Pelabuhan Ro-Ro Sedanau Tak Kunjung Beroperasi, Warga Pertanyakan Kepastian

Yutelnews.com
Sedanau, Natuna – Sabtu 2 Agustus 2025 Warga Kecamatan Bunguran Barat, khususnya di Kelurahan Sedanau, terus mempertanyakan nasib Pelabuhan Ro-Ro yang hingga kini belum beroperasi secara reguler, meskipun proyek tersebut telah rampung secara fisik dan sempat dilakukan uji coba sandar oleh kapal KMP Bahtera Nusantara 01 pada akhir tahun 2024 lalu.

Pelabuhan yang dibangun menggunakan anggaran miliaran rupiah dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau ini digadang-gadang akan menjadi pintu masuk transportasi logistik dan penumpang antar pulau yang lebih efisien. Namun kenyataan di lapangan justru berbeda. Hingga Agustus 2025, pelabuhan tersebut belum digunakan sebagaimana mestinya, dan aktivitas sandar kapal Ro-Ro belum berjalan secara berkala.

> “Roro memang pernah masuk pada bulan September 2024, itu pun hanya sebatas tahap uji coba. Tapi sampai sekarang belum ada kepastian kapan aktif kembali. Fasilitas sudah ada, tapi kapal tak pernah datang lagi,” ungkap salah seorang warga Sedanau kepada awak media.

 

Menurut informasi, pelabuhan tersebut sebenarnya telah difungsikan untuk kapal perintis seperti KM Sabuk Nusantara, namun fungsi utama sebagai pelabuhan sandar kapal Ro-Ro belum terwujud. Bahkan infrastruktur tambahan seperti terminal ruang tunggu penumpang dan tapak landasan kapal Ro-Ro telah dibangun, namun belum dimanfaatkan.

Kondisi ini memunculkan berbagai spekulasi dan kekecewaan masyarakat. Beberapa tokoh masyarakat dan pemuda menyayangkan lemahnya koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, serta tidak jelasnya status pengalihan aset yang menjadi penghambat pengoperasian pelabuhan.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kepri, Marzuki SH, juga sempat menyampaikan kritik keras terhadap proyek ini. Ia menyebut bahwa pembangunan pelabuhan tersebut berpotensi masuk dalam kategori “gagal fungsi”, karena menyerap anggaran besar namun tidak memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

> “Kita tidak ingin pelabuhan ini hanya jadi pajangan. Harus ada langkah konkret dari pemerintah untuk memastikan pelabuhan benar-benar beroperasi dan dimanfaatkan masyarakat,” tegasnya dalam sebuah pernyataan pers beberapa waktu lalu.

 

Di tengah kelesuan operasional tersebut, masyarakat Sedanau semakin aktif membicarakan dan mempertanyakan kejelasan pelabuhan Ro-Ro. Mereka mendesak pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab atas pembangunan yang menggunakan anggaran negara.

> “Infrastruktur pelabuhan dibangun dari hasil pajak rakyat, maka seharusnya hasilnya kembali kepada rakyat. Jangan biarkan mangkrak tanpa kejelasan. Kami butuh kejujuran dan kepastian, bukan janji,” ujar warga lainnya yang ditemui di lokasi pelabuhan.

 

Masyarakat berharap agar pemerintah tidak terus-menerus mengulur waktu dan segera memberikan jawaban resmi terkait status operasional pelabuhan Ro-Ro tersebut. Harapan publik ini menjadi bentuk kontrol sosial agar pembangunan yang dilakukan pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan nyata masyarakat dan tidak menjadi simbol proyek yang gagal fungsi.

Hingga berita ini dirilis, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau maupun dari Pemerintah Kabupaten Natuna terkait tindak lanjut operasional Pelabuhan Ro-Ro Sedanau.

Reporter: Darmansyah

Bupati H Dadang Supriatna Targetkan 361 SPPG Sudah Beroperasi Akhir 2025.

BandungYUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna bersama anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya meresmikan Kantor Bersama Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bandung, di Gedung Moch Toha Soreang, Kamis 31 Juli 2025.

Kantor Bersama Satgas MBG Kabupaten Bandung ini menjadi yang pertama diresmikan se-Indonesia, yang disaksikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Prof Dadan Hindayana.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menjelaskan Kantor Bersama Satgas Percepatan Progtam MBG ini nantinya dijadikan tempat untuk para SPPG dalam mengecek dan berkoordinasi terkait kelancaran Program MBG di Kabupaten Bandung.

“Sehingga akan terpantau nantinya secara langsung mengenai kelancaran maupun hambatan dalam operasional SPPG. Jadi, jangan sampai masih ada titik lokus yang belum memiliki SPPG,” jelas Bupati Bandung.

Bupati menargetkan 361 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah beroperasi pada akhir tahun 2025 ini. Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini menyebut di Kabupaten Bandung saat ini baru 22 SPPG yang sudah aktif beroperasional, sementara yang masih antre operasional sekitar 200-an SPPG.

