Peresmian dan Launching ILP Posyandu Desa Meliah Tahun 2026

NATUNAYUTELNEWS.com ||
Kabupaten Natuna – Pemerintah Desa Meliah, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, melaksanakan kegiatan peresmian dan launching Integrasi Layanan Primer (ILP) Posyandu pada Rabu, 11 Februari 2026, pukul 08.30 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Meliah dan dilaksanakan selama satu hari penuh.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala Desa Meliah, Zamri, S.Kom., yang didampingi oleh Ibu Kepala Desa Meliah serta Kepala Puskesmas Subi. Acara ini menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat melalui sistem layanan yang lebih terintegrasi.

Launching ILP Posyandu ini menghadirkan berbagai layanan kesehatan dalam satu tempat. Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan dan pemantauan kesehatan balita, pelayanan ibu hamil, Posyandu remaja, serta Posyandu lansia. Dengan konsep integrasi layanan primer, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang menyeluruh dan berkesinambungan.

Kegiatan ini juga melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Subi serta seluruh kader Posyandu Desa Meliah yang berperan aktif dalam pelaksanaan pelayanan. Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran para ibu hamil, orang tua balita, remaja, hingga para lansia yang memanfaatkan layanan kesehatan tersebut.

Melalui pelaksanaan ILP Posyandu ini, diharapkan pelayanan kesehatan di Desa Meliah semakin optimal, terkoordinasi, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah Desa bersama Puskesmas Subi berkomitmen untuk terus mendukung program-program kesehatan demi terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera.

(Bani)

HPN 2026 Natuna: Pers Teguhkan Peran Pilar Demokrasi dan Mitra Pembangunan

NATUNAYUTELNEWS.com ||
Mewakili Pemerintah Kabupaten Natuna, Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna Boy Wijanarko menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kabupaten Natuna yang digelar pada Senin, 9 Februari 2026, menggaungkan tema “Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, serta dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan OPD, instansi vertikal, dan berbagai organisasi profesi jurnalis di Natuna.

Dalam sambutannya, Boy Wijanarko menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai penyaji informasi publik yang faktual dan berimbang, pelaksana kontrol sosial yang konstruktif, serta mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah di tengah dinamika era digital.

“Pers merupakan pilar demokrasi yang berkontribusi besar dalam menjaga transparansi, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Peringatan HPN 2026 di Natuna turut diwarnai prosesi adat penyerahan pulut kuning sebagai simbol penghormatan, rasa syukur, dan doa keselamatan. Sajian adat tersebut diserahkan langsung kepada Sekda Natuna oleh Ketua PWI Natuna Ravi, didampingi Ketua IWO-I Natuna Bahrul Lazi, dan disaksikan insan pers yang hadir. Momen tersebut menghadirkan suasana penuh makna sebagai wujud doa bersama serta komitmen kolaboratif antara pers dan pemerintah demi kemajuan Natuna.

Meski terdapat kekecewaan dari sebagian insan pers atas ketidakhadiran Bupati Natuna Cen Sui Lan yang berhalangan hadir karena agenda pemerintahan yang telah terjadwal sebelumnya, hal tersebut tidak mengurangi semangat peringatan HPN. Momentum ini justru menjadi penguat tekad insan pers untuk terus menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, transparan, objektif, dan bertanggung jawab, sejalan dengan tema HPN 2026 “Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”.

Peringatan HPN 2026 di Natuna ditutup dengan diskusi ringan dan sesi foto bersama sebagai simbol eratnya sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam membangun Kabupaten Natuna sebagai wilayah perbatasan NKRI.

Red: Darmansyah
Kabiro Natuna | Yutelnews.com

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung

YUTELNEWS.com ||JAKARTA – Jumat, 6 Februari 2026, Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka mememperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.

Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.

“Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi” Ujar Brigjen Langgeng.

Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung.

Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung.

Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik.

Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram.

“Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog.” Ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan.

Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.

