Pemdes Meliah Jalin Silaturahmi dengan IWOI Natuna

NATUNA– YUTELNEWS.com || Pemerintah Desa Meliah, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, menjalin silaturahmi bersama Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Natuna, Senin (2/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Meliah dalam suasana tertib dan penuh keakraban.

Silaturahmi ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Meliah, Zamri, S.Com, serta dihadiri Wakil Sekretaris Jenderal IWOI Natuna, Bani Adam, bersama jajaran pengurus.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan hubungan kelembagaan antara pemerintah desa dan insan pers. Dalam dialog yang berlangsung, kedua pihak membahas kondisi sosial masyarakat serta peran media dalam mendukung penyebaran informasi publik yang berimbang dan konstruktif.

Kepala Desa Meliah, Zamri, S.Com, menyampaikan apresiasi atas kunjungan IWOI Natuna. Ia berharap hubungan yang telah terjalin dapat terus terjaga dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat desa.

Sementara itu, pihak IWOI Natuna menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah desa, khususnya dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, kedua pihak berharap sinergi dan komunikasi yang terbangun dapat terus berlanjut secara berkesinambungan, sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Meliah serta mendukung terciptanya tata kelola informasi yang sehat dan profesional.

Red: Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews com

Wisata Edukasi Bahari, SMKN 1 Bunguran Barat Libatkan Wisatawan Mancanegara dalam Promosi Kuliner Natuna

YUTELNEWS.comNatuna || SMKN 1 Bunguran Barat terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan vokasi yang berkontribusi aktif dalam pengembangan pariwisata dan pelestarian budaya lokal melalui pendekatan wisata edukasi berbasis potensi bahari.

Hal tersebut terlihat dalam kunjungan wisatawan mancanegara asal Singapura dan Hongkong ke lokasi keramba budidaya CV Khebouk JJ Adshifa, Kecamatan Bunguran Barat, Minggu (1/2/2026). Lokasi tersebut merupakan sarana praktik pembelajaran siswa pada kompetensi keahlian budidaya dan pengolahan hasil perikanan.

Rombongan wisatawan disambut oleh Kepala SMKN 1 Bunguran Barat, Kasyifal Ghammi Thaib, S.Kom., bersama tenaga pendidik dan peserta didik. Dalam kegiatan tersebut, wisatawan diajak melihat secara langsung proses budidaya ikan laut, sistem pengelolaan keramba, serta aktivitas praktik siswa di lapangan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis dunia kerja.

Selain mengenal potensi kelautan Natuna, para wisatawan juga diperkenalkan dengan kernas, kuliner khas daerah berbahan dasar ikan dan sagu. Siswa SMK berperan aktif mendemonstrasikan proses pembuatan kernas, mulai dari pengolahan bahan baku, teknik pencampuran, hingga penyajian makanan tradisional tersebut.

Kepala SMKN 1 Bunguran Barat, Kasyifal Ghammi Thaib, S.Kom., mengatakan kegiatan ini dirancang untuk mengintegrasikan pendidikan vokasi dengan promosi pariwisata dan budaya lokal. Menurutnya, siswa tidak hanya dilatih keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan komunikasi, pelayanan, dan pemahaman lintas budaya.

“Kami mendorong sekolah menjadi pusat pembelajaran yang terbuka dan berdampak langsung bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana promosi potensi bahari dan kuliner Natuna sekaligus membangun kepercayaan diri siswa dalam menghadapi interaksi global,” ujarnya.

Para wisatawan menyampaikan kesan positif terhadap keramahan masyarakat serta kekayaan kuliner Natuna. Mereka menilai pengalaman berinteraksi langsung dengan siswa dan masyarakat pesisir memberikan gambaran autentik tentang kehidupan lokal yang kreatif dan adaptif terhadap perkembangan pariwisata.

Melalui kegiatan ini, SMKN 1 Bunguran Barat menegaskan komitmennya untuk terus berperan sebagai duta pendidikan dan budaya daerah, sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda dalam menjaga, mengolah, dan mempromosikan potensi lokal Natuna ke tingkat internasional.

Red: Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com

Ada Apa dengan Listrik Sedanau? PLTD Perbaiki Mesin MAN 1, Listrik Bergilir Diberlakukan

YUTELNEWS.com
NATUNASEDANAU || PLTD Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, tengah melakukan perbaikan pada mesin MAN 1 setelah terdeteksi adanya gangguan pada sistem kelistrikan pembangkit. Gangguan tersebut mulai terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026, dan diketahui berasal dari komponen dioda pada sistem eksitasi generator.

Koordinator PLTD Sedanau Juon, melalui komunikasi dengan awak media via pesan WhatsApp pada Sabtu, 31 Januari 2026, pukul 22.45 WIB, menjelaskan bahwa gangguan tersebut menyebabkan arus eksitasi generator tidak stabil sehingga berdampak pada peningkatan suhu kerja generator.

Sebagai langkah pengamanan, pihak PLTD Sedanau melakukan pembongkaran generator karena terdapat permasalahan pada stator yang selanjutnya akan dilakukan penggulungan ulang (rewinding). Untuk penanganan tersebut, stator generator direncanakan akan dikirim ke Letung menggunakan kapal perintis Sabuk Nusantara pada Minggu, 1 Februari 2026, untuk ditangani oleh teknisi.

