HUT Ke-385 Kabupaten Bandung, Ketua DPRD Hj Reny Rahayu Fauzi S.H, Gelar Rapat Paripurna, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya

Bandung – YUTELNEWS.com// Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung menggelar Rapat Paripurna Khusus dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-385 Kabupaten Bandung, pada Senin (20/04/2026). Kegiatan berlangsung khidmat di Ruang Rapat Paripurna DPRD dan dihadiri unsur pimpinan daerah hingga Forkopimda.

Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bupati Bandung, pimpinan dan anggota DPRD, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Prosesi pembukaan ditandai dengan pengetukan palu sidang sebanyak tiga kali oleh pimpinan dewan.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj Renie Rahayu Fauzi S.H , dalam pidato pengantarnya menyampaikan apresiasi kepada para tokoh pendahulu yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Bandung.

Menurutnya, capaian pembangunan saat ini tidak terlepas dari peran para perintis pemerintahan, purna bupati dan wakil bupati, serta pimpinan DPRD terdahulu.

“Pencapaian pembangunan yang kita rasakan hari ini merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat antara eksekutif, legislatif, Forkopimda, serta dukungan dari pemerintah provinsi hingga pusat,” kata hj Renie.

Ia menegaskan, momentum Hari Jadi ke-385 harus menjadi refleksi bersama untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Bandung.

*Angkat Filosofi Sunda dalam Pembangunan*

Mengusung tema “Ngarawat Lembur, Ngaronjatkeun Zaman”, peringatan HUT tahun ini menekankan pentingnya keseimbangan antara kemajuan dan pelestarian nilai-nilai lokal.

Hj Renie menjelaskan, pembangunan tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga harus menjaga harmoni antara manusia, Tuhan, dan alam.

“Kita diingatkan untuk menjaga tiga relasi utama, yaitu hubungan dengan Tuhan (hablum minallah), sesama manusia (hablum minannas), dan alam (hablum minal ‘alam). Nilai-nilai ini harus menjadi landasan dalam setiap kebijakan pembangunan,” katanya.

Ia juga mengutip filosofi Sunda seperti “kudu bisa nulung ka nu butuh, nalang ka nu susah” serta prinsip pelestarian lingkungan “leuweung kaian, gawir awian” sebagai pedoman dalam membangun daerah yang berkarakter.

Menurutnya, kemajuan zaman harus diimbangi dengan upaya menjaga identitas budaya dan kelestarian lingkungan.

“Kita harus mampu berinovasi tanpa kehilangan jati diri. Masyarakat harus sejahtera, namun alam dan budaya tetap terpelihara,” tegasnya.

*DPRD Luncurkan Buku “Jejak Parlemen”*

Dalam kesempatan tersebut, DPRD Kabupaten Bandung juga meluncurkan buku berjudul “Jejak Parlemen, Catatan Tahun Pertama DPRD Kabupaten Bandung Periode 2024–2029”. Buku ini menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja lembaga legislatif kepada publik.

Buku tersebut memuat dokumentasi pelaksanaan fungsi DPRD, mulai dari pembentukan peraturan daerah (perda), penganggaran, hingga pengawasan.

Penyerahan buku dilakukan secara simbolis kepada Gubernur Jawa Barat sebagai representasi sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi.

Rangkaian rapat paripurna ditutup dengan pembacaan doa dan sisindiran Sunda yang sarat makna, mencerminkan harapan agar Kabupaten Bandung semakin “Bedas” (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera) serta mampu berkontribusi bagi kemajuan Jawa Barat.

Momentum HUT ke-385 ini pun menjadi pengingat penting bahwa pembangunan daerah tidak hanya tentang pertumbuhan, tetapi juga tentang menjaga warisan budaya dan keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang.**

Yans.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj Reni Rahayu Fauzi SH, Sinergi Forkopinda Kunci Stabilitas dan Tekankan Integritas Pilkades PAW 2026.

Bandung — YUTELNEWS.com// Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, S.H., menegaskan pentingnya integritas, transparansi, dan sinergi lintas lembaga dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Tahun 2026. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri rapat koordinasi yang digelar di Rumah Dinas Bupati Bandung, Soreang, pada Senin (30/03/2026).

Rapat strategis tersebut turut dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Pertemuan ini menjadi forum konsolidasi awal untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades PAW berjalan sesuai regulasi sekaligus menjaga stabilitas sosial di tingkat desa.

Dalam pernyataannya, Renie menekankan bahwa Pilkades PAW bukan sekadar agenda administratif, melainkan momentum penting untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan desa yang berdampak langsung pada pelayanan publik dan pembangunan.

