Ketua DPD Team Libas Kabupaten Nias Utara Kharisman Gea Harap Juknis Pilkades Nias Utara segera diterbitkan Mendagri Tahun 2025.

Esiwa, Nias Utara, Yutelnews.com || Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa di Wilayah Kabupaten Nias Utara supaya segera turun Juknis Pilkades. “Ucap Ketua Team Libas Nisut kepada awak media di Ruang kerjanya di Esiwa , Rabu 20/08/2025.

“Lanjut Bung Kharisman Gea kepada pemerintah menyelenggarakan pemilihan kepada Desa di Kabupaten Nias Utara dikarenakan warga sudah jenuh menunggu juknis pelaksanaan Pilkades yang pernah di rencanakan tahun 2025.

“Dengan adanya pemilihan kepala desa di setiap desa di Kabupaten Nias Utara, maka pasti adanya perubahan kepemimpinan di setiap Desa sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Desa,” Tegas Kharisman Gea

Menurutnya, sangat tidak setuju bila kepala desa yang telah berakhir masa jabatannya 1 November 2023 hingga 31 Januari 2024 untuk diperpanjang untuk kembali menjadi memimpin desa atau di tugaskan Pj. Kepala Desa. Bila memungkinkan dibatalkan surat edaran perpanjang masa jabatan Kades tersebut.

“Supaya hal ini merupakan aspirasi kami selaku Pimpinan Organisasi Masyarakat Nias Utara, Saya
berharap pemerintah pusat segera menerbitkan regulasi tentang Pilkades sehingga dapat terlaksana di setiap Desa di Wilayah Kabupaten Nias Utara.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 100.3/4179/SJ tentang Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa (Kades). SE tersebut mengatur langkah lanjutan pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan sejumlah rekomendasi terkait masa jabatan Kades yang berakhir antara 1 November 2023 hingga 31 Januari 2024.

Dalam Surat Edaran tersebuat yang ditandatangani pada 31 Juli 2025 itu, pemerintah pusat meminta kepala daerah segera menindaklanjuti pengukuhan perpanjangan masa jabatan Kades maksimal selama dua tahun.

“Ujar Kepala Dinas PMD Kabupaten Nias Utara A’aroo Zalukhu kepada Yutelnews.com mengatakan bahwa desa yang berakhir masa jabatan kepala desa periode 27 Desember 2023 sebanyak 51 desa, namun kepala desa dari 12 desa di Nias Utara tidak menjalankan tugas dikarenakan 3 orang meninggal dunia, 2 orang tidak berdomisili di desa, 4 orang mengundurkan diri dan 3 orang diberhentikan sehingga hanya 39 kepala desa yang akan di kukuhkan untuk diperpanjang masa jabatannya.

Ucap Sekdis DPMD kabupaten Nias Utara Sukemi Harefa menyampaikan bahwa bila di aktifkan Kepala Desa yang Definitif dalam tahun 2025 ini anggaran belum Tersedia hanya anggaran tunjangan PJ Kades yang sudah ditetapkan.

Lanjut Sekdis di ruang kerjanya mengatakan dari mana Gaji Kades yang aktifkan kembali Pak Bupati Nias Utara Tahun 2025 namun sudah kita Surati Mendagri minta supaya di pertimbangkan.

Emanuely Ya’aman Gea

Monitoring TP. PKK Provinsi Sumatera Utara dalam Rangka Lomba Kategori Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di Desa Sifalaete Idanoi Kecamatan Gunungsitoli Idanoi

Gunungsitoli, Yutelnews.com || Wali Kota Gunungsitoli yang diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Kota Gunungsitoli Bonifasius Telaumbanua, SSTP, M.Si., dalam kegiatan monitoring TP. PKK Provinsi Sumatera Utara dalam rangka lomba kategori Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di Desa Sifalaete Idanoi yang dilaksanakan di Balai Desa Sifalaete, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Selasa (19/08/2025).

Dalam sambutannya Kepala Dinas Sosial Kota Gunungsitoli menyampaikan apresiasi kepada TP. PKK Provinsi Sumatera Utara atas perhatian dan dukungan dalam membina masyarakat, khususnya melalui program PAAR.

“Pola asuh anak dan remaja merupakan fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Pemerintah Kota Gunungsitoli terus berkomitmen mendukung peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas keluarga, serta melahirkan anak-anak yang berdaya saing,” ujar Kepala Dinas Sosial.

Beliau juga berharap, melalui monitoring ini TP. PKK Kota Gunungsitoli bersama PKK Kecamatan dan Desa dapat terus berbenah, meningkatkan program-program pemberdayaan keluarga, serta menjadikan Desa Sifalaete Idanoi sebagai contoh praktik baik dalam pola asuh anak dan remaja.

