Klarifikasi Miskomunikasi antara PT Bogorindo Cemerlang dan PT Indonesia Power tentang Ploting Lahan Diselesaikan Secara Kekeluargaan

SukabumiYutelnews.com ,Telah terjadi miskomunikasi terkait ploting lahan antara PT Bogorindo Cemerlang dengan PT Indonesia Power yang berlokasi di wilayah perbatasan lahan kedua belah pihak. Permasalahan tersebut akhirnya dapat diselesaikan secara baik-baik melalui musyawarah dengan mengedepankan asas kekeluargaan,Bertempat Di Aula Kantor PT Bogorindo Cemerlang,Kamis, (28/8/2028).

Trimono, selaku Tim Pemerhati Desa Tenjoya, menyampaikan apresiasi kepada kedua perusahaan yang telah memilih jalur musyawarah untuk menyelesaikan perbedaan pandangan. Pemerintah Desa Tenjoya pun turut mendukung langkah ini sebagai bentuk upaya menjaga kondusivitas dan hubungan baik antar pihak.

Direktur PT Bogorindo Cemerlang AU Bintoro juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga sinergi positif dengan PT Indonesia Power, serta berupaya menjalin komunikasi yang lebih baik ke depannya agar tidak terjadi kesalahpahaman serupa.

“Masih AU Bintoro Juga Menegaskan bahwa Penyelesaian Secara Damai Ini Menjadi Bukti Pentingnya Komunikasi. terbuka.

” Kami Sangat Menghargai Itikad Baik Dari Semua Pihak. Dengan Penyelesaian ini, tidak Ada Lagi Persoalan Lahan Kami Tetap Berkomitmen Menjaga Hubungan Baik Dengan PT INDONESIA POWER dan Pihak PT BOGORINDO CEMERLANG Menyerahkan Kembali Lahan yang Masuk Ploting Ke Pihak PT INDONESIA POWER,” Ujarnya.

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi)

Akses Warga Meningkat Jalan Lingkungan Di Desa Makasari Mulai Di Bangun “

SukabumiYutelnews.com
,Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) mulai melaksanakan pembangunan jalan lingkungan di Kampung Ranji RT 026/002, Desa Makasari, Kecamatan Kalapanunggal.Selasa, (26/8/2025)

Proyek pembangunan ini secara resmi dimulai pada 20 Agustus 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp145.023.000. Sumber dana berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025, melalui program Kegiatan Penyelenggaraan Penataan Bangunan dan Lingkungan di daerah kabupaten/kota.

Pelaksanaan pekerjaan ditargetkan selesai dalam jangka waktu 45 hari kalender, dengan CV. Gofar Jaya sebagai pihak pelaksana.

Kepala Desa Makasari Rina Nuraeni S. ST menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan jalan tersebut. “Alhamdulillah, pembangunan jalan lingkungan ini sudah mulai dilaksanakan. Kami atas nama masyarakat Desa Makasari berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang telah mengalokasikan anggaran. Semoga pembangunan ini berjalan lancar dan bermanfaat besar bagi warga,” ungkapnya.

Hal senada juga diutarakan salah satu warga, yang mengaku sangat menantikan pembangunan jalan tersebut. “Jalan ini sangat penting untuk kegiatan sehari-hari warga, baik untuk ke sekolah, bekerja, maupun aktivitas ekonomi. Kami berharap hasilnya bagus dan bisa digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Dengan adanya pembangunan jalan lingkungan ini, pemerintah berharap aksesibilitas dan mobilitas masyarakat semakin mudah, sehingga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan warga Desa Makasari, khususnya di wilayah Kampung Ranji.

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi)

Warga Resah, Peredaran Sabu di Kampung Perlabian Diduga Dikendalikan Baba dan Geleng

Yutelnews.com LABUHANBATU SELATAN – Keresahan mendalam menyelimuti warga Kampung Perlabian, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Pasalnya, peredaran narkoba jenis sabu di wilayah mereka semakin merajalela dan diduga kuat dikendalikan oleh Baba yang dikomandoi Geleng. Sabtu(02/08/2025)

Menurut pengakuan warga, Baba tidak bekerja sendirian. Ia diduga dikomandoi yang akrab disapa Geleng untuk berkomunikasi ke atas dalam menjalankan bisnis haram ini. Warga menduga, jaringan ini telah beroperasi cukup lama dan secara sistematis menyebarkan sabu, merusak generasi muda di kampung tersebut.