“Jadi, masih kekurangan sekitar 130 SPPG yang insya Allah kita targetkan Desember 2025 sudah selesai total 361 SPPG sudah beroperasional,” ungkap Kang DS.

Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini menandaskan dirinya siap turun langsung ke lapangan demi suksesnya Program MBG Presiden Prabowo ini

“Saya sendiri selaku kepala daerah bersama Pak Sekda siap turun langsung untuk mengawal kesuksesan Program MBG,” tandasnya.

Lebih dari itu, sebagai Ketua Harian Apkasi, Kang DS menyatakan Apkasi bersama Pemkab Bandung termasuk Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syasurijal dan anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya dan BGN sendiri sudah bersepakat mensukseskan program ini.

Kepala BGN Prof Dadan Hindayana mengapresiasi Bupati Bandung yang begitu antusias dengan gerak cepat (gercep) dalam upaya mensukseskan Program MBG ini. Dadan menyebut ada tiga faktor dalam kesuksean program ini, yaitu anggaran, SDM dan infrastruktur.

“Kalau anggaran dan SDM sudah beres. Nah, tinggal infrastruktur berupa SPPG kami ingin sudah beres paling lambat Oktober 2025, sehingga kami bisa melayani 100 persen penerima manfaat mulai November 2025,” kata Dadan.

Dadan mengaku optimistis Kabupaten Bandung bisa lebih cepat dalam merealisasikan tercapainya 100 persen penerima manfaat Program MBG pada November 2025, karena telah meringakan kerja-kerja dari BGN.

“Kalau Kabupaten Bandung yang pertama merealisasikan 100 persen penerima manfaat di Indonesia, ini bakal jadi sejarah. Apalagi Kabupaten Bandung ini termasuk terbesar jumlah penduduknya se-Jawa Barat dan Jawa Barat sendiri penduduk terbesar se-Indonesia, sehingga impact-nya terhadap nasional akan sangat besar,” ungkap Dadan.

Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romaya berharap dengan diresmikannya Kantor Bersama Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG Kabupaten Bandung ini menjadikan motivasi untuk suksesnya Program MBG di Kabupaten Bandung.

“Saya sebagai anggota Komisi IX DPR RI siap men-support dan mengawal apa yang diperlukan Kabupaten Bandung dan BGN demi percepatn terwujudnya 100 persen penerima manfaat di Kabupaten Bandung ini,” tandas Bang Romy.

(Yans.)

Tinjau Progres Jembatan Dayeuhkolot, Kang DS Imbau Warga Bersabar Selama Perbaikan.

BandungYUTELNEWS com | Bupati Bandung HM Dadang Supriatna meninjau progres pembangunan Jembatan Citarum Baru, Ruas Jalan Dayeuhkolot – Banjaran di Kecamatan Dayeuhkolot, pada Jumat 01 Agustus 2025.

Pembangunan tahap pertama yang ditangani UPTD Wilayah Pelayanan lll Bandung Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Jawa Barat telah memasuki proses pembongkaran jembatan.

“Setelah pembongkaran besi beton pada kerangka jalan, selanjutnya akan dilakukan pengecoran kembali. Namun karena masih menyisakan sempadan pasir di bagian jembatan, maka harus dibenahi, dibersihkan terlebih dahulu,”  kata Bupati Bandung.

Bupati berharap pengerjaannya bisa lancar sehingga bisa selesai selama satu bulan ke depan sampai 6 September 2025. Ia mengimbau warga pengguna jalan dan jembatan Dayeukolot bersabar selama proses perbaikan dan mendoakan agar lancar sehingga cepat beres.

“Selanjutnya untuk tahun depan, melalui anggaran dari Pemprov Jabar 2026, pembangunan ruas jembatan baru yang di sebelah barat bisa dilaksanakan dan semoga prosesnya nanti bisa lancar,” ucap Bupati Kang DS.

Perawatan Jembatan Citarum Baru ini menelan anggaran sebesar Rp6 miliar. Sementara untuk total anggaran yang disiapkan pemerintah pusat, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, dan Pemkab Bandung sebesar Rp 55 miliar untuk pembangunan jembatan baru baik di sisi timur maupun barat.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Bandung Dadang Supriatna pada 2023 silam telah menyampaikan perlunya pembangunan jembatan Dayeuhkolot yang baru, saat rapat kordinasi kepala daerah se-Jawa Barat di Bandara Kertajati Majalengka.

“Saya menyampaikan, salah satu prioritas itu adalah jembatan Citarum di Dayeuhkolot yang kondisinya retak dan harus segera dibangun kembali,” tutur bupati waktu itu.

Menurutnya Pemkab Bandung pun akan mendukung pembangunan jembatan baru tersebut, terutama jika diperlukan adanya pembebasan lahan.

