Gubernur Lemhannas RI Pimpin Ziarah ke TMP Kalibata*

Jakarta –YUTELNEWS.com Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. beserta segenap pegawai Lemhannas RI melakukan ziarah dan tabur bunga ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan pada Senin (19/05). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-60 Lemhannas RI yang mengusung tema “Ketahanan Nasional Wujudkan Indonesia Maju”.

Ziarah diawali dengan penghormatan umum kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan mengheningkan cita serta peletakan karangan bunga oleh Gubernur Lemhannas RI di Tugu Monumen TMP Kalibata, dan pembacaan doa.

Selepas rangkaian upacara, Ace didampingi sejumlah pejabat Lemhannas RI melaksanakan tabur bunga di pusara beberapa pahlawan dan pejabat Lemhannas RI.

Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan bagi para pahlawan yang sangat berjasa dan penting, tidak hanya bagi bangsa Indonesia, tetapi juga Lemhannas RI. Momentum ini juga salah satu bentuk upaya untuk mengingat dan merawat semangat tinggi serta perjuangan para pahlawan, terutama dalam bidang ketahanan nasional sebagai entitas bangsa dan negara.

Perjuangan dan nilai-nilai semangat para pahlawan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi para penerus bangsa, terutama generasi muda untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Gubernur Lemhannas RI bersama rombongan mengawali tabur bunga pada makam Presiden ketiga Republik Indonesia B.J. Habibie, selanjutnya ke makam Ainun Habibie, Ani Yudhoyono, dan Mayjen TNI Sutojo Siswomiharjo (Ayah kandung Gubernur Lemhannas RI periode 2016—2022 Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo).

Tabur bunga juga dilaksanakan ke makam beberapa pejabat Lemhannas RI, di antaranya, Gubernur Lemhannas periode 1965—1968 Mayjen TNI Wiluyo Puspoyudo, Gubernur Lemhannas RI periode 1974—1978 Letjen TNI Sayidiman Suryohadiprojo, Gubernur Lemhannas RI periode 1978—1983 Letjen TNI Sutopo Yuwono, Gubernur Lemhannas RI periode 1983—1989 Letjen TNI Subijakto Prawira Subrata, dan Gubernur Lemhannas RI periode 1994—1996 Letjen TNI Mutojib.

Pada kegiatan tersebut, Ace didampingi oleh Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksamana Muda TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H.; Sekretaris Utama Lemhannas RI Komisaris Jenderal Polisi Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si.; Plt. Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Marsekal Muda TNI Ir. Bob Henry Panggabean, M.I.P.; Deputi Pengkajian Strategis Prof. Dr. Ir. Reni Mayerni, M.P.; Deputi Kebangsaan Mayor Jenderal TNI Rido Hermawan, M.Sc.; dan Para Pejabat Struktural Lemhannas RI.

(Singgih)

Sinergitas Pemuda Pancasila dan Instansi Setempat Gotong Royong Bersihkan Pantai Pase Maghos

YUTELNEWS.com Natuna
Sedanau,18 Mei 2025- Dalam semangat kebersamaan dan gotong royong, Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Cabang (MPC) AKBP (P) Wisnu Edhi Sadono, SH Plt Kabupaten Natuna, bersama instansi setempat dan masyarakat, menggelar aksi sosial membersihkan Pantai Pase Mahgos. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09:00 WIB ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat rasa solidaritas di tengah masyarakat.

Pak Subhan Lurah Sedanau,”beliau mengungkapkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama demi kesehatan dan keberlanjutan alam. Ia berharap aksi ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari gerakan berkelanjutan menuju Sedanau yang lebih bersih.

Dukungan penuh juga datang dari Kapolsek Kecamatan Bunguran Barat, Iptu Raja Oloan Purba, melalui “Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat,”          (BHABINKAMTIBMAS), yang menegaskan bahwa selain kebersihan, keamanan dan ketertiban masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Tak kalah penting, pihak TNI, Danramil 03/Sedanau, serta Posal Sedanau turut ambil bagian dalam kegiatan ini, menunjukkan betapa kuatnya sinergi antara berbagai elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Natuna, Pak Wisnu, mengapresiasi antusiasme seluruh peserta. Ia berharap aksi ini bukan langkah terakhir, melainkan awal dari gerakan lebih luas untuk membangun silaturahmi dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Dengan semangat gotong royong yang terus dipupuk, Sedanau semakin mantap melangkah menuju masa depan yang lebih bersih dan sehat. Semoga aksi positif seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi daerah lain!