Sambil menunggu proses perbaikan, untuk sementara waktu PLTD Sedanau melakukan penonaktifan pada beberapa titik trafo. Penyaluran listrik kepada pelanggan dilakukan dengan sistem bergilir sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Koordinator PLTD Sedanau, Juon, mengatakan langkah tersebut diambil sebagai upaya pengamanan agar kerusakan tidak meluas.

“Agar kerusakan tidak merembet lebih luas akibat gangguan mesin MAN 1 Sedanau, untuk sementara kami melakukan penonaktifan pada beberapa titik trafo dengan sistem bergilir,” ujar Juon.

Ia menambahkan bahwa pihak PLTD Sedanau terus mengupayakan percepatan perbaikan agar pasokan listrik di wilayah Sedanau dapat kembali normal secepatnya, serta berharap masyarakat dapat bersabar dan memahami kondisi tersebut selama proses perbaikan berlangsung.

Red: Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com

Polres Meranti Gencarkan Green Policing, Edukasi Lingkungan dan Tanam Pohon Bersama PT NSP Di Sekolah

YUTELNEWS.com || Polres Kepulauan Meranti terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup melalui implementasi program Green Policing, sejalan dengan kebijakan Kapolda Riau. Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di sejumlah lokasi pada Sabtu (31/1/2026) dengan fokus pada edukasi peduli lingkungan dan penanaman pohon.

Salah satu kegiatan utama berlangsung di PT National Sago Prima (NSP), Desa Kepau Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dalam kegiatan ini, jajaran Polres Kepulauan Meranti memberikan sosialisasi dan edukasi kepada karyawan perusahaan mengenai pentingnya menjaga lingkungan hidup, dimulai dari lingkungan kerja dan kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kanit Binmas Polsek Tebing Tinggi Barat IPDA Ito Hermanto, bersama Bhabinkamtibmas Desa Kepau Baru Brigadir Hendri Sudrajat dan Bhabinkamtibmas Desa SDI Brigadir Ismail H. Selain penyampaian materi edukatif dan diskusi interaktif, kegiatan juga diisi dengan penanaman bibit pohon mangga dan durian di lingkungan PT NSP.

Menurut IPDA Ito Hermanto yang mewakili Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H, Green Policing merupakan pendekatan strategis dan humanis Polri dalam menjaga ketertiban sosial sekaligus keberlanjutan lingkungan hidup.

“Konsep Green Policing ini merupakan jawaban atas tantangan zaman, seperti krisis lingkungan, perubahan iklim, serta potensi kebakaran hutan dan lahan. Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran masyarakat,” ujarnya.

Di waktu yang sama, jajaran Polsek Merbau juga melaksanakan kegiatan Green Policing di SMP Negeri 2 Meranti Bunting, Kecamatan Merbau. Kegiatan penghijauan ini berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh pihak sekolah, para guru, serta seluruh siswa.

Kapolsek Merbau yang diwakili oleh Bhabinkamtibmas Aipda Rinaldo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran cinta lingkungan sejak usia dini. Rangkaian kegiatan meliputi sambutan kepala sekolah, sambutan perwakilan Polsek Merbau, penyerahan bibit pohon durian, penanaman pohon bersama, serta foto bersama guru dan siswa.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta mewujudkan program Polri Untuk Masyarakat dengan kehadiran langsung di tengah-tengah masyarakat,” kata Aipda Rinaldo.

Seluruh rangkaian kegiatan Green Policing di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata Polri dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan menjaga kelestarian lingkungan di Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Kepulauan Meranti.(Bom)

Jaga Kebugaran dan Kedisiplinan, Ratusan Warga Binaan Lapas Pekanbaru Semangat Ikuti Senam Pagi

YUTELNEWS.comPEKANBARU ||Pagi yang cerah menyelimuti Lapas Kelas IIA Pekanbaru pada Jumat (30/01/2026). Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) memadati lapangan utama untuk mengikuti kegiatan senam pagi rutin. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya pemenuhan hak kesehatan bagi para warga binaan.

Di bawah pengawasan ketat dari Regu Pengamanan (Rupam) dan petugas dari seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), para warga binaan tampak antusias mengikuti instruksi gerakan dari instruktur. Selain untuk menjaga imunitas tubuh, kegiatan ini menjadi instrumen penting dalam memelihara kedisiplinan dan keteraturan hidup di dalam Lapas.

Kegiatan senam ini merupakan agenda wajib yang dilaksanakan secara rutin setiap minggunya, tepatnya pada hari Jumat dan Sabtu. Seluruh warga binaan diwajibkan berpartisipasi guna memastikan kondisi fisik mereka tetap prima selama menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjaga kesehatan lingkungan Lapas melalui aktivitas fisik.

“Kesehatan adalah modal utama bagi warga binaan untuk mengikuti program pembinaan lainnya dengan baik. Melalui senam rutin ini, kita berupaya menjaga imunitas mereka tetap stabil dan memberikan energi positif, sehingga suasana di dalam Lapas tetap kondusif dan produktif,” ujar Yuniarto.