Sementara itu, TP. PKK Provinsi Sumatera Utara dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada TP. PKK Kota Gunungsitoli dan seluruh kader desa yang telah menunjukkan kesiapan dalam mengikuti lomba. Monitoring ini diharapkan dapat menjadi evaluasi bersama untuk memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam mendidik anak.

Pada Tahun 2025 ini, TP. PKK Kota Gunungsitoli telah membina empat desa dan satu kecamatan masing-masing dengan kategori lomba sebagai berikut :
1. Desa Onowaembo Kecamatan Gunungsitoli kategori Tertib Administrasi.
2. Desa Sifalaete Idanoi Kecamatan Gunungsitoli Idanoi kategori Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR).
3. Desa Olora Kecamatan Gunungsitoli Utara kategori Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).
4. Desa Faekhu Kecamatan Gunungsitoli Selatan kategori Aku Hatinya PKK.
5. Kecamatan Gunungsitoli Selatan kategori Iva Test.

Kegiatan monitoring berjalan lancar dan ditutup dengan peninjauan lapangan oleh tim penilai bersama kader PKK serta masyarakat setempat.

Kharisman Gea

Kejati Sulsel Ikuti Seminar Ilmiah Optimalisasi Pendekatan Follow The Asset dan Follow The Money

Yutelnews.com, Sulsel —  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, di bawah kepemimpinan Kepala Kejati Agus Salim dan Wakil Kepala Kejati Robert M. Tacoy, mengikuti Seminar Ilmiah dengan tema “Optimalisasi Pendekatan Follow The Asset dan Follow The Money Melalui Deferred Prosecution Agreement dalam Penanganan Perkara Pidana.” Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80 tahun 2025.

Acara yang diselenggarakan oleh Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) bekerja sama dengan Universitas Al Azhar Indonesia ini diikuti oleh seluruh jajaran Kejati Sulsel secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting. Seminar ini menjadi forum penting untuk kolaborasi antara akademisi dan praktisi hukum dalam membahas isu-isu strategis penegakan hukum dan pembaruan sistem peradilan pidana di Indonesia.

Rektor Universitas Al Azhar Indonesia, Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc., menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan Kejaksaan. Dalam sambutannya, ia menyebutkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan semakin meningkat dan berharap lembaga ini terus menjadi yang terdepan. 

“Dari tahun ke tahun tingkat kepercayaan publik kepada kejaksaan semakin meningkat, bahkan selalu dalam posisi pertama sebagai aparat penegak hukum. Semoga terus menjadi lembaga negara yang kredibel,” ujar Prof. Asep. 

Senada dengan itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pesantren Islam Al Azhar Indonesia, Prof. Jimly Asshiddiqie, menekankan pentingnya mempersiapkan sistem hukum yang adaptif. 

Dunia hukum kita sedang banyak masalah, perkembangan sektor lain membuat adanya distrupsi. Kita harus mempersiapkan kelembagaan yang sistemik dan sistem hukum yang adaptif dan tidak kaku,” jelasnya.

Jaksa Agung RI, Prof. Dr. St. Burhanuddin, S.H., M.H., dalam keynote speech-nya, menyatakan bahwa seminar ini adalah momentum untuk memberikan masukan dalam pembaharuan sistem hukum pidana. Ia menegaskan, seminar ini merupakan bentuk kolaborasi antara akademisi dan praktisi yang bertujuan untuk mempertajam penegakan hukum. 

“Penegakan hukum sebagai agen pendukung dalam mencapai tujuan negara dan kesejahteraan masyarakat. Perkembangan hukum dipengaruhi perkembangan zaman,” ucap Jaksa Agung.

Lebih lanjut, Jaksa Agung menjelaskan beberapa poin penting yang perlu didiskusikan terkait konsep Badan Pemulihan Aset (BPA). Hal ini mencakup subjek delik yang akan ditangani oleh BPA, jenis delik yang dapat dikenakan, hingga kedudukan lembaga pengadilan dalam menentukan validitasnya. 

Menurutnya, pembahasan ini sangat krusial untuk mengoptimalkan pendekatan follow the asset dan follow the money, serta implikasi hukum dari penyelesaian tindak pidana melalui BPA. “Ini bukan untuk melemahkan tapi untuk mempertajam penegakan hukum,” tegasnya.

Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber terkemuka dari berbagai universitas, yang memberikan perspektif akademis yang mendalam. Mereka adalah Prof. Dr. Suparji Ahmad, S.H., M.H. dari Universitas Al-Azhar Indonesia; Dr. Febby Mutara Nelson, S.H., M.H. dan Prof. Dr. Eddy Omar Sharif Hiariej, S.H., M.Hum. (Wakil Menteri Hukum) dari Universitas Indonesia; serta Dr. Prim Haryadi, S.H., M.H. dari Universitas Jenderal Soedirman. Diskusi yang dipandu oleh Prita Laura, S.H. sebagai moderator ini berlangsung interaktif, dengan pertanyaan dan masukan yang konstruktif dari para peserta.