(Red:Darmansyah) Kabiro Natuna Yutelnews.com

 

Kapolda Riau Tinjau Lokasi Gajah Mati dan Berjanji Ungkap Pelaku

Pelalawanyutelnews.com ||Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum, melakukan kunjungan ke Desa Lubuk Kembang Bunga, Kec. Ukui, terkait penemuan gajah mati di Areal Konsesi PT. RAPP Estate Ukui. Kegiatan ini dihadinpingi Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K , oleh sejumlah pejabat, termasuk Kabid Wilayah I BKSDA Riau, Sdr. Yudha, Dir Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, S.I.K, dan Dansat Brimob Polda Riau, KOMBES POL I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K, para PJU Polres Pelalawan dan gabungan personil Polres Pelalawan dan Polsek .

Kapolda Riau menyatakan bahwa pihaknya akan menggunakan Pola Tekno Intel untuk mengungkap kasus penembakan gajah ini. “Pada Body Gajah ditemukan dalam keadaan terduduk, kepala Terpotong dan didapati 2 Proyektil ditubuh Gajah yang mana dilakukan oleh Profesional,” katanya.

Kunjungan Kapolda Riau juga bertujuan untuk membentuk Satgas Gabungan dan membuka Posko di Kantor RAPP Estate Ukui. “Kita akan membuat Time Line Progres pengungkapan dan tentukan siapa Berbuat apa,” tambah Kapolda Riau.

Selain itu, Kapolda Riau juga meminta masyarakat untuk melaporkan informasi terkait kasus ini kepada Kapolres Pelalawan. “Apabila ada masyarakat yang ingin melapor terkait Informasi agar dapat menghubungi Nomor hp Kapolres Pelalawan No. 082175211007,” katanya.

Rangkaian kegiatan kunjungan Kapolda Riau meliputi pengecekan TKP, makan siang bersama, dan rapat pembahasan pembentukan Tim pengungkapan Kematian Gajah.

Kapolda Riau juga menekankan pentingnya kolaborasi untuk mengungkap kejadian ini. “Kita berkolaborasi untuk mengungkap kejadian ini, dan kita update setiap hari penyidikan akan kita ambil alih,” katanya.

Dir Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, S.I.K, menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Tim Satgas Gabungan untuk mengungkap kasus ini. “Kami akan melakukan penyelidikan secara intensif untuk menangkap pelaku,” katanya.

Kapolres Pelalawan, yang juga menjadi ketua Tim Satgas Gabungan, menyatakan bahwa pihaknya akan melaporkan perkembangan kasus ini kepada Kapolda Riau setiap hari. “Kami akan bekerja keras untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku,” katanya.

Kegiatan kunjungan Kapolda Riau berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif , kegiatan berakhir sekitar pukul 16.00 wib.|| AS

Berbagi Bahagia, Peduli Bersama: PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru Gelar Pertemuan Rutin dan Bakti Sosial

YUTELNEWS.comPekanbaru || Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Cabang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menggelar pertemuan rutin yang bertempat di halaman Kantor Lapas Pekanbaru. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat kebersamaan, serta mengusung tema “Berbagi Bahagia, Peduli Bersama”, Sabtu (07/02/2026).

Pertemuan rutin diawali dengan kegiatan senam bersama yang diikuti oleh seluruh anggota PIPAS. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota. Suasana hangat dan penuh semangat tampak mewarnai pelaksanaan senam bersama tersebut.

Setelah kegiatan senam, acara dilanjutkan dengan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru terhadap sesama. Bantuan disalurkan kepada masyarakat sekitar serta keluarga warga binaan yang kurang mampu. Kegiatan bakti sosial ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima bantuan.

Ketua PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru, Ibu Dian Yuniarto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen dan kekompakan PIPAS dalam melaksanakan aksi sosial.

“Melalui kegiatan ini, PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru menunjukkan komitmen dan kekompakannya dalam berbagi dan peduli terhadap sesama. Kami berharap paket sembako yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban bagi masyarakat serta keluarga warga binaan yang menerimanya,” ujar Ibu Dian Yuniarto.