Aktivitas mereka yang terorganisir membuat para orang tua di Kampung Perlabian sangat khawatir akan masa depan anak-anak mereka. Keresahan warga bukan hanya karena maraknya sabu, tetapi juga dampak domino yang ditimbulkannya.

Peredaran narkoba ini diduga kuat menjadi pemicu meningkatnya aksi kriminalitas, seperti pencurian hasil pertanian, khususnya kelapa sawit yang merupakan mata pencaharian utama warga. Masyarakat menduga, para pengguna narkoba membutuhkan uang untuk membeli sabu, sehingga mereka nekat mencuri hasil panen warga, Ancaman Terhadap Generasi dan Perekonomian

“Kami bukan hanya takut akan narkoba yang merusak anak-anak kami, tapi kami juga khawatir hasil panen sawit kami dicuri terus-menerus. Jika ini terus terjadi, ekonomi keluarga kami bisa hancur,” ungkap seorang petani yang enggan disebutkan namanya.

Melihat situasi yang semakin tak terkendali, masyarakat Kampung Perlabian kini menaruh harapan besar kepada aparat penegak hukum. Mereka secara terbuka meminta Kapolres Labuhanbatu Selatan khususnya Kapolsek Kampung Rakyat untuk segera mengambil tindakan tegas.

“Kami memohon agar pihak kepolisian tidak tinggal diam. Tangkap Baba dan seluruh jaringannya. Jangan biarkan kampung kami hancur karena narkoba,” tutur salah seorang warga dengan nada putus asa.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan peredaran narkoba yang meresahkan ini. Masyarakat berharap, laporan ini segera direspons serius agar ketenangan dan keamanan di Kampung Perlabian bisa kembali pulih.

AP/Tim

Yutelnews.com Apresiasi Komitmen Polri Lindungi Wartawan, Kutip Publikasi Klikwarta.com

Natuna Yutelnews.com 27/8/25
Mengutip pemberitaan Klikwarta.com Jakarta (26/8/25), Mabes Polri mengimbau seluruh jajaran kepolisian mulai dari tingkat Polda hingga Polsek agar memberikan perlindungan terhadap wartawan yang sedang bertugas meliput suatu peristiwa.

Imbauan ini dikeluarkan sebagai tindak lanjut atas sejumlah insiden kekerasan yang dialami jurnalis saat menjalankan tugasnya oleh oknum personel kepolisian dalam beberapa hari terakhir.

Dalam publikasi Klikwarta.com ditegaskan, “Kehadiran wartawan di lapangan adalah bagian dari tugas jurnalistik yang dilindungi undang-undang. Polri meminta setiap personel agar menghormati dan memberikan ruang aman bagi pers untuk bekerja,” tegas Mabes Polri.

Lebih lanjut, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan, “Meminta kepada seluruh jajaran melindungi kerja profesi wartawan dan jurnalis yang objektif dan profesional serta bekerja sama dalam setiap aktivitas.”

Awak Yutelnews.com Natuna mengutip berita dari Klikwarta.com Jakarta sebagai bentuk transparansi atas ungkapan Mabes Polri, yang menegaskan komitmen perlindungan terhadap wartawan. Sesuai dengan publikasi yang dimuat, hal ini menunjukkan keseriusan Polri dalam menjaga kebebasan pers.

Sebagai apresiasi, Kabiro Yutelnews.com Natuna menyampaikan ucapan terima kasih kepada Mabes Polri atas kerjasama yang baik dengan seluruh wartawan se-Indonesia. Langkah ini diharapkan mempererat hubungan antara pers dan Polri, sehingga sinergitas dalam penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat tetap terjaga.

Red:Darmansyah

Ini Tujuan Apel Gelar Pengamanan Kodam XIV Hasanuddin dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Tenggara

Yutelnews.com, Sulsel — Bertempat di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel), Kodam XIV/Hasanuddin dan jajaran Kejaksaan Tinggi serta Kejaksaan Negeri di wilayah Sulawesi Selatan dan Tenggara menggelar Apel Kesiapan Pengamanan, Rabu (27/8/2025). 

Acara ini juga menandai penandatanganan perjanjian kerja sama strategis antara dua lembaga penegak hukum tersebut. Apel kehormatan ini dipimpin langsung oleh Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Agus Salim.

Apel kesiapan pengamanan ini dihadiri oleh peserta dari dua institusi, termasuk Wakajati Sulsel Robert M. Tacoy, Wakajati Sultra Sugiyanta, serta para Kepala Kejaksaan Negeri, Komandan Korem, dan Komandan Kodim se-wilayah tersebut, menunjukkan komitmen kuat dari seluruh pimpinan dalam mengimplementasikan kerja sama ini.

