Ambon, Yutelnews.com.
“Terkait berbagai kabar yang beredar luas belakangan ini, kami menyatakan dengan tegas dan lugas: apa yang diberitakan itu sangat tidak benar, tidak berdasar, dan merupakan rekayasa murni.
Ini adalah permainan kotor sekelompok oknum tertentu yang sengaja menyebarkan informasi palsu melalui akun-akun anonim maupun akun palsu di media sosial. Tujuan mereka sangat jelas: ingin merusak citra, nama baik, dan kewibawaan institusi serta memecah belah kepercayaan masyarakat terhadap aparat.
Kami menegaskan bahwa isu yang mereka angkat itu sarat kepentingan tersembunyi, berisi tuduhan tanpa bukti sahih, dan sengaja dipelintir untuk menciptakan kegaduhan. Kami menolak keras segala bentuk fitnah yang mencoreng nama baik institusi dan personel yang sebenarnya telah bekerja dengan penuh tanggung jawab.
Meskipun demikian, kami tetap mendesak Pangdam XV/Pattimura untuk melakukan evaluasi menyeluruh guna memastikan kebersihan barisan:
– Periksa secara transparan seluruh personel yang bertugas di kawasan tambang Gunung Botak, khususnya di Dampos Tanah Merah, Pagar Sen, Longsoran, Anahoni, Pos Janda, dan Jalur H.
– Pastikan tidak ada oknum yang terlibat atau melindungi aktivitas ilegal bak rendaman pengolahan emas yang merusak lingkungan.
– Tindak tegas siapa pun yang melanggar aturan, tanpa pandang bulu, demi menjaga integritas TNI.
Sekali lagi kami ingatkan: jangan mudah terprovokasi berita bohong. Jangan biarkan kepentingan segelintir orang merusak kepercayaan yang telah dibangun bersama. Kami akan terus memantau dan menindak tegas penyebar berita palsu sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Tim A,1.
Pernyataan tegas: Pemberitaan tersebut tidak benar, hanya permainan oknum ingin merusak nama baik institusi










































