Tasyakuran  Mushala Bani Sidin Ke – 9 Dengan Tema” Santuni  Anak Yatim ” Dalam Rangka Memperingati  Akhir Muharam 1447 H

CibadakYutelnews.com ,Malam Jum, at Penuh Berkah  Mushala Bani Sidin Melaksanakan Tasyakuran Ke – 9  Dengan Tema ” Santuni Anak Yatim” Ustad Asep Awaludin sebagai  Panitia  santunan anak yatim di mushala Bani Sidin Di Malam Akhir Muharram 1447 H yang di bagikan kepada 25 orang yatim dan piatu, yang Ada Di Kp. Dalima Rt 01 RW 06 Kelurahan Cibadak,Kecamatan Cibadak,Kabupaten Sukabumi, Malam Jum, at  (10/7/2025).

Ustad Asep Awaludin Mengatakan Kepada Awak Media untuk selanjutnya kami dari panitia mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kp. Dalima yang mana telah memberikan sodakoh demi terlaksananya pemberian santunan anak yatim piatu di tingkat RW 06 untuk itu saya sangat berterimakasih kepada masyarakat yang mana bisa terlaksana santunan anak yatim-piatu di sini dan mudah-mudahan Allah SWT mengganjar berlipat-lipat pahala,”Ucap Deni Supendi.

Dkm Mushala Bani Sidin ustad Asep Awaludin  menambahkan,kalau untuk acara santunan itu sendiri di laksanakan rutin setiap 1 Bulan Sekali, untuk santunan ini sudah berjalan 5 tahun dari saya menjabat sebagai ketua Dkm Musola  Bani Sidin sampai hari saya tetap masih Exis jadi panitia di sini,”Ucap Ustad Asep.

Yang hadir Dalam kegiatan Tasyakuran Mushala Bani Sidin Ke- 9 dan santunan anak yatim piatu ini Ustad Jaenudin, Ustad Amin, Ibu Pkk Kelurahan Cibadak, Ketua Dkm Mushala Bani Sidin Ustad Asep Awaludin, Masyarakat Dalima dan Ana Yatim Piatu.

Ustad Asep Awaludin selaku panitia santunan anak yatim-piatu berharap mudah -mudahan dengan santunan ini bisa meringankan beban kepada anak yatim terutama, harapannya Bisa ada Bantuan dari pemerintah, dan saya  harap anak yatim ini pemberian ini tidak di salah gunakan. Dan di gunakan kepada hal-hal yang positif yang berguna untuk keperluan sekolah contohnya seperti itu.” Pungkasnya.

Reporter : Mirna

Mengenal Lebih Dekat Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah Desa Jerukwangi

YutelNews.com | Jepara – Mengenal lebih dekat Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah ce di RT.03 RW.07, Poring, Desa Jerukwangi, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara – 59453 dan Email: ashbabussyifawarohmah03@gmail.com dengan kontak telepon: 081 326 283 559 dan 085 867 940 587.

KH. Ahmad Prayitno, Pengasuh Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah lewat chat WhatsApp, Rabu (9/7/2025) memberikan informasi tentang Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah merupakan salahsatu pondok pesantren di Kabupaten Jepara yang memiliki beberapa fungsi utama sebagai lembaga pendidikan Islam, pusat penyebaran ajaran Islam (dakwah), dan agen perubahan sosial.

Beberapa narasumber di wilayah sekitar Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah memberikan pendapatnya sebagai berikut:

Tamyiz, menyampaikan bahwa: benar-benar Ponpes Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah mengajarkan agama Islam dan mendidik santri dan santriwati usia kecil sampe dewasa.

Kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan antara lain:
Menawarkan terapi kesehatan, baik untuk masalah fisik maupun mental, dengan pendekatan yang menggabungkan nilai-nilai agama dan terapi psikoreligius. Ponpes ini memberikan lingkungan yang kondusif untuk pemulihan, dengan kegiatan seperti shalat, dzikir, mengaji, dan terapi herbal dan terapi religi untuk sumber kekuatan dan dukungan dalam menghadapi tantangan hidup dengan seijin Allah SWT.

Menangani anak-anak “nakal” yang sulit diatur oleh orangtuanya melalui pendekatan yang sabar, konsisten, dan berbasis pemahaman.

Mengaji kitab kuning sebagai kegiatan rutin yang dilakukan oleh para santri untuk mempelajari ilmu agama Islam. Tradisi ini melibatkan berbagai metode pembelajaran seperti sorogan, bandongan, dan mudzakarah, tasawuf dan sejenisnya.

Menangani persoalan bagi pasien ODGJ, Stres, Gangguan Jiwa, kondisi linglung dan persoalan penyakit psikis duniawi bagi pasien yang sudah berikhtiar berobat kemana-mana.

H. Ahmad Prayitno dan Ibu Khalimah menjelaskan kalau keberadaan Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah tersebut tidak mengganggu lingkungan dan masyarakat sangat mendukung keberadaan Ponpes.

Taufiqurrahman

Mengenal Lebih Dekat Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah Desa Jerukwangi

YutelNews.com | Jepara – Mengenal lebih dekat Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah ce di RT.03 RW.07, Poring, Desa Jerukwangi, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara – 59453 dan Email: ashbabussyifawarohmah03@gmail.com dengan kontak telepon: 081 326 283 559 dan 085 867 940 587.

KH. Ahmad Prayitno, Pengasuh Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah lewat chat WhatsApp, Rabu (9/7/2025) memberikan informasi tentang Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah merupakan salahsatu pondok pesantren di Kabupaten Jepara yang memiliki beberapa fungsi utama sebagai lembaga pendidikan Islam, pusat penyebaran ajaran Islam (dakwah), dan agen perubahan sosial.