Melalui pertemuan rutin ini, PIPAS Cabang Lapas Kelas IIA Pekanbaru tidak hanya memperkuat kebersamaan antar anggota, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial. Sejalan dengan tema yang diusung, kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat berbagi kebahagiaan dan peduli bersama.

(Desi Kabiro)

Kejati Sulsel Keluarkan Peringatan Resmi, Maraknya Penipuan Catut Nama Kajati Sulsel, Masyarakat Diminta Waspada

YUTELNEWS.comSulsel || Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) mengeluarkan peringatan resmi menyusul maraknya upaya penipuan yang mencatut nama pimpinan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr Didik Farkhan Alisyahdi, melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.

Modus penipuan ini terdeteksi menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk meyakinkan korban. Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Soetarmi, menegaskan agar seluruh lapisan masyarakat, instansi pemerintah, maupun pihak swasta untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kami menyampaikan kepada seluruh pihak agar tidak menanggapi, tidak membalas, dan tidak melakukan komunikasi apa pun apabila dihubungi oleh nomor yang tidak dikenal yang mengaku sebagai pejabat atau pegawai Kejati Sulsel, khususnya yang mengatasnamakan Bapak Kajati,” ujar Soetarmi dalam keterangannya di Makassar, Minggu (8/2/2026).

Soetarmi menekankan bahwa Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan memiliki prosedur komunikasi resmi yang baku dan terukur. 

“Kejati Sulsel tidak pernah menyampaikan informasi resmi melalui nomor pribadi. Tidak ada permintaan data sensitif maupun permintaan dalam bentuk lainnya yang dilakukan melalui nomor WhatsApp yang tidak terverifikasi,” jelas Soetarmi.

Apabila masyarakat menerima pesan atau panggilan telepon yang mencurigakan, Kejati Sulsel memberikan imbauan sebagai berikut:

 • Jangan Memberikan Data Pribadi: Hindari mengirimkan informasi identitas, data keuangan, atau dokumen penting lainnya.

 • Abaikan Instruksi: Jangan mengikuti arahan atau perintah yang disampaikan oleh penelepon/pengirim pesan tersebut.

 • Blokir Nomor: Segera lakukan pemblokiran terhadap nomor yang bersangkutan untuk memutus akses komunikasi.

 • Laporkan: Segera lapor kepada pihak berwenang atau melalui kanal pengaduan resmi Kejati Sulsel untuk ditindaklanjuti.

Kejati Sulsel berkomitmen untuk menjaga integritas institusi dan melindungi masyarakat dari segala bentuk penyalahgunaan nama pejabat demi kepentingan pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.           

(Abu algifari)

Lapas Kelas IIA Pekanbaru Gandeng DLHK, Warga Binaan Dibekali Penyuluhan Pengelolaan Sampah

YUTELNEWSPEKANBARU ||Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menggelar kegiatan Penyuluhan Pengelolaan Sampah bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan di lingkungan Lapas, Jumat (06/02/2026).

Kegiatan penyuluhan dibuka secara langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto. Dalam sambutannya, Yuniarto menegaskan pentingnya kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan, khususnya di dalam Lapas.

“Pengelolaan sampah yang baik bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga bagian dari pembinaan karakter dan tanggung jawab bersama. Kedepan, hasil dari pengelolaan sampah ini akan diolah menjadi pupuk yang memiliki nilai manfaat dan ekonomi, sehingga dapat dijual kembali kepada masyarakat,” ujar Yuniarto.

Penyuluhan ini diikuti oleh sebanyak 100 orang warga binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru yang tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan. Kegiatan berlangsung interaktif melalui pemaparan materi serta diskusi mengenai praktik pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan bernilai guna.

Hadir mewakili Kepala Dinas DLHK Kota Pekanbaru, Rima Septisia, selaku Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Madya, yang sekaligus bertindak sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Rima menjelaskan tentang klasifikasi sampah, teknik pengelolaan sampah yang tepat, hingga proses pengolahan sampah organik menjadi pupuk. Menurutnya, pengelolaan sampah yang terintegrasi tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi.

“Pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari pemilahan sejak sumbernya. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk yang bermanfaat, sementara sampah anorganik bisa didaur ulang. Jika dikelola dengan benar, sampah tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi,” jelas Rima.

Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan warga binaan dapat memiliki keterampilan dalam mengelola sampah secara mandiri, sekaligus mendukung program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Pekanbaru serta berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

(Desi Kabiro)

Gerak Sehat dari Balik Jeruji: Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Gelar Senam Bersama

YUTELNEWS.comPEKANBARU || Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mengikuti kegiatan senam bersama yang dilaksanakan di lapangan dalam Lapas, Jumat pagi (06/02/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebugaran jasmani serta meningkatkan kesehatan fisik dan mental warga binaan.

Senam bersama tersebut diikuti oleh ratusan warga binaan dengan penuh antusias yang dipandu oleh instruktur dan didampingi oleh petugas Lapas. Gerakan senam dipandu secara teratur dengan tetap memperhatikan keamanan dan ketertiban. Suasana kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, melalui Kepala Seksi Binadik Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Angki Setyo Andrianto menyampaikan bahwa kegiatan senam rutin merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Selain menjaga kesehatan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan disiplin, kebersamaan, serta pola hidup sehat selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.

Melalui kegiatan positif seperti senam bersama, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan yang humanis, sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan kondusif.

(Desi Kabiro)

Kapolres Kuansing Pimpin Gotong Royong Bersama Forkopimda dan Pelajar, Wujudkan Taman Jalur Bersih dan Asri

YUTELNEWS.com
KUANTANSINGINGI || Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh Polres Kuantan Singingi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pelajar, serta masyarakat dalam kegiatan gotong royong massal yang digelar di kawasan Taman Jalur Teluk Kuantan, Jumat (6/2/2026) pagi.

Kegiatan diawali dengan apel persiapan yang berlangsung di halaman Mapolsek Kuantan Tengah sekitar pukul 08.00 WIB. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., dan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kuansing, TNI, OPD terkait, hingga elemen masyarakat dan pelajar SLTP serta SLTA se-Kecamatan Kuantan Tengah.

Dalam arahannya, Kapolres Kuansing menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, namun menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat sekaligus tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat Rapat Koordinasi Nasional, yang menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Hari ini kita bersama-sama turun langsung ke lapangan untuk membersihkan kawasan publik yang menjadi kebanggaan masyarakat Kuansing. Ini adalah bentuk sinergi nyata antara TNI–Polri, Forkopimda, pelajar, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertib,” ujar AKBP Hidayat Perdana.

Kapolres juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh dan motor penggerak kepedulian lingkungan, khususnya bagi generasi muda. Menurutnya, kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara berkelanjutan.

Adapun lokasi gotong royong meliputi sejumlah titik strategis, antara lain Mapolsek Kuantan Tengah, Taman Jalur, Tepian Narosa, Lapangan Limuno, Terminal Teluk Kuantan, Masjid Raya Teluk Kuantan, serta kawasan Hutan Kota Pulau Bungin. Dengan menggunakan berbagai sarana seperti cangkul, sapu lidi, sekop, parang, serta dukungan kendaraan dinas DLHK, peserta membersihkan sampah, memangkas rumput, dan menata area publik.

Kegiatan ini diikuti oleh Bupati Kuansing yang diwakili Asisten III, Kejari Kuansing, Ketua DPRD Kuansing, perwakilan Dandim 0302/Inhu, Waka Polres Kuansing, para pejabat utama Polres Kuansing, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, personel TNI-Polri, serta masyarakat peduli lingkungan.

Usai pelaksanaan gotong royong, kegiatan ditutup dengan apel konsolidasi yang dipimpin Kabag Ops Polres Kuansing di Mapolsek Kuantan Tengah. Dalam kesempatan tersebut disampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas partisipasi dan kekompakan yang telah ditunjukkan.

