengan kemasan rusak serta produk yang telah kedaluwarsa.

“Tadi kita menemukan beberapa produk yang sudah kedaluwarsa dan ada juga kemasan yang rusak. Produk-produk tersebut langsung diminta untuk diretur oleh pihak distributor atau pengelola toko,” jelas Alex.

Menurutnya, produk dengan kondisi kemasan rusak, penyok, maupun yang telah melewati masa berlaku tidak diperbolehkan untuk dijual kepada masyarakat.

“Tujuan kegiatan ini untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti selama Ramadan,” ujarnya.

Selain itu, pada sore harinya tim juga akan melakukan pengawasan terhadap takjil yang dijual masyarakat.

“Kita akan melakukan pengujian terhadap sekitar 22 sampel takjil untuk mendeteksi kemungkinan adanya bahan berbahaya seperti formalin, boraks maupun pewarna yang tidak diperbolehkan,” terangnya.

Alex juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan apabila menemukan produk pangan yang diduga ilegal, rusak, atau tanpa izin edar.

“Silakan masyarakat melaporkan ke BBPOM atau Dinas Kesehatan jika menemukan produk yang mencurigakan, sehingga bisa segera ditindaklanjuti,” tutupnya 

(Bom)

Masyarakat Soroti Koperasi GTM, Diduga Terjadi Penyimpangan SHU dan Penyalahgunaan DO Sawit

PELALAWANYUTELNEWS.com ||
Kerja sama antara koperasi petani sawit di Desa Lubuk Mandian Gajah dengan perusahaan perkebunan PT Serikat Putra sejatinya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, namun kini mendapat sorotan dari masyarakat setempat.

Pada awalnya program tersebut dinilai sangat membantu para petani karena pembelian buah kelapa sawit dilakukan dengan harga yang mengikuti standar dari Dinas Perkebunan (Disbun). Dengan sistem tersebut, petani diharapkan memperoleh harga yang lebih layak dan stabil.

Namun belakangan ini, muncul sejumlah keluhan dari anggota koperasi dan masyarakat. Beberapa anggota koperasi mengaku tidak menerima Sisa Hasil Usaha (SHU) sebagaimana mestinya.

Selain itu, diduga terdapat sejumlah ketimpangan dalam laporan SHU, termasuk adanya pengeluaran yang dinilai tidak jelas bahkan diduga bersifat fiktif yang dilakukan oleh pengurus koperasi. Hal tersebut dinilai berpotensi merugikan anggota koperasi maupun masyarakat setempat.

Tidak hanya itu, masyarakat juga menyoroti adanya beberapa aset tetap koperasi yang diduga tidak tercatat dalam daftar aset resmi koperasi. Kondisi ini menimbulkan kecurigaan adanya ketidakterbukaan dalam pengelolaan koperasi oleh pihak pengurus.

Warga Desa Lubuk Mandian Gajah yang tak mau disebutkan namanya mengatakan ” Kalau pola pengurus koperasi seperti ini hanya memperkaya diri dan kelompok nya saja, lebih baik di tutup saja koperasi itu karena jika tidak bermanfaat bagi masyarakat Desa ini ” Keluh sumber kepada media.

Sehubungan dengan hal tersebut, masyarakat berharap agar pihak penegak hukum, khususnya Unit III Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Pelalawan, dapat melakukan pemeriksaan terhadap oknum-oknum yang diduga telah merugikan anggota koperasi dan masyarakat.

Di sisi lain, sejumlah masyarakat yang memantau aktivitas koperasi juga menduga adanya praktik yang tidak sesuai dengan tujuan awal kerja sama tersebut. Oknum pengurus koperasi diduga membeli buah kelapa sawit dari luar Desa Lubuk Mandian Gajah dengan harga yang diduga lebih murah, kemudian menjualnya ke perusahaan menggunakan Delivery Order (DO) milik koperasi dengan harga Disbun.

Praktik tersebut dinilai berpotensi merugikan petani lokal yang seharusnya menjadi prioritas dalam penjualan hasil panen melalui koperasi.
Salah seorang warga (sumber) yang mengikuti perkembangan aktivitas koperasi menyebutkan bahwa indikasi pembelian buah sawit dari luar desa tersebut disertai dengan sejumlah bukti.

“Kerja sama ini sebenarnya sangat baik untuk membantu petani desa. Namun jika DO koperasi digunakan untuk menjual buah dari luar desa, tentu hal itu tidak sesuai dengan tujuan awal koperasi,” ujarnya.

Masyarakat berharap pihak terkait dapat melakukan evaluasi serta pengawasan terhadap pengelolaan koperasi agar program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu.

Transparansi dan pengelolaan yang profesional dinilai sangat penting agar kepercayaan masyarakat terhadap koperasi tetap terjaga.