(Darmansyah)

CABDIN Jember Berangkatkan 22 Duta Olimpiade Internasional SEASO 2025 ke Penang, Malaysia

Jember-YUTELNEWS.Com Dunia pendidikan Jember kembali mencetak prestasi membanggakan. Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember secara resmi memberangkatkan 22 siswa terbaiknya untuk mengikuti ajang internasional SEAMEO Science Olympiad (SEASO) 2025 yang akan diselenggarakan di Penang, Malaysia, pada tanggal 18-25 Mei 2025.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember Sugeng Trianto saat memberikan pembekalan kepada 22 siswa SMA mengatakan bahwa delegasi dari Cabdin Wilayah Jember dalam kompetisi bergengsi tingkat Asia Tenggara ini dijadwalkan berangkat pada 18 Mei 2025 dari Jember menuju Malaysia dan berkompetisi sampai tanggal 25 Mei 2025.

Mereka merupakan pelajar terpilih dari berbagai satuan pendidikan di Jember yang telah melalui proses seleksi ketat serta pembinaan intensif oleh tim akademik dan pembimbing profesional.

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi perjuangan para siswa serta dukungan dari sekolah dan orang tua. Ini adalah bentuk nyata dari semangat pendidikan di Cabdin Wilayah Jember yang terus mendorong prestasi ke tingkat global, dan pulang membawa emas” papar Sugeng.

Lebih lanjut Sugeng Mengatakan bahwa SEASO merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh SEAMEO Regional Centre, mempertemukan pelajar-pelajar unggul dari berbagai negara Asia Tenggara untuk berkompetisi di bidang sains. Keikutsertaan siswa-siswa Jember dalam SEASO bukan hanya membuktikan kualitas akademik mereka, tetapi juga menjadi media pertukaran budaya dan penguatan karakter generasi muda.

Secara terpisah Kepala Seksi Cabdin Wilayah Jember Muhammad Khotib mengatakan Selain dukungan akademik, para peserta dari Jember juga dibekali pembekalan budaya, etika internasional, dan penguatan karakter sebagai duta pelajar Indonesia di luar negeri.

“Keterlibatan siswa SMA SMK dalam SEASO 2025 dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lain pentingnya untuk berkarya dan terus berprestasi nasional dan internasional bagi peningkatan mutu pendidikan di seluruh Cabdin Wilayah Jember” . Pungkasnya.

(Didik H)

Haidar Alwi: Jika 1.000 Orang Kaya Melunasi Utang 10 Ribu Rakyat Miskin, Indonesia Bisa Berdiri Tanpa Meminta.

Yutelnews.com
R Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, menyerukan pentingnya membangun ulang semangat gotong royong dalam wujud paling nyata: keterlibatan langsung para pemilik kekayaan untuk membantu pelunasan beban ekonomi rakyat kecil. Menurutnya, ini bukan semata soal moralitas sosial, tetapi bagian dari upaya menjaga kedaulatan bangsa.

“Bangsa ini akan selamanya rapuh jika sendi-sendi ekonominya terus disandarkan pada utang luar negeri dan generasi penerus dipaksa mewarisi beban yang bukan mereka ciptakan,” tegas Haidar Alwi dalam pernyataannya, Sabtu (17/5/2025). “Tapi kita juga tidak bisa mengandalkan negara saja. Harus ada partisipasi sukarela, terhormat, dan sistematis dari mereka yang mampu.”

Haidar menyampaikan, saat ini terdapat jutaan warga yang hidup dalam tekanan utang mikro: mulai dari pinjaman online, rentenir, tagihan rumah sakit, cicilan sekolah anak, hingga kebutuhan dasar yang belum terpenuhi. Sementara itu, menurut data, Indonesia memiliki sedikitnya 200 ribu orang dengan kekayaan lebih dari Rp100 miliar.

“Andaikan dari angka itu, hanya 1.000 orang kaya nasional yang bersedia membantu pelunasan utang sederhana milik 10.000 rakyat miskin, maka kita bicara 10 juta jiwa yang terbebas dari lilitan ekonomi. Ini bukan teori, ini matematika sosial,” jelas Haidar.