Beberapa narasumber di wilayah sekitar Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah memberikan pendapatnya sebagai berikut:

Tamyiz, menyampaikan bahwa: benar-benar Ponpes Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah mengajarkan agama Islam dan mendidik santri dan santriwati usia kecil sampe dewasa.

Kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan antara lain:
Menawarkan terapi kesehatan, baik untuk masalah fisik maupun mental, dengan pendekatan yang menggabungkan nilai-nilai agama dan terapi psikoreligius. Ponpes ini memberikan lingkungan yang kondusif untuk pemulihan, dengan kegiatan seperti shalat, dzikir, mengaji, dan terapi herbal dan terapi religi untuk sumber kekuatan dan dukungan dalam menghadapi tantangan hidup dengan seijin Allah SWT.

Menangani anak-anak “nakal” yang sulit diatur oleh orangtuanya melalui pendekatan yang sabar, konsisten, dan berbasis pemahaman.

Mengaji kitab kuning sebagai kegiatan rutin yang dilakukan oleh para santri untuk mempelajari ilmu agama Islam. Tradisi ini melibatkan berbagai metode pembelajaran seperti sorogan, bandongan, dan mudzakarah, tasawuf dan sejenisnya.

Menangani persoalan bagi pasien ODGJ, Stres, Gangguan Jiwa, kondisi linglung dan persoalan penyakit psikis duniawi bagi pasien yang sudah berikhtiar berobat kemana-mana.

H. Ahmad Prayitno dan Ibu Khalimah menjelaskan kalau keberadaan Ponpes Ash- Babussyifa Warohmah tersebut tidak mengganggu lingkungan dan masyarakat sangat mendukung keberadaan Ponpes.

Taufiqurrahman

Babinsa Koramil 10/ Nagrak Sertu Ary Periyana Melaksanakan Komsos Dengan  Anggota Kelompok Tani Tanggkil

CiambarYutelnewscom Babinsa Koramil 10/ Nagrak Kodim 0607/ Kota Sukabumi Sertu Ary Periyana Melaksanakan Komsos Dengan Kelompok Tani Tangkil Bertempat Di Kp. Ciputat, Rt 03 RW 05 Desa Wangunjaya, Kecamatan Ciamba,Kamis (10/7/2025).

Sertu Ary Periyana menjelaskan bahwa komunikasi sosial dengan kelompok tani merupakan salah satu upaya TNI dalam meningkatkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

“Kegiatan ini sangat penting untuk menjaga hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat sekaligus memberikan dukungan nyata kepada petani dalam meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan,” ujar Sertu Ari Periyana.

Ketua Kelompok Tani Tangkil  menyambut baik kunjungan dan perhatian dari Babinsa. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani memberikan dorongan moral yang sangat dibutuhkan.

“Kami merasa didukung dan termotivasi untuk terus bekerja keras meningkatkan hasil pertanian. Terima kasih kepada Babinsa yang selalu peduli dengan kondisi kami,” ucap Ketua Kelompok Tani.

Melalui kegiatan Komsos ini, Sertu Ary Periyana juga menekankan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan TNI untuk menciptakan suasana yang kondusif di wilayah binaan. “Kami berharap, dengan semangat kebersamaan ini, petani dapat terus meningkatkan produktivitasnya, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat tercapai,” ujarnya.

Babinsa berkomitmen untuk terus hadir dan mendukung masyarakat, khususnya para petani, demi kemajuan wilayah Binaannya.

Reporter : Mirna

Grebeg Suro Tahun 2025 dan Kirab “Sekul Langgi” bersama Yayasan Marga Langit Desa Banjar Agung Anggota DPD Matra bawa pulang seekor kambing .

Jepara Yutelnews.com, Yayasan Marga Langit, Desa Banjar Agung, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara di bulan Asyura 10 Muharram 1447 H, Sabtu (5/7/2025) Pukul 13.00 WIB – selesai mengadakan serangkaian kegiatan Grebeg Suro Tahun 2025. Kegiatan digelar 4-5 Juli 2025 dengan beberapa agenda antara lain: sunatan massal, santunan Yatama, ruwatan massal, pentas seni hiburan, kirab Sekul Langgi dengan diramaikan pembagian door prize.Salah satu tamu undangan dari desa Nalumsari Tuanah Spd. beruntung mendapat undian Satu ekor kambing dan langsung di hibahkan ke DPD Matra, Selanjutnya oleh Ketua DPD Matra Hani Kartini Kambing tersebut di pasrahkan ke anggota Matra dari desa cepogo untuk di pelihara biar berkembang biak ke depan arahnya di serahkan ke DPD Matra Jepara ucapnya.

Kegiatan ini dimulai dari kediaman Hendroyono Ketua Yayasan Marga Langit di Pendopo Marga Langit, Gang Dalang, RT. 03/RW.05, Dukuh Klumosari, Desa Banjar Agung menuju makam Mbah Langgi dengan menempuh jarak berkisar -/+ 2 km dan para peserta kirab menggunakan dress code pakaian adat Jawa.

Panitia kegiatan Grebeg Suro Yayasan Marga Langit Tahun 2025 yaitu: Saifudin Ali Akbar (Ketua) dan M. Erwin Saputro (Sekretaris).