Secara keseluruhan, seminar ini memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan hukum di Indonesia. Diskusi yang mendalam mengenai optimalisasi pendekatan follow the asset dan follow the money diharapkan dapat menjadi landasan kuat bagi perumusan kebijakan dan regulasi yang lebih efektif di masa depan. Kegiatan ini menegaskan komitmen Kejaksaan dalam beradaptasi dan berinovasi untuk mewujudkan sistem penegakan hukum yang adil, transparan, dan mampu memulihkan kerugian negara secara maksimal. (Abu Algifari)

Bupati ASJAP Letakan Batu Pertama Pembangunan Gedung MUI Kabupaten Sukabumi

Sukabumi – Yutelnews.com ,Bupati Sukabumi H. Asep Japar meletakan batu pertama di kawasan Pusat Pengembangan Dakwah Islam (Pusbangdai) Cikembar, Senin, 25 Agustus 2025. Peletakan batu pertama itu, sebagai awal pembangunan Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi.

Dalam kesempatan tersebut, H. Asep Japar bersyukur atas rencana pembangunan Gedung MUI Kabupaten Sukabumi. Apalagi, gedung ini akan berdiri di kawasan Pusbangdai.

“Penempatan di (Pusbangdai) sini sangatlah tepat. Sehingga bisa terkoneksi dengan yang lainnya di sini,” ujarnya.

Apalagi gedung ini akan menjadi pusat kegiatan keislaman dan tempat berkumpulnya para ulama, cendekiawan, dan tokoh masyarakat.

“Gedung MUI ini dibangun untuk kepentingan kegiatan keislaman, peningkatan peran ulama, hingga peningkatan kerukunan umat beragama,” ucapnya.

Di sisi lain pun, H. Asep Japar berterima kasih kepada jajaran pengurus MUI Kabupaten Sukabumi. Terutama perannya membantu pemerintah dalam kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Terima kasih atas segala kontribusinya. Mari saat ini kita tata bangunan ini untuk lebih bagus ke depannya. Sehingga MUI punya bangunan yang benar-benar representatif,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Sukabumi KH. E. Fatahilah Nadiri mengaku bersyukur atas pembangunan gedung tersebut. Menurutnya, pembangunan tersebut terwujud berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Terima kasih pak bupati. Berkat tangan pimpinan Sukabumi ini, pembangunan gedung MUI dapat terwujud,” bebernya.

Selanjutnya, dirinya mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawasi pembangunan ini. Apalagi gedung ini akan dijadikan tempat bermusyawarah dan pengkajian agama Islam.

“Mari kita sama-sama mengawasi pembangunan gedung ini. Dan semoga, 2026 kita bisa bersama-sama meresmikan. Beribu terima kasih pak bupati,” pungkasnya.

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Direktur Eksekutif Partai Hijau Riau Apresiasi Kapolda Riau atas Keberhasilan Memberantas Aktivitas Ilegal di Sungai Taluk Kuantan

Pekanbaruyutelnews.com ||
Direktur Eksekutif Partai Hijau Riau (PHR), Firdaus Effendi, memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Riau beserta jajaran atas langkah tegas dalam memberantas aktivitas ilegal yang merusak ekosistem Sungai Taluk Kuantan, Jum’at 22 Agustus 2025.

Firdaus menilai penindakan aparat kepolisian telah membawa dampak positif yang nyata. Sungai yang sebelumnya tercemar kini terlihat lebih bersih dan jernih. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa penegakan hukum yang konsisten mampu mengembalikan fungsi ekologis dan kelestarian lingkungan.

“Apa yang dilakukan Kapolda Riau merupakan contoh kepemimpinan yang berpihak pada lingkungan dan masyarakat. Sungai yang sebelumnya tercemar akibat aktivitas ilegal kini mulai pulih. Ini patut kita dukung bersama,” ujar Firdaus.

Ia menambahkan, kondisi sungai yang bersih kini benar-benar ia saksikan saat menghadiri kegiatan besar Pacu Jalur di Taluk Kuantan.

“Kami sudah membuktikan sendiri bahwa Sungai Taluk Kuantan kini sangat bersih. Saat Pacu Jalur, air terlihat jernih dan layak menjadi arena tradisi besar masyarakat Riau. Ini adalah hasil nyata dari kerja keras Kapolda Riau memberantas kegiatan ilegal di sungai,” tambahnya.

Firdaus menegaskan, Sungai Taluk Kuantan adalah sumber kehidupan masyarakat sekitar, baik dari sisi ekologis, sosial, maupun ekonomi. Dengan diberantasnya aktivitas ilegal, masyarakat kini dapat kembali merasakan manfaat dari sungai yang sehat dan lestari.