Ia memberi ilustrasi: jika rata-rata satu keluarga miskin terlilit utang produktif sebesar Rp3 juta—untuk biaya sekolah, pengobatan, atau modal usaha kecil—maka total utang untuk 10.000 orang adalah Rp30 miliar. Jika dibagi ke 1.000 orang kaya, maka kontribusi per orang hanya Rp30 juta.

“Bagi banyak orang kaya, Rp30 juta mungkin hanya seharga makan malam di restoran bintang lima, atau bahkan nilai arloji. Tapi bagi rakyat kecil, itu adalah harga untuk kembali hidup bermartabat,” ujar Haidar Alwi. 

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa ini bukan sekadar gagasan karitatif atau proyek amal semata. Ini adalah bentuk konkret dari nasionalisme modern—di mana cinta Tanah Air tidak hanya ditunjukkan dengan bendera dan lagu, tetapi dengan tindakan nyata menyelamatkan rakyat dari kemiskinan struktural.

“Kita tidak bisa bicara nasionalisme sambil membiarkan jutaan rakyat berjuang sendiri dalam utang konsumtif dan bunga mencekik. Nasionalisme bukan sekadar simbolisme, tapi keberpihakan terhadap rakyat yang paling lemah,” katanya.

Melalui program Rakyat Bantu Rakyat, Haidar Alwi Care telah membuktikan bahwa solidaritas bisa diorganisir: dari pengobatan untuk orang miskin, bantuan makanan, hingga biaya sekolah anak-anak yatim. Tapi bagi Haidar, semua itu hanya langkah awal.

Ia mendorong agar pendekatan ini diperluas dengan sistem gotong royong berbasis data dan transparansi. Negara dapat memfasilitasi melalui platform digital, pengawasan independen, dan insentif fiskal agar mereka yang membantu tidak hanya merasa terhormat, tetapi juga didukung oleh sistem.

“Bangsa ini terlalu besar untuk terus bergantung pada bantuan asing. Kita tidak miskin. Yang kita butuhkan adalah keberanian untuk mengubah cara kita memperlakukan sesama,” kata Haidar.

Ia menutup pernyataannya dengan ajakan moral kepada seluruh elemen bangsa: bahwa menjadi kaya bukanlah kesalahan, tapi akan menjadi kesalahan jika kekayaan itu tidak digunakan untuk membela bangsa dan rakyatnya.

“Kalau kita semua bergerak, tak satu pun anak Indonesia harus putus sekolah karena tak punya uang. Tak ada lagi ibu-ibu yang harus menjual barang dapur karena anaknya sakit dan tak bisa dirawat. Dan tak ada lagi bangsa ini tunduk karena lapar. Indonesia harus berdiri, tanpa meminta.” pungkas Haidar Alwi.

(Singgih)

Babinsa Koramil 0607-10 Menghadiri Giat Musyawarah Diskusi,Perifikasi, untuk program Lokus (Penentuan Lokasi)

CiambarYutelnews.com Babinsa Koramil 0607-10 Nagrak  Serka Amat Dahlan Kodim Kota Sukabumi Menghadiri Giat Musyawarah Diskusi, Perifikasi Untuk Program Lokus (Penentuan Lokasi) Untuk Lahan Tanam Dan Jenis Pohon Yang Akan Di Tanamnya Dari Program Konservasi Indonesia, Di Laksanakan Di Aula Kantor Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Sabtu, (17/5/2025).

Turut Hadir Dalam Acara Tersebut ,Kades Desa Ginanjar, Babinsa Ginanjar,Para Kadus Desa Ginanjar, Apdes Desa Ginanjar, Ketua Poktan Desa GinajarGinajar Dan Dari Tiem Dari Balai Konservasi Indonesia.

Serka Amat Dahlan Sebagai Babinsa Berperan penting untuk Membantu Pemerintah Desa dalam Melaksanakan Program Pembangunan, Dalam Musyawarah Perifikasi Babinsa Akan Berperan Sebagai Pendukung Dan pemantau Program, Bahwa Memastikan Program Tersebut Dengan Lancar Dan Memberikan Manfaat Untuk masyarakat,”Pungkasnya.

(Reporter : Mirna)

Peduli Warga, Respon Cepat Kades Asep Kusmiadi S.Pd, Tinjau Langsung Warga Terdampak Banjir di Cibedug Hilir.