Kegiatan ini diikuti oleh keluarga besar Yayasan Marga Langit, Keluarga Besar Kraton Surakarta Hadiningrat, masyarakat umum, pelaku seni budaya, organisasi DPD MATRA Jepara, dan Bokor Kencana Jepara.

Ketua Yayasan Marga Langit KRT Hendro Suryo Kartiko mengatakan bahwa Makam Mbah Langgi adalah sesepuh dan leluhur desa khususnya bagi masyarakat Banjar Agung dan sekitarnya.

Puncak acara malam harinya digelar pertunjukan wayang kulit.

(Singgih)

Pesan Tedjolekmono: Tak Boleh Ada Anggaran Fiktif, Saat Pimpin Inspeksi Khusus Keuangan di Kejati Sulsel

Yutelnews.com, Sulsel – Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) melakukan Inspeksi Khusus Keuangan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Senin (7/7/2025). Inspeksi ini dipimpin langsung oleh Plt Inspektur Keuangan III Jamwas, Tedjolekmono.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim, bersama Wakajati Teuku Rahman dan jajaran, menyambut baik kedatangan tim inspeksi. Beberapa Kepala Kejaksaan Negeri di wilayah Sulawesi Selatan juga turut hadir dalam kegiatan ini.

Dalam sambutan selamat datang, Agus Salim menyampaikan progres kinerja penyerapan anggaran di Kejati Sulsel. Saat ini, realisasi anggaran di Kejati Sulsel dan jajaran sudah mencapai 40 persen lebih hingga bulan Juli Tahun 2025

“Harapan kami apa yang disampaikan Pak Plt Inspektur Keuangan menjadi pedoman dalam menjalankan tugas, khususnya dalam pengelolaan keuangan,” kata Agus Salim.

Tedjolekmono, dalam pengarahannya, menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

“Anggaran ini berbasis kinerja, tidak mungkin ada anggaran yang keluar tanpa ada kegiatan. Demikian juga, jika ada kegiatan harusnya administrasi segera dirampungkan supaya anggarannya bisa dicairkan. Tak boleh ada yang fiktif apalagi mark up,” tegas Tedjolekmono.

Plt Inspektur Keuangan III Jamwas, Tedjolekmono juga menegaskan bahwa tidak boleh ada anggaran fiktif dan mark up dalam pengelolaan keuangan.

“Kita harus memastikan bahwa setiap anggaran yang digunakan benar-benar efektif dan efisien dalam mendukung kinerja Kejaksaan,” tambah Tedjolekmono.

Inspeksi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan di Kejati Sulsel dan jajaran, serta memastikan bahwa setiap anggaran yang digunakan tepat sasaran dan efektif dalam mendukung kinerja Kejaksaan.  ( Abu Algifari)

Tanggapan Insan Pers Natuna Terhadap Pernyataan Bupati Cen Sui Lan Mengenai Anggaran Publikasi Media Tahun 2024

Yutelnews.com
Natuna, 5 Juli 2025 – Pada tanggal 5 Juni 2025, sejumlah perwakilan insan pers di Kabupaten Natuna yang terdiri dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Natuna dan Perkumpulan Jurnalistik Natuna (PJN), melakukan audiensi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna guna mempertanyakan status pencairan anggaran publikasi pemberitaan tahun anggaran 2024 yang hingga kini belum direalisasikan.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Natuna, Ibu Cen Sui Lan, memberikan tanggapan yang secara verbal menyampaikan, “sudah lapar ya,” saat menanggapi pertanyaan wartawan. Walaupun pernyataan tersebut kemudian disebut sebagai bentuk candaan oleh yang bersangkutan, sejumlah wartawan yang hadir merasa tersinggung dan menganggap bahwa ucapan tersebut tidak layak disampaikan oleh seorang pejabat publik, khususnya dalam forum resmi bersama mitra kerja pemerintah.

Pernyataan Sikap Insan Pers Natuna

Sebagai insan pers yang menjalankan fungsi kontrol sosial dan jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, kami merasa bahwa ucapan tersebut telah mencederai semangat kemitraan yang selama ini dijalin bersama Pemerintah Kabupaten Natuna.

Pernyataan tersebut dinilai merendahkan profesi wartawan, yang seharusnya dihargai sebagai pilar keempat demokrasi. Wartawan bukanlah peminta-minta, melainkan mitra strategis pemerintah dalam mendorong keterbukaan informasi, mendukung pembangunan daerah, serta menyampaikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Pandangan dari Kabiro Yutelnews.com Natuna

Sebagai bagian dari media yang turut hadir dalam momen tersebut, awak media Yutelnews.com, melalui Kepala Biro (Kabiro) Natuna, menyampaikan bahwa:

> “Kami sangat menyayangkan pernyataan tersebut. Walau disampaikan dalam konteks candaan, ucapan seperti itu tidak pantas keluar dari seorang pejabat negara kepada rekan media. Kami berharap pejabat publik, khususnya Bupati, menjaga etika berkomunikasi, apalagi dalam forum yang resmi. Kami dari Yutelnews.com turut merasakan kekecewaan yang sama dengan rekan-rekan media lainnya, dan berharap kemitraan ini bisa dibangun dengan saling menghargai.”

Informasi yang Diperoleh Yutelnews.com

Hingga berita ini diluncurkan, awak media Yutelnews.com memperoleh informasi tambahan mengenai publikasi pemberitaan tersebut melalui unggahan media online Sidikfokusnews.com yang dibagikan di grup WhatsApp “Berita Natuna” pada tanggal 5 Juli 2025. Informasi ini semakin memperkuat pentingnya klarifikasi dan keterbukaan pihak pemerintah dalam menyikapi persoalan anggaran publikasi media.