Partai Hijau Riau, lanjut Firdaus, siap bersinergi dengan Kepolisian Daerah Riau maupun pihak lain dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Keberhasilan Kapolda Riau ini bukan hanya kemenangan aparat penegak hukum, tetapi juga kemenangan bagi masyarakat dan generasi mendatang. Mari kita jaga bersama agar Sungai Taluk Kuantan tetap bersih dan menjadi kebanggaan Riau,” tegasnya.||  ( AS)

Kades Bojos Soang Sahrul Mulyaman ST Serta Ketua RW 17 Sumiati ,Buka Langsung,Kegiatan Kebersamaan Warga, Semangat Juang Pengisi Kemerdekaan.

BandungYUTELNEWS com|| Ketua RW 17 Cijagra ibu Sumiati bersama warga dengan semangat juang pengisi kemerdekaan HUT RI Ke-80 dengan mengadakan berbagai kegiatan Lomba – Lomba dan Panjat Pinang, mulai jam 13,30 wib sampai selesai , pada Minggu 24/08/2025.

Dalam kegiatan dihadiri kepala desa Bojong soang Syahrul Mulyaman ST,, Bhabinkamtibmas Polsek Bojong soang,Babinsa Koramil 2407 Dayeuhkolot,para ketua Rt, tokoh masyarakat, tokoh pemuda.

Perlombaan ini di buka langsung oleh kepala desa Bojong soang Syahrul Mulyaman ST, beserta ketua Rw 17 Sumiati.

Ketua Rw 17 Sumiati pun menyampaikan pada hari ini kami di sini mengadakan kegiatan dalam memeriahkan kemerdekaan HUT RI ke-80, salah satunya yang paling di tunggu-tunggu masyarakat yaitu Lomba Panjat pinang dan ini juga hanya dari warga masyarakat RW 17 Cijagra dengan ke bersamaan masyarakat yang kompak, guyup ,rukun bersama dengan penerus adik-adik ,Ibuk -Ibuk dan Bapak -Bapak hanya wilayah sekitar lingkungan wilayah RW 17 Cijagra saja,”ucapnya, saat di temui awak media, di lokasi.

Di lanjut dengan lomba karoke dan membagikan dor prais yang semua nya itu dari ibu ketua Rw Sumiati yang Sosok Peduli Masyarakat bersama warga masyarakat RW 17 cijagra sendiri demi meriahkan untuk mengisi acara tujuh belasan RI yang ke 80 tahun .

Harapan panitia ketua karang taruna Iwan Setiawan dan para anggoata karang taruna RW 17 hanya bisa mengucapkan banyak terimakasih kepada ibu Sumiati selaku ketua RW 17 atas partisipasinya dengan pelaksanaan kegiatan berjalan ,kondusip ,lancar ,aman terkendali, mudah-mudah ketua Rw 17 Cijagra ibu sumiati tetap di berikan ke sehatan, panjang umur dan banyak rizski nya .”jelasnya.

Yans.

Banyak Ketua PWI Provinsi Anter dan Dampingi Hendry CH Bangun Daftar Sebagai Calon Ketua PWI Pusat

JakartaYUTELNEWS com|| Hendry Ch Bangun secara resmi mendaftar sebagai calon Ketua Umum PWI (PWI) Pusat dengan menyerahkan surat dukungan dari 17 Ketua PWI daerah.

Wakil Ketua Dewan Pers periode 2019-2022 ini datang bersama Sihono, bakal calon Ketua Dewan Kehormatan ke Sekretariat Kongres Persatuan PWI 2025 di Hall Dewan Pers, Jakarta, Sabtu (23/8/2025).

HCB, panggilan akrab Hendry Ch Bangun menyerahkan surat persyaratan pendaftaran yang diterima langsung oleh Ketua Steering Comitte (SC) Panitia Kongres Persatuan PWI 2025, Zulkifli Gani Otto.

Hadir pula anggota Dewan Pers Totok Suryanto dan Ketua Organising Comitte (OC) Marthen Selamet, Wakil Ketua Raja Parlindungan Pane.

HCB dan Sihono datang ke Sekretariat Kongres Persatuan PWI 2025 bersama Sekjen PWI Iqbal Irsyad dan Plt Ketua Dewan Kehormatan Noeh Hatumena. Ketua Dewan Pakar Sayid Iskandarsyah serta para pendukung yang sebagian berasal dari Ketua PWI daerah.

Ketua PWI daerah yang ikut mendampingi HCB diantaranya Ketua PWI Kalimantan Selatan, Zainal Helmi dan Ketua PWI Sumatera Utara Farianda Putra Sinik. Dari puluhan pengantar terlihat juga sejumlah pendukung dari Riau, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Kuningan Jawa Barat.