Dalam pengarahannya, Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno, menjelaskan bahwa apel ini merupakan implementasi nyata dari arahan pimpinan tertinggi, khususnya menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2025 tentang Perlindungan Terhadap Jaksa dalam Melaksanakan Tugas. Peraturan ini diperkuat dengan Nota Kesepahaman antara Jaksa Agung dan Panglima TNI Nomor NK/6/IV/2023/TNI yang menggarisbawahi penugasan personel dan dukungan institusional TNI untuk mendukung tugas-tugas Kejaksaan.

Mayjen TNI Windiyatno menekankan bahwa sinergi antara Kodam dan Kejati harus diperkuat di semua lini. Beliau menegaskan bahwa seluruh satuan dan jajaran Kodam XIV/Hasanuddin harus siap siaga membantu dan melaksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab. 

“Jadikan tugas dan pengabdian ini sebagai ladang amal. TNI berkomitmen TNI untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas dan keamanan, khususnya di lingkungan penegakan hukum,” kata Windiyatno.

Sementara itu, Kajati Sulsel, Agus Salim, menyampaikan rasa bangganya atas pelaksanaan apel gelar ini. Menurutnya, apel ini memiliki makna strategis karena secara resmi memperkuat kerja sama antara Kejaksaan dan TNI. Agus Salim mengutip Bab 3 dalam Perpres yang secara spesifik mengatur perlindungan jaksa oleh prajurit TNI, serta MOU antara kedua institusi di bidang penegakan hukum.

“Keberadaan personel pengamanan dari TNI di lingkungan Kejati dan Kejari bersifat sangat strategis. Hal ini, lanjutnya, penting mengingat dinamika penegakan hukum yang penuh dengan ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (AGHT),” kata Agus Salim.

“Terutama dari pihak-pihak tertentu yang sangat berkepentingan dan berpotensi untuk menggagalkan atau merintangi proses penegakan hukum,” tegasnya. 

Oleh karena itu, langkah preventif dan pencegahan sangat diperlukan untuk memastikan jaksa dapat bekerja dengan independen dan tanpa tekanan.

Kajati Agus Salim juga menyampaikan bahwa kerja sama ini akan ditindaklanjuti dengan skema dan koordinasi yang lebih mendalam, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing satuan kerja. Apel ini juga menjadi momentum penting untuk secara simbolis menyerahkan personel TNI yang akan ditugaskan di wilayah Sulawesi Selatan dan Tenggara untuk memperkuat penegakan hukum.

Terkait jumlah personel, Agus Salim mengimbau agar para Kepala Kejaksaan Negeri dan jajarannya segera berkoordinasi dengan Komandan Kodim di masing-masing daerah. Hal ini krusial mengingat adanya perbedaan AGHT di setiap wilayah. “Dengan sinergi bersama TNI, Kejaksaan tetap akan mengedepankan pelayanan yang humanis dan baik bagi masyarakat,” imbuhnya, menekankan pentingnya pendekatan yang ramah dalam menjalankan tugas.

Sebagai penutup, Agus Salim menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Kodam XIV/Hasanuddin atas bantuan pengamanan yang telah diberikan. Ia juga menegaskan komitmen Kejaksaan untuk memberikan bantuan pendampingan hukum bagi jajaran TNI, menegaskan bahwa kerja sama ini adalah hubungan timbal balik yang saling menguntungkan demi kebaikan bersama.                   

(Abu Algifari)

Kunjungan Wali Kota Gunungsitoli Pada Acara Menutup Kejuaraan Tinju Amatir Antar Sasana.

Gunungsitoli, Yutelnews,com || Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, SE., M.Si, secara resmi menutup Kejuaraan Tinju Amatir Antar Sasana yang diselenggarakan oleh Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kota Gunungsitoli, yang berlangsung di Alun-alun Kota Gunungsitoli, Minggu (24/08/2025).

“Ucap Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia pelaksana, para atlet, pelatih, dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan ini. Menurutnya, olahraga tinju bukan hanya sekadar adu fisik, tetapi juga sarana pembinaan mental, disiplin, serta penguatan semangat sportivitas di kalangan generasi muda.

“Melalui kejuaraan ini, kita berharap lahir atlet-atlet berbakat dari Kota Gunungsitoli yang mampu berprestasi, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga hingga kancah nasional bahkan internasional. Pemerintah Kota akan terus mendukung pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembinaan generasi muda yang sehat, tangguh, dan berdaya saing,” ujar Wali Kota.