Penegasan Tugas Pers dan Mekanisme Kerja Sama

Sebagai pengingat, kerja sama publikasi antara media massa dan pemerintah daerah merupakan mekanisme resmi dan sah, yang diatur melalui regulasi keuangan dan kontrak kerja sama yang transparan. Dana publikasi adalah bagian dari komunikasi publik pemerintah, bukan bentuk gratifikasi, dan bertujuan untuk menyampaikan capaian serta kebijakan pembangunan daerah kepada masyarakat luas.

Harapan kepada Pemerintah Kabupaten Natuna

Kami dari insan pers Kabupaten Natuna berharap:

1. Pemerintah Kabupaten Natuna, khususnya Bupati, dapat memberikan klarifikasi dan menjaga etika komunikasi publik.

2. Kemitraan antara media dan pemerintah tetap dijaga secara sehat, profesional, dan saling menghargai.

3. Pencairan anggaran publikasi media segera direalisasikan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

Kami, sebagai bagian dari pers nasional dan daerah, berkomitmen untuk terus menjalankan fungsi kami sesuai Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan mendorong terciptanya pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.

Hormat kami,

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Natuna
Perkumpulan Jurnalistik Natuna (PJN)
Redaksi Yutelnews.com – Kabiro Natuna

(Darmansyah)

Polda Riau Tangkap Penjual Lahan di Hutan Tesso Nilo

Pekanbaruyutelnews.com ||
Polda Riau menggelar Konferensi Pers terkait Penangkapan Penjual Lahan Kawasan Hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) yang digelar di Gedung Media Center Polda Riau, Senin (23 Juni 2025)

Konferensi Pers yang dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Drm Herry Heryawan, SIK, MH, M.Hum., serta didampingi oleh Direktur Reskrimsus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan dan Plh. Kabid Humas AKBP Vera Taurensa, SS, MH, serta Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Riau AKBP Nasruddin, SH, SIK, MH.

Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, tampil bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai “orang tua angkat” bagi gajah-gajah yang terusir dari rumahnya di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Dalam konferensi pers yang digelar di Media Center Polda Riau, Irjen Herry mengumumkan komitmen penuh jajarannya dalam menindak pelaku perusakan hutan konservasi sekaligus mengungkap skema kejahatan yang menyalahgunakan status adat demi meraup keuntungan pribadi.

Seorang pria berinisial JS, yang mengklaim sebagai “Batin Adat”, diduga telah menerbitkan lebih dari 200 surat hibah palsu di kawasan TNTN, dengan nilai jual Rp5 juta hingga 10 juta per surat.

Tak hanya itu, lahan yang dijual secara ilegal mencapai luas ratusan hektare, termasuk kepada tersangka lain berinisial DY, yang kini sudah dalam proses pelimpahan ke kejaksaan.

“Saya berbicara mewakili Domang dan Tari, gajah-gajah yang terusir, yang tak bisa membuat petisi, tak bisa menyuarakan ketidakadilan. Tapi saya bisa. Dan saya akan,” tegas Kapolda, yang tampak emosional ketika menyampaikan hal ini.

Sementara itu Dir Reskrimsus Kombes Ade Kuncoro Ridwan menjelaskan, aparat mengungkap bahwa surat-surat hibah tersebut dimanfaatkan untuk membuka lahan sawit ilegal di kawasan konservasi yang seharusnya menjadi rumah satwa langka seperti gajah Sumatera.

” Bukti berupa cap adat, surat pengukuhan, dan peta wilayah diamankan sebagai bagian dari penyidikan “, ujar Ade.

Ditreskrimsus Polda Riau melalui Subdit IV Tipidter kini telah menetapkan 1 tersangka dalam kasus perambahan hutan ini, dan tidak menutup kemungkinan jumlahnya bertambah.

Semua ini dilakukan dalam semangat penegakan hukum berkelanjutan yang diusung Kapolda Riau melalui konsep “Green Policing” penegakan hukum yang tidak hanya menghukum, tapi juga memulihkan dan mendidik.

“Hukum adalah panglima tertinggi. Kita tidak anti terhadap adat dan kearifan lokal, tetapi simbol adat tidak boleh dimanipulasi untuk menjual paru-paru dunia,” tegasnya.

Menjelang Hari Bhayangkara ke-79, komitmen Polda Riau ditegaskan kembali bukan hanya melindungi manusia, tetapi juga alam dan ekosistem yang menopang kehidupan.

Polda Riau menyerukan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat adat, dan publik luas untuk menjaga kelestarian TNTN dari kepunahan.

Sebagai simbol dukungan, kaos bertuliskan “Lindungi Tuah, Jaga Marwah” dibagikan kepada para jurnalis titipan dari “Domang dan Tari”, dua gajah yang kini menjadi simbol perlawanan terhadap perusakan habitat.

Perambahan hutan bukan sekadar tindak pidana lingkungan, tapi juga pengkhianatan terhadap masa depan.|| AS

Upaya Maxsimal Pemkab Bandung Berikan Layanan Air Bersih, Melalui SPAM PDAM Tirtarahaja.

Bandung -YUTELNEWS.com|| Berdasarkan data pelanggan Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung sampai dengan bulan Mei 2025 sebanyak 119.208 sambungan rumah.

Dengan jumlah pelanggan tersebut terbilang masih rendah apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk di Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat atau sebesar kurang lebih 16% cakupan pelayanan. Upaya untuk menyikapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Bandung, melalui Perumda Air Minum Tirta Raharja- mengembangkan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bandung Wilayah Timur, Hal tersebut diungkapkan Sekretaris PDAM Tirta Raharja Toni s Rezanaser, Pada Senin 23/06/2025.