Sehari sebelumnya, Dirut Perum LKBN Antara Akhmad Munir yang maju sebagi calon Ketua Umum PWI dengan Atal S Depari, calon Ketua Dewan Kehormatan sudah mendaftar. Keduanya menyerahkan surat pendaftaran ke Sekretariat Kongres Persatuan PWI, Jumat (22/8/2025).

Dalam pengantarnya, HCB menjelaskan angka 17 dari daerah yang memberi dukungan secara resmi adalah sebagai simbol Hari Kemerdekaan, 17 Agustus.

Di momen itu, HCB dengan tegas menyatakan dirinya adalah calon independen sesuai dengan marwah PWI sebagai organisasi wartawan yang independen.

“Kami bukan wakil pemerintah,” tegas HCB.

HCB juga berharap agar Kongres Persatuan PWI ini meripakan langkah untuk mempersatukan seluruh anggota PWI. “Jangan nengok spion ke belakang lagi, mari kita maju. Semoga kongres berjalan lancar,” ujar HCB.

Calon Ketua Dewan Kehormatan Sihono mengatakan, kehormatan itu tidak perlu diomongkan, tapi dijalankan. Direktur Pers Pancasila ini berharap pengurus PWI memegang teguh akar organisasi, yakni AD/ART dan kode etik.

“Feeling saya persatuan akan terjadi,” ujar Sihono.

Zulkifli Gani Otto mengatakan Kongres Persatuan PWI berlangsung selama dua hari, yakni 29 dan 30 Agustus 2025. Hari pertama, lanjut Zulkifli agenda pra kongres. Hari kedua, pemilihan Ketua Umum PWI dan Ketua Dewan Kehormatan.

“Nanti akan ada penandatanganan fakta integritas dari tiga pihak, yaitu SC, OC, para Ketua PWI daerah dan calon Ketua Umum,” ujarnya. 

Yans.

Politisi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bandung Angie Natesha Goenadi Go S.Ked.MHI ,Serap Aspirasi Masyarakat,Peduli Rakyat Kecil.

Bandung – YUTELNEWS com|| Politisi Fraksi PDI Perjuangan Angie Natesha Goenadi Go S.Ked.M.H.I, juga anggota DPRD Kabupaten Bandung menggelar reses terahir masa sidang III Tahun 2025, tampung aspirasi masyarakat Katapang dan margaasih di Gedung GOR Desa Katapang Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, pada sabtu (23/08/2025).

pada kegiatan tersebut Hadir pula pengurus Dpc PDI Perjuangan Drs H.Ahmad Maulana,Ibu Wewen Winarti,Jajaran dan PAC kecamatan Katapang,Margaasih, Dprt desa,Kepala desa Katapang di wakili, Para Tokoh masyarakat,tokoh agama,para pemuda.

Reses yang terakhir kali diadakan diwilayah Katapang ini disambut hangat dan antusias oleh masyarakat katapang dan margaasih yang hadir, dengan bersama-sama menyampai kan Aspirasinya.

Menurut Angie Natesha, bahwa masa reses adalah masa istirahat dewan diantara masa sidang dewan yang digunakan untuk turun ke konstituennya guna menjaring aspirasi, masukan dan ini merupakan kewajiban bagi anggota DPRD dalam menjaring, Menyerap aspirasi, informasi untuk kemudian disalurkan dan dibahas dalam rapat-rapat dewan.

Nantinya, kata Angie Natesha, aspirasi yang berhasil dihimpun melalui reses terakhir kali ini nantinya akan diperjuangkan melalui lembaganya.

“Aspirasi masyarakat ini hendaknya jangan terpaku usulan fisik (Infrastruktur) saja, melainkan ada usulan usaha dan upaya untuk penguatan ekonomi kerakyatan dan ekonomi produktif. Nantinya usulan yang sudah diserap ini akan diusulkan dalam Musrembang Kabupaten, melalui E-Pokir Dewan,” ujar Angie.

Sosok anggota Dewan yang peduli RAKYAT KECIL , Angie Natesha,kembali menegaskan komitmen, bahwa apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan diperjuangkan dengan melalui skala prioritas.

“Pada dasarnya, kami selalu siap untuk memperjuangkan aspirasi masarakat, karena niat saya menjadi anggota Dewan hanyalah untuk mengabdi kepada masyarakat, menjadi orang yang bermanfaat,” tegasnya.

Tak lupa, Angie Natesha juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan aspirasinya.

Ia juga menegaskan komitmen partainya akan terus menerus berjuang sampai tercapainya kesejahteraan bagi seluruh masyarakat kabupaten bandung,hususnya wilayah davilnya yang sesuai dengan amanat dan ajaran Soekarno yang teguh kami pegang sampai saat ini.

Sementara itu, Ketua PAC kecamatan katapang mengapresiasi serta berterima kasih kepada anggota dewan ibu Angie Natesha yang telah melaksanakan reses diwilayahnya. Pada intinya kami selalu memfasilitasi anggota dewan dari partai PDI Perjuangan yang ingin melaksanakan reses diwilayah kami,” pungkasnya.