Manfaat dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh para peserta. Andri, salah satu warga binaan yang turut berkeringat di lapangan, mengaku sangat menantikan momen senam pagi ini setiap pekannya.

“Badan terasa lebih segar dan pikiran jadi lebih tenang kalau sudah olahraga begini. Ini juga jadi kesempatan kami untuk menghirup udara segar dan bergerak aktif bersama teman-teman yang lain,” ungkap Andri.

Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap dapat membentuk pribadi warga binaan yang tidak hanya sehat secara jasmani, tetapi juga memiliki kedisiplinan tinggi sebagai bekal saat kembali ke masyarakat nantinya.

(Desi Kabiro)

Polsek Jajaran Polres Kuansing Hadir di Tengah Masyarakat Lewat Jumat Curhat dan Jumat Barokah

YUTELNEWS.comKUANTANSINGINGI || Komitmen Polres Kuantan Singingi dalam membangun kedekatan dengan masyarakat terus diwujudkan secara nyata melalui kegiatan yang dilaksanakan oleh Polsek jajaran, sejumlah Polsek di bawah naungan Polres Kuansing melaksanakan kegiatan Jumat Curhat dan Jumat Barokah sebagai sarana mendengar aspirasi sekaligus berbagi kepedulian kepada masyarakat. Jumat, (30/1/2026).

Kegiatan Jumat Curhat Polsek Cerenti dilaksanakan di salah satu warung kopi milik warga di Kelurahan Pasar Cerenti, Kecamatan Cerenti. Dalam suasana santai dan penuh keakraban, personel Polsek Cerenti berdialog langsung dengan masyarakat setempat untuk mendengarkan keluhan, masukan, serta harapan warga terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Masyarakat Kelurahan Pasar Cerenti menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polsek Cerenti atas upaya yang telah dilakukan dalam menciptakan rasa aman dan nyaman. Warga juga berharap agar kegiatan Jumat Curhat dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah komunikasi langsung antara Polri dan masyarakat.

Sementara itu, Polsek Singingi juga melaksanakan kegiatan Jumat Curhat di Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi. Dalam kegiatan tersebut, pihak Polsek Singingi menyampaikan informasi terkait situasi kamtibmas di wilayah hukumnya serta membuka ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan saran, keluhan, maupun potensi permasalahan yang ada di lingkungan mereka.

Melalui dialog terbuka ini, diharapkan setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat dapat segera ditangani secara cepat dan tepat, serta terjalin sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Tidak hanya fokus pada komunikasi dan penyerapan aspirasi masyarakat, kepedulian sosial juga ditunjukkan oleh Polsek Kuantan Mudik melalui kegiatan Jumat Barokah. Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Kuantan Mudik secara langsung menyerahkan bantuan sembako kepada para lansia dan masyarakat kurang mampu di wilayah hukum Polsek Kuantan Mudik.

Bantuan sembako disalurkan kepada dua warga lansia, yakni Sauyaris (65), warga Desa Sangau, dan Sopian (68), warga Desa Banjar Padang, Kecamatan Kuantan Mudik. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang bersumber dari infak personel Polsek Kuantan Mudik sebagai wujud empati dan solidaritas terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Curhat dan Jumat Barokah merupakan program Polri yang bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, membangun kepercayaan publik, serta menghadirkan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Polri harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat. Melalui Jumat Curhat kami mendengar langsung aspirasi warga, sementara Jumat Barokah merupakan wujud kepedulian sosial kami. Ini adalah komitmen kami untuk terus membangun Polri yang humanis dan dicintai masyarakat,” ujar AKBP Hidayat Perdana.

Dengan adanya kegiatan ini, Polres Kuantan Singingi berharap komunikasi antara Polri dan masyarakat semakin baik, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.

Sumber: Humas Polres kuatan Singingi
(Desi Kabiro)

Polres Kuansing Mantapkan Kesiapan Personel Lewat Lat Pra Ops Keselamatan Lancang Kuning 2026

YUTELNEWS.comKUANTANSINGINGI || Dalam rangka meningkatkan kesiapan dan profesionalisme personel menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026, Polres Kuantan Singingi melaksanakan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar bertempat di Gedung Sanika Satyawada Polres Kuansing, sekira pukul 09.00 WIB. Jumat, (30/1/2026).

Latihan Pra Operasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh para pejabat utama Polres Kuansing, antara lain Kabag Ops KOMPOL A. Raymon Tarigan, S.H., M.H., Kasat Lantas AKP Siswoyo, S.H., Kasat Intelkam AKP Syurfanaidi, S.H., Kasiwas AKP B.J. Keramis, Kasi Humas IPTU A. Razak, Kasi Propam IPTU Bambang Syaputra, serta para perwira dan personel Polres Kuansing yang terlibat dalam Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan laporan perwira yang ditunjuk, pemasangan tanda Lat Pra Ops, serta sambutan Kapolres Kuantan Singingi. Suasana kegiatan berlangsung tertib, penuh semangat, dan sarat dengan pesan-pesan humanis.