Menurut Toni, pengembangan SPAM Bandung Timur untuk meningkatkan cakupan pelayanan akan kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Bandung, terutama di delapan kecamatan yaitu Ciparay, Majalaya, Solokan Jeruk, Rancaekek, Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, Cikancung, dengan rencana penambahan sambungan rumah kurang lebih sebanyak 45.000 sambungan rumah secara bertahap sampai dengan tahun 2029.

Adapun perkembangan tahapan SPAM Bandung Timur meliputi tahapan persiapan, tahapan prakonstruksi (pemenuhan persyaratan pendahuluan), dan tahapan konstruksi serta tahapan serah terima setelah tiga puluh tahun dengan mekanisme kerja sama B to B (business to business), perkembangannya sampai dengaan berita ini diturunkan itu sudah dalam tahap konstruksi, ” Ungkapnya.

Sedangkan Skema investasi yang dilakukan antara Perumda Air Minum Tirta Raharja dengan PT. Moya Indonesia sebagai pemrakarsa dengan Skema B to B (business to business), dan ditunjuk PT. Air Bandung Timur sebagai pelaksana Kerjasama tersebut. Program Kerjasama tersebut merupakan program Bupati Bandung dalam rangka meningkatkan cakupan pelayanan air minum untuk masyarakat di wilayah Bandung Timur. Adapun program tersebut sudah melalui berbagai kajian seperti kajian hukum dari Kejari Bandung dan Kejati serta unsur akademisi dari Universitas Indonesia, untuk kajian finansial oleh BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Barat. Selain itu untuk lelang investasi melalui LKPP, untuk perjanjian kerja sama oleh DJPI Kementerian PUPR,” Jelasnya Toni.

Sesuai amanat Undang Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, bahwa kedudukannya sama dengan pengguna Sumber Daya Air lainnya, yaitu untuk kebutuhan pokok sehari-hari, pertanian rakyat, dan pengguna SDA untuk kebutuhan usaha memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari melalui sistem penyediaan air minum. Berdasarkan hal tersebut Perumda Air Minum Tirta Raharja telah melakukan kajian pada sumber air baku yang berada pada Intake Cibangoak di elevasi +981 sebagai berikut :

° Debit maksimum rata-rata di Bulan Februari sebesar 5,25 m3/detik dan terkecil di Bulan Agustus sebesar 2,74 m3/detik
° Debit terbesar di Bulan Januari sebesar 8,23 m3/detik dan terkecil di Bulan Juli sebesar 1,31 m#/detik
° Debit andalan Q95 terkecil terjadi Bulan Juli yaitu 1,36 m3/detik.

Untuk kegiatan sosialisasi dengan stakeholder sudah dan sedang dilakukan terakhir dengan perwakilan petani di daerah Desa Tanjungsari, Desa Cipeujeuh dan Desa Sagara Cipta pada hari Senin tanggal 16 Juni 2025 berlokasi di kantor IPA Cikoneng. Sebelumnya dengan Paguyuban Petani Balad BEDAS pada hari Kamis tanggal 24 April 2025 bertempat di Rm. Ayam Jago Ciparay melibatkan GP3A Kecamatan Majalaya, Ciparay dan Pacet. Kemudian sosialisasi dengan Danramil, Kapolsek Ciparay dan Pacet, Camat Ciparay, Camat Pacet, Kepala Desa Cipeujeuh, Ketua APDESI Bandung pada hari Jumat tanggal 23 Mei 2025, dan sebelumnya telah sering dilakukan,” Tegasnya Toni.

Sekretaris PDAM Tirta Raharja pun mengatakan, dalam rangka menjaga keberlangsungan sumber daya air kami bekerja sama dengan penggiat lingkungan, unsur TNI, POLRI, PJT2 Citarum serta berbagai elemen masyarakat melakukan kegiatan bantuan penanaman pohon, sepanjang tahun 2025, Perumda Air Minum Tirta Raharja telah menanam lebih dari 12.000 pohon di berbagai kawasan sumber air dan lahan kritis di Kabupaten Bandung, termasuk di wilayah Gambung, Situ Cileunca, Desa Cikoneng, Desa Tanjungwangi, Desa Pangauban, dan Desa Cikitu. Serta memberikan bantuan berupa lima sumur dalam berikut perpipaannya. Kami berharap, keberlangsungan sumber air baku senantiasa lestari, dan pemanfaatannya merata dari hulu hingga hilir,”pungkasnya.

Yans.

HUT Bhayangkara ke-79, Presiden Prabowo: Jadilah Polisi Dicintai Rakyat

JakartaYutelnews.com ,Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengimbau seluruh anggota kepolisian agar profesional dalam menjalankan tugasnya dan menjadi polisi yang bersih serta membela rakyat. Hal itu disampaikan saat menghadiri Upacara Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara yang berlangsung di Pelataran Monumen Nasional, Jakarta.

“Bangsa dan negara kita membutuhkan kepolisian yang tangguh, unggul, bersih, dan dicintai rakyat. Polisi yang berada di tengah rakyat, membela rakyat, melindungi rakyat, khususnya mereka yang paling lemah, paling tertindas, dan paling miskin,” jelas Presiden Prabowo, Selasa (1/7/25).

Menurut Presiden Prabowo, hal itu demi mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia agar rakyat dapat menikmati kemerdekaan dan kesejahteraan tanpa kemiskinan, kelaparan, serta mendapatkan keadilan sepenuhnya.