“Kegiatan positif seperti ini akan terus kita laksanakan ke depannya. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga,” tutup Kapolres Kuansing.

Dengan adanya kegiatan gotong royong ini, diharapkan kawasan Taman Jalur dan fasilitas umum lainnya semakin bersih, nyaman, serta menjadi ruang publik yang membanggakan bagi masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.

Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi
(Desi Kabiro)

Sekda Natuna Tegaskan HPN Ajang Aktualisasi Kepedulian Sosial Pers

YUTELNEWS.comNatuna || Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko, mengapresiasi aksi bakti sosial insan pers Natuna dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Masjid Al-Mukarromah, Penagi, Kecamatan Bunguran Timur, Jumat (6/2/2026).

Menurut Boy, HPN bukan sekadar seremoni profesi, melainkan momentum strategis bagi insan pers untuk mengaktualisasikan peran sosial serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.

Ia menegaskan, kolaborasi media dan pemerintah menjadi elemen penting dalam mendukung pembangunan daerah serta membangun opini publik yang konstruktif dan edukatif.

Kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian HPN 2026, dengan puncak peringatan nasional dijadwalkan berlangsung di Provinsi Banten pada 9 Februari 2026.

(Bani)

Yasinan Rutin Jadi Sarana Pembinaan Rohani Personel Lanud Raden Natuna

YUTELNEWS.comNATUNA ||
Personel Lanud Raden Sadjad (Lanud RSA) yang beragama Islam mengikuti kegiatan yasinan rutin malam Jumat di Masjid Mina Lanud RSA, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (5/2/2026). Kegiatan dilaksanakan sebagai sarana pembinaan rohani dan kebersamaan.

Lanud RSA menghadirkan Kepala Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Timur Laut, Suwito, S.Ag., untuk memimpin pembacaan Surah Yasin yang berlangsung khusyuk dan diakhiri dengan doa bersama demi keselamatan seluruh personel.

Kegiatan diikuti Kadispers Letkol Adm Yuli Afrizan, S.Sos., Kadislog Letkol Kal Julianto, S.T., M.I.Pol., Komandan Satuan, Kepala Seksi, Militer dan PNS, serta Pengurus, Anggota PIA Ardhya Garini Cabang 9/D.I Lanud RSA yang turut hadir dalam suasana penuh kekeluargaan.

Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memakmurkan masjid di lingkungan Lanud RSA serta memperkuat nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari prajurit dan keluarga besar satuan.

Melalui Yasinan rutin, kegiatan ini menjadi sarana menumbuhkan ketenangan batin, memperkuat kebersamaan, serta mendorong personel menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sambil menjaga keharmonisan di lingkungan satuan.

(Bani)

Permasalahan Drainase Senjulung Baru III Disurvei, Siap Masuk Tahap Pelaksanaan

YUTELNEWS.com / Batam, 5 Februari 2026 – Permasalahan drainase di kawasan Senjulung Baru III, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, mulai menunjukkan titik terang. Dalam pendampingan yang dilakukan oleh JPKP bersama Lurah Kabil, Ketua RW 010, Ketua RT 002, serta tokoh masyarakat, lokasi rencana pembangunan drainase telah disurvei langsung di lapangan dan pada prinsipnya telah disetujui (ACC) untuk ditindaklanjuti.

Survei tersebut merupakan tindak lanjut atas keluhan warga Senjulung Baru III terkait wilayah yang selama ini belum memiliki saluran drainase memadai. Keluhan tersebut mendapat respons cepat dari Wali Kota Batam dan Dinas Bina Marga. Saat ini, proses penanganan tinggal menunggu tahapan pelaksanaan di lapangan.

Diharapkan, dengan terealisasinya pembangunan saluran drainase, aliran air hujan di wilayah Senjulung Baru III dapat tertata dengan baik sehingga mampu mencegah kerusakan jalan yang kerap terjadi, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan lingkungan warga.