Kejuaraan Tinju Amatir antar Sasana yang berlangsung selama beberapa hari ini diikuti oleh puluhan atlet dari berbagai sasana di Kota Gunungsitoli dan sekitarnya. Pertandingan berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat yang memadati Alun-alun Kota Gunungsitoli.

Penutupan kejuaraan ditandai dengan penyerahan medali dan piala kepada para juara dari setiap kelas yang dipertandingkan. Sorak gembira pendukung serta rasa bangga para atlet menambah suasana haru dan semarak di akhir acara.

Suksesnya kejuaraan ini, PERTINA Kota Gunungsitoli berharap momentum tersebut menjadi titik awal bagi kebangkitan olahraga tinju di wilayah Kepulauan Nias, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun prestasi olahraga yang membanggakan daerah.

(Kharisman Gea)

Kasus Anak Meninggal karena Cacingan, AMUSI Laporkan 4 Dinas ke Kejaksaan Sukabumi

SukabumiYutelnews.com ,Direktur Utama Aktivis Muda Indonesia (Amusi), Ronald, angkat bicara terkait meninggalnya seorang anak akibat cacingan di Kabupaten Sukabumi. Kasus ini dinilai sebagai tragedi memalukan dan jarang terjadi, bahkan di level internasional.

“Orang meninggal karena cacingan itu tidak pernah kita dengar, baik di Indonesia maupun dunia internasional. Bahkan di Afrika yang dulu dikenal dengan kasus serupa, sekarang sudah tidak ada. Ini adalah preseden buruk bagi Sukabumi dan Indonesia,” ujar Ronald, Rabu (27/8/2025).

Menurutnya, kejadian ini menyingkap lemahnya sistem deteksi dan pencegahan masalah kesehatan dasar di masyarakat. Padahal, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memiliki berbagai program serta anggaran besar di sektor kesehatan.

“Dengan perangkat birokrasi dan dana yang ada, hal seperti ini seharusnya tidak boleh luput dari perhatian pemerintah,” tegasnya.

Ronald menilai pemerintah daerah terlalu sibuk dengan pembangunan fisik, sementara program-program non-fisik yang menyentuh langsung kebutuhan kesehatan dan sosial masyarakat justru minim.

“Yang non-fisik, yang berkaitan langsung dengan kesehatan dan sosial masyarakat, nyaris tidak terasa dampaknya,” katanya.

Lebih jauh, kritik keras juga diarahkan kepada pejabat struktural penerima TPP dan TKD (Tunjangan Kinerja Daerah). Menurut Ronald, tunjangan yang seharusnya berbasis prestasi justru tidak sebanding dengan realitas di lapangan.

“Pejabat-pejabat struktural bisa menerima Rp15 sampai Rp30 juta per bulan dari TPP. Itu reward berbasis prestasi. Tapi dalam kasus ini, di mana kerja-kerja mereka? Tidak terlihat orkestrasi dan koordinasi sampai ke level bawah. Artinya, prestasi itu dipertanyakan,” tandasnya.

Atas tragedi ini, Amusi resmi melaporkan empat dinas di lingkungan Pemkab Sukabumi ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Keempat dinas tersebut adalah DP3A, Dinsos, Dinkes, dan DPPKB, yang dinilai bersentuhan langsung dengan kasus tragis tersebut.

“Kami berharap laporan ini menjadi pintu masuk evaluasi serius agar pemerintah benar-benar mengutamakan kesehatan masyarakat, bukan sekadar pembangunan fisik,” tutup Ronald.

 

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Kang DS Siapkan Kabupaten Bandung untuk Anugerah Penyiaran KPID Jabar.

BandungYUTELNEWS com|| Kabupaten Bandung akan menjadi tuan rumah Anugerah Penyiaran, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat ke-18 Tahun 2025 yang rencananya digelar pada 10 November 2025.

Acara bergengsi ini diperkirakan akan dihadiri hampir 400 peserta, yang terdiri dari lembaga penyiaran dan insan penyiaran dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Bupati Bandung Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si., yang akrab disapa Kang DS, menyatakan bahwa Kabupaten Bandung siap menyambut kegiatan besar tersebut.

“Sebagai tuan rumah, tentu kami akan lebih mempersiapkan segala hal agar pelaksanaan Anugerah Penyiaran KPID Jawa Barat ke-18 ini berjalan sukses. Pesertanya hampir 400 lembaga penyiaran atau zona penyiaran yang tersebar di seluruh Jawa Barat,” ujar Kang DS.