“Cita-cita kita adalah membangun sebuah negara di mana seluruh rakyat dapat menikmati kemerdekaan dan kesejahteraan. Cita-cita para pendiri bangsa adalah Indonesia tanpa kemiskinan, Indonesia tanpa kelaparan, dan Indonesia yang penuh keadilan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan kepada seluruh jajaran anggota kepolisian agar selalu berada di tengah masyarakat, melayani sepenuh hati, dan menempatkan kepentingan rakyat di atas segala-galanya. Kepercayaan rakyat pun diharapkan dapat bisa terus dijaga.

Lebih lanjut presiden menekankan agar Polri selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya. Polri pun senantiasa mengabdikan diri untuk kejayaan nusa dan bangsa serta menjadi polisi yang dicintai rakyatnya.

“Jangan sekali-kali mengecewakan rakyat kita. Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Jadilah insan Bhayangkara sejati, Rastra Sewakottama, polisi yang mengabdikan dirinya untuk kejayaan nusa dan bangsa. Sekali lagi, jadilah polisi yang dicintai rakyat,” ujar Prabowo.

Reporter : Mirna

Pabrik Liquid Vape Ilegal di Apartemen Podomoro Raup Rp 1,5 Miliar Per Hari

Medan // Yutelnews.com
Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut menggerebek sebuah pabrik liquid vape ilegal yang beroperasi secara tersembunyi di dalam apartemen lexington podomoro medan,dua tersangka diamankan setelah didapati memproduksi ratusan cartridge setiap hari dengan omzet fantastis mencapai Rp 1,5 miliar per hari.

Pengungkapan kasus ini disampaikan langsung oleh dirresnarkoba polda sumut kombes jean calvijn simanjuntak, senin (30/6/2025),

Menurut calvijn, dalam sehari pelaku bisa memproduksi hingga 300 cartridge, dengan harga jual per cartridge sebesar Rp 5 juta,
sudah enam kali distribusi, 3.000 cartridge diproduksi

Calvijn juga mengungkapkan bahwa sejauh ini, pihak kepolisian mencatat sebanyak 3.000 cartridge telah diproduksi oleh pabrik ilegal tersebut selama beroperasi enam bulan terakhir.

 “Produksi ini sudah berjalan enam bulan dan distribusi dilakukan enam kali,” jelasnya kepada media.

Barang-barang yang diproduksi tersebut telah beredar luas di pasar gelap, namun belum diketahui secara pasti kandungan kimia yang terdapat dalam cairan vape tersebut. Pihak berwenang akan berkoordinasi dengan bpom dan bnn untuk melakukan uji laboratorium lebih lanjut.

Lokasi produksi di apartemen mewah, pengawasan di pertanyakan
temuan bahwa produksi dilakukan di apartemen mewah menimbulkan sorotan tajam terhadap sistem pengawasan kawasan elite di Kota medan, banyak pihak mempertanyakan bagaimana aktivitas industri ilegal bisa berlangsung selama berbulan-bulan tanpa terdeteksi oleh pihak pengelola maupun keamanan lingkungan.

 “Ini menandakan lemahnya kontrol terhadap penyalahgunaan fungsi hunian. Apartemen bukan tempat pabrik, apalagi produksi bahan yang belum jelas kandungannya,” ujar seorang pengamat keamanan publik.

Potensi perdagangan gelap dan tindak lanjut penyelidikan
kepolisian saat ini tengah menelusuri kemungkinan keterlibatan jaringan distribusi lebih luas, termasuk jalur ekspor-impor dan penjualan daring, dugaan kuat menyebutkan bahwa cartridge tersebut bisa saja mengandung zat berbahaya atau narkotika sintetis.

Polisi menyita ribuan unit cartridge, botol cairan kimia, alat pengepakan, dan sejumlah peralatan produksi otomatis dari dalam unit apartemen.

(Redaksi Rizal hsb)

Transparansi Pelayanan Publik: Rujukan Gawat Darurat Gratis Bagi Pemilik KIS atau BPJS di Puskesmas Sedanau

Natuna-Yutelnews.com
Sebagai bentuk transparansi pelayanan publik di bidang kesehatan, Puskesmas Sedanau memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat terkait kebijakan layanan rujukan bagi pasien gawat darurat.

Dalam wawancara melalui sambungan telepon bersama awak media pada Senin, 30 Juni 2025 pukul 11.30 WIB, dr. Wan Arie selaku dokter di Puskesmas Sedanau, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, menyampaikan bahwa pasien gawat darurat yang memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan tidak dikenakan biaya untuk rujukan ke RSUD Kabupaten Natuna, termasuk penggunaan speedboat milik Puskeskel sebagai transportasi rujukan laut.

“Pasien gawat darurat yang dirujuk menggunakan speed Puskeskel dan memiliki KIS atau BPJS, tidak dipungut biaya dalam proses rujukan ke rumah sakit,” jelas dr. Wan Arie.

Namun, beliau juga menegaskan bahwa pengantaran atau penjemputan jenazah tidak termasuk dalam cakupan layanan BPJS, sehingga biayanya menjadi tanggung jawab keluarga.

Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kepastian kepada masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan, khususnya dalam kondisi darurat yang memerlukan tindakan cepat dan tepat.

Repoter:Darmansyah

Kadis DP2KBP3A Kabupaten Bandung H.Hairun Hadiri Di Ultah GOW Ke 35 Tahun, Dorong Perempuan Lebih Berdaya, Mampu Berkiprah Dalam Pembangunan.

