NATUNA – YUTELNEWS.COM || Tiga ruas jalan beton bertulang di kawasan pelantar laut Kelurahan Sedanau, RT 03 RW 01, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, kini berada dalam kondisi memprihatinkan dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Natuna segera melakukan perbaikan sebelum terjadi musibah yang tidak diinginkan.
Awak Yutelnews.com turun langsung ke lokasi pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIB menyusul adanya keluhan masyarakat. Dari hasil pantauan di lapangan, terdapat tiga titik jalan yang mengalami kerusakan, yakni Jalan Pattimura, Gang Pemda 1, dan Gang Pemda 2.
Dua warga setempat yang meminta identitasnya disamarkan dengan inisial A dan K mengungkapkan bahwa kerusakan tersebut telah berlangsung cukup lama. Jalan beton yang dibangun di atas laut itu mengalami kerusakan pada sejumlah bagian, bahkan terdapat titik yang sudah putus sehingga untuk sementara hanya ditopang menggunakan kayu agar masih dapat dilalui masyarakat.
“Kayu penopang memang masih kuat untuk sementara. Namun yang kami khawatirkan, apabila beton di atasnya tiba-tiba ambruk, pengguna jalan tidak akan menyadarinya karena kayu penyangga tidak terlihat dari atas,” ujar salah seorang warga.
Menurut warga, bagian jalan yang ditopang kayu di Jalan Pattimura memiliki panjang sekitar 50 meter, sementara kondisi serupa juga terjadi di Gang Pemda 2 dengan panjang yang hampir sama. Meski masih dapat dilalui, warga terus mengingatkan pengguna jalan agar berhati-hati karena kondisi tersebut dinilai sangat rawan.
Untuk memastikan informasi tersebut, awak Yutelnews.com juga meminta keterangan Ketua RT 03 Kelurahan Sedanau, Wan Iskandar. Ia membenarkan bahwa ketiga ruas jalan tersebut memang sudah sangat mengkhawatirkan.
Menurut Wan Iskandar, Gang Pemda 1 juga mengalami kerusakan yang cukup parah, meski panjang kerusakannya tidak seperti di Jalan Pattimura dan Gang Pemda 2. Sebagai langkah antisipasi, warga memasang pembatas dan peringatan sederhana berupa larangan bagi kendaraan roda tiga (tosa) melintas pada bagian jalan yang paling rawan.
“Secara keseluruhan kondisi Gang Pemda 1 juga sudah mengkhawatirkan. Namun masyarakat masih terpaksa menggunakannya karena ketiga ruas jalan ini merupakan akses strategis menuju berbagai aktivitas ekonomi warga, seperti usaha hasil laut, rumah makan, serta aktivitas sehari-hari masyarakat,” jelas Wan Iskandar.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Natuna segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi ketiga ruas jalan tersebut dan merealisasikan pembangunan maupun perbaikan sebelum terjadi kecelakaan atau musibah yang tidak diinginkan.
Keluhan masyarakat terkait kondisi tiga ruas jalan tersebut juga telah disampaikan kepada Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Kabupaten Natuna, yang bertugas membantu percepatan pembangunan daerah sesuai amanah Bupati Natuna, Cen Sui Lan. Sebagai bentuk keberimbangan pemberitaan, awak Yutelnews.com kemudian mengonfirmasi anggota TP2D Kabupaten Natuna, Raja Agustiawan. Ia membenarkan bahwa laporan masyarakat mengenai kerusakan Jalan Pattimura, Gang Pemda 1, dan Gang Pemda 2 telah diterimanya.
Dalam pernyataannya, Raja Agustiawan mengatakan, “Benar adanya. Warga sudah menyampaikan keluhan tersebut kepada saya, dan aspirasi itu juga telah saya sampaikan kepada Ibu Bupati Natuna, Cen Sui Lan, agar menjadi perhatian pemerintah daerah dan dapat segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan.”
Hingga berita ini diterbitkan, Yutelnews.com masih berupaya mengonfirmasi instansi teknis yang berwenang terkait rencana penanganan dan perbaikan ketiga ruas jalan tersebut sebagai bentuk penerapan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.
( Red: Darmansyah, Kepala Biro Natuna YutelNews.Com )





