“Pilkades Antar Waktu ini harus kita kawal bersama sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas demokrasi di tingkat desa. Prosesnya harus bersih, transparan, dan akuntabel. Tidak boleh ada ruang bagi konflik maupun kepentingan sempit yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan aktif Forkopimda dalam setiap tahapan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, guna memastikan keamanan dan kondusivitas wilayah tetap terjaga.

Menurut Renie, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan penyelenggara menjadi faktor krusial dalam memitigasi potensi kerawanan, termasuk konflik horizontal yang kerap muncul dalam dinamika pemilihan di tingkat desa.

“Kehadiran Forkopimda bukan hanya simbol koordinasi, tetapi bentuk nyata komitmen negara dalam menjamin proses demokrasi berjalan aman dan tertib. Ini penting agar masyarakat memiliki kepercayaan penuh terhadap hasil yang akan ditetapkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap hasil Pilkades PAW 2026 mampu melahirkan kepala desa yang tidak hanya memiliki legitimasi kuat, tetapi juga berintegritas dan berpihak pada kepentingan rakyat.

“Yang kita cari bukan sekadar pemimpin administratif, tetapi sosok yang amanah, mampu menjadi penggerak pembangunan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat desa,” tambahnya.

Rapat koordinasi ini juga menjadi langkah awal dalam menyatukan persepsi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menyelenggarakan proses demokrasi yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

 

Yans.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj.Renie Rahayu Fauzi S.H, Hadiri Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H, Tekankan Kebersamaan dan Efisiensi Anggaran

Bandung – YUTELNEWS.com// Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj Renie Rahayu Fauzi S.H., menghadiri kegiatan halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Bandung di Dome Bale Rame,pada  Rabu (25/03/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Bandung, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran anggota DPRD kabupaten bandung, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Momentum halal bihalal yang bertepatan dengan hari pertama masuk kerja pasca libur Lebaran ini berlangsung sederhana, namun penuh makna. Tanpa jamuan makan dan seremoni berlebihan, kegiatan difokuskan pada silaturahmi serta saling memaafkan antar sesama ASN.

Dalam keterangannya, Renie menegaskan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan fondasi moral sebelum kembali menjalankan tugas pelayanan publik.

“Alhamdulillah hari ini kita mulai kembali bekerja. Sebelum itu, kita bersilaturahmi dan saling memaafkan. Ini penting agar tidak ada lagi ganjalan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, usai menjalani ibadah Ramadan selama satu bulan penuh, momentum halal bihalal menjadi waktu yang tepat untuk membersihkan hati sekaligus memperkuat sinergi kerja di lingkungan birokrasi.

Menariknya, pelaksanaan tahun ini mengedepankan prinsip efisiensi anggaran. Tidak disediakannya hidangan menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mengelola anggaran secara lebih bijak dan bertanggung jawab.

“Ini sangat sederhana, bahkan tanpa hidangan. Ini bentuk penghormatan terhadap efisiensi. Yang utama adalah nilai silaturahmi dan ketulusan untuk saling memaafkan,” tegasnya.

Renie juga mengapresiasi langkah pimpinan daerah yang turun langsung menyapa para ASN. Menurutnya, hal tersebut menjadi perubahan positif yang mencerminkan kepemimpinan yang lebih dekat dan humanis.

“Biasanya ASN yang datang ke pimpinan, sekarang justru pimpinan yang turun langsung. Ini bentuk keteladanan dan kedekatan yang patut diapresiasi,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa kesederhanaan tidak mengurangi esensi halal bihalal. Justru dengan pendekatan yang lebih substansial, semangat kebersamaan, integritas, dan komitmen pelayanan publik semakin diperkuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

 

 

Yans.

Legislator Fraksi PKB Dadang Hemayana S.IP, Sampaikan Ucapan Idul fitri, Ajak Masyarakat Perkuat Persaudaraan dan Silahturahmi

Bandung – YUTELNEWS.com// Dalam suasana penuh kebahagiaan menyambut hari raya idulfitri 1447 hijriah.Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB, Dadang Hemayana S.I.P, menyampaikan ucapan selamat ” Hari Raya Idulfitri ” kepada seluruh masyarakat, yang merayakan hari kemenangan tersebut, Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat tali persaudaraan dan menjalin silahturahmi yang erat.

momentum Hari Raya Idul fitri menjadi waktu yg sangat dinantikan oleh umat muslim, setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan ramadhan, momen ini juga kesempatan untuk mempererat tali silahturohmi, saling memaafkan serta memperkuat rasa persaudaraan.
melalui pesan yang di sampaikan doa dan harapan terbaik, bagi seluruh masyarakat, “Selamat Hari Raya Idul fitri “, serta menyampaikan doa dan harapan terbaik mohon maaf lahir dan batin,” ucap Dadang Hemayana S.I.P. Ia menyampaikan bahwa Idul fitri adalah momen yang sangat berharga untuk merenungkan diri, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta menguatkan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi dasar kehidupan bermasyarakat.