BandungYUTELNEWS com|| Sebagai gabungan seluruh organisasi perempuan, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bandung mendorong agar para perempuan di Kabupaten Bandung lebih berdaya dan terus berkiprah dan kuat bersinergi memberikan sumbangsih terbaiknya dalam pembangunan daerah. Hal ini disampaikan oleh Kepala DP2KBP Kabupaten Bandung H.Hairun dalam Acara Hari Ulang Tahun (HUT) GOW ke-35 berlangsung di Hotel Cantik Soreang kabupaten Bandung. pada kamis (26/06/2025)

Menurutnya, keberadaan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) sangat dinanti kontribusinya terhadap pembangunan daerah. Sebab, peran GOW yang berisikan kaum perempuan tersebut sangat besar dalam mewujudkan kesuksesan dan kemajuan suatu daerah. Terbukti dari GOW lahirlah tokoh-tokoh wanita yang mumpuni dan juga mendorong suami dalam berkarya untuk bangsa dan negara.
Dengan adanya acaranya diharapkan para perempuan di Kabupaten Bandung terus semakin berdaya, kuat dan bisa berpartisipasi lebih aktif lagi dalam membangun Kabupaten Bandung yang kira cintai bersama ini, dan dimulai dari membangun rumah tangga dan melahirkan anak-anak yang sholeh, sholehah serta berkualitas,”ucapnya.

Lanjutnya, peran kaum perempuan dalam pembangunan tak perlu diragukan lagi. Ia mendorong peran ini semakin dikukuhkan hingga Kabupaten Bandung semakin Bedas,Ia menilai, kaum perempuan turut memberi peran untuk membangun daerahnya, membangun manusia seutuhnya dan membangun daerah sehingga sejahtera masyarakatnya”ucapnya

Sementara itu, mewakili Bupati Bandung, Kepala DP2KBP3A Kabupaten Bandung H.Muhammad Hairun mengucapkan selamat HUT GOW ke-35 dan para pengurus dan anggota GOW serta perempuan-perempuan di Kabuoaten Bandung GOW ini merupakan gabungan dari berbagai organisasi wanita yang berbeda-beda dan disatukan dalam suatu tugas besar berkolaborasi dengan program pemerintah, sebagai ikhtiar bersama membangun masyarakat menuju Kabupaten Bandung Lebih Bedas lagi.

“Ikhtiar ini tidak bisa dijalankan pemerintah saja, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama. Dengan adanya GOW ini diharapkan bisa menjadi wadah organisasi perempuan yang mandiri dan memiliki tujuan yang sejalan dengan program pemerintah diantaranya, Membantu penurunan Stunting,Menanam Pohon, yang tentu saja muaranya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”katanya kadis Hairun

Oleh sebab itu, pihaknya mengajak seluruh pengurus dan anggota GOW Kabupaten Bandung agar mampu memberikan motivasi dan semangat hidup bagi masyarakat yang kurang mampu sehingga mereka tetap bisa eksis dan survies dalam kehidupannya sebagaimana sejalan dengan visi dan misi GOW Kabupaten Bandung yang senantiasa gembira dan peduli terhadap sosial kemasyarakatan.

“kami menekankan peran organisasi wanita yang bernaung dibawah GOW tentu memiliki peran yang strategis dalam mendukung tugas-tugas suaminya. Hal ini tidak dapat dipungkiri peran istrilah yang mengetahui persis dan paling dekat perannya dalam menyokong rumah tangga. Peran istri sebagai pendamping suami dan peran ibu dalam tumbuh kembang anak sangatlah penting dalam kehidupan sehari-hari,” tukasnya.

Yans.

Haidar Alwi: Sistem Lama Masih Menjerat, Prabowo Harus Jadi Pemutus Rantai Penjajahan Baru.

Yutelnews.com                                        Saya Haidar Alwi. Saya lahir dan besar di Solo, Jawa Tengah, pada tanggal 6 Agustus 1963.

Sejak kecil, saya melihat wajah negeri ini di televisi: gunung, laut, hutan, tambang, sawah, dan senyuman anak-anak. Tapi semakin saya tumbuh, semakin saya sadar, senyum itu perlahan hilang.

Kenapa negeri yang begitu kaya, justru membuat rakyatnya hidup miskin?

Berikut datanya. Bukan opini, tapi fakta resmi.

Indonesia adalah penghasil nikel nomor satu di dunia. Mobil listrik, baterai lithium, dan teknologi masa depan, semua butuh nikel. Nikel itu berasal dari Sulawesi dan Halmahera. Tapi lihatlah, rakyat di sana masih mengantri air bersih dan hidup dari hasil kebun.

Indonesia adalah produsen batu bara terbesar ketiga di dunia. Setiap hari batu bara kita diekspor ke negara-negara maju. Tapi jutaan rumah tangga di Indonesia masih gelap gulita karena tak sanggup bayar listrik.

Indonesia adalah salah satu penghasil emas terbesar dunia. Tambang di Papua menghasilkan ratusan ton emas tiap tahun. Tapi rakyat Papua hidup dalam ketertinggalan, akses pendidikan dan kesehatan yang minim.

Indonesia punya cadangan timah, bauksit, tembaga, gas alam, minyak bumi. Tapi BBM di negeri sendiri mahal. Harga pangan melonjak. Petani merugi. Nelayan tercekik biaya solar.

Dan kalian masih bertanya: Mengapa Indonesia belum maju?

Bukan. Pertanyaan yang benar adalah:

Bagaimana mungkin Indonesia tetap miskin padahal kekayaan alamnya melimpah?