“Kalau misalkan ada kendala ada sebagian tanah yang harus dibebaskan, ya APBD Kabupaten Bandung juga akan mendorong demi percepatan pembangunan jembatan Dayeuhkolot ini,” kata Kang DS.

Ia menandaskan jangan sampai kondisi jembatan yang retak itu dibiarkan lama tidak diperbaiki, karena jembatan ini sangat vital dibutuhkan untuk lalu lintas kendaraan. “Yang jelas pembangunan jembatan baru Dayeuhkolot ini jadi prioritas,” tandas Bupati Kang DS.

(Yans.)

Anggota DPRD Teddi Setiadi Fraksi Gerindra Sampaikan Ucapan HUT RI ke-80, Ajak Masyarakat Jaga Semangat Kemerdekaan

Sukabumi-Yutelnews.com ,Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari berbagai daerah turut menyampaikan ucapan selamat dan harapannya bagi bangsa.

Salah satunya, Anggota DPRD Kabupaten sukabumi Teddi Setiadi Fraksi Gerindra mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat perjuangan para pahlawan dan meningkatkan rasa cinta tanah air.

Teddi Setiadi menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga integritas bangsa.

Teddi Setiadi juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan toleransi di tengah perbedaan, demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Peringatan HUT RI ke-80 tahun ini mengusung tema “Bersatu untuk Indonesia Maju”, dan diwarnai dengan berbagai kegiatan, mulai dari upacara bendera, lomba-lomba kemerdekaan, hingga kegiatan sosial di berbagai daerah,” Pungkasnya.

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Pelabuhan Sedanau Sudah Difungsikan Untuk Kapal Perintis, Namun Kepastian Kapal Roro Belum Jelas

Yutelnews.com
Sedanau, Bunguran Barat — Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)
Tanggal Terbit: Kamis, 1 Agustus 2025

Pembangunan pelabuhan di Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna telah selesai dan kini telah difungsikan untuk kapal perintis seperti KM Sabuk Nusantara. Namun, masyarakat masih mempertanyakan kapan kapal RoRo (Roll-on/Roll-off) bisa bersandar secara aktif dan rutin di pelabuhan tersebut.

Padahal, fasilitas pelabuhan telah dilengkapi dengan tapak (tapin) khusus untuk sandar kapal RoRo, sebagai bagian dari rencana awal pembangunan. Bahkan kapal RoRo pernah melakukan uji coba sandar pada bulan September 2024 silam, namun sejak saat itu hingga kini, tidak ada aktivitas lanjutan atau jadwal tetap kapal RoRo masuk ke Sedanau.

Hal ini membuat masyarakat mempertanyakan komitmen dan kesiapan pihak-pihak terkait dalam merealisasikan pelayaran RoRo yang diharapkan bisa menunjang arus logistik, penumpang, dan ekonomi wilayah perbatasan seperti Sedanau.

“Saat uji coba dulu kami sempat berharap besar. Tapi setelah itu, tidak pernah lagi ada kabar. Sementara tapaknya sudah ada. Kami jadi bingung, ini tanggung jawab siapa sebenarnya?” ujar salah satu warga yang ditemui awak media di Sedanau.

Sebagai media lokal yang terus memantau isu-isu publik, awak media secara berkala menerima keluhan dan pertanyaan dari masyarakat, yang menanti kejelasan terkait pengoperasian RoRo di pelabuhan tersebut. Atas dasar itulah berita ini kami publikasikan, agar mendapat perhatian dari pihak-pihak terkait.

Masyarakat berharap Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, dan Kementerian Perhubungan RI dapat segera memberikan kepastian dan penjelasan terbuka. Tidak hanya terkait kesiapan teknis, tapi juga jadwal operasional dan kepastian trayek kapal RoRo masuk ke Sedanau.

Selain itu, masyarakat juga menuntut adanya transparansi publik atas proses pembangunan dan rencana operasional pelabuhan agar manfaat dari proyek ini benar-benar dirasakan secara maksimal.

“Kalau memang sudah ada fasilitas dan tapaknya dibangun, ya mestinya digunakan. Jangan hanya setengah-setengah. Warga butuh jawaban,” tegas seorang tokoh masyarakat.

Melalui publikasi ini, masyarakat Sedanau berharap agar pelabuhan yang telah dibangun dengan anggaran negara ini tidak menjadi infrastruktur setengah jadi. Kehadiran kapal RoRo di Sedanau diharapkan dapat segera direalisasikan sebagai bentuk pemerataan pembangunan dan pelayanan transportasi laut yang adil bagi wilayah perbatasan.

Reporter:Darmansyah

Dirut RS. Oetomo Hospital.Hadiri Acara Pisah Sambut Camat Bojongsoang, Siap Bersinergi Dalam Pelayanan Kesehatan

BandungYUTELNEWS com|| Dirut utama RS Oetomo Hospital Dr Asih Padiawati Agustina MM.RS,Hadiri acara pisah sambut dan serah terima jabatan Camat Kecamatan Bojongsoang dari bapak Asep Kurniawan, SP kepada Kankan Taufik, B.S.IP, yang berlangsung di aula Kecamatan Bojongsoang,Kabupaten Bandung, pada Rabu 30/07/2025.