BandungYutelnews com|| Peduli terhadap warga masyarakat Cibedug hilir desa Cangkuang wetan Kabupaten Bandung, respon cepat, Bupati HM. Dadang Supriatna lewat kepala desa Cangkuang wetan Asep Kusmiadi S.Pd, tinjau langsung lokasi terdampak banjir, yang meluap nya air dari citarum di Cibedug hilir desa Cangkuang wetan,kecamatan Dayeuhkolot kabupaten bandung, Pada sabtu 05/2025.

Luapan Air akibat citarum tersebut mengakibatkan warga Cibedug hilir terdampak banjir, terendam hingga ketinggian air mencapai 90 cm.

Akibatnya, beberapa Kepala Keluarga di Cibedug hilir Cangkuang wetan, kediamannya terendam sejak pukul 19.30 wib hingga Pagi hari tadi.

Setelah melihat langsung Kades Asep , yang juga sebagai kepala desa Cangkuang wetan menginstruksikan langsung kepada seluruh Jajaran aparat desa.

Untuk segera melakukan koordinasi dan langkah langkah dengan jajaran stakeholder terkait, dikhawatirkan Hujan kembali turun, ” Ucap Kades asep

” Kades Asep Kusmiadi berharap juga semoga , warga masyarakat di berikan kesabaran, kesehatan.

Pada kesempatan tersebut pula, Kades Asep sempat berkeliling sambil menyapa warga terdampak Banjir, Tidak hanya itu, sempat pula memberikan bantuan logistik guna mengurangi beban warga terdampak, yang diterima langsung warga dampak banjir di dampingi jajaran dan Pengurus Rw/Rt .

Kades Asep , menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Cibedug hilir agar selalu waspada, karena bencana itu kita tidak mengetahui kapan akan datang, oleh hal tersebut warga masyarakat senantiasa selalu waspada akan Bencana Alam baik itu Gempa Bumi, Banjir dan lainnya,” Tukasnya kades.

(Yans.)

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan tidak ada ampun untuk aksi premanisme di wilayah Jawa Barat.

Bandung,JabarYutelnews com|| Jajaran Polda Jabar bakal menyikat habis para pelaku aksi premanisme yang menganggu keamanan iklim investasi.                                                 

Kami sudah bicarakan dengan gubernur, wali kota dan bupati dan seluruh kapolres, kita berkomitmen memberantas premanisme,” ucap Kapolda Jabar di Gedung Pakuan, Jumat (16/05/2025).

Ia menyebut pihaknya bakal menjamin investasi di Jawa Barat aman dan bebas dari aksi premanisme. Irjen Pol Rudi mengaku bakal melakukan patroli bersama TNI dan Satpol PP serta membangun pos di kawasan industri di Jabar.

Kapolda Jabar didampingi Kapolres jajaran menyebut sudah menetapkan 177 orang menjadi tersangka aksi premanisme selama operasi pekat 10 hari. Ia menegaskan tidak ada tempat untuk aksi premanisme di Jawa Barat.
Ia menyebut aksi premanisme banyak terjadi di kawasan industri, pemukiman, pasar, pembangunan rumah dan lainnya. Pihaknya akan tegas termasuk menindak pelaku pungutan liar di pasar atau parkir liar.

Ia menegaskan akan menindak seluruh aksi premanisme. Termasuk sudah mengintruksikan jajaran polres untuk menyikat segala bentuk aksi premanisme.

Segala macamnya yang dirisaukan oleh masyarakat, kita semua akan tindak dan sudah dilakukan. Sikat premanisme,” kata Rudi.
Kapolda Jabar pun mendukung langkah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akan memasukkan preman ke barak sebagai bentuk edukasi. Ia menyebut seseorang menjadi preman karena tidak terlatih untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Kita siapkan dia jadi manusia yang berguna dengan salah satunya pendidikan. Kita dukung,” kata Kapolda Jabar.

Pihaknya akan mengkaji apabila akan menggunakan sekolah polisi negara (SPN) untuk pendidikan terhadap preman tersebut. Pihaknya mendorong agar mereka mengubah cara berpikir dan mau bekerja.

“Tadi pak Gubernur Jabar mencanangkan di SPN akan kaji untuk pembekalan ya, supaya dia berubah, mindsetnya berubah kemudian dia mau bekerja. Terdedikasi yang baik sehingga siap mencari pekerjaan,” kata dia.

(Yans.)

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan tidak ada ampun untuk aksi premanisme di wilayah Jawa Barat.