Menurut Kang DS, dipilihnya Kabupaten Bandung sebagai lokasi acara memiliki nilai historis tersendiri.

Hal ini berkaitan dengan keberadaan radio pada masa Kekuasaan Belanda di Kecamatan Cimaung yang dahulu pernah menjadi salah satu media penting dalam penyebaran informasi pada masa proklamasi kemerdekaan.

“Dulu, pada waktu membacakan proklamasi, kita mempunyai radio di Cimaung. Ini salah satu sejarah yang harus kita perhatikan. Saya juga memohon kepada KPID agar bekas stasiun radio tersebut bisa dimodifikasi dan dijadikan monumen sejarah, sehingga masyarakat bisa mengetahui perannya dalam perjalanan bangsa,” jelasnya.

Lebih jauh, Kang DS menegaskan bahwa penyiaran memiliki peran penting di tengah derasnya arus informasi, terutama dari media sosial yang kerap menimbulkan kebingungan di masyarakat.

“Mudah-mudahan hadirnya KPID Jawa Barat dalam launching Anugerah Penyiaran ini bisa menjadi wasilah untuk mengembangkan dunia penyiaran, sekaligus memberikan edukasi yang sehat bagi masyarakat. Di tengah kondisi saat ini, penyiaran sangat dibutuhkan sebagai penyeimbang informasi, sekaligus sarana edukasi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara, khususnya di Kabupaten Bandung,” ungkapnya.

Dengan adanya Anugerah Penyiaran KPID Jawa Barat ke-18, Bupati Bandung berharap dunia penyiaran semakin maju, berkualitas, dan mampu menjaga marwah penyampaian informasi yang benar, sehat, dan mendidik.

“Penyiaran harus menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi yang terpercaya, bukan sekadar hiburan, tetapi juga mendidik masyarakat agar lebih cerdas dalam menyikapi perkembangan zaman,” pungkas Kang DS.***

Yans

Pemko Gunungsitoli Melalui UPTD Puskesmas Kecamatan Gunungsitoli Raih Juara I Lomba Cover Lagu BPJS Kesehatan Tahun 2025.

Gunungsitoli, Yutelnews.com (14/08/2025), Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui UPTD Puskesmas Kecamatan Gunungsitoli meraih Juara I Lomba Cover Lagu BPJS Kesehatan 2025.

Kepala UPTD Puskesmas Kecamatan Gunungsitoli Mei Generasi Zebua, SKM mewakili Pemerintah Kota Gunungsitoli menerima Penghargaan dari BPJS Kesehatan bertempat di Harris Hotel Kelapa Gading Jakarta, Rabu (13/08/2025).

Makna penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan memanfaatkan program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

(Kharisman Gea)

Sosialisasi Paralegal Desa dan Posbankum serta Bantuan Hukum untuk Masyarakat Miskin oleh Biro Hukum Setda Provsu

Yutelnews.com                        Gunungsitoli Kepulauan, Biro Hukum Setda Provsu melaksanakan lanjutan kegiatan Sosialisasi Paralegal Desa/Pos Bantuan Hukum (POSBANKUM) dan Pelaksanaan Bantuan Hukum dan Restorative Justice untuk Masyarakat Miskin se-Kepulauan Nias.                             

Setelah sebelumnya telah melaksanakan Rapat Evaluasi Pelaporan Aksi HAM Daerah Periode BO4 dan Persiapan Pelaporan B08, bertempat di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Kamis (14/08/2025).

Turut hadir beberapa narasumber yaitu Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan, Hukum Kemenkumham Sumatera Utara Ferry Ferdiansyah, Kepala Biro Hukum Setda Provsu Aprilla H. Siregar, S.H., M.H., selaku moderator Kabag Bantuan Hukum Bambang Harianto, S.H., Kabag Hukum Setda Kota Gunungsitoli, perwakilan Bantuan Hukum masing-masing Kabupaten se-Kepulauan Nias, dan hadirin lainnya.

(Kharisman Gea)

Loop & Cafe,Ketika Meja Billiard dan Seafood Menghidupkan Pasar Ikan Modern: Dari Sepi Menjadi Ruang Hidup UMKM.

BandungYUTELNEWS com|| Suasana Pasar Ikan Modern (PIM) Kabupaten Bandung kini tak lagi muram. Bangunan yang sempat terbengkalai itu perlahan bangkit kembali, berubah menjadi ruang yang hidup dan penuh aktivitas. Di lantai atas pasar, berdiri sebuah tempat yang menjadi simbol transformasi: Loop & Cafe.