Yans.

Kasus SMPN 1 Pameungpeuk Jadi Sorotan, Pengamat Minta Dinas Pendidikan Turun Tangan

BANDUNGYUTELNEWS com|| Dugaan penyalahgunaan Dana BOS dan penggunaan kop surat resmi Dinas Pendidikan dalam dokumen pinjaman di SMPN 1 Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, menuai perhatian serius dari kalangan akademisi.

Seorang Akademisi yang juga Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Dr. S.H., S.I.P., S.A.P., S.Pd., M.Si., M.H., CPM Cecep Darmawan menegaskan kasus ini tidak boleh dibiarkan. Menurutnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung harus segera turun tangan.

“Ya, jadi kasus ini mestinya menjadi perhatian ya oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung. Kalau benar gitu kepala sekolah melakukan tindakan seperti tadi maka ini harus ada tindakan dari dinas. Setidak-tidaknya misalnya klarifikasi, benar nggak kejadian itu. Apalagi itu menyangkut soal anggaran negara, kedua soal kinerja,” ujar Cecep saat dimintai tanggapan pada wartawan , Minggu (23/8/2025).

Cecep mengingatkan, bila masalah ini tidak segera ditangani, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat.

“Sebab yang dirugikan nanti pelayanan publik ya, layanan pendidikan. Nah kalau dibiarkan artinya ini ada proses pengabeyan dinas, karena bukankah dinas juga punya pengawas di situ, punya aparat pengawas yang mestinya melakukan semacam tugas pengawasan yang memungkinkan kalau ada pelanggaran itu diproses dengan baik. Jangan dibiarkan,” Tegasnya.

Lebih lanjut, Prof. Cecep Darmawan menilai kasus yang melibatkan kepala sekolah SMPN 1 Pameungpeuk harus segera dituntaskan agar manajemen sekolah tidak terganggu.

“Oleh karena itu kasus yang menyangkut kepala sekolah SMP Negeri 1 Pameungpeuk ini harus segera diselesaikan. Kita khawatir nanti karena tidak berjalan dengan baik ya unsur manajemen kepala sekolah nanti pastikan sedikit banyak layanan kepada siswa akan terganggu, layanan terhadap masyarakat juga terganggu. Itu poinnya. Jadi sekali lagi, dinas pendidikan harus turun tangan, nggak boleh diam,” pungkasnya.

Yans.

Ketum Persatuan Wartawan Fast Respon Indonesia Dian Surahman Setor Hampir Seribu Data Media Kepada Para Jenderal Pembina FRI

Jakartayutelnews.com ||
Wajah dan tampilan organisasi wartawan counter Polri yang baru disuport pendiri terdiri dari para petinggi di Mabes Polri yang dibentuk dengan profesional dengan Jurnalis handal, adapun nama dan wajah baru bernama “Persatuan Wartawan Fast Repson Indonesia”

Dian Surahman selaku Ketua Umum Persatuan Wartawan Fast Respon Indonesia menyampaikan ” kita membentuk wajah baru organisasi Persatuan Wartawan Fast Respon Indonesia sesuai instruksi Para pendiri dan pembina serta penasehat yang terdiri dari para petinggi Mabes Polri

” Beliau meminta data base seluruh Media yang tergabung dengan Persatuan Wartawan Fast Repson Indonesia serta legalitas dan manajemen dari PW FRI (22/08)

Alhamdulillah semua telah kita tunjukkan dan beliau para pembina sangat puas atas laporan kita

Disampaikan bahwa yang tergabung pada PW FRI yang media dan jurnalis yang solid saja , jangan dipaksa , biarkan seleksi alam yang bekerja

Intinya Persatuan Wartawan Fast Respon Indonesia merupakan persatuan wartawan yang solid untuk menjaga Polri , dan sangat disuportz harapan beliau tetap semangat , solid untuk Polri dan tunjukkan profesionalisme, selebihnya selalu support setiap kegiatan PW FRI, dan Alhamdulillah seluruh anggota semua solid untuk menjaga maruah Polri ” ungkap Dian Surahman.|| AS

Hj.Renie Rahayu Fauzi, Pentingnya Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Dalam Pembangunan di Kab. Bandung

BANDUNG- YUTELNEWS com|| Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, S.H., mendampingi Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.I.P., M.Si., dalam acara groundbreaking pembangunan Jembatan Roda 2 Cijeruk di Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsoang,Kabupaten Bandung ,pada Jumat (22/08/2025).

Jembatan yang akan menghubungkan Bojongsoang dan Baleendah ini diyakini menjadi infrastruktur strategis untuk memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah sekitar.