Dalam arahannya, Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel yang telah hadir dan mengikuti Latihan Pra Operasi dengan penuh kesungguhan. Ia menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 akan dilaksanakan mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026, sehingga diperlukan kesiapan yang matang dari seluruh personel.

“Dalam pelaksanaan operasi keselamatan, saya tekankan agar seluruh personel selalu bersikap harmonis, profesional, dan tidak melakukan pelanggaran hukum. Penegakan hukum harus dilakukan dengan cara yang humanis dan beretika,” tegas Kapolres.

Lebih lanjut, AKBP Hidayat Perdana menekankan pentingnya penerapan SKA (Skill, Knowledge, dan Attitude) dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Menurutnya, kemampuan komunikasi publik yang humanis dan persuasif, pemahaman yang baik terhadap Undang-Undang Lalu Lintas beserta peraturan pendukung, serta sikap santun namun tetap tegas merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“Latihan ini sangat penting untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan kita. Dengan latihan pra operasi, seluruh personel dapat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta meningkatkan koordinasi dan kerja sama antar satuan,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa Lat Pra Ops Keselamatan Lancang Kuning 2026 bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh personel agar pelaksanaan operasi nantinya berjalan optimal, efektif, dan tepat sasaran dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan laporan perwira yang ditunjuk serta penyampaian materi oleh para Kasatgas dan Kaposko Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 sebagai bekal teknis dan strategis bagi personel yang terlibat.

Melalui Latihan Pra Operasi ini, Polres Kuansing menunjukkan komitmennya untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas, sekaligus memperkuat profesionalisme Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sumber: Humas polres kuatan Singingi
(Desi Kabiro)

Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027, Pembangunan Trintegrasi Jadi Fokus Utama

YUTELNEWS.comSukabumi ||Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukabumi menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Tahun 2027 di Bale Pangripta Bapperida Kabupaten Sukabumi, Kamis (29/1/2026).

Forum ini digelar untuk menghimpun saran dan masukan dari para pemangku kepentingan sekaligus memaparkan arah awal perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Sukabumi tahun 2027.

Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bapperida Kabupaten Sukabumi, Tatang Kurniawan, menjelaskan bahwa tahapan lanjutan penyusunan RKPD akan dimulai dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan pada 10–23 Februari 2026.

“Selanjutnya akan dilaksanakan Forum Perangkat Daerah pada akhir Februari, Musrenbang Kabupaten pada 31 Maret 2026, dan penetapan RKPD Tahun 2027 direncanakan pada minggu keempat Juni 2026,” ujarnya.

Selain unsur pemerintah daerah, forum konsultasi publik ini juga dihadiri unsur legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Teddy Setiadi, turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap proses perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif dan transparan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan bahwa perencanaan pembangunan daerah harus mengedepankan tiga pendekatan utama, yakni teknokratis berbasis data, politis sesuai mandat kepemimpinan daerah, serta partisipatif dengan melibatkan masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman, menambahkan bahwa RKPD 2027 harus mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor dengan fokus pada program-program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Forkopimda Hadiri Pertemuan Masyarkat dan PT AA Mengenai Jalan Alternatif Jalan Balak Engkolan Tercapai Kesepakatan

Pelalawanyutelnews.com || Pertemuan terkait pembahasan penyelesaian permasalahan Jalan Alternatif Jalan Balak Engkolan telah berlangsung di Pondok Bpk. Moluk, pada Rabu, 28 Januari 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, S.I.K, Wakil Bupati Pelalawan, H. Husni Tamrin, S.H, Wakil Ketua DPRD Kab. Pelalawan, Baharudin, S.H, M.H, Sekda Kab. Pelalawan, Tengku Zulfan, S.Sos, Asisten I Pemkab. Pelalawan, Drs. H. Zulkifli, Kapolsek Pangkalan Kuras, Kompol Rinaldi Parlindungan, S.H, Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP I Gede Yoga Eka Pranata, S.I.K, S.Tr.K, M.H, Camat Pangkalan Kuras, Rudiyanto, S.E, Kanit Binmas Polsek Pangkalan Kuras, AKP Yandri, Lurah Sorek Satu, Andra, Kasi Pemerintahan Kec. Pangkalan Kuras, Helen, Kasi Tantrib Kec. Pangkalan Kuras, Amirudin, S.E, Seklur Sorek Satu, Maria Helmi, S.H, Humas PT. AADN, Yogi Pratama, dan masyarakat pemilik lahan.

Sekda Kab. Pelalawan, Tengku Zulfan, S.Sos, membuka pertemuan dengan menyampaikan bahwa permasalahan ini harus segera diselesaikan karena izin penggunaan jalan sementara perusahaan di Jalan Datuk Laksamana berakhir pada tanggal 2 Februari 2025 dan tidak ada perpanjangan izin.

“Kita hadir disini untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan Jalan Alternatif Jalan Balak,” katanya.

Wakil Bupati Pelalawan, H. Husni Tamrin, S.H, menyampaikan terima kasih atas kehadiran bapak ibu pada hari ini dan berharap masyarakat tetap bisa melewati jalan ini setelah penyelesaian ganti rugi selesai.