Atas perhatian dan respons cepat tersebut, warga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Wali Kota Batam beserta jajaran, pimpinan dan jajaran Dinas Bina Marga, Lurah Kabil beserta jajarannya, Ketua RW 010 Senjulung Baru III, Ketua RT 002 Senjulung Baru III, serta Bapak Zainal selaku tokoh masyarakat, atas kinerja dan kolaborasi dalam menindaklanjuti permasalahan drainase di wilayah tersebut.

Warga berharap sinergi dan komunikasi yang baik antar pihak dapat terus terjaga demi percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas lingkungan di Senjulung Baru III.

(Bunda Wan Adam)

Bintek KUHP dan KUHAP Baru di Kejati Sulsel, JAM Pidum Tekankan Peran Jaksa sebagai Navigator Utama Penanganan Perkara

YUTELNEWS.comMakassar || Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) menggelar Bimbingan Teknis (Bintek) bertajuk “Penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP” pada Rabu, 4 Februari 2026. Acara strategis ini dihadiri oleh jajaran petinggi hukum nasional, termasuk para Aspidum dan Kajari dari seluruh wilayah Sulawesi.

Wakil Menteri Hukum RI, Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej, S.H., M.Hum., hadir memberikan keynote speech sekaligus membuka kegiatan. Dalam arahannya, Prof. Eddy menekankan bahwa meskipun kodifikasi hukum baru ini masih akan terus disempurnakan melalui praktik, kualitasnya jauh melampaui aturan kolonial sebelumnya.

“Kuhap yang baru ini jauh dari kesempurnaan dan akan ada perubahan sembari berjalan, namun saya jamin 100 persen jauh lebih baik dibanding KUHAP yang lama. Aturan ini sangat mengedepankan perlindungan terhadap HAM, dirinci sekali hak tersangka, hak anak, hingga hak disabilitas untuk mencegah kesewenang-wenangan aparat,” ujar Prof. Eddy Hiariej.

Beliau menambahkan bahwa prinsip utama dalam aturan baru ini adalah sistem peradilan pidana terpadu yang tegas membagi kewenangan mulai dari penyidikan di Polri, penuntutan di Kejaksaan, hingga pembelaan oleh advokat.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, memaparkan materi mengenai rencana strategis Kejaksaan RI dalam menyongsong era baru ini. Ia menegaskan posisi Jaksa sebagai pengendali perkara (Dominus Litis).

“Jaksa bertindak sebagai Navigator Utama yang memastikan setiap tahap proses peradilan, dari pra-penuntutan hingga eksekusi, berjalan tertib dan menjamin hak-hak tersangka serta korban. Kita harus mengantisipasi problematika praktis pasca berlakunya aturan ini melalui pemahaman yang seragam,” tegas Prof. Asep Nana Mulyana.

Dalam sesi teknis, Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung RI, Dr. Prim Haryadi, S.H., M.H., menguraikan tentang mekanisme Plea Bargaining dan Saksi Mahkota yang menjadi terobosan untuk efisiensi peradilan.

“Mekanisme pengakuan bersalah adalah ruang bagi terdakwa untuk kooperatif dengan imbalan keringanan hukuman. Namun, Hakim tetap harus menguji secara ketat apakah pengakuan tersebut dilakukan secara sukarela, tanpa tekanan, dan tanpa penyiksaan,” jelas Dr. Prim Haryadi.

Sementara itu, Guru Besar FH UI, Prof. Harkristuti Harkrisnowo, menyoroti pentingnya perubahan paradigma dari retributif (pembalasan) menuju keadilan restoratif dan rehabilitatif.

“Tantangan terbesar kita bukan hanya pasal, tapi perubahan mindset. Pidana penjara tidak lagi menjadi primadona. APH harus mulai terbiasa dengan alternatif pidana seperti kerja sosial atau pemaafan pengadilan (judicial pardon) jika itu dirasa lebih adil bagi masyarakat,” tukas Prof. Harkristuti Harkrisnowo.