Hj. Renie menekankan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Infrastruktur adalah tulang punggung pembangunan daerah. Jembatan ini diharapkan menjadi penghubung vital dan berdampak langsung pada peningkatan mobilitas serta ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dengan masyarakat dalam menyukseskan setiap program pembangunan.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” tambahnya.

Hj. Renie mengajak masyarakat terlibat aktif dalam seluruh tahapan pembangunan agar hasilnya sesuai kebutuhan dan aspirasi warga. Selain itu, ia menekankan perlunya perencanaan matang serta pengawasan kualitas konstruksi agar jembatan tidak hanya bermanfaat dalam jangka pendek, tetapi juga aman dan berkelanjutan.

Lebih jauh, ia menyoroti aspek ekonomi dan lingkungan. Keberadaan jembatan diyakini akan membuka peluang usaha baru, memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

“Pembangunan harus ramah lingkungan dan berorientasi pada masa depan,” tegasnya.

Acara groundbreaking berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat, tokoh daerah, organisasi pemuda, serta perangkat pemerintah yang hadir.

Menutup sambutannya, Hj. Renie mengajak semua pihak untuk menjaga semangat gotong royong.

“Mari kita satukan langkah membangun Kabupaten Bandung yang lebih baik. Kita semua adalah bagian dari perubahan ini,” pungkasnya.

Komitmen Hj. Renie Rahayu Fauzi mendukung pembangunan infrastruktur menjadi bukti kepemimpinan yang berpihak pada rakyat, sekaligus dorongan nyata menuju masa depan Kabupaten Bandung yang lebih maju dan sejahtera.

Yans.

H Tedi Supriadi S.Pd.i, Reses Di Hari Ketiga Tampung Aspirasi Desa Cangkuang Kulon, Cangkuang Wetan,Kel.Pasawahan.

BandungYUTELNEWS com|| Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H. Tedi Supriadi S.Pd.I., M.Si, dalam reses masa sidang III tahun 2025 di Landean Desa Sukamukti Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung (22/08/205) tampung berbagai aspirasi masyarakat Desa Cangkuangkulon,Cangkuangwetan,Kelurahan Pasawahan.

Dalam kesempatan tersebut H. Tedi Supriadi mengatakan, masyarakat perlu juga tahu pengertian dari reses sendiri, reses adalah waktu khusus dalam agenda kerja anggota DPRD Kabupaten Bandung yang digunakan untuk mengunjungi daerah (dapilnya) masing – masing, kegiatan ini biasa dilakukan diluar masa sidang yang bertujuan untuk mendengar keluhan/aspirasi (usulan) dari masyarakat.

Seperti halnya saat ini yang dilakukan oleh masyarakat yang ada diwilayah Kecamatan Dayeuhkolot banyak yang mengusulkan berbagai hal, baik itu masalah banjir, kesehatan, pendidikan, insfratruktur dan lain sebagainya, tentunya dalam hal ini saya akan menampung, menyerap dan mengawasi, mudah – mudahan bisa terealisasi seperti halnya sewaktu saya menjabat menjadi anggota dewan sebelumnya dimana di empat kecamatan banyak yang sudah terealisasi.

Untuk saat ini saya ada di Komisi D, dimana dikomisi tersebut membidangi ketenagakerjaan, kesehatan, pendidikan dan kebudayaan, sosial dan keagamaan serta pemuda dan olahraga,” pungkasnya.

Yans.

Monitoring Komisi II DPRD Kab.Nias Utara di Rumah Sakit Tafaeri Kabupaten Nias Utara.

Lotu, Yutelnews.com | Pelaksanaan monitoring Komisi II DPRD Nias Utara Faogonaso Harefa SH, Fotani Zega dan Karianus Zega di ruang Rapat Rumah sakit Tafaeri Kabupaten Nias Utara, Kamis 21/08/2025.

DPRD mengapresiasi Kerja Direktur rumah sakit Tafaeri Nias dimana “Ucap ketua komisi I Kabupaten Nias Utara Faogonaso Harefa menyampaikan atas monitoring ini bagaimana pelayanan di Rumah sakit Tafaeri Nias Utara ini ? Tentu banyak hal yang dihadapi Direktur serta jajarannya.

“Jawab Direktur Kabupaten Nias Utara Warisman Lahagu bahwa selama ini kami sudah menjalankan Tugas sesuai aturan yang ada dan juga fungsi masing-masing, baik kerja Dokter juga tenaga medis disini. Iya menambahkan Dokter Warisman Lahagu kita mendapat dukungan dari Pusat dari Rumah sakit Pratama menjadi Rumah sakit Tafaeri Kabupaten Nias Utara, Tipe D menjadi tipe C.

“Ujar Ketua komisi II Kabupaten Nias Utara Faogonaso Harefa SH dan jajarannya bahwa kita mengapresiasi kerja Direktur Tafaeri Nias Utara memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Nias Utara dan hubungan PT. HK telah ada kerjasama dalam Pembangunan rumah sakit yang sedang berjalan saat ini.