“Terimakasih atas kehadiran bapak ibuk pada harini, kita bersama hadir untuk menyelesaikan permasalahan ini,” katanya.

Humas PT. AADN, Yogi Pratama, menyampaikan bahwa harga final dari perusahaan bagi yang memiliki sertifikat adalah Rp. 300.000 per m2 dan tidak memiliki sertifikat adalah Rp. 250.000 per m2.

“Kami sudah lama untuk membuka komunikasi dengan perusahaan, namun perusahaan tidak pernah hadir menjumpai masyarakat,” kata Sdr. Ali, perwakilan masyarakat pemilik lahan.

Wakil Ketua DPRD, Baharudin, S.H, M.H, menyampaikan bahwa penyelesaian harga tersebut harus diselesaikan dalam jangka waktu secepatnya dan perusahaan sudah banyak melakukan investasi di daerah tersebut.

“Saya harap hal ini dapat menjadi intropeksi Perusahaan dan juga terkait CSR agar perusahaan dapat di tempatkan sesuai dikarenakan masih adanya masyarakat yang tidak tersentuh di sekitar Perusahaan,” kata Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, S.I.K.

Hasil dari pertemuan tersebut, harga tanah ditetapkan rata Rp. 300.000 per m2, kecuali Sdr. Ali yang tidak setuju dengan harga tersebut.

Penyelesaian pembayaran paling lambat 1 hari sebelum bulan Ramadhan dan perusahaan tetap diperbolehkan melewati Jalan Alternatif Jalan Balak sampai penyelesaian pembayaran selesai.

Kegiatan tersebut berakhir sekira Pukul 12.15 Wib, dengan situasi aman dan terkendali.|| AS

Lapas Pekanbaru Turut Andil Dalam Aksi Nasional Raih Rekor MURI Penyuluhan HIV/AIDS dan IMS

YUTELNEWS.comPekanbaru || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI), sejumlah lembaga pemerintah, serta berbagai pihak terkait lainnya berhasil mencatatkan capaian Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan penyuluhan pencegahan HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS). Pemerintah Provinsi Riau hadir sekaligus memberikan sambutan dalam agenda penyerahan piagam yang digelar di Hotel Tjokro Pekanbaru, Senin (26/1/2026).

Acara penyerahan piagam Rekor MURI itu dihadiri oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh dr. Sri Handayani, jajaran pengurus PERDOSKI, tenaga medis, serta pemangku kepentingan terkait. Capaian tersebut dinilai sebagai bentuk kerja nyata dalam memperkuat edukasi kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif.

Kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari gerakan nasional dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya HIV/AIDS dan IMS serta pentingnya upaya pencegahan sejak dini. Pelaksanaan kegiatan yang dilakukan secara masif dan terkoordinasi tersebut berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan diraihnya Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Dalam pelaksanaannya, Lapas Kelas IIA Pekanbaru melibatkan jajaran petugas dan warga binaan pemasyarakatan untuk mengikuti rangkaian penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh tenaga medis profesional. Materi yang diberikan meliputi pemahaman dasar mengenai HIV/AIDS dan IMS, cara penularan, langkah-langkah pencegahan, serta pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan PERDOSKI menggelar penyuluhan HIV/AIDS dan IMS hingga meraih pengakuan MURI. Ia menilai, pencapaian itu menunjukkan komitmen tenaga medis dalam membantu pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Upaya pencegahan HIV/AIDS dan IMS tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi profesi, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Syahrial dalam sambutannya.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru menyampaikan bahwa keikutsertaan Lapas dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bidang kesehatan sekaligus wujud komitmen Pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan yang menyeluruh kepada warga binaan.

“Kami sangat mendukung kegiatan penyuluhan pencegahan HIV/AIDS dan IMS ini. Selain sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan kesehatan bagi warga binaan agar memiliki pemahaman yang benar dalam mencegah penyakit menular,” ujar Yuniarto.

Melalui sinergi antara PERDOSKI, lembaga pemerintah, dan berbagai pihak terkait, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas edukasi kesehatan, menekan risiko penularan penyakit menular, serta membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kesehatan.

Keberhasilan meraih Rekor MURI menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan berdaya.

(Desi Kabiro)

Tim Elang Kuantan Ungkap Peredaran Sabu 7,12 Gram di Benai, Pengedar Terancam Hukuman Berat

YUYELNEWS.comKUANTANSINGINGI || Upaya tegas Polres Kuantan Singingi dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali membuahkan hasil. Melalui Tim Elang Kuantan Satresnarkoba Polres Kuansing, aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan berat kotor 7,12 gram di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, pada Senin, (26/1/2026).

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Hasan Basri, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas transaksi narkotika di wilayahnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Elang Kuantan Satresnarkoba melakukan penyelidikan hingga mengarah pada sebuah rumah kosong yang kerap digunakan sebagai tempat transaksi narkotika.