Dalam kesempatannya dr.Asih pun mengucapkan selamat kepada Kankan Taufik B.S.IP yang saat ini telah resmi menjabat sebagai Camat Bojongsoang. Mudah-mudahan kedepannya sinergitas antara Rumah Sakit Oetomo Hospital dan Kecamatan Bojongsoang bisa lebih baik lagi.

Sebagai Rumah Sakit yang ada di wilayah Kecamatan Bojongsoang, tentunya kami berharap bisa lebih berkontribusi dan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi untuk warga Bojongsong umumnya bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

” Mudah-mudahan dengan adanya kepemimpinan yang baru di Kecamatan Bojongsoang, kerjasama dan sinergitas ke depannya bisa lebih terbangun lagi,” ujar dr.Asih kepada awak media .

Lebih lanjut dr Asih juga dirinya mengatakan, bahwa selama ini kami telah banyak melayani warga masyarakat Bojongsoang, termasuk melakukan kegiatan- kegiatan di masyarakat bersama Pemerintah Kecamatan. Kita dari RS. Otomo Hospital turun langsung kelapangan kepada masyarakat edukasi kesehatan dan menghadirkan dokter spesialis keluarga untuk memberikan edukasi kesehatan.

Kita berharap dengan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan, tentunya masyarakat bisa lebih paham lagi terhadap kesehatan dan mengetahui pelayanan kesehatan apa yang didapatkan di rumah sakit” ucapnya.

Rumah Sakit Oetomo Hospital merupakan salah satu penunjang pelayanan kesehatan yang ada di wilayah Kabupaten Bandung, khususnya di Kecamatan Bojongsoang. yang saat ini sudah berjalan dengan baik memberikan pelayanan dan juga melakukan kegiatan-kegiatan di masyarakat, bersinergi dengan Pemerintahan Kecamatan Bojongsoang bagian dari mendukung program Pemerintah dan hadir melayani kesehatan yang terbaik bagi masyarakat”. pungkasnya.

(Yans.)

Peralatan Mesin Komatsu PLN Telah Tiba di Sedanau, Warga Harapkan Segera Normal Kembali

Yutelnews.com
Sedanau, Kamis 31 Juli 2025 — Perkembangan terbaru terkait permasalahan kelistrikan di Sedanau kembali mencuat. Berdasarkan keterangan warga Natuna yang ditemui awak media pada Kamis sore sekitar pukul 14:30 WIB, diketahui bahwa alat mesin Komatsu milik PLN yang sebelumnya mengalami kerusakan telah tiba di Sedanau.

Warga tersebut, yang menggunakan speed boat reguler dari Binjai menuju Sedanau, menyampaikan bahwa alat pengganti atau komponen mesin yang diperlukan untuk memperbaiki mesin PLN tersebut kini telah berada di lokasi.

Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi resmi terkait proses pemasangan alat tersebut. Meski demikian, warga berharap dengan telah tibanya alat tersebut, perbaikan bisa segera dilakukan dan pasokan listrik di Sedanau dapat kembali normal dalam waktu dekat.

Sebagaimana diketahui, gangguan mesin Komatsu ini telah berlangsung sejak pertengahan Juli dan menimbulkan keluhan dari masyarakat setempat akibat seringnya pemadaman listrik.

Reporter: Darmansyah

H. Mustamim Bakri, S.Sos., M.Si. Bersama Daeng Amhar, S.E., MM Hadiri dan Serahkan Hadiah untuk Juara Lomba Tari Kreasi

Yutelnews.com
Natuna, 30 Juli 2025
Malam resepsi Festival Budaya Melayu yang digelar di Desa Pulau Tiga, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Kabupaten Natuna, berlangsung meriah dan penuh nuansa kebudayaan. Acara ini dihadiri langsung oleh H. Mustamim Bakri, S.Sos., M.Si. dan Daeng Amhar, S.E., MM, yang keduanya merupakan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Dapil Natuna–Anambas.

Kedua tokoh legislatif provinsi tersebut turut menyerahkan langsung hadiah kepada para pemenang lomba tari kreasi, salah satu agenda utama dalam rangkaian Festival Budaya Melayu yang bertujuan melestarikan kekayaan tradisi daerah.

Sosok Mustamim Bakri di Tengah Masyarakat

Saat ini, H. Mustamim Bakri menjabat sebagai anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepri, yang membidangi infrastruktur, pembangunan, dan lingkungan hidup. Sebelumnya, beliau juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Natuna dan telah dikenal luas oleh masyarakat atas kiprahnya yang dekat dengan rakyat.