” Taqobballalahu minna wa minkum “, Mohon maaf lahir dan bathin, semoga di hari yang fitri ini kita semua kembali suci dan selalu di berikan keberkahan, kesehatan serta kebahagiaan bersama keluarga dan orang-orang tercinta” ujarnya.

ia menuturkan bahwa semangat kebersamaan yang terasa dalam perayaan hari raya Idul fitri harus terus di jaga dan diperkuat dalam kehidupan sehari hari, menurutnya, nilai nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong merupakan fondasi penting dalam membangun harmonis dan sejahtera.

Sebagai wakil rakyat dari fraksi PKB di DPRD, Dadang Hemayana, juga berharap Idul fitri dapat menjadi penguat persatuan di tengah masyarakat, sekaligus menjadi semangat baru bersama-sama membangun daerah yang lebih maju dan berkembang,

ia pun mengajak semua elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan persaudaraan, sertabmenjadikan hari raya idul fitri sebagai momentum memperkuat silahturohmi dan mempererat hubungan antar sesama.

semoga kebahagiaan , kedamaian,dan keberkahan selalu menyertai kita semua di hariraya idulfitri ini. mari kita jadikan momen ini jadikan penguat persaudaraan dan kebersamaan dalam kehidupan masyarakat.

Dadang Hemayana juga berharap, semangat kebaikan dan kebersamaan yang terbangun pada Idul fitri dapat terus dilestarikan dan menjadi dasar untuk membangun daerah yang lebih baik, sejahtera, dan harmonis.” tutupnya.

 

Yans.

Plafon RSUD Baru Roboh, Ketua DPRD Geram: Kualitas Bangunan Dipertanyakan, Perbaikan Diminta Total

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Sebuah insiden kerusakan fasilitas berupa robohnya atap terjadi di Rumah Sakit BEDAS Pacira salah satu gedung rumah sakit yang baru saja diresmikan. Meski bangunan tersebut tergolong baru dan belum beroperasi secara maksimal, kerusakan ini menjadi perhatian serius karena dinilai dapat membahayakan keselamatan pasien dan pengunjung.

​Dalam tinjauan langsung di lokasi, ketua DPRD kabupaten Bandung Hj.Renie Rahayu Fauzi menyatakan rasa syukurnya karena insiden robohnya atap tersebut tidak menimbulkan korban jiwa atau mengenai pasien yang sedang melintas. Namun, ia menegaskan bahwa kejadian ini tidak seharusnya terjadi pada bangunan yang baru berusia beberapa bulan.

​”Ini rumah sakit baru, harusnya memang tidak terjadi dengan adanya roboh atap. Ini yang alhamdulillah tidak menimpa pasien atau orang yang jalan,” ujarnya di lokasi pada saat peninjauan langsung bersama Kadinkes dan Kepala PUTR Kab. Bandung, Rabu 18 Maret.

Dalam kesempatanya tersebut Hj.Renie​mendeak cepat Perbaikan kepada PUTR dan Kontraktor. Saya sudah berkomunikasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) serta Dinas Kesehatan untuk segera melakukan relokasi dan pembenahan menyeluruh. Mengingat anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan ini cukup besar, kualitas bangunan kini menjadi poin evaluasi penting bagi pihak PUTR maupun kontraktor pelaksana, katanya.

Ketua DPRD kabupaten Bandung Hj.Renie juga menyampaikan​beberapa poin utama yang menjadi catatan
​terkait kuwalitas Bangunan. Kerusakan pada gedung lama maupun baru harus segera dibereskan agar masyarakat merasa nyaman saat berobat.

Secara ​struktur geometris Rumah Sakit ini terdapat perbedaan ketinggian antara gedung depan dan belakang yang diduga memengaruhi sirkulasi angin dan ketahanan struktur atap, katanya
​Evaluasi Anggaran:

Menurutnya, dengan biaya pembangunan yang lumayan besar, ketahanan bangunan seharusnya lebih terjamin, tambah Renie.

​ ” Masyarakat diharapkan tetap tenang, sementara pihak kontraktor diminta bergerak cepat melakukan perbaikan agar pelayanan rumah sakit tidak terganggu lebih lama,” ujarnya.***

 

Yans.