Terkait pemberitaan ini belum ada klarifikasi pihak koperasi dan yang terkait dengan pemberitaan ini redaksi membuka ruang untuk memberikan klarifikasi terkait dengan pemberitaan ini, redaksi akan terus berupaya melakukan konfirmasi dan klarifikasi kepada pihak yang terkait dengan pemberitaan ini.|| TIM

Kepala Satpel SDA Cimahi Rudiman Bersama Dinas PUTR , Pentahelix Hadir Langsung Monitoring Kegiatan Normalisasi

Bandung –YUTELNEWS.com// Kegiatan normalisasi saluran air yang dilaksanakan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat melalui Satpel Cimahi Ciasem Hulu terus berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan fungsi drainase dan mengantisipasi potensi genangan dan banjir di wilayah Cisirung, Palasari ,Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.pada selasa (10/03/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Satpel Cimahi,Ciasem Hulu, Rudiman, turut hadir langsung melakukan monitoring dilokasi dan sekaligus memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai usulan Pentahelix dan standar teknis yang telah ditetapkan.

Monitoring dilakukan dengan meninjau kondisi saluran air yang tengah dinormalisasi bersama Dinas PUTR Kabupaten Bandung melalui UPTD Das Ciwidey serta Tim Pentahelix Dayeuhkolot dan tim teknis di lokasi pekerjaan.

Ketua Satpel Cimahi Rudiman menyampaikan bahwa normalisasi saluran ini merupakan bagian dari usulan Pentahelix dan upaya berkelanjutan dalam menjaga fungsi jaringan drainase agar tetap optimal, khususnya saat menghadapi musim hujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi.

“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan proses normalisasi berjalan dengan baik dan saluran air dapat berfungsi maksimal dalam mengalirkan debit air. Harapannya, upaya ini bisa membantu meminimalisir potensi genangan dan banjir di wilayah sekitar,” ujarnya dilokasi

Sementara itu, Ketua Pentahelix Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Dinas SDA Provinsi Jawa Barat, DPUTR Kabupaten Bandung, serta unsur Pemerintah dan masyarakat dalam penanganan saluran air di wilayah Pasawahan.

Menurutnya, sinergi berbagai pihak sangat penting dalam upaya mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di kawasan Dayeuhkolot.

Dalam penanganan banjir tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi semua unsur melalui konsep Pentahelix, mulai dari pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha hingga media. Kami sangat mengapresiasi langkah SDA Provinsi Jawa Barat,” ujar Tri Rahmanto.

Ia pun berharap dalam kegiatan normalisasi saluran tersebut dapat memberikan dampak nyata dalam mengurangi genangan dan banjir yang selama ini menjadi persoalan di kawasan ini. upaya ini bisa memperlancar aliran air dan secara bertahap mengurangi potensi banjir yang sering dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

 

Yans.

Wamendagri Ahmad Wiyagus Dorong Pemda Percepat Penanggulangan TBC

Bandung –YUTELNEWS.com//  Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong pemerintah daerah (Pemda) mempercepat penanggulangan tuberkulosis (TBC), terutama di sejumlah wilayah Jawa Barat dengan angka kasus yang masih tinggi. Langkah ini ditempuh melalui penguatan perencanaan dan penganggaran daerah.

Menurut Wiyagus, penanganan TBC merupakan bagian dari urusan pemerintahan wajib yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat, sehingga perlu mendapat perhatian serius dari Pemda.

“Tuberculosis ini salah satu ya boleh dikatakan endemik yang memang harus mendapat perhatian khusus,” ujar Wiyagus saat Pertemuan Penguatan Komitmen dan Aksi Nyata dalam Upaya Percepatan Eliminasi TBC di Gedung Mohamad Toha Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/3/2026).

Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan data kasus TBC agar strategi penanganan dapat dirumuskan secara lebih tepat. Dalam hal ini, Pemda diminta untuk tidak ragu menyampaikan kondisi yang sebenarnya di lapangan.

“Kita jangan malu untuk mengekspos data yang sesungguhnya sekalipun itu besar dari segi angka, justru di sinilah nanti kita akan menentukan strategi yang tepat penanganannya,” katanya.

Selain itu, Wiyagus mengingatkan pentingnya kolaborasi dari tingkat kabupaten hingga desa dalam upaya percepatan penanganan TBC. Peran camat, kepala desa, hingga kader masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjangkau masyarakat secara langsung.

Ia menambahkan, penanganan TBC juga perlu memperhatikan berbagai faktor risiko, seperti kepadatan hunian, ventilasi rumah yang kurang baik, kemiskinan, hingga kondisi sanitasi yang tidak layak. Karena itu, upaya penanggulangan penyakit tersebut memerlukan kerja sama lintas sektor serta dukungan dari berbagai pihak.

Penanganan TBC yang terintegrasi diharapkan dapat menekan angka kasus sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sebagai bagian dari penguatan sumber daya nasional.

Sebagai informasi, acara ini turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, serta pejabat terkait lainnya.

Puspen Kemendagri.

 

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.