Meski kini mengemban amanah di tingkat provinsi, Mustamim tetap aktif hadir di tengah masyarakat. Ia dikenal rutin menghadiri berbagai kegiatan budaya, sosial, keagamaan, dan musyawarah publik. Kepeduliannya menjadikannya salah satu tokoh yang dihormati di Natuna dan Anambas.

Sinergi Wakil Rakyat Provinsi

Kehadiran H. Mustamim Bakri dan Daeng Amhar di malam resepsi Festival Budaya Melayu menjadi simbol nyata sinergi dan kepedulian wakil rakyat provinsi terhadap pelestarian budaya lokal. Keduanya tampil bersama dalam prosesi penyerahan hadiah kepada peserta lomba tari kreasi yang menampilkan kekayaan gerak dan nilai tradisi Melayu.

Festival ini menjadi ruang edukatif bagi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan kebudayaan leluhur. Antusiasme masyarakat pun mencerminkan besarnya harapan agar nilai-nilai budaya terus dipertahankan dan dikembangkan di tengah tantangan modernisasi.

Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap daerah, acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas lokal dan menunjukkan bahwa wakil rakyat hadir bersama masyarakat — tidak hanya dalam forum formal, tetapi juga dalam kegiatanb sosial dan budaya.

Reporter: Darmansyah

H. Mustamim Bakri, S.Sos., M.Si. Bersama H. Daeng Amhar, S.E., MM Hadiri dan Serahkan Hadiah untuk Juara Lomba Tari Kreasi

Yutelnews.com
Natuna, 30 Juli 2025
Malam resepsi Festival Budaya Melayu yang digelar di Desa Pulau Tiga, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Kabupaten Natuna, berlangsung meriah dan penuh nuansa kebudayaan. Acara ini dihadiri langsung oleh H. Mustamim Bakri, S.Sos., M.Si. dan H. Daeng Amhar, S.E., MM, yang keduanya merupakan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Dapil Natuna–Anambas.

Kedua tokoh legislatif provinsi tersebut turut menyerahkan langsung hadiah kepada para pemenang lomba tari kreasi, salah satu agenda utama dalam rangkaian Festival Budaya Melayu yang bertujuan melestarikan kekayaan tradisi daerah.

Sosok Mustamim Bakri di Tengah Masyarakat

Saat ini, H. Mustamim Bakri menjabat sebagai anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepri, yang membidangi infrastruktur, pembangunan, dan lingkungan hidup. Sebelumnya, beliau juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Natuna dan telah dikenal luas oleh masyarakat atas kiprahnya yang dekat dengan rakyat.

Meski kini mengemban amanah di tingkat provinsi, Mustamim tetap aktif hadir di tengah masyarakat. Ia dikenal rutin menghadiri berbagai kegiatan budaya, sosial, keagamaan, dan musyawarah publik. Kepeduliannya menjadikannya salah satu tokoh yang dihormati di Natuna dan Anambas.

Sinergi Wakil Rakyat Provinsi

Kehadiran H. Mustamim Bakri dan H. Daeng Amhar di malam resepsi Festival Budaya Melayu menjadi simbol nyata sinergi dan kepedulian wakil rakyat provinsi terhadap pelestarian budaya lokal. Keduanya tampil bersama dalam prosesi penyerahan hadiah kepada peserta lomba tari kreasi yang menampilkan kekayaan gerak dan nilai tradisi Melayu.

Festival ini menjadi ruang edukatif bagi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan kebudayaan leluhur. Antusiasme masyarakat pun mencerminkan besarnya harapan agar nilai-nilai budaya terus dipertahankan dan dikembangkan di tengah tantangan modernisasi.

Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap daerah, acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas lokal dan menunjukkan bahwa wakil rakyat hadir bersama masyarakat — tidak hanya dalam forum formal, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan budaya.

Reporter: Darmansyah

Rudi Hutabarat, Fitnah Partai Warna Biru dalam Ijazah Jokowi dan Pemakzulan Gibran Dihentikan

Medan// yutelnews.com
Tokoh muda sumatera utara aktivis dan kader partai demokrat,rudi hutabarat, angkat bicara menanggapi isu yang menyudutkan partai berwarna biru dalam pusaran kontroversi ijazah Presiden joko widodo dan wacana pemakzulan wakil presiden gibran rakabuming raka.

Dalam konferensi pers terbuka di medan, rudi menyebut tudingan itu sebagai bentuk fitnah politik murahan yang sengaja dilempar untuk mengadu domba antarpartai dan mengganggu stabilitas pemerintahan baru prabowo-gibran.

“Munculnya narasi ‘partai warna biru’ yang disebut-sebut ada di balik isu ijazah palsu presiden jokowi adalah tuduhan ngawur, kami di demokrat tidak pernah dan tidak akan terlibat dalam fitnah seperti itu,” tegas Rudi di hadapan media.