Di Hari ke-25 Ramadhan 1447 H, Hadiat dan Istri Berbagi Kasih dengan Anak Yatim dan Jompo

Di Hari ke-25 Ramadhan 1447 H, Hadiat dan Istri Berbagi Kasih dengan Anak Yatim dan Jompo

 

Bandung — YUTELNEWS.com// Tepat hari ke-25 bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, suasana penuh kehangatan dan haru terasa di kawasan 8 Park Cluster, Desa Parung Serab, Kecamatan Soreang, Minggu (15/3/2026). Di kediamannya, Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB Daerah Pemilihan (Dapil) 1, Hadiat, S.Pd.I., bersama keluarga menggelar kegiatan silaturahmi Ramadhan bertajuk “Berbagi Kasih di Bulan Suci.”

Kegiatan tersebut bukan sekadar acara buka puasa bersama. Di baliknya tersimpan pesan kepedulian yang mendalam tentang arti berbagi dan pentingnya menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan perhatian serta kasih sayang, terutama di bulan suci yang penuh keberkahan ini.

Menurut Hadiat, berbagi dengan anak-anak yatim dan para jompo bukanlah kegiatan seremonial semata. Ia menyebut kegiatan tersebut sudah menjadi komitmen moral dirinya beserta istrinya, yang dijaga setiap Ramadhan sebagai wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar menghadirkan manfaat bagi sesama.

“Alhamdulillah kegiatan ini sudah memasuki tahun keempat. Kami ingin menjadikan Ramadhan sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan para jompo. Insya Allah selama kami diberi kemampuan, kegiatan ini akan terus kami lakukan setiap tahun,” ujar Hadiat.

Politisi yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC PKB Kabupaten Bandung itu menilai bahwa kepedulian sosial harus terus ditumbuhkan di tengah masyarakat. Baginya, semangat berbagi yang lahir dari nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran agama harus menjadi budaya yang hidup, terutama di bulan suci Ramadhan.

Lebih jauh, Hadiat juga memiliki gagasan untuk membangun gerakan kepedulian yang lebih luas terhadap anak-anak yatim di Kabupaten Bandung melalui program orang tua asuh atau bapak asuh. Ia berharap kegiatan santunan seperti ini tidak hanya berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan.

“Saya punya keinginan sederhana, mudah-mudahan ke depan kita bisa mengajak saudara-saudara di PKB dan para donatur untuk menjadi orang tua asuh/bapak asuh bagi anak-anak yatim di Kabupaten Bandung. Kalau bisa satu orang tua asuh membina sekitar sepuluh anak yatim piatu atau juga para jompo, sehingga mereka tidak hanya mendapatkan bantuan materi, tetapi juga perhatian dan kasih sayang,” tutur Hadiat.

Hadiat menegaskan bahwa Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperbanyak amal dan menumbuhkan semangat berbakti kepada sesama. Ia menambahkan bahwa nilai kepedulian sosial yang diajarkan dalam Islam juga sejalan dengan semangat perjuangan PKB yang menempatkan kemanusiaan dan kebersamaan sebagai landasan perjuangan.

“Semangat inilah yang juga menjadi ruh perjuangan PKB, yaitu hadir di tengah masyarakat, merawat kepedulian, dan memastikan tidak ada saudara kita yang merasa sendirian dalam menghadapi kehidupan,” pungkasnya.***

 

Yans.

Hadir di Rapat Paripurna DPRD, Wabup Ali Syakieb Tekankan Pentingnya Regulasi Komprehensif Pengelolaan Aset Daerah

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna diwakili Wakil Bupati (Wabup) Bandung Ali Syakieb menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, pada Senin (09/03/2026).

Rapat Paripurna ini dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terkait usulan pembahasan serta penandatanganan keputusan DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di luar Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung mengusulkan Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) untuk dibahas pada tahun 2026.

Ali Syakieb menyebutkan usulan tersebut dinilai penting sebagai langkah penyesuaian terhadap terbitnya regulasi terbaru, yakni Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2024 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 mengenai pedoman pengelolaan barang milik daerah.

“Regulasi daerah yang saat ini berlaku, yaitu Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 3 Tahun 2017, sudah tidak sepenuhnya selaras dengan ketentuan terbaru dari pemerintah pusat, sehingga perlu dilakukan penyesuaian melalui pembentukan peraturan daerah yang lebih relevan dengan perkembangan kebijakan nasional dan kebutuhan pengelolaan aset daerah saat ini,” tuturnya.**

 

Yans.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dadang Hemayana S.I.P, Hadiri Pernikahan Warga, Doakan Kebaikan Semangatkan Sinergi.

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Suasana penuh kehangatan dan keceriaan memenuhi lokasi pernikahan salah satu warga Banjaran, Kabupaten Bandung, yang berlangsung pada hari Senin pagi hingga sore ini. Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah kehadiran anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung H Dadang Hemayana S.I.P beserta istri dan Camat Banjaran Kasta Wiguna yang turut meramaikan acara penting dalam hidup pasangan muda tersebut.