“Lanjut Faogonaso Harefa SH Rumah sakit Tafaeri Nias Utara ini punya kita kedepan dan merupakan dukungan Pemerintah pusat, penuh perhatian khusus di Kabupaten Nias Utara tercinta .

(Kharisman Gea)

Jalan Sedanau Rusak, Janji Anggaran Darurat Terganjal Proyek Jalan Lingkar

Yutelnews.com – Warga Sedanau dibuat bingung dengan janji perbaikan jalan rusak yang hingga kini tak kunjung terealisasi. Padahal, Bupati Natuna Cen Sui Lan sebelumnya sudah memastikan penggunaan anggaran darurat untuk memperbaiki jalan utama Sedanau.

Namun sampai saat ini, perbaikan belum dilakukan. Raja Agus dari Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) saat ditemui di salah satu warung kopi di Sedanau, Selasa (20/8/2025) sore, menyebut perbaikan jalan masih menunggu dimulainya pembangunan jalan lingkar Sedanau yang belum berjalan karena proses lelang proyek.

Pernyataan itu justru membuat warga heran, sebab penggunaan anggaran darurat seharusnya bisa segera dieksekusi tanpa menunggu proyek jalan lingkar. “Apa hubungannya anggaran darurat dengan proyek jalan lingkar yang masih menunggu hasil lelang?” ujar seorang warga dengan nada bingung.

Sebelumnya, Kabid Bina Marga Kabupaten Natuna sempat menyampaikan melalui telepon bahwa perbaikan akan dimulai 20 Agustus 2025. Namun hingga hari ini belum ada tanda-tanda pengerjaan.

Kondisi jalan Sedanau semakin memprihatinkan. ED, warga setempat, mengungkapkan saat kendaraan Tosa bermuatan berat melintas, jalan terasa bergoyang dan rawan membahayakan pengguna jalan. Bahkan, warga mencatat sudah terjadi dua kali kecelakaan di lokasi tersebut meski belum menelan korban jiwa.

Fakta adanya kecelakaan ini seharusnya sudah cukup menjadi dasar penggunaan anggaran darurat. Hal itu sesuai dengan PP No. 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah yang menyebutkan Belanja Tidak Terduga (BTT) bisa digunakan untuk keadaan darurat yang mengancam keselamatan masyarakat. Aturan tersebut diperjelas dalam Permendagri No. 77 Tahun 2020 yang mengatur bahwa BTT dapat langsung dicairkan paling lambat satu hari kerja setelah penetapan status darurat oleh kepala daerah.

Dengan demikian, warga menilai kondisi jalan Sedanau yang sudah memakan korban kecelakaan jelas masuk kategori darurat dan seharusnya segera ditangani tanpa menunggu proyek jalan lingkar.

Masyarakat Sedanau berharap pemerintah segera turun tangan dan tidak lagi menunda. “Harapan kami jangan sampai janji ini hanya sekadar wacana. Jalan rusak ini sudah sangat mendesak untuk diperbaiki, bukan hanya dibicarakan,” tutup seorang warga.

Red: Darmansyah

Semarak Pawai TK Meriahkan HUT ke-80 RI di Sedanau

Yutelnews.com
Sedanau – Semangat nasionalisme tampak membara dari siswa-siswi Taman Kanak-kanak dalam rangka peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia tahun 2025. Kegiatan pawai tersebut berlangsung pada Selasa (19/8/2025) pukul 14.30 WIB di sepanjang Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna.

Dengan penuh semangat, anak-anak tampil memainkan marching drumband sambil menyanyikan lagu 17 Agustus Tahun 45. Suara riang dan lantang mereka menggema, seakan menghidupkan kembali semangat kemerdekaan dengan motto: Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.

Antusias masyarakat terlihat begitu besar. Warga berbondong-bondong memenuhi pinggir jalan untuk menyaksikan penampilan generasi penerus bangsa tersebut.

Koordinator Pendidikan, yang akrab disapa Cekgu Syukur, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan ini.
“Luar biasa, anak-anak kita mampu mewujudkan rasa nasionalisme sejak dini. Semoga kelak mereka tumbuh menjadi pemimpin bangsa yang cerdas, pemberani, dan mampu membawa kesejahteraan bagi rakyatnya,” ungkap Cekgu Syukur.

Tak hanya masyarakat, jajaran keamanan juga turut berperan penting. Polri dari Polsek Kecamatan Bunguran Barat melalui Bhabinkamtibmas Sedanau, Brigpol Fani Lesmana Wibawa, di bawah arahan Kapolsek Iptu Raja Oloan Furba, hadir memberikan pelayanan serta menjaga ketertiban. Berkat pengamanan tersebut, acara pawai berjalan aman, tertib, dan sukses.

Red:Darmansyah

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.