Menurutnya, justru partai demokrat saat ini berada dalam posisi mendukung penuh presiden prabowo subianto dan wakil presiden gibran rakabuming raka untuk menjalankan roda pemerintahan secara sah.

“Ada pihak-pihak yang mencoba mengganggu pemerintahan baru dengan memainkan isu ijazah dan mendorong narasi pemakzulan, demokrat tegas menolak.,kami bagian dari koalisi pendukung pemerintah,” tegasnya lagi.

Rudi juga menekankan bahwa publik harus cerdas dalam menyikapi isu-isu sensitif.
“Saya harap rakyat tidak termakan isu murahan,narasi ‘warna biru’ hanya ingin menyeret demokrat secara tidak langsung ke pusaran konflik yang bukan kami ciptakan,” katanya.

Pesan tegas rudi untuk publik dan elite politik

1. Fitnah soal ijazah adalah isu yang dipelintir untuk kepentingan elite tertentu.

2. Partai demokrat bukan dalang, bukan penyebar, dan bukan pendukung isu pemakzulan.

3. Demokrat tegak lurus mendukung stabilitas nasional di bawah kepemimpinan prabowo-gibran.

4. Wacana adu domba dengan label warna tidak boleh dibiarkan.

Dengan sikap tegas ini, rudi hutabarat berharap masyarakat tidak lagi terprovokasi oleh spekulasi dan propaganda politik yang tak berdasar. “indonesia butuh persatuan, bukan konflik elite. Kami memilih bekerja, bukan memfitnah,” pungkasnya.

(Redaksi rizal hasibuan)

Warga Sedanau Resah: 18 Hari Listrik Bermasalah, PLN Tak Kunjung Bertindak Serius

Yutelnews.com
Sedanau, Kabupaten Natuna – Masyarakat di Kecamatan Bunguran Barat, khususnya di wilayah Sedanau, Provinsi Kepulauan Riau, kini semakin resah dan kecewa atas gangguan pasokan listrik yang sudah berlangsung sejak 11 Juli 2025 dan hingga hari ini, 28 Juli 2025, belum juga ditangani secara serius oleh pihak PLN setempat.

Kerusakan pada mesin Komatsu milik PLN menjadi penyebab utama terganggunya aliran listrik. Namun, hingga kini, tidak ada kepastian kapan kerusakan tersebut akan diperbaiki. Informasi dari masyarakat menyebutkan bahwa teknisi lokal di PLN ULP Sedanau tidak memiliki keahlian teknis untuk memperbaiki kerusakan mesin tersebut. Suku cadang yang diperlukan pun tidak tersedia, dan bantuan teknis dari luar daerah seperti Batam atau PLN Kepri belum juga dikirimkan.

Yang lebih memperihatinkan, menurut penuturan warga, petugas PLN di Sedanau bahkan menjawab dengan nada putus asa ketika ditanya oleh masyarakat. Salah satu jawaban yang menyakitkan hati masyarakat adalah, “Mau diperbaiki pakai apa? Uangnya dari mana?”

Sudah berbagai upaya dilakukan oleh masyarakat, mulai dari menyampaikan keluhan ke PLN Kabupaten Natuna, hingga berharap agar PLN Kepri turun tangan langsung, namun tidak satu pun yang memberikan kejelasan atau solusi yang konkrit. Hal ini membuat warga merasa diabaikan, dan kehilangan kepercayaan pada pelayanan publik.

Dalam pantauan awak media melalui media sosial Facebook, kekesalan masyarakat kini mulai diluapkan secara terbuka. Salah satu warga dengan akun pribadi bahkan memposting kalimat:
“PLN Anjing.”
Ungkapan ini merupakan bentuk kekecewaan mendalam dari warga atas lambannya penanganan gangguan listrik yang sudah berlangsung hampir tiga minggu. Hal ini menggambarkan bahwa masyarakat sudah berada dalam titik puncak kekesalan akibat tidak adanya tindak lanjut nyata dari PLN.

 “Kami warga Sedanau hanya ingin kejelasan dan tindakan nyata. Jangan hanya bilang sabar, tapi tidak ada solusi. Ini sudah hampir tiga minggu, bukan sehari dua hari,” ungkap salah satu warga kepada media.

Melalui publikasi ini, masyarakat Sedanau memohon perhatian langsung dari PLN Wilayah Kepri dan bahkan PLN Pusat, agar segera:

1. Mengirimkan teknisi profesional ke Sedanau.

2. Menyediakan suku cadang atau unit mesin pengganti sementara.

3. Memberikan kepastian dan jadwal resmi perbaikan kepada masyarakat.

 

Kami percaya PLN sebagai badan usaha milik negara memiliki tanggung jawab melayani seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali, termasuk masyarakat di wilayah kepulauan seperti Sedanau, Natuna.

Harapan kami hanya satu: Tolong dengarkan dan tanggapi kami dengan serius.
Kami tidak minta lebih – hanya pelayanan dasar yang seharusnya menjadi hak kami sebagai warga negara.