Anggota DPRD Dadang Hemayana S.I.P , datang sebagai tamu undangan, tetapi juga sebagai perwakilan yang membawa harapan dan dukungan dari lembaga perwakilan rakyat kepada masyarakat. Mereka tiba di lokasi acara sekitar pukul 12.30 WIB, disambut dengan senyum hangat oleh keluarga kedua mempelai.pada senin 05/01/2026.

Setelah prosesi upacara pernikahan yang dilaksanakan sesuai dengan adat dan agama yang dianut pasangan berlangsung dengan khidmat, anggota DPRD mengambil kesempatan untuk menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada mempelai pria dan wanita.

Anggota DPRD H Dadang Hemayana,pun menyampaikan bahwa pernikahan bukan hanya momen kebahagiaan pribadi bagi pasangan, tetapi juga merupakan langkah penting dalam membangun pondasi keluarga yang kuat – salah satu pilar utama kemajuan masyarakat dan daerah.

“Kita melihat bahwa setiap pernikahan adalah sebuah cerita baru, sebuah keluarga yang nantinya akan menjadi bagian dari tulang punggung pembangunan Kabupaten Bandung. Kami berharap pasangan ini dapat menjalani hidup bersama dengan penuh kasih, saling menghargai, dan selalu menjaga keharmonisan dalam rumah tangga,” ucap anggota DPRD H Dadang.

Selain ucapan selamat, mereka juga menyampaikan bahwa lembaga DPRD Kabupaten Bandung selalu berkomitmen untuk mendengar suara masyarakat dan mengupayakan program-program yang bermanfaat bagi kesejahteraan warga, termasuk dalam hal pembinaan keluarga . Mereka mengajak keluarga besar mempelai dan tamu undangan untuk terus mendukung program-program pembangunan daerah dan menjaga persatuan serta kesatuan antarwarga.

Keluarga besar mempelai dan tamu yang menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran anggota DPRD, yang mereka anggap sebagai bentuk kedekatan lembaga negara dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Lebih lanjut ,Keluarga dan kedua mempelai, Witarya dan Imas Dini Maryani ,yang merupakan warga tetap di Kecamatan Banjaran , mengungkapkan rasa bangga dan bahagia karena acara pernikahan bisa dihadiri oleh perwakilan rakyat daerah serta bapak Camat Banjaran. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak anggota DPRD,Bapak Camat Banjaran, Kehadiran beliau-beliau bukan hanya membuat acara ini lebih berarti, tetapi juga memberikan semangat bagi kami untuk terus berkontribusi positif bagi daerah,” ucap kedua mempelai.

Pada akhir acara, anggota DPRD Dadang Hemayana beserta Istri, serta Camat Banjaran Kasta Wiguna dan kedua mempelai, berfoto bersama sebagai kenang-kenangan. Mereka juga menyampaikan doa terakhir agar pasangan selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam setiap langkah hidupnya. Sebelum pulang, mereka berjanji akan terus mengawasi perkembangan masyarakat di wilayah tersebut.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa hubungan antara lembaga perwakilan rakyat dengan masyarakat tidak hanya terbentuk melalui rapat dan program pembangunan, tetapi juga melalui partisipasi dalam momen-momen penting kehidupan warga, yang memperkuat ikatan emosional dan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakatnya,”tukasnya.

 

Yans.

 

Yans.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi Ajak Masyarakat Sambut Tahun Baru 2026 Dengan Do’a Bersama

Bandung – YUTELNEWS com|| Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi, mengajak masyarakat untuk menyambut tahun baru 2026 dengan doa bersama.

Ajakan tersebut disampaikan usai mengikuti doa bersama Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Forkopimda, dan jajaran pimpinan OPD di Masjid Al Fathu, Soreang, Rabu, 31 Desember 2025.

“Kami sudah melaksanakan doa bersama dalam rangka menyambut malam penggantian tahun baru 2026,”

Renie berharap, di tahun yang baru, masyarakat Kabupaten Bandung senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, dan Kabupaten Bandung tetap aman serta kondusif.

Renie mengimbau agar masyarakat Kabupaten Bandung tidak merayakan malam tahun baru dengan euforia berlebihan.

Oleh karena itu, Renie menyarankan agar malam pergantian tahun diisi dengan doa bersama untuk kedamaian warga Kabupaten Bandung.

“Di malam tahun baru ini dalam situasi sekarang yang seperti ini alangkah baiknya kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Bandung tidak melaksanakan tahun baru dengan Euphoria,” pesan.