Sekira pukul 11.30 WIB, Tim Elang Kuantan melakukan penggerebekan di lokasi tersebut dan mengamankan seorang laki-laki berinisial RW, (30), warga Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Benai. Saat diamankan, tersangka berada di dalam dapur rumah kosong tersebut. Penggeledahan kemudian dilakukan dengan disaksikan oleh perangkat desa setempat.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sepuluh paket diduga narkotika jenis sabu, satu alat hisap bong yang terpasang pipet kaca pyrex berisi sabu, satu unit timbangan digital, plastik klip bening berbagai ukuran, gunting, korek api, satu unit handphone, satu kotak rokok, serta uang tunai sebesar Rp200.000 yang diduga merupakan hasil penjualan narkotika. Total berat kotor sabu yang berhasil diamankan mencapai 7,12 gram.

Kasat Resnarkoba AKP Hasan Basri menambahkan, dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui memperoleh narkotika jenis sabu tersebut dari seseorang berinisial R yang saat ini masih dalam penyelidikan. Selain itu, hasil tes urine terhadap tersangka menunjukkan positif mengandung amphetamine.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta denda paling sedikit 1 miliar rupiah dan paling banyak 10 miliar rupiah. Tersangka juga disangkakan Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah disesuaikan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun.

Kapolres Kuantan Singingi melalui Kasat Resnarkoba menegaskan bahwa Polres Kuansing akan terus konsisten dan tegas dalam memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Kuantan Singingi guna proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi
(Desi Kabiro)

Harga Kelapa di Natuna Turun Tajam Setelah Panen dan Perawatan Kebun: Petani Meradang, Pemerintah Diminta Ambil Sikap

YUTELNEWS.com
Natuna, Kepulauan Riau
Harga kelapa di beberapa kecamatan di Kabupaten Natuna, termasuk di Kecamatan Subi mengalami penurunan tajam pada Selasa, 27 Januari 2026, setelah sebelumnya masyarakat petani melakukan pembersihan lahan dan perawatan kebun kelapa secara intensif. Harga yang sebelumnya sekitar Rp 4.500 per butir kini anjlok menjadi sekitar Rp 2.500 per butir, menyebabkan pendapatan petani kelapa turun drastis dalam waktu singkat.

Para petani mengaku prihatin, karena mereka sudah mengeluarkan tenaga, waktu, dan biaya untuk membersihkan lahan serta merawat tanaman kelapa demi mendapatkan produksi yang baik. Namun justru harga jual buah kelapa di pasaran lokal turun drastis begitu panen mulai banyak tersedia. Kondisi ini membuat banyak petani mempertanyakan ikuti rencana produksi tetapi harga pasar tidak stabil dan tidak menjamin keuntungan.

Penyebab Penurunan Harga

Berdasarkan analisis pasar dan kondisi umum komoditas kelapa, beberapa faktor yang memungkinkan memengaruhi turunnya harga secara tiba-tiba adalah:

Kelebihan Pasokan Lokal
Saat panen berjalan, jumlah buah yang masuk ke pasar bisa jauh lebih banyak daripada kebutuhan lokal. Ketika pasokan melimpah sementara permintaan tetap, harga otomatis turun. Ini sering terjadi pada pasar lokal yang tidak punya akses distribusi besar ke luar daerah.

Distribusi & Akses Pasar Terbatas
Natuna sebagai wilayah kepulauan memiliki tantangan distribusi yang besar — akses ke pasar besar atau luar Pulau Kalimantan/Kepri sering terbatas dan memakan biaya tinggi. Akibatnya, kelapa yang diproduksi tidak terserap pasar besar sehingga harga lokal lebih rendah.

Kurangnya Rantai Pengolahan dan Hilirisasi
Jika kelapa mentah diolah lebih lanjut menjadi produk bernilai tambah (seperti minyak kelapa, santan, VCO), pendapatan bagi petani bisa lebih baik. Kekurangan fasilitas atau dukungan hilirisasi membuat petani hanya menjual buah mentah yang rentan pada fluktuasi harga dasar.

Kondisi Permintaan Eksternal
Pada kondisi lain di beberapa daerah, permintaan tinggi dari luar negeri atau domestik bisa membuat harga melonjak. Namun hal ini belum tentu merata di semua daerah, termasuk Natuna di mana permintaan ekspor belum optimal terhubung.

Dampak pada Petani dan Masyarakat

Petani kelapa di Natuna kini mengalami beberapa dampak langsung, antara lain:

Pendapatan turun sementara biaya produksi meningkat karena perawatan lahan.

Ketidakpastian ekonomi pada masyarakat petani yang sudah berinvestasi tenaga dan modal untuk panen.

Peluang peralihan usaha karena kelapa tidak lagi memberi laba yang cukup.

Tuntutan dan Harapan dari Pemerintah

Para petani dan kelompok tani kini meminta pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat, untuk mengambil langkah konkret dalam menstabilkan harga dan membantu mekanisme pasar kelapa:
Fasilitasi akses pasar yang lebih luas — termasuk penghubung ke pasar provinsi atau nasional yang bisa menyerap pasokan kelapa Natuna.
Dukungan hilirisasi dan pengolahan lokal — seperti fasilitas pembuatan santan, minyak kelapa, atau produk lain agar nilai tambah bisa dinikmati petani.
Program penjaminan harga atau intervensi pasar saat terjadi anjlok drastis sehingga petani tidak dirugikan.
Penyusunan kebijakan komoditas lokal untuk komoditas pertanian yang sangat penting bagi ekonomi masyarakat pesisir dan kepulauan.