Darmansyah

Kades Cangkuang Kulon Agus Ali SE Menyerahkan Bantuan Pangan Bulog dari Cadangan Pangan Pemerintah Untuk 598 KK.

BandungYUTELNEWS com|| Kepala Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, ” “Kepala Desa Cangkuang Kulon Agus Ali SE secara simbolis menyalurkan bantuan beras pangan dari Badan Urusan Logistik (Bulog) kepada warga penerima manfaat. Bantuan ini merupakan bagian dari program cadangan pangan pemerintah yang disalurkan untuk dua bulan sekaligus, yakni Juni dan Juli 2025. pada Senin 28/07/2025.

Dalam acara tersebut hadir pula, Kepala Desa Cangkuang Kulon Agus Ali SE beserta Jajaran,Bhabinkamtibmas Polsek Dayeuhkolot ,Pendamping Kecamatan Dayeuhkolot Dadang Wahidin, serta seluruh warga penerima bantuan beras berlangsung tertib dan lancar.

Sebanyak 598 Kepala Keluarga (KK) tercatat sebagai penerima bantuan yang tersebar di 23 RW se-Desa Cangkuang Kulon.

Dalam Kesempatan ini Kepala Desa Cangkuang Kulon Agus Ali SE., menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap ketahanan pangan masyarakat, khususnya bagi warga yang tergolong rentan secara ekonomi. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Alhamdulillah hari ini kami bisa menyalurkan bantuan beras dari Bulog untuk warga kami. Ini untuk dua bulan, Juni dan Juli berjumlah 20 kilo. Semoga bermanfaat dan tepat sasaran,” ujar nya kades Agus Ali.

Masyarakat penerima mangpaat juga menyambut baik penyaluran bantuan ini dan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas perhatian yang terus diberikan di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian kalangan.

Program penyaluran beras pangan dari Bulog ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, serta memberikan jaring pengaman sosial kepada warga kurang mampu di seluruh Indonesia.” tukasnya.

(Yans.)

Pihak Kecamatan Bunguran Barat Beri Kesempatan Masyarakat Suarakan Aspirasi dalam Forum Musyawarah Konsultasi Publik

Yutelnews.com
Sedanau, 28 Juli 2025 – Pemerintah Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, menggelar Forum Musyawarah Konsultasi Publik sebagai wadah resmi bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi. Bertempat di Gedung Serbaguna Kecamatan, acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari RT/RW, tokoh agama, tokoh pemuda, ormas, hingga pihak Polri dan TNI setempat.

Camat Bunguran Barat, Haidir, membuka forum dengan menekankan pentingnya komunikasi langsung antara masyarakat dan pemerintah.

“Forum ini adalah ruang kita bersama, untuk saling mendengar dan mencari solusi nyata. Pemerintah butuh masukan dari masyarakat agar pelayanan bisa lebih tepat sasaran,” ujar Haidir.

Dalam sesi tanya jawab, masyarakat menyampaikan berbagai isu penting yang mereka alami di lapangan, antara lain:

Kurangnya edukasi pengelolaan sampah yang menyebabkan tumpukan limbah rumah tangga di sejumlah titik pemukiman

Penertiban pemanfaatan jalan umum, termasuk kendaraan parkir sembarangan, penumpukan barang dagangan, serta aktivitas penjemuran hasil laut di badan jalan

Pengembangan objek wisata Pasir Marus yang dianggap masih belum optimal dari segi penataan dan promosi

Pelayanan administrasi dan dokumen kependudukan, termasuk kesulitan dalam pengurusan surat menyurat dan perizinan usaha kecil

Masalah pendidikan, terutama anak-anak dari keluarga tidak mampu dan anak-anak dengan kelainan akal (berkebutuhan khusus) yang belum terlayani secara layak dalam sistem pendidikan

Persoalan sosial, seperti anak jalanan, pengaruh kesehatan mental, pembinaan agama dan pendidikan generasi muda

Masalah pertanahan menjadi sorotan tersendiri, mencakup:

Status tanah garapan yang sudah ditanami, namun belum memiliki legalitas

Lahan yang termasuk dalam wilayah hutan rimba, namun telah dikelola warga sejak lama

Kesulitan dalam mengurus surat-surat tanah, yang seringkali terkendala prosedur atau tidak jelas status kepemilikannya

Semua persoalan dijawab langsung oleh kepala seksi (kasi) yang berwenang sesuai bidangnya. Camat Haidir juga menegaskan bahwa semua masukan akan menjadi catatan penting untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas instansi.

“Masalah tanah dan legalitasnya harus kita selesaikan bersama, agar tidak menimbulkan konflik di kemudian hari. Kami akan terus dorong koordinasi dengan dinas terkait,” ujar Haidir.

Ia juga menambahkan bahwa ke depan forum seperti ini akan dijadikan agenda rutin, sebagai upaya menjaga kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.