Kajati Sulsel, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, selaku tuan rumah menyampaikan bahwa Bintek ini merupakan langkah krusial bagi para Jaksa di wilayah Sulawesi untuk menyamakan persepsi hukum agar tidak terjadi disparitas penuntutan di masa transisi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakajati Sulsel, Prihatin, Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Andi Basmal, serta jajaran Hakim Tinggi PT Makassar.

(Abu Algifari)

Agus Flores: Kapolri Diminta Dirkrimsus Tidak Bisa Bersihkan Tambang Ilegal dan Ilegal Loging Di COPOT

Jakarta —yutelnews.com ||
Ketua Umum Perkumpulan Wartawan PW Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri, Agus Rugiarto, S.H., M.H., yang dikenal dengan nama panggung Agus Flores, memberikan pengarahan tegas terkait lemahnya penegakan hukum di sektor pertambangan ilegal dan pembalakan liar di sejumlah daerah.

Agus Flores menegaskan bahwa penunjukan pejabat Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) bukanlah sebatas jabatan atau gaya-gayaan semata, melainkan amanah penting untuk mendukung langsung program Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolri dalam memberantas praktik tambang ilegal dan illegal logging.

“Penunjukan Dirkrimsus itu bukan untuk gaya-gayaan, tapi untuk bekerja nyata mendukung program Presiden dan Kapolri memberantas tambang ilegal. Kalau tidak mampu, masih banyak perwira menengah berpangkat Kombes yang berprestasi dan siap mengemban tugas tersebut,” tegas Agus Flores, Rabu (4/2/2026).

Menurutnya, masyarakat kerap melampiaskan kekecewaan kepada Kapolri dan Kapolda ketika menemukan aktivitas pertambangan ilegal dan pembalakan liar yang terus berlangsung. Padahal, akar persoalan berada pada kinerja jajaran teknis, khususnya Dirkrimsus, yang dinilai tidak optimal menjalankan fungsi penegakan hukum.

“Jangan semua kesalahan dibebankan ke Kapolri dan Kapolda. Kalau Dirkrimsus tidak menjalankan tugas dengan baik, yang terkena semprotan publik justru pimpinan,” ujarnya.

Agus Flores juga mendorong para Kapolda untuk lebih berani dan objektif dalam memberikan rekomendasi kepada Kapolri, termasuk mengusulkan pergantian Dirkrimsus apabila terbukti tidak mampu menjalankan tugas secara profesional.

Ia menekankan bahwa persoalan ini bukan semata soal jabatan, melainkan menyangkut harga diri institusi Polri di hadapan Presiden Prabowo serta kepercayaan publik terhadap komitmen penegakan hukum.

“Ini menyangkut kehormatan Polri di hadapan Presiden. Jangan hanya memviralkan dukungan Polri kepada Presiden, tetapi penegakan hukum di bidang pertambangan dan kehutanan justru lemah,” katanya.

Agus Flores menegaskan bahwa saat ini Polri harus menunjukkan kinerja terbaiknya untuk mendukung penuh agenda nasional pemerintah, khususnya dalam penegakan hukum yang berdampak langsung pada lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Polri sekarang harus memberikan yang terbaik untuk Presiden,” pungkasnya.

Salam Hormat,
R.Mas M.H Agus Rugiarto, S.H. (Agus Flores)
Ketua Umum PW Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri.|| AS

Danlanud RSA Natuna Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026

NATUNA – YUTELNEWS.com ||
Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA) Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (2/2/2026).

Rakornas dibuka Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan dihadiri Wakil Presiden, jajaran kabinet, Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, Kapolri, kepala daerah, Forkopimda, serta komandan satuan TNI dan Polri.

Dalam arahannya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan penguatan sinergi pusat dan daerah demi keberlanjutan pembangunan nasional, sekaligus mengapresiasi komitmen seluruh peserta Rakornas dalam mendukung dan mengimplementasikan kebijakan pemerintah.

Kegiatan mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” dan diikuti ribuan peserta dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda.

TNI Angkatan Udara terus berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung program prioritas nasional melalui sinergi yang solid dengan pemerintah pusat dan daerah.

(Bani)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.