YUTELNEWS.com – Sukabumi ||Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas bersama Anggota DPR RI Komisi IX Zainul Munasichin meresmikan Masjid Pondok Pesantren (Ponpes) Sirojul Ummah yang berlokasi di Kampung Sunagar, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Sabtu (24/1/2025).
Peresmian tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Komisi III Dadang Hermawan, unsur pesantren, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.
Dalam sambutannya, Wabup Andreas menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai bangunan fisik semata, tetapi juga menjadi simbol ketakwaan dan pusat peradaban umat Islam.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan akhlak dan pengembangan ilmu pengetahuan, terlebih di lingkungan pondok pesantren,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan masjid di kawasan pesantren memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai sarana ibadah mahdhah, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter santri yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Wabup Andreas juga mengingatkan bahwa pembangunan masjid harus diiringi dengan upaya memakmurkannya melalui berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Rawat dan makmurkan masjid ini dengan kegiatan yang menyejukkan dan penuh syiar Islam, agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang dan pahalanya terus mengalir,” tambahnya.
Ia berharap Masjid Ponpes Sirojul Ummah dapat menjadi pusat kegiatan kemasyarakatan yang mampu memperkuat keimanan serta solidaritas sosial antara santri dan masyarakat sekitar.
Sementara itu, Ketua Ponpes Sirojul Ummah Edi Sumarna menyampaikan bahwa pembangunan masjid tersebut diperuntukkan sebagai pusat ibadah bagi santri sekaligus masyarakat sekitar pesantren.
“Mudah-mudahan masjid ini dapat memberikan manfaat, tidak hanya bagi santri, tetapi juga bagi masyarakat secara umum,” singkatnya.
Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )








Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 9/D.I Lanud RSA Ny. Marni Onesmus Pasaribu beserta pengurus, para Kepala Dinas, Karumkit dan personel Lanud RSA.
Sekretaris Diskan Kabupaten Natuna mengapresiasi panen lele Lanud Raden Sadjad yang menghasilkan sekitar 150 kilogram, sebagai langkah nyata mendukung ketahanan pangan daerah serta memperkuat kolaborasi antara TNI AU dan pemerintah daerah.
Melalui kegiatan ini, Lanud RSA terus komitmen mendukung ketahanan pangan daerah dan memperkuat peran TNI AU AMPUH sebagai garda terdepan NKRI di ujung utara Indonesia.


Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebagai bentuk rasa syukur serta penguatan nilai keimanan bagi seluruh personel dan keluarga besar Lanud RSA.
Nilai-nilai tersebut sejalan dengan jati diri prajurit dan aparatur negara yang dituntut profesional, solid, serta mengutamakan persatuan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Sebagai wujud kepedulian sosial, Danlanud RSA bersama Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 9/D.I Lanud RSA turut menyantuni anak yatim, sekaligus mempererat kebersamaan antara prajurit, keluarga, dan masyarakat sekitar. (Bani)





Pada kesempatan itu,
Percepatan target swasembada pangan didukung deregulasi pupuk bersubsidi yang berhasil menurunkan harga hingga 20 persen, meningkatkan ketersediaan sarana produksi, serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani.
Pembangunan infrastruktur diarahkan pada ketahanan air, jalan dan jembatan, kawasan permukiman, serta wilayah swasembada pangan dan energi, dengan pendekatan kolaborasi pentahelix.**