 “Ini bukan akhir dari musyawarah, tetapi awal dari sinergi nyata untuk membangun daerah kita. Kesejahteraan itu kita capai bersama, bukan sendiri-sendiri,” tutupnya.

Forum konsultasi publik ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Mereka berharap kegiatan ini dapat benar-benar menjadi sarana efektif untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di tengah kehidupan masyarakat Sedanau dan sekitarnya.

Red:Darmansyah

WARGA SEDANAU KELUHKAN GANGGUAN LISTRIK YANG BERLARUT, MINTA TINDAKAN SERIUS DARI PLN

Yutelnews.com
Sedanau, 27 Juli 2025 — Gangguan pasokan listrik di Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, hingga kini masih berlangsung dan belum terselesaikan secara menyeluruh. Sejak 11 Juli 2025 lalu, mesin pembangkit utama jenis Komatsu milik PLN dilaporkan mengalami kerusakan, menyebabkan pemadaman bergilir di berbagai wilayah selama lebih dari dua pekan.

Dalam informasi resmi yang dibagikan melalui grup PLN Sedanau, pihak PLN menyebutkan bahwa kerusakan pada mesin Komatsu masih dalam tahap penanganan. Akibat keterbatasan kapasitas mesin yang tersedia, PLN harus melakukan pemutusan sementara pada beberapa titik trafo secara bergiliran, sesuai dengan beban dan daya yang mampu disuplai.

Namun hingga hari ke-17 sejak gangguan pertama terjadi, masyarakat mengaku belum melihat kejelasan waktu perbaikan tuntas. Jadwal padam yang terus berubah-ubah, tanpa kepastian waktu pemulihan, menimbulkan keresahan warga yang merasa dirugikan secara ekonomi maupun sosial.

“Sudah hampir tiga minggu kami hidup dalam ketidakpastian. Aktivitas warga, pelaku usaha, sekolah, hingga pelayanan umum semuanya terganggu. Kapan listrik bisa benar-benar normal? Jangan dibiarkan terus-menerus seperti ini,” ujar salah seorang warga kepada media.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar dari masyarakat mengenai keseriusan penanganan oleh pihak PLN. Warga berharap agar ada transparansi yang lebih jelas, termasuk progres perbaikan, waktu penyelesaian, serta rencana jangka panjang agar gangguan serupa tidak terulang kembali.

Masyarakat juga meminta agar PT PLN (Persero) menepati komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik, sesuai standar pelayanan publik yang telah dijanjikan. Harapan besar tertuju kepada pihak PLN wilayah Natuna maupun pusat untuk segera memberikan solusi konkret dan menjawab keresahan warga Sedanau yang telah berlangsung hampir tiga minggu lamanya.

Awak media masih menunggu tanggapan resmi dari PLN atas keluhan ini, serta tindak lanjut penanganan gangguan mesin Komatsu di Sedanau yang telah berdampak luas terhadap masyarakat.

Red:Darmansyah

Jumat Berkah! Lurah Pasawahan Gandung Audi S.STP Serahkan Bantuan Pangan Bulog dari Cadangan Pangan Pemerintah Untuk 281 KK.

BandungYUTELNEWS com|| Pemerintah Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Lurah Pasawahan Gandung Audi S.STP menyalurkan bantuan beras pangan dari Badan Urusan Logistik (Bulog) kepada warga penerima manfaat, pada Jum’at (25/07/2025). Bantuan ini merupakan bagian dari program cadangan pangan pemerintah yang disalurkan untuk dua bulan sekaligus, yakni Juni dan Juli 2025.

Dalam acara tersebut hadir pula, Lurah pasawhanS Gandung Audi S.STP, Jajaran, Ketua LPM Om Pipik ,Bhabinsa Koramil 2407 Dayeuhkolot Serma Aep Saepudin ,Pendamping Kecamatan Dayeuhkolot Dadang Wahidin, serta seluruh warga penerima bantuan beras berlangsung tertib dan lancar.

Sebanyak 281 Kepala Keluarga (KK) tercatat sebagai penerima bantuan yang tersebar di 15 RW se-Kelurahan Pasawahan.

Dalam Kesempatan ini Lurah Pasawahan Gandung Audi S.STP menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap ketahanan pangan masyarakat, khususnya bagi warga yang tergolong rentan secara ekonomi. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Alhamdulillah hari ini kami bisa menyalurkan bantuan beras dari Bulog untuk warga kami. Ini untuk dua bulan, Juni dan Juli. Semoga bermanfaat dan tepat sasaran,” ujar nya lurah Gandung.

Masyarakat penerima menyambut baik penyaluran bantuan ini dan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas perhatian yang terus diberikan di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian kalangan.

Program penyaluran beras pangan dari Bulog ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, serta memberikan jaring pengaman sosial kepada warga kurang mampu di seluruh Indonesia.” pungkasnya.

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.