Bukan sekadar tempat hiburan, kehadirannya membuka jalan baru bagi geliat ekonomi dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

Selama hampir tiga tahun terakhir, PIM lebih sering terlihat sunyi. Minim aktivitas, pasar yang awalnya dibangun untuk mendukung sektor perikanan ini hampir kehilangan fungsinya. Eric, Direktur Utama PT. Alfarez Jaya Sentosa, mengingat jelas kondisi tersebut.

“Sebelumnya PIM ini seperti tidak terawat dan minim aktivitas. Maka dari itu, kami berusaha bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung untuk kembali memberdayakan PIM ini,” ungkap Eric. Senin (25/08/2025)

Upaya itu dimulai dengan langkah sederhana namun berdampak besar: menghadirkan fasilitas biliar sebagai daya tarik utama. Ternyata, inisiatif ini mampu menarik perhatian masyarakat. Pengunjung yang datang bukan hanya sekadar bermain billiard , tetapi juga menikmati berbagai hidangan seafood segar yang langsung diambil dari para pedagang ikan di pasar.

Menu yang ditawarkan pun dikemas kekinian—mulai dari makanan ringan modern hingga minuman populer—menjadikan Loop & Cafe tempat bersantai yang ramah bagi semua kalangan. Eric menuturkan, kolaborasi antara kafe dan pedagang ikan membawa dampak nyata.

“Alhamdulillah, hasilnya sudah terasa. Para pedagang ikan kini mendapat manfaat tambahan karena konsumen bisa langsung menikmati olahan seafood dari dagangan mereka,” katanya dengan wajah lega.

Namun, Loop & Cafe bukan sekadar tempat makan dan hiburan. Ia juga menjadi ruang pemberdayaan. Seluruh tenaga kerja yang menggerakkan tempat ini merupakan putra daerah. Pemuda-pemuda dari Desa Soreang, Cingcin, dan Sekarwangi kini memiliki ruang untuk berkarya dan menafkahi keluarga.

“Kami ingin keberadaan PIM memberi manfaat nyata, bukan hanya untuk pedagang, tapi juga untuk masyarakat sekitar,” tegas Eric.

Kehadiran Loop & Cafe membuktikan bahwa pasar tradisional bisa menjelma menjadi pusat kreativitas dan kolaborasi. Di balik setiap meja biliar yang ramai, di balik setiap piring seafood yang tersaji, ada semangat baru yang menghidupkan pasar dan ekonomi lokal.

Pasar bukan lagi hanya tempat jual-beli. Di tangan yang tepat, ia bisa menjadi wadah tumbuhnya harapan, pusat pertemuan ide-ide segar, serta jembatan antara tradisi dan inovasi.***.

Yans.

Kadisdik Asep Kusumah Mengingatkan Pentingnya Pengembangan Kemitraan, Untuk Memperkuat PGRI.

Bandung – YUTELNEWS com|| Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung, H. Asep Kusumah, S.Sos., M.Si., menghadiri Pelantikan Anak Lembaga PGRI Kabupaten Bandung. Acara ini berlangsung di Gedung PGRI Kabupaten Bandung, Jalan Raya Soreang Katapang No 206, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung ,pada Senin, 25 Agustus 2025.

Asep Kusumah menegaskan bahwa pengisian struktur kelembagaan PGRI menjadi hal penting. Menurutnya, kelembagaan yang lengkap akan memudahkan organisasi bekerja. Selain itu, lembaga yang kuat juga akan meningkatkan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Bandung.

Lebih lanjut, Asep menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras jajaran pengurus PGRI. Ia menilai, kepemimpinan Ketua PGRI Kabupaten Bandung mampu menghadirkan inovasi melalui pembentukan lembaga baru. Karena itu, Asep mendorong agar lembaga tersebut dapat menjadi wadah untuk merespons berbagai dinamika di dunia pendidikan.

Selain itu, Asep juga menekankan perlunya peningkatan kapasitas profesi guru. Menurutnya, PGRI harus terus hadir untuk memberikan pelatihan, pendampingan, hingga pembinaan berkelanjutan. Dengan cara itu, para pendidik akan semakin siap menghadapi perubahan zaman dan tuntutan kurikulum.