Bandung- YUTELNEW.com                Jajaran Polda Jabar bakal menyikat habis para pelaku aksi premanisme yang menganggu keamanan iklim investasi.
Kami sudah bicarakan dengan gubernur, wali kota dan bupati dan seluruh kapolres, kita berkomitmen memberantas premanisme,” ucap Kapolda Jabar di Gedung Pakuan, Jumat (16/05/2025).

Ia menyebut pihaknya bakal menjamin investasi di Jawa Barat aman dan bebas dari aksi premanisme. Irjen Pol Rudi mengaku bakal melakukan patroli bersama TNI dan Satpol PP serta membangun pos di kawasan industri di Jabar.

Kapolda Jabar didampingi Kapolres jajaran menyebut sudah menetapkan 177 orang menjadi tersangka aksi premanisme selama operasi pekat 10 hari. Ia menegaskan tidak ada tempat untuk aksi premanisme di Jawa Barat.
Ia menyebut aksi premanisme banyak terjadi di kawasan industri, pemukiman, pasar, pembangunan rumah dan lainnya. Pihaknya akan tegas termasuk menindak pelaku pungutan liar di pasar atau parkir liar.

Ia menegaskan akan menindak seluruh aksi premanisme. Termasuk sudah mengintruksikan jajaran polres untuk menyikat segala bentuk aksi premanisme.
Segala macamnya yang dirisaukan oleh masyarakat, kita semua akan tindak dan sudah dilakukan. Sikat premanisme,” kata Rudi.
Kapolda Jabar pun mendukung langkah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akan memasukkan preman ke barak sebagai bentuk edukasi. Ia menyebut seseorang menjadi preman karena tidak terlatih untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Kita siapkan dia jadi manusia yang berguna dengan salah satunya pendidikan. Kita dukung,” kata Kapolda Jabar.

Pihaknya akan mengkaji apabila akan menggunakan sekolah polisi negara (SPN) untuk pendidikan terhadap preman tersebut. Pihaknya mendorong agar mereka mengubah cara berpikir dan mau bekerja.

“Tadi pak Gubernur Jabar mencanangkan di SPN akan kaji untuk pembekalan ya, supaya dia berubah, mindsetnya berubah kemudian dia mau bekerja. Terdedikasi yang baik sehingga siap mencari pekerjaan,” kata dia.

(Yans.)

Gubernur Sumut Bobby Nasution Keluh Kesah Ke Wapres Gibran Bahwa Provinsinya Juara Narkoba

Medan//yutelnews.com
Acara Penutupan muktamar persatuan umat muslim ( PUI) ke – 15 di medan sumatera utara, kamis (15/5/2025) malam, yang di hadirin wakil presiden Bapak Gibran, mulanya Gubernur
sumatera bapak Bobby Nasution membicarakan provinsinya menjadi tempat penyalahgunaan narkoba paling tinggi.

“Dalam beberapa tahun ini sampai sekarang, enggak salah di tahun 2024 dan 2025 ini, kami masih jadi pemenangnya, yaitu kami masih no satu dengan penyalahgunaan narkoba di indonesia, pak wapres” kata Bobby.

Gibran merespon pernyataan Bobby, Gibran menyigung PUI yang dapat di libatkan dalam memberantas narkoba di sumut, gibran kemudian menyinggung kebijakkan pemprov jawa barat yang mengirim anak – anak nakal ke barak meliter dan gibran berharap agar anak anak yang terlibat dalam pusaran narkoba agar di kirim ke pesantren.

Kita tau bahwa tahun 2024 dan 2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan, baik dari segi jumlah kasus maupun volume barang bukti. Polda Sumut telah mengambil langkah-langkah tegas, termasuk penindakan hukum berat dan operasi gabungan dengan TNI, untuk memberantas jaringan narkoba yang semakin canggih dan berani.

Namun, tantangan tetap besar, terutama dengan keterlibatan jaringan internasional dan peredaran yang semakin terbuka di beberapa wilayah. Diperlukan kerja sama yang erat antara aparat penegak hukum dan masyarakat untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di Sumatera Utara.

Dari pantauan media yutelnews, peredaran narkoba di sumut di duga banyak di back up aparat keamanan, baik dari kepolisian maupun TNI, menjadi perhatian serius di Sumatera Utara selama tahun 2024 dan 2025, serta banyak barak narkoba di wilayah sumatera utara yang belum tuntas di bersihkan.