Agar mendapat keberkahan, kata Renie, dalam menyambut malam penggantian tahun diisi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat demi untuk kebaikan seluruh warga kabupaten Bandung.

“Tentu, dari pada menyambut malam penggantian tahun dengan kegiatan eforia akan lebih baiknya kita melakukan doa bersama untuk kedamaian warga Kabupaten Bandung,” pungkasnya.***

 

Yans.

Rombongan Bupati Bandung Kang DS dan Ketua DPRD Hj Reni,Tiba di Geraja Katolik Santo Martinus Sulaiman

Kab.Bandung -YUTELNEWS com||  Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung melakukan monitoring kesiapan pengamanan dan kelancaran pelaksanaan ibadah menjelang perayaan Natal 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di gereja di wilayah lapangan udara Sulaiman Margahayu pada Rabu (24/12/2025).

Monitoring dilakukan bersama Kapolresta Bandung,serta Ketua DPRD Kabupaten Bandung para OPD sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah Natal.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan tentunya ini menjelang natal yang rutin dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten Bandung yang mana dari hari Senin sudah gelar pasukan dan mereka mengajak melaksanakan Nataru, tentunya malam ini malam natal yang mungkin setiap tempat tempat ibadah gereja sedang berlangsung ibadah”, ucapnya

Lanjut Bupati Bandung yang akrab disapa kang DS, pemerintah daerah dan forkopimda ada pak Kapolresta,ada Danlanud, Ketua DPRD,para OPD hadir dalam rangka memberikan situasi aman dan kondusif tentu dalam kesempatan ini kami atas nama pemerintah kabupaten Bandung mengucapkan selamat natal 2025 semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan dan berkah,dan tentunya selalu ada dalam Lindungan Tuhan yang maha kuasa” tuturnya.

Hasil pemantauan menunjukkan persiapan di gereja-gereja yang dikunjungi telah berjalan dengan baik dan matang. Tercatat, terdapat dua gereja yang menjadi lokasi peninjauan langsung oleh rombongan.

“Alhamdulillah, dari hasil monitoring hari ini semuanya berjalan lancar. Ada dua gereja yang kami tinjau dan persiapannya cukup matang. Mudah-mudahan pelaksanaan ibadah Natal dapat berjalan khidmat dan lancar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Bandung menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama Forkopimda berkomitmen penuh untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal 2025 berlangsung” Ujarnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauziah menuturkan semoga perayaaan Natal yang tengah dilakukan umat Ktistriani diberikan kelancaran.

” Selamat Hari Natal 2025, bagi yang merayakannya, Damai senantiasa melindungi kita semua, dan semoga Kabupaten Bandung Damai terkendali tidak terjadi hal hal yang kita harapkan, ” Tandasnya.

Kami juga akan selalu mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat kabupaten Bandung, termasuk Umat Kristiani agar senantiasa selalu wasapada dengan Kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Bila terjadi bencana dimanapun, segera mencari tempat yang lebih amat agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan, Pungkasnya.***

 

 

Yans.

Legislator Toni Permana SH, Apresiasi Pelantikan 7.550 P3KPW Formasi 2025.

Bandung – YUTELNEWS com|| Pelantikan 7.550 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW) formasi 2025 di Lapangan Upakarti Soreang, pada senin (08/12/2025), memicu antusiasme besar- besarran di lingkungan Kabupaten Bandung.

Acara tersebut memperlihatkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan publik. Karena itu, anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi NasDem, H. Toni Permana SH, memberi apresiasi langsung atas langkah strategis tersebut.

Sejak pagi, ribuan pegawai memadati area pelantikan. Mereka mengikuti keseluruhan rangkaian kegiatan yang Bupati Bandung pimpin secara langsung. Situasi itu memperkuat optimisme bahwa penambahan tenaga kerja baru mampu mempercepat penyelesaian berbagai urusan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Toni Permana juga mengucapkan selamat sekaligus memberikan pesan penting bagi seluruh pegawai baru.

“Saya mengucapkan selamat kepada 7.550 P3KPW yang resmi menerima amanah ini. Pemerintah daerah kini mendapat energi baru untuk memperkuat layanan publik,” kata Toni. Ia menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan SDM yang disiplin, terlatih dan siap menghadapi dinamika kebutuhan masyarakat.

Setelah menyampaikan ucapan selamat, Toni juga menyoroti relevansi formasi P3KPW ini. Ia menilai kebijakan tersebut menjawab kebutuhan riil lapangan. Banyak sektor memerlukan tenaga tambahan agar pelayanan tidak melambat. Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk terus memantau kinerja para pegawai melalui mekanisme evaluasi berkala.