Tak hanya itu, Kadisdik Kabupaten Bandung juga menyoroti pentingnya perlindungan hukum bagi tenaga pendidik. Ia menegaskan bahwa guru harus merasa aman ketika menjalankan tugas. Oleh sebab itu, PGRI harus memastikan adanya dukungan yang kuat dalam menghadapi berbagai persoalan hukum yang mungkin timbul.

Lebih jauh, Asep mengingatkan pentingnya pengembangan kemitraan. Menurutnya, kerja sama lintas sektoral menjadi modal untuk memperkuat peran PGRI. Termasuk di dalamnya, pemberdayaan perempuan PGRI agar lebih berdaya dan produktif dalam bidang pendidikan.

Asep Kusumah juga menyampaikan harapan besar. Ia mengajak seluruh pihak bekerja bersama melahirkan generasi emas 2045. Generasi itu diharapkan mampu membawa Indonesia menuju posisi negara maju ke-4 dunia.

Transisi ke bagian akhir, Asep mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus anak lembaga PGRI Kabupaten Bandung. Ia berpesan agar semua pihak tetap menjaga kekompakan. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya semangat gotong royong demi masa depan pendidikan yang lebih baik.

“Sukses selalu untuk PGRI. Mari bersama-sama melahirkan generasi emas, sehingga anak-anak kita 2045 mampu mewujudkan cita-cita bangsa,” pungkas Asep.

Dengan pelantikan ini, PGRI Kabupaten Bandung diharapkan semakin solid. Seluruh pengurus yang baru dilantik pun dituntut untuk segera bergerak. Karena itu, kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan harus segera dirasakan masyarakat.(***)

Yans.

Bedas Pisan! Kang DS Sabet Penghargaan Nasional dari Menteri Perumahan Rakyat.

JAKARTAYUTELNEWS com|| Prestasi gemilang kembali ditorehkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung di tingkat nasional.

Kali ini, Pemkab Bandung menerima penghargaan prestisius dari Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Maruarar Sirait, sebagai Pemerintah Kabupaten Terbaik dalam Delineasi Perdesaan.

Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Menpera Maruarar Sirait kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam acara peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) Tahun 2025 di Kantor Menpera Jln MH Thamrin Jakarta, Senin (25/8/2025) sore.

Menteri Perumahan Rakyat Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna atas komitmen dan dukungan yang telah diberikan dalam program penyediaan perumahan.

“Kabupaten Bandung merupakan salah satu contoh daerah yang memiliki komitmen kuat dalam mendukung program perumahan. Selamat untuk Kabupaten Bandung,” kata Maruarar.

Apresiasi ini merupakan wujud pengakuan atas sinergi dan kolaborasi Pemkab Bandung dalam mendukung program penyediaan 3 juta rumah yang digagas oleh Kementerian Perumahan Rakyat.

Alokasi anggaran yang signifikan yang bersumber dari APBD serta kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada MBR dinilai Menpera Maruarar menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Bandung dalam mewujudkan hunian yang layak bagi seluruh masyarakat

Selain itu, kebijakan Bupati Bandung Dadang Supriatna mengenai perbaikan 29 ribu rumah tidak layak huni (rutilahu) dalam tiga tahun masa pemerintahannya pada periode pertama juga dinilai sangat berhasil.

Kebijakan tersebut dinilai Maruarar sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah yang layak huni.

Usai menerima penghargaan, Bupati Dadang Supriatna atau yang akrab disapa Kang DS menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas penghargaan yang diterimanya.

“Saya sangat bersyukur dan bangga karena hari ini mendapatkan penghargaan sebagai Pemerintah Kabupaten Terbaik Delineasi Perdesaan dari Menteri Perumahan Rakyat. Saya persembahan apresiasi ini untuk masyarakat Kabupaten Bandung,” ujar Kang DS usai menerima penghargaan.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menyebut penghargaan tersebut merupakan apresiasi dan pengakuan atas kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung program perumahan bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Kang DS menjelaskan bahwa sejak Januari 2025, Pemerintah Kabupaten Bandung telah membebaskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi MBR serta menggratiskan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Kebijakan ini kami lakukan sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah agar mereka mampu memiliki rumah yang layak huni,” ungkap Kang DS sambil tersenyum.

Ia berharap penghargaan bergengsi tingkat nasional itu semakin menambah semangat dan motivasi jajaran Pemkab Bandung dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. 

Yans.

Camat Dayeuhkolot Drs Asep Suryadi M.K.P Meriahkan HUT RI ke-80, Gaungkan Semangat Bedas Bersama Forkopimcam Menuju Indonesia Emas 2045.