(Redaksi rizal hasibuan)

Lomba Sound Sport Konser Drum Band Marching Band Di Gelar di Gor Bukit Tunjuk Kabupaten Lahat.

Lahat Sumsel-YUTELNEWS.com
Lomba drum band Marching band di hadiri oleh wakll bupati lahat Widia Ningsih .SH.MH, kepala dinas pendidikan lahat Niel Hadrin , Sekretaris dinas pendidikan Hasperi , kasdim 0405 lahat Kapolres lahat seluruh Forkopinda ,lurah ,serta para guru bik dari kecamatan maupun dari kabupaten lahat khususnya. Kamis .tgl 15 ,mei tahun 2025.

Lomba saund Sport konser drum band marching band di buka lanbsung oleh wakil bupati lahat Wida Ningsih .SH.MH.

Lomba tersebut dalam rangka memeriahkan Hut kabupaten lahat ke 156 tahun .

Adapun yang ikut serta dalam perlombaan 38 tim anatara lain , tingakat sekolah dasar terdiri 26 tim,dan 9 tim dari tingkat menengah pertama , di mana masing -masing menunjukan keahlian dan ke bolehan pada waktu bertanding di depan para juri terlihat masing -masing tim baik tingkat sekolah dasar maupun tingkat pertama bersemangat dalam memainkan Marching band .
Perlombaan ini dari taggal di bukanya 15, mei sampai dengan 19 mei.

Wakil bupati menyampaikan ajang perlombaan ini agar untuk para dewan juri dapat menilai dengan berlaku adil dan hasil yang sesuai di tampilkan oleh para peserta. Tegasnya.

Dengan ini kepada masyarakat kabupaten lahat dapat memeriakan hut kabupaten lahat yang ke 156 tahun 2025..Tuturnya.                                             

( Abd / asm / wan )

Peduli Terhadap Kelestarian Ekosistem Laut, Polisi Beri Imbauan Stop Destructive Fishing Kepada Masyarakat Di Jepara

JeparaYutelnews.com Polres Jepara Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Jepara, Polda Jawa Tengah, kembali mengimbau nelayan tidak melakukan Destructive Fishing.

Hal itu dilakukan langsung dengan menggelar kegiatan sosialisasi pada nelayan di kantor Satpolairud Polres Jepara, pada Jumat (16/5/2025).

Dalam kegiatan ini dilaksanakan langsung oleh Kasat Polairud AKP M Syaifuddin beserta anggota Satpolairud Polres Jepara dengan dihadiri berbagai kelompok nelayan tradisional, seperti kelompok nelayan cantrang, kelompok nelayan arat, pengelola agen kapal perikanan, kelompok nelayan sapta pesona, tokoh masyarakat pesisir hingga pengurus perikanan kapal poursin.

Diketahui, kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga lingkungan laut dan habitatnya khususnya di perairan laut Jepara.

Lalu, apa itu Destructive Fishing?

Destructive Fishing adalah menangkap ikan dengan cara merusak lingkungan perairan.

Misalnya dengan menggunakan bahan peledak, menggunakan potasium cyanide, strum dan jaring trawl serta jaring pukat harimau.

Destructive Fishing berbahaya karena dapat merusak ekosistem laut dan habitat ikan serta keberlangsungan kembang biak ikan.

“Apabila dikemudian hari masih ada yang melakukan penangkapan ikan tidak ramah lingkungan maka dengan sangat terpaksa kami lakukan penegakkan hukum,” ujar Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasat Polairud AKP M Syaifuddin, Jumat (16/5/2025).

Nelayan diharapkan patuh akan aturan tangkap ikan ini, sebab apabila ekosistem laut rusak, terumbu karang banyak yang mati sehingga kembang biak ikan akan macet.

Hal ini akan membuat hasil laut berkurang dan berdampak pada ekonomi masyarakat.

Kabupaten Jepara sendiri merupakan salah satu kabupaten pesisir yang terletak di pantai utara Provinsi Jawa Tengah dengan garis pantai sepanjang 82,73 km. Sebagian masyarakatnya juga berprofesi sebagai nelayan.

(Singgih)

Warga Sedanau minta Pemkab Natuna Segera Perbaiki Jalan Rusak di Pusat Pasar

YUTELNEWS.com
Sedanau, Natuna– Warga Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna untuk segera memperbaiki jalan rusak di Jalan Jenderal Sudirman, simpang empat Pasar Sedanau. Kondisi jalan yang semakin memburuk telah menyebabkan kecelakaan bagi pengendara motor, meskipun belum ada korban jiwa.