“Setiap pegawai perlu menunjukkan kinerja yang konsisten sejak hari pertama. Masyarakat menunggu percepatan layanan dan mereka berharap kehadiran P3KPW membawa perubahan nyata,” ujarnya. Toni pun kemudian menambahkan bahwa kecepatan pelayanan bergantung pada kesiapan individu dalam memahami tugas.

Transisi menuju pola birokrasi yang lebih responsif membutuhkan pembinaan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, Toni meminta pemerintah daerah memperkuat pelatihan teknis dan nonteknis. Menurutnya, pembinaan akan menjaga kualitas kerja sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.

Ia juga mengingatkan para pegawai agar menjaga integritas di setiap langkah. “Jabatan ini amanah. Pegawai harus bekerja jujur, responsif, dan profesional. Tanpa integritas, kebijakan apa pun tidak menghasilkan manfaat besar,” ungkapnya. Dengan pesan tersebut, Toni berharap pegawai mampu melayani masyarakat secara langsung tanpa hambatan birokrasi yang tidak perlu.

Melalui pelantikan ini, Kabupaten Bandung memasuki fase baru dalam penyediaan layanan publik. Perpaduan antara kebijakan eksekutif dan dukungan legislatif menghadirkan peluang besar bagi peningkatan kualitas pembangunan. Karena itu, Toni tetap optimistis bahwa kehadiran 7.550 P3KPW akan memperkuat fondasi pelayanan pemerintah dan memberi dampak positif bagi masyarakat luas.” tukasnya.

Yans.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dadang Hemayana S.I.P Ucapkan Selamat Hari Guru Nasional, Guru Adalah Orang Hebat.

Bandung – YUTELNEWS com|| Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Dadang Hemayana S.I.P mengharapkan melalui peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI, kesejahteraan para guru semakin meningkat, sehingga pelayanan pendidikan dapat berjalan maksimal.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Fraksi PKB Dadang Hemayana S.I.P mengucapkan selamat hari Hari Guru Nasional 2025. Bagi Dadang Hemayana, bakti dan dedikasi guru sangat luar biasa.

“Guru adalah pilar utama pendidikan yang tanpa lelah membimbing, menginspirasi dan memberikan ilmu kepada generasi muda,” ujar Dadang Hemayana, yang saat ini juga menjabat sebagai Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, Senin 24/11/2025.

Sebagai anggota DPRD Kabupaten Bandung saat ini, pihaknya terus memperjuangkan kepentingan masyarakat khususnya hak para guru, menurutnya, apa yang dia raih sekarang tidak lepas dari peran penting guru dalam perjalanan hidupnya.

“Kami sangat bersyukur memiliki guru-guru yang tulus dan penuh dedikasi. Setiap nasihat, ilmu, dan perhatian yang diberikan begitu berarti bagi kami. Bagi kami, guru bukan hanya pengajar, tetapi juga sosok yang menjadi teladan dan inspirasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kata Dadang Hemayana pun ,mengungkapkan guru jasanya tiada tara. “Baktimu abadi dalam ingatan kami. Selamat Hari Guru! Terima Kasih atas semua yang telah Bapak dan Ibu berikan,” ucapnya.

“Semoga para guru selalu diberikan kesehatan, kesabaran, dan semangat dalam menjalankan tugas mulia ini. Tetaplah menjadi cahaya penerang dalam kegelapan dan lentera ilmu yang tak pernah padam,” pungkasnya.

 

Yans.

,

Politisi Muda , Khoiril Anwar Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bandung

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Politisi muda PKB, Khoiril Anwar berencana menjalani prosesi pelantikan jadi Anggota DPRD Kabupaten Bandung periode 2024-2029 pada Senin (27/10/2025).

Kehadiran Khoiril Anwar ini adalah untuk menggantikan anggota legislatif sebelumnya Hj. Titik Kartika FD, yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Khoiril Anwar yang masuk pada agenda pergantian antar waktu atau PAW anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB ini akan melangsungkan pelantikan di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung.

“Insya Allah, apa yang sudah diamanah kepada saya ini untuk meneruskan perjuangan almarhumah Hj. Titik Kartika FD. Semoga dalam menjalankan amanah ini tetap istiqomah, untuk kebaikan masyarakat Kabupaten Bandung,” ujar Khoiril Anwar di Soreang, Minggu (26/10/2025).

Legislator asal daerah pemilihan 1 Kabupaten Bandung ini pun memohon doa dari masyarakat Kabupaten Bandung. Semoga apa yang ia lakukan mendapatkan rahmat dan keberkahan dari Allah SWT. Aamiin yra.