Para petani berharap koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Natuna, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, dan Kementerian Pertanian RI segera dilakukan supaya kondisi harga kelapa menjadi lebih stabil dan hasil kerja keras petani tidak sia-sia.

{Bani}

​Bupati Bandung Kang DS, Berikan Bantuan Rp 100 Juta untuk Desa Persiapan Mekarwangi

KAB.​BANDUNG –YUTELNEWS com// Pemerintah Kabupaten Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemekaran wilayah demi mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Bandung Kang DS, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mengalokasikan bantuan keuangan khusus (BKK) sebesar Rp 100 juta untuk Desa Persiapan Mekarwangi.

Kabid Desa
​ DPMD Kabupaten Bandung, Agus Dhani Khoerudin M.Si dalam kehadirannya ketika berikan sambutan menyampaikan, bahwa bantuan ini ditujukan untuk pembangunan sarana dan prasarana di desa persiapan.

“Alhamdulillah, Bapak Bupati sangat concern terhadap desa persiapan ini. Melalui DPMD, akan diberikan bantuan khusus keuangan bagi tiga desa persiapan, masing-masing Rp 100 juta,” ujarnya Kabid Agus.

Mewakili Dinas DPMD, Agus juga menegaskan bahwa proses pemekaran Desa Mekarwangi merupakan murni keinginan dan aspirasi dari masyarakat setempat, bukan semata-mata keinginan pemerintah desa induk.

Dukungan dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh pemuda, hingga pengurus RT dan RW, dinilai menjadi modal utama keberhasilan pemekaran ini.

​“Ini benar-benar pure keinginan dari masyarakat Desa Lamanjang (desa induk). Kami di DPMD hanya sebagai fasilitator untuk mewujudkan aspirasi tersebut,” tambahnya.

Dalam kesempatanya Kabid Agus pun mengatakan, ​meski telah berstatus desa persiapan Desa Mekarwangi, operasional desa ini akan dievaluasi secara berkala. Rencananya, dalam waktu dua tahun, pimpinan akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk menentukan kesiapan Desa Mekarwangi menjadi desa definitif.

Dirinya juga meminta masyarakat untuk terus mengawal dan memberikan semangat kepada Kepala Desa (Kades) Persiapan. Peran Kades Persiapan
sangat krusial dalam masa transisi ini untuk memastikan roda pemerintahan berjalan lancar hingga status desa menjadi definitif.

Menurutnya ​Peningkatan Kualitas Pelayanan pemekaran ini adalah untuk memperpendek jarak pelayanan birokrasi. Meskipun selama ini desa induk telah melayani dengan baik, luasnya wilayah seringkali menjadi kendala akses bagi warga.

​“Bukan berarti desa induk tidak melayani dengan baik, tapi ini murni untuk memberikan pelayanan yang lebih dekat lagi kepada masyarakat,” pungkasnya.

[Yans.]

Hadapi Pengurangan TKD Hampir Rp 1 Triliun, Bupati Bandung Kang DS : Coret Belanja yang Tidak Penting!

KAB BANDUNGYUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna (Kang DS) meminta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ASN Pemkab Bandung fokus melaksanakan program yang berkaitan dengan visi misi dan 57 rencana aksi pada tahun 2026 ini.

Selain itu, Bupati mengumumkan rencana evaluasi menyeluruh terhadap setiap program atau belanja yang diusulkan oleh OPD. Ia menegaskan bahwa program-program yang dinilai tidak terlalu penting akan langsung dicoret, dan anggarannya akan dialihkan untuk mendukung pelaksanaan belanja visi misi.

“Saya minta kita fokus kepada belanja visi misi dan 57 rencana aksi. Ini harus terwujud. Kita fokus menyelesaikan janji politik kepada rakyat,” jelas Bupati Bandung dalam arahan Rapat Koordinasi Bulan Januari di Rumah Jabatan Bupati Bandung, Senin (26/1/2026).

Menurut Bupati yang akrab disapa Kang DS itu, tantangan yang dihadapi Pemkab Bandung saat ini tidaklah ringan, mengingat Kabupaten Bandung menghadapi pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD) yang mencapai hampir Rp 1 triliun.

Pengurangan TKD sebesar hampir Rp 1 triliun itu berimbas kepada menurunnya APBD Kabupaten Bandung yang awalnya ditargetkan sebesar Rp 7,3 triliun, tahun ini menjadi hanya Rp 6,2 triliun.

“APBD kita berkurang Rp 1,1 triliun karena ada pengurangan TKD hampir Rp 1 triliun.
Oleh karena itu, kaitan rencana belanja tahun 2026 ini saya minta prioritaskan belanja visi misi. Belanja dinas yang tidak terlalu penting coret saja,” tegas Kang DS.