Menurut keterangan warga setempat, jalan ini merupakan akses utama bagi masyarakat, termasuk pedagang dan pembeli di pasar. Setiap hari, pengguna jalan terpaksa mengambil jalur lawan karena bagian yang rusak semakin meluas, mengancam keselamatan mereka. Saat ini, jalan tersebut hanya ditandai dengan **travicon** sebagai peringatan sementara bagi pengendara agar lebih berhati-hati.

“Kami khawatir jika tidak segera diperbaiki, kecelakaan yang lebih fatal bisa terjadi. Jalan ini sangat vital bagi aktivitas masyarakat, terutama karena berada di pusat pasar,” ujar salah seorang warga, Minggu (10/5/2025).

Warga juga mengungkapkan bahwa pemberitaan mengenai jalan rusak ini sudah pernah dipublikasikan beberapa minggu lalu, namun hingga kini belum ada tanggapan dari pihak terkait. Mereka berharap Pemkab Natuna segera turun tangan dan melakukan perbaikan demi kelancaran serta keselamatan pengguna jalan.

“Kami tidak ingin perbaikan dilakukan setelah ada korban jiwa. Kami berharap pemerintah segera bertindak sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemkab Natuna terkait rencana perbaikan jalan tersebut. Warga Sedanau pun terus berharap agar pemerintah segera merespons keluhan mereka demi keamanan dan kenyamanan bersama.

(Darmansyah)

Warga Sedanau minta Pemkab Natuna Segera Perbaiki Jalan Rusak di Pusat Pasar

YUTELNEWS.com
Sedanau, Natuna– Warga Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna untuk segera memperbaiki jalan rusak di Jalan Jenderal Sudirman, simpang empat Pasar Sedanau. Kondisi jalan yang semakin memburuk telah menyebabkan kecelakaan bagi pengendara motor, meskipun belum ada korban jiwa.

Menurut keterangan warga setempat, jalan ini merupakan akses utama bagi masyarakat, termasuk pedagang dan pembeli di pasar. Setiap hari, pengguna jalan terpaksa mengambil jalur lawan karena bagian yang rusak semakin meluas, mengancam keselamatan mereka. Saat ini, jalan tersebut hanya ditandai dengan **travicon** sebagai peringatan sementara bagi pengendara agar lebih berhati-hati.

“Kami khawatir jika tidak segera diperbaiki, kecelakaan yang lebih fatal bisa terjadi. Jalan ini sangat vital bagi aktivitas masyarakat, terutama karena berada di pusat pasar,” ujar salah seorang warga, Minggu (10/5/2025).

Warga juga mengungkapkan bahwa pemberitaan mengenai jalan rusak ini sudah pernah dipublikasikan beberapa minggu lalu, namun hingga kini belum ada tanggapan dari pihak terkait. Mereka berharap Pemkab Natuna segera turun tangan dan melakukan perbaikan demi kelancaran serta keselamatan pengguna jalan.

“Kami tidak ingin perbaikan dilakukan setelah ada korban jiwa. Kami berharap pemerintah segera bertindak sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemkab Natuna terkait rencana perbaikan jalan tersebut. Warga Sedanau pun terus berharap agar pemerintah segera merespons keluhan mereka demi keamanan dan kenyamanan bersama.

(Darmansyah)

Pangdam III/Slw, Tinjau Lokasi Ledakan Munisi di Garut

Garut,JabarYutelnews com|` Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP., bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, meninjau lokasi musibah ledakan munisi Gupusmu III Puspalad di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Selasa (13/05/2025).

Kejadian tragis yang terjadi pada Senin, 12/05/2025, mengakibatkan 13 korban jiwa, terdiri dari 4 anggota TNI AD dan 9 warga sipil. Ledakan terjadi saat kegiatan pemusnahan munisi afkir atau tidak layak pakai milik inventaris TNI AD. Pangdam III/Slw menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa tersebut.

“Atas nama keluarga besar Kodam III/Slw, kami mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada para prajurit TNI AD yang gugur. Mereka adalah prajurit berdedikasi tinggi. Kami juga turut berduka cita atas meninggalnya warga sipil. Mari kita doakan bersama agar para korban mendapatkan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkap Pangdam.