Saya akan jawab:

Penjajahan belum benar-benar berakhir, ia hanya berganti rupa. Dulu penjajah datang dengan senjata. Sekarang mereka datang dengan perjanjian investasi. Dulu kita ditindas dengan paksa. Sekarang kita ditindas lewat hutang, konsesi, dan eksploitasi legal.

Ada sistem besar yang bekerja diam-diam di belakang layar. Setiap hari kekayaan bumi kita mengalir keluar. Tapi bagaimana caranya?

Inilah sistemnya:

Langkah 1: Ciptakan ketergantungan.
Berikan hutang. Janjikan pembangunan. Sisipkan syarat tersembunyi. Jebak lewat utang berbunga.

Langkah 2: Beli pengaruh.
Rayu elite politik.
Biayai kampanye. Masukkan anak-anak mereka ke perusahaan global.
Mereka akan membuat regulasi yang berpihak pada korporasi, bukan rakyat.

Langkah 3:  Kuasai rantai distribusi.
Bangun pelabuhan, jalan, dan smelter, tapi hanya untuk ekspor. Tak ada jalan untuk petani. Tak ada pabrik rakyat. Tak ada industri nasional.

Langkah 4: Bungkam suara rakyat.
Cap aktivis sebagai pengganggu investasi.
Beli media. Sensor kritik. Gunakan hukum untuk melindungi korporasi, bukan kebenaran.

Langkah 5:  Pecah belah kesadaran.
Benturkan rakyat dengan isu agama, suku, identitas.
Buat mereka lupa bahwa musuh utamanya adalah sistem yang menjajah ekonomi mereka sendiri.

Sistem ini telah bekerja puluhan tahun.Hasilnya:
Negara kaya, rakyat miskin. Sumber daya melimpah, tapi subsidi dicabut. Tanah subur, tapi petani ditindas tengkulak dan regulasi.

Dan siapa sponsor utama media, iklan, dan kampanye besar-besaran di negeri ini?
Perusahaan tambang, energi, sawit, migas. Mereka pegang kekuasaan. Mereka kuasai narasi.

Kita hidup dari uang mereka. Kita diam karena takut kehilangan pekerjaan.

Tapi saya katakan: Cukup sudah.

Kini saatnya bicara. Jika saya harus dibungkam karena berkata benar, biarlah sejarah yang mencatat.

Lihatlah… tambang-tambang terus dibuka. Hutan-hutan ditebang. Laut-laut dijual. Demi siapa? Untuk siapa?

Sekarang datang pemain baru, investor asing dari segala penjuru: China, Uni Emirat Arab, Amerika, Jepang.

Mereka bicara tentang kerja sama strategis. Tapi di balik itu, ada konsesi 99 tahun, ada kepemilikan saham mayoritas, ada kontrol atas tanah, air, dan udara kita.

Pemain baru. Pemain baru. Pemain baru. Sistemnya tetap sama.

Saya Haidar Alwi berharap, di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, yang telah memperoleh legitimasi rakyat dalam Pemilu 2024–2029, Indonesia benar-benar memasuki babak baru sejarahnya, bangkit menjadi bangsa yang mandiri, kuat, dan bermartabat.

Semoga pemerintahan Prabowo mampu mengubah sistem-sistem lama yang telah menjerat bangsa ini dalam ketergantungan dan penindasan berkedok kerja sama. Sudah saatnya kita melepaskan diri dari penjajahan gaya baru, dari kontrak-kontrak yang mengikat, dari investasi yang menyamar sebagai kolonialisme.

Rakyat Indonesia membutuhkan pemimpin yang adil dan tegas, dan Prabowo telah dikenal dunia dengan wibawanya. Sosok yang disegani, bukan karena tunduk, tapi karena berdiri tegak membela bangsanya.

Kita harus optimis. Indonesia bisa lepas dari cengkeraman eksploitasi, bisa bangkit menjadi negeri yang berdaulat atas kekayaan alamnya sendiri.

Menuju Indonesia Emas bukan sekadar mimpi, tapi tugas bersama. Dan tugas itu dimulai dari keberanian untuk mengubah sistem.

(Singgih)

‎Bhayangkari Peduli dan Polsek Cibadak Gelar Khitanan Gratis Dor to Dor Sambut HUT Bhayangkara ke-79

SukabumiYutelnews.com ,Kamis, 26 Juni 2025
‎Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Polsek Cibadak melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibadak, Aipda Emin, bersama Bhayangkari Peduli Polsek Cibadak dan Babinsa Kelurahan Cibadak Serma Aprias, menggelar kegiatan khitanan gratis dengan metode door to door system (DDS). Kegiatan berlangsung sekitar pukul 18.30 WIB di Kampung Sekarwangi RT 02/017, Kelurahan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

‎Program khitanan gratis ini diberikan kepada anak dari salah satu warga setempat dan dilaksanakan secara langsung di rumah warga, guna menghindari kerumunan dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Metode DDS dipilih untuk efisiensi dan sebagai bentuk perhatian serta kepedulian Polri bersama TNI terhadap masyarakat.

‎Kapolsek Cibadak, AKP I. Djubaedi, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas TNI-POLRI dalam membangun kedekatan dengan masyarakat serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Hal ini juga sejalan dengan arahan Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si.

‎“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Kapolsek.

‎Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar dan diharapkan dapat menjadi inspirasi kolaborasi berkelanjutan antara aparat keamanan dan masyarakat dalam berbagai bidang sosial.

‎Reporter : Mirna

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.