“Semata-mata apa yang kita lakukan karena Allah SWT,” ucapnya.**

Yans

Hj. Renie Rahayu Fauzi Apresiasi Dan Buka Langsung Kirab Santri Nasional Se-Kecamatan Majalaya

Bandung – YUTELNEWS com|| Hari Santri Nasional 2025 diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Penetapan Hari Santri dimaksudkan untuk mengingat dan meneladani semangat jihad para santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang digelorakan para ulama.

Tanggal 22 Oktober 1945 merujuk pada peristiwa bersejarah, yakni seruan Resolusi Jihad yang dibacakan oleh Pahlawan Nasional KH. Hasyim Asy’ari. Seruan tersebut berisikan perintah kepada umat Islam untuk berperang (jihad) melawan tentara Sekutu yang berupaya menjajah kembali wilayah Indonesia pasca-Proklamasi.

Kirab Santri Nasional resmi dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB, Hj. Renie Rahayu Fauzi, pada 26 Oktober 2025 bertempat di Alun-alun Majalaya.

Dalam acara tersebut di hadiri pula Forkopimcam Kecamatan Majalaya, Sekcam Majalaya, Kapolsek Majalaya Kompol Suyatno, S.Pd.I., M.M., Danramil 0624 Majalaya Kapten Inf. Purwanto, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, Dinas LLAJ, Ketua PCNU Majalaya, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta stakeholder terkait lainnya.

Dalam acara kirab ini diikuti sebanyak empat ribu (4.000) santri yang berasal dari jenjang PAUD, TK, DTA, SD, SMP, hingga SMA di wilayah kerja Kecamatan Majalaya. Jalur kirab dimulai dari Alun-alun Majalaya, Jalan Laswi, dilanjutkan ke Kondang Babakan, dan kembali finis di Alun-alun Majalaya.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzie menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia Hari Santri Kecamatan Majalaya.

“Ini menjadi kebanggaan bagi saya pribadi dapat hadir dan membuka kegiatan ini. Semoga momentum Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi seremonial biasa, tetapi menjadi kekuatan bagi para santri di seluruh Indonesia untuk memahami arti dan esensi Hari Santri. Mudah-mudahan kegiatan kirab ini berjalan lancar dari awal sampai akhir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Pelaksana Kegiatan Kirab Santri Kecamatan Majalaya, H. Apip Syamsul Arif, menuturkan bahwa rangkaian kegiatan telah dilaksanakan sejak beberapa hari sebelumnya, di antaranya:

Lomba mangsiab/paduan suara santri
Lomba adzan tingkat SD, SMP, dan SMA
Lomba tahfidz Lomba mewarnai tingkat TK dan PAUD Lomba menggambar logo Nahdlatul Ulama untuk tingkat TK, SD, dan SMP.

“Puncaknya adalah kirab santri hari ini. Ini merupakan momentum yang baik untuk mengenang jasa para santri dalam perjuangan dan pembangunan bangsa. Semoga pesantren semakin kokoh, santri semakin jaya, dan Kabupaten Bandung semakin Bedas,” pungkasnya.

 

Yans.

H Tarya Witarsa DPRD Komisi C DPRD Sambut Baik Paguyuban Magot: Soroti Inovasi Pengolahan Sampah, dan Dorong Pemerintah Maksimalkan Potensi Ekonomi Sirkular

BANDUNG –YUTELNEWS com|| Jajaran Komisi C DPRD Kabupaten Bandung menerima audiensi Paguyuban Magot Kabupaten Bandung di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, Soreang, pada Selasa (14/10/2025). Kehadiran para pegiat pengolahan sampah inovatif ini menjadi momentum penting bagi DPRD untuk meninjau langsung langkah-langkah kreatif dalam menangani isu sampah organik di wilayah Kabupaten Bandung, sekaligus mendorong penerapan ekonomi sirkular.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung, H. Tarya Witarsa, menyambut baik inisiatif Paguyuban Magot yang memanfaatkan media magot untuk mengolah sampah organik menjadi pakan ternak dan pupuk organik. “Kehadiran mereka merupakan bentuk nyata pengolahan sampah yang berpotensi menjadi ekonomi sirkular. Upaya ini bisa menjadi solusi strategis dalam penanganan sampah yang selama ini masih menjadi isu penting di Kabupaten Bandung,” ujar H Tarya.

Dalam pertemuan tersebut, hadir juga Kabid Sampah dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung. Komisi C mendorong Dinas lingkungan hidup untuk lebih serius mendukung pengolahan sampah, khususnya melalui kolaborasi dengan Paguyuban Magot. ” Menurut Tarya, keterlibatan komunitas kreatif seperti ini sangat membantu pemerintah daerah dalam membangun sistem pengolahan sampah yang ramah lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.***

Yans

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.