Penanganan terhadap para korban telah dilakukan, baik dari sisi identifikasi maupun proses pemakaman. Tim forensik bekerja sama dengan instansi terkait tengah melakukan identifikasi korban yang belum dikenali. Selain itu, Kodam III/Slw juga memberikan santunan kepada keluarga korban sipil sebagai bentuk kepedulian dan belasungkawa.

Lokasi kejadian hingga kini masih disterilkan oleh aparat TNI dan kepolisian. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi bahan berbahaya yang tersisa.

“Kami berkoordinasi dengan aparat terkait untuk menjamin lokasi benar-benar aman bagi warga sekitar. Saat ini masih ada potensi bahaya sehingga warga dilarang mendekat,” jelas Pangdam.

Terkait penyebab ledakan, Pangdam menyampaikan bahwa penyelidikan masih berlangsung oleh tim investigasi TNI AD, termasuk mengusut lebih jauh bagaimana warga sipil bisa menjadi korban dalam kejadian yang terjadi di lahan milik BKSDA Kabupaten Garut, yang selama ini rutin digunakan untuk pemusnahan munisi dan berlokasi jauh dari permukiman warga.

Langkah-Langkah Penanganan di Lapangan mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kejadian dan mengamankan area agar tidak ada masyarakat yang mendekat hingga lokasi benar-benar steril serta menyisir lokasi bersama tim TNI AD untuk memastikan tidak ada lagi bahan peledak aktif atau berbahaya.

Pemerintah daerah dan aparat keamanan mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas. Diharapkan seluruh proses penanganan dan investigasi dapat berjalan lancar, dan tidak terjadi hal serupa di masa mendatang.

Sumber : (Pendam III/Siliwangi).

(Yans.)

Pemerintah Dorong Pembinaan dan Penanganan Ormas Terafiliasi Premanisme

Polkam Banten -YUTELNEWS.com Premanisme dalam segala bentuknya merupakan penyakit sosial yang meresahkan masyarakat, menghambat investasi, mengganggu iklim usaha, dan menciptakan rasa takut di ruang publik.

“Negara hadir untuk melakukan penanganan dan pembinaan tehadap ormas yang terafiliasi dengan premanisme, serta melakukan pembinaan melalui 3 pendekatan yaitu aspek keamanan, kesejahteraan, dan sosial,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polkam, Irjen Pol. Asep Jenal Ahmadi saat melakukan Press Conference Pemberantasan Premanisme di Wilayah Hukum Polda Banten, Jumat (9/5/25)

Asep mengatakan, hal ini dalam rangka merespon maraknya aksi premanisme dan tindak lanjut proses pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Ormas yang disusun Menko Polkam dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman di tengah masyarakat.

Satuan tugas terpadu terdiri dari unsur-unsur Kementerian/Lembaga baik itu dari Kementerian Sosial, Kementerian Koperasi, Kementerian Investasi serta termasuk TNI-Polri

“Nanti pada akhirnya, dengan Keputusan Menko Polkam, pembentukan satuan tugas sampai ke daerah, yang tentunya akan diresmikan dengan payung hukum dalam bentuk keputusan gubernur dan wali kota,” tegas Asep

Pada kesempatan tersebut, Deputi Kamtibmas Kemenko Polkam menyampaikan apresiasi terhadap Polda Banten yang telah proaktif menangani berbagai tindakan premanisme secara signifikan. Hal Ini juga bagian dari penangan dan pembinaan yang menjadi target dan sasaran satuan tugas terpadu yang disusun Kemenko Polkam

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hengki menambahkan bahwa dalam 10 hari Polda Banten beserta Polres berhasil mengamankan 492 orang pelaku yang terdiri dari 63 orang diproses penyidikan dan 429 orang yang diberikan pembinanan

“Hasil Pelaksanaan Ops terkait Premanisme Polda Banten dan Polres Jajaran Periode 1-10 Mei 2025 terkumpul 21 Laporan Polisi dengan Jumlah Pelaku 492 orang yang terdiri dari 63 sudah proses Sidik dan 429 orang dalam pembinaan,” ucap Wakapolda.

Deputi Kamtibmas Kemenko Polkam juga menambahkan bahwa ormas yang terafiliasi premanisme adalah masyarakat kita yang harus ditangani dan dibina bersama yang membutuhkan kolaborasi semua elemen bangsa.

(Singgih)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.