BandungYUTELNEWS com|| Suasana peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 di Kecamatan Dayeuhkolot berlangsung penuh khidmat dan gaungkan semangat Bedas.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan upacara pengibaran bendera merah putih yang dihadiri langsung oleh Camat Dayeuhkolot Drs Asep Suryadi M.K.P , Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja,S.I.K. MH. Danramil 2407 Dayeuhkolot Kapten chb Asep Yohana, para Kepala Desa, Kelurahan dan jajaran instansi tingkat kecamatan,Kelurahan,Desa, serta ratusan warga masyarakat se-Kecamatan Dayeuhkolot.

Dalam sambutannya, Camat Dayeuhkolot Drs Asep Suryadi M.K.P, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam rangkaian peringatan kemerdekaan.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme warga yang hadir, baik dalam upacara maupun festival hewaran kebudayaan. Semua ini adalah wujud cinta kita sebagai masyarakat Kecamatan Dayeuhkolot terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus menjaga budaya dan adat istiadat sebagai kekuatan bangsa,” ujar camat Asep.

Selain upacara, masyarakat juga dimanjakan dengan festival hewaran kebudayaan, menampilkan ragam kesenian tradisional yang menjadi identitas sekaligus kebanggaan warga Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung

Festival ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana pelestarian budaya serta edukasi bagi generasi muda.

Camat Drs Asep juga menegaskan, momentum HUT Kemerdekaan RI ke-80 menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat agar terus bergotong-royong menjaga persatuan, kerukunan dan kebudayaan lokal. Hal itu sejalan dengan cita-cita besar menuju Indonesia Emas 2045.

Melalui sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, kita siap mewujudkan visi Kabupaten Bandung, sebagai daerah yang amanah, istimewa, dan unggul. Dengan semangat Bedas,Kabupaten Bandung yang lebih bedas, Bangkit ,Edukativ,Dinamis,Agamis dan Sejahtera, mari kita gaskeun bersama-sama,” tambahnya penuh semangat.

Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di kecamatan Dayeuhkolot ini bukan hanya perayaan seremonial, tetapi juga menjadi simbol kuatnya persatuan dan kesatuan, kecintaan warga terhadap tanah air, serta komitmen bersama dalam menjaga budaya sebagai fondasi menuju bangsa yang lebih maju dan lebih Bedas,” pungkasnya.

 

Yans.

Kunjungan Kerja Pimpinan Telkomsel Area Sumatera di Kabupaten Nias Utara.

Yutelnews.com Lotu, Nias Utara,|| Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu dan Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega bersama Sekda, Staf Ahli, Asisten, Kadis Kominfo, Kadis Pendidikan, Direktur RSUD Tafaeri, Inspektorat, Kadis Pariwisata, Kadis Perizinan menerima Kunjungan Pimpinan Telkomsel Area SUMATERA dalam rangka peresmian BTS Telkomsel RSUD Tafaeri, Jumat 15 Agustus 2025.

Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu menyampaikan Terima kasih sudah berkunjung ke Kabupaten Nias Utara, dan melihat langsung kondisi daerah kami yang di lanjutkan dengan ekspos.

Hal Ini pertama kali di Kabupaten Nias Utara dimana seluruh pimpinan Telkomsel Area Sumatera datang dan melihat kondisi Infrastruktur Jaringan telekomunikasi serta datang untuk meresmikan BTS yang baru di RSUD Tafaeri. Terima kasih kepada
1. VP Consumer Business Telkomsel Area 1 Sumatera (Mulya Budiman)
2. GM Mobile Consumer Bussiness Telkomsel Region Sumbagut (Agung Erwan Setyobudi)
3. GM Consumer Bussiness Growth and Channel Partnership Telkomsel Area Sumatera (Fachrul Rizzal)
4. GM Region Network Operation and Productivity Telkomsel Sumbagut (Nurdianto)
5. GM Household Consumer Business (Riki Agus Setiawan)

Vice President Consumer Business Telkomsel Area 1 Sumatera Bapak Mulya Budiman menyampaikan terima kasih atas penyambutan yang di laksanakan oleh Bupati dan seluruh OPD Nias Utara, serta berharap ekspos yang di sampaikan oleh Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu dapat menjadi bahan bagi kami, dan kami mengapresiasi atas hal tersebut.

Selanjutnya di laksanakan peresmian BTS RSUD Tafaeri yang di tandai pemotongan Pita dan Tumpeng.

Pada kunjungan kerja ini juga Telkomsel menyerahkan CSR berupa dukungan sarana olahraga di SMA.

( Kharisman Gea)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.