Dalam rakor bulanan tersebut, Kang DS menegaskan bahwa setiap rupiah anggaran APBD harus diarahkan pada hal-hal yang menjadi prioritas utama yang menjadi janji politik pasangan Bupati Dadang Supriatna dan Wakil Bupati Ali Syakieb.

“Di tengah pemotongan TKD yang signifikan, kita harus pintar-pintar mengatur belanja agar janji politik yang telah kami sampaikan kepada masyarakat Kabupaten Bandung tetap bisa terealisasikan,” ucapnya.

Sebagai langkah konkret, Bupati secara khusus menginstruksikan agar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) untuk memprioritaskan semua usulan program yang berkaitan erat dengan visi misi dan janji politik pasangan Bedas tersebut.

“Saya minta Bapperida fokus untuk mengevaluasi setiap usulan program. Belanja yang tidak penting, alihkan untuk hal-hal mendesak seperti pembangunan RSUD Cimenyan dan pembangunan jalan dan jembatan,” tegas Kang DS.

Tak hanya fokus pada program prioritas dan belanja visi misi, Kang DS juga menekankan pentingnya percepatan penyerapan anggaran pada Triwulan 1 (TW 1) tahun ini dengan target mencapai serapan total minimal sebesar Rp 500 miliar.

“Saya minta terutama kepada dinas-dinas yang sudah ekspos kepada saya, untuk segera melakukan percepatan penyerapan anggaran. Kita harus memastikan bahwa setiap program yang sudah disetujui bisa segera direalisasikan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya kepada para Kepala OPD yang hadir.

Pada kesempatan tersebut, Kang DS juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh ASN dan karyawan Pemkab Bandung atas kinerja baik yang ditunjukkan selama tahun 2025.

“Saya haturkan terima kasih karena sudah disiplin mengawal belanja yang sudah disepakati. Berdasarkan hasil evaluasi tahun 2025, di Pemkab Bandung tidak terjadi gagal bayar. Ini menandakan bahwa seluruh ASN dan karyawan memiliki komitmen tinggi dan disiplin dalam melaksanakan tugas,” ujarnya.

Padahal, kata Bupati, mayoritas kabupaten/kota di Jawa Barat mengalami gagal bayar termasuk pemerintah provinsi Jawa Barat yang mengalami gagal bayar sekitar Rp 631 miliar pada tahun 2025 lalu. 

{Yans.}

Resmikan Kantor Kecamatan Ciemas, Bupati Sukabumi Tekankan Pelayanan Publik yang Ramah, Cepat, dan Transparan

YUTELNEWS.comSukabumi || Bupati Sukabumi H. Asep Japar meresmikan Kantor Kecamatan Ciemas yang telah selesai direhabilitasi. Peresmian berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Senin (26/1/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa rehabilitasi kantor kecamatan merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Menurutnya, kecamatan adalah garda terdepan pelayanan administrasi pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan warga.

“Kecamatan Ciemas memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional. Karena itu, dukungan infrastruktur, baik jalan maupun fasilitas perkantoran, harus terus diperkuat,” ujar Bupati.

Bupati juga mengapresiasi peran Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Daerah Pemilihan VI yang dinilai konsisten mendorong pembangunan wilayah, khususnya dalam penguatan infrastruktur dan fasilitas publik.

Lebih lanjut, Bupati menyebut Kecamatan Ciemas memiliki posisi strategis dalam pengembangan Kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

Keberadaan kantor kecamatan yang representatif dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan publik agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Kemegahan gedung harus sejalan dengan semangat kerja yang produktif, pelayanan yang ramah, cepat, dan transparan,” tegasnya.

Bupati berpesan kepada camat dan seluruh jajaran agar menjadikan kantor tersebut sebagai pusat inovasi pelayanan publik, sejalan dengan visi Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah).

Ia juga berharap gedung baru tersebut mampu memperkuat sinergi antara kecamatan, desa, dan seluruh elemen masyarakat, serta mendorong percepatan pembangunan sektor pariwisata dan pertanian.

“Saya titip agar gedung yang baru ini dipelihara dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Ciemas Usep Supelita menyampaikan bahwa rehabilitasi Kantor Kecamatan Ciemas tidak hanya mencakup perbaikan gedung utama, tetapi juga penambahan aula, gedung sekretariat PKK, mushala, serta penataan halaman kantor.

“Saya sangat bangga dan berterima kasih atas perhatian Bupati Sukabumi.
Rehabilitasi dan penambahan fasilitas ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Ciemas dan Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Camat juga menambahkan bahwa selain dikenal sebagai kawasan wisata unggulan Geopark Ciletuh Palabuhanratu, Kecamatan Ciemas turut berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional, yang mengantarkan Kabupaten Sukabumi meraih penghargaan dari Presiden sebagai daerah berdaulat pangan.

Pada momentum peresmian tersebut, Pemerintah Kecamatan Ciemas menghadirkan berbagai layanan langsung kepada masyarakat, di antaranya pelayanan kesehatan, keluarga berencana (KB), donor darah, serta pelayanan administrasi kependudukan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sukabumi juga menyerahkan 1 unit traktor roda empat dan 1 unit drone sprayer pertanian kepada kelompok tani Kecamatan